42 BAB III METODE PENELITIAN 3. Teknik Peneitian Peneitian dengan metode perbandingan eksperimenta berisikan kegiatan yang direncanakan dan diaksanakan oeh peneiti, maka dapat diperoeh bukti-bukti yang yakin tentang pengaruh satu variabe terhadap variabe yang ain, dan mengumpukan bukti yang ada hubungannya dengan hipotesis, Surakhmad (2003 : 48). Peneitian ini menggunakan desain faktoria 2x2, adapun keuntungan desain faktoria adaah; a) mampu mengendaikan peneitian dua variabe atau ebih secara serempak, b) ebih tajam pressinya dari pada satu arah, c) terbuka kemungkinan bagi peneiti untuk mengadakan kajian tentang akibat interaktif dari variabe bebas terhadap variabe terikat. Peneitian ini terdapat 2 variabe bebas yang masing-masing mempunyai dua macam, yaitu untuk bentuk soa terdiri dari soa uraian dan soa piihan jamak, sedangkan gaya kognitif terdiri dari gaya kognitif fied dependent dan fied independent. Peneitian ini akan menggunakan perbandingan eksperimenta dengan menggunakan desain faktoria 2x2. Kegunaan dari desain faktoria 2x2 untuk mengetahui : () Interaksi antara bentuk soa dan gaya kognitif terhadap prestasi beajar, (2) Pencapaian prestasi beajar
43 antara siswa yang diberikan soa daam bentuk uraian dan siswa yang diberikan soa daam bentuk piihan jamak, (3) Pencapaian prestasi beajar antara siswa yang memiiki gaya kognitif fied independent dan fied dependent jika diberikan soa bentuk uraian, (4) Pencapaian prestasi beajar siswa yang memiiki gaya kognitif fied independent dan fied dependent jika diberikan tes daam bentuk piihan jamak, Tabe 3. Pembagian Keompok Perakuan Bentuk soa (A) Gaya Kognitif (B) Uraian (A) Piihan jamak (A2) Fied Independent (B) A B A2 B Fied Dependent (B2) A B2 A2 B2 Keterangan : ) A B : Keompok siswa yang diberi perakuan soa daam bentuk uraian pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied independent 2) A B2 : Keompok siswa siswa yang diberi perakuan soa daam bentuk uraian pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied dependent 3) A2 B : Keompok siswa yang diberi perakuan soa daam bentuk piihan jamak pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied independent 4) A2 B2 : Keompok siswa yang diberi perakuan soa daam bentuk piihan jamak pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied dependent
44 3.2. Tempat dan Waktu Peneitian Peneitian ini akan diakukan terhadap siswa keas VIII, MTs Negeri Gunungrejo Wayima, Kabupaten Pesawaran, pada Semester Ganji Tahun Peajaran 20/202 3.3. Popuasi dan Sampe Popuasi daam peneitian ini adaah seuruh siswa keas VIII di MTs Negeri Gunungrejo Wayima, tahun peajaran 20/202 dengan jumah siswa 04 siswa. Terdapat 4 rombongan beajar, yaitu keas VIII A = 26 siswa, VIII B = 28 siswa, VIII C = 26 siswa dan VIII D = 24 siswa. Pengambian sampe dengan menggunakan teknik purposive sampe, dengan menetapkan 2 keas sebagai sampe yaitu keas VIII A dan VIII B. Keas tersebut mempunyai kemampuan/karakteristik hampir sama dan diajar oeh guru yang sama. Untuk menentukan siswa yang memiiki gaya kognitif fied dependent dan gaya kognitif fied independent dengan memberikan angket tentang gaya kognitif pada 2 keas yaitu keas VIII A dan keas VIII B tersebut. Berdasarkan angket tersebut ditetapkan anggota keompok yang dianaisis fied dependent dan fied independent yang diambi dari masing-masing keas atau pengambian keompok 33,5% dari keompok atas 33,5% dari keompok bawah dari masing-masing keas. Jumah anggota sampe 54 siswa yang berasa dari keas VIII A dan keas VIII B. Tabe 3.2. Sebaran Sampe dan Keompok Eksperimen Gaya kognitif Bentuk Soa Keas VIII A (Uraian) Keas VIII B (Piihan Jamak) Jumah
