BAB I PENDAHULUAN. Terwujudnya pengelolaan keuangan dan aset daerah yang berkualitas dan

dokumen-dokumen yang mirip
PENJABARAN PERUBAHAN APBD

PENJABARAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PENJABARAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2017 ANGGARAN KD. REKENING URAIAN TAHUN INI TRIWULAN I TRIWULAN II TRIWULAN III TRIWULAN IV

PENJABARAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

PEMERINTAH KOTA MATARAM ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2017

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DINAS KEPEMUDAAN, OLAH RAGA DAN PARIWISATA

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR PENJABARAN APBD

Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Tahun 2015 dan Prakiraan Maju Tahun 2016 SKPD : BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASSET DAERAH KABUPATEN BLITAR

PEMERINTAH KOTA MATARAM ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2017 ANGGARAN TAHUN INI

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH DPA - SKPD

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

RENCANA UMUM PENGADAAN. Melalui Swakelola. Sumber Dana Rp ,00 APBD awal: akhir: Rp ,00 APBD awal: akhir:

LAPORAN KEGIATAN DAN REALISASI KEUANGAN BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN BANDUNG (APBD) TAHUN 2016 BULAN DESEMBER TAHUN 2016

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

RINGKASAN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KOTA PADANG TAHUN ANGGARAN 2017

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2016 ANGGARAN TAHUN INI

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

RINCIAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PROGRAM, KEGIATAN, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH

PEMERINTAH KABUPATEN KULON PROGO DINAS PENDIDIKAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2016

PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BENDAHARA PENGELUARAN (SPJ BELANJA - FUNGSIONAL)

LAPORAN POSISI KAS BENDAHARA PENGELUARAN (SPJ BELANJA - ADMINISTRATIF)

RENCANA KERJA ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RKA - SKPD)

PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK PENJABARAN APBD

BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL URAIAN JUMLAH ,

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

PEMERINTAH KOTA BEKASI PENJABARAN APBD

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH RKA - SKPD

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

BELANJA DAERAH

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL URAIAN JUMLAH ,00

,00 Berdasarkan PP.No.9 Tahun 2007 & Terakhir PP.No.25 Tahun 2013, -

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

INSPEKTORAT URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011

RENCANA UMUM PENGADAAN. Melalui Swakelola. Sumber Dana. Pelaksanaan Pekerjaan 01/01/ /12/ /01/ /12/ /01/ /12/2016

PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014

PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2016 ANGGARAN TAHUN INI

RENCANA UMUM PENGADAAN. Melalui Swakelola. Sumber Dana. Pelaksanaan Pekerjaan 01/01/ /12/ /01/ /12/ /01/ /12/2016

RINCIAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN

DOKUMEN PELAKSANAAN PERUBAHAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPPA SKPD )

PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG

LAPORAN REALISASI SEMESTER PERTAMA APBD DAN PROGNOSIS 6 (ENAM) BULAN BERIKUTNYA

LAPORAN REALISASI SEMESTER PERTAMA APBD DAN PROGNOSIS 6 (ENAM) BULAN BERIKUTNYA

14, Belanja Tidak Langsung Belanja Langsung

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2017

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH AUDITED

PENJABARAN PERUBAHAN APBD

Urusan Pemerintahan : 1.19 URUSAN WAJIB KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM NEGERI Organisasi : BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH.

Urusan Pemerintahan: SOSIAL

IKHTISAR PENCAPAIAN KINERJA KEUANGAN

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAHi

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH SKPD : DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER 2014

KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014

KANTOR DIKLAT DAN LITBANG URAIAN JUMLAH Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN

Jumlah Anggaran 1 PENDAPATAN , ,00 37, , ,00 37,10

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD )

= Tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja , ,00 (

PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA PENJABARAN APBD

LAPORAN REALISASI SEMESTER PERTAMA APBD DAN PROGNOSIS 6 (ENAM) BULAN BERIKUTNYA

SATUAN POLISI PAMONG PRAJA URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

Inspektorat 5,757,866,915 URUSAN MACAM URUSAN UNIT ORGANISASI : : :

BAB I PENDAHULUAN. Renstra BPKAD Page 1

Jumlah (Rp) Bertambah/(berkurang) DASAR HUKUM sebelum. setelah (Rp) % perubahan. perubahan PENDAPATAN

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BENDAHARA PENGELUARAN (SPJ BELANJA - FUNGSIONAL)

Pendapatan JUMLAH PENDAPATAN Belanja Pegawai Belanja Tidak Langsung

,00 Berdasarkan PP.No.9 Tahun 2007 & Terakhir PP.No.25 Tahun 2013, -

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA PENJABARAN APBD

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG ANGGARAN KAS TAHUN ANGGARAN 2013 ANGGARAN TAHUN INI

KANTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

31/12/ :07 URUSAN PEMERINTAHAN PERHUBUNGAN DINAS PERHUBUNGAN ORGANISASI : Nomor Tanggal. Lampiran I.

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAHi

KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP URAIAN JUMLAH Gaji Pokok PNS/Uang Representasi

LAPORAN REALISASI SEMESTER PERTAMA APBD DAN PROGNOSIS 6 (ENAM) BULAN BERIKUTNYA

SATPOL PP KOTA MAGELANG LAPORAN REALISASI ANGGARAN PER 31 DESEMBER 2016

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD )

Transkripsi:

BAB I PENDAHULUAN Terwujudnya pengelolaan keuangan dan aset daerah yang berkualitas dan akuntabel dalam menunjang efektivitas penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Blitar dapat mendukung terlaksananya sasaran dan kebijakan strategis pembangunan bidang pemerintahan yang menjadi tugas dan tanggungjawab Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar yakni meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah untuk mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian. Kebijakan umum belanja diarahkan pada pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, efektif, efisien dan taat pada perundang-undangan yang berlaku yaitu Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 beserta perubahannya (Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 dan Permendagri Nomor 21 Tahun 2011) dan PP No 58 Tahun 2005 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dengan demikian penggunaan anggaran belanja tetap terarah pada prioritas program sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penyelenggaraan pemerintahan yang baik guna peningkatan pada pelayanan masyarakat. 1.1. Dasar Hukum Landasan hukum untuk penyusunan LKj IP Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Blitar adalah : 1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 1

