Lampiran 1. Hasil Identifikasi Tumbuhan

dokumen-dokumen yang mirip
Lampiran 1. Hasil Persetujuan Etik Penelitian

Lampiran 1. Surat Ethical clearance

Lampiran 1. Surat keterangan sampel

Lampiran 1. Identifikasi tumbuhan

Lampiran 1. Surat Ethical Clearance

Lampiran 1 Identifikasi Tumbuhan

Lampiran 1. Hasil Persetujuan Etik Penelitian

Lampiran 1. Surat rekomendasi persetujuan etik penelitian kesehatan

Lampiran 1. Hasil identifikasi tumbuhan

Lampiran 1. Hasil identifikasi daun poguntano (Picria fel-terrae Lour.)

Lampiran 1.Surat Hasil Identifikasi Daun Bangun-bangun

Lampiran 1. Ethical Clearanc

LAMPIRAN 1 PEMBUATAN EKSTRAK ETANOL BIJI PALA

LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN DOSIS. Perhitungan dosis pembanding (Andriol)

LAMPIRAN. Lampiran 1. Sertifikat analisis natrium diklofenak (PT. Dexa Medica) Universitas Sumatera Utara

Perhitungan dosis aloksan, glibenklamid, dan Ekstrak etanol buah mengkudu.

Lampiran Universitas Kristen Maranatha

LAMPIRAN. Lampiran 1. Surat Hasil Identifikasi Tumbuhan. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Hasil Determinasi Tumbuhan pecut kuda (Stachytharpheta jamaicensis L.Vahl)

Lampiran 1. Hasil Determinasi Kulit Kayu Manis ((Cinnamomum burmannii Nees & T.Nees)) Blume

Cara perhitungan dosis ekstrak etanol Bawang Putih

Lampiran 1: Data Sebelum Dan Sesudah Perlakuan. Kadar Glukosa Darah Puasa (mg%) Setelah Induksi Aloksan. Setelah Perlakuan

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS

LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN DOSIS

LAMPIRAN 1 Perhitungan Dosis Bahan Uji Dan Pembanding. x = g/kgbb/hr

Lampiran 1: Konversi perhitungan dosis antar jenis hewan. Marmot. Kelinci. 400 g. 1,5 kg 1,0 7,0 12,25 27,8 64,1 124,3 387,9

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Tumbuhan

Perhitungan dosis ekstrak etanol buah mengkudu (EEBM) (Morinda citrifolia)

Lampiran 1. Dosis infusa rimpang kunyit yang dipakai pada percobaan sebelumnya untuk mencit = 7,8 mg / 0,5 ml (Joao M.C.Ximenes, 2010).

Hari ke-1 Pembelian mencit dari FMIPA ITB Bandung. Hari ke-1 sampai ke-7 Aklitimasi/adaptasi mencit hingga mencapai usia dan berat ideal

Lampiran 2. Gambar Hasil Makroskopik. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1 Lembar Persetujuan Komisi Etik

LAMPIRAN 1 Perhitungan Dosis Pembuatan Infusa Kulit Batang Angsana : Dosis Loperamid

Lampiran 1. Hasil identifikasi tanaman

KONVERSI DOSIS. Berat rerata hewan coba yang digunakan dalam penelitian = 22.5 gram. Dosis Asetosal = 30 mg/100 g tikus ( Wahjoedi, 1989)

LAMPIRAN 1 PEMBUATAN EKSTRAK ETANOL BIJI PALA

Lampiran 1. Hasil identifikasi teripang

Lampiran 1. Bagan Alur Posedur Pembuatan Pakan Diet Tinggi Lemak. Dicampur rata sampai setengah padat

Lampiran 1. Hasil identifikasi tumbuhan daun bangun-bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng)

LAMPIRAN 1 Perhitungan Dosis Bahan Uji dan Pembanding

LAMPIRAN A DETERMINASI BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS)

Lampiran 1. Kode etik penelitian

Lampiran 1. Surat Hasil Identifikasi Tumbuhan

PROSEDUR PEMBUATAN INFUSA KULIT KAYU RAPAT (Parameria laevigata (Juss.) Moldenke)

Lampiran 1: Pengukuran kadar SOD dan kadar MDA Mencit a. Pengukuran kadar SOD mencit HEPAR. Dicuci dalam 1 ml PBS

Sel dihitung menggunakan kamar hitung Improved Neaubauer dengan metode perhitungan leukosit (4 bidang sedang) dibawah mikroskop cahaya.

