BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian, observasi dan wawancara yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk meningkatkan efektifitas penjualan, pelaksanaan audit internal terhadap penjualan pada PT. Asia Penta Garment telah cukup memadai, Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan penulis, dapat diambil kesimpulan bahwa audit internal terhadap penjualan PT. Asia Penta Garment telah memadai dan memiliki peran dalam meningkatkan efektivitas penjualan. Audit Internal memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas penjualan, dengan koefisien determinasi sebesar 73,96%, hasil ini menunjukkan bahwa audit internal penjualan mempengaruhi efektivitas penjualan sebesar 73,96%, sedangkan 26,04% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak masuk dalam spesifikasi penelitian ini, tetapi mempengaruhi efektivitas penjualan PT. Asia Penta Garment. Maka audit internal yang telah dilakukan perusahaan sudah memadai, hal ini dikarenakan faktor-faktor sebagai berikut: 1. Kualifikasi audit internal yang meliputi: Independensi 133
Bab V Simpulan dan Saran 134 Auditor Internal pada PT. Asia Penta Garment telah melaksanakan tugas dengan baik, hal ini terlihat dari kedudukannya yang telah terpisah dari fungsi operasional Program audit internal tertulis yang disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan selalu dibuat oleh auditor internal dengan mengikuti pedoman yang sudah ada sebelum pemeriksaaan akan dimulai. b. Kompetensi Auditor internal memiliki kemampuan atas profesinya yang memadai dan sedang terus berusaha untuk meningkatkan keahliannya melalui pelatihan-pelatihan yang diadakan di luar perusahaan yang diadakan oleh PT. Asia Penta Garment. Lingkup pekerjaan audit internal telah mengacu pada standar professional audit internal. 2. Pelaksanaan audit internal, yaitu: a. Program audit internal Program audit internal penjualan disusun dengan tujuan untuk mencapai hasil audit yang efektif dan efesien. b. Pelaksanaan audit internal Pelaksanaan audit internal di perusahaan yaitu dengan melakukan terlebih dahulu survey agar aktivitas yang akan diaudit, kemudian melakukan internal check diantara fungsi-fungsi yang melakukan aktivitas perusahaan,
Bab V Simpulan dan Saran 135 setelah itu mendiskusikan hasil dari survey dan membuat rekomendasi pada direksi.. Pada saat melaksanakan pemeriksaan atas penjualan, tim audit internal melakukan semua fungsi audit internal yang mencakup compliance, verification, dan evaluation. c. Laporan hasil audit Laporan pemeriksaan penjualan yang diterbitkan oleh auditor internal selalu tepat waktu dan memuat/mengemukakan temuan-temuan dan kesimpulan pemeriksaan secara objektif, ringkas, dan jelas serta mencakup pengidentifikasian kelemahan dan masalah serta merekomendasikan perbaikan. Laporan hasil audit memuat susunan ringkasan hasil audit, pendahuluan, uraian hasil audit, dan penutup. d. Tindaklanjut audit Setelah laporan dibuat, dilakukan tindak lanjut oleh manajer penjualan atas saran-saran auditor internal. Bagian audit internal selanjutnya menerima perkembangan perbaikan mengenai tindak lanjut yang dilakukan oleh manajer penjualan secara periodik. Tindaklanjut audit yang dilakukan yaitu: Menyusun daily income report menurut prosedur pengerjaan. Daily income report dibuat sebagai dokumen pemeriksaan dan memuat catatan pembuktian selama audit. Menyusun naskah laporan hasil audit.
Bab V Simpulan dan Saran 136 3. Pelaksanaan audit internal atas penjualan didukung pula oleh pengendalian internal atas penjualan yang telah dilaksanakan secara efektif. Hal ini terlihat dari: a. Lingkungan pengendalian penjualan: PT. Asia Penta Garment menerapkan kode etik yang berlaku untuk semua pihak yang terkait di dalam perusahaan. Bagian penjualan mengutamakan pegawai yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang memadai mengenai penjualan. Falsafah manajemen disesuaikan dengan kebutuhan bagian penjualan misalnya adanya peninjauan dan pengawasan langsung oleh manajer ke lapangan. Manajer penjualan berperan penting dalam mengawasi aktivitas penjualan. Struktur organisasi bagian penjualan dalam PT. Asia Penta Garment menunjukan tugas dan tanggung jawab serta wewenang yang terdapat di dalam job description agar tujuan dapat perusahaan tercapai. b. Penaksiran risiko penjualan: Meminimalisasikan risiko terhadap pegawai baru yang memegang pemahaman pengendalian internal yang berbeda atau tidak memadai maka perusahaan melakukan penyeleksian dan menerapkan masa percobaan kerja selama tiga bulan pada bagian penjualan.