45 Fied Dependent 9 siswa 9 siswa 8 siswa Fied Independent 9 siswa 9 siswa 8 siswa Jumah 8 siswa 8 siswa 36 siswa 3.4. Teknik Pengumpuan Data ) Menentukan keas eksperimen, yaitu keas terpiih VIIIA dengan diberikan perakuan pemberian soa uraian, diakukan 2 kai uangan harian. 2) Menentukan keas kontro yaitu keas terpiih VIII B dengan memberikan tes/soa piihan jamak, diakukan 2 kai uangan harian. 3) Menyebarkan angket pada keas VIII A dan keas VIII B, angket tentang gaya kognitif fied dependent dengan fied independent. 4) Menentukan jumah yaitu sebanyak 54 yang terdiri dari keas VIII A dan keasviii B. 5) Menentukan keas VIII C sebagai uji coba instrument.yaitu soa piihan jamak, soa uraian dan angket gaya kognitif. 3.5. Instrument Peneitian Instrument yang digunakan untuk mengumpukan data adaah :. Dengan tes/soa yang terdiri dari soa uraian IPS Keas VIII sebanyak 20 butir dan soa piihan jamak IPS Keas VIII sebanyak 60 butir soa. Pada pokok bahasan penyimpangam sosia dan keangkaan peaku- peaku kegiatan ekonomi dan pasar 2. Angket tentang gaya kognitif. Ketiga instrument akan diadakan ujicoba terebih dahuu.
46 3.5. Variabe Prestasi Beajar 3.5.. Definisi Konseptua Prestasi Beajar Prestasi beajar adaah kemampuan mengingat dan memecahkan masaah berdasarkan pengaaman dan ha-ha yang teah dipeajari sebeumnya. Semakin banyak pengaaman dan sesuatu yang dipeajari semakin banyak masaah yang dapat terpecahkan atau diseesaikan. Tinggi rendahnya prestasi beajar dipengaruhi oeh faktor intern yaitu faktor yang terdapat pada diri siswa dan faktor ekstern yaitu faktor diuar diri siswa. 3.5..2 Definisi Operasiona Prestasi Beajar Imu Pengetahuan Sosia Prestasi beajar Imu Pengetahuan Sosia adaah hasi yang diperoeh siswa dari kegiatan beajar, khususnya pada aspek kognitif, seteah mengerjakan soa-soa uraian maupun piihan jamak pada pokok bahasan penyimpangan sosia, keangkaan, peaku-peaku kegiatan ekonomi dan pasar. Soa uraian berjumah 30 butir soa dan masing-masing soa mempunyai skor paing tinggi 3. Kemudian untuk soa bentuk piihan jamak berjumah 60 butir soa dengan masing-masing skor apabia benar dan 0 apabia saah. Jumah peroehan skor akan ditranswer ke bentuk niai. 3.5.2 Variabe Bentuk Soa 3.5.2. Definisi Konseptua Bentuk Soa Uraian dan Piihan Jamak. Bentuk soa uraian adaah tes tertuis terdiri atas item pertanyaan yang mengandung permasaahan dan menuntut jawaban yang sifatnya penjabaran atas ide pengetahuan dan pengaaman.
47 Bentuk soa piian jamak terdiri atas pertanyaan yang beum engkap, yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah tertentu dan untuk meengkapinya harus memiih satu aternatif jawaban yang tersedia. Aternatif jawaban yang benar disebut kunci sedangkan aternatif jawaban yang saah disebut pengecoh. 3.5.2.2 Definisi Operasiona Bentuk Soa Uraian dan Piihan Jamak Bentuk soa uraian adaah soa yang diperoeh dari hasi pengembangan indikator pencapaian kompetensi ke soa uraian yang terdiri dari pertanyaanpertanyaan yang memerukan jawaban siswa sesuai dengan kemampuan dan pengaaman yang dimiiki siswa seteah mengikuti proses pembeajaran mata peajaran Imu Pengetahuan Sosia. Bentuk soa piihan jamak adaah soa yang diperoeh dari hasi pengembangan indikator pencapaian kompetensi ke soa piihan jamak yang terdiri dari pernyataan pernyataan yang beum engkap. Siswa akan meengkapi soa dari kemampuan dan pengaaman seteah mengikuti proses pembeajaran pada mata peajaran Imu Pengetahuan Sosia. Masing-masing soa mempunyai jawaban 4 aternatif (a, b, c, d) dan setiap jawaban benar mempunyai bobot. Jumah soa untuk masing-masing standar kompetensi 30 butir soa dan jumah skor 30, kemudian dari jumah skor akan ditransfer kebentuk niai. Operasiona penggunaan bentuk soa uraian dan piihan jamak sebagai berikut: Seteah proses pembeajaran dengan metode diskusi seesai, seanjutnya:. Memberikan soa uraian pada siswa keas VA. 2. Memberikan soa piihan jamak pada keas VB 3. Menghitung skor yang diperoeh siswa untuk masing-masing keas. 4. Mentransfer skor ke bentuk niai.
