BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

KATA PENGANTAR DAN UCAPAN TERIMAKASIH...

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN & SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN & SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Terdapat strategi baru bagi perusahaan untuk mempertahankan pelanggan dan untuk

Bab 4 Pengumpulan dan Pengolahan Data

VIII ANALISIS HASIL PENELITIAN DAN IMPLIKASI ALTERNATIF BAURAN PEMASARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN & SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Kuisioner Identifikasi Kebutuhan Pelanggan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan kajian pustaka yang berupa uraian-uraian teori, hasil

BAB II. LANDASAN TEORI

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. dalam memproduksi barang yang dibutuhkan, karena selain memasarkan

BAB I PENDAHULUAN. tersebut didapat oleh konsumen dari suatu produk yang ditawarkan, maka

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

L1.1-1 LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

METODE PENELITIAN. satu wilayah pemasaran dari produk chewy candy rasa buah. Responden yang

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Indonesia. Hubungan bauran...,rahmi Yuningsih, FKM UI, 2009

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISIS TINGKAT KESADARAN, ASOSIASI, PERSEPSI KUALITAS DAN LOYALITAS MEREK GUHDO SPRING BED PADA PT. TANDITAMA MANDIRI

BAB I PENDAHULUAN. Merek dan segala sesuatu yang diwakilinya merupakan aset yang paling penting,

PENDAHULUAN. Sebagaimana kita ketahui, dewasa ini persaingan antara perusahaan semakin

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

L1-1 KUESIONER PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. terus terpuruk dalam kekalahan dan kemunduran bisnisnya. Keberhasilan perusahaan dalam pemasaran ditentukan oleh

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. dalam kekalahan dan kemunduran bisnisnya. perusahaan harus memiliki nilai keunikan tersendiri dimata konsumennya.

BAB I PENDAHULUAN. Canggihnya teknologi saat ini banyak menyuguhkan beberapa saranasarana

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Ryandhi Widjaya ABSTRAK

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

LAMPIRAN A: KUESIONER

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR ISI. ABSTRAK...iv KATA PENGANTAR DAN UCAPAN TERIMA KASIH...v DAFTAR ISI...vii DAFTAR TABEL...xii DAFTAR GAMBAR... xvi DAFTAR LAMPIRAN...

BAB II LANDASAN TEORI. pemasaran dan biaya lainnya yang terkait dengan delivery layanan.

IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 4.2 Jenis dan Sumber Data 4.3 Metode Pengambilan Sampel

VII. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT PRODUK DAN LOYALITAS KONSUMEN MOCI KASWARI LAMPION

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. jumlah penduduk. Seiring dengan pesatnya daya beli masyarakat dalam bidang

Bab 4 Pengumpulan dan Pengolahan Data

BAB I PENDAHULUAN. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan yang pesat serta. penggunaan teknologi modern telah membawa berbagai perubahan dalam

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Melalui hasil observasi yang di lakukan oleh penulis pada hotel mahkota graha kota

BAB I PENDAHULUAN. Penjualan komputer di Indonesia diperkirakan meningkat 25% tahun demi

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. ini telah membuat masyarakat mempunyai gaya hidup yang lebih baik dan modern

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

KISI-KISI INSTRUMEN. Segmentasi: Variabel Indikator No Pertanyaan Demografis 1 Usia, Pekerjaan, Penghasilan, dan Kelas Sosial A1, A2, A3, A4

LAMPIRAN 1 Data Penjualan Perusahaan

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. Persaingan disektor penjualan sepeda motor semakin melesat naik tajam UKDW

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan tekhnologi didunia bisnis yang begitu pesat menjadi

BAB I PENDAHULUAN. Salah satu aset tak terwujud dalam suatu perusahaan adalah ekuitas yang diwakili

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan. Oleh karena itu masalah. muncul dan berkembang secara pesat menyebabkan banyak sekali

Manajemen Kualitas dalam Industri Jasa. Presented by : M Anang Firmansyah

II. LANDASAN TEORI. penjualan, tetapi dipahami dalam pemahaman modern yaitu memuaskan

BAB I PENDAHULUAN. seharusnya senantiasa melakukan riset dan pengembangan agar selalu dapat. perusahaan baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN UKDW. satunya adalah handphone. Pada jaman sekarang, handphone menjadi salah

