SATUAN ACARA PENGAJARAN BLOK Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin Tim Blok : dr. R. Edi Fitriyanto dr. Erlina Marfianti dr. Utami Mulyaningrum dr. Ika Fidianingh dr. Noviana Nugrahawati Blok : 1. unika efektif 2. Keterampilan klinis 3. Landasan ilmiah ilmu kedokteran 4. Pengelolaan masalah kesehatan 5. Pengelolaan informa : 1. Mampu menggunakan komunika yang baik, secara verbal maupun nonverbal dalam hubungan dokter paen. 2. Mampu melakukan komunika efektif terhadap keluarga paen untuk memberikan eduka mengenai penyakit. 3. Mampu bekerjasama dalam kelompok sebagai satu tim kerja dalam menangani penyakit. 4. Mampu melakukan anamnes berdasar prinp komunika efektif sehingga diperoleh diagnos banding yang tepat 5. Mampu melakukan pemeriksaan fik untuk menegakkan diagnos banding yang tepat. 6. Mampu menentukan menganalis pemeriksaan laboratorium yang diperlukan untuk penyakit. 7. Mampu merangkum menganalis hal anamnes, pemeriksaan fik pemeriksaan penunjang dalam rangka penegakan diagnos penyakit/kelainan. 8. Mampu menjelaskan prinp ilmu biomedis yang berkaitan dengan etiologi,patofiologi patogenes masalahmasalah penyakit/kelainan. 9. Mampu menerapkan hal penelusuran sumber informa secara evidence based medicine dalam penatalaksanaan kasuskasus. 10. Mengetahui prinpprinp promotif, preventif, kuratif rehabilitatif pada penyakit/gangguan 1. Mendeskripkan struktur morfologi organ pembentuk hormon secara makroskopis mikroskopis 2. Membedakan klafika, ntes, metabolisme transport hormon. 3. Menjelaskan fatfat reseptor, mekanisme molekuler kerja hormon interak hormonreseptor. 4. Mendeskripkan fiologi hormon. 5. Menjelaskan gangguan fung hipotalamus 6. Menjelaskan gangguan fung hipofis. 7. Mampu membuat diagnos kerja gangguan kelenjar tiroid 8. Mampu membuat diagnos kerja pada gangguan pada kelenjarkelenjar paratiroid (hipoparatiroid & hiperparatiroid) SAP Blok Sistem Endokrin hal 1 dari 13
9. Mampu membuat diagnos kerja penyakit Diabetes mellitus merekomendakan terapi yang sesuai 10. Mampu membedakan gangguan yang disebabkan oleh hiperfung korteks 11. Menjelaskan gangguan yang disebabkan oleh hipofung korteks 12. Menjelaskan gangguan yang disebabkan oleh hiperfung (phaekromacytoma) hipofung medulla : 13. Menjelaskan gangguan pertumbuhan akibat pengaruh hormonal (acromegaly, gigantisme growth hormone defien). 14. Penerapan Evidence Based Medicine dalam penatalaksanaan penyakitpenyakit 15. Menjelaskan perspektif islam terhadap masalah penundaan haid. 16. Mampu melakukan anamnes berdasar prinp komunika terhadap paen dengan gangguan, sehingga didapatkan diagnos banding yang tepat. 17. Mampu melakukan komunika efektif terhadap keluarga paen untuk memberikan eduka terhadap penyakit yang banyak terjadi di masyarakat (contoh: Diabetes Melitus). 18. Mampu melakukan secara mandiri pemeriksaan fik leher. Perte muan ke Tujuan Belajar Topik Bahasan Sub Topik Bahasan Indikator Pencapaian Strategi Pembelaja ran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 3 8 1 Anatomi & histologi kel. Menjelaskan struktur morfologi organ pembentuk hormon secara makroskopis mikroskopis utk papan tulis Alatalat Respon 4,8 3 8 2 Metabolisme hormon 3 8 3 Sifat molekuler hormon 3 8 4 Fiologi hormon 2,3 6,8 5,6 Gangguan hipotalamus hipofis 1, 2, 3, 4 4 4,5 18,10 7 Hipertiroid hipotiroid 18 8 Hiperparatiroid hipoparatiroid 110 9 Diabetes Mellitus Membedakan klafika, ntes, metabolisme transport hormon. Menjelaskan fatfat reseptor, mekanisme molekuler kerja hormon interak