Perilaku Keorganisasian IT

dokumen-dokumen yang mirip
PERILAKU ANTAR KELOMPOK DAN MANAJEMEN KONFLIK

MANAJEME N KONFLIK. Mury Ririaty, S.KM.,M.Kes. Manajemen Konflik

KONFLIK DAN NEGOSIASI

Bab 13. Manajemen Konflik 1

Review of Session Two. Copyright Houghton Mifflin Company. All rights reserved. Lecture Outlines, 14 1

ORGANIZATION THEORY AND DESIGN

MANAJEMEN KONFLIK OLEH : PROF. DR. SADU WASISTIONO, MS

STREES? STREES KERJA & KONFLIK. Sumber Stress. Dampak Stress 1/3/2012 STRESS PDB M13

MANAJEMEN KONFLIK. Disusun: Ida Yustina, Prof. Dr.

RANGKUMAN BAB 15. Konflik

Suatu proses dimana satu pihak menganggap pihak lain secara negatif, merugikan dan perlu dihindari. Pandangan mengenai konflik:

Nama: Anton Rahmat Riyadi NIM :

Tugas : Perilaku Organisasi Nama : Erwin Febrian Nim : Pertanyaan:

Majamenen Konflik Dalam Sebuah Organisasi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan Penulisan

Perilaku Keorganisasian IT

Defusi (defusion): idak menekankan perbedaan antarpihak yang berkonlik; kompromi; mediasi

KEKUASAAN DAN PENGARUH IKA RUHANA

Pengertian: Hubungan antar manusia / dengan orang-orang yang ada di sekeliling kita dengan cara-cara yang dianggap baik.

LATIHAN KEPEMIMPINAN TINGKAT LANJUT (LKTL) LGM FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM MALANG Tanggal, 10 s/d 12 April 2015 MANAJEMEN KONFLIK

MODUL HUMAN RELATIONS (3 SKS) Oleh: Wihartantyo Ari Wibowo, ST, MM

KONFLIK ORGANISASI. Rangkaian Kolom Kluster I, 2012

Modul ke: Pengelolaan Konflik. Fakultas FIKOM. Andi Youna Bachtiar, M.Ikom. Program Studi Public Relations.

Alternative Dispute Resolution dalam Sengketa Bisnis

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Strategi dan Seni dalam NEGOSIASI. Lucky B Pangau,SSos MM HP : Lucky B Pangau.

FAKTOR PENYEBAB KONFLIK SECARA UMUM

KONFLIK DAN STRES KERJA

Lampiran 1 : BESAR UKURAN ORGANISASI KECIL. bayi remaja dewasa UMUR ORGANISASI. Krisis???? Krisis birokrasi

KONFLIK & MENGELOLA KONFLIK DALAM ORGANISASI

Cara penyelesaian dengan melibatkan pihak ketiga, yaitu pihak ketiga yang dapat diterima (acceptable). Artinya para pihak yang berkonflik mengizinkan

PERTEMUAN 15 KONFLIK

PENDAHULUAN. dengan semakin kompleksnya keinginan dan tujuannya, manusia berpikir mengenai

BAB 10 KEKUASAAN DAN POLITIK

IV MANAJEMEN DAN ORGANISASI

teguhfp.wordpress.com HP : Flexi:

Negosiasi : This is how we do it!

BAB 10 KELOMPOK DAN TIM

9. PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kinerja lebih tinggi daripada jumlah masukan individual (Stephen, Timothy

MANAJEMEN KONFLIK ENI WIDIASTUTI

Team Building & Manajeman Konflik

Bisma, Vol 1, No. 9, Januari 2017 GAYA PENANGANAN KONFLIK PADA CREDIT UNION KELING KUMANG KANTOR SENTRAL DI SINTANG

Negosiasi dengan Hati

Teori Komunikasi Kelompok (GRIFFIN)

ORGANISASI INOVATIF. Rangkaian Kolom Kluster I, 2012

PERAN KEPEMIMPINAN DALAM KONFLIK

STRES. Adalah respon adaptif terhadap situasi eksternal yang menghasilkan penyimpangan fisik, psikologis, dan atau perilaku pada anggota organisasi.

MINGGU KE 7 MOTIVASI, PENGELOLAAN INDIVIDU DAN KELOMPOK DALAM ORGANISASI BISNIS

Adiharsa Winahyu Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG 1.2 PERUMUSAN MASALAH 1.3 TUJUAN PENULISAN 1.4 SISTEMATIKA PENULISAN

PENGERTIAN KELOMPOK DAN TIM

PENGURUS. Persyaratan untuk dapat dipilih dan diangkat menjadi pengurus koperasi ditetapkan dalam anggaran dasar koperasi yang bersangkutan.

ETIKA & FILSAFAT KOMUNIKASI

Pendelegasian Wewenang

Pemangku Kepentingan, Manajer, dan Etika

Pengertian Kelompok adalah himpunan atau kesatuan manusia yang saling berinteraksi,dan saling bergantung untuk mencapai sasaran-sasaran tertentu.

DINAMIKA PERUBAHAN & RESOLUSI KONFLIK

MANAJEMEN KONFLIK DALAM ORGANISASI

KELOMPOK SOSIAL. Oleh Firdaus

Pengantar Manajemen & Bisnis

[Studi Keamanan Internasional] MEMAHAMI KONFLIK. Dewi Triwahyuni

TEKNIK LOBBY, NEGOSIASI DAN DIPLOMASI

Pengertian. Kelompok merupakan kumpulan individu yang saling berinteraksi dan mempunyai tujuan bersama. (Aziz.A, 2007)

MASALAH SOSIAL BUDAYA DITINJAU DALAM BERBAGAI NUR ENDAH JANUARTI, MA

MEMIMPIN TIM PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA 2015

MANAJEMEN UMUM. BAB 5 Wewenang, Delegasi dan Desentralisasi

Organizations & Structures

DINAMIKA PERUBAHAN & RESOLUSI KONFLIK

BAB II TINJAUAN TEORITIS

BAB V Perilaku Konsumen pada Pasar Konsumsi dan Pasar Bisnis

Materi 10 Organizing/Pengorganisasian: Manajemen Team

TI-3252: Perancangan Organisasi

Desain Struktur Organisasi: Spesialisasi dan Koordinasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. A. Manajemen Konflik. tindakan pihak lain. Apabila dua orang individu masing-masing berpegang pada

Steven Program Studi Manajemen STIE Widya Dharma Pontianak

HP : Bisa diunduh di: teguhfp.wordpress.com

Identitas Responden. 1. Jabatan di perusahaan ini sebagai. 5. Posisi di perusahaan :.. Manajer tingkat bawah ( manager lini)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Nama : Burhanudin Indra NIM : Kelas : SI/22

Proses dan efek Media

KUESIONER. IDENTITAS RESPONDEN Berilah tanda silang (x) pada pilihan yang sesuai identitas Anda. * = pilih, salah satu 1.

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI. 1) kesimpulan, 2) implikasi dan saran hasil penelitian.

Kekuasaan, Wewenang dan Pengaruh

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

PEMBAHASAN. 1.Pengertian Gaya Kepemimpinan Partisipatif

LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN

Presentasi. Komunikasi&Kepemimpinan. Mas Eka Setiawan

Bimbingan dan Konseling Sosial

7. STRUKTUR DAN ANATOMI ORGANISASI

ORGANIZATIONAL BEHAVIOR S T E P H E N P. R O B B I N S

Jenis dan Bentuk Perubahan Organisasi

BAB II LANDASAN TEORI. dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu atau yang

TI-3252: Perancangan Organisasi STRUKTUR ORGANISASI

1. Terdapat hubungan yang signifikan dan berarti antara kepemimpinan kepala

Transkripsi:

Perilaku Keorganisasian IT-021251 UMMU KALSUM UNIVERSITAS GUNADARMA 2016

PERILAKU ANTAR KELOMPOK DAN MANAJEMEN KONFLIK

Pengertian Kelompok Kelompok? Perilaku kelompok? Dua karakteristik pokok dari kelompok, yaitu 1. Adanya interaksi yang terpola dan 2. Adanya kesadaran akan identitas bersama

Hubungan Antar Kelompok Adalah Hubungan ini mengandung sejumlah dimensi, antara lain dimensi sejarah, sikap, perilaku, gerakan sosial, dan institusi Faktor yang mempengaruhi terbentuknya hubungan antar kelompok ini, yaitu rasialis (pertahanan perbedaan/ras), etnisitas (karena keturunan, adat, agama, dsb), seksisme (seksi/bagian), dan ageisme

Pentingnya bergabung dalam kelompok untuk mencapai tujuan yang bila dilakukan sendiri tujuan itu tidak tercapai dalam kelompok seseorang dapat terpuaskan kebutuhannya dan mendapatkan reward sosial

Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan kelompok 1. Komposisi kelompok 4 hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun komposisi kelompok : Penerimaan tujuan umum mempengaruhi kerjasama dan tukar informasi Pembagian (divisibilitas) tugas Komunikasi dan status struktur biasanya yang posisinya tertinggi paling mendominasi dalam kelompok Ukuran kelompok semakin besar kelompok semakin menyebar opini, konsekuensinya adalah semakin lemah partisipasi individu dalam kelompok tersebut

