BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 2 RUANG LINGKUP PERUSAHAAN. Agung Majalaya berdiri pada 1 Januari 1971 dengan piagam pendirian No.

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. kemudian di tahun 2008 dialih fungsikan menjadi Sekolah. Pada tahun 2008

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Kondisi sistem informasi nilai siswa yang sedang berjalan saat ini di SMK

BAB Prosedur atau Narasi Sistem yang Diusulkan

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatanhambatan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah.

BAB 3 ANALISA SISTEM BERJALAN. 3.1 Kerangka Berpikir. Gambar 3.1 Kerangka Berpikir

BAB 2 RUANG LINGKUP PERUSAHAAN. 1511/II-008/JB-21/1978 yang disahkan pada 19 april Terdaftar di

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB II HASIL SURVEY. 2.1 Gambaran Umum SMK Prapanca 2 Surabaya oleh Drs. H.Suwandi di bawah kepengurusan Yayasan Pendidikan

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. membentuknya. Selanjutnya mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisa terhadap sistem yang sedang berjalan adalah suatu kegiatan untuk

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. 1. Admin memberikan blanko nilai kepada guru atau wali kelas. menginputkan data-data nilai siswa tersebut ke database.

LAMPIRAN HASIL WAWANCARA

3 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. berbeda dengan beberapa institusi pendidikan lain. Hal ini disebabkan karena

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. dengan sistem yang baru. Analisa sistem ini berisi Document Flow dan System

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM. Pada bagian analisis sistem yang berjalan setelah melakukan observasi

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN

PERANCANGAN SISTEM. tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke dalam sistem atau

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS SISTEM INFORMASI BERJALAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan dari suatu sistem informasi. Hasil akhir dari analisis sistem

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan penguraian sistem informasi yang sedang

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. 4.1 Analisis Sistem Informasi Akademik yang sedang Berjalan

BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN. perkumpulanstradamerupakanlembagapendidikankatolik. memulaikaryanyasejaktanggal 24 Mei 1924.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB IV ANALISIS KERJA PRAKTEK

BAB III ANALISA MASALAH

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III METODE PENELITIAN. penulisan dan penyusunan dalam laporan ini, metode tersebut adalah :

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN

BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN

LAMPIRAN. Berikut adalah lampiran pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada sekolah SMA. Santa Patricia berdasarkan metode penelitian wawancara.

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV DESKRIPSI KERJA PRAKTEK. Sistem yang dibangun adalah Sistem Informasi Penjadwalan kegiatan

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM. terdiri dari analisis perangkat lunak dan analisis perangkat keras serta analisis user

DFD (DATA FLOW DIAGRAM)

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Tahapan yang diperlukan didalam pembuatan suatu program yaitu

LAPORAN TUGAS AKHIR... ii. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... iii. LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... iv. SURAT PERNYATAAN... v. MOTTO DAN PERSEMBAHAN...

BAB 1 PENDAHULUAN. khususnya yang berbasis web. Dengan teknologi berbasis web, kita dapat menjalin

PROGRAM KERJA KEPALA SEKOLAH

SISTEM ELEKTRONIK RAPOR DI SMU MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH. saat itu SMA Negeri 14 Surabaya belum mempunyai gedung sendiri dan

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. Sesuai dengan topik yang diajukan penulis yaitu Aplikasi Rapor Siswa

BAB II GAMBARAN UMUM SMAK ST. AUGUSTINUS NGANJUK

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PRESENSI SISWA MAN LAB UIN YOGYAKARTA BERBASIS DELPHI DAN MY SQL

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. penjadwalan belajar mengajar, serta penilaian akademik siswa. Selengkapnya,

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. Dunia pendidikan di indonesia sudah berkembang sejak dahulu dan

BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN DESAIN SISTEM. seorang dengan bagian konseling. Bagian Konseling memberikan informasi

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Use Case Diagram dan Activity Diagram. Selain itu juga pada analisis ini akan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

3 BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru. Data

BAB II DESKRIPSI PERUSAHAAN

TUGAS DAN FUNGSI KEPALA SEKOLAH DAN WAKIL KEPALA SEKOLAH

URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI JABATAN DI SMA NEGERI 1 BOGOR

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN

Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan pada Universitas X

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISEM. Tahapan analisis sistem akan menjelaskan gambaran tentang sistem

BAB IV PERANCANGAN SISTEM. mengembangkan solusi yang terbaik bagi permasalahan. perancangan sistem

BAB III KONSEP APLIKASI. Karya Sejati serta mempelajari data-data dan dokumen-dokumen yang ada pada saat ini.

