LAPORAN KEUANGAN (UN AUDITED)

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN

V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

BAGIAN ANGGARAN 089 NOMOR : LAP-323/IP/3/2016 TANGGAL : 21 APRIL 2016 JALAN PRAMUKA, NOMOR 33 JAKARTA TIMUR

LAPORAN KEUANGAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI BANTEN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 TAHUN ANGGARAN

LAPORAN KEUANGAN (AUDITED)

Laporan Keuangan Pusat Informasi Pengawasan BPKP Tahun 2016 (Audited) DAFTAR ISI. Halaman

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016

LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 (AUDITED)

PENGADILAN AGAMA MASAMBA LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2015

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

KATA PENGANTAR. Jakarta, 6 April Kepala Perwakilan, Arief Tri Hardiyanto NIP

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Asahan Km. 3,5 Pematangsiantar

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga

PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jalan Masjid Agung No. 25 Sungguminasa

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2015

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2016

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jln. R.A. Kartini No. 18/23

Pernyataan Tanggung Jawab Pimpinan. CaLK SIMAK BMN. Persediaan PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA GIRI MENANG. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2014 JL. SOEKARNO-HATTA NO.2, GERUNG

LAPORAN KEUANGAN (01)

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Putri Tujuh. Telp. Dumai Riau Fax.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 September Tahun Jl. Putri Tujuh

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Putri Tujuh. Telp. Dumai Riau Fax.

LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jln. R.A. Kartini No. 18/23

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PURWOREJO. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jalan Pahlawan. Purworejo - Jawa Tengah

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Letnan Jendral Suprapto

KEJAKSAAN NEGERI DHARMASRAYA

PENGADILAN AGAMA BANGLI

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PINRANG. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Bintang. Pinrang Jl. Bintang - Sulawesi Selatan 91212

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong

PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN (04)

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANG. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 UAPPA-W NUSA TENGGARA TIMUR

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015

DEWAN KETAHANAN NASIONAL. LAPORAN KEUANGAN (Audited) Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2015

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. SALAK III NO. 38

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jalan Masjid Agung No.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A

LAPORAN KEUANGAN TA 2017 (audited) PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

KATA PENGANTAR. Jakarta, 28 April 2017 Kepala, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain NIP

Laporan Keuangan Semester I Tahun 2017 Perwakilan BPKP Provinsi Riau (Unaudited)

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.

LAPORAN KEUANGAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN TAHUN. (Audited) PPATK PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. SALAK III NO. 38

PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. K.H. Mas Mansyur/Awaluddin II/2, Tanah Abang

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016

Badan Pengawas Obat dan Makanan

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau

III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel.

Badan Pengawas Obat dan Makanan

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA POLEWALI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Budi utomo No. 23

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana sampai dengan 31 Desember 2016.

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015

III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No. 14A

BAGIAN ANGGARAN 022 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SEMESTER I TAHUN ANGGARAN Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat 10110

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah TA 2015 (Unaudited) Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Lampiran

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

BPS KOTA TOMOHON. Laporan Keuangan. Untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016

LAPORAN KEUANGAN (04)

RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016

AUDITED LAPORAN KEUANGAN

Transkripsi:

89.1.4.689266.KD LAPORAN KEUANGAN (UN AUDITED) PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 TAHUN ANGGARAN 215 NOMOR TANGGAL LKE- 14/PW2/1/216 25 JANUARI 216

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2 tentang Keuangan Negara, Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran/Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan menyampaikan laporan keuangan Kementerian Negara/Lembaga yang dipimpinnya. Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat adalah salah satu entitas akuntansi di bawah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan yang berkewajiban menyelenggarakan akuntansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan menyusun laporan keuangan berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Penyusunan Laporan Keuangan BPKP mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, dan berdasarkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Laporan Keuangan ini telah disusun dan disajikan dengan basis akrual sehingga menyajikan informasi keuangan yang transparan, akurat dan akuntabel. Laporan Keuangan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada para pemakai laporan khususnya sebagai sarana untuk meningkatkan akuntabilitas / pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan keuangan negara pada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat. Di samping itu, laporan keuangan ini juga dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada manajemen dalam pengambilan keputusan dalam usaha untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Mamuju, 25 Januari 216 Kepala Perwakilan, Wasis Prabowo NIP 196511 1987 1 1 Kata Pengantar - i -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar i Daftar Isi ii Daftar Tabel iii Daftar Lampiran iv Pernyataan Tanggung Jawab v Ringkasan Laporan Keuangan 1 I. Laporan Realisasi Anggaran II. Neraca 4 III. Laporan Operasional 5 IV. Laporan Perubahan Ekuitas 6 V. Catatan atas Laporan Keuangan 7 A. Penjelasan Umum 7 A.1. Profil dan Kebijakan Teknis 7 A.2. Implementasi Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual Tahun 215 8 A.. Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan 9 A.4. Basis Akuntansi 9 A.5. Dasar Pengukuran 1 A.6. Kebijakan Akuntansi 1 B. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Realisasi Anggaran 18 B.1. Pendapatan Negara dan Hibah 18 B.2. Belanja Negara 19 C. Penjelasan atas Pos-pos Neraca 24 C.1. Aset Lancar 24 C.2. Aset Tetap 26 C.. Kewajiban Jangka Pendek 1 C.4. Ekuitas 2 D. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Operasional 4 D.1. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional 4 D.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Lainnya 8 E. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Perubahan Ekuitas 4 E.1. Ekuitas Awal 4 E.2. Surplus/(Defisit) LO 4 E.. Penyesuaian Nilai Tahun Berjalan 4 E.4. Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan Akuntansi / Kesalahan Mendasar 41 E.5. Transaksi Antar Entitas 41 E.6. Ekuitas Akhir 42 F. Informasi Penting Lainnya 4 F.1. Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK 4 F.2. Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja 4 Daftar Isi - ii -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 Rincian Estimasi dan Realisasi PNBP TA 215 18 Tabel 2 Perbandingan Realisasi PNBP TA 215 dan 214 19 Tabel Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Menurut Program TA 215 19 Tabel 4 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja TA 215 2 Tabel 5 Perbandingan Realisasi Belanja TA 215 dan 214 21 Tabel 6 Perbandingan Realisasi Belanja Pegawai TA 215 dan 214 21 Tabel 7 Perbandingan Realisasi Belanja Barang TA 215 dan 214 22 Tabel 8 Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 215 dan 214 2 Tabel 9 Rincian Aset Lancar per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 24 Tabel 1 Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 Tabel 11 Rincian Belanja Dibayar di Muka (prepaid) per 1 Desember 215 25 Tabel 12 Rincian Persediaan per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 26 Tabel 1 Rincian Aset Tetap per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 26 Tabel 14 Rincian Tanah per 1 Desember 215 27 Tabel 15 Rincian Penambahan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 215 28 Tabel 16 Rincian Penambahan Gedung dan Bangunan per 1 Desember 215 29 Tabel 17 Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 215 1 Tabel 18 Rincian Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 Tabel 19 Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 215 2 Tabel 2 Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Tahun 215 dan 214 4 Tabel 21 Rincian Beban Operasional Tahun 215 dan 214 5 Tabel 22 Rincian Beban Pegawai Tahun 215 dan 214 6 Tabel 2 Rincian Beban Persediaan Tahun 215 dan 214 6 Tabel 24 Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 215 dan 214 7 Tabel 25 Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 215 dan 214 7 Tabel 26 Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 215 dan 214 8 Tabel 27 Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 215 dan 214 8 24 1 Daftar Tabel - iii -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) DAFTAR LAMPIRAN 1. Laporan Keuangan Pokok A. Neraca Percobaan B. Laporan Realisasi Anggaran C. Neraca D. Laporan Operasional E. Laporan Perubahan Ekuitas 2. Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah. Laporan Realisasi Pengembalian Pendapatan Negara dan Hibah 4. Laporan Realisasi Anggaran Belanja 5. Laporan Realisasi Pengembalian Belanja 6. Laporan Barang Pengguna - SIMAK BMN 7. Daftar Persediaan SIMAK BMN 8. Daftar Tindak Lanjut atas Temuan BPK 9. Formulir Memo Jurnal Penyesuaian Daftar Lampiran - iv -

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited ) PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 215 sebagaimana terlampir, adalah merupakan tanggung jawab kami. Laporan Keuangan tersebut telah disusun berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai dan isinya telah menyajikan informasi pelaksanaan anggaran dan posisi keuangan secara layak sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. Mamuju, 25 Januari 216 Kepala Perwakilan, Wasis Prabowo NIP 196511 1987 1 1 Pernyataan Tanggung Jawab - v -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), dan berdasarkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Laporan Keuangan ini meliputi 1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN Laporan Realisasi Anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya, yang mencakup unsur-unsur Pendapatan-LRA dan Belanja selama periode 1 Januari sampai dengan s.d. 1 Desember 215. Realisasi Pendapatan Negara sampai dengan Semester II TA 215 adalah berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak sebesar Rp26.859.299, atau mencapai, persen dari estimasi pendapatan sebesar Rp,. Realisasi Belanja Negara s.d. 1 Desember 215 adalah sebesar Rp15.86.944.42, atau mencapai 95,1 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp16.678.1., 2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214. Nilai Aset per 1 Desember 215 dicatat dan disajikan sebesar Rp4.542.469.752, yang terdiri atas Aset Lancar sebesar Rp67.17.48,, penyusutan) sebesar Rp4.175.2.44, Aset Tetap (netto setelah akumulasi Nilai Kewajiban dan Ekuitas masing-masing Rp11.474.117, dan Rp4.41.995.65,. LAPORAN OPERASIONAL Laporan Operasional menyajikan berbagai unsur pendapatan-lo, beban, surplus/defisit dari kegiatan operasional, surplus/defisit dari kegiatan non-operasional, dan surplus/defisit-lo, yang diperlukan untuk penyajian yang wajar. Pendapatan-LO untuk periode sampai dengan 1 Desember 215 adalah sebesar Rp4.265.649,, sedangkan jumlah Beban Operasional adalah sebesar Rp15.681.29.77, sehingga terdapat defisit dari Kegiatan Operasional senilai ( Rp15.676.76.428, ). Kegiatan Non Operasional terjadi Ringkasan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) surplus sebesar Rp22.59.65,, sehingga sampai dengan 1 Desember 215 Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat mengalami Defisit-LO sebesar (Rp15.54.169.778, ). 4. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Laporan Perubahan Ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ekuitas pada tanggal 1 Januari 215 adalah sebesar Rp4.546.48.91, dikurangi Defisit-LO sebesar (Rp15.54.169.778,), ditambah penyesuaian nilai aset sebesar Rp.88.285, kemudian dikurangi dengan koreksi-koreksi senilai (Rp19.28.6,) dan ditambah Transaksi Antar Entitas sebesar Rp15.54.84.74, sehingga Ekuitas pada tanggal 1 Desember 215 adalah senilai Rp4.41.995.65, 5. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Termasuk pula dalam CaLK adalah penyajian informasi yang diharuskan dan dianjurkan oleh Standar Akuntansi Pemerintahan serta pengungkapan pengungkapan lainnya yang diperlukan untuk penyajian yang wajar atas laporan keuangan. Dalam penyajian Laporan Realisasi Anggaran untuk periode yang berakhir sampai dengan tanggal 1 Desember 215 disusun dan disajikan berdasarkan basis kas. Sedangkan Neraca, Laporan Operasional, dan L aporan Perubahan Ekuitas untuk Tahun 215 disusun dan disajikan dengan basis akrual. Ringkasan - 2 -

LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN REALISASI ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 DAN 1 DESEMBER 214 (dalam Rupiah) TAHUN ANGGARAN 215 U R A I A N CATA- TAN ANGGARAN REALISASI % REALISASI THD TA 214 REALISASI ANGGARAN A. PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH B.1 Penerimaan Negara Bukan Pajak 26.859.299 21.48.642 Jumlah Pendapatan Negara & Hibah 26.859.299 21.48.642 B. BELANJA NEGARA B.2 Belanja Pegawai B.2.1 9.2.584. 8.284.86.798 91,84 6.181.259.714 Belanja Barang B.2.2 5.116.27. 5.71.42.271 99,12 2.96.8.82 Belanja Modal B.2. 2.541.24. 2.55.514.97 98,59 1.17.646.124 Jumlah Belanja Negara 16.678.1. 15.86.944.42 95,1 4.458.944.658 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Realisasi Anggaran- -

NERACA

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) II. N E R A C A PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT NERACA PER 1 DESEMBER 215 DAN 1 DESEMBER 214 (dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES 215 1 DES 214 ASET ASET LANCAR C.1 Kas di Bendahara Pengeluaran C.1.1 55.614.8 Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) C.1.2 46.69. 42.754.167 Persediaan C.1. 264.82.968 77.898.747 JUMLAH ASET LANCAR 67.17.48 12.652.914 ASET TETAP C.2 Tanah C.2.1 2.42.7.75 2.42.7.75 Peralatan dan Mesin C.2.2 6.22.14.285 4.277.799.12 Gedung dan Bangunan C.2. 4.52.5.91 4.291.79. Jalan, Irigasi dan Jaringan C.2.4 4.292.795.69 4.292.795.69 Konstruksi Dalam Pengerjaan C.2.5 Akumulasi Penyusutan C.2.6 (.912.681.91) (1.459.424.48) JUMLAH ASET TETAP 4.175.2.44 4.445.58.2 JUMLAH ASET 4.542.469.752 4.566.25.97 KEWAJIBAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEK C. Utang Kepada Pihak Ketiga C..1 75.859.77 19.752.546 Uang Muka dari KPPN C..2 55.614.8 JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK 11.474.117 19.752.546 JUMLAH KEWAJIBAN 11.474.117 19.752.546 EKUITAS C.4 Ekuitas Dana Lancar C.4.1 1.9.68 Ekuitas Dana Investasi C.4.2 4.445.58.2 Ekuitas C.4. 4.41.995.65 JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS DANA 4.542.469.752 4.566.25.97 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Neraca - 4 -

LAPORAN OPERASIONAL

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) III. LAPORAN OPERASIONAL PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN OPERASIONAL UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 DAN 214 (dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CAT. JUMLAH Kenaikan (Penurunan) 215 214 JUMLAH % KEGIATAN OPERASIONAL D.1 PENDAPATAN OPERASIONAL Pendapatan Negara Bukan Pajak D.1.1.1 4.265.649 4.265.649, D.1.1 Jumlah Pendapatan Operasional (D.1.1.1) D.1.1 4.265.649 4.265.649, BEBAN OPERASIONAL D.1.2 Beban Pegawai D.1.2.1 8.9.71.178 8.9.71.178, Beban Persediaan D.1.2.2 178.899.575 178.899.575, Beban Barang dan Jasa D.1.2. 1.2.857.891 1.2.857.891, Beban Pemeliharaan D.1.2.4 58.16.9 58.16.9, Beban Perjalanan Dinas D.1.2.5 2.964.71.454 2.964.71.454, Beban Penyusutan dan Amortisasi D.1.2.6 2.456.482.586 2.456.482.586, Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih D.1.2.7, Jumlah Beban Operasional (D.1.2.1 s.d. D.1.2.7) D.1.2 15.681.29.77 15.681.29.77, Surplus / (Defisit) dari Kegiatan Operasional (D.1.1 D.1.2) KEGIATAN NON OPERASIONAL D.2 D.1 (15.676.76.428) (15.676.76.428), SURPLUS / (DEFISIT) DARI PELEPASAN ASET NON LANCAR D.2.1 Pendapatan Pelepasan Aset Non Lancar D.2.1.1 Beban Pelepasan Aset Non Lancar D.2.1.2, Jumlah Surplus / (Defisit) dari Pelapsan Aset Non Lancar (D.2.1.1 D.2.1.2) D.2.1, SURPLUS / (DEFISIT) DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL LAINNYA D.2.2. Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya D.2.2.1 22.59.65 22.59.65, Beban dari Kegiatan Non Operasional Lainnya - - Jumlah Surplus / (Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Lainnya (D.2.2.1) D.2.2 22.59.65 22.59.65, Surplus / (Defisit) dari Kegiatan Non Operasional (D.2.1+D.2.2) D.2 22.59.65 22.59.65, SURPLUS / (DEFISIT) LO (D.1+D.2) (15.54.169.778) (15.54.169.778), Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Operasional - 5 -