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

ABSTRAK. iii. Universitas Kristen Maranatha

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. Karakteristik responden dalam penelitian ini dibahas berdasarkan jenis

BAB VII PERUMUSAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN

UKDW BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada era Modern ini, sesuatu yang praktis sangat dibutuhkan

BAB I PENDAHULUAN. sesuai dengan kebutuhan hidup yang semakin kompleks pula. Hal ini menuntut

BAB I PENDAHULUAN. strategi yang tepat, agar dapat menjual produk dan produk tersebut disukai

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini perhatian terhadap kepuasan pelanggan atau ketidakpuasan UKDW

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini terdapat dua kekuatan besar yang mendasari laju perubahan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan-perusahaan yang sebelumnya menguasai pasar. Bermacam-macam

BAB I PENDAHULUAN. Fenomena persaingan yang ada dalam era globalisasi akan semakin. mengarahkan sistem perekonomian Indonesia ke mekanisme pasar yang

BAB 1 PENDAHULUAN. sebagai kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar.

Transkripsi:

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan 6.1.1 Ekuitas merek Tabel 6.1 Ringkasan Ekuitas Merek Dimensi Spesifikasi Keterangan Kesadaran Merek Asosiasi Merek Top of mind Brand recall Brand recognition Sumber informasi Produk teknologi tinggi Produk kelas atas Produk berkualitas tinggi Warna yang khas Produk lokal Tulipware memiliki persentase terbesar pada brand recall, sedangkan posisi top of mind masih ditempati Tupperware. Informasi mengenai produk Tulipware, sebanyak 87.13% konsumen mengetahui melalui teman. Asosiasi yang dapat dipakai untuk memperkuat identitas merek adalah produk teknologi tinggi, produk kelas atas, produk berkualitas tinggi, warna yang khas, produk lokal, dan direct selling. Direct selling Harga yang terjangkau Bentuk kemasan produk Warna kemasan produk Persepsi Kualitas Merek Produk tahan lama Kegunaan produk Kualitas produk Aman bagi kesehatan Harga produk Hasil analisis keseluruhan terhadap persepsi kualitas menunjukkan bahwa semua atribut berada pada persepsi yang baik karena ratarata nilai di atas 4. Loyalitas Merek Switcher buyer Habitual buyer Satisfied buyer Liking the brand Commited buyer Konsumen Tulipware terbanyak pada posisi liking the brand dan terendah pada posisi habitual buyer. Pada level commited dan habitual buyer, merek Tulipware cenderung dalam kondisi kurang baik karena semakin tinggi levelnya seharusnya semakin banyak konsumen jika menuruti trend grafik piramida. 6-1

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-2 6.1.2 Target Pasar Tabel 6.2 Target Pasar Konsumen Spesifikasi Pasar Keterangan Persentase Jenis kelamin Wanita 88.00% Usia Tingkat pendidikan 20-30 tahun Sarjana 54.00% 44.00% 31-40 tahun SMA 29.00% 30.00% Wiraswasta 31.00% Pekerjaan Ibu Rumah Tangga 26.00% Pegawi Negeri 19.00% Pendapatan Lokasi tempat tinggal 1-2 Juta Bandung Kota 67.00% 45.00% < 1 Juta Bandung Utara 22.00% 26.00% 2 kali 33.00% Frekuensi penggantian 3 kali 33.00% 1 kali 15.00% Faktor pembelian Kualitas 58.82% Merek 19.61% Dana dikeluarkan 50-100 Ribu 56.00% Model disukai Kaya Warna 81.00% Lokasi pembelian Agen Penjual 67.00% 6.1.3 Profil Agen Tabel 6.3 Profil Agen Spesifikasi Pasar Keterangan Persentase Jenis kelamin Wanita 76.67% Usia 20-30 tahun 56.67% Tingkat pendidikan Diploma 46.67% Pekerjaan Wiraswasta 26.67% Ibu rumah tangga 26.67% Pendapatan 1-2 Juta 53.33% Lokasi tempat tinggal Bandung Kota 56.67% Frekuensi penggantian Faktor pembelian 2 kali 40.00% 1 kali 23.33% Kualitas 58.82% Merek 11.76% Dana dikeluarkan 50-100 Ribu 50.00% Model disukai Kaya warna 84.38% Lokasi pembelian Kantor Pusat 50.00%