LAMPIRAN HASIL WAWANCARA I

Gambar 3.1 Prosedur penelitian

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan

TAHUN 2005 NOMOR 15 SERI D NOMOR 1

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV RANCANGAN SISTEM DIUSULKAN

BAB III PEMBAHASAN. Kerja Praktek yang penulis lakukan dilaksanakan pada tanggal 1

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN

1. Menyiapkan format pembelajaran yang dibutuhkan Guru Mata Pelajaran

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. bagian-bagian komponen dengan maksud untuk mengidentifikasi dan

BAB IV METODE KERJA PRAKTEK. langsung di SMA 17 Agustus 1945 Surabaya. Dari pengamatan tersebut dapat

BAB III PEMBAHASAN 3.1 Analisis Sistem Analisis Masalah

BAB II GAMBARAN UMUM INSTITUSI. 2.1 Profil & Sejarah Singkat SMA Kristen Kalam Kudus Surabaya. Tuhan turut campur tangan memberkati program ini.

BAB IV DISKRIPSI PEKERJAAN. pada bapak Kepala Sekolah dan bagian akademik untuk mendapatkan informasi

BAB 2 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN. SMU Bhinneka Tunggal Ika adalah salah satu sekolah menengah atas dari sebuah

3.1 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. pada tahun 1942, setelah beliau selesai belajar di pesantren Allanah Cianjur.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

Transkripsi:

50 BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Sistem yang Berjalan 3.1.1. Sejarah Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat didirikan pada tahun 1969 berdasarkan surat keputusan Debdikbud no 68/uk3/1969 tanggal 2 juni 1969 yang kala itu bernama SMEA Negeri 17 Jakarta. Perubahan nama SMEA Negeri 17 Jakarta menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat didasari oleh surat keputusan Depdiknas lomoratur nomor 036/O/1997 tanggal 7 maret 1997. Gedung yang pertama digunakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) merupakan gedung Sekolah Dasar (SD) yang ada di lingkungan perumahan Bank dan Asuransi tepatnya di komplek perumahan Bank Dagang Negara Pesing Kelurahan Wijaya Kusuma Jelambar,Jakarta Barat. Saat itu gedung Sekolah Dasar (SD) yang ditempati selain digunakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) juga dimanfaatkan oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 82 Jakarta. Adapun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) pertama kali dipimpin Drs. Iljas Surasudjaja dengan jumlah guru 9 (Sembilan) orang dan 1 (satu) Tata Usaha dan 19

51 orang penjaga sekolah. Pada awalnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) NEGERI 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) dibuka dengan 1 (satu) program Keahlian yaitu Akutansi. Dengan perkembangan masyarakat lingkungan sekolah dalam tempo 3 tahun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) sudah membuka 3 jurusan yaiu: akutansi, sekretaris dan tata niaga dengan jumlah kelas 9 yang terdiri dari 450 siswa. Karena adanya perkembangan yang sangat pesat di kedua sekolah yakni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK / SMEA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Jakarta serta dituntutnya bahwa SMEA harus mempunyai ruang praktek, Maka kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) berusaha untuk mendapatkan gedung baru yang berstandar. Pada tahun 1984 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat (SMEA Negeri 17 Jakarta) mendapatkan 2 gedung sekolah yang beralamat: a).jl.duri Raya,Kecamatan Kobon Jeruk yang berstandar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). b) Jl. U Komp. Sandang, Kecamatan Palmerah yang berstandar Sekolah Dasar (SD) 2 lantai. Karena gedung sekolah yang tidak berstandar, pada tahun 1996 saat kepala sekolah dijabat oleh Drs. H.M. Hasan, lokasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat yang beralamat di Jl. U Komp. Sandang ditukar guling ke Jl. Rawabelong II-E Palmerah yang kalah itu ditempati Sekolah Dasar (SD) dengan seizin pemda DKI Jakarta karena

52 tempatnya yang lebih luas dan berstandar SMK. Dan pada tahun 2001 saat sekolah dipimpin oleh Drs.H Pua Bata, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat yang beralamat Jl. Duri Raya, Kecamatan Kebon Jeruk juga dipindahkan ke Jl. Rawa Belong II-E Palmerah agar mempermudah untuk pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. 3.1.2. Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah 3.1.2.1. Visi Visi yang dimiliki dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membentuk Sumber Daya Manusia yang beriman, berpengalaman, terampil serta mandiri. 3.1.2.2. Misi Misi yang dicanangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membuat suasana pembelajaran yang kondusif bagi siswa untuk belajar dengan semangat yang tinggi. b) Membimbing siswa untuk menjadi tenaga kerja yang bertaqwa dan mandiri.

