COMMAND CENTER. 1 Pengertian Dasar Command Center

dokumen-dokumen yang mirip
DRONE. 1. Pengertian Dasar

SOLO COMMAND CENTER DENGAN PENERAPAN GREENSHIP NEW BUILDING VERSI

Aktifasi dan Deaktifasi

ITIL (Information Technology Infrastructure Library) merupakan suatu framework yang konsisten dan komprehensif dari hasil penerapan yang teruji pada

BAB I PENDAHULUAN. Industri perbankan sangat erat kaitannya dengan Teknologi Informasi (TI),

Materi Inti 1: PRINSIP HOSPITAL DISASTER PLAN

Disaster Management. Transkrip Minggu 2: Manajemen Bencana, Tanggap Darurat dan Business Continuity Management

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta dalam menghadapi bencana, dapat

PENGANTAR DATA CENTER

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PENGUKURAN RISIKO TI

BAB I PENDAHULUAN. Kelangsungan bisnis (business continuity) merupakan sebuah hal yang sangat

EVALUASI SISTEM MANAJEMEN TANGGAP DARURAT BERBASIS NATIONAL INCIDENT MANAGEMENT SYSTEM (NIMS) dan INCIDENT COMMAND SYSYTEM (ICS) (STUDI KASUS PT.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada Bab IV ini akan membahas hasil analisis dalam perencanaan

Dr. Pudji Sri Rasmiati, Sp.B., MPH WYM RS Bethesda PERSI DIY


ICT Continuity with Confidence

Dimensi Kelembagaan. Kebijakan Kelembagaan 1. Perencanaan 0.5

BAB I PENDAHULUAN. kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. Bencana

Tulis yang Anda lewati, Lewati yang Anda tulis..

TEKNIK AUDIT DATA CENTER DAN DISASTER RECOVERY. Titien S. Sukamto

Disaster Recovery Planning

ABSTRAK. Kata Kunci: Disaster Recovery Plan

Business Continuity Plan & Disaster Recovery Plan. Abdul Aziz

DAFTAR ISI. On System Review Pemeriksaan Prosedur Eksisting untuk Database Backup dan Recovery. PLN Dis Jabar & Banten - LPPM ITB

Pedoman Pelatihan dan Uji coba Kelangsungan Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

No. 1411, 2014 BNPB. Logistik. Peralatan. Penanggulangan Bencana. Manajemen. Pedoman.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

COMMAND CENTER DAN DATA WAREHOUSE KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2010

Aktivitas Produksi. Hasil Produksi per Group. Hasil Produksi per Karyawan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PERANCANGAN. Berikut merupakan bagan kerangka pikir penulisan thesis ini :

PeGI. Dimensi Infrastruktur

DISASTER RECOVERY PLANNING DALAM MANAJEMEN RESIKO PERENCANAAN PROYEK SISTEM INFORMASI

Penyusunan COBIT, ITIL, dan iso 17799

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Untuk meminimalisasi risiko tersebut, bank diharapkan memiliki Business

PEDOMAN MANAJEMEN LOGISTIK DAN PERALATAN PENANGGULANGAN BENCANA

KODE UNIT : O JUDUL UNIT

PROGRAM KERJA MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN

EVENT MANAGEMENT. Timeline dan Action Plan Modul ke: SUHENDRA, S.E., M.Ikom. Periklanan dan Komunikasi Pemasaran. Fakultas Ilmu Komunikasi.

TINJAUAN PUSTAKA Information Technology Infrastructure Library (ITIL) Framework Tujuan Penelitian Ruang Lingkup Penelitian

DATA CENTER: PENDAHULUAN

NAMA JABATAN : Kepala Subbagian Operasional Layanan Teknologi Informasi

-KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI-

PUSAT DATA (DATA CENTER) standar ini bertujuan untuk mengatur penyelenggaraan pusat data (data center) di Kementerian.

KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN

KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN

Bab I Pendahuluan. I.1 Latar Belakang

BAB III ANALISIS METODOLOGI

BAB II LANDASAN TEORI. layanan yang memanfaatkan kegunaan dari software, hardware, dan fasilitas

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TRENGGALEK,

Implementasi Configuration Management pada IT Infrastruktur Library (ITIL)

KEBIJAKAN PENANGGULANGAN KRISIS KESEHATAN

CHECKLIST KEGAWATDARURATAN RUMAH SAKIT. Belum Terlaksana

BAB II LANDASAN TEORI. Berikut ini adalah beberapa teori dan definisi yang terkait dengan Disaster. Recovery yang digunakan dalam tesis ini.

LAMPIRAN 1 LEMBAR KUESIONER PEMBOBOTAN SWOT. Kuesioner ini digunakan untuk mendapatkan nilai yang nantinya berpengaruh terhadap

Manajemen Bencana. Suatu proses terencana yang dilakukan untuk mengelola bencana dengan baik dan aman.

ANALISIS BUSINESS CONTINUITY PLAN (BCP) PADA UNIT PENYELENGGARAAN KLIRING - KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA WILAYAH IX (SUMATERA UTARA DAN ACEH)

Materi Inti 4: FASILITAS RUMAH SAKIT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA

PERANAN ICT DALAM PELAYANAN GAWAT DARURAT OLEH: KELOMPOK I ABDUL KADIR (KETUA KELOMPOK) DANIEL BOKKO ISMUNANDAR MISBAHUDDIN ALIP MUHIDDIN SUPIRNO

BAB I PENDAHULUAN. Program Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK)

PANDUAN MANAJEMEN FASILITAS DAN KESELAMATAN (MFK)

Pengelolaan Kelangsungan Usaha. (Business Continuity Management)

PEMBUATAN DISASTER RECOVERY PLAN (DRP) BERDASARKAN ISO/IEC 24762: 2008 DI ITS SURABAYA (STUDI KASUS DI PUSAT DATA DAN JARINGAN BTSI)

Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi

ANALISA & PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

2015, No Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8)

1. Prosedur Penanggulangan Keadaan Darurat SUBSTANSI MATERI

EMERGENCY SIGN. Emergency Sign. Hospital Disaster Plan Halaman 1

URUSAN PEMERINTAHAN : ORGANISASI :

Technologi Informasi Dan Sistem Informasi Manajemen

Lampiran 1. Tingkat Organisasi. Skor. Tinggi 1

Pengembangan Sistem Informasi Secara Outsourcing dan Insourcing

BAB 1 PENDAHULUAN. Teknologi Informasi saat ini akhirnya menjadi salah satu kebutuhan dan keseharian

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN PENGUKURAN RISIKO TI. mengumpulkan data dan mengolah data berdasarkan hasil dari wawancara dengan

Langkah langkah FRAP. Daftar Risiko. Risk

KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI BAB1. PENDAHULUAN

BUSINESS CONTINUITY PLAN DEPARTEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BANK INDONESIA

Daftar Pertanyaan Wawancara. 2. Bagaimana struktur organisasi instansi, beserta tugas dan tanggung jawab tiap

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Strategik SI/TI

D. DAFTAR PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN (PERFORMANCE APPRAISAL) 1

KOMUNIKASI DATA & JARINGAN KOMPUTER. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom

MANAJEMEN BENCANA PENGERTIAN - PENGERTIAN. Definisi Bencana (disaster) DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Seiring perkembangan zaman, pelanggan yang selalu bertambah dan teknologi,

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

LAYANAN SMKP MINERBA PT INDO SHE 2017

KOMPUTER DAN MASYARAKAT. Mia Fitriawati S.Kom

Mengelola aset-aset Perangkat Keras Dan Perangkat Lunak

Pedoman Penyusunan Program Kedaruratan PLB3

LAMPIRAN. Scalability Checklist No. Pertanyaan Pilihan Note Ya Sebagian Tidak

KODE UNIT : O JUDUL UNIT

PEDOMAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENANGANAN TANGGAP DARURAT BENCANA MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER

STUDI PENERAPAN IT GOVERNANCE UNTUK MENUNJANG IMPLEMENTASI APLIKASI PENJUALAN DI PT MDP SALES

BAB I PENDAHULUAN. Dunia perbankan saat ini telah masuk dalam era digital dan teknologi

Transkripsi:

