Simple As Possible. SAP 1 ( Simple As Possible) Arsitektur 11/18/2011. Referensi :

dokumen-dokumen yang mirip
1 IDENTITAS. A. Dasar Teori A.1 SAP Pengantar. 2. Arsitektur. Kajian Simple As Possible Computer (SAP-1) Topik Pemrograman SAP-1

Simple As Possible (SAP) - 1. Abdul Syukur

Simple As Possible (SAP) - 1. Abdul Syukur

Simple As Posible - 1

SAP ARSITEKTUR

Arsitektur SAP-2 W BUS ACKNOWLEDGE HEXADECIMAL KEYBOARD ENCODER ACCUMULATOR INPUT PORT 1 ALU FLAGS READY INPUT PORT 2 SERIAL IN PROGRAM COUNTER TMP

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Simple As Posible 2 (bag-1)

Simple As Possible (SAP) - 2. Abdul Syukur

Simple As Possible (SAP) - 2. Abdul Syukur

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer SAP-2

Simple As Posible 2 (bag-2)

BAB VIII REGISTER DAN COUNTER

Instruksi logika (1) Memanipulasi isi Accumulator, dibagi menjadi 2. Panjang instruksi : 1 byte. Panjang instruksi : 2 byte

::. MATA KULIAH MIKROPROSESSOR.:: [ :: MEMORI :: TEORI, IMPLEMENTASI & APLIKASI

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur

LEMBAR TUGAS MAHASISWA ( LTM )

Struktur Fungsi CPU. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 --

Pertemuan ke 6 Set Instruksi. Computer Organization Dosen : Eko Budi Setiawan

Arsitektur dan Organisasi

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Materi 4: Assembly Language Programming

INTRUKSI-INTRUKSI BAHASA PEMROGRAMAN ASSEMBLY

Arsitektur dan Organisasi Komputer. Set instruksi dan Pengalamatan

SET INSTRUKSI. Organisasi dan Arsitektur Komputer

Konsep Organisasi dan Arsitektur Komputer (Pertemuan ke-2)

REGISTER DAN COUNTER.

BAB I TUGAS MATA KULIAH SISTEM MIKROPROSESOR DOSEN PEMBERI TUGAS : FATAH YASIN, ST, MT.

Materi 4: Microprocessor-Based Control

OPERATION SYSTEM. Jenis - Jenis Register Berdasarkan Mikroprosesor 8086/8088

Mikroprosesor. Nuryono Satya Widodo, S.T.,M.Eng. Mikroprosesor 1

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

PERTEMUAN 12 PENCACAH

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : Organisasi Sistem Komputer Strata/Jurusan : SI/T. Informatika

Pendahuluan Arsitektur Organisasi Komputer

Materi 2: Computer Systems

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

PERTEMUAN 12 PENCACAH

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

=== PENCACAH dan REGISTER ===

Perangkat dan format Instruksi, Immediate, Direct, & Indirect Addressing

SATUAN ACARA PERKULIAHAN


STRUKTUR CPU. Arsitektur Komputer

PERCOBAAN 2 TRANSFER DATA. Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA, UNY

Pengantar sistem komputer

MODUL PRAKTIKUM SISTEM OPERASI PRAKTIKUM I MODEL PEMROGRAMAN 1

CENTRAL PROCESSING UNIT CPU

Organisasi & Arsitektur Komputer

BAHASA PEMROGRAMAN MIKROKOMPUTER

Teknologi Scalar untuk meningkatkan Kinerja Prosesor

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Set Instruksi: Set instruksi?

Register & Counter -7-

BAB 2 Pemrograman Zilog Z80

2009/2010 Course Plan. SK-208 Arsitektur Komputer Ir. Syahrul, MT.

Pengantar Teknologi Informasi. Evangs Mailoa (evangsmailoa.wordpress.com) Fakultas Teknologi Informasi UKSW

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)

PENDAHULUAN. Pengenalan Arsitektur Dan Organisasi Komputer MODUL PERKULIAHAN. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

Transfer Register. Andang, Elektronika Komputer Digital 1

1 Tinjau Ulang Sistem Komputer

Mikrokontroller Berbasiskan RISC 8 bits

Struktur Sistem Komputer

KONFIGURASI PIN-PIN MIKROPROSESOR Z 80. Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pendahuluan (1) D E F

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ORGANISASI SISTEM KOMPUTER (MI) KODE / SKS KK /2

Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti

KONSEP DASAR SISTEM KOMPUTER

Struktur Sistem Komputer

Organisasi Komputer & Organisiasi Prosesor

Materi 3. Komponen Mikrokomputer SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA

Hanif Fakhrurroja, MT

JAWABAN ORGANISASI KOMPUTER 7 Agustus 2004

MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Nama : Annisa Christyanti Kelas : XI TJA 3 NIS :

William Stallings Computer Organization and Architecture. Chapter 9 Set Instruksi: Karakteristik dan Fungsi

Penggunaan Software Multimedia Logic Untuk Mengecek Kebenaran Rangkaian Logika Berdasarkan Peta Karnough

7.Lokasi hasil pemrosesan

Model Mikroprosesor Ideal Konsep Data Bus Ruang Memori Konsep Address Bus Konsep Control Bus Pemetaan Memori

PERTEMUAN SET INSTRUKSI MIKROKONTROLER AT 89C51

ARSITEKTUR SISTEM KOMPUTER. Wayan Suparta, PhD Maret 2018

Hanif Fakhrurroja, MT

SET INSTRUKSI. ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI

Set Instruksi. Set Instruksi. Set Instruksi adalah kumpulan

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM MIKROPROSESSOR INSTRUKSI PERCABANGAN DAN LOOP

Operasi Transfer Data

Sistem Mikroprosessor

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM MIKROPROSESSOR APLIKASI DASAR INSTRUKSI ARITMATIKA DAN OPERASI LOGIK

PROGRAM STUDI S1 SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS DIPONEGORO. Oky Dwi Nurhayati, ST, MT

Berbagai Macam Bentuk Komputer

Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER KODE MK: TE055217

STRUKTUR FUNGSI CPU. Menjelaskan tentang komponen utama CPU. Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register

FORMULIR Satuan Acara Pengajaran

Arsitektur Dan Organisasi Komputer. Pengantar Arsitektur Organisasi Komputer

Transkripsi:

Simple As Possible ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER PS Teknik Informatika UNDIP Referensi : Malvino, A. Paul. Computer Digital Elektronics. Introductions Microcomputers. McGraw Hill. 1992. Putra, Agfianto Eko. Bahasa Assembly dengan EMU 8086. Gava Media. Yogyakarta.2005. Stalling, William. Computer Organization and Architecture : Designing for Performance, 7e. Prentice Hall. New Jersey.2001. rsp oak informatika 1 rsp oak informatika 2 SAP 1 ( Simple As Possible) Komputer SAP (Simple As Possible) artinya sesederhana mungkin, telah dirancang untuk pemula dalam bidang ini, dengan memperkenalkan semua gg gagasan operasi komputer Arsitektur Arsitektur SAP 1 merupakan sebuah komputer berorganisasi bus, semua keluaran register menuju bus W merupakan saklar tiga keadaan, yang memungkinkan transfer data secara teratur. Semua keluaran register yang lain hanya memiliki dua keadaan, keluaran keluaran ini secara kontinue menggerakkan kotak kotak yang disambungkan kepadanya rsp oak informatika 3 rsp oak informatika 4 Arsitektur SAP 1 1. Pencacah Program Pencacah program, yang merupakan bagian dari unit kendali, mencacah dari 0000 sampai 1111. Tugasnya adalah mengirimkan ke memori alamat dari instruksi berikutnya yang akan diambil dan dilaksanakan. Pencacah program direset ke 0000 setiap kali sebelum komputer dijalankan. rsp oak informatika 5 rsp oak informatika 6 1

1. Pencacah Program ( lanj ) Ketika komputer mulai bekerja, pencacah program mengirimkan alamat 0000 ke memori. Kemudian pencacah program meningkatkan angka cacahannya menjadi 0001. setelah instruksi pertama diambil dan dilaksanakan, pencacah program mengirimkan 0001 ke memori. 1. Pencacah Program ( lanj ) Pencacah program kembali meningkatkan angka cacahannya. Sesudah instruksi kedua diambil dan dieksekusi, pencacah program mengirimkan alamat 0010 ke memori. Dengan demikian pencacah program dapat menentukan instruksi berikutnya yang akan diambil dan dieksekusi. rsp oak informatika 7 rsp oak informatika 8 2. Masukkan dan MAR Termasuk register saklar, yang memungkinkan pengiriman 4 bit dan 8 bit alamat kepada RAM. Memory Addres Register(MAR), pada saat komputer bekerja, alamat pencacah program ditahan (latched) pada MAR, kemudian MAR mengirimkan alamat 4 bit kedalam RAM, dimana operasi membaca dilaksanakan 3. RAM RAM diprogram dengan register saklar alamat dan register saklar data. RAM menerima masukan dari MAR, instruksi dan kata data ditempatkan dalam bus W untuk digunakan bagian lain dari komputer rsp oak informatika 9 rsp oak informatika 10 4. Register Instruksi Isi dari lokasi memori yang ditunjuk alamatnya ditempatkan pada bus W, register instruksi disiapkan untuk pengisisan tepi positif dari sinyal detak(clock) berikutnya. 5. Pengendali Pengurut Sebelum komputer bekerja, sinyal sinyal CLR dikirim ke pencacah program dan register instruksi, akibatnya pencacah program direset ke 0000, dan bersamaan ini instruksi terakhir dalam register dihapus. Kemudian sinyal detak CLK dikirim ke semua register bufer, sinyal ini mensinkronkan operasi komputer. rsp oak informatika 11 rsp oak informatika 12 2

