RENCANA STRATEGIS ( RENSTRA )

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "RENCANA STRATEGIS ( RENSTRA )"

Transkripsi

1 PEMERINTAH KOTA MATARAM DINAS PEKERJAAN UMUM Jalan Semanggi No. 19 Telepon (0370) Mataram RENCANA STRATEGIS ( RENSTRA ) DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA MATARAM

2 PEMERINTAH KOTA MATARAM DINAS PEKERJAAN UMUM Jalan Semanggi No. 19 Telepon (0370) Mataram RENCANA STRATEGIS ( RENSTRA ) DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA MATARAM

3 LAMPIRAN-LAMPIRAN

4 RENCANA STRATEGIS TAHUN 2011 S/D 2015 INSTANSI : Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram VISI : Terwujudnya infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang handal, inovatif dan kreatif untuk mendukung Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya MISI I : Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur Bidang Pengairan No. Tujuan 1. Menurunnya luas wilayah banjir/genangan dan abrasi di wilayah kota. Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program 1.1. Terlindunginya bantaran sungai - Berkurangnya Pembangunan dan Pembangunan dari kerusakan untuk kerusakan dan erosi rehabilitasi bangunan Turap/Talud/ mempertahankan keberlanjutan sungai pengaman sungai. Bronjong fungsi sungai sebagai sumber daya air serta mencegah terjadinya erosi/banjir. Ket 1.2. Terlindunginya kawasan sekitar muara sungai dan pantai yang rawan terjadi banjir/genangan dan abrasi pantai. - Menurunnya persentase luas daerah genangan Pembangunan dan rehabilitasi bangunan pengaman pantai Pemeliharaan bantaran dan tanggul sungai secara rutin Pengendalian Banjir 1.3. Terpeliharanya kondisi saluran drainase agar tetap dalam kondisi baik dan berfungsi mengalirkan air guna mencegah terjadinya genangan/banjir pada kawasan permukiman/ perkotaan. - Berfungsinya saluran drainase guna mencegah banjir/genangan Pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan saluran drainase lingkungan dan perkotaan Pemeliharaan Saluran Drainase

5 No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 2. Meningkatnya pengelolaan sumberdaya air dalam rangka keberlanjutan fungsi dan pemanfaatan sumber daya air dan irigasi Tercapainya sistem pengelolaan jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya yang efektif dan efisien serta berkelanjutan guna mempertahankan keberlanjutan fungsinya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. - Meningkatnya fungsi jaringan pengairan Pemeliharaan dan Rehabilitasi jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya Terpeliharanya kelestarian dan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air guna untuk menjamin keberlangsungan fungsi sungai dan sumber daya air lainnya. - Meningkatnya konservasi sumber daya air Pendataan pemanfaatan sempadan sungai Penataan kawasan sungai dan pantai Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya Sosialisasi tentang pentingnya fungsi sungai sebagai sumber daya air.

6 MISI II : Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur Bidang Jalan dan Jembatan No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 1. Meningkatnya daya dukung, kapasitas maupun kualitas jalan dan jembatan dalam kondisi mantap dan aksesibilitas wilayah sebagai pengembangan jalan alternative untuk menunjang percepatan pergerakan ekonomi masyarakat dan daerah Terwujudnya peningkatan kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap serta tersedianya aksesibilitas jalan baru Terpeliharanya kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap guna menunjang kelancaran arus lalu lintas. - Mantapnya akses jalan kota. - Terpeliharanya kondisi akses jalan kota Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan Pembangunan akses jalan baru dan peningkatan kualitas jembatan Pemeliharaan dan Rehabilitasi infrastruktur jalan dan jembatan Pembangunan Jalan dan Jembatan Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.

7 MISI III : Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni serta penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan yang berkualitas dan berkelanjutan No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 1. Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih Terwujudnya kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat dan bersih pada lingkungan Padat Kumuh dan Miskin (PAKUMIS) - Meningkatnya kawasan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih Penataan Lokasi kawasan permukiman padat, kumuh dan miskin (PAKUMIS) Perbaikan rumah tidak layak huni dan pembangunan Infrastruktur lingkungan perumahan dan permukiman lainnya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pembangunan dan Penataan Lingkungan Perumahan Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan, bangunan dan lingkungan. - Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan penataan bangunan dan lingkungan Penataan dan penguatan kelembagaan bangunan dan lingkungan Penataan Bangunan dan Lingkungan 1.3. Terwujudnya penyelenggaraan pengembangan perumahan yang tertata dengan baik 1.4. Terwujudnya penyelenggaraan pembinaan pengembangan pembanguan dan Bina Mitra Perumahan. - Berkurangnya back log perumahan - Meningkatnya pemahaman dan kapasitas pelaku pembangunan perumahan Pengembangan dan Penyediaan Perumahan Pembinaan pengembangan pembangunan dan Bina Mitra Perumahan Pengembangan Perumahan Pembinaan Perumahan

8 No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 1.5. Terwujudnya keserasian kawasan perumahan dan permukiman. - Meningkatnya pengawasan pengendalian perumahan dan Penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dan pengawasan pengendalian perumahan Pengawasan dan Pengendalian Perumahan Terwujudnya pembangunan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan fasilitas publik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. - Meningkatnya ketersediaan prasarana dan sarana publik yang memadai Pembangunan prasarana dan sarana perkotaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Perkotaan. 2. Memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi Terpenuhinya akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi di lingkungan PAKUMIS. - Meningkatnya cakupan pelayanan air bersih. - Meningkatnya cakupan layanan sanitasi Pengembangan sarana air bersih untuk masyarakat miskin Penyediaan Prasarana dan Sarana Sanitasi Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah Penyehatan Lingkungan Permukiman

9 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan hidayah-nya sehingga Rencana Strategis Satuan Kerja Pemerintah Daerah (Renstra SKPD) Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram dapat diselesaikan. Renstra SKPD ini disusun untuk melaksanakan ketentuan Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 11 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mataram Tahun Maksud dan tujuan penyusunan Renstra SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram adalah adanya pedoman dan arahan yang bersifat strategis dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi, serta mendukung sebagian visi dan misi Pemerintah Kota Mataram lima tahun kedepan, disamping sebagai dokumen yang merupakan komitmen bersama untuk dilaksanakan secara sungguhsungguh, obyektif dan mengakomodir kepentingan berbagai pihak secara proporsional dan professional. Dalam penyusunan Renstra SKPD ini disadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan yang dipandang perlu untuk disempurnakan kembali, sehingga dokumen ini dapat dipedomani dan diimplementasikan sebagai landasan oprasional pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Oleh karena itu masukan yang bersifat konstruktif atas dasar analisa atau kajian yang lebih mendalam sangat kami harapkan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaannya. Mataram, Nopember 2011 Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Ir. H. MAHMUDDIN NIP Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum i

10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Landasan Hukum Maksud dan Tujuan Sistematika Penulisan... 5 BAB II. GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Sumber Daya SKPD Kinerja Pelayanan SKPD Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD BAB III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi Penentuan Isi-isu Strategis BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Visi dan Misi SKPD Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD Strategi dan Kebijakan SKPD BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum ii

11 BAB VI. INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD BAB VII. PENUTUP LAMPIRAN-LAMPIRAN Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum iii

12 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, bahwa salah satu tujuan pemberian otonomi adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah dituntut memahami secara lebih baik kebutuhan masyarakat yang terdiri dari berbagai lapisan. Disamping itu, otonomi daerah juga bertujuan untuk mendorong tumbuhnya prakarsa dan kreatifitas lokal agar daerah dapat lebih mandiri dan mampu berkompetisi dengan sehat. Kewenangan otonomi daerah harus dilaksanakan secara bertanggungjawab, artinya sebagai konsekuensi dari pemberian hak dan kewenangan, penyelenggara pemerintahan dituntut melaksanakan tugas dan kewajiban secara professional agar tujuan otonomi daerah dapat terwujud. Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya penyelenggara pemerintah harus sadar untuk tidak hanya berorientasi pada hasil tetapi juga pada kebenaran dan kewajaran dalam proses pencapaiannya. Setiap upaya yang menggunakan sumber daya masyarakat perlu dilakukan secara transparan. Penyelenggaraan pemerintahan daerah yang bertanggung jawab dan transparan akan menumbuhkan rasa percaya masyarakat pada pemerintah daerah. Berbagai sumber daya pemerintahan bersifat terbatas, sementara itu kebutuhan masyarakat sangat beraneka ragam dan tak terbatas. Oleh karena itu perlu adanya kesadaran untuk bersikap lebih efektif dan efisien. Disamping itu, dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah harus berangkat dari visi dan misi serta strategi yang jelas dan terukur agar dapat memberikan arah yang jelas dalam membuat kebijakan yang efektif dan efisien yang dirumuskan dalam suatu Rencana Strategis. Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram yang merupakan salah satu dokumen perencanaan adalah sebagai Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

13 tindak lanjut dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kota Mataram sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta memenuhi Inpres Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Rencana strategis SKPD yang selanjutnya disingkat dengan Renstra SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun. Renstra SKPD memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan, disusun sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD serta berpedoman kepada RPJM Daerah dan bersifat indikatif. Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut : a. Persiapan penyusunan Renstra SKPD Persiapan penyusunan Renstra SKPD meliputi pembentukan tim, orientasi mengenai Renstra SKPD, penyusunan agenda kerja tim dan penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah. b. Penyusunan rancangan Renstra SKPD 1). Perumusan rancangan Renstra SKPD Perumusan rancangan Renstra SKPD mencakup pengolahan data dan informasi, analisis gambaran pelayanan SKPD, review renstra kementerian/lembaga dan Renstra SKPD provinsi, penelaahan RTRW, analisis terhadap dokumen hasil kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD, perumusan isu-isu strategis, perumusan visi dan misi SKPD, perumusan tujuan pelayanan jangka menengah SKPD, perumusan sasaran pelayanan jangka menengah SKPD, mempelajari surat edaran Walikota perihal penyusunan rancangan Renstra SKPD beserta lampirannya, yaitu rancangan awal RPJMD yang memuat indikator keluaran program dan pagu per-skpd, perumusan strategi dan kebijakan jangka Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

14 menengah SKPD guna mencapai target kinerja program prioritas RPJMD yang menjadi tugas dan fungsi SKPD, perumusan rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif selama 5 (lima) tahun, termasuk lokasi kegiatan, perumusan indikator kinerja SKPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD, dan pelaksanaan forum SKPD. Perumusan rancangan Renstra SKPD merupakan proses yang tidak terpisahkan dan dilakukan bersamaan dengan tahap perumusan rancangan awal RPJMD. 2). Penyajian rancangan Renstra SKPD Penyajian rancangan Renstra SKPD paling sedikit memuat pendahuluan, gambaran pelayanan SKPD, isu-isu strategis berdasarkan tugas pokok dan fungsi, visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan kebijakan;rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif, dan indikator kinerja SKPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD. c. Penyusunan rancangan akhir Renstra SKPD; Penyusunan rancangan akhir Renstra SKPD merupakan penyempurnaan rancangan Renstra SKPD, yang berpedoman pada RPJMD yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah yang bertujuan bertujuan untuk mempertajam visi dan misi serta menyelaraskan tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan daerah sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD yang ditetapkan dalam RPJMD. d. Penetapan Renstra SKPD. Rancangan akhir Renstra SKPD disampaikan kepala SKPD kepada Kepala Bappeda untuk memperoleh pengesahan kepala daerah. Sebelum Bappeda mengajukan kepada kepala daerah untuk disahkan, terlebih dahulu melakukan verifikasi akhir terhadap rancangan akhir Renstra SKPD. Berdasarkan keputusan kepala daerah tentang pengesahan Renstra SKPD, kepala SKPD menetapkan Renstra SKPD menjadi pedoman unit kerja di lingkungan SKPD dalam menyusun rancangan Renja SKPD Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

15 1.2. Landasan Hukum Dalam penyusunan Renstra SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram berpedoman pada peraturan perundang-undangan sebagai rujukan, yakni : 1. UU Nomor 4 Tahun 1993 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Mataram; 2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan nasional. 3. UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Na-sional (SPPN); 4. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No. 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4437). 5. UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah; 6. PP No 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah ; 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; 8. Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 5 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Mataram; 9. Peraturan Walikota Mataram Nomor 12/PERT/2008 tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram. 10. Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 11 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan penyusunan Renstra SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram adalah adanya pedoman dan arahan yang bersifat strategis dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, serta mendukung sebagian visi dan misi Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

16 Kota Mataram lima tahun kedepan, disamping sebagai dokumen perencanaan yang merupakan komitmen bersama untuk dilaksanakan secara sungguhsungguh, obyektif dan bertanggung jawab. Renstra SKPD merupakan suatu dokumen yang mampu mewakili dan mengadopsi kepentingan masyarakat serta merupakan landasan operasional yang bersifat strategis dalam pelaksanaan pembangunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Oleh karena itu perencanaannya harus terencana dengan baik dan sistematis disesuaikan dengan kondisi, potensi dan permasalahan yang ada serta pembangunan yang dilakukan secara partisipatif dan menggunakan skala prioritas Sistematika Penulisan Adapun sistematika penulisan Renstra SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram adalah : BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan BAB II. GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisai 2.2. Sumber Daya SKPD 2.3. Kinerja Pelayanan SKPD 2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD BAB III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD 3.2 Telaahan visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

17 3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi 3.4. Penentuan Isi-isu Strategis BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Visi dan Misi SKPD 4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD 4.3. Strategi dan Kebijakan SKPD BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATIF KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF BAB VI. INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD BAB VII. PENUTUP Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

18 BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD Dinas Pekerjaan Umum sebagai salah satu Perangkat Daerah pelaksana di bidang pekerjaan umum dan perumahan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Mataram. Sesuai Perda Nomor 4 tahun 2008 tersebut, Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram terdiri dari : Unsur Pimpinan, Unsur Pembantu Pimpinan yaitu Sekretariat, Unsur Pelaksana yang terdiri dari Bidang Pengairan, Bidang Bina Marga, Bidang Cipta Karya dan Bidang Perumahan, serta unsur kelompok Jabatan Fungsional dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). Sedangkan rincian tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram ditetapkan berdasarkan Peraturan Walikota Mataram Nomor 12/PERT/2008 tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang pekerjaaan umum dan perumahan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram mempunyai fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis di bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan. c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

19 d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sedangkan susunan organisasi, rincian tugas pokok dan fungsi unsur organisasi adalah sebagai berikut : 1. Kepala Dinas Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, membina, mengawasi, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan Dinas dalam menyelenggarakan urusan pekerjaan umum dan perumahan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Kepala Dinas mempunyai fungsi : a. Perumusan dan penetapan visi, misi dan rencana strategis serta program kerja Dinas; b. Perumusan Kebijakan Teknis di bidang pekerjaan umum dan perumahan berpedoman pada peratutan perundang-undangan yang berlaku; c. Pengkoordinasian penyusunan rencana kerja tahunan, Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Penetapan Kinerja Dinas; d. Penyelenggaraan pengaturan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian serta bimbingan di bidang pekerjaan umum dan perumahan; e. Penyelenggaraan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas Dinas dengan perangkat daerah dan instansi terkait; f. Pelaksanaan kerja sama dengan pihak lain baik Instansi Pemerintah, Lembaga Organisasi Swadaya Masyarakat dan atau swasta; g. Pemberian pertimbangan dan penetapan perijinan serta rekomendasi teknis di bidang pekerjaan umum dan perumahan; h. Pelaksanaan pembinaan manajemen kepegawaian lingkup Dinas; i. Pengkoordinasian pengelolaan ketatausahaan Dinas; j. Pelaksanaan pembinaan teknis dan administratif terhadap UPTD; k. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi di bidang pekerjaan umum dan perumahan; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

20 l. Pelaporan pelaksanaan tugas kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah; m. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh Walikota sesuai dengan bidang tugasnya. 2. Sekretariat Sekretariat Dinas dipimpin oleh seorang Sekretaris yang mempunyai tugas pokok, memimpin, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam pelaksanaan kegiatan ketatausahaan Dinas yang meliputi urusan perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian. Untuk menyelenggarakan tugas pokok, Sekretaris mempunyai fungsi: a. Pelaksanaan penyusunan Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan, dan Penetapan Kinerja Lingkup Dinas; b. Pelaksanaan penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaraan (RKA/DPA) dan program kerja Dinas; c. Pelaksanaan pelayanan Teknis Administratif kepada seluruh Unit Kerja lingkup Dinas; d. Perumusan pedoman dan petunjuk tatalaksana administrasi umum; e. Pengkoordinasian penyusunan Standar Pelayanan Minimal dan Standar Prosedur Tetap Pelaksanaan Kegiatan lingkup Dinas; f. Perumusan dan penjabaran kebijakan teknis penyelenggaraan administrasi umum, perencanaan, keuangan, kepegawaian dan perlengkapan; g. Pengkoordinasian penyusunan laporan pelaksanaan tugas Dinas; h. Pengkoordinasian pelaksanaan pengembangan sistem informasi manajemen pekerjaan umum dan perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pelaksanaan koordinasi, konsultasi dan sinkronisasi penyelenggaraan tugas kesekretariatan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan /atau instansi terkait; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

21 j. Pelaksanaan pengaturan, pembinaan dan pengelolaan administrasi umum, perencanaan, keuangan, kepegawaian dan perlengkapan; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas kesekretariatan; l. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya; Sekretaris membawahi 3 (tiga) Sub Bagian yaitu Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sub Bagian Keuangan dan Sub Bagian Perencanaan, dan masing-masing Sub Bagian di pimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sub Bagian Umum dan kepegawaian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan melaksanakan pengelolaan dan pelayanan administrasi kepegawaian, rumah tangga, protokol dan perlengkapan. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Program Kerja sub bagian; b. Penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis pengelolaan administrasi kepegawaian, rumah tangga, protokol, dan perlengkapan; c. Penyiapan bahan koordinasi dan konsultasi penyelenggaraan administrasi kepegawaian, rumah tangga, protokol, dan perlengkapan; d. Pengumpulan, pengolahan dan analisa data kepegawaian dan kebutuhan perlengkapan; e. Pelaksanaan pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan dan pendistribusian perlengkapan inventaris kantor sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan administrasi kepegawaian lingkup dinas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

