SATUAN ACARA PERKULIAHAN

dokumen-dokumen yang mirip
SATUAN ACARA PERKULIAHAN

TIM DOSEN : ASKOLANI,SE,MM ROFI ROFAIDA, SP.,M.Si. TPK - Pendahuluan 1

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KONDISI KONFLIK (GAME THEORY)

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN. Liduina Asih Primandari, S.Si.,M.Si.

PENGENALAN SISTEM OPTIMASI. Oleh : Zuriman Anthony, ST. MT

SILABUS MATA KULIAH Program Studi : Teknik Industri Kode Mata Kuliah : TKI-492 Nama Mata Kuliah : Multicriteria Decision Making Jumlah SKS :

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

SILABUS JURUSAN MANAJEMEN - PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN FAKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS GUNADARMA

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA LANJUTAN (MJ 206) PROGRAM STUDI MANAJEMEN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

MATRIK SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH TEORI KEPUTUSAN ( T.INDUSTRI / S1 ) KODE / SKS : AK / 2 SKS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

SILABUS MATAKULIAH METODE KUANTITATIF BISNIS II

Pertemuan 7 GAME THEORY / TEORI PERMAINAN

TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #13 Ganjil 2016/2017 TIN102 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

Kompetensi Dasar. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar sistem pendukung keputusan. Dr. Sri Kusumadewi 05/11/2016

MKDB UAS Semester Genap 2014/2015

BAB IV TEORI PERMAINAN

BERKAS PENYUSUNAN RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS ADMINISTRASI BISNIS. Program Studi

TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #12 Ganjil 2014/2015 TIN102 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI

SILABUS MATA KULIAH Program Studi : Teknik Industri Kode Mata Kuliah : TKI-303 Nama Mata Kuliah : Pemodelan Sistem Jumlah SKS

4. Mahasiswa Mampu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius (S1, S4, S10);.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

TEORI PERMAINAN. JHON HENDRI RISET OPERASIONAL UNIVERSITAS GUNADARMA 2009 Page 1

Pemain B B 1 B 2 B 3 9 5

Materi #13 TKT101 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI T a u f i q u r R a c h m a n

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

Definisi & Latar Belakang...(1/2)

Definisi & Latar Belakang...(1)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

Decision Making Prentice Hall, Inc. A 1

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

KODE MATA KULIAH / SKS

Sistem Pendukung Keputusan

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MORFOLOGI DR 412

DESKRIPSI MATA KULIAH

SILABUS EVALUASI PEMBELAJARAN. Diperiksa Oleh : Dr. H. Saefudin, M.Si. (Ketua Program Studi Pend. Biologi)

LINGUSTIK UMUM DR 400

TEORI PERMAINAN GAME THEORY MATA KULIAH RISET OPERASI

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA (MJ 205) PROGRAM STUDI MANAJEMEN

Teori Game (Game Theory/Teori Permainan) Teori Game, Ahmad Sabri, Universitas Gunadarma

BAB II LANDASAN TEORI

UNIVERSITAS MERCU BUANA FAKULTAS : ILMU KOMPUTER PROGRAM STUDI : SISTEM INFORMASI

TELKOM UNIVERSITY FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS JURUSAN/PROGRAM STUDI S1 ADMINISTRASI BISNIS RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

S I L A B U S. : Karli Soedijatno, SE., M.Si., Ak. Agus Widarsono, SE.,M.Si.,Ak.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

KAJIAN ANALISIS SENSITIVITAS PADA METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) SKRIPSI JENHERY PURBA

TEKNIK RISET OPERASI (TRO) OPERATIONS RESEARCH (OR) Mbayak Ginting TRO

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI

BIJI PLASTIK PADA PT. MEGA ANDALAN PLASTIK INDUSTRI DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS

Teori Pengambilan Keputusan. Week 2 Linear Programming Graphic Method

PENERAPAN AHP SEBAGAI MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN RUMAH BERSALIN CONTOH KASUS KOTA PANGKALPINANG

Silabus. EKF 5361 Strategi Manajemen Biaya. Program Studi: Strata 1 (S-1) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