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) IV. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 DAN 214 (dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CAT. JUMLAH Kenaikan (Penurunan) 215 214 JUMLAH % EKUITAS AWAL E.1 4.546.48.91 4.546.48.91, SURPLUS/(DEFISIT) LO E.2 (15.54.169.778) (15.54.169.778), PENYESUAIAN NILAI TAHUN BERJALAN E..88.285.88.285, Penyesuaian Nilai Aset E..1.88.285.88.285, Jumlah Penyesuaian Nilai Tahun Berjalan DAMPAK KUMULATIF PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI/KESALAHAN MENDASAR E.4 (19.28.6) (19.28.6), Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi E.4.1 (19.28.6) (19.28.6), Jumlah Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan Akuntansi/ Kesalahan Mendasar TRANSAKSI ANTAR ENTITAS E.5 15.54.84.74 15.54.84.74, KENAIKAN/(PENURUNAN) EKUITAS (E.2+E.+E.4) (15.669.572.499) (15.669.572.499), EKUITAS AKHIR (E.1+E.2+E.+E.4+E5) E.6 4.41.995.65 4.41.995.65, Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Perubahan Ekuitas - 6 -

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Profil dan Kebijakan Teknis A. PENJELASAN UMUM A.1. PROFIL DAN KEBIJAKAN TEKNIS Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) adalah lembaga pemerintah non kementerian, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 198, kemudian diperbarui dengan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 21 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen, sebagaimana beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 214. Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 214 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, BPKP merupakan aparat pengawasan intern pemerintah yang berada dan bertanggung jawab kepada Presiden. Tugas BPKP adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara/daerah dan pembangunan nasional. Sebagai aparat pengawasan internal pemerintah, BPKP berperan untuk membantu pemerintah dalam membangun pemerintahan yang baik dan bersih, membantu menghadapi permasalahan yang terjadi dan memberikan masukan/solusi. Penegasan jati diri sebagai pengawas internal pemerintah adalah dalam arti BPKP lebih mengedepankan peran proaktif untuk dapat memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan shareholder. Dalam hal ini, BPKP berperan untuk meningkatkan proses governance, manajemen risiko dan penerapan sistem pengendalian guna mencapai tujuan nasional. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 28 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, menyatakan BPKP berperan dalam mendukung akuntabilitas Presiden dalam pelaksanaan pengelolaan Keuangan Negara melalui fungsi pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan negara dan pembinaan penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Catatan atas Laporan Keuangan - 7 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) Susunan organisasi dan pejabat pimpinan unit kerja di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat adalah sebagai berikut Kepala Perwakilan Kepala Bagian Tata Usaha Kepala Sub Bagian Keuangan Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum Koorwas Bidang IPP Koorwas Bidang APD Koorwas Bidang Akuntan Negara Wasis Prabowo Muhammad Abdi Uluelang Baden Aryanto Baharuddin Rahman Abd Raziq Makuraga Triyono JP Implementasi Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual Tahun 215 Koorwas Bidang Investigasi Koorwas Bidang PA & APIP Sasana Dwiputra Alexander Suan Kim A.2. IMPLEMENTASI AKUNTANSI PEMERINTAHAN BERBASIS AKRUAL TAHUN 215 BPKP mulai tahun anggaran 215 untuk pertama kali mengimplementasikan akuntansi berbasis akrual dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dalam implementasi pertama ini, perlakuan akuntansi atas penyajian dan pengungkapan laporan keuangan adalah sebagai berikut Sesuai dengan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (IPSAP) Nomor 4 tentang Perubahan Kebijakan Akuntansi, Estimasi Akuntansi, dan Koreksi Kesalahan Tanpa Penyajian Kembali Laporan Keuangan, BPKP tidak melakukan penyajian kembali atas Laporan Keuangan Tahun 214. BPKP menyandingkan Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir 1 Desember 215 berbasis akrual dengan Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir 1 Desember 214 berbasis kas menuju akrual. Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir 1 Desember 215 dan 214 tersanding adalah bukan laporan keuaangan komparatif. Pembaca laporan keuangan diharapkan memahami penyandingan tersebut bukan perbandingan, sehingga tidak dapat digunakan sebagai dasar analisis laporan keuangan lintas tahun. Catatan atas Laporan Keuangan - 8 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan A.. PENDEKATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan per 1 Desember 215 ini merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh BPKP. Laporan Keuangan ini dihasilkan melalui Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yaitu serangkaian prosedur manual maupun yang terkomputerisasi mulai dari pengumpulan data, pencatatan dan pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga. SAI terdiri dari Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN). SAI dirancang untuk menghasilkan Laporan Keuangan Satuan Kerja yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Sedangkan SIMAK-BMN adalah sistem yang menghasilkan informasi aset tetap, persediaan, dan aset lainnya untuk penyusunan neraca dan laporan barang milik negara serta laporan manajerial lainnya. Jumlah satuan kerja yang menyusun laporan keuangan dan dikonsolidasikan menjadi laporan keuangan BPKP sebanyak satu Eselon I yang terdiri dari 9 satuan kerja yaitu satuan kerja Kantor Daerah dan 6 satuan kerja Kantor Pusat. Basis Akuntansi A.4. BASIS AKUNTANSI BPKP menerapkan basis akrual dalam penyusunan dan penyajian Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas serta basis kas untuk penyusunan dan penyajian Laporan Realisasi Anggaran. Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi, tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayarkan. Sedangkan basis kas adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi atau peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar. Hal ini sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang telah ditetapkan dengan Catatan atas Laporan Keuangan - 9 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dasar Pengukuran A.5. DASAR PENGUKURAN Pengukuran adalah proses penetapan nilai uang untuk mengakui dan memasukkan setiap pos dalam laporan keuangan. Dasar pengukuran yang diterapkan BPKP dalam penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan adalah dengan menggunakan nilai perolehan historis. Aset dicatat sebesar pengeluaran/penggunaan sumber daya ekonomi atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Kewajiban dicatat sebesar nilai wajar sumber daya ekonomi yang digunakan pemerintah untuk memenuhi kewajiban yang bersangkutan. Pengukuran pos-pos laporan keuangan menggunakan mata uang rupiah. Transaksi yang menggunakan mata uang asing dikonversi terlebih dahulu dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Kebijakan Akuntansi A.6. KEBIJAKAN AKUNTANSI Penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan per 1 Desember 215 telah mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Kebijakan akuntansi merupakan prinsip-prinsip, dasar-dasar, konvensi konvensi, aturan-aturan, dan praktik-praktik spesifik yang dipilih oleh suatu entitas pelaporan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam laporan keuangan ini merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh BPKP. Di samping itu, dalam penyusunannya telah diterapkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat di lingkungan pemerintahan. Kebijakan-kebijakan akuntansi yang penting yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan BPKP adalah sebagai berikut Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) Pendapatan-LRA (1) Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA adalah semua penerimaan yang menambah ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan yang menjadi hak pemerintah pusat dan tidak perlu dibayar kembali oleh pemerintah pusat. Pendapatan-LRA diakui pada saat kas diterima pada Kas Umum Negara (KUN). Akuntansi pendapatan-lra dilaksanakan berdasarkan azas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan-LRA disajikan menurut klasifikasi sumber pendapatan. Pendapatan-LO (2) Pendapatan-LO Pendapatan-LO adalah hak pemerintah pusat yang diakui sebagai penambah ekuitas dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan dan tidak perlu dibayar kembali. Pendapatan-LO diakui pada saat timbulnya hak atas pendapatan dan/atau pendapatan direalisasi, yaitu adanya aliran masuk sumber daya ekonomi. Secara khusus pengakuan pendapatan-lo pada BPKP adalah sebagai berikut Pendapatan Jasa Pelatihan diakui setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Pendapatan Sewa Aset Tetap diakui secara proporsional antara nilai dan periode waktu sewa. Pendapatan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan diakui pada saat ditetapkan surat keputusan denda atau dokumen lain yang dipersamakan. Akuntansi pendapatan-lo dilaksanakan berdasarkan azas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan Catatan atas Laporan Keuangan - 11 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) pengeluaran). Pendapatan disajikan menurut klasifikasi sumber pendapatan. Belanja () Belanja Belanja adalah semua pengeluaran yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah pusat. Belanja diakui pada saat terjadi pengeluaran kas dari KUN. Khusus pengeluaran melalui bendahara pengeluaran, pengakuan belanja terjadi pada saat pertanggungjawaban atas pengeluaran tersebut disahkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Belanja disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja dan selanjutnya klasifikasi berdasarkan organisasi dan fungsi akan diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Beban (4) Beban Beban adalah penurunan manfaat ekonomi atau potensi dalam periode pelaporan yang menurunkan ekuitas, yang dapat berupa pengeluaran atau konsumsi aset atau timbulnya kewajiban. Beban diakui pada saat timbulnya kewajiban; terjadinya konsumsi aset; terjadinya penurunan manfaat ekonomi atau potensi jasa. Beban disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja dan selanjutnya klasifikasi berdasarkan organisasi dan fungsi diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Aset Aset Lancar (5) Aset Aset diklasifikasikan menjadi Aset Lancar, Aset Tetap, Piutang Jangka Panjang, dan Aset Lainnya. a. Aset Lancar Kas disajikan di neraca dengan menggunakan nilai nominal. Kas dalam bentuk valuta asing disajikan di neraca dengan menggunakan kurs tengah BI pada tanggal neraca. Piutang diakui apabila memenuhi kriteria sebagai berikut Catatan atas Laporan Keuangan - 12 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) Piutang yang timbul dari Tuntutan Perbendaharaan/ Ganti Rugi apabila telah timbul hak yang didukung dengan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTM) dan/atau telah dikeluarkannya surat keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Piutang yang timbul dari perikatan diakui apabila peristiwa yang menimbulkan hak tagih dan didukung dengan naskah perjanjian yang menyatakan hak dan kewajiban secara jelas serta jumlahnya bisa diukur secara handal. Piutang disajikan dalam neraca pada nilai yang dapat direalisasikan ( net realizable value). Hal ini diwujudkan dengan membentuk penyisihan piutang tak tertagih. Penyisihan tersebut didasarkan atas kualitas piutang yang ditentukan berdasarkan jatuh tempo dan upaya penagihan yang dilakukan pemerintah. Perhitungan penyisihannya adalah sebagai berikut Kualitas Piutang Lancar Kurang Lancar Diragukan Macet Uraian Belum dilakukan pelunasan s.d. tanggal jatuh tempo Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Pertama tidak dilakukan pelunasan Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Kedua tidak dilakukan pelunasan 1. Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Ketiga tidak dilakukan pelunasan 2. Piutang telah diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara/DJKN Tarif Penyisihan,5% 1% 5% 1% Tagihan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang akan jatuh tempo dua belas (12) bulan setelah tanggal pelaporan disajikan sebagai Bagian Lancar Tagihan TGR. Persediaan dicatat berdasarkan hasil perhitungan fisik pada tanggal neraca dikalikan dengan harga pembelian terakhir, apabila diperoleh dengan pembelian. Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) Aset Tetap Penyusutan Aset Tetap b. Aset Tetap Nilai aset tetap disajikan berdasarkan harga perolehan atau harga wajar. Pengakuan aset tetap didasarkan pada nilai satuan minimum kapitalisasi sebagai berikut Pengeluaran untuk per satuan peralatan dan mesin dan peralatan olah raga yang nilainya sama dengan atau lebih dari Rp., (tiga ratus ribu rupiah); Pengeluaran untuk gedung dan bangunan yang nilainya sama dengan atau lebih dari Rp1.., (sepuluh juta rupiah); Pengeluaran yang tidak tercakup dalam batasan nilai minimum kapitalisasi tersebut di atas, diperlakukan sebagai biaya kecuali pengeluaran untuk tanah, jalan/irigasi/jaringan, dan aset tetap lainnya berupa koleksi perpustakaan dan barang bercorak kesenian. Aset Tetap yang tidak digunakan dalam kegiatan operasional pemerintah yang clisebabkan antara lain karena aus, ketinggalan jaman, tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi yang makin berkembang, rusak berat, tidak sesuai clengan rencana umum tata ruang (RUTR), atau masa kegunaannya telah berakhir direklasifikasi ke Aset Lain-Lain pada pos Aset Lainnya. Aset tetap yang secara permanen dihentikan penggunaannya, dikeluarkan dari neraca pada saat ada penetapan dari entitas sesuai dengan ketentuan perundangundangan di bidang BMN/BMD. Pengembalian belanja modal tahun anggaran yang lalu dicatat sebagai koreksi terhadap nilai aset yang bersangkutan pada saat pengembalian tersebut telah disetorkan ke Kas Negara. c. Penyusutan Aset Tetap Penyusutan aset tetap adalah penyesuaian nilai Catatan atas Laporan Keuangan - 14 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat dari suatu aset tetap. Kebijakan penyusutan aset tetap didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.6/214 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 1/PMK.6/21 tentang Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat. Penyusutan aset tetap tidak dilakukan terhadap Tanah, Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP), dan Aset Tetap yang dinyatakan hilang berdasarkan dokumen sumber sah atau dalam kondisi rusak berat dan/atau usang yang telah diusulkan kepada Pengelola Barang untuk dilakukan penghapusan. Penghitungan dan pencatatan Penyusutan Aset Tetap dilakukan setiap akhir semester tanpa memperhitungkan adanya nilai residu. Penyusutan Aset Tetap dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus yaitu dengan mengalokasikan nilai yang dapat disusutkan dari Aset Tetap secara merata setiap semester selama Masa Manfaat. Masa Manfaat Aset Tetap ditentukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 59/KMK.6/21 tentang Tabel Masa Manfaat Dalam Rangka Penyusutan Barang Milik Negara berupa Aset Tetap pada Entitas Pemerintah Pusat. Secara umum tabel masa manfaat adalah sebagai berikut Kelompok Aset Tetap Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan, Jaringan dan Irigasi Alat Tetap Lainnya (Alat Musik Modern) Masa Manfaat 2 s.d. 2 tahun 1 s.d. 5 tahun 5 s.d 4 tahun 4 tahun Piutang Jangka Panjang d. Piutang Jangka Panjang Piutang Jangka Panjang adalah piutang yang akan jatuh tempo atau akan direalisasikan lebih dari dua belas ( 12) Catatan atas Laporan Keuangan - 15 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) bulan sejak tanggal pelaporan. Termasuk dalam Piutang Jangka Panjang adalah Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/ Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) yang jatuh tempo lebih dari satu tahun. TP adalah tagihan yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan kepada bendahara yang karena lalai atau perbuatan melawan hukum mengakibatkan kerugian negara/daerah. TGR adalah suatu proses yang dilakukan terhadap pegawai negeri atau bukan pegawai negeri bukan bendahara dengan tujuan untuk menuntut penggantian atas suatu kerugian yang diderita oleh negara sebagai akibat langsung ataupun tidak langsung dari suatu perbuatan yang melanggar hukum yang dilakukan oleh pegawai tersebut atau kelalaian dalam pelaksanaan tugasnya. Aset Lainnya e. Aset Lainnya Aset Lainnya adalah aset pemerintah selain aset lancar, aset tetap, dan piutang jangka panjang. Termasuk dalam Aset Lainnya adalah Aset Tak Berwujud, dan Aset Lain-lain. Aset Tak Berwujud merupakan aset yang dapat diidentifikasi dan tidak mempunyai wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalam menghasilkan barang atau jasa atau digunakan untuk tujuan lainnya termasuk hak atas kekayaan intelektual. Aset Lain-lain berupa aset tetap pemerintah disajikan sebesar nilai buku yaitu harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Kewajiban (6) Kewajiban Kewajiban adalah utang yang timbul dari peristiwa masa lalu yang penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah. Kewajiban pemerintah diklasifikasikan kedalam kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang. Catatan atas Laporan Keuangan - 16 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat (Un audited) a. Kewajiban Jangka Pendek Suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu dua belas bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban jangka pendek meliputi Utang Kepada Pihak Ketiga, Belanja yang Masih Harus Dibayar, Pendapatan Diterima Dimuka, dan Utang Jangka Pendek Lainnya. b. Kewajiban Jangka Panjang Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu lebih dari dua belas (12) bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban dicatat sebesar nilai nominal, yaitu sebesar nilai kewajiban pemerintah pada saat pertama kali transaksi berlangsung. Ekuitas (7) Ekuitas Ekuitas merupakan selisih antara aset dengan kewajiban dalam satu periode. Pengungkapan lebih lanjut dari ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas. Catatan atas Laporan Keuangan - 17 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN Selama periode berjalan, Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat telah mengadakan revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari DIPA awal. Hal ini disebabkan oleh adanya program penghematan belanja pemerintah dan adanya perubahan kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan situasi serta kondisi pada saat pelaksanaan. Perubahan tersebut berdasarkan jenis belanja adalah sebagai berikut Kode Jenis Belanja Uraian Anggaran Awal Anggaran Revisi 51 Belanja Pegawai 6.275.29. 