22 g. Penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan PNS lingkup Dinas; h. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas Bendaharawan Barang; i. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sub bagian; j. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Sub Bagian Perencanaan Sub Bagian Perencanaan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan melaksanakan urusan perencanaan dan pelaporan pelaksanaan tugas lingkup Dinas. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Sub Bagian Perencanaan mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja lingkup Dinas; b. Penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis di bidang perencanaan dan pelaporan; c. Penyiapan bahan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) serta Penetapan Kinerja lingkup Dinas; d. Pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) lingkup Dinas; e. Penyiapan bahan Koordinasi penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Penyiapan bahan Koordinasi penyusunan Standar Prosedur tetap pelaksanaan kegiatan lingkup Dinas; g. Penyiapan bahan koordinasi dan konsultasi bidang perencanaan lingkup Dinas; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

23 h. Pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan administrasi perencanaan lingkup Dinas sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pelaksanaan penerapan dan pengembangan sistem informasi manajemen di bidang pekerjaan umum dan perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; j. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sub Bagian; k. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Sub Bagian Keuangan Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan melaksanakan pengelolaan dan pelayanan administrasi keuangan lingkup Dinas. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai fungsi: a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Program Kerja Sub Bagian; b. Penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis di bidang pengelolaan keuangan; c. Penyiapan bahan perumusan dan penjabaran kebijakan teknis di bidang penyusunan anggaran, perbendaharaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan lingkup Dinas; d. Pengumpulan dan pengolahan data dalam rangka analisa pelaksanaan anggaran, perbendaharaan, pembukuan dan verifikasi. e. Pengkoordinasian pelaksanaan tugas Satuan Pemegang Kas yang terdiri dari Pemegang Kas (PK) dan Pembantu Pemegang Kas (PPK). f. Pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan adminsitrasi keuangan lingkup Dinas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. Pengkoordinasian penyusunan laporan keuangan dan pelaksanaan kegiatan lingkup Dinas; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

24 h. Penyiapan bahan koordinasi dan konsultasi pengelolaan keuangan lingkup Dinas; i. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Sub Bagian; j. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. 3. Bidang Pengairan Bidang Pengairan dipimpin oleh seorang Kepada Bidang yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta pembinaan teknis di bidang pengairan. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Bidang Pengairan mempunyai fungsi : a. Perumusan dan penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang Pengairan; b. Pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program kerja Seksi di bawahnya; c. Perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengawasan dan pengendalian program/kegiatan Seksi di bawahnya sesuai ketentuan yang berlaku; d. Pelaksanaan koordinasi, informasi dan sinkronisasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program/kegiatan di bidang Pengairan; e. Penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan program di bidang pengairan di Daerah provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Departemen/lembaga Pemerintah Non Departemen terkait sesuai ketentuan yang berlaku; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

25 f. Penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang pengairan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. Pengkoordinasian, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program di bidang pengairan sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pengkoordinasian pengumpulan, pengolahan dan analisa data di bidang pengairan sebagai bahan penyusunan rencana, dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang pengairan sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan di bidang pengairan kepada atasan; j. Pengkoordinasian pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana di bidang pengairan sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan pembinaan, bimbingan teknis dan penyuluhan dengan pemangku kepentingan (stake holder) terkait di bidang pengairan sesuai ketentuan yang berlaku; l. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Bidang; m. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Kepala Bidang Pengairan membawahi 3 ( tiga ) seksi yaitu Seksi Drainase, Seksi Irigasi dan Seksi Sungai dan Pantai dan masing-masing Seksi di pimpin oleh seorang Kepala Seksi. Seksi Drainase Seksi Drainase dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan pembangunan, pemeliharaan dan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

26 pemanfaatan drainase. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Drainase mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis seksi drainase sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program pembangunan, pemeliharaan dan pemanfaatan drainase. d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data asset sarana/prasarana drainase serta analisa kebutuhan fasilitas umum (Fasum) drainase dalam rangka penyusunan rencana induk sistem drainase dan pengendali banjir sesuai ketentuan yang berlaku; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) di bidang drainase dan pematusan genangan sesuai ketentuan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana di bidang drainase dan pematusan genangan sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pelaksanaan pengelolaan, pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang drainse dan penanggulangan banjir sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang drainase kepada atasan; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang drainse dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

27 k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Seksi Sungai dan Pantai Seksi Sungai dan Pantai dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan penataan dan pengelolaan sungai dan pantai. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Sungai dan Pantai mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis sistem konservasi/pengelolaan Sungai dan Pantai dan Abrasi Pantai sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program pengembangan, pemberdayaan dan pemeliharaan fasum pengelolaan Sungai dan Pantai; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data asset sarana/prasarana Sungai dan Pantai serta analisa kebutuhan fasilitas umum (Fasum) pengelolaan Sungai dan Pantai sesuai ketentuan yang berlaku; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Sungai dan Pantai sesuai ketentuan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

28 g. Pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana di bidang Sungai dan Pantai sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pelaksanaan pengelolaan, pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang pengendalian dampak daya rusak air Sungai dan Pantai sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang pengelolaan Sungai dan Pantai kepada atasan; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang Sungai dan Pantai dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Seksi Irigasi Seksi Irigasi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis pembangunan, pemeliharaan dan pemanfaatan irigasi. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Irigasi mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Irigasi sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program pembangunan, pemeliharaan dan Pemanfaatan Irigasi; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

29 d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data asset sarana/prasarana Irigasi serta analisa kebutuhan fasilitas umum (Fasum) Irigasi sesuai ketentuan yang berlaku; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Irigasi ketentuan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pembangunan, pemeliharaan pemanfaatan prasarana dan sarana di bidang Irigasi sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pelaksanaan pengelolaan, pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang Irigasi sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Irigasi kepada atasan; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang Irigasi dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. 4. Bidang Bina Marga Bidang Bina Marga dipimpin oleh seorang Kepala Bidang, yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta pembinaan teknis di bidang Bina Marga. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Bidang Bina Marga mempunyai fungsi : a. Perumusan dan penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang Bina Marga. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

30 b. Pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja Seksi di bawahnya; c. Perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengawasan dan pengendalian program/kegiatan Seksi di bawahnya sesuai ketentuan yang berlaku; d. Pelaksanaan koordinasi, informasi dan sinkronisasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program/kegiatan di bidang Bina Marga; e. Penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan program di bidang Bina Marga di Daerah dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Departemen/lembaga Pemerintah Non Departemen terkait sesuai ketentuan yang berlaku; f. Penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang Bina Marga sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. Pengkoordinasian, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program di bidang Bina Marga sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pengkoordinasian pengumpulan, pengolahan dan analisa data di bidang Bina Marga sebagai bahan penyusunan rencana, dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang Bina marga sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan di bidang Bina Marga kepada atasan; j. Pengkoordinasian pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana di bidang Bina Marga sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan pembinaan, bimbingan teknis dan penyuluhan dengan pemangku kepentingan (stake holder) terkait di bidang Bina Marga sesuai ketentuan yang berlaku; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

31 l. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Bidang; m. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Kepala Bidang Bina Marga membawahi 3 ( tiga ) seksi yaitu Seksi Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan, Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, dan Seksi Pemeliharaan Berkala Jalan dan Jembatan. Seksi Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Seksi Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program pemeliharaan rutin jalan dan jembatan ; d. Pelaksanaan pengumpulan pengolahan dan analisa data asset prasarana jalan dan jembatan serta analisa kebutuhan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan sesuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pemeliharaan rutin Jalan dan Jembatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

32 program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pemeliharaan rutin Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku ; h. Pelaksanaan pengelolaan pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang pemeliharaan rutin Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku ; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang pemeliharaan rutin Jalan dan Jembatan kepada atasan ; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang pemeliharaan dan pemanfaatan fungsi jalan dan Jembatan beserta utilitasnya dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Pembangunan Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

33 pelaksanaan program Pembangunan Jalan dan Jembatan; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data asset prasarana jalan dan jembatan serta analisa kebutuhan Pembangunan Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan sesuai peraturan perundang-undang yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pembangunan, prasarana Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pelaksanaan pengelolaan pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku ; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan kepada atasan ; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Seksi Pemeliharaan Berkala Jalan dan Jembatan Seksi Pemeliharaan Berkala Jalan dan Jembatan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan dan Jembatan. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Pemeliharaan Berkala Jalan dan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

34 Jembatan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Pemeliharaan Berkala Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program pemeliharaan berkala jalan dan jembatan ; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data asset prasarana jalan dan jembatan serta analisa kebutuhan pemeliharaan berkala jalan dan jembatan sesuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pemeliharaan berkala Jalan dan Jembatan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pemeliharaan berkala Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaiku; h. Pelaksanaan pengelolaan pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang pemeliharaan berkala Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang pemeliharaan berkala Jalan dan Jembatan kepada atasan ; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang pemeliharaan berkala jalan dan Jembatan dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

35 5. Bidang Cipta Karya Bidang Cipta Karya dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta pembinaan teknis di bidang Cipta Karya. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Bidang Cipta Karya mempunyai fungsi : a. Perumusan dan penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang Cipta Karya; b. Pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja Seksi di bawahnya; c. Perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengawasan dan pengendalian program/kegiatan Seksi di bawahnya sesuai ketentuan yang berlaku; d. Pelaksanaan koordinasi, informasi dan sinkronisasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program/kegiatan di bidang Cipta Karya; e. Penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan program di bidang Cipta Karya di Daerah dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen terkait sesuai ketentuan yang berlaku; f. Penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang Cipta Karya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. Pengkoordinasian, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program di bidang Cipta Karya sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pengkoordinasian pengumpulan, pengolahan dan analisa data di bidang Cipta Karya sebagai bahan penyusunan rencana, dan evaluasi Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

36 pelaksanaan program pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang Cipta Karya sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan di bidang Cipta Karya kepada atasan; j. Pengkoordinasian pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana di bidang Cipta Karya sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan pembinaan, bimbingan teknis dan penyuluhan dengan pemangku kepentingan (stake holder) terkait di bidang Cipta Karya sesuai ketentuan yang berlaku; l. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Bidang; m. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Kepala Bidang Cipta Karya membawahi 3 ( tiga ) seksi yaitu Seksi Tata Bangunan, Seksi Jasa Konstruksi, dan Seksi Sarana dan Prasarana Lingkungan, dan masing-masing Seksi di pimpin oleh seorang Kepala Seksi. Seksi Tata Bangunan Seksi Tata Bangunan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan Tata Bangunan. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Tata Bangunan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Tata Bangunan termasuk persyaratan teknis bangunan gedung adat, semi permanen, darurat dan bangunan gedung di lokasi rawan bencana Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

37 sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program Tata Bangunan; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka penyusunan Roncana Tata Bangunan dan, penyiapan fasilitasi Tenaga Ahli Bangunan Gedung (TABG) sesuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetepan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Tata Bangunan sesuai peraturan perundang-undang yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian tehadap pemanfaatan dan pembongkaran bangunan gedung sesuai ketentuan yang berlaku ; h. Pelaksanaan pelayanan TABG di bidang Tata Bangunan bagi Instansi Pemerintah dan atau masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku ; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Tata Bangunan kepada atasan ; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang Tata Bangunan dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

38 Seksi Jasa Konstruksi Seksi Jasa Konstruksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan Jasa Konstruksi. Untuk melaksanakan tugas pokok Kepala Seksi Jasa Konstruksi mempunyai fungsi : a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perurnusan kebijakan teknis Jasa Konstruksi dan pengembangan sistem informasi jasa konstruksi sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Instansi Pemerintah dan atau Asosiasi Profesi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program/kegiatan Jasa Konstruksi ; d. pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka pengembangan sistem Jasa Konstruksi, bahan pengawasan dan pengendalian terpenuhinya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi sesuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Jasa Konstruksi sesuai peraturan perundang-undang yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap penyelenggaraan pekerjaan konstruksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pelayanan perijinan dan atau rekomendasi teknis di bidang usaha jasa konstruksi sesuai ket :ntuan yang berlaku ; h. Pelaksanaan fasilitasi jasa konstruksi dan bina peran serta masyarakat dalam rangka tertib pelaksanaan pekerjaan konstruksi sesuai Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

39 ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Jasa Konstruksi kepada atasan; j. Penyiapan bahan pembinaan, pelatihan dan bimbingan teknis di bidang Jasa Konstruksi dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Seksi Sarana dan Prasarana Lingkungan Seksi Sarana dan Prasarana Lingkungan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan penataan/pengelolaan sarana dan prasarana lingkungan. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Lingkungan mempunyai fungsi : a. penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Sarana dan Prasarana Lingkungan termasuk strategi pengembangan Kasiba/Lisiba Perkotaan sesuai ketentuan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program Pemberdayaan Sarana dan Prasarana Lingkungan; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data asset prasarana Sarana dari Prasarana Lingkungan serta analisa kebutuhan rehabilitasi dan pemeliharaan Sarana dan Prasarana Lingkungan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

40 Kumuh sasuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pemeliharaan Sarana dan Prasarana Lingkungan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan pengawasan dan pengendalian terhadap tata Lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan pembangunan fasum Sarana dan Prasarana Lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku ; h. Pelaksanaan pengelolaan pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan fassum Sarana dan Prasarana Lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku ; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Sarana dan Prasarana Lingkungan kepada atasan ; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang Sarana dan Prasarana Lingkungan dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. 6. Bidang Perumahan Bidang Perumahan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta pembinaan teknis di bidang Perumahan. Untuk melaksanakan tugas pokok, Kepala Bidang Perumahan mempunyai fungsi: a. Perumusan Penetapan program kerja dan penetapan kinerja Bidang Perumahan; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

41 b. Pengkoordinasian penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan Program Kerja Seksi di bawahnya; c. Perumusan kebijakan teknis di bidang perumahan meliputi pembinaan perumahan formal, perumahan swadaya, pengembangan kawasan, pembinaan hukum, peraturan perundang-undangan dan pertanahan untuk perumahan, pembinaan teknologi dan industri bidang perumahan, peran serta masyarakat dan sosial budaya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku; d. Pelaksanaan koordinasi, informasi dan sinkronisasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program/kegiatan di bidang Perumahan; e. Penyiapan bahan pengkoordinasian pelaksanaan program di bidang Perumahan di Daerah dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen terkait sesuai ketentuan yang berlaku; f. Penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang Perumahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; g. Pengkoordinasian, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program di bidang Perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pengkoordinasian pengumpulan, pengolahan dan analisa data di bidang Perumahan sebagai bahan penyusunan rencana, dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan, pemberdayaan dan pelayanan di bidang Perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis terhadap permasalahan di bidang Perumahan kepada atasan; j. Pengkoordinasian pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana di bidang Perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

42 k. Pelaksanaan pembinaan, bimbingan teknis dan penyuluhan dengan pemangku kepentingan (stake holder) terkait di bidang Perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; l. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas Bidang; m. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Kepala Bidang Perumahan membawahi 3 ( tiga ) seksi yaitu Seksi Pengembangan Kawasan, Seksi Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan, dan Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan, dan masing-masing Seksi di pimpin oleh seorang Kepala Seksi. Kepala Seksi Pengembangan Kawasan Seksi Pengembangan Kawasan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan seksi Pengembangan Kawasan. Kepala Seksi Pengembangan Kawasan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Pengembangan Kawasan, meliputi : kawasan berskala besar, kawasan khusus, keterpaduan prasarana kawasan dan keserasian kawasan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program Pengembangan Kawasan ; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

43 Perumahan dan Permukiman Daerah (RP4D) sesuai ketentuan yang berlaku ; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Pengembangan Kawasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pengendalain pelaksanaan kebijakan dan strategi Pengembangan Kawasan dan RP4D sesuai ketentuan yang berlaku ; h. Pelaksanaan pengelolaan pelayanan dan bina peran serta masyarakat di bidang Pengembangan Kawasan dan lingkungan hunian berimbang sesuai ketentuan yang berlaku ; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Pengembangan Kawasan kepada atasan ; j. Penyiapan bahan pembinaan, penyuluhan dan bimbingan teknis di bidang Pengembangan Kawasan dengan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Kepala Seksi Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan Seksi Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan seksi Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan. Kepala Seksi Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

44 b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Pembangunan dan Bina Mitra Pembangunan Perumahan, meliputi : pembinaan teknologi dan industri bidang perumahan, pengembangan pelaku pembangunan perumahan, peran serta masyarakat dan sosial budaya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data di bidang pembangunan, pemugaran, perbaikan, perluasan, pemeliharaan dan pemanfaatan Perumahan sebagai bahan perumusan pembinaan teknis dalam rangka pengembangan pelaku pembangunan perumahan, peran serta masyarakat dan sosial budaya sesuai ketentuan yang berlaku; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Pembangunan dan kemitraan antara pemerintah daerah, badan usaha dan kelompok masyarakat dalam pembangunan perumahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan fasilitasi peningkatan kapasitas pelaku pembangunan perumahan pemerintah, swasta dan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pelaksanaan pelayanan pembangunan dan pengelolaan perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; i. Pelaksanaan pembinaan dan bimbingan teknis dalam rangka peningkatan peran serta pelaku pembangunan Perumahan sesuai ketentuan yang berlaku ; j. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

45 Pembangunan dan Bina Mitra Perumahan kepada atasan; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi ; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengatur, mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan bawahan dalam penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan teknis program/kegiatan seksi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan. Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan mempunyai fungsi : a. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran/Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA/DPA) dan program kerja Seksi; b. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan, meliputi : perijinan/rekomendasi teknis, pembinaan hukum, peraturan perundang-undangan dan pertanahan untuk perumahan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. Penyiapan bahan koordinasi, informasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas seksi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan instansi terkait dalam rangka keterpaduan dan sinkronisasi pelaksanaan program Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan; d. Pelaksanaan pengumpulan, pengolahan dan analisa data dalam rangka penyusunan Peraturan Daerah di bidang Perumahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku; e. Penyiapan bahan perumusan dan penetapan pedoman, norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang Pembinaan, Pengawasan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