DECISION TREE (POHON KEPUTUSAN)

DESKRIPSI MATA KULIAH

: Pada akhir perkuliahan mahasiswa dapat memahami lingkungan bisnis dan permasalahan di sektor bisnis. : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar bisnis

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

RANCANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH ANALISIS DATA 201H1203. Dosen Pengampu Anna Islamiyati Nasrah Sirajang

SILABUS MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA (MJ 205) PROGRAM STUDI MANAJEMEN

IKI30320 Kuliah 8 26 Sep Ruli Manurung. Game playing. Strategi optimal. Bekerja cepat Cutoff Tree pruning. State of the art.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PSIKOLOGI PERKEMBANGAN III

BAB I LATAR BELAKANG 1.1 Latar Belakang

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

S I L A B U S. 1. IDENTITAS MATA KULIAH Nama mata kuliah : Management Accounting Nomor kode : AK 503 Jumlah SKS. : 3 (tiga) SKS Semester

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI: S1 SISTEM INFORMASI Semester : 4

SILABUS MATA KULIAH. Pengalaman Pembelajaran. Dasar-dasar vektor dan vektor pada bidang datar (dimensi dua)

SILABUS. A. Wajib Boone et al. (1997). Contemporary Business Communication. New Jersey : Prentice Hall (B)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA

FE-UNILA/FOM/ FEBRUARI 2014

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS EKONOMI RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Teori Permainan. Lecture 8 : Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Konflik (Game Theory) Hanna Lestari, ST, M.Eng

BAB I PENDAHULUAN 1.1.! Latar Belakang

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

PENYEMPURNAAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGGUNAKAN MODEL FRIEDMAN DENGAN BANTUAN MODEL TEORI UTILITAS DAN AHP ( ANALYTIC HIERARCHY PROCESS )

Satuan Acara Pembelajaran (SAP)

OLEH : TOMI DWICAHYO NRP :

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pelanggan Terbaik Berbasis Web dengan Metode Yager pada CV. Sentana Prima Unggul Sidoarjo TUGAS AKHIR

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) MATA KULIAH RENANG (teori dan praktek)

Elis Ratna Wulan a, Diana Ratnasari b

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

MancalaAHP: Game Tradisional Mancala Berbasis Analytic Hierarchy Process

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

KONTRAK PEMBELAJARAN (Pedoman Pembelajaran bagi Dosen dan Mahasiswa) Mata Kuliah RISET OPERASIONAL 2 SKS / SEMESTER IV

OPTIMASI PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA MANADO DENGAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)

IMPLEMENTASI KOMBINASI METODE AHP DAN SAW DALAM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN KREDIT PERUMAHAN RAKYAT ABSTRAK

SATUAN ACARA PERKULIAHAN. Sub pokok bahasan dan rincian materi 1. Perkenalan/pendahuluan 2. Definisi bisnis 3. Isu-isu bisnis 4.

SILABUS MATA KULIAH MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA PROGRAM STUDI MANAJEMEN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

Silabus. EKA Sistem Informasi Akuntansi II. Program Studi: Strata 1 (S-1) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Transkripsi:

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode dan nama mata kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte : MJ 211, Teori Pengambilan Keputusan : Pendahuluan : Mahasiswa memahami tujuan, ruang lingkup, silabus, dan konsep pengambilan putusan 1 1. Mahasiswa memahami silabus, kontrak belajar, dan membentuk lompok 2. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali Teori Pengambilan Keputusan:konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup 3. Mahasiswa dapat membedakan Teori Pengambilan Keputusan : Pendekatan Ilmu (science) dan Seni (art) 4. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali milestone permbangan dan peran Teori Pengambilan Keputusan dalam aktifitas Management Science 5. Mahasiswa dapat menyebutkan contoh topik-topik utama Teori Pengambilan Keputusan pada abad 21 1. Silabus, kontrak belajar, dan pembagian lompok 2. Teori Pengambilan Keputusan:konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup 3. Teori Pengambilan Keputusan : Pendekatan Ilmu (science) dan Seni (art) 4. Milestone permbangan dan peran Teori Pengambilan Keputusan dalam aktifitas Management Science 5. Topik-topik utama Teori Pengambilan Keputusan pada abad 21 6. Model dalam Teori Pengambilan Keputusan: kualitative model dan kuantitative model 7. Teori Pengambilan Proses pembelajaran Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. Studi literatur tentang proses pengambilan putusan dalam e- business environment buku sumber - LCD dan OHP Rizki Derma wan, 2005 Robert T. Clemen, 1991