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-3 6.1.4 Kelebihan dan Kekurangan Ditinjau Dari Segi Konsumen dan Agen Kelebihan Tulipware dibandingkan Tupperware menurut kepuasan konsumen - Pengetahuan agen mengenai produk yang dipasarkan - Keramahan agen dalam melayani konsumen - Kemampuan agen Tulipware atau Tupperware dalam menjelaskan produknya masing-masing - Kesopanan agen dalam menghadapi konsumen - Keterbukaan agen dalam menerima kritik dan saran - Kecepatan agen dalam mengatasi komplain konsumen - Waktu pemesanan hingga barang datang - Keanekaragaman jenis dan ukuran produk yang ditawarkan - Bentuk kemasan yang menarik - Pilihan warna yang beragam - Harga produk yang kompetitif - Lokasi tempat penjualan dan kantor yang mudah dijangkau - Agen mudah ditemui - Tenaga penjual yang mencukupi - Kesesuaian harga produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog - Kesesuaian warna produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog - Kesesuaian ukuran produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog - Spesifikasi produk yang jelas pada katalog Kelemahan Tulipware dibandingkan Tupperware menurut kepuasan konsumen - Kualitas produk sesuai dengan yang dijanjikan - Harga produk yang terjangkau - Potongan harga dengan pembelian paket

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-4 - Potongan harga saat event-event tertentu - Promosi melalui media cetak - Promosi melalui media elektronik - Layanan pengiriman barang - Pemesanan dapat dilakukan lewat telepon - Fasilitas ruang pamer untuk mengenal produk - Kualitas produk tahan lama - Layanan purna jual (after sales service) Kelebihan Tulipware dibandingkan Tupperware menurut kepuasan agen - Kerjasama yang baik antar agen dan agen dengan perusahaan - Penghargaan yang sesuai dengan hasil kerja - Ketersediaan sumber daya untuk melayani kebutuhan pasar - Keanekaragaman jenis dan ukuran produk yang ditawarkan - Bentuk kemasan yang menarik - Pilihan warna yang beragam - Mutu produk dapat bersaing dengan perusahaan sejenis - Harga produk yang kompetitif - Lokasi kantor yang mudah dijangkau - Kesesuaian harga produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog - Kesesuaian warna produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog - Kesesuaian ukuran produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog - Spesifikasi produk yang jelas pada katalog Kelemahan Tulipware dibandingkan Tupperware menurut kepuasan agen - Pengukuran prestasi agen secara berkala - Harga produk yang terjangkau - Potongan harga dengan pembelian paket

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-5 - Promosi melalui media cetak - Promosi melalui media elektronik - Kegiatan promosi dilakukan secara rutin - Perusahaan memberikan kesempatan pada agen untuk mengembangkan program promosi - Fasilitas ruang pamer untuk mengenal produk - Fasilitas trainning untuk memasarkan produk - Kualitas produk tahan lama - Layanan purna jual (after sales service) - Kualitas produk sesuai dengan yang dijanjikan 6.1.5 Usulan Perbaikan Dari Segi Konsumen Usulan untuk atribut hasil persaingan yang kalah dan tergolong pada kuadran prioritas perbaikan pertama: 1. Promosi melalui media cetak (Promotion) Peneliti dapat mengusulkan sebaiknya Tulipware memperbanyak promosi melalui bacaan-bacaan wanita seperti femina atau koran infotainment. 2. Layanan pengiriman barang (Process) Sebaiknya Tulipware mengadakan layanan pengiriman barang dari pihak perusahaan sehingga agen cukup menyampaikan jumlah permintaan barang dan transaksi pembayaran dengan tujuan barang lebih cepat tiba ke tangan konsumen. 3. Layanan purna jual / after sales service (Physical Evidence) Sebaiknya Tulipware memberikan nomor kontak yang dapat dihubungi pada kemasan apabila konsumen ingin menanyakan mengenai barang yang telah dibeli dan juga ketentuan mengenai garansi produk yang jelas. Hal lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kedekatan dengan konsumen melalui kartu ucapan pada moment-moment tertentu seperti tahun baru, lebaran, dan sebagainya. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang kalah dan tergolong pada kuadran

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-6 prioritas perbaikan kedua: 1. Kualitas produk sesuai dengan yang dijanjikan (Product) Sebaiknya Tulipware mengadakan demo memasak menggunakan produk Tulip untuk membuktikan kualitas produk yang dapat bertahan digunakan dalam microwave atau produk Tulipware yang tahan terhadap benturan. Hal lain yang dapat dilakukan untuk memperkuat persepsi kualitas merek konsumen terhadap kualitas produk adalah mencantumkan sertifikat yang berhasil diraih perusahaan pada brosur, contohnya sertifikat dalam bidang ketahanan produk dan aman untuk digunakan. 2. Kualitas produk tahan lama (Product) Sebaiknya Tulipware meninjau kembali apakah bahan baku produk plastik yang digunakan tidak menjadi getas atau memudar dalam jangka waktu lama. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang kalah dan tergolong pada kuadran prioritas perbaikan ketiga: 1. Harga produk yang terjangkau (Price) Sebaiknya Tulipware dalam penulisan harga dirancang agar lebih terlihat ekonomis yang berpengaruh pula pada persepsi kualitas konsumen mengenai harga. Contohnya untuk produk dengan harga Rp 200.000 dapat diganti dengan Rp 199.990. 2. Potongan harga dengan pembelian paket (Price) Sebaiknya Tulipware menata kembali paket penjualan yang disediakan sesuai kebutuhan (fungsi dan ukuran) dan budget yang disediakan konsumen antara Rp 50.000 hingga Rp 100.000. 3. Potongan harga saat event-event tertentu (Price) Sebaiknya Tulipware menerapkan sistem penjualan bertingkat dimana konsumen yang berhasil mempromosikan produk Tulipware, akan memperoleh potongan harga untuk pembelian produk. 4. Promosi melalui media elektronik (Promotion) Sebaiknya Tulipware menambahkan promosi melalui layanan internet atau melalui stasiun radio setempat yang dapat berupa quiz-quiz yang berhadiah

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-7 souvenir. 5. Pemesanan dapat dilakukan lewat telepon (Process) Sebaiknya Tulipware menyediakan tempat pada katalog untuk agen menulis nomor telepon yang dapat dihubungi apabila konsumen ingin melakukan pemesanan. 6. Fasilitas ruang pamer untuk mengenal produk (Promotion) Sebaiknya Tulipware lebih sering mengadakan pameran produk mengenai jenis produk, warna produk yang dimiliki Tulipware pada pusat-pusat keramaian agar merek dan produk Tulipware dapat lebih dikenal masyarakat. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang menang tetapi tergolong pada kuadran prioritas perbaikan pertama: 1. Keterbukaan agen dalam menerima kritik dan saran (People) Sebaiknya Tulipware membentuk club memasak antara agen dan konsumen sehingga terasa adanya kepedulian dan bertumbuh pula pengetahuan tentang apa saja yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan produk Tulipware. 2. Lokasi tempat penjualan dan kantor yang mudah dijangkau (Place) Sebaiknya Tulipware menambah jumlah kantor cabang untuk memudahkan konsumen yang bertempat tinggal di luar Bandung kota dan Bandung Utara untuk melakukan transaksi atau penukaran barang. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang menang dan tergolong pada kuadran prioritas kedua: 1. Keramahan agen dalam melayani konsumen (People) Sebaiknya Tulipware dapat menambahkan pengetahuan mengenai etika dalam program pelatihan agen dengan tujuan agar para agen terbiasa ramah terhadap konsumen dan lebih bersabar dalam menawarkan produk. 2. Kemampuan agen dalam menjelaskan produk (People) Sebaiknya Tulipware dapat mempertahankan program pelatihan mengenai cara berpromosi yang baik. 3. Kesopanan agen dalam menghadapi konsumen (People) Sebaiknya Tulipware dapat menambahkan pengetahuan mengenai etika