46 dan Pengendalian Perumahan dalam rangka mewujudkan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum di bidang perumahan sesuai peraturan perundang- undang yang berlaku; f. Pelaksanaan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program/kegiatan seksi sesuai ketentuan yang berlaku; g. Pelaksanaan fasilitasi penanganan masalah dan sengketa hukum di bidang perumahan sesuai ketentuan yang berlaku; h. Pelaksanaan sosialisasi/penyuluhan peraturan perundang-undangan dan bina peran serta masyarakat di bidang Perumahan sesuai ketentuan yang berlaku ; i. Pengkajian dan pemberian pertimbangan teknis di bidang Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Perumahan kepada atasan; j. Penyiapan bahan pernbinaan, pengawasan dan pengendalain perijinan pembangunan dan pengelolaan perumahan terhadap pelaku pembangunan perumahan dan pemangku kepentingan terkait sesuai ketentuan yang berlaku; k. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi; l. Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dilimpahkan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya. Adapun gambar struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram adalah sebagai berikut. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

47 Gambar 2.1 Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram KEPALA DINAS Ir. H. Mahmuddin NIP Klp. Jabatan Fungsional Laboratorium Kepala SEKRETARIAT Ir. Hj. Heni Kusmiwati NIP Kasubag Perencanaan Ni Made Yuyun Cahyani, ST NIP Kasubag Umum & Kepegawaian Moh. Alfin Fansyuri, SE,M.Ak NIP Kasubag Keuangan Hj. Bq. Hurniati NIP Kabid Perumahan Kabid Pengairan Kabid Cipta Karya Kabid Bina Marga Ir. H. Rumasih NIP Miftahurrahman, ST.,MT NIP I Dewa Gde Suteja, BE NIP Kasi Pengem. Kawasan Kasi Irigasi Kasi Sarana & Prasarana Lingk. Kasi Pemel Berkala Jln & Jemb H. Jefri Bachtiar, ST NIP Wayan Mas Bayu, ST NIP L. Ikhwan NIP L. Yudi Azwar, A.Md NIP Kasi Pemb. & BM Perumahan Adawiyah, ST NIP Kasi Drainase Yuslifar Artadi, ST NIP Kasi Jasa Konstruksi Sarhan, ST NIP Kasi Pembangunan. Jln & Jemb. M. Yamin, ST NIP Kasi Pemb. Pengawasn & Pengen Perumahan H. NOVIAN ROSMANA, S.Sos NIP Kasi Sungai & Pantai L. Rusnan Mulyadi, ST.,MT NIP UPTD Rusunawa Kasi Tata Bangunan Lale Widiahning, ST NIP Kasi Pemel. Rutin Jln & Jemb Ir. H. Ikhsan NIP = Garis Perintah (Komando) Didiek Agung Pramono NIP Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

48 2.2. Sumber Daya SKPD Data Sumber Daya Manusia (SDM) Berdasarkan struktur dan susunan organisasi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram sesuai dengan Peraturan Walikota Mataram No. 12/PERT/2008 tentang Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram, Dinas Pekerjaan Umum yang memiliki kedudukan sebagai unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang pekerjaan umum dan perumahan, terdapat 21 Jabatan Struktural yang terdiri dari 1 (satu) jabatan eselon II.b, 1 (satu) jabatan eselon III.a, 4 (empat) jabatan eselon III.b dan 15 (lima belas) jabatan eselon IV.a. Jumlah pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram berdasarkan data kondisi terakhir (Maret 2011) sebanyak 151 orang dengan rincian 132 orang berstatus PNS dan 19 orang berstatus Pegawai Honor Daerah. Di lihat dari tingkat pendidikan pegawai baik yang berstatus PNS maupun Honor Daerah, ada 2 orang Pasca Sarjana (S-2), 51 orang Sarjana (S-1), 4 orang Sarjana Muda (DII/DIII), 74 orang SLTA/Sederajat, 4 orang SLTP/Sederajat dan 16 orang SD/Sederajat. Secara lebih rinci gambaran pegawai berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2.1 Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2011 No Tingkat Pendidikan Jumlah (orang) Prosentase Pasca Sarjana (S-2) Sarjana (S-1) Sarjana Muda (DII/DIII) SLTA/Sederajat SLTP/Sederajat SD/Sederajat ,32 33,77 2,65 49,01 2,65 10,60 JUMLAH Sumber : DPU Kota Mataram, Maret 2011 Bila di lihat dari jenjang kepangkatan/golongan ruang, bahwa jumlah pegawai golongan IV/b sebanyak 2 orang, golongan IV/a sebanyak 3 orang, golongan III/d sebanyak 7 orang, golongan III/c sebanyak 8 orang, golongan III/b sebanyak 20 orang, golongan III/a sebanyak 18 orang, golongan II/a sebanyak 25 Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

49 orang, golongan II/b sebanyak 32 orang, golongan II/c sebanyak 5 orang, golongan II/d sebanyak 3 orang, golongan I/a sebanyak 4 orang, golongan I/b sebanyak 3 orang, golongan I/c sebanyak 2 orang, dan golongan I/d sebanyak 0 orang. Sedangkan untuk pegawai Honor Daerah berjumlah 19 orang yang terdiri dari golongan III sebanyak 8 orang, golongan II sebanyak 7 orang dan golongan I sebanyak 4 orang. Secara lebih rinci jumlah pegawai berdasarkan jenjang kepangkatan dapat di lihat pada tabel berikut: No I PNS Golongan IV Golongan III Golongan II Golongan I Tabel 2.2 Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenjang Kepangkatan Tahun 2011 Ruang Golongan Jumlah a b c d II Honor Daerah Golongan III Golongan II Golongan I Sumber : DPU Kota Mataram, Maret 2011 Sedangkan jumlah pegawai berdasarkan jabatan struktural dari berbagai jenjang jabatan struktural berjumlah 22 orang. Data Sarana dan Prasarana Dalam rangka untuk menunjang operasionalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram, di dukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana penunjang baik untuk menunjang operasionalisasi kegiatan rutin dinas dan operasionalisasi kegiatan lapangan. Sarana dan prasarana tersebut diantaranya kendaraan roda 4 (empat) sebanyak 8 unit, kendaraan roda 2 (dua) sebanyak 36 unit, alat angkutan berupa dump truck 4 unit, alat berat berupa stom Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

50 walls sebanyak 2 unit, baby roller 2 unit, loader 1 unit, stamper 1 unit dan alat-alat operasional penunjang lainnya berupa genset, toilet mobil, pompa pengendali banjir, komputer, note book, alat ukur dan lain-lain. Secara lebih rinci kondisi sarana dan prasarana penunjang dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 2.3 Jumlah Sarana dan Prasarana Penunjang Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tahun 2011 No Jenis Sarana dan Prasarana Jumlah Keterangan Kendaraan Roda 4 Kendaraan Roda 2 Alat Angkutan Alat Berat Komputer Note Book Toilet Mobil Genset Pompa Pengendali banjir Alat ukur Jumlah Sumber : DPU Kota Mataram, Maret unit 36 unit 4 unit 5 unit 38 unit 2 unit 3 unit 6 unit 7 unit 2 unit 108 unit Aspek Pembiayaan SKPD Dalam pelaksanaan pelayanan di bidang infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram memperoleh anggaran dari 3 sumber dana yaitu APBD, DAK dan APBN (untuk pelaksanaan program Program Neighbouhood Upgrading and Shelter Sector Project (NUSSP), PNPM P2KP dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Kinerja Pelayanan SKPD Jika dilihat dari kinerja pelayanan, selama tahun Kinerja Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram tergolong dalam kategori pelaksanaan kinerja SANGAT BERHASIL dengan indikator pendekatan berdasarkan indikator input, output dan outcome. Keberhasilan ini disebabkan beberapa faktor yaitu : Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

51 - Pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan rencana kerja (time schedule), sehingga kinerja pelaksanaan program dan kegiatan menjadi lebih tepat waktu dan tepat capaian sasarannya. - Optimalisasi fungsi kontrol dan pengendalian terhadap pelaksanaan program/kegiatan Namun ada beberapa indikator kinerja yang tidak mencapai target antara lain : - Pada Tahun 2006 Kegiatan Pembangunan Pasar Kebon Roek, Pembangunan Pasar Abian Tubuh dan Pasar Sayang-sayang, Pembangunan Rumah Sakit Umum Pemerintah Kota Mataram, Pembangunan Kantor DPRD Kota Mataram tidak mencapai target kinerja karena didahului dengan proses perencanaan dan proses pengadaan barang/jasa (pelelangan) untuk pekerjaan konstruksinya membutuhkan waktu yang cukup panjang sehingga waktu yang tersisa untuk pelaksanaan fisik menjadi terbatas/memakai kontrak multi years. - Pada tahun 2007 kegiatan Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai tidak dapat mencapai target kinerja karena faktor kondisi alam (force majure). Pembangunan Pasar, Pengawasan Pembangunan Pasar, Pembangunan Gedung Kantor DPRD, Pembangunan Rumah Sakit, Pengawasan Pembangunan Rumah Sakit, Pembangunan Sarana Rekreasi tidak dapat mencapai target karena keterbatasan waktu pelaksanaan akibat proses penganggarannya melalui anggaran perubahan (APBD Perubahan/ABT) - Pada tahun 2008 kegiatan, Pembangunan Pasar, Pembangunan Gedung Kantor DPRD, Pembangunan Rumah Sakit, Pembangunan Sarana Rekreasi, Operasional Relokasi Perumahan Nelayan tidak dapat diselesaikan pada tahun yang bersangkutan karena keterbatasan waktu pelaksanaan akibat proses penganggarannya melalui anggaran perubahan (APBD Perubahan/ABT) - Pada tahun 2009 kegiatan Pembangunan Gedung Kantor DPRD tidak dapat mencapai target kinerja karena proses pengadaan barang/jasa yang Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

52 mengalami beberapa kali pengulangan sehingga waktu yang tersisa untuk pelaksanaan fisik menjadi terbatas/memakai kontrak multi years. - Pada tahun 2010 kegiatan Pembangunan Pasar, pelaksanaan fisik tidak dapat terealisasi karena proses pengadaan barang/jasa yang mengalami beberapa kali pengulangan hingga habis tahun anggaran belum diperoleh penyedia barang/jasa. Adapun rincian pencapaian kinerja pelayanan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tahun dapat dilihat pada tabel berikut ini. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

53 No Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi SKPD Tabel 2.4 Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Target SPM Target IKK Target Target Renstra SKPD tahun ke- Realisasi Capaian tahun ke- Rasio Capaian tahun ke- (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) Indikator Kinerja Tahun Program Perencanaan dan Pemrograman,Penataan dan Pengelolaan Administrasi Keuangan - Tersedianya Thn Thn kebutuhan untuk pelaksana-an kegiatan rutin dinas - Terkelola-nya Kgt Kgt sistem administra-si keuangan secara baik, tertib dan lancar - Tertatanya % % administra-si umum, kepegawaian, urusan rumah tangga dan kelengka-pan kantor. - Terpeliharanya asetaset Pkt Pkt dinas berupa gedung kantor, kendaraan operasional dan peralatan mesin kantor - Tersusun-nya dokumen RKPD dan laporan akuntabili-tas kinerja instansi pemerintah SKPD DPU Kota Mataram dalam 1 tahun anggaran eks eks Tersedianya instalasi air bersih berupa tower liter liter Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

54 - Terpeliharanya aset dinas berupa gedung tempat kerja agar tetap berfungsi dengan baik - Tersedianya alat angkutan roda 4, 1 (satu) unit dan alatalat kantor berupa AC 2 (dua) unit Pkt Pkt unit unit Program Pengelolaan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Sumber Daya Air dan Irigasi serta Pengendalian Banjir - Terpeliharanya sarana dan prasarana pengairan dan drainase perkotaan lokasi lokasi - Terpeliharanya D.I D.I pintu air, bangunan bagi dan rumah jaga. - Terbangunnya Lok Lok kolam rumah pompa, rumah jaga pompa, tanggul penahan gelombang dan banjir - Terbangunnya lok lok konstruksi perkuatan tebing sungai - Terpeliharanya km km saluran irigasi dan drainase perkotaan. - Normalisasi dan penyempurnaan saluran pada daerah irigasi D. I D. I Program Pengembangan dan pengelolaan sumber daya air dan irigasi - Data sarana dan eks eks prasarana pengairan di 6 (enam) DI. - Data Permukiman di sekitan bantaran sungai eks eks Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

55 - Data hasil monitoring dan evaluasi kegiatan. - Papan sosialisasi di 4 (empat) daerah sempadan sungai. - Pemasangan patok/pal di sekitar 3 (tiga) bantaran sungai eks eks buah buah buah buah Program Pembangunan dan Penataan, perbaikan prasarana / sarana perumahan dan permukiman - Terlaksananya % % pekerjaan persiapan pelak sanaan pembangunan pasar kebon roek - Terpeliharanya jalan , , lingkungan permukiman secara berkala dan rutin m' m' - Dokumen perencanaan teknis jalan lingkungan permukiman di 3 kecamatan pkt pkt Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kantor DPRD Kota Mataram - Persiapan pelaksanaan pembangunan kantor DPRD Kota Mataram % % Program Pembangunan dan Penataan Sarana / Prasarana Umum dan perbaikan Perumahan Permukiman - Persiapan pelaksanaan penyusunan dokumen perencanaan dan DED pembangunan pasar Abian Tubuh dan pasar Sayang- Sayang % % Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

56 7. Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit - Proses persiapan pelaksanaan penyusunan dokumen perencanaan DED dan AMDAL pembangunan RSU Pemerintah Kota Mataram % % Program Penyehatan Lingkungan Permukiman - Normalisasi saluran Kel Kel drainase lingkungan - Tersusunnya Detail Kel Kel Desain pembuatan dan normalisasi saluran drainase lingkungan - Tersusunnya Data Kel Kel survey identifikasi dan DED pembuatan septictank komunal - Terbangunnya septictank komunal di 9 kelurahan buah buah Program Penyediaan Air Bersih - Terpasangnya pipa PVC RRJ Ф 100 mm, dan accessories - Terpasangnya pipa PVC RRJ Ф 150 mm, dan accessories - Terpasangnya pipa perlintasan Ф 100 mm. - Terbangunnya gudang penyimpanan pipa. - Terpasangnya pipa SR di 23 Kelurahan Lok Lok Lok Lok Lok Lok unit unit Kel Kel Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

57 - Terbangunnya sumur bor dan bak penampungan air kapsitas 200 liter Lok Lok Program Neighbourhood Upgrading and Shelter Sector Project ( NUSSP ) - Terbangunnya Kel Kel hidran umum dan bak penampung air - Terbangunnya Kel Kel sumur dalam dan bak penampung air - Terpasangnya Kel Kel lampu penerangan jalan umum/lingkungan di 3 Kecamatan - Terlaksananya pengadaan gerobak dorong dengan kapasitas 0,5 m³ Kel Kel Terbangunnya prasarana jalan lingkungan permukiman yang memadai. - Perbaikan dan normalisasi saluran drainase lingkungan - Terbangunnya tempat pembuangan sampah (TPS) kapasitas 3 m³ m² m² Kel Kel Kel Kel Program Peningkatan/pembangunan dan rehabilitasi / pemeliharaan jalan dan jembatan. - Tersusunnya Leger kgt kgt jalan dan perencanaan teknis jalan dan jembatan - Terwujudnya peningkatan prasarana jalan kota km km Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

58 - Terpeliharanya prasarana jalan dan jembatan secara rutin dan berkala km 12. Program Penataan Kawasan Lingkungan Permukiman - Terwujudnya peningkatan jalan lingkungan permukiman Km - Terpeliharanya saluran drainase lingkungan - Terlaksananya pembangunan jalan lingkungan dan jalan setapak - Terpeliharanya saluran irigasi dan drainase perkotaan km Km m' m' m² m² Pkt Pkt Program Pembinaan dan pengawasan serta pelayanan ijin usaha jasa konstruksi. - Buku -buku standar bidang ke PU an, bangunan dan jasa konstruksi buku buku - Teridentifikasinya data hasil pelaksanaan konstruksi terhadap pelaksanaan pembangunan konstruksi oleh pihak swasta - Tersusunnya buku standar harga upah/bahan pekerjaan bidang konstruksi - Terbitnya Ijin Usaha Jasa Konstruksi unit buku unit buku ijin ijin Program Pengelolaan dan perbaikan sarana dan parasarana sumber daya air dan pengendalian banjir serta pemeliharaan jalan. - Tersusunnya data hasil monitoring dan evaluasi kegiatan di bidang kgt kgt Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

59 pekerjaan umum. - Tersusunnya data kgt kgt hasil monitoring dan evaluasi kegiatan di bidang pekerjaan umum. - Tersusunnya data hasil monitoring dan evaluasi kegiatan di bidang pekerjaan umum kgt kgt Indikator Kinerja Tahun Program pelayanan administrasi perkantoran - Tersedianya materai untuk kebutuhan surat menyurat - Tersedianya biaya jasa komunikasi telpon,air dan listrik - Tersedianya honor pengelola keuangan dan pegawai honorer - Tersedianya alat tulis kantor - Tersedianya barang cetakan untuk kebutuhan administrasi perkantoran - Tersedianya komponen listrik berupa lampu untuk kebutuhan penerangan kantor - Tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor - Tersedianya biaya jasa surat kabar/majalah - Tersedianya bahan makanan dan lbr lebr Thn Thn orang orang Thn Thn jenis buah komp onen t Thn jenis buah komp onen Thn Thn Thn Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

60 minuman untuk kebutuhan rapat kantor - Terlaksananya rapat-rapat koordinasi dan konsultasi program/kegiatan kepada departeman/lemba ga terkait - Tersusunnya dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) - Tertatanya administrasi umum kepegawaian secara tertib dan teratur kali /33 OT kali /33 OT dok dok % % Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - Terbangunnya unit unit gedung tempat kerja, gedung laboratorium dan tempat parkir yang memadai - Tersedianya unit unit kendaraan dinas/operasional - lemari dan brankastersedianya perlengkapan gedung kantor berupa lemari dan brankas buah buah - Terpeliharanya gedung kantor secara rutin Thn Thn Terpeliharanya kendaraan dinas/operasional secara rutin/berkala unit unit Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

61 3. Program Peningkatan Sumber Daya Aparatur - Terlaksananya org org pelatihan di bidang jasa konstruksi - Terlaksananya pengendalian pelaksanaan produk produk hukum bidang ke PU an bln bln Program Peningkatan Pengembangan Sistem pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan - Tersusunnya dok dok laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD - Tersusunnya jenis jenis laporan keuangan semesteran dan prognosis realisasi anggaran - Tersusunnya jenis jenis pelaporan keuangan akhir tahun - Terlaksananya pembinaan aparat pengelola keuangan SKPD orang orang - Tersusunnya laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) Dok Dok Program Pembangunan Jalan dan Jembatan - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pembangunan jalan - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pembangunan jalan pembangunan jembatan ,370 Km ,370 Km m m Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

