BAB I. Introduction to SPSS for Windows

dokumen-dokumen yang mirip
Memulai SPSS dan Mengelola File

SPSS FOR WINDOWS BASIC. By : Syafrizal

PENGENALAN SPSS & PEMBUATAN FILE DATA

BELAJAR SPSS. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan cara menginstal terlebih dahulu software SPSS

PENGENALAN APLIKASI STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS (SPSS)

Pengenalan SPSS 15.0

1.1 Memulai SPSS SPSS Data Editor PENGENALAN SPSS. Margaretha Ohyver 1, Anita Rahayu 1, Rokhana Dwi Bekti 2

Bhina Patria

Slamet Lestari Jurusan Administrasi Pendidikan FIP UNY Mar Mar

Tahap pertama yang paling penting dalam mengoperasikan SPSS adalah

STATISTIKA DESKRIPTIF

MEMBANGUN DATA. 4. Membuka program SPSS Cara 1: Klik start > all program > IBM SPSS Statistic > IBM SPSS Statistic 21

Entry data merupakan salah satu tahap yang penting dalam mengolah data. Ketepatan, ketelitian dalam memasukkan data adalah kunci pokok membuat data

12/8/2012 MODUL -10. Apa itu SPSS? Apa yang bisa dilakukan SPSS? Apa kesamaan SPSS dengan Microsoft Office Excel?

Rancangan Percobaan dengan SPSS 13.0 (Untuk kalangan sendiri)

POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA TAHUN

Nomor Case Penunjuk Sel Heading Variable Kotak-kotak Variabel

STATISTIK DESKRIPTIF

ANALISIS DATA EKSPLORATIF MODUL 2 ORGANISASI DAN MENGGUNAKAN DATA DALAM SPSS

SPSS (STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS)

Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dan Harvard Graphic

Pengantar Pengolahan Data Statistik Menggunakan SPSS 22. Isram Rasal ST, MMSI, MSc

Distribusi Frekuensi dan Statistik Deskriptif Lainnya

PRAKTIKUM 1 PENGENALAN SPSS

BAB 3 PENGOLAHAN DATA

Aplikasi di Bidang Politik

MODUL V REGRESI, KORELASI, ANALISIS VARIAN, VALIDITAS DAN RELIABILITAS

PENGENALAN SPSS. C. SPSS Environment. Farida Sulistyorini, S.T & Irfan Adam, S.T

TUGAS 1 SPSS STUDI KASUS STATISTIK PROFESI LULUSAN UNIKOM KELAS SISTEM INFORMASI 8 MENGGUNAKAN SPSS V.22

BelajarSPSS. Grendi Hendrastomo Pend. Sosiologi FISE UNY

BAB III. Statistik Non Parametrik. Koefisien Kontingensi. Korelasi Rank Spearman Korelasi Kendal Tau (τ)

Statistik Deskriptif untuk Data Nominal dan Ordinal

MODUL 2. TABULASI DATA. TABULASI DATA Pembuatan Tabel Frekwensi. Perintah Statistik

KATA PENGANTAR. Penulis

Microsoft Excel. I. Pendahuluan

PANDUAN PRAKTIKUM STATISTIKA. Disusun oleh: Dr. Ir. Sofyan, M.Agric Zulkarnain, S.Si Nova Ernida, S.Si Rahmadiansyah, S.Si

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 STATISTIK

ISSN : Uji Chi-Square pada Statistika dan SPSS Ari Wibowo 5)

MODUL PELATIHAN SPSS

PENGOLAHAN DATA DENGAN SPSS

CONTOH KASUS PENGOLAHAN DATA MENGGUNAKAN SPSS

Aplikasi SPSS 1. 1 Lesta Karolina Sebayang S.E., M.Si

1.1 Mengenal dan Memulai Excel 2007

MODUL PRAKTIKA KOMPUTER UNTUK RISET PASAR DAN PENJUALAN Semester Ganjil 2015/2016

STATISTIK DESKRIPTIF

Modul ke: Aplikasi komputer. Microsoft Excel 2010 Bagian 1. 09Fakultas FASILKOM. Wardhana., S.Kom., S.T., MM. Program Studi MKCU

Aplikasi Komputer. Microsoft Office 2010 Microsoft Office Excel 2010 Bag 1. Miftahul Fikri, M.Si. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