hormonreseptor. Mendeskripkan fiologi hormon. Menjelaskan gangguan hipotalamus a hipofis. membuat diagnos kerja gangguan kelenjar tiroid Membuat diagnos kerja pada gangguan pada kelenjarkelenjar paratiroid Membuat diagnos kerja penyakit Diabetes mellitus Tutorial tutorial referen Tutorial tutorial referen Tutorial Tutorial Tutorial Ket.medik PPK Ket. Medik PPK Tutorial utk utk utk utk utk papan tulis referen papan tulis referen Alat ket medik papan tulis referen Alat ket medik Alt papan tulis Internet Alat ket medik papan tulis Evalua Presenta penugasan Presenta penugasan Sumber 5,6,7,8 5,6,7,8 5,6,8 12, 413, 15 12, 413, 15 12, 413, 15 113, 15 SAP Blok Sistem Endokrin hal 2 dari 13
Perte muan ke Tujuan Belajar Topik Bahasan Sub Topik Bahasan Indikator Pencapaian Strategi Pembelaja ran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 merekomendakan terapi yang sesuai 2,3,4 18 10,11 Hperfung & hipofung korteks 2,3,4 8 12 Hiperfung & hipofung medulla 4 19 13 Gangguan growth hormon 5 9 14,15 EBM & perspektif islam dalam penundaan haid 4,5 4 14 16 Anamnes penyakit 14,10 17 Keterampilan eduka pada peneerita penyakit. 2 5 18 Pemeriksaan fifik leher Membedakan gangguan yang disebabkan oleh hiperfung hipofung korteks Menjelaskan gangguan yang disebabkan oleh hiperfung (phaekromacytoma) hipofung medulla : Menjelaskan gangguan pertumbuhan akibat pengaruh hormonal (acromegaly, gigantisme growth hormone defien). Menjelaskan aplika Evidence Based Medicine dalam penatalaksanaan penyakit menjelaskan perspektif islam terhadap masalah penundaan haid. Melakukan anamnes berdasar prinp komunika terhadap paen dengan gangguan, sehingga didapatkan diagnos banding yang tepat. Melakukan komunika efektif terhadap keluarga paen untuk memberikan eduka terhadap penyakit yang banyak terjadi di masyarakat (contoh: Diabetes Melitus). Mampu melakukan secara mandiri pemeriksaan fik leher. Ket.medik PPK Tutorial Ket. Medik utk referen Alat ket medik Alt papan tulis referen Alat ket medik 2x50 papan tulis PPK utk papan tulis Internet 2x50 papan tulis Ket.medik PPK Ket.medik PPK utk utk alat ket medik Internet alat ket medik Internet Evalua Respon Presenta Sumber 12, 413, 15 12, 413, 15 Presenta penugasan 12, 413, 15 12, 413, 15 Presenta Penugasan 12, 413, 15 Ket.medik 2x50 Alat ket medik 12, 413, 15 SAP Blok Sistem Endokrin hal 3 dari 13
REFERENSI 1. Chew SL. 06. Clinical endocrinology and diabetes. An Illustrated Colour Text. Inggris: Churcill Living Stone 2. Colbert D. 1993. Fundamentals of Clinical Phyology. New York: Prentice Hall. 3. Colwell JA.03. Hot Topics Diabetes. Philadelphia: Hanley & Belfus. 4. Drake Rl,Vogl W, Mitchel AWM. 05. Gray s Anatomy. Los Altos: Elsevier Living stone. 5. Felig D. 01. Endocrinology and Metabolism. London: Mc Graw Hill. 6. Fox SI. 06. Human Phyology. 9 th Ed. New York : Mc Graw Hill 7. Greenspan SF, BaxterJD. 1998. Bac and Clinical Endocrinology.New York: Apleton and Lange Pub. 8. Hadley ME.1996. Endocrinology. 4 th edition. New York :Prentice Hall Inc. 9. Harrison TR. 1990. Principles of Internal Medicine.11 th ed. New York: McGraw Hill Book. 10. Jameson JL. 06. Harrisons Endocrinology: expanon of The Endocrinology Section of Harrison s Principles of Internal Medicine. New York: Mc Graw Hill 11. Lauralee S. 01. Human Phyology: from cells to System. Jakarta: EGC. 12. Molina PE. 06. Endocrine Phyology. 