6. Akumulator Adalah sebuah register buffer yang menyimpan jawaban sementara 7. Penjumlah Pengurang SAP 1 menggunakan penjumlah pengurang komplemen 2 (ekivalen dengan perubahan tanda bilangan desimal) rsp oak informatika 13 rsp oak informatika 14 8. Register B Digunakan dalam operasi aritmetik, keluaran register B menggerakkan penjumlah pengurang, memasukkan yang akan dijumlahkan dengan atau dikurangkan dari isi akumulator. 9. Register Keluaran Disebut juga bandar keluaran (output port), mengeluarkan data yang telah diproses komputer. rsp oak informatika 15 rsp oak informatika 16 10. Peraga Biner Suatu barisan terdiri dari 8 buah LED,yang dihubungkan dengan sebuah flip flop dari bandar keluaran. Komponen Unit Kendali SAP 1 mengandung pencacah program, register instruksi dan pengendali pengurut yang menghasilkan kata kendali, sinyalsinyal CLEAR, dan sinyal sinyal detak. ALU SAP 1 terdiri idari sebuah akumulator, sebuah penjumlah pengurang dan sebuah register B. Memori SAP 1 memiliki MAR dan sebuah RAM 16 x 8. Unit I/O mengandung saklar pemrograman masukan, bandar keluaran dan peraga biner. rsp oak informatika 17 rsp oak informatika 18 3

PERANGKAT INSTRUKSI 1. LDA Merupakan singkatan dari load the accumulator (isilah akumulator), mengandung alamat heksadesimal dari data yang hendak dimasukkan. Contoh : LDA 8H ( isilah akumulator dengan isi dari lokasi memori 8H ) Misalnya R8 = 1111 0000 Maka eksekusi LDA 8H A = 1111 0000 2. ADD Mengandung alamat dari kata yang hendak ditambahkan. Contoh : ADD 9H ( tambahkan isi dari lokasi memori 9H pd akumulator ) Misalkan A = 0000 0010, Isi pada lokasi 9H, mis : R9 = 0000 0011 Maka selama intruksi ADD 9H akan berlangsung operasi sbb : rsp oak informatika 19 rsp oak informatika 20 R9 diisikan ke register B sehingga : B = 0000 0011 bagian penjumlah pengurang melakukan penjumlahan dari A dan B : SUM = 0000 0101 hasil jumlahan diisikan ke akumulator A = 0000 0101 3. SUB Disertai alamat dari kata yang hendak dikurangkan. Contoh : SUB CH ( kurangkan isi lokasi memori CH dari isi akumulator ) Misalkan A = 0000 0111, RC = 0000 0011 Maka selama intruksi SUB CH akan berlangsung operasi sbb : rsp oak informatika 21 rsp oak informatika 22 RC diisikan ke register B sehingga B = 0000 0011, bagian penjumlah pengurang melakukan penjumlahan dari A dan B : DIFF = 0000 0100 Hasil jumlahan diisikan ke akumulator A = 0000 0100 4. OUT Untuk memindahan isi akumulator ke bandar keluaran. 5. HLT Singkatan dari halt (berhenti), untuk menghentikan pemrosesan data. rsp oak informatika 23 rsp oak informatika 24 4

