BAB 2 DATA DAN ANALISA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II DATA DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Jamur merupakan sumber makanan yang bergizi tinggi. Jamur juga termasuk bahan pangan alternatif yang disukai oleh

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia diantaranya adalah tempe, keju, kefir, nata, yoghurt, dan lainlain.

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Tabel 1. Data populasi sapi perah dan produksi susu

BAB I PENDAHULUAN. Pembuatan Yoghurt Page 1

f. Life-cycle : menikah (primer) &single (sekunder). g. Kewarganegaraan :Indonesia (primer) & pendatang (sekunder). 3. Psikografis a. Kelas sosial: me

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

I PENDAHULUAN. Bab ini akan menguraikan mengenai Latar Belakang Penelitian, Identifikasi Masalah, Maksud dan Tujuan Penelitian, Manfaat dan Kegunaan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. campuran Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Berbagai

Pembuatan Yogurt. 1. Pendahuluan

TINJAUAN PUSTAKA Pemasaran

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

PENDAHULUAN. mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian besar

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Susu ialah cairan hasil sekresi yang keluar dari kelenjar susu (kolostrum) pada

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. alternatif pengganti beras dan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN. permintaan bahan pangan yang mempunyai nilai gizi tinggi meningkat.

BAB I PENDAHULUAN. dibandingkan susu segar sebagai bahan dasarnya, karena total padatan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. murni (Hidayat, dkk, 2006). Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki yaitu jugurt

Inovasi Olahan dan Limbah Meningkatkan SDM dan Ekonomi Petani

LAPORAN TUGAS AKHIR OPTIMASI PEMBUATAN COCOGURT MENGGUNAKAN FERMENTOR SERTA KULTUR CAMPURAN

BAB I PENDAHULUAN. Makanan dan minuman merupakan hal yang penting demi berlangsungnya

BAB 1 PENDAHULUAN. biakan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Rasa asam

I PENDAHULUAN. sehat juga semakin meningkat. Produk-produk fermentasi bisa berasal dari berbagai

BAB I PENDAHULUAN. difermentasi dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan

SUSU FERMENTASI BAHAN KULIAH TEKNOLOGI HASIL TERNAK

I PENDAHULUAN. Hipotesis Penelitian, dan (7) Tempat dan Waktu. Yoghurt adalah salah satu produk olahan pangan bersifat probiotik yang

V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. produk-produk fermentasi. Proses fermentasi mampu meningkatkan nilai gizi

BAB I PENDAHULUAN. berbentuk semi padat yang biasa dikonsumsi sebagai makanan selingan

KARAKTERISTIK YOGHURT TERSUBTITUSI SARI BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) DENGAN JENIS DAN KONSENTRASI STARTER YANG BERBEDA-BEDA

BAB I PENDAHULUAN. pengolahan susu dengan bantuan mikroba untuk menghasilkan berbagai produk

II. TINJAUAN PUSTAKA

I. PENDAHULUAN. nilai gizi yang sempurna ini merupakan medium yang sangat baik bagi

BAB V RANCANGAN PENELITIAN

I. PENDAHULUAN. Pangan merupakan bahan-bahan yang dapat dikonsumsi sehari-hari untuk. cair. Pangan merupakan istilah sehari-hari yang digunakan untuk

PENDAHULUAN. mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap seperti laktosa, lemak, protein,

BAB I PENDAHULUAN. ditambahkan dengan starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dadih merupakan hasil olahan susu fermentasi yang berasal dari Sumatera Barat, Jambi dan Riau.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Susu Kambing. Dipasteurisasi 70 o C. Didinginkan 40 o C. Diinokulasi. Diinkubasi (sampai menggumpal) Yoghurt.

BAB I PENDAHULUAN. lalu. Di negara Swiss terdapat lukisan pada tahun 1850 yang memperlihatkan bahwa

UJI ORGANOLEPTIK FRUITGHURT HASIL FERMENTASI LIMBAH BUAH ANGGUR (Vitis vinifera) OLEH Lactobacillus bulgaricus SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. mamalia seperti sapi, kambing, unta, maupun hewan menyusui lainnya.