48 3.5.3 Variabe Gaya kognitif 3.5.3 Definisi Konseptua Gaya Kognitif Gaya kognitif merupakan cara konsisten yang diakukan siswa daam memperoah informasi, cara mengingat dan berfikir untuk memecahkan masaah. Gaya kognitif yang akan digunakan yaitu gaya kognitif fied independent dan fied dependent. 3.5.3.2 Definisi operasiona Gaya kognitif Gaya kognitif adaah hasi kecenderungan siswa daam mengerjakan angket yang teah disusun penuis, dengan tujuan untuk mengetahui masing- masing karakteristik siswa yang dibedakan menjadi dua macam, yaitu fied independent dan fied dependent. Langkahangkah operasiona untuk mendapatkan informasi tentang gaya kognitif adaah sebagai berikut:. Memberikan angket pada keas VA dan keas VB 2. Menghitung skor angket masing-masing keas. 3. Menentukan jumah sampe untuk keperuan anaisis. 3.6 Kisi-Kisi Instrumen Kisi-kisi instrumen terdiri dari bentuk soa uraian, piihan jamak dan angket gaya kognitif, masing-masing terihat daam tabe berikut :
49 Tabe 3.3. Kisi-Kisi Bentuk Soa Uraian No Sandar K./ Kompetensi D. dan Materi Ranah C C2 C3 Jumah Soa A. Penyimpangan Sosia. Penyakit sosia akibat penyimpangan sosia. Pengertian penyimpangan sosia 2. Jenis penyimpangan sosia 2 3 3. Faktor-faktor penyebab penyimpangan sosia 2 3 4. Bentuk-bentuk penyimpangan sosia 2. Upaya Pencegahan penyimpangan Sosia. Lingkungan keuarga 2. Lingkungan masyarakat Uji Kompetensi I 4 2 4 0 Tabe 3.3. Kisi-Kisi Bentuk Soa Uraian (Lanjutan) No Sandar K./ Kompetensi D. dan Materi Ranah C C2 C3 Jumah Soa B. Keangkaan peaku kegiatan ekonomi, pasar. Keangkaan. Aat pemuas kebutuhan 2 3 2. Pengertian keangkaan 3. Skaa prioritas kebutuhan 2. Peaku kegiatan ekonomi Peaku kegiatan ekonomi 2. Lingkungan masyarakat 3. Pasar
50. Pengertian pasar 2. Jenis jenis pasar 3. Kedudukan pasar bagi kegiatan ekonomi Uji Kompetensi I 2 4 4 0 Tabe 3.4. Kisi-kisi Bentuk Soa Piihan Jamak No Standar K./ Kompetensi D. dan Materi Ranah C C2 C3 Jumah Soa A Penyimpangan Sosia Penyakit sosia akibat penyimpangan sosia. Pengertian penyimpangan sosia 2 2. Jenis-jenis penyimpangan sosia 3 3 3 9 3. Faktor-faktor penyebab penyimpangan sosia 2 3 2 7 4. Bentuk-bentuk penyimpangan sosia 2 4 2 Upaya pencegahan Penyimpangan Sosia 2 4. Lingkungan Keuarga 2 4 2. Lingkungan Masyarakat Uji Kompetensi I 0 0 0 30
5 Tabe 3.4. Kisi-kisi bentuk soa piihan jamak (Lanjutan) No Standar K./ Kompetensi D. dan Materi Ranah C C2 C3 Jumah Soa B. Keangkaan, Peaku-peaku Kegiatan Ekonomi, pasar. Keangkaan. Aat pemuas kebutuhan 4 4 3 2. Pengertian Keangkaan 2 3. Skaa prioritas kebutuhan 2 2. Peaku-peaku kegiatan ekonomi. Peaku-peaku kegiatan ekonomi 2. Mode perekonomian dua sektor 3 2 3 8 3 Pasar. Pegertian pasar 2. Jenis-jenis pasar 3. Kedudukan pasar bagi kegiatan 2 4 ekonomi Uji kompetensi II 0 0 0 30
