BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN
|
|
|
- Yuliana Irawan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE SATKER LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 (AUDITED) NOMOR LAP-11/PW29/1/217 TANGGAL 17 APRIL 217
2 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahim 216 (Audited) KATA PENGANTAR Sebagairtiana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2 tentang Keuangan Negara, Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Penggtma Anggaran/Barang mempimyai tugas antara lain menjtisun dan menyampaikan laporan keuangan Kementerian Negara/Lembaga yang dipimpinnya. Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitimg adalah salah satu entitas aktmtansi di bawah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, yang berkewajiban menyelenggarakan akimtansi dan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dengan menyusim laporan keuangan berupa Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan. Pen}aisunan Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahim 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, dan berdasarkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Laporan Keuangan ini telah disusun dan disajikan dengan basis akrual sehingga menyajikan informasi keuangan yang transparan, akurat, dan akimtabel. Laporan Keuangan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada para pemakai laporan, khususnya sebagai sarana xmtuk meningkatkan akuntabihtas/ pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan keuangan negara pada Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka BeHtung. Di samping itu, laporan keuangem ini juga dimaksudkan vmtuk memberikan informasi kepada manajemen dalam pengambuan keputusan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pangkalpinang, 17 April 217 ^^^g^s»iperwakilan, I Kata Pengantar - i -
3 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar i Daftar Isi ii Daftar Tabel iii Daftar Lampiran iv Pernyataan Tanggung Jawab v Ringkasan Laporan Keuangan 1 I. Laporan Realisasi Anggaran II. Neraca 4 III. Laporan Operasional 5 IV. Laporan Perubahan Ekuitas 6 V. Catatan atas Laporan Keuangan 7 A. Penjelasan Umum 7 A.1. Profil dan Kebijakan Teknis 7 A.2. Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan 8 A.. Basis Akuntansi 8 A.4. Dasar Pengukuran 9 A.5. Kebijakan Akuntansi 9 B. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Realisasi Anggaran 17 B.1. Pendapatan Negara dan Hibah 17 B.2. Belanja Negara 18 C. Penjelasan atas Pos-pos Neraca 2 C.1. Aset Lancar 2 C.2. Aset Tetap 25 C.. Kewajiban Jangka Pendek 28 C.4. Ekuitas 29 D. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Operasional D.1. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional D.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional 5 E. Penjelasan atas Pos-pos Laporan Perubahan Ekuitas 8 E.1. Ekuitas Awal 8 E.2. Surplus/(Defisit) LO 8 E.. Koreksi Yang Menambah/(Mengurangi) Nilai Ekuitas 8 E.4. Transaksi Antar-Entitas 9 E.5. Ekuitas Akhir 4 F. Pengungkapan Penting Lainnya 41 F.1. Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja 41 Daftar Isi - ii -
4 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 Perbandingan Realisasi PNBP Periode TA 216 dan Tabel 2 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Menurut Program TA 216 Tabel Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja TA Tabel 4 Perbandingan Realisasi Belanja TA 216 dan Tabel 5 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Pegawai TA Tabel 6 Perbandingan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan Tabel 7 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Barang TA Tabel 8 Perbandingan Realisasi Belanja Barang TA 216 dan Tabel 9 Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 216 dan Tabel 1 Rincian Aset Lancar per 1 Desember 216 dan Tabel 11 Rincian Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember Tabel 12 Rincian Persediaan per 1 Desember 216 dan Tabel 1 Rincian Aset Tetap per 1 Desember 216 dan Tabel 14 Rincian Tanah per 1 Desember Tabel 15 Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember Tabel 16 Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 216 dan Tabel 17 Rincian Beban Operasional Tahun 216 dan 215 Tabel 18 Rincian Beban Pegawai Tahun 216 dan Tabel 19 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Pegawai Tahun 216 Menurut LO dan LRA 1 Tabel 2 Rincian Beban Persediaan Tahun 216 dan Tabel 21 Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 216 dan 215 Tabel 22 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Barang dan Jasa Tahun 216 Menurut LO dan LRA Tabel 2 Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 216 dan Tabel 24 Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 216 dan Tabel 25 Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 216 dan Tabel 26 Rincian Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Tahun 216 dan Daftar Tabel - iii -
5 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) DAFTAR LAMPIRAN 1. Laporan Keuangan Pokok A. Neraca Saldo Awal B. Neraca Percobaan Basis Kas C. Neraca Percobaan Basis Akrual D. Laporan Realisasi Anggaran E. Neraca F. Laporan Operasional G. Laporan Perubahan Ekuitas 2. Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Negara dan Hibah. Laporan Realisasi Pengembalian Pendapatan Negara dan Hibah 4. Laporan Realisasi Anggaran Belanja 5. Laporan Realisasi Pengembalian Belanja 6. Neraca SIMAK BMN per 1 Desember 216 Daftar Lampiran - iv -
6 PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
7 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahxrn 216 (Audited) BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216, yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan sebagaimana terlampir, merupakan tanggung jawab kami. Laporan Keuangan tersebut telah disusim berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai dan isinya telah menyajikan iitformasi pelaksanaan anggaran dan posisi keuangan secara layak, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan. inang, 17 April Pemyataan Tanggung Jawab -v-
8 RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN
9 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, serta berdasarkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat dalam pemerintahan. Laporan Keuangan ini meliputi 1. LAPORAN REALISASI ANGGARAN Laporan Realisasi Anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya, yang mencakup unsur-unsur Pendapatan-LRA dan Belanja selama periode 1 Januari 216 sampai dengan 1 Desember 216. Realisasi Pendapatan Negara pada TA 216 adalah berupa Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp , dari estimasi pendapatan sebesar Rp,. Realisasi Belanja Negara sampai dengan 1 Desember 216 adalah sebesar Rp , atau mencapai 97,6 % dari alokasi anggaran sebesar Rp ,. 2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas per 1 Desember 216. Nilai Aset per 1 Desember 216 dicatat dan disajikan sebesar Rp ,, terdiri atas Aset Lancar sebesar Rp , dan Aset Tetap (netto setelah akumulasi penyusutan) sebesar Rp ,. Nilai Total Kewajiban dan Ekuitas Rp ,, terdiri atas Kewajiban sebesar Rp , dan Ekuitas Rp ,.. LAPORAN OPERASIONAL Laporan Operasional menyajikan berbagai unsur pendapatan-lo, beban, surplus/defisit dari kegiatan operasional, surplus/defisit dari kegiatan non-operasional, dan surplus/defisit-lo, yang diperlukan untuk penyajian yang wajar. Pendapatan-LO untuk periode sampai dengan 1 Desember 216 adalah sebesar Rp,, sedangkan jumlah Beban Operasional adalah sebesar Rp , sehingga terdapat defisit dari Kegiatan Operasional senilai minus Rp ,. Kegiatan Non- Operasional terjadi Ringkasan - 1 -
10 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) surplus sebesar Rp ,, sehingga sampai dengan 1 Desember 216 Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami Defisit-LO sebesar minus Rp ,. 4. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Laporan Perubahan Ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun 216 dibandingkan dengan tahun 215. Ekuitas pada tanggal 1 Januari 216 adalah sebesar Rp , dikurangi Defisit-LO sebesar minus Rp ,, kemudian ditambah dengan Koreksi yang Menambah/Mengurangi Nilai Ekuitas senilai minus Rp264.8,, dan ditambah Transaksi Antar Entitas sebesar Rp , sehingga Ekuitas Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 1 Desember 216 adalah senilai Rp ,. 5. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Termasuk pula dalam CaLK adalah penyajian informasi yang diharuskan dan dianjurkan oleh Standar Akuntansi Pemerintahan, serta pengungkapan pengungkapan lainnya yang diperlukan untuk penyajian yang wajar atas laporan keuangan. Laporan Realisasi Anggaran untuk periode yang berakhir pada tanggal 1 Desember 216 disusun dan disajikan berdasarkan basis kas, sedangkan Neraca, Laporan Operasional, dan L aporan Perubahan Ekuitas untuk Tahun 216 disusun dan disajikan dengan basis akrual. Ringkasan - 2 -
11 LAPORAN REALISASI ANGGARAN
12 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN REALISASI ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) TAHUN ANGGARAN 216 NO. U R A I A N CATATAN ANGGARAN REALISASI % REALISASI TERHADAP ANGGARAN TA 215 REALISASI A. PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH B.1 Penerimaan Negara Bukan Pajak , Jumlah Pendapatan , B. BELANJA NEGARA B.2 Belanja Pegawai B , Belanja Barang B , Belanja Modal B Jumlah Belanja , Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Realisasi Anggaran - -
13 NERACA
14 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) II. N E R A C A PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NERACA PER 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES DES 215 ASET ASET LANCAR C.1 Belanja Dibayar Dimuka (prepaid) C Persediaan C JUMLAH ASET LANCAR ASET TETAP C.2 Tanah C Peralatan dan Mesin C Gedung dan Bangunan C Konstruksi Dalam Pengerjaan C Akumulasi Penyusutan C.2.5 ( ) ( ) JUMLAH ASET TETAP JUMLAH ASET KEWAJIBAN KEWAJIBAN JANGKA PENDEK C. Utang kepada Pihak Ketiga C JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK JUMLAH KEWAJIBAN EKUITAS C.4 Ekuitas C JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Neraca - 4 -
15 LAPORAN OPERASIONAL
16 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) III. LAPORAN OPERASIONAL PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN OPERASIONAL UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES DES 215 KEGIATAN OPERASIONAL D.1 PENDAPATAN OPERASIONAL Pendapatan Negara Bukan Pajak D D.1.1 Jumlah Pendapatan Operasional (D.1.1.1) D BEBAN OPERASIONAL Beban Pegawai D Beban Persediaan D Beban Barang dan Jasa D Beban Pemeliharaan D Beban Perjalanan Dinas D Beban Penyusutan dan Amortisasi D Jumlah Beban Operasional (D s.d. D.1.2.6) D Surplus/ (Defisit) dari Kegiatan Operasional (D.1.1 D.1.2) D.1 ( ) ( ) D.1.2 KEGIATAN NON-OPERASIONAL D.2 SURPLUS/ (DEFISIT) DARI PELEPASAN ASET NON- LANCAR Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar D Beban Pelepasan Aset Non-Lancar D D.2.1 Jumlah Surplus/ (Defisit) dari Pelapsan Aset Non-Lancar (D D.2.1.2) D.2.1 (49.1) ( ) SURPLUS/ (DEFISIT) DARI KEGIATAN NON- OPERASIONAL LAINNYA D.2.2. Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya D Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya D Jumlah Surplus/ (Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya (D.2.2.1) D Surplus/ (Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional (D.2.1+D.2.2) D ( ) SURPLUS/ (DEFISIT) LO (D.1+D.2) ( ) ( ) Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Operasional - 5 -
17 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
18 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) IV. LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (Dalam Rupiah) NAMA PERKIRAAN CATATAN 1 DES DES 215 EKUITAS AWAL E SURPLUS/(DEFISIT) LO E.2 ( ) ( ) KOREKSI YANG MENAMBAH/(MENGURANGI) EKUITAS Penyesuaian Nilai Aset E..1 - (94.256) Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi E..2 (264.8) - Jumlah Koreksi yang Menambah/(Mengurangi) Ekuitas (264.8) (94.256) TRANSAKSI ANTAR-ENTITAS E.4 Ditagihkan ke Entitas Lain E Diterima dari Entitas Lain E.4.2 ( ) (46.656) Pengesahan Hibah Langsung E Jumlah Transaksi Antar-Entitas KENAIKAN/(PENURUNAN) EKUITAS (E.2+E.+E.4) ( ) EKUITAS AKHIR (E.1+E.2+E.+E.4) E E. Lihat Catatan atas Laporan Keuangan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan ini. Laporan Perubahan Ekuitas - 6 -
19 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
20 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) I. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Profil dan Kebijakan Teknis A. PENJELASAN UMUM A.1. PROFIL DAN KEBIJAKAN TEKNIS Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) adalah lembaga pemerintah non-kementerian, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 1 Tahun 198, kemudian diperbarui dengan Keputusan Presiden RI Nomor 1 Tahun 21 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah RI Non-Departemen, sebagaimana beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden RI Nomor 192 Tahun 214. Sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor 192 Tahun 214, BPKP merupakan aparat pengawasan intern pemerintah yang berada dan bertanggung jawab kepada Presiden. Tugas BPKP adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara/daerah dan pembangunan nasional. Sebagai aparat pengawasan intern pemerintah, BPKP berperan untuk membantu pemerintah dalam membangun pemerintahan yang baik dan bersih, membantu menghadapi permasalahan yang terjadi, dan memberikan masukan/solusi. Penegasan jati diri sebagai pengawas intern pemerintah adalah dalam arti BPKP lebih mengedepankan peran proaktif untuk dapat memberikan nilai tambah kepada stakeholder dan shareholder. Dalam hal ini, BPKP berperan untuk meningkatkan proses governance, manajemen risiko, dan penerapan sistem pengendalian guna mencapai tujuan nasional. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 28 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, menyatakan BPKP berperan dalam mendukung akuntabilitas Presiden dalam pelaksanaan pengelolaan Keuangan Negara, melalui fungsi pengawasan intern terhadap akuntabilitas keuangan negara dan pembinaan penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Organisasi dan Tata Kerja BPKP diatur dengan Keputusan Kepala BPKP Nomor KEP-6..-8/K/21 tanggal 2 Februari 21. BPKP mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan Catatan atas Laporan Keuangan - 7 -