53 c) Membentuk siswa unutk menjadi tenaga kerja yang berdedikasi professional. d) Menyiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang dibutuhkan dunia usaha, untuk masa sekarang dan akan datang. e) Memberikan pendidikan, pengetahuan dan keterampilan. 3.1.2.3. Tujuan Tujuan yang dicanangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membuat siswa yang berakhlak dan berjiwa wirausaha. b) Menyiapkan siswa untuk menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang terampil dan professional. c) Menyiapkan siswa untuk kerja saat ini dan yang akan datang. d) Membentuk siswa untuk menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang produktif, adaptif dan kreatif. 3.1.3. Struktur Sekolah Berikut ini adalah struktur organisasi dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat:

54 Gambar 3.1 Struktur Organisasi SMK Negeri 13 Jakarta Barat 3.1.4. Tugas dan Wewenang 3.1.4.1. Kepala Sekolah Tugas Pokok dari Kepala Sekolah pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Kepala Sekolah Sebagai Pendidik (Edukator). b) Kepala Sekolah Sebagai Manajer. c) Kepala Sekolah Sebagai Administrator.

55 d) Kepala Sekolah Sebagai Leader (Pemimpin). e) Kepala Sekolah Sebagai Inovator. f) Kepala Sekolah sebagai Motivator. Sedangkan tugas dan kewajiban Kepala Sekolah pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: a) Kepala Sekolah menjalankan peraturan pemerintah sesuai. b) Kepala Sekolah mengadakan. c) Kepala Sekolah bertanggung jawab. d) Kepala Sekolah wajib mengusulkan. 3.1.4.2. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Tugas dari Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membantu Kepala Sekolah di dalam pengelolaan bidang kurikulum. b) Menyusun dan memantau kegiatan belajar mengajar. c) Mempertanggungjawabkan tugas pekerjaanya kepada Kepala Sekolah. d) Memeberikan hasil laporan tugasnya kepada Kepala Sekolah secara berkala, seminggu atau sebulan sekali. e) Menyusun jadwal pembelajaran siswa setiap pergantian tahun ajaran.

56 f) Menyusun tugas tugas tambahan baru baik untuk guru maupun karyawan. g) Menyusun tugas piket dari setiap guru untuk menjadi koordinator per hari. h) Membuat analisis kebutuhan dari setiap guru (kelebihan / kekurangan). i) Menyusun kegiatan evaluasi mengajar (Mid semester, semester, Uji Produktif, Ujian Nasional, Ujian Sekolah). 3.1.4.3. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Tugas dari Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membantu Kepala Sekolah di dalam pengelolaan bidang kesiswaan. b) Menyusun program kegiatan Organisasi Intra Sekolah (OSIS) yang berkaitan dengan Peringatan Hari Besar Nasional, keagamaan dan pentas seni. c) Menyusun / Memantau Kegiatan Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dan Ekstra Kurikuler (Ekskul). d) Menangani siswa bermasalah, bekerja sama dewan BP / BK dan wali kelas.

57 3.1.4.4. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Tugas dari Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membantu Kepala Sekolah di dalam pengelolaan bidang hubungan masyarakat. b) Mengkoordinasikan sekolah untuk berhubungan dengan lingkungan masyarakat. 3.1.4.5. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Tugas dari Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Membantu Kepala Sekolah di dalam pengelolaan bidang Sarana dan Prasarana. b) Bertanggung jawab dalam hal perlengkapan dan kebutuhkan sekolah untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran dan administrasi di sekolah. 3.1.4.6. Wali Kelas Tugas dari Wali Kelas pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah:

58 a) Pengelolaan kelas. b) Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi : Denah tempat duduk siswa. Papan absensi siswa. Daftar pelajaran kelas. Daftar piket kelas. Buku absensi siswa. Buku kegiatan pembelajaran / buku kelas. Tata tertib siswa. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (Legger). Pembuatan catatan khusus tentang siswa. Pencatatan mutasi siswa. Pengisian buku laporan penilaian hasil belajar. Pembagian buku laporan penilaian hasil belajar. 3.1.4.7. Guru Bimbingan Konseling Tugas dari Guru Bimbingan Konseling pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Memberikan layanan bimbingan konseling, motivasi, saran, dan sebagainya kepada siswa. b) Bertanggung jawab atas perilaku siswa di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

59 3.1.4.8. Guru Bidang Studi Tugas dari Wali Kelas pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Menyampaikan dan mengajarkan pelajaran kepada siswa sesuai bidangnya masing-masing. b) Memberikan nasihat dan pedoman kepada siswa serta mewujudkan suasana nyaman bagi siswa dalam menerima ilmu pelajaran baik di dalam maupun di luar kelas. c) Berwenang memeriksa nilai dari ujian siswa sesuai dengan bidangnya masing masing. 3.1.4.9. Tata Usaha Tugas dari Tata Usaha pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat adalah: a) Bertanggung jawab atas keuangan sekolah. b) Membantu Kepala Sekolah mengatur kegiatan adminsitrasi Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. c) Mengkoordinasi segala administrasi keuangan, inventaris, yayasan dan arsip sekolah. d) Mengatur tata tertib siswa dikelas.

