Agus M Soleh, S.Si, MT

dokumen-dokumen yang mirip
MATERI II STK 222 PERANCANGAN PERCOBAAN PRINSIP DASAR PERANCANGAN PERCOBAAN

PERANCANGAN PERCOBAAN (EXPERIMENTAL DESIGN)

MODUL 1 PRINSIP DASAR PERANCANGAN PERCOBAAN

Suatu percobaan dilaksanakan untuk mendapatkan informasi dari populasi. Informasi yang diperoleh digunakan untuk:

BAB 2 TINJAUAN TEORI

PERENCANAAN (planning) suatu percobaan untuk memperoleh INFORMASI YANG RELEVAN dengan TUJUAN dari penelitian

PRAKTIKUM RANCANGAN PERCOBAAN KATA PENGANTAR

RANCANGAN ACAK LENGKAP DAN UJI PERBANDINGAN. Disusun Oleh : Retno Dwi Andayani SP.,MP

Berbagai Jenis Rancangan Percobaan

Basic Design of Experiment. Dimas Yuwono W., ST., MT.

I PENDAHULUAN. A. Umum

Pengertian dasar. Layout Percobaan & Pengacakan Penyusunan Data Analisis Ragam Perbandingan Rataan. Faktor Taraf Perlakuan (Treatment) Respons

PERCOBAAN FAKTOR TUNGGAL RANCANGAN TERACAK LENGKAP

Bentuk khusus dari rancangan faktorial dimana kombinasi perlakuan tidak diacak secara sempurna terhadap unit-unit percobaan.

Perancangan Percobaan

Perancangan Percobaan

BAB III MATERI DAN METODE. sampai panen okra pada Januari 2017 Mei 2017 di lahan percobaan dan

Perancangan Percobaan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PERANCANGAN PERCOBAAN

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 7 ANOVA (1)

KATA PENGANTAR. Malang, Agustus Penyusun

Perancangan Percobaan

I. PENDAHULUAN. Suatu rancangan percobaan menurut Mattjik & Sumertajaya (2000), merupakan

BAHAN DAN METODE Tempat dan Waktu Percobaan Alat dan Bahan Metode Percobaan

3. BAHAN DAN METODE 3.1 Waktu dan Tempat 3.2 Bahan dan Alat 3.3 Metode Penelitian

APLIKASI SPSS DAN SAS UNTUK PERANCANGAN PERCOBAAN

HASIL DAN PEMBAHASAN. Model Regresi Logistik Biner untuk data Hasil Pembangkitan

III. BAHAN DAN METODE

Perancangan dan Analisis Data Percobaan Pertanian. Sutoro BB BIOGEN

STATISTIKA II Distribusi Sampling. (Nuryanto, ST., MT)

Percobaan Dua Faktor: Percobaan Faktorial. Arum Handini Primandari, M.Sc.

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca laboratorium Lapangan Terpadu

III. PERCOBAAN FAKTORIAL

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

BAHAN DAN METODE Tempat dan Waktu Bahan dan Alat

BAB I PENDAHULUAN. dapat digunakan untuk inferensi statistika. Metode bootstrap mengesampingkan

II. PERCOBAAN NON FAKTORIAL

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian

RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK)

Perancangan Percobaan

Pengacakan dan Tata Letak

BAHAN DAN METODE Tempat dan Waktu Penelitian Bahan dan Alat Metode Percobaan

PERANCANGAN PERCOBAAN

PERANCANGAN PERCOBAAN

Transformasi Data & Anlisis Data Hilang

1. RANCANGAN ACAK LENGKAP Termasuk rancangan tanpa pengelompokan Perlakuan diatur dg pengacakan secara lengkap Semua satuan percobaan memiliki peluang

BAB 2 LANDASAN TEORI

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Politeknik Negeri Lampung, Bandar

PERANCANGAN PERCOBAAN

DATA DAN METODE. Data

BAHAN DAN METODE. Alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: cangkul, parang, ajir,

faktornya berbeda, misalnya 2 taraf untuk faktor A dan 3 taraf untuk 2x2x3 maksudnya percobaan faktorial yang terdiri dari 3 faktor dengan taraf

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Alat dan Bahan Metode Penelitian

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP),

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Rancangan Blok Terpisah (Split Blok)

PERANCANGAN PERCOBAAN

MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Materi Metode Pembuatan Petak Percobaan Penimbangan Dolomit Penanaman

BAB III METODE PENELITIAN

Tinggi tongkol : cm : Menutup tongkol cukup baik

Rancangan Petak Terpisah dalam RAL

ANALISIS KOVARIANSI RANCANGAN PETAK TERBAGI PADA RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK) DENGAN DATA HILANG

BAB III MATERI DAN METODE. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari Mei 2017 di Lahan Fakultas

I. MATERI DAN METODE. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian

ANALISIS RANCANGAN BUJUR SANGKAR GRAECO LATIN

MODEL AMMI PERCOBAAN LOKASI GANDA PEMUPUKAN N, P, K

Rancangan Petak Berjalur

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Balai Pengkajian Teknologi Pertanian,