21 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) keuangan dan pembangunan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Organisasi dan Tata Kerja Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan tanggal 2 September 214 dengan Keputusan Kepala BPKP Nomor 2 Tahun 214. Susunan organisasi dan pejabat pimpinan unit kerja di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 adalah sebagai berikut Kepala Perwakilan Kepala Bagian Tata Usaha Kepala Subbagian Keuangan Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Raden Suhartono Y. Heri Sulistyo Yessi Febrianti Marwanta Purba Pendekatan Penyusunan Laporan Keuangan A.2. PENDEKATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Tahun 216 merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Laporan Keuangan ini dihasilkan melalui Sistem Akuntansi Instansi (SAI), yaitu serangkaian prosedur manual maupun yang terkomputerisasi, mulai dari pengumpulan data, pencatatan, dan pengikhtisaran sampai dengan pelaporan posisi keuangan dan operasi keuangan pada Kementerian Negara/Lembaga. SAI terdiri atas Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA) dan Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK- BMN). SAI dirancang untuk menghasilkan Laporan Keuangan Satuan Kerja, yang terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas. Adapun SIMAK-BMN adalah sistem yang menghasilkan informasi aset tetap, persediaan, dan aset lainnya untuk penyusunan neraca dan laporan barang milik negara, serta laporan manajerial lainnya. Basis Akuntansi A.. BASIS AKUNTANSI BPKP menerapkan basis akrual dalam penyusunan dan penyajian Neraca, Laporan Operasional, dan Laporan Perubahan Ekuitas, serta basis kas untuk penyusunan dan penyajian Laporan Realisasi Anggaran. Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa Catatan atas Laporan Keuangan - 8 -
22 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi, tanpa memerhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayarkan, sedangkan basis kas adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi atau peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar. Hal ini sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 21 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dasar Pengukuran A.4. DASAR PENGUKURAN Pengukuran adalah proses penetapan nilai uang untuk mengakui dan memasukkan setiap pos dalam laporan keuangan. Dasar pengukuran yang diterapkan BPKP dalam penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan adalah dengan menggunakan nilai perolehan historis. Aset dicatat sebesar pengeluaran/penggunaan sumber daya ekonomi atau sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aset tersebut. Kewajiban dicatat sebesar nilai wajar sumber daya ekonomi yang digunakan pemerintah untuk memenuhi kewajiban yang bersangkutan. Pengukuran pos-pos laporan keuangan menggunakan mata uang rupiah. Transaksi yang menggunakan mata uang asing dikonversi terlebih dahulu dan dinyatakan dalam mata uang rupiah. Kebijakan Akuntansi A.5. KEBIJAKAN AKUNTANSI Penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Tahun 216 telah mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Kebijakan akuntansi merupakan prinsip-prinsip, dasar-dasar, konvensi-konvensi, aturan-aturan, dan praktik-praktik spesifik yang dipilih oleh suatu entitas pelaporan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam laporan keuangan ini merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh BPKP. Di samping itu, dalam penyusunannya telah diterapkan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan yang sehat di lingkungan pemerintahan. Kebijakan-kebijakan akuntansi yang penting yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan BPKP adalah sebagai berikut Catatan atas Laporan Keuangan - 9 -
23 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Pendapatan-LRA 1) Pendapatan-LRA Pendapatan-LRA adalah semua penerimaan yang menambah ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan, yang menjadi hak pemerintah pusat dan tidak perlu dibayar kembali oleh pemerintah pusat. Pendapatan-LRA diakui pada saat kas diterima pada Kas Umum Negara (KUN). Akuntansi pendapatan-lra dilaksanakan berdasarkan asas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan-LRA disajikan menurut klasifikasi sumber pendapatan. Pendapatan-LO 2) Pendapatan-LO Pendapatan-LO adalah hak pemerintah pusat, yang diakui sebagai penambah ekuitas dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan dan tidak perlu dibayar kembali. Pendapatan-LO diakui pada saat timbulnya hak atas pendapatan dan/atau pendapatan direalisasi, yaitu adanya aliran masuk sumber daya ekonomi. Secara khusus, pengakuan pendapatan-lo pada BPKP adalah sebagai berikut Pendapatan Jasa Pelatihan diakui setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Pendapatan Sewa Aset Tetap diakui secara proporsional antara nilai dan periode waktu sewa. Pendapatan denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan diakui pada saat ditetapkan surat keputusan denda atau dokumen lain yang dipersamakan. Akuntansi pendapatan-lo dilaksanakan berdasarkan asas bruto, yaitu dengan membukukan penerimaan bruto, dan tidak mencatat jumlah nettonya (setelah dikompensasikan dengan pengeluaran). Pendapatan disajikan menurut klasifikasi sumber pendapatan. Belanja ) Belanja Belanja adalah semua pengeluaran yang mengurangi ekuitas dana lancar dalam periode tahun yang bersangkutan, yang tidak akan Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -
24 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintah pusat. Belanja diakui pada saat terjadi pengeluaran kas dari KUN. Khusus pengeluaran melalui bendahara pengeluaran, pengakuan belanja terjadi pada saat pertanggungjawaban atas pengeluaran tersebut disahkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Belanja disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja, selanjutnya klasifikasi berdasarkan organisasi dan fungsi akan diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Beban 4) Beban Beban adalah penurunan manfaat ekonomi atau potensi dalam periode pelaporan yang menurunkan ekuitas, yang dapat berupa pengeluaran atau konsumsi aset atau timbulnya kewajiban. Beban diakui pada saat timbulnya kewajiban; terjadinya konsumsi aset; terjadinya penurunan manfaat ekonomi atau potensi jasa. Beban disajikan menurut klasifikasi ekonomi/jenis belanja dan selanjutnya klasifikasi berdasarkan organisasi dan fungsi diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Aset Aset Lancar 5) Aset Aset diklasifikasikan menjadi Aset Lancar, Aset Tetap, Piutang Jangka Panjang, dan Aset Lainnya. a. Aset Lancar Kas disajikan di neraca dengan menggunakan nilai nominal. Kas dalam bentuk valuta asing disajikan di neraca dengan menggunakan kurs tengah BI pada tanggal neraca. Piutang diakui apabila memenuhi kriteria sebagai berikut Piutang yang timbul dari Tuntutan Perbendaharaan/Ganti Rugi apabila telah timbul hak yang didukung dengan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTM) dan/atau telah dikeluarkannya surat keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Piutang yang timbul dari perikatan diakui apabila peristiwa yang menimbulkan hak tagih dan didukung dengan naskah Catatan atas Laporan Keuangan
25 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) perjanjian yang menyatakan hak dan kewajiban secara jelas serta jumlahnya dapat diukur secara andal. Piutang disajikan dalam neraca pada nilai yang dapat direalisasikan (net realizable value). Hal ini diwujudkan dengan membentuk penyisihan piutang tak tertagih. Penyisihan tersebut didasarkan atas kualitas piutang yang ditentukan berdasarkan jatuh tempo dan upaya penagihan yang dilakukan pemerintah. Perhitungan penyisihannya adalah sebagai berikut Kualitas Piutang Lancar Kurang Lancar Diragukan Macet Uraian Belum dilakukan pelunasan s.d. tanggal jatuh tempo Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Pertama tidak dilakukan pelunasan Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Kedua tidak dilakukan pelunasan 1. Satu bulan terhitung sejak tanggal Surat Tagihan Ketiga tidak dilakukan pelunasan 2. Piutang telah diserahkan kepada Panitia Urusan Piutang Negara/DJKN Tarif Penyisihan,5% 1% 5% 1% Tagihan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang akan jatuh tempo 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan disajikan sebagai Bagian Lancar Tagihan TGR. Persediaan dicatat berdasarkan hasil perhitungan fisik pada tanggal neraca dikalikan dengan harga pembelian terakhir, apabila diperoleh dengan pembelian. Aset Tetap b. Aset Tetap Nilai Aset Tetap disajikan berdasarkan harga perolehan atau harga wajar. Pengakuan Aset Tetap didasarkan pada nilai satuan minimum kapitalisasi sebagai berikut Pengeluaran untuk per satuan peralatan dan mesin, serta peralatan olahraga yang nilainya sama dengan atau lebih dari Catatan atas Laporan Keuangan
26 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rp., (tiga ratus ribu rupiah); Pengeluaran untuk gedung dan bangunan yang nilainya sama dengan atau lebih dari Rp1.., (sepuluh juta rupiah); Pengeluaran yang tidak tercakup dalam batasan nilai minimum kapitalisasi tersebut di atas, diperlakukan sebagai biaya, kecuali pengeluaran untuk tanah, jalan/irigasi/jaringan, dan aset tetap lainnya berupa koleksi perpustakaan dan barang bercorak kesenian. Aset Tetap yang tidak digunakan dalam kegiatan operasional pemerintah, yang disebabkan antara lain karena aus, ketinggalan zaman, tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi yang makin berkembang, rusak berat, tidak sesuai dengan rencana umum tata ruang (RUTR), atau masa kegunaannya telah berakhir direklasifikasi ke Aset Lain-Lain pada pos Aset Lainnya. Aset Tetap yang secara permanen dihentikan penggunaannya, dikeluarkan dari neraca pada saat ada penetapan dari entitas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di bidang BMN/BMD. Pengembalian belanja modal tahun anggaran yang lalu dicatat sebagai koreksi terhadap nilai aset yang bersangkutan pada saat pengembalian tersebut telah disetorkan ke Kas Negara. Penyusutan Aset Tetap c. Penyusutan Aset Tetap Penyusutan Aset Tetap adalah penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat dari suatu aset tetap. Kebijakan Penyusutan Aset Tetap didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.6/214 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 1/PMK.6/21 tentang Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat. Penyusutan Aset Tetap tidak dilakukan terhadap Tanah, Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP), dan Aset Tetap yang dinyatakan hilang, berdasarkan dokumen sumber sah atau dalam kondisi rusak berat dan/atau usang, yang telah diusulkan kepada Pengelola Barang untuk dilakukan penghapusan. Catatan atas Laporan Keuangan - 1 -
27 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Penghitungan dan pencatatan Penyusutan Aset Tetap dilakukan setiap akhir semester tanpa memperhitungkan adanya nilai residu. Penyusutan Aset Tetap dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus, yaitu dengan mengalokasikan nilai yang dapat disusutkan dari Aset Tetap secara merata setiap semester selama Masa Manfaat. Masa Manfaat Aset Tetap ditentukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 59/KMK.6/21 tentang Tabel Masa Manfaat Dalam Rangka Penyusutan Barang Milik Negara berupa Aset Tetap pada Entitas Pemerintah Pusat. Secara umum tabel masa manfaat adalah sebagai berikut Kelompok Aset Tetap Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Jalan, Jaringan, dan Irigasi Alat Tetap Lainnya (Alat Musik Modern) Masa Manfaat 2 s.d. 2 tahun 1 s.d. 5 tahun 5 s.d. 4 tahun 4 tahun Piutang Jangka Panjang Aset Lainnya d. Piutang Jangka Panjang Piutang Jangka Panjang adalah piutang yang akan jatuh tempo atau akan direalisasikan lebih dari 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan. Termasuk dalam Piutang Jangka Panjang adalah Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (TP/TGR) yang jatuh tempo lebih dari satu tahun. TP adalah tagihan yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan kepada Bendahara yang karena lalai atau perbuatan melawan hukum mengakibatkan kerugian Negara/Daerah. TGR adalah suatu proses yang dilakukan terhadap pegawai negeri atau bukan pegawai negeri bukan Bendahara, dengan tujuan untuk menuntut penggantian atas suatu kerugian yang diderita oleh Negara sebagai akibat langsung ataupun tidak langsung dari suatu perbuatan yang melanggar hukum, yang dilakukan oleh pegawai tersebut atau kelalaian dalam pelaksanaan tugasnya. e. Aset lainnya Aset Lainnya adalah aset pemerintah selain Aset lancar, Aset tetap, Catatan atas Laporan Keuangan
28 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) dan Piutang Jangka Panjang. Termasuk dalam Aset Lainnya adalah aset tak berwujud, tagihan penjualan angsuran yang jatuh tempo lebih dari 12 (dua belas) bulan, aset kerjasama dengan pihak ketiga (kemitraan), dank as yang dibatasi penggunaanya. Aset Tak Berwujud (ATB) disajikan sebesar nilai tercatat netto yaitu sebesar harga perolehan setelah dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi ATB dengan masa manfaat terbatas dilakukan dengan metode garis lurus dan nilai sisa nihil, sedangkan atas ATB dengan masa manfaat tidak terbatas, tidak dilakukan amortisasi. Masa Manfaat Aset Tak Berwujud ditentukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 62/KM.6/215 tentang Masa Manfaat Dalam Rangka Amortisasi Barang Milik Negara berupa Aset Tak Berwujud pada Entitas Pemerintah Pusat. Secara umum, masa manfaat adalah sebagai berikut Software Komputer Franchise Kelompok Aset Tak Berwujud Lisensi, Hak Paten Sederhana, Merk, Desain Industri, Rahasia Dagang, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu Hak Ekonomi Lembaga Penyiaran, Paten Biasa, dan Perlindungan Varietas Tanaman Semusim Hak Cipta Karya Seni Terapan dan Perlindungan Varietas Tanaman Tahunan Hak Cipta atas Ciptaan Golongan II, Hak Ekonomi Pelaku Pertunjukkan, dan Hak Ekonomi Prodesur Fonogram Hak Cipta atas Ciptaan Golongan I Masa Manfaat 4 tahun 5 tahun 1 tahun 2 tahun 25 tahun 5 tahun 7 tahun Aset Lain-lain berupa aset tetap pemerintah dalam kondisi rusak berat dan tidak lagi digunakan dalam operasional pemerintahan, disajikan sebesar nilai buku, yaitu harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan. Kewajiban 6) Kewajiban Kewajiban adalah utang yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang Catatan atas Laporan Keuangan
