RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
Lampiran 4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS PERTAMA

Lampiran 4. Pedoman observasi untuk guru. Kriteria penskoran :

A. Daya Tahan dan Kekuatan Otot

Lampiran 1 NILAI AWAL. Jumlah No Nama L/P Awalan Mengguling Lanjutan. Jml N T/B

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan : senam lantai : 2 x 2 x 40 Menit (dua kali pertemuan)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) : Teknik dasar passing atas dalam permainan Bola Voli

terdiri dari Langkah Berirama terdiri dari Latihan Gerak Berirama Senam Kesegaran Jasmani

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR

Lampiran 1. Surat Izin Penelitian

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas / Semester : IX / 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SURAT KETERANGAN Nomor: / /2012

Melatih Kebugaran. Kecepatan gerak Loncat katak

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SILABUS PENJAS SD / MI

5. Berkaitan dengan keterampilan seperti kelentukan, daya tahan otot, daya tahan kardiorespiratori, keseimbangan, koordinasi, dan persepsi kinestetik.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Lampiran 15. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Passing Bawah

KRITERIA/KETUNTASAN PENSKORAN. No Aspek Komponen Skor Keterangan 1 Sikap Badan 1. Condong ke depan 2. Pandangan ke depan 3.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Latihan Kekuatan Otot Tubuh Bagian Atas

RPP tekdik dasar senam lantai kurikulum 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

III. METODE PENELITIAN. penelitian suatu subyek akan diteliti. Dalam hal ini peneliti ingin menggunakan

2.4.1 Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik Menunjukkan perilaku disiplin selama pembelajaran.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Tema/Topik

SILABUS PEMBELAJARAN


Deni Kurniadi Suro Prapanca Penjas Orkes Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas II

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP. Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 2 TEMPEL : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. : Variasi Permainan Sepak Bola

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Tema/Topik

Latihan 1: untuk menyiapkan kondisi secara fisiologis maupun psikologis agar dapat melaksanakan latihan gerakan senam dengan baik dan benar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN. Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Mungkid : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

bab 1 gerak dasar kata kunci berjalan memutar melempar berlari mengayun menangkap melompat menekuk menendang

d. Pembelajaran Menahan Siku Lawan di Atas Pundak Cara melakukannya adalah sebagai berikut.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Kelas/Semester : IX / 1 (Ganjil ) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : SMP NEGERI I GANDUSARI : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Berbagai Bentuk dan Kombinasi Gerak Dasar Anak Usia dini

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. A. Standar Kompetensi B. Kompetensi dasar

METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom

Penjasorkes. Untuk SD/MI Kelas III

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP

SENAM. Bahan Belajar Mandiri

I. PENDAHULUAN. Sikap lilin merupakan bagian dari keterampilan gerak dasar dalam senam

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

MAKALAH SENAM LANTAI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Lampiran 3 : RPP RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Petunjuk Pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. 1) lintasan lurus, datar, tidak licin, berjarak 30 meter, dan mempunyai

BAB 1 GERAK DASAR KATA KUNCI BERJALAN MEMUTAR MELEMPAR BERLARI MENGAYUN MENANGKAP MELOMPAT MENEKUK MENENDANG

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Makalah Pendidikan Jasmani Olahraga Softball

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

PENDAHULUAN. Trenggalek, 16 Januari Penulis

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP. Identitas Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

LAMPIRAN-LAMPIRAN 69

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP


PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS III - SEMESTER 2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Mari Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

BAB V KEBUGARAN JASMANI. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan 117

PROGRAM PEMBELAJARAN P J O K KELAS V - SEMESTER 2

BAB VIII RENANG. 150 Kelas X SMA/MA/SMK/MAK

2.2.1 Menunjukkan sikap tanggung jawab Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.

BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas IV

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah :... Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : VIII / I

FORMAT RPP. Kompetensi Dasar : Melakukan teknik menyundul bola dengan baik. Siswa dapat Melakukan teknik menyundul bola dengan baik A.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. : Variasi dan Kombinasi Lempar Tangkap, Dribble dan Lay Up

III. METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Sukardi (2003:93), metode penelitian adalah cara yang dilakukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Lampiran 1. Surat Ijin Dari Fakultas

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Suwandi Fendi Fengky Bamar Oktanto Masturi SD/MI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

TES KESEGARAN JASMANI INDONESIA (TKJI)

TINJAUAN PUSTAKA. ini, belajar adalah merupakan salah satu proses suatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau hasil

BAB III METODE PENELITIAN. mengarah pada tujuan penelitian serta dapat dipertanggungjawabkan secara. pada ketepatan dalam penggunaan metode.

