Mutiara Dewi P. Pertemuan 5

dokumen-dokumen yang mirip
Fungsi Hara bagi Tanaman AGH 322

PENYERAPAN UNSUR HARA OLEH AKAR DAN DAUN

TINJAUAN PUSTAKA Pupuk dan Pemupukan

Unsur Hara Penyusun Tanaman

II. TINJAUAN PUSTAKA. Kedelai varietas Grobogan memiliki umur polong berkisar 76 hari, bobot biji

4. Jenis pupuk. Out line. 1. Definisi pupuk 2. Nutrien pada tanaman dan implikasinya 3. Proses penyerapan unsur hara pada tanaman

II. TINJAUAN PUSTAKA

KULIAH 2 HUBUNGAN AIR, TANAH DAN TANAMAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

PUPUK DAN PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA BAWANG MERAH PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA

HUBUNGAN AIR DAN TANAMAN STAF LAB. ILMU TANAMAN

I. PENDAHULUAN. Padi (Oryza sativa L.) adalah tanaman pangan utama sebagian besar penduduk

MATERI-10 Evaluasi Kesuburan Tanah

I. PENDAHULUAN. Keinginan untuk berswasembada kedelai telah beberapa kali dicanangkan, namun

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

VII. KEHARAAN DAN PEMUPUKAN

TINJAUAN PUSTAKA Pemupukan

PUPUK DAN PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA CABAI PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HORTIKULTURA

UNSUR HARA ESENSIAL MAKRO BAGI TANAMAN (KECUKUPAN UNSUR DALAM JARINGAN TANAMAN YG MUNGKIN DIBUTUHKAN)-BAG 1

I. PENDAHULUAN. untuk dikembangkan di Indonesia, baik sebagai bunga potong maupun tanaman

I. PENDAHULUAN. Tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

HUBUNGAN AIR DAN TANAMAN STAF LAB. ILMU TANAMAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Perimbangan dan Pengendalian Fase Pertumbuhan (Vegetatif-Reproduktif)

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil analisis tanah lokasi penelitian disajikan pada Lampiran 1. Berbagai sifat kimia tanah yang dijumpai di lokasi

II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Tebu ( Saccharum officinarum L.)

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

SYEKHFANI Fakultas Pertanian Universitas Brawijyaa

I. PENDAHULUAN. Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan suatu komoditas hortikultura yang

TIGA PILAR UTAMA TUMBUHAN LINGKUNGAN TANAH

AIR DAN PENGARUHNYA THD PER TUMBUHAN TANAMAN

TINJAUAN PUSTAKA. Sifat dan Ciri Tanah Ultisol. Ultisol di Indonesia merupakan bagian terluas dari lahan kering yang

II. TINJAUAN PUSTAKA

I. PENDAHULUAN. Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu tanaman sayur yang dikonsumsi

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

FUNGSI PHOSPOR DALAM METABOLISME ATP

SIFAT KIMIA TANAH LANJUTAN SIFAT KIMIA TANAH

II. TINJAUAN PUSTAKA. vegetatif dan generatif. Stadia pertumbuhan vegetatif dihitung sejak tanaman

I. PENDAHULUAN. Kedelai (Glycine max [L.] Merrill.) merupakan salah satu komoditas tanaman

II. TINJAUAN PUSTAKA

Unsur Hara Mikro yang dibutuhkan oleh Tanaman

II. TINJAUAN PUSTAKA. daya hidup benih yang ditunjukan dengan gejala pertumbuhan atau gejala

HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Jagung Manis. dalam siklus kehidupan tanaman. Pertumbuhan dan perkembangan berlangsung

TINJAUAN PUSTAKA. Sekilas Tentang Tanah Andisol. lapisan organik dengan sifat-sifat tanah andik, mana saja yang lebih

TINJAUAN PUSTAKA Tanaman Tebu Botani dan Syarat Tumbuh Tebu

TINJAUAN PUSTAKA. Budidaya kedelai pada tingkat petani di Indonesia, belum diusahakan pada

TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Botani, Klasifikasi, dan Syarat Tumbuh Tanaman Cabai

I. TINJAUAN PUSTAKA. produk tanaman yang diinginkan pada lingkungan tempat tanah itu berada.

TINJAUAN PUSTAKA Botani dan Syarat Tumbuh Tanaman

HASIL DAN PEMBAHASAN

MODUL 2-1 NUTRISI MINERAL TUMBUHAN

HASIL DAN PEMBAHASAN

TINJAUAN PUSTAKA. Jagung (Zea mays L.) adalah tanaman semusim dan termasuk jenis

Tugas Kelompok. Bentuk tersedia bagi tumbuhan Fungsi Gejala Kahat. Kelompok: N, P, K, Ca, Mg, S, B, Cu, Cl, Fe, Mn, Mo, Zn

1. Terlibat langsung dalam fungsi metabolisme tanaman (involved in plant metabolic functions).

MAGNESIUM (Mg) bisa mengandung sejumlah besar Mg sebagai MgSO4. dibagi menjadi tiga, yaitu: nonexchangeable, exchangeable, dan bentuk terlarut

II. TINJAUAN PUSTAKA. sedikit glukosa, fruktosa, dan maltosa. Komponen terbesar pati endosperm adalah

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tanaman kopi merupakan tanaman yang dapat mudah tumbuh di Indonesia. Kopi

I. PENDAHULUAN. Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah anggota sayuran genus Phaseolus yang

I. PENDAHULUAN. karena nilai gizinya sangat tinggi. Kedelai mempunyai kandungan protein yang

I. PENDAHULUAN. Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas sayuran yang mempunyai

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4. Kandungan Unsur Hara Makro pada Serasah Daun Bambu. Unsur Hara Makro C N-total P 2 O 5 K 2 O Organik

TINJAUAN PUSTAKA. Sifat dan Ciri Tanah Ultisol. dari 190 juta hektar luas daratan Indonesia. Kelemahan- kelemahan yang terdapat pada

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

PEMBAHASAN UMUM Penetapan Status Kecukupan Hara N, P dan K pada Bibit Duku

I. PENDAHULUAN. Tomat (Lycopersicum esculentum) merupakan tanaman semusim yang tergolong

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

I. TINJAUAN PUSTAKA. dalam, akar dapat tumbuh hingga sekitar 1 m. Dengan adanya bakteri Rhizobium, bintil

@BAB I PENDAHULUAN. pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Nutrien tersebut memiliki

HASIL DAN PEMBAHASAN. a b c. Pada proses pembentukan magnetit, urea terurai menjadi N-organik (HNCO), NH + 4,

TINJAUAN PUSTAKA. Gladiol berasal dari bahasa latin Gladius yang berarti pedang kecil, menunjukkan

HASIL DA PEMBAHASA. Tabel 5. Analisis komposisi bahan baku kompos Bahan Baku Analisis

I. PENDAHULUAN. Perkembangan pertanian di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Selain

MATERI-8. Unsur Hara Makro: Kalsium & Magnesium

BAB I PENDAHULUAN. setiap hari tumbuhan membutuhkan nutrisi berupa mineral dan air. Nutrisi yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Jagung merupakan tanaman berumah satu, bunga jantan terbentuk pada

PENDAHULUAN. Latar Belakang. Jagung manis atau lebih dikenal dengan nama sweet corn (Zea mays

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Fiksasi Nitrogen tanah : proses pertukaran nitrogen udara menjadi nitrogen dalam tanah oleh mikroba tanah yang simbiotik maupun nonsimbiotik.

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

Desti Diana Putri/ I.PENDAHULUAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pertumbuhan tanaman dan produksi yang tinggi dapat dicapai dengan. Pemupukan dilakukan untuk menyuplai unsur hara yang dibutuhkan oleh

II. TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Pengaruh Pemupukan NPK Majemuk pada Kualitas Benih. Benih bermutu yang dihasilkan dari suatu produksi benih ditunjukkan oleh

Lampiran 1. Standar Kualitas Kompos Menurut Standar Nasional Indonesia

HASIL DAN PEMBAHASAN

Antiremed Kelas 12 Biologi

BAB I. PENDAHULUAN. Tanaman penutup tanah atau yang biasa disebut LCC (Legume Cover

II. TINJAUAN PUSTAKA. Selada merupakan tanaman semusim polimorf (memiliki banyak bentuk),

II. TINJAUAN PUSTAKA. Sawi termasuk ke dalam famili Crucifera (Brassicaceae) dengan nama

FOTOSINTESIS & LINGKUNGAN

FOSFOR. Kesuburan Tanah Ratih Kurniasih

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA. Sistematika tanaman tebu adalah sebagai berikut : kingdom : Plantae ;

12/04/2014. Pertemuan Ke-2

dari reaksi kimia. d. Sumber Aseptor Elektron

Transkripsi:

Mutiara Dewi P. Pertemuan 5

UNSUR HARA Unsur hara Essensial Unsur hara non Essensial UH yg sangat dibutuhkan tan. Tidak dapat digantikan dg UH lain Jk,. Tidak cukup tanaman tidak akan tumbuh optimum UH pendukung pertumbuhan tanaman Jk tidak ada tan msh bisa bertahan hidup

UNSUR HARA UNSUR HARA MAKRO UNSUR HARA MIKRO UH yg sangat dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang BANYAK UH pendukung pertumbuhan tanaman dalam jumlah yang SEDIKIT.

Komposisi nutrisi tanaman

Unsur hara Makro Rata-rata Komposisi hara sbgn besar tan UH N K Ca Cl Na Mg S P % 1,52 1,47 0,77 0,73 0,37 0,30 0,26 0,22 1. Na & Cl > bbrp UH makro, namun Na bukan merupakan UH Esensial bagi tan. 2. Cl sbg UH mikro. Tan juga mgd Si & Al.

Mekanisme Penyediaan dan Penyerapan Unsur Hara Diserap melalui daun Stomata, rx Fotosintesis UH makro ION UH mikro

UH diserap tanaman dlm bentuk? UH makro dibutuhkan tan 500 μg/bk tan UH mikro dibutuhkan tan 100 μg/bk tan

Cara Tanaman menyerap UH : MASS FLOW Gerakan unsur hara di dalam tanah menuju permukaan akar tanaman bersama-sama gerakan massa air. Aliran massa terjadi bersamaan dengan transpirasi. UH yang terkandung di dlm air, ikut terbawa bersama gerakan aliran massa. Hal ini dinamakan mekanisme aliran massa Unsur hara yang ketersediaannya bagi tanaman melalui mekanisme ini meliputi: nitrogen (98,8%), kalsium (71,4%), belerang (95,0%), dan Mo (95,2%).

Diffusion Pergerakan suatu zat (unsur hara) dr bagian yg berkonsentrasi tinggi ke bagian yg berkonsentrasi rendah. Konsentrasi UH pd permukaan akar tanaman < dibandingkan dengan konsentrasi hara dalam larutan tanah. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar unsur hara tersebut telah diserap oleh akar tanaman. Hal ini disebut mekanisme difusi. Beberapa unsur hara yang tersedia melalui mekanisme difusi ini, adalah: fosfor (90,9%) dan kalium (77,7%).

Root Interception gerakan akar tanaman yang memperpendek jarak dengan keberadaan unsur hara melalui pemanjangan akar tanaman shg memperluas jangkauan akar. Unsur hara yang ketersediaannya sebagian besar melalui mekanisme ini adalah: kalsium (28,6%).

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Tanaman Menyerap Hara Konsentrasi oksigen dalam udara tanah. Energi yang diperlukan berasal dari proses respirasi akar. Temperatur tanah. Jk kondisi tanah dingin konsentrasi hara dlm larutan tanah untuk laju pertumbuhan maksimum dibandingkan dengan tanahyang hangat. Pd UH P. Reaksi-reaksi antagonistik yang mempengaruhi serapan hara. Co: penambahan K pada tanah yang miskin Mg menyebabkan depresi pd tanaman krn defisiensi Mg. Substansi toksik. Co: konsentrasi garam terlarut yang sangat tinggi, kondisi Al yg tinggi pd tanah masam.

Faktor yg memperngaruhi ketersediaan UH dalam tanah Kondisi ph tanah. Kelarutan oksida- oksida hidrous dari Fe dan Al secara langsung tergantung pada konsentrasi hidroksil (OH) dan menurun kalah ph meningkat. Potensial redoks. Berpengaruh terhadap erasi tanah yang selanjutnya sangat tergantung pada laju respirasi jasad renik dan laju difusi oksigen. Ketersediaan air. Aktivitas akar.

Bagan ketersediaan hara secara umum M = UH

NITROGEN (N) Diserap tan dlm btk nitrat NO - 3 & amonium NH + 4 Peranannya : 1. Pembentuk protein 2. Penyusun khlorofil 3. Berperan dalam pertumb vegetatif tan Kekurangan : 1. Pembt khlorofil kurang daun menguning 2. pertumbuhan akar terbatas 3. Pd tk lanjut anakan berkurang, tan kerdil mati Kelebihan : 1. Memperpanjang fase pertumbuhan vegetatif 2. Batang lemah dan mudah roboh. 3. Tan lemah, mudah diserang penyakit.