9.2.584. 52 Belanja Barang 4,81.9. 5.116.27. 5 Belanja Modal 97.5. 2.541.24. Jumlah 12.26.459. 16.678.1. Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Rp26.859.299, B.1. Pendapatan Negara dan Hibah Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah pada TA 215 adalah sebesar Rp26.859.299, atau, persen dari estimasi pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp,. Keseluruhan Pendapatan Negara di Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lainnya. Rincian Estimasi dan Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lainnya sampai dengan tanggal 1 Desember 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini Tabel 1 Rincian Estimasi dan Realisasi PNBP TA 215 Uraian Jenis Pendapatan Estimasi (Rp) Realisasi (Rp) % Realisasi Pendapatan Pengelolaan BMN 62.58, Pendapatan dari Iuran dan Denda.642.66, Pendapatan Lain-lain 22.59.65, Jumlah 26.859.299, Dibandingkan dengan TA 214, terdapat kenaikan realisasi Pendapatan Negara dan Hibah sebesar Rp5.75.657, atau 1.421,4 persen yang disebabkan adanya penerimaan kembali Belanja Modal Tahun Anggaran Yang Lalu yang berasal dari kegiatan Temuan Hasil Audit BPK Tahun Catatan atas Laporan Keuangan - 18 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) 215. Perbandingan realisasi PNBP TA 215 dan 214 disajikan pada Tabel 2 berikut ini Tabel 2 Perbandingan Realisasi PNBP TA 215 dan 214 Uraian Jenis PNBP Realisasi PNBP Naik / (Turun) TA 215 (Rp) TA 214 (Rp) Rp % Pendapatan Pengelolaan BMN 62.58 74.248 (119.665) (16,1) Pendapatan dari Iuran dan Denda.642.66.642.66, Pendapatan Lain-Lain 22.59.65 2.74.94 1.85.256 1.455,9 Jumlah Netto 26.859.299 21.48.642 5.75.657 1.421,4 Realisasi Belanja Negara Rp15.86.944.42, B.2. Belanja Negara Realisasi belanja Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat pada TA 215 setelah dikurangi pengembalian belanja adalah sebesar Rp15.86.944.42, atau 95,1 persen dari anggaran sebesar Rp16.678.1.,. Anggaran dan realisasi Belanja menurut program TA 215 disajikan pada Tabel berikut ini Tabel Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Menurut Program TA 215 Kode 1 6 Program Uraian Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % 14.82.447. 1.29.6.7 94,7 2.595.65. 2.57.67.672 99,4 Jumlah 16.678.1. 15.86.944.42 95,1 Sedangkan menurut jenis belanja, anggaran dan realisasinya disajikan pada Tabel 4 berikut ini Catatan atas Laporan Keuangan - 19 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Tabel 4 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja TA 215 Kode Jenis Belanja Uraian Anggaran Realisasi % Realisasi 51 Belanja Pegawai 9.2.584. 8.284.86.798 91,84 52 Belanja Barang 5.116.27. 5.71.42.271 99,12 5 Belanja Modal 2.541.24. 2.55.514.97 98,59 Jumlah 16.678.1. 15.86.944.42 95,1 Komposisi anggaran dan realisasi belanja TA 215 disajikan pada Grafik 1 berikut ini 1... 8... 6... 4... 2... - 9.2.584. 8.284.86.798 5.116.27. 5.71.42.271 2.541.24. 2.55.514.97 Beban Pegawai Beban Barang Beban Modal Anggaran Realisasi Grafik 1 Anggaran dan Realisasi Belanja TA 215 Realisasi belanja TA 215 mengalami penurunan sebesar Rp24.598..616, dibandingkan TA 214 disebabkan adanya Penurunan Belanja Modal dalam TA 215. Perbandingan realisasi belanja TA 215 dan 214 disajikan pada Tabel 5 berikut ini Catatan atas Laporan Keuangan - 2 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Tabel 5 Perbandingan Realisasi Belanja TA 215 dan 214 Jenis Belanja Realisasi Belanja Naik / (Turun) Kode Uraian TA 215 (Rp) TA 214 (Rp) Rp % 51 Belanja Pegawai 8.284.86.798 6.181.259.714 2.12.827.84 4,2 52 Belanja Barang 5.71.42.271 2.96.8.82 2.111..451 71, 5 Belanja Modal 2.55.514.97 1.17.646.124 (28.812.11.151) (92,) Jumlah 15.86.944.42 4.458.944.658 (24.598..616) (6,8) Belanja Pegawai Rp8.284.86.798, B.2.1. Belanja Pegawai Realisasi Belanja Pegawai TA 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp8.284.86.798, dan Rp6.181.259.714,. Kenaikan realisasi Belanja Pegawai sebesar Rp2.12.827.84, atau 4,2 persen antara lain disebabkan adanya penerimaan CPNS dan kenaikan tunjangan kinerja. Rincian realisasi Belanja Pegawai TA 215 dan 214 disajikan pada Tabel 6 berikut ini Tabel 6 Perbandingan Realisasi Belanja Pegawai TA 215 dan 214 Uraian Realisasi Belanja Naik / (Turun) TA 215 (Rp) TA 214 (Rp) Rp % Belanja Gaji dan Tunj. PNS 4.58.667.747.2.4.116 858.6.61 26,82 Belanja Lembur 8.. 9.97. 7.9. 779,41 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito 4.168.925.226 2.988.74.745 1.18.85.481 9,52 Realisasi Belanja Bruto 8.7.592.97 6.197.475.861 2.11.117.112 4,5 Pengembalian Belanja (2.56.175) (16.216.147) (7.29.28) 44,96 Realisasi Belanja Netto 8.284.86.798 6.181.259.714 2.12.827.84 4,2 Catatan atas Laporan Keuangan - 21 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Belanja Barang Rp5.71.42.271, B.2.2. Belanja Barang Realisasi Belanja Barang TA 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp5.71.42.271, dan Rp2.96.8.82, Kenaikan realisasi Belanja Barang sebesar Rp2.111..451, atau 71, persen antara lain disebabkan adanya revisi biaya bahan ke biaya perjalanan dinas Refocusing. Rincian realisasi Belanja Barang TA 215 dan 214 disajikan pada Tabel 7 berikut ini Tabel 7 Perbandingan Realisasi Belanja Barang TA 215 dan 214 Uraian Realisasi Belanja Naik / (Turun) TA 215 (Rp) TA 214 (Rp) Rp % Belanja Barang Operasional 77.488.148 47.97.711 299.58.47 68,41 Belanja Barang Non Operasional 18.227.5 4.142.9 (15.915.4) (46,61) Belanja Barang Persediaan 61.95.511-61.95.511, Belanja Jasa 471.585.265 48.6.7.521.895 7,65 Belanja Pemeliharaan 58.16.9 6.297.242 447.719.151 742,52 Belanja Perj. Dalam Negeri 2.964.71.454 1.998.97.597 965.67.857 48,2 Belanja Jasa Profesi 1.. 1.., Realisasi Belanja Bruto 5.71.42.271 2.968.88.82 2.12.5.451 7,82 Pengembalian Belanja (8.77.) (8.77.) 1, Realisasi Belanja Netto 5.71.42.271 2.96.8.82 2.111..451 71, Belanja Modal Rp2.55.514.97, B.2.. Belanja Modal Realisasi Belanja Modal TA 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp2.55.514.97, dan Rp1.17.646.124,. Realisasi Belanja Modal mengalami penurunan sebesar Rp28.812.11.151, atau 92, persen antara lain disebabkan pada TA 214 terdapat alokasi anggaran pembangunan gedung Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat yang cukup besar. Rincian Realisasi Belanja Modal TA 215 dan 214 disajikan pada Tabel 8 berikut ini Catatan atas Laporan Keuangan - 22 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Tabel 8 Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 215 dan 214 Uraian Belanja Modal Peralatan dan Mesin Belanja Modal Gedung dan Bangunan Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan Realisasi Belanja Naik / (Turun) TA 215 (Rp) TA 214 (Rp) Rp % 1.514.764.97 214.5. 1..759.97 67,82 551.. 1.2.641.124 (.649.41.124) (98,2) 49.45. 49.45., Belanja Modal Lainnya, Realiasi Belanja Bruto 2.55.514.97 1.414.646.124 (28.99.11.151) (92,2) Pengembalian Belanja - (97..) (97..) 1, Realisasi Belanja Netto 2.55.514.97 1.17.646.124 (28.812.11.151) (92,) Dalam realisasi Belanja Modal sebesar Rp2.55.514.97, adalah Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin sebesar Rp1.514.764.97, telah dicatat di Neraca sebagai perolehan Peralatan dan Mesin, Belanja Modal Gedung dan Bangunan sebesar Rp551.., telah dicatat di Neraca sebagai perolehan Gedung dan Bangunan dan Realisasi Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan sebesar Rp49.45., telah dicatat di Neraca sebagai perolehan Jaringan, namun pada saat Validasi oleh Inspektorat BPKP, Biro Umum dan Biro Keuangan direvisi menjadi Peralatan dan Mesin sebesar Rp49.45., Catatan atas Laporan Keuangan - 2 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA Aset Lancar Rp67.17.48, C.1. Aset Lancar Nilai Aset Lancar per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 adalah masing-masing sebesar Rp67.17.48, dan Rp12.652.914,. Aset Lancar merupakan aset yang diharapkan segera untuk dapat direalisasikan atau dimiliki untuk dipakai atau dijual dalam waktu dua belas (12) bulan sejak tanggal pelaporan. Rincian Aset Lancar per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 disajikan pada Tabel 9 berikut ini Tabel 9 Rincian Aset Lancar per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 No. Aset Lancar 1 Des 215 (Rp) 1 Des 214 (Rp) 1 Kas di Bendahara Pengeluaran 55.614.8-2 Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) 46.69. 42.754.167 Persediaan 264.82.968 77.898.747 Jumlah 67.17.48 12.652.914 Kas di Bendahara Pengeluaran Rp55.614.8, C.1.1. Kas di Bendahara Pengeluaran Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp55.614.8, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan saldo UP yang belum dipertanggungjawabkan secara definitif ke Kas Umum Negara pada tanggal Neraca. Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran pada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 disajikan pada Tabel 1 berikut ini Tabel 1 Rincian Kas di Bendahara Pengeluaran per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 No. Aset Lancar 1 Des 215 (Rp) 1 Des 214 (Rp) 1 Kas Tunai 55.614.8 Jumlah 55.614.8 Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 1 Desember 215 sebesar Rp55.614.8, telah disetor pada tanggal 5 Januari 216 melalui PT (Persero) Bank BRI Cabang Mamuju dengan NTPN Nomor 7921412147 Catatan atas Laporan Keuangan - 24 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) Rp46.69., C.1.2. Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) Saldo Belanja Dibayar Dimuka per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp46.69., dan Rp42.754.167,,. Belanja Dibayar Dimuka merupakan hak sewa yang masih harus diterima dari pihak ketiga setelah tanggal neraca sebagai akibat dari telah dibayarkannya secara penuh belanja dan membebani anggaran tahun berjalan namun barang atau jasa belum diterima. Rincian Belanja Dibayar Dimuka ( prepaid) per 1 Desember 215 disajikan pada Tabel 11 berikut ini Tabel 11 Rincian Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) per 1 Desember 215 No Obyek Sewa Jangka Waktu (Periode) Nilai Sewa (Rp) Beban Dimuka per 1 Desember 215 (Rp) 1 Rumah Dinas 2 Rumah Dinas Rumah Dinas 4 Rumah Dinas 1 tahun (16//215 s.d 14//216) 1 tahun (2//215 s.d 19//216) 1 tahun (16//215 s.d 15//216) 1 tahun (1/8/215 s.d 9/8/216) 25.. 6.249.999 25.. 6.249.999 25.. 6.25.2 16.5. 11.. 5 Kendaraan Operasional 6,5 Bulan (15/6/215 s.d /12/215 78.. 6 Rumah Dinas 1 tahun (22/8/215 s.d 21/8/216 16.5. 11.. 7 Printer 1 tahun (1/9/215 s.d 1/8/216 8.91. 5.94. Persediaan Rp264.82.968, Jumlah 194.91. 46.69. C.1.. Persediaan Nilai Persediaan per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp264.82.968, dan Rp77.898.747,. Persediaan merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan ( supplies) pada tanggal neraca, yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional dan tidak untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Persediaan per 1 Desember 215 dan 1 Catatan atas Laporan Keuangan - 25 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Desember 214 disajikan pada Tabel 12 berikut ini Tabel 12 Rincian Persediaan per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 Kode Jenis Persediaan 1 Des 215 (Rp) 1 Des 214 (Rp) 117111 Barang Konsumsi 264.82.968 77.898.747 Jumlah 264.82.968 77.898.747 Semua jenis persediaan dengan nilai sebesar Rp264.82.968, berada dalam kondisi baik. Aset Tetap Rp4.175.2.44, C.2. Aset Tetap Nilai buku Aset Tetap per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp4.175.2.44, dan Rp4.445.58.2,, yang merupakan aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari dua belas (12) bulan, dan digunakan dalam kegiatan operasional entitas. Rincian Aset Tetap per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 disajikan pada Tabel 1 berikut ini Tabel 1 Rincian Aset Tetap per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 No. Uraian 1 Des 215 (Rp) 1 Des 214 (Rp) 1 Tanah 2.42.7.75 2.42.7.75 2 Peralatan dan Mesin 6.22.14.285 4.277.799.12 Gedung dan Bangunan 4.52.5.91 4.291.79. 4 Jalan, Irigasi dan Jaringan 4.292.795.69 4.292.795.69 5 Aset Tetap Lainnya 6 Konstruksi Dalam Pengerjaan Nilai Perolehan 47.88.14.17 44.95.7.41 Akumulasi Penyusutan (.912.681.91) (1.459.424.48) Nilai Buku 4.175.2.44 4.445.58.2 Catatan atas Laporan Keuangan - 26 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Tanah Rp2.42.7.75, C.2.1. Tanah Nilai Aset Tetap berupa Tanah yang dimiliki Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp2.42.7.75, dan Rp2.42.7.75,. Selama tahun 215 tidak terdapat kenaikan / penurunan nilai perolehan Tanah. Rincian Tanah per 1 Desember 215 disajikan pada Tabel 14 berikut ini Tabel 14 Rincian Tanah NUP Alamat Luas (M2) Nilai 1 2 Kelurahan Rangas Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju Kelurahan Rangas Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat 5.1 29.61.75 1. 1.8.9. Peralatan dan Mesin Rp6.22.14.285, C.2.2. Peralatan dan Mesin Jumlah 15.1 2.42.7.75 Nilai perolehan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp6.22.14.285, dan Rp4.277.799.12,. Sedangkan nilai buku Peralatan dan Mesin pada tanggal pelaporan yaitu nilai perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutannya adalah sebesar Rp1.879.91.55, Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember 214 4.277.799.12 Mutasi Tambah - Pembelian 1.954.214.97 Nilai Perolehan per 1 Desember 215 6.22.14.285 Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 215 1.879.91.55 Nilai Buku per 1 Desember 215 4.52.92.2 Mutasi transaksi penambahan Peralatan dan Mesin adalah berupa mutasi tambah melalui pembelian sebesar Rp1.954.214.97, Rincian Pembelian Aset Tetap dari Realisasi Belanja Modal Peralatan dan Mesin disajikan pada Tabel 15 berikut ini Tabel 15 Catatan atas Laporan Keuangan - 27 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Rincian Peralatan dan Mesin No. Uraian Volume Nilai Total 1. Lemari Besi/Metal 12 8.998.44 2. Lemari Kayu 6.799.22. Rak Besi 26 55.2.162 4. Filling Cabinet Besi 6 22.799.22 5. CCTV Camera Control 1 49.115. Television Control 6. Papan Visual/Papan Nama 2.899.61 7. White Board 1 21.748.67 8. Alat Penghancur Kertas 8 12.768.8 9. Mesin Absensi 1 5.79.8 1. Meja Kerja Kayu 19 24.255.29 11. Kursi Besi Metal 215 17.57.65 12. Sice 1 125.898.271 1. Teko Listrik.749.61 14. Sound System 2 65.55.2 15. Mimbar/Podium 1 2.47.252 16. Gordyin/Kray 14 98.745.654 17. Panggung 1 2.299.881 18. Microphone/Wireless MIC 2.599.74 19. Microphone/Boom Stand 4.75.468 2. Slide Projector 6 52.715.476 21. Handy Talky (HT) 6 11.72.25 22. PC Unit 11 172.221.82 2. Note Book 7 14.67.2 24. Printer (Peralatan Personal 15 5.45.916 Komputer) 25. Scanner (Peralatan Personal 12 5.542.544 Komputer) 26. Fire Alarm System 1 167.2. 27. Kapasitor Bank 1 19.. 28. PABX 1 72.5. 29. Wireless 1 9.9. Catatan atas Laporan Keuangan - 28 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Jumlah 494 1.954.214.97 Gedung dan Bangunan Rp4.52.5.91, C.2.. Gedung dan Bangunan Nilai perolehan Gedung dan Bangunan per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214, masing-masing sebesar Rp4.52.5.91, dan Rp4.291.79.,. Sedangkan nilai buku Gedung dan Bangunan pada tanggal pelaporan yaitu nilai perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutannya adalah sebesar Rp1.44.8.16, Mutasi nilai Gedung dan Bangunan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember 214 4.291.79. Mutasi Tambah Pembelian 551.. Mutasi Kurang Pengembalian Belanja Modal TAYL 22.58.87 Nilai Perolehan per 1 Desember 215 4.52.5.91 Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 215 1.44.8.16 Nilai Buku per 1 Desember 215.76.667.87 Mutasi transaksi penambahan dan Pengurangan Gedung dan Bangunan adalah berupa mutasi tambah melalui pengadaan sebesar Rp551.., dan mutasi pengurangan sebesar Rp22.58.87, Rincian Pengadaan Aset Tetap dari Realisasi Belanja Modal Gedung dan Bangunan disajikan pada Tabel 16 berikut ini Tabel 16 Rincian Gedung dan Bangunan No. Uraian Volume Nilai Total 1. Bangunan Gedung Kantor 2 54.. Permanen 2. Pagar Permanen 1 197.. Jumlah 4 551.. Sedangkan mutasi pengurangan nilai Gedung dan Bangunan sebesar Rp22,58.87, adalah Temuan Hasil Audit oleh BPK-RI pada Tahun Anggaran 215 yang merupakan pengembalian Catatan atas Laporan Keuangan - 29 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) belanja modal sebagai pengurang nilai Gedung dan Bangunan. Jalan, Irigasi dan Jaringan Rp4.292.795.69, C.2.4. Jalan, Irigasi dan Jaringan Nilai perolehan Jalan, Irigasi dan Jaringan per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp4.292.795.69, dan Rp4.292.795.69,. Sedangkan nilai buku Jalan, Irigasi dan Jaringan pada tanggal pelaporan yaitu nilai perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutannya adalah sebesar Rp589.757.752,. Mutasi nilai Jalan, Irigasi dan Jaringan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp.912.681.91,) Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember 214 4.292.795.69 Mutasi Tambah - Mutasi Kurang - Nilai Perolehan per 1 Desember 215 4.292.795.69 Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 215 589.757.752 Nilai Buku per 1 Desember 215.7.7.617 Tidak ada mutasi nilai perolehan Jalan, Irigasi dan Jaringan yang dimiliki Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat sampai dengan periode Semester II Tahun 215. C.2.5. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp.912.681.91, dan Rp1.459.424.48, Akumulasi Penyusutan Aset Tetap merupakan kontra akun Aset Tetap yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Tetap selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP). Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 215 disajikan pada Tabel 17, sedangkan rincian akumulasi penyusutan aset tetap disajikan pada Lampiran. Tabel 17 Catatan atas Laporan Keuangan - -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) No Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 215 Uraian Nilai Perolehan (Rp) Akumulasi Penyusutan (Rp) Nilai Buku (Rp) 1 Tanah 2.42.7.75-2.42.7.75 2 Peralatan dan Mesin 6.22.14.285 1.879.91.55 4.52.92.2 4 Gedung dan Bangunan Jalan, Irigasi dan Jaringan 4.52.5.91 1.44.8.16.76.667.87 4.292.795.69 589.757.752.7.7.617 Jumlah 47.88.14.17.912.681.91 4.192.794.94 Kewajiban Jangka Pendek Rp11.474.117, C.. Kewajiban Jangka Pendek Nilai Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp11.474.117, dan Rp19.752.546,. Kewajiban Jangka Pendek merupakan kelompok kewajiban yang diharapkan segera diselesaikan dalam waktu kurang dari dua belas (12) bulan setelah tanggal pelaporan. Rincian Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 disajikan pada Tabel 18 berikut ini Tabel 18 Rincian Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 No. Uraian 1 Des 215 (Rp) 1 Des 214 (Rp) 1 Utang Kepada Pihak Ketiga 75.859.77 19.752.546 2 Uang Muka dari KPPN 55.614.8 - Jumlah 11.474.117 19.752.546 Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Utang Kepada Pihak Ketiga Rp75.859.77, C..1. Utang Kepada Pihak Ketiga Nilai Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp75.859.77, dan Rp19.752.546,. Saldo Utang Kepada Pihak Ketiga sebesar Rp75.859.77, terdiri atas Tabel 19 Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 215 Uraian Nilai (Rp) Tagihan Listrik Bulan Desember 215 19.911.684 Tagihan Telepon Bulan Desember 215.67 Tagihan Tunjangan Kinerja Bulan Desember 215 55.614.8 Jumlah 75.859.77 Uang Muka dari KPPN Rp55.614.8, C..2. Uang Muka dari KPPN Saldo Uang Muka dari KPPN per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp55.614.8, dan Rp, merupakan saldo UP yang masih berada pada atau dikuasai oleh Bendahara Pengeluaran pada tanggal pelaporan. Ekuitas Rp4.41.995.65, C.4. Ekuitas Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara Aset dan Kewajiban. Ekuitas Dana Lancar Rp, C.4.1 Ekuitas Dana Lancar Ekuitas Dana Lancar per 1 Desember 215 dan 214 masingmasing sebesar Rp, dan Rp1.9.68,. Jumlah per 1 Desember 214 tersebut merupakan ekuitas yang diinvestasikan untuk memperoleh aset lancer, dengan rincian sebagai berikut Jenis Akun Nilai (Rp) Cadangan Persediaan 77.898.747 Dana yang harus disediakan untuk (19.752.546) pembayaran Utang Jangka Pendek Barang / Jasa yang Harus Diterim 42.754.167 Jumlah 1.9.68 Catatan atas Laporan Keuangan - 2 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Ekuitas Dana Investasi Rp, C.4.2 Ekuitas Dana Investasi Ekuitas Dana Investasi per 1 Desember 215 dan 214 masingmasing sebesar Rp, dan Rp4.445.58.2,. Jumlah per 1 Desember 214 tersebut merupakan ekuita yang diinvestasikan untuk memperoleh aset tetap dan aset lain, dengan rincian sebagai berikut Jenis Akun Nilai (Rp) Diinvestasikan Dalam Aset Tetap 4.445.58.2 Jumlah 4.445.58.2 Ekuitas Rp4.41.995.65, C.4. Ekuitas Ekuitas per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masingmasing sebesar Rp4.41.995.65, dan Rp,. Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara Aset dan Kewajiban. Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas. Catatan atas Laporan Keuangan - -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional (Rp15.676.76.428, ) D.1. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional pada Tahun 215 dan 214 masing-masing sebesar minus Rp15.676.76.428, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan selisih antara Pendapatan Operasional sebesar Rp4.265.649, dikurangi dengan Beban Operasional sebesar Rp15.681.29.77, Pendapatan Operasional Rp4.265.649, D.1.1. Pendapatan Operasional Pendapatan Operasional pada Tahun 215 dan 214 masingmasing sebesar Rp4.265.649, dan Rp,. Jumlah tersebut seluruhnya merupakan Pendapatan Negara Bukan Pajak. Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Rp4.265.649, D.1.1.1. Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO pada Tahun 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp4.265.649, dan Rp,. Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO disajikan pada Tabel 2 berikut ini Tabel 2 Rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Tahun 215 dan 214 Uraian Pendapatan dari Pemanfaatan BMN Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % 62.58 Pendapatan Denda.642.66 - - - Jumlah 4.265.649 - - - Pendapatan dari Pemanfaatan BMN sebesar Rp62.58, adaah merupakan Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan, sedangkan Pendapatan Denda sebesar Rp.642.66, adalah merupakan Pendapatan Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah. Catatan atas Laporan Keuangan - 4 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Beban Operasional Rp15.681.29.77, D.1.2. Beban Operasional Jumlah Beban Operasional pada Tahun 215 dan 214 masingmasing sebesar Rp15.681.29.77, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan realisasi beban yang terjadi dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasional selama Tahun 215. Rincian Beban Operasional disajikan pada Tabel 21 berikut ini Uraian Tabel 21 Rincian Beban Operasional Tahun 215 dan 214 Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % Beban Pegawai 8.9.71.178 - - - Beban Persediaan 178.899.575 - - - Beban Barang dan Jasa 1.2.857.891 - - - Beban Pemeliharaan 58.16.9 - - - Beban Perjalanan Dinas 2.964.71.454 - - - Beban Penyusutan dan Amortisasi 2.456.482.586 - - - Jumlah 15.681.29.77 - - - Beban Pegawai Rp8.9.71.178, D.1.2.1 Beban Pegawai Jumlah Beban Pegawai pada Tahun 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp8.9.71.178, dan Rp,. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal. Rincian Beban Pegawai disajikan pada Tabel 22 berikut ini Catatan atas Laporan Keuangan - 5 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Tabel 22 Rincian Beban Pegawai Tahun 215 dan 214 Uraian Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % Belanja Gaji dan Tunjangan PNS 4.5.161.572 - - - Belanja Lembur 8.. - - - Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito 4.224.59.66 - - - Jumlah 8.9.71.178 - - - Beban Persediaan Rp178.899.575, D.1.2.2. Beban Persediaan Jumlah Beban Persediaan pada Tahun 215 dan 214 masing-masing Rp178.899.575, dan Rp,. Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban Persediaan disajikan pada Tabel 2 berikut ini Tabel 2 Rincian Beban Persediaan Tahun 215 dan 214 Uraian Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % Beban Persediaan Konsumsi 178.899.575 - - - Jumlah 178.899.575 - - - Beban Barang dan Jasa Rp1.2.857.891, D.1.2.. Beban Barang dan Jasa Jumlah Beban Barang dan Jasa pada Tahun 215 dan 214 masing-masing Rp1.2.857.891, dan Rp,. Beban Barang dan Jasa adalah konsumsi atas jasa-jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas. Rincian Beban Barang dan Jasa disajikan pada Tabel 24 berikut ini Catatan atas Laporan Keuangan - 6 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Uraian Tabel 24 Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 215 dan 214 Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % Beban Barang Operasional 77.488.148 - - - Beban Barang Non Operasional 18.227.5 - - - Beban Jasa 478.142.24 - - - Jumlah 1.2.857.891 - - - Beban Pemeliharaaan Rp58.16.9, D.1.2.4. Beban Pemeliharaan Jumlah Beban Pemeliharaan pada Tahun 215 dan 214 masing-masing Rp58.16.9, dan Rp,. Beban Pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap dan aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Rincian Beban Pemeliharaan disajikan pada Tabel 25 berikut ini Tabel 25 Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 215 dan 214 Uraian Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Beban Persediaan Bahan untuk Pemeliharaan Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % 89.58.65 - - - 11.4.94 - - - 17.256.8 Jumlah 58.16.9 - - - Beban Perjalanan Dinas Rp2.964.71.454, D.1.2.5. Beban Perjalanan Dinas Jumlah Beban Perjalanan Dinas pada Tahun 215 dan 214 masing-masing Rp2.964.71.454, dan Rp,. Beban tersebut merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas disajikan pada Tabel 26 berikut ini Catatan atas Laporan Keuangan - 7 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Tabel 26 Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 215 dan 214 Uraian Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % Beban Perjalanan Biasa 2.964.71.454 - - - Jumlah 2.964.71.454 - - - Beban Penyusutan dan Amortisasi Rp2.456.482.586, D.1.2.6. Beban Penyusutan dan Amortisasi Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi pada Tahun 215 dan 214 masing-masing Rp2.456.482.586, dan Rp,. Beban Penyusutan merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan ( depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi disajikan pada Tabel 27 berikut ini Tabel 27 Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 215 dan 214 Uraian Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan Beban Penyusutan Jalan, Irigasi dan Jaringan Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % 1.24.424.55 - - - 1.8.886.96 - - - 9.171.89 - - - Jumlah 2.456.482.586 - - - Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Rp22.59.65, Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Lainnya Rp22.59.65, D.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional pada Tahun 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp22.59.65, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan Surplus dari Kegiatan Non Operasional sebesar Rp22.59.65,. D.2.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Lainnya Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non Operasional Lainnya pada Tahun 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp22.59.65, Catatan atas Laporan Keuangan - 8 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) dan Rp,. Jumlah tersebut seluruhnya merupakan Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya. Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya Rp22.59.65, D.2.2.1. Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya pada Tahun 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp22.59.65, dan Rp, dengan rincian sebagai berikut Uraian Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu Penerimaan Kembali Belanja Modal Tahun Anggaran Yang Lalu Realisasi Naik / (Turun) Tahun 215 Tahun 214 Jumlah % 85.56 - - - 22.58.87 Jumlah 22.59.65 - - - Catatan atas Laporan Keuangan - 9 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) E. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Ekuitas Awal Rp4.546.48.91, E.1. Ekuitas Awal Nilai Ekuitas pada tanggal 1 Januari 215 dan 214 adalah masingmasing sebesar Rp4.546.48.91, dan Rp,. Dalam implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual yang dimulai tahun 215, nilai ekuitas per 1 Januari 215 tersebut merupakan reklasifikasi dari akun-akun Neraca per 1 Desember 214, sebagai berikut Jenis Akun Nilai (Rp) EKUITAS DANA LANCAR Cadangan Persediaan 77.898.747 Dana yang harus disediakan untuk pembayaran Utang Jangka Pendek (19.752.546) Barang / Jasa yang Harus Diterima 42.754.167 EKUITAS DANA INVESTASI Diinvestasikan Dalam Aset Tetap 4.445.58.2 Jumlah 4.546.48.91 Surplus/(Defisit) LO (Rp15.54.169.778, ) E.2. Surplus/(Defisit) LO Jumlah Defisit LO untuk periode yang berakhir pada 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 adalah sebesar minus Rp15.54.169.778, dan Rp,. Defisit LO merupakan selisih kurang pendapatan dibandingkan dengan beban operasional atau defisit yang berasal dari kegiatan operasional sebesar Rp15.676.76.428, dan surplus dari kegiatan non operasional sebesar Rp22.59.65, sebagaimana telah dijelaskan pada Penjelasan atas Pos-Pos Laporan Operasional. Penyesuaian Nilai Aset Rp.88.285, E.. Penyesuaian Nilai Tahun Berjalan E..1. Penyesuaian Nilai Aset Penyesuaian Nilai Aset merupakan penyesuaian nilai perolehan persediaan karena nilai persediaan yang dilaporkan pada tanggal neraca menggunakan harga pembelian terakhir, sementara persediaan tersebut dibeli dengan harga satuan yang berbeda. Penyesuaian Nilai Aset per 1 Desember 215 dan Catatan atas Laporan Keuangan - 4 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) 1 Desember 214 adalah sebesar Rp.88.285, dan Rp,, dengan rincian sebagai berikut Jenis Persediaan Nilai Penyesuaian (Rp) Barang Konsumsi.88.285 Jumlah.88.285 Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi Rp19.28.6, E.4. Dampak Kumulatif Perubahan Kebijakan Akuntansi / Kesalahan Mendasar E.4.1. Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi merupakan koreksi atas kesalahan pencatatan nilai perolehan aset dan aset lainnya yang perolehannya berasal dari tahun sebelumnya. Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi per 1 Desember 215 dan 214 adalah sebesar minus Rp19.28.6, dan Rp,. Saldo tersebut merupakan koreksi kurang nilai Gedung dan Bangunan karena adanya pengembalian belanja Tahun 215 atas temuan Hasil Audit oleh Tim BPK-RI. Transaksi Antar Entitas Rp15.54.84.74, E.5. Transaksi Antar Entitas Jumlah Transaksi Antar Entitas per 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 masing-masing sebesar Rp15.54.84.74, dan Rp,. Jumlah tersebut terdiri atas Uraian Jumlah (Rp) Ditagihkan ke Entitas Lain 15.86.944.42 Diterima dari Entitas Lain (26.859.299) Jumlah 15.54.84.74 Ditagihkan ke Entitas Lain Rp15.86.944.42, E.5.1. Ditagihkan ke Entitas Lain Jumlah Ditagihkan ke Entitas Lain per 1 Desember 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp15.86.944.42, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan realisasi belanja yang telah diterima pembayarannya dari Kas Negara pada tanggal neraca. Catatan atas Laporan Keuangan - 41 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Diterima dari Entitas Lain Rp26.859.299, Ekuitas Akhir Rp4.41.995.65, E.5.2. Diterima dari Entitas Lain Jumlah Diterima dari Entitas Lain per 1 Desember 215 dan 214 masing-masing sebesar Rp26.859.299, dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan realisasi penerimaan Negara yang telah disetorkan ke Kas Negara pada tanggal neraca. E.6. Ekuitas Akhir Nilai Ekuitas per tanggal 1 Desember 215 dan 1 Desember 214 adalah masing-masing sebesar Rp4.41.995.65, dan Rp,. Nilai tersebut merupakan kekayaan bersih pada tanggal neraca yaitu selisih antara nilai Aset sebesar Rp4.542.469.752, dikurangi nilai Kewajiban sebesar Rp11.474.117, Catatan atas Laporan Keuangan - 42 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) Informasi Penting Lainnya Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja F. INFORMASI PENTING LAINNYA F.1. Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK Terhadap temuan hasil audit BPK-RI atas Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 214, telah ditindaklanjuti temuan atas - Belanja Pegawai sebesar Rp85.56, telah dilakukan penyetoran ke Kas Negara pada tanggal April 25. - Belanja Modal sebesar Rp22.58.87, telah dilakukan penyetoran ke Kas Negara pada tanggal 2 Oktober 215. F.2. Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja Selama tahun 215 kegiatan pengawasan di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat selain didanai dari DIPA Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, juga didanai dari mitra kerja. Kegiatan tersebut berupa pendampingan, bimbingan teknis dan sosialisasi berdasarkan permintaan dari kementerian/lembaga, dan BUMN/BUMD/ BLU yang menjadi mitra kerja di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat. Sampai dengan tanggal 1 Desember 215 jumlah penugasan yang dibiayai dari dana mitra kerja sebanyak 17 PP dan telah menghasilkan 17 LHP, dan realisasi dana penugasan beban mitra kerja sebesar Rp227.582.455, dengan rincian sebagai berikut Kedeputian PKP2T Non PKP2T PP LHP Dana PP LHP Dana Perekonomian 4 4 15..45 1 1 1.49. Polsoskam - - - 1 1 14.582.75 Keuangan Daerah 2 2 17.. 9 9 17.5. Akuntan Negara - - - - - - Investigasi - - - - - - Jumlah 6 6 2.6.45 11 11 194.982.5 Jumlah dana tersebut seluruhnya dikelola dan Catatan atas Laporan Keuangan - 4 -

Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat Tahun 215 (Un Audited) dipertanggungjawabkan oleh pihak mitra kerja sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra kerja. Pegawai BPKP yang diberi tugas oleh pimpinan unit masingmasing diterbitkan Surat Perintah Dinas (SPD) Nihil dengan beban anggaran mitra kerja, dan pada akhir kegiatan/penugasan pegawai dimaksud menerima dan menandatangani kuitansi penggantian biaya perjalanan dinas/transport lokal, dan selanjutnya dipertanggungjawabkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra kerja. Catatan atas Laporan Keuangan - 44 -

LAPORAN KEUANGAN POKOK NERACA PERCOBAAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN NERACA LAPORAN OPERASIONAL LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 215 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKB -2-16 1 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN 4 PROP. SULAWESI BARAT 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT KODE KODE TRANS PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 11161 Kas di Bendahara Pengeluaran TUP 55,614,8 114112 Belanja Barang yang Dibayar Dimuka (prepaid) 117111 Barang Konsumsi 11111 Tanah 12111 Peralatan dan Mesin 1111 Gedung dan Bangunan 14111 Jalan dan Jembatan 1411 Jaringan 46,69, 264,82,968 2,42,7,75 6,22,14,285 4,52,5,91 1,17,295,928,155,499,441 17111 Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin 17211 Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan 1711 Akumulasi Penyusutan Jalan dan Jembatan 171 Akumulasi Penyusutan Jaringan 212111 Belanja Pegawai yang Masih Harus Dibayar 212112 Belanja Barang yang Masih Harus Dibayar 219511 Uang Muka dari KPPN 1111 Ditagihkan ke Entitas Lain 1,879,91,55 1,44,8,16 17,594,88 419,16,64 55,614,8 2,245,57 55,614,8 15,86,944,42 1121 Diterima dari Entitas Lain 26,859,299 91111 Ekuitas 4,546,48,91 91116 Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi 19,28,6 91117 Penyesuaian Nilai Persediaan 42141 Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan 42752 Pendapatan Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah 42951 Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 4295 Penerimaan Kembali Belanja Modal Tahun Anggaran Yang Lalu,88,285 62,58,642,66 85,56 22,58,87 511111 Beban Gaji Pokok PNS 511119 Beban Pembulatan Gaji PNS 2,61,667,78 84,4 511119 Pengembalian Beban Pembulatan Gaji PNS 25,175 511121 Beban Tunj. Suami/Istri PNS 511122 Beban Tunj. Anak PNS 51112 Beban Tunj. Struktural PNS 511124 Beban Tunj. Fungsional PNS 511125 Beban Tunj. PPh PNS 511126 Beban Tunj. Beras PNS 511129 Beban Uang Makan PNS 164,18,714 52,56,178 79,7, 57,195, 7,96,82 19,77,59 55,117, 511129 Pengembalian Beban Uang Makan PNS 7,981,

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 215 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKB -2-16 2 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN 4 PROP. SULAWESI BARAT 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT KODE KODE TRANS PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 511151 Beban Tunjangan Umum PNS 4,125, 511151 Pengembalian Beban Tunjangan Umum PNS 15,5, 512211 Beban Uang Lembur 512411 Beban Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 521111 Beban Keperluan Perkantoran 52111 Beban Penambah Daya Tahan Tubuh 521114 Beban Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 521115 Beban Honor Operasional Satuan Kerja 521119 Beban Barang Operasional Lainnya 52121 Beban Honor Output Kegiatan 521219 Beban Barang Non Operasional Lainnya 522111 Beban Langganan Listrik 522112 Beban Langganan Telepon 52211 Beban Langganan Air 522141 Beban Sewa 522151 Beban Jasa Profesi 52111 Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 52121 Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 524111 Beban Perjalanan Biasa 52411 Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota 591111 Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin 591211 Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan 59111 Beban Penyusutan Jalan dan Jembatan 5911 Beban Penyusutan Jaringan 59111 Beban Persediaan konsumsi 5911 Beban Persediaan bahan untuk pemeliharaan 8,, 4,224,59,66 579,21,26 5,7,5 14,944,888 12,187,5 18,75, 9,87, 8,57,5 26,1,926 1,84,15 2, 19,974,167 1,, 89,58,65 11,4,94 2,95,221,454 58,85, 1,24,424,55 1,8,886,96 11,729,592 279,442,24 178,899,575 17,256,8 J U M L A H 6,85,829,222 6,85,829,222

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 215 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKB -2-16 1 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN 4 PROP. SULAWESI BARAT 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT KODE KODE TRANS PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 115612 Piutang dari KPPN 817,155,958 219711 Utang Kepada KUN 26,859,299 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 511111 Allotment Belanja Gaji Pokok PNS 511119 Allotment Belanja Pembulatan Gaji PNS 511121 Allotment Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 511122 Allotment Belanja Tunj. Anak PNS 51112 Allotment Belanja Tunj. Struktural PNS 511124 Allotment Belanja Tunj. Fungsional PNS 511125 Allotment Belanja Tunj. PPh PNS 511126 Allotment Belanja Tunj. Beras PNS 511129 Allotment Belanja Uang Makan PNS 511151 Allotment Belanja Tunjangan Umum PNS 512211 Allotment Belanja Uang Lembur 512411 Allotment Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 521111 Allotment Belanja Keperluan Perkantoran 52111 Allotment Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 521114 Allotment Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 521115 Allotment Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 521119 Allotment Belanja Barang Operasional Lainnya 52121 Allotment Belanja Honor Output Kegiatan 521219 Allotment Belanja Barang Non Operasional Lainnya 521811 Allotment Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 52182 Allotment Belanja Barang Persediaan Lainnya 522111 Allotment Belanja Langganan Listrik 522112 Allotment Belanja Langganan Telepon 52211 Allotment Belanja Langganan Air 522141 Allotment Belanja Sewa 522151 Allotment Belanja Jasa Profesi 52111 Allotment Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 52112 Allotment Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 52121 Allotment Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 524111 Allotment Belanja Perjalanan Biasa 52411 Allotment Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 52111 Allotment Belanja Modal Peralatan dan Mesin 5121 Allotment Belanja Penambahan Nilai Gedung dan Bangunan 2,61,91, 12, 164,627, 52,761, 8,7, 57,95, 71,597, 19,99, 55,117, 44,, 8,, 4,877,955, 594,65, 5,1, 15,26, 12,8, 18,9, 1,92, 2,6, 56,8, 8,22, 26,5, 15,8, 7, 195,, 16,25, 89,752, 17,, 11,56, 2,91,61, 58,85, 1,542,, 552,24,

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 215 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKB -2-16 2 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN 4 PROP. SULAWESI BARAT 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT KODE KODE TRANS PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 2 54161 Allotment Belanja Penambahan Nilai Jaringan 447,, 42141 Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan 42752 Pendapatan Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah 42951 Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 4295 Penerimaan Kembali Belanja Modal Tahun Anggaran Yang Lalu 62,58,642,66 85,56 22,58,87 511111 Belanja Gaji Pokok PNS 511119 Belanja Pembulatan Gaji PNS 2,61,667,78 84,4 511119 Pengembalian Belanja Pembulatan Gaji PNS 25,175 511121 Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 511122 Belanja Tunj. Anak PNS 51112 Belanja Tunj. Struktural PNS 511124 Belanja Tunj. Fungsional PNS 511125 Belanja Tunj. PPh PNS 511126 Belanja Tunj. Beras PNS 511129 Belanja Uang Makan PNS 164,18,714 52,56,178 79,7, 57,195, 7,96,82 19,77,59 55,117, 511129 Pengembalian Belanja Uang Makan PNS 7,981, 511151 Belanja Tunjangan Umum PNS 4,125, 511151 Pengembalian Belanja Tunjangan Umum PNS 15,5, 512211 Belanja Uang Lembur 512411 Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 521111 Belanja Keperluan Perkantoran 52111 Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 521114 Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 521115 Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 521119 Belanja Barang Operasional Lainnya 52121 Belanja Honor Output Kegiatan 521219 Belanja Barang Non Operasional Lainnya 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 52182 Belanja Barang Persediaan Lainnya 522111 Belanja Langganan Listrik 522112 Belanja Langganan Telepon 52211 Belanja Langganan Air 522141 Belanja Sewa 522151 Belanja Jasa Profesi 52111 Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 8,, 4,168,925,226 579,21,26 5,7,5 14,944,888 12,187,5 18,75, 9,87, 8,57,5 5,725,511 8,228, 26,21,271 15,728,994 7, 194,91, 1,, 89,58,65

NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 215 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKB -2-16 KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN 4 PROP. SULAWESI BARAT 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT KODE KODE TRANS PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT 1 2 4 5 52112 Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 17,256,8 52121 Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 524111 Belanja Perjalanan Biasa 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 52111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 5121 Belanja Penambahan Nilai Gedung dan Bangunan 54161 Belanja Penambahan Nilai Jaringan 11,4,94 2,95,221,454 58,85, 1,514,764,97 551,, 49,45, J U M L A H 17,28,465,474 17,28,465,474

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH No URAIAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN SATUAN KERJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 DAN 214 (DALAM RUPIAH) 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Kode Lap. LRAST 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Tanggal 4 PROP. SULAWESI BARAT Halaman 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT Prog.Id lu_pastkt ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN 1 2 4 5 6 215 214 % REAL. ANGG. ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN Februari 216 1 % REAL. ANGG. 7 8 9 1 A A.I.1 A.I.1.a A.I.1.b A.I.2 PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENERIMAAN NEGARA 26,859,299 26,859,299. 21,48,642 21,48,642. Penerimaan Perpajakan.. Penerimaan Negara Bukan Pajak 26,859,299 26,859,299. 21,48,642 21,48,642. HIBAH.. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH (A.I + A. II) 26,859,299 26,859,299. 21,48,642 21,48,642. B B.I.1 B.I.1.a B.I.1.b B.I.1.c B.I.1.d B.I.1.e B.I.1.f B.I.1.g B.I.1.h B.I.2 B.I.2.a B.I.2.b B.I.2.c B.I.2.d B.I.2.e B.I.2.f B.I.2.g B.I.2.h BELANJA NEGARA Rupiah Murni Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Pembayaran Bunga Utang Subsidi Hibah Bantuan Sosial Belanja Lain-lain Pinjaman dan Hibah Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Pembayaran Bunga Utang Subsidi Hibah Bantuan Sosial Belanja Lain-lain JUMLAH BELANJA (B.I + B. II) 16,678,1, 15,86,944,42 ( 817,155,958) 95.1 4,87,868, 4,458,944,658 ( 78,92,42) 99.7 9,2,584, 8,284,86,798 ( 76,497,22) 91.84 6,289,89, 6,181,259,714 ( 18,129,286) 98.28 5,116,27, 5,71,42,271 ( 44,9,729) 99.12,12,974, 2,96,8,82 ( 16,95,18) 94.84 2,541,24, 2,55,514,97 ( 5,728,27) 98.59 1,427,55, 1,17,646,124 ( 19,858,876) 99.65............................ 16,678,1, 15,86,944,42 ( 817,155,958) 95.1 4,87,868, 4,458,944,658 ( 78,92,42) 99.7 C C.I PEMBIAYAAN PEMBIAYAAN DALAM NEGERI (NETO).. C.I.1 Perbankan Dalam Negeri.. C.I.2 Non Perbankan Dalam Negeri (Neto).. C.II PEMBIAYAAN LUAR NEGERI (NETO)..

