Fajar Pradana S.ST., M.Eng

dokumen-dokumen yang mirip
COCOMO. Constructive Cost Model

Manajemen Biaya Proyek 5/13/2011 1

MANAJEMEN BIAYA PROYEK MATA KULIAH MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK. Riani Lubis Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia

Manajemen Biaya Proyek

PROJECT COST MANAGEMENT (MANAJEMEN BIAYA PROYEK) (MATA KULIAH MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK)

Manajemen Biaya Proyek

MANAJEMEN BIAYA PROYEK

Estimasi Proyek Perangkat Lunak. Universitas Gunadarma

Manajemen Biaya. Proyek. Chapter 6. 10/24/2016 Manajemen Biaya Proyek 1

Pertemuan 6 Manajemen Biaya

BAB 5 PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

BAB 5 PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

Unadjusted Function Points - UFP

MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK. Dosen : Rinci Kembang Hapsari, S.Si., M.Kom

PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

PENGUKURAN PERANGKAT LUNAK

Software Project Planning (Perencanaan Proyek Software)

Project Plan Cost Estimation. I Dewa Md. Adi Baskara Joni S.Kom., M.Kom

MANAJEMEN BIAYA PROYEK EARNED VALUE MANAGEMENT

Disampaikan Oleh: Didi Supriyadi

PERHITUNGAN KOMPLEKSITAS FUNCTION POINT UNTUK SUATU WEB

Perencanaan Proyek Perancangan Perangkat Lunak

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM) ZUL FADLI

Pengukuran Perangkat Lunak. Pengantar

Bab 4 : Manajeman Biaya. Manajemen projek Perangkat Lunak

BAB III METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Objek Penelitian Jenis Data Metode Pengumpulan Data Primer dan

REKAYASA PERANGKAT LUNAK. 3 sks Sri Rezeki Candra Nursari reezeki2011.wordpress.com

PAPER Project Cost Management

TESTING & IMPLEMENTASI SISTEM 4KA. Mengukur Produktivitas Perangkat Lunak. helen.staff.gunadarma.ac.id

ZHAFIRA HADYAN

PROSES PERANGKAT LUNAK & METRIK PROYEK

BAB 4 PROSES PERANGKAT LUNAK & METRIK PROYEK

DAFTAR ISI. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Penerapan Earned Value Management Stabilitas CPI Sifat Proyek...

Adri Priadana Ahmad Irfan A. Aris Wahyu M

Perancangan Sistem Informasi Pengendalian Proyek dengan Metode Earned Value Management (EVM)

6. Perenc. Proyek Perangkat Lunak (Software Project Planning)

BAB 4 PEMBAHASAN EVALUASI PENGELOLAAN PROYEK

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK. Setia Wirawan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (resource) yang ada. Yang dimaksud dengan sumber daya (resource) di sini

A. Tujuan dan Ruang Lingkup Proyek Perancangan Rekayasa Perangkat Lunak

2. PERENCANAAN TUJUAN PERANGKAT LUNAK

Penentuan Efektivitas Manfaat melalui Analisa Gap

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

Mengidentifikasi tingkat akurasi dan satuan ukuran sumber daya yang akan diestimasi / diperkirakan

Munir, Dr. M.IT : Pengembangan Proyek Sistem 133

Mata Kuliah IT Project Management. Personal Assignment 3 Session 7

MINGGU KE-7 MANAJEMEN BIAYA PROYEK

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI (AK ) JURUSAN SISTEM INFORMASI PTA 2007 / 2008

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI JURUSAN SISTEM INFORMASI PTA 2006 / 2007

KONSEP MANAJEMEN PROYEK

MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK PERENCANAAN PROYEK. NAMA : RANI JUITA NIM : DOSEN : WACHYU HARI HAJI. S.Kom.MM

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI (AK ) JURUSAN SISTEM INFORMASI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB VI ESTIMASI (PERKIRAAN) Estimasi adalah ekspresi suatu opini atau perkiraan tentang kemungkinan biaya yang akan