COMMAND CENTER 1 Pengertian Dasar Command Center Secara umum Command Centers ( CC ) dapat diartikan sebagai lokasi/tempat untuk menyediakan perintah, koordinasi, dan pembuatan keputusan dalam mendukung respon suatu kejadian penting. Tujuan dari CC adalah mengumpulkan dan memproses informasi yang dibutuhkan agar dapat memanage berbagai kejadian dan kesadaran situasional secara cepat dan efektif. 2 Definisi Command Center Contoh Command Center Room Command Center merupakan salah satu fasilitas yang diperlukan oleh institusi/perusahaan dalam menjalankan Crisis Manegement atau Business Continuity Management. Command Center adalah sebuah lokasi yang lengkap dengan infrastruktur yang diperlukan, dimana seorang Direktur (Ketua CMT) bersama-sama dengan Tim, untuk melakukan meeting, mengambil keputusan menugaskan, mengkoordinasi, memonitor dan mengontrol seluruh tindakan yang diperlukan sebagai respon terhadap krisis yang dihadapi perusahaan, meliputi : tindakan tanggap darurat, action plan untuk perbaikan dan pemulihan, langkah pengadaaan, dan langkah penyediaan informasi public. 3 Ragam Command Center Beberapa jenis CC antara lain : Data center management mengatur manajemen pusat dan pengendalian operasi untuk sistem komputer yang sangat esensial bagi kepentingan bisnis, biasanya berbentuk pusat data dan mempunyai ruangan khusus dengan berbagai peralatan komputer canggih (super komputer, mainframe, server, jaringan, dsb).

Business application management menjamin berbagai aplikasi yang sangat penting bagi para pelanggan dan jaringan bisnis dan selalu tersedia dan bekerja sesuai desain yang ditetapkan. Civil management mengatur manajemen pusat dan pengendalian fungsifungsi operasi sipil. Para staf selalu memonitor lingkungan metropolitan agar dapat menjamin keamanan masyarakat dan berbagai operasi sipil pemerintahan. Emergency (crisis) management menangani langsung ke masyarakat, sumberdaya, dan informasi dan mengendalikan kejadian untuk mencegah suatu krisis/kondisi darurat serta meminimumkan berbagai dampaka suatu kejadian/musibah. 4 Optimalisasi Kerja CC Ada 2 prinsip utama agar CC dapat bekerja secara optimal, yaitu Good Funtion dan Good Form. 4.1 Good Function setidaknya harus meliputi 3 tugas utama berikut : 1. Komunikasi dan Intelijen 2. Komando dan Pengendalian 3. Koordinasi dan Dokumentasi Aspek Komunikasi berfungsi untuk mengoptimalkan kesadaran situasional, melalui komunikasi yang terus menerus terkait dengan kebutuhan : Komando dan Staf Umum Kepemimipinan Eksekutif Staf Organisasi Partner eksternal (lokal and regional) Intelijen berfungsi untuk mengoptimalkan pengambilan keputusan, terkait pesan dan informasi yang harus : Dikumpulkan Dievaluasi/Verifikasi Dianalisis Dikategorisasikan Ditampilkan Komando dan Pengendalian

Mengelola berbasis tujuan, berdasarkan sebuah perencanaan aksi kejadian/peristiwa Mengikat rantai komando dan kesatuan prinsip-prinsip komando Menetapkan dan mengurus gambaran operasi secara umum Membuat keputusan dan penugasan Membuat prioritas, menyebarkan, dan membawa sumberdaya kritis Transfer/perpindahan komando pada momen yang tepat Koordinasi dan Dokumentasi Secara umum, Koordinasi dibagi 2, yaitu koordinasi internal dan eksternal Koordinasi internal meliputi: Pusat komando (koordinator/komandan dan staf umum) Eksekutif Departemen Koordinasi eksternal meliputi : Manajemen darurat lokal Patner respon/tanggap Patner kesehatan Media Patner kota/regional Dokumentasi Dokumentasi bertujuan sebagai amunisi payung hukum dan cost-recovery. Berbagai dokumentasi mengenai informasi yang diterima dan responnya digunakan sebagai : Penugasan staf penanganan peristiwa/kejadian Catatan detail peristiwa/kejadian Perencanaan Aksi tanggap Penggunaan sumberdaya Catatan pembiayaan operasional Timeline aktivitas Berbagai fungsi CC dapat menjadi efektif, jka memenuhi aspek-aspek berikut : Menggunakan prinsip manajemen dasar tentang sistem komando kejadian/peristiwa Perencanaan aksi kejadian berbasis tujuan Pelatihan staf Pendelegasian tugas/wewenang Kesatuan komando

