Rencana Kinerja 2016 BAB I PENDAHULUAN

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI TRIWULAN IV (PP 39)

LAPORAN KINERJA TAHUN ANGGARAN 2016

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2017

RENCANA KINERJA TAHUN 2015

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2016

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI TRIWULAN III (PP 39)

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI TRIWULAN I (PP 39)

LAPORAN KINERJA TAHUN ANGGARAN 2017

RENCANA KINERJA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2015

LAPORAN KINERJA TAHUN ANGGARAN 2015

RENCANA KERJA ANGGARAN SATKER RENCANA KINERJA SATUAN KERJA TAHUN ANGGARAN 2016

RENCANA KINERJA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2013

RENCANA KERJA ANGGARAN SATKER RENCANA KINERJA SATUAN KERJA TAHUN ANGGARAN 2017

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI TRIWULAN I (PP 39)

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2018

FORMULIR 3 RENCANA KERJA KEMENTERIAN/LEMBAGA (RENJA-KL) TAHUN ANGGARAN 2016

LAPORAN KINERJA BARISTAND INDUSTRI SURABAYA TAHUN 2016

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2019

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2015

BAB III KONDISI KINERJA TAHUN BERJALAN

RENCANA KINERJA BARISTAND INDUSTRI SURABAYA TAHUN 2011

RENCANA KERJA ANGGARAN SATKER RINCIAN BELANJA SATUAN KERJA TAHUN ANGGARAN 2015

BAB II GAMBARAN UMUM BALAI RISET DAN STANDARISASI INDUSTRI SURABAYA

RENCANA KERJA ANGGARAN SATKER RENCANA KINERJA SATUAN KERJA TAHUN ANGGARAN 2017

BAB V RENCANA STRATEGIS BISNIS 5 TAHUN

RENCANA KERJA ANGGARAN SATKER RENCANA KINERJA SATUAN KERJA TAHUN ANGGARAN 2015

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2017

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016

2017 LAKIP BBIHP LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

RENCANA KERJA ANGGARAN SATKER RINCIAN BELANJA SATUAN KERJA TAHUN ANGGARAN 2016

BAB I PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Dasar Hukum Tugas Fungsi/Kebijakan

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN TRIWULAN I TAHUN ANGGARAN 2016 BALAI BESAR TEKNOLOGI PENCEGAHAN PENCEMARAN INDUSTRI

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2018 NOMOR : SP DIPA /2018

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 40/M-IND/PER/6/2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI BESAR KERAMIK

LAPORAN KINERJA BARISTAND INDUSTRI SAMARINDA TAHUN ANGGARAN 2017

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Pertenunan yang dikenal dengan nama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB)

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2016 BALAI BESAR TEKNOLOGI PENCEGAHAN PENCEMARAN INDUSTRI

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Tekstil disebut BBT adalah unit Pelaksana

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) BALAI BESAR KIMIA DAN KEMASAN TAHUN (REVISI II)

RENCANA KINERJA (RENKIN) TAHUN 2019

BAB II PROFIL INSTANSI. rangka menyesuaikan misi organisasi Balai Riset dan Standardisasi Industri sesuai

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN TRIWULAN II TAHUN ANGGARAN 2016 BALAI BESAR TEKNOLOGI PENCEGAHAN PENCEMARAN INDUSTRI

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena atas limpahan karunianya Laporan Akuntabilitas Kinerja Aparatur Pemerintah

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

B. VISI : Indonesia Menjadi Negara Industri yang Berdaya Saing dengan Struktur Industri yang Kuat Berbasiskan Sumber Daya Alam dan Berkeadilan

FORMULIR 1 PENJELASAN UMUM RENCANA KERJA KEMENTRIAN/LEMBAGA (RENJA-KL) TAHUN ANGGARAN 2016

!"!"!#$%"! & ' ((( ( ( )

RENCANA KINERJA (RENKIN) TAHUN 2018

STANDAR PELAYANAN MINIMUM (SPM)

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2014

PERATURAN MENTERI PERINDUSTRIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 49/M-IND/PER/6/2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

Revisi ke 02 Tanggal : 29 April 2016

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

LAPORAN TRIWULAN IV BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2012

KATA PENGANTAR. Makassar, Desember 2014 Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan. Willem Petrus Riwu

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

KATA PENGANTAR. Makassar, Desember 2014 Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan. Willem Petrus Riwu

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI BANJARBARU TAHUN 2015

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN TRIWULAN III TAHUN ANGGARAN 2015

Lampiran : SK KEPALA BALAI RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI SURABAYA Nomor : 041/KEP/BPKIMI/BRS.SBY/I/2015 Tanggal : 30 Januari 2015

LAPORAN KINERJA BARISTAND INDUSTRI SAMARINDA TAHUN ANGGARAN 2017

RENCANA KINERJA TAHUNAN

Revisi ke : 02 Tanggal : 3 September 2014

GAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

Revisi ke 01 Tanggal : 02 Mei 2016

LAPORAN KINERJA 2015 BALAI BESAR INDUSTRI HASIL PERKEBUNAN

RENCANA STRATEGIS SEKRETARIAT BADAN PENGKAJIAN KEBIJAKAN IKLIM DAN MUTU INDUSTRI TAHUN

LAPORAN KINERJA TAHUN 2015

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2017 NOMOR : SP DIPA /2017

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

BAB II 2.1. RENCANA STRATEGIS

KATA PENGANTAR LINTONG SOPANDI HUTAHAEAN

LAPORAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN TRIWULAN II TA.2015

(3) Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Kepala Balai mempunyai rincian tugas sebagai berikut : a. merencanakan kegiatan oper

AKUNTABILITAS KINERJA (LAKIP)

KAK/ TOR PER KELUARAN KEGIATAN TAHUN PERALATAN DAN FASILITAS PERKANTORAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KESEHATAN. Organisasi. Tata Kerja.

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) DIREKTORAT IKM PANGAN BARANG DARI KAYU DAN FURNITUR TAHUN ANGGARAN 2017

LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI BALAI BESAR KERAMIK TAHUN TRIWULAN PERTAMA (Per Tanggal 31 Maret 2014)

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2016 NOMOR : SP DIPA /2016

KATA PENGANTAR. Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat. Drs. Sigit Wahyudi, MM

PENYETARAAN KELAS JABATAN PENYETARAAN KELAS JABATAN BERDASARKAN PERKA BATAN NOMOR 004/KA/I/2012

LAPORAN KINERJA TRIWULAN I Pusat Penelitian Geoteknologi

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PETIKAN TAHUN ANGGARAN 2014 NOMOR : SP DIPA /2014 DS:

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pertenunan yang dikenal dengan nama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB)

Revisi ke : 03 Tanggal : 5 Nopember 2014

LAPORAN TRIWULAN III TAHUN 2016 BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK

MENTERI KEUANGAN KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN BALAI BESAR/BARISTAND INDUSTRI

b. Kepala Sub Bagian Keuangan; c. Kepala Sub Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) 2016

LAPORAN REALISASI PENYERAPAN ANGGARAN DIPA SATUAN KERJA BULAN DESEMBER TAHUN 2012

LAPORAN KINERJA TRIWULAN II Pusat Penelitian Geoteknologi

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dalam rangka pelaksanaan program pembangunan industri, maka pada tahun anggaran 2016 Kementerian Perindustrian menyusun Rencana Kerja (RENJA) yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari Undang-undang No. 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, Rencana Induk Pembangunan Industri Prioritas (RIPIN) 2015 2035, Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015 2019 dan Rencana Strategis (RENSTRA) 2015 2019. RENJA ditetapkan pada awal setiap tahun anggaran dan merupakan suatu rencana kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2016. Baristand industri Manado adalah unit pelaksana teknis yang berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian yang memiliki tugas dan fungsi (Tupoksi) yaitu Pengembangan Industri di bidang riset dan standardisasi sebagaimana tersirat dalam visi dan misi. VISI Baristand Industri Manado yaitu : Terwujudnya Pusat Industri Palma Yang Maju dan Handal, sedangkan MISI Baristand Industri Manado adalah : 1. Mengembangkan teknologi industri Palma sesuai dinamika kebutuhan dunia industri. 2. Meningkatkan percepatan pemasyarakatan dan pelayanan teknologi industri Palma serta hasil hasil olahannya. 3. Mengembangkan kapasitas dan kompetensi sumber daya riset industri Palma dalam rangka peningkatan pelayanan prima kepada pengguna. Untuk mengemban tugas dan fungsi serta mewujudkan visi dan misi tersebut maka dirumuskannya suatu rencana strategis (Renstra) dan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) yang dijabarkan dalam bentuk Renca na Kerja Tahunan. Rencana Kerja tahunan disebut Rencana Kerja (Renja) yang merupakan suatu rencana pencapaian target dalam rangka mewujudkan rencana strategis dan RPJM Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado. Perwujudan tersebut dituangkan dalam rencana kerja tahunan dengan lingkup kegiatan dan sub kegiatan berdasarkan program yang telah ditetapkan. Rencana Kerja Baristand Industri Manado disusun berdasarkan: peraturan menteri negara pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 29 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan penetapan kinerja dan pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Berdasarkan Keputusan tersebut bahwa Renja adalah penjabaran lebih lanjut dari Renstra dan RPJM, yang merupakan dokumen yang berisi informasi tentang rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Unit Kerja pada satu tahun tertentu, berdasarkan kelompok kegiatan dan sumber dana baik yang berasal dari rupiah murni (RM) dan PNBP. B. MAKSUD DAN TUJUAN Penyusunan Rencana Kerja Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado Tahun 2016, dimaksudkan sebagai acuan pencapaian kinerja dari kegiatan yang akan dilaksanakan dan diwujudkan pada Tahun Anggaran 2016. Tujuannya adalah untuk mengukur keberhasilan dari suatu tujuan dan target serta sasaran strategis yang telah di tetapkan. C. RUANG LINGKUP Rencana Kerja (RENJA) Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado tahun 201 6 dibatasi pada : hasil hasil pembangunan di bidang riset dan standardisasi industri yang telah di capai pada tahun sebelumnya dan tahun anggaran berjalan, arah pembangunan Baristand Industri Baristand Industri Manado 1

untuk Tahun Anggaran 2016 yang disesuaikan dengan kemampuan sumber daya dan target serta sasaran yang ingin di capai. Pada tahun anggaran 2015, Kegiatan penelitian dan pengembangan (Litbang) Balai Riset d an Standardisasi Industri Manado masih akan fokus pada penelitian dan pengembangan produk kelapa dan turunannya serta komoditi hasil pertanian lainnya yang disesuaikan dengan kompetensi inti daerah. Selain fokus pada kegiatan riset dan standardisasi juga akan melaksanakan kegiatan dalam rangka pengembangan dan peningkatan penerapan hasil penelitian kepada industri dan dunia usaha melalui kegiatan pemasyarakatan/desiminasi, pelatihan dan pameran. Rencana kerja Baristand industri Manado akan tetap mengacuh pada program aksi yang tercantum dalam renstra Kementerian Perindustrian dan Badan Penelitian dan Pengembangan Industri. D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado (Baristand Industri Manado) adalah unit pelaksana teknis dilingkungan Kementrian Perindustrian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri. Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor : 49/M- IND/PER/6/2006, tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Riset dan Standardisasi Industri dan Perdagangan mempunyai tugas : melaksanakan riset dan standardisasi serta sertifikasi dibidang industri dan perdagangan. Untuk menjalankan tugas tersebut, fungsi Balai Riset dan Standardisasi Industri, yaitu : 1. Pelaksanaan Penelitian dan pengembangan teknologi industri di bidang bahan baku, bahan penolong, proses, peralatan / mesin, dan hasil produk, serta penanggulangan pencemaran industri. 2. Penyusunan Program dan Pengembangan Kompetensi di Bidang Jasa / Riset/Litbang. 3. Perumusan dan penerapan standar, pengujian dan sertifikasi dalam bidang bahan baku, bahan penolong, Proses, peralatan/mesin, dan hasil produk. 4. Pemasaran, kerjasama, promosi, pelayanan informasi, peyebarluasan danpendayagunaan hasil riset/penelitian penelitian dan pengembangan 5. Pelaksanan urusan kepegawaian, keuangan, tata persuratan, perlengkapan, kearsipan, rumah tangga, koordinasi penyusunan bahan rencana dan program, penyiapan bahan evaluasi dan pelaporan Baristand Industri. Untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut, Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado memiliki susunan organisasi terdiri dari : 1. Subbagian Tata Usaha. 2. Seksi Teknologi Industri. 3. Seksi Program dan Pengembangan Kompetensi. 4. Seksi Standardisasi dan Sertifikasi. 5. Seksi Pengembangan Jasa Teknik. 6. Kelompok Jabatan Fungsional. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan kepegawaian, keuangan, inventarisasi barang milik negara, tata persuratan, perlengkapan, kearsipan, rumah tangga, koordinasi penyusunan bahan rencana dan program, penyiapan bahan evaluasi dan pelaporan Baristand Industri, serta pengelolaan perpustakaan. Seksi Teknologi Industri mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penelitian dan pengembangan teknologi industri bahan baku, bahan penolong, proses, peralatan/mesin, dan hasil produk, serta penanangulangan pencemaran Industri. Baristand Industri Manado 2

Seksi Program dan Pengembangan Kompetensi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan program dan pengembangan kompetensi dibidang jasa riset/litbang. Seksi Standarasasi dan Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan Perumusan dan Penerapan Standar, Pengujian dan Sertifikasi dalam Bidang Bahan Baku, Bahan Penolong, Proses, Peralatan/Mesin,dan Hasil Produk. Seksi Pengembangan Jasa Teknik Mempunyai Tugas Melakukan Penyiapan Bahan Pemasaran, Kerjasama, Promosi, Pelayanan Informasi, Penyebarluasan dan Pendayagunaan Hasil Penelitian dan Pengembangan. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Baristand Industri Manado 3

BAB II PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN DI BIDANG RISET DAN STANDARDISASI INDUSTRI A. Hasil-Hasil Pembangunan Di Bidang Riset Dan Standardisasi Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya memiliki peran strategis dalam mewujudkan industri berdaya saing yang berbasis riset dan standardisasi. Oleh karena itu penting bagi Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado untuk terus meningkatkan hasil riset dan pengembangannya serta penerapan standardisasai dan sertifikasi. Di samping memiliki peran strategis tersebut Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado juga diharapkan dapat menyediakan fasilitas jasa pengembangan industri khususnya industri kecil dan menengah (IKM) baik melalui hasil riset makro (produk) maupun hasil riset mikro (terapan) seperti hasil riset standardisasi dan sertifikasi, rancang bangun perekayasaan, dan pengujian di bidang industri. Pada setiap tahun kinerja Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado sebagai unit pelaksana teknis di lingkungan Kementrian Perindustrian telah memberikan sumbangan yang nyata dalam menghasilkan riset dan standardisasi. Adapun hasil-hasil capaian kinerja dibidang riset dan standardisasi pada 3 (tiga) tahun terakhir (peri ode tahun 2013-2015). Selama periode tersebut untuk penetapan kinerja/perjanjian kinerja dapat dilihat pada Tabel dibawah ini : Tabel 1. Capaian Kinerja Tahun 2013 No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi Perspektif Pemangku Kepentingan / Stakeholder (S) 1 Tingginya kemampuan inovasi dan penguasaan teknologi industri Perspektif Proses Pelaksanaan Tugas Pokok (T) 2 Mengembangkan R & D di instansi dan industri Hasil Litbang yang siap diterapkan Hasil litbang yang telah diimplementasikan Kerjasama R&D instansi dengan industry Peningkatan jumlah jenis produk yang sudah bisa diuji di laboratorium 1 penelitian 1 2 penelitian 2 1 kerja sama 1 5 persen 10 3 Meningkatkan kualitas pelayanan publik 4 Meningkatkan budaya pengawasan pada unsur pimpinan dan staf Tingkat kepuasan pelanggan 4 indeks 4 Terbangunnya Sistem Pengendalian Intern di unit kerja 1 Satker 1 Baristand Industri Manado 4

Tabel 2. Capaian Kinerja Tahun 2014 No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi Perspektif Pemangku Kepentingan / Stakeholder (S) 1 Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri Hasil penelitian dan pengembangan yang siap diterapkan Hasil penelitian dan pengembangan yang telah diimplementasikan 1 penelitian 1 1 penelitian 1 Perspektif Proses Pelaksanaan Tugas Pokok (T) 2 Mengembangkan R & D di Kerjasama R&D instansi dengan 1 kerja sama 1 instansi dan industry industry Peningkatan jumlah jenis produk 5 persen 80 yang sudah bisa diuji di laboratorium 3 Meningkatkan kualitas Tingkat kepuasan pelanggan 4 indeks 5 pelayanan public 4 Meningkatkan budaya pengawasan pada unsur pimpinan dan staf Terbangunnya Sistem Pengendalian Intern di unit kerja 1 Satker 1 Tabel 3. Capaian Kinerja Tahun 2015 Fisik No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Realisasi (%) 1 2 3 4 5 6 1 Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri 2 Meningkatnya kerjasama litbang 3 Meningkatnya kualitas pelayanan publik 4 Meningkatnya sarana dan prasana riset dan standardisasi Hasil litbang yang siap diterapkan Hasil litbang yang telah diimplementasikan Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving) Kerjasama litbang instansi dengan industri Tingkat kepuasan pelanggan Jumlah industri yang memperoleh SPPT SNI Jumlah kemampuan jasa laboratorium (Parameter terakreditasi) 1 Penelitian 1 Penelitian 100 1 Penelitian 1 Penelitian 100 1 paket Teknologi 1 paket Teknologi 100 1 Kerja sama 1 Kerja sama 100 Indeks 4 Indeks 3,5 100 2 Sertifikat 2 Sertifikat 100 2 Parameter 2 Parameter 100 Baristand Industri Manado 5

Baristand Industri Manado Pada tahun 2013, hampir semua indikator kinerja dapat melewati target kecuali Litbang yang siap diterapkan dan Litbang yang telah diimplemetasikan. Hal ini disebabkan kegiatan litbang belum berorientasi pada kebutuhan pasar/industri dan hasil litbang belum tersosialisakan dengan baik pada masyarakat/industri. Kemudian indikator kerjasama tidak mencapai target (pelaksanaan penelitian) dengan industri atau pihak ketiga dikarenakan kolaborasi litbang antar lembaga litbang pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Industri relatif masih rendah, selain itu minimnya hasil litbang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat industri karena umumnya masih dalam bentuk prototype atau uji coba. Baristand Industri Manado pada tahun 2014 dan 2015, hampir semua indikator kinerja dapat melewati target kecuali Litbang yang siap diterapkan dan Litbang yang telah diimplemetasikan. Hampir sama dengan tahun 2013, hal ini disebabkan kegiatan litbang belum berorientasi pada kebutuhan pasar/industri dan hasil litbang belum tersosialisakan dengan baik pada masyarakat/industri (peneliti belum mengerti level teknometer). Kemudian indikator kerjasama instansi dengan industri tidak mencapai target (pelaksanaan penelitian) dengan industri atau pihak ketiga dikarenakan kolaborasi litbang antar lembaga litbang pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Industri relatif masih rendah, selain itu minimnya hasil litbang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat industri karena umumnya masih dalam bentuk prototype atau uji coba. Kemudian belum adanya industri yang melakukan kontrak kerjasama dengan Baristand Industri Manado untuk menggunakan prototype dari Baristand Industri Manado. Hal ini bisa dikarenakan Baristand Industri Manado kurang memperkenalkan produk perekayasaan ke IKM, dan atau bisa juga desain prototype masih skala laboratorium sehingga kurang bisa diaplikasikan ke industri IKM. Meskipun demikian Baristand Industri Manado akan terus berupaya dalam meningkatkan potensi untuk memberikan pelayanan optimal pada publik. Baristand Industri Manado terus memberikan program pelatihan bagi SDM, melengkapi instrument-instrumen laboratorium yang terbarukan, dan melengkapi prosedur kerja yang berkualitas. B. Arah Pembangunan Sesuai dengan RPJPN Tahun 2005 2025 sebagaimana dinyatakan dalam UU No.17 Tahun 2007, dalam pembangunan jangka panjang, pembangunan industri antara lain diarahkanuntuk menjadi wahana peningkatan kemampuan inovasi dan wirausaha bangsa di bidangteknologi Baristand Industri Manado 6

industri dan manajemen sebagai ujung tombak pembentukan daya saing industrinasional menghadapi era globalisasi/liberalisasi ekonomi dunia. Dalam RENSTRA Kementerian Perindustrian Tahun 2015 2019 telah dirumuskan bahwa kondisi yang diharapkan untuk kurun waktu tahun 2020 2025 antara lain adalah terjadi pergeseran pertumbuhan industri dari industri berbasis tenaga kerja dan sumber daya alam ke industri berbasis teknologi yang didukung oleh kemampuan teknologi dan R & D sebagai ujung tombak daya saing industri. Dalam rangka mendukung visi BPPI tahun 2025 untuk menjadi lembaga penyedia rumusan kebijakan yang visioner dan pelayanan teknis teknologis terkini yang profesional bagi sektor industri nasional, dan juga mendukung visi Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado untuk menjadi instansi terkemuka di Indonesia dalam pelayanan jasa teknis bidang kelapa dan palma lainnya pada tahun 2020. Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya memiliki peran stratejik dalam mewujudkan industri baru, untuk itu harus didukung oleh riset industri yang maju, standardisasi dan sertifikasi, pengujian serta rancang bangun dan perekayasaan, dan mengendalikan kerusakan lingkungan pencemaran industri. Sebagai unit pelaksana teknis dalam pengembangan riset dan standardisasi di sektor industri, Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado melaksanakan kegiatan pemasyarakatan hasilhasil riset, seperti hasil kajian dan pengembangan teknologi, rekayasa dan rancang bangun dalam rangka menunjang pengembangan sektor industri, khususnya IKM. Disamping itu, upaya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui lembaga LS-Pro terhadap produk dalam negeri untuk memperkuat daya saingnya baik di dalam maupun di luar negeri. Selanjutnya sebagai unit riset dan Jasa Pelayanan Teknis (JPT), Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado diupayakan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai unit riset yang dapat meningkatkan penguasaan teknologi dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha/industri, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan Jasa Pelayanan Teknis. Pemberian jasa pelayanan teknis kepada pengguna hasil riset atau dunia usaha, diharapkan dapat memberikan dukungan dalam menumbuhkembangkan industri dimana Balai berada. Dalam menumbuhkembangkan sektor industri, Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado perlu meningkatkan kerjasama dengan Direktorat Teknis di lingkungan Kementrian Perindustrian dan instansi terkait lainnya. Baristand Industri Manado 7

Untuk mewujudkan peran strategis Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado tersebut diatas, arah pembangunan tahun 2016 terfokus pada: Program Pengembangan Teknologi dan Kebijakan Industri dengan Kegiatan Riset Dan Standardisasi Bidang Industri. Untuk menunjang terwujudnya visi dan misi Baristand industri Manado yaitu Terwujudnya Pusat Industri Palma yang Maju dan Handal sebagaimana yang telah dijabarkan dalam RPJM (2010-2014), maka pada tahun 2016 Baristand Industri Manado tetap akan mengarah dan fokus terhadap penelitian dan pengembangan teknologi pengolahan kelapa dan produk turunannya, terutama untuk Riset Penelitian/Teknik Produksi. Untuk memaksimalkan program dan kegiatan tersebut, maka pada tahun 2016 Baristand Industri Manado mempunyai beberapa sasaran strategis dengan indikator antara lain : 1. Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri: 1) Hasil litbang prioritas yang dikembangkan; 2) Hasil litbang yang telah diimplementasikan; 3) Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving). 2. Meningkatnya kerjasama litbang: Kerjasama litbang instansi dengan industri. 3. Meningkatnya kualitas pelayanan publik: Tingkat kepuasan pelanggan. 4. Meningkatnya publikasi ilmiah hasil litbang: Karya tulis ilmiah (KTI) yang dipublikasi. 5. Meningkatnya kemampuan jasa pelayanan teknis Balai: 1) Peningkatan jumlah contoh uji di laboratorium; 2) Peningkatan jumlah Penerimaan PNBP. Adapun program dan kegiatan yang ingin dicapai Baristand Industri Manado adalah sebagai berikut: 1. Peningkatan Litbang Dan Rekayasa Teknologi Industri, adalah : 1. Pengembangan produk olahan daging kelapa dan palma 2. Pengembangan produk turunan dari minyak kelapa dan palma 3. Diversifikasi produk pangan dari air kelapa 4. Peningkatan kualitas bahan baku industri minyak kelapa 5. Pemanfaatan sabut kelapa 6. Pemanfaatan tempurung kelapa menjadi produk industri 7. Penanggulangan pencemaran lingkungan 8. Pemanfaatan Akar, Batang dan Pelepah kelapa 9. Diverfikasi produk sagu, aren dan salak 10. Pengembangan perikanan dan hasil laut 11. Pemanfaatan hasil pertanian dan perkebunan (pala, cengkeh, dll). 12. Penanggulangan pencemaran industri pengolahan Kelapa. 13. Pengembangan oleo chemical 14. Penelitian mineral/ bangunan 2. Meningkatnya layanan jasa teknis kepada industri, adalah : a. Peningkatan kepuasan pelanggan b. Pelayanan Jasa Teknis Pengujian Baristand Industri Manado 8

c. Pelayanan Jasa Teknis IKM d. Pelayanan Jasa Teknis (LSPro) e. Pelayanan Jasa Teknis Sampling f. Pelayanan Jasa Teknis Kalibrasi g. Pelayanan Jasa Teknis Riset & RBPI h. Peningkatan pelatihan ke industry-industri 3. Penguatan Infrastruktur Litbang dan JPT a. Pengadaan alat penelitian b. Pengadaan alat pengujian JPT c. Pengadaan gedung kantor/laboratorium baru d. Perbaikan halaman/lingkungan kantor baru. 4. Penguatan Kelembagaan a. Peningkatan Kompetensi SDM (Pendidikan & pelatihan) b. Terakreditasinya lembaga sertifikasi dan penilaian kesesuaian c. Peningkatan kemampuan LSPro Baristand Manado d. Peningkatan kemampuan Laboratorium Aneka Komoditi (LAK) e. Peningkatan pemeliharaan kemampuan ISO Baristand Manado f. Promosi/diseminasi dan publikasi Baristand Manado g. Penerbitan majalah ilmiah h. Temu bisnis/stakeholder i. Peningkatan Kemampuan Sistim Informasi Publik Baristand Manado - Pengembangan Jaringan dan Server, - Pengembangan WEB dan - Pengembangan SIP (Sistim Informasi Perkantoran) j. Penyusunan program dan pelaporan & anggaran (MONEV, SAI & BMN) k. Penyusunan usulan HKI (Pemeliharaan HKI dan Sosialisasi HKI) 5. Layanan Perkantoran a. Kegiatan gaji dan tunjangan pegawai sesuai dengan peraturan berlaku. b. Pelayanan operasional rutin dan perkantoran yang optimal. Poliklinik/obat-obatan (termasuk honorarium dokter dan perawat) Pengadaan toga/ pakaian kerja tenaga lab. Bengkel & satpam Perawatan gedung kantor Perawatan kendaraan roda 4 Perawatan kendaraan roda 2 Perawatan sarana gedung kantor Langganan daya & jasa Jasa pos / giro Operasional perkantoran dan pimpinan Layanan operasional arsip dan dokumentasi Layanan pengembangan teknologi informasi (IT) Administrasi kepegawaian 6. Sarana dan Prasarana a. Pengadaan Kendaraan Dinas dan Operasional b. Peningkatan kebutuhan alat pengolah data dan komunikasi c. Peningkatan peralatan perkantoran/ sarana gedung d. Pengadaan peralatan dan sarana gedung e. Peningkatan peralatan bengkel/laboratorium Baristand Industri Manado 9

f. Pengadaan alat kalibrasi g. Pengadaan meubelair h. Pengadaan alat pemadam kebakaran & gas i. Pengadaan majalah, buku ilmiah & jurnal Baristand Industri Manado 10

BAB III RENCANA KERJA TAHUN 2016 A. Program dan Kegiatan 2016 Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor : 49/M-IND/PER/6/2006, tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Riset dan Standardisasi Industri dan Perdagangan mempunyai tugas : melaksanakan riset dan standardisasi serta sertifikasi dibidang industri dan perdagangan. Untuk mendukung Program Pengembangan Teknologi dan Kebijakan Industri dengan Kegiatan Riset Dan Standardisasi Bidang Industri, maka Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado akan membuat rencana kerja tahun 2016 sebagai berikut: 1. Hasil kajian/penelitian Penguasaan Teknologi Industri Indikator Kegiatan: Tercapainya kegiatan riset dan standardisasi bidang industri. Kegiatan ini terdiri dari 2 komponen dan 11 Sub Komponen yaitu: Inhouse riset (1 kegiatan) Indikator kegiatan: Dihasilkannya penelitian/pengembangan karya ilmiah Penelitian Produk/Teknik Produksi (11 teknologi) Indikator kegiatan: tersedianya teknologi produk dan teknik produk. 1. Pemanfaatan Pelepah dan Tandan Kelapa untuk Briket sebagai sumber Energi, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya briket sebagai sumber energi. 2. Tepung Kelapa sebagai Pangan Fungsional Dalam Pengolahan Beras Analog Berbasis Talas, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya tepung kelapa sebagai pangan fungsional. 3. Pengaruh Penambahan Tepung Pisang goroho Terhadap Mutu Makaroni, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya tepug pisang goroho. 4. Pemanfaatan Serat sabut kelapa dan ijuk untuk Bahan Pengisi Profil Gipsum, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya serat sabut kelapa dan ijuk untuk pengisi profil gypsum. 5. Pemanfaatan Rumput Laut Eucheuma Cotonii untuk Permen jelly, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya rumput laut sebagai permen jelly. 6. Penelitian Pembuatan tepung Singkong Termodifikasi secara Biofermentasi dari limbah kubis, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya tepung singkong termodifikasi. 7. Penelitian Kandungan Gizi Tepung Ampas Kelapa dari pengolahan VCO dan minyak kopra putih sebagai sumber pangan fungsional, (1 te knologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya pangan fungsional dari VCO dan minyak kopra putih. 8. Pemanfaatan "fly ash" limbah batu bara pabrik sebagai substitusi Agregat pada pembuatan paving stone, (1 teknologi), indikator kegiatan : paving stone dari limbah batu bara parik. 9. Penelitian Pembuatan Arang Aktif dari Limbah Sabut Kelapa industri serat Sabut Kelapa, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya arang aktif dari serat sabut kelapa. 10. Pengaruh Metode pengolahan dan Umur panen terhadap stabilitas senyawa fenolik virgin coconut oil (VCO), (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya bata beton senyawa fenolik VCO. 11. Penelitian Pembuatan Minuman Emulsi VCO, (1 teknologi), indikator kegiatan : Dihasilkannya minuman emulsi VCO yang bermutu. Baristand Industri Manado 11

2. Peningkatan Layanan Teknis Kepada Industri Rekayasa Mesin/Peralatan Indikator Kegiatan: mesin/peralatan bidang teknologi industri industri. Kegiatan ini terdiri dari 2 sub komponen yaitu: 1. Rancang bangun mesin pencungkil tempurung kelapa, (1 prototype), In dikator kegiatan: dihasilkannya 1 unit mesin pencungkil tempurung kelapa. 2. Desain Peralatan Aplikasi Asap Sabut Kelapa Bagi pengawetan bambu untuk substitusi besi beton, (1 alat), Indikator kegiatan: dihasilkannya alat mesin asap sabut kelapa untuk bambu. 3. Penguatan Infrastruktur Litbang Dan JPT Layanan Jasa Teknis Indikator Kegiatan : Tercapainya layanan jasa teknis Baristand Industri Manado Kegiatan ini terdiri dari 3 komponen yaitu: a. Penyelenggaraan Laboratorium Penyelenggaraan Laboratorium, (1 kegiatan), Indikator kegiatan: Tersedianya bahan kimia, bahan penolong dan alat gelas Baristand Industri Manado. b. Pelatihan Pengembangan IKM, Diklat Pengembangan IKM, (1 kegiatan), Indikator kegiatan: meningkatnya kemampuan teknis SDM IKM. c. Layanan Sertifikasi produk (LSPRO) Layanan sertifikasi produk untuk mendapatkan tanda SNI (1 kegiatan), Indikator kegiatan: Tersedianya layanan jasa Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT - SNI). 4. Penguatan Kelembagaan Baristand Industri Manado Indikator Kegiatan: terlaksananya kegiatan pengembangan kelembagaan Baristand Industri Manado. Kegiatan ini terdiri dari 6 komponen yaitu: Penyuluhan dan penyebaran informasi Pameran/visualisasi/publikasi dan promosi (1 kegiatan), Indikator kegiatan: meningkatnya kerjasama dan pelayanan teknis Baristand Industri Manado. Penyelenggaraan sosialisasi/workshop/desiminasi/ seminar /publikasi Deseminasi Hasil penelitian dan pengembangan (1 kegiatan), Indikator kegiatan: diperkenalkannya teknologi hasil penelitian pada masyarakat. Sosialisasi teknologi industri dan kompetensi Baristand Industri Manado Ke Dinas Kab./Kota terkait, Indikator kegiatan: Tersebarluasnya informasi kemampuan teknis Baristand Industri Manado. Pendidikan dan pelatihan kemampuan teknis pegawai Diklat meningkatkan kemampuan teknis pegawai (1 laporan), Indikator kegiatan: meningkatnya kemampuan teknis SDM Baristand Industri Manado. Penerbitan majalah Penerbitan majalah/jurnal (2 terbitan), Indikator kegiatan: Terbitnya majalah ilmiah Baristand Industri Manado. Peningkatan kemampuan kelembagaan Baristand Industri Manado (4 kegiatan), Indikator kegiatan: meningkatnya kemampuan kelembagaan Baristand Industri Manado. Baristand Industri Manado 12

Peningkatan kemampuan lembaga sertifikasi produk Baristand Industri manado, (1 kegiatan), Indikator kegiatan: bertambahnya ruang lingkup LSPro Baristand Industri Manado. Peningkatan Kemampuan Laboratorium Analisis Komoditi (LAK) Baristand Industri Manado, (1 kegiatan), Indikator kegiatan: terlaksananya reassesmen untuk perpanjangan akreditasi LAK Baristand Industri Manado Peningkatan Kemampuan ISO Baristand Industri Manado, (1 kegiatan), Indikator kegiatan: diterapkan dan terpeliharanya dokumen sistem management mutu ISO 9001 di Baristand Industri Manado. Pembinaan administrasi pengelolaan kepegawaian, (1 kegiatan), Indikator kegiatan: terlaksananya kegiatan pembinaan administrasi pengelolaan kepegawaian. 5. Dokumen Perencanaan/Penganggaran/Monitoring Dan Evaluasi Indikator Kegiatan : Program dan kegiatan balai yang terencana dan tepat sasaran Kegiatan ini terdiri dari 1 komponen yaitu: Penyusunan Program dan Rencana Kerja Teknis, (1 dokumen), Indikator kegiatan : Dihasilkannya dokumen rencana kerja dan program Baristand Industri Manado tahun 2017. 6. Layanan Perkantoran Reset dan Standarisasi: Indikator kegiatannya adalah: Terselenggaranya Pembayaran Gaji dan Tunjangan, dan Terselenggaranya Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran. Kegiatan ini terdiri dari 2 Komponen dan 10 sub komponen: a. Pengelolaan gaji, honorarium dan tunjangan 1. Pembayaran Gaji, Lembur, Honorarium Dan Vakasi (12 bulan), Indikator kegiatan: Tercapainya pembayaran gaji/lembur/tunjangan pegawai. b. Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran Kegiatan ini mempunyai 9 Sub Kegiatan yaitu: 1. Poliklinik/Obat-Obatan (Termasuk Honorarium Dokter Dan Perawat), (67 pegawai), Indikator kegiatan: Terpeliharanya Kesehatan Pegawai 2. Pengadaan Toga/ Pakaian Kerja Sopir/Pesuruh/Perawat/Dokter/ Satpam/Tenaga Teknis Lainnya, (44 pasang), Indikator kegiatan: Tersedianya Pakaian Kerja pegawai, tenaga satpam, tenaga Laboratorium dan Bengkel. 3. Perawatan Gedung Kantor, (800 m 2 ), Indikator kegiatan: Bertambahnya umur pakai Gedung Kantor. 4. Perawatan Kendaraan Bermotor Roda 4 (3 unit), Indikator kegiatan: Terawatnya Kendaraan Roda 4. 5. Perawatan Kendaraan Bermotor Roda 2, (3 unit), Indikator kegiatan: Terawatnya Kendaraan Roda 2. 6. Perawatan Sarana Gedung, (3 kegiatan), Indikator kegiatan: Terawatnya Sarana Gedung Kantor. 7. Langganan Daya Dan Jasa, (12 bulan), Indikator kegiatan: Tersedianya jasa Listrik, Telepon, Gas dan Air. 8. Jasa Pos/Giro/Serifikat, (180 kali), Indikator kegiatan: lancarnya kegiatan administrasi. 9. Operasional Perkantoran dan Pimpinan, (12 bulan), Indikator kegiatan: lancarnya kegiatan administrasi sesuai dengan TUPOKSI. 10. Pembinaan Administrasi Pengelolaan Kepegawaian, (12 bulan), Indikator kegiatan: lancarnya kegiatan administrasi kepegawaian. Baristand Industri Manado 13