Pembuatan Ekstrak Menggunakan Pelarut Organik

DAFTAR LAMPIRAN. Lampiran 1. Alur prosedur kerja

Lampiran 1. Penghitungan Dosis Ekstrak dan Fraksi Teripang Phyllophorus sp.

Lampiran 1. Identifikasi sampel

LAMPIRAN A SURAT DETERMINASI TANAMAN MONDOKAKI

Lampiran 1 Data Hasil Penelitian Tabel Persen Degranulasi Mastosit Mencit Jantan

Sampel darah sebelum disentrifuge Sampel darah setelah disentrifuge

LAMPIRAN A SURAT DETERMINASI TANAMAN PUTRI MALU

LAMPIRAN 1 Perhitungan Dosis Ekstrak Air Daun Stroberi (EADS)

LAMPIRAN 1 PERBANDINGAN LUAS PERMUKAAN TUBUH BERBAGAI HEWAN PERCOBAAN DAN MANUSIA

LAMPIRAN. repository.unisba.ac.id

Perhitungan Dosis Bahan Uji Dan Pembanding

Daftar Komposisi Buah dan Sayur (per 100 gram)

LAMPIRAN LAMPIRAN 1 GAMBAR PENELITIAN

LAMPIRAN A HASIL STANDARISASI SPESIFIK EKSTRAK

LAMPIRAN Lampiran 1 PERSIAPAN PENELITIAN. A. Persiapan Hewan Coba

Lampiran 1 Jaringan Kolon Mencit Kelompok Kontrol Negatif

LAMPIRAN A SURAT DETERMINASI TANAMAN

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Tanaman Kecipir

Lampiran 1. Hasil Skrining Fitokimia Kecombrang (Etlingera elatior Jack R. M. Sm) tanin dan triterpenoid/steroid, dapat dilihat pada Tabel 1.

LAMPIRAN Lampiran 1. Hasil identifikasi tumbuhan

LAMPIRAN A. HASIL STANDARISASI SPESIFIK EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) 1 5,40 2 5,42 3 5,42 x ± SD 5,41 ± 0,01.

Tabel. Pengamatan Jumlah Mortalitas Larva Instar III Plutella xylostella Hama yang diinfeksikan. Persentase Mortalitas (%)Pengamatan ke-

LAMPIRAN 1. Perhitungan Dosis. x 60 gr = 0,6539 gr

LAMPIRAN A STANDARISASI SIMPLISIA HASIL PERHITUNGAN SUSUT PENGERINGAN SERBUK Hasil susut pengeringan daun alpukat

LAMPIRAN. Lampiran 1 Komisi Etik Penelitian

Lampiran 2. Metode Analisa Kimiawi. 2.1 Uji Kadar Air 35

Perhitungan Dosis Ekstrak Etanol Daun Papaya (EEDP)

= 0,5 gr daun pegagan kering dilarutkan dalam 100 ml akuades.

Lampiran 1. Identifikasi sampel

LAMPIRAN II HASIL PERHITUNGAN KONVERSI DOSIS

Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS. Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram

Lampiran 1. Hasil identifikasi tumbuhan

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Tumbuhan

Lampiran 1 : Pembuatan Infusa daun Sirih (IDS)

Lampiran 1. Surat Keterangan Determinasi

Keterangan : E = L 2 + a 2 + b 2 E = intensitas warna L, a, b = dapat dilihat dari hasil pengukuran menggunakan chromameter

LAMPIRAN 1. Prosedur Kerja

Lampiran 1 dari Kulit Udang serta Transformasi Kitin menjadi Kitosan 1. Gambar Persiapan Bahan

Lampiran 1. Hasil identifikasi daun ekor naga (Rhaphidopora pinnata (L.f.) Schott.)