2 nd ed. Los Altos: Lange Medical Publication 13. Pricco JS.Wilson,CM. 1995. Pathophyology Clinical concepts of Disease processes. Jakarta: EGC 14. Sacher RA. Person, R.A. 1991.Widmann s Clinical Interpretation of Laboratory Test.10th edition.aan Economic Pub. 15. Soely R. 03. Anatomy & Phyologi ed 6. New York: Mc Graw Hill. 16. Stanley LR, et.al.1989. Pathologic Bac of Diseases. 3 rd ed.london: W.B. Saunders Company. 17. Suparman.1990. Ajar Penyakit Dalam. Jakarta: UI Press. 18. Turner CD, Bagnata JR.1998. Endokrinologi. Surabaya: Airlangga Univerty Press. 19. Weiner JS & Edholm. 06. The Principle & Practice of Human Phyology.New York: Magazine & Book.Co.. Wise PH. 1996. Atlas Bantu Endokrinologi. Jakarta: Hipokrates. Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 4 dari 13
SATUAN ACARA TUTORIAL Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin Skenario/ Pertemuan ke Skenario 1. Pertemuan 1 Topik Bahasan Sub Topik Bahasan Evalua/ Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2,3 6,8 Merumuskan tujuan belajar: Fiologi hormon 5,6,7,8 Menjelaskan fiologi hormonhormon di hipothalamus Sintes hipofis. transport hormon Menjelaskan klafika hormon stem transport. Menjelaskan fat fat reseptor, interak hormon reseptor. Skenario 1. Pertemuan 2 Skenario 1. Pertemuan 3 Skenario 2. Pertemuan 1 Skenario 2 Pertemuan 2 Skenario 2 Pertemuan 3 Skenario 3 Pertemuan 1 3 8 Menjelaskan fiologi hormonhormon di hipothalamus hipofis. Menjelaskan klafika hormon stem transport. 2,3 6,8 Menjelaskan fat fat reseptor, interak hormon reseptor. 2,3,5 6,8,9,10 Merumuskan tujuan belajar: Menjelaskan ntes metabolisme transport, mekanisme umpan balik pada hormon tiroid Membedakan mekanisme,diagnos,manajemen kasus, komplika preven kasus hipertiroidisme Menjelaskan mekanisme, diagnos manajemen prognos hipotiroidisme 2,3,5 6,8,9,10 Menjelaskan ntes metabolisme transport, mekanisme umpan balik pada hormon tiroid Membedakan mekanisme,diagnos,manajemen kasus, komplika preven kasus hipertiroidisme 2,3,5 6,8,9,10 Menjelaskan mekanisme, diagnos manajemen prognos hipotiroidisme 2,3,5 6,8,9,10 Merumuskan tujuan belajar: Menjelaskan ntes, metabolisme transport insulin glukagon. Menganalis mekanisme proses klinik DM Fiologi hormon Sintes transport hormon Fiologi hormon Sintes transport hormon Fiologi hormon tiroid Hipertiroid &hipotiroidime Fiologi hormon tiroid Hipertiroidisme Hipotiroidisme Fiologi insulin & glukagon Dibetes Melitus 5,6,7,8 5,6,7,8 12, 413, 15 12, 413, 15 12, 413, 15 113, 15 SAP Blok Sistem Endokrin hal 5 dari 13
Skenario/ Pertemuan ke Topik Bahasan Sub Topik Bahasan Evalua/ Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Menjelaskan Diagnos manajemen DM Mampu membedakan macam komplika DM upaya prevennya. Skenario 2 Pertemuan 2 Skenario 3 Pertemuan 3 Skenario 4 Pertemuan 1 Skenario 4 Pertemuan 2 Skenario 4 Pertemuan 3 2,3,5 6,8,9,10 Menjelaskan ntes, metabolisme transport insulin glukagon. Menganalis mekanisme proses klinik DM 2,3,5 6,8,9,10 Menjelaskan Diagnos manajemen DM Mampu membedakan macam komplika DM upaya prevennya. 2,3,5 6,8,9 Merumuskan tujuan belajar: Menjelaskan metabolisme hormon korteks Membedakan mekanisme, diagnos, manajemen untuk kasus kasus hiperfung korteks Menjelaskan mekanisme, proses klinik, manajemen hipofung korteks 2,3,5 6,8,9 Menjelaskan metabolisme hormon korteks Membedakan mekanisme, diagnos, manajemen untuk kasus kasus hiperfung korteks 2,3,5 6,8,9 Menjelaskan mekanisme, proses klinik, manajemen hipofung korteks Fiologi insulin & glukagon Dibetes Melitus Diabetes Melitus Fiologi hormon korteks Hiperfung hipofung korteks Fiologi hormon korteks Hiperfung korteks Hipofung korteks 113, 15 113, 15 12, 413, 15 12, 413, 15 12, 413, 15 Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 6 dari 13