PUSAT PERBUKUAN. Kementerian Pendidikan Nasional

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Transkripsi:

Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Siklus 1 Mata Pelajaran Sekolah Kelas / Semester : Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga : SD Negeri Brengkol : IV / I Alokasi Waktu : 4 X 35 menit ( 2 kali pertemuan ) I. Standar Kompetensi : 3. Mempraktikkan berbagai bentuk senam ketangkasan dengan kontrol yang baik, dan nilai nilai yang terkandung didalamnya. II. Kompetensi Dasar : 3,2. Mempraktikkan bentuk bentuk senam ketangkasan dalam meningkatkan koordinasi dan nilai nilai percaya diri. III. Indikator : 3.2.1. Melakukan gerakan guling belakang tanpa awalan. 3.2.2. Melakukan guling belakang dengan awalan jongkok. IV. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa dapat melakukan mengguling guling di atas matras. 2. Siswa dapat melakukan guling belakang tanpa awalan. 3. Siswa dapat melakukan guling belakang dengan awalan. V. Materi Pembelajaran : Senam ketangkasan guling belakang VI. Metode Pembelajaran : 1. Demonstrasi : a. Gerakan Guling belakang b. Menunjukkan kesalahan yang dilakukan c. Memberbaiki kesalahan yang dilakukan. 2. Penugasan 50

VII. Langkah langkah Pembelajaran : GAMBAR / FORMASI URAIAN KEGIATAN Pertemuan pertama : Hari / tanggal : A. Kegiatan Awal ( 15 menit ) 1. Siswa dibariskan 3 bersaf. 2. Berhitung, berdoa, dan presensi. 3. Apersepsi, memberikan gambaran kejadian nyata dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari, seperti roda menggelinding. 4. Melakukan pemanasan : a. Dengan permainan menembak burung : 1) Siswa melakukan undian untuk menentukan 4 anak sebagai penembak. 2) Setelah terpilih siswa yang lain berada di tengah sebagai burung. 3) Penembak berusaha melempar kaki burung dengan bola dari plastik. 4) Burung yang tertembak ganti menjadi penembak, dan penembak yang bisa mengenai burung ganti menjadi burung. 5) Saat menembak tidak boleh melewati garis batas. b. Melakukan penguluran untuk mempersiapkan siswa melakukan gerakan guling belakang. 1) Siswa baris 4 bersaf. 2) Berdiri tegak kedua tangan ke atas membentuk huruf O. 3) Liukkan kenan tahan 2 kali 8 hitungan. 4) Liukkan ke kiri tahan 2 kali 8 hitungan. POKOK PEMBELAJARAN 3 menit cek siswa, apersepsi, dan menyampaikan tujuan yang akan dicapai. 12 menit melakukan pemanasan 51

5) Angkat kaki kanan lutut pegang dengan dua tangan, tahan 2 kali 8 hitungan. 6) Tekuk tungkai kaki kanan bawah ke depan tahan 2 kali 8 hitungan 7) Kemudian tekuk ke belakang dan tahan 2 kali 8 hitungan. 8) Gerakan selanjutnya ganti kaki kiri. 9) Melakukan gerakan tidur telentang, bangun ke posisi duduk. 10) Posisi kedua kaki lurus, kaki rapat dan berusaha mencium lutut. 11) Gerakan selanjutnya kaki kiri ditekuk kekiri, kaki kanan dan tungkai atas kaki kiri membentuk huruf L. 12) Tangan kanan memegang ujung jari kaki kanan. 13) Berusaha untuk mencium lutut. 14) Kemudian ganti kanan yang ditekuk. B. Kegiatan inti ( 45 menit ) : 1. Siswa disuruh menggulinggulingkan badan secara searah, dengan tujuan agar akrab dengan matras. 2. Siswa melakukan Guling miring dilakukan secara sendiri dan berpasangan. 30 menit melakukan kegiatan untuk mengakrabkan dengan matras 52

