GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

dokumen-dokumen yang mirip
GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

SILABUS. Kode Mata Kuliah : WAT 3.09 : 4 SKS (2 SKS: T, 2 SKS :P) : KDM I, KDM II, KMB I, KMB II

: Moh. Yasin, S.Si., Apt.

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN. Masykur Khair, S.Kep., Ns

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN

PW212 KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH 1 (Praktikum)

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG RANCANGAN PERKULIAHAN MATA AJAR. Keperawatan Medikal Bedah III KODE MATA AJAR WAT Koordinator Mata Ajar :

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PW212 KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH 1

PENERAPAN KURIKULUM PROGRAM D. IV KEPERAWATAN PADA JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES BANDUNG

TUGAS MADIRI BLADDER TRAINING

PANDUAN PRAKTIKUM. Penyusun :

RENCANA PEMBELAJARAN MAHASISWA

PANDUAN KEPERAWATAN ANAK PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS ALIH JALUR STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN TAHUN 2017/2018

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH: ILMU KEPERAWATAN DASAR II. Koordinator Nelwati, S.Kp, MN

TELAAH KOMPETENSI LULUSAN DAN KURIKULUM DIII KEPERAWATAN. ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN DIPLOMA III KEPERAWATAN (AIPDiKI)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Rencana Pembelajaran

Buku Panduan Praktek Klinik Keperawatan Gawat Darurat

RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)

KOMPETENSI PERAWAT KLINIK MEDIKAL BEDAH

PANDUAN KEPERAWATAN ANAK PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN TAHUN 2016/2017

SILABUS DAN KONTRAK BELAJAR

PW217 DOKUMENTASI KEPERAWATAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) KOORDINATOR : Ns. RUSLINAWATI, S.Kep

MODUL PEMBELAJARAN MATA KULIAH: KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

SATUAN ACARA PENYULUHAN RANGE OF MOTION (ROM)

KONDISI EXSISTING PENDIDIKAN DIII KEPERAWATAN. ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN DIPLOMA III KEPERAWATAN (AIPDiKI)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH III STANDAR OPERATIONAL PROSEDURE BLADDER TRAINING

2) Perasat (minimal 10 buah) Sop infus Sop injeksi Sop kateter Dll

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

EDUKASI KLIEN BPH POST TURP DI RUMAH

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER KEGAWATDARURATAN TRAUMA SEMESTER VI TA. 2016/ 2017

TUGAS MANDIRI 1 Bladder Training. Oleh : Adelita Dwi Aprilia Reguler 1 Kelompok 1

BAB I PENDAHULUAN. urin (Brockop dan Marrie, 1999 dalam Jevuska, 2006). Kateterisasi urin ini

PANDUAN PRAKTIKUM. Akademi Keperawatan Al Ikhlas Cisarua Bogor Jl. Hankam desa Jogjogan kecamatan Cisarua kabupaten Bogor Telp/fax 0251.

KARYA TULIS ILMIAH. ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH PADA Tn. ASDENGAN DIAGNOSA MEDIS POST OP. CLOSE FRAKTUR FEMUR DI RS SITI KHODIJAH

PANDUAN KEPERAWATAN ANAK PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN TAHUN 2015/2016

BUKU PANDUAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN ANAK II

Nama Pelamar: FORMULIR ASESMEN MANDIRI. :1. Ilmu Biomedik Dasar ( 4 SKS)

KEPERAWAT AN ANA K Edisi 1 Tahun 2016

CLINICAL PATHWAY EKLAMPSIA GRAVIDARUM Rumah Sakit Kelas B & C

PERENCANAAN PROGRAM PENGAJARAN (SILABUS)

HOME HEALTH CARE. Perawatan Kesehatan Rumah Diterjemahkan dari handout materi keperawatan komunitas oleh Bapak Sigit Mulyono, MN

STASE KDM LAPORAN PENDAHULUAN (LP) NYERI

MODUL PEMBELAJARAN MATA KULIAH : MATA KULIAH PRA SYARAT : KDM, KDK, Anatomi-Fisiologi dan Pathology

Laboratorium Keperawatan

BUKU PANDUAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN MATERNITAS II

BUKU PANDUAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN MATERNITAS II

II. Standar Kompetensi SILABUS. Kode : : Teori : 2 sks Praktik : 1 SKS

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. akan disampaikan saran praktis yang berhubungan dengan

Isi Praktika/Praktik klinik/ kom.