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH No URAIAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN SATUAN KERJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 DAN 214 (DALAM RUPIAH) 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Kode Lap. LRAST 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Tanggal 4 PROP. SULAWESI BARAT Halaman 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT Prog.Id lu_pastkt ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN 1 2 4 5 6 215 214 % REAL. ANGG. ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN Februari 216 2 % REAL. ANGG. 7 8 9 1 C.II.1 C.II.1 Penarikan Pinjaman Luar Negeri.. Pembayaran Cicilan Pokok Utang Luar Negeri.. JUMLAH PEMBIAYAAN (C.1 +C.2).. Mamuju, 15 Januari 216 Kepala Perwakilan Wasis Prabowo NIP 196511 1987 1 1

NERACA TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 215 (DALAM RUPIAH) Kode Laporan Tanggal Halaman LSAIKB /2/16 1 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 4 689266 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH NAMA PERKIRAAN JUMLAH ASET LANCAR Kas di Bendahara Pengeluaran Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) Persediaan JUMLAH ASET LANCAR ASET TETAP Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan, Irigasi dan Jaringan Akumulasi Penyusutan JUMLAH ASET TETAP JUMLAH ASET 1 2 ASET 55,614,8 46,69, 264,82,968 67,17,48 2,42,7,75 6,22,14,285 4,52,5,91 4,292,795,69 (,912,681,91) 4,175,2,44 4,542,469,752 KEWAJIBAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEK Utang kepada Pihak Ketiga Uang Muka dari KPPN JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK JUMLAH KEWAJIBAN 75,859,77 55,614,8 11,474,117 11,474,117 EKUITAS Ekuitas JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS EKUITAS 4,41,995,65 4,41,995,65 4,542,469,752 Mamuju, 15 Januari 216 Kepala Perwakilan Wasis Prabowo NIP 196511 1987 1 1

LAPORAN OPERASIONAL TINGKAT SATUAN KERJA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 1 DESEMBER 215 DAN 214 (DALAM RUPIAH) Tanggal Kode Laporan Halaman /2/16 lu_losatker 1 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 4 689266 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH JUMLAH Kenaikan (Penurunan) URAIAN 215 214 Jumlah % 1 2 4 5 KEGIATAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL PENDAPATAN PERPAJAKAN Pendapatan Pajak Penghasilan Pendapatan Pajak Pertambahan Nilai dan Penjualan Barang Mewah Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Pendapatan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Pendapatan Cukai Pendapatan Pajak Lainnya Pendapatan Bea Masuk Pendapatan Bea Keluar Jumlah Pendapatan Perpajakan PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK Pendapatan Sumber Daya Alam Pendapatan Bagian Pemerintah atas Laba Pendapatan Negara Bukan Pajak Lainnya 4,265,649 4,265,649 Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak 4,265,649 4,265,649 PENDAPATAN HIBAH Pendapatan Hibah Jumlah Pendapatan Hibah JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL 4,265,649 4,265,649 BEBAN OPERASIONAL Beban Pegawai 8,9,71,178 8,9,71,178 Beban Persediaan 178,899,575 178,899,575 Beban Barang dan Jasa 1,2,857,891 1,2,857,891 Beban Pemeliharaan 58,16,9 58,16,9 Beban Perjalanan Dinas 2,964,71,454 2,964,71,454 Beban Barang Untuk Diserahkan Kepaada Masyarakat Beban Bunga Beban Subsidi Beban Hibah Beban Bantuan Sosial Beban Penyusutan dan Amortisasi 2,456,482,586 2,456,482,586 Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih Beban Transfer Beban Lain-Lain JUMLAH BEBAN OPERASIONAL 15,681,29,77 15,681,29,77 SURPLUS/(DEFISIT) DARI KEGIATAN OPERASIONAL ( 15,676,76,428) ( 15,676,76,428)

LAPORAN OPERASIONAL TINGKAT SATUAN KERJA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 1 DESEMBER 215 DAN 214 (DALAM RUPIAH) Tanggal Kode Laporan Halaman /2/16 lu_losatker 2 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 4 689266 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH JUMLAH Kenaikan (Penurunan) URAIAN 215 214 Jumlah % 1 2 4 5 KEGIATAN NON OPERASIONAL SURPLUS/(DEFISIT) PELEPASAN ASET NON LANCAR Pendapatan Pelepasan Aset Non Lancar Beban Pelepasan Aset Non Lancar Jumlah Surplus/(defisit) Pelepasan Aset Non Lancar SURPLUS/(DEFISIT) PENYELESAIAN KEWAJIBAN JANGKA PANJANG Pendapatan Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang Beban Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang Jumlah Surplus/(defisit) Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang SURPLUS/(DEFISIT) DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL LAINNYA Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya 22,59,65 22,59,65 Beban dari Kegiatan Non Operasional Lainnya Jumlah Surplus/(defisit) Dari Kegiatan Non 22,59,65 22,59,65 Operasional Lainnya POS LUAR BIASA SURPLUS/(DEFISIT) DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL 22,59,65 22,59,65 Beban Luar Biasa SURPLUS/(DEFISIT) DARI POS LUAR BIASA SURPLUS / (DEFISIT) - LO ( 15,54,169,778) ( 15,54,169,778) Mamuju, 15 Januari 216 Kepala Perwakilan Wasis Prabowo NIP 196511 1987 1 1

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS TINGKAT SATUAN KERJA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 1 DESEMBER 215 DAN 214 (DALAM RUPIAH) Tanggal Kode Laporan Halaman /2/16 lu_lpesatker 1 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 4 689266 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH JUMLAH Kenaikan (Penurunan) URAIAN 215 214 Jumlah % 1 2 4 5 EKUITAS AWAL 4,546,48,91 4,546,48,91. SURPLUS/DEFISIT - LO ( 15,54,169,778) ( 15,54,169,778). PENYESUAIAN NILAI TAHUN BERJALAN,88,285,88,285. Penyesuaian Nilai Aset,88,285,88,285. Penyesuaian Nilai Kewajiban. DAMPAK KUMULATIF PERUBAHAN KEBIJAKAN ( 19,28,6) ( 19,28,6). AKUNTANSI / KESALAHAN MENDASAR Koreksi Nilai Persediaan. Selisih Revaluasi Aset Tetap. Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi ( 19,28,6) ( 19,28,6). Lain-lain. TRANSAKSI ANTAR ENTITAS 15,54,84,74 15,54,84,74. KENAIKAN/PENURUNAN EKUITAS ( 15,487,756) ( 15,487,756). EKUITAS AKHIR 4,41,995,65 4,41,995,65. Mamuju, 15 Januari 216 Kepala Perwakilan Wasis Prabowo NIP 196511 1987 1 1

LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA (MELALUI KPPN & BUN)

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2 Februari 216 1 lu_lrabstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D BULAN INI JUMLAH NETO S/D BULAN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 TRANSAKSI KAS 1 RUPIAH MURNI RM 1 PELAYANAN UMUM 1 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 67 Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Perlengkapan serta Pembayaran Gaji/Tunjangan-BPKP 994 Layanan Perkantoran 51 BELANJA PEGAWAI 5111 Belanja Gaji dan Tunjangan PNS 511111 Belanja Gaji Pokok PNS 2,511,121, 2,61,91, 198,89,28 2,61,667,78 2,61,667,78 99.99 26,22 511119 Belanja Pembulatan Gaji PNS 12, 12,,8 84,4 ( 25,175) 59,228 58.7 42,772 511121 Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 152,785, 164,627, 12,586,76 164,18,714 164,18,714 99.7 446,286 511122 Belanja Tunj. Anak PNS 48,184, 52,761,,824,72 52,56,178 52,56,178 99.62 2,822 51112 Belanja Tunj. Struktural PNS 84,47, 8,7, 5,59, 79,7, 79,7, 98.76 1,, 511124 Belanja Tunj. Fungsional PNS 49,184, 57,95,,815, 57,195, 57,195, 99.94 2, 511125 Belanja Tunj. PPh PNS 7,58, 71,597, 4,561,86 7,96,82 7,96,82 99.11 66,918 511126 Belanja Tunj. Beras PNS 1,989, 19,99, 1,79,58 19,77,59 19,77,59 99.77 21,41 511129 Belanja Uang Makan PNS 55,117, 55,117, 276,4, 55,117, ( 7,981,) 542,16, 98.55 7,981, 511151 Belanja Tunjangan Umum PNS 99,491, 44,, 92, 4,125, ( 15,5,) 27,625, 62.78 16,75, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5111,966,951, 4,62,629, 544,,86 4,58,667,747 ( 2,56,175) 4,5,161,572 99.9 27,467,428 5122 Belanja Lembur

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2 Februari 216 2 lu_lrabstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D BULAN INI JUMLAH NETO S/D BULAN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 512211 Belanja Uang Lembur 8,, 8,, 8,, 8,, 8,, 1. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5122 8,, 8,, 8,, 8,, 8,, 1. 5124 Belanja Tunj. Khusus & Belanja Pegawai Transito 512411 Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 2,228,78, 4,877,955, 44,6,5 4,168,925,226 4,168,925,226 85.46 79,29,774 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5124 2,228,78, 4,877,955, 44,6,5 4,168,925,226 4,168,925,226 85.46 79,29,774 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 51 6,275,29, 9,2,584, 668,69,886 8,7,592,97 ( 2,56,175) 8,284,86,798 92.1 76,497,22 52 BELANJA BARANG 5211 Belanja Barang Operasional 521111 Belanja Keperluan Perkantoran 49,96, 594,65, 96,7,17 579,21,26 579,21,26 97.41 15,94,74 52111 Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 11,222, 5,1, 2,51, 5,7,5 5,7,5 99.42 29,5 521114 Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat 24,, 15,26, 1,418,44 14,944,888 14,944,888 97.94 15,112 521115 Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 127,8, 12,8, 2,66, 12,187,5 12,187,5 99.49 612,5 521119 Belanja Barang Operasional Lainnya 18,9, 18,9, 18,75, 18,75, 98.29 15, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5211 675,72, 754,155, 12,46,757 77,488,148 77,488,148 97.79 16,666,852 5212 Belanja Barang Non Operasional 52121 Belanja Honor Output Kegiatan 7,76, 1,92,,81, 9,87, 9,87, 9.8 1,5, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 7,76, 1,92,,81, 9,87, 9,87, 9.8 1,5, 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 18,, 1,56,59 179,654,141 179,654,141 99.81 45,859 52182 Belanja Barang Persediaan Lainnya 8,22, 8,228, 8,228, 8,228, 99.95 4, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 188,22, 111,74,59 187,882,141 187,882,141 99.81 49,859 5221 Belanja Jasa 522111 Belanja Langganan Listrik,, 26,5, 22,871,644 26,21,271 26,21,271 99.89 286,729 522112 Belanja Langganan Telepon 6,, 15,8, 667,19 15,728,994 15,728,994 99.55 71,6

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2 Februari 216 lu_lrabstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D BULAN INI JUMLAH NETO S/D BULAN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 52211 Belanja Langganan Air 18,, 7, 7, 7, 1. 522141 Belanja Sewa 195,, 195,, 194,91, 194,91, 99.95 9, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5221 57,, 472,, 2,58,87 471,585,265 471,585,265 99.91 447,75 521 Belanja Pemeliharaan 52111 Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 54,26, 89,752, 145,567,75 89,58,65 89,58,65 99.9 9,5 52112 Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 17,, 17,256,8 17,256,8 99.75 4,2 52121 Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 17,56, 11,56, 15,24,791 11,4,94 11,4,94 99.84 159,57 5212 Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Peralatan dan Mesin. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 521 677,82, 58,612, 16,892,541 58,16,9 58,16,9 99.88 595,67 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 1,9,952, 1,9,952, 42,412,725 1,914,841,947 1,914,841,947 99.1 19,11,5 JUMLAH BELANJA OUTPUT 67.994 8,28,981, 1,954,56, 1,89,16,611 1,222,44,92 ( 2,56,175) 1,198,928,745 9.2 755,67,255 JUMLAH BELANJA KEGIATAN 67 8,28,981, 1,954,56, 1,89,16,611 1,222,44,92 ( 2,56,175) 1,198,928,745 9.2 755,67,255 676 Fasilitas Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP 1 Laporan Dukungan Manajemen Perwakilan BPKP 52 BELANJA BARANG 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 58,668, 582,818, 8,41,624 582,12,652 582,12,652 99.86 85,48 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota,,,85,,85,,85, 1. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 586,668, 586,668, 8,41,624 585,862,652 585,862,652 99.86 85,48 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 586,668, 586,668, 8,41,624 585,862,652 585,862,652 99.86 85,48 JUMLAH BELANJA OUTPUT 676.1 586,668, 586,668, 8,41,624 585,862,652 585,862,652 99.86 85,48 JUMLAH BELANJA KEGIATAN 676 586,668, 586,668, 8,41,624 585,862,652 585,862,652 99.86 85,48

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2 Februari 216 4 lu_lrabstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D BULAN INI JUMLAH NETO S/D BULAN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 678 Pengadaan dan Penyaluran Sarana dan Prasarana BPKP 996 Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi 5 BELANJA MODAL 521 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 52111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 167,5, 515,, 192,25, 51,699,72 51,699,72 97.42 1,,277 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 521 167,5, 515,, 192,25, 51,699,72 51,699,72 97.42 1,,277 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 5 167,5, 515,, 192,25, 51,699,72 51,699,72 97.42 1,,277 JUMLAH BELANJA OUTPUT 678.996 167,5, 515,, 192,25, 51,699,72 51,699,72 97.42 1,,277 997 Peralatan dan Fasilitas Perkantoran 5 BELANJA MODAL 521 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 52111 Belanja Modal Peralatan dan Mesin 77,, 1,27,, 49,115, 1,1,65,25 1,1,65,25 98.64 1,94,75 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 521 77,, 1,27,, 49,115, 1,1,65,25 1,1,65,25 98.64 1,94,75 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 5 77,, 1,27,, 49,115, 1,1,65,25 1,1,65,25 98.64 1,94,75 JUMLAH BELANJA OUTPUT 678.997 77,, 1,27,, 49,115, 1,1,65,25 1,1,65,25 98.64 1,94,75 998 Gedung/Bangunan 5 BELANJA MODAL 51 Belanja Modal Gedung dan Bangunan 5121 Belanja Penambahan Nilai Gedung dan Bangunan 552,24, 551,, 551,, 551,, 99.8 94, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 51 552,24, 551,, 551,, 551,, 99.8 94, 541 Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan 54161 Belanja Penambahan Nilai Jaringan 447,, 272,25, 49,45, 49,45, 98.1 7,55, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 541 447,, 272,25, 49,45, 49,45, 98.1 7,55, JUMLAH KELOMPOK BELANJA 5 999,24, 82,55, 99,75, 99,75, 99.15 8,49,

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2 Februari 216 5 lu_lrabstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D BULAN INI JUMLAH NETO S/D BULAN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH BELANJA OUTPUT 678.998 999,24, 82,55, 99,75, 99,75, 99.15 8,49, JUMLAH BELANJA KEGIATAN 678 97,5, 2,541,24, 1,64,915, 2,55,514,97 2,55,514,97 98.59 5,728,27 JUMLAH BELANJA PROGRAM 1.1.1 9,7,149, 14,82,447, 2,27,45,25 1,1,812,545 ( 2,56,175) 1,29,6,7 94.54 792,14,6 6 Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah 71 Pelaksanaan Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan SPIP 1 Laporan Hasil Pengawasan 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional 521211 Belanja Bahan 126,8,. 521219 Belanja Barang Non Operasional Lainnya 2,6, 2,7,5 8,57,5 8,57,5 41.5 12,2,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5212 126,8, 2,6, 2,7,5 8,57,5 8,57,5 41.5 12,2,5 5218 Belanja Barang Persediaan 521811 Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 176,8, 86,876,57 174,71,7 174,71,7 98.46 2,728,6 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218 176,8, 86,876,57 174,71,7 174,71,7 98.46 2,728,6 5221 Belanja Jasa 522151 Belanja Jasa Profesi 16,25, 16,25, 6,25, 1,, 1,, 61.54 6,25, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5221 16,25, 16,25, 6,25, 1,, 1,, 61.54 6,25, 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri 524111 Belanja Perjalanan Biasa 2,15,26, 2,27,24, 49,19,459 2,2,28,82 2,2,28,82 99.8 4,4,198 52411 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 55,, 15,18, 55,, 55,, 1. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5241 2,15,26, 2,82,24, 64,7,459 2,78,28,82 2,78,28,82 99.8 4,4,198 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 2,29,1, 2,595,65, 459,87,529 2,57,67,672 2,57,67,672 99.4 25,15,28

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2 Februari 216 6 lu_lrabstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D BULAN INI JUMLAH NETO S/D BULAN INI 1 2 4 5 6 7 8 9 % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71.1 2,29,1, 2,595,65, 459,87,529 2,57,67,672 2,57,67,672 99.4 25,15,28 JUMLAH BELANJA KEGIATAN 71 2,29,1, 2,595,65, 459,87,529 2,57,67,672 2,57,67,672 99.4 25,15,28 JUMLAH BELANJA PROGRAM 1.1.6 2,29,1, 2,595,65, 459,87,529 2,57,67,672 2,57,67,672 99.4 25,15,28 JUMLAH BELANJA SUB FUNGSI 1.1 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958 JUMLAH BELANJA FUNGSI 1 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958 JUMLAH BELANJA CARA PENARIKAN 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958 JUMLAH BELANJA SUMBER DANA 1 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958 JUMLAH BELANJA JENIS SATKER KD 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958 JUMLAH TRANSAKSI KAS 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958 JUMLAH BELANJA (TRANSAKSI KAS DAN TRANSAKSI NON KAS 12,26,459, 16,678,1, 2,697,29,764 15,884,45,217 ( 2,56,175) 15,86,944,42 95.24 817,155,958

LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA (MELALUI KPPN & BUN)

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2-2-16 1 lu_lrapbstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D BULAN YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI % REALISASI ANGGARAN 1 2 4 5 6 7 8 9 TRANSAKSI KAS SISA ANGGARAN 1 RUPIAH MURNI RM 1 PELAYANAN UMUM 1 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 67 Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Perlengkapan serta Pembayaran Gaji/Tunjangan-BPKP 994 Layanan Perkantoran 51 PENGEMBALIAN BELANJA PEGAWAI 5111 sub kelompok belanja tidak ada 511119 Pengembalian Belanja Pembulatan Gaji PNS 25,175 25,175. 511129 Pengembalian Belanja Uang Makan PNS 7,981, 7,981,. 511151 Pengembalian Belanja Tunjangan Umum PNS 15,5, 15,5,. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5111 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 51 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT 67.994 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA KEGIATAN 67 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA PROGRAM 1.1.1 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA SUB FUNGSI 1.1 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA FUNGSI 1 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA CARA PENARIKAN 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA SUMBER DANA 1 15,525,175 7,981, 2,56,175.

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I WILAYAH/PROPINSI 1 4 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBSB 2-2-16 2 lu_lrapbstkb KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D BULAN YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA BULAN INI JUMLAH S/D BULAN INI % REALISASI ANGGARAN 1 2 4 5 6 7 8 9 SISA ANGGARAN JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA JENIS SATKER KD 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN TRANSAKSI KAS 15,525,175 7,981, 2,56,175. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA (TRANSAKSI KAS DAN TRANSAKSI NON KAS 15,525,175 7,981, 2,56,175.

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA & HIBAH (MELALUI KPPN & BUN)

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI 4 PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATKER KD KANTOR DAERAH KODE U R A I A N ESTIMASI PENDAPATAN BULAN INI R E A L I S A S I JUMLAH SAMPAI DENGAN BULAN INI P E N D A P A T A N PENGEMBALIAN SAMPAI DENGAN BULAN INI 1 2 4 5 6 KD. LAPORAN LRPS.B2 TANGGAL /2/16 HAL 1 PROG. ID JUMLAH NETTO SAMPAI DENGAN BULAN INI 7 lu_pendsatk % REAL. PEND 8 TRANSAKSI KAS I Penerimaan Dalam Negeri 42 42 PENDAPATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK PNBP LAINNYA 421 Pendapatan dari Pengelolaan BMN (Pemanfaatan dan Pemindahtanganan) serta Pendapatan dari Penjualan 4214 Pendapatan dari Pemanfaatan BMN 42141 Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan 84, 62,58 62,58. Jumlah Penerimaan 4214 84, 62,58 62,58. Jumlah Penerimaan 421 84, 62,58 62,58. 427 Pendapatan Iuran dan Denda 4275 Pendapatan Denda 42752 Pendapatan Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan Pemerintah,642,66,642,66,642,66. Jumlah Penerimaan 4275,642,66,642,66,642,66. Jumlah Penerimaan 427,642,66,642,66,642,66. 429 Pendapatan Lain-lain 4295 Penerimaan Kembali Belanja Tahun Anggaran Yang Lalu 42951 Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 85,56 85,56. 4295 Penerimaan Kembali Belanja Modal Tahun Anggaran Yang Lalu 22,58,87 22,58,87. Jumlah Penerimaan 4295 22,59,65 22,59,65. Jumlah Penerimaan 429 22,59,65 22,59,65. Jumlah Penerimaan 42,726,66 26,859,299 26,859,299. Jumlah Penerimaan 42,726,66 26,859,299 26,859,299. Jumlah Penerimaan Dalam Negeri,726,66 26,859,299 26,859,299. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH,726,66 26,859,299 26,859,299. JUMLAH PENDAPATAN,726,66 26,859,299 26,859,299.

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI 4 PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATKER KD KANTOR DAERAH KODE U R A I A N ESTIMASI PENDAPATAN BULAN INI R E A L I S A S I JUMLAH SAMPAI DENGAN BULAN INI P E N D A P A T A N PENGEMBALIAN SAMPAI DENGAN BULAN INI 1 2 4 5 6 KD. LAPORAN LRPS.B2 TANGGAL /2/16 HAL 2 PROG. ID JUMLAH NETTO SAMPAI DENGAN BULAN INI 7 lu_pendsatk % REAL. PEND 8 JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH,726,66 26,859,299 26,859,299.

LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN NEGARA & HIBAH (MELALUI KPPN & BUN)

KODE U R A I A N LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN UNTUK BULAN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI 4 PROP. SULAWESI BARAT SATUAN KERJA 689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT JENIS SATKER XX Cek Tabel ESTIMASI PENDAPATAN JUMLAH SAMPAI DENGAN BULAN LALU BULAN LALU KD. LAPORAN LPPS.B2 TANGGAL /2/16 HAL 1 PROG. ID REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN JUMLAH SAMPAI DENGAN BULAN LALU 1 2 4 5 6 7 lue_penblank % REAL. PEND ---------------- Tidak Ada Data Yang Dicetak ------------------

LAPORANBARANGPENGGUNA SIMAKBMN

BADAN PENGA WASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGA WASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN BARANG KUASA PENGGUNA TAHUNAN GABUNGAN INTRAKOMPTABEL DAN EKSTRAKOMPTABEL RJNCIAN PER SUB-SUB KELOMPOK BARANG TAHUN ANGGARAN 215 NAMA UAKPB 891.4689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT Tanggal -2-216 Halaman Kode Lap. LBSGSSKT AKUN NERACAISUB-SUB KELOMPOK BARANG SAT SALDOPER MUTAS[ SALDOPER [JANUAR[ 2[5 BERTAMBAH BERKURANG 1DESEMBER215 KODE URA[AN KUANTITAS N[LA[ KUANTlTAS NILAI KUANTITAS NILAI KUANTlTAS NILAI I 2 4 5 6 7 8 9 1 II 11111 TANA" 15.1 2,4.7.75 15.1 2,42.7,75 2.1.1.4.1 Tanah BangunanKantor Pemerintah M2 15,1 2.42,7),75 C 15,1 2,42,7,75 12111 PERAlATAN DAN MESIN 465 4,278.19.1 498 1.954.214,97] I' 96.1 6,!.l2.24.285.2.11. Mini Bus ( Penumpang 14 Orang Kebawah ) Unit 2 96,59, C 2 96,59..21.4.1 Sepeda Motor Unit 5 77,16, 5 77,16.,.5.1..11 Mesin Fotocopy Lainnya Buah 1 4,29, I 4,29,.5.1.4.1 Lemari Besi/Metal Buah 4 8,78, 12 8,998,44 16 47,778,44.5.1.4.2 Leman Kayu Buah 7,59,OOC 6.799.22 9 41,89,22.5.Q1.4.oo Rak Besi Buah 7 11,55, 26 55,2,162 66,78,162.5.1.4.5 Filing Cabinet Besi Buah 4 1,56, 6 22,799,22 1,59,22.5.1.4.7 Brandkas Buah I 4,95, I 4,95,.5.1.5.1 Tabung Pemadarn Api Buah 26 4,797,568 ( 26 4,797.568.5.1.5.2 Hydrant Buah I 495,641,792 ( I 495.641,792.5.1.5.7 CClV - Camera Control Television System Buah I 49,115, ( I 49.115,.5.1.5.8 Papan Visual/Papan Nama Buah 2.899,61 ( ( 2,899,61.51.5.1 White Board Buah 2 4,62, 1 21,748,67 12 26,68,67.5.1.5.15 Alat Penghancur Kenas Buah 4,455, 8 12,168,8 II 17,22,8.5.1.5.17 Mesin Absensi Buah I 4,45. I 5,79,8 2 9.424,8.5.1.5.24 Alat Pemotong Kertas Buah I 22, C C I 22,.5.1.5.48 LCD Projector/In focus Bual. I 11,, I 11,,.5.1.5.58 Focusing Screen/LayarLCD Projector Buah I 1,45, I 1,45,.5.Q2.1.2 Meja Kerja Kayu Buah 98 291,89, 19 24,255,29 C 27 615,44,29.5.2.1. Kurai BesilMetal Buah 14 81,862, 215 17,57,65 C C 55 254.919,65.5.2.1.5 Sice Buah 2 27,17, 1 125,898,271 15 15,68,271

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGA WAS AN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAK[LAN BPKP PROV[NS[ SULAWESI BARAT LAPORAN BARANG KUASA PENGGUNA TAHUNAN GABUNGAN [NTRAKOMPT ABEL DAN EKSTRAKOMPT ABEL RlNC[AN PER SUB-SUB KELOMPOK BARANG TAHUN ANGGARAN 2[5 NAMA UAKPB 89.1.4.689266 PERWAK[LAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT Tanggal -2 216 Halaman 2 Kode Lap. LBSGSSKT AKUN NERACAlSUB SUB KELOMPOK BARANG SAT SALDOPER MUTAS[ SALDO PER [ JANUAR[ 2[5 BERTAMBAH BERKURANG [ DESEMBER 215 KODE URA[AN KUANTlTAS N[LA[ KUANTlTAS NILAI KUANTlTAS N[LAI KUANTlTAS NILAI [ 2 4 5 6 7 8 9 [ 11.5.2.1.8 Meja Rapat Buah I 8.15,OOC C I 8,25,.5.2.1.12 Meja Ketik Buah 2 2,86, 2 1.86,.5.2.4.2 A.C. Sentral Buah 56 2,75,726,64~ 56 2,75,726,646.5.2.4.4 A.C. Split Buah 8 6.71. 8 6.71,.5.2.5.4 Teko Listrik Buah,749.61.749.61.5.2.6.2 Televisi Buah 5,814, 5.814,.5.2.6.8 Sound System Buah I 7,26, 2 65.55.2 72,81,2.5.2.6.1 \Vireless Buah I 9,9, I 9,9,.5.2.6 6 Dispenser Buah 2 2,86, 2 2,86..5.2.6.7 MimbarlPodium Buah I 2,47,252 I 2,47.252.52.6 58 Gordyin/Kray Buah 12 9,295, 14 98,745.654 26 18,4,654.5.Q2.6.65 Mesm PengeringTangan Buah 2 49,958,8 C 2 49,958,8.5.2.6.66 Pangguug Buah I 2,299,881 C I 2,299.881.6.1.1.6 Microphone/Wireless Mle Buah 2.52. 2.599.74 4 7.119.74.61.1.7 Microphone/Boom Stand Buah 4.75,468 C 4,75.468.6.1.2.57 Slide Projector Buah I 6,49, 6 52,715,476 C 7 59,25.476.61.2.128 Camera Digital Buah I 14,, I 14,,.6.1.4.14 MesmJilid Buah I 2,75, C I 2,75,.6.2.1.1 Telephone (PABX) Buah I 22,95, I 72,5, 2 94.985,.62.1. Pesawat Telephone Buah 5 15.225,76 5 15,225.76.6 2.1.6 Handy Talky (HT) Buah 6 11.72,25 6 11,72,25.6.2.1.1 Facsunile Buah 2,91, 2,91,.6.2.1.2 Telepon Digital Buah 1,2, 1,2,.1.1.2.1 P.CUnit Buah II 99,15.6 II 172,221,82 22 271.27,42

BADAN PENGA WASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAW ASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN BARANG KUASA PENGGUNA TAHUNAN GABUNGAN INTRAKOMPTABEL DAN EKSTRAKOMPTABEL RINCIAN PER SUB-SUB KELOMPOK BARANG TAHUN ANGGARAN 215 NAMA UAKPB 89.1.4.689266 PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT Tan99al -2 216 Halaman Kode Lap. LBSGSSKT AKUN NERACAlSUB SUB KELOMPOK BARANG SAT SALDO PER MUTASl SALDO PER I JANUARl 215 BERTAMBAH BERKURANG 1 DESEMBER215 KODE URAIAN KUANTlTAS NILAl KUANTITAS NILAl KUANTITAS NILAI KUANTITAS NILAI I 2 4 5 6 7 8 9 1 II.1.1.2. Note Book Buah 8 8,21,25 7 14,67,2 C 15 184,598,282.1.2.. Printer (Peralatan PersonalKomputer) Buah 15 22,89,95 15 15.45,916 57.84,866.1.2..4 Scanner (Peralatan Personal Komputer) Buah I 1,89, 12 5,542,544 C 1 54,61,544.1.2.4.21 Kabel UTP Buah I 1,782, C I 1.782,.1.299.999 Peralatan Komputer Lainnya 2,145. C J 2,145,.11.2.2.6 Capasitor Bank Buah I 19., I 19.,.15.4.4.8 Fire Alann System Buah I 167,2, I 167.2, 1111 GEDUNG DAN BANGLlNA\' 6 14.291,79, 55 IJOO.ooo C.122.58.87 6 J4.5!O,5.9IJ 4.1.1.1. I Bangunan Gedung Kantor Permanen Unit I 2.8.59.789 54,. 22.58.87 I 2.7,1,72 4.1.1 4.999 Bangunan Gedung Instalasi Lainnya I 692,99,526 I 692,99.526 4.1.1 1.1 Gedung Pos Jaga Permanen Unit 2 161,517.22 2 161,517,122 4.1.1.1 Bangunan Gedung Tempat Kerja Lainnya Permanen Unit I 1.5,94, I 1,5,94. 4.4.1 4.1 Pagar Permanen Unit I 94,158,6 197,, I 291,158,6 1411l JALAN D.-I.NJEMBATAN I 1,17,295.928 1 1,17,295.928 5.1 1.9.2 JalanKhusus Kompleks M2 I 1,17,295,928 ( ( 1 1,17,295.928 1411 JARINGAN J,155.499.441 (,155.499.441 5..1.99.999 Instalasi Air Bersih I Air Baku Lainnya I 462.195,862 1 462,195,862 5..1 1.~ Instalasi AC Unit 1 1,124,17,864 1 1,124,17.864 5.4.2.1.1 Jaringan Transmisi Tegangan Diatas KVA Unit 1 1,569,285,715 ( ( I 1,569,285,715 TOTAL 44,95,227,4 I ~,55.s 14,97 22.S8,87 47,88.24.17

