RENCANA DIKLAT EKSTERNAL 2017

dokumen-dokumen yang mirip
Hospital Public Training Schedule

LAPORAN PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA BAB I PENDAHULUAN

LAPORAN PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA BAB I PENDAHULUAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Pendahuluan 1.2 Latar Belakang

1V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

Formulir RL 2 DATA KETENAGAAN

LAPORAN PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA BAB I PENDAHULUAN

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO. KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO

TUGAS AKHIR RUMAH SAKIT PENDIDIKAN SITE KARAWACI - TANGERANG. Diajukan sebagai syarat untuk meraih gelar Sarjana Teknik Arsitektur Strata1(S-1)

Hospital Public Training Schedule

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Rumah Sakit Akademik di Indonesia. Ova Emilia

2018, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166,

BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi, telah terjadi pertumbuhan yang sangat pesat di berbagai sektor industri,

PROFIL RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO (MELAYANI DENGAN SEPENUH HATI)

BAB 3 ANALISA KECENDERUNGAN INTERNAL

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

HASIL PENCAPAIAN INDIKATOR MUTU RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT TRIWULAN III (BULAN JULI SEPTEMBER) TAHUN 2016

KALENDER KEGIATAN DIKLAT UNIT TRANSFUSI DARAH PUSAT

Pokok bahasan. Kesehatan

BAB I PENDAHULUAN. sakit swasta di Surabaya yang menangani pelayanan dibidang obstetri dan

NASKAH AKADEMIK PENYELENGGARAAN RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT (PENDIDIKAN) Konsil Kedokteran Gigi Konsil Kedokteran Indonesia Bogor, September 2010

Pemaparan RAPAT KERJA PENYUSUNAN RKAP TAHUN BUKU 2017 RS PELABUHAN MEDAN. Medan, September 2016

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. atau penyaluran obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter,

BAB I PENDAHULUAN. satunya adalah rumah sakit. Persaingan yang ada membuat rumah sakit harus

BAB I PENDAHULUAN. menuntut tiap organisasi profit dan non profit untuk saling berkompetisi

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

BAB III GAMBARAN UMUM RS PKU MUHAMMADIYAH TEMANGGUNG

PENGUKURAN KINERJA. Jumlah kasus bedah epilepsy yg dilayani

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PENGUMUMAN SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NON PNS RSUP DR KARIADI SEMARANG TAHUN 2018

NOTA DINAS NOMOR : ND / / KM / VIII / 2001

BUPATI JOMBANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN JOMBANG NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG RUMAH SAKIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

PENGURUS PUSAT ASOSIASI RUMAH SAKIT DAERAH SELURUH INDONESIA (ARSADA)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

LAPORAN PRAKTEK KERJA PROFESI APOTEKER DI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA BAB I PENDAHULUAN

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI RUMAH SAKIT

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. berlebihan khususnya yang lama dan berkelanjutan dengan dosis relatif kecil

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB III ELABORASI TEMA

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG

Hospital/Medical COURSE ON 2018 Jan Feb March Apr May June July Aug Sept Oct Nov Dec

PROGRAM KERJA INSTALASI RAWAT INAP TAHUN 2015

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KAJIAN STANDAR KEBUTUHAN SDM KESEHATAN DI FASYANKES

Perbedaan jenis pelayanan pada:

BERITA DAERAH KOTA CILEGON TAHUN : 2013 NOMOR : 17 PERATURAN WALIKOTA CILEGON NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG TARIF PELAYANAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

BAB I. PENDAHULUAN. Masalah kesehatan telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat saat ini.