S T A T I S T I K A OLEH : WIJAYA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON

RANCANGAN PERCOBAAN (catatan untuk kuliah MP oleh Bambang Murdiyanto)

III. MATERI DAN WAKTU

MENENTUKAN PENGARUH INTERAKSI PERLAKUAN DENGAN METODE POLINOMIAL ORTOGONAL

PERCOBAAN FAKTORIAL DENGAN RANCANGAN DASAR BUJUR SANGKAR LATIN

METODE PERCOBAAN. Tempat dan Waktu. Alat dan Bahan

PENDAHULUAN. Latar Belakang. Salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk meningkatkan

Uji Beda Nyata Terkecil (BNT)

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Penelitian Natar, Lampung Selatan dan

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Penelitian Bahan dan Alat Metode Penelitian

III. MATERI DAN METODE. No. 155 KM. 15 Simpang Baru Panam Kecamatan Tampan Pekanbaru, dari bulan

WINTER PENGARUH APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PRODUKTIVITAS VARIETAS TOMBATU DI PT PETROKIMIA GRESIK WINDA ASTARI NRP

BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian

Umur 50% keluar rambut : ± 60 hari setelah tanam (HST) : Menutup tongkol dengan cukup baik. Kedudukan tongkol : Kurang lebih di tengah-tengah batang

MATERI DAN METODE. Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, terletak di jalan

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Haji Mena, Kecamatan Natar, Kabupaten

Materi Persyaratan analisis regresi dari rancangan percobaan Penentuan model regresi dengan ortogonal polinomial Dari rancangan acak lengkap Dari ranc

Dimas Rahadian AM, S.TP. M.Sc

RANCANG RANCAN AN N FAK

STK511 Analisis Statistika. Pertemuan 9 ANOVA (3)

III. MATERI DAN METODE. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapang terpadu Universitas Lampung di

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu

III. BAHAN DAN METODE. Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Penelitian ini

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini di lakukan di pertanaman jagung milik petani yang berlokasi

Transkripsi:

Agus M Soleh, S.Si, MT 04/03/2008 1

04/03/2008 2 Percobaan? Suatu kegiatan yang dilakukan untuk membangkitkan data yang merupakanrespondariobjek/individu/unit yang dikondisikan tertentu Hal-hal yg perludalam melakukan percobaan: Apa yg menjadi tujuan percobaan Apa yg menjadi perlakuan? Metode Apa yg menjadi Unit Percobaan? ApaygmenjadiUnit Amatan?

04/03/2008 3 Hal-hal yg perlu dalam melakukan percobaan (lanjutan): Ukuranapaygakandicatat? Apa rancangannya? Justifikasi untuk rancangan Ulangan Pengacakan Rencana Analisis Statistik yg diusulkan

Tujuan percobaan ditulis secara jelas, dapat berbentuk pertanyaan, hipotesis yg hendak diuji atau pengaruh yg hendak diuji Teladan: Untuk menduga seberapa jauh perbedaan pemupukan dengan pupuk A dibanding dengan pupuk B dalam meningkatkan produksi varietas jagung hibrida 04/03/2008 4

Metode atau prosedur yang akan diterapkan kepada unit percobaan Kadang-kadang sederhana, kadang-kadang berupa kombinasi Struktur perlakuan: Tidak terstruktur Beberapa perlakuan baru dengan kontrol Semua kombinasi dua faktor Semua kombinasi dua faktor + kontrol Semua kombinasi tiga faktor atau lebih Deskripsikan secara jelas perlakuan yg menjadi perhatian 04/03/2008 5

04/03/2008 6 Berisi penjelasan bagaimana menerapkan perlakuan ke dalam unit percobaan, dan apa yg dilakukan sampai seluruh pengukuran diambil Biasa dilakukan bukan oleh statistisi

Unit terkecil dalam suatu percobaan yang diberi suatu perlakuan Bisa berupa petak lahan, individu, sekandang ternak, dll tergantung dari penelitiannya 04/03/2008 7

Anak gugus dari unit percobaan tempat dimana respons perlakuan diukur Pada beberapa kasus, unit percobaan = unit amatan Tentunya, harus diketahui terlebih dahulu ukuran apa yg akan dicatat 04/03/2008 8

Persiapkan ukuran yang akan dicatat Hal yg baik adalah dengan membuat data sheet, baris untuk unit amatan dan kolom untuk setiap pengukuran Hindari melakukan kalkulasi sewaktu mencatat pengukuran Misal jangan melakukan rata-rata sewaktu mengukur unit amatan 04/03/2008 9

04/03/2008 10 Berisideskripsirancanganpercobaanyang akan diterapkan Baku : RTL, RKTL, RBSL, FAKTORIAL, dll Tidakbaku: model linier dibahas lebih lanjut dalam pertemuan selanjutnya Rancob I : rancangan-rancangan baku

Jika terlalu banyak ulangan boros waktu dan uang Jika terlalu sedikit perbedaan antar perlakuan tertutupi oleh perbedaan antara unit percobaan dibahas dalam setiap rancangan 04/03/2008 11