Pemerintah Pengganti atas Undang Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5589); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaaan Keuangan Daerah; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Kinerja Pemerintah; 4. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Instansi Pemerintah; 5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. 1.2. Kedudukan Tugas dan Fungsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar Kedudukan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar adalah pelaksana dibidang pengelolaan keuangan dan asset daerah, yang menyangkut bidang penerimaan daerah, belanja daerah, serta aset daerah yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan sekaligus sebagai Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) dan melaksanakan fungsi selaku Bendahara Umum Daerah. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati yang secara teknis dibina oleh Bupati. Dalam LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 2

melaksanakan tugasnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berada dibawah koordinasi Sekretaris Daerah. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah mempunyai tugas melakukan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang pengelolaan keuangan dan asset daerah. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah mempunyai fungsi : 1. Perumusan kebijakan teknis di bidang pengelolaan keuangan daerah dan asset daerah; 2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah; 3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pengelolaan keuangan daerah dan asset daerah. Struktur organisasi dan tata kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Blitar berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2008 : 1. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah mempunyai tugas memimpi, membina, mengawasi, mengkoordinasikan dan mengandalikan penyelenggaraan kegiatan serta merumuskan kebijakan teknis dibidang pengelolaan keuangan dan aset daerah. Dalam pelaksanaan tugas, kepala badan mempunyai fungsi : a) Pelaksanaan urusan ketatausahaan, keuangan, kepegawaian dan perlengkaan badan; LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 3

b) Perumusan dan pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan keuangan dan aset daerah; c) Pelaksanaan rencana dan program kerja dibidang pengelolaan keuangan dan aset daerah; d) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Bupati. 2. Sekretariat Sekretariat terdiri dari : a) Sub Bagian Umum b) Sub Bagian Keuangan c) Sub Bagian Penyusunan Program Sekretariat mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi ketatausahaan, kearsipan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga badan, penyusunan program dan perencanaan program badan serta pembinaan hukum, organisasi dan tata laksana badan. Dalam melaksanakan tugasnya sekertariat mempunyai fungsi : a) Pengelolaan dan pembinaan urusan tata usaha dan tata kerasipan rumah tangga dan keprotokolan badan; b) Penyusunan program dan perencanaan badan; c) Penyusunan dan pembinaan hukum, organisasi dan tata laksana badan; d) Pengelolaan administrasi dan penyusunan laporan kepegawaian, keuangan dan perlengkapan; e) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 4

3. Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah terdiri dari : a) Sub Bidang Pengelolaan Kas b) Sub Bidang Perbendaharaan Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah mempunyai tugas melaksanakan kebijakan, menyiapkan bahan pedoman teknis, melaksanakan pengelolaan, koordinasi, pembinaan, dan pengendalian dibidang pengelolaan kas dan perbendaharaan. Dalam melaksanakan tugas, bidang perbendaharaan dan kas daerah mempunyai fungsi : a) Perumusan kebijakan teknis dibidang penerimaan dan pengeluaran kas; b) Pelaksanaan pembukuan dan administrasi penerimaan dan pengeluaran daerah yang berupa kas dan yang setara kas; c) Pelaksanaan dan pengendalian penerimaan, penyimpanan dan pembayaran atas beban rekening kas umum daerah; d) Pengelolaan utang dan piutang daerah; e) Penyusunan petunjuk teknis dan pembinaan administrasi keuangan yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran kas; f) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan. 4. Bidang Akuntansi Bidang Akuntansi terdiri dari : a) Sub Bidang Evaluasi b) Sub Bidang Pembukuan dan Pelaporan LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 5

Bidang Akuntansi mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kebijakan dan pedoman teknis dibidang evaluasi, pembukuan dan pelaporan. Dalam melaksanakan tugasnya, bidang akuntansi mempunyai fungsi : a) Perumusan prosedur pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel; b) Penyusunan pedoman teknis pertanggungjawaban pelaksanaan APBD; c) Penyajian informasi laporan keuangan daerah; d) Pelaksanaan pembinaan teknis pertanggungjawaban dan laporan keuangan daerah; e) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan. 5. Bidang Anggaran Bidang Anggaran terdiri dari : a) Sub Bidang Anggaran I b) Sub Bidang Anggaran II Bidang Anggaran mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kebijakan dan pedoman teknis dibidang anggaran. Dalam melaksanakan tugasnya bidang anggaran mempunyai fungsi : a) Perumusan prosedur penyusunan rancangan ABPD dan rancangan Perubahan APBD; b) Penyusunan pedoman dan petunjuk teknis penyusunan anggaran; c) Pengendalian penyusunan anggaran; d) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan. 6. Bidang Aset Bidang Aset terdiri dari : LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 6

a) Sub Bidang Analisa Kebutuhan dan Inventarisasi b) Sub Bidang Pengamanan dan Pemanfaatan Bidang Aset mempunyai tugas meyusun dan melaksanakan kebijakan dan pedoman teknis dibidang analisa kebutuhan, inventarisasi, pengamanan dan pemanfaatan aset. Dalam melaksanakan tugasnya bidang aset mempunyai fungsi : a) Penyusunan rencana kebutuhan dan pemeliharaan barang milik daerah; b) Penyelenggaraan pembinaan, penatausahaan dan penghapusan barang milik daerah; c) Penyelenggaraan pemanfaatan, pemindahtanganan, pengaman dan pengedalian barang milik daerah; d) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan. 1.3. Sumber Daya Manusia Dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Blitar didukung oleh sumber daya manusia sebanyak 53 orang. Sebagai SKPD yang mengelola kewenangan kebijakan pengelolaan keuangan dan aset daerah tentu diperlukan SDM yang mempunyai kompetensi di bidangnya, tercermin dari persentase pegawai dengan jenjang pendidikan Sarjana (S1 dan S2) sebesar 69,81 % (37 orang) dari total Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Blitar. Komposisi pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Blitar berdasarkan jenjang pendidikan dan pangkat, golongan serta ruang disajikan pada tabel sebagai berikut : LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 7