BAB 4 HASIL KINERJA SISTEM ERP PADA MODUL MATERIAL MANAGEMENT

PENGGUNAAN METODE EARNED VALUE UNTUK MENGANALISA KINERJA BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL HOLIDAY INN EXPRESS SURABAYA

BAB IV METODE PENELITIAN

Manajemen Proyek Perangkat Lunak Disiapkan oleh: Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Jenis Metode Pengembangan Perangkat Lunak

Project Time Management adalah suatu kegiatan yang mencakup semua proses dan

KONSEP MANAJEMEN PROYEK

RPKPPS MATA KULIAH : MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI JURUSAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS ANDALAS

PELAKSANAAN PROYEK DENGAN METODE GEDUNG PM3 PT. ADIPRIMA SURAPRINTA GRESIK OLEH : ARIFIAN SYAH PUTRA

ANALISA KINERJA BIAYA DAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA DENGAN KONSEP EARNED VALUE ANALYSIS (EVA)

Management Cost Project. Oleh : Imam Haryono, Ir., MBAT.

PENGGUNAAN EARNED VALUE ANALYSIS DI DALAM MENGUKUR KINERJA IT PROJECT

Pengembangan Perangkat Lunak. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Univesitas Gunadarma

UTS Manajemen Proyek Rabu, 10 April ,5 jam Closed Book

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK. Karmilasari

BAB III METODE PENELITIAN

Aplikasi Perencanaan Biaya Pengembangan dan Implementasi Software Berbasis Activity-based Costing. Panca Rahardiyanto

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Pengukuran Definisi Pengukuran

Hanif Fakhrurroja, MT

Hanif Fakhrurroja, MT

KAJIAN EKONOMI PROYEK PENGADAAN DAN PERBAIKAN TULISAN ALUN-ALUN KABUPATEN NGAWI

STUDI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA PELAKSANAAN PEMELIHARAAN JALAN SIMPANG RAJA BAKONG - TANAH PASIR DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP NILAI HASIL

Pertemuan 3 Metodologi Pengembangan Sistem Informasi

BAB II LANDASAN TEORI

Metrik Proses dan Proyek Perangkat Lunak KARMILASARI

BAB 1 ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM

Nama : Rendi Setiawan Nim :

PERTEMUAN 13 STRATEGI PENGUJIAN PERANGKAT LUNAK

FASE PERENCANAAN. MPSI sesi 4

MN232 - Manajemen Proyek Piranti Lunak Pertemuan : ESTIMASI

BAB III LANDASAN TEORI

Pengembangan Sistem Integrasi

BAB V PENUTUP. dijelaskan pada bab sebelumnya. Kesimpulan akan mencakup pembahasan dari hasil evaluasi

Pengembangan Sistem Informasi

V. Hasil 3.1 Proses yang sedang Berjalan

Dibuat Oleh : 1. Andrey ( )

MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK

4.4 Identifikasi Resiko Proyek. 1 Kemungkinan orang-orang terbaik. dapat dimasukkan dalam proyek. 2 Kemungkinan orang-orang memiliki

PERENCANAAN PROYEK PERANGKAT LUNAK

Tujuan Perkuliahan. PENGANTAR RPL (Pert. 2 chapter 1 Pressman) Agenda. Definisi Software (Perangkat Lunak) Lunak) 23/09/2010

BAB 4 ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

Pengembangan Sistem Informasi

MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK PROYEK Proyek adalah suatu kegiatan mengkoordinasikan segala sesuatu dengan menggunakan perpaduan sumber daya

Transkripsi:

Fajar Pradana S.ST., M.Eng

Proyek IT mempunyai track record buruk dalam pencapaian target biaya Rata-rata kelebihan biaya berdasarkan studi oleh CHAOS adalah 189 % dari perkiraan awal pada tahun 1995, dan meningkat menjadi hanya 145 % pada 2001. Pada tahun 1995, proyek IT yang dibatalkan di US mencapai 81 billion dollars 2 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