5 O 3. Gerakan selanjutnya tidur terlentang, kemudian bangun berdiri dengan bantuan 2 orang disamping matras kaki tetap lurus 4. Siswa disuruh untuk mengguling ke belakang dari posisi jongkok, matras dimiringkan 5 o dilakukan secara bergantian, putra dengan putri, siswa yang belum melakukan berbaris disamping matras. 5. Siswa yang telah melakukan guling belakang, berbaris di samping matras untuk mengamati siswa yang sedang melakukan. C. Kegiatan akhir ( 10 menit ) : 1. Melakukan penenangan : Berdiri disamping matras melakukan gerakan mengayunkan kedua lengan ke samping kanan dan kiri, dan ke depan ke belakang dengan posisi badan membungkuk, dilanjutkan dengan pelepasan dengan cara menjulurkan kedua lengan ke atas setinggi mungkin, lalu diayunkan ke bawah diikuti dengan posisi badan membungkuk. 2. Menyuruh 3 siswa yang sudah baik melakukan gerakan guling belakang untuk mempraktikkan. 3. Formasi melingkar siswa disuruh bernyanyi sambil berjalan menurut lingkaran tersebut. 4. Siswa disuruh duduk melingkar. 5. Diadakan perenungan tentang kegiatan yang telah dilakukan. 6. Penugasan kepada siswa untuk belajar materi guling belakang 15 menit melakukan gerakan permainan guling belakang dan guling belakang dengan matras dimiringkan 5 O 1 menit melakukan penenangan 2 menit melakukan koreksi 4 menit melakukan pendinginan 3menit perenungan, penugasan, berdoa, pembubaran. 53

untuk pertemuan berikutnya. 7. Siswa berdiri dengan posisi melingkar, berdoa, pembubaran Pertemuan Kedua : Hari / tanggal : A. Kegiatan Awal ( 15 menit ) 1. Siswa dibariskan 2 bersaf. 2. Berhitung, berdoa, dan presensi. 3. Apersepsi, memberikan gambaran kejadian nyataa dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari, seperti roda menggelinding. 4. Melakukan pemanasan : a. Dengan permainan : 1) Siswa melakukan undian untuk menentukan 4 anak sebagai penembak. 2) Setelah terpilih siswa yang lain berada di tengah sebagai burung. 3) Penembak berusaha melempar kaki burung dengan bola dari plastik. 4) Burung yang tertembak ganti menjadi penembak, dan penembak yang bisa mengenai burung ganti menjadi burung. b. Melakukan penguluran untuk mempersiapkan siswa melakukan gerakan guling belakang. 1) Siswa baris 4 bersaf. 2) Berdiri tegak kedua tangan lurus ke atas telapak tangan dikaitkan membentuk huruf O. 3) Liukkan kanan tahan 2 kali 8 hitungan. 4) Liukkan ke kiri tahan 2 kali 8 hitungan. 5) Angkat kaki kanan lutut pegang dengan dua kaki, tahan 2 kali 8 hitungan. 3 menit cek siswa, apersepsi, dan menyampaikan tujuan yang akan dicapai. 12 menit melakukan pemanasan 54

6) Tekuk tungkai kaki kanan bawah ke depan tahan 2 kali 8 hitungan 7) Kemudian tekuk ke belakang dan tahan 2 kali 8 hitungan. 8) Gerakan selanjutnya ganti kaki kiri. 9) Melakukan gerakan tidur telentang, bangun ke posisi duduk. 10) Posisi kedua kaki lurus, kaki rapat dan berusaha mencium lutut. 11) Gerakan selanjutnya kaki kiri ditekuk kekiri, kaki kanan dan tungkai atas kaki kiri membentuk huruf L. 12) Tangan kanan memegang ujung jari kaki kanan. 13) Berusaha untuk mencium lutut. 14) Kemudian ganti kanan yang ditekuk. 5 O B. Kegiatan inti ( 45 menit ) : 1. Melakukan permainan mengambil bola dengan kaki. Tidur di atas matras kaki lurus ke atas kepala, mengambil bola yang berada di atas kepala dengan kaki. 2. Siswa disuruh untuk guling belakang di atas matras yang dimiringkan 5 O dari posisi jongkok, dilakukan secara bergantian, putra dengan putri, siswa yang belum melakukan 3. Siswa yang telah melakukan guling belakang, berbaris di samping matras untuk mengamati siswa yang sedang melakukan. 30 menit praktik guling belakang di atas metras miring 5 O 15 menit melakukan evaluasi guling belakang siklus I. 55