No Unit Kerja Jumlah Rekapitulasi Pegawai BPKAD Kabupaten Blitar Berdasarkan Jenjang Pendidikan Tahun 2015 Tingkat Pendidikan S2 S1 D3 SMA SMP 1 2 3 4 5 6 7 8 1. Kepala Badan 1 1 - - - - 2. Sekretariat 8 1 4-3 - 3. Bidang Perbendaharaan 20 2 11 1 6-4. Bidang Akuntansi 7 2 3-2 - 5. Bidang Anggaran 9 4 4-1 - 6. Bidang Aset Daerah 8 1 4-2 1 Jumlah Total 53 Sumber : Data Kepegawaian BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Keterangan : Jumlah pegawai tersebut belum termasuk tenaga kerja kontrak / tidak tetap. Komposisi proporsi pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Blitar berdasarkan jenjang pendidkan Tahun 2015 dapat diketahui lebih detail pada grafik dibawah ini : Sumber : Data Kepegawaian BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 8

Pada dasarnya secara kualitas pegawai BPKAD Kabupaten Blitar sudah cukup baik. Berdasarkan tingkat pendidikan, dominasi pegawai terdiri dari Pasca Sarjana sebanyak 11 orang 20,75%, Sarjana sebanyak 26 orang atau 49,09%, Sarjana Muda sebanyak 1 orang atau 1,89%, SMA sebanyak 14 orang atau 26,42%, dan SMP sebanyak 1 orang atau 1,89%. Namun dari segi kuantitas masih diperlukan adanya penambahan pegawai dikarenakan beban kerja yang cukup berat. Berdasarkan pangkat, golongan dan ruang pegawai BPKAD Kabupaten Blitar di dominasi oleh Golongan III/b sebanyak 14 orang atau 26,42%, Golongan III/d sebanyak 11 orang atau 20,75%, Golongan III/a sebanyak 9 orang atau 16,98%, Golongan II/b sebanyak 8 orang atau 15,09%, Golongan III/c sebanyak 5 orang atau 9,43%, Golongan IV/a sebanyak 2 orang atau 3,77 % serta Golongan IV/b, IV/c dan II/a sebanyak masing masing 1 orang atau 1,89 %. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 9

BAB II PERENCANAAN KINERJA 2.1. Rencana Strategis Rencana Strategis yang disusun merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun dengan memperhatikan dan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul. Perencanaan strategis bermanfaat dan diperlukan dengan alasan antara lain : 1. Merencanakan perubahan strategi organisasi dalam lingkungan yang semakin kompleks. 2. Sebagai pengelola keberhasilan. 3. Berorientasi masa depan. 4. Perencanaan yang adaptif dan fleksibel terhadap perubahan. 5. Memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. 6. Meningkatkan komunikasi antar unsur dalam organisasi. Sedangkan langkah yang harus diambil dalam merumuskan dan mempersiapkan perencanaan strategis, adalah sebagai berikut : 1. Menentukan visi, misi, tujuan dan sasaran yang akan dicapai. 2. Mengenali lingkungan dimana organisasi mengimplementasikan interaksinya. 3. Melakukan berbagai analisis yang bermanfaat baik secara internal maupun eksternal. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 10

4. Mempersiapkan semua faktor penunjang yang diperlukan terutama dalam mencapai keberhasilan operasional organisasi. 2.2. Visi dan Misi Visi merupakan gambaran ideal mengenai masa depan yang hendak diwujudkan. Visi harus bersifat praktis, realistis untuk dicapai, dan memberikan tantangan serta menumbuhkan motivasi yang kuat bagi pegawai BPKAD. Visi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar adalah Terwujudnya Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Yang Berkualitas dan Akuntabel Dalam Menunjang Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Blitar. Untuk mewujudkan visi diatas diperlukan tindakan nyata sehingga tujuan organisasi dapat terlaksana dengan baik, sehingga Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar memiliki misi yaitu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah. 2.3. Tujuan dan Sasaran Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi. Tujuan organisasi harus konsisten dengan tugas pokok dan fungsinya, secara kolektif, menggambarkan arah strategis organisasi dan perbaikan-perbaikan yang ingin diciptakan. Tujuan organisasi mempertajam fokus pelaksanaan misi lembaga dan meletakkan kerangka prioritas untuk memfokuskan arah semua sasaran, LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 11

kebijakan, program dan kegiatan organisasi dalam melaksanakan misinya. Sebab itu tujuan harus dapat menjadi dasar yang kuat untuk menetapkan indikator kinerja Tujuan strategis tersebut terdiri dari: 1. Terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan berbasis teknologi; 2. Tercapainya penertiban, penataan, pemanfaatan dan optimalisasi asset daerah. Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur atau merupakan hasil yang akan dicapai secara nyata oleh organisasi, dengan rumusan lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu lebih pendek dari tujuan. Untuk mengukur keberhasilan sasaran harus mempunyai indikator sasaran yaitu ukuran keberhasilan pencapaian suatu kegiatan, sasaran, atau tujuan strategis, atau bahkan visi organisasi yang bersifat kuantitatif atau kualitatif (bila tidak memungkinkan bersifat kuantitatif). Sasaran yang ingin dicapai tersebut antara lain : a. Meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, berbasis teknologi dan sesuai ketentuan yang berlaku; b. Meningkatkan penertiban, penataan, pemanfaatan dan optimalisasi asset daerah. Arahan kebijakan yang dirumuskan dalam menentukan program dan kegiatan adalah : a. Pola kemitraan pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan dan asset daerah; LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 12

b. Peningkatan kualitas pelayanan prima bidang pengelolaan administrasi perkantoran; c. Pemenuhan kebutuhan sarana prasarana sebagai penunjang pelayanan administrasi perkantoran; d. Efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan SKPD yang transparan dan akuntabel yang tersaji dalam suatu proses manajemen sebagai penunjang pelayanan administrasi perkantoran; e. Sistem pengelolaan keuangan dan asset daerah berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang memperhatikan perkembangan dampak ekonomi makro dan mikro; f. Mengembangkan potensi kemampuan personil sesuai bidang dan tanggungjawabnya serta penerapan reward dan punishment terhadap prestasi kerja yang terukur. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 13