Chemistry In Our Daily Life

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

I. PENDAHULUAN. mineral, serta antosianin (Suzuki, dkk., 2004). antikanker, dan antiatherogenik (Indrasari dkk., 2010).

BAB 2 DATA DAN ANALISA

Makalah Manajemen Kewirausahaan USAHA PRODUKSI MINUMAN YOGURT KACANG MERAH. Disusun Oleh : Mega Ayu Puspitasari ( )

BAB I PENDAHULUAN. lengkap dan telah dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat. Susu dapat

BAB I PENDAHULUAN. banyaknya aktivitas yang harus dilakukan, sementara waktu yang ada sangat terbatas. Gaya

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Menghadapi perkembangan era globalisasi, dunia bisnis dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

UJI KUALITAS YOGHURT SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN MADU dan Lactobacillus bulgaricus PADA KONSENTRASI YANG BERBEDA NASKAH PUBLIKASI

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dimanfaatkan adalah produk fermentasi berbasis susu. Menurut Bahar (2008 :

PEMBUATAN YOGHURT SUSU SAPI DENGAN BANTUAN MIKROORGANISME DALAM PLAIN YOGHURT MENGGUNAKAN ALAT FERMENTOR

BAB I PENDAHULUAN. Amerika misalnya, sebagian besar masyarakat menyukai minuman ini, sehingga

PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. tampilan dan teksturnya mirip dengan tahu yang berwarna putih bersih

BAB I PENDAHULUAN. dalam susu dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Di dalam kehidupan sehari-hari,

BAB II DATA DAN ANALISA. diambil dari berbagai sumber, diantaranya : 1. Wawancara dengan pemilik Kopi cap Pohon dan karyawan.

I PENDAHULUAN. Pemikiran, (6) Hipotesis Penelitian dan (7) Tempat dan Waktu Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dijelaskan dalam firman-nya dalam surat al-baqarah ayat 168 sebagai berikut:

BAB 2 DATA DAN ANALISA

PENINGKATAN PENDAPATAN ANGGOTA PKK MELALUI USAHA PEMBUATAN YOGHURT DI DESA WISATA MULYOREJO KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG

BAB 1 PENDAHULUAN. Saliva merupakan cairan rongga mulut yang kompleks yang terdiri atas

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Susu kedelai adalah salah satu hasil pengolahan yang merupakan hasil ekstraksi dari

BAB I PENDAHULUAN. Pengembangan produk pangan menggunakan bahan baku kacang-kacangan

BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. Peningkatan produksi ternak dan pengetahuan peternak semakin

1. BAB I PENDAHULUAN. karena kandungan gizi yang ada didalamnya. Susu merupakan sumber protein,

I. PENDAHULUAN. Jambi) ataupun yang berasal dari daging seperti sosis dan urutan/bebontot

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

INOVASI PEMBUATAN SUSU KEDELE TANPA RASA LANGU

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Proses pembuatan starter di pondok pesantren pertanian Darul Fallah

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S- 1. Pendidikan Biologi

BAB I PENDAHULUAN. Bab I Pendahuluan

SUSU EVAPORASI, SUSU KENTAL, SUSU BUBUK

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

SUSU. b. Sifat Fisik Susu Sifat fisik susu meliputi warna, bau, rasa, berat jenis, titik didih, titik beku, dan kekentalannya.