LDA, ADD, SUB disebut instruksi instruksi rujukan memori (memory refence instructions) karena semua instruksi menggunakan data yang tersimpan dalam memori. OUT dan HLT bukan intruksi instruksi rujukan memori karena tidak melibatkan data yang tersimpan dalam memori. LDA, ADD, SUB, OUT dan HLT adalah instruksi singkat disebut mnemonik (mnemonic artinya pembantu ingatan ) rsp oak informatika 25 rsp oak informatika 26 Contoh 1 : Berikut ini program SAP 1 (dalam betuk mnemonik ): Mnemonik 0H LDA 9H 1H ADD AH 2H ADD BH 3H SUB CH 4H OUT 5H HLT 6H Contoh 1 : ( lanj ) Data dalam memori dengan alamat selanjutnya adalah : 7H 8H 9H AH Mnemonik 01H 02H BH CH DH EH FH Mnemonik 03H 04H rsp oak informatika 27 rsp oak informatika 28 Penyelesaian : Mengisi akumulator dengan isi dari memori 9H, A = 01H Menambahkan isi lokasi memori AH pd isi akumulator untuk memperoleh isi akumulator yang baru, A = 01H + 02H = 03H Menambahkan isi lokasi memori BH pd akumulator, A = 03H + 03H = 06H Penyelesaian : ( lanj ) Insruksi SUB akan mengurangkan isi lokasi memori CH, sehingga : A = 06H 04H = 02H Instruksi OUT memindahkan isi akumulator ke bandar keluaran, dengan demikian peraga biner menyajikan angka : 0000 0010 Instruksi HLT menghentikan pemrosesan data. rsp oak informatika 29 rsp oak informatika 30 5

PEMROGRAMAN SAP 1 Untuk memasukkan instruksi dan kata data kedalam memori SAP 1 harus menggunakan kode yang dapat memberitahu kepada komputer tentang operasi yang harus dilaksanakan, disebut kode operasi (operation code). PEMROGRAMAN SAP 1 (lanj) Mnemonik Kode Operasi LDA 0000 ADD 0001 SUB 0010 OUT 1110 HLT 1111 rsp oak informatika 31 rsp oak informatika 32 PEMROGRAMAN SAP 1 (lanj) Contoh : Instruksi 01 LDA FH 10 ADD EH 11 HLT PEMROGRAMAN SAP 1 ( lanj ) Pertama, ubah instruksi kedalam bentuk biner : LDA FH = 0000 1111 ADD EH = 0001 1110 HLT = 1111 XXXX rsp oak informatika 33 rsp oak informatika 34 PEMROGRAMAN SAP 1 (lanj) Susunlah saklar saklar alamat dan data sbb : Data/Instruksi DDDD DDDD UUUU DDDU DDDU UUUD DDUD UUUU XXXX U :Up (atas) = 1 dan D : Down (bawah) = 0 rsp oak informatika 35 Tiga lokasi memori yg pertama mempunyai isi : Data/Instruksi 0000 0000 1111 0001 0001 1110 0010 1111 XXXX Instrusi = xxxx xxxx medan alamat medan instruksi rsp oak informatika 36 6

Assembly vs Machine Language Bahasa asembli (assembly language) menyangkut tata cara penulisan program dan mnemonik, sedangkan bahasa mesin (machine language) menyangkut tata cara penulisan program dengan bilangan 0 dan 1. Contoh 2 : Latihan Terjemahkan soal contoh 1 ke dalam bahasa mesin SAP 1? dikerjakan! rsp oak informatika 37 rsp oak informatika 38 Contoh 3 : Bagaimana cara memprogram SAP 1 untuk menyelesaikan persoalan aritmatik ini? 16 + 20 + 24 32 Penyelesaian 3: Pertama, menyimpan data (16, 20, 24, 32) pada lokasi memori 9H sampai CH Kedua, ubah data desimal ke dalam data heksadesimal untuk mendapatkan versi asembli: rsp oak informatika 39 rsp oak informatika 40 0H 1H 2H 3H 4H 5H 6H Isi LDA 9H ADD AH ADD BH SUB CH OUT HLT XX 7H 8H 9H AH BH CH Isi XX XX 10H 14H 18H 20H Dalam bhs mesin data data ini menjadi : Isi Isi 0000 0000 1001 0111 XXXX XXXX 0001 0001 1010 1000 XXXX XXXX 0010 0001 1011 1001 0001 0000 0011 0010 1100 1010 0001 0100 0100 1110 XXXX 1011 0001 1000 0101 1111 XXXX 1100 0010 0000 0110 XXXX XXXX rsp oak informatika 41 rsp oak informatika 42 7

Penyimpanan program mendahulukan penyimpanan kata kata data. Program menempati lokasi lebih rendah dan data menempati lokasi memori yang lebih tinggi. Any Questions?? rsp oak informatika 43 rsp oak informatika 44 8