Strategi yang akan dilakukan adalah mengoptimalkan kekuatan internal yang sudah ada seperti dengan peningkatan kualitas sumber daya aparatur dan komitmen karyawan yang tinggi. Kemudian akan meminimalisir faktor kelemahan internal seperti halnya kemampuan teknis fungsional, beban kerja yang belum terstandarisasi dan sarana prasarana yang kurang memadai. Bahkan di pihak lain mencari solusi terhadap ancaman masa depan seperti halnya pengaruh globalisasi, adanya perbedaan persepsi dalam membaca peraturan dengan pemeriksa, informasi yang semakin terbuka serta perubahan peraturan yang sangat cepat. Berdasarkan fungsi yang telah digariskan, maka untuk menjabarkan dan mengimplementasikan kebijakan yang ditetapkan dirumuskan dalam program kerja dan kegiatan sebagai berikut : 1) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, dengan Kegiatan Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran. 2) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, dengan kegiatan sebagai berikut: a) Pemeliharaan Rutin / Berkala Bangunan Aset Pemerintah Kabupaten ; b) Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. 3) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, dengan kegiatan : a) Pendidikan dan pelatihan formal ; b) Bimbingan teknis peraturan perundang-undangan. 4) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan, dengan Kegiatan Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 14

5) Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan kegiatan : a) Penyusunan ranperda tentang perubahan APBD ; b) Penyusunan ranperbup tentang Penjabaran Perubahan APBD; c) Penyusunan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ; d) Penyusunan rancangan peraturan KDH tentang Penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ; e) Penyusunan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah ; f) Peningkatan pelayanan dan fasilitasi penerimaan daerah ; g) Peningkatan pelayanan dan fasilitasi pencairan dana kegiatan seluruh SKPD se Kabupaten Blitar ; h) Penatausahaan Akuntansi atas pelaksanaan APBD; i) Penyelenggaraan monitoring, koordinasi dan pelaporan realisasi transfer dana dari Pemerintah Pusat ; j) Penyediaan komponen dan jasa administrasi Pengelolaan Kas ; k) Verifikasi RKA, DPA dan DPPA Satuan Kerja Perangkat Daerah ; l) Penyusunan Penatausahaan Pelaksanaan APBD ; m) Pengelolaan dan Penatausahaan Gaji PNSD ; n) Penyusunan ranperda dan ranperbup tentang APBD 2016 ; o) Sosialisasi Peraturan Per Undang Undangan Pengelolaan Keuangan ; p) Penyusunan perbup perubahan kebijakan Akutansi Pemda ; q) Penyusunan Ranperda dan Ranperbup tentang APBD 2015 ; LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 15

r) Penyusunan Standar Biaya Umum ; s) Penyusunan Standar Operasional dan Prosedur BPKAD ; t) Penatausahaan Belanja Tidak Langsung PPKD ; u) Penyusunan Perda tentang Pokok Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah ; v) Publikasi Pengelolaan Keuangan ; w) Peningkatan Penelitian dokumen pengajuan pencairan Dana SKPD se Kab Blitar ; 6) Program pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan kabupaten / kota, dengan kegiatan, yaitu : a) Pembinaan dan pengelolaan keuangan daerah se-kab. Blitar ; b) Penatausahaan Pengelolaan Keuangan Daerah se-kabupaten Blitar ; c) Pembuatan Surat Penyediaan Dana (SPD) ; d) Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penatausahaan pengelolaan keuangan daerah di wilayah ; 7) Program perumusan kebijakan pengelolaan aset daerah dengan kegiatan, yaitu : a) Perencanaan, penilaian,penghapusan dan penatausahaan BMD; b) Penyelesaian Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi ; c) Penyelesaian Permasalahan Tanah Asset Pemkab Blitar ; d) Operasional Pengelolaan Tanah Eks Bengkok di Kelurahan ; e) Pensertifikatan Tanah dan Pengamanan Asset Pemda ; f) Monitoring, Evaluasi, Verifikasi, Pemanfaatan dan Penghapusan Barang Daerah ; g) Penyusunan Standart Harga Barang ; LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 16

2.4. Penetapan dan Perencanaan Kinerja Penetapan kinerja merupakan tekad rencana kinerja tahunan yang memberikan perspektif mengenai apa yang diinginkan untuk dihasilkan. Perencanaan kinerja diperlukan untuk menyusun prioritas kegiatan yang dibiayai dari sumber dana yang ada. Dengan perencanaan kinerja tersebut diharapkan program atau kegiatan instansi lebih terarah. Penetapan kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar yang akan dicapai pada Tahun 2015 sebagai berikut : No Sasaran 1. Meningkatkan Indikator Kinerja Uraian Satuan Target a. Persentase Ketepatan Waktu Tahun 70% pengelolaan keuangan Penetapan APBD/P daerah yang akuntabel, berbasis teknologi dan sesuai ketentuan yang berlaku b. Persentase Ketepatan penerbitan dokumen & Laporan Keuangan oleh SKPD c. Persentase ketepatan waktu penerbitan SP2D Tahun 60% Tahun 60% 2. Meningkatkan Persentase Sertifikasi tanah aset Tahun 60% penertiban, penataan, Pemerintah Kabupaten pemanfaatan dan Persentase asset daerah yang telah Tahun 50% optimalisasi asset daerah dikelola LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 17

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA Dalam rangka mengetahui kinerja instansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Blitar perlu adanya penilaian atau evaluasi kinerja. Penilaian kinerja ini dengan menentukan indikator kinerja dan variabelnya. Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. 3.1. Capaian Kinerja Dari sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana kinerja untuk tahun 2015 secara garis sebagai berikut : Dari pencapaian sasaran diatas diuraiakan lebih lanjut pada bagian ini : 1. Sasaran I : Meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, berbasis teknologi dan sesuai ketentuan yang berlaku. NO INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI 1. Persentase Ketepatan Waktu Penetapan APBD/P 2. Persentase Ketepatan penerbitan dokumen & Laporan Keuangan oleh SKPD 3. Persentase ketepatan waktu penerbitan SP2D 70% 60% 60% 100% 100% 87,32 % LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 18