I. PENDAHULUAN. Yogurt adalah bahan makanan yang terbuat dari susu yang

KANDUNGAN VITAMIN B1 DAN KUALITAS YOGHURT SUSU BEKATUL DENGAN VARIASI LAMA PEMANASAN DAN PENAMBAHAN SUSU SAPI MURNI YANG BERBEDA NASKAH PUBLIKASI

PENGARUH PENAMBAHAN SUKROSA DAN GLUKOSA PADA PEMBUATAN PERMEN KARAMEL SUSU KAMBING TERHADAP SIFAT KIMIA, MIKROBIOLOGI DAN ORGANOLEPTIK

BAB I PENDAHULUAN. berarti bagi tubuh. Menurut Dewanti (1997) bahan-bahan pembuat es krim

BAB 2. Data dan Analisa. Proyek desain yang akan dibuat adalah merancang kembali identitas. Sumber data yang diperoleh adalah berdasarkan :

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang

II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sejarah dan Perkembangan Nata De Coco

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Memahami konsumen di seluruh dunia tentang pendapat mereka

Transkripsi:

BAB 2 DATA DAN ANALISA 2.1 Sumber Data Data dan informasi yang digunakan untuk mendukung proyek Tugas Akhir ini akan diambil dari berbagai sumber yang ada, diantaranya adalah : 1. Literatur : buku, serta artikel dari media elektronik maupun non elektronik. 2. E & D Yoghurt. 3. Cimory Yoghurt. 2.2 Sejarah Singkat E & D Yoghurt E & D Yoghurt ini tergolong usaha yang baru dirintis kurang lebih setahun yang lalu. Awal mulanya pemilik E & D Yoghurt membuat yogurt hanya untuk dikonsumsi sendiri, sang pemilik tertarik untuk membuatnya karena berawal dari pemberitahuan sanak saudara yang mengatakan bahwa yogurt sangat bagus untuk kesehatan.. Terutama untuk orang-orang yang telah berumur, yogurt sangat bermanfaat karena dapat menambah daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit dan dapat mencegah berbagai macam penyakit seperti Diabetes, Kanker, dsb. Teknik pembuatan yogurt yang digunakan masih sederhana dan hanya berdasarkan dari buku panduan yang dibeli di toko buku serta pemberitahuan dari sanak saudara yang sudah pernah membuat sebelumnya. Pemilik E & D Yoghurt adalah seorang ibu-ibu yang sudah berusia 58 tahun, beliau sebenarnya mempunyai pekerjaan tetap yaitu seorang penjahit khusus pakaian wanita sekaligus sebagai pengajar menjahit di tempat kursus yang beliau 3

4 dirikan. Kemudian pemilik E & D Yoghurt ini melihat peluang yang sangat bagus untuk mengembangkan yogurt buatannya. Awalnya yogurt sudah dijual terlebih dahulu tetapi belum memakai merek atau nama. Nama E & D Yoghurt lahir pada bulan Maret 2006 yang diambil dari inisial nama kedua anaknya yaitu Eric dan Doni. Kemasan yang digunakan masih sederhana, yaitu dengan gelas plastik seperti gelas Aqua, kemudian ditutup plastik dengan cara dipanaskan persis seperti produk Aqua. Desain hanya terdapat pada bagian tutup saja, yaitu berupa logo dari E & D Yoghurt dari stiker. E & D Yoghurt mempunyai berbagai macam rasa, yaitu rasa jeruk, jambu merah, mangga, apel, melon, stroberi, sirsak, leci, moka, madu, dan yogurt murni (asam) itu sendiri. Teknik pembuatan yang digunakan masih manual atau yogurt dengan skala rumah tangga. Setiap harinya sang pemilik E & D Yoghurt ini bisa membuat 40-50 gelas yogurt dengan berbagai macam rasa. Cara penjualannya juga masih sederhana yaitu dengan dititipkan ke toko-toko makanan atau roti, dan delievery order ke rumah-rumah konsumen yang rata-rata adalah kenalan dari sang pemilik sendiri serta menyebar brosur-brosur promosi dari E & D Yoghurt. Keuntungan yang didapat dari penjualan yogurt ini cukup lumayan, Jika terjual habis, sehari bisa mendapat keuntungan Rp 70.000,- Rp 95.000,- dengan harga satuannya Rp 2500,-.