29 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) penyelesaiannya mengakibatkan aliran keluar sumber daya ekonomi pemerintah. Kewajiban pemerintah diklasifikasikan ke dalam Kewajiban Jangka Pendek dan Kewajiban Jangka Panjang. a. Kewajiban Jangka Pendek Suatu Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu dua belas bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban Jangka Pendek meliputi Utang Kepada Pihak Ketiga, Belanja yang Masih Harus Dibayar, Pendapatan Diterima Dimuka, dan Utang Jangka Pendek Lainnya. b. Kewajiban Jangka Panjang Kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang jika diharapkan untuk dibayar atau jatuh tempo dalam waktu lebih dari 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban dicatat sebesar nilai nominal, yaitu sebesar nilai kewajiban pemerintah pada saat pertama kali transaksi berlangsung. Ekuitas 7) Ekuitas Ekuitas merupakan selisih antara aset dengan kewajiban dalam satu periode. Pengungkapan lebih lanjut dari Ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas. Catatan atas Laporan Keuangan
30 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN Pagu yang tersedia dalam DIPA Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (68921) tahun 216 adalah sebesar Rp ,. Anggaran tersebut direvisi sesuai dengan Surat Pengesahan Revisi ke-5 dari Direktorat Jenderal Anggaran Nomor SP DIPA /216 tanggal 1 Desember 216 menjadi sebesar Rp ,. Pagu tersebut termasuk anggaran yang diblokir (self blocking) sebesar Rp ,, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 216 tentang Langkah- Langkah Penghematan Belanja Kementerian/Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan APBN Perubahan Tahun Anggaran 216, yang ditindaklanjuti dengan Surat Direktur Jenderal Anggaran Nomor S-2252/AG/216 tanggal 15 September 216, dengan rincian sebagai berikut Jenis Belanja Jumlah Anggaran (Rp) Kode Uraian Awal Revisi 51 Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal - - Total Apabila dilihat dari program, maka pagu belanja adalah sebagai berikut Program Anggaran Awal (Rp) Anggaran Setelah Revisi (Rp) Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional Serta Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Total Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Rp B.1. Pendapatan Negara dan Hibah Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah pada TA 216 adalah sebesar Rp ,, dari estimasi pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp,. Keseluruhan Pendapatan Negara di BPKP merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Lainnya. Kantor Perwakilan Catatan atas Laporan Keuangan ~ 17 ~
31 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak membuat Estimasi Pendapatan Negara Bukan Pajak dan Hibah TA 216. Realisasi PNBP Lainnya Tahun 216 mengalami kenaikan sebesar Rp , atau 1.158,78 persen dibandingkan dengan realisasi PNBP TA 215 sebesar Rp46.656,, yang disebabkan bertambahnya Pendapatan dan Pemindahtanganan BMN Lainnya dan Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu. Perbandingan realisasi PNBP TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini. Tabel 1 Perbandingan Realisasi PNBP TA 216 dan 215 Uraian Jenis PNBP Realisasi PNBP TA 216 TA 215 (Rp) (Rp) Naik / (Turun) Rp % Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu , ,4 Total ,78 Realisasi Belanja Negara Rp B.2. Belanja Negara Realisasi belanja Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada TA 216 setelah dikurangi pengembalian belanja adalah sebesar Rp , atau 97,6 persen dari anggaran sebesar Rp ,. Rincian anggaran dan realisasi Belanja menurut program TA 216 disajikan pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Menurut Program TA 216 Kode Program Uraian Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP ,98 6 Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan SPIP ,54 Total ,6 Catatan atas Laporan Keuangan ~ 18 ~
32 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Apabila menurut jenis belanja, anggaran dan realisasinya disajikan pada Tabel berikut ini. Tabel Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja per Jenis Belanja TA 216 Kode Jenis Belanja Uraian Jenis Belanja Anggaran (Rp) Realisasi Belanja (Rp) % Realisasi 51 Belanja Pegawai ,9 52 Belanja Barang ,79 5 Belanja Modal Total ,6 Komposisi anggaran dan realisasi belanja TA 216 disajikan pada Grafik 1 berikut ini. Grafik 1 Anggaran dan Realisasi Belanja TA 216 Realisasi belanja TA 216 Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan sebesar minus Rp , atau minus 26,27 persen dibandingkan dengan TA 215, terutama disebabkan tidak terdapat anggaran untuk belanja modal di TA 216. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 19 ~
33 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Perbandingan antara realisasi belanja TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 4 berikut ini. Tabel 4 Perbandingan Realisasi Belanja TA 216 dan 215 Kode Realisasi Belanja Netto Naik / (Turun) Jenis Belanja Uraian Jenis Belanja TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Jumlah (Rp) % 51 Belanja Pegawai ( ) (8,24) 52 Belanja Barang ( ) (5,82) 5 Belanja Modal ( ) (1,) Total ( ) (26,27) Belanja Pegawai Rp B.2.1. Belanja Pegawai Realisasi Belanja Pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Rincian anggaran dan realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 5 berikut ini. Tabel 5 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 Uraian Anggaran (Rp) Realisasi Netto (Rp) % Belanja Gaji dan Tunjangan PNS ,27 Belanja Lembur ,91 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito ,68 Total ,9 Realisasi belanja pegawai (netto) sebesar Rp , berasal dari belanja pegawai (bruto) sebesar Rp , setelah dikurangi dengan pengembalian belanja sebesar Rp ,. Dibandingkan dengan realisasi TA 215, mengalami penurunan sebesar minus Rp , atau minus 8, persen, antara lain disebabkan berkurangnya jumlah pegawai di TA 216. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 2 ~
34 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Perbandingan antara realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 6 berikut ini. Tabel 6 Perbandingan Realisasi Belanja Pegawai TA 216 dan 215 Uraian Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Realisasi Belanja Netto TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Naik / (Turun) Rp % ( ) (7,6) Belanja Lembur ,48 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito ( ) (1,99) Total ( ) (8,) Belanja Barang Rp B.2.2. Belanja Barang Realisasi Belanja Barang Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Rincian anggaran dan realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 7 berikut ini. Tabel 7 Rincian Anggaran dan Realisasi Belanja Barang TA 216 Uraian Anggaran (Rp) Realisasi Netto (Rp) % Belanja Barang Operasional ,8 Belanja Barang Non- Operasional , Belanja Barang Persediaan ,98 Belanja Jasa ,15 Belanja Pemeliharaan ,52 Belanja Perjalanan Dalam Negeri ,7 Total ,79 Realisasi belanja barang (netto) sebesar Rp , berasal dari belanja barang (bruto) sebesar Rp , setelah dikurangi dengan pengembalian belanja sebesar Rp ,. Dibandingkan dengan realisasi TA 215, belanja barang mengalami penurunan sebesar Rp , atau 5,82 persen, Catatan atas Laporan Keuangan ~ 21 ~
35 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) antara lain disebabkan pemotongan belanja barang untuk kegiatan pengawasan. Perbandingan antara realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 8 berikut ini. Tabel 8 Perbandingan Realisasi Belanja Barang TA 216 dan 215 Uraian Belanja Barang Operasional Belanja Barang Non- Operasional Belanja Barang Persediaan Realisasi Belanja Netto TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Naik / (Turun) Rp % , (7.72.5) (1,45) ,4 Belanja Jasa ,59 Belanja Pemeliharaan ,2 Belanja Perjalanan Dalam Negeri ( ) (17,) Total ( ) (5,82) Belanja Modal Nihil B.2.. Belanja Modal Realisasi Belanja Modal Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung TA 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp, dan Rp ,. Dibandingkan dengan realisasi belanja modal TA 215, terdapat penurunan sebesar Rp ,, disebabkan tidak terdapat anggaran untuk kegiatan belanja modal pada TA 216. Perbandingan antara realisasi Belanja Modal TA 216 dan 215 disajikan pada Tabel 9 berikut ini. Tabel 9 Perbandingan Realisasi Belanja Modal TA 216 dan 215 Uraian Belanja Modal Peralatan dan Mesin Belanja Modal Gedung dan Bangunan Realisasi Belanja Netto TA 216 (Rp) TA 215 (Rp) Naik /(Turun) Rp % ( ) (1,) ( ) (1,) Total ( ) (1,) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 22 ~
36 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) C. PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA Aset Lancar Rp C.1. Aset Lancar Nilai Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 adalah masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Aset Lancar merupakan aset yang diharapkan segera dapat direalisasikan atau dimiliki untuk dipakai atau dijual dalam waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan. Rincian Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini. No. Tabel 1 Rincian Aset Lancar per 1 Desember 216 dan 215 Aset Lancar 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) 1. Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) Persediaan Total Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) Rp C.1.1. Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) Saldo Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Belanja Dibayar Dimuka merupakan hak sewa yang masih harus diterima dari pihak ketiga setelah tanggal neraca, sebagai akibat dari telah dibayarkannya secara penuh belanja dan membebani anggaran tahun berjalan, namun barang atau jasa belum diterima. Rincian Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 disajikan pada Tabel 11 berikut ini. Tabel 11 Rincian Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 No Objek Sewa Jangka Waktu (Periode) Nilai Sewa (Rp) Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 (Rp) Sewa rumah dinas Kepala Perwakilan Sewa rumah dinas Kepala Bagian Tata Usaha 1 tahun (1/9/216 s.d 1/8/217) 1 tahun (1/9/216 s.d 1/8/217) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 2 ~
37 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) No Objek Sewa Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Instasi Pemerintah Pusat Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Akuntan Negara Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang Investigasi Sewa rumah dinas Korwas JFA Bidang PAPIP Sewa rumah dinas Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum Jangka Waktu (Periode) 1 tahun (24//216 s.d 24//217) 1 tahun (18//216 s.d 18//217) 1 tahun (18//216 s.d 18//217) 1 tahun (18//216 s.d 18//217) 1 tahun (1/12/216 s.d /11/217) 1 tahun (1/11/216 s.d 1/1/217) Nilai Sewa (Rp) Belanja Dibayar Dimuka (Prepaid) per 1 Desember 216 (Rp) Total Persediaan Rp C.1.2. Persediaan Nilai Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp5.4.95,. Persediaan merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan (supplies) pada tanggal neraca, yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional dan tidak untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat. Rincian Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 12 berikut ini. Kode Tabel 12 Rincian Persediaan per 1 Desember 216 dan 215 Jenis Persediaan 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) Barang Konsumsi Total Semua jenis persediaan dengan nilai sebesar Rp , berada dalam kondisi baik. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 24 ~
38 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Aset Tetap Rp C.2. Aset Tetap Nilai buku Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,, merupakan aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan, dan digunakan dalam kegiatan operasional entitas. Rincian Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 1 berikut ini. No. Tabel 1 Rincian Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 Uraian 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) 1. Tanah Peralatan dan Mesin Gedung dan Bangunan Konstruksi Dalam Pengerjaan Nilai Perolehan Akumulasi Penyusutan ( ) ( ) Nilai Buku Tanah Rp C.2.1. Tanah Nilai perolehan Tanah yang dimiliki Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per 1 Desember 216 dan 215, masing-masing sebesar Rp , dan Rp,. Selama tahun 216, terdapat hibah Tanah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluas M 2, sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Nomor /6/DPPKAD/216 tanggal 1 Juni 216 dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Nomor /4/DPPKAD/216 tanggal 17 Juni 216. Tanah tersebut telah mendapatkan Register Hibah dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Register Nomor 2KXDER7A/LD8914 tanggal 16 November 216, dan Surat Persetujuan Memo Pencatatan Hibah Langsung Bentuk Barang/Jasa/Surat Berharga dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Nomor tanggal November 216 sebesar Rp , dan pengembangan melalui Konstrusksi Dalam Catatan atas Laporan Keuangan ~ 25 ~
