STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

dokumen-dokumen yang mirip
REKAPITULASI ANGGARAN DAN REALISASI BERDASARKAN MISI PEMBANGUNAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012

BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS

BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

REKAPITULASI HASIL EVALUASI KESELARASAN PROGRAM DALAM DOKUMEN PERENCANAAN TAHUN ANGGARAN 2016

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN PENDANAAN

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SUKAMARA (REVISI) KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

Anggaran (Sebelum Perubahan) , , ,00 98, , ,

Dinas Kesehatan balita 4 Program Perencanaan Penanggulangan

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI REKAPITULASI REALISASI ANGGARAN BELANJA MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI DAN PROGRAM TAHUN ANGGARAN 2014

SKPD : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Indikator Kinerja

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Jalan RE. Martadinata N0.1 Bangkalan

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

(19) Peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah; (20) Peningkatan pelayanan kedinasan Bupati/Wakil Bupati; (21) Pengembangan budaya baca d

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH. 1. Menanggulangi kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan;

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

DAFTAR PROGRAM (KEGIATAN) SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2014

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH )

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

Kabupaten Murung Raya yang maju, mandiri dan sejahtera

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...

BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA

REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

BAB V RENCANA PROGRAM PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2013

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011

DAFTAR ISI PENGANTAR

Pemerintah Daerah Provinsi Bali BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

RENCANA KINERJA TAHUNAN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN BIMA

REKAPITULASI REALISASI PER PROGRAM BELANJA LANGSUNG APBD KABUPATEN JEMBRANA TAHUN ANGGARAN 2014

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2014

TABEL 3.2 MATRIKS PRIORITAS PEMBANGUNAN

DAFTAR ISI PENGANTAR

DAFTAR ISI PENGANTAR

Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan

3.4. AKUTABILITAS ANGGARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

LEMBARAN DAERAH KOTA TANGERANG. Nomor 1 Tahun 2009

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2010 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS

BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

BAB V RENCANA KERJA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N

LAMPIRAN 1 PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 PEMERINTAH KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

BUPATI PAMEKASAN S A M B U T A N

Tabel 7.3 CAPAIAN KINERJA PROGRAM INDIKATOR

BAB VIII PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN

VISI : TERWUJUDNYA BANGKALAN YANG MAKMUR, MANDIRI DAN AGAMIS

VISI DAN MISI H. ARSYADJULIANDI RACHMAN H. SUYATNO

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015

TABEL : 1 HUBUNGAN URUSAN DLM RPJMD, KEBIJAKAN UMUM DAN DIMENSI SMART CITY. Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Kecamatan Denpasar Timur

INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN

BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH

Transkripsi:

6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan misi yang telah dirumuskan dan dijelaskan tujuan serta sasarannya perlu dipertegas tentang upaya atau cara untuk mencapai tujuan dan sasaran misi tersebut melalui strategi pembangunan daerah yang akan dilaksanakan selama lima tahun hingga tahun 20118. 6.1. Strategi 6.1.1. Strategi Misi 1: Meningkatkan dan Memantapkan Akses Pendidikan Bermutu Strategi dari Misi 1 Memantapkan dan Meningkatkan Akses Pendidikan Bermutu adalah meningkatkan akses pendidikan bermutu dan Peningkatan kualitas pemuda dan olah raga. 6.1.2. Strategi Misi 2: Meningkatkan dan Memantapkan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan Strategi dari dari Misi 2 Meningkatan dan Memantapkan Akses dan Kualitas Pelayanan Kedehatan adalah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dan keluarga sejahtera 6.1.3. Strategi Misi 3: Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yangmerata Mulai dari Desa Strategi dari dari Misi 3 Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yang Merata Mulai dari Desa adalah sebagai berikut: Meningkatkan Aksesibiltas Pembangunan Perdesaan VI-1

6.1.4. Strategi Misi 4: Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Berbasis agro ekonomi, UMKM dan Pengusahaan Potensi SDA. Strategi dari dari Misi 4 Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Agroekonomi, UMKM dan Pengusahaan Potensi SDA adalah: (1) Pengembangan Ekonomi Rakyat Berbasis Potensi Lokal yang Meningkatkan Nilai Tambah, Berdaya Saing dan Terintegrasi dengan Pariwisata (2) Peningkatan Investasi dan Perdagangan 6.1.5. Strategi Misi 5: Meningkatkan Tata Kelola yang Baik (good governance) dan Pemerintahan yang Bersih (clean government) Strategi dari Misi 5 Meningkatkan Tata Kelola yang Baik dan Pemerintahan yang Bersih adalah Strategi Peningkatan Tata Kelola yang Baik dan Pemerintahan yang Bersih. 6.1.6. Strategi Misi 6: Meningkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang Wilayah Strategi dari Misi 6 Meningkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang Wilayah adalah: Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup dan Pengembangan Wilayah Terpadu. 6.1.7. Strategi Misi 7: Meningkatkan Kesadaran Hukum, Kerukunan Beragama, Kehidupan Sosial Budaya dan Politik yang Demokratis Berbasis Kearifan Lokal. Strategi dari Misi 7 Meningkatkan Kesadaran Hukum, Kerukunan Beragama, Kehidupan Sosial Budaya dan Politik yang Demokratis Berbasis Kearifan Lokal adalah sebagai berikut: (1) Strategi Menegakkan Supremasi Hukum (2) Strategi Memantapkan Kehidupan Sosial Budaya VI-2

6.2. Arah Kebijakan 6.2.1. Arah Kebijakan dari Strategi Meningkatkan Akses Pendidikan Bermutu dan Meningkatkan Kualitas Pemuda dan Olah Raga Arah kebijakan dari strategi dari Strategi Meningkatkan Akses Pendidikan Bermutu dan Meningkatkan Kualitas Pemuda dan Olah Raga adalah sebagai berikut: (1) Arah Kebijakan Bidang Pendidikan Peningkatan pembangunan pendidikan anak usia dini Peningkatan pembangunan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun Peningkatan pembangunan pendidikan menengah Peningkatan pendidikan tinggi formal dibidang ketrampilan baik Peningkatan pembangunan pendidikan non formal Peningkatan pembangunan pendidikan luar biasa Peningkatan pembangunan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan Peningkatan budaya baca dan pembinaan perpustakaan Peningkatan kualitas manajemen pelayanan pendidikan (2) Arah Kebijakan Bidang Pemuda dan Olah Raga Peningkatan pembinaan organisasi kepemudaan Peningkatan keserasian kebijakan pengembangan pemuda Peningkatan peran serta kepemudaan Peningkatan upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecakapan hidup pemuda Peningkatan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba Peningkatan penyelenggaraan acara-acara olah raga secara berkesinambungan Peningkatan kualitas manajemen olah raga Optimalisasi pembinaan dan pemasyarakatan olah raga Peningkatan sarana dan prasarana olah raga VI-3

6.2.2. Arah Kebijakan dari Strategi Meningkatkan dan Memantapkan Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan serta Keluarga Sejahtera Arah kebijakan dari Strategi Meningkatkan dan Memantapkan Akses dan Kualitas Kesehatan adalah sebagai berikut: (1) Arah Kebijakan Bidang Kesehatan Peningkatan pelayanan kesehatan penduduk miskin Peningkatan dan memperbaiki sarana dan prasarana puskesmas/ puskesmas pembantu dan jaringannya Peningkatan dan memperbaiki sarana dan prasarana rumah sakit umum daerah Puruk Cahu Peningkatan distribusi obat dan perbekalan kesehatan Peningkatan upaya kesehatan masyarakat Peningkatan pengawasan obat dan makanan Pengembangan obat asli indonesia Peningkatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat Memperbaiki gizi masyarakat Peningkatan kualitas lingkungan sehat Mencegah dan menanggulangi penyakit menular Menetapkan standarisasi pelayanan kesehatan Menjalin kemitraan dan peningkatan pelayanan kesehatan Peningkatan pelayanan kesehatan anak balita Peningkatan pelayanan kesehatan lansia Peningkatan pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan Peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak (2) Arah Kebijakan Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Peningkatan hasil pembangunan keluaraga berencana Peningkatan kesehatan reproduksi remaja Peningkatan pelayanan kontrasepsi Peningkatan pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/KR yang mandiri VI-4

Peningkatan promosi kesehatan ibu, bayi dananak melalui kelompok kegiatan dimasyarakat Peningkatan pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling KRR Peningkatan penanggulangan narkoba, PMS termasuk HIV/AIDS Peningkatan pengembangan bahan informasi tentang pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak Peningkatan tenaga pendamping kelompok bina keluarga Peningkatan pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU 6.2.3. Arah Kebijakan dari Strategi Meningkatkan Aksesibilitas dan Pembangunan Perdesaan Arah kebijakan dari Strategi Meningkatkan Aksesibilitas dan Pembangunan Perdesaan adalah sebagai berikut: (1) Arah Kebijakan Bidang Pekerjaan Umum Peningkatan pembangunan jalan dan jembatan Peningkatan pembangunan saluran drainase/gorong-gorong Peningkatan pembangunan turap/talud/bronjong Peningkatan rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan Peningkatan rehabilitasi/pemeliharaan talud/bronjong Peningkatan inspeksi kondisi jalan dan jembatan Peningkatan persiapan tanggap darurat jalan dan jembatan Peningkatan sarana dan prasarana kebinamargaan Peningkatan pembangunan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya Peningkatan persediaan dan pengelolaan air baku Peningkatan pengelolaan dan konservasi sungai, danau dan sumber daya air lainnya Peningkatan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah Peningkatan sumberdaya untuk pengendalian banjir VI-5

Mengembangkan wilayah strategis dan cepat tumbuh Peningkatan pembangunan infrastruktur perdesaan (2) Arah Kebijakan Bidang Perhubungan Peningkatan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan darat, sungai, dan udara untuk meningkatkan aksesibilitas dari dan ke Kabupaten Murung Raya Peningkatan rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas LLAJ Peningkatan pelayanan angkutan darat, sungai dan udara Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana perhubungan Peningkatan pengendalian dan pengamanan lalu lintas darat, sungai dan udara Peningkatan kelaikan pengoperasian kendaran bermotor, kapal motor, dan pesawat udara. (3) Arah Kebijakan Bidang Perumahan Pengembangan perumahan di perdesaan Peningkatan kualitas lingkungan sehat perumahan Peningkatan pemberdayaan komunitas perumahan Peningkatan perbaikan perumahan akibat bencana alam/sosial Peningkatan kesiagaan dan pencegahan bahaya kebakaran Peningkatan kualitas pengelolaan areal pemakaman (4) Arah Kebijakan Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Peningkatan keberdayaan masyarakat perdesaan Pengembangan lembaga ekonomi perdesaan Peningkatan partisipasi dalam membangun desa Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa Peningkatan peran perempuan di perdesaan VI-6

6.2.4. Arah Kebijakan dari Strategi Pengembangan Ekonomi Rakyat Berbasis Potensi Lokal yang Meningkatkan Nilai Tambah, Berdaya Saing dan Terintegrasi Arah Kebijakan dari Strategi Pengembangan Ekonomi Rakyat yang Meningkatkan Nilai Tambah, Berdaya Saing yang Berbasis Pertanian dan Terintegrasi dengan Pariwisata adalah sebagai berikut: (1) Arah Kebijakan Bidang Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Peningkatan kesejahteraan petani Peningkatan ketahanan pangan Peningkatan penyuluh pertanian/perkebunan lapangan Peningkatan nilai tambah produk pertanian Peningkatan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak Peningkatan produksi hasil peternakan Peningkatan pemasaran hasil produksi peternakan Peningkatan penerapan teknologi peternakan Pengembangan budidaya perikanan Pengembangan sistem penyuluhan perikanan Optimalisasi pengelolaan dan pemasaran produksi periakanan Pengembangan kawasan budidaya air tawar (2) Arah Kebijakan Bidang Kehutanan dan Perkebunan Peningkatan pemanfaatan potensi sumber daya hutan Peningkatan rehabilitasi hutan dan lahan Peningkatan pembangunan kawasan hutan industri Peningkatan pembinaan dan penertiban industri hasil hutan Optimalisasi perencanaan dan pengembangan hutan Peningkatan pemanfaatan potensi perkebