BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB I PENDAHULUAN LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN EVALUASI KINERJA DINAS BINA MARGA DAN PSDA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

PEMERINTAH KOTA SURABAYA RINCIAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN

POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM TAHUN 2016

PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT.

RINGKASAN EKSEKUTIF. Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah Tahun 2015

terukur dengan tingkat kepuasan pelayanan di bidang Bina Marga dan Pengairan.

POHON KINERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG TAHUN 2017 ESELON II ESELON III ESELON IV

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

: PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG URAIAN

PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2013 TENTANG

BAB.III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH

3 AKUNTABILITAS KINERJA

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

2018, No Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran

Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar Tahun

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2016 DINAS PEKERJAAN UMUM CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN OKU TIMUR

LAPORAN REKAPITULASI ANGGARAN T.A2017

-1- MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

- 6 - SUB BIDANG SUB SUB BIDANG RINCIAN URUSAN. 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah.

D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN. 1. Sumber Daya Air

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM. Dana Alokasi Khusus. Infrastruktur. Juknis.

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH. PEMERINTAH KABUPATEN REMBANG Tahun Anggaran 2017

RENCANA STRATEGIS ( RENSTRA )

1. Sumber Daya Air D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN. 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah.

LKjIP-DINAS PEKERJAAN UMUM Laporan Kinerja Instansi Pemerintah

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

PROFIL DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN PANDEGLANG

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM

RENCANA KERJA DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2015 OLEH :

ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 26 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BELITUNG

RENJA K/L TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PEMERINTAH KOTA SALATIGA DAFTAR INFORMASI PUBLIK RINGKASAN RENCANA KERJA DINAS BINA MARGA DAN PSDA KOTA SALATIGA TAHUN 2017

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR : 03/PRT/M/2015 TENTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,

2015, No Nomor 15 Tahun 2015 tentang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, maka perlu dilakukan penyempurnaan petunjuk teknis Dana Al

MATRIK RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2015

RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO

CARA PERHITUNGAN SPM Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 01/PRT/M/2014

C. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG PEKERJAAN UMUM

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2016

MATRIK RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2014

RENJA DINAS PU 2014 PER BIDANG DAN UPT

DAFTAR USULAN RENCANA KEGIATAN KABUPATEN / KOTA... YANG BERSUMBER DARI DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) INFRASTRUKTUR PUBLIK TAHUN ANGGARAN 2017

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNGKIDUL,

BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTANN SELATAN PERATURAN BUPATI TANAH BUMBU NOMOR 24 TAHUN TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (L A K I P) TAHUN 2012

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

EVALUASI PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) PELAYANAN BIDANG SARANA DAN PRASARANA DASAR KABUPATEN KUTAI TIMUR. Arif Mudianto.

Kata Pengantar. Masamba, 05 Februari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. SUAIB MANSUR, ST., M.Si Nip

INSTANSI TUGAS FUNGSI. Indikator Kinerja Utama. Sumber Data Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalsel

LAMPIRAN IX. 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem mempunyai tugas :

SUB BIDANG SUB SUB BIDANG PEMERINTAHAN DAERAH

5. Pelaksanaan urusan tata usaha; dan

PROFILE DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. BARITO KUALA

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017

-1- MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

JENIS PELAYANAN DASAR, INDIKATOR KINERJA, DAN BATAS WAKTU PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG

DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA MOJOKERTO

RENCANA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH. PEMERINTAH KABUPATEN PASER Tahun Anggaran 2017

KEBIJAKAN INVESTASI INFRASTRUKTUR BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

TARGET RPJMD BIDANG DPUPR

-1- BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA

KATA PENGANTAR. Malang, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang. Ir. MOCHAMAD ANWAR Pembina Utama Muda NIP

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA.

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 14 /PRT/M/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 20 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUKAMARA

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG

PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

RANCANGAN RENCANA KERJA DINAS BINA MARGA KABUPATEN MALANG TAHUN 2014 BAB I PENDAHULUAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG,

LAPORAN KINERJA (LKj) INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2015 DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN JOMBANG AKUNTABILITAS KINERJA

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 62 Tahun : 2016

2.1 Visi Misi Sanitasi

BUPATI TANJUNG JABUNG TIMUR

Infrastruktur PUPR Mendukung Pengembangan Industri Pengolahan Pangan di Gorontalo

BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG

- 1 - BUPATI BANYUWANGI

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (L.K.J) TAHUN 2016 DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN TANAH BUMBU

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG TAHUN ANGGARAN 2018

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP)

Transkripsi:

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Capaian Kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 dapat dilihat pada tabel di bawah ini : No Sasaran Indikator Kinerja Utama Realisasi 2015 Meningkatnya jangkauan dan kualitas 1 Persentase jalan dalam kondisi baik 67,66% infrastruktur 1 perhubungan Persentase 2 konektivitas wilayah 100,00% Meningkatnya infrastruktur yang 1 Persentase Kinerja Sistem Irigasi 89,72% mendorong 2 peningkatan produksi pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan 2 Persentase penanganan daya rusak air 30% 3 Meningkatnya pemenuhan sarana dan prasarana permukiman 1 Persentase penduduk yang mendapatkan akses air minum yang aman 63,21% LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 21

No Sasaran Indikator Kinerja Utama Persentase penduduk yang 2 terlayani sistem air limbah yang memadai Persentase kawasan yang terlayani sistem jaringan drainase 3 skala kota sehingga tidak terjadi genangan (lebih dari 30 cm, selama 2 jam) lebih dari 2 kali setahun Persentase luasan 4 permukiman kumuh di kawasan perkotaan Realisasi 2015 58,84% 33,6% 86,89% B. Penetapan Kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Penetapan capaian kinerja dimaksudkan untuk mengetahui dan menilai capaian indikator kinerja pelaksanaan kegiatan, program dan kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh suatu instansi pemerintah. Pencapaian indikator-indikator kinerja tersebut tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah inputs menjadi outputs, atau proses LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 22

penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan. C. Pengukuran Capaian Kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Sesuai dengan sistematika penyajian Laporan Kinerja dibagian ini terbag i2 (dua) bagian yakni :capaian kinerja dan realisasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Analisis yang dilaksanakan merupakan hasil dari suatu penilaian yang sistematik dengan didasarkan pada indikator kinerja (masukan dan keluaran) secara akurat, lengkap, tepat waktu dan konsisten tanpa meninggalkan prinsip-prinsip keseimbangan biaya dan manfaat, efisiensi dan efektivitas. Adapun dari hasil perhitungan Nilai Kinerja dengan menggunakan rumus : Persentasi Pencapaian == = Realisasi x 100 % Rencana Tingkat Capaian Rencana Sebagaimana diuraikan pada bab sebelumnya, adapun Indikator Kinerja Utama pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 masing-masing dapat diuraikan sebagai berikut : Sasaran I Meningkatnya jangkauan dan kualitas infrastruktur perhubungan Sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kab. HSS 2014-2018 capaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum khususnya di Bidang Bina Marga indikator yang menjadi penilaian utama adalah sebagai berikut : LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 23

IndikatorKinerja Target 2015 Realisasi 2015 % Capaian Persentase jalan dalam kondisi baik dari total panjang kabupaten Persentase konektivitas wilayah (148 desa/kelurahan terhubung sarana jalan) 61,00% 67,66% 103,56% 90,00% 100% 110% Sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Bina Marga No. 77 Tahun 1990, jaringan jalan dibagi dalam 2 (dua) bagian yaitu : 1. Jalan dengan kondisi yang mantap (stabil) adalah jalan yang selalu dapat diandalkan untuk dilalui kendaraan roda 4 sepanjang tahun, terutama yang kondisinya sudah baik/sedang yang hanya memerlukan pemeliharaan. 2. Jalan dengan kondisi tidak mantap adalah jalan yang tidak dapat diandalkan untuk dilalui kendaraan roda 4 sepanjang tahun, terutama kondisinya rusak/rusak berat yang memerlukan pekerjaan berat (rehabilitasi, perbaikan, konstruksi) termasuk jalan tanah yang saat ini tidak dapat dilewati kendaraan roda 4. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 01/PRT/M/2014 tentang STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG, persentase tingkat kondisi jalan baik dan sedang (kondisi mantap) ditargetkan 60% harus terpenuhi tahun 2019, dengan Jumlah kumulatif panjang jalan penghubung pusat kegiatan dan produksi yang terbangun harus 100%. LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 24

Rumus Perhitungan Persentase jalan dalam kondisi baik Capaian Indikator Persentase Jalan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam kondisi mantap pada tahun 2015 jalan dalam kondisi mantap (baik) sepanjang 575,48 Km dari total 850,56 Km panjang jalan kabupaten atau sebesar 67,66 %. Hal ini dimana lebih besar dari target SPM sebesar 60% yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Rumus Perhitungan Persentase konektivitas wilayah Sedangkan kumulatif panjang jalan penghubung pusat kegiatan dan produksi yang terbangun 100 % sesuai dengan target SPM sebesar 100 % dengan terhubungnya semua kota kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pencapaian realisasi indikator tersebut dilaksanakan dengan dana Rp 55.960.932.900,- yang dilaksanakan melalui program dan kegiatan sebagaimana dapat dilihat pada tabel dibawah ini. LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 25

Program Kegiatan Anggaran (Rp) 1. Program pembangunan jalan & jembatan 1. Pembangunan Jalan 23.389.527.900 2. Program rehabilitasi/pemelih araan jalan/jembatan 2. 3. Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan Pembangunan Jembatan 5.608.810.000 7.235.850.000 4. Rehabilitasi Jembatan 19.726.745.000 Capaian realisasi indikator tersebut diatas pada tahun 2015 jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel Perbandingan RealisasiPersentase Kondisi Jalan dan Persentase konektivitas wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun dengan Target SPM INDIKATOR KINERJA Persentase jalan dalam kondisi baik Persentase konektivitas wilayah REALISASI 2014 REALISASI 2015 Target SPM 65,71% 67,66% 60% 90% 100% 100% LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 26

Grafik Perbandingan Realisasi Persentase Kondisi Jalan Mantap di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2009 s/d 2015 80 70 60 50 40 30 20 10 0 65,21 67,66 60 60 60 60,39 60,5 60 60 55,43 56,01 54,34 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Indikator Persentase Jalan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Dalam Kondisi Mantap SPM Foto-foto kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan TA. 2015 LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 27

Sasaran II Meningkatnya infrastruktur yang mendorong peningkatan produksi pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan Sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kab. HSS 2014-2018 capaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum khususnya di Bidang Pengairan. Indikator yang menjadi penilaian utama adalah sebagai berikut IndikatorKinerja Target 2015 Realisasi 2015 % Capaian Persentase Kinerja Sistem Irigasi 70,00% 89,72% 113,81% Persentase penanganan daya rusak air 30,00% 30% 110% Standar Pelayanan Minimum di bidang Pengairan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 01/PRT/M/2014 tentang STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG, persentase tingkat kondisi sistem irigasi baik ditargetkan 70% harus terpenuhi tahun 2019. Rumus Perhitungan Persentase Kinerja Sistem Irigasi LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 28

Capaian Indikator Persentase sistem irigasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam kondisi baik pada tahun 2015 terealisasi sebesar 89,72% melebihi dari target SPM sebesar 70%. Pencapaian realisasi indikator tersebut dilaksanakan dengan dana Rp 13.594.900.000,- yang dilaksanakan melalui program dan kegiatan sebagaimana dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Program Kegiatan Anggaran (Rp) 1. Program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi rawa dan jaringan pengairan lainnya 1. Perencanaan pembangunan jaringan irigasi 2. Perencanaan normalisasi saluran sungai 358.375.000 50.950.000 2. Program pengendalianbanjir 3. Pelaksanaan normalisasi saluran sungai 4. Rehabilitasi/pemeli haraanjaringanirig asi 5. Rehabilitasi/pemeli haraannormalisasi saluransungai 6. Optimalisasifungsij aringanirigasi yang telahdibangun 7. Perencanaanrehab ilitasi/pemeliharaa nnormalisasisalura nsungai 8. Rehabilitasi/pemeli haraanjaringanirig asi (DAK Tambahan) 1. Rehabilitasidanpe meliharaanbantara ndantanggulsungai 3.250.025.000 57.800.000 1.756.575.000 382.300.000 50.950.000 3.000.000.000 4.436.975.000 LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 29

Program Kegiatan Anggaran (Rp) 2. Peningkatanpemb ersihandanpenger ukansungai/kali 3. Perencanaanpemb angunan rehab/pemeliharaa nbantarandantang gulsungai 200.000.000 50.950.000 Sedangkan kinerja Dinas Pekerjaan Umum dalam penanganan daya rusak air dilaksanakan secara maksimal dalam arti kerusakan tanggul atau antaran sungai yang tergerus air dilaksanakan secara menyeluruh dengan terget penanganan 30% dari panjang DAS rawan bencana. Rumus Perhitungan Persentase penanganan daya rusak air Capaian realisasi indikator tersebut diatas pada tahun 2015 jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel Perbandingan RealisasiPersentase Kinerja Sistem Irigasi dan PersentasePenangananDayaRusakAir di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun dengan Target SPM LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 30

INDIKATOR KINERJA REALISASI REALISASI Target 2014 2015 SPM Persentase Kinerja Sistem Irigasi 57,3% 89,72% 70% Persentasepenanganandayarusak air 30% 30% - Grafik Perbandingan Realisasi Persentase Kondisi Sistem Irigasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan 100,00% 90,00% 80,00% 70,00% 60,00% 50,00% 40,00% 30,00% 20,00% 10,00% 0,00% 84,62% 86,46% 88,98% 89,72% 70% 70% 70% 70% 70% 70% 70% 63,49% 55,30% 57,30% 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Kondisi Sistem Irigasi Baik SPM Foto-foto Kegiatan Peningkatan Kinerja Irigasi dan PenangananDayaRusakAir TA. 2015 LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 31

Sasaran III MeningkatnyaMeningkatnyapemenuhansaranadanprasaranaperm ukiman Sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kab. HSS 2014-2018 capaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum khususnya di khususnya di Bidang Cipta Karya indikator yang menjadi penilaian utama adalah sebagai berikut : IndikatorKinerja Target 2015 Realisasi 2015 % Capaian persentase penduduk yang mendapatkan akses air bersih yang aman persentase penduduk yang terlayani sistem air limbah yang memadai 56,3% 63,21% 112,53% 58,23% 63,21% 114% LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 32

IndikatorKinerja Target 2015 Realisasi 2015 % Capaian persentase kawasan yang terlayani sistem jaringan drainase skala kota sehingga tidak terjadi genangan (lebih dari 30 cm, selama 2 jam) lebih dari 2 kali setahun Persentase luasan permukiman kumuh di kawasan perkotaan 33,6% 13,6% 40,48% 40% 86,89% 46,00% Rumus Perhitungan Persentase penduduk yang mendapatkan akses air minum yang aman : Kinerja penyediaan air bersih Dinas Pekerjaan Umum Kab. HSS pada tahun 2015sebesar 63,21% lebih besar dari tahun 2014 yang berasa pada 59,37% Capaian ini masih lebih rendah dibandingkan dengan realisasi Rumah Tangga yang dilayaniair bersih di Propinsi Kalimantan Selatan sebesar 65,7% (sumber : Dokumen Laporan Lakip Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2015). Rumus Perhitungan Persentase penduduk yang terlayani sistem air limbah yang memadai : LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 33

Di sektor air limbah kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kab. HSS Tahun 2015sebesar 58,84% jumlah KK memiliki akses sanitasi yang memadai. Kinerja ini mengalami kenaikan dari capaian tahun 2014 yang berada pada angka 55,31%. Tetapi jika dibandingkan dengan capaian pelayanan di Propinsi Kalimantan Selatan sebesar 63,01% (sumber : http://stbmindonesia.org) kinerja sektor air limbah di Kab. HSS masih lebih rendah. Rumus Perhitungan Persentase kawasan yang terlayani sistem jaringan drainase skala kota : Penanganan genangan yang terjadi di wilayah pemukiman yang bebas genangan pada tahun 2015 yang cenderung sama dengan capaian tahun 2014 yaitu sebesar 13,6%, hal ini disebabkan karena belum selesainya pembuatan master plan drainase induk kabupaten sehingga penanganan genangan masih dilaksanakan setempat dan bersifat pemeliharaan saja. LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 34

Rumus Perhitungan Persentase kawasan yang terlayani sistem jaringan drainase skala kota : Sedangkan pananganan kawasan permukiman kumuh di perkotaan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum di bidang Pengairan sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 01/PRT/M/2014 tentang STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) BIDANG PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG,pada tahun 2019 harus tertanganai seluruhnya, sedangkan pada tahun 2015 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan kawasan permukiman kumuh yang ada mengalami perubahan sesuai deleniasi yang telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Selatan yang kemudian ditetapkan oleh Bupati tahun 2014 seluas 38,9 Ha dari sebelumnya 15,79 Ha. Pada tahun 2015 tertangani 5,1 Ha (13,11%) dan masih tersisa 86,89% kawasan kumuh perkotaan yang belum tertangani. Pencapaian realisasi indikator tersebut dilaksanakan dengan dana Rp 15.389.628.625,- yang dilaksanakan melalui program dan kegiatan sebagaimana dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Program Kegiatan Anggaran 1. Program Pengembangan Kinerja 1. Monitoring Evaluasi dan Pelaporan 406.440.000 LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 35

Program Kegiatan Anggaran Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah 2. Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman 2.984.157.500 2. Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 1. 2. Pembangunan/Peni ngkatan Infrastruktur Monitoring Evaluasi dan Pelaporan 6.755.632.500 55.803.700 3. Program pembangunan infrastruktur perdesaan 1. 2. Pembangunan jalan dan jembatan perdesaan Pembangunan sarana dan prasarana air bersih perdesaan 45.015.250 1.720.557.000 3. Monitoring Evaluasi dan Pelaporan 104.483.675 4. Pembangunan Sarana dan Prasarana Sanitasi berbasis Masyarakat' 3.317.539.000 Capaian realisasi indikator tersebut diatas pada tahun 2015 jika khususnya di bidang air limbah dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 36

Tabel Perbandingan Realisasi Persentase Kinerja Sistem Irigasi dan Persentase Penanganan Daya Rusak Air di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun dengan Target SPM INDIKATOR KINERJA persentase penduduk yang mendapatkan akses air bersih yang aman persentase penduduk yang terlayani sistem air limbah yang memadai persentase kawasan yang terlayani sistem jaringan drainase skala kota sehingga tidak terjadi genangan (lebih dari 30 cm, selama 2 jam) lebih dari 2 kali setahun persentase luasan permukiman kumuh di kawasan perkotaan REALISASI 2014 REALISASI 2015 Target SPM 59,37% 63,21% 100% 55,31% 58,84% 100% 13,52% 13,52% 100% 16,47% 86,89% 0% LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 37

Tabel Perbandingan Realisasi Persentase Kinerja Pelayanan Air Limbah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 100 100 100 48,21 55,31 2013 2014 2015 58,84 Penduduk yang terlayani sistem air limbah yang memadai SPM Foto-foto kegiatan pelayanan air limbah pola swadaya masyarakat TA. 2015 LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 38

Foto-foto kegiatan pelayanan air bersih TA. 2015 D. Realisasi Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Senada dengan penilaian capaian kinerja, penilaian kinerja anggaran juga tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah input menjadi output, atau proses penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan. Adapun dari hasil perhitungan Nilai Kinerja Anggaran dengan menggunakan rumus : Total Realisasi Anggaran Total Alokasi Dana Realisasi Pagu LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 39

== = x 100 % Adapun realisasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 sebesar Rp. 265.885.096.692,00 atau 96,5% dimana alokasi dana yang tersedia sebesar Rp. 275.557.833.525,00 dengan 16 (enam belas) program dengan uraian sebagai berikut ini : LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 40

No Program/Kegiatan Anggaran Realisasi % A. BIDANG ADMINISTRASI UMUM 5.020.596.550 1.947.428.679 38,79 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 989.027.550 878.657.159 88,84 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4.027.044.000 1.064.271.520 26,43 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 3.125.000 3.125.000 100,00 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 1.400.000 1.375.000 98,21 B. BIDANG PERUMAHAN 566.957.500 116.307.500 20,51 Program Pengembangan Perumahan 566.957.500 116.307.500 20,51 C. BIDANG CIPTA KARYA 47.081.298.775 45.277.587.631 96,17 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 5.710.080.375 5.566.973.375 97,49 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga 15.206.852.500 14.980.445.734 98,51 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah 4.666.820.000 4.252.241.500 91,12 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 15.670.121.650 15.290.332.097 97,58 Program pembangunan infrastruktur perdesaan 5.827.424.250 5.187.594.925 89,02 D. BIDANG PENGAIRAN 21.267.181.000 20.474.433.150 96,27 Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan lainnya 13.077.831.000 12.744.141.250 97,45 Program Pengendalian Banjir 8.189.350.000 7.730.291.900 94,39 E. BIDANG BINA MARGA 201.621.439.700 198.073.839.732 98,24 Program pembangunan jalan dan jembatan 176.229.487.000 173.226.375.770 98,30 Program rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan 25.391.952.700 24.847.463.962 97,86 JUMLAH 275.557.473.525 265.889.596.692 96,49 LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 41

Capaian serapan anggaran Dinas Pekerjaan Umum Tahun 2015 sebagaimana diuraikan diatas jika dilihat dari realisasinya rata-rata mencapai 91,67%. E. Perkembangan Kinerja dan Realisasi Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2010-2015 Pada Tahun Anggaran 2015 kinerja dan realisasi anggaran Dinas Pekerjaan umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini. No Uraian Tahun Anggaran 2010 2011 2012 2013 2014 2015 1 Kinerja Sasaran Strategis (%) 100 100 100 100 94,25 95,51 2 Kinerja Anggaran (%) 91,19 96,77 96,45 93,46 91,67 96,49 Pagu Anggaran 71.182.430.235 79.410.142.336 139.864.968.628 130.580.432.121 155.789.730.234 275.557.473.525 Realisasi Anggaran 64.908.939.739 76.847.368.771 134.893.952.538 122.040.195.246 142.807.200.893 265.889.596.692 Dari tabel diatas juga terlihat bahwa sejak tahun 2010 total anggaran Dinas Pekerjaan Umumterus mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari Rp 71.182.430.235,- pada tahun 2010 meningkat menjadi Rp 275.557.473.525,- pada tahun 2015 atau naik 387% dengan kinerja sasaran strategis 95,51% dan serapan anggaran mencapai 96,49% pada tahun 2015. F. Analisa Kinerja dan Realisasi Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Capaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum pada tahun 2015 dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya mengalami peningkatan walaupun dibeberapa bidang masih dibawah standar pelayanan minimum LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 42

(SPM) dan dibawah capaian Provinsi Kalimantan Selatan, hal ini disebabkan antara lain karena : 1. Adanya perubahan target capaian seiring dengan penetapan RPJMD 2014-2018 2. Adanya perubahan indikator capaian sektoral yang disesuaikan dengan target SPM Kementerian Pekerjaan Umum Persentase realisasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum pada tahun 2015 sedikit mengalami peningkatan jika dibandingkandengan tahuntahun sebelumnya, hal ini terjadi karena : 1. Adanya penambahan DAK tahun 2015. 2. Adanya perubahan pekerjaan mengikuti kondisi lapangan, sehingga sebagian kecil dana tidak terserap. 3. Deviasi yang terjadi pada Bidang Perumahan karena perubahan alokasi DAK akibat penggabungan Kementerian Perumahan Rakyat ke Kementerian PU. G. Rencana Perbaikan Kinerja dan Realisasi Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 Dari analisa pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015, selain masalah administrasi, masalah teknis di lapangan menjadi kendala utama dalam realisasi program dan kegiatan oleh karena itu untuk pelaksanaan di tahun 2016 ada beberapa hal yang menjadi perhatian yaitu ; 1. Pemenuhan kebutuhan SDM sesuai kebutuhan organisasi, dengan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah; 2. Penetapan PPK, PPBJ, Bendahara dan kelengkapan lainnya di awal tahun agar proses pengadaan segera dapat dilaksanakan; LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 43

3. Melakukan koordinasi untuk pemantapan lokasi pelaksanaan kegiatan dengan pihak terkait di awal tahun anggaran agar saat pelaksanaan fisik tidak terkendala; 4. Melakukan evaluasi kelengkapan administrasi khususnya untuk belanja barang/jasa yang diserahkan ke masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN 2015 44