60 3.1.5. Prosedur di Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat mempunyai prosedur yang sama dengan sebagian besar lembaga pendidikan atau sekolah yang lainnya di Indonesia. Jam pembelajaran berlangsung mulai dari pukul 06.30 sampai dengan pukul 14.30. pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat terdapat 5 jurusan atau program keahlian yang bisa dipilih setiap siswa pada saat mendaftar menjadi siswa di sekolah ini, yaitu Administrasi Perkantoran, Keuangan Akutansi, Pariwisata, Akomodasi Perhotelan, Tata Niaga, Pemasaran. Setiap program keahlian atau jurusan mempunyai 28 mata pelajaran, dimana setiap mata pelajaran berlangsung selama 45 menit. Setiap mata pelajaran akan diajarkan oleh guru bidang studi masing masing pelajaran, dengan dikoordinasikan oleh wali kelas setiap kelas. Jumlah tingkatan pembelajaran yang harus atau wajib dijalani setiap siswa di dalam sekolah adalah 3 tingkatan. Bila ada siswa yang tidak dapat memenuhi persyaratan untuk naik tingkat, maka siswa tersebut harus mengulang pembelajaran pada tingkat dimana ia berada. Kegiatan pembelajaran akademik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat terbagi atas 2 jenis kegiatan, yaitu pembelajaran teori yang dilakukan di dalam kelas dan pembelajaran praktikum, yang bisa dilakukan di dalam laboratorium atau tempat pelaksanaan kegiatan praktikum lainnya. Khusus untuk praktikum bidang tertentu, pihak sekolah sering kali mendatangkan staf pengajar ahli dari luar sekolah. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan keorganisasian siswa

61 dilakukan oleh Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dengan dikoordinasi oleh Kepala Sekolah. Selain kegiatan akademik, terdapat pula kegiatan ekstra kurikuler sebagai kegiatan pelengkap dari kegiatan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. Kegiatan ini dilakukan di luar jam kegiatan akademik sekolah, misalnya setelah jam pulang sekolah ataupun ketika hari libur sekolah. 3.1.6. Diagram Konteks Sistem yang Berjalan Berikut ini penyajian Diagram Konteks untuk sistem yang berjalan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: Gambar 3.2 Diagram Konteks Sistem yang Berjalan

62 3.1.7. Flowchart Sistem yang Berjalan 3.1.7.1. Proses Pendataan Siswa Setiap calon siswa yang menndaftar akan mengikuti ujian masuk. Hasil dari ujian masuk tersebut akan diurutkan berdasarkan nilai yang didapat setiap calon siswa. Setelah dinyatakan diterima di sekolah ini, status calon siswa berganti menjadi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat dan dapat melakukan kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut. Data siswa yang telah didaftarkan sebelumnya akan diproses secara manual tersebut akan disimpan dalam yang kemudian dimasukkan ke dalam buku induk data siswa oleh tata usaha bagian administrasi. Gambar 3.3 Flowchart Pendataan Siswa

63 3.1.7.2. Proses Penjadwalan Pelajaran Siswa Wakil kepala sekolah bidang kurikulum berwenang dalam menyusun jadwal pelajaran untuk siswa. Setelah itu daftar susunan jadwal pelajaran siswa akan diserahkan kepada tata usaha bagian administrasi untuk kemudian dipindahkan ke dalam buku induk jadwal pelajaran siswa. Kemudian siswa akan mendapatkan jadwal pelajaran melalui pengumuman atau laporan jadwal pelajaran yang diberikan di kelas. Gambar 3.4 Flowchart Penjadwalan Pelajaran Siswa 3.1.7.3. Proses Laporan Nilai Siswa Nilai siswa terdiri dari 8 nilai Standar Kompetensi (SK). Masing masing nilai Standar Kompetensi berisi tentang

64 penilaian akhir penguasaan materi siswa terhadap masing masing materi Standar Kompetensi yang dilakukan oleh guru bidang studi yang bersangkutan atau pihak penguji. Penilaian bisa berdasarkan pada hasil pengerjaan tugas atau ujian yang dikerjakan siswa. Kemudian hasil dari penilaian yang telah dilakukan oleh guru bidang studi bersangkutan atau pihak penguji akan dimasukkan ke dalam buku ledger, dan kemudian diserahkan kepada tata usaha bagian administrasi untuk memasukan data nilai ke dalam buku induk nilai siswa. Setelah itu, tata usaha akan membuat laporan nilai. Kemudian nilai akan diumumkan kepada siswa secara manual melalui laporan nilai siswa yang telah dibuat oleh pihak tata usaha. Gambar 3.5 Flowchart Laporan Nilai Siswa