7. Perangkat Pengolah data dan Komunikasi Indikator Kegiatan : Tersedianya alat pengolah data dan komunikasi Kegiatan ini terdiri dari 1 komponen yaitu: Pengadaan alat pengolah data dan komunikasi, (3 unit), Indikator kegiatan: Tersedianya alat pengolah data dan komunikasi 8. Peralatan dan fasilitas perkantoran Indikator Kegiatan: Tersedianya Peralatan dan fasilitas kantor Kegiatan ini terdiri dari 3 komponen yaitu: o Pengadaan Perlengkapan Sarana Gedung, ( 4 unit), Indikator kegiatan: tersedianya perelngkapan sarana gedung o Pengadaan Peralatan Laboratorium, ( 4 unit), Indikator kegiatan: Tersedianya peralatan laboratorium. o Pengadaan Peralatan Perbengkelan, (1 unit), Indikator kegiatan: tersedianya peralatan perbenghkelan o Pengadaan Buku Ilmiah, (1 paket), Indikator kegiatan: Tersedianya buku-buku ilmiah. o Pengadaan Meubelair, (8 buah), Indikator kegiatan: tersedianya meubelair. B. Sasaran Strategis Baristand Industri Manado Baristand Industri Manado Untuk Tahun Anggaran 2016, merencanakan program dan kegiatan dengan fokus pada perjanjian kinerja adalah : 1. Sasaran Strategis I: Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri; Indikator Kinerja : 1. Hasil litbang prioritas yang dikembangkan 2. Jumlah hasil litbang yang diimplementasikan 3. Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving) 2. Sasaran Strategis II: Meningkatnya kerjasama litbang Indikator Kinerja: 1. Kerjasama litbang instansi dengan industri 3. Sasaran Strategis III: Meningkatnya kualitas pelayanan publik Indikator Kinerja: a. Tingkat kepuasan pelanggan b. jumlah sampel/contoh uji c. jumlah peralatan yang di kalibrasi d. Jumlah sertifikat SNI yang diterbitkan e. Jumlah perusahaan yang mendapat layanan sampling f. Jumlah orang/perusahaan yang berkonsultansi g. Jumlah desain/prototype yang digunakan industri h. Jumlah SDM industry yang terdidik i. Jumlah ruang lingkup pengakuan komoditi LPK yang diakui oleh KAN j. Nilai Jasa Pelayanan Teknis k. Peningkatan jumlah Penerimaan PNBP 4. Sasaran Strategis IV: Meningkatnya publikasi ilmiah hasil litbang Indikator kinerja: a. Karya tulis ilmiah (KTI) yang dipublikasi 5. Sasaran Strategis V: Meningkatnya Infrastruktur Litbang dan JPT Indikator kinerja: a. Jumlah alat penelitian dan pengujian Baristand Industri Manado 14

b. Tersedianya Gedung Laboratorium Litbang dan Pengujian yang layak c. Meningkatknya Tata Laksana Organisasi yang akuntabel 6. Sasaran Strategi IV: Meningkatnya Kelembagaan, Sarana dan Prasarana. Indikator kinerja: a. Meningkatnya Kompetensi SDM b. Terakreditasinya lembaga sertifikasi dan penilaian kesesuaian c. Peningkatan Kemampuan Sistim Teknologi Informasi d. Tersusunnya program dan pelaporan e. Tersusunnya HAKI f. Tersedianya Kendaraan Operasional (R2 & R4) g. Tersedianya alat pengolah data dan komunikasi h. Tersedianya sarana dan prasarana gedung i. Tersedianya Alat perbengkelan j. Pengadaan buku ilmiah/jurnal k. Pengadaan Meubelair Baristand Industri Manado 15

C. Rincian Kegiatan, Output Dan Komponen 1. Perhitungan Pendanaan (Tahun 2016 dan Prakiraan Maju) Tahun 2016 Prakiraan Maju NO Sasaran Kegiatan (Output)/ Komponen Vol. Satuan Biaya Jumlah Alokasi (juta Rp) Volume Jumlah Alokasi (juta Rp) 2017 2018 2019 2017 2018 2019 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 3986 Kegiatan Riset dan Standardisasi Bidang Industri 1 Hasil Kajian/Penelitian Penguasaan Teknologi Industri 14 --- 880.0 16 17 17 950.0 1.100.0 1.250.0 a In House Riset 1 80.0 80.0 b Hasil Kajian/Penelitian 12 50.0 600.0 c Perekayasaan Peralatan 2 100.0 200.0 2 a b c Penguatan Infrastruktur Litbang dan JPT Penyelengggaran laboratorium Pelatihan pengembangan IKM Layanan Sertifikasi Produk (LSPro) 3 --- 800.0 3 4 5 850.0 900.0 1.000.0 1 420.0 420.0 1 200.0 200.0 1 50.0 50.0 3 Penguatan Kelembagaan 1 300.0 300.0 2 3 4 350.0 400.0 500.0 a b c d e Penyuluhan dan penyebaran informasi Penyelenggaraan sosialisasi dan publikasi Pendidikan dan pelatihan teknis Penerbitan Majalah dan Jurnal Peningkatan kemampuan kelembangan Baristand Manado 3 40.0 40.0 1 30.0 30.0 20 100.0 100.0 12 50.0 50.0 3 80.0 80.0 f Penyusunan Usulan HKI 1 20.0 20.0 g 4 A Pengembangan sistem informasi manajemen Dokumen Perencanaan/ Anggaran & Monev Penyusunan program dan rencana kerja teknis 1 20.0 20.0 3 --- 120.0 3 3 4 130.0 140.0 150.0 3 120.0 120.0 5 Layanan Perkantoran 12 9.100.0 9.100.0 12 12 12 9.250.0 9.300.0 9.400.0 A B Pembayaran Gaji dan tunjangan Penyelenggaraan operasional dan 12 7.500.0 7.500.0 12 1.600.0 1.600.0 Baristand Industri Manado 16