Cost adalah sumber daya yang dikorbankan untuk mencapai tujuan tertentu atau sesuatu yang diberikan sebagai ganti Cost biasanya diukur dalam unit mata uang seperti dollar, rupiah Manajemen Biaya Proyek mencakup prosesproses yang dibutuhkan untuk menjamin proyek bisa diselesaikan sesuai budget yang sudah disetujui 3 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

Perencanaan sumber daya: menentukan sumber daya apa dan berapa banyak yang harus digunakan Estimasi Biaya: membuat estimasi biaya dan sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek Cost budgeting: Mengalokasikan estimasi biaya semuanya ke masing-masing item pekerjaan sebagai garis dasar untuk pengukuran performansi Pengendalian Biaya: pengendalian perubahan terhadap budget proyek IT Project Management, Third Edition Chapter 7 4

When Defect is Detected Typical Cost of Correction User Requirements $100-$1,000 Coding/Unit Testing $1,000 or more System Testing $7,000 - $8,000 Acceptance Testing $1,000 - $100,000 After Implementation Up to millions of dollars Sangat penting pada proyek IT untuk mengeluarkan uang di awal untuk mencegah mengeluarkan uang lebih banyak kemudian. 5 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

Step 1

Output penting dari manajemen biaya proyek adalah estimasi biaya Ada beberapa tipe estimasi biaya, perangkat dan teknik untuk membantu membuat estimasi biaya tersebut Membuat rencana manajemen biaya yang menggambarkan bagaimana variansi biaya akan dikelola dalam proyek juga penting 7 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

Type of Estimate Kapan Dilakukan Kenapa Dilakukan Akurasi Rough Order of Magnitude (ROM) Sangat Awal dalam siklus hidup proyek, seringkali 3-5 tahun sebelum proyek seleseai Memberikan perkiraan biaya kasar untuk memilih proyek Budgetary Awal, 1 2 tahun Memasukkan uang ke dalam rencana budget Definitive Akhir proyek, kurang dari 1 tahun Memberikan detil pembelian, estimasi biaya aktual 25%, +75% 10%, +25% 5%, +10% 8 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

3 perangkat dan teknik dasar untuk estimasi biaya: Analogi atau top-down: gunakan biaya aktual dari proyek yang serupa sebelumnya sebaga dasar estimasi baru bottom-up: estimasi biaya untuk masing-masing item pekerjaan dan menjumlahkan mereka untuk mendapatkan jumlah total parametric: gunakan karakteristik proyek dalam model matematika untuk estimasi biaya IT Project Management, Third Edition Chapter 7 9

Barry Boehm membuat COCOMO model untuk estimasi biaya pembuatan software Parameter yang digunakan mencakup baris kode program atau titik-titik fungsi COCOMO II adalah model komputer yang tersedia di Web Boehm mengatakan bahwa hanya model parametrik yang tidak menderita dari terbatasnya pembuatan keputusan oleh manusia IT Project Management, Third Edition Chapter 7 10

Constructive Cost Model

Dasar perhitungan: effort = C x size M Dikenal sebagai Constructive Cost Model (COCOMO), model konstruksi biaya. C dan M adalah koefisien konstanta ( > 1 ), targantung pada tipe proyek dan organisasi, dengan cara melihat Tabel Konstanta (sudah tersedia dari penelitian). Ditentukan pula oleh: application experience, leadership capability, new environment and tools, requirements uncertainty, software reuse.

Basic (COCOMO I 1981) Menghitung dari estimasi jumlah FP dan LOC; FP = suatu unit pengukuran untuk keterhubungan dan keterkaitan antar prosedur, fungsi dan lingkungan SW Intermediate (COCOMO II 1999) Menghitung dari besarnya program dan cost drivers (faktor-faktor yang berpengaruh langsung kepada proyek), spt: hardware, personnel, dan atribut-atribut proyek; Advanced Memperhitungkan semua karakteristik dari intermediate di atas dan cost drivers dari setiap fase (analisis, design, implementation, etc) dlm SW life cycles;

