Pencerminan dan Simetri Lipat

dokumen-dokumen yang mirip
- Segitiga dengan dua sisinya sama panjang dan terbentuk dari dua segitiga siku-siku yang kongruen disebut segitiga samakaki

Identitas, bilangan identitas : adalah bilangan 0 pada penjumlahan dan 1 pada perkalian.

SIMETRI BAHAN BELAJAR MANDIRI 3

Modul ini adalah modul ke-7 dalam mata kuliah Matematika. Isi modul ini

BAB XIII SIMETRI LIPAT, SIMETRI PUTAR dan PENCERMINAN

KAJIAN GEOMETRI DAN PENGUKURAN SEKOLAH DASAR

PEMBELAJARAN BANGUN DATAR (2)

GEOMETRI DATAR DAN RUANG DI SD

BAB II KAJIAN TEORETIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. berkaitan, yaitu adanya perubahan energi, timbulnya perasaan (affective arousal)

Desain Motif Teralis Pintu dan Jendela Dari Bentuk Geometri Dasar

D. GEOMETRI 2. URAIAN MATERI

BESARAN VEKTOR. Gb. 1.1 Vektor dan vektor


PERTEMUAN 4 ATURAN PENYAJIAN GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu upaya guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan

. A.M. A. Titik, Garis, dan Bidang BANGUN GEOMETRI

KEGIATAN BELAJAR SISWA

Membuat Kubus dari Kertas Yuk Sambil Mempraktekkan Teori Bruner. Fadjar Shadiq, M.App.Sc. &

LAMPIRAN 1 Soal Posttest dan Pretest Nama kelas No absen

Ringkasan Materi Soal-soal dan Pembahasan MATEMATIKA. SD Kelas 4, 5, 6

BAB II KAJIAN TEORITIS. 2.1 Hakekat Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengidentifikasi Bangun Datar Simetris

SEGITIGA DAN SEGIEMPAT

No Gambar Nama bangun Banyaknya simetri lipat

PENGEMBANGAN KISI-KISI UJIAN SEMESTER GANJIL TAHUN 2016/2017

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS IV DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI PENCERMINAN BANGUN DATAR DI SDN KARANG TANJUNG

Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

MATEMATIKA EKONOMI DAN BISNIS. Nuryanto.ST.,MT

SILABUS PEMELAJARAN. Indikator Pencapaian Kompetensi. Menjelaskan jenisjenis. berdasarkan sisisisinya. berdasarkan besar sudutnya

JARING-JARING BANGUN RUANG

matematika K-13 PERSAMAAN GARIS LURUS K e l a s

BAB 1 BESARAN VEKTOR. A. Representasi Besaran Vektor

SILABUS. 8 Silabus Matematika Kelas 5. Standar Kompetensi : 5. Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah. desimal dan sebaliknya.

1. BARISAN ARITMATIKA

Kompetensi dasar Materi Pokok Integrasi Nilai Indikator Pengalaman Belajar Penilaian Alokasi Waktu

empat8geometri - - GEOMETRI - - Geometri 4108 Matematika BANGUN RUANG DAN BANGUN DATAR

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB V GEOMETRI DAN TRANSFORMASI

MATEMATIKA (Paket 3) Waktu : 120 Menit

Rumus dan Contoh Soal Bangun Datar dan Bangun Ruang

Kajian Matematika SMP Palupi Sri Wijiyanti, M.Pd Semester/Kelas : 3A3 Tanggal Pengumpulan : 14 Desember 2015

Kompetensi Dasar. Indikator

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah

TRANSFORMASI. Kegiatan Belajar Mengajar 6

Modul 3 SIMETRI, PERSEGIPANJANG, PERSEGI, DAN KESEJAJARAN GARIS

SILABUS MATEMATIKA KELAS VII. Menjelaskan jenis-jenis. segitiga. berdasarkan sisisisinya. berdasarkan besar. pengertian jajargenjang,

Soal dan Solusi Materi Elektrostatika

PEMBELAJARAN BANGUN-BANGUN DATAR (1)

SD kelas 6 - MATEMATIKA BAB 11. BIDANG DATARLatihan Soal 11.1

Kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pemakai buku ini sangat kami harapkan untuk penyempurnaan bahan ajar ini. Cisarua, Maret 2009

PEMANTULAN CAHAYA LAPORAN PRAKTIKUM OPTIK. Disusun oleh: Nita Nurtafita

Pengertian Dan Sifat-Sifat Bangun Segi Empat 1. Jajaran Genjang

Sifat-Sifat Bangun Datar

Cara Pembuatan Alat Peraga a. Alat dan Bahan Alat - Gergaji - Palu - Obeng - Lilin - Kuas - Spidol - Silet - Alat Tulis - Penggaris - Gunting

bangun datar sederhana

A. Jumlah Sudut dalam Segitiga. Teorema 1 Jumlah dua sudut dalam segitiga kurang dari Bukti:

P 22 MEMBANGUN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR (SD) MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BENDA KONKRET

PEMBELAJARAN BANGUN RUANG (1)

Tabel Daftar Terjemah No BAB Kutipan Hal. Terjemah 1. I Hadits Riwayat Muslim

MATA KULIAH PROYEKSI & PERSPEKTIF

SEGIEMPAT SACCHERI. (Jurnal 7) Memen Permata Azmi Mahasiswa S2 Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia. 4 2 l2

PENDIDIKAN MATEMATIKA SD 1

Geometri Bangun Datar. Suprih Widodo, S.Si., M.T.