Dari table diatas dapat dijelasakan sebagai berikut : a. Penyusunan dan penetapan dokumen APBD Tahun 2015 dan dokumen APBD Perubahan Tahun 2013 telah tercapai sesuai dengan rencana yakni dokumen Peraturan Daerah Kabupaten Blitar tentang Penetapan APBD dan APBD Perubahan serta Peraturan Bupati Blitar tentang Penjabaran APBD dan APBD Perubahan sehingga jadwal penetapan APBD dan APBD Perubahan Tahun 2015 sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2015. Seluruh program dan kegiatan yang tertuang dalam dokumen Peraturan Daerah Kabupaten Blitar tentang Penetapan APBD dan APBD Perubahan serta Peraturan Bupati Blitar tentang Penjabaran APBD dan APBD Perubahan mengacu pada indikator kinerja ini telah dilaksanakan sesuai ketentuan. b. Persentase ketepatan waktu penerbitan SP2D sebesar 100% dengan perhitungan sebagai berikut : (Jumlah SP2D yang diterbitkan tepat waktu ) dibagi (jumlah SP2D yang diproses) = ( 15718 : 18000) x 100% = 87,32 %. Hal ini disebabkan karena : Realisasi penerbitan SP2D secara tepat waktu tidak memenuhi target yang ditetapkan. Dengan rincian SP2D yang diterbitkan tepat waktu sejumlah 15.718 dokumen dari jumlah SP2D yang diproses sejumlah 18.000 dokumen. Banyak SKPD yang tidak menyerap kegiatan yang kebanyakan dana transfer pada dinas ( TPP Guru dan DAK DBHCT) yang disebabkan juknisnya terlambat sehingga SKPD tidak bisa menyerap. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 19

c. Persentase ketepatan penerbitan dokumen & laporan keuangan oleh SKPD tercapai 100% dengan perhitungan sebagai berikut : (Jumlah dokumen & laporan keuangan tepat waktu) dibagi (Jumlah dokumen & laporan keuangan yang diterbitkan) = (92 : 92) x 100% = 100%. 2. Sasaran I : Meningkatkan penertiban, penataan, pemanfaatan dan optimalisasi asset daerah. NO INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI 1. Persentase Sertifikasi tanah aset Pemerintah Kabupaten 2. Persentase asset daerah yang telah dikelola 70% 50% 60% 97,29% Dari table diatas dapat dijelasakan sebagai berikut : a. Persentase Sertifikasi tanah aset Pemerintah Kabupaten Tahun 2015 tercapai 50% yang diperoleh dari = (Jumlah tanah yang bersertifikat) dibagi (Jumlah tanah yang ada) = (862 : 1.724) x 100% = 50%. Pencapaian realisasi tersebut disebabkan karena proses penyelesaian sertifikasi tanah aset Pemerintah Kabupaten sangat tergantung dari mekanisme di Badan Pertanahan Nasional. Pengajuan / permohonan pensertifikatan tanah asset pemerintah dilakukan sebelum Tahun 2015. Namun demikian dalam Tahun 2015 telah diterbitkan sertifikat tanah asset pemerintah sesuai target sebanyak 138 bidang tanah asset pemerintah dari hasil pengajuan sebelum Tahun 2015 Sehingga sampai dengan Tahun 2015 telah diterbitkan sebanyak 862 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 20

sertifikat tanah asset pemerintah. Upaya yang telah dilakukan adalah melakukan kerja sama (MOU) antara Pemerintah Kabupaten Blitar dengan pihak BPN dan akan menyelesaiakn permohonan pensertifikatan tahun sebelumnya. b. Persentase asset daerah yang telah dikelola : Prosentase Perbandingan aset tetap yang disajikan antara neraca barang dengan neraca keuangan = (Rp.2.850.408.864.214,25 : Rp.2,929.894.960.272,78) x 100% = 97,29%. Pengelolaan barang milik daerah tercapai sebesar 97,29 %. Capaian ini sudah melampui dari target meskipun belum 100%. Hal ini disebabkan masih adanya perbedaan pencatatan dalam neraca keuangan dan neraca asset barang milik daerah di SKPD seperti pada Dinas Pendidikan serta Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang. Perbedaan ini masih dalam proses inventarisasi dan verifikasi guna mendapatkan data yang valid sesuai dengan realisasi belanja modal. LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015 Page 21

3.2. Capaian Anggaran Tahun 2015: Realisasi Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2015 REALISASI KODE REKENING NAMA PROGRAM / KEGIATAN ANGGARAN (Rp) (Rp) (%) SISA ANGGARAN (Rp) 1 2 3 4 5 7 8 1.20.1.20.05.01.01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,277,415,683.00 777,214,009.00 60.84 500,201,674.00 KET. 1.20.1.20.05.01.01.20 Penyedian dan Peningkatan Administrasi Perkantoran 1,277,415,683.00 777,214,009.00 60.84 500,201,674.00 1.20.1.20.05.01.02 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 972,288,000.00 767,143,700.00 78.90 205,144,300.00 1.20.1.20.05.01.02.41 Rehabilitasi sedang/berat rumah Dinas 214,488,000.00 193,673,000.00 90.30 20,815,000.00 1.20.1.20.05.01.02.45 Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 757,800,000.00 573,470,700.00 75.68 184,329,300.00 1.20.1.20.05.01.05 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 573,100,000.00 467,522,130.00 81.58 105,577,870.00 1.20.1.20.05.01.05.01 Pendidikan dan pelatihanformal 120,000,000.00 84,974,300.00 70.81 35,025,700.00 1.20.1.20.05.01.05.03 Bimtek implemtasi peraturan perundangundangan 453,100,000.00 382,547,830.00 84.43 70,552,170.00 1.20.1.20.05.01.06 1.20.1.20.05.01.06.07 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Peningkatan Pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 8,967,850.00 8,967,850.00 100.00 0.00 8,967,850.00 8,967,850.00 100.00 0.00 1.20.1.20.05.01.17 Program peningkatan dan pengembangan pengelolaan keuangan daerah 4,920,517,400.00 4,282,627,649.00 87.04 637,889,751.00 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