5 Berikut adalah data visual dari E & D Yoghurt : 1. Logo E & D Yoghurt Gambar 2.1 Logo Lama E & D Yoghurt 2. Kemasan yang digunakan adalah gelas plastik seperti gelas Aqua. 3. Isi 240 ml. 4. Harga Rp 2500,- 5. Tersedia rasa jeruk, anggur, jambu merah, mangga, apel, melon, stroberi, sirsak, leci, moka, madu, dan yogurt murni (asam). 6. Menggunakan bahan-bahan yang alami, tanpa pemanis buatan serta tanpa bahan pengawet. Masalah visual exiting yang ada pada logo E & D Yoghurt adalah sebagai berikut : Menurut pengamatan sang penulis, logo E & D Yoghurt ini tidak memiliki konsep yang kuat mengapa dipilih jenis typeface ini. Padahal jenis typeface yang digunakan cenderung keras, kasar, dan tidak beraturan sehingga tidak mencerminkan sebuah yogurt yang halus dan lembut. Sedangkan untuk warna yang dipakai terlalu kalem atau soft, sehingga kurang eye catching untuk sebuah logo yogurt. Sampai saat ini E & D Yoghurt terus dikembangkan ke skala yang lebih besar. Tetapi ada kendalanya, karena di Kudus saat ini sudah mulai ada home industry yogurt lagi yang lebih maju dari E & D Yoghurt. Kompetitor ini adalah Mella Yogh-Aroom Yoghurt.

6 Berikut adalah data-data kompetitor : 1. Mella Yogh-Aroom Yoghurt. 2. Kemasan yang digunakan adalah gelas plastik yang keras tidak seperti gelas Aqua dan ada tutupnya. 3. Harganya Rp 4550,- 4. Isi 175 ml. 5. Sudah ada ijin produksi dari pemerintah dan sudah ada kadar gizinya. 6. Tersedia rasa jeruk, leci, melon, stroberi dan natural. Meskipun Mella Yogh-Aroom Yoghurt merupakan produk baru setelah E & D Yoghurt, Mella Yogh-Aroom Yoghurt lebih banyak dikenal oleh masyarakat karena menggarap bisnisnya dengan serius. Kemasan bagus dan promosi produk yang menjadi andalan mereka, tetapi untuk aneka macam rasanya masih terbatas jika dibandingkan dengan E & D Yoghurt. Oleh karena itu dalam rencana pengembangan bisnis ke dapan, pemilik E & D Yoghurt ingin produk yogurtnya dikenal diseluruh Indonesia. Khususnya dapat menembus pasar produksi di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Dengan bertambahnya target pemasaran untuk jangka waktu ke depan, otomatis jumlah produksi juga akan bertambah banyak sehingga pemilik E & D Yoghurt ingin menambah jumlah karyawannya. Bahkan si pemilik ingin lebih serius dalam menggarap promosi untuk produk E & D Yoghurt ini, diantaranya dengan membuat kemasan yang lebih bagus, brosur, hanging mobile, dsb.

7 2.3 Mengenal Yogurt Pada awal abad ke-20, tepatnya tahun 1907, seorang peneliti berkebangsaan Rusia bernama Elie Metchnikoff membuat hipotesis yang spektakuler. Ahli biologi ini menyatakan ada hubungan yang erat antara harapan hidup yang tinggi masyarakat sukusuku di pegunungan Bulgaria dan kebiasaan mereka mengkonsumsi susu fermentasi dalam jumlah banyak. Susu fermentasi itu dikenal dengan nama yoghurt. Walaupun baru berupa data empiris dan jumlahnya terbatas, penelitian Metchnikoff telah mengantarkannya untuk memperoleh nobel pada tahun 1908. Sejak saat itu, produk susu fermentasi terus diteliti dan dikembangkan. Kata yogurt berasal dari bahasa Turki yaitu jugurt atau yogurut yang artinya susu asam. Secara definisi, yoghurt adalah produk yang diperoleh dari susu yang telah dipasteurisasi, kemudian difermentasi dengan bakteri tertentu sampai diperoleh keasaman, bau, dan rasa yang khas, dengan atau tanpa penambahan bahan lain yang diizinkan. Yogurt sangat digemari oleh banyak orang karena rasa, aroma, dan teksturnya yang khas; menyegarkan; dan bermanfaat bagi kesehatan. Yogurt dapat dibuat dari susu segar atau produk susu dengan atau tanpa menambahkan susu bubuk atau susu skim bubuk. Sumber susu segar dapat berasal dari susu sapi, kerbau, kambing, atau unta. Bakteri baik yang terdapat di dalam yogurt adalah Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Kedua bakteri itu mengurai laktosa (gula) susu menjadi asam laktat dengan berbagai komponen aroma dan cita rasa. Lactobacillus lebih berperan dalam pembentukan aroma, sedangkan Streptococcus lebih berperan dalam