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang

SILABUS PRE KLINIK KEPERAWATAN JIWA PROGRAM A 2011

BAB I PENDAHULUAN. di rumah sakit. Anak biasanya merasakan pengalaman yang tidak menyenangkan

PW203KEBUTUHAN DASAR MANUSIA 1

Kata kunci: mobilisasi dini, penyembuhan luka operasi, sectio caesarea(sc)

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. 2. PMK RI Nomor 49 Tahun 2013 Tentang Komite Keperawatan.

DENA DENITA, S.KEP, NERS

PANDUAN KEPERAWATAN ANAK PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) MATA KULIAH: ILMU KEPERAWATAN DASAR III. Koordinator Nelwati, S.Kp, MN

BAB I PENDAHULUAN. Pembedahan merupakan suatu tindakan pengobatan yang menggunakan. cara invasif dengan membuka dan menampilkan bagian tubuh yang akan

SILABUS. : Teori : 2 sks Praktik : 1 SKS

HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS

IMPLIKASI FARMAKOLOGI KEPERAWATAN 1

KEPERAWATAN SISTEM PENCERNAAN

6/3/2011 DOKTER FARMASIS PERAWAT. 1. Independen 2. Interdependen 3. Dependen 4. Peneliti

Kekurangan volume cairan b.d kehilangan gaster berlebihan, diare dan penurunan masukan

BAB 1 PENDAHULUAN. adalah persalinan sectio caesarea. Persalinan sectio caesarea adalah melahirkan janin

Review Soal-soal Uji Kompetensi Perawat.

KONSEP DAN PERSPEKTIF KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH. Ns. Meilita Enggune, S.Kep.,M.Kep

Disampaikan Oleh: R. Siti Maryam, MKep, Ns.Sp.Kep.Kom 17 Feb 2014

SILABUS KEPERAWATAN. 1. Siswa diberi penjelasan tentang istilah umum anatomi dan fisiologi tubuh. manusia

Metodologi Asuhan Keperawatan

NO MACAM KETRAMPILAN/ TARGET RUANG CARA MELAKUKAN

SILABI MATA KULIAH. Silabi D III Keperawatan

K E P U T U S A N KONGRES NASIONAL I (KONAS I) HIMPUNAN PERAWAT MEDIKAL BEDAH INDONESIA NOMOR : K/I/026/IV/2010

STUDENT REPORT LABORATORIUM KLINIK KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

PROSEDUR PENGUKURAN TEKANAN VENA SENTRAL

TARGET KOMPETENSI PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN DASAR PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN TH. 2015/2016

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL DISTRES SPIRITUAL DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

BAB I PENDAHULUAN. sebagian besar penyakit yang menyebabkan penderita mencari pertolongan

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR PEMBERIAN NUTRISI PARENTERAL SOP

BAB IV PEMBAHASAN. memberikan asuhan keperawatan terhadap Ny. A post operasi sectio caesarea

K E P U T U S A N KONGRES NASIONAL II (KONAS II) HIMPUNAN PERAWAT MEDIKAL BEDAH INDONESIA NOMOR : K/II/012/X/2016

REFLEKSI PENYELENGGARAAN KURIKULUM DIII KEPERAWATAN

KATA PENGANTAR. Jakarta, April An. Menteri Kesehatan RI Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan

METODOLOGI KEPERAWATAN

DOKUMEN PEMBELAJARAN SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI KEPERAWATAN SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2017/2018

Transkripsi:

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN 1. Nama Mata Kuliah : Keperawatan Medikal Bedah III Kode Mata Kuliah : WAT 3.09 Jumlah SKS : 4 SKS (T=2, P=2) Prasyarat : KDM I, KDM II, KMB I, KMB II Koordinator Mata Ajar : Niken Andalasari, S.Kep.,Ns Nama Dosen : Niken Andalasari, S.Kep.,Ns Mei Vita Cahya Ningsih, S.Kep.,Ns Masykur Khair, S.Kep., Ns 2. Standart Kompetensi : 1. Kompetensi 4 Melaksanakan Tindakan Pengobatan Sebagai hasil Kolaborasi 2. Kompetensi 5 Melaksanakan persiapan pemeriksaan diagnostik dan tindakan khusus sebagai hasil kolaborasi 3. Kompetensi 7 Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan cairan, elektrolit, dan darah 4. Kompetensi Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan eliminasi urine dan fekal 5. Kompetensi 15 Melaksanakan asuhan keperawatan pasien pre dan post operasi

3. Tujuan Mata Kuliah : 1. Memahami asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem persyarafan akibat proses peradangan/infeksi, neoplasma, degenerasi dan trauma 2. Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem endokrin akibat peradangan/infeksi, degenerasi, genetik-idiopatik dan neoplasma yang akan menyebabkan penurunan atau peningkatan sekresi kelenjar endokrin 3. Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem perkemihan akibat proses peradangan/infeksi, neoplasma, degeneratif dan trauma 4. Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem muskuloskeletal akibat proses peradangan/infeksi, neoplasma, degeneratif dan trauma 5. Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem immunitas akibat faktor genetik-idiopatik 6. Memahami asuhan keperawatan pasien dengan gangguan sistem integumen akibat proses peradangan/infeksi, reaksi alergi, dan trauma 7. Memahami asuhan keperawatan pasien pre dan post operatif gangguan sistem persarafan, endokrin, perkemihan, muskuloskeletal, immunitas, dan integumen 4. Proses Pembelajaran : Teori 2 sks X 12 X 1 jam = 24 jam Praktikum 2 x 12 x 2 jam =48 jam 5. Evaluasi : Evaluasi meliputi ujian formatif dan sumatif. Aspek penilaian melalui tertulis dengan soal Pilihan Ganda, wawancara dan responsi. Bobot Penilaian :

Teori 2 sks : 50%, Praktikum 2 SKS = 50% 6. Buku Sumber : 1. NANDA International (2012). Nursing Diagnoses Definitions & Classification 2012-2014. Philadelphia : NANDA International 2. Bulechek, Gloria M, et.al (2007). Nursing Interventions Classification (NIC) Fifth Edition. Philadelphia : Mosby Elsevier. 3. Potter, P (1998). Fundamental of Nursing. Philadelphia : Lippincott 4. Brunner & Suddarth (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah I, Edisi 8. Jakarta : EGC 7. Rincian : Tujuan Instruksonal Umum Topik K A P BukuSumber Kompetensi 4 : Melaksanakan tindakan pengobatan sebagai hasil kolaborasi a. Mendemonstrasikan prosedur pemberian obat oral b. Melaksanakan pemberian obat secara IM c. Melaksanakan pemberian obat secara IV d. Melaksanazkan secara habitual pemberian obat secara SC e. Melaksanakan pemberian obat secara IC f. Mendemonstrasikan pemberian obat topical dengan benar g. Mendemonstrasikan pemberian obat supositoria h. Mendemonstrasikan pemberian obar sublingual Kompetensi 5 : Melaksanakan persiapan pemeriksaan diagnostik dan tindakan khusus sebagai hasil kolaborasi

a. Menyiapkan spesimen pemeriksaan : Menjelaskan berbagai jenis spesimen untuk pemeriksaan diagnostik Mendiskusikan prosedur pengambilan spesimen Mengartikulasi jenis-jenis spesimen untuk pemeriksaan diagnostik Mendemonstrasikan persiapan alat untuk pengambilan spesimen Menjelaskan prosedur pengambilan spesimen Mendemonstrasikan prosedur pengambilan spesimen b. Menyiapkan pasien untuk pemeriksaan diagnostik : Menguraikan persiapan pasien untuk berbagai pemeriksaan diagnostik Mendiskusikan persiapan pasien untuk berbagai pemeriksaan diagnostik Mendemonstrasikan persiapan pasien untuk pemeriksaan diagnostik c. Melaksanakan perawatan pada pasien dengan tindakan diagnostik : Merumuskan tindakan untuk pasien dengan tindakan diagnostik Menyusun tindakan pada pasien yang dilakukan tindakan diagnostik Melaksanakan perawatan pada pasien yang dilakukan tindakan diagnostik Kompetensi 7 Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan cairan, elektrolit, dan darah Asuhan keperawatan klien dengan gangguan sistem perkemihan dan integumen