Perlakuan Lama Waktu 2 minggu. 4 Minggu. Ket: (I). Inti, (S).Sinusoid. Ket: (I). Inti, (L).Lemak. Ket: (I). Inti, (S).Sinusoid

Lampiran 1. Hasil identifikasi tumbuhan

Lampiran 1. Perhitungan Dosis Phenylephrine. Phenylephrine dosis mencit 25 gr. = 0,5 x 0,14. = 0,07 mg / 25 gram mencit

LATIHAN SPSS I. A. Entri Data

LAMPIRAN A SURAT DETERMINASI SIMPLISIA BUAH APEL

Lampiran 1. Hasil identifikasi tumbuhan

Lampiran 1. Hasil determinasi tumbuhan

LAMPIRAN. Cases. VolumeUdem KontrolNegatif % 0.0% % VolumeUdem KontrolNegatif Mean % Confidence Interval for Mean

Lampiran 1. Tabel konversi dosis hewan percobaan dengan manusia. (Laurence, Kucing 1,5 kg. Kelin ci

A : Tanaman ceplukan (Physalis minima L.)

Lampiran 1.a Data Kadar Air Kelopak Rosella Kadar air (%) = kehilangan berat (g) x 100 Sampel sebelum kering (g)

Lampiran 1. Tumbuhan dandang gendis dan simplisia

LAMPIRAN I SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

Transkripsi:

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Tumbuhan 53

Lampiran 2 Gambar 3.1. Tumbuhan kemuning Gambar 3.2. Simplisia Daun Kemuning 54

Lampiran 3 Daun Kemuning Dicuci dari pengotor sampai bersih Ditiriskan dan ditimbang Daun Kemuning Dikeringkan dilemari pengering Simplisia Dihaluskan Serbuk simplisia Karakterisasi Simplisia Pembuatan Ekstrak 1. Makroskopik 2. Mikroskopik 3. Penetapan Kadar Air 4. Penetapan Kadar Sari yang larut Air 5. Penetapan Kadar Sari yang larut Etanol 6. Penetapan Kadar Abu total 7. Penetapan Kadar Abu yang tidak larut Asam Diperkolasi dengan etanol 96% Diuapkan dengan alat penguap vakum putar Dikeringkan dengan freez dryer Perkolat Ekstrak kental Uji aktivitas penurunan kadar kolesterol darah marmot Gambar 3.3. Bagan Penelitian Uji Efek Ekstrak Daun Kemuning sebagai penurun kadar kolesterol darah marmot. 55

Lampiran 4 Gambar 3.4.. Mikroskopik dari serbuk daun kemuning Perbesaran 10 x 40 Keterangan : 1 = rambut penutup 2 = kutikula 3 = jaringan epidermis 4 = jaringan palisade 5 = jaringan bunga karang 6 = celah stomata 7 = berkas pembuluh 8 = kristal Ca-oksalat bentuk prisma 9 = kelenjar minyak atsiri 56

Lampiran 5. Perhitungan Hasil Pemeriksaan Karakteristik Simplisia a. Perhitungan hasil penetapan kadar air Kadar air = Volume air ( ml ) x 100 % Berat sampel ( g ) 1. Sampel I Berat sampel = 5,003 g Volume air = 0,30 ml Kadar air = 0,30 x 100 % 5,003 2. Sampel II = 5,99 % Berat sampel = 5,003 g Volume air = 0,30 ml Kadar air = 0,30 x 100 % 5,003 = 5,99 % 3. Sampel III Berat sampel = 5,090 g Volume air = 0,25 ml Kadar air = 0,25 x 100 % 5,004 = 4,99 % Kadar air rata-rata = 5,99 + 5,99+ 4,99 3 = 5,65 % 57

b. Perhitungan hasil penetapan kadar sari larut dalam air Kadar sari larut dalam air = Berat Sari x 100 x 100 % Berat sampel 20 1. Sampel I Berat sampel Berat sari = 5,003 g = 0,273 g Kadar sari larut dalam air = 0,273 x 100 x 100 % 5,003 20 2. Sampel II = 27,28% Berat sampel Berat sari = 5,004 g = 0,262 g Kadar sari larut dalam air = 0,262 x 100 x 100 % 5,004 20 3. Sampel III = 26,17 % Berat sampel Berat sari = 5,006 g = 0,278 g Kadar sari larut dalam air = 0,278 x 100 x 100 % 5,006 20 = 27,76 % Kadar sari larut dalam air rata-rata = 27,28 % + 26,17 % + 27,76 % 3 = 27,07 % 58

