PENGHASILAN. Oleh Iwan Sidharta, MM.

dokumen-dokumen yang mirip
PAJAK PENGHASILAN UMUM DAN NORMA PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN

OLEH: Yulazri M.Ak. CPA

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Perencanaan Pajak Penghasilan Dalam Rangka Meminimalkan Beban

PERTEMUAN KE-5 PAJAK PENGHASILAN UMUM

Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Terhadap Dosen Tetap Pada Universitas Krisnadwipayana. Meitri Megawati DA03

a. Rp ,00 d. Rp ,00 b. Rp ,00 e. Rp ,00.

BAB IV EVALUASI DAMPAK PERENCANAAN PAJAK TERHADAP OPTIMALISASI BEBAN PAJAK PT ARTHA DAYA COALINDO.

Penghitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 PENGHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TARIF DAN PENERAPANNYA

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

PAJAK PENGHASILAN UMUM DAN NORMA PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN

PENGUATAN PPh 21, 22, 23, & 24

Kasus : A. Pegawai Tetap

BAB IV PEMBAHASAN. IV.1 EVALUASI PERHITUNGAN PPh PASAL 21 KARYAWAN. karyawannya dan PT. pelangi elasindo menanggung semua PPh Pasal 21 yang

KULIAH PERPAJAKAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) Oleh : Mustofa, S.Pd., M.Sc. Dosen Pendidikan Ekonomi FE UNY. PPh UMUM 1

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER- 31/PJ/2012

2

BAB II LANDASAN TEORITIS. 2.1 Pengertian dan Fungsi Pajak Penghasilan. 1. Pengertian Pajak Penghasilan (PPh)

BAB IV EVALUASI ATAS PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 KARYAWAN PADA PT ADIMITRA KARYA

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

b. PPh 21 seminggu = PPh 21 sebulan dibagi empat

Peraturan pelaksanaan Pasal 21 ayat (5) Penghasilan yang Dibebankan Kepada Keuangan Negara atau Keuangan Daerah Peraturan Pemerintah

Penghitungan PPh Akhir Tahun

MINGGU PERTAMA KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN

PAJAK PAJAK DEPARTEMEN IKK - IPB

BAB II LANDASAN TEORI

PAJAK PENGHASILAN UMUM. Amanita Novi Yushita, M.Si

PENGHITUNGAN DAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) PROGRAM STUDI AKUNTANSI

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Perencanaan Pajak melalui Pajak Penghasilan Pasal 21 yang. diterima karyawan dengan menggunakan Metode Net

PAJAK PENGHASILAN. Tujuan Instruksional :

HUTANG JANGKA PENDEK DAN AKUNTANSI UNTUK GAJI DAN UPAH

Oleh Iwan Sidharta, MM.

PT. Munirah adalah PKP yang bergerak di bidang penjualan elektronik di Makassar. Selama bulan Juli 2014 melakukan transaksi sebagai berikut :

3 Tipe Perhitungan Pajak Penghasilan

BAB II KAJIAN PUSTAKA. pajak. Pajak adalah suatu kewajiban kenegaraan dan pengapdiaan peran aktif

BAB II LANDASAN TEORI PAJAK PENGHASILAN. II.1.1. Pengertian dan Pelaksanaan Pajak Penghasilan

BAB III PAJAK PENGHASILAN

BAB II LANDASAN TEORI. adalah sebagai berikut, iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan Undang-undang

BAB II URAIAN TEORITIS

BAB IV EVALUASI PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 PADA PT TGS

Kelompok 3. Karina Elminingtias Ni Putu Ayu A.W M. Syaiful Mizan

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI. YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL

BAB IV PEMBAHASAN DAN HASIL PENELITIAN. 1. Bagian-bagian dalam proses perhitungan pajak penghasilan PPh

Sistem/Cara Pemungutan Pajak ada 3, yaitu:

Kewajiban yang harus dipenuhi oleh wajib pajak badan setelah memperoleh NPWP

MATERI PENYULUHAN PAJAK DI SMKN PENGASIH KULON PROGO

CONTOH SOAL DAN JAWABAN REKONSILIASI FISKAL

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI. YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL

BIAYA-BIAYA YANG BOLEH DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO WAJIB PAJAK DALAM NEGERI / BENTUK USAHA TETAP

PENERAPAN PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN (PPh) Pasal 21 Pada PT. XYZ. : Dedi Sudjana NPM : Dosen Pembimbing : Riyanti SE., MM.