FOSFOR (P) Diserap tan dlm bentuk H 2 PO 4 ; HPO -2 4, PO -3 4 P total di permukaan tanah antara 0.005 atau 0.15%. Jumlah P total didalam tanah sangat rendah tidak sejalan dengan jumlah P tersedia. Konsentrasi P didalam tan antara 0.5% lebih rendah drpd N dan K. Peranannya: 1. Pembentuk DNA (nukleoprotein) inti kehidupan 2. Energy storage and transfer (spt; ATP, ADP, Gula fosfat, Gliseraldehid fosfat, dll) diperlukan sejak perkecambahan s.d pematangan biji/buah *Secara agronomis; mempercepat pembtkan akar, pembentukan bunga, buah dan biji, pematangan buah/biji, memperkuat batang, perkembangan akar. 3. Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.

Kekurangan : 1. Menghambat transformasi dr karbohidrat. 2. Penumpukan antosianin tan ungu atau merah, dimulai dr daun tua. 3. Pertumbuhan lambat atau kerdil. Penyebab kekkurangan P: 1. Jumlah P dalam tanah sedikit. 2. Tidak dalam bentuk tersedia bagi tanaman. 3. Terjadi fiksasi oleh Al pada tanah masam atau Ca pd tanah alkali.

KALIUM (K) Diserap tan dlm bentuk K + ; bersifat mobil 50% K dalam daun, terdapat dalam chloroplast, berfungsi dalam translokasi asimilat (gula), ke semua organ untuk disimpan dan dipakai bagi pertumbuhan. Peranannya : Tdk terlihat dlm pembentukkan senyawa spt N dan P Kebutuhan K akan sama dg N 1. Sbg katalisator (aktivator enzim) dlm metebolisme tan 2. Pembtk metabolisme KH 3. Membantu metabolisme N sintesa protein 4. Membantu menetralkan as organik 5. Membantu pertumbuhan batang 6. Pembukaan dan penutupan stomata.

Kandungan K 1-5% dalam tan, tetapi dapat besar dr itu (dalam kasus luxury consumption). Kekurangan: 1. Khlorosis pd ujung daun, pinggir daun menonjol ke tengah, dimulai pd daun tua 2. Ruas pd jagung memendek dan tanaman tidak tinggi. 3. Kekurangan K dapat menekan kadar CO2, yang diassimilasi menjadi gula; shg kadar gula menurun, pembentuk umbi kecil

KALSIUM (Ca) Diserap tan dlm btk Ca ++ (mobil). Kandungan dalam tan normal 0,2-1,0%. Peranannya : 1. Penyusun molekul khlorofil (15-20%), 2. Pembtk lamella tengah dd sel 3. Pembtk protein, menetral kemasaman 4. Mengatur/membantu stabilitas mitokondria 5. Pembtk polong (leguminosa) 6. Translokasi C, H, O, diperlukan dalam aktivitas enzim phosphorylase dalam metabolisme karbohidrat.

Kekurangan : - Daun muda sukar membuka (menggulung) - Legum tdk berpolong Defisiensi Ca, dapat menyebabkan kegagalan terminal bud, atau apical tips of roots. Akibatnya menghambat aktivtas meristematik.

MAGNESIUM (Mg) Diserap tan dlm btk Mg ++ Peranannya : 1. Pembentuk senyawa khlorofil (inti khlorofil) 2. Aktivator enzim tertentu, 3. Berperan dlm rx asam nitrat (siklus Krebs) 4. Berperan dlm sintesa minyak dan vit C, bersama belerang (S), dapat meningkatkan kadar minyak tanaman. 5. 70% Mg dlm jar tan dapat berikatan dengani ion norganik dan organik seperti malat, sitrat, oksalat, dan pektat. Kekurangan : - Khlorosis sepanjang tulang daun dimana tulang-tulang daun tetap hijau, sementara bagian lainnya memucat, coklat dan nekrosis.

Daun-daun mudah terbakar oleh teriknya sinar matahari karena tidak mempunyai lapisan lilin, karena itu banyak yang berubah warna menjadi coklat tua/kehitaman dan mengkerut Pada tanaman biji-bijian, daya tumbuh biji kurang/lemah, malah kalau toh ia tetap tumbuh maka ia akan nampak lemah sekali Kelebihan unsur hara Magnesium (Mg) Kelebihan Mg tidak menimbulkan gejala ekstrim.

SULFUR (S) Diserap tan dlm btk SO -2 4, SO 2 Kandungan S dalam tanaman 0,1 0,4%. Peranannya : - Mirip dg N, pembtk AA dan protein - Aktivator enzim, spt enzim proteolitik - Membantu fiksasi N Kekurangan: - Gejala mirip dg N, ttp tdk merata; tdk saja pd daun tua ttp juga pd daun muda

keseimbangan hara tanaman

Hatur Nuhun