MEMBACA HASIL ANALISIS DENGAN SPSS

Mendesain Tabel Statistik Secara Profesional

SPSS 10: Transformasi Data. Transformasi Data

BAB 14 UJI DESKRIPTIF, VALIDITAS DAN NORMALITAS DATA

MICROSOFT OFFICE EXCEL

Latihan Soal Ulangan Semester Genap 2015 Matpel TIK Kelas 8

Tuturial Dual Boot Windows - Linux. Nama : Muhammad Fikry Hazmi NRP :

Langkah-Langkah Perhitungan Berikut diberikan data penjualan mobil Bima selama tahun 2000:

II. MENDESKRIPSIKAN DATA 13 Desember 2005

BAB 08 ANALISIS VARIAN 8.1 ANALISIS VARIAN SATU JALAN

Crosstab dan Chi-Square: Analisis Hubungan Antarvariabel Kategorikal

MICROSOFT WORD. Berikut ini adalah beberapa istilah yang akan dipakai dalam mengoperasikan Microsoft Word 2007:

OpenOffice.org Writer Salah satu komponen dalam OpenOffice.org yang berfungsi untuk mengedit dokumen. Adapun dokumen format yang bisa digunakan

APLIKASI KOMPUTER. Pokok Bahasan : MS. WORD (BAGIAN 1) Anggun Puspita Dewi, S.Kom., MM. Modul ke: Fakultas MKCU

LAB MANAJEMEN DASAR MODUL STATISTIKA 1. Nama : NPM : Kelas : Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Kelapa Dua

UJI NONPARAMETRIK. Gambar 6.1 Menjalankan Prosedur Nonparametrik

Latihan 1: Memasukkan Data ke dalam SPSS (1)

MODUL: PROSES ENTRY DATA DENGAN PROGRAM SPSS Oleh : Suyatno, Ir.MKes.

Aplikasi Komputer. Pengenalan tentang Ms. Word 2010 serta fungsi-fungsi dasarnya (1) Ita Novita, S.Kom, M.T.I. Modul ke: Fakultas Ilmu Komputer

Soal Mid Semester II Th 2010/2011

BAB I STATISTIK DESKRIPTIF

Data tabel digunakan secara luas dalam Minescape untuk beberapa tujuan. Misalnya :

R Commander - Rcmdr. A. Instalasi & Menu dalam Rcmdr 1. Instalasi

2. Klik dua kali shortcut Microsoft Excel yang sudah terbuat di Desktop.

TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA

Modul 6 Mengoperasikan Perangkat Lunak Lembar Sebar (Open Source) 1 KEGIATAN BELAJAR 2

Modul 5 Mengoperasikan Perangkat Lunak Lembar Sebar (Open Source) 1 KEGIATAN BELAJAR 2

I. KEGIATAN BELAJAR 1

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i

Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences)

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 4 IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI JAVA VIDEO CONFERENCE. 1. Prosesor 500 MHz atau lebih tinggi, MB RAM minimum, 3. 1 MB free hardisk space

Manajemen. Modul Riset Akuntansi UJI NORMALITAS. Manajemen

MODUL UJI NON PARAMETRIK (CHI-SQUARE/X 2 )

1. DATA ENTRY. Gambar 1.1 Kotak Dialog SPSS

STATISTIK DESKRIPTIF. Abdul Rohman, S.E

Departemen Pendidikan Nasional. Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

I. PENGENALAN SOFTWARE (SPSS) UNTUK ANALISIS DATA 13 Desember 2005

PENGANTAR MICROSOFT EXCEL

Microsoft PowerPoint 2003

Modul Pembelajaran SPSS (Statistical Package for the Social Sciences)

Masukkan CD Program ke CDROM Buka CD Program melalui My Computer Double click file installer EpiInfo343.exe

UJI NORMALITAS DATA DAN VARIANS. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Parepare, 2009

Entri dan Modifikasi Sel

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL IMIGRASI NOMOR : F.753-IZ TAHUN 2002 TENTANG

KATA PENGANTAR. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.