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. 1. Perbedaan pelakuan pajak penghasilan

BAB II TINJAUAN TEORITIS. merupakan hal yang paling penting dalam meningkatkan pembangunan nasional dan

III/$ 2 0 A A KREDIT PAJAK DALAM NEGERI N P W P : NAMA WAJIB PAJAK : PERIODE PEMBUKUAN : s.d.

PAJAK PENGHASILAN PASAL 23/26

Ilustrasi TAX PLANNING. Oleh BAMBANG KESIT

SPA MENTORING. Kamis, 24 Maret 2016 Pajak (UTS) By: Stella Hie

UJI KOMPETENSI. Mata Uji : Perpajakan Kelas : II Hari, tanggal : Waktu : 60 menit

Penghasilan dari usaha di luar profesi dokter *) Penghasilan sehubungan dengan pekerjaan

PAJAK PENGHASILAN PASAL 21

Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak Kewajiban Perpajakan bagi Dokter

SPT TAHUNAN SEBELUM MENGISI BACA DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN ISI DENGAN HURUF CETAK/DIKETIK DENGAN TINTA HITAM BERI TANDA "X" PADA

Analisis Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Untuk Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Imigrasi Kelas II Depok

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

Fransisca Hanita Rusgowanto S,Kom. M,Ak

Oleh Iwan Sidharta, MM.

BAB IV EVALUASI DAN PEMBAHASAN. IV.1 Evaluasi Perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan

BAB II LANDASAN TEORI Pengertian Pajak Menurut Undang Undang Pasal 1 angka 1 Ketentuan Umum

BAB II LANDASAN TEORI

KONSEP PENDAPATAN DALAM PAJAK

BAB I PENDAHULUAN. Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan Undang-Undang

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 138 TAHUN 2000 TENTANG

(Dr) Piutang 55,000,000 (Cr) PPN Keluaran 5,000,000 Penjualan 50,000,000. (Dr) Kas/Bank 55,000,000 (Cr) Piutang 55,000,000

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RSU Muhammadiyah Ponorogo LAPORAN LABA/(RUGI) KOMERSIAL. Per 31 Desember 2014

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

AKUNTANSI KEWAJIBAN LANCAR DAN PENGGAJIAN

4. PPh TERUTANG (Pilih salah satu sesuai dengan kriteria Wajib Pajak. Untuk lebih jelasnya, lihat Buku Petunjuk Pengisian SPT) 10a. 10b.

PERPAJAKAN I. MENGHITUNG PPh PASAL 21 (B) Deden Tarmidi, SE., M.Ak., BKP. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Akuntansi

BAB IV. EVALUASI PERHITUNGAN PPh BADAN PADA MPT. EVALUASI PERHITUNGAN PPh BADAN PADA MPT

BAB II LANDASAN TEORI. diterima atau diperolehnya dalam tahun pajak. Yang dimaksud dengan tahun

UU 10/1994, PERUBAHAN ATAS UNDANG UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1983 TENTANG PAJAK PENGHASILAN SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DENGAN UNDANG UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1991

DATA IDENTITAS WAJIB PAJAK DATA IDENTITAS WAJIB PAJAK

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang

BAB II LANDASAN TEORI

PAJAK PERUSAHAAN Pajak penghasilan perusahaan Pajak pihak ketiga PPN dan PPnBM Pajak Lain-lain 2

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DASAR-DASAR PERPAJAKAN

Dasar pengenaan dan pemotongan PPh Pasal 21 pegawai tidak tetap adalah:

Nama : Farah Fadhilah NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Budi Prijanto, SE., MM

BAB II KAJIAN PUSTAKA. pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak

bambang kesit, 2010 halaman 1 dari 10 perpajakan, prodi akuntansi-feuii MODUL : TEKNIK REKONSILIASI FISKAL UNTUK MENGHITUNG PPh Badan

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PAJAK WP ORANG PRIBADI

Contoh perhitungan PPh Pasal 21 bagi Pejabat Negara, PNS dan Para Pensiunan.