39 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Pengerjaan sebesar Rp ,. Rincian Tanah per 1 Desember 216 disajikan pada Tabel 14 berikut ini. Tabel 14 Rincian Tanah per 1 Desember 216 NUP Uraian Luas (M 2 ) Nilai (Rp) 1. Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Total Peralatan Dan Mesin Rp C.2.2. Peralatan dan Mesin Nilai perolehan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 sebesar Rp , sehingga nilai buku pada tanggal pelaporan sebesar Rp ,. Mutasi nilai Peralatan dan Mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember Mutasi Tambah - Mini Bus ( Penumpang 14 orang kebawah ) Mutasi Kurang - Penghentian Aset dari Penggunaan ( ) Nilai Perolehan per 1 Desember Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 216 ( ) Nilai Buku per 1 Desember Transaksi penambahan dan pengurangan nilai Peralatan dan Mesin tahun 216 adalah sebagai berikut Mutasi tambah melalui Transfer satu buah kendaraan Mini Bus (Penumpang 14 orang ke bawah) dari Kantor BPKP Pusat sebesar Rp88.87.,. Mutasi kurang melalui Penghentian Aset dari Penggunaan sebesar Rp , merupakan reklasifikasi ke Aset Lain-lain melalui transaksi penghentian aset dari penggunaan, yang disebabkan BMN kondisinya Rusak Berat, sesuai dengan Catatan atas Laporan Keuangan ~ 26 ~
40 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) hasil inventarisasi. Kemudian dilakukan penghapusan terhadap BMN yang rusak berat tersebut sebesar Rp ,, sesuai dengan Surat Persetujuan Penghapusan dari Sekretaris Utama BPKP Nomor S-141/SU/5/216 tanggal 1 Juni 216. Saldo Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 tersebut di atas tidak termasuk Peralatan dan Mesin yang dicatat secara Ekstrakomptabel sebesar Rp ,. Gedung dan Bangunan Rp C.2.. Gedung dan Bangunan Nilai perolehan Gedung dan Bangunan per 1 Desember 216 dan 215, masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin per 1 Desember 216 sebesar Rp , sehingga nilai buku pada tanggal pelaporan sebesar Rp ,. Mutasi nilai Gedung dan Bangunan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember Akumulasi Penyusutan s.d. 1 Desember 216 ( ) Nilai Buku per 1 Desember Konstruksi Dalam Pengerjaan Rp C.2.4. Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Saldo Konstruksi Dalam Pengerjaan per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp69.11., dan Rp ,. Mutasi nilai Konstruksi Dalam Pengerjaan dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Jumlah (Rp) Nilai Perolehan per 1 Desember Reklasifikasi KDP menjadi Tanah ( ) Nilai per 1 Desember Nilai Kontruksi Dalam Pengerjaan sebesar Rp69.11., merupakan nilai perencanaan gedung dan bangunan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 27 ~
41 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Akumulasi Penyusutan Aset Tetap (Rp ) C.2.5. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Saldo Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp , dan minus Rp ,. Akumulasi Penyusutan Aset Tetap merupakan kontra akun Aset Tetap, yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Tetap, selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP). Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 disajikan pada Tabel 15 berikut ini. Tabel 15 Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap per 1 Desember 216 No. Uraian Nilai Perolehan (Rp) Akumulasi Penyusutan (Rp) Nilai Buku (Rp) 1. Tanah Peralatan dan Mesin ( ) Gedung dan Bangunan ( ) Konstruksi Dalam Pengerjaan Total ( ) Kewajiban Jangka Pendek Rp C.. Kewajiban Jangka Pendek Nilai Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp , dan Rp ,. Kewajiban Jangka Pendek merupakan kelompok kewajiban yang diharapkan segera diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. Kewajiban Jangka Pendek per 1 Desember 216 dan 215 berupa Utang Kepada Pihak Ketiga. Utang Kepada Pihak Ketiga Rp C..1. Utang Kepada Pihak Ketiga Nilai Utang Kepada Pihak Ketiga 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Jumlah Utang Kepada Pihak Ketiga merupakan belanja yang masih harus dibayar per tanggal pelaporan. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 28 ~
42 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 216 dan 215 disajikan pada Tabel 16 berikut ini. Tabel 16 Rincian Utang Kepada Pihak Ketiga per 1 Desember 216 dan 215 No Uraian Belanja Pegawai Yang Masih Harus dibayar Belanja Barang Yang Masih Harus dibayar 1 Desember 216 (Rp) 1 Desember 215 (Rp) Total Ekuitas Rp C.4. Ekuitas Ekuitas per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Ekuitas adalah kekayaan bersih entitas yang merupakan selisih antara Aset dan Kewajiban. Rincian lebih lanjut tentang ekuitas disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 29 ~
43 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional (Rp ) D. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL D.1. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Operasional pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp , dan minus Rp ,. Jumlah tersebut merupakan selisih antara Pendapatan Operasional sebesar Rp, dikurangi dengan Beban Operasional sebesar Rp ,. Pendapatan Operasional Nihil D.1.1. Pendapatan Operasional Pendapatan Operasional pada Tahun 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp, dan Rp,. Jumlah tersebut seluruhnya merupakan Pendapatan Negara Bukan Pajak. Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Nihil D Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak-LO pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp, dan Rp,. Beban Operasional Rp D.1.2. Beban Operasional Jumlah Beban Operasional pada Tahun 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp , dan Rp ,. Jumlah tersebut merupakan realisasi beban yang terjadi dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasional selama tahun 216. Rincian Beban Operasional disajikan pada Tabel 17 berikut ini. Uraian Tabel 17 Rincian Beban Operasional Tahun 216 dan 215 Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % Beban Pegawai ( ) (8,2) Beban Persediaan ,6 Beban Barang dan Jasa ,84 Beban Pemeliharaan ,2 Beban Perjalanan Dinas ( ) (17,) Beban Penyusutan dan Amortisasi ,6 Total ( ) (7,7) Catatan atas Laporan Keuangan ~ ~
44 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Beban Pegawai Rp D Beban Pegawai Jumlah Beban Pegawai pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Beban Pegawai adalah beban atas kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang, yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangundangan, yang diberikan kepada pejabat negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS, sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan, kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal. Rincian Beban Pegawai disajikan pada Tabel 18 berikut ini. Tabel 18 Rincian Beban Pegawai Tahun 216 dan 215 Uraian Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % ( ) (7,51) Belanja Lembur ,48 Belanja Tunjangan Khusus dan Belanja Pegawai Transito ( ) (1,91) Total ( ) (8,2) Jika realisasi tahun 216 dibandingkan dengan realisasi menurut LRA pada periode yang sama, terdapat selisih sebesar Rp , sebagaimana disajikan pada Tabel 19 berikut ini Tabel 19 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Pegawai Tahun 216 Menurut LO dan LRA Uraian Realisasi Menurut LO (Rp) LRA (Rp) Selisih (Rp) Beban Gaji dan Tunjangan PNS ( ) Beban Lembur Beban Tunjangan Khusus dan Beban Pegawai Transito Total ( ) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 1 ~
45 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Selisih realisasi sebesar Rp , tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut Uraian Pembayaran gaji Tahun 216 atas beban Tahun 215 Nilai (Rp) ( ) Gaji yang belum dibayarkan pada Tahun Total ( ) Beban Persediaan Rp D Beban Persediaan Jumlah Beban Persediaan pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp , dan Rp ,. Beban Persediaan merupakan beban untuk mencatat konsumsi atas barang-barang yang habis pakai, termasuk barang-barang hasil produksi, baik yang dipasarkan maupun tidak dipasarkan. Rincian Beban Persediaan disajikan pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rincian Beban Persediaan Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Persediaan Konsumsi Beban Persediaan Bahan Baku Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % , ( ) (1,) Total ,6 Realisasi Belanja Persediaan (netto) Tahun 216 menurut Laporan Realisasi Anggaran sebesar Rp ,, sedangkan menurut Laporan Operasional sebesar Rp ,. Perbedaan tersebut disebabkan Belanja Persediaan dicatat sebagai perolehan Persediaan di Neraca, sedangkan Beban Persediaan merupakan pemakaian Persediaan selama tahun 216. Beban Barang dan Jasa Rp D Beban Barang dan Jasa Jumlah Beban Barang dan Jasa pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Catatan atas Laporan Keuangan ~ 2 ~
46 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rp ,. Beban Barang dan Jasa adalah konsumsi atas jasa-jasa dalam rangka penyelenggaraan kegiatan entitas. Rincian Beban Barang dan Jasa disajikan pada Tabel 21 berikut ini. Tabel 21 Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Barang Operasional Beban Barang Non- Operasional Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % , (7.72.5) (1,45) Beban Jasa ,81 Total ,84 Jika realisasi tahun 216 dibandingkan dengan realisasi menurut LRA pada periode yang sama, terdapat selisih sebesar Rp.5.4, sebagaimana disajikan pada Tabel 22 berikut ini. Tabel 22 Perbandingan Realisasi Beban/Belanja Barang dan Jasa Tahun 216 Menurut LO dan LRA Uraian Realisasi Menurut LO (Rp) LRA (Rp) Selisih (Rp) Beban Barang Operasional Beban Barang Non-Operasional Beban Jasa (.5.4 Total ) (.5.4 ) Selisih realisasi Beban Jasa sebesar Rp.5.4,, dengan penjelasan sebagai berikut Uraian Pembayaran langganan daya dan jasa tahun 216 atas beban yang terutang tahun 215 Pembayaran biaya sewa tahun 216 untuk masa pemakaian melewati tahun 216 Beban langganan daya dan jasa tahun 216 yang belum dibayarkan Jumlah (Rp) ( ) (.98.) Total (.5.4) Catatan atas Laporan Keuangan ~ ~
47 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Beban Pemeliharaaan Rp D Beban Pemeliharaan Jumlah Beban Pemeliharaan pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp , dan Rp ,. Beban Pemeliharaan merupakan beban yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap dan aset lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal. Rincian Beban Pemeliharaan disajikan pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rincian Beban Pemeliharaan Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % , ,69 Total ,2 Tidak terdapat selisih Belanja Pemeliharaan menurut Laporan Realisasi Anggaran dibandingkan dengan Laporan Operasional. Beban Perjalanan Dinas Rp D Beban Perjalanan Dinas Jumlah Beban Perjalanan Dinas pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp , dan Rp ,. Beban tersebut merupakan beban yang terjadi untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi, dan jabatan. Rincian Beban Perjalanan Dinas disajikan pada Tabel 24 berikut ini. Tabel 24 Rincian Beban Perjalanan Dinas Tahun 216 dan 215 Uraian Realisasi (Rp) Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % Beban Perjalanan Biasa ( ) (19,56) Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota , ,51 Total ( ) (17,) Catatan atas Laporan Keuangan ~ 4 ~
48 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Tidak terdapat selisih Belanja Perjalanan Dinas menurut Laporan Realisasi Anggaran dibandingkan dengan Laporan Operasional. Beban Penyusutan dan Amortisasi Rp D Beban Penyusutan dan Amortisasi Jumlah Beban Penyusutan dan Amortisasi pada Tahun 216 dan 215 masing-masing Rp , dan Rp ,. Beban Penyusutan merupakan beban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap, yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi disajikan pada Tabel 25 berikut ini. Tabel 25 Rincian Beban Penyusutan dan Amortisasi Tahun 216 dan 215 Uraian Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan Realisasi Naik/(Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % , ,89 Total ,6 Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non- Operasional Rp D.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan minus Rp ,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan Defisit dari Pelepasan Aset Non-Lancar sebesar minus Rp49.1, dan Surplus dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya sebesar Rp ,. Surplus/(Defisit) Pelepasan Aset Non- Lancar (Rp49.1) D.2.1. Surplus/(Defisit) dari Pelepasan Aset Non-Lancar Jumlah Surplus/(Defisit) dari Pelepasan Aset Non-Lancar pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp49.1,, dan minus Rp ,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan Pendapatan dari Pemindahan BMN Lainnya sebesar Rp1.4. dan Beban Kerugian Pelepasan Aset sebesar Rp Catatan atas Laporan Keuangan ~ 5 ~
49 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Pendapatan Pelepasan Aset Non- Lancar Rp1.4. D Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp1.4., dan Rp2.,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan penerimaan atas penjualan aset yang tidak digunakan lagi dalam kegiatan operasional. Pendapatan Pelepasan Aset Non-Lancar Tahun 216 dan 215 berupa Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya. Beban Pelepasan Aset Non-Lancar Rp D Beban Pelepasan Aset Non-Lancar Beban Pelepasan Aset Non-Lancar pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp1.89.1,, dan Rp ,. Jumlah per 1 Desember 216 merupakan nilai buku Peralatan dan Mesin yang telah dihapus pada tanggal neraca karena tidak dapat digunakan lagi. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non- Operasional Lainnya Rp D.2.2. Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Surplus/(Defisit) dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp26.656,. Jumlah tersebut merupakan selisih Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya sebesar Rp , dengan Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya sebesar Rp277.95,. Pendapatan dari Kegiatan Non- Operasional Lainnya Rp D Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp26.656,. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 6 ~
