Minggu 3: Manajemen Modern

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. Perputaran informasi, persaingan global dan kemajuan dalam bidang

BAB I PENDAHULUAN. Masalah-masalah baru yang kompleks timbul dengan tiada henti-hentinya

BAB I PENDAHULUAN. reformasi diindikasikan dengan adanya perombakan di segala bidang kehidupan,

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Perubahan lingkungan bisnis yang dinamis membuat perusahaan harus

BAB I PENDAHULUAN. Tantangan kepemimpinan saat ini adalah menghadapi perubahan lingkungan

BAB I PENDAHULUAN. Apakah Anda puas dengan hasil investasi perusahaan Anda pada inovasi? Persentase responden yang menjawab ya

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM PENDIDIKAN. Suto Prabowo

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Strategik SI/TI

BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

Oleh: B.C. Harganto. Cara dokter asing masuk ke Indonesia dapat melalui beberapa jalan yaitu :

BAB I PENDAHULUAN. penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi. Teknologi informasi dapat

BAB I PENDAHULUAN. nasional kini harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta

PERENCANAAN SUMBERDAYA MANUSIA YANG EFEKTIF: STRATEGI MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF

03/06/2015. Hambatan dalam Pengembangan Sistem Manajemen Kualitas. Sistem Manajemen Kualitas Internasional

SISTEM INFORMASI DALAM ORGANISASI ASIH ROHMANI,M.KOM

Definisi Taufiqur Rachman 1

PERILAKU ORGANISASI MODUL 01

BAB I PENDAHULUAN. terjadi dengan sangat cepat. Di masa krisis yang melanda seperti saat ini, banyak

SEJARAH DAN PENGERTIAN

01/10/2010. Pertemuan 1. Process. People. Technology

21/09/2011. Pertemuan 1

Sharing vision mempunyai penekanan membangun dan mengasah kemampuan. analisis setiap individu. Oleh karena itu, data dan informasi kondisi perusahaan

BAB 1 PENDAHULUAN. Persaingan antar perusahaan yang semakin ketat dan kompetitif dewasa ini

BAB I PENDAHULUAN. dimana mereka semakin sadar biaya (cost conscious) dan sadar nilai (value

KONSEP STRATEGI BISNIS DAN IMPLIKASI STRATEGI SI/TI Titien S. Sukamto

Purnawan Junadi 2014

Analisa dan Perancangan Sistem Informasi. Pengantar System Analyst. Ir. Hendra,M.T., IPP Dosen STMIK IBBI

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

Rantai Pasokan Global (Global Supply Chains)

MODUL KULIAH MANAJEMEN INDUSTRI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9000

Manajemen startegik Dosen: Prof DR Ir Rudy C Tarumingkeng

Human Resources Management (HRM)

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan. Masyarakat akan semakin kritis memilih barang dan jasa yang

Bab 2 Keputusan Perencanaan Strategi

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Materi II Overview Sistem Informasi. Sistem Informasi Manajemen Dr. Hary Budiarto

Standart Operating Procedure

BAB III PERKEMBANGAN ILMU MANAJEMEN

Minggu 7: TI4002-Manajemen Rekayasa Industri. Teknik Industri, FTI ITB

Ringkasan Chapter 12 Developing Business/ IT Solution

MANAJEMEN OPERASIONAL PERTEMUAN PERTAMA BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.SI. FAKULTAS EKONOMI UNIV. IGM

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN. Ringkasan Chapter 12 Developing Business/ IT Solutions. (Buku O Brien)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Lingkungan bisnis pada saat ini tumbuh dan berkembang secara drastis

Manajemen Kualitas Terpadu (MKT) Total Quality Management (TQM)

QUALITY. Karakteristik produk dan jasa yang memberi kepuasan terhadap kebutuhan konsumen. (American Society for Quality Control)

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) PERTEMUAN # TAUFIQUR RACHMAN EBM503 MANAJEMEN KUALITAS

BAB 1 PENDAHULUAN. informasi sebagai infrastruktur yang mampu menangani pengelolaan data dan