DAFTAR PERSEDIAAN - SIMAK BMN

HADAN PENGi\Wi\SAN I-EUANGAN DAN PEi\1lANGUNr\N HADAN PF.NGAWASAN J<FUANGAN DAN PEMTlANGUNAN PERWAKII.AN BPKPPROVINSI SULAWESI BAlCH LAPORAN BARANG PERSEDIAAN PER SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 215 NAMA UAKPB PERWAKILAN BPKP PROVTNSI SULAWESI BARAT KODE UAKPB 89.1.4.689266..KD Tgi Cetak Haiaman 16-2-216 Kode Uraian 117111 BARANG KONSlJMSI -- -- - -.. - - - -- - --- 1.1..1.1 Alat Tulis 7,26,46 1.1..1. Penjepit Kertas,95,694 1.1..1.4 Penghapus/Korektor 2,48,5 1.1..1.6 Ordner Dan Map 7,65,948 1.1..1.7 Penggaris 11,2 1.1..1.8 Cutter (Alat Tulis Kantor) 2,812,7 1.1..1.1 Alat Perekat 848,1 1.1..1.12 Staples 27,5 1.1..1.1 lsi Staples,494,7 1.1..1.999 Alat Tulis Kantor Lainnya 9,8,616 1.1..2.I Kertas HVS 62,178,82 1.1..2.2 Berbagai Kertas 1,5,84 1.1..2. Kertas Cover 7,674,821 1.1..2.4 Amplop 11,85,989 1.1..2.999 Kertas Dan Cover Lainnya 8,488,7 1.1..4.4 TintaIToner Printer 1,645,9 1.1..6.2 Lampu Listrik 5,91,6 1.1..99.999 Alatlbahan Untuk Kegiatan Kantor Lainnya JUMLAH BARANG KONSUMSI 264,82,968 11711 BAHAN UNTUK PEMELIHARAAN -- - -..----- - _. -... - - -- --- -- 1.1..5.999 Perabot Kantor Lainnya JUMLAH BAHAN UNTUK PEMELIHARAAN TOTAL 264,82,968,- dalam kondisi rusak.,- dalam kondisi usang, 196529198611

LAMPIRAN PENDUKUNG LAINNYA

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN POSISI BARANG MJLIK NEGARA DI NERACA POSISI PER TANGGAL I DESEMBER 2 I 5 TAHUN ANGGARAN 215 NAMA UAKPB 89.1.4.689266. PERWAKILAN BPKP PROVrNSI SULAWESI BARAT Tanggal 16-2-216 Halaman Kode Lap. LBAPKT KODE AKUNNERACA URAIAN I 2 JUMLAH 1171II Barang Konsumsi 264,82,968 11711 Bahan untuk Pemelibaraan 11111 Tanah 2,42,7,75 12111 Peralatandan Mesin 6,22,14,285 1111 Gedung dan Bangunan 4,52,5,91 14111 Jalan dan Jembatan 1,17,295,928 1411 Jaringan,155,499,441 16111 Konstruksi Dalam pengerjaan 17111 Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin ( 1,879,91,55) 17211 Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan ( 1,44,8,16) 1711 Akumulasi Penyusutan Jalan dan Jembatan ( 17,594,88) 171 Akumulasi PenyusutanJaringan ~ ( 419,16,64) ~'A'~~ J U M L A H _s~~d~~ 4,44,165,72 If(~~ 216 o, J ilia AKPB ~ b Pe fil nj <a.rrr I?,.. '\KEPAl.APERWAKI~.. ~ "'" ~~~ ~tt;. - $l!9~i6'51~~ 1 1987 1 1 7

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGA WASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI SULAWESI BARAT LAPORAN POSISI BARANG MJLlK NEGARA DI NERACA POSISI PER TANGGAL 1 DESEMBER 215 TAHUN ANGGARAN 215 NAMA UAKPB 89.1.4.689266. PERWAKILAN BPKP PROV1NSI SULAWESI BARAT Tan99al 16-2-216 Halaman 1 Kode Lap. LBAPKT AKUNNERACA JUMLAH KODE URAIAN NILAI BMN AKM. PENYUSUTAN NlLAlNETTO 1 2 4 5 117111 Barang Konsumsi 264,82,968 264,82,968 11711 Bahan untuk Pemeliharaan 11111 Tanah 2,42,7,75 2,42,7,75 12111 Peralatan dan Mesin 6,22,14,285 1,879,91,55 4,52,92,2 1111 Gedung dan Bangunan 4,52,5,91 1,44,8,16,76,667,87 14111 Jalan dan Jembatan 1,17,295,928 17,594,88 966,7 I,54 1411 Jaringan,155,499,441 419,16,64 2,76,6,77 16111 Konstruksi Dalam pengerjaan J U M L A H 4752..,&4?;l&S,912,681,91 4,44,165,72 _, 1.. ~ Q~"""amtJjll vf1w~ ari 216 «~J UAKPB $ P i ~n,"" ;( ~v 'i\ IS)* ~EPALAPERlII6.1!1L~_~ -?~f>.~;w1 1 ttsllkin

DAFT AR TINDAK ATAS TEMUAN LANJUT BPK

Nomor Hal BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI SULAWESI BARAT Jalan Abdul Malik PattanaEndeng, Mamuju 91512 Telepon (426) 2188, 214, Faksimile (426) 2117 E-mail;" ' "" s- 1'19 IPW2/1/215 Tindak lanjut Temuan Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan BPKP Tahun 214 b Oktober 215 Yth. Kepala BPKP di Jakarta Menindaklanjuti Surat Perintah Kepala BPKP Nomor PRINT-425/K/SU/215 tanggal 29 Juli 215 hal Tindak Lanjut Temuan Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan BPKP tahun 214, telah kami tindaklanjuti sesuai dengan rincian sebagai berikut' No Pelaku TL Keterangan 1 Pejabat Pembuat Komitmen - ND-19IPW2J1/215 - Agar lebih cermat konsisten, Tanggal2 Oktooor 215 dan melakukan pengawasan - Bukti Penerimaan Negara dan pengendalian secara optimal. NTPN 14B12DFUJTGMOU9 - Setoran ke Kas Negara sebesar 2 Kepala Bagian lata Usaha Rp 22.58.87,- - ND-i9i/PW21i/2i5 Agar iebih cermat menyajikan informasi Ta~al2 Oktober 215 Kepala Sub Bagian Umum akrual pada Laporan Keuangan - ND-189/PW2/1/215 & Operator SIMAK-BMN Agar melakukan - ND-1921PW211/215 Operator Persediaan - Perbaikan data SIMAK BMN Tan9gal 2 Oktober 215 - Mengelola BMN dengan cermat 4 KepaJa Subbag Kepegawaian - Mengikuti kegiatan diklat BMN. - ND-19IPW2/1/215 TimGDN Agar melakukan tugas lebih cermat Tanggal2 Oktober 215 5 Panitia Penerima Hasil - ND-194/PW211/215 Pek~aan Memeriksa hasil pekerjaan dengan hati- TanQ.9_al2Oktober 215 hati dan baik. Berkas tindak lanjut terse but dalarn rnatnks di atas, telah karni sampaikan kepada Inspektur BPKP sebagai lampiran tembusan surat ini. Demikian kami sampaikan. Atas perhatian Bapak, kami ucapkanterimakasih. Tembusan Inspektur BPKP

-----_------ FORMULIR MEMO JURNAL PENYESUAIAN

FORMULIR MEMO PENYESUAIAN Kementerian Negora/Lembaga Eselon I Wilayah Satuan Kerja Nomor Dokumen & Tanggal Tahun Anggoran Keterangan Badon Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Badon Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Borat Perwakilan BPKPProvinsi Sulawesi Barat SP2D Nomor 15178111119 /27 Maret 215 SP2D Nomor 15178111247/6 April 215 SP2D Nomor 15178117275/ 1 September 215 SP2D Nomor 1517811166/19 November 215 SP2D Nomor 151781142/29 Juni 215 SP2D Nomor 151781111119 /26 November 215 215 Belanja Borang Dibayor Dimuka Kotegorl Jurnol Penyesuoian Pendapaton Diterima Dimuka Pendapatan Belanja Dibayor Yang Masih Horus Diterima Dimuka Belanja Yang Masih Horus Dibayor Penyisihan Piutang Penghapusan Penyusutan Aset Kas Di Bendahora Kas Di Bendahora Persediaan Piutang Penerimaan Pengeluaran D Koreksi Antor Beban D Pendapatan Selisih KursBelum Terealisasi D Beban Selisih KursBelum Terealisasi D Pembentukan Piutang Jangka Panjang D Pembentukan Piutang Jangka Pendek D Transfer Masuk D Transfer Keluor D Reklasifikasi Neraca D Koreksi D/K KocleAkun Debet!Credit D 114112 Belanja Borang Yang Dibayar Dimuka 46.69. K 522141 Beban Sewa 46.69. Dibuat oleh Tanggal Disetujui Oleh Tanggal Direkam Oleh Operator SAl Tanggal Os 215 111 TriaDeppalanna NIP -

FORMULIR MEMO PENYESUAIAN Kementerian Negora/Lembaga Eselon I Wilayah Satuan Kerja Nomor Dokumen & Tanggal Tahun Anggoran Keterangan Badon Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Badon Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Borat Perwakilan BPKPProvinsi Sulawesi Borat SP2D Nomor 15178111119/27 Maret 215 SP2D Nomor 15178111247/6 April 215 SP2D Nomor 15178117275/ 1 September 215 SP2D Nomor 1517811166/19 November 215 SP2D Nomor 151781142/29 Juni 215 SP2D Nomor 151781111119/26 November 215 215 Belanja Barang Dibayar Dimuka Kategori Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima Dimuka Pendapatan Belanja Dibayor Yang Mosih Horus Diterima Dimuka Belanja Yang Mosih Horus Dibayor Penyisihan Piutang Penghapusan Penyusutan Aset Kas Di Bendahara Kas Di Bendahara Persediaan Piutang Penerimaan Pengeluoran D Koreksi Antor Beban D Pendapatan Sellsih KursBelum Terealisosi D Beban Sellslh KursBelum Terealisasi D Pembentukan Piutang Jangka Panjang D Pembentukan Piutang Jangka Pendek D Transfer Mosuk D Transfer Keluar D Reklasifikasi Neraea D Koreksi No. D/K KodeAkun UralanAkun Debet Ktedlt D 522141 Beban Sewa 21.742.5 K 114112 Belanja Borang Yang Dibayor Dimuka 21.742.5 Dibuat oleh Tanggal Disetujui Oleh Tanggal Direkam Oleh operator SAl Tanggal ~s 215 NIP 1964 TriAPaeppalanna NIP - Catatan Dibuat setiap bulan sampai den eriode sewa berakhir

FORMULIR Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Baral Perwakilan BPKPProvinsi Sulawesi Barat SPPNomor 5/PW2/l/2 16 18 Januari 216 215 Selanja Pegawai Yang Masih Harus Dibayar ~!!!!IOrlJurnalPenyesualan Pendapalan Diterima Dimuka Pendapalan Belanja Dibayar Yang Masih Harus Dilerima Dimuka Belanja Yang Masih Harus Dibayar Penyisihan Piutang Penghapusan Penyusulan Aset Kas Di Bendahara Kas Di Bendahara Persediaan Piutang Penerimaan Pengeluaran D Koreksi Antar Beban o Pendapalan Selisih KursBelum Terealisasi o Beban Selisih Kurs Belum Terealisasi D Pembenlukan Piulang Jangka Panjang Pembentukan Piulang Jangka Pendek Transfer Masuk Transfer Keluar Reklasifikasi Neraea o Koreksi D 512411 Beban Tunjangan Kinerja 55.614.8 K 212111 Belanja Pegawai Yang Masih Harus Dibayar 55.614.8 Diselujui Oleh Tanggal Direkam Oleh Operator SAl Tanggal. 1 Des 215 '"A ""'"OOO NIP - belum

FORMULIR MEMO PENYESUAIAN Kementerian Negara/Lembaga Eselon I Wilayah Satuan Kerja Nomor Dokumen Tanggal Tahun Anggoran Keterangan Badon Pengawosan Keuangan dan Pembangunan Badon Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Barat Perwakilan BPKPProvinsi Sulawesi Barat SP2DNomor 161781157 19 Januari 216 215 Belanja Pegawai Yang Mosih Horus Dibayar Kategori Jurnal Penyesuaian Pendapatan Diterima Dimuka Pendapatan Belanja Dibayor Yang Mosih Horus Diterima Dimuka Belanja Yang Masih Horus Dibayar Penyisihan Piutang Penghapusan Penyusutan Aset Kos Di Bendahara Kos Di Bendahara Persediaan Piutang Penerimaan Pengeluoran D Koreksi Antor Beban D Pendapatan Selisih Kurs Belum Terealisosi D Beban Selisih KursBelum Terealisasi D Pembentukan Piutang Jangka Panjang D Pembentukan D Transfer Mosuk D Transfer Keluar D Reklasifikasi Neraca D Koreksi Piutang Jangka Pendek No. D/K Kode Akun UraianAkun Debet Kredlt D 212111 Belanja Pegawai Yang Mosih Horus Dibayar 55.614.8 K 512411 Beban Tunjangan Kinerja 55.614.8 Dibuat oleh Tanggal Disetujui Oleh Tanggal Direkam Oleh Operator SAl Tanggal pn216 NIP 1964117 19 111 Tri AP~eppalanna NIP -

Kementerian Eselon I Negora/Lembaga FORMULIR Badon Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Badon Pengawosan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Barat Perwokllon BPKPProvinsi Sulawesi Barat SPPNomor 12/PW2/l /2 16 14 Januari 216 215 Belanja Borang Yang Masih Harus Dibayar ~!!!.S,ori JurnalPenyesuaian Pendapatan Diterima Dimuka Pendapatan Yang Mosih Horus Diterima Belanja Dibayar Dimuka Belanja Yang Mosih Horus Dibayor Penyisihan Piutang Penghapusan Piulang Penyusutan Aset Kos Di Bendahara Penerimaan Kas Di Bendahara Pengeluaran Persediaan D Koreksi Antor Beban D Pendapatan Selisih Kurs Belum Terealisasi D Beban Selisih KursBelum Terealisasi D Pembentukan Piutang Jangka Panjang D Pembentukan Piutang Jangka Pendek D Transfer Masuk D Transfer Keluor D Reklasifikasi Neraca D Koreksi D 522111 Beban Langganan Listrik 19.911.684 D 522112 Beban Langganan Telepon.67 K 212112 Belanja Barang Yang Masih Harus Dibayor 2.245.57 Disetujui Oleh Tanggal Direkam Oleh Operator SAl Tanggal A)7s 215 TriUDeppalanna NIP - ada

FORMULIRMEMO PENYESUAIAN Kementerian Negara/Lembaga Eselon I Wilayah Satuan Kerja Nomor Ookumen Tanggal Tahun Anggaran Keterangan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sulawesi Barat Perwakilan BPKPProvinsi Sulawesi Barat SP2 (Belum Terbit) 215 Belanja Barang Yang Masih Harus Oibayar Kategorl Jurnal Penyesuaian Pendapatan Oiterima Oimuka Pendapatan Belanja Oibayar Oimuka Yang Masih Harus Oiterima Belanja Yang Masih Harus Oibayar Penyisihan Piutang Penghapusan Penyusutan Aset Kas Oi Bendahara Kas Oi Bendahara Persediaan Piutang Penerimaan Pengeluaran D Koreksi Antar Beban Pendapatan Selisih KursBelum Terealisasi o Beban Selisih Kurs Belum Terealisasi D Pembentukan Piutang Jangka Panjang o Pembentukan Piutang Jangka Pendek o Transfer Masuk o Transfer Keluar o Reklasifikasi Neraca o Koreksi No. D/K Kode Akun UralanAkun Debet Kredlt D 212112 Belanja Barang Yang Masih Harus Oibayar 2.245.57 K 522111 Beban Langganan Listrik 19.911.684 K 522112 Beban Langganan Telepon.67 Oibuat oleh Tanggal Disetujui Oleh Tanggal Oirekam Oleh Tanggal.1716 Operator SAl NIP 196 TriAaeppa'anna NIP -