65 3.1.7.4. Proses Laporan Absensi Siswa Proses absensi siswa dilakukan oleh guru di dalam kelas dengan secara manual dan kemudian dimasukkan ke dalam buku ledger. Setelah itu buku ledger diserahkan kepada tata usaha bagian administrasi yang kemudian akan memindahkan hasil absensi ke dalam buku jurnal absensi siswa. Setelah itu siswa akan dapat memperloeh laporan daftar absensi yang sudah dicetak oleh tata usaha bagian administrasi. Dari laporan absensi siswa ini, dapat dilakukan pengambilan keputusan pada saat rapat dewan sekolah sebelum ujian, yaitu siswa mana saja yang nantinya dapat mengikuti ujian sekolah dan yang tidak dapat mengikuti ujian dengan berdasarkan jumlah absensi masing masing siswa. Gambar 3.6 Flowchart Laporan Absensi Siswa

66 3.1.7.5. Proses Laporan Keuangan Siswa Siswa menyerahkan kartu pembayaran beserta uang iuran kepada tata usaha bagian keuangan. Kemudian tata usaha bagian keuangan akan mengisi buku induk keuangan siswa dan juga memperbaharui laporan keuangan siswa ke dalam kartu pembayaran siswa. Laporan keuangan siswa selanjutnya juga akan ditulis ke dalam buku klaper oleh tata usaha bagian keuangan untuk dijadikan duplikat laporan keuangan siswa yang dapat digunakan jika terjadi kehilangan data keuangan. Gambar 3.7 Flowchart Laporan Keuangan Siswa 3.1.7.6. Proses Penyampaian Informasi Siswa dan Guru Setiap informasi yang bersifat resmi yang ingin disampaikan baik oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, maupun

67 tata usaha akan diserahkan terlebih dahulu kepada tata usaha bagian administrasi. Setiap informasi akan diberikan id atau sejenisnya sebagai pengenal. Kemudian informasi tersebut akan diteruskan kepada pihak yang ditujukan. Kebanyakan informasi sering kali ditujukan untuk siswa, namun dalam keadaan tertentu ada pula beberapa informasi yang juga ditujukan untuk siswa dan guru ataupun guru saja. Gambar 3.8 Flowchart Penyampaian Informasi Siswa dan Guru 3.1.8. Permasalahan Dari analisis permasalahan yang dilakukan terhadap sistem penyampaian informasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat terdapat beberapa kendala, seperti:

68 a) Proses pendaftaran data siswa memerlukan waktu yang cukup banyak karena harus mengelompokan laporannya sesuai dengan jurusan secara manual. b) Penyimpanan dokumen data siswa sering kali mengalami kerusakan atau hilang atau sehingga harus dilakukan pendataan ulang. c) Penjadwalan pelajaran terlalu memakai banyak waktu baik dalam pembuatan maupun distribusi penyampaian ke siswa. d) Penyampaian laporan nilai dan absensi sering kali mengalami keterlambatan karena kurangnya komunikasi yang baik antara guru, tata usaha, dan siswa. e) Penyimpanan data nilai dan absensi siswa secara manual sering kali hilang atau rusak karena penumpukan dokumen. f) Penyimpanan laporan keuangan siswa terlalu memakai banyak tenaga karena harus dimasukkan ke bebarapa dokumentasi. g) Penyaluran penyampaian informasi tambahan memerlukan banyak waktu dan tenaga. 3.1.9. Usulan Pemecahan Masalah Berdasarkan hasil analisis dan juga wawancara dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Sarana Prasarana, serta perwakilan Tata Usaha di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat mengenai masalah atau kendala yang dialami dalam menjalankan proses penyampaian informasi secara manual, maka

69 dirancanglah suatu usulan dari permasalahan di sekolah tersebut yaitu sebagai berikut: a) Merancang Sistem Informasi Siswa Berbasis Web untuk menunjang proses penyampaian informasi dan kegiatan administrasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. b) Merancang Basis Data untuk data siswa dan guru untuk menunjang proses penyampaian informasi dan kegiatan administrasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. c) Memberikan fasilitas untuk memasukan dan melihat jadwal pelajaran siswa pada Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. d) Memberikan fasilitas untuk memasukan dan melihat nilai siswa pada Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. e) Memberikan fasilitas untuk memasukan dan melihat laporan absensi siswa pada Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. f) Memberikan fasilitas untuk memasukan dan melihat laporan keuangan siswa pada Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat. g) Memberikan fasilitas untuk memasukan dan melihat informasi ynag ditujukan untuk siswa dan guru pada Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat.