8 pembentukan cita rasa. Cita rasa khas yang timbul dari yogurt diakibatkan adanya asam laktat, asam asetat, karbonil, asetaldehida, aseton, asetoin, dan diasetil. Jika diurut, penggunaan susu fermentasi dalam sejarah umat manusia telah berlangsung lama sejak ribuan tahun yang lalu. Berawal dari kawasan yang mengalami kelebihan produksi susu, seperti pegunungan Kaukasus, Asia Tengah, dan Timur Tengah. Kelebihan produksi susu ini terolah secara tidak sengaja menjadi susu fermentasi. Jutaan bakteri yang terdapat di udara mengontaminasi sisa susu tersebut dan sebagian mengubahnya menjadi susu fermentasi. Campur tangan manusia berupa seleksi kelayakan konsumsi menghasilkan beberapa susu fermentasi tradisional dengan berbagai nama sesuai dengan negara asalnya. Salah satunya adalah yogurt yang berasal dari kosa kata bahasa Turki. Kosa kata yogurt sendiri diduga baru dikenal pada abad ke-11 yang merupakan perubahan dari kata yogurut yang dikenal sejak abad ke-8. Kosa kata inilah yang terkenal di seluruh dunia. Di Indonesia yogurt masih belum familiar, hanya dibeberapa tempat saja seperti Bandung. Di Bandung saat ini yogurt menjadi minuman favorit para penduduknya, meskipun tidak dikonsumsi setiap hari. Di Eropa penduduknya yang paling banyak mengkonsumsi yogurt adalah Belanda, Swiss, dan Perancis. Sementara itu, negara Asia yang penduduknya banyak mengkonsumsi yogurt adalah Jepang dan Arab Saudi. Bahkan di Arab Saudi banyak penduduk-penduduknya membagi-bagikan yogurt ke jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah dan jumlahnya pun tidak tanggungtanggung bisa mencapai beberapa kontainer ukuran 40 feet.

9 Yogurt merupakan salah satu hasil produk fermentasi yang banyak mengandung gizi. Proses fermentasi yang terjadi pada yogurt akan menambah kandungan gizinya. Komposisi zat gizi yogurt mirip dengan susu. Bahkan, ada beberapa komponen yang jumlahnya lebih tinggi dibandingkan susu, seperti vitamin B kompleks, kalsium (Ca), dan protein. Selama proses fermentasi susu menjadi yogurt terjadi sintesis vitamin B komplek khususnya thiamin (vitamin B1) dan riboflavin (vitamin B2), serta beberapa asam amino penyusun protein. Tak ada yang memungkiri bahwa komponen zat gizi tersebut sangat berguna bagi kesehatan. Secara umum yogurt diklasifikasikan dalam 4 kelompok, yaitu berdasarkan metode pembuatannya dan struktur fisik yogurt, cita rasa, kandungan lemak, dan proses pascafermentasi. 1. Berdasarkan Metode Pembuatan dan Struktur Fisik Koagulum a. Set Yoghurt b. Stired Yoghurt 2. Berdasarkan Rasa (Flavor) a. Plain Yoghurt atau Natural Yoghurt b. Flavoured Yoghurt c. Fruit Yoghurt 3. Berdasarkan Kandungan Kadar Lemak a. Yogurt kadar lemak tinggi (4,5-10%) b. Yogurt kadar lemak sedang (3-4%) c. Yogurt kadar lemak rendah (1-3%) d. Yogurt kadar lemak sangat rendah (kurang dari 1%)