50 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Rincian Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya disajikan pada Tabel 26 berikut ini. Tabel 26 Pendapatan dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Tahun 216 dan 215 Uraian Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu Realisasi Naik / (Turun) Tahun 216 Tahun 215 Jumlah % ,4 Pendapatan Penyesuaian Nilai Persediaan Total ,17 Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Rp D Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya Beban dari Kegiatan Non-Operasional Lainnya pada Tahun 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp277.95, dan Rp,. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 7 ~
51 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Ekuitas Awal Rp E. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS E.1. Ekuitas Awal Nilai Ekuitas pada tanggal 1 Januari 216 dan 215 adalah masingmasing sebesar Rp , dan Rp ,. Surplus/(Defisit) LO (Rp ) E.2. Surplus/(Defisit) LO Jumlah Defisit LO untuk periode yang berakhir pada 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar minus Rp , dan minus Rp ,. Jumlah tersebut merupakan selisih kurang pendapatan dibandingkan dengan beban, sebagaimana telah dijelaskan pada Penjelasan atas Pos-Pos Laporan Operasional. Koreksi yang Menambah/ (Mengurangi) Nilai Ekuitas (Rp264.8) E.. Koreksi yang Menambah/(Mengurangi) Nilai Ekuitas Jumlah Koreksi Yang Menambah/(Mengurangi) Nilai Ekuitas per 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar minus Rp264.8, dan minus Rp94.256,. Jumlah per 1 Desember 216 tersebut Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi minus Rp264.8,. Penyesuaian Nilai Aset Nihil E..1. Penyesuaian Nilai Aset Penyesuaian Nilai Aset merupakan penyesuaian nilai perolehan persediaan karena nilai persediaan yang dilaporkan pada tanggal neraca menggunakan harga pembelian terakhir, di pihak lain persediaan tersebut dibeli dengan harga satuan yang berbeda. Penyesuaian Nilai Aset per 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar, dan minus Rp94.256,. Koreksi Nilai Aset Tetap Non- Revaluasi Rp264.8 E..2. Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi Jumlah Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi per 1 Desember 216 dan 215 adalah sebesar minus Rp264.8, dan Rp,. Koreksi Nilai Aset Tetap Non-Revaluasi merupakan koreksi atas kesalahan pencatatan nilai buku aset sehubungan dengan normalisasi perhitungan akumulasi penyusutan, dengan rincian sebagai berikut Jumlah Uraian (Rp) Peralatan dan Mesin.88 Gedung dan Bangunan 2.95 Total Catatan atas Laporan Keuangan ~ 8 ~
52 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) Transaksi Antar- Entitas Rp E.4. Transaksi Antar-Entitas Jumlah Transaksi Antar-Entitas per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Jumlah Transaksi Antar-Entitas per 1 Desember 216 dan 215 terdiri atas Uraian 1 Des Des 215 Ditagihkan ke Entitas Lain Diterima dari Entitas Lain ( ) (46.656) Pengesahan Hibah Langsung Total Ditagihkan ke Entitas Lain Rp E.4.1. Ditagihkan ke Entitas Lain Jumlah Ditagihkan ke Entitas Lain per 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp , dan Rp ,. Jumlah tersebut merupakan realisasi belanja yang telah diterima pembayarannya dari Kas Negara pada tanggal neraca. Diterima dari Entitas Lain (Rp ) E.4.2. Diterima dari Entitas Lain Jumlah Diterima dari Entitas Lain per 1 Desember 216 dan 215 masing-masing sebesar minus Rp , dan minus Rp46.656,. Jumlah tersebut merupakan realisasi penerimaan negara yang telah disetorkan ke Kas Negara pada tanggal neraca. Pengesahan Hibah Langsung Rp E.4.. Pengesahan Hibah Langsung Pengesahan Hibah per 1 Desember 216 dan 215 masingmasing sebesar Rp , dan Rp,. Jumlah tersebut merupakan hibah langsung berupa tanah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluas M 2, sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Nomor /6/DPPKAD/216 tanggal 1 Juni 216 dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Nomor /4/DPPKAD/216 tanggal 17 Juni 216. Tanah tersebut telah mendapatkan Register Hibah dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Register Nomor 2KXDER7A/LD8914 tanggal 16 November 216, Catatan atas Laporan Keuangan ~ 9 ~
53 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) dan Surat Persetujuan Memo Pencatatan Hibah Langsung Bentuk Barang/Jasa/Surat Berharga dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Kementerian Keuangan, dengan Nomor tanggal November 216. Ekuitas Akhir Rp E.5. Ekuitas Akhir Nilai Ekuitas per 1 Desember 216 dan 215 adalah masing-masing sebesar Rp , dan Rp ,. Nilai tersebut merupakan kekayaan bersih pada tanggal neraca, yaitu selisih antara nilai Aset sebesar Rp , dikurangi nilai Kewajiban sebesar Rp ,. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 4 ~
54 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 216 (Audited) F. Pengungkapan Penting Lainnya Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja Rp F.1. Informasi Dana Penugasan Beban Mitra Kerja Selama tahun 216, kegiatan pengawasan di lingkungan kedeputian selain didanai dari DIPA Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, juga didanai dana bantuan kedinasan dari mitra kerja. Kegiatan tersebut berupa monitoring, asistensi, bimbingan teknis, dan sosialisasi berdasarkan permintaan dari kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah, yang menjadi mitra kerja masing-masing kedeputian di lingkungan Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sampai dengan tanggal 1 Desember 216, jumlah penugasan yang dibiayai dari dana mitra kerja sebanyak 54 PP dan telah menghasilkan 54 LAP. Adapun realisasi dana bantuan kedinasan dari mitra kerja sebesar Rp ,, dengan rincian sebagai berikut Jumlah Jumlah (Rp) No. I Nama Bidang PKP2T PP LAP Honorarium Biaya Perjalanan Dinas Total 1. Keuangan Daerah II Jumlah PKP2T NON-PKP2T 1. IPP-Perekonomian IPP-Polhukam Keuangan Daerah Jumlah Non-PKP2T Total Jumlah dana tersebut seluruhnya dikelola dan dipertanggungjawabkan oleh pihak mitra kerja, sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra kerja. Pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang diberi tugas oleh pimpinan unit masing-masing diterbitkan Surat Perjalanan Dinas (SPD) Nihil dengan beban anggaran mitra kerja, dan pada akhir kegiatan/penugasan pegawai dimaksud menerima dan menandatangani kuitansi penggantian biaya perjalanan dinas/transpor lokal, dan selanjutnya dipertanggungjawabkan sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra kerja. Catatan atas Laporan Keuangan ~ 41 ~
55 LAPORAN KEUANGAN POKOK NERACA SALDO AWAL NERACA PERCOBAAN BASIS KAS NERACA PERCOBAAN BASIS AKRUAL LAPORAN REALISASI ANGGARAN NERACA LAPORAN OPERASIONAL LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
56
57 NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT Piutang dari KPPN Utang Kepada KUN 296,27,18 4,6, Allotment Belanja Gaji Pokok PNS Allotment Belanja Pembulatan Gaji PNS Allotment Belanja Tunj. Suami/Istri PNS Allotment Belanja Tunj. Anak PNS Allotment Belanja Tunj. Struktural PNS Allotment Belanja Tunj. Fungsional PNS Allotment Belanja Tunj. PPh PNS Allotment Belanja Tunj. Beras PNS Allotment Belanja Uang Makan PNS Allotment Belanja Tunjangan Umum PNS Allotment Belanja Uang Lembur Allotment Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) Allotment Belanja Keperluan Perkantoran Allotment Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh Allotment Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat Allotment Belanja Honor Operasional Satuan Kerja Allotment Belanja Barang Operasional Lainnya Allotment Belanja Bahan Allotment Belanja Honor Output Kegiatan Allotment Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi Allotment Belanja Langganan Listrik Allotment Belanja Langganan Telepon Allotment Belanja Sewa Allotment Belanja Jasa Profesi Allotment Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Allotment Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Allotment Belanja Perjalanan Biasa Allotment Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota Allotment Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota Allotment Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 2,58,, 4, 185,6, 58,956, 75,9, 42,, 45,74, 1,,,96, 9,74, 229,56, 4,448,88, 492,94, 11,7, 9,, 11,16, 16,56, 65,879, 28,65, 16,65, 81,, 11,4, 15,5, 2,4, 129,7, 97,69, 2,171,666, 272,7, 11,95, 7,66, 1,4, 2,96, Belanja Gaji Pokok PNS 2,57,672,54
58 NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT Belanja Pembulatan Gaji PNS, Pengembalian Belanja Pembulatan Gaji PNS Belanja Tunj. Suami/Istri PNS Belanja Tunj. Anak PNS Belanja Tunj. Struktural PNS Belanja Tunj. Fungsional PNS Belanja Tunj. PPh PNS Belanja Tunj. Beras PNS Belanja Uang Makan PNS 185,,29 57,77,88 75,9, 42,, 44,122,594 12,96,12 276,48, Pengembalian Belanja Uang Makan PNS 82, Belanja Tunjangan Umum PNS 9,555, Pengembalian Belanja Tunjangan Umum PNS 7, Belanja Uang Lembur Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 178,691, 4,44,54, Pengembalian Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 542, Belanja Keperluan Perkantoran Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 492,478,518 14,95, Pengembalian Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh,216, Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat Belanja Honor Operasional Satuan Kerja Belanja Barang Operasional Lainnya Belanja Bahan Belanja Honor Output Kegiatan Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi Belanja Langganan Listrik Belanja Langganan Telepon Belanja Sewa Belanja Jasa Profesi Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Belanja Perjalanan Biasa 8,8,86 11,16, 16,528,4 44,57, 21,6, 155,4,64 79,64,984 1,41,51 15,89, 2,7, 128,81,2 97,161,667 2,16,21, Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 12,92, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 24,12, 9,11,6
59 NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT J U M L A H 12,57,54,578 12,57,54,578
60 NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT Belanja Barang yang Dibayar Dimuka (prepaid) Barang Konsumsi Tanah Peralatan dan Mesin 1111 Gedung dan Bangunan Konstruksi Dalam pengerjaan 69,45,8 7,774,8 1,958,152,517 1,764,899,8,28,184,2 69,11, Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan Belanja Pegawai yang Masih Harus Dibayar Belanja Barang yang Masih Harus Dibayar 1111 Ditagihkan ke Entitas Lain 1,12,857,492 28,768,61 685,428 7,849,67 12,9,4, Diterima dari Entitas Lain 4,6, Ekuitas 6,487,29, Koreksi Nilai Aset Tetap Non Revaluasi 264, Pengesahan Hibah Langsung Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu Pendapatan Penyesuaian Nilai Persediaan 41,576,517 1,4, 2,96,626,918, Beban Gaji Pokok PNS Beban Pembulatan Gaji PNS 2,55,779,54, Pengembalian Beban Pembulatan Gaji PNS Beban Tunj. Suami/Istri PNS Beban Tunj. Anak PNS Beban Tunj. Struktural PNS Beban Tunj. Fungsional PNS Beban Tunj. PPh PNS Beban Tunj. Beras PNS Beban Uang Makan PNS 184,81,99 57,642,42 75,9, 4,8, 4,96,672 12,96,12 276,48, Pengembalian Beban Uang Makan PNS 82, Beban Tunjangan Umum PNS 9,555, Pengembalian Beban Tunjangan Umum PNS 7, Beban Uang Lembur Beban Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 178,691, 4,44,54, Pengembalian Beban Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 542, Beban Keperluan Perkantoran 492,478,518
61 NERACA PERCOBAAN TINGKAT SATUAN KERJA PER 1 DESEMBER 216 ( DALAM RUPIAH ) Kode Laporan Tanggal Halaman NPSAIKT KEMENTERIAN NEGARA/ LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KODE TRANS KODE PERKIRAAN NAMA PERKIRAAN DEBET KREDIT Beban Penambah Daya Tahan Tubuh 14,95, Pengembalian Beban Penambah Daya Tahan Tubuh,216, Beban Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat Beban Honor Operasional Satuan Kerja Beban Barang Operasional Lainnya Beban Bahan Beban Honor Output Kegiatan Beban Langganan Listrik Beban Langganan Telepon Beban Sewa Beban Jasa Profesi Beban Pemeliharaan Gedung dan Bangunan Beban Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Beban Perjalanan Biasa 8,8,86 11,16, 16,528,4 44,57, 21,6, 8,521,898 1,192, ,96,667 2,7, 128,81,2 97,161,667 2,16,21, Pengembalian Beban Perjalanan Biasa 12,92, Beban Perjalanan Dinas Dalam Kota Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota Beban Penyusutan Peralatan dan Mesin Beban Penyusutan Gedung dan Bangunan Beban Persediaan konsumsi 5911 Beban Penyesuaian Nilai Persediaan Beban Kerugian Pelepasan Aset 24,12, 9,11,6 19,298,9 6,659,451 18,6, ,95 1,89,1 J U M L A H 2,6,7,257 2,6,7,257
62 LAPORAN REALISASI ANGGARAN SATUAN KERJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 DAN 215 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Kode Lap. LRAST ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN Tanggal 1 Desember 216 WILAYAH/PROPINSI BANGKA BELITUNG Halaman 1 SATUAN KERJA JENIS KEWENANGAN KD PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG KANTOR DAERAH Prog.Id lu_pastkt No URAIAN ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN % REAL. ANGG. ANGGARAN REALISASI REALISASI DI ATAS (BAWAH) ANGGARAN % REAL. ANGG A A.I.1 A.I.1.a A.I.1.b A.I.2 PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENERIMAAN NEGARA 4,6,626 4,6, ,656 46,656. Penerimaan Perpajakan.. Penerimaan Negara Bukan Pajak 4,6,626 4,6, ,656 46,656. HIBAH.. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH (A.I + A. II) 4,6,626 4,6, ,656 46,656. B B.I.1 B.I.1.a B.I.1.b B.I.1.c B.I.1.d B.I.1.e B.I.1.f B.I.1.g B.I.1.h B.I.2 B.I.2.a B.I.2.b B.I.2.c B.I.2.d B.I.2.e B.I.2.f B.I.2.g B.I.2.h BELANJA NEGARA Rupiah Murni Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Pembayaran Bunga Utang Subsidi Hibah Bantuan Sosial Belanja Lain-lain Pinjaman dan Hibah Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal Pembayaran Bunga Utang Subsidi Hibah Bantuan Sosial Belanja Lain-lain JUMLAH BELANJA (B.I + B. II) 12,5,278, 12,9,4,862 ( 296,27,18) ,9,47, 16,27,42,24 ( 1,62,974,766) ,425,4, 8,2,814,245 ( 92,585,755) ,47,114, 9,81,49,285 ( 91,62,715) 95.87,99,878,,76,19,617 ( 2,687,8) ,716,67,,95,99,67 ( 781,27,6) 8.44.,74,686,,1,542,582 ( 4,14,418) ,5,278, 12,9,4,862 ( 296,27,18) ,9,47, 16,27,42,24 ( 1,62,974,766) 91.6 C C.I PEMBIAYAAN PEMBIAYAAN DALAM NEGERI (NETO).. C.I.1 Perbankan Dalam Negeri.. C.I.2 Non Perbankan Dalam Negeri (Neto).. C.II PEMBIAYAAN LUAR NEGERI (NETO)..
63 c.n
64
65 LAPORAN OPERASIONAL TINGKAT SATUAN KERJA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 1 Desember 216 DAN 215 (DALAM RUPIAH) Tanggal Kode Laporan Halaman 1/12/16 lu_losatker 1 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA UNIT ORGANISASI WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JENIS KEWENANGAN KD KANTOR DAERAH JUMLAH Kenaikan (Penurunan) URAIAN Jumlah % KEGIATAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL PENDAPATAN PERPAJAKAN Pendapatan Pajak Penghasilan. Pendapatan Pajak Pertambahan Nilai dan Penjualan. Barang Mewah Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan. Pendapatan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan. Bangunan Pendapatan Cukai. Pendapatan Pajak Lainnya. Pendapatan Bea Masuk. Pendapatan Bea Keluar. Jumlah Pendapatan Perpajakan. PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK Pendapatan Sumber Daya Alam. Pendapatan Bagian Pemerintah atas Laba. Pendapatan Negara Bukan Pajak Lainnya. Jumlah Pendapatan Negara Bukan Pajak. PENDAPATAN HIBAH Pendapatan Hibah. Jumlah Pendapatan Hibah. JUMLAH PENDAPATAN OPERASIONAL. BEBAN OPERASIONAL Beban Pegawai 8,29,7,497 9,85,682,461 ( 756,74,964) ( 8.2) Beban Persediaan 18,6, ,62,127 1,1,7 1.5 Beban Barang dan Jasa 984,71,281 81,669,5 18,61, Beban Pemeliharaan 225,962, ,1,691 46,661, Beban Perjalanan Dinas 2,6,761,11 2,826,74,8 ( 489,94,699) ( 17.) Beban Barang Untuk Diserahkan Kepaada. Masyarakat Beban Bunga. Beban Subsidi. Beban Hibah. Beban Bantuan Sosial. Beban Penyusutan dan Amortisasi 79,958,51 6,12,56 16,825, Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih. Beban Transfer. Beban Lain-Lain. JUMLAH BEBAN OPERASIONAL 12,95,51,561 1,82,111,115 ( 986,759,554) 8.19 SURPLUS/(DEFISIT) DARI KEGIATAN OPERASIONAL ( 12,95,51,561) ( 1,82,111,115) 986,759,554 ( 8.19)
66
67 /
68 LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA & HIBAH (MELALUI KPPN & BUN)
69 LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN UNTUK TAHUN 216 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI BANGKA BELITUNG SATUAN KERJA PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JENIS SATKER KD KANTOR DAERAH KODE U R A I A N ESTIMASI PENDAPATAN TAHUN INI R E A L I S A S I P E N D A P A T A N JUMLAH SAMPAI DENGAN TAHUN INI PENGEMBALIAN SAMPAI DENGAN TAHUN INI KD. LAPORAN LRPS.T1 TANGGAL 1/12/16 HAL 1 PROG. ID JUMLAH NETTO SAMPAI DENGAN TAHUN INI 7 lu_pendsatk % REAL. PEND 8 TRANSAKSI KAS I Penerimaan Dalam Negeri PENDAPATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK PNBP LAINNYA 421 Pendapatan dari Pengelolaan BMN (Pemanfaatan dan Pemindahtanganan) serta Pendapatan dari Penjualan 4212 Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya 1,4, 1,4, 1,4,. Jumlah Penerimaan ,4, 1,4, 1,4,. Jumlah Penerimaan 421 1,4, 1,4, 1,4,. 429 Pendapatan Lain-lain 4295 Penerimaan Kembali Belanja Tahun Anggaran Yang Lalu Penerimaan Kembali Belanja Pegawai Tahun Anggaran Yang Lalu 2,96,626 2,96,626 2,96,626. Jumlah Penerimaan ,96,626 2,96,626 2,96,626. Jumlah Penerimaan 429 2,96,626 2,96,626 2,96,626. Jumlah Penerimaan 42 4,6,626 4,6,626 4,6,626. Jumlah Penerimaan 42 4,6,626 4,6,626 4,6,626. Jumlah Penerimaan Dalam Negeri 4,6,626 4,6,626 4,6,626. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH 4,6,626 4,6,626 4,6,626. JUMLAH PENDAPATAN 4,6,626 4,6,626 4,6,626. JUMLAH PENDAPATAN DAN HIBAH 4,6,626 4,6,626 4,6,626.
70 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN NEGARA & HIBAH (MELALUI KPPN & BUN)
71 KODE U R A I A N LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN UNTUK TAHUN 216 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 89 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN ESELON I 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN WILAYAH/PROPINSI BANGKA BELITUNG SATUAN KERJA PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JENIS SATKER XX Cek Tabel ESTIMASI PENDAPATAN JUMLAH SAMPAI DENGAN TAHUN INI TAHUN INI KD. LAPORAN LPPE.T1b TANGGAL 1/12/16 HAL 1 PROG. ID REALISASI PENGEMBALIAN PENDAPATAN JUMLAH SAMPAI DENGAN TAHUN INI lue_penblank % REAL. PEND Tidak Ada Data Yang Dicetak
72 LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA (MELALUI KPPN & BUN)
73 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 TRANSAKSI KAS 1 RUPIAH MURNI RM 1 PELAYANAN UMUM 1 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 67 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis BPKP 994 Layanan Perkantoran 51 BELANJA PEGAWAI 5111 Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Belanja Gaji Pokok PNS,691,8, 2,58,, 2,57,672,54 2,57,672,54 2,57,672, , Belanja Pembulatan Gaji PNS 52, 4,,5,5 ( 12), , Belanja Tunj. Suami/Istri PNS 29,64, 185,6, 185,,29 185,,29 185,, , Belanja Tunj. Anak PNS 82,74, 58,956, 57,77,88 57,77,88 57,77, ,248, Belanja Tunj. Struktural PNS 85,82, 75,9, 75,9, 75,9, 75,9, Belanja Tunj. Fungsional PNS 596,4, 42,, 42,, 42,, 42,, Belanja Tunj. PPh PNS 7,761, 45,74, 44,122,594 44,122,594 44,122, , Belanja Tunj. Beras PNS 21,86, 1,, 12,96,12 12,96,12 12,96, , Belanja Uang Makan PNS 696,96,,96, 276,48, 276,48, ( 82,) 276,56, ,4, Belanja Tunjangan Umum PNS 12,88, 9,74, 9,555, 9,555, ( 7,) 9,185, , JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,645,178,,747,656,,72,882,957,72,882,957 ( 752,12),72,1, ,525, Belanja Lembur Belanja Uang Lembur 212,64, 229,56, 178,691, 178,691, 178,691, ,665,
74 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,64, 229,56, 178,691, 178,691, 178,691, ,665, 5124 Belanja Tunj. Khusus & Belanja Pegawai Transito Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan),26,5, 4,448,88, 4,44,54,95 4,44,54,95 ( 542,56) 4,4,992, ,95,61 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5124,26,5, 4,448,88, 4,44,54,95 4,44,54,95 ( 542,56) 4,4,992, ,95,61 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 51 9,12,892, 8,425,4, 8,4,18,91 8,4,18,91 ( 1,294,665) 8,2,814, ,585, BELANJA BARANG 5211 Belanja Barang Operasional Belanja Keperluan Perkantoran 46,76, 492,94, 492,478, ,478, ,478, , Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh 2,4, 11,7, 14,95,1 14,95,1 (,216,) 11,689, , Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat,, 9,, 8,8,86 8,8,86 8,8, , Belanja Honor Operasional Satuan Kerja 18,96, 11,16, 11,16, 11,16, 11,16, Belanja Barang Operasional Lainnya 16,56, 16,56, 16,528,4 16,528,4 16,528, ,6 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,68, 661,6, 66,456,88 66,456,88 (,216,) 66,24, ,122, Belanja Barang Non Operasional Belanja Honor Output Kegiatan 25,54, 21,6, 21,6, 21,6, 21,6, 1. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,54, 21,6, 21,6, 21,6, 21,6, Belanja Jasa Belanja Langganan Listrik 84,, 81,, 79,64,984 79,64,984 79,64, ,65, Belanja Langganan Telepon 18,, 11,4, 1,41,51 1,41,51 1,41, , Belanja Sewa 2,, 15,, 149,99, 149,99, 149,99, , JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,, 242,4, 24,26,497 24,26,497 24,26, ,7,5 521 Belanja Pemeliharaan Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan 11,8, 129,7, 128,81,2 128,81,2 128,81, , Belanja Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 9,9, 97,69, 97,161,667 97,161,667 97,161, ,
75 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember 216 lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN Belanja Barang Persediaan Pemeliharaan Peralatan dan Mesin 2,5,. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,2, 227,6, 225,962, ,962, ,962, ,97,1 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 1,177,42, 1,152,42, 1,151,45,452 1,151,45,452 (,216,) 1,147,829, ,59,548 JUMLAH BELANJA OUTPUT ,298,15, 9,577,82, 9,485,154,62 9,485,154,62 ( 4,51,665) 9,48,64, ,179, JUMLAH BELANJA KEGIATAN 67 1,298,15, 9,577,82, 9,485,154,62 9,485,154,62 ( 4,51,665) 9,48,64, ,179, 676 Fasilitas Dukungan Manajemen BPKP 1 Laporan Laporan Dukungan manajemen BPKP 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional Belanja Bahan 48,14, 25,649, 21,4,5 21,4,5 21,4, ,8,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,14, 25,649, 21,4,5 21,4,5 21,4, ,8, Belanja Barang Persediaan Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 27,85, 2,85, 2,645,464 2,645,464 2,645, ,56 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,85, 2,85, 2,645,464 2,645,464 2,645, , Belanja Perjalanan Dalam Negeri Belanja Perjalanan Biasa 48,841, 69,241, 68,86,266 68,86,266 68,86, , Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 7,2, 52,8, 52,8, 52,8, 52,8, Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota. JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,41, 422,41, 421,186, ,186, ,186, ,74 JUMLAH KELOMPOK BELANJA ,1, 468,54, 46,172,2 46,172,2 46,172, ,67,77 JUMLAH BELANJA OUTPUT ,1, 468,54, 46,172,2 46,172,2 46,172, ,67,77 JUMLAH BELANJA KEGIATAN ,1, 468,54, 46,172,2 46,172,2 46,172, ,67,77 JUMLAH BELANJA PROGRAM ,796,46, 1,46,6, 9,948,26,592 9,948,26,592 ( 4,51,665) 9,94,815, ,547,7
76 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 6 Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah 71 Pelaksanaan Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional Serta Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Rekomendasi Pengawasan Perwakilan BPKP 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional Belanja Bahan 8,2, 22,25, 2,226, 2,226, 2,226, 9.9 2,24, Belanja Honor Output Kegiatan 19,9, 7,5,. 7,5, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,1, 29,, 2,226, 2,226, 2,226, 69. 9,74, 5218 Belanja Barang Persediaan Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 74,4, 74,4, 71,589,6 71,589,6 71,589, ,81,4 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,4, 74,4, 71,589,6 71,589,6 71,589, ,81, Belanja Jasa Belanja Sewa 9,,,5, 9, 9, 9, ,6, Belanja Jasa Profesi 21,6, 2,4, 2,7, 2,7, 2,7, ,7, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5221,6, 26,9, 21,6, 21,6, 21,6, 8. 5,, 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri Belanja Perjalanan Biasa 1,1,761, 1,46,674, 1,5,81,527 1,5,81,527 ( 2,462,915) 1,,68, ,5, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 214,5, 16,65, 86,52, 86,52, 86,52, ,1, Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota 2,9, 11,95,. 11,95, Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 14,16,. 14,16, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,249,161, 1,179,44, 1,92,51,527 1,92,51,527 ( 2,462,915) 1,89,888, ,545,88
77 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 1,412,261, 1,1,4, 1,25,767,127 1,25,767,127 ( 2,462,915) 1,2,4, ,729,788 JUMLAH BELANJA OUTPUT 71. 1,412,261, 1,1,4, 1,25,767,127 1,25,767,127 ( 2,462,915) 1,2,4, ,729,788 4 Rekomendasi Pengawasan Perwakilan BPKP (Nawa Cita -7) 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional Belanja Bahan 8,7, 8,7, 717, 717, 717, ,98, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,7, 8,7, 717, 717, 717, ,98, 5218 Belanja Barang Persediaan Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 27,6, 27,6, 27,497,5 27,497,5 27,497, ,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,6, 27,6, 27,497,5 27,497,5 27,497, , Belanja Perjalanan Dalam Negeri Belanja Perjalanan Biasa 44,17, 28,817, 277,997,99 277,997,99 277,997, ,819, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 66,, 8,25, 7,8, 7,8, 7,8, , Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 16,42, 9,11,6 9,11,6 9,11, ,18,4 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,17, 5,487, 25,19,59 25,19,59 25,19, ,77,41 JUMLAH KELOMPOK BELANJA ,47, 71,787, 5,24,9 5,24,9 5,24, ,462,91 JUMLAH BELANJA OUTPUT ,47, 71,787, 5,24,9 5,24,9 5,24, ,462,91 5 Rekomendasi Pengawasan Regional Bidang Otonomi Daerah (Nawa Cita - 7) 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional Belanja Bahan 2,2, 2,2,. 2,2, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,2, 2,2,. 2,2, 5218 Belanja Barang Persediaan
78 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 4,8, 4,8, 4,759, 4,759, 4,759, , JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,8, 4,8, 4,759, 4,759, 4,759, , 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri Belanja Perjalanan Biasa 111,56, 5,69, 4,551,957 4,551,957 4,551, ,18, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 16,5, 6,,. 6,, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,6, 56,69, 4,551,957 4,551,957 4,551, ,18,4 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 15,18, 6,81, 48,1,957 48,1,957 48,1, ,499,4 JUMLAH BELANJA OUTPUT ,18, 6,81, 48,1,957 48,1,957 48,1, ,499,4 6 Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP (Termasuk Piloting) 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional Belanja Bahan 4,64, 4,64, 1,611,5 1,611,5 1,611,5 4.7,28,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,64, 4,64, 1,611,5 1,611,5 1,611,5 4.7,28, Belanja Barang Persediaan Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi,6,,6, 28,541,5 28,541,5 28,541, ,58,5 JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA 5218,6,,6, 28,541,5 28,541,5 28,541, ,58, Belanja Perjalanan Dalam Negeri Belanja Perjalanan Biasa 217,28, 1,62, 298,52,54 298,52,54 ( 7,888,228) 29,614, ,987, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 41,25, 4,8, 4,8, 4,8, 4,8, Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota 7,8,. 7,8, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,5, 58,482, 9,2,54 9,2,54 ( 7,888,228) 1,414, ,67,724 JUMLAH KELOMPOK BELANJA ,77, 96,722, 69,455,54 69,455,54 ( 7,888,228) 61,567, ,154,724 JUMLAH BELANJA OUTPUT ,77, 96,722, 69,455,54 69,455,54 ( 7,888,228) 61,567, ,154,724