f. Melaksanakan tindakan kolaboratif dalam pemberian cairan Menjelaskan tujuan pemberian cairan Mendiskusikan tujuan pemberian cairan Mengartikulasi tujuan pemberian cairan Menguraikan indikasi dan kontraindikasi pemberian cairan Mendiskusikan indikasi dan kontraindikasi pemberian cairan Mengertikulasikan indikasi dan kontraindikasi pemberian cairan Menyebutkan jenis cairan parenteral atau sediaan darah yang akan diberikan Menunjukkan jenis cairan parenteral atau sediaan darah yang akan diberikan Menyiapkan jenis cairan parenteral atau sediaan darah yang akan diberikan Menjelaskan berapa jumlah cairan/darah yang harus diberikan berdasarkan usia dan keadaan pasien Menunjukkan jumlah cairan/darah yang harus diberikan dengan akurat berdasarkan usia dan keadaan pasien Mahir dalam menentukan jumlah cairan/darah yang harus diberikan berdasarkan usia dan keadaan pasien Membedakan berbagai kondisi pasien sesuai dengan jenis cairan/sediaan darah yang akan diberikan Mendiskusikan berbagai kondisi pasien sesuai dengan jenis cairan/sediaan darah yang akan diberikan Mahir dalam membedakan berbagai kondisi pasien sesuai

dengan jenis cairan/sediaan darah yang akan diberikan Menyebutkan alat-alat daan bahan yang akan digunakan dalam pemberian cairan Menunjukkan alat-alat yang akan digunakan dalam pemberian cairan Mahir dalam menyiapkan peralatan yang akan digunakan dalam pemberian cairan Membedakan alat dan bahan yang diperlukan berdasarkan sterilitasnya Menunjukkan alat dan bahan yang diperlukan berdasarkan sterilitasnya dengan benar Mahir dalam membedakan alat dan bahan berdasarkan sterilitasnya Menyebutkan persiapan pasien yang akan dilakukan pemberian cairan, elektrolit dan darah Mendiskusikan persiapan pasien yang akan dilakukan pemberian cairan elektrolit dan darah Mendemonstrasikan persiapan pasien yang akan dilakukan pemberian cairan, elektrolit dan darah Menguraikan prosedur pelaksanaan pemberian cairan Mempraktekkan prosedur pelaksanaan pemberian cairan dengan benar Melaksanakan pelaksanaan pemberian cairan parenteral dan darah secara akurat Menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan selama prosedur pemberian cairan, elektrolit dan darah Mendiskusikan tentang hal-hal yang harus diperhatikan

selama prosedur pemberian cairan dan darah Mengartikulasikan tentang hal-hal yang harus diperhatikan selama prosedur pemberian cairan dan darah Menguraikan kondisi yang harus dievaluasi setelah pemberian cairan Mendiskusikan kondisi yang harus dievaluasi setelah pemberian cairan Mengartikulasikan kondisi yang harus dievaluasi setelah pemberian cairan Menjelaskan tindak lanjut evaluasi pemberian cairan Mendiskusikan tindak lanjut evaluasi pemberian cairan Mengartikulasikan tindak lanjut evaluasi pemberian cairan g. Melaksanakan monitoring pemberian cairan parenteral dan darah Menjelaskan tujuan monitoring pemberian cairan parenteral dan darah Mendiskusikan tujuan monitoring pemberian cairan Mengartikulasi tujuan monitoring pemberian cairan Menjelaskan prosedur monitoring pemberian cairan Mempraktekan prosedur pelaksanaan monitoring pemberian cairan dengan benar Melaksanakan secara habitual pelaksanaan monitoring