Rentang pengendalian (terdiri 3-7 subordinat, 5 relatif optimal) Dukungan staf Penggunaan teknologi Ruangan/fasilitas yang memadai 4.2 Sedangkan Good Form secara umum terbagi 2 yaitu Lokasi Pusat Komando & Pertimbangan Desain. Lokasi Pusat Komando harus memenuhi 4 faktor dasar berikut : Ketersediaan Ruang Keputusan Politik Aksesabilitas Kedekatan Dengan Resiko Pertimbangan Desain meliputi 5 faktor utama, yaitu : Kemampuan survive Redundansi Komunikasi Fleksibilitas Keamanan Kemampuan survive : Bertahan dalam situasi kondisi apapun Contoh : tetap berada di tempat pada kondisi genting walau terjadi banjir dan gempa Backup CC wajib pada tahap pra desain dan mampu diaktifkan serta operasional dalam keadan dibutuhkan Redundansi : Jumlah cadangan sistem yang mendukung CC Contoh : server cadangan yang dibutuhkan dan switch on dalam hitungan detik, ketika server utama terjadi crash Erat terkait dengan kemampuan survive Komunikasi : Membutuhkan sinergi ICT (Information Communication Technology) dan prosedur/protokol komunikasi yang epat, efektif dan efisien, tanpa terganggu dari serangan eksternal maupun problem internal Kunci utama kesuksesan mencapai tujuan CC Fleksibiitas :

Operasi terukur Kebutuhan misi (jangka pendek & panjang) Manajemen informai dan display (wall space, audio video system, smartphone/tablet, dsb.) Teknologi terbaru ( Big Data, Drone, dsb.) Keamanan : Batasan akses sistem Reduksi kekacauan sistem (chaos) Jauh dari akses media Lokasi dan Layout Command Center Dalam memilih lokasi Command Center harus mempunyai resiko bencana alam dan security attack yang rendah. Jika memiliki 2 lokasi, lebih baik Command Center berada di kota yang berbeda. Bangunan Command Center minimal harus memiliki 2 atau 3 lantai berkapasitas 10 hingga 30 orang, dengan luas area lebih dari 200 m 2. Tata letaknya harus memungkinkan bagi tim untuk mengadakan rapat, berkomunikasi, bekerja, dan tinggal ditempat tersebut dalam beberapa hari atau lebih hingga situasi kembali normal. Di dalam bangunan tersebut juga harus memiliki sistem komunikasi, sistem IT, sistem power, sistem keamanan yang lengkap dengan redudansi dan fasilitas emergency support.

Sebagai kelengkapan dari Command Center, maka perusahaan perlu memiliki fasilitas-fasilitas emergensi yang sering sekali diperlukan untuk penanganan situasi krisis di lokasi bencana. Fasilitas fasilitas tersebut adalah : 1. Incident Command Post ditempatkan pada lokasi bencana, lengkap dengan sistem komunikasi Command Center. Fasilitas ini dapat berbentuk kendaraan, trailer, tenda atau dalam bangunan. 2. Shelter/Base lengkap dengan dukungan dan akses logistik dan medis. Tempat perlindungan bagi staf perusahaan yang dievakuasi atau terjebak dalam lokasi bencana. 3. Mobile Generator dan Mobile Fuel Tank difungsikan untuk kebutuhan daya listrik darurat di lokasi bencana yang diperlukanoleh Tim TanggapDarurat (ICP, Shelter/Base) 5 Gambaran Umum Display CC Secara umum. display praktis CC yang sesuai dengan teknologi terkini, terbagi atas 3 layer utama yaitu : 1. Wall Space : display utma yang menyajikan seluruh pantauan aktivitas dan komunikasi rela time 2. Desktops : tempat pengoperasian dan pengaturan laulintas data, informasi dan pesan sehingga mudah dikases dan disebarkan dengan efektif dan efisien 3. Tablets/smartphone : mobil device yang dibutuhkan setiap pengambil keputusan terkait CC tersebut

Lengkapnya dapat diilustrasikan sebagai berikut :