pemeliharaan perkantoran 6 Perangkat Pengolah Data 4 --- 25.0 5 6 8 30.0 40.0 50.0 7 Pengadaan Alat pengolah data dan komunikasi Peralatan dan Fasilitas Kantor 4 20.0 20.0 5 150.0 150.0 6 8 10 175.0 190.0 200.0 a b c Pengadaan perlengkapan sarana gedung Pengadaan peralatan laboratorium Pengadaan peralatan perbengkelan 4 --- 30.0 2 90.0 90.0 2 30.0 30.0 D Pengadaan Buku Ilmiah 10 10.0 10.0 e Pengadaan meubelair 2 20.0 20.0 JUMLAH 11.000.0 11.735.0 12.070.0 12.550.0 2. Sumber Pendanaan Indikasi Pendanaan Tahun 2016 (Juta Rp) No. Kegiatan Jenis komponen Rupiah PHLN+ PDN PNBP+ BLU SBSN Jumlah Lokasi 1 Hasil Kajian/Penelitian Penguasaan Teknologi Industri 880.0 --- --- --- 880.0 In House Riset BAK/BLK 80.0 80.0 Manado Hasil Kajian/Penelitian BAK/BLK 600.0 600.0 Perekayasaan Peralatan BAK/BLK 200.0 200.0 2 Penguatan Infrastruktur Litbang dan JPT 180.0 --- 620.0 --- 800.0 a Penyelengggaran laboratorium BAK/BLK b Pelatihan pengembangan IKM BAK/BLK c Layanan Sertifikasi Produk (LSPro) BAK/BLK 180.0 -- -- 400.0 580.0 180.0 180.0 40.0 40.0 3 Penguatan Kelembagaan 300.0 --- --- --- 300.0 a b Penyuluhan dan penyebaran informasi Penyelenggaraan sosialisasi dan publikasi BAK/BLK BAK/BLK c Pendidikan dan pelatihan teknis BAK/BLK d Penerbitan Majalah dan Jurnal BAK/BLK e Peningkatan kemampuan kelembangan Baristand Manado BAK/BLK 40.0 40.0 30.0 30.0 100.0 100.0 50.0 50.0 80.0 80.0 Baristand Industri Manado 17

4 f Penyusunan Usulan HKI BAK/BLK g A Pengembangan ystem informasi manajemen Dokumen Perencanaan/ Anggaran & Monev Penyusunan program dan rencana kerja teknis BAK/BLK 20.0 20.0 20.0 20.0 120.0 120.0 BAK/BLK 120.0 120.0 5 Layanan Perkantoran 9.100.0 9.100.0 6 A B Pembayaran Gaji dan tunjangan Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran Perangkat Pengolah Data Pengadaan Alat pengolah data dan komunikasi BAK/BLK BAK/BLK 7.500.0 7.500.0 1.600.0 1.600.0 25.0 25.0 BAK/BLK 25.0 25.0 7 Peralatan dan Fasilitas Kantor 150.0 150.0 a Pengadaan perlengkapan sarana gedung BAK/BLK b Pengadaan peralatan laboratorium BAK/BLK c Pengadaan peralatan perbengkelan BAK/BLK D Pengadaan Buku Ilmiah BAK/BLK e Pengadaan meubelair BAK/BLK 30.0 30.0 90.0 90.0 30.0 30.0 10.0 10.0 20.0 20.0 JUMLAH 10.380.0 --- 620.0 --- 11.000.0 Baristand Industri Manado 18

D. Rencana Perjanjian Kinerja Tahun 2016 Baristand Industri Manado Untuk Tahun Anggaran 2016 akan merencanakan perjanjian kinerja sebagai berikut : No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 1 2 3 4 1 Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri Hasil litbang prioritas yang dikembangkan Hasil litbang yang telah diimplementasikan Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving) 3 Penelitian 2 Penelitian 1 Paket Teknologi 2 Meningkatnya kerjasama litbang 3 Meningkatnya kualitas pelayanan publik Kerjasama litbang instansi dengan industry 2 Kerja Sama Tingkat kepuasan pelanggan Indeks 3,5 4 Meningkatnya publikasi ilmiah hasil litbang Karya tulis ilmiah (KTI) yang dipublikasi 12 KTI 5 Meningkatnya kemampuan jasa pelayanan teknis Balai Peningkatan jumlah contoh uji di laboratorium 10% Peningkatan jumlah Penerimaan PNBP Min. 10% Rencana Penetapan Kinerja Baristand Industri Manado Tahun 2016 mempunyai sasaran strategis dengan indikator kinerja sebagai berikut : 1. Sasaran strategis 1: Meningkatnya hasil-hasil Litbang yang dimanfaatkan oleh industri kemampuan 3 (tiga) indikator kinerja sebagai berikut : a. Hasil penelitian dan pengembangan yang siap diterapkan, dengan target 1 penelitian. b. Hasil penelitian dan pengembangan yang telah di implementasikan, dengan target 1 penelitian c. Hasil teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan industri (problem solving) dengan target 1 paket teknologi. 2. Sasaran strategis 2: Meningkatnya kerjasama Litbang, dengan indikator kinerja : Kerjasama Litbang instansi dengan industri, dengan target 1 kerjasama. Baristand Industri Manado 19

3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan indikator kinerja : Tingkat kepuasan pelanggan (target 4 indeks) 4. Meningkatnya publikasi ilmiah hasil litbang, dengan indicator kinerja: karya tulis ilmiah (KTI) yang dipublikasi. 5. Meningkatnya kemampuan jasa pelayanan teknis Balai, dengan 2 (dua) indikator kinerja : Peningkatan jumlah contoh uji di laboratorium (10%) dan Peningkatan jumlah Penerimaan PNBP (Min 10%). Baristand Industri Manado 20

BAB IV P E N U T U P Perencanaan kerja merupakan proses penyusunan rencana kerja tahun 2016 sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategis, yang akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegiatan tahunan. Di dalam rencana kerja ditetapkan rencana capaian kerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan. Rencana kinerja merupakan suatu rencana pencapaian target dalam rangka mewujudkan Rencana Strategis Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado selama periode tahun 2015-2019. Perwujudan tersebut akan dituangkan dalam rencana kerja tahunan dengan lingkup kegiatan dan sub kegiatan berdasarkan program yang telah ditetapkan. Rencana kinerja juga merupakan penjabaran lebih lanjut dari Rencana strategis yang berisi informasi tentang rencana kegiatan yang akan dikerjakan oleh Unit Kerja Kementerian Perindustrian pada satu tahun tertentu berdasarkan kelompok kegiatan/sub kegiatan dan sumber dana baik yang berasal dari anggaran rupiah murni (RM) maupun anggaran PNBP. Ruang lingkup rencana kinerja akan memuat evaluasi dan gambaran kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun anggaran sebelumnya dan kegiatan/sub kegiatan yang akan direncanakan pada tahun anggaran berikutnya yang didasarkan pada arah pembangunan dan rencana stratejik yang telah ditetapkan serta visi dan misi yang akan dicapai. Pada tahun anggaran 2016, kegiatan penelitian dan pengembangan serta perekayasaan (Litbangyasa) Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado akan fokus pada produk/proses kelapa dan turunannya serta komoditi kompetensi daerah. Selain itu Pengembangan dan peningkatan penerapan hasil penelitian kepada industri dan dunia usaha serta pemberdayaan kebijakan internal Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado juga merupakan target yang ingin dicapai dalam rencana kerja yang akan dilaksanakan. Baristand Industri Manado 21