Cara melakukan gerakan guling ke belakang : a. Posisi jongkok membelakangi matras yang dimiringkan, kedua kaki rapat, kedua telapak tangan disamping telinga, dan menghadap ke atas. b. Letakkan panggul pada matras bersamaan kedua lutut ditarik ke belakang. c. Selanjutnya kedua ujung kaki menyentuh matras, kedua telapak tangan menekan matras hingga kedua tangan lurus dan kepala terangkat. d. Berjongkok dengan kedua tangan lurus ke depan dan diakhiri sikap berdiri. 4. Kegiatan guling belakang di atas matras miring 5 O, diulang-ulang. 5. Melakukan Evaluasi gerakan guling belakang dengan matras miring pada siklus pertama. a. Siswa melakukan gerakan guling belakang dengan matras yang dimiringkan 5 O.. b. Dilakukan urut nomor absen. c. Dicatat skor perolehan masingmasing siswa. C. Kegiatan akhir ( 10 menit ) : 1. Melakukan penenangan : Berdiri disamping matras melakukan gerakan mengayunkan kedua lengan ke samping kanan dan kiri, dan ke depan ke belakang dengan posisi badan membungkuk, dilanjutkan dengan pelepasan dengan cara menjulurkan kedua lengan ke atas setinggi mungkin, lalu diayunkan ke bawah diikuti dengan posisi 1 menit melakukan penenangan 2 menit melakukan koreksi 4 menit melakukan pendinginan 3 menit perenungan, penugasan, berdoa, 56

badan membungkuk. 2. Menyuruh 3 siswa yang sudah baik melakukan gerakan guling belakang untuk mempraktikkan. 3. Formasi melingkar siswa disuruh bernyanyi sambil berjalan menurut lingkaran tersebut. 4. Siswa disuruh duduk melingkar. 5. Diadakan perenungan tentang kegiatan yang telah dilakukan. 6. Penugasan kepada siswa untuk belajar materi guling belakang untuk pertemuan berikutnya. 7. Siswa berdiri dengan posisi melingkar, berdoa, pembubaran pembubaran. VIII. Alat / bahan dan sumber belajar : a. Farida Mulyaningsih dkk. (2010). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk Kelas IV SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional. b. Peluit c. Matras. IX. Penilaian : Tes ketrampilan atau unjuk kerja. Pituruh, 17 Juni 2012 Guru Praktik Imam Sugiri 57

Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Siklus 2 Mata Pelajaran Sekolah Kelas / Semester : Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Olahraga : SD Negeri Brengkol : IV / I Alokasi Waktu : 4 X 32 menit ( 2 kali pertemuan ) I. Standar Kompetensi : 3. Mempraktikkan berbagai bentuk senam ketangkasan dengan kontrol yang baik, dan nilai nilai yang terkandung didalamnya. III. Kompetensi Dasar : 3,2. Mempraktikkan bentuk bentuk senam ketangkasan dalam meningkatkan koordinasi dan nilai nilai percaya diri. IV. Indikator : 1. Melakukan gerakan guling belakang tanpa awalan. 2. Melakukan guling belakang dengan awalan jongkok. V. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa dapat melakukan mengguling guling di atas matras. 2. Siswa dapat melakukan guling belakang tanpa awalan. 3. Siswa dapat melakukan guling belakang dengan awalan. VI. Materi Pembelajaran : Senam ketangkasan guling belakang VII. Metode Pembelajaran : 1. Demonstrasi : a. Gerakan Guling belakang b. Menunjukkan kesalahan yang dilakukan c. Memberbaiki kesalahan yang dilakukan. 2. Penugasan 58