PAJAK PENGHASILAN PASAL 21/26

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pajak merupakan sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pengeluaran pengeluaran negara yang ditujukan

Pertemuan 2 PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 (G + B)

Transkripsi:

PENGHASILAN Oleh Iwan Sidharta, MM.

Penghasilan Penghasilan Dari Kegiatan Usaha Penghasilan Sebagai Karyawan Gaji Upah Tunjangan Honor Komisi, bonus Hadiah Penghasilan Yang Merupakan Objek Pajak Penghasilan Dari Pemberi Jasa Penghasilan Dari Modal Harta Penghasilan Dari Kegiatan Usaha Jasa pelayaran Jasa Konstruksi Jasa Perencanaan Jasa tenaga ahli Harta bergerak Harta tak bergerak Selisih Kurs Pengalihan Harta Sewa harta Bunga Deviden Royalty

Penghasilan Yang Merupakan Objek Pajak 1) Penghasilan dari kegiatan usaha 2) Penghasilan dari karyawan 3) Penghasilan dari pemberi jasa 4) Penghasilan dari modal harta bergerak 5) Penghasilan dari modal harta tak bergerak 6) Penghasilan dari pembebasan hutang

Penghasilan Dari Laba Usaha Laba Usaha merupakan penghasilan utama dari kegiatan usaha yang bersifat rutin. Pola dasar dalam laporan akuntansi, sbb; Penjualan Rp xxx Harga Pokok Penjualan Rp xxx Laba Kotor Rp xxx Biaya Usaha Rp xxx Laba Usaha Rp xxx

Contoh Penghasilan Dari Laba Usaha PT Ex th 2014 menjual produk Rp 1.000.000.000,- dengan Harga Pokok Penjualan Rp 600.000.000,- dan biaya usaha Rp 150.000.000,- Besarnya laba usaha, sbb; Penjualan Rp 1.000.000.000 Harga Pokok Penjualan Rp 600.000.000 Laba Kotor Rp 400.000.000 Biaya Usaha Rp 150.000.000 Laba Usaha Rp 250.000.000

Contoh Penghasilan Dari Laba Usaha Penghitungan laba kotor dapat dilakukan dengan inclusive PPn atau exlusive PPn Besarnya laba usaha, sbb; Uraian Inclusive PPn Exlusive PPn Penjualan 110.000.000 100.000.000 HPP 66.000.000 60.000.000 Laba Kotor 44.000.000 40.000.000 Pajak Keluaran Pajak Masukan 4.000.000 - Laba kotor setelah PPn 40.000.000 40.000.000

Penghasilan Sebagai Karyawan Gaji Upah Tunjangan Honor Komisi, Bonus, THR Hadiah

Penghasilan Dari Gaji Gaji merupakan penghasilan karyawan atas terjadinya hubungan kerja dengan perusahaan atau dengan lembaga/instansi pemerintah. Besarnya gaji, upah beserta tunjangan yang diakui sebagai penghasilan yang diterima oleh pekerja merupakan nilai kotor sebelum dikenakan PPhPasal 21 Besarnya penghasilan dapat digabungkan dengan anggota keluarga yang menjadi tanggungannya.

Penghasilan Tidak Kena Pajak penyesuaian yang diberlakukan pada 1 Jan 2013 Keterangan Setahun Sebulan Untuk WP Orang Pribadi 24.300.000 2.025.000 Tambahan WP Yang Kawin 2.025.000 168.750 Tambahan istri yang penghasilannya digabung suami 24.300.000 2.025.000 Tambahan anggota keluarga Sedarah dalam garis lurus, Anak angkat, maks. 3 orang 2.025.000 168.750 Karyawati kawin PTKP dikurangi untuk dirinya sendiri dan yang tidak kawin PTKP ditambah PTKP keluarga yang ditanggung sepenuhnya

Tarif PPh Pasal 17 ayat 1 UU No 36 Tahun 2008 Penghasilan Sampai dengan Rp 50jt = 5% Rp 50 jt Rp 250jt = 15% Rp 250jt Rp 500jt = 25% Diatas Rp 500jt = 30% Jika PTKP WP orang pribadi setelah dikurangi PTKP sebesar Rp 260jt maka PPh terutang sesuai tarif pasal 17 adalah sebagai berikut; Rp 50jt x 5% = Rp 2.500.000 Rp 200jt x 15% = Rp 30.000.000 Rp 10jt x 25% = Rp 2.500.000 Pajak Terutang = Rp 35.000.000