52 Tabe 3.5. Kisi-Kisi Gaya Kognitif No. Pertanyaan / jenis gaya No Karakteristik kognitif Jumah F. dependent F. Independent Dep Ind Σ Tingkat ketergantungan 3 2, 2 3 daam menyeesaiakan masaah 2 Hubungan sosia 4 5 2 3 Kerjasama/ keompok 6 7 8 9 0 2 3 5 4 Tingkat kepatuhan kepada 2 2 orang ain 5 Tingkat keberanian daam 3 4 5 2 3 mengemukakan pendapat 6. Tingkat kepekaan terhadap 8 9 6 7 20 2 3 5 kritik 7. Peru tidaknya petunjuk 2 23 22 2 3 daam memahami sesuatu 8. Tingkat pemahaman, materi 24 26 25 2 3 peajaran atau informasi 9. Inisiatif daam mengatasi diri 28 30 3 27 29 3 2 5 0 Penting tidaknya dukungan 32 33 34 2 3 orang ain Kecenderungan daam 36 35 37 38 3 4 menyukai mata peajaran 2 Peru tidaknya motivasi 39 40 42 4 3 4 daam beajar Jumah 2 2 42
53 3.7 Kaibrasi Intrumen 3.7. Uji vaiditas Instrumen Uji aiditas tes untuk mengetahui bahwa tes yang digunakan daam peneitian sudah memenuhi kriteria, maka tes tersebut harus diujcobakan terebih dahuu kepada siswa yang kemampuannya hampir sama dengan siswa yang akan diberikan perakuan. Vaiditas suatu aat ukur menunjukkan sejauh mana aat ukur tersebut mengukur sesuatu ha yang sedang diukur. Tes dikatakan memiiki vaiditas yang baik apabia mengukur tujuan tertentu sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang akan diukur sesuai dengan materi peajaran yang diberikan kepada siswa. 3.7.. Hasi Uji Faiditas Instrumen Soa Uraian Pokok Bahasan Penyimpangan Sosia Kriteria Pengujian Jika r hitung > r tabe atau sig. <0,05, maka instrumen yang bersangkutan dapat dikatakan vaid. Sebaiknya jika r hitung < r tabe atau sig. > 0,05 maka instrumen yang bersangkutan tidak vaid. Dengan dk=26 dan α 0,05 serta r tabe 0,388. Dari rekapituasi hasi pengujian vaiditas dari soa 3 soa ada 0 soa yang vaid dan 3 soa yang tidak vaid, yaitu soa nomor 2,,3. 3.7..2 Hasi Uji Vaiditas Instrumen Soa Uraian Pokok Bahasan Keangkaan, Peaku Kegiatan Ekonomo, Pasar. Kriteria Pengujian Jika r hitung > r tabe atau sig.< 0,05 maka instrumen yang bersangkutan dapat dikatakan vaid. Sebaiknya jika r hitung < r tabe atau sig. > 0,05
54 maka innstrumen yang bersangkutan tidak vaid. Dengan dk=26 dan α 0,05 dan r tabe 0,388. Dari tabe rekapituasi hasi pengijian vaiditas dari 3 soa terdapat 0 soa vaid dan 3 soa tidak vaid, yaitu soa nomor 0, 2, 3. 3.7..3 Hasi Uji Vaiditas Instrumen Soa Piihan Jamak Pokok Bahasan Penyimpangan Sosia Kriteria pengujian Jika r hitung > r tabe atau sig.< 0,05, maka instrumen yang bersangkutan dinyatkan vaid. Sebaiknya jika r hitung < r tabe atau sig. > 0,05 maka instrumen yang bersangkutan dinyatakan tidak vaid. Dari hasi uji vaiditas diperoeh bahwa dari 33 soa ada 30 soa yang vaid dan 3 soa yang tidak vaid. yaitu soa nomor 26, 29 dan 33. 