Bab V Simpulan dan Saran 137 Bagian penjualan mengeliminasi risiko terhadap perubahan dalam lingkungan operasi yang memaksa tekanan baru atas perubahan pada perusahaan dengan lebih jeli dalam memahami keinginan pelanggan yang berbeda-beda aagar tidak terjadi penurunan daya beli yang tinggi. c. Aktivitas pengendalian penjualan: Otorisasi yang efektif atas transaksi dan aktivitas untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mencatat transaksi dan aktivitas yang berhubungan dengan penjualan. Pemisahan tugas yang sudah memadai antara fungsi pencatatan, pengotorisasian, penyimpanan, pengiriman, dan aktivitas lain di dalam penjualan yang membantu proses penjualan. Pengendalian fisik atas aktiva dan catatan yang dilakukan setiap 6 bulan sekali. d. Informasi penjualan sudah cukup memadai, manajer penjualan ikut berperan dalam untuk memastikan seluruh transaksi penjualan yang telah disusun dan dicatat didukung dengan bukti-bukti yang telah diotorisasi sesuai dengan jangka waktu saat transaksi berlangsung. e. Auditor internal melakukan pengawasan atas aktivitas penjualan untuk mengetahui setiap perkembangan dan tindak lanjut yang akan dilakukan oleh bagian penjualan.
Bab V Simpulan dan Saran 138 4. Peranan audit internal dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan pada PT. Asia Penta Garment sudah memadai. faktor ini dapat dilihat dari: Kegiatan penjualan yang telah efektif, dilihat berdasarkan peningkatan permintaan produk dari tahun ke tahun lainnya. Meskipun pada tahun tertentu ada yang mengalami penjualan yang tidak stabil, namun adanya selisih antara anggaran dan realisasi dapat meningkat dari tahun ke tahun yang berikutnya. Laporan keuangan telah disusun dengan baik karena adanya bersumber dari hasil penelitian yang benar. Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan PT. Asia Penta Garment sudah cukup baik, misalnya membayar gaji karyawan di atas upah minimum regional dan membayar pajak tepat waktu. 5.2 Saran Setelah melakukan observasi, wawancara, penelitian dan pembahasan pada PT. Asia Penta Garment telah diterapkan secara memadai, maka penulis mencoba untuk memberikan saran-saran yang dapat berguna untuk menjadi bahan pertimbangan bagi PT. Asia Penta Garment dalam meningkatkan pelaksanaan kegiatan audit internal dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal penjualan.
Bab V Simpulan dan Saran 139 Penulis memberikan saran kepada perusahaan terhadap peranan auditor internal dalam meningkatkan pengendalian intern penjualan, yaitu sebagai berikut: 1. Sebaiknya auditor internal lebih cepat tanggap dalam meningkatkan efektivitas pengendalian intern di perusahaan, serta membantu manajer perusahaan dalam memberikan rekomendasi atau saran yang berisi solusi untuk mengatasi kelemahan efektivitas penjualan dapat langsung ditindaklanjuti dengan memperhatikan prinsip biaya manfaat. 2. Auditor internal harus melakukan review dan evaluasi perencanaan penjualan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan penjualan yang telah direalisasikan. Evaluasi penjualan harus dilaksanakan secara periodik minimal satu bulan satu kali, agar terhindar dari kesalahan untuk jangka waktu pendek maupun panjang. 3. Evaluasi dari pelaksanaan penjualan langsung dituangkan dalam laporan hasil audit yang tepat dan harus sesuai dengan waktu pelaksanaan evaluasi karena memberikan dampak pada tindak lanjut dari hasil audit. 4. Auditor internal melakukan pemantauan atas evaluasi pelaksanaan penjualan serta memberikan penilaian terhadap pelaksanaan penjualan tersebut, dimana hasil dari penilaian langsung disampaikan kepada Direktur Utama.