Meminimalkan Konflik dalam PHK
Definisi PHK Unsur Unsur Dalam PHK : 1. Merupakan pengakhiran hubungan kerja 2. Disebabkan suatu hal tertentu 3. Mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja/buruh dan pengusaha (Pasal 1, angka 25 UU No 13 Tahun 2003). Komunitas HR Indonesia 2
Agar PHK tidak ada Konflik Perundingan Karyawan Pengusaha (Bipartit) 1. Persiapkan teknik negosiasi yang baik agar perundingan efektif. 2. Harus ada semangat win - win solution,, yaitu PHK dapat diterima karyawan dan tidak memberatkan perusahaan. 3. Spirit win-win solution; Karyawan sebagai pihak yang berjasa bagi perusahaan. Tidak ada niat PHK, tetapi karena ada sebab yang tidak dapat dihindarkan indarkan terpaksa dilakukan PHK. Awalnya baik, akhirnya juga baik. Mulai bekerja dengan baik, berakhirnya kerja juga harus baik. 4. Catat dan dokumentasikan segala hasil perundingan pada tahap bipartit, setelah ditandatangani pihak terkait. Komunitas HR Indonesia 3
Agar PHK tidak ada Konflik Perundingan Karyawan Pengusaha - Pemerintah (Tripartit) Selain persiapan negosiasi diatas, pada tahap ini harus menganggap ap bahwa pihak pemerintah sebagai partner dalam menyelesaikan masalah PHK. Diharapkan PHK dapat dilakukan dan diterima pada tingkat tripartit. it. Catat dan dokumentasikan segala hasil perundingan pada tahap tripartit, setelah ditandatangani pihak terkait. Komunitas HR Indonesia 4
Agar PHK tidak ada Konflik Proses pengadilan hubungan industrial Pertimbangkan secara matang biaya, energi, dan konsentrasi untuk menempuh jalur pengadilan. Proses ini butuh waktu cukup lama dan biaya yang tidak kecil. Konsultasikan kepada lembaga / konsultan hukum yang dapat dipercaya sebelum memasuki jalur pengadilan. Jika tetap memasuki jalur pengadilan, persiapkan segala alasan dan d bukti hukum yang diperlukan agar pengadilan menerima alasan PHK. Ada kemungkinan damai pada awal pengadilan (sidang pertama). Komunitas HR Indonesia 5
Alasan PHK dan Kompensasi Indeks Kompensasi No Katagori Sebab / Alasan PHK UP UPMK UPH UPsh 1 Perusahaan tutup karena rugi 2 (dua) tahun berturut-turut dan dibuktikan dengan laporan akuntan publik atau force majeur; 1 1 1 2 Perusahaan tutup bukan karena rugi, melakukan efisiensi; 2 1 1 3 Karena Kinerja atau Kepemilikan Perusahaan Perubahan status pengabungan / peleburan / perubahan kepemilikan tetapi karyawan tidak bersedia bekerja; 1 1 1 4 5 Perusahaan Pailit (ada putusan pengadilan bahwa perusahaan pailit). 1 1 1 Perubahan status / pengabungan / peleburan - pengusaha tidak menghendaki karyawan bekerja. 1 1 1 Komunitas HR Indonesia 6
Alasan PHK dan Kompensasi Indeks Kompensasi No Katagori Sebab / Alasan PHK UP UPM K UPH UPs h 6 Adanya putusan hakim yang final yang menyatakan karyawan telah melakukan kesalahan / pelanggaran berat. 1 1 7 8 9 Ada Unsur Kesalahan Pekerja atau Pengusaha Melakukan kesalahan sebagaimana diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama, setelah diberikan surat peringatan I, II dan III. Karyawan melakukan kejahatan dan ditahan oleh pihak yang berwajib melebihi 6 (enam) bulan. Karyawan tidak masuk kerja selama 5 hari atau lebih berturut-turut tanpa keterangan yang dibenarkan, dan telah dipanggil secara tertulis dan patut 2 kali = mengundurkan diri. 1 1 1 1 1 1 1 10 Karyawan mengajukan PHK karena pengusaha terbukti melakukan pelanggaran atas ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. 2 1 1 Komunitas HR Indonesia 7
Alasan PHK dan Kompensasi No Katagori Sebab / Alasan PHK UP Indeks Kompensasi UPMK UPH UPsh 11 Karyawan memasuki usia pensiun; 2 1 1 12 Karena Alasan yang Tidak Dapat Karyawan Meninggal dunia. Karyawan sakit berkepanjangan dan / cacat 2 1 1 13 Dihindarkan karena kecelakaan kerja dan tidak dapat melakukan pekerjaannya setelah melampui 2 2 1 batas 12 bulan; 14 15 16 17 Lain - Lain Tanpa Kompensasi Karyawan mengundurkan diri secara baik atas kemauan sendiri. Sebab-sebab atau kondisi lain sebagaimana diatur dalam perjanjian kerja dan/atau peraturan perusahaan. Karyawan tidak lulus masa percobaan, yang harus dipersyaratkan secara tertulis. Berakhirnya Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. 1 1 Sesuai ketentuan dalam m perjanjian kerja dan / atau peraturan perusahaan dan / atau perjanjian kerja bersama. Tanpa Kompensasi Dalam Bentuk Apapun. Komunitas HR Indonesia 8
Lain Lain Atur dalam PERATURAN PERUSAHAAN, PK, PKB bahwa PHK bisa dilaksanakan dengan alasan adanya kesepakatan tertulis antara pekerja dan pengusaha (Perjanjian Pengakhiran Hubungan Kerja). Bisa juga dicantumkan dalam PKWT & PKWTT. Karena Undang Undang pengusaha harus mengatur Uang Pisah (UPsh) dalam PP atau PKB. Uang Pisah hanya untuk karyawan yang dalam bekerjan kerjanya, tidak mewakili kepentingan pengusaha. Uang pisah untuk PHK karena karyawan mengundurkan diri, mangkir 5 (lima) hari berturut-turut turut,, dan terbukti melakukan pelanggaran berat,, perlu dibedakan. Komunitas HR Indonesia 9
Terimakasih.. Kritik dan saran, atau jika ada studi kasus yang akan didiskusikan, silakan sampaikan ke : swacipta_consulting@yahoo.com atau; bang_im76@yahoo.com Komunitas HR Indonesia 10