SATUAN ACARA KULIAH Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin Perte muan ke Tujuan Belajar Topik Bahasan Sub Topik Bahasan Indikator Pencapaian Dosen Pakar Strategi Pembelaja ran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 3 8 1 Anatomi & histologi kel. Menjelaskan struktur morfologi organ pembentuk hormon secara makroskopis dr. Zaenuri 4,8 3 8 4 Fiologi hormon 2,3 6,8 5,6 Gangguan hipotalamus hipofis 4 4,5 18 8 Hiperparatiroid hipoparatiroid 110 9 Diabetes Mellitus 2,3,4 18 10,11 Hperfung & hipofung korteks 2,3,4 8 12 Hiperfung & hipofung medulla mikroskopis Alatalat Mendeskripkan fiologi hormon. dr. Denny referen Menjelaskan gangguan hipotalamus a hipofis. Membuat diagnos kerja pada gangguan pada kelenjarkelenjar paratiroid Membuat diagnos kerja penyakit Diabetes mellitus merekomendakan terapi yang sesuai Membedakan gangguan yang disebabkan oleh hiperfung hipofung korteks Menjelaskan gangguan yang disebabkan oleh hiperfung (phaekromacytoma) hipofung medulla : dr. Bowo, Sp.PD dr. Niarna Lu, Sp.PD dr. Bowo, Sp.PD Dr. Totok Utoro,SPP A Dr. Hemy s,sppd Internet 2x50 Evalua 5,6,8 Sumber 12, 413, 15 12, 413, 15 113, 15 12, 413, 15 12, 413, 15 19 13 Gangguan Menjelaskan gangguan Dr. 12, 413, SAP Blok Sistem Endokrin hal 7 dari 13
Perte muan ke Tujuan Belajar Topik Bahasan Sub Topik Bahasan Indikator Pencapaian Dosen Pakar Strategi Pembelaja ran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 4 growth hormon pertumbuhan akibat pengaruh hormonal (acromegaly, gigantisme growth hormone defien). Bowo,SPP D Internet 15 5 9 14,15 EBM & perspektif islam dalam penundaan haid Menjelaskan aplika Evidence Based Medicine dalam penatalaksanaan penyakit menjelaskan perspektif islam terhadap masalah penundaan haid. Prof Rusdi L 2x50 Evalua Sumber Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 8 dari 13
SATUAN ACARA PRAKTIKUM Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin Departemen/ Pertemuan Topik Bahasan Dosen Pengampu Metode Alat Evalua/ Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Mikrobiologi 2 Mampu mengidentifika kuman anaerob Mampu mengidentifika kuman anaerob Kuman anaerob dr. Farida J.R, Mkes dr. Titis N Pretes/ post tes/ Patologi Anatomi 2 Membedakan jenis neoplasma pada st. Histologi 2 Membedakan struktur mikroskopis kel. Patologi Klinik 2 Melakukan px penyaring DM & mrnginterpretak annya Membedakan neoplasma jinak ganas pada kelenjar tiroid, testis ovarium Membedakan struktur mikroskopis kel. Menjelaskan px gula darah Melakukan px benedict Melakuakn px benda keton Adenoma tiroid, adeno karnoma tiroid, strum akoloides Gld. Suprarenalis, gld. Thiroidea,Gld Parathyroidea, hipofis, insula pankreatika Px gula darah, benedict, benda keton dr. R. Edi Fitriyanto dr. Ika Fidianingh dr. Linda Rota, Sp.PK. M.Kes Pretes/ post tes/ Pretes/ post tes/ Pretes/post tes/ Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 9 dari 13
SATUAN ACARA KETERAMPILAN MEDIK Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin Perte muan Ke Topik Bahasan Metode Alat Evalua/ Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 4 Mampu melakukan pemeriksaan fik limfonodi leher, trakea kelenjar tiroid Mampu menguasai pemeriksaan fik limfonodi leher, trakea kelenjar tiroid Pemeriksaan fik leher Setting ruang pemeriksaan fik Paen mula Penjelasa n praktek Senter stetoskop 2 x 50 2 4 Mampu melakukan pemeriksaan fik leher dengan Index Wayne 3 4 Mampu melakukan pemeriksaan fik limfonodi leher, trakea kelenjar tiroid Mampu menje laskan pemeriksaan fik leher dengan Index Wayne Mampu menguasai pemeriksaan fik limfonodi leher, trakea kelenjar tiroid Pemeriksaan fik leher dengan Index Wayne Review Pemeriksaan Fik Leher LCD Hand Out Setting ruang pemeriksaan fik Paen mula Penjelasa n praktek LCD HandOut Senter stetoskop 2 x 50 2 x 50 Hadley, M.E.1996. Endocrinology. 