Business Process and Information Systems. Didi Supriyadi - Pertemuan ke-3 Sistem Informasi Manajemen ST3 Telkom

Pendahuluan: Decision Support system STMIK BANDUNG

KONSEP PERANCANGAN PTPN VII INTEGRATED management system

PENERAPAN SIX SIGMA PADA IMPLEMENTASI SAP MODUL TRAINING & EVENT MANAGEMENT DI PT.TELKOM

Minggu 2: TI4002-Manajemen Rekayasa Industri. Teknik Industri, FTI ITB

BAB 2 LANDASAN TEORI

Sistem Informasi

TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)

IMPLEMENTASI CONTINUOUS IMPROVEMENT DALAM ORGANISASI

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Strategic Management for Government Organization. Yodhia Antariksa. Pusdiklat Spimnas. Bidang Kepemimpinan.

IMPLEMENTASI TQM PERTEMUAN # TAUFIQUR RACHMAN EBM503 MANAJEMEN KUALITAS PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ESA UNGGUL

BAB I P E N D A H U L U A N. pengetahuan dan keahlian ( skill and knowledge ) yang dibutuhkan untuk

Materi 14 EVALUASI STRATEGI DAN KINERJA. deden08m.com 1

PENGANTAR MANAJEMEN Materi 1 Manajemen dan Organisasi Viraguna Bagoes Oka, M Finc Dharma Iswara Bagoes Oka, M Finc

Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI

Pertemuan. Peranan Sistem Informasi Dalam Dunia Bisnis

SKOR Visi dipahami oleh anggota organisasi rumah sakit (sharedvision)

A Model for TQM in the School

ABSTRAK. Kata kunci : produktivitas, Malcolm Baldrige dan continuously improvement. Universitas Kristen Maranatha

Sistem Penunjang Keputusan, Pertemuan Ke-3

BAB I PENDAHULUAN. tersebut dilihat dengan banyaknya berdirinya perusahaan-perusahaan baru sehingga

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Total Quality Management (TQM) sistematis terhadap perencanaan dan manajemen aktivitas. TQM dapat diterapkan

Manajemen : Pendahuluan

Becoming a Learning Organization. Becoming. a Learning Organization. File D:optima/Klien/SIPF/Becoming a Learning Org/PP-H/120214

Manajemen. Pengantar. Manajemen. dan Organisasi. Bab. edisi kesepuluh. Penerbit Erlangga

IS in Organizations. Presented at 4 th Meeting MIS, Bachelor of Informatics, ST3 Telkom Purwokerto, 21 September 2015

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Riset Operasi Bobot: 3 SKS

THE NEW YORK TIMES AND BOSTON SCIENTIFIC: TWO DIFFERENT WAYS OF INNOVATING WITH INFORMATION TECHNOLOGY

Manajemen Proyek. Dosen : Mila Faila Sufa

Bab III Analisis Faktor Knowledge Management

BAB II LANDASAN TEORI

SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT

STRATEGI & PENGUKURAN MANAJEMEN PENGETAHUAN

BUDAYA ORGANISASI EFEKTIVITAS ORGANISASI. Christina Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

Web Engineering Mengenal Rekayasa Web. Husni Husni.trunojoyo.ac.id

TEAM LEARNING. Tujuan Pembelajaran Khusus

CHANGE AGENT PT PELABUHAN INDONESIA II (PERSERO) PT. PELABUHAN INDONESIA II (PERSERO)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

System of Profound Knowledge

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Usulan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Berbasis KKNI

TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI

BAB I PENDAHULUAN. Di era globalisasi dewasa ini, sebuah perusahaan bertaraf nasional maupun

Training and consulting services. Pendahuluan Quality Systems: s Strategy for the future ISO 9001:2015

Fakultas Komunikasi dan Bisnis Inspiring Creative Innovation. Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan

Transkripsi:

Minggu 3: Manajemen Modern TI4002-Manajemen Rekayasa Industri Teknik Industri, FTI ITB