6. Mahasiswa dapat membedakan model dalam Teori Pengambilan Keputusan: kualitative model dan kuantitative model 7. Mahasiswa dapat menyebutkan peranan teknologi informasi dalam Pengambilan Keputusan 8. Mahasiswa dapat menjelaskan penggunaan Teori Pengambilan Keputusan dalam putusanputusan manajemen (Managerial decision ) Keputusan dan teknologi informasi 8. Penggunaan Teori Pengambilan Keputusan dalam putusan-putusan manajemen (Managerial decision )

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte 2 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali proses Pengambilan Keputusan (a decision-analysis process) 2. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali elemen dasar pengambilan putusan : multiple objectives scarcity,uncertain & risk,, complexity, alternative solution, decision analysis models, and consequences 3. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali dan memberi contoh model dan pola dasar penyelesaian masalah dengan pendekatan Teori Pengambilan Keputusan : Proses Pengambilan Keputusan (decision making) : Mahasiswa dapat memahami proses dan pola dasar penyelesaian masalah dengan pendekatan teori pengambilan putusan 1. Proses Pengambilan Keputusan (a decisionanalysis process) 2. Elemen dasar pengambilan putusan : multiple objectives scarcity,uncertain & risk,, complexity, alternative solution, decision analysis models, and consequences 3. Model dan pola dasar penyelesaian masalah dengan pendekatan Teori Pengambilan Keputusan Proses pembelajaran Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. Studi literatur contoh proses pengambilan putusan dan identifikasi semua elemen dasar yang terdapat dalam pengambilan putusan tersebut buku sumber - LCD dan OHP Rizki Dermawan, 2005 Robert T. Clemen, 1991 Topik Bahasan : Influence Diagram

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte 3,4 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali influence Diagram : konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. 2. Mahasiswa dapat membedakan bentuk Influence Diagram : The basic risky decision Imperfect Information Deterministic Nodes Multiple Objectives &Trade-offs Sequential Decision 3. Mahasiswa dapat membuat struktur pengambilan putusan dengan Influence Diagram 4. Mahasiswa dapat menjelaskan asumsi dasar dan salahan yang terjadi dlm pengambilan putusan dgn Influence Diagram 5. Mahasiswa dapat menggunakan Influence Diagram dalam pengambilan putusan manajerial : Mahasiswa dapat memahami dan membuat struktur pengambilan putusan dengan menggunakan Influence Diagram : 2 (dua) kali 1. Influence Diagram : konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. 2. Bentuk Influence Diagram : The basic risky decision Imperfect Information Deterministic Nodes Multiple Objectives and Trade-offs Sequential Decision 3. Pembuatan Struktur pengambilan putusan dengan Influence Diagram 4. Asumsi dasar dan salahan yang terjadi dalam pengambilan putusan dengan Influence Diagram 5. Penggunaan Influence Diagram dalam pengambilan putusan manajerial Proses pembelajaran Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. buku sumber Analisis kasus - LCD dan OHP Robert T. Clemen, 1991 Rowe, Alan, 1992

: KUIS 1 Tujuan Pembelajaran umum : Mengetahui tingkat berhasilan PBM pada perte 1-4 Jumlah perte 5 Mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran : Pendahuluan, Keputusan (decision making), dan Influence diagram 1. Pendahuluan, 2. Keputusan (decision making), 3. Influence diagram Mahasiswa melakukan tes tertulis terdiri dari soal teori dan kasus Tes tertulis Media dan buku sumber Lembar tes