62 - Terlaksananya peningkatan jalan agar tetap dalam kondisi mantap dengan daya dukung, kapasitas dan kualitas yang memadai - Terlaksananya survey kondisi jalan dan jembatan ,397 Km ,30 1 Km ,397 Km ,30 1 Km Program Pembangunan Turap /Talud/Bronjong - Terbangunnya turap/talud/ bronjong m m Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan - Tersusunnya dokumen perencanaan detail desain pemeliharaan jalan ,721 Km ,721 Km Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pemeliharaan jalan dan jembatan - Terlaksananya pemeliharaan rutin dan berkala jalan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap dengan daya dukung, kapasitas dan kualitas yang memadai Km ,121 Km Km ,121 Km Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya - Terpeliharanya D.I D.I jaringan irigasi secara rutin pada daerah irigasi se- Kota Mataram. - Terbinanya P3A dan GP3A Klp Klp Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

63 - Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya ,148 m ,148 m Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya - Terpasangnya papan plang sosialisasi sempadan sungai dan patok pembatas sempadan sungai plank / 250 patok plank / 250 patok - Tersedianya data kondisi konstruksi dan sempadan sungai serta permukiman di daerah sempadan sungai Dok Dok Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah - Tersedianya sistem jaringan perpipaan tersier dan sumur bor serta gudang penyimpanan pipa - Tersedianya sistem jaringan perpipaan distribusi - Terpeliharanya sistem jaringan perpipaan transmisi/distribusi agar tetap dalam kondisi baik ,542 Km jaring an pipa, 3 sumu r bor, 1 gudan g pipa ,260 m ,804 m ,542 Km jaring an pipa, 3 sumu r bor, 1 gudan g pipa ,260 m ,804 m Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

64 - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pembuatan sanitasi dasar - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis jaringan pipa tersier dan sumur bor - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis jaringan pipa distribusi - Terlaksananya pengawasan penyediaan prasarana dan sarana air minum berupa pemasangan sistem jaringan perpipaan tersier dan sumur bor - Terlaksananya pengawasan pengembangan sistem jaringan pipa distribusi - Terlaksananya pengawasan rehabilitasi/ pemeliharaan sistem jaringan perpipaan transmisi dan distribusi Dok Dok Dok Dok Dok Dok ,452 m pipa dan 3 sumu r bor ,260 m ,804 m ,452 m pipa dan 3 sumu r bor ,260 m ,804 m Program Pengendalian Banjir - Terbangunnya konstruksi tanggul pengaman pantai m m Program Pemeliharaan Saluran Drainase - Tersusunnya dokumen master plan saluran drainase perkotaan Doku Doku Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

65 - Terpeliharanya saluran drainase perkotaan secara rutin dan berkala agar tetap dalam kondisi baik - Tersusunnya dokumen perencanaan pembangunan/ pemeliharaan saluran drainase lingkungan - Terpeliharanya saluran drainase lingkungan secara rutin dan berkala agar tetap dalam kondisi baik ,200 m ,200 m Dok Doku ,573 m ,573 m Program Pembangunan Sarana Prasarana Umum - Tersusunnya Dok Dok dokumen perencanaan teknis pembangunan pasar Abian Tubuh, Sayang- Sayang,Kebon Roek dan Pasar Karang sukun - Terlaksananya unit unit pembangunan pasar - Terlaksananya pengawasan pembangunan pasar unit unit Program Pembinaan dan Pengawasan Serta Pelayanan Ijin Usaha Jasa Konstruksi - Terlaksananya pengawasan pembangunan konstruksi untuk umum oleh pihak swasta buah buah Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

66 - Tersusunnya buku standar harga upah/bahan pekerjaan bidang konstruksi - Terlaksananya pembinaan dan pelayanan penerbitan ijin usaha jasa konstruksi - Tersedianya buku standar bidang ke Pu an, bangunan dan jasa konstruksi buku ijin buku ijin pkt pkt Program Peningkatan Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Bidang Pekerjaan Umum - Tersusunnya data hasil survey dan monitoring pelaksanaan kegiatan di bidang pekerjaan umum Kecamatan Cakranegara buku buku - Tersusunnya data hasil survey dan monitoring pelaksanaan kegiatan di bidang pekerjaan umum Kecamatan Mataram - Tersusunnya data hasil survey dan monitoring pelaksanaan kegiatan di bidang pekerjaan umum Kecamatan Ampenan buku buku buku buku Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

67 16. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor - Terlaksananya pembangunan tahap lanjutan gedung kantor DPRD Kota Mataram unit unit Program Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata - Terbangunnya unit unit tahap I RSU Pemerintah Kota Mataram - Tersusunnya Dok Dok dokumen perencanaan dan DED serta AMDAL pembangunan RSU Pemerintah Kota Mataram - Terlaksananya pengawasan pembangunan tahap I RSU Pemerintah Kota Mataram unit unit Program Lingkungan Sehat Perumahan - Tersedianya sanitasi unit unit dasar berupa MCK yang dilengkapi septictank dan SPAL untuk memenuhi kebutuhan - Terlaksananya peningkatan jalan lingkungan permukiman m² m² Terpeliharanya jalan lingkungan secara rutin dan berkala agar tetap dalam kondisi baik m² m² Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

68 - Terlaksananya pengawasan pembuatan sanitasi dasar lingkungan unit unit Program Neighbouhood Upgrading and Shelter Sector Project (NUSSP) - Terbangunnya prasarana dan sarana dasar lingkungan perumahan/pemuki man komp onen 20. Program Penanganan Pasca Bencana Alam dan Kerusuhan Sosial - Terbangunnya perumahan type 21 dan sanitasi lingkungan untuk kebutuhan relokasi pasca bencana alam unit 21. Program Pembangunan Fasilitas Umum - Terlaksananya tahap I pembangunan Mataram Water Park Indikator Kinerja Tahun Program Pelayanan Administrasi Perkantoran - Tersedianya materai untuk kebutuhan surat menyurat - Tersedianya biaya jasa untuk surat menyurat - Tersedianya biaya jasa komunikasi telpon, sumber daya air PDAM, listrik dan jasa internet. - Tersedianya biaya jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional komp onen unit unit unit lbr 610 lbr lbr 610 lbr % 100% - 1 thn 0 0% Thn 1 Thn 12 bln Thn 1 Thn 12 bln % 100% 100% orang 81 orang 49 unit orang 81 orang 48 unit % 100% 98% Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

69 - Tersedianya alat tulis kantor yang memadai - Tersedianya barang cetakan dan penggandaan untuk kebutuhan administrasi perkantoran - Tersedianya komponen listrik berupa lampu untuk kebutuhan penerangan kantor - Tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor - Tersedianya biaya jasa surat kabar/majalah - Tersedianya makanan dan minuman untuk kebutuhan kantor - Terlaksananya koordinasi perencanaan pembangunan antara Pemerintah Pusat, Propinsi dan Daerah - Tersusunnya dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) - Tertatanya administrasi umum kepegawaian - Tersedianya dana pembayaran jasa administrasi keuangan dan kegiatan Thn 1 Thn 1 Thn Thn 1 Thn 1 Thn % 100% 100% Jenis buah 8 Jenis 166 buah 1 Thn Thn 1 Thn 1 Thn % 100% 100% 166 buah buah 166 buah 166 buah % 100% 100% Thn 1 Thn 1 Thn Thn 1 Thn 1 Thn % 100% 100% eks 48 eks 4 Jenis eks 48 eks 4 Jenis % 100% 100% Thn 1 Thn 1 Thn Thn 1 Thn 1 Thn % 100% 100% OT 1 Thn 1 Thn OT 1 Thn 1 Thn % 100% 100% dok 6 dok 6 Dok dok 6 dok 6 Dok % 100% 100% org 141 org 141 org org 141 org 141 org % 100% 100% org org % Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

70 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - Terbangunnya gedung tempat kerja dengan kapasitas yang memadai unit 1 unit unit 1 unit % 100% Terlaksananya jenis 3 jenis jenis 3 jenis % 100% pengadaan perlengkapan gedung kantor - Terpeliharanya unit 1 thn unit 1 thn % 100% 100% gedung kantor secara rutin agar tetap dalam kondisi baik dan memadai - Terpeliharanya % 100% 100% kendaraan dinas/operasional secara rutin/berkala unit unit unit unit unit unit - Terlaksananya pengadaan komputer SIPKD unit unit % 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur - Terlaksananya pelatihan di bidang jasa konstruksi org org % 100% 4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan - Tersusunnya dok 1 dok 5 Eks dok 1 dok 5 Eks % 100% 100% laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD - Terlaksananya lap 1 jenis lap 1 jenis % 100% 100% penyusunan laporan keuangan semesteran lapora n lapora n - Tersusunnya jenis 1 jenis 1 jenis jenis 1 jenis 1 jenis % 100% 100% pelaporan keuangan akhir tahun - Tersusunnya LAKIP dalam 1 tahun dok 1 dok 1 dok 1 dok 1 dok 1 dok 100% 100% 100% Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

71 3. Program Pembangunan Jalan dan Jembatan - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pembangunan jalan km - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pembangunan jembatan - Terwujudnya peningkatan jalan agar tetap dalam kondisi mantap dengan daya dukung, kapasitas dan kualitas yang memadai km % 100% m m % 100% km 4. Program Pembangunan Turap /Talud/Bronjong. - Terbangunnya konstruksi turap/talud/bronjo ng dan terpeliharanya kawasan sekitar sungai m 5. Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan - Tersusunnya dokumen perencanaan detail desain pemeliharaan jalan - Tersusunnya dokumen perencanaan teknis pemeliharaan jalan dan jembatan - Terlaksananya pemeliharaan rutin dan berkala jalan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap dengan daya dukung, kapasitas dan km 5.21 km 2.50 km km m m km 5.21 km 2.50 km % 100% 100% m % 100% 100% % 100% m m % 100% km km % 100% Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

72 kualitas yang memadai - Terlaksananya pemeliharaan rutin jalan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap dengan daya dukung, kapasitas dan kualitas yang memadai - Terwujudnya pemeliharaan berkala jalan agar tetap dalam kondisi mantap dengan daya dukung, kapasitas dan kualitas Thn 1 thn Thn 1 thn % 100% Km km Km km % 100% 6. Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya - Terpeliharanya 6 DI 6 DI 100% jaringan irigasi secara rutin pada daerah irigasi se- Kota Mataram. - Terbinanya P3A dan GP3A guna tertibnya pelaksanaan pemanfaatan dan pengaturan air irigasi serta meningkatnya rasa memiliki terhadap jaringan irigasi Kelo mp Kelo mp % - Terpeliharanya saluran irigasi secara rutin pada daerah irigasi se- Kota Mataram m 1 Thn m 1 Thn % Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

73 - Terpeliharanya jaringan irigasi dan bangunan pelengkap lainnya agar tetap dalam kondisi baik. - Terpeliharanya saluran irigasi agar tetap dalam kondisi baik m m % DI DI % 7. Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya - Terpeliharanya daerah sempadan sungai paket paket - Terpasangnya patok pembatas sempadan sungai Jangkuk, Ancar dan Unus - Tersedianya data kondisi konstruksi dan sempadan sungai serta pemukiman di daerah sempadan sungai Patok Dok. 8. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah - Tersedianya sistem jaringan perpipaan, tower penampung air dan sumur bor m - Terpeliharanya sistem jaringan perpipaan transmisi/distribusi agar tetap dalam kondisi baik m 34 Patok 1 Dok. 9 lokasi 9. Program Pengendalian Banjir - Terbangunnya konstruksi tanggul pengaman pantai m 2 paket - Terpeliharanya kawasan bantaran dan tanggul sungai dari sampah dan limbah paket Patok 1 dok Dok. 7 lokasi m m 34 Patok 1 Dok. 9 lokasi 200 m m 2 paket 350 m paket % % 100% 1 dok % 100% 100% 7 lokasi % 100% 100% % m % 100% 100% 350 m % 100% Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

74 - Terpeliharanya prasarana dan fasilitas kolam pengendali banjir paket 10. Program Pemeliharaan Saluran Drainase - Terlaksananya lanjutan penyusunan dokumen master plan drainase perkotaan Dok. - Terpeliharanya saluran drainase perkotaan agar tetap dalam kondisi baik. - Terpeliharanya saluran drainase lingkungan agar tetap dalam kondisi baik m m paket Dok. 250 m 750 m m 400 m 900 m m % % m 750 m % 100% 100% 400 m 900 m % 100% 100% 11. Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perkotaan - Terlaksanaya unit unit % - lanjutan penyusunan dokumen perencanaan teknis Pasar Abian Tubuh, Sayang-Sayang dan Karang Sukun - Terlaksananya unit 2 unit 1 unit unit 2 unit % 100% 0 pembangunan pasar - Terlaksananya unit unit % - lanjutan pengawasan pembangunan pasar - Terlaksananya unit 1 unit unit 1 unit % 100% lanjutan pembangunan RSU Pemerintah Kota Mataram - Terlaksananya lanjutan pengawasan pembangunan RSU unit 1 unit unit 1 unit % 100% Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

75 Pemerintah Kota Mataram - Terbangunnya unit 1 unit 1 unit unit 1 unit 1 unit % 100% 100% lanjutan pembangunan sarana rekreasi Mataram Water Park. - Terlaksananya lanjutan pembangunan gedung kantor DPRD Kota Mataram unit 1 unit 1 unit unit 1 unit 1 unit % 100% 100% 12. Program Pembinaan dan Pengawasan Serta Pelayanan Ijin Usaha Jasa Konstruksi - Terlaksananya pengawasan pembangunan konstruksi untuk umum oleh pihak swasta - Tersusunnya buku standar harga upah/bahan pekerjaan bidang konstruksi - Terlaksananya pembinaan sistem informasi jasa konstruksi dan pelayanan penerbitan ijin usaha jasa konstruksi. - Tersedianya buku standar bidang ke Pu an, bangunan dan jasa konstruksi buah buku ijin Paket 30 bang. 1 buku 100 ijin 1 Paket 13 Program Peningkatan Pengendalian Pelaksanaan Kegiatan Bidang Pekerjaan Umum - Tersusunnya data hasil survey dan monitoring pelaksanaan kegiatan di bidang pekerjaan umum buku buku 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% % - - Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

76 Kecamatan Cakranegara - Tersusunnya data hasil survey dan monitoring pelaksanaan kegiatan di bidang pekerjaan umum Kecamatan Mataram - Tersusunnya data hasil survey dan monitoring pelaksanaan kegiatan di bidang pekerjaan umum Kecamatan Ampenan buku buku 14. Program Pembangunan dan Penataan Lingkungan Perumahan. - Tersedianya sanitasi dasar berupa MCK yang dilengkapi septictank, peresapan dan SPAL untuk memenuhi kebutuhan sanitasi bagi masyarakat miskin unit - Terbangunnya jalan lingkungan perumahan - Terpeliharanya jalan lingkungan secara rutin dan berkala agar tetap dalam kondisi baik - Terlaksananya persiapan pembangunan Rusunawa m m buku buku 12 lokasi 9 lokasi - 4 Paket unit m m % % lokasi 9 lokasi - 4 Paket % 100% 100% % - 100% Kgt Kgt Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

77 - Terlaksananya persiapan pembangunan relokasi perumahan nelayan - Tersedianya sanitasi untuk masyarakat - Terlaksananya pembangunan relokasi perumahan nelayan Kgt Kgt unit unit % unit unit % Program Neighbouhood Upgrading and Shelter Sector Project (NUSSP). - Terbangunnya prasarana dan sarana dasar lingkungan perumahan/pemuki man kel. 20 kel kel. 20 kel % Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. - Terbangunnya infrastruktur lingkungan dan permukiman kel. 23 Kel kel. 23 Kel % 100% 17. Program Pengembangan Perumahan. - Terlaksananya koordinasi /penyelenggaraan pengembangan perumahan Thn 1 thn Thn 1 thn % 100% - Terlaksananya perbaikan perumahan dan permukiman - Terbangunnya prasarana dan utilitas pembangunan Rusunawa unit unit % pkt 5 pkt pkt 5 pkt % 100% Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

78 Dalam hal keuangan penyerapan dan pemanfaatan anggaran yang telah disediakan, capaian kinerja serapan dana selama tahun dapat dikategorikan berhasil. Hal ini nampak pada rasio antara realisasi dan anggaran yang rata-rata diatas 70 %. Tidak ada permasalahan yang mendasar yang mempengaruhi kinerja pengelolaan pendanaan pelayanan SKPD. Besarnya anggaran yang tidak terserap dikarenakan beberapa hal di bawah ini : - Pada beberapa pekerjaan yang bernilai besar, proses pengadaannya melalui pelelangan umum sehingga tidak jarang nilai kontrak yang berada jauh di bawah pagu anggaran. - Pekerjaan-pekerjaan yang menggunakan kontrak multi years sehingga ada anggaran yang belum terserap pada tahun yang bersangkutan. Adapun rincian anggaran dan realisasi pendanaan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tahun dapat dilihat pada tabel berikut ini. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

79 Tabel. 2.5 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rasio antara Realisasi dan Anggaran Uraian Rp (dlm jutaan) Rp (dlm jutaan) Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) PENDAPATAN Pendapatan Asli Daerah - Hasil retribusi daerah ,93 1,53 0, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah BELANJA DAERAH Belanja Tidak Langsung - Belanja Pegawai ,97 0,85 0,98 0,96 0, Belanja langsung - Belanja Pegawai ,92 0,94 0,94 0,88 0, Belanja Barang dan ,58 0,77 0,92 0,94 0, Jasa - Belanja Modal ,60 0,72 0,72 0,93 0, Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