3.7..4 Hasi Uji Vaiditas Instrumen Soa Piihan Jamak Pokok Bahasan Keangkaan Peaku Kegiatan Ekonomi, Pasar Kriteria Pengujian Jika r hitung > r tabe atau sig < 0,05 maka instrumen yang bersangkutan dapat dinyatakan vaid, sebaiknya jika r hitung < r tabe atau sig. > 0,05 maka instrumen dapat dinyatakan tidak vaid. Dari hasi uji vaiditas menunjukkan bahwa dari 32 soa terdapat dua soa yang tidak vaid yaitu soa nomor 20 dan nomor 32. 3.7..5 Hasi Uji Vaiditas Angket Gaya Kognitif Kriteria Pengujian Jika r hitung > r tabe atau sig. < 0,05, maka instrumen yang bersangkutan dinyatakan vaid, sebaiknya jika r hitung < r tabe atau sig.> 0,05 maka instrumen yang bersangkutan tidak vaid. dari hasi uji
55 vaiditas angket gaya beajar yang terdiri dari 45 butir pernyataan, terdapat 42 vaid dan 3 tidak vaid, yaitu nomor 6, 24,42 3.7.2 Uji Reiabiitas Instrumen Reiabiitas adaah aat ukur untuk mengukur ketepatan atau keajegan dari instrumen. Uji reiabiitas untuk mengetahui sejauh mana aat ukur dapat mengukur subyek yang sama daam waktu yang berbeda tetapi dapat menunjukkan hasi yang hampir sama. Suatu aat ukur dapat dikatakan reiabe apabia mempunyai ketepata atau keajegan yang dapat dipercaya. 3.7.2. Uji reiabiitas Soa Uraian Uji reiabiitas untuk soa uraian pokok bahasan penyimpangan sosia menggunakan rumus Apha. Kritera: Jika r hitung > r tabe maka insrumen dapat dikatakan reiabe. Hasi perhitungan uji reiabiitas sebagai berikut: Tabe 3.6 Hasi uji Reiabiitas Soa Uraian Pokok bahasan penyimpangan Sosia Cronbach s Apha N of Items.95 0 Dari hasi anaisis diperoeh: koefisien r hitung sebesar 0,95 dan r tabe 0,576 dengan demikian maka instrumen soa uraian pada pokok bahasan Penyimpangan sosia tingkat reiabiitas sangat tinggi.
56 Tabe 3.7 Hasi Uji Reiabiitas Soa Uraian Pokok Bahasan Keangkaan, Peaku-peaku Kegiatan Ekonomi, Pasar Cronbach s Apha N of Items.99 0 Dari hasi anaisis diperoeh koefisien r hitung sebesar 0,99 dan r tabe 0,576 dengan demikian r hitung > r tabe atau 0,99 >0,576 maka instrumen soa uraian pokok bahasan keangkaan, peaku-peaku kegiatan ekonomi, pasar, mempunyi tingkat reiabiitas sangat tinggi. 3.7.2.2 Uji Reiabiitas Soa Piihan Jamak Uji Reiabiitas soa piihan jamak menggunakan rumus apha, untuk mengetahui tinggi rendahnya tingkat reiabiitas tes yang digunakan daam peneitian. Tabe 3.8 Hasi Uji Reiabiitas Instrumen Soa Piihan Jamak Pokok Bahasan Penyimpangan Sosia Cronbach s Apha N of Items.89 30 Dari Hasi anaisis diperoeh: koefisien r hitung sebesar 0,89 dan r tabe = 0,349 dengan demikian r hitung > r tabe atau 0,89 > 0,349 maka instrumen soa piihan jamak reiabiitasnya sangat tinggi.