70 3.2. Perancangan Sistem yang Diusulkan 3.2.1. Tabel Basis Data Sistem yang Diusulkan Berikut ini penyajian tabel perancangan Basis Data untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: a) MsAdmin Tabel 3.1 MsAdmin Nama Field Tipe Data Panjang Informasi admin_id varchar 10 id admin nama Varchar 50 nama admin password Varchar 10 password admin untuk login *Primary Key : admin_id b) MsSiswa Tabel 3.2 MsSiswa Nama Field Tipe Data Panjang Informasi nis varchar 10 nomor induk untuk id siswa password varchar 10 password siswa untuk login nama varchar 50 nama siswa tingkat varchar 5 tingkatan kelas siswa jurusan varchar 20 Jurusan akademik siswa kelas_id varchar 10 id kelas siswa alamat varchar 50 tempat tinggal siswa telepon varchar 10 nomor telepon siswa ttl varchar 30 tempat dan tanggal lahir siswa jeniskelamin varchar 20 jenis kelamin siswa agama varchar 20 agama yang dianut siswa nama_ayah varchar 50 nama ayah dari siswa nama_ibu varchar 50 nama ibu dari siswa

71 alamat_ortu varchar 50 tempat tinggal orang tua siswa telepon_ortu varchar 10 nomor telepon orang tua siswa pekerjaan_ayah varchar 20 pekerjaan ayah dari siswa pekerjaan_ibu varchar 20 pekerjaan ibu dari siswa status varchar 10 orang tua hidup atau meninggal jumlah varchar 10 jumlah saudara dari siswa *Primary Key : nis *Foreign Key : kelas_id c) MsGuru Tabel 3.3 MsGuru Nama Field Tipe Data Panjang Informasi nik varchar 10 nomor induk untuk id guru nama varchar 50 nama guru password varchar 10 password guru untuk login kode_mp varchar 10 kode mata pelajaran alamat varchar 50 tempat tinggal guru telepon varchar 10 nomor telepon guru ttl varchar 30 tempat dan tanggal lahir guru Jk varchar 20 jenis kelamin guru agama varchar 20 agama yang dianut guru *Primary Key : nik *Foreign Key : kode_mp d) MsInformasi Tabel 3.4 MsInformasi Nama Field Tipe Data Panjang Informasi informasi_id varchar 10 nomor urut untuk id informasi judul varchar 50 judul informasi

72 kepada varchar 30 tujuan informasi diberikan file varchar 30 Nama file yang dimasukkan *Primary Key : informasi_id e) MsPelajaran Tabel 3.5 MsPelajaran Nama Field Tipe Data Panjang Informasi kode_mp varchar 10 kode mata pelajaran nama_mp varchar 20 nama mata pelajaran *Primary Key : kode_mp f) TrJadwal Tabel 3.6 TrJadwal Nama Field Tipe Data Panjang Informasi jadwal_id varchar 10 nomor urut untuk id jadwal kode_mp varchar 10 kode mata pelajaran kelas_id varchar 10 id kelas siswa hari varchar 10 nama hari shift varchar 10 urutan shift *Primary Key : jadwal_id *Foreign Key 1 : kode_mp *Foreign Key 2 : kelas_id

73 g) MsKelas Tabel 3.7 MsKelas Nama Field Tipe Data Panjang Informasi kelas_id varchar 10 nomor urut untuk id kelas nama_kelas varchar 10 nama kelas *Primary Key : kelas_id h) TrNilai Tabel 3.8 TrNilai Nama field Tipe Data Panjang Informasi nilai_id varchar 10 nomor urut untuk id nilai nis varchar 10 id siswa kode_mp varchar 10 kode mata pelajaran sk1 varchar 10 nilai sk1 sk2 varchar 10 nilai sk2 sk3 varchar 10 nilai sk3 sk4 varchar 10 nilai sk4 sk5 varchar 10 nilai sk5 sk6 varchar 10 nilai sk6 sk7 varchar 10 nilai sk7 sk8 varchar 10 nilai sk8 *Primary Key : nilai_id *Foreign Key 1 : nis *Foreign Key 2 : kode_mp

74 i) MsAbsensi Tabel 3.9 MsAbsensi Nama Field Tipe Data Panjang Informasi absensi_id varchar 10 nomor urut sebagai id absensi nis varchar 10 id siswa bulan varchar 20 nama bulan tahun varchar 5 tahun pelajaran alpa varchar 10 jumlah alpa Izin varchar 10 jumlah izin sakit varchar 10 jumlah sakit *Primary Key : absensi_id *Foreign Key : nis j) MsKeuangan Tabel 3.10 MsKeuangan Nama Field Tipe Data Panjang Information keuangan_id varchar 10 nomor urut sebagai id keuangan nis Varchar 10 id siswa bulan Varchar 20 nama bulan tahun Varchar 5 tahun pelajaran status Varchar 20 status pembayaran *Primary Key : keuangan_id *Foreign Key : nis