04/03/2008 12 Mengapaperlu? Untuk menghindari: Bias sistematik Bias seleksi Bias ketidaksengajaan Kecurangan oleh pelaksana percobaan Bagaimana caranya? Tuliskan rencana secara sistematik Pilih bilangan acak Terapkan bil. Acak dalam rencana sistematik

04/03/2008 13 Berisi deskripsi secara detail bagaimana perlakuandialokasikankedalamunit percobaan biasanya dalam gambar skema dibahas lebih lanjut untuk setiap rancangan

Berisi panduan untuk analisis statistika yang akan diusulkan sebelum data dikumpulkan Mis : ekplorasi, Anova, Uji Lanjut, Regresi, dll 04/03/2008 14

Perencanaan (planning) suatu percobaan untuk memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan dari penelitian Mengapa perlu dirancang? Untuk mendapatkan penduga yang tidak berbias (misal systematic error) Untuk meningkatkan presisi kesimpulan Kesimpulan dapat digeneralisasi ke populasi target 04/03/2008 15

1.Memilih peubah terkendali (X) yang paling berpengaruh terhadap respon (Y) 2.Memilih gugus peubah X yang paling mendekati nilai harapan Y 3.Memilih gugus peubah X yang menyebabkan keragaman respon (σ2) paling kecil 4.Memilih gugus peubah X yang mengakibatkan pengaruh peubah tak terkendali paling kecil. 04/03/2008 16

Ada tiga prinsip dasar yang perlu diperhatikan dalam merancang suatu percobaan, yaitu: 1. Pengacakan(Randomization) 2. Ulangan(Replication) 3. Pengendalian Lingkungan(Local control) 04/03/2008 17

04/03/2008 18 Pengacakan: setiap unit percobaan memiliki peluang yang sama untuk diberikan suatu perlakuan. Ulangan: Penerapan perlakuan terhadap beberapa unit percobaan. Untuk menduga galat percobaan Untuk menduga standard error rataan perlakuan Untuk meningkatkan presisi kesimpulan Berapa jumlah ulangan? Minimal 3 Minimal db-galat 15 Gunakan formula yang ada r 2 σ 2( Z α / 2 + Z β ) δ 2

04/03/2008 19 Local Control: pengendalian kondisi-kondisi lingkungan yang berpotensi mempengaruhi respondariperlakuan. Strategi yang dapat dilakukan: 1. Jika terkait dengan keheterogenan satuan percobaan strateginya: pengelompokan 2. Mengontrol pengaruh-pengaruh lingkungan(selain perlakuan) sehinggapengaruhnyasekecil& seseragam mungkin Untuk meningkatkan presisi kesimpulan

Rancangan Perlakuan Berkaitan dengan kondisi-kondisi apa yang akan diberikan terhadap unit-unit percobaan Contoh: Faktor tunggal, faktorial, split-plot, dll Rancangan Lingkungan Berkaitan dengan bagaimana perlakuan-perlakuan itu diterapkan pada unit-unit percobaan Contoh: RTL (RAL), RKTL (RAKL/RAK), RBSL Rancangan Pengukuran Berkaitan dengan bagaimana respons unit percobaan diukur 04/03/2008 20

04/03/2008 21 Analisis Deskriptif/ Eksploratif Pemeriksaan Asumsi Kenormalan Kehomogenan ragam Keaditifan Analisis Ragam

Uji lanjutan Perlakuan kualitatif: BNT, TUKEY, DMRT, Dunnett Perlakuankuantitatif: Kontraspolynomial ortogonal, Kurva Respon(Response Surface) Khusus Uji multilokasi AnalisisRagamGabungan(Composite Analysis of Variance) Analisis Kestabilan AMMI (additive main effect an multiplication interactions) 04/03/2008 22

Seorang peneliti agronomi melakukan percobaan pada tanaman jagung varietas Arjuna. Jarak tanam diatur berbeda-beda yaitu 20 x 30 cm 2, 30 x 30 cm 2 dan30 x 40 cm 2 ; jenis pupuk yang diberikan selama penelitian adalah pupukcampurannpk dengandosis100 kg/ha, 200 kg/ha, 300 kg/ha dan400 kg/ha. Untuk semua unit percobaan dilakukan penyiangan sebanyak2 kali yaitupadaumur3 minggu setelahtanam(mst) dan5 mst. 04/03/2008 23

Perlakuan: kombinasi jarak tanam dan dosis pemupukan NPK Faktor: jaraktanamdandosis Taraf: 20 x 30 cm 2, 30 x 30 cm 2 dan30 x 40 cm 2 100 kg/ha, 200 kg/ha, 300 kg/ha dan400 kg/ha Unit Percobaan: kumpulan tanaman dalam petak lahan dengan ukuran tertentu Unit Amatan: Tujuan: Produksi Samadenganunit percobaan Tujuan: Tinggitanaman satutanamanjagungdi dalam unit percobaan 04/03/2008 24