1.20.1.20.05.01.17.08 Penyusunan Ranperda tentang P APBD 393,839,000.00 332,062,300.00 84.31 61,776,700.00 1.20.1.20.05.01.17.09 1.20.1.20.05.01.17.10 1.20.1.20.05.01.17.11 1.20.1.20.05.01.17.13 Penyusunan Ranperbup tentang penjabaran P APBD Penyusunan ranperda tentang pertanggungjawaban APBD 2014 Penyusunan rancangan peraturan KDH tentang Penjabaran Pertanggungjawaban APBD 2014 Penyusunan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah 395,944,000.00 375,305,650.00 94.79 20,638,350.00 322,462,700.00 296,897,974.00 92.07 25,564,726.00 330,250,000.00 286,629,250.00 86.79 43,620,750.00 347,332,000.00 321,740,750.00 92.63 25,591,250.00 1.20.1.20.05.01.17.21 1.20.1.20.05.01.17.22 1.20.1.20.05.01.17.23 1.20.1.20.05.01.17.24 1.20.1.20.05.01.17.26 1.20.1.20.05.01.17.27 Peningkatan pelayanan dan fasilitas penerimaan daerah Peningkatan pelayanan dan fasilitasi pencairan dana kegiatan seluruh SKPD se Kabupaten Blitar Penatausahaan Akutansi atas pelaksanaan APBD tahun 2015 Penyelenggaraan monitoring, koordinasi dan pelaporan realisasi transfer dana dari Pemerintah Pusat Penyediaan komponen dan jasa administrasi Pengelolaan Kas Verifikasi RKA, DPA dan DPPA Satuan Kerja Perangkat Daerah 149,000,000.00 148,977,050.00 99.98 22,950.00 427,385,000.00 427,258,600.00 99.97 126,400.00 177,490,000.00 128,834,600.00 72.59 48,655,400.00 100,000,000.00 72,625,700.00 72.63 27,374,300.00 69,500,000.00 68,198,200.00 98.13 1,301,800.00 79,389,500.00 43,306,050.00 54.55 36,083,450.00 1.20.1.20.05.01.17.28 Penyusunan Penatausahaan Pelaksanaan APBD 167,315,000.00 164,557,500.00 98.35 2,757,500.00 1.20.1.20.05.01.17.32 Pengelolaan dan Penatausahaan Gaji PNSD 590,937,800.00 584,639,500.00 98.93 6,298,300.00 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

1.20.1.20.05.01.17.33 1.20.1.20.05.01.17.36 1.20.1.20.05.01.17.37 1.20.1.20.05.01.17.54 1.20.1.20.05.01.17.56 Penyusunan ranperda dan ranperbup tentang APBD 2016 Sosialisasi Peraturan Per Undang Undangan Pengelolaan Keuangan Penyusunan perbup perubahan kebijakan Akutansi Pemda Penyusunan Ranperda dan Ranperbup tentang APBD 2015 Penyusunan Standar Biaya Umum 564,602,500.00 525,197,575.00 93.02 39,404,925.00 29,363,250.00 26,759,500.00 91.13 2,603,750.00 145,520,850.00 100,108,550.00 68.79 45,412,300.00 0.00 0.00 0.00 258,891,500.00 224,414,500.00 86.68 34,477,000.00 1.20.1.20.05.01.17.57 Penyusunan Standar Operasional dan Prosedur BPKAD 0.00 0.00 0.00 1.20.1.20.05.01.17.58 Penatausahaan Belanja Tidak Langsung PPKD 166,575,300.00 103,054,700.00 61.87 63,520,600.00 1.20.1.20.05.01.17.59 Penyusunan Perda tentang Pokok Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah 79,719,000.00 0.00 0.00 79,719,000.00 1.20.1.20.05.01.17.62 Publikasi Pengelolaan Keuangan 100,000,000.00 29,050,000.00 29.05 70,950,000.00 1.20.1.20.05.01.17.63 Peningkatan Penelitian dokumen pengajuan pencairan Dana SKPD se Kab Blitar 25,000,000.00 23,009,700.00 92.04 1,990,300.00 1.20.1.20.05.01.18 1.20.1.20.05.01.18.07 1.20.1.20.05.01.18.10 Program pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan kabupaten/kota Pembinaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Se Kab.Blitar Penatausahaan Pengelolaan Keuangan Daerah se-kab. Blitar 497,062,700.00 451,350,000.00 90.80 45,712,700.00 88,781,000.00 59,796,500.00 67.35 28,984,500.00 318,341,700.00 316,478,500.00 99.41 1,863,200.00 1.20.1.20.05.01.18.11 Pembuatan Surat Penyediaan Dana (SPD) 69,940,000.00 65,081,000.00 93.05 4,859,000.00 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

1.20.1.20.05.01.18.12 Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penatausahaan Pengelolaan Keuangan di Wilayah 20,000,000.00 9,994,000.00 49.97 10,006,000.00 1.20.1.20.05.01.32 1.20.1.20.05.01.32.01 1.20.1.20.05.01.32.02 1.20.1.20.05.01.32.03 1.20.1.20.05.01.32.05 1.20.1.20.05.01.32.07 1.20.1.20.05.01.32.08 Program Perumusan Kebijakan Pengelolaan Asset Daerah Perencanaan, penilaian,penghapusan dan penatausahaan barang milik daerah Penyelesaian tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi Penyelesaian permasalahan tanah aset Pemkab Blitar Operasional Pengelolaan Tanah Eks Bengkok di Kelurahan Pensertifikatan Tanah dan Pengamanan Asset Pemda Monitoring dan evaluasi pengelolaan barang daerah 1,887,759,000.00 1,337,113,379.00 70.83 550,645,621.00 801,500,000.00 523,521,850.00 65.32 277,978,150.00 215,800,000.00 173,548,179.00 80.42 42,251,821.00 34,266,500.00 31,522,500.00 91.99 2,744,000.00 88,042,500.00 85,082,000.00 96.64 2,960,500.00 404,650,000.00 247,860,000.00 61.25 156,790,000.00 101,100,000.00 95,018,850.00 93.99 6,081,150.00 1.20.1.20.05.01.32.09 Penyusunan Standart Harga Barang 242,400,000.00 180,560,000.00 74.49 61,840,000.00 JUMLAH 10,137,110,633.00 8,091,938,717.00 79.82 2,045,171,916.00 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