Mengolah Data Bidang Industri

PETUNJUK PRAKTIKUM SPSS (STATISTICAL PRODUCT AND SERVICE SOLUTIONS)

Pengenalan Aplikasi Lembar Sebar dengan Microsoft Excel Disusun Oleh : Drs. Hendra Lesmana Guru SMA Muhammadiyah Sukabumi

Latihan 1: Mengoperasikan Excel

Microsoft Words. Oleh : ANNISA RATNA SARI

Transkripsi:

BAB I Introduction to SPSS for Windows Sekilas tentang SPSS Menjalankan SPSS for Windows Membaca Data Memperbaiki (edit) Data Entri Data dan Statistik Deskriptif Interpretasi Output Sekilas tentang SPSS SPSS pada awalnya singkatan dari Statistical Package for the Social Sciences namun seiring dengan perkembangan pasar software ini yang semakin meluas sehingga bukan hanya paket software yang tadinya diperuntukkan bagi ilmu sosial saja tetapi menjadi Statistical Product and Service Solutions merupakan aplikasi statistik untuk mengelola dan menganalisis data untuk berbagai keperluan dengan menggunakan teknik statistik. Versi pendahulu dari SPSS ini adalah SPSSPC+ berbasis DOS di mana user dalam menjalankan perintah harus melalui syntax code yang sangat tidak familiar sehingga membutuhkan usaha menghapal setiap perintah teknik analisis. Sekarang ini SPSS yang berkembang sudah berbasis Windows sehingga dikenal dengan SPSS for Windows. Pertama kali muncul versi Windows adalah SPSS fo Windows versi 6.00, dan sekarang sudah sampai SPSS for Windows versi 14.00, di mana setiap versi yang lebih baru tentu saja mempunyai fasilitas yang lebih lengkap tetapi membutuhkan spesifikasi komputer yang lebih canggih. Modul pelatihan ini berpedoman pada SPSS for Windows versi 10.00 dengan dua alasan utama (1) Sesuai dengan spesifikasi hardware yang dimiliki, (2) sesuai dengan kebutuhan untuk analisis data penelitian di lingkungan fakultas kita. Spesifikasi komputer yang harus dimiliki untuk menjalankan program SPSS for Windows Versi 10.00: Windows 98/ME/NT/2000/XP. Pentium or Pentium-class processor 32 MB minimum for Win 98/ME, 64 MB minimum for Win NT/2000/XP 100 MB hard disk space SVGA (800x600 resolution) graphics card - 1 -

Menjalankan SPSS Dari Windows Start, pilih Programs SPSS for Windows Gambar 1. Jalankan SPSS melalui Windows Start Kita juga bisa menjalankan SPSS dengan cara double-click icon SPSS pada Desktop. Gambar 2. Jalankan SPSS melalui Desktop Shortcut Tampilan awal SPSS dalam bentuk default adalah seperti di bawah ini: Gambar 3. Tampilan awal SPSS berupa tabel kosong Membaca Data Untuk membaca data, kita harus mempunyai file data terlebih dahulu. Sebelum berlatih bagaimana cara melakukan input (entri) data, terlebih dahulu kita mencoba membuka file data yang sudah ada di dalam komputer yang merupakan bawaan program SPSS. Komputer akan menyimpan data input SPSS dengan nama belakang.sav Sedangkan output datanya tersimpan dengan nama belakang.spo Bukalah file data bawaan SPSS yang bernama voter.sav yang biasanya tersimpan dalam harddisk komputer pada drive C, folder Program Files, sub folder SPSS atau alamat singkatnya adalah: C:\Program Files\SPSS\voter.sav - 2 -

Namun perlu diketahui, tidak semua file data bawaan SPSS tersebut tersimpan pada drive yang sama, ini tergantung pada proses instalasi dan versi SPSS yang digunakan. Cara membuka file data dapat dilihat pada gambar berikut: Gambar 4. Buka data melalui menu pull-down Sehingga akan tampil jendela baru seperti di bawah: Gambar 5. Jendela untuk membuka data Arahkan Look in ke C:\Program Files\SPSS\voter.sav kemudian tekan Open. Sehingga akan tampil file voter.sav seperti terlihat pada gambar berikut: - 3 -