PEDOMAN PENGORGANISASIAN UNIT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ELIZABETH

BAB 2 DATA DAN ANALISA

BUPATI BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN BARITO UTARA NOMOR 12 TAHUN 2014 TENTANG

CAPAIAN INDIKATOR MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN AREA KLINIS TRIWULAN I TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

LAPORAN INDIKATOR MUTU KUNCI RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2017

ProQua. Kepada Yth. Bapak/Ibu Direktur Rumah Sakit Seluruh Indonesia di tempat

Tabel 1. Jumlah Residen di RSCM Tahun 2014

- 1 - KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD TAMAN HUSADA BONTANG NOMOR TAHUN 2014 TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN RSUD TAMAN HUSADA BONTANG

NAMA SKPD VISI MISI TUGAS POKOK FUNGSI. a. Penyelenggaraan pelayanan medis

RUMAH SAKIT. Oleh: Diana Holidah, M.Farm., Apt.

BAB II TINJAUAN UMUM RUMAH SAKIT. Rumah sakit adalah salah satu sarana kesehatan tempat menyelenggarakan upaya

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN UMUM RUMAH SAKIT. institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

BAB II RUMAH SAKIT MARTHA FRISKA BRAYAN. dengan Type Madya.Kapasitas Rawat Inap 270 Bed. Sakit Martha Friska Brayan adalah sebagai berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia nomor 36 tahun 2014, tentang Kesehatan, adalah. setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan 1

Tabel 1. Pengaduan layanan RS melalui media cetak tahun 2010

BAB 1 PENDAHULUAN. Pelayanan kesehatan merupakan hak setiap orang yang dijamin dalam Undang-

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

TERM OF REFERENCE (TOR)

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI PEMBANTU (PPID PEMBANTU) RSUD UNGARAN TAHUN 2017

TABEL KELOMPOK MAP. S.1 Kesehatan Masyarakat Peminatan Administrasi Kebijakan Kesehatan

ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI CLINICAL PATHWAY PADA RUMAH SAKIT PHC SURABAYA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

LAPORAN LAPORAN DAFTAR ISI INDIKATOR MUTU PMKP TRIWULAN 1 TAHUN 2017

BUPATI TAPIN PERATURAN BUPATI TAPIN NOMOR 24 TAHUN 2012 TENTANG BESARNYA BIAYA JASA SARANA DAN BIAYA JASA PELAYANAN PADA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT

DINAS KESEHATAN PUSKESMAS CADASARI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di Indonesia industri kesehatan terdiri dari beberapa jenis yaitu pelayanan klinik, puskesmas, dan rumah sakit.

BAB I PENDAHULUAN. melaksanakan tugasnya pada pedoman organisasi rumah sakit umum menjelaskan

BAB I PENDAHULUAN. upaya kesehatan. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan

BAB I PENDAHULUAN. dua jenis pelayanan kepada masyarakat yaitu pelayanan kesehatan dan pelayanan

BAB IV ANALISA Analisa Fungsi, aktivitas, pengguna dan ruang Analisa Fungsi

PEMERINTAH KABUPATEN MALINAU

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembedahan merupakan salah satu tindakan medis yang penting dalam pelayanan kesehatan.

BAB 1 : PENDAHULUAN. memperoleh derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Upaya kesehatan dalam

BAB I PENDAHULUAN. pesat mengakibatkan naiknya persaingan bisnis. Masing-masing perusahaan

PELAYANAN GIZI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN BAGIAN GIZI RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH

BAB I PENDAHULUAN. derajat kesehatan masyarakat dapat tercapai. Dalam meningkatkan kualitas

KEBIJAKAN DAN PROSEDUR MANAGEMEN NYERI DI RUMAH SAKIT

HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN PERNYATAAN UCAPAN TERIMA KASIH ABSTRAK DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR DIAGRAM DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan

Transkripsi:

RENCANA DIKLAT EKSTERNAL NO NAMA UNIT NAMA PELATIHAN TUJUAN PELATIHAN JADWAL PELATIHAN JUMLAH PESERTA BIAYA TEMPAT 1 UPM FOOD SAFETY MANAGENT SYSTEM BASED ISO 22.000 DAN JCI Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas penyelenggaraan makannan menuju pelayanan makanan prima dengan orientasi pasien safety dalam rangka akreditasi JCI Senin, 17 Juni 35 orang/ kelas (Dietisien se Jabodetabek) Rp. 2.500.000,- penginapan) (Biaya tanpa 2 UPM PELATIHAN GIZI KULINER DAN SERVICE EXCELLEN Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Food Handler dalam bidang kuliner untuk memberikan pelayanan makanan yang prima kepada pasien Rabu-Kamis / 26-27 April 35 orang / kelas (juru masak dan pramusaji) Rp. 2.000.000,- /orang (belum termasuk penginapan) 3 IBP Update Standarisasi Pelayanan Sterilisasi Menuju Akreditasi Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melakukan proses sterilisasi dasar sesuai standar dan kriteria peralatan 29 Maret 1 April 40 orang Rp. 4.500.000,- (empatjuta lima ratusribu rupiah) per orang tanpamenginap Rp. 6.500.000,- (enamjuta lima ratusriburupaiah) per orang menginap 5 (lima) malam Balairung Hotel 4 IBP Update tata Kelola Pelayanan Sterilisasi Menuju Akreditasi Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu mengelola pelayanan sterilisasi sesuai standard dan kebutuhan untuk menghadapai akreditasi 25 s/d 28 Oktober 40 orang Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) per orang tanpamenginap Rp. 7.000.000,- (tujuhjutarupaiah) per orang menginap 5 (lima) malam Balairung Hotel

Pelatihan Edukasi dan Konseling 5 Instalasi Gizi Gizi Meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan edukasi dan konseling gizi kepada pasien rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit agar terjadi perubahan perilaku terkait gizi dan makanan pada pasien untuk mencapai tingkat kesehatan yang lebih baik 21 25 Agustus 30 orang/kelas Rp. 4.500.000,- / peserta Biaya termasuk seminar kit, buku materi, akomodasi penginapan 4 malam 6 Instalasi Gizi Pelatihan Manajemen dan Perencanaan Strategik Instalasi Gizi Meningkatkan kemampuan manajerial tenaga gizi dalam mengelola pelayanan gizi di fasilitas pelayanan kesehatan 6 8 September 30 orang/kelas Rp. 4.500.000,- / peserta Biaya termasuk seminar kit, buku materi, akomodasi penginapan 3 malam 7 CEEBM Workshop Medical Writing Mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah dan Mempublikasikan karya ilmiah dalam jurnal nasional dan internasional 28 Februari-1 Maret 40 orang Hubungi lebih lanjut ke panitia Workshop 8 Program Pelatihan (Magang) s membekali radiographer yang baru akan bekerja di departemen radioterapi dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, agar bisa menjadi radioterapis dan dapat bekerja optimal *tentative sesuai permintaan *program D3 durasi 4 bulan *program D4 durasi 3 bulan D3 Akademi Teknik Radiologi mengacu biaya diklat RSCM 9 Program Pelatihan (Magang) Fisika Medis mempersiapkan Fisika Medis yang baru lulus agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan *tentative sesuai permintaan *durasi pelatihan 4-6 bulan S1 Fisika MEdis mengacu biaya diklat RSCM