c. Perhitungan hasil penetapan kadar sari larut dalam etanol Kadar sari larut dalam etanol = Berat Sari x 100 x 100 % Berat sampel 20 1. Kadar sari larut dalam etanol I Berat sampel Berat sari = 5,003 g = 0,188 g Kadar sari larut dalam etanol = 0,188 x 100 x 100 % 5,003 20 2. Kadar sari larut dalam etanol II = 18,78 % Berat sampel = 5,004 g Berat sari = 0,164g Kadar sari larut dalam etanol = 0,164 x 100 x 100 % 5,004 20 3. Kadar sari larut dalam etanol III = 16,38 % Berat sampel Berat sari = 5,001 g = 0,182 g Kadar sari larut dalam etanol = 0,182 x 100 x 100 % 5,001 20 = 18,19 % Kadar sari larut dalam etanol rata-rata = 18,78 % + 16,38 % + 18,19 % 3 = 17,78 % 59

d. Perhitungan hasil penetapan kadar abu total Kadar abu total = Berat Abu x 100 % Berat sampel 1. Sampel I Berat sampel = 2,0005 g Berat abu = 0,1188 g Kadar abu total = 0,1188 x 100 % 2,0005 2. Sampel II = 5,94 % Berat sampel = 2,0004g Berat abu = 0,1191 g Kadar abu total = 0,1191 x 100 % 2,0004 3. Sampel III = 5,96 % Berat sampel = 2,0005 g Berat abu = 0,1175 g Kadar abu total = 0,1175 x 100 % 2,0005 = 5,87 % Kadar abu total rata-rata = 5,94 % + 5,96 % + 5,87 % 3 = 5,92 % 60

e. Perhitungan hasil penetapan kadar abu tidak larut dalam asam Kadar abu tidak larut dalam asam = Berat Abu x 100 % Berat sampel 1. Sampel I Berat sampel = 2,0005g Berat abu = 0,0270g Kadar abu tidak larut dalam asam = 0,0270 x 100 % 2,0005 2. Sampel II Berat sampel = 2,0004 g Berat abu = 0,0291g = 1,35 % Kadar abu tidak larut dalam asam = 0,0291 x 100 % 2,0004 3. Sampel III Berat sampel = 2,0005 g Berat abu = 0,0273g = 1,45 % Kadar abu tidak larut dalam asam = 0,0273 x 100 % 2,0005 = 1,36 % Kadar abu tidak larut dalam asam rata-rata = 1,35 % + 1,45 % + 1,36 % 3 = 1,39 % 61

Lampiran 6. Hasil Penetapan Kadar Abu Serbuk Simplisia 62

Lampiran 7 Marmot Diberi pakan yang dicampur dengan lemak kambing 15g/100g jumlah makanan selama 14 hari Diberi induksi kuning telur 1% berat badan secara oral Diukur kadar kolesterolnya Marmot Hiperkolesterolemia Gambar 3.5. Bagan Alur Penyiapan Hewan Uji Hiperkolesterolemia 63

Lampiran 8 Marmot Dikondisikan selama 2 minggu 1. Diukur kadar kolesterol 2. Diberikan perlakuan hiper kolesterolemia selama 14 hari Kadar kolesterol normal Diukur kadar kolesterol Kadar Hiperkolesterolemia 3. Diberikan perlakuan dengan dan tanpa pemberian suspensi EDK dan pemberian suspensi simvastatin selama 7 hari mulai dari hari ke 15 Kadar kolesterol Diukur kadar kolesterol pada hari ke-19 dan ke-23 Gambar 3.6. Bagan Alur Pengujian Efek Penurun Kolesterol 64

Lampiran 9 Marmot Dipuasakan selama 10 14 jam di cukur bulu telinganya Telinga yang bersih Ditusuk dengan jarum spuit pada vena tepi telinga marmot hingga berdarah Darah Marmot Ditampung dalam tabung yang bersih Darah siap diukur Gambar 3.7. Bagan Alur Pengambilan Darah Marmut 65