pemberian cairan dan sediaan darah secara akurat Menguraikan cara-cara monitoring pada tempat penusukan Mempraktekan cara-cara monitoring pada tempat penusukan dengan benar Mahir melaksanakan cara-cara monitoring pada tempat penusukan Menjelaskan cara monitoring tetesan pada pemberian cairan Mempraktekan cara monitoring tetesan pada pemberian cairan parenteral darah dengan tepat Mahir melaksanakan cara monitoring tetesan pada pemberian cairan Menguraikan tentang tanda-tanda kelebihan dan kekurangan cairan Mendiskusikan tentang tanda-tanda kelebihan dan kekurangan cairan dengan benar Mengartikulasikan tentang tanda-tanda kelebihan dan kekurangan cairan h. Melaksanakan evaluasi asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Menguraikan data yang perlu dievaluasi yang menggambarkan pemenuhan kebutuhan cairan lektrolit dan darah Menunjukkan data yang perlu dievaluasi yang menggambarkan pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Mahir dalam menentukan yang perlu dievaluasi yang menggambarkan pemenuhan kebutuhan cairan, elektrolit

Membandingkan kriteria hasil dengan hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Melaksanakan perbandingan kriteria hasil dengan hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah dengan akurat Mahir dalam membandingkan kriteria hasil dengan hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah dengan akurat Menyebutkan kemungkinan kesimpulan akhir hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Mendiskusikan kemungkinan kesimpulan akhir hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Mahir menyimpulkan kemungkinan kesimpulan akhir hasil evaluasi pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Menguraikan tindak lanjut yang diperlukan sesuai hasil evaluasi Mendiskusikan tentang tindak lanjut yang diperlukan Mendemonstrasikan tindak lanjut yang diperlukan Memodifikasi evaluasi asuhan keperawatan pasien yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah Melaksanakan evaluasi asuhan keperawatan pasien yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah dengan benar Melaksanakan secara habitual asuhan keperawatan pasien yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit dan darah i. Melaksanakan dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien

dengan gangguan pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit dan darah Mengaplikasikan prinsip-prinsip dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien yang berkaitan dengan gangguan pemenuhan kebutuhan cairan,elektrolit dan darah Melaksanakan dokumentasi asuhan keperawatan pasien yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan cairan, elektrolit dan darah Melaksanakan secara habitual dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan pemenuhan kebutuhankebutuhan cairan, elektrolit dan darah Kompetensi 9 : Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan eliminasi urine dan fekal e. Melaksanakan tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin Menjelaskan konsep kateter urine Mendiskusikan konsep kateter urine dengan benar Menyimpulkan konsep kateter urine secara tepat Menjelaskan langkah persiapan pasien untuk tindakan kolaboratif pemasangan kateter urine Melaksanakan persiapan pasien untuk dilakukan tindakan kolaboratif pemasangan kateter urine Mendemonstrasikan persiapan pasien untuk dilakukan tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin dengan tepat Menjelaskan persiapan alat yang akan digunakan untuk tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin Melaksanakan persiapan alat yang akan digunakan untuk tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin

Mendemonstrasikan persiapan alat yang akan digunakan untuk tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin dengan tepat Menjelaskan prosedur tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin Melaksanakan tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin dngan benar Mendemonstrasikan tindakan kolaboratif pemasangan kateter urin dengan tepat f. Melaksanakan bladder training Menjelaskan konsep bladder training Menjelaskan dengan benar konsep bladder training Menyimpulkan konsep bladder training dengan tepat Menjelaskan langkah persiapan pasien untuk melaksanakan bladder training Melaksanakan persiapan pasien yang akan dilakukan badder training dengan benar Mendemonstrasikan dengan tepat persiapan pasien yang akan dilakukan bladder training Menjelaskan persiapan alat yang akan digunakan untuk melaksanakan bladder training Maelaksanakan persiapan alat yang akan digunakan untuk melaksanakan bladder training dengan benar Mendemonstrasikan perrsiapan alat yang akan digunakan untuk melaksanakan bladder training g. Melaksanakan bowel training Menjelaskan konsep bowel training Mendiskusikan konsep bowel training