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-8 dalam program pelatihan agen dengan tujuan agar para agen terbiasa ramah terhadap konsumen dan lebih bersabar dalam menawarkan produk.. 4. Keanekaragaman jenis dan ukuran produk yang ditawarkan (Product) Sebaiknya Tulipware lebih memfokuskan produk dengan fungsi utama sebagai peralatan dapur dan paket penjualan yang lebih variatif dengan pengelompokan produk berdasarkan kegunaan dan ukuran. 5. Bentuk kemasan yang menarik (Product) Sebaiknya Tulipware menambahkan plastik kemasan pada produk yang dijual dengan tujuan agar produk dapat dijamin baru. 6. Pilihan warna yang beragam (Product) Sebaiknya Tulipware menambahkan gradarasi warna cerah pada produk Tulipware sehingga pilihan warna menjadi lebih bervariatif. 7. Agen mudah ditemui (Process) Sebaiknya Tulipware turut memantau jumlah dari agen sebaiknya dapat ditingkatkan seiring dengan perluasan pasar dan pada setiap katalog disediakan ruang untuk agen mencantumkan nomor yang dapat dihubungi agar konsumen dapat lebih mudah melakukan pemesanan. 8. Tenaga penjual yang mencukupi (Process) Sebaiknya Tulipware memantau secara rutin memantau apakah tenaga penjual telah cukup untuk melayani pasar, jika kurang maka perlu dilakukan penambahan jumlah agen. 9. Kesesuaian warna produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog (Physical Evidence) Sebaiknya diperbaiki agar sedapat mungkin sama dengan warna produk asli. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang menang dan tergolong pada kuadran prioritas ketiga: 1. Pengetahuan agen mengenai produk yang dipasarkan (People) Sebaiknya Agen Tulipware diberikan pengetahuan yang cukup mengenai produk untuk mempermudah agen dalam membaca kebutuhan konsumen dan menghindari kekecewaan dari konsumen akibat informasi yang kurang dari agen.

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-9 2. Kecepatan agen dalam mengatasi komplain konsumen (People) Sebaiknya Tulipware memberikan pada agen kesempatan untuk bertukar pikiran mengenai masalah-masalah yang dihadapi dalam proses pemasaran maupun masalah-masalah yang dikeluhkan oleh konsumen agar dapat segera dicari solusinya. 3. Harga produk yang kompetitif (Price) Sebaiknya Tulipware dalam penetapan harga produk mempertimbangkan pula harga yang ditetapkan oleh pesaing. 4. Spesifikasi produk yang jelas pada katalog (Pyhsical Evidence) Sebaiknya Tulipware dapat mempertahankan kejelasan spesifikasi produk seperti ukuran, warna, gambar persepektif produk dalam berbagai posisi, dan nama produk yang dicantumkan dalam katalog. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang menang dan tergolong pada kuadran prioritas keempat: 1. Waktu pemesanan hingga barang datang (Process) Sebaiknya Tulipware membuat kebijakan agar para agen tidak terlalu lama menunda pesanan konsumen, selain itu dari pihak perusahaan sebaiknya menyediakan layanan pengiriman barang dengan tujuan dapat mempersingkat waktu antara pemesanan hingga barang sampai di tangan konsumen. 2. Kesesuaian harga produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog (Physical Evidence) Sebaiknya Tulipware tetap mencantumkan periode masa berlaku katalog atau brosur, dan mencatumkan ketentuan harga yang berlaku untuk daerah luar pulau. 3. Kesesuaian ukuran produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog (Physical Evidence) Sebaiknya diberikan produk umum lain sebagai pembanding terhadap ukuran yang sebenarnya. 6.1.6 Usulan Perbaikan Dari Segi Agen

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-10 Usulan untuk atribut hasil persaingan yang kalah dan tergolong pada kuadran prioritas perbaikan pertama: 1. Perusahaan memberikan kesempatan pada agen untuk mengembangkan program promosi (People) Sebaiknya Tulipware memberikan kesempatan juga terhadap para agen untuk bekerjasama dengan tim kreatif perusahaan untuk mengembangkan sarana promosi yang menarik seperti promosi dalam bidang iklan yang digunakan, promosi konsumen (hadiah, perlombaan), pameran, jaminan, dan pelayanan yang ditawarkan. Mengingat pengalaman agen mengenai perilaku konsumen relatif lebih baik dibandingkan tim kreatif dari pihak perusahaan. 2. Fasilitas trainning untuk memasarkan produk (Process) Sebaiknya Tulipware menambahkan materi training untuk para agen seperti mengundang nara sumber terkenal yang dapat memberikan motivasi dan ilmu-ilmu yang diperlukan agar dapat memasarkan produk dengan baik. Hal lain yang dapat dilakukan adalah membuat program trainning yang lebih menarik misalnya melalui games. 3. Kualitas produk tahan lama (Product) kualitas produk tahan lama. 4. Layanan purna jual / afters sales service (Physical Evidence) layanan purna jual. 5. Kualitas produk sesuai dengan yang dijanjikan (Physical Evidence) kualitas produk sesuai dengan yang dijanjikan. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang kalah dan tergolong pada kuadran prioritas perbaikan kedua: 1. Kegiatan promosi dilakukan secara rutin (Promotion) Sebaiknya melakukan promosi secara rutin. Seperti promosi setiap momen tahun baru, lebaran, natal, dan liburan anak sekolah.