10 4. Berdasarkan Proses Pascafermentasi a. Yogurt Pasterurisasi b. Yogurt Beku c. Dietetic Yoghurt d. Yogurt Konsentrat Yogurt dikenal sangat bermanfaat untuk kesehatan, hal ini sudah terbukti di negaranegara pengkonsumsi yogurt. Seperti Belanda, Jepang, Arab Saudi, dsb. Berikut adalah beberapa manfaat dari yogurt bagi kesehatan : 1. Meyembuhkan sakit maag. 2. Meringankan kerja lambung dan sistem pencernaan. 3. Mencegah osteoporosis. 4. Menurunkan kadar kolesterol. 5. Menurunkan tekanan darah tinggi (Hipertensi). 6. Mengatasi keputihan dan infeksi jamur. 7. Mencegah kanker. 8. Menyegarkan pernapasan. 9. Melangsingkan tubuh. 10. Menigkatkan kekebalan tubuh. 11. Menjaga kesehatan ibu hamil.

11 2.4 Target Audience Target audience untuk E & D Yoghurt ini mempunyai letak geografis di seluruh Indonesia dengan target pasaran kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Sedangkan dari sisi psikografis adalah orang-orang yang gemar minum yogurt, baik untuk yang mengkonsumsi setiap hari untuk minuman ringan saja maupun yang mengkonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Untuk kelas sosial adalah A atau B, karena mengingat kembali bahwa E & D Yoghurt adalah yogurt yang diproduksi secara skala rumah tangga yang ingin dikembangkan menjadi perusahaan yogurt yang besar dan terkenal serta untuk demografisnya adalah semua orang baik pria maupun wanita yang berusia antara 20-40 tahun. 2.5 Analisi SWOT Strength : 1. Beraneka ragam rasa, seperti rasa murni, buah-buahan, moka, dan madu. 2. Kebersihan dan kualitasnya terjamin. 3. Harganya yang terjangkau. 4. Bahan-bahan yang alami dan tidak mengandung bahan pengawet serta pemanis buatan. Weakness : 1. Bahan dasar bakterinya belum ada di Indonesia dan masih harus diimpor dari luar negeri. 2. Kemasannya yang sederhana dan kurang menarik. 3. Produk tidak tahan lama dan harus selalu disimpan di lemari es. 4. Adanya kompetitor yang lebih modern dan maju

12 Opportunities : 1. Kompetitor yang masih sedikit, sehingga produk lebih mudah untuk dikenal oleh masyarakat. 2. Tidak hanya untuk minuman ringan saja, tetapi juga untuk minuman kesehatan yang dikonsumsi setiap hari. 3. Banyak toko-toko, minimarket maupun supermarket yang mau menjual produk E & D Yoghurt. 4. Dikalangan tertentu yogurt sudah mulai disukai meski belum banyak yang mengkonsumsinya. 5. Mudah diperoleh atau mudah dibeli karena banyak toko-toko makanan dan roti. Threat : 1. Adanya home industry yoghurt baru yang menjadi kompetitor. 2. Orang lebih banyak mengkonsumsi susu murni atau susu kemasan pabrik seperti susu cair, susu kental, dan susu bubuk. 3. Semakin banyak produk minuman non susu yang dikonsumsi setiap harinya seperti teh, kopi, jus, minuman bersoda, minuman energi, dan minuman seperti Pocari Sweat. 4. Yogurt belum menjadi kebutuhan untuk dikonsumsi setiap hari.