(E = effort ) = Ca x (size=kloc=kilo line of code) Ma (satuan: ManMonth (Person Month) = 152 jam kerja) (D = duration) = Cb x E Mb (satuan: Month) Productivity = size / E (satuan: KLOC/Man Month) Average staffing = E / D (satuan: FTE = Full Time Employees jumlah orang yang bekerja penuh dalam 1 hari kerja ~ 8 jam )

1: Menghitung estimasi informasi nilai domain count total; 2: Menyesuaikan kompleksitas proyek berdasarkan faktor pemberat dan cost drivers kemudian menghitung estimasi jumlah Function Points unit of measure that represent functions required by the user. FP = count total * [0.65 + 0.01 * Fi]; 3: Menghitung estimasi LOC (Line of Code). Tekniknya sama dengan PERT Calculation (three points estimation); EV = (Sopt + 4 Sm + Spess) / 6; Atau menghitung LOC / FP dari tabel berdasar pada bahasa pemrograman; 4: Memilih kompleksitas proyek (menentukan C dan M), dari organic, embedded atau semi-detached system mode. 5: Menghitung E dan D estimasi biaya dan waktu.

Informasi nilai domain (step1) (Simple Avrg. Compl.) Jumlah Jumlah input pemakai 3 4 6 * = Jumlah output pemakai 4 5 7 * = Jumlah inquiry pemakai 3 4 6 * = Jumlah file 7 10 15 * = Jumlah eksternal interface 5 7 10 * = count total +

Input pemakai: setiap input data dari user yang dipakai untuk menjalankan aplikasi. Output pemakai: setiap hasil output dari proses yang ditampilkan kepada user. Inquiry pemakai: setiap on-line input yang menghasilkan responsi software secara langsung. Jumlah file: setiap master file yang menjadi bagian dari aplikasi. Eksternal interface: setiap interface (sarana) eksternal yang menyalurkan informasi dari sistem satu ke sistem lainnya.

Ada 14 pos kompleksitas faktor (cost drivers), yaitu: (Step 2) 1. Backup dan recovery 2. Komunikasi data 3. Proses terdistribusi 4. Kepentingan performa 5. Keberadaan lingkungan operasi 6. Online data entry 7. Input melalui bbrp tampilan/operasi 8. Peng-update-an file master secara online 9. Kompleksitas nilai domain (tahap1) diatas 10. Kompleksitas proses internal aplikasi 11. Perulangan (reuse) penggunaan code 12. Ketersediaan rancangan untuk konversi dan instalasi 13. Rancangan untuk pengulangan instalasi di lingkungan yg berbeda 14. Fleksibiltas bagi pemakai Kesemuanya ini dihitung berdasarkan nilai dari 0-5 menunjukkan perkiraan nilai kepentingan (No Influence, Incidental, Moderate, Average, Significant, Essential)

Programming Language LOC / FP (rata-rata) Bahasa Assembly 320 C 128 COBOL 105 Fortran 105 Pascal 90 Ada 70 Bahasa Berorientasi Obyek 30 Bahasa Generasi Keempat (4GLs), yaitu bahasa yang digunakan spesifik untuk suatu tools, biasa untuk aplikasi database, contoh: PL/SQL dalam Oracle. Generator Kode 15 Spreadsheets 6 Desain Grafis (icons) 4 20

Software Project Ca Ma Cb Mb Organic 2.4 1.05 2.5 0.38 Semi-detached 3.0 1.12 2.5 0.35 Embedded 3.6 1.20 2.5 0.32 Organic = kecil, sederhana (co, pembuatan situs mandiri untuk perusahaan); Semi-detached = menengah (co. transaksi sistem pada database sebuah bank); Embedded = kompleksitas tinggi, ketergantungan pada lingkungan aplikasi lainnya (co. aplikasi pengontrolan pada pesawat terbang). http://www.engin.umd.umich.edu/cis/course.des/cis525/js/f00/gamel/cocomo.html