Lampiran 10 Darah Marmot Disentrifugasi selama 10 menit dengan kecepatan 1000 rpm Terbentuk 2 lapisan Serum Padatan Dipipet sebanyak 10 μl Dimasukkan dalam tabung reaksi yang berisi larutan reagensia kolesterol 1000 μl Dihomogenkan Diinkubasi pada suhu 37 0 C Dibiarkan selama 10 menit Diukur pada alat microlab 300 dengan panjang gelombang 546 nm Dicatat hasilnya Hasil Gambar 3.8. Bagan alur pengukuran kadar kolesterol darah marmot 66

Lampiran 11. Contoh perhitungan dosis Tabel 3.3 Konversi perhitungan dosis antar jenis hewan Mencit 20 g Tikus 200 g Marmot 400 g Kelinci 1,5 kg Kera 4 kg Anjing 12 kg Manusia 70 kg Mencit 20 g Tikus 200 g Marmot 400 g Kelinci 1,5 kg Kera 4 kg Anjing 12 kg Manusia 70 kg 1,0 7,0 12,25 27,8 64,1 124,3 387,9 0,14 1,0 1,74 3,0 9,2 17,8 56,0 0,008 0,57 1,0 2,25 5,2 10,2 31,5 0,04 0,25 0,44 1,0 2,4 4,5 14,2 0,016 0,11 0,19 0,42 1,0 1,9 6,1 0,008 0,06 0,10 0,22 0,52 1,0 3,1 0,0026 0,018 0,031 0,07 0,16 0,32 1,0 Contoh perhitungan Dosis suspensi simvastatin 0.01% Dosis manusia(berat 70 kg) = 10 mg Dosis marmot (berat 400 g) = 0,031 x 10 mg = 0,31 mg = 1000/400 x 0,31mg = 0,775 mg/ kg BB = 0,80 mg/kg BB Suspensi simvastatin sebanyak 0,8 mg/kg BB dibuat dalam sediaan 10 ml, dengan penimbangan minimal 50 mg maka dibuat dalam sediaan 50 mg x 10 ml= 625 ml Dosis untuk Marmot (Berat 415 g) 0,80 mg/kg BB = 415 g x 0,8 mg/1000 g = 0,332 mg Sediaan yang dibuat = 50 mg/ 625 ml = 0,08 mg/ml Jadi volume suspensi simvastin yang diberikan: 0,332 mg = 4,15 ml 0,08 mg/ml 67

(Sambungan) Contoh perhitungan dosis untuk marmot dengan berat badan 400 g dengan dosis ekstrak daun kemuning 100 mg/kg BB Dosis ekstrak 100 mg/kg BB dibuat dalam botol yang telah dikalibrasi 10 ml, maka di dalam 10 ml mengandung ekstrak daun kemuning 100 mg untuk 1 kg berat badan. Dosis = 10 ml/kg BB Jumlah obat yang diberikan (ml) = 400 g x 10 ml/kg BB = 4 ml 1000g 68

Lampiran 12 Gambar 3.9. Alat Microlab 300 (E-Merck) 69

Lampiran 13. Data Pengukuran kadar kolesterol darah Marmot Setelah Berbagai Perlakuan Kadar kolesterol Kelompo Pemberian obat Berat Norm Hiperkolesterol k hewan al emia Hari ke Hari ke 19 23 48 69 64 64 400 48 155 154 148 450 A 39 79 80 80 470 47 92 94 92 450 45 74 74 73 430 30 146 146 140 490 Rata-rata 42,83 102,5 102 99,5 47 103 74 51 420 26 88 83 58 400 B 36 63 54 27 470 32 138 83 57 460 31 70 58 35 490 39 99 79 47 400 Rata-rata 35,2 93,5 71,8 45,8 31 64 39 35 510 40 99 80 56 530 C 12 66 60 33 500 25 92 78 52 530 21 77 73 60 540 31 76 55 44 500 Rata-rata 26,7 79 64,2 46,7 17 70 63 22 560 28 87 44 33 570 D 22 109 83 66 570 25 136 87 65 590 33 102 56 46 600 25 142 83 73 600 Rata-rata 25 107,7 69,8 50,83 36 99 45 32 610 28 89 45 30 610 E 27 77 50 20 600 25 60 39 16 550 34 136 34 39 590 15 72 24 18 570 Rata-rata 27,5 88,8 39,5 25,83 70