80 2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD Semakin terbatasnya kondisi infrastuktur serta makin tingginya tuntutan akan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik dan optimal adalah dampak ikutan dari laju pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram yang tinggi. Ketersediaan infrastruktur yang berkualitas merupakan salah satu faktor penentu daya tarik suatu kawasan/wilayah, di samping faktor kualitas lingkungan hidup, image, dan masyarakat (budaya). Sementara itu, kinerja infrastruktur merupakan faktor kunci dalam menentukan daya saing daerah, selain kinerja ekonomi makro, efisiensi pemerintah, dan efisiensi usaha. Dengan demikian, tantangan pembangunan infrastruktur ke depan adalah bagaimana untuk terus meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang berkualitas dengan kinerja yang semakin dapat diandalkan agar daya tarik dan daya saing kota Mataram dapat terus meningkat. Demikian pula dengan infrastruktur yang berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah diharapkan akan dapat terus mendorong percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, sekaligus mewujudkan kesejahteraan sosial dan kenyamanan lingkungan. Tantangan umum lainnya yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur, khususnya bidang PU dan permukiman adalah menurunnya kinerja infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, serta sulitnya pembebasan tanah untuk pembangunan infrastruktur yang menyebabkan terhambatnya kelancaran pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya. Selanjutnya tantangan dan peluang pelayanan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram diuraikan di bawah ini. a. Bidang Cipta Karya - Memperluas akses pelayanan fasilitas sanitasi, air bersih serta prasarana dan sarana dasar lainnya yang akan berpengaruh terhadap kualitas kehidupan dan daya saing sebuah kota. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

81 - Meningkatkan keandalan sarana dan prasarana dasar baik melalui pemenuhan persyaratan teknis maupun pembinaan dan pengawasan pelaksanaan jasa konstruksi. - Menyelenggarakan penataan bangunan dan lingkungan yang berkualitas sesuai dengan fungsinya, andal, serasi, selaras dengan lingkungannya dan berkelanjutan b. Bidang Bina Marga - Mempertahankan peran dan fungsi prasarana jaringan jalan sebagai pengungkit dan pengunci dalam pengembangan wilayah di antara berbagai gangguan bencana alam, maupun kesalahan penggunaan dan pemanfaatan jalan, disamping juga memenuhi kebutuhan aksesibilitas kawasan produksi dan industri serta outlet - Mengantisipasi pertumbuhan prosentase kendaraan yang jauh lebih besar dibandingkan jalan terutama pada jaringan jalan primer dan kolektor - Meningkatkan Pemenuhan kebutuhan prasarana jalan yang mendukung sistem transportasi harus memenuhi standar keselamatan jalan dan berwawasan lingkungan dalam menunjang sektor riil dan sistem logistik. - Meningkatkan kesadaran masyarakat pengguna maupun pemanfaat jalan dalam memanfaatkan prasarana jalan yang tersedia. c. Bidang Pengairan - Menurunnya resiko yang diakibatkan oleh daya rusak air seperti banjir/genangan, erosi/longsoran pada sungai dan abrasi pantai. - Meningkatkan kualitas dan kuantitas jaringan irigasi dalam rangka meningkatkan luas cakupan layanan jaringan irigasi dan penurunan resiko daya rusak air Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

82 d. Bidang Perumahan - Memenuhi backlog perumahan akibat dari terjadinya penambahan kebutuhan rumah akibat penambahan keluarga baru. - Meningkatkan ketersediaan rumah layak huni dan lingkungan yang sehat dan aman yang didukung prasarana, sarana dan utilitas (PSU). - Meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk penyelenggaraan pelayanan bidang perumahan rakyat untuk ketersediaan rumah layak huni. - Meningkatkan kemitraan dalam rangka pengembangan perumahan baik yang dilaksanakan oleh pengembang maupun perorangan. Tantangan lain yang datang dari luar lingkup kegiatan pembangunan dan berpengaruh secara tidak langsung terhadap pelaksanaan pembangunan antara lain a. Partisipasi Masyarakat Kurang Dalam pelaksanaan pembangunan khususnya di bidang Pekerjaan Umum tantangan yang paling mendasar adalah partisipasi masyarakat yang masih kurang. Hal ini terlihat dari dominasi pemerintah dalam setiap penyelenggaraan pembangunan baik dalam hal pembiayaan maupun pelaksanaan di lapangan. Partisipasi masyarakat belum terlihat muncul dalam memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam upaya meringankan beban pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan, termasuk perannya dalam memelihara asset-aset pemerintah yang telah dibangun dalam rangka untuk menjamin keberlanjutan fungsi. b. Tuntutan Peningkatan Kualitas Pelayanan Perubahan paradigma baru pembangunan yang lebih mengedepankan perberdayaan masyarakat, maka berimplikasi pada semakin meningkatnya tuntutan masyarakat dalam peningkatan kualitas pelayanan khususnya dalam penyelenggaraan pembangunan di bidang Pekerjaan Umum dan termasuk dalam pengelolaan aset-aset daerah sehingga tetap terpelihara keterbaharuannya dalam rangka keberlanjutan fungsinya. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

83 Di sisi lain dengan bertambahnya penduduk perkotaan baik yang disebabkan oleh pertumbuhan alami dan non alami, sertta tingginya intensitas dinamika perkotaan akan berimplikasi pada semakin tingginya permintaan kebutuhan pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai. Hal ini merupakan tantangan yang dipandang perlu untuk disikapi oleh pemerintah selaku pelayan masyarakat dalam rangka perwujudan sistem pemerintahan yang baik (good governance) Peluang yang dimiliki oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram adalah : a. Tuntutan Good Governance Globalisasi berdampak sangat luas terhadap berbagai dimensi kehidupan masyarakat termasuk diantaranya meningkatnya tuntutan terhadap good governance. Hal ini merupakan peluang bagi daerah khususnya Dinas Pekerjaan Umum untuk membenahi diri dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang kredibel, akuntabel, transparan dan responsif. Pemerintahan yang baik adalah yang mampu/mau mendengarkan aspirasi masyarakat dan betul-betul berfungsi sebagai pelayan masyarakat, serta mampu mengadakan perubahan-perubahan sesuai dengan tuntutan kemajuan. b. Pengaruh UU Nomor 32 tahun 2004 Diberlakukannya UU Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah (atau dikenal dengan Otonomi Daerah) merupakan peluang bagi daerah termasuk Dinas Pekerjaan Umum untuk dapat merencanakan dan melaksanakan sebagian besar kegiatan pembangunan sesuai dengan kewenangannya, sehingga hasil pembangunan tersebut sebagian besar dapat dinikmati oleh wilayah dan masyarakatnya. Kewenangan yang semakin besar yang diterima oleh pmerintah daerah menjadi tantangan bagi daerah termasuk Dinas Pekerjaan Umum sebagai unsure pelaksana untuk dapat mengelola sumber daya yang ada secara lebih optimal dengan tetap berprinsip pada efisiensi dan efektivitas sesuai dengan kemampuan sumber daya, terutama pembiayaan dan sumber daya manusia Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

84 untuk dapat mewujudkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara optimal dengan hasil yang maksimal. c. Keberadaan Berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan Keberadaan lembaga DIKLAT baik dalam dan luar daerah (termasuk perguruan tinggi, merupakan peluang dalam mendukung peningkatan kualitas sdm yang kreatif dan professional yang dapat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja optimal dalam rangka upaya-upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. d. Lembaga Profesional Keberadaan lembaga-lembaga professional memegang peranan yang sangat penting yang harus difungsikan sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan. Sesuai dengan sifatnya yang professional, maka lembaga-lembaga ini diharapkan dapat bekerjasama dengan pemerintah misalnya dalam hal peningkatan SDM dalam rangka peningkatan profesionalitas aparat, kajian-kajian ilmiah, maupun kerjasama dalam implementasi program pembangunan. e. Dukungan Masyarakat Keberhasilan pelaksanaan program-program pembangunan akan mustahil dapat terjadi tanpa adanya dukungan masyarakat. Kondisi realitas memberkan gambaran betapa besarnya dukungan masyarakat dalam implementasi program dan kegiatan di lapangan, sehingga jarang terjadi berbagai hambatan dan kendala yang cukup signifikan. Kalaupun terdapat permasalahan yang berkembang di lapangan dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat dengan sistem komunikasi yang konstruktif dengan dijiwai semangat kebersamaan dalam membangun demi untuk kepentingan pelayanan publik. Tantangan sekaligus peluang yang tidak kalah pentingnya adalah dalam rangka pengembangan pelayanan sistem jaringan jalan, sistem pengelolaan air Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

85 limbah dan sistem jaringan drainase serta pengendalian banjir dan genangan, maka Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram harus mengikuti Struktur Ruang Wilayah dan Pola Ruang Wilayah Kota Mataram. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

86 BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan SKPD, permasalahanpermasalahan yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan Umum adalah : - Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. - Jumlah sumber daya manusia yang berkualitas masih terbatas. - Terbatasnya dana pemerintah dalam pemeliharaan sarana dan prasarana ke- PUan. - Tingginya potensi bencana alam banjir/genangan, erosi sungai dan abrasi pantai. - Masih tingginya permukiman padat dan kumuh di Kota Mataram yang minim akan pelayanan dasar. - Banyaknya ruas jalan dalam kondisi tidak mantap dan menurunnya kapasitas jalan yang ada akibat tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala daerah dan wakil kepala daerah Terpilih Sebagai dinas yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang pekerjaan umum dan perumahan, dinas pekerjaan umum berkewajiban melaksanakan program/kegiatan yang mendukung pencapaian visi, misi Walikota dan Wakil Walikota Mataram. Misi yang menjadi tugas Dinas Pekerjaan Umum adalah Misi Keempat : Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berdasarkan prinsip tata pemerintahan yang baik (Good Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

87 Governance) dan Misi Kelima : Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana perkotaan. Dalam rangka pencapaian visi, misi serta program Walikota dan Wakil Walikota Mataram hal-hal permasalahan yang dihadapi oleh SKPD adalah belum diimplementasikannya Standar Pelayanan Minimal (SPM) dikarenakan masih kurangnya baseline data yang dibutuhkan dalam pelaksanaan SPM tersebut. Disamping itu faktor penghambat lain yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi adalah kurangnya kesadaran dan peran serta masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah terbangun Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi Dalam hal turut serta memberikan kontribusi pencapaian sasaran Renstra Kementrian Pekerjaan Umum dan Renstra Provinsi NTB, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram diantaranya : - Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. - Jumlah sumber daya manusia yang berkualitas masih terbatas. - Tingkat ancaman bahaya abrasi dan bencana banjir/genangan yang semakin tinggi - Perubahan fungsi lahan yang berakibat pada berkurangnya luas daerah resapan air - Tingginya sedimentasi baik pada saluran maupun sungai - Masih banyaknya kondisi infrastruktur (cipta karya, bina marga dan pengairan) yang rusak/tidak berfungsi secara optimal - Pelanggaran pemanfaatan sempadan sungai maupun pelanggaran terhadap RTRW yang ada. - Lemahnya penguasaan teknologi dan mutu konstruksi yang belum sesuai standar - Masih banyaknya infrastruktur jalan yang rusak dan menurun kapasitasnya. - Meningkatnya permukiman padat dan kumuh Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

88 - Berkurangnya debit air akibat cakupan air bersih yang semakin luas. Faktor faktor penghambat dalam pencapaian sasaran Renstra Kementrian Pekerjaan Umum dan Renstra PU Provinsi NTB adalah : - Kurangnya pemahaman/kesadaran masyarakat dalam hal pemeliharaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan massih adanya kesan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana merupakan tanggung jawab pemerintah saja. - Tidak seimbangnya antara populasi penduduk dengan kebutuhan akan hunian - Masih tingginya tingkat kebocoran pipa air bersih - Keterbatasan lahan dan sulitnya pembebasan lahan dalam hal penyediaan infrastruktur sanitasi dan jalan baru sebagai jalan alernatif. Sedangkan faktor pendorong dalam pencapaian sasaran Renstra Kementrian Pekerjaan Umum dan Renstra PU Provinsi NTB adalah : - Terbentuknya kelompok pengguna air baik air bersih maupun air irigasi. - Telah tersedianya master plan drainase kota. - Tersedianya tenaga yang membersihkan saluran (irigasi dan drainase) maupun sungai secara rutin. - Adanya 4 sungai besar sebagai drainase utama. - Adanya kolam pengendali banjir yang dilengkapi dengan pompa. - Adanya bendung-bendung pengendali di daerah hulu yang dapat menahan debit air kiriman. - Telah dipasangnya papan-papan sosialisasi terkait sempadan sungai di beberapa sungai. - Koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi (BWS) dalam hal penanganan sungai dan drainase. - Tersedianya buku induk jalan yang dapat menjadi pedoman dalam hal pemeliharaan jalan dan jembatan. - Tersedianya data rumah tidak layak huni yang ada di Kota Mataram, Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

89 sehingga dalam hal pelaksanaan kegiatan menjadi tepat sasaran Penentuan Isu-isu Strategis Isu-isu strategis adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan daerah karena dampaknya yang signifikan bagi daerah dengan karakteristik bersifat penting, mendasar, mendesak, berjangka panjang, dan menentukan tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah dimasa yang akan datang. Isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi SKPD adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan bagi SKPD dimasa datang Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat menentukan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah untuk melengkapi tahapan-tahapan yang telah dilakukan sebelumnya. Identifikasi isu yang tepat dan bersifat strategis meningkatkan akseptabilitas prioritas pembangunan sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan etika birokratis Dalam perumusan isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi hal-hal yang perlu diperhatikan adalah Hasil analisis gambaran pelayanan SKPD, hasil analisis Renstra K/L dan Renstra-SKPD provinsi, Hasil telaahan RTRW dan Hasil analisis KLHS. Berdasarkan telaahan tersebut diatas hal-hal yang menjadi isu strategis dalam pelaksanaan urusan pemerintahan daerah di bidang pekerjaan umum dan perumahan adalah : 1) Bidang Urusan Pekerjaan Umum 1. Tingginya potensi bencana alam banjir/genangan di wilayah kota dan potensi bahaya abrasi di daerah pesisir. 2. Kondisi daerah irigasi masih banyak yang mengalami kerusakan yang berdampak pada pola tata guna air 3. Pendangkalan sungai akibat adanya sedimentasi dan sungai rawan terhadap bahaya longsor/erosi. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

90 4. Berkembangnya permukiman padat, kumuh dan miskin yang minim akan pelayanan sanitasi, air bersih serta prasarana dan sarana dasar lainnya. 5. Masih banyaknya ruas jalan kota dan jalan lingkungan yang belum mantap serta masih kurangnya aksesibilitas wilayah sebagai pengembangan jalan alternatif. 2) Perumahan 1. Masih banyaknya jumlah rumah dengan kategori tidak layak huni 2. Jumlah backlog (kekurangan rumah) yang cukup besar Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

91 BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1 Visi dan Misi SKPD Sesuai dengan Visi pembangunan Kota Mataram Tahun sebagaimana yang tercantum dalam RPJMD Kota Mataram yaitu Terwujudnya Kota Mataram yang Maju, Religius dan Berbudaya maka visi pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tahun adalah: Terwujudnya infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang handal, inovatif dan kreatif untuk mendukung Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya. Untuk mewujudkan visi pembangunan tersebut sesuai dengan tugas pokok dan fungsi maka misi pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tahun dijabarkan sebagai berikut : 1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas Infrastruktur bidang pengairan 2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur bidang jalan dan jembatan 3. Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni serta penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan yang berkualitas dan berkelanjutan 4. Meningkatkan pembinaan dan pelayanan ijin usaha jasa konstruksi serta penyediaan harga standar bangunan yang wajar dan dapat dipertanggung jawabkan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

92 4.2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD Adapun tujuan dan sasaran yang akan dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan dalam mewujudkan Visi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram adalah sebagai berikut : a. Misi Pertama : Meningkatkan kualitas dan kuantitas Infrastruktur bidang pengairan. Misi ini dijabarkan kedalam 2 tujuan yaitu: 1) Menurunnya luas wilayah banjir/genangan dan abrasi di wilayah kota. Selanjutnya tujuan dijabarkan kedalam 3 sasaran, yaitu: 1. Terlindunginya bantaran sungai dari kerusakan untuk mempertahankan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air serta mencegah terjadinya erosi/banjir. 2. Terlindunginya kawasan sekitar muara sungai dan pantai yang rawan terjadi banjir/genangan dan abrasi pantai. 3. Terpeliharanya kondisi saluran drainase agar tetap dalam kondisi baik dan berfungsi mengalirkan air guna mencegah terjadinya genangan/banjir pada kawasan permukiman/perkotaan 2) Meningkatnya pengelolaan sumber daya air dalam rangka keberlanjutan fungsi dan pemanfaatan sumber daya air dan irigasi. Selanjutnya tujuan dijabarkan kedalam 2 sasaran, yaitu: 1. Tercapainya sistem pengelolaan jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya yang efektif dan efisien serta berkelanjutan guna mempertahankan keberlanjutan fungsinya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 2. Terpeliharanya kelestarian dan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air guna untuk menjamin keberlangsungan fungsi sungai dan sumber daya air lainnya. b. Misi Kedua : Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur bidang jalan dan jembatan. Misi ini dijabarkan kedalam tujuan yaitu : Meningkatnya daya dukung, kapasitas maupun kualitas jalan dan jembatan dalam kondisi mantap Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

93 dan aksesibilitas wilayah sebagai pengembangan jalan alternative untuk menunjang percepatan pergerakan ekonomi masyarakat dan daerah. Selanjutnya tujuan dijabarkan kedalam sasaran, yaitu: 1. Terwujudnya peningkatan kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap serta tersedianya aksesibilitas jalan baru. 2. Terpeliharanya kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap guna menunjang kelancaran arus lalu lintas c. Misi Ketiga : Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni serta penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan yang berkualitas dan berkelanjutan. Misi ini dijabarkan kedalam 2 tujuan yaitu : 1) Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih Selanjutnya tujuan tersebut dijabarkan kedalam 6 sasaran, yaitu: 1. Terwujudnya kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat dan bersih pada lingkungan Padat Kumuh dan Miskin (PAKUMIS). 2. Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan, bangunan dan lingkungan. 3. Terwujudnya penyelenggaraan pengembangan perumahan yang tertata dengan baik. 4. Terwujudnya penyelenggaraan pembinaan pengembangan pembanguan dan Bina Mitra Perumahan. 5. Terwujudnya keserasian kawasan perumahan dan permukiman. 6. Terwujudnya pembangunan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan fasilitas publik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

