PENGANTAR E-LEARNING Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. Dosen FT dan PPs UNY Kaprodi S2 TP PPs UNY http://blog.uny.ac.id/hermansurjono Apa yang kita bahas? Perkembangan TIK Mengapa perlu TIK untuk pembelajaran Pengertian E-learning Kelebihan dan kekurangan Framework E-learning Komponen E-learning Konten E-learning Beberapa Tips 1
Perkembangan/Trends ICT 3 Perkembangan/Trends ICT 4 Komputasi awan (Cloud computing) Penggunaan resource computing (hardware dan software) sebagai pelayanan yang diakses melalui jaringan internet Perangkat bergerak (Mobile devices) Smartphones, tablets, mobile phones Jejaring sosial (Social networking) Aplikasi web yg memudahkan kita menjalin hubungan sosial dan berkomunikasi 2
Internet dalam 1 menit http://www.intel.com/content/www/us/en/communications/internet-minute-infographic.html Social Media use in 2013 >1 Billion (100 billion connections) >500 Million >14 million articles >400 Million 3.5 Billion views/day 70 hours/minute Sources from service providers and also http://econsultancy.com >170 Million (55 million posts per day) >150 Million >6 Billion images Steve Wheeler, University of Plymouth, 2013 3
Steve Wheeler, University of Plymouth, 2013 Photo: Lori Cullen Learners taking notes The Net Generation? Digital Natives? Steve Wheeler, University of Plymouth, 2013 http://www.flickr.com/photos/56155476@n08/5667863948/ 4
Tantangan Pendidik 9 Pendidik saat ini harus menyiapkan siswa dengan 21st century skills, yakni: Information literacy skills ICT skills Creativity and innovation skills Critical thinking and problem solving skills Communication and collaboration skills Flexibility and adaptability skills Bagaimana menghadapinya? Bagaimana menghadapinya? Implementasi TIK secara optimal dalam aktivitas pembelajaran. Apa maksudnya? 5
Bagaimana menghadapinya? Pergeseran paradigma fokus pembelajaran dari Teacher Centered Learning ke Student Centered Learning. Learning: dulu vs sekarang Teacher-centered learning Student-centered learning 6
Mengapa Menggunakan ICT? 13 Potensi TIK dalam Pendidikan Hubungan Komunitas Perencanaan & Manajemen Belajar Terus menerus Perluasan Akses Potensi TIK Peningkatan Skill Peningkatan Efisiensi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Peningkatan Kualitas Pengajaran 14 7
Cakupan ICT dalam Pendidikan 15 ICT as a subject (ilmu komputer) ICT as a tool to innovate teaching-learning practice (konten digital, multimedia) ICT as a productivity tool (pengolah kata, angka, gambar) ICT as an administrative tool (sistem informasi akademik) ICT as an expanding learning opportunity (web pembelajaran, e-learning) 16 Implementasi ICT tidak mudah, apa prasyaratnya? 8
Kondisi Prasyarat 1 7 Guru dan siswa harus mempunyai akses yang mudah ke perangkat ICT termasuk koneksi Internet. Guru harus punya pengetahuan dan ketrampilan menggunakan ICT dan sumber daya guna membantu siswa. Tersedianya konten digital (bahan ajar) yang mudah dipahami guru dan siswa. Perlunya Pembelajaran Inovatif 18 Strategi PAIKEM: proses belajar mengajar yang berlangsung menyenangkan dengan melibatkan peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif selama proses pembelajaran Pendekatan Pembelajaran Kompetensi Studentcentered learning Alat Pemanfaatan ICT - ICT sebagai tool - Belajar melalui ICT 9
Inovasi Pembelajaran dg ICT ICT sebagai tool Pembelajaran Berbasis ICT Pembelajaran berbasis komputer (CBL) n CD pembelajaran n Multimedia pembelajaran Pembelajaran berbasis web (WBL) n E-learning n Website (situs pembelajaran, personal, blog, facebook, dll) Pembelajaran berbasis mobile (m-learning) n Android n Epub Pengertian E-learning 2 0 E-learning adalah pembelajaran yang memanfaatkan dukungan teknologi informasi (Internet). Melalui elearning materi pembelajaran dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Istilah elearning populer semenjak teknologi internet memasyarakat. Trend E-learning saat ini sering diimplementasikan dengan paradigma pembelajaran on-line terpadu dengan menggunakan LMS. 10
Kelebihan E-learning Fleksibilitas (anytime, anywhere) Aksesbilitas (anybody) Menghemat waktu dan biaya perjalanan Mudah diupdate Diskusi dan kolaborasi lebih mudah Multimedia dapat mengoptimalkan pembelajaran Kekurangan E-learning Membutuhkan koneksi internet Membutuhkan motivasi dan kemandirian belajar Materi keterampilan sulit diakomodasi Siswa merasa terisolasi (bila online penuh) 11
Assessment Academic, On-line Content Infrastructure, Ethical of Physical Learning learner, and administrative development considerations off-line layout and evaluation hardware teaching resources and and & navigation student and of maintenance e-learning issues software & support services environment Pedagogical Ethical e-learning Interface Design Management Komponen e-learning Sistem e-learning (teknologi) Portal e-learning Learning Management System (LMS) Konten (materi) e-learning Materi pembelajaran Multimedia: teks, gambar, animasi, simulasi Aktivitas dan Interaksi Infrastruktur e-learning Server dan Client (PC/laptop) Jaringan (koneksi Internet) Perangkat penunjang 12
Konten E-learning Learning Resources (Sumber Belajar) Materi/bahan ajar berbentuk multimedia (teks, images, animasi, video) (Slide presentasi, LKS, modul, dll) Bahan pendukung (Kurikulum, Silabus, RPP, dll) Link untuk pengayaan Aktivitas/Interaksi Forum (diskusi, perkenalan, refleksi, informasi) Tugas (tugas essay, tugas online, tugas offline) Quiz (PG, BS, isian, mencocokkan) Vicon, survey, chat, dll Aktivitas dalam E-learning E-learning yang berkualitas tidak saja harus memuat bahan ajar yang baik, tetapi juga harus dilengkapi dengan berbagai aktivitas yang membuat peserta didik senang dan menikmati pembelajaran online. Berbagai aktivitas perlu dirancang dalam e- learning sehingga dapat mendorong siswa menjadi aktif, interaktif dan kolaboratif, dan tetap termotivasi dalam lingkungan pembelajaran online. 13
Beberapa Tips 27 Buat perencanaan e-learning seawal mungkin Masukkan berbagai aktivitas sehingga menarik, memotivasi, dan engaging Masukkan multimedia untuk memudahkan pemahaman Beri respon dengan segera Beri umpan balik yang positip Kendala implementasi e-learning 2 8 Resistensi guru terhadap teknologi baru Kurangnya penghargaan bagi pelaku e-learning Rendahnya support dari pimpinan Keterbatasan infrastruktur 14
Kesimpulan 29 Pada era global ini, sumber pengetahuan bisa datang dari mana saja, terutama Internet. Dengan perancangan yang baik, TIK dapat menjadikan materi pembelajaran menarik, tidak membosankan, mudah dipahami, dan dapat dipelajari kapan saja dan dari mana saja. Melalui e-learning, pembelajaran dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja. Terima Kasih 15