2. Kesamaan anggota kelompok 3. Keputusan kelompok akan cepat dan mudah dibuat bila anggota kelompok sama satu dengan yang lain 4. Pengaruh polarisasi (pembagian 2 bagian yang berlawanan) kelompok Seringkali keputusan yang dibuat kelompok lebih ekstrim dibandingkan keputusan individu. Hal itu disebabkan karena adanya perbandingan sosial

Manajemen Konflik Konflik organisasi adalah perbedaan pendapat antara dua atau lebih anggota atau kelompok dalam organisasi Konflik vs kompetisi Jika dalam hal ini tidak ada kemungkinan untuk mencampuri usaha pihak lain dalam mencapai tujuannya kompetisi apabila ada kemungkinan untuk mencampuri itu dan memang dilakukan konflik

Jenis-Jenis Konflik Konflik didalam individu Konflik antar individu dalam organisasi yang sama Konflik antar individu dan kelompok Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama Konflik antar organisasi

Metode-Metode pengelolaan konflik Metode stimulasi konflik digunakan untuk menimbulkan rangsangan karyawan, karena karyawan pasif Metode stimulasi konflik meliputi : Pemasukan atau penempatan orang luar ke dalam kelompok Penyusunan kembali organisasi Penawaran bonus,pembayaran insentif dan penghargaan untuk mendorong persaingan Pemilihan manajer-manajer yang tepat dan Perlakuan yang berbeda dengan kebiasaan

Metode pengurangan konflik mengurangi permusuhan (antagonis) yang ditimbulkan oleh konflik, dengan mengelola tingkat konflik melalui pendinginan suasana Metode penyelesaian konflik dipusatkan pada tindakan para manajer yang dapat secara langsung mempengaruhi pihak-pihak yang bertentangan

Konflik Struktural Konflik Hirarki terjadi di berbagai tingkatan organisasi (puncak, menengah atau bawah) Konflik Fungsional terjadi antara departemen fungsional organisasi, contohnya konflik antar bagian produksi dengan bagian pemasaran, bagian personalia dengan bagian produksi dan sebagainya Konflik Lini (antar) Staf Konflik Formal Informasi (antara organisasi formal dan informal)

Teknik perangsangan konflik Komunikasi yang ambigu atau mengancam Memasukkan orang luar Menstruktur ulang organisasi Mengangkat pembela kejahatan

Proses konflik 1. Oposisi (ketidakcocokan potensial) karena komunikasi, struktur, dan variabel pribadi 2. Kognisi (kegiatan atau proses) dan personalia 3. Maksud keputusan untuk bertindak dalam suatu cara tertentu 5 maksud penanganan konflik: Bersaing Berkolaborasi Menghindar Mengakomodasi Berkompromi/perundingan

4. Perilaku pernyataan, tindakan atau reaksi yang dibuat oleh pihak yang berkonflik 5. Hasil hasil fungsional (memperbaiki kualitas keputusan, merangsang kreativitas dan inovasi, dsb)

Perundingan proses kedua pihak atau lebih untuk bertukar agar tercipta kesepakatan 4 hal yang perlu dipertimbangkan dalam perundingan: Peran ciri kepribadian Perbedaan jenis kelamin Perbedaan budaya Penggunaan pihak ketiga

Pihak ketiga dalam perundingan Mediator netral, mempermudah suatu pemecahan perundingan menggunakan penalaran dan persuasi (ajakan) Arbitrator pihak ketiga dengan otoritas memaksakan suatu persetujuan Perujuk (konsiliator) pihak ketiga terpecaya yang memberikan hubungan komunikasi informal antara perunding dengan lawannya Konsultan pihak ketiga yang terampil dan netral, berupaya memudahkan pemecahan masalah lewat komunikasi dan analisis, yang dibantu oleh pengetahuan mengenai manajemen konflik

Proses perundingan Persiapan dan perencanaan Definisi aturan-aturan dasar Penjelasan dan pembenaran Tawar-menawar dan pemecahan Penutupan dan pelaksanaan

Teknik manajemen konflik Pemecahan masalah Tujuan atasan Perluasan sumber daya Penghindaran Perataan Kompromi Komando otoiritatif Mengubah perilaku manusia Mengubah struktur organisasi

Metode Penyelesaian Konflik Secara Menyeluruh Konsensus pihak-pihak mengadakan pertemuan untuk mencari pemecahanpemecahan masalah yang terbaik Konfrontasi pihak-pihak yang saling berhadapan menyatakan pandangannya secara langsung satu sama lain, dengan kepemimpinan yang terampil dan kesediaan semua pihak untuk mendahulukan kepentingan bersama Penggunaan tujuan-tujuan yang lebih tinggi

Terima kasih