94 2) Memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi. Selanjutnya tujuan tersebut dijabarkan kedalam 1 sasaran, yaitu: 1. Terpenuhinya akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi di lingkungan PAKUMIS. d. Misi Keempat : Meningkatkan pembinaan dan pelayanan ijin usaha jasa konstruksi serta penyediaan harga standar bangunan yang wajar dan dapat dipertanggung jawabkan. Misi ini dijabarkan kedalam tujuan yaitu: Meningkatkan kemampuan dalam mewujudkan tertib administrasi usaha jasa konstruksi dan tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Selanjutnya tujuan dijabarkan kedalam sasaran, yaitu: 1. Terwujudnya penyelenggaraan tertib administrasi bagi usaha jasa konstruksi dan peningkatan kualitas pelaksanaan pembangunan konstruksi. Tujuan dan sasaran jangka menengah beserta indikator kinerjanya disajikan dalam tab-el 4.1 berikut ini. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

95 Tabel. 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan SKPD TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- NO. TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 2 Menurunnya luas wilayah banjir/genangan dan abrasi di wilayah kota. Meningkatnya pengelolaan sumberdaya air dalam rangka keberlanjutan fungsi dan pemanfaatan sumber daya air dan irigasi. Terlindunginya bantaran sungai dari kerusakan untuk mempertahankan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air serta mencegah terjadinya erosi/banjir. Terlindunginya kawasan sekitar muara sungai dan pantai yang rawan terjadi banjir/genangan dan abrasi pantai. Terpeliharanya kondisi saluran drainase agar tetap dalam kondisi baik dan berfungsi mengalirkan air guna mencegah terjadinya genangan/banjir pada kawasan permukiman/ perkotaan. Tercapainya sistem pengelolaan jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya yang efektif dan efisien serta berkelanjutan guna mempertahankan keberlanjutan fungsinya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terpeliharanya kelestarian dan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air guna untuk menjamin keberlangsungan fungsi sungai dan sumber daya air lainnya. Berkurangnya kerusakan dan erosi sungai Menurunnya persentase luas daerah genangan. Berfungsinya saluran drainase guna mencegah banjir/genangan. Meningkatnya fungsi jaringan pengairan Meningkatnya konservasi sumber daya air. 1 % 2,5 % 2,5 % 2,5 % 2,5 % 0,10 % 0,09 % 0,10 % 0,10 % 0,10 % 3 % 8 % 7,3 % 6,7 % 5,06 % 3,76 % 3,76 % 3,76 % 3,76 % 3,76 % 2 % 2 % 2 % 2 % 2 % Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

96 TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- NO. TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 3 Meningkatnya daya dukung, kapasitas maupun kualitas jalan dan jembatan dalam kondisi mantap dan aksesibilitas wilayah sebagai pengembangan jalan alternative untuk menunjang percepatan pergerakan ekonomi masyarakat dan daerah. 4 Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih. Terwujudnya peningkatan kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap serta tersedianya aksesibilitas jalan baru. Terpeliharanya kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap guna menunjang kelancaran arus lalu lintas. Terwujudnya kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat dan bersih pada lingkungan Padat Kumuh dan Miskin (PAKUMIS) Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan, bangunan dan lingkungan. Terwujudnya penyelenggaraan pengembangan perumahan yang tertata dengan baik Terwujudnya penyelenggaraan pembinaan pengembangan pembanguan dan Bina Mitra Perumahan. Terwujudnya keserasian kawasan perumahan dan permukiman. Terwujudnya pembangunan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan fasilitas publik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Mantapnya akses jalan kota Terpeliharanya kondisi akses jalan kota Meningkatnya kawasan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan penataan bangunan dan lingkungan. Berkurangnya back log perumahan Meningkatnya pemahaman dan kapasitas pelaku pembangunan perumahan. Meningkatnya pengawasan dan pengendalian perumahan Meningkatnya ketersediaan prasarana dan sarana publik yang memadai 5,497 Km 5 Km 5 Km 5 Km 5 Km 15,30 Km 14,15 Km 14,15 Km 14,15 Km 14,15 Km 0,04 % 0,03 % 0,03 % 0,03 % 0,04 % - 3 Lembaga 5 Lembaga 4 Lembaga 3 Lembaga 250 unit 250 unit 250 unit 250 unit 250 unit - 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. - 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 keg. 1 Unit 1 Unit 1 Unit - - Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

97 TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- NO. TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 5 Memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi. 6 Meningkatkan kemampuan dalam mewujudkan tertib administrasi usaha jasa konstruksi dan tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Terpenuhinya akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi di lingkungan PAKUMIS. Terwujudnya penyelenggaraan tertib administrasi bagi usaha jasa konstruksi dan peningkatan kualitas pelaksanaan pembangunan konstruksi. Meningkatnya cakupan pelayanan air bersih. Meningkatnya cakupan layanan sanitasi. Tertibnya Penyelenggaraan Jasa Konstruksi 4000 M 4000 M 4000 M 4000 M 400 M 0-2 unit 2 unit 2 unit 2 unit 90 IUJK 90 IUJK 90 IUJK 100 IUJK 100 IUJK Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

98 4.3 Strategi dan Kebijakan SKPD Perumusan Strategi dan Kebijakan pelaksanaan visi dan misi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram Tahun sebagaimana tercantum dalam tabel 4.2 di bawah ini. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

99 Tabel 4.2 Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan VISI : Terwujudnya infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang handal, inovatif dan kreatif untuk mendukung Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya MISI I : Meningkatkan kualitas dan kuantitas Infrastruktur bidang pengairan Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Terlindunginya bantaran sungai dari kerusakan untuk mempertahankan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air serta mencegah terjadinya erosi/banjir. Meningkatkan kualitas bangunan pengaman sungai. Pembangunan dan rehabilitasi bangunan pengaman sungai. Menurunnya luas wilayah banjir/genangan dan abrasi di wilayah kota. Terlindunginya kawasan sekitar muara sungai dan pantai yang rawan terjadi banjir/genangan dan abrasi pantai. Optimalisasi perlindungan kawasan sungai dan pantai Pemeliharaan bantaran dan tanggul sungai Pembangunan dan rehabilitasi bangunan pengaman pantai. Pemeliharaan bantaran dan tanggul sungai secara rutin. Meningkatnya pengelolaan sumberdaya air dalam rangka keberlanjutan fungsi dan pemanfaatan sumber daya air dan irigasi. Terpeliharanya kondisi saluran drainase agar tetap dalam kondisi baik dan berfungsi mengalirkan air guna mencegah terjadinya genangan/banjir pada kawasan permukiman/ perkotaan. Tercapainya sistem pengelolaan jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya yang efektif dan efisien serta berkelanjutan guna mempertahankan keberlanjutan fungsinya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terpeliharanya kelestarian dan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air guna untuk menjamin keberlangsungan fungsi sungai dan sumber daya air lainnya. Meningkatkan kualitas sistem drainase lingkungan dan perkotaan Meningkatkan kualitas jaringan irigasi dan jaringan pengairan lain. Optimalisasi fungsi sungai dan sumber daya air lainnya Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan sempadan sungai Pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan saluran drainase lingkungan dan perkotaan. Pemeliharaan dan Rehabilitasi jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya. Pendataan pemanfaatan sungai. sempadan Penataan kawasan sungai dan pantai Sosialisasi tentang pentingnya fungsi sungai sebagai sumber daya air. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

100 MISI II : Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur bidang jalan dan jembatan Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Meningkatnya daya dukung, kapasitas maupun kualitas jalan dan jembatan dalam kondisi mantap dan aksesibilitas wilayah sebagai pengembangan jalan alternative untuk menunjang percepatan pergerakan ekonomi masyarakat dan daerah. Terwujudnya peningkatan kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap serta tersedianya aksesibilitas jalan baru. Terpeliharanya kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap guna menunjang kelancaran arus lalu lintas. Meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan Pengembangan aksesibilitas (jalan baru) sebagai alternative Meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan. Pembangunan akses jalan baru dan peningkatan kualitas jembatan. Pemeliharaan dan Rehabilitasi infrastruktur jalan dan jembatan. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

101 MISI III : Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni serta penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan yang berkualitas dan berkelanjutan Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih. Memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi Terwujudnya kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat dan bersih pada lingkungan Padat Kumuh dan Miskin (PAKUMIS). Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan, bangunan dan lingkungan. Terwujudnya penyelenggaraan pengembangan perumahan yang tertata dengan baik. Terwujudnya penyelenggaraan pembinaan pengembangan pembanguan dan Bina Mitra Perumahan. Terwujudnya keserasian kawasan perumahan dan permukiman. Terwujudnya pembangunan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan fasilitas publik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Terpenuhinya akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi di lingkungan PAKUMIS. Peningkatan kualitas permukiman Padat Kumuh dan Miskin (PAKUMIS) Penataan dan penguatan kelembagaan, bangunan dan lingkungan. Pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak Peningkatan pengetahuan msyarakat tentang urusan perumahan Regulasi di bidang perumahan Pemenuhan prasarana dan sarana perkotaan Penambahan sarana pelayanan masyarakat di bidang air bersih Penataan Lokasi kawasan permukiman padat, kumuh dan miskin (PAKUMIS) Perbaikan rumah tidak layak huni dan pembangunan infrastruktur lingkungan perumahan dan permukiman lainnya. Penataan dan penguatan kelembagaan bangunan dan lingkungan. Pengembangan dan Penyediaan Perumahan Pembinaan pengembangan pembangunan dan Bina Mitra Perumahan. Penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dan pengawasan pengendalian perumahan. Pembangunan prasarana dan sarana perkotaan Pengembangan sarana air bersih untuk masyarakat miskin. Penyediaan prasarana dan sarana sanitasi. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

102 MISI IV : Meningkatkan pembinaan dan pelayanan ijin usaha jasa konstruksi serta penyediaan harga standar bangunan yang wajar dan dapat dipertanggung jawabkan Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan Pembinaan jasa konstruksi Meningkatkan kemampuan dalam mewujudkan tertib administrasi usaha jasa konstruksi dan tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Terwujudnya penyelenggaraan tertib administrasi bagi usaha jasa konstruksi dan peningkatan kualitas pelaksanaan pembangunan konstruksi. Peningkatan kemampuan dalam pelaksanaan jasa konstruksi Penerbitan ijin usaha jasa konstruksi Pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi Penerbitan harga standar bangunan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

103 BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF Untuk mewujudkan visi Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram tahun yaitu Tersedianya Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang handal, inovatif dan kreatif untuk mendukung Kota Mataram yang maju dan berkelanjutan dengan mengacu pada misi-misi, tujuan dan sasaran pembangunan, maka strategi dan kebijakan pembangunan dijabarkan ke dalam program dan kegiatan dengan sumber pendanaan dari APBD dan DAK. Rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram tahun sesuai dengan yang tercantum pada Tabel 5.1 berikut ini. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

104 Tabel 5.1 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif SKPD Dinas Pekerjaaan Umum Kota Mataram Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program 100 % 100 % 749, % 824, % 906, % 997, % 1.097, % 4.575,41 Pelayanan Terwujudnya peningkatan Administrasi Perkantoran kinerja penyelenggaraa n dan pelayanan tata administrasi perkantoran yang tertib, teratur dan lancar serta dapat dipertanggung jawabkan Menyediakan Terwujudnya Tersedianya Program Terwujudnya 100 % 100 % 523, % 575, % 633, % 696, % 766, % 3.196,50 dukungan penataan administrasi Peningkatan peningkatan administrasi administrasi perkantoran Sarana dan kondisi sarana dan sarana perkantoran dan dan sarana Prasarana dan prasarana prasarana sarana prasarana Aparatur serta fasilitas operasional prasarana yang yang kantor yang kantor memadai memadai. memadai untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Program Terwujudnya 100 % 100 % 13, % 14, % 16, % 17, % 19, % 81,81 peningkatan sistem pengembangan pelaporan sistem pelaporan capaian kinerja capaian kinerja dan keuangan dan keuangan sebagai bentuk pertanggungjaw aban pelaksanaan anggaran dalam 1 tahun Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

105 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Terlindunginya bantaran sungai dari kerusakan untuk mempertahankan keberlanjutan Berkurangnya kerusakan dan fungsi sungai erosi sungai sebagai sumber daya air serta mencegah terjadinya erosi/banjir Program Berkurangnya 61 % 60 % 417,7 57,50 % % ,5 % % % 3.967,7 Pembangunan kerusakan dan Turap/Talud/ abrasi sungai Bronjong 03 Kegiatan Terbangunnya 384 m 200 m 417,7 400 m m m m m 3.967,7 Pembangunan konstruksi Turap/Talud/ turap/talud/ Bronjong bronjong dan terpeliharanya kawasan sekitar sungai Program Menurunnya 4,94 % 4,84 % 468,00 4,75 % ,65 % ,55 % ,45 % ,45 % Pengendalian persentase luas Banjir daerah Menurunnya luas wilayah banjir/ genangan dan abrasi di wilayah kota. Terlindunginya kawasan sekitar muara sungai Menurunnya dan pantai yang persentase rawan terjadi luas daerah banjir/ genangan genangan dan abrasi pantai. 12 Kegiatan Terbangunnya 200 m 150 m m m m m M Pembangunan konstruksi Tanggul tanggul Pengaman pengaman 13 Kegiatan Terpeliharanya 4 sun- 4 sun- 193,7 4 sun sun sun sun sun ,7 Rehabilitasi dan kawasan gai gai gai gai gai gai gai Pemeliharaan bantaran dan Bantaran Sungai tanggul sungai dari sampah dan limbah. 14 Kegiatan Terpeliharanya 3 lo- 3 lo- 74,3 3 lo lo lo lo lo- 474,3 Pemeliharaan prasarana dan kasi kasi kasi kasi kasi kasi kasi Kolam fasilitas kolam Pengendalian Air pengendali banjir. 15 Kegiatan Terbangunnya unit unit unit unit unit Pembangunan jetty untuk Jetty mencegah pendangkalan di muara sungai sehingga banjir di hulu muara sungai dapat terkendali Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

106 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Berfungsinya 39,94 % 42,94 % ,94 % ,24 % ,94 % ,00 % ,00 % Pemeliharaan saluran drainase Saluran Drainase guna mencegah banjir/ genangan Terpeliharanya kondisi saluran drainase agar tetap dalam kondisi baik dan Berfungsinya berfungsi saluran mengalirkan air drainase guna guna mencegah mencegah terjadinya banjir/ genangan/ genangan. banjir pada kawasan permukiman/ perkotaan. 02 Kegiatan Terpeliharanya m 750 m m m m m m Pemeliharaan saluran drainase Saluran Drainase perkotaan agar Perkotaan tetap dalam kondisi baik. 04 Kegiatan Terpeliharanya 900 m 500 m m m m m m Pemeliharaan saluran drainase Saluran Drainase lingkungan agar lingkungan tetap dalam kondisi baik. Tercapainya sistem pengelolaan jaringan irigasi dan jaringan Meningkatnya pengairan pengelolaan lainnya yang sumberdaya efektif dan air dalam efisien serta rangka berkelanjutan keberlanjutan guna fungsi dan mempertahanka pemanfaatan n keberlanjutan sumber daya fungsinya dan air dan irigasi. meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Meningkatnya fungsi jaringan pengairan Program Meningkatnya 42,56 % 46,32 % 1.833,4 50,08 % ,84 % ,60 % ,36 % ,36 % Pengembangan fungsi jaringan dan Pengelolaan i Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya 10 Kegiatan Terpeliharanya 1.402,2 m m m m m m 931, m 3.648,7 Rehabilitasi/ jaringan irigasi Pemeliharaan dan bangunan Jaringan Irigasi pelengkap lainnya agar tetap dalam kondisi baik. 18 Kegiatan Terpeliharanya 5 DI 6 DI 1.433,40 6 DI DI DI DI 2.000,3 6 DI 8.533,7 Rehabilitasi/ saluran irigasi Pemeliharaan agar tetap Saluran dalam kondisi baik Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

107 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Meningkatnya 79,27 % 81,27 % ,27 % ,27 % ,27 % ,27 % 1.564,1 89,27 % 6.596,1 Pengembangan, konservasi Pengelolaan dan sumber daya air Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya Terpeliharanya kelestarian dan keberlanjutan fungsi sungai Meningkatnya sebagai sumber konservasi daya air guna sumber daya untuk menjamin air keberlangsunga n fungsi sungai dan sumber daya air lainnya. 08 Kegiatan Tersedianya 1 Dok. 1 Dok Dok Dok Dok Dok Dok. 241 Pendataan data kondisi Sarana dan konstruksi dan Prasarana sempadan Pengairan sungai serta pemukiman di daerah sempadan sungai. 09 Kegiatan Terpeliharanya 1 Kgt 1 Kgt 50 1 Kgt 50 1 Kgt 50 1 Kgt 50 1 Kgt 50 5 Paket 250 Pemeliharaan daerah Daerah sempadan Sempadan sungai Sungai 10 Kegiatan Terwujudnya - 1 Kgt Kgt Kgt Kgt Kgt 1.464,1 5 Kgt 6.105,1 Revitalisasi revitalisasi kawasan Pantai kawasan pantai dan Sungai dan sungai Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

108 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Pembangunan Mantapnya akses jalan kota 207,163 Km 5,5 Km Km Km Km Km ,5 Km Jalan dan Terwujudnya Jembatan peningkatan kondisi 07 Kegiatan Terwujudnya 207,163 Km 5,5 Km Km Km Km Km ,5 Km prasarana jalan Peningkatan peningkatan dan jembatan Mantapnya Jalan jalan agar tetap agar tetap akses jalan dalam kondisi dalam kondisi kota mantap dengan baik dan daya dukung, mantap serta kapasitas dan tersedianya kualitas yang aksesibilitas memadai. Meningkatnya jalan baru. daya dukung, kapasitas maupun kualitas jalan Program Terpeliharanya 207,163 Km 15,3 Km ,15 Km ,15 Km ,15 Km ,15 Km 5.715,0 71,90 Km dan jembatan Rehabilitasi/Pem kondisi akses dalam kondisi eliharaan Jalan jalan kota mantap dan dan Jembatan aksesibilitas wilayah sebagai 03 Kegiatan Terlaksananya 207,163 Km 3,61 Km ,15 Km ,15 Km ,15 Km ,15 Km 1.464,1 16,21 Km 6.105,1 pengembanga Rehabilitasi/ pemeliharaan n jalan Pemeliharaan rutin jalan agar alternative Rutin Jalan tetap dalam untuk Terpeliharanya mantap dengan menunjang kondisi daya dukung, percepatan prasarana jalan kapasitas dan pergerakan dan jembatan Terpeliharany kualitas yang ekonomi agar tetap a kondisi memadai masyarakat dalam kondisi akses jalan dan daerah. baik dan kota mantap guna menunjang kelancaran arus lalu lintas. 06 Kegiatan Rehabilitasi/ Pemeliharaan Berkala Jalan Terwujudnya pemeliharaan berkala jalan agar tetap dalam kondisi mantap dengan daya dukung, kapasitas dan kualitas yang memadai. 207,163 Km t 11,69 Km ,00 Km ,00 Km ,00 Km ,00 Km 4.250,9 55,69 Km ,9 Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