VIII. Langkah langkah Pembelajaran : GAMBAR / FORMASI URAIAN KEGIATAN Pertemuan pertama : Hari / tanggal : A. Kegiatan Awal ( 15 menit ) 1. Siswa dibariskan 3 bersaf. 2. Berhitung, berdoa, dan presensi. 3. Apersepsi, memberikan gambaran kejadian nyata dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari, seperti roda menggelinding. 4. Melakukan pemanasan : a. Dengan permainan kucingkucingan: 1) Siswa melakukan undian untuk menentukan 2 anak sebagaikucing. 2) Setelah terpilih siswa yang lain berada di tengah.. 3) Kucing berusaha merebut bola dari plastik yang dilempar oleh siswa yang di dalam lapangan. 4) Bola yang dapat direbut ganti menjadi kucing. b. Melakukan penguluran untuk mempersiapkan siswa melakukan gerakan guling belakang. 1) Siswa baris 4 bersaf. 1. Berdiri tegak kedua tangan ke atas membentuk huruf O. 2. Liukkan kenan tahan 2 kali 8 hitungan. 3. Liukkan ke kiri tahan 2 kali 8 hitungan. 4. Angkat kaki kanan lutut pegang dengan dua tangan, tahan 2 kali 8 hitungan. POKOK PEMBELAJARAN 3 menit cek siswa, apersepsi, dan menyampaikan tujuan yang akan dicapai. 12 menit melakukan pemanasan 59

10 O 5. Tekuk tungkai kaki kanan bawah ke depan tahan 2 kali 8 hitungan 6. Kemudian tekuk ke belakang dan tahan 2 kali 8 hitungan. 7. Gerakan selanjutnya ganti kaki kiri. 8. Melakukan gerakan tidur telentang, bangun ke posisi duduk. 9. Posisi kedua kaki lurus, kaki rapat dan berusaha mencium lutut. 10. Gerakan selanjutnya kaki kiri ditekuk kekiri, kaki kanan dan tungkai atas kaki kiri membentuk huruf L. 11. Tangan kanan memegang ujung jari kaki kanan. 12. Berusaha untuk mencium lutut. 13. Kemudian ganti kanan yang ditekuk. B. Kegiatan inti ( 45 menit ) : 1. Siswa disuruh untuk guling belakang di atas matras yang dimiringkan 10 O dari posisi jongkok, dilakukan secara bergantian, putra dengan putri, siswa yang belum melakukan berbaris disamping matras. 2. Siswa yang telah melakukan guling belakang, berbaris di samping matras untuk mengamati siswa yang sedang melakukan. Cara melakukan gerakan guling ke belakang : a. Posisi jongkok membelakangi matras yang dimiringkan, kedua kaki rapat, kedua 45 menit praktik guling belakang di atas metras miring 10 O. 60

telapak tangan disamping telinga, dan menghadap ke atas. b. Letakkan panggul pada matras bersamaan kedua lutut ditarik ke belakang. c. Selanjutnya kedua ujung kaki menyentuh matras, kedua telapak tangan menekan matras hingga kedua tangan lurus dan kepala terangkat. d. Berjongkok dengan kedua tangan lurus ke depan dan diakhiri sikap berdiri. Kegiatan guling belakang di atas matras miring 10 O, diulang-ulang. C. Kegiatan akhir ( 10 menit ) : 1. Melakukan penenangan : Berdiri disamping matras melakukan gerakan mengayunkan kedua lengan ke samping kanan dan kiri, dan ke depan ke belakang dengan posisi badan membungkuk, dilanjutkan dengan pelepasan dengan cara menjulurkan kedua lengan ke atas setinggi mungkin, lalu diayunkan ke bawah diikuti dengan posisi badan membungkuk. 2. Menyuruh 3 siswa yang sudah baik melakukan gerakan guling belakang untuk mempraktikkan. 3. Formasi melingkar siswa mernyanyi sambil berjalan. 4. Siswa disuruh duduk melingkar. 5. Penugasan kepada siswa untuk belajar materi guling belakang untuk pertemuan berikutnya. 6. Siswa berdiri dengan posisi melingkar, berdoa, pembubaran 1 menit melakukan penenangan 2 menit melakukan koreksi 4 menit melakukan pendinginan 3menit perenungan, penugasan, berdoa, pembubaran. 61