4 th edition. New York :Prentice Hall Inc. Greenspan,S.F.,Baxter, J.D. 1998. Bac and Clinical Endocrinology.New York: Apleton and Lange Pub. Hadley, M.E.1996. Endocrinology. 4 th edition. New York :Prentice Hall Inc. 4 2 Mampu membedakan kasuskasus kelainan Mampu menjelaskan kasuskasus kelainan MEQ Kasus MEQ Penjelasa n/disku praktek Kasus MEQ 2 x 50 Greenspan,S.F.,Baxter, J.D. 1998. Bac and Clinical Endocrinology.New York: Apleton and Lange Pub. Griffin,J.E.,Ojeda,S.R.2 000. Textbook of Endocrine Phyology, 4 ed. New York: Oxford Univerty Press. Hadley, M.E.1996. Endocrinology. 4 th edition. New York : Prentice Hall Inc. 5 4 Mampu membedakan Mampu melakukan Anamnes Skenario Latihan Skenario 2 x 50 Greenspan,S.F.,Baxter, J.D. SAP Blok Sistem Endokrin hal 10 dari 13
Perte muan Ke Topik Bahasan Metode Alat Evalua/ Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 kasuskasus kelainan anamnes pada anamnes anamne anamne kasuskasus kelainan s s 6 2,4 Mampu membedakan kasuskasus kelainan Mampu menjelaskan kasuskasus kelainan Mampu melakukan anamnes pada kasuskasus kelainan Review Anamnes MEQ Skenario anamnes kasus MEQ Latihan anamne s Penjelasa n/disku praktek Skenario anamne s kasus MEQ 2 x 50 1998. Bac and Clinical Endocrinology.New York: Apleton and Lange Pub. Greenspan,S.F.,Baxter, J.D. 1998. Bac and Clinical Endocrinology. New York: Apleton and Lange Pub. Griffin,J.E.,Ojeda,S.R.2 000. Textbook of Endocrine Phyology, 4 th ed. New York: Oxford Univerty Press. Hadley, M.E.1996. Endocrinology. 4 th edition. New York : Prentice Hall Inc. Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 11 dari 13
SATUAN ACARA PRAKTIKUM Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin Departemen/ Pertemuan Topik Bahasan Dosen Pengampu Metode Alat Evalua/ Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Mikrobiologi 2 Mampu mengidentifika kuman anaerob Mampu mengidentifika kuman anaerob Kuman anaerob dr. Farida J.R, Mkes dr. Titis N Pretes/ post tes/ Patologi Anatomi 2 Membedakan jenis neoplasma pada st. Histologi 2 Membedakan struktur mikroskopis kel. Patologi Klinik 2 Melakukan px penyaring DM & mrnginterpretak annya Membedakan neoplasma jinak ganas pada kelenjar tiroid, testis ovarium Membedakan struktur mikroskopis kel. Menjelaskan px gula darah Melakukan px benedict Melakuakn px benda keton Adenoma tiroid, adeno karnoma tiroid, strum akoloides Gld. Suprarenalis, gld. Thiroidea,Gld Parathyroidea, hipofis, insula pankreatika Px gula darah, benedict, benda keton dr. R. Edi Fitriyanto dr. Ika Fidianingh dr. Linda Rota, Sp.PK. M.Kes Pretes/ post tes/ Pretes/ post tes/ Pretes/post tes/ Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 12 dari 13
Program Studi Kode Mata : 71105735 Nama Mata : Blok Sistem Endokrin SATUAN ACARA PROGRAM PENGENALAN KLINIK / PENUGASAN Jenis Kegiatan Tempat Kegiatan Topik Bahasan Evalua/Assessment 1 2 3 4 5 6 7 8 4,5 110 711, 13, 1618 Home vit Puskesmas Hipertiroid &hipotiroidisme Presenta 1 jejaring FK UII Hiper hipoparatiroidisme Laporan kasus DM Hiper hipofung korteks Disahkan oleh Diperiksa oleh Diapkan oleh SAP Blok Sistem Endokrin hal 13 dari 13