109 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Meningkatnya 96,71 % 96,75 % ,78 % ,81 % ,84 % ,88 % ,88 % Pembangunan perumahan dan dan Penataan kawasan layak lingkungan huni Perumahan 01 Kegiatan Tersedianya 80 KK 80 KK KK KK KK KK KK Peningkatan sanitasi dasar Kwalitas Sarana berupa MCK Air Bersih dan yang dilengkapi Sanitasi Dasar septictank, lingkungan peresapan, dan SPAL untuk memenuhi kebutuhan sanitasi bagi masyarakat miskin Terwujudnya Meningkatkan kualitas Meningkatnya kualitas lingkungan kawasan lingkungan perumahan dan perumahan perumahan permukiman dan dan yang sehat dan permukiman permukiman bersih pada yang layak yang layak lingkungan huni, sehat huni, sehat Padat Kumuh dan bersih dan bersih. dan Miskin (PAKUMIS) 02 Kegiatan Terbangunnya 1445,1 m 681 m m m m m m Peningkatan/ jalan lingkungan Pembangunan perumahan Jalan lingkungan Perumahan 06 Kegiatan Terlaksananya 80 unit 36 unit unit unit unit unit unit Perbaikan perbaikan Perumahan dan perumahan dan Permukiman permukiman 07 Kegiatan Tersedianya - unit 30 unit unit unit 1.270,5 30 unit 1.566,95 30 unit 1.723, unit 6.766,1 Relokasi perumahan type Perumahan 21 untuk Nelayan relokasi perumahan nelayan. 09 Kegiatan Tersedianya - lingk lingk lingk lingk lingk 1.597,2 15 lingk 5.269,2 Perbaikan prasarana dan Prasarana, sarana umum Sarana dan yang lebih Utilitas di memadai baik Kawasan Kumuh dari segi kualitas maupun kuantitas di lingkungan/ kawasan Kumuh Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

110 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) 38 Program Meningkatnya 50 kel. 50 kel kel kel kel kel kel Nasional kualitas Pemberdayaan infrastruktur Masyarakat perumahan & (PNPM) Mandiri permukiman 01 Kegiatan Terbangunnya 50 kel. 50 kel kel kel kel kel kel Peningkatan infrastruktur Kwalitas lingkungan dan Infrastruktur permukiman lingkungan Perumahan dan Permukiman Program Terwujudnya - 3 Lem Lem Lem Lem Lem- 650 Penataan penguatan baga baga baga baga baga Bangunan dan kelembagaan Lingkungan penataan Terwujudnya Terwujudnya bangunan dan penataan dan penataan dan lingkungan penguatan penguatan kelembagaan kelembagaan, penataan 01 Kegiatan Terlaksananya 3 Lem Lem Lem Lem Lem- 650 bangunan dan bangunan dan Penilaian sosialisasi baga baga baga baga baga lingkungan. lingkungan Kelayakan peraturan Bangunan penataan bangunan dan lingkungan Program Berkurangnya unit 250 unit unit unit unit unit unit Pengembangan back log Perumahan perumahan Terwujudnya penyelenggaraa n Berkurangnya pengembangan back log perumahan perumahan yang tertata dengan baik 01 Kegiatan Terlaksananya 1 keg. 1 keg keg keg. 200 Koordinasi koordinasi Penyelengga- /penyelenggaraan/ raan Pengembangan pengembangan Perumahan perumahan. 02 Kegiatan Pembangunan Terbangunnya prasarana dan 1 unit 2 unit unit unit unit Rumah Susun utilitas Sederhana Sewa pembangunan (Rusunawa) Rusunawa Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

111 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) 03 Kegiatan Terselenggarany 1 unit 1 unit unit unit unit unit unit 729 Pengelolaan a pengelolaan Rumah Susun rumah susun Sederhana Sewa sederhana sewa (Rusunawa) dengan baik 04 Kegiatan Tersusunnya Kws Kws Kws Kws Kws 800 Perencanaan dokumen Pengembangan perencanaan Kawasan pengembangan Perumahan di kawasan kawasan Kumuh perumahan di kawasan kumuh Terwujudnya Meningkatnya penyelenggaraa pemahaman n pembinaan dan kapasitas pengembangan pelaku pembanguan pembangunan dan Bina Mitra perumahan Perumahan. 05 Kegiatan Tersusunnya kgt kgt 300 Perencanaan dokumen Perumahan di perencanaan Kawasan Pantai perumahan di kawasan pantai 06 Kegiatan Tersedianya Kel Kel Kel Kel kel. 400 Pendataan data tentang perumahan jumlah rumah dengan kepadatan 07 Kegiatan Tersusunnya dok dok. 200 Identifikasi dokumen yang Keterpaduan mengidenti- PSU pada fikasi Kawasan keterpaduan Perumahan di PSU pada Kota Mataram kawasan perumahan Program Meningkatnya keg keg keg keg keg. 350 Pembinaan pemahaman Perumahan urusan perumahan 01 Kegiatan Terwujudnya keg keg keg keg keg. 350 Sosialisasi sosialisasi tentang peraturan perumahan dan perundangundangan permukiman tentang perumahan dan permukiman Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

112 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Meningkatnya keg keg keg keg keg. 632 Pengawasan dan pengawasan Pengendalian dan Perumahan pengendalian perumahan Terwujudnya keserasian kawasan perumahan dan permukiman. Meningkatnya pengawasan dan pengendalian perumahan 01 Kegiatan Tersusunya keg keg keg keg keg. 632 Penyusunan ketentuan dan ketentuan dan norma standar norma standar pedoman pedoman pengembangan pengembangan dan keserasian dan keserasian kawasan kawasan perumahan dan perumahan dan permukiman permukiman Terwujudnya pembangunan prasarana dan sarana perkotaan yang Meningkatnya memadai untuk ketersediaan pemenuhan prasarana dan kebutuhan sarana publik fasilitas publik yang memadai dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Program Meningkatnya 1 Unit 1 Unit Unit Unit Unit Pembangunan dan sarana Sarana dan Prasarana 05 Kegiatan Terlaksananya Pembangunan pembangunan Pasar pasar 1 Unit 1 Unit Unit Unit Unit Memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan bersih sanitasi. Terpenuhinya akses masyarakat terhadap air pelayanan dan bersih sanitasi lingkungan PAKUMIS Program Meningkatnya M M M M M M M Pengembangan cakupan Kinerja pelayanan air Pengelolaan Air bersih air Minum dan Air dan Limbah di Meningkatnya cakupan 01 Kegiatan Tersedianya M M M M M M M pelayanan air Penyediaan sistem jaringan bersih. Prasarana dan perpipaan tersier Sarana Air bagi masyarakat Minum Bagi miskin Masyarakat berpenghasilan Berpenghasilan rendah Rendah Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

113 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Meningkatnya 1 unit unit unit unit unit unit Penyehatan cakupan lingkungan layanan sanitasi Permukiman Meningkatnya cakupan layanan sanitasi 01 Kegiatan Tersusunnya dok dok. 100 Penyusunan dokumen DED DED Sanitasi Sanitasi Dasar Dasar Lingkungan. Lingkungan 02 Kegiatan Terlaksananya 1 unit unit unit unit unit unit Pembangunan pembangunan Sanitasi sanitasi untuk Masyarakat masyarakat Meningkatkan Terwujudnya kemampuan penyelenggaraa dalam n tertib mewujudkan administrasi tertib bagi usaha jasa administrasi konstruksi dan usaha jasa peningkatan konstruksi dan kualitas tertib pelaksanaan penyelenggapembangunan raan pekerjaan konstruksi. konstruksi. Tertibnya Penyelenggar aan Jasa Konstruksi Program Tertibnya 85 IUJK 90 IUJK 138,4 90,00 IUJK IUJK IUJK IUJK IUJK 847,4 Program Penyelenggaraa Pembinaan dan n Jasa Pengawasan Konstruksi Serta Pelayanan Ijin Usaha Jasa Konstruksi 01 Kegiatan Terlaksananya 80 Lap. 80 Lap Lap. 38,5 80 Lap. 42,35 80 Lap. 46,6 80 Lap. 51,5 400 Lap. 213,95 Pengawasan pengawasan Pembangunan pembangunan Konstruksi Untuk konstruksi untuk Umum Oleh umum oleh Pihak Swasta pihak swasta 02 Kegiatan Tersusunnya 4 buku 4 buku 17 4 buku 18,7 4 buku 21 4 buku 23,2 4 buku 25,5 20 buku 105,4 Penyusunan buku standar Standar harga harga Upah/Bahan upah/bahan Pekerjaan pekerjaan Konstruksi bidang konstruksi 03 Kegiatan Terlaksananya 85 IUJK 90 IUJK IUJK 83,50 90 IUJK IUJK 101, IUJK 111, IUJK 464,2 Pembinaan dan pembinaan Pelayanan Ijin sistem informasi Usaha Jasa jasa konstruksi Konstruksi dan pelayanan penerbitan ijin usaha jasa konstruksi. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

114 Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Kode Program dan Kegiatan Indikator Kinerja Program (Outcome) dan Kegiatan (Output) Data Capaian pada Tahun Awal Perencanaan Target Kinerja Program dan Kerangka Pendanaan Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp Target Rp 2015 Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD (1) '(2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) 04 Kegiatan Tersedianya 62 buku 50 buku buku 11,30 50 buku 12,65 50 buku buku 15, buku 63,85 Penyusunan dan buku standar Pengadaan Buku bidang ke Pu Standar Bidang an, bangunan ke-pu-an, Bangunan dan jasa dan konstruksi Jasa Konstruksi Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

115 BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD Berdasarkan visi yang dicanangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota terpilih periode yang menginginkan terwujudnya masyarakat Mataram yang maju, religius, dan berbudaya dengan pengupayaan melalui lima misi yang telah ditetapkan, maka bahasa pencapaian visi dan misi tersebut dijabarkan kedalam tujuan dan sasaran yang secara komprehensif akan disinergikan melalui program-program prioritas pada masing-masing SKPD termasuk program prioritas yang ada di Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram. Sinergitas ini diharapkan mampu menjawab berbagai bentuk permasalahan atas kondisi kekinian sebagai potret Kota Mataram dalam lima tahun mendatang. Dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran yang tercantum RPJMD Indikator kinerja Dinas Pekerjaan Umum yang bersesuaian adalah sebagaimana tercantum dalam Tabel 6.1. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

116 Tabel 6.1 Indikator Kinerja SKPD yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD No. Indikator Kinerja Daerah Kota Mataram Kondisi Kinerja pada awal periode RPJMD Target Capaian Setiap Tahun Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD Thn (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1. Pekerjaan Umum Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik (%) Persentase jaringan irigasi yang berfungsi(%) Persentase rumah tinggal bersanitasi 67,88 69,73 71,05 72,36 73,67 75,00 75,00 42,56 46,32 50,08 53,84 57,6 61,36 61,36 71,83 72,15 74,25 75,15 76,1 77,1 77,1 1.4 Rasio rumah layak huni 0,73 0,73 0,74 0,74 0,74 0,74 0, Rasio permukiman layak huni 0,256 0,25 0,24 0,23 0,22 0,21 0, Panjang jalan dilalui roda 4 ( Jumlah panjang jalan (Km)/ Jumlah penduduk) Panjang jalan kota dalam kondisi baik (>40 km/jam) Sempadan sungai yang dipakai bangunan liar (%) Drainase dalam kondisi baik/ pembuangan aliran air tidak tersumbat (%) Luas irigasi Kota dalam kondisi baik (%) Luas Kawasan Kumuh Luas Wilayahx100% (%) 0, , , , , ,0006 0, , , , , , , , ,44 48,93 47,46 46,04 44,65 44,65 39,94 40,00 40,10 40,15 40,25 40,50 40,50 76,3 81,65 87,5 90,00 92,00 95,00 95,00 30,42 30,05 30,0 29,50 29,25 29,00 29,00 2. Perumahan 2.1 Jumlah rumah tangga pengguna air bersih / jumlah seluruh rumah tangga x 100% (%) 84,61 85,11 85,61 86,11 86,61 87,11 87, Luas lingkungan permukiman kumuh/ Luas wilayah x 100% (%) 30,42 30,05 30,0 29,50 29,25 29,00 29, Jumlah rumah layak huni/ Jumlah seluruh rumah x 100% (%) 97,54 97,59 98,20 98,90 99, Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

117 BAB VII PENUTUP Rencana strategis SKPD yang selanjutnya disingkat dengan Renstra SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun. Renstra SKPD memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program dan kegiatan, disusun sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD serta berpedoman kepada RPJM Daerah dan bersifat indikatif. Renstra SKPD menjadi pedoman unit kerja di lingkungan SKPD dalam menyusun rancangan Rencana Kerja SKPD. Dengan melaksanakan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram secara konsisten dan didukung oleh komitmen untuk mencapai kinerja penyelenggaraan bidang pekerjaan umum dan perumahan dengan sebaikbaiknya, maka Pemerintah Pusat, swasta, dan masyarakat perlu dilibatkan agar dapat memberikan kontribusi dalam rangka pencapaian Visi dan Misi Dinas maupun Visi dan Misi Kepala Daerah Kota Mataram. Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum

118 RENCANA STRATEGIS TAHUN 2011 S/D 2015 INSTANSI : Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram VISI : Terwujudnya infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan yang handal, inovatif dan kreatif untuk mendukung Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya MISI I : Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur Bidang Pengairan No. Tujuan 1. Menurunnya luas wilayah banjir/genangan dan abrasi di wilayah kota. Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program 1.1. Terlindunginya bantaran sungai - Berkurangnya Pembangunan dan Pembangunan dari kerusakan untuk kerusakan dan erosi rehabilitasi bangunan Turap/Talud/ mempertahankan keberlanjutan sungai pengaman sungai. Bronjong fungsi sungai sebagai sumber daya air serta mencegah terjadinya erosi/banjir. Ket 1.2. Terlindunginya kawasan sekitar muara sungai dan pantai yang rawan terjadi banjir/genangan dan abrasi pantai. - Menurunnya persentase luas daerah genangan Pembangunan dan rehabilitasi bangunan pengaman pantai Pemeliharaan bantaran dan tanggul sungai secara rutin Pengendalian Banjir 1.3. Terpeliharanya kondisi saluran drainase agar tetap dalam kondisi baik dan berfungsi mengalirkan air guna mencegah terjadinya genangan/banjir pada kawasan permukiman/ perkotaan. - Berfungsinya saluran drainase guna mencegah banjir/genangan Pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan saluran drainase lingkungan dan perkotaan Pemeliharaan Saluran Drainase

119 No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 2. Meningkatnya pengelolaan sumberdaya air dalam rangka keberlanjutan fungsi dan pemanfaatan sumber daya air dan irigasi Tercapainya sistem pengelolaan jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya yang efektif dan efisien serta berkelanjutan guna mempertahankan keberlanjutan fungsinya dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. - Meningkatnya fungsi jaringan pengairan Pemeliharaan dan Rehabilitasi jaringan irigasi dan jaringan pengairan lainnya Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya Terpeliharanya kelestarian dan keberlanjutan fungsi sungai sebagai sumber daya air guna untuk menjamin keberlangsungan fungsi sungai dan sumber daya air lainnya. - Meningkatnya konservasi sumber daya air Pendataan pemanfaatan sempadan sungai Penataan kawasan sungai dan pantai Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya Sosialisasi tentang pentingnya fungsi sungai sebagai sumber daya air.

120 MISI II : Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Infrastruktur Bidang Jalan dan Jembatan No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 1. Meningkatnya daya dukung, kapasitas maupun kualitas jalan dan jembatan dalam kondisi mantap dan aksesibilitas wilayah sebagai pengembangan jalan alternative untuk menunjang percepatan pergerakan ekonomi masyarakat dan daerah Terwujudnya peningkatan kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap serta tersedianya aksesibilitas jalan baru Terpeliharanya kondisi prasarana jalan dan jembatan agar tetap dalam kondisi baik dan mantap guna menunjang kelancaran arus lalu lintas. - Mantapnya akses jalan kota. - Terpeliharanya kondisi akses jalan kota Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan Pembangunan akses jalan baru dan peningkatan kualitas jembatan Pemeliharaan dan Rehabilitasi infrastruktur jalan dan jembatan Pembangunan Jalan dan Jembatan Rehabilitasi/ Pemeliharaan Jalan dan Jembatan.