Pertemuan Kedua : Hari / tanggal : i. Kegiatan Awal ( 15 menit ) 1. Siswa dibariskan 2 bersaf. 2. Berhitung, berdoa, dan presensi. 3. Apersepsi, memberikan gambaran kejadian nyataa dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari, seperti roda menggelinding. 4. Melakukan pemanasan : a. Dengan permainan kucingkucingan 1) Siswa melakukan undian untuk menentukan 2 anak sebagai kucing. 2) Setelah terpilih siswa yang lain berada di tengah sebagai burung. 3) Kucing berusaha menagkap bola yang dilempar. 4) Bola yang dapat direbut pelempar ganti menjadi kucing. b. Melakukan penguluran untuk mempersiapkan siswa melakukan gerakan guling belakang. 1) Siswa baris 4 bersaf. 2) Berdiri tegak kedua tangan lurus ke atas telapak tangan dikaitkan membentuk huruf O. 3) Liukkan kanan tahan 2 kali 8 hitungan. 4) Liukkan ke kiri tahan 2 kali 8 hitungan. 5) Angkat kaki kanan lutut pegang dengan dua kaki, tahan 2 kali 8 hitungan. 6) Tekuk tungkai kaki kanan bawah ke depan tahan 2 kali 8 hitungan 3 menit cek siswa, apersepsi, dan menyampaikan tujuan yang akan dicapai. 12 menit melakukan pemanasan 62

10 O Kemudian tekuk ke belakang dan tahan 2 kali 8 hitungan. 7) Gerakan selanjutnya ganti kaki kiri. 8) Melakukan gerakan tidur telentang, bangun ke posisi duduk. 9 ) Posisi kedua kaki lurus, kaki rapat dan berusaha mencium lutut. 10) Gerakan selanjutnya kaki kiri ditekuk kekiri, kaki kanan dan tungkai atas kaki kiri membentuk huruf L. 11) Tangan kanan memegang ujung jari kaki kanan. 12) Berusaha untuk mencium lutut. 13) Kemudian ganti kanan yang ditekuk. i. Kegiatan inti ( 45 menit ) : 1) Siswa disuruh untuk guling belakang di atas matras yang dimiringkan 10 O dari posisi jongkok, dilakukan secara bergantian, putra dengan putri, siswa yang belum melakukan berbaris disamping matras. 2) Siswa yang telah melakukan guling belakang, berbaris di samping matras untuk mengamati siswa yang sedang melakukan. Cara melakukan gerakan guling ke belakang : a. Posisi jongkok membelakangi matras yang dimiringkan, kedua kaki rapat, kedua telapak tangan disamping telinga, dan menghadap ke 30 menit mengulang praktik guling belakang di atas metras miring 10 0. 63

atas. b. Letakkan panggul pada matras bersamaan kedua lutut ditarik ke belakang. c. Selanjutnya kedua ujung kaki menyentuh matras, kedua telapak tangan menekan matras hingga kedua tangan lurus dan kepala terangkat. d. Berjongkok dengan kedua tangan lurus ke depan dan diakhiri sikap berdiri. 3) Kegiatan guling belakang di atas matras miring 10 O, diulang-ulang. 4) Melakukan Evaluasi gerakan guling belakang dengan matras miring pada siklus kedua. a. Siswa melakukan gerakan guling belakang dengan matras yang dimiringkan 100 O.. b. Dilakukan urut nomor absen. c. Dicatat skor perolehan masingmasing siswa. i. Kegiatan akhir ( 10 menit ) : 1. Melakukan penenangan : Berdiri disamping matras melakukan gerakan mengayunkan kedua lengan ke samping kanan dan kiri, dan ke depan ke belakang, dilanjutkan dengan pelepasan dengan cara menjulurkan kedua lengan ke atas, lalu diayunkan ke bawah dengan posisi badan membungkuk. 2. Formasi melingkar siswa mernyanyi sambil berjalan. 3. Siswa disuruh duduk melingkar. 4. Diadakan perenungan tentang kegiatan yang telah dilakukan. 5. Siswa berdiri dengan posisi melingkar, berdoa, pembubaran 1 menit melakukan penenangan 2 menit melakukan koreksi 4 menit melakukan pendinginan 3 menit perenungan, penugasan, berdoa, pembubaran. 64

IX. Alat / bahan dan sumber belajar : d. Farida Mulyaningsih dkk. (2010). Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk Kelas IV SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional. e. Peluit. f. Matras. X. Penilaian : Tes ketrampilan atau unjuk kerja. Pituruh,... Guru Praktik Imam Sugiri 65