Tetap sehat saat Bulan Ramadan Disclaimer: Presentasi ini dibuat hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan sebagai pengganti saran medis profesional. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai topik di atas, silahkan berkonsultasi dengan dokter Anda. 2015 AEA International Holdings Pte. Ltd./Dialihbahasakan oleh International SOS Indonesia/TT/Primasari Deaningtyas, MD Hak cipta dilindungi Undang-undang. Dilarang memperbanyak dan/atau menyebarluaskan tanpa izin. 1
Ramadhan dan berpuasa Selama bulan Ramadan, umat muslim di seluruh dunia menahan diri dari makan, minum, maupun merokok dari subuh hingga senja. Berpuasa dapat dikelola dengan baik untuk menghindari gangguan kesehatan. Makan dan minum dengan benar pada waktu yang telah ditentukan (dua kali sehari), merupakan cara terbaik untuk menghindari gangguan kesehatan selama puasa. Bulan Ramadan pada tahun 2015 dimulai pada 18 Juni 2015, dan berakhir di sekitar tanggal 18 Juli 2015. 2 2
Apakah pengaruh puasa bagi Anda? Tidak makan dan minum selama siang hari akan berpengaruh pada Anda, walaupun Anda berbadan sehat. Anda pasti akan merasa lapar dan haus. Anda akan merasa lelah, mudah marah, lemas atau pusing, sakit kepala, mulut kering, dan susah berkonsentrasi. Your may notice your urine becomes dark yellow. Berpuasa akan mengurangi kadar gula dalam tubuh Anda. Hal ini dapat disegera diperbaiki dengan makan.walaupun gula darah rendah membuat Anda merasa tidak enak badan, namun hal ini tidak berbahaya, kecuali Anda mengonsumsi obat penurun gula darah (insulin, obat diabetes). 3 3
Dehidrasi Saat Anda mengeluarkan cairan lebih banyak dari yang Anda minum, Anda dapat terkena dehidrasi. Dehidrasi akan diperburuk dengan cuaca panas dan kegiatan fisik. Dehidrasi membuat Anda rentan terkena penyakit yang berhubungan b dengan cuaca panas. Dehidrasi berat dapat berakibat fatal. Rasa haus bukan merupakan ukuran yang tepat terhadap derajat dehidrasi Dehidrasi berat merupakan keadaan darurat medis 4 4
Dehidrasi berat Gejala: Rasa haus yang ekstrem Mudah marah Mulut sangat kering Mata cekung Sedikit/tidak mengeluarkan air mata Kebingungan Hilang kesadaran Sedikit/tidak mengeluarkan urin (urin berwarna sangat gelap) Apa yang harus dilakukan Minumlah air, jus, atau minuman olahraga secara perlahan Cari bantuan medis segera 5 5
Konsumsi makanan/minuman bernutrisi Saat berpuasa, sangatlah penting untuk makan pada saat yang telah ditentukan pada saat sahur dan saat berbuka puasa. Beberapa tips mengenai nutrisi Jangan melawatkan sahur. Bangunlah lebih awal untuk makan. Pilihlah makanan yang dapat memberikan Anda energi selama 12 jam berpuasa seperti biji-bijian, kacang, lentil, buah dan sayuran. Jangan makan secara terburu-buru saat berbuka puasa. Hindari makanan tidak sehat, makanan yang banyak mengandung lemak, garam dan gula. Jangan makan terlalu banyak. Tetaplah makan dengan porsi yang sehat. TIPS: Lakukan makan sahur sedekat mungkin dengan waktu imsak. 6 6
Jagalah kesehatan Asupan air Minum banyak air pada saat sahur dan berbuka (minumlah 8-10 gelas air) secara bertahap Gunakan waktu sahur untuk memenuhi kebutuhan air Anda sebelum puasa dimulai Hindari konsumsi alkohol, minuman yang berkadar gula tinggi, minuman berkafein, serta minuman yang sangat panas atau sangat dingin 7 7
Apakah Anda terhidrasi? Tabel warna urin ini dapat membantu Anda mengukur apakah Anda telah minum cukup air (terhidrasi dengan baik). Konsumsi obat seperti multivitamin dapat mengubah warna urin. Tabel diatas tidak dapat digunakan pada situasi ini. Jika warna urin Anda tetap berwarna gelap walaupun Anda telah minum banyak air, segera konsultasikan dengan dokter Anda. Terhidrasi Dehidrasi Dehidrasi berat 8 8
Menjaga kesehatan aktivitas fisik Aktivitas Fisik: Aktivitas fisik dapat dilakukan dalam porsi tertentu selama puasa. Namun, insensitas dan durasinya harus dikurangi untuk mencegah munculnya gangguan kesehatan. Hindari melakukan aktivitas fisik pada cuaca yang sangat panas di siang hari. 9 9
Menjaga kesehatan hindari kelelahan Puasa dapat mengganggu pola tidur. Hindari kelelahan: Pastikan Anda dapat tidur selama 8 jam dalam 24 jam. Anda dapat membagi waktu tidur Anda dalam beberapa periode. 10 10
Menjaga kesehatan tingkatkan kewaspadaan Dampak dari puasa, gula darah rendah dan dehidrasi, ditambah lagi dengan kurang tidur dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Anda berisiko mengalami kecelakaan pada saat: Berkendara Antara jam 12 siang hingga jam 3 sore Beberapa hari pertama bulan Ramadan Dua hari pertama setelah libur Di akhir jam kerja Tetap waspada: Konsentrasi Anda akan terganggu Aturlah beban kerja Anda. Aktivitas yang membutuhkan konsentrasi penuh sebaiknya dilakukan pada saat Anda tidak merasa lelah atau lapar Beristirahatlah secara teratur Tingkatkan kewaspadaan saat berkendara 11 11
Ramadan dan diabetes Berpuasa dapat membahayakan tubuh jika tidak dilakukan dengan benar. Agar aman dan tetap sehat sebaiknya: Lakukan pemeriksaan kesehatan 1-2 bulan sebelum Ramadan. Dokter Anda akan menyarankan penyesuaian konsumsi obat dan asupan makan. Pastikan diabetes Anda (kadar gula darah anda) stabil sebelum memulai puasa. Pahami risiko yang mungkin terjadi. 12 12
Terima kasih Disclaimer: ini dibuat hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan sebagai pengganti saran medis profesional. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai topik di atas, silahkan berkonsultasi dengan dokter Anda. 2015 AEA International Holdings Pte. Ltd./Dialihbahasakan oleh International SOS Indonesia/TT/Primasari Deaningtyas, MD Hak cipta dilindungi Undang-undang. Dilarang memperbanyak dan/atau menyebarluaskan tanpa izin. 13