Tujuan Pembelajaran Mempelajari dasar-dasar yang menjadi pemikiran manajemen moderen Mengetahui arah pengembangan g selanjutnya 2

Pemikiran dalam Manajemen Moderen Perkembangan yang berkelanjutan yang mempengaruhi manajemen: Penggunaan teknik-teknik kuantitatif Organisasi i sebagai Systems Contingency thinking Komitmen pada kualitas dan performansi Fokus pada pelanggan Teknologi Informasi Manajemen Proyek Organisasi yang belajar (Learning organization) Globalisasi 3

Penggunaan teknik-teknik kuantitatif Management science atau operations research Aplikasi secara ilmiah dari teknik-teknik matematika untuk menyelesaikan masalah-masalah manajemen: Pendekatan kuantitatif biasanya dimulai dengan ditemuinya suatu permasalahan suatu permasalahan, kemudian: Dianalisa secara sistematis Dibuat model matematik dan model perhitungan yang sesuai Dicari solusi optimumnya 4

Penggunaan teknik-teknik kuantitatif (cont) Beberapa pendekatan kuanitatif: Peramalan secara matematik: membuat proyeksiproyeksi di masa yang akan datang menjadi berguna dalam proses perencanaan Model persediaan: mengendalikan persediaan secara matematik Programan Linier: menghitung bagaimana cara mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk penggunaan-pengunaan yang saling berkompetisi 5

Penggunaan teknik-teknik kuantitatif Teori Antrian: bagaimana mengalokasikan/menetukan jumlah pegawai penyedia jasa/stasiun kerja sehingga meminimumkan biaya pelayanan dan waktu tunggu pelanggan Model-model Jaringan (Network): membagi-bagi tugas-tugas yang besaar menjadi komponen-komponen yang lebih kecil sehingga koordinasi menjadi lebih baik. Simulasi: menciptakan/menggunakan model-model masalah untuk menguji berbagai solusi Minggu 3 Manajemen Moderen 6

Penggunaan teknik-teknik kuantitatif Manajemen Operasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menghasilkan/memproduksi barang dan jasa secara efisien dan efektif, dengan penekanan pada: Studi dan perbaikan kegiatan operasi Proses transformasi bagaimana sesungguhnya barang dan jasa diciptakan Beberapa aplikasi i manajemen operasi: Analisa proses bisnis Rancangan aliran kerja Tata letak dan lokasi fasilitas Penjadwalan Perencanaan produksi dan persediaan, dll 7

Pandangan Ke Systems an Organisasi sebagai Systems System Collection of interrelated parts that function together to achieve a common purpose. Subsystem Bagian yang lebih kecil dari suatu system Komponen/Part Bagian dari subsystem Open systems Organisasi yang berinteraksi dengan lingkungannya dalam suatu proses yang kontinu ketika mentransformasikan input sumber daya menjadi output 8

Organisasi sebagai jaringan yang kompleks dari subsystems yang saling berinteraksi Operations and service management systems adalah titik sentral dari sistem di atas dan merupakan integrator dari sub-sistem lainnya 9

Pandangan Ke Systems an Chester Barnard (Functions of the Executive - 1938): - Organisasi adalah sistem kooperatif yang dapat mencapai hal-hal penting dengan mengintegrasikan kontribusi dari berbagai individu untuk mencapai tujuan bersama - Kooperasi didefinisikan sebagai a concious, deliberate, and purposeful feature of organizations - Tanggung jawab utama eksekutif adalah menggunakan komunikasi agar kooperasi ini dapat terjadi Menurut Barnard, kinerja yang tinggii dari organisasi i secara keseluruhan terjadi hanya ketika setiap sub- sistem melakukan tugasnya dengan baik dan berkooperasi satu sama lain 10