URAIAN ANGGARAN REALISASI PENDAPATAN 26,451,241,905.66 11,795,964,495.99 PENDAPATAN ASLI DAERAH 26,451,241,905.66 11,795,716,495.99 Hasil Retribusi Daerah 1,928,209,040.00 170,202,770.00 Retribusi Jasa Usaha 1,928,209,040.00 170,202,770.00 Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah - Penyewaan Tanah,Bangunan dan Pemakaian RPU 0.00 0.00 Retribusi Rumah Dinas 46,900,405.00 22,288,675.00 Retribusi Gedung Serba Guna 29,415,405.00 28,359,595.00 Retribusi Tanah dan Bangunan 65,397,230.00 17,600,000.00 Retribusi Tanah Bekas Eks Bengkok 1,786,496,000.00 101,454,500.00 Retribusi Stadion 0.00 500,000.00 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 1,607,683,601.00 49,336,493.70 Bagian Laba atas Penyertaan Modal pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD 1,607,683,601.00 49,336,493.70 Bagian Laba atas Penyertaan Modal pada PT. BPD Jawa Timur 1,603,948,601.00 49,370,493.70 Bagian Laba atas Penyertaan Modal pada PT.BPR Jawa Timur 3,735,000.00 (34,000.00) Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 22,915,349,264.66 11,576,177,232.29 Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan 439,947,000.00 18,693,000.00 Penjualan Peralatan/Perlengkapan Kantor Tidak Terpakai 0.00 0.00 Penjualan Kendaraan Dinas Roda Dua 85,747,000.00 3,693,000.00 Penjualan Kendaraan Dinas Roda Empat 353,600,000.00 13,500,000.00 Penjualan Bahan-bahan Bekas Bangunan 600,000.00 1,500,000.00 Penerimaan Jasa Giro 2,576,203,271.64 1,580,100,252.25 Jasa Giro Kas Daerah 1,923,494,642.56 1,412,648,614.13 Jasa Giro Pemegang Kas 648,962,228.10 167,451,638.12 Jasa Giro Dana Kapitasi JKN 3,746,400.98 0.00 Penerimaan Bunga Deposito 18,251,323,350.00 7,963,684,334.37 Penerimaan Bunga Deposito Bank Jatim 6,060,449,720.55 3,053,379,407.26 Penerimaan Bunga Deposito Bank BNI 319,342,857.00 0.00 Penerimaan Bunga Deposito Bank BRI 5,269,932,058.87 2,238,765,626.95 Penerimaan Bunga Deposito Bank Mandiri 5,152,664,616.33 1,987,840,670.00 Penerimaan Bunga Deposito 61,536,837.00 0.00 Penerimaan Bunga Deposito BTN 1,387,397,260.25 683,698,630.16 Penerimaan Bunga Deposito Bank BTPN 0.00 0.00 Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR) 25,621,000.00 8,200,000.00 Kerugian Uang 23,621,000.00 8,200,000.00 Kerugian Barang 2,000,000.00 0.00 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

Pendapatan Denda Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 813,491,098.08 117,901,922.47 Bidang Pendidikan 11,514,800.00 9,978,941.00 Bidang Kesehatan 89,344,750.00 19,190,749.00 Bidang Pekerjaan Umum 697,473,934.08 72,723,392.60 Bidang Perhubungan 304,818.00 0.00 Denda Keterlambatan Pekerjaan Bidang Pertanian/Perkebunan Denda Keterlambatan Pekerjaan Bidang Perikanan/Peternakan 14,852,796.00 12,356,860.00 0.00 3,651,979.87 Pendapatan Denda Retribusi 1,337,600.00 0.00 Pendapatan Denda Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah 1,337,600.00 0.00 Pendapatan Hasil Eksekusi Atas Jaminan 0.00 1,649,976,000.00 Hasil Eksekusi Jaminan Atas Pelaksanaan Pekerjaan 0.00 1,649,976,000.00 Pendapatan Dari Pengembalian 804,884,102.94 193,621,342.00 Pendapatan Dari Pengembalian Kelebihan Pembayaran Gaji dan Tunjangan 199,944,890.00 197,757,142.00 Pendapatan Dari Pengembalian Kelebihan Pembayaran Perjalanan Dinas 19,115,087.00 0.00 Penerimaan Hutang Negara 37,000,000.00 9,033,500.00 Pendapatan dari Pengembalian Kegiatan 548,824,125.94 (13,169,300.00) Hasil dari pengelolaan dana bergulir 2,541,842.00 8,653,308.00 Hasil dari pengelolaan dana bergulir 2,541,842.00 8,653,308.00 Lain-lain PAD yang Sah Lainnya 0.00 35,347,073.20 Lain-lain PAD yang Sah Lainnya 0.00 35,347,073.20 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH 0.00 248,000.00 Pendapatan Lainnya 0.00 248,000.00 Pendapatan Lainnya 0.00 248,000.00 Pendapatan Lainnya 0.00 248,000.00 BELANJA 35,634,654,264.00 (9,119,197,795.00) BELANJA TIDAK LANGSUNG 25,497,543,631.00 (7,074,025,879.00) Belanja Pegawai 25,497,543,631.00 (7,074,025,879.00) Belanja Gaji dan Tunjangan 24,970,557,000.00 (6,754,423,818.00) Gaji Pokok PNS/Uang Representasi 19,039,657,000.00 (5,138,745,420.00) Tunjangan Keluarga 1,783,477,000.00 (468,457,435.00) Tunjangan Jabatan 172,857,000.00 (2,917,000.00) Tunjangan Fungsional 0.00 0.00 Tunjangan Fungsional Umum 1,595,360,000.00 (459,505,000.00) LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

Tunjangan Beras 1,599,307,000.00 (473,652,940.00) Tunjangan PPh/Tunjangan Khusus 166,500,000.00 (21,038,251.00) Pembulatan Gaji 424,000.00 (103,225.00) Iuran Asuransi Kesehatan 581,750,000.00 (168,097,026.00) Iuran Asuransi Ketenagakerjaan 31,225,000.00 (21,907,521.00) Belanja Tambahan Penghasilan PNS 419,265,704.00 (312,798,204.00) Tambahan Penghasilan Kesejahteraan Pegawai 419,265,704.00 (312,798,204.00) Insentif Pemungutan Retribusi Daerah 107,720,927.00 (6,803,857.00) Insentif Pemungutan Retribusi Daerah 107,720,927.00 (6,803,857.00) BELANJA LANGSUNG 10,137,110,633.00 (2,045,171,916.00) Belanja Pegawai 3,980,030,000.00 (604,823,000.00) Honorarium PNS 2,843,545,000.00 (570,560,000.00) Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan 1,075,945,000.00 (213,360,000.00) Honorarium Pengelolaan Keuangan Daerah 527,100,000.00 (252,200,000.00) Honorarium Tim Anggaran Pemerintah Daerah 1,240,500,000.00 (105,000,000.00) Uang Lembur 1,136,485,000.00 (34,263,000.00) Uang Lembur PNS 1,136,485,000.00 (34,263,000.00) Belanja Barang dan Jasa 5,272,655,633.00 (1,356,688,916.00) Belanja Bahan Pakai Habis 568,520,533.00 (38,890,933.00) Belanja Alat Tulis Kantor 487,719,533.00 (20,111,683.00) Belanja Alat Listrik Dan Elektronik (Lampu Pijar, Battery Kering) 22,885,000.00 (2,880,000.00) Belanja Perangko, Materai Dan Benda Pos Lainnya 30,166,000.00 (4,449,250.00) Belanja Peralatan Kebersihan Dan Bahan Pembersih 22,500,000.00 (8,000,000.00) Belanja Bahan Bakar Minyak/Gas 5,250,000.00 (3,450,000.00) Belanja Bahan/Material 100,900,000.00 (2,284,000.00) Belanja Bahan Baku Bangunan 100,900,000.00 (2,284,000.00) Belanja Jasa Kantor 847,870,000.00 (325,311,156.00) Belanja Telepon 20,000,000.00 (1,327,059.00) Belanja Listrik 120,000,000.00 (49,190,779.00) Belanja Surat Kabar/Majalah 5,000,000.00 (1,280,000.00) Belanja Kawat/Faksimili/Internet/Intranet/TV Kabel/TV Satelit 17,300,000.00 (10,993,318.00) Belanja Paket/Pengiriman 300,000.00 (300,000.00) Belanja Sertifikasi 150,000,000.00 (150,000,000.00) Belanja Dokumentasi dan Dekorasi 14,470,000.00 (2,020,000.00) Belanja Publikasi Media Cetak/Elektronik 97,000,000.00 (69,000,000.00) Belanja Jasa Kebersihan Kantor 7,800,000.00 0.00 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