Contoh soal PPh 21 atas pegawai tetap dengan gaji bulanan Sakha menikah dengan mempunyai 1 orang anak bekerja pada PT BCD dengan Gaji Rp 5.000.000,- per bulan. Adapun iuran yang ditanggung oleh Sakha adalah sebesar 3% untuk iuran pensiun dan iuran JHT 2% dari gaji. Hitunglah PPh pasal 21 Sakha? Buatlah jurnal penghasilan atas gaji yang diterima?

Jawaban Gaji sebulan Rp 5.000.000 Penghasilan bruto setahun Rp 60.000.000 Pengurangan diperbolehkan Biaya jabatan = 5% x Rp 5.000.000 =Rp 250.000 Maks diperkenankan Rp 500.000 Iuran ditanggung karyawan Iuran pensiun = 3% x Rp 5.000.000 =Rp 150.000 Iuran JHT = 2% x Rp 5.000.000 =Rp 100.000 + Pengurang yang diperbolehkan = Rp 500.000 Pengurang yang diperbolehkan setahun (Rp 6.000.000) Penghasilan neto Rp 54.000.000 PTKP Diri WP =Rp 24.300.000 WP kawin =Rp 2.025.000 Tanggungan =Rp 2.025.000 (Rp 28.350.000) PKP Rp 25.650.000 PPh pasal 21 =5% x Rp 25.650.000 = Rp 1.282.500 Take Home Pay = Penghasilan bruto PPh Pasal 21 = Rp 60.000.000 Rp 1.282.500 = Rp 58.717.500

Jurnal Penghasilan Atas Gaji Jurnal pengakuan penghasilan dilakukan sebagai berikut; Uraian Debit Kredit Kas/Bank Rp 58.717.500 Bukti Potong PPh Pasal 21 Rp 1.282.500 Penghasilan gaji Rp 60.000.000,-

Penghasilan Dari Pemberi Jasa Ada beberapa macam penghasilan dari pemberi jasa antara lain; Jasa Pelayaran Jasa Konstruksi Jasa perencanaan dan jasa pengawasan Jasa tenaga ahli

Penghasilan Dari Jasa Pelayaran Ada beberapa macam penghasilan dari jasa pelayaran antara lain; Sewa berdasarkan pemakaian ruang Sewa berdasarkan pemakaian waktu Sewa kapal tanpa awak Sewa kapal dengan awak

Penghasilan Dari Jasa Pelayaran Jasa pelayaran sesuai dengan KMK 417/1996 termasuk PPh pasal 23 sebesar 1,2% untuk pelayaran dalam negeri dan sebesar 2,64% untuk pelayaran internasional. Pengecualian untuk sewa kapal tanpa awak dengan PPh 23 sebesar 2%

Contoh Penghasilan Dari Jasa Pelayaran PT ExTras menyewa kapl tanpa awak dari PT Ocean sebesar Rp 100.000.000,- PPh yang dipotong oleh PT Ocean sebesar 2% x Rp 100.000.000,- = Rp 2.000.000,-. Jurnal pengakuan penghasilan PT Ocean sbb; Uraian Debit Kredit Piutang Rp 100.000.000 Penghasilan Sewa kapal Rp 100.000.000 Pelunasan piutang Kas/bank Rp 98.000.000 PPh pasal 23 Rp 2.000.000 Piutang Rp 100.000.000

Contoh Penghasilan Dari Jasa Tenaga Ahli Atas penghasilan yang diterima dari jasa yang diberikan oleh tenaga ahli dikenakan PPh pasal 23 sebesar 7,5%. Akuntan Sakha memberikan jasa kepada PT Ocean dengan imbalan sebesar Rp 50.000.000,-. Atas pembayaran tersebut PT Ocean memotong PPh pasal 23 sebesar 7,5% x Rp 50.000.000 = Rp 3.750.000,- sehingga yang diterima Sakha sebesar Rp 46.250.000,- Jurnal pengakuan penghasilan adalah sbb; Uraian Debit Kredit Kas/bank Rp 46.250.000 PPh pasal 23 Rp 3.750.000 Penghasilan jasa Rp 50.000.000

Penghasilan Dari Modal Harta Bergerak Penghasilan dari modal harta bergerak meliputi; Keuntungan karena selisih kurs mata uang Keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta Sewa harta yang bergerak

Penghasilan Dari Selisih Kurs Penghasilan dari selisih kurs akibat perbedaan nilai mata uang asing dengan rupiah yang merupakan penghasilan kena pajak. Contoh PT Ocean pada maret 2014 eksport mebel sebesar $100.000 dengan nilai kurs $ 1 = Rp 9.000,- pada saat pelunasan terhadap transaksi tersebut (piutang) pada bulan april 2014 nilai kurs 1$ = Rp 10.000,-. Atas transaksi tersebut PT Ocean mengakui adanya laba selisih kurs sebesar Rp 100.000.000,-

Penghasilan Dari Selisih Kurs Adapun jurnal pengakuan penghasilan yang dilakukan oleh PT Ocean adalah sebagai berikut; Uraian Debit Kredit Saat Penjualan Piutang Rp 900.000.000 Penjualan Rp 900.000.000 Saat Pelunasan Kas/Bank 1.000.000.000 Piutang Rp 900.000.000 Laba selisih kurs Rp 100.000.000

Penghasilan Dari Penjualan Harta Selisih lebih antara harga pasar terhadap nilai buku aktiva yang dijual/dialihkan merupakan penghasilan kena pajak. Contoh, PT Ocean menjual mobil operasional yang diperoleh pada bulan januari 2010 dengan harga Rp 100.000.000,-. Pada bulan agustus 2014 mobil tersebut dijual seharga Rp 75.000.000,-. Tentukan laba/rugi penjualan mobil jika penyusutan selama sebesar 12,5% dengan menggunakan metode garis lurus? Buatlah jurnal pengakuan penghasilan PT Ocean?

Penghasilan Dari Penjualan Harta Adapun jurnal pengakuan penghasilan yang dilakukan oleh PT Ocean adalah sebagai berikut; Akumulasi penyusutan = Rp 100.000.000,- x 12,5% x (43/12) = Rp 44.791.666,- Nilai buku awal agustus 2014 = Rp 55.208.334,- Laba penjualan = Rp 19.791.666,- Uraian Debit Kredit Kas/Bank Rp 75.000.000 Mobil Rp 55.208.334,- Laba penjualan Rp 19.791.666,-

Penghasilan Dari Modal Harta Tak Bergerak Penghasilan dari modal harta tak bergerak meliputi; bunga, deviden dan royalti yang belum dikenakan PPh final merupakan penghasilan kena pajak. PT Exs membayar bunga pinjaman kepada PT Ocean sebesar Rp 20.000.000,-. Oleh karena PT Exs tidak memotong PPh final maka bagi PT Ocean penghasilan bunga ini merupakan penghasilan kena pajak. Jurnal pengakuan pajak adalah sebagai berikut; Uraian Debit Kredit Kas/Bank Rp 20.000.000,- Penghasilan bunga Rp 20.000.000,-

Penghasilan Dari Pembebasan Hutang Pembebasan hutang oleh pihak yang berpiutang dianggap sebagai penghasilan bagi yang semula berhutang, sedangkan bagi yang berpiutang dapat dibebankan biaya. Terdapat pengecualian dari ketentuan tersebut yaitu Hutang dari debitur kecil seperti KUR, KUT, KPRSS Kredit kecil maksimum Rp 350.000.000,-

Penghasilan Dari Pembebasan Hutang CV Exs mendapat pernyataan pembebasan hutang dari PT Ocean sebesar Rp 400.000.000,-. Penghasilan kena pajak yang masih harus diakui oleh CV Exs sebesar Rp 50.000.000,- Jurnal pengakuan penghasilan CV Exs adalah sbb; Uraian Debit Kredit Hutang Rp 400.000.000,- Penghasilan pembebasan hutang Rp 400.000.000,- Koreksi Fiskal yang diakui CV Exs sebesar Rp 350.000.000,- dan Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp 50.000.000,-

Wasalam Terima Kasih Akuntansi Pajak, STMIK Mardira Indonesia, 2015