Contingency thinking Manajemen moderen adalah situasional, yaitu berupaya mengidentifikasikan praktek-praktek yang paling cocok untuk suatu situasi yang unik yang diperlukan Contingency thinking: Mencoba mencari respons manajerial yang cocok atas masalah dan kesempatan yang unik untuk setiap situasi yang berbeda Terutama perbedaan-perbedaan individual dan lingkungan. Tidak ada cara yang terbaik dalam mengelola (No one best way to manage). Cara yang sesuai dalam mengelola bergantung g pada situasi 11

Pandangan Kualitas dan Performansi Quality and performance excellence Manajer dan pekerja dalam organisasi yang progresif memiliki kesadaran atas kualitas (quality conscious). Kualitas dan keunggulan kompetitif saling berhubungan Total quality management (TQM) Adalah suatu proses pengaplikasian prinsip-prinsip kualitas semua aspek operasi organisasi dan berusaha keras memenuhi needs pelanggan dengan doing things right the first time Pendekatan komprehensif atas peningkatan kualitas yang berkelanjutan dalam keseluruhan organisasi Menciptakan konteks dalam rantai nilai. 12

Pandangan Kualitas dan Performansi Quality and performance excellence Sertifikasi ISO Merupakan global quality benchmark. Memperbaiki dan meningkatkan kualitas untuk memenuhi standar ISO Perbaikan Berkelanjutan (Continuous improvement) Secara berkelanjutan mencarai cara-cara baru untuk memperbaiki kualitas Sesuatu selalu dapat dan harus diperbaiki 13

Pandangan Organisasi yang Belajar Organisasi yang belajar secara terus menerus berubah dan memberbaiki diri dengan belajar dari pengalaman, termasuk beradaptasi pada kondisi/lingkungan yang baru. Knowledge Management and Organizational Learning Knowledge management adalah suatu proses menggunakan modal intelektual untuk keunggulan kompetitif Yang termasuk dalam kekayaan intelektual adalah paten, intellectual property rights, trade secrets, dan akumulasi pengetahuan dari seluruh pegawai 14

Pandangan Organisasi yang Belajar Organisasi yang belajar secara terus menerus berubah dan memberbaiki diri dengan belajar dari pengalaman Peter Senge (The Fifth Discipline) mengatakan bahwa inti dari organisasi belajar adalah: 1. Mental models: pegawai melupakan cara berpikir yang lama 2. Personal mastery: setiap orang menjadi self-aware dan terbuka terhadap yang lain 3. Systems thinking: setiap orang belajar bagaimana keseluruhan organisasi bekerja 4. Shared vision: setiap orang memahami dan menyetujui rencana kerja 5. Team learning: setiap orang bekerja bersama untuk mencapai rencana atersebut 15

High Performance Organizations Organisasi-organisasi yang secara konsisten selalu unggul (memperoleh keunggulan) sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang berkualitas tinggi. Karakteristik umum dari high performance organizations: Berorientasi pada orang menghargai orang sebagai suatu kekayaan manusia (human assets), menghargai keberagaman, memberdayakan anggota sesuai dengan talentanya, dan keterlibatan pegawai yang tinggi Berorientasi pada tim mencapai sinergi melalui kerja sama (teamwork), menekankan kolaborasi dan keputusan kelompok, dan mengijinkan tim memiliki arah/pengaturan tersendiri i 16

High Performance Organizations Karakteristik High Performance Organizations: Berorientasi pada informasi memobilisasi (menggunakan) teknologi informasi yang terkini untuk menghubungkan orang dan informasi untuk mengambil keputusan secara kreatif Berorientasi pada pencapaian berfokus pada needs dari pelanggan dan stakeholders, dan berkomitment pada kualitas dan perbaikan berkelanjutan Berorientasi pada pembelajaran (learning oriented) beroperasi dengan budaya internal yang menghargai dan memfasilitasi i pembelajaran, inovasii dan perubahan yang konsruktif 17

High Performance Organizations Evidence-Based d d Management ag Keputusan manajemen diambil berdasarkan hard facts tentang apa yang betul-betul berjalan Evidence-Based B d Positive Human Resource Management Practices Employment security Selective hiring Self-managing teams High pay based on merit Training and development Reduced status distinctions Shared information 18

SELESAI