UKURAN RUAS-RUAS GARIS PADA SEGITIGA SKRIPSI

10 Grafik Sudut Deviasi Bangun Datar

Modul Matematika 2012

Silabus Matematika Kelas VII Semester Genap 44

BANGUN RUANG BAHAN BELAJAR MANDIRI 5

KISI-KISI PENULISAN SOAL UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

MATEMATIKA. Pertemuan 2 N.A

SILABUS PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR KELAS II SEMESTER 2 TEMA: LINGKUNGAN

A. Pengantar B. Tujuan Pembelajaran Umum C. Tujuan Pembelajaran Khusus

B A B I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Bangun yang memiliki sifat-sifat tersebut disebut...

Ruang Lingkup Pengukuran di SD

Standar Kompetensi 1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

CONTOH SOAL UAN/UN/UASBN SD 2012

Soal-soal dan Pembahasan UN Matematika SMP/MTs Tahun Pelajaran 2011/2012

Bab 6. Memahami Sifat-Sifat Bangun dan Hubungan Antarbangun

ULANGAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PERTEMUAN 6 PENYAJIAN GAMBAR KHUSUS

PROGRAM TAHUNAN Mata Pelajaran PKn Kelas 2

MODUL 4. BANGUN-BANGUN GEOMETRI DI BIDANG DATAR Oleh: Drs. Turmudi, M.Ed., M.Sc., Ph.D.

Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian

Bab 3 (3.1) Universitas Gadjah Mada

Bangun Ruang dan Bangun Datar

BAB 1 KESEBANGUNAN DAN KEKONGRUENAN. Inti Materi A. KESEBANGUNAN BANGUN DATAR B. KEKONGRUENAN BANGUN DATAR

VEKTOR. 45 O x PENDAHULUAN PETA KONSEP. Vektor di R 2. Vektor di R 3. Perkalian Skalar Dua Vektor. Proyeksi Ortogonal suatu Vektor pada Vektor Lain

PUSAT MASSA DAN TITIK BERAT

BAHAN BELAJAR: BANGUN DATAR. Untung Trisna Suwaji. Agus Suharjana

C. 9 orang B. 7 orang

OSK Matematika SMP (Olimpiade Sains Kabupaten Matematika SMP)

BAB II KAJIAN TEORETIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN. yang di pahami dan di mengerti dengan benar. Ernawati (2003;8) mengemukakan

Integral lipat dua BAB V INTEGRAL LIPAT 5.1. DEFINISI INTEGRAL LIPAT DUA. gambar 5.1 Luasan di bawah permukaan

15. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SMP/MTs

C. 23 April 1990 D. 13 April Dari gambar di atas, yang merupakan jaring-jaring kubus ialah... A.(i)

UJI COBA KOMPETENSI PESERTA DIDIK. Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama (SMP) : Matematika. : 120 menit

PEMBELAJARAN BANGUN-BANGUN DATAR (1)

BAB I PENDAHULUAN. belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi

2.4 Relasi dan Fungsi

Transkripsi:

Pencerminan dan Simetri Lipat Perhatikan sewaktu Anda bercermin, maka akan muncul gambar lain yang disebut dengan bayangan. Apa yang Anda ketahui mengenai bayangan Anda? Apakah bayangan tersebut memiliki bentuk yang sama dengan Anda? Jika Anda menjauh, bayangan juga ikut menjauh? Bagaimana bayangannya jika Anda mendekat? Bagaimana jika Anda mengangkat tangan kanan? Ternyata tangan kanan Anda akan menjadi tangan kiri dalam bayangan. Gambar di bawah ini menunjukkan orang yang sedang bercermin. Gb. 1.1 orang bercermin Keadaan tersebut merupakan gambaran tentang peristiwa pencerminan atau refleksi. Untuk melakukan suatu refleksi atau pencerminan diperlukan cermin. Cermin merupakan garis atau sumbu yang menunjukkan jarak kita ke cermin sama dengan jarak bayangan ke cermin. Karena itu cermin merupakan sumbu sedemikian rupa yang menunjukkan jarak orang ke cermin sama dengan jarak bayangan kecermin. Hal seperti itu dikatakan bahwa orang dan bayangannya adalah simetris. Amatilah pada gambar di bawah ini dimana segitiga ABC dicerminkan terhadap garis k, bayangannya adalah segitiga A B C. C C B A k A B Gb 1.2 Pencerminan Segitiga Jika Anda memperhatikan dengan cermat, maka akan nampak bahwa:

a. ABC kongruen (bentuk dan ukurannya sama) dengan A B C b. Jarak titik A ke cermin sama dengan jarak titik A ke cermin c. Jarak titik B ke cermin sama dengan jarak titik B ke cermin d. Jarak titik C ke cermin sama dengan jarak titik C ke cermin e. Garis penghubung suatu titik dengan bayangannya (misal AA ) tegak lurus cermin Berdasarkan pengamatan tersebut, maka Anda akan mengetahui sifat-sifat pencerminan, yaitu: a. posisi gambar bayangan sama dengan posisi benda asal. b. jarak gambar bayangan dari cermin sama jauh dengan jarak benda asal dengan cermin. c. ukuran bayangan sama besar dengan ukuran benda asal, hanya gambarnya berlawanan. d. letak gambar bayangan dan benda asal tegak lurus dengan cermin. e. dalam melakukan proses pencerminan, ada titik-titik yang tetap (tidak berubah letaknya) disebut titik invarian, yaitu titik-titik yang terletak pada garis cermin. f. garis cermin ini disebut garis simetri atau dikenal dengan sumbu simetri. Benda yang mempunyai sumbu simetri dikatakan benda yang simetris yaitu sifat bangun atau benda yang memiliki garis (garis simetri) yang membelah bangun menjadi dua bagian kongruen (sama dan sebangun). Contoh: kupu-kupu, kelelawar, persegi, dan sebagainya. Gb. 1.3 binatang dengan bentuk simetris (sumber: http://artmarketeao.files.wordpress.com)

Simetri Lihat kupu-kupu yang indah, bagian kiri kupu-kupu sama dengan bagian kanan. Jika kupu-kupu merapatkan sayapnya, kedua sayap tersebut tepat berhimpit satu sama lain. Kita sebut kupu-kupu memiliki bentuk simetris. Selanjutnya lipatlah sebuah persegi tepat di tengah seperti pada gambar di samping. Nampak bahwa, kedua bagian persegi tepat berhimpit satu sama lain. Garis putus-putus ini disebut garis simetri atau sumbu simetri. Jadi simetri adalah bagian kiri sama dengan bagian kanan. Jika kedua bagian dirapatkan, maka keduanya akan tepat berhimpit satu sama lain. garis simetri Di alam banyak sekali benda-benda yang simetris seperti: serangga, laba-laba, kelelawar, bunga, daun, dan lain-lain. Cobalah sebutkan benda-benda yang simetris lainnya. Selain itu, pada huruf kapital pun ada simetri. Perhatikan huruf berikut. Gb 1.4 Huruf kapital yang simetris Sebutkanlah huruf kapital lain yang simetris. Simetri Lipat Perhatikanlah model persegipanjang di bawah ini. s Jiplakan atau bingkai Persegipanjang dapat dibuat dari kertas atau dari bahan lain yang mudah dilipat. Apabila persegipanjang tersebut dilipat sepanjang garis s, bagian kiri tepat berimpit

dengan bagian kanan, maka dikatakan bahwa persegipanjang memiliki simetri lipat. Jadi Simetri lipat adalah suatu bangun datar yang apabila dilipat bagian kiri tepat berimpit dengan bagian kanan. Garis s disebut sumbu simetri lipat atau sumbu simetri. Kata-kata lain untuk simetri lipat ialah simetri garis, sumbu simetri, simetri cermin. AKTIVITAS Aktivitas 1: Menentukan Simetri dengan Menggunakan Alat Peraga Bangun Datar Untuk dapat menunjukkan bangun datar yang simetris, sebagai langkah awal kita dapat menggunakan alat peraga model daerah bangun datar, yang berbentuk segitiga, segiempat, dan lingkaran seperti contoh berikut. Jika perlu Anda dapat menggunakan cermin untuk menentukan letak garis simetri.

Aktivitas 2: Membuat Bangun Simetri Untuk membuat bangun yang simetri, lakukan hal-hal berikut. 1. Gambarlah JKL seperti gambar di samping 2. Gunakan sifat-sifat pencerminan untuk menentukan bayangan segitiga JKL, yaitu jarak titik-titik pada gambar asli ke cermin ke cermin sama dengan jarak titik-titik pada gambar bayangan ke cermin 3. Hitunglah jarak dari tiap titik ke cermin/sumbu simetri 4. Gambarlah titik-titik yang berjarak sama dengan sumbu seperti titik-titik di sisi lainnya. 5. Hubungkan titik-titik tersebut yang merupakan bayangan JKL, yaitu J K L Disclaimer Bahan bacaan ini bersumber dari modul diklat guru Pembelajar: Pengembangan dan Pelaksanaan Kurikulum di Sekolah Dasar serta Kajian Geometri dan Pengukuran (Dirjen GTK, 2016) dan hanya digunakan untuk kepentingan diklat dalam Jaringan. Tidak disarankan menggunakan bahan bacaan tanpa mengikuti Aktivitas diklat dalam jaringan demi menghindari kesalahan Interpretasi dan