Lampiran 14 Tabel 3.4. Hasil Perhitungan Deskriptif Kadar Kolesterol dengan SPSS Descriptives 95% Confidence Interval for Mean N Mean Std. Deviation Std. Error Lower Bound Upper Bound Minimum Maximum t0 Na-CMC 6 42.83 7.139 2.915 35.34 50.33 30 48 Simvastatin 6 35.17 7.305 2.982 27.50 42.83 26 47 EDK 100 6 26.67 9.647 3.938 16.54 36.79 12 40 EDK 200 6 25.00 5.404 2.206 19.33 30.67 17 33 EDK 400 6 27.50 7.450 3.041 19.68 35.32 15 36 Total 30 31.43 9.740 1.778 27.80 35.07 12 48 t15 Na-CMC 6 102.50 38.067 15.541 62.55 142.45 69 155 Simvastatin 6 93.50 26.883 10.975 65.29 121.71 63 138 EDK 100 6 79.00 13.971 5.704 64.34 93.66 64 99 EDK 200 6 107.67 27.790 11.345 78.50 136.83 70 142 EDK 400 6 88.83 26.769 10.928 60.74 116.93 60 136 Total 30 94.30 27.757 5.068 83.94 104.66 60 155 t19 Na-CMC 6 102.33 38.124 15.564 62.32 142.34 66 154 Simvastatin 6 71.83 12.766 5.212 58.44 85.23 54 83 EDK 100 6 64.17 15.842 6.467 47.54 80.79 39 80 EDK 200 6 69.33 17.580 7.177 50.88 87.78 44 87 EDK 400 6 50.67 11.501 4.695 38.60 62.74 39 72 Total 30 71.67 26.394 4.819 61.81 81.52 39 154 t23 Na-CMC 6 99.50 35.753 14.596 61.98 137.02 64 148 Simvastatin 6 45.83 12.432 5.076 32.79 58.88 27 58 EDK 100 6 46.67 11.165 4.558 34.95 58.38 33 60 EDK 200 6 50.83 20.469 8.356 29.35 72.31 22 73 EDK 400 6 25.83 9.174 3.745 16.21 35.46 16 39 Total 30 53.73 31.220 5.700 42.08 65.39 16 148 71

Lampiran 15 Tabel 3.5. Hasil perhitungan ANOVA kadar kolesterol dengan SPSS t0 t15 t19 t23 Between Groups ANOVA Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1340.867 4 335.217 5.941.002 Within Groups 1410.500 25 56.420 Total 2751.367 29 Between Groups 3063.133 4 765.783.993.430 Within Groups 19279.167 25 771.167 Total 22342.300 29 Between Groups 8659.000 4 2164.750 4.688.006 Within Groups 11543.667 25 461.747 Total 20202.667 29 Between Groups 17962.533 4 4490.633 10.896.000 Within Groups 10303.333 25 412.133 Total 28265.867 29 Tabel 5. Test of Homogeneity of Variances Levene Statistic df1 df2 Sig. t0.533 4 25.713 t15 1.652 4 25.193 t19 6.319 4 25.001 t23 6.946 4 25.001 72

Lampiran 16 Tabel 3.6. Hasil Uji Duncan Post Hoc Test Homogeneus Subsets Duncan t-0 t0 Perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 2 3 EDK 200 6 25.00 EDK 100 6 26.67 26.67 EDK 400 6 27.50 27.50 Simvastatin 6 35.17 35.17 Na-CMC 6 42.83 Sig..592.074.089 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. t-15 Duncan t15 Perlakuan N Subset for alpha = 0.05 1 EDK 100 6 79.00 EDK 400 6 88.83 Simvastatin 6 93.50 Na-CMC 6 102.50 EDK 200 6 107.67 Sig..121 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. 73