Belanja Jasa Pengamanan Kantor 33,000,000.00 (1,800,000.00) Belanja Jasa Tenaga Teknis 208,800,000.00 0.00 Belanja Jasa Tenaga Ahli/Instruktur/Narasumber 174,200,000.00 (39,400,000.00) Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor 195,600,000.00 (117,078,500.00) Belanja Jasa Service 70,000,000.00 (46,454,000.00) Belanja Penggantian Suku Cadang 33,400,000.00 (4,950,000.00) Belanja Bahan Bakar Minyak/Gas Dan Pelumas 77,200,000.00 (59,286,500.00) Belanja Pajak Kendaraan Bermotor 15,000,000.00 (6,388,000.00) Belanja Cetak dan Penggandaan 759,253,750.00 (120,657,650.00) Belanja Cetak 643,798,500.00 (107,636,000.00) Belanja Penggandaan 115,455,250.00 (13,021,650.00) Belanja Sewa Rumah/Gedung/Gudang/Parkir 75,850,000.00 (63,323,000.00) Belanja Sewa Gedung/Kantor/Tempat 6,400,000.00 (5,373,000.00) Belanja Sewa Ruang Rapat/Pertemuan 69,450,000.00 (57,950,000.00) Belanja Makanan dan Minuman 329,655,000.00 (114,553,350.00) Belanja Makanan Dan Minuman Rapat 278,155,000.00 (88,677,350.00) Belanja Makanan Dan Minuman Tamu 20,000,000.00 (1,396,000.00) Belanja makanan dan minuman pelatihan 31,500,000.00 (24,480,000.00) Belanja Pakaian Kerja 2,500,000.00 (2,500,000.00) Belanja Pakaian Kerja Lapangan 2,500,000.00 (2,500,000.00) Belanja Pakaian khusus dan hari-hari tertentu 60,000,000.00 (6,400,800.00) Belanja Pakaian Batik Tradisional 25,000,000.00 (5,375,000.00) Belanja Pakaian Olahraga 35,000,000.00 (1,025,800.00) Belanja Perjalanan Dinas 1,518,652,350.00 (419,474,327.00) Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah 123,690,000.00 (55,000,000.00) Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah 1,394,962,350.00 (364,474,327.00) Belanja kursus, pelatihan, sosialisasi dan bimbingan teknis PNS 437,287,000.00 (77,875,700.00) Belanja Kursus-Kursus Singkat/Pelatihan 117,287,000.00 (35,025,700.00) Belanja Bimbingan Teknis 320,000,000.00 (42,850,000.00) Belanja Pemeliharaan 116,067,000.00 (7,669,500.00) Belanja Pemeliharan Gedung Kantor 28,000,000.00 (5,250,000.00) Belanja Pemeliharaan Alat-alat Kantor 88,067,000.00 (2,419,500.00) Belanja Jasa Konsultansi 260,500,000.00 (60,670,000.00) Belanja Jasa Konsultansi Penelitian 210,500,000.00 (60,500,000.00) Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan 50,000,000.00 (170,000.00) Belanja Modal 884,425,000.00 (83,660,000.00) LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Angkutan Darat Bermotor Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan 60,000,000.00 (29,800,000.00) 60,000,000.00 (29,800,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Kantor 155,650,000.00 (19,750,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Reproduksi (Pengganda) 30,000,000.00 0.00 Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Penyimpanan Perlengkapan Kantor Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Rumah Tangga 125,650,000.00 (19,750,000.00) 91,000,000.00 (5,500,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Meubelair 65,000,000.00 (2,500,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Pembersih 5,000,000.00 0.00 Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Pendingin Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) 16,000,000.00 (3,000,000.00) 5,000,000.00 0.00 Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Komputer 412,625,000.00 (16,860,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Personal Komputer 161,000,000.00 (11,155,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Peralatan Komputer Mainframe Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Peralatan Personal Komputer Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Peralatan Jaringan 45,000,000.00 0.00 55,850,000.00 (5,060,000.00) 150,775,000.00 (645,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Studio 15,150,000.00 (450,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Peralatan Studio Visual 15,150,000.00 (450,000.00) Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Komunikasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin - Pengadaan Alat Komunikasi Telephone Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Gedung Tempat Tinggal Belanja Modal Gedung dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Rumah Negara Goloongan III 30,000,000.00 (250,000.00) 30,000,000.00 (250,000.00) 100,000,000.00 (10,750,000.00) 100,000,000.00 (10,750,000.00) LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015

Belanja Modal - Aset Lainnya 20,000,000.00 (300,000.00) Belanja Modal - Aset Lainnya 20,000,000.00 (300,000.00) SURPLUS / DEFISIT (9,183,412,358.34) 20,915,162,290.99 SISA LEBIH/KURANG PEMBIAYAAN TAHUN BERKENAAN (9,183,412,358.34) 20,915,162,290.99 LKj IP BPKAD Kabupaten Blitar Tahun 2015