121 MISI III : Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni serta penyelenggaraan penataan bangunan dan lingkungan yang berkualitas dan berkelanjutan No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 1. Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih Terwujudnya kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat dan bersih pada lingkungan Padat Kumuh dan Miskin (PAKUMIS) - Meningkatnya kawasan perumahan dan permukiman yang layak huni, sehat dan bersih Penataan Lokasi kawasan permukiman padat, kumuh dan miskin (PAKUMIS) Perbaikan rumah tidak layak huni dan pembangunan Infrastruktur lingkungan perumahan dan permukiman lainnya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pembangunan dan Penataan Lingkungan Perumahan Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan, bangunan dan lingkungan. - Terwujudnya penataan dan penguatan kelembagaan penataan bangunan dan lingkungan Penataan dan penguatan kelembagaan bangunan dan lingkungan Penataan Bangunan dan Lingkungan 1.3. Terwujudnya penyelenggaraan pengembangan perumahan yang tertata dengan baik 1.4. Terwujudnya penyelenggaraan pembinaan pengembangan pembanguan dan Bina Mitra Perumahan. - Berkurangnya back log perumahan - Meningkatnya pemahaman dan kapasitas pelaku pembangunan perumahan Pengembangan dan Penyediaan Perumahan Pembinaan pengembangan pembangunan dan Bina Mitra Perumahan Pengembangan Perumahan Pembinaan Perumahan

122 No. Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Uraian Indikator Kebijakan Program Ket 1.5. Terwujudnya keserasian kawasan perumahan dan permukiman. - Meningkatnya pengawasan pengendalian perumahan dan Penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dan pengawasan pengendalian perumahan Pengawasan dan Pengendalian Perumahan Terwujudnya pembangunan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai untuk pemenuhan kebutuhan fasilitas publik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. - Meningkatnya ketersediaan prasarana dan sarana publik yang memadai Pembangunan prasarana dan sarana perkotaan Pembangunan Sarana dan Prasarana Perkotaan. 2. Memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi Terpenuhinya akses masyarakat terhadap pelayanan air bersih dan sanitasi di lingkungan PAKUMIS. - Meningkatnya cakupan pelayanan air bersih. - Meningkatnya cakupan layanan sanitasi Pengembangan sarana air bersih untuk masyarakat miskin Penyediaan Prasarana dan Sarana Sanitasi Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah Penyehatan Lingkungan Permukiman

RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN

RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2016-2021 Kata Pengantar Alhamdulillah, puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat, berkat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 43 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 43 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 43 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEMADAM KEBAKARAN KOTA MATARAM

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 47 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 47 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 47 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PARIWISATA KOTA MATARAM DENGAN

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 56 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 56 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 56 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERIKANAN KOTA MATARAM DENGAN

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 48 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 48 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 48 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS TENAGA KERJA KOTA MATARAM DENGAN

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 51 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 51 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 51 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 36 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 36 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 36 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KOTA

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 46 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 46 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 46 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, USAHA

Lebih terperinci

DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA MATARAM

DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA MATARAM PEMERINTAH KOTA MATARAM DINAS PEKERJAAN UMUM Jalan Semanggi No. 19 Telepon (0370) 633095 - Mataram LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA MATARAM TAHUN ANGGARAN

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 42 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 42 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 42 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA SATUAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

Lebih terperinci

KEDUDUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN MATARAM

KEDUDUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN MATARAM KEDUDUKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN MATARAM 1. Kecamatan Mataram merupakan wilayah kerja Camat Mataram sebagai Perangkat Daerah. 2. Kecamatan Mataram merupakan kecamatan tipe A. 3. Kecamatan Mataram

Lebih terperinci

Rencana Strategis (Renstra) Perubahan Tahun

Rencana Strategis (Renstra) Perubahan Tahun DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN MERANGIN Rencana Strategis (Renstra) Perubahan Tahun 2014-2018 PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN

Lebih terperinci

TUPOKSI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA MATARAM

TUPOKSI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA MATARAM TUPOKSI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, USAHA KECIL DAN MENENGAH KOTA MATARAM Tugas dan Fungsi Kepala Dinas Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merencanakan, mengawasi, mengendalikan dan mengkoordinasikan

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA)

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA, CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2013-2015 Disusun oleh: Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten

Lebih terperinci

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH 1 GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 26 TAHUN 2008 T E N T A N G TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BLITAR NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DENGAN

Lebih terperinci

Renstra Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Provinsi Banten Tahun

Renstra Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman Provinsi Banten Tahun 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Rencana strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat dengan Renstra SKPD adalah dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun. Rencana

Lebih terperinci

WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PASURUAN SALINAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PASURUAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT.

PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT. PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 15 TAHUN 2009 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT, Menimbang

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 40 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 40 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 40 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA

Lebih terperinci

Profil Badan Kepegawaian Daerah Kota Mataram

Profil Badan Kepegawaian Daerah Kota Mataram Profil Badan Kepegawaian Daerah Kota Mataram Dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, bahwa untuk kelancaran pelaksanaan

Lebih terperinci

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA DAN CIPTA KARYA

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA DAN CIPTA KARYA BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA DAN CIPTA KARYA BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan

Lebih terperinci

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 49 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 49 TAHUN 2016 TENTANG WALIKOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN WALIKOTA MATARAM NOMOR : 49 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Lebih terperinci

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG 1 SALINAN BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian

Lebih terperinci

BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 31 TAHUN 2008

BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 31 TAHUN 2008 BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 31 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS UNIT DI LINGKUNGAN DINAS TATA RUANG DAN PERMUKIMAN KABUPATEN TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BOYOLALI

DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN BOYOLALI KATA PENGANTAR Puji syukur kami sampaikan kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2013 TENTANG 9 BUPATI PENAJAM PASER UTARA PERATURAN BUPATI PENAJAM PASER UTARA NOMOR 30 TAHUN 2013 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 43 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN DAN BINA MARGA KOTA BATU

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 43 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN DAN BINA MARGA KOTA BATU SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 43 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN DAN BINA MARGA KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA

Lebih terperinci

BUPATI MANDAILING NATAL

BUPATI MANDAILING NATAL - 1 - BUPATI MANDAILING NATAL PERATURAN BUPATI MANDAILING NATAL NOMOR 27 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 62 Tahun : 2016

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 62 Tahun : 2016 BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 62 Tahun : 2016 PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 62 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS,

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 78 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 78 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 78 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN

Lebih terperinci

PEMERINTAH ACEH PERATURAN BUPATI SIMEULUE NOMOR 30 TAHUN 2015 TENTANG

PEMERINTAH ACEH PERATURAN BUPATI SIMEULUE NOMOR 30 TAHUN 2015 TENTANG PEMERINTAH ACEH PERATURAN BUPATI SIMEULUE NOMOR 30 TAHUN 2015 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI PEMANGKU JABATAN STRUKTURAL DI LINGKUNGAN DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SIMEULUE BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Lebih terperinci

BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 36 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 36 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 36 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN

Lebih terperinci

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 26 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BELITUNG

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 26 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BELITUNG BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 26 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BELITUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG, Menimbang Mengingat

Lebih terperinci

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN RINCIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PAREPARE, Menimbang : a.

Lebih terperinci

WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR WALIKOTA BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BLITAR NOMOR 59 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN RAKYAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN Jalan Lele Nomor 6 (0283) Tegal BAB I

PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN Jalan Lele Nomor 6 (0283) Tegal BAB I PEMERINTAH KOTA TEGAL DINAS KELAUTAN DAN PERTANIAN Jalan Lele Nomor 6 (0283) 351191 Tegal - 52111 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan sektor Kelautan dan Pertanian secara kontinyu dan terarah

Lebih terperinci

KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA

KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA KEPUTUSAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 64 TAHUN 2004 TENTANG URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA TASIKMALAYA WALIKOTA TASIKMALAYA Menimbang : a. bahwa dengan

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 4 TAHUN

PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 4 TAHUN SALINAN BUPATI TOLITOLI PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS CIPTA KARYA, TATA RUANG DAN PERUMAHAN KABUPATEN TOLITOLI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 36 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU

PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 36 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU 1 PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR : 36 TAHUN 2009 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR RIAU Menimbang : a. Bahwa sebagai tindak lanjut pelaksanaan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN

BAB I PENDAHULUAN LAPORAN KINERJA DPU TAHUN ANGGARAN BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Selatan sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah

Lebih terperinci

GUBERNUR PAPUA PERATURAN GUBERNUR PAPUA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI PAPUA

GUBERNUR PAPUA PERATURAN GUBERNUR PAPUA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI PAPUA GUBERNUR PAPUA PERATURAN GUBERNUR PAPUA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI PAPUA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PAPUA, Menimbang : a. bahwa sehubungan

Lebih terperinci

- 6 - SUB BIDANG SUB SUB BIDANG RINCIAN URUSAN. 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah.

- 6 - SUB BIDANG SUB SUB BIDANG RINCIAN URUSAN. 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah. - 6-3. BIDANG PEKERJAAN UMUM 1. Sumber Daya Air 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air 2. Penetapan pola pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai dalam satu 3. Penetapan

Lebih terperinci

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 53 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN KABUPATEN GARUT Menimbang : a. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

LAMPIRAN IX. 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem mempunyai tugas :

LAMPIRAN IX. 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem mempunyai tugas : 172 LAMPIRAN IX PERATURAN BUPATI KARANGASEM NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS DAERAH KABUPATEN KARANGASEM Dinas Pekerjaan Umum 1. KEPALA DINAS Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karangasem

Lebih terperinci

C. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG PEKERJAAN UMUM

C. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG PEKERJAAN UMUM LAMPIRAN III PERATURAN DAERAH KOTA BATAM NOMOR : Tahun 2010 TANGGAL : Juli 2010 C. URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DI BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URUSAN 1. Sumber Daya Air 1. Pengaturan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Soppeng

BAB I PENDAHULUAN. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Soppeng 8 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,

Lebih terperinci

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017 TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KAB. LOMBOK BARAT TAHUN 2017 Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 10 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat

Lebih terperinci

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN BUPATI LUMAJANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI LUMAJANG NOMOR 78 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG

Lebih terperinci

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KLUNGKUNG JALAN GAJAH MADA NO 47 SEMARAPURA 2014 PEMERINTAH KABUPATEN KLUNGKUNG DINAS PEKERJAAN UMUM Jalan Gajah Mada Nomor 47 Telp. (0366)

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK UTARA KECAMATAN PEMENANG Jln. Raya Pemenang, Telp. ( 0370 ) Kode Pos 83352

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK UTARA KECAMATAN PEMENANG Jln. Raya Pemenang, Telp. ( 0370 ) Kode Pos 83352 PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK UTARA KECAMATAN PEMENANG Jln. Raya Pemenang, Telp. ( 0370 ) 6129323 Kode Pos 83352 RANCANGAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN - TYPE A CAMAT. Camat sebagai penyelenggara pemerintahan

Lebih terperinci

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 39 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 39 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 39 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

Lebih terperinci

-1- BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI

-1- BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI -1- BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 47 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM PENGAIRAN KABUPATEN BANYUWANGI \ DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU KOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG CIPTA KARYA DAN TATA RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA BATU KOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG CIPTA KARYA DAN TATA RUANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI KUNINGAN NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN BUPATI KUNINGAN NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PERATURAN BUPATI KUNINGAN NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS, SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN, PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN KUNINGAN

Lebih terperinci

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 90 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN CILACAP

Lebih terperinci

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 57 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

Lebih terperinci

BUPATI TOLITOLI PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI TOLITOLI PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG SALINAN BUPATI TOLITOLI PERATURAN BUPATI TOLITOLI NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN TOLITOLI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TOLITOLI,

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN DINAS PERUMAHAN KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN DINAS PERUMAHAN KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS PERUMAHAN KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN 2010-2015

Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN 2010-2015 Review RENCANA STRATEGIS (RENSTRA SKPD) TAHUN 2010-2015 DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN BADUNG Mangupura, 2013 PEMERINTAH KABUPATEN BADUNG DINAS CIPTA KARYA PUSAT PEMERINTAHAN MANGUPRAJA MANDALA JALAN RAYA

Lebih terperinci

BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 20 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUKAMARA

BUPATI SUKAMARA PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 20 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUKAMARA BUPATI SUKAMARA Menimbang Mengingat : PERATURAN BUPATI SUKAMARA NOMOR 20 TAHUN 2008 T E N T A N G RINCIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUKAMARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN. 1. Sumber Daya Air

D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN. 1. Sumber Daya Air D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN 1 2 3 1. Sumber Daya Air 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah. 2. Penetapan pola pengelolaan sumber daya air

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN

RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN 2012-2017 PEMERINTAH PROVINSI BANTEN TAHUN 2012 7 KATA PENGANTAR Bismillahhrahmaniff ahim

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DINAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2016-2021 KATA PENGANTAR AssalamualaikumWrWb, Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat

Lebih terperinci

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA BANJAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BANJAR,

Lebih terperinci

Rencana Strategis BAB I PENDAHULUAN Latar belakang

Rencana Strategis BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Rencana Strategis 6 BAB I PENDAHULUAN.. Latar belakang Secara konseptual dan teknokratis, proses pembangunan dilaksanakan dan diarahkan untuk mencapai tujuan utama pembangunan yang ditetapkan yaitu mewujudkan

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNGKIDUL,

PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNGKIDUL, PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 59 TAHUN 2011 TENTANG URAIAN TUGAS DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GUNUNGKIDUL, Menimbang Mengingat : a. bahwa uraian tugas Dinas Pekerjaan

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA.

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA. PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA. BUPATI SUMBAWA Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan dalam

Lebih terperinci

TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIDANG PENGEMBANGAN KAWASAN

TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIDANG PENGEMBANGAN KAWASAN BIDANG PENGEMBANGAN KAWASAN MEMIMPIN, MENGKOORDINASIKAN DAN MENGENDALIKAN TUGAS-TUGAS DIBIDANG PENGELOLAAN PENGEMBANGAN KAWASAN YANG MELIPUTI PENGEMBANGAN KAWASAN KHUSUS DAN KERJASAMA PENGEMBANGAN KAWASAN;

Lebih terperinci

RENCANA KERJA TAHUN 2017 BAGIAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG

RENCANA KERJA TAHUN 2017 BAGIAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG RENCANA KERJA TAHUN 2017 BAGIAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG PEMERINTAH KOTA PADANG SEKRETARIAT DAERAH KOTA PADANG BAGIAN PEMBANGUNAN TAHUN 2016 KATA PENGANTAR Sebagai tindak lanjut instruksi

Lebih terperinci

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 58 TAHUN 2016

BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 58 TAHUN 2016 SALINAN BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 58 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

Lebih terperinci

MEMUTUSKAN : PERATURAN WALIKOTA TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

MEMUTUSKAN : PERATURAN WALIKOTA TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH PERATURAN WALIKOTA PADANG NOMOR 88 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PADANG,

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN BELITUNG TIMUR

PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN BELITUNG TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN SUMBER DAYA AIR KABUPATEN BELITUNG TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG, PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 16 TAHUN 2003 TENTANG ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG, Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan

Lebih terperinci

BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 30 TAHUN 2008

BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 30 TAHUN 2008 BUPATI TASIKMALAYA PERATURAN BUPATI TASIKMALAYA NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS UNIT DI LINGKUNGAN DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KABUPATEN TASIKMALAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SALINAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG TIMUR NOMOR 58 TAHUN 2014 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS CIPTA KARYA DAN PERUMAHAN RAKYAT KABUPATEN BELITUNG TIMUR DENGAN

Lebih terperinci

BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN BUPATI JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI JEPARA NOMOR 52 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 66 SERI D

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 66 SERI D BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011 NOMOR 66 SERI D PERATURAN BUPATI BANJARNEGARA NOMOR 1220 TAHUN 2011 TENTANG PENJABARAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN

Lebih terperinci

PEMERINTAH KOTA TANGERANG

PEMERINTAH KOTA TANGERANG RINGKASAN RENSTRA DINAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TAHUN 2014-2018 Perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional yang diatur dalam

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 79 TAHUN 2016 TENTANG

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 79 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 79 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN

Lebih terperinci

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG

BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN BUPATI WONOSOBO PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI WONOSOBO NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, RINCIAN TUGAS DAN TATA KERJA DINAS CIPTA KARYA, TATA RUANG, DAN KEBERSIHAN KABUPATEN

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Tujuan dari Penyusunan Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Probolinggo ini adalah :

KATA PENGANTAR. Tujuan dari Penyusunan Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Probolinggo ini adalah : KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat, taufiq dan hidayah-nya sehingga Rencana Strategis (Renstra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Probolinggo

Lebih terperinci

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 49 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA

Lebih terperinci

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 32 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN, KEHUTANAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN BANYUMAS DENGAN

Lebih terperinci

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 42 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS PEKERJAAN UMUM, PENATAAN RUANG, DAN PERTANAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

RENCANA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM

RENCANA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM PEMERINTAH KABUPATEN SOLOK DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SOLOK Jl. Lintas Sumatera Km 20 Telp. (0755) 31566,Email:[email protected] RENCANA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SOLOK TAHUN 2015 AROSUKA

Lebih terperinci

1. Sumber Daya Air D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN. 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah.

1. Sumber Daya Air D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN. 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah. D. BIDANG PEKERJAAN UMUM SUB BIDANG SUB SUB BIDANG URAIAN 1 2 3 1. Sumber Daya Air 1. Pengaturan 1. Penetapan kebijakan pengelolaan sumber daya air daerah. 2. Penetapan pola pengelolaan sumber daya air

Lebih terperinci

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 26 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS,

Lebih terperinci

Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng i

Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng i Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng i KATA PENGANTAR Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Soppeng disingkat Diskominfo adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terbentuk

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN BAB I PENDAHULUAN

RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN BAB I PENDAHULUAN LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR NOMOR : TANGGAL : RENCANA STRATEGIS DINAS TATA BANGUNAN DAN PEMUKIMAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2013-2018 BAB I PENDAHULUAN 1.1.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pemerintah Kecamatan sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) dilingkungan Pemerintah Kota Semarang sesuai dengan Perda No. 54 Tahun 2008 tentang Penjabaran

Lebih terperinci

WALIKOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN ================================================================ PERATURAN WALIKOTA TANGERANG

WALIKOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN ================================================================ PERATURAN WALIKOTA TANGERANG WALIKOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN ================================================================ PERATURAN WALIKOTA TANGERANG NOMOR 70 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS BINA MARGA

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA, WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 73 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM, PERUMAHAN DAN

Lebih terperinci

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU

WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU SALINAN WALIKOTA BATU PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 31 TAHUN 2013 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA BATU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA BATU, Menimbang

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN (PERUBAHAN II)

RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN (PERUBAHAN II) RENCANA STRATEGIS BAPPEDA KOTA BEKASI TAHUN 2013-2018 (PERUBAHAN II) B a d a n P e r e n c a n a a n P e m b a n g u n a n D a e r a h y a n g P r o f e s i o n a l, A n d a l d a n K r e d i b e l Untu

Lebih terperinci

WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU

WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU WALIKOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU PERATURAN WALIKOTA PEKANBARU NOMOR 95 TAHUN 2016 T E N T A N G KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN

Lebih terperinci

SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

SALINAN. Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887); SALINAN BUPATI BULUNGAN PROPINSI KALIMANTAN UTARA PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 38 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN

Lebih terperinci

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 52 TAHUN 2010 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KABUPATEN SITUBONDO

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 52 TAHUN 2010 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KABUPATEN SITUBONDO BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 52 TAHUN 2010 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SITUBONDO, Menimbang

Lebih terperinci