Menyimpulkan konsep bowel training dengan tepat Menjelaskan langkah persiapan pasien untuk melaksakan bowel training Melaksanakan persiapan pasien yang akan dilakukan bowel training secara benar Mendemonstrasikan persiapan pasien yang akan dilakukan bowel training dengan tepat Menjelaskan persiapan alat yang akan digunakan untuk melaksanakan bowel training Melaksanakan persiapan alat yang akan digunakan untuk melaksanakan bowel training dengan benar Mendemonstrasikan persiapan alat yang akan digunakan untuk melakukan bowel training dengan tepat Menjelaskan prosedur tindakan bowel training Melaksanakan tindakan bowel training secara benar Mendemonstrasikan tindakan bowel training dengan tepat Kompetensi 15 Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi a. Melakukan pengkajian keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menjelaskan konsep dasar perioperasi Mendiskusikan konsep dasar perioperasi Mengartikkulasi konsep dasar perioperasi Menjelaskan lingkup pengkajian pasien pre dan post operasi Mendiskusikan lingkup pengkajian pasien pre dan post operasi Melaksanakan lingkup pengkajian pasien pre dan post operasi Menerapkan konsep berfikir kritis dalam menganalisa data Asuhan keperawatan klien pre dan post operasi

pasien pre dan post operasi Mempraktekkan konsep berfikir kritis dalam menganalisa data pasien pre dan post operasi Mendemonstrasikan kemampuan berfikir kritis dalam menganalisa data pasien pre dan post operasi b. Merumuskan diagnosa keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menetapkan diagnosa keperawatan pada pasien pre dan post operasi Memformulasikan diagnosa keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menyusun diagnosa keperawatan pada pasien pre dan post operasi c. Membuat perencanaan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menetapkan rumusan rencana tindakan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Memformulasikan rumusan rencana tindakan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menyusun rumusan rencana tindakan keperawatan pada pasien pre dan post operasi d. Melaksanakan pendidikan kesehatan pada pasien pre dan post operasi Melaksanaakan langkah-langkah prosedur pendidikan kesehatan pada pasien pre dan post operasi Mendiskusikan langkah-langkah prosedur pendidikan kesehatan pada pasien pre dan post operasi Mendemonstrasikan langkah-langkah prosedur pendidikan kesehatan pada pasien pre dan post operasi

e. Melaksanakan tindakan kolaborasi persiapan operasi Menjelaskan tindakan kolaboratif persiapan operasi Mendiskusikan tindakan kolaboratif persiapan operasi Mendemonstrasikan tindakan kolaboratif persiapan operasi f. Melaksanakan monitoring post operasi Menjelaskan prosedur monitoring post operasi Mendiskusikan prosedur monitoring post operasi Mendemonstrasikan prosedur monitoring post operasi g. Melaksanakan pengangkatan jahitan Menjelaskan konsep dasar luka Mendiskusikan konsep dasar luka Mengartikulasikan konsep dasar luka Menjelaskan prosedur perawatan luka Mendiskusikan prosedur perawatan luka Mendemonstrasikan prosedur perawatan luka h. Melaksanakan evaluasi asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menjelaskan indikator keberhasilan tindakan pada pre dan post operasi Menuliskan indikator keberhasilan tindakan pada pre dan post operasi Melaksanakan indikator keberhasilan tindakan pada pre dan post operasi Menjelaskan hal-hal yang perlu dievaluasi pada pasien pre dan post operasi Mendiskusikan hal-hal yang perlu dievaluasi pada pasien pre dan post operasi Melaksanakan evaluasi pada pasien pre dan post operasi

i. Melaksanakan dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Menjelaskan lingkup dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Mendiskusikan lingkup dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Mendemonstrasikan lingkup dokumentasi asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operasi Mengetahui/Menyetujui Plt. Pembantu Direktur Bidang Akademik, Cisarua, 6 Januari 2016 Koordinator Mata Kuliah Kep. Medikal Bedah III, Niken Andalasari, S.Kep.,Ns. Niken Andalasari, S.Kep.,Ns. Mengesahkan Direktur, Mei Vita Cahya Ningsih, S,Kep.,Ns.