75 3.2.2. Diagram Entitas Relasi Sistem yang Diusulkan Berikut ini penyajian Diagram Entitas Relasi (ERD) untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 3 Jakarta Barat: Gambar 3.9 ERD Sistem yang Diusulkan

76 3.2.3. Diagram Konteks Sistem yang Diusulkan Berikut ini penyajian perancangan Diagram Konteks untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: Gambar 3.10 Diagram Konteks Sistem yang Diusulkan

77 3.2.4. DFD 0 Sistem yang Diusulkan Berikut ini penyajian perancangan DFD 0 untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: Gambar 3.11 DFD 0 Sistem yang Diusulkan

78 3.2.5. DFD 1 Sistem yang Dusulkan Berikut ini penyajian perancangan DFD 1 proses jadwal dan nilai untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: Gambar 3.12 DFD 1 Proses Jadwal Gambar 3.13 DFD 1 Proses Nilai

79 3.2.6. Flowchart Sistem yang Diusulkan Berikut ini penyajian Flowchart untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: Gambar 3.14 Flowchart Data Pribadi Siswa dan Guru Data pribadi siswa dan guru dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem akan menyimpan data tersebut ke dalam database berdasarkan pengelompokan kelas siswa atau guru. Kemudian setiap siswa dan guru dapat melihat hasil tampilan data pribadi mereka masing masing pada saat menggunakana sistem dengan id pengguna masing masing.

80 Gambar 3.15 Flowchart Ubah Data Pribadi Siswa dan Guru Data pribadi siswa dan guru yang baru dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem secara otomatis akan mengganti data pribadi yang lama dengan yang baru, dan menyimpan data tersebut ke dalam database berdasarkan pengelompokan kelas siswa atau guru. Kemudian setiap siswa dan guru dapat melihat hasil tampilan data pribadi mereka masing masing pada saat menggunakan sistem dengan id pengguna masing masing.

81 Gambar 3.16 Flowchart Jadwal Pelajaran Siswa Data jadwal pelajaran siswa dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem akan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas jadwal. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan jadwal pelajaran mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

82 Gambar 3.17 Flowchart Ubah Jadwal Pelajaran Data jadwal pelajaran siswa yang baru dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem secara otomatis akan mengganti data jadwal pelajaran yang lama dengan yang baru, dan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas jadwal. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan jadwal pelajaran mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

83 Gambar 3.18 Flowchart Nilai Siswa Data nilai siswa dimasukkan oleh guru ke dalam sistem. Kemudian sistem akan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas nilai. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan nilai mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

84 Gambar 3.19 Flowchart Ubah Nilai Siswa Data nilai siswa yang baru dimasukkan oleh guru ke dalam sistem. Kemudian sistem secara otomatis akan mengganti data nilai yang lama dengan yang baru, dan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas nilai. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan nilai mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

85 Gambar 3.20 Flowchart Absensi Siswa Data absensi siswa dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem akan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan absensi. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan absensi mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

86 Gambar 3.21 Flowchart Ubah Absensi Data absensi siswa yang baru dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem secara otomatis akan mengganti data absensi yang lama dengan yang baru, dan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas absensi. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan absensi mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

87 Gambar 3.22 Flowchart Keuangan Siswa Data keuangan siswa dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem akan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas keuangan. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan keuangan mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

88 Gambar 3.23 Flowchart Ubah Keuangan Siswa Data keuangan siswa yang baru dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem secara otomatis akan mengganti data keuangan yang lama dengan yang baru, dan menyimpan data tersebut ke dalam database pada pengelompokan kelas keuangan. Kemudian setiap siswa dapat melihat hasil tampilan keuangan mereka masing masing pada sistem dengan id pengguna masing masing.

89 Gambar 3.24 Flowchart Informasi Tambahan Data informasi tambahan siswa dan guru dimasukkan oleh admin ke dalam sistem. Kemudian sistem akan menyimpan data tersebut ke dalam database berdasarkan pengelompokan kelas informasi siswa atau guru. Kemudian setiap siswa dan guru dapat melihat hasil tampilan informasi tambahan mereka masing masing pada saat menggunakana sistem dengan id pengguna masing masing.

90 Gambar 3.25 Flowchart Login Setiap pengguna baik admin, siswa, dan guru memasukkan id pengguna dan kata sandi masing masing untuk dapat memasuki sistem. Kemudian sistem akan menerima data id pengguna dan kata sandi, dan kemudian memeriksanya ke dalam basis data, apakah sesuai atau tidak dengan yang ada di dalam basis data. Jika tidak sesuai, pengguna tidak dapat memasuki tampilan awal sistem dan diminta untuk mengulagi memasukkan id pengguna dan kata sandi hingga benar atau berhenti.