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte 6,7 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali pohon putusan : konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. 2. Mahasiswa dapat membedakan bentuk Decision Tree : The basic risky decision Imperfect Information Deterministic Nodes Multiple Objectives and Trade-offs Sequential Decision 3. Mahasiswa dapat membuat struktur pengambilan putusan dengan Decision Tree 4. Mahasiswa dapat memberi contoh asumsi dasar dan salahan yang terjadi dalam pengambilan putusan dengan Decision Tree 5. Mahasiswa dapat membedakan Influence Diagram dan Decision Tre : Pohon Keputusan (decision tree) : Mahasiswa memahami konsep dasar, tujuan, dan membuat struktur pengambilan putusan dengan Decision Tree : 2 (dua) kali 1. Pohon Keputusan : konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. 2. Bentuk Decision Tree : The basic risky decision Imperfect Information Deterministic Nodes Multiple Objectives and Trade-offs Sequential Decision 3. Pembuatan Struktur pengambilan putusan dengan Decision Tree 4. Asumsi dasar dan salahan yang terjadi dalam pengambilan putusan dengan Decision Tree 5. Influence Diagram dan Decision Tree : Compared 6. Identifikasi faktor-faktor penting dalam Decision Tree dengan menggunakan The Clarity Test Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. Analisis kasus Pohon Keputusan (decision tree) buku sumber LCD dan OHP J. Supranto, 2005 Levin, Richard I, et, al, 2002

6. Mahasiswa dapat menyebutkan faktor-faktor penting dalam Decision Tree dengan menggunakan The Clarity Test 7. Mahasiswa dapat menggunakan Decision Tree dalam pengambilan putusan manajerial 7. Penggunaan Decision Tree dalam pengambilan putusan manajerial

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte 8 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali risk Profile : konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup 2. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali resiko sebagai kriteria penting dalam pengambilan putusan 3. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali Cumulative Risk Profiles : Konsep Dominasi 4. Mahasiswa dapat menggunakan Risk Profile dalam pengambilan putusan manajerial : Risk profile : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar, tujuan, ruang lingkup, dan menggunakan Risk Profile dalam pengambilan putusan manajerial 1. Risk Profile : konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup 2. Resiko sebagai kriteria penting dalam pengambilan putusan 3. Cumulative Risk Profiles : Konsep Dominasi 4. Penggunaan Risk Profile dalam pengambilan putusan manajerial Proses pembelajaran Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. Analisis kasus Risk Profile buku sumber - LCD dan OHP - Levin, Richard I, et, al, 2002 - Robert T. Clemen, 1991

: UJIAN TENGAH SEMESTER Tujuan Pembelajaran umum : Mengetahui tingkat berhasilan PBM pada perte 1-8 Jumlah perte 9 Mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran : Pendahuluan, Keputusan (decision making), dan Influence diagram, dan pohon putusan 1. Pendahuluan, 2. Keputusan (decision making), 3. Influence diagram 4. Pohon putusan Mahasiswa melakukan tes tertulis terdiri dari soal teori dan kasus Tes tertulis buku sumber Lembar tes

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte 10,11 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali sensitivity Analysis: konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali sensitivity Analysis : Pendekatan Model 3. Mahasiswa dapat melakukan identifikasi masalah dan struktur 4. Mahasiswa dapat menggunakan diagram Tornado (tornado diagrams) 5. Mahasiswa dapat menjelaskan analisis sensitivitas dua arah 6. Mahasiswa dapat menjelaskan sensitivitas untuk peluang 7. Mahasiswa dapat menggunakan Sensitivity Analysis dalam pengambilan putusan manajerial : Sensitivity Analysis : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar, tujuan, ruang lingkup, dan menggunakan sensitivity analysis dalam proses pengambilan putusan : 2 (dua) kali 1. Sensitivity Analysis: konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. Sensitivity Analysis: konsep dasar, tujuan, dan ruang lingkup. 2. Sensitivity Analysis : Pendekatan Model 3. Identifikasi Masalah dan struktur 4. Diagram Tornado (tornado diagrams) 5. Analisis Sensitivitas dua arah 6. Sensitivitas untuk peluang 7. Penggunaan Sensitivity Analysis dalam pengambilan putusan manajerial Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. buku sumber Analisis kasus - LCD dan OHP - Robert T. Clemen, 1991 - Zulian Yamit, 2004

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte 12 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali teori Permainan: konsep dasar, tujuan, fungsi, dan ruang lingkup 2. Mahasiswa dapat membedakan beberapa jenis Teori Permainan: a. Two-person zero sum game theory b. Two-person constant sum game theory c. Two-person non constant sum game theory d. n-person game theory 3. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali two-person zero sum games : kriteria maximin dan minimax, konsep dominasi, dan mixed strategy 4. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali Linear Programming dan Games Theory 5. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali dilema Tahanan 6. Mahasiswa dapat menggunakan Teori Permainan dalam pengambilan putusan manajerial : Teori Permainan (games theory) : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar, tujuan, dan menggunakan Teori Permainan dalam pengambilan putusan manajerial 1. Teori Permainan: konsep dasar, tujuan, fungsi, dan ruang lingkup 2. Beberapa jenis Teori Permainan: a. Two-person zero sum game theory b. Two-person constant sum game theory c. Two-person non constant sum game theory d. n-person game theory 3. Two-person zero sum games : kriteria maximin dan minimax, konsep dominasi, dan mixed strategy 4. Linear Programming dan Games Theory 5. Dilema Tahanan Penggunaan Teori Permainan dalam pengambilan putusan manajerial Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. Analisis kasus Teori Permainan (games theory) buku sumber - LCD dan OHP - Robert T. Clemen, 1991 - Sri Mulyo no, 2004

: KUIS 2 Tujuan Pembelajaran umum : Mengetahui tingkat berhasilan PBM pada perte 10-12 Jumlah perte 13 Mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran : Sensitivity Analysis dan Teori Permainan (games theory) 1. Sensitivity analysis 2. Teori permainan (games theory) Mahasiswa melakukan tes tertulis terdiri dari soal teori dan kasus Tes tertulis buku sumber Lembar tes

Tujuan Pembelajaran umum Jumlah perte : Model Proses Analitis Berjenjang (analytic hierarchy process) : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar, tujuan, dan menggunakan AHP dalam pengambilan putusan manajerial : 2 (dua) kali buku sumber 14,15 1. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali model Proses Analitis Berjenjang: konsep dasar, tujuan, fungsi, dan ruang lingkup. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali klasifikasi utama hirarkhi dan langkah pembentukan hirarkhi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan mbali konsep Proses AHP dan prinsip konsistensi 4. Mahasiswa dapat melakukan proses pengambilan putusan dalam AHP 5. Mahasiswa dapat memberi contoh asumsi dan salahan yang sering terjadi dalam pengambilan putusan dengan AHP 6. Mahasiswa dapat menggunakan AHP dalam pengambilan putusan manajerial 1. Model Proses Analitis Berjenjang: konsep dasar, tujuan, fungsi, dan ruang lingkup. 2. Klasifikasi utama hirarkhi dan langkah pembentukan hirarkhi 3. Konsep Proses AHP dan prinsip konsistensi 4. Proses pengambilan putusan dalam AHP 5. Asumsi dan salahan yang sering terjadi dalam pengambilan putusan dengan AHP 6. Penggunaan AHP dalam pengambilan putusan manajerial Menyimak kuliah dari dosen, tanya jawab, dan mengerjakan tugas. analisis kasus Model Proses Analitis Berjenjang (analytic hierarchy process) - LCD dan OHP - J Supranto, 2005 Rizki Dermawan, 2005

: UJIAN AKHIR SEMESTER Tujuan Pembelajaran umum : Mengetahui tingkat berhasilan PBM pada perte 10-15 Jumlah perte buku sumber 16 Mengetahui pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran : Sensitivity analysis, Teori permainan (games theory), danmodel Proses Analitis Berjenjang (analytic hierarchy process) Sensitivity analysis Teori permainan (games theory) Model Proses Analitis Berjenjang (analytic hierarchy process) Mahasiswa melakukan tes tertulis terdiri dari soal teori dan kasus Tes tertulis Lembar tes