Gambar 6. File data voter.sav Data di atas merupakan Data View survey mengenai Pemilu Presiden di USA pada tahun 1992, dimana kolom menunjukkan variabel yang diteliti [pres92, age, agecat, educ, degree, sex] dan baris menunjukkan jumlah responden [1847] Untuk mengetahui karakteristik variabel lebih detail mengenai varaibel tersebut bisa dilihat melaui Variable View Gambar 7. Variebel view data voter.sav Variable View terdiri dari sepuluh kolom, dimana masing-masing kolom mempunyai fungsi masing-masing 1. Name. Nama variabel, caranya dengan mengetik langsung nama singkat variabel pada cell yang bersangkutan. Perhatian: ada bebarapa karakter yang tidak diperbolehkan seperti spasi, &, *. 2. Type. Tipe data [numeric, comma, dot, scientific notation, date, dollar, custom currency, string]. 3. Width. Lebar kolom yang harus disediakan dan harus disesuaikan dengan jumlah karakter data yang akan diisi. 4. Decimals. Tentukan berapa angka desimal setelah tanda koma. 5. Label. Nama lengkap variabel atau berisi tentang keterangan tambahan dari masing-masing variabel. - 4 -

6. Values. Label pengklasifikasi variabel. Misal: a. 1 jawaban responden yang memilih Bush b. 2 jawaban responden yang memilih Perot c. 3 jawaban responden yang memilih Clinton Gambar 8. Value label 7. Missing. Data yang dianggap hilang yang tidak akan kita ikutkan analisis. Ada tiga pilihan: a. No missing values b. Discrete missing values. Angka tertentu yang kita anggap hilang c. Range plus one optinal discrete missing value. Jika ada data hilang dengan range yang jelas. Gambar 9. Missing values 8. Columns. Lebar kolom 9. Align. Rata kanan, kiri, atau tengah untuk setiap data yang diinput. 10. Measure. Jenis skala data untuk setiap varaibel: Gambar 10. Skala data - 5 -

Tabel 1. Skala Data Karakteristik Contoh Gender, kurikulum, tipe, warna rambut Morgan et.all, 2001 Nominal Ordinal Scale Qualitiative data Quantitative data Tidak berjenjang Berjenjang Penamaan Hanya ranking Rangking 1, rangking 2, rangking 3 Quantitative data Berjenjang Distribusi normal Tinggi badan, nilai matakuliah, Memperbaiki (edit) Data File data voter.sav simpanlah dengan nama lain pada komputer yang Anda pakai dengan nama baru pemilu_as_92.sav dengan cara: File Save As Gambar 11. Menyimpan data Lalu arahkan pada direktori dan folder sesuai dengan pilihan Anda, sebaiknya di salah satu folder MyDocument. Edit masing-masing variabel seperti di bawah ini: Gambar 12. Variabel view Entri Data dan Statistik Deskriptif Masukkan data di bawah ini dengan prosedur berikut: 1. Buka program SPSS 2. Tekan menu File Data - 6 -

Gambar 13. Entri data baru Namun jika kita membuka SPSS sudah dalam tampilan data kosong siap enti dengan nama file untitled SPSS Data Editor maka kita bisa langsung mengisinya. 3. Buka Variabel View untuk memberi nama dan men-setting variabel dengan karakteristik seperti di bawah: CABUP Calon Bupati Measurement level: Nominal Decimal: 0 Column Width: 8 Alignment: Right Value Label 1 Moenir 2 TBS UMUR Umur Responden Measurement level: Scale Decimal: 0 Column Width: 8 Alignment: Right KLP_UMUR Kelompok Umur Measurement level: Ordinal Decimal: 0 Column Width: 8 Alignment: Right Value Label 1 Kurang dari 35 2 35-44 3 45-64 4 65 ke atas TKT_PDIK Jenjang Pendidikan Measurement level: Ordinal Decimal: 0 Column Width: 8 Alignment: Right Value Label 0 Tidak tamat SD 1 Lulus SD 2 Lulus SMTP 3 Lulus SMTA 4 Lulus Perg Tinggi J_KLAMIN Jenis kelamin responden Measurement level: Scale Decimal: 0 Column Width: 8 Alignment: Right Value Label 1 Pria 2 Wanita - 7 -