91 3.2.7. Perancangan Hierarki Menu Berikut ini penyajian perancangan Hierarki Menu untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: a) Hierarki Menu Admin Gambar 3.26 Hierarki Menu Admin

92 b) Hierarki Menu Siswa Gambar 3.27 Hierarki Menu Siswa c) Hierarki Menu Guru Gambar 3.28 Hierarki Menu Guru

93 3.2.8. Perancangan Layar Berikut ini penyajian perancangan Layar untuk Sistem Informasi Siswa Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 13 Jakarta Barat: a) Layar Admin Rancangan Login Admin Gambar 3.29 Rancangan Login Admin

94 Rancangan Halaman Utama Admin Gambar 3.30 Rancangan Halaman Utama Admin Rancangan Pendaftaran Siswa Gambar 3.31 Rancangan Pendaftaran Siswa

95 Rancangan Ubah Data Siswa Gambar 3.32 Rancangan Ubah Data Siswa Rancangan Tambah Mata Pelajaran Gambar 3.33 Rancangan Tambah Mata Pelajaran

96 Rancangan Ubah Mata Pelajaran Gambar 3.34 Rancangan Ubah Mata Pelajaran Rancangan Masukkan Kelas Gambar 3.35 Rancangan Masukan Kelas

97 Rancangan Ubah Kelas Gambar 3.36 Rancangan Ubah Kelas Rancangan Masukan Jadwal Gambar 3.37 Rancangan Masukan Jadwal

98 Rancangan Ubah Jadwal Gambar 3.38 Rancangan Ubah Jadwal Rancangan Absensi Gambar 3.39 Rancangan Absensi

99 Rancangan Ubah Absensi Gambar 3.40 Rancangan Ubah Absensi Rancangan Keuangan Gambar 3.41 Rancangan Keuangan

100 Rancangan Ubah Keuangan Gambar 3.42 Rancangan Ubah Keuangan Rancangan Pendaftaran Guru Gambar 3.43 Rancangan Pendaftaran Guru

101 Rancangan Ubah Data Guru Gambar 3.44 Rancangan Ubah Data Guru Rancangan Informasi Tambahan Gambar 3.45 Rancangan Informasi Tambahan

102 Rancangan Laporan Data Gambar 3.46 Rancangan Laporan Data Rancangan Laporan Data Siswa Gambar 3.47 Rancangan Laporan Data Siswa

103 Rancangan Laporan Data Guru Gambar 3.48 Rancangan Laporan Data Guru Rancangan Laporan Data Absensi Siswa Gambar 3.49 Rancangan Laporan Absensi Siswa

104 Rancangan Laporan Data Keuangan Siswa Gambar 3.50 Rancangan Laporan Keuangan Siswa Rancangan Ubah Kata Sandi Gambar 3.51 Rancangan Ubah Kata Sandi Admin

105 b) Layar Siswa Rancangan Login Siswa Gambar 3.52 Rancangan Login Siswa Rancangan Halaman Utama Siswa Gambar 3.53 Rancangan Halaman Utama Siswa

106 Rancangan Data Pribadi Gambar 3.54 Rancangan Data Pribadi Siswa Rancangan Jadwal Gambar 3.55 Rancangan Jadwal

107 Rancangan Nilai Gambar 3.56 Rancangan Nilai Rancangan Absensi Gambar 3.57 Rancangan Absensi

108 Rancangan Keuangan Gambar 3.58 Rancangan Keuangan Rancangan Download Siswa Gambar 3.59 Rancangan Download Siswa

109 Rancangan Ubah Kata Sandi Siswa Gambar 3.60 Rancangan Ubah Kata Sandi Siswa c) Layar Guru Rancangan Login Guru Gambar 3.61 Rancangan Login Guru

110 Rancangan Halaman Utama Guru Gambar 3.62 Rancangan Halaman Utama Guru Rancangan Data Pribadi Guru Gambar 3.63 Rancangan Data Pribadi Guru

111 Rancangan Masukan Nilai Gambar 3.64 Rancangan Masukan Nilai Rancangan Masukan Nilai SK1 sampai dengan SK8 Gambar 3.65 Rancangan Masukan Nilai SK1 sampai dengan SK8

112 Rancangan Ubah Nilai Gambar 3.66 Rancangan Ubah Nilai Rancangan Download Guru Gambar 3.67 Rancangan Download Guru

113 Rancangan Ubah Kata Sandi Guru Gambar 3.68 Rancangan Ubah Kata Sandi Guru