10 Instalasi Farmasi Pelatihan Aseptic Dispensing peserta memiliki pemahaman dan keterampilan dalam melakukan pelayanan aseptic dispensing Gel 1 : 20-24 Peb Gel II : 16-20 Oktober 16 orang Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian Rp. 6.000.000,- termasuk seminar kit, perlengkapan praktik, jumpsuit, sertifikat, makan siang, dan snack 11 Instalasi Farmasi Magang Farmasi Klinik peserta memiliki pemahaman dan keterampilan dasar dalam pelayanan farmasi klinik sesuai ketersediaan lahan praktik Apoteker Rp. 5.000.000,- / peserta termasuk materi dalam bentuk soft file dan sertifikat 12 Unit Sanitasi dan Lingkungan Pelatihan dan Workshop Pengelolaan Sanitasi dan Lingkungan Rumah Sakit Dalam Menghadapi Akreditasi KARS/JCI dan Penilaian PROPER Meningkatkan kompetensi (pengetahuan dan ketrampilan) peserta pelatihan dalam pengelolaan sanitasi dan lingkungan rumah sakit, termasuk untuk menghadapi akreditasi nasional maupun internasional (KARS/JCI), implementasi prinsipprinsip green hospital, dan penilaian PROPER (Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan 18 s/d 20 April 50 orang Rp.2.750.000/peserta 13 ICTEC The 13 th simulative training on basic suturing technique mendemonstrasikan keahlian yang sempurna dalam basic suturing technique dan menyiapkan /dokter untuk mencapai kompetensi dalam bedah 7-Jul-17 residents Rp. 1.750.000,-

14 ICTEC The 5 th simulative training on master class on suturing technique mendemonstrasikan keahlian yang sangat ahli dan menyiapkan kedokteran serta dokter umum untuk mencapai kompetensi dalam bidang bedah 8-Jul-17 30 orang/kelas tdd residents Rp. 4.000.000,- 15 ICTEC the 2nd ICTEC-ISOCA course on congenital anomalies "updates on cleft, lip, palate management for smiling and singing children" meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengertian yang komprehensif dalam menangani kasus bibir sumbing dan palatum Jul-17 residen (Sp1) dan fellow (Sp2); masih dalam perencanaan 16 ICTEC The 4th simulative training on cutting edge of wound care mengoptimalkan proses penyembuhan luka dengan balutan yang tepat 15-Jul-17 residen; dokter Rp. 2.000.000,- 17 ICTEC The 1 th ICTEC-CMH/FMUI temporal bone dissection course mencapai kompetensi dalam memahami penyakit chronic supurative otitis media 24-26 feb residen dan dokter basic TBD course Rp. 4.500.000,- advanced TBD course Rp. 8.500.000,- endoscopy ear surgery Rp. 8.500.000,- 18 ICTEC The 5th ICTEC-SAMSUNG sono school : gynecologic ultrasound mengerti ultrasound ginekologi dan dapat memahami keabnormalan pada bidang ginekologi 21-Feb-17 residen obstetri & gynekologi; obstetri & gynekologi Rp. 1.250.000,- 19 ICTEC simulative training on hysteroscopy menyediakan pengetahuan dasar dan keahlian dalam mendiagnosa serta keahlian dalam operasi histeroskopi Oct-17 obgyn; residen obsgyn yang sedang dalam modul ginekologi Rp. 3.500.000,-

20 ICTEC workshop on management of pathologic vaginal discharge mengerti manajemen dan keabnormalan keputihan obgyn 15 orang Rp. 2.000.000,- 21 ICTEC basic laparascopic surgical skill training program in gynecology memahami pemakaian electrosurgery, dan mengerti filosofi dari operasi laparaskopi 10-11 jan ; 17-18 jan ; 24-25 jan obsgyn Rp. 2.900.000,- 22 Unit Transfusi Darah Pelatihan Pengelolaan Pelayanan Darah Bagi Teknisi Bank Darah RS Mampu melaksanakan pengelolaan pelayanan darah dengan baik di BDRS 24 s.d 28 Juli Dokter; Analis Kesehatan; Teknik Transfusi Darah; Rp. 5.500.000,- Perawat Bank Darah 23 1. Training Course For Radiotheraphy Technologist (TCRTT) radiographer mampu melakukan pelayanan radioterapi sesuai kewenangan dan prosedur yang telah ditetapkan 01 maret s.d 31 juni Radiografer; Fisika Medik sejumlah total 12 orang Rp. 11.000.000,- 24 2. Training Course Medicalphysian (TCMP) 01 maret s.d 31 juni Radiografer; Fisika Medik sejumlah total 12 orang Rp. 12.500.000,-