79 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 7 Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda 52 BELANJA BARANG 5212 Belanja Barang Non Operasional Belanja Bahan 2,2, 2,2, 675, 675, 675, ,645, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,2, 2,2, 675, 675, 675, ,645, 5218 Belanja Barang Persediaan Belanja Barang Persediaan Barang Konsumsi 2,4, 2,4, 2,97, 2,97, 2,97, 99.88, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,4, 2,4, 2,97, 2,97, 2,97, 99.88, 5241 Belanja Perjalanan Dalam Negeri Belanja Perjalanan Biasa 17,98, 11,642, 111,961, ,961,544 ( 2,551,144) 19,41, ,21, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota 41,25, 28,2, 16,2, 16,2, 16,2, ,, JUMLAH SUB KELOMPOK BELANJA ,2, 141,842, 128,161, ,161,544 ( 2,551,144) 125,61, ,21,6 JUMLAH KELOMPOK BELANJA 52 15,95, 146,562, 11,2,544 11,2,544 ( 2,551,144) 128,682, ,879,6 JUMLAH BELANJA OUTPUT ,95, 146,562, 11,2,544 11,2,544 ( 2,551,144) 128,682, ,879,6 JUMLAH BELANJA KEGIATAN 71 2,444,61, 2,288,915, 2,18,91,222 2,18,91,222 ( 12,92,287) 2,95,188, ,726,65 JUMLAH BELANJA PROGRAM ,444,61, 2,288,915, 2,18,91,222 2,18,91,222 ( 12,92,287) 2,95,188, ,726,65 JUMLAH BELANJA SUB FUNGSI 1.1 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18 JUMLAH BELANJA FUNGSI 1 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18 JUMLAH BELANJA CARA PENARIKAN 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18 JUMLAH BELANJA SUMBER DANA 1 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18 JUMLAH BELANJA JENIS SATKER KD 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18 JUMLAH TRANSAKSI KAS 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18
80 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN TAHUN 216 (dalam rupiah) PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST 1 1 Desember lu_lrabstkt KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI TAHUN INI JUMLAH S/D TAHUN INI REALISASI BELANJA PENGEMBALIAN S/D TAHUN INI JUMLAH NETO S/D TAHUN INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN 1 JUMLAH BELANJA (TRANSAKSI KAS DAN TRANSAKSI NON KAS 1,24,977, 12,5,278, 12,56,417,814 12,56,417,814 ( 17,412,952) 12,9,4, ,27,18
81 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA (MELALUI KPPN & BUN)
82 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 216 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST lu_lrapbstkth KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D SEMESTER YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA SEMESTER INI JUMLAH S/D SEMESTER INI % REALISASI ANGGARAN TRANSAKSI KAS SISA ANGGARAN 1 RUPIAH MURNI RM 1 PELAYANAN UMUM 1 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPKP 67 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis BPKP 994 Layanan Perkantoran 51 PENGEMBALIAN BELANJA PEGAWAI 5111 Pengembalian Belanja Gaji dan Tunjangan PNS Pengembalian Belanja Pembulatan Gaji PNS Pengembalian Belanja Uang Makan PNS 82, 82, Pengembalian Belanja Tunjangan Umum PNS 7, 7,. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA , 7,12 752, Pengembalian Belanja Tunj. Khusus & Belanja Pegawai Transito Pengembalian Belanja Pegawai (Tunjangan Khusus/ Kegiatan) 542,56 542,56. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA ,56 542,56. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 51 82, 912,665 1,294, PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5211 Pengembalian Belanja Barang Operasional Pengembalian Belanja Penambah Daya Tahan Tubuh,216,,216,. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA 5211,216,,216,. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52,216,,216,.
83 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 216 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST lu_lrapbstkth KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D SEMESTER YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA SEMESTER INI JUMLAH S/D SEMESTER INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT , 4,128,665 4,51,665. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA KEGIATAN 67 82, 4,128,665 4,51,665. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA PROGRAM , 4,128,665 4,51, Program Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembinaan Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah 71 Pelaksanaan Pengawasan Intern Akuntabilitas Keuangan Negara dan Pembangunan Nasional Serta Pembinaan Penyelenggaraan SPIP Rekomendasi Pengawasan Perwakilan BPKP 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5241 Pengembalian Belanja Perjalanan Dalam Negeri Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 2,462,915 2,462,915. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA ,462,915 2,462,915. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52 2,462,915 2,462,915. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT 71. 2,462,915 2,462, Rekomendasi Perbaikan Penyelenggaraan SPIP (Termasuk Piloting) 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5241 Pengembalian Belanja Perjalanan Dalam Negeri Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 7,888,228 7,888,228. JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA ,888,228 7,888,228. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52 7,888,228 7,888,228. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT ,888,228 7,888, Rekomendasi Pembinaan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda 52 PENGEMBALIAN BELANJA BARANG 5241 Pengembalian Belanja Perjalanan Dalam Negeri Pengembalian Belanja Perjalanan Biasa 2,551,144 2,551,144.
84 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA ESELON I WILAYAH/PROPINSI SATUAN KERJA 89 1 LAPORAN REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA PENGEMBALIAN BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BANGKA BELITUNG JENIS SATUAN KERJA KD KANTOR DAERAH PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 216 (dalam rupiah) Kode Lap. Tanggal Halaman Prog.Id LRBST lu_lrapbstkth KODE URAIAN ANGGARAN SEMULA ANGGARAN SETELAH REVISI JUMLAH S/D SEMESTER YANG LALU REALISASI PENGEMBALIAN BELANJA SEMESTER INI JUMLAH S/D SEMESTER INI % REALISASI ANGGARAN SISA ANGGARAN JUMLAH PENGEMBALIAN SUB KELOMPOK BELANJA ,551,144 2,551,144. JUMLAH PENGEMBALIAN KELOMPOK BELANJA 52 2,551,144 2,551,144. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA OUTPUT ,551,144 2,551,144. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA KEGIATAN 71 1,49,72 2,462,915 12,92,287. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA PROGRAM ,49,72 2,462,915 12,92,287. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA SUB FUNGSI 1.1 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA FUNGSI 1 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA CARA PENARIKAN 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA SUMBER DANA 1 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA JENIS SATKER KD 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN TRANSAKSI KAS 1,821,72 6,591,58 17,412,952. JUMLAH PENGEMBALIAN BELANJA (TRANSAKSI KAS DAN TRANSAKSI NON KAS 1,821,72 6,591,58 17,412,952.
85 NERACA SIMAK BMN
86 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG LAPORAN POSISI BARANG MILIK NEGARA DI NERACA POSISI PER TANGGAL 1 DESEMBER 216 TAHUN ANGGARAN 216 NAMAUAKPB LOOO PERWAKILAN BPKP PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG AKUN NERACA JUMLAH Barang Konsumsi 7,774,8 I17I1 Bahan untuk Pemeliharaan Pita Cukai, Materai dan Leges Bahan Baku Persediaan Lainnya Tanah 1,958,152, Peralatan dan Mesin 1,764,899, Gedung dan Bangunan,28,184, Konstruksi Dalam pengerjaan 69,11, Akumulasi Penyusutan Peralatan dan Mesin ( 1,12,857,492) Akumulasi Penyusutan Gedung dan Bangunan ( 28,768,61) J U M L A H 6,11,495,44 mo 1711
87 BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Jalan Pulau Bangka, Komplek Perkantoran Gubernur, Pangkalpinang 149 Telepon (717) 42817, Faksimile (717) 416
V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
V. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN A. PENJELASAN UMUM A.1. Profil dan Kebijakan Teknis Pengadilan Tinggi Agama Kupang Dasar Hukum Entitas dan Rencana Strategis Tahun 2014 merupakan bagian dari rencana strategis
LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 (AUDITED)
PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROVINSI JAWA TENGAH LAPORAN KEUANGAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 (AUDITED) Nomor LAP-166/PW11/1/217 Tanggal 12 April 217 Jalan Raya
Laporan Keuangan Pusat Informasi Pengawasan BPKP Tahun 2016 (Audited) DAFTAR ISI. Halaman
DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar i Daftar Isi ii Daftar Tabel iii Daftar Lampiran iv Pernyataan Tanggung Jawab v Ringkasan Laporan Keuangan 1 I. Laporan Realisasi Anggaran 3 II. Neraca 4 III. Laporan
KATA PENGANTAR. Jakarta, 6 April Kepala Perwakilan, Arief Tri Hardiyanto NIP
KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran/Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan menyampaikan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Asahan Km. 3,5 Pematangsiantar
PENGADILAN AGAMA SIMALUNGUN LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2017 Jl. Asahan Km. 3,5 Pematangsiantar Simalungun Jl. Asahan - Sumatera Km. 3,5 Utara Pematangsiantar 21151 Telp.
LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN
BAGIAN ANGGARAN 089 LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI RIAU TAHUN ANGGARAN 2015 (UNAUDITED) NOMOR : LAP-14 /PW04/1/2016 TANGGAL : 18 JANUARI 2016 Jalan
BAGIAN ANGGARAN 089 NOMOR : LAP-323/IP/3/2016 TANGGAL : 21 APRIL 2016 JALAN PRAMUKA, NOMOR 33 JAKARTA TIMUR
BAGIAN ANGGARAN 089 LAPORAN KEUANGAN PUSAT INFORMASI PENGAWASAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR PER 31 DESEMBER 2015 AUDITED NOMOR : LAP-323/IP/3/2016 TANGGAL : 21
LAPORAN KEUANGAN (AUDITED)
89.1.4.689266 KD LAPORAN KEUANGAN (AUDITED) PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROVINSI SULAWESI BARAT UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 216 NOMOR TANGGAL LKE-454/PW2/1/217 1 APRIL
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2016 Jl.
LAPORAN KEUANGAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI BANTEN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2015 TAHUN ANGGARAN
BAGIAN ANGGARAN 89 LAPORAN KEUANGAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI BANTEN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 215 TAHUN ANGGARAN 215 JALAN HAYAM WURUK NO 7 JAKARTA PUSAT
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2015
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2015 Balai Embrio Ternak Cipelang Untuk Periode Yang Berakhir 30 Juni 2015 Po Box 485 Bogor 16004 KATA PENGANTAR
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2015
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2015 Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Regional III Bandar Lampung Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong
PENGADILAN AGAMA BANGGAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong Banggai Jl. Ki Hajar Laut - Sulawesi Dewantara, Tengah Timbong 94791 Telp. Banggai
PENGADILAN AGAMA MASAMBA LAPORAN KEUANGAN
PENGADILAN AGAMA MASAMBA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2015 Jl.Simpurusiang Jl.Simpurusiang Masamba - Sulawesi Selatan 92961 Masamba - Sulawesi Selatan Telp. 0473-21626 Fax.
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga
PENGADILAN NEGERI SIBOLGA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga Sibolga Jl. Padangsidimpuan - Sumatera Utara 22553 No. 6 Sibolga Telp. Sibolga
LAPORAN KEUANGAN TA 2017 (audited) PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
LAPORAN KEUANGAN TA 2017 (audited) PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT ` BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2016
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2016 Untuk Periode Yang Berakhir 30 Juni 2016 Po Box 485 Bogor 16004 KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga
PENGADILAN NEGERI SIBOLGA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga Sibolga Jl. Padangsidimpuan - Sumatera Utara 22553 No. 6 Sibolga Telp. Sibolga
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016
PENGADILAN AGAMA AMUNTAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl.Empu Mandastana No.10 Kel.Sungai Malang Kec. Amuntai Tengah Hulu Jl.Empu Sungai Mandastana Utara - Kalimantan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong
PENGADILAN AGAMA BANGGAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2016 Jl. Ki Hajar Dewantara, Kec. Banggai Tengah Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong Kab. Banggai Laut - Sulawesi Tengah
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI SIBOLGA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga
PENGADILAN NEGERI SIBOLGA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2013 Jl. Padangsidimpuan No. 6 Sibolga Sibolga Jl. Padangsidimpuan - Sumatera Utara 22553 No. 6 Sibolga Telp. Sibolga
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A
PENGADILAN AGAMA SANGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2016 Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A Sanggau Jl. Jend. - Kalimantan Sudirman Barat km 78511 7 No.14A Telp. Sanggau 0564-2025334
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Raya Raya Pendidikan Pendidikan No. 1 No. 1 Makassar Makassar - Sulawesi - Sulawesi Selatan Selatan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 September Tahun Jl. Putri Tujuh
PENGADILAN AGAMA DUMAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 September Tahun 2016 Jl. Putri Tujuh Dumai Jl. Putri - Riau Tujuh 28812 Telp. Dumai 076531928 - Riau Fax. 076531928 e-mail : [email protected]
PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jalan Masjid Agung No. 25 Sungguminasa
PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2013 Jalan Masjid Agung No. 25 Sungguminasa Jalan Masjid Agung No. 25 Sungguminasa Gowa - Sulawesi Selatan 92111
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau
PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2016 Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau Putussibau Jl. Jend. - D.I. Kalimantan Pandjaitan Barat Nomor 78711
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA GIRI MENANG. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2014 JL. SOEKARNO-HATTA NO.2, GERUNG
PENGADILAN AGAMA GIRI MENANG LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2014 JL. SOEKARNO-HATTA NO.2, GERUNG LOMBOK JL. SOEKARNO-HATTA BARAT - Nusa Tenggara NO.2, Barat GERUNG 83363
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Putri Tujuh. Telp. Dumai Riau Fax.
PENGADILAN AGAMA DUMAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2016 Jl. Putri Tujuh Dumai Jl. Putri - Riau Tujuh 28812 Telp. Dumai 076531928 - Riau Fax. 076531928 e-mail : [email protected]
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel.
PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel. TAPAK LEBAR LUBUK JL.DEPATI LINGGAU SAID,No. - Sumatera 01, Selatan Kel. TAPAK
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A
PENGADILAN AGAMA SANGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A Sanggau Jl. Jend. - Kalimantan Sudirman Barat km 78511 7 No.14A Telp. Sanggau 0564-2025335
Laporan Keuangan Semester I Tahun 2017 Perwakilan BPKP Provinsi Riau (Unaudited)
BAGIAN ANGGARAN 089 LAPORAN KEUANGAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN BPKP PROVINSI RIAU UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 30 JUNI 2017 (UNAUDITED) : LA 03GGAL : 29 JULI 2013 NOMOR : LAP
Badan Pengawas Obat dan Makanan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Laporan Keuangan (Audited) Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2016 Jalan Percetakan Negara No. 23 Jakarta 11560 DAFTAR ISI Kata Pengantar i Daftar Isi ii Daftar Tabel
LAPORAN KEUANGAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN TAHUN. (Audited) PPATK PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN
LAPORAN KEUANGAN PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN TAHUN 2016 (Audited) PPATK PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN AUDITED LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016
PENGADILAN AGAMA AMUNTAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl.Empu Mandastana No.10 Kel.Sungai Malang Kec. Amuntai Tengah Hulu Jl.Empu Sungai Mandastana Utara - Kalimantan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jln. R.A. Kartini No. 18/23
PENGADILAN NEGERI MAKASSAR LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 Jln. R.A. Kartini No. 18/23 MAKASSAR Jln. R.A. - Kartini Sulawesi No. Selatan 18/23 90111 Telp. MAKASSAR 04113624058
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA DUMAI. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Putri Tujuh. Telp. Dumai Riau Fax.
PENGADILAN AGAMA DUMAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2016 Jl. Putri Tujuh Dumai Jl. Putri - Riau Tujuh 28812 Telp. Dumai 076531928 - Riau Fax. 076531928 e-mail : [email protected]
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA. 018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016 BALAI EMBRIO TERNAK CIPELANG UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 PO BOX 485 BOGOR 16004 KATA PENGANTAR
BPS KOTA TOMOHON. Laporan Keuangan. Untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2016
BPS KOTA TOMOHON Laporan Keuangan Untuk Periode yang Berakhir Tanggal 3 Desember 26 Jl. Nimawanua Kel. Lansot, Kec. Tomohon Selatan, Kota Tomohon 9543 Telp. (43) 35994, E-mail: [email protected] BPS KOTA
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong
PENGADILAN AGAMA BANGGAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong Banggai Jl. Ki Hajar Laut - Sulawesi Dewantara, Tengah Timbong 94791 Telp. Banggai
Pernyataan Tanggung Jawab Pimpinan. CaLK SIMAK BMN. Persediaan PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN
LK Berbasis Akrual Reviu Inspektorat Pernyataan Tanggung Jawab Pimpinan LRA LO Neraca LPE CaLK Telaah Laporan Keuangan Monitoring & Rekonsiliasi Laporan Keuangan Tahun 2015 (Audited) RKA KL GPP Persediaan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong
PENGADILAN AGAMA BANGGAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong Banggai Jl. Ki Hajar Laut - Sulawesi Dewantara, Tengah Timbong 94791 Telp. Banggai
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016 ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
LAPORAN KEUANGAN (01)
PENGADILAN TINGGI AGAMA JAYAPURA LAPORAN KEUANGAN (01) Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jalan Baru Kotaraja Nomor 103 Jayapura Jl.Baru - Papua Kotaraja 99225 No.103 Telp. Jayapura (0967)
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel.
PENGADILAN NEGERI LUBUK LINGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 JL.DEPATI SAID,No. 01, Kel. TAPAK LEBAR LUBUK JL.DEPATI LINGGAU SAID,No. - Sumatera 01, Selatan Kel. TAPAK
AUDITED LAPORAN KEUANGAN
AUDITED LAPORAN KEUANGAN 2017 AUDITED LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2017 PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN Jl. Ir. H. Juanda No. 35 Jakarta 10120 Telepon +6221-3850455
2018, No Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 152, Tambahan Lembaran Neg
No.133, 2018 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA ANRI. Dana Dekonsentrasi. PERATURAN ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA DEKONSENTRASI ARSIP NASIONAL REPUBLIK
PERATURAN ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA DEKONSENTRASI ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
DRAF PERKA DEKONSENTRASI RANCANGAN PERATURAN ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DANA DEKONSENTRASI ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
PENGADILAN AGAMA BANGLI
KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran/Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau
PENGADILAN AGAMA PUTUSSIBAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 Jl. Jend. D.I. Pandjaitan Nomor 10 Putussibau Putussibau Jl. Jend. - D.I. Kalimantan Pandjaitan Barat Nomor 78711
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Letnan Jendral Suprapto
PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl. Letnan Jendral Suprapto Banjarnegara Jl. Letnan - Jendral Jawa Tengah Suprapto 53418 Telp. Banjarnegara
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A
PENGADILAN AGAMA SANGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2016 Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A Sanggau Jl. Jend. - Kalimantan Sudirman Barat km 78511 7 No.14A Telp. Sanggau 0564-2025334
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan HewanTahun 2016 ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015
PENGADILAN AGAMA AMUNTAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 Jl.Empu Mandastana No.10 Kel.Sungai Malang Kec. Amuntai Tengah Hulu Jl.Empu Sungai Mandastana Utara - Kalimantan
III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Dasar Hukum A. PENJELASAN UMUM A.1. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A
PENGADILAN AGAMA SANGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A Sanggau Jl. Jend. - Kalimantan Sudirman Barat km 78511 7 No.14A Telp. Sanggau 0564-2025334
PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN LAPORAN KEUANGAN
PENGADILAN AGAMA BANJARMASIN LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jl.Gatot Subroto No. 5 Banjarmasin Jl.Gatot Subroto - Kalimantan No. Selatan 5 70235 Telp. Banjarmasin 0511-3253379
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jln. R.A. Kartini No. 18/23
PENGADILAN NEGERI MAKASSAR LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 Jln. R.A. Kartini No. 18/23 MAKASSAR Jln. R.A. - Kartini Sulawesi No. Selatan 18/23 90111 Telp. MAKASSAR 04113624058
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PURWOREJO. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jalan Pahlawan. Purworejo - Jawa Tengah
PENGADILAN AGAMA PURWOREJO LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jalan Pahlawan Purworejo - Jawa Tengah Jalan Pahlawan No.5 Purworejo - Jawa Tengah 54171 Telp. 0275-323180 Fax.
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA BANGGAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong
PENGADILAN AGAMA BANGGAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 Jl. Ki Hajar Dewantara, Timbong Banggai Jl. Ki Hajar Laut - Sulawesi Dewantara, Tengah Timbong 94791 Telp. Banggai
LAPORAN KEUANGAN (UN AUDITED)
89.1.4.689266.KD LAPORAN KEUANGAN (UN AUDITED) PERIODE YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 215 TAHUN ANGGARAN 215 NOMOR TANGGAL LKE- 14/PW2/1/216 25 JANUARI 216 Laporan Keuangan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA PINRANG. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Bintang. Pinrang Jl. Bintang - Sulawesi Selatan 91212
PENGADILAN AGAMA PINRANG LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jl. Bintang Pinrang Jl. Bintang - Sulawesi Selatan 91212 Telp. Pinrang 0421-921145 - Sulawesi Fax. 0421-921145 Selatan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2017 Raya Raya Pendidikan Pendidikan No. 1 No. 1 Makassar Makassar - Sulawesi - Sulawesi Selatan Selatan
Catatan Atas Laporan Keuangan
- 1 - Catatan Atas Laporan Keuangan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2016 Jl. Wolter Monginsidi Tenggarong - 2 - KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan
III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Dasar Hukum A. PENJELASAN UMUM A.1. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANG. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 UAPPA-W NUSA TENGGARA TIMUR
(UNAUDITED) LAPORAN KEUANGAN SATUAN KERJA PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANGSEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2015 PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANG LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015
Sekolah Menengah Kejuruan - SMAK PADANG
Sekolah Menengah Kejuruan - SMAK PADANG Laporan Keuangan Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2016 Jl. Alai Pauh V No. 13 Kel. Kapalo Koto Kec. Pauh Padang 25163 KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan
KEJAKSAAN NEGERI DHARMASRAYA
KEJAKSAAN NEGERI DHARMASRAYA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni 2016 Jl. Lintas Sumatera Km. 3 Pulau Punjung Kab. Dharmasraya www.kejari-dharmasraya.go.id KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan
LAPORAN KEUANGAN (04)
PENGADILAN TINGGI AGAMA JAYAPURA LAPORAN KEUANGAN (04) Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jl. Baru Kotaraja Nomor 103 Jayapura Jl.Baru - Papua Kotaraja 99225 No.103 Telp. Jayapura (0967) 583210
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Komisi Pemilihan Umum Tahun 2016 (Audited) ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SANGGAU. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A
PENGADILAN AGAMA SANGGAU LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 Jl. Jend. Sudirman km 7 No.14A Sanggau Jl. Jend. - Kalimantan Sudirman Barat km 78511 7 No.14A Telp. Sanggau
PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. K.H. Mas Mansyur/Awaluddin II/2, Tanah Abang
PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2013 Jl. Rawasari Selatan No. 51 Cempaka Putih Jl. K.H. Mas Mansyur/Awaluddin II/2, Tanah Abang Jakarta Pusat
BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP)
BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) LaporanBarang Milik Negara (Audited) Untuk Periodeyang Berakhir 31 Desember2016 JalanPramuka No. 33, Jakarta Timur 13120 CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Telp Fax.
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2017 Raya Raya Pendidikan Pendidikan No. 1 No. 1 Makassar Makassar - Sulawesi - Sulawesi Selatan Selatan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jalan Masjid Agung No.
PENGADILAN AGAMA SUNGGUMINASA LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2014 Jalan Masjid Agung No._ Sungguminasa Gowa Jalan - Sulawesi Masjid Selatan Agung 92111 No. 25 Sungguminasa Telp.
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Sultan Trenggono No
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 Jl. Sultan Trenggono No. 23 Demak Jl. Sultan - Jawa Trenggono Tengah 59516 No. 23 Telp. Demak 0291-6904046 - Jawa
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Sultan Trenggono No
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl. Sultan Trenggono No. 23 Demak Jl. Sultan - Jawa Trenggono Tengah 59516 No. 23 Telp. Demak 0291-6904046 - Jawa
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016
LAPORAN KEUANGAN UNIT AKUNTANSI KUASA PENGGUNA ANGGARAN BA.018 SEMESTER II TAHUN ANGGARAN 2016 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi maluku Utara Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2016 Komplek
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN AGAMA AMUNTAI. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015
PENGADILAN AGAMA AMUNTAI LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2015 Jl.Empu Mandastana No.10 Kel.Sungai Malang Kec. Amuntai Tengah Hulu Jl.Empu Sungai Mandastana Utara - Kalimantan
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. SALAK III NO. 38
PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2013 Jl. SALAK III NO. 38 Madiun Jl. SALAK - Jawa III Timur NO. 63131 38 Telp. Madiun 0351-452186 - Jawa
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Wonogiri Periode 31 Desember Tahun 2016 ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang
KATA PENGANTAR. Jakarta, 28 April 2017 Kepala, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain NIP
i KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara bahwa Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran/Barang mempunyai tugas antara lain menyusun dan
DEWAN KETAHANAN NASIONAL. LAPORAN KEUANGAN (Audited) Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2015
2015 DEWAN KETAHANAN NASIONAL LAPORAN KEUANGAN (Audited) Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2015 Jl. Medan Merdeka Jl. Budi Barat Utomo. No.. No. 156 Jakarta Pusat 10110 Jakarta - 10710 KATA PENGANTAR
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. Sultan Trenggono No
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2016 Jl. Sultan Trenggono No. 23 Demak Jl. Sultan - Jawa Trenggono Tengah 59516 No. 23 Telp. Demak 0291-6904046 - Jawa
2. NERACA Neraca menggambarkan posisi keuangan entitas mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas dana sampai dengan 31 Desember 2016.
RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Tahunan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2016 ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN. Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun Jl. Sultan Trenggono No
PENGADILAN AGAMA DEMAK LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 30 Juni Tahun 2017 Jl. Sultan Trenggono No. 23 Demak Jl. Sultan - Jawa Trenggono Tengah 59516 No. 23 Telp. Demak 0291-6904046 - Jawa
LAPORAN KEUANGAN PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN. Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun Jl. SALAK III NO. 38
PENGADILAN MILITER III - 13 MADIUN LAPORAN KEUANGAN Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember Tahun 2013 Jl. SALAK III NO. 38 Madiun Jl. SALAK - Jawa III Timur NO. 63131 38 Telp. Madiun 0351-452186 - Jawa