57 Tabe 3.9 Hasi Uji Reiabiitas Instrumen Soa Piihan Jamak Pokok Bahasan Keangkaan, Peaku-peaku Kegiatan Ekonomi, Pasar Cronbach s Apha N of Items.897 30 Dari Hasi Anaisis diperoeh: koefisien r hitung sebesar 0,897 da r tabe 0,349 dengan demikian r hitung > r tabe atau 0,897 > 0,349 maka instrumen soa piihan jamak pokok bahasan keangkaan, peaku-peaku kegiatan ekonomi, pasar. Mempunyai reiabiitas sangat tinggi. 3.7.2.3 Uji Reiabiitas instrumen Angket Gaya Kognitif Untuk mengetahui tinggi rendahnya tingkat reiabiitas instrumen, daam ha ini hasi uji reiabiitas instrumen angket tampak sebagai berikut: Tabe 3.0 Hasi Uji Reiabiitas Instrumen Angket Gaya Kognitif Cronbach s Apha N of Items.945 42 Dari hasi anaisis diperoeh: koefisien r hitung sebesar 0,945 dan r tabe 0,297 dengan demikian r hitung > r tabe atau 0,945 > 0,297 maka instrumen tersebut tingkat reiabiitasnya sangat tinggi. Untuk mengetahui apakah tingkat reiabiitasnya tinggi atau rendah dapat membandingkan tabe kriteri penafsiran mengenai indeks koreasi sebagai barikut:
58 Tabe 3. Interpretasi Reiabiitas Instrumen Besarnya Niai r Kriteria 0,800,00 0,600 0,799 0,400 0,599 0,200 0,399 0,000 0,,99 Sangat tinggi Tinggi Sedang /Cukup Rendah Sangat Rendah Sumber : Sugiono, 2005 3.8 Teknik anaisis data Dari hasi pengumpuan data dianaisis secara bertahap sesuai dengan tujuan peneitian masing-masing. Pengoahan data mentah dengan bantuan komputer menggunakan program SPSS (Statistica Package for the Socia Sciences), kemudian untuk pengujian hipotesis dengan menggunakan teknik anaisis varian (Anova) dua jaur. 3.8. Deskripsi Data. Memberikan soa uraian pada siswa keas VIIIA dua kai 2. Memberikan soa piihan jamak pada siswa keas VIII B dua kai 3. Memberikan angket gaya kognitif pada siswa keas VIII A dan keas VIII B 4. Menghitung skor mentah : a. Rekap hasi uangan I & II rata-rata (soa uraian) A B b. Rekap hasi uangan I & II rata-rata (soa uraian) A B2 c. Rekap hasi uangan I & II rata-rata (soa piihan jamak) A2 B d. Rekap hasi uangan I & II rata-rata (soa piihan jamak) A2 B2 5. Daam anaisis menentukan pengeompokan siswa yang mempunyai gaya kognitif fied independent dengan gaya kognitif fied dependent.
59 3.8.2 Uji Prasyarat Anaisis Data yang harus dipenuhi daam peniitian ini yaitu data harus berdistribusi norma dan harus homogen. Keduanya merupakan syarat untuk menguji hipotesis menggunakan Anova dua jaur. Maka angkah yang harus ditempuh harus mengadakan uji normaias dan uji homogenitas data. 3.8.2. Uji Normaitas Pengujian normaitas diakukan untuk mengetahui berdistribusi norma atau Tidaknya sampe daam peneitian. Pengujian daam peneitian ini menggunakan One-Sampe Komogorov-Smirnov Test. Hasi pengujian diperoeh sebagai berikut: Tabe 3.2 Hasi Uji Normaitas Data One-Sampe Komogorov-Smirnov Test URAIAN_ INDEPENDENT URAIAN_ DEPENDENT PILIHAN_ JAMAK_ INDEPENDENT PILIHAN_ JAMAK_ DEPENDENT N 9 9 9 9 Norma Parameters a,,b Mean 76.0000 63.0000 59.3889 69.2778 Std. Deviation 5.4339 5.56776 6.00405 5.9295 Most Extreme Differences Absoute.265.67.20.205 Positive.265.67.20.205 Negative -.35 -.67 -.7 -.80 Komogorov-Smirnov Z.796.500.63.66 Asymp. Sig. (2-taied).55.964.82.843 a. Test distribution is Norma. b. Cacuated from data.
60 3.8.2.. Keompok Bentuk Soa Uraian Data pada tabe di atas menunjukkan bahwa prestasi beajar bentuk soa uraian pada siswa yang mempumyai gaya kognitif fied independent diperoeh niai sig. Komogorov-Smirnov Test 0,55, sehingga 0,55 > 0,05. Kemudian pada soa uraian yang diberikan kepada siswa yang memiiki gaya kognitif fied dependent diperoeh niai 0,964, sehingga 0,964 > 0,05. dengan demikian dapat dekatakan berdistribusi norma. Jika digambarkan daam grafik sebaran tampak data membetuk garis urus tampak pada gambar 3. dan 3.2 Gambar 3. Pot Curva Normaity Soa Uraian pada Gaya Kognitif Fied Independent
6 Gambar 3.2 Pot Curva Normaity Soa Uraian pada Gaya Kognitif Fied Dependent Dari Gambar 3. dan 3.2 di atas menunjukkan bahwa data prestasi beajar keompok gaya kognitif fied independent dengan keompok gaya kognitif fied dependent berdistribusi norma. 3.8.2..2 Keompok Bentuk Soa Piihan Jamak Data prestasi siswa yang menggunakan soa piihan jamak pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied independent diperoeh niai Sig. komogorov-smirnov yaitu 0.82, sedangkan soa piihan jamak yang diberkan pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied dependent diperoeh niai Sig.Komogorov-Smirnov yaitu 0,843. Dengan demikian 0,82 > 0,05 dan 0,843 > 0,05. Kriteria uji adaah toak Ho apabia niai Asyimp. Sig. (2-taied) < 0,05 berarti distribusi sampe tidak norma. Terima Ho apabia niai Asyimp.Sig. (2-taied) > 0,05. Dari hasi perhitungan maka data bentuk soa piihan jamak adaah berdistribusi norma. Jika digambarkan daam grafik sebaran data berbentuk garis urus seperti tampak pada gambar 3.3 dan 3.4 sebagai berikut:
62 Gambar 3.3 Pot Curva Normaity Soa Piihan Jamak pada Gaya Kognitif Fied Independent Gambar 3.4 Pot Curva Normaity Soa Piihan Jamak pada Gaya Kognitif Fied Dependent Berdasarkan gambar di atas menunjukkan bahwa data prestasi beajar pada soa piihan jamak pada siswa yang memiiki gaya kognitif fied independent dan siswa yang memiiki gaya kognitif fied dependent berdistribusi norma.
63 3.8.2.2 Uji Homogenitas Uji homogenitas untuk mengetahui apakah sampe peneitian yang digunakan berasa dari popuasi yang sama (homogen) atau tidak. Kriteria toak Ho jika niai Sig. < 0,05 dn terima Ho jika niai Sig. > 0,05. Tabe 3.3 Hasi Uji homogenitas Data Independent Sampes Test Levene's Test for Equaity of Variances Equa variances assumed prestasi F.077 Sig..783 Equa variances not assumed Uji Homogenitas digunakan untuk mengetahui taraf signifikansi data. Apabia sig. < 0,05, maka data tidak homogen. Sebaiknya apabia sig. > 0,05, maka data tersebut homogen atau sama. Data hasi perhitungan pada tabe diatas menunjukkan bahwa pada evene s test diperoeh 0,077 dengan probabiitas sig. > 0,05 atau 0,783 > 0,05. Tabe 3.4 Uji Homogenitas Soa Uraian dan Soa Piihan Jamak pada Siswa yang Mempunyai Gaya Gognitif Fied Indevendent Independent Sampes Test Levene's Test for Equaity of Variances Equa variances assumed Independent F.42 Sig..7 Equa variances not assumed Data diatas menunjukan bahwa pada evenes test, diperoeh 0,42 dengan niai Probabiitas 0,07 atau 0,7 > 0,05 berarti data peneitian soa uraian dan soa piihan jamak pada gaya kognitif fied indevendent adaah homogen.
64 Tabe 3.5 Uji Homogenitas Soa Uraian dan Soa Piihan Jamak pada Siswa yang Mempunyai Gaya Gognitif Fied Devendent Dependent Sampes Test Levene's Test for Equaity of Variances Equa variances assumed Dependent F.423 Sig..524 Equa variances not assumed Data diatas menunjukan bahwa pada evenes s test diperoeh 0,423 dengan probabiitas 0,524 atau 0,524 > 0,05, berarti data peneitian soa uraian dan piihan jamak pada siswa yang mempunyai gaya kognitif fied dependent homogen. Dari perhitungan pada tabe di atas bahwa pada soa uraian dan soa piihan jamak yang diberikan kepada siswa yang mempunyai gaya kognitif fied independent dan fied dependent pada Levene s Test diperoeh 0,87 dengan niai probabiitas sig. > 0,05 atau 0,87 > 0,05. dengan demikian data berasa dari popuasi yang homogen.