Duncan Perlakuan N t-19 t19 EDK 400 6 50.67 EDK 100 6 64.17 EDK 200 6 69.33 Simvastatin 6 71.83 Subset for alpha = 0.05 1 2 Na-CMC 6 102.33 Sig..130 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. t-23 Duncan t23 Subset for alpha = 0.05 Perlakuan N 1 2 EDK 400 6 25.83 Simvastatin 6 45.83 EDK 100 6 46.67 EDK 200 6 50.83 Na-CMC 6 99.50 Sig..060 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. 74

Lampiran 17. Spesifikasi Alat Microlab 300 (E-Merk) MICROLAB 300 (MERCK) Light Source Quartz Halogen Lamp 12V-20W Wavelenght range Automatic by 12 positions filter-wheel; 6 standar interference filters : 340, 405, 505, 546, 578 dan 620 nm; 6 positions for optional filters Photometric Range -0.1 to 2.3 Absorbance Detector Photo diode (320-1000 nm). Blanking Automatic zero setting Operator interface Membrame keyboard, for direct function and alpha numeric entry; Optional external keyboard; High contrast graphical LCD display Real time clock, 24 hours system Languages English; French; Spanish; Portuguese; German; Other languages on request Measurements Procedures Kinetic, with linearity check; Kinetic, with linearity check and sample slope blank; Two point kinetic, with or without reagent blank; End point, with or without reagent blank; Bichromatic end point;, with or without reagent blank; End point, with sampl blank and, with or without reagent blank. 75

Multiple testing Up to nine replicates; Means, SD and CV. Measuring time Programmable, 2 to 998 second for kinetic and two point type of test; For end point fixed at 2 seconds Delay time Programmable, 0 to 999 seconds Method Parameter Setting a.o. Method name; Measurement mode Wavelength 1 and 2; Aspiration volume; Measurement delay; Measurement time; Factor Concentrations standards; Reagent blank y/n; Sample blank y/n Units for results Level for flagging; Curve fit y/n; Linearity check. Calibration Factor, one-point, two point and multiple point; Automatic on standard (linear mode); Automatic on up to 10 standard (non linear mode). Quality Control Two control per test; QC suvey of last 30 control measurements; Levey Jenning plot; Flow cell Metal, with quartz windows; Measuring volume 25 ml. 76

Temperature control By means of peltier elements; Fixed temperature at 37 0 C Aspiration system Internal pump of bellows type; driven by stepper motor Back panel connection for waste; Aspiration volume programmable. Printer Matrix printer Normal paper; External printer port available. Signal interface Centronics type parallel port; RS 232 type serial port; PS 2 type port for external keyboard Quality UL CE CB cetificate Power Requirements 100-240 VAC nominal, 50/60 Hz; Battery back-up to retain data. Dimensions 40 x 17 x 36,5 cm (W x H x D) Weight 8,5 kg. 77

Lampiran 18. Pengoperasian Alat Microlab 300 PENGOPERASIAN ALAT MICROLAB 300 Pengoperasian alat microlab 300 sebagai berikut : 1. Tekan tombol OK/Off 2. Bila alat sudah terhubung/menyala, tunggu selama 15 menit 3. Cari menu yang diinginkan o Tekan skip o Tekan measure o Tekan tombol naik turun o Tekan enter o Tekan tombol penghisap untuk mencuci o Masukkan reagensia yangn diminta ke dalam tombol penghisap, maka hasil akan terlihat pada layar monitor o Bila hasil sudah keluar, tekan skip, begitu seterusnya sampai selesai o Untuk menggantikan pada posisi semula tekan back Catatan : Bila layar tidak terang, tekan tanda (+) Bila layar terlalu terang, tekan tanda (-) Untuk memasukkan program baru ke dalam microlab 300 : 1 Cari program dan tekan enter 2 Buka PIN dengan kata kunci Labkes 3 Tekan new 4 Masukkakn program baru menurut penentuan masing masing 5 Tekan back untuk kembali ke semula 78

Lampiran 19. Reagensia Kolesterol 79

80

Lampiran 20. Surat Keterangan Pemakaian Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara 81

Lampiran 20. Surat Keterangan Pemakaian Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara 82

83

Lampiran 20. Surat Keterangan Pemakaian Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara 84

85