4. Langkah berikutnya input data di bawah ini: Tabel 2. Data Pilkada Kabupaten Purbalingga 2005 (data fiktif) No. CABUP UMUR KLP_UMUR TKT_PDIK J_KLAMIN 1 2 45 3 4 2 2 2 45 3 3 2 3 2 41 2 0 1 4 2 40 2 3 1 5 1 51 3 3 1 6 2 53 3 3 1 7 2 40 2 3 1 8 2 41 2 1 2 9 2 59 3 4 2 10 2 43 2 3 2 11 2 30 1 2 1 12 2 41 2 4 1 13 2 51 3 0 1 14 1 40 2 1 2 15 2 75 4 0 2 16 2 56 3 0 2 17 2 36 2 1 2 18 2 64 3 0 2 19 2 31 1 1 1 20 1 32 1 2 2 21 1 36 2 1 2 22 2 42 2 2 2 23 2 49 3 3 2 24 2 37 2 1 1 25 2 61 3 3 2 26 2 75 4 1 2 27 1 40 2 4 1 28 1 52 3 2 1 29 2 54 3 3 2 30 2 81 4 1 2 31 2 60 3 1 2 32 2 41 2 3 2 33 2 49 3 1 2 34 2 30 1 1 1 35 2 61 3 3 1 36 1 76 4 0 2 37 1 52 3 1 2 38 2 51 3 3 2 39 1 28 1 0 2 40 2 35 2 1 1 Analisislah dengan teknik Descriprtive Statistics dengan cara sebagai berikut: - 8 -

1. Klik Analyze Descriptive Statistics Frequencies Gambar 14. Statistik Deskriptif 2. Masukkan variabel yang akan dianalisis; dengan cara sorot (higlight) kemudian bawa dengan tanda panah Gambar 15. Distribusi Frekuensi 3. Klik Charts 4. Pilih Pie Charts 5. Klik Continue Gambar 16. Pilihan diagram - 9 -

6. Periksa dan editlah outputnya sehingga dapat tampil seperti ini: Gambar 17. Output diagram pie Kemudian analisislah variabel Umur dengan cara: 1. Masukkan variabel Umur seperti pada gambar 15 di atas 2. Klik Statistics 3. Pilih (beri tanda ) Mean, Median, Mode, Skewness, Standard Deviation, Variance, dan Range Gambar 19. Pilihan dalam distribusi frekuensi 4. Klik Continue 5. Klik Charts 6. Pilih Histogram dan pilih (beri tanda ) pada With normal curve - 10 -

Gambar 20. Pilihan diagram 7. Klik Continue 8. Klik OK Periksa dan editlah Output file pada Histogram (diagram batang) sehingga warnanya berubah seperti gambar di bawah, dengan cara: 10 Umur Responden 8 6 4 Frequency 2 0 Std. Dev = 13.47 Mean = 48.1 N = 40.00 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 35.0 45.0 55.0 65.0 75.0 Umur Responden Gambar 21. Output histogram dengan kurve normal 1. Klik pada area Diagram Batang yang berwarna merah variabel Umur Responden sehingga keluar Window baru SPSS Chart Editor 2. Klik sekali pada area Diagram Batang yang berwarna merah sehingga keluar tanda titik pada masing-masing batang (blok) 3. Klik Format Fill Patern - 11 -

Gambar 22. Mengubah warna dan bentuk histogram 4. Pilih (klik) kotak tanpa warna lalu tekan Apply Gambar 23. Pilihan warna histogram 5. Klik Close 6. Tutup Window SPSS Chart Editor dengan klik File Close 7. Apakah tampilan histogram sudah berubah? 8. Analisislah variabel lainnya dengan bentuk diagram sesuai dengan kebutuhan. Interpretasi Output Statistics Umur Responden N Mean Median Std. Deviation Variance Skewness Std. Error of Skewness Range Minimum Valid Missing 40 0 48,10 45,00 13,471 181,477,754,374 53 28 Data dikatakan berdistribusi normal jika nilai Skewness lebih kecil dari plus/minus 1 (< +/- 1) SD (Std. Deviation): Pengukuran mengenai penyebaran data seputar Rata-rata (mean). Dalam Normal Distribusi, 68% data berada pada 1 (satu) SD dari Rata-rata dan 95% data berada 2 (dua) SD. Jika Rata-rata 48,10, dengan SD 13,471 maka 95% data berada di antara (48,10+2SD) dan (48.10-2SD) dalam suatu normal distrubusi - 12 -

- 13 - Introduction to SPSS for Windows