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-11 Usulan untuk atribut hasil persaingan yang kalah dan tergolong pada kuadran prioritas perbaikan ketiga: 1. Pengukuran prestasi agen secara berkala (People) Sebaiknya pengukuran prestasi sebaiknya dilakukan setiap 4 bulan sesuai target penjualan perusahaan dengan tujuan para agen selalu termotivasi untuk mengejar target penjualan. 2. Harga produk yang terjangkau (Price) harga produk yang terjangkau. 3. Potongan harga dengan pembelian paket (Price) Sebaiknya Tulipware memberikan bonus khusus bagi agen untuk pembelian barang pribadi, bonus khusus tersebut dapat berupa resep makanan, tas pinggang, dan lainnya. 4. Promosi melalui media cetak (Promotion) promosi melalui media cetak. 5. Promosi melalui media elektronik (Promotion) promosi melalui media elektronik. 6. Fasilitas ruang pamer untuk mengenal produk (Promotion) fasilitas ruang pamer untuk mengenal produk. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang menang dan tergolong pada kuadran prioritas kedua: 1. Kerjasama yang baik antar agen dan agen dengan perusahaan (People) Hubungan kerja antar agen dengan perusahaan maupun dengan agen tersebut sendiri sebaiknya lebih diperhatikan, dengan mengadakan waktu sharing bagi para agen pada saat dilakukan gathering untuk menghindari persaingan yang tidak sehat maupun perselisihan yang dapat berakibat pada citra perusahaan. 2. Penghargaan yang sesuai dengan hasil kerja (Physical Evidence)

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-12 Sebaiknya meninjau secara rutin apakah para agen telah terpuaskan dengan penghargaan yang diterima sesuai dengan hasil prestasi masing-masing agen. 3. Keanekaragaman jenis dan ukuran produk yang ditawarkan (Product) keanekaragaman jenis dan ukuran produk yang ditawarkan. 4. Bentuk kemasan yang menarik (Product) bentuk kemasan yang menarik. 5. Pilihan warna yang beragam (Product) pilihan warna yang beragam. 6. Lokasi kantor yang mudah dijangkau (Place) lokasi tempat penjualan dan kantor yang mudah dijangkau. 7. Kesesuaian warna produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog (Pyhsical Evidence) kesesuaian warna produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog. 8. Spesifikasi produk yang jelas pada katalog (Pyhsical Evidence) spesifikasi produk yang jelas pada katalog. Usulan untuk atribut hasil persaingan yang menang dan tergolong pada kuadran perbaikan keempat: 1. Ketersediaan sumber daya untuk melayani kebutuhan (Process) Sebaiknya tetap menjaga kondisi persediaan agar tidak terjadi kekurangan barang karena hal ini dapat berpengaruh pula pada citra perusahaan. 2. Mutu produk dapat bersaing dengan perusahaan sejenis (Product) Sebaiknya terus mengadakan perbaikan pada kualitas produk dan melakukan perbandingan mutu produk dari perusahaan pesaing. 3. Harga produk yang kompetitif (Price)

Bab 6 Kesimpulan dan Saran 6-13 harga produk yang kompetitif. 4. Kesesuaian harga produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog (Pyhsical Evidence) kesesuaian harga produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog. 5. Kesesuaian ukuran produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog (Pyhsical Evidence) kesesuaian ukuran produk yang diperoleh dengan spesifikasi pada katalog. 6.2 Saran Saran-saran yang dapat diberikan oleh penulis untuk penelitian lanjut adalah: 1. Sebaiknya dilakukan penelitian mengenai perilaku konsumen pada waktu membeli produk agar dapat mengetahui perubahan konsumen terutama dalam hal selera dan kebutuhan. 2. Menganalisis persaingan dengan produk peralatan makan dan dapur berbahan plastik yang tidak menggunakan sistem penjualan langsung dengan kualitas yang sebanding. 3. Mengadakan penelitian mengenai kemampuan agen atau beban agen menangani konsumen, sehingga dapat diketahui apakah jumlah agen mencukupi untuk melayani pasar.