Dalam soal ini Anda akan mensimulasikan perhitungan estimasi jumlah kode pada suatu proyek perangkat lunak dengan menggunakan COCOMO model. Seluruh data-data yang diperlukan akan diberikan, tugas anda hanyalah menerapkan proses perhitungannya. Latar belakang proyek adalah: Suatu perangkat lunak CAD akan menerima data geometri dua dan tiga dimensi dari seorang perekayasa. Perekayasa akan berinteraksi dan mengontrol sistem CAD melalui suatu interface pemakai yang akan memperhatikan desain manusia mesin yang baik. Semua data geometri dan informasi pendukung yang lain akan dipelihara pada database CAD. Modul analisis desain akan dikembangkan untuk memproduksi output yang dibutuhkan yang akan ditampilkan pada berbagai perangkat grafik. Perangkat lunak akan dirancang untuk mengontrol dan berinteraksi dengan perangkat keras peripheral termasuk mouse, digitizer dan printer laser. Dengan latar belakang tersebut, dibuatlah sebuah desain perangkat lunak dengan data flow diagram, yang pada akhirnya dapat digunakan untuk mengestimasi jumlah kode yang diperlukan dalam pengimplementasian dengan memperkirakan jumlah Function Point-nya.

Informasi nilai domain Jumlah estimasi per domain Bobot domain Average Jumlah FP per domain (?? ) Jumlah input 24 4 96 Jumlah output 26 5 130 Jumlah inquiry 22 4 88 Jumlah file 4 10 40 Jumlah interface eksternal 2 7 14 Jumlah total 78 30 368

FAKTOR Bobot kepentingan 1. Backup dan recovery 4 2. Komunikasi data 2 3. Proses terdistribusi 0 4. Kepentingan performa 4 5. Keberadaan lingkungan operasi 3 6. Entri data online 4 7. Input melalui beberapa tampilan / operasi 5 8. Peng-update-an file master secara online 3 9. Kompleksitas nilai domain (tahap1) diatas 5 10. Kompleksitas proses internal aplikasi 5 11. Perulangan (reuse) penggunaan code 4 12. Ketersediaan rancangan untuk konversi dan instalasi 3 13. Rancangan untuk pengulangan instalasi di lingkungan yang berbeda 5 14. Fleksibilitas bagi pemakai 5 Hitung total kompleksitas yang ada Fij = Hitung estimasi FP-nya FP = jumlah total nilai domain * (0.65 + {0.01 * Fij})

Diminta bahwa Anda menggunakan bahasa pemrograman yang berorientasi obyek. Diketahui bahwa estimasi LOC / FP-nya adalah 30. Hitung estimasi LOC-nya: LOC = ubah menjadi KLOC KLOC =

Tipe ca Ma cb Mb sistem Organic 2.4 1.05 2.5 0.38 Dari hasil requirements dan desain, diketahui bahwa produk akan beroperasi di tipe sistem semidetached. Tentukan nilai konstanta, dari tabel tipe-sistem Ca = Cb = Ma = Mb = Semidetached 3.0 1.12 2.5 0.35 Embedded 3.6 1.20 2.5 0.32

Effort = Durasi = Staffing = Produktivitas =

#Units/Hrs Cost/Unit/Hr Subtotals WBS Level1 Totals % of Total WBS Item 1. Project Management $306,300 20% Project Manager 960 $100 $96,000 Project Team Member 1920 $75 $144,000 Contractors (10% of software development and testing) $66,300 2. Hardware $76,000 5% 2.1 Handheld devices 100 $600 $60,000 2.2 Servers 4 $4,000 $16,000 3.Software $614,000 40% 3.1 Licensed Softwar 100 $200 $20,000 3.2 Software development * $594,000 4. Testing(10% of total hardware and softwares costs) $69,600 5% 5. Training and Support $202,400 13% Trainee costs 100 $500 $50,000 Travel Costs 12 $700 $8,400 Project Team Members 1920 $75 $144,000 6. Reserves(20% of total estimate) $253,540 $253,400 17% Total Project Cost Estimate $1,521,400 * mengacu pada referensi lain untuk informasi detail 29

Step 2

Cost budgeting mencakup alokasi estimasi biaya proyek ke masing-masing item pekerjaan dan memberikan garis dasar biaya Sebagai contoh, dalam proyek Business Systems Replacement, total estimasi biaya pembelian untuk tahun 97 adalah $600,000 dan tambahan $1.2 million untuk Information Services and Technology Jumlah tersebut dialokasikan ke budget yang bersesuaian IT Project Management, Third Edition Chapter 7 31

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Totals WBS Item 1. Project Management 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 8,000 96,000 Project Manager 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 12,000 144,000 Project Team Member 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 6,027 66,300 Contractors (10% of software development and testing) 2. Hardware 2.1 Handheld devices 30,000 30,000 60,000 2.2 Servers 8,000 8,000 16,000 3.Software 3.1 Licensed Softwar 10,000 10,000 20,000 3.2 Software development * 60,000 60,000 80,000 127,000 127,000 90,000 50,000 594,000 594,000 4. Testing(10% of total hardware and softwares costs) 6,000 8,000 12,000 15,000 15,000 13,000 69,000 69,000 5. Training and Support Trainee costs 50,000 50,000 Travel Costs 8,400 8,400 Project Team Members 24,000 24,000 24,000 24,000 24,000 24,000 144,000 6. Reserves(20% of total estimate) 10,000 10,000 30,000 30,000 60,000 40,000 40,000 30,000 3,540 253,540 Total Project Cost Estimate 20,000 86,027 92,027 172,027 223,027 198,027 185,027 173,027 148,427 753,027 80,027 53,567 1,521,240

Step 3

Pengendalian Biaya Proyek mencakup : Mengawasi kinerja biaya Menjamin bahwa hanya perubahan proyek yang tepat yang akan masuk ke dalam garis dasar biaya yang direvisi Memberikan informasi kepada stakeholders mengenai perubahan yang disetujui yang akan memeperngaruhi biaya Konsep Earned value management adalah alat penting untuk pengendalian biaya IT Project Management, Third Edition Chapter 7 34

EVM adalah teknik pengukuran kinerja proyek yang mengintegrasikan ruanglingkup, waktu, dan biaya Berdasarkan garis dasar (rencana original plus perubahan yang disetujui), kita dapat menentukan seberapa baik proyek mencapai tujuannya Kita harus memasukkan informasi aktual secara periodik untuk bisa menggunakan EVM. IT Project Management, Third Edition Chapter 7 35

The planned value (PV), disebut juga budget, adalah bagian dari estimasi biaya total yang telah disetujui yang direncanakan untuk digunakan untuk suatu aktivitas pada waktu tertentu Actual cost (AC), adalah total biaya langsung dan tidak langsung yang tercakup dalam penyelesaian pekerjaan pada waktu tertentu The earned value (EV), adalah estimasi nilai dari pekerjaan fisik aktual yang diselesaikan IT Project Management, Third Edition Chapter 7 36

Cost Variance ( CV), variabel yang menunjukkan apakah kinerja biaya sudah melebihi atau masih kurang dari biaya yang sudah direncanakan Schedule Variance ( SV), variabel yang menunjukkan apakah jadwal yang lebih lama/lebih lambat dari yang direncanakan

38 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

Direncanakan untuk aktifitas pembelian dan instalasi sebuah Web server diperlukan total biaya sebesar $10,000 dan direncanakan akan dilaksanakan pada satu minggu tertentu. Pada minggu itu, rupanya biaya yang dikeluarkan untuk aktifitas tersebut sebesar $15,000 (karena untuk aktifitas ini total biaya dalam 2 minggu $20,000, berarti minggu ke-dua akan dikeluarkan biaya sebesar $5,000). Misalkan RP (Rate of Performance) adalah 50% dikarenakan waktu pekerjaan sudah selesai, sementara pekerjaan baru selesai 50 persen.

Negative numbers for cost and schedule variance indicate problems in those areas. The project is costing more than planned or taking longer than planned CPI and SPI less than 100% indicate problems 41 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

42 IT Project Management, Third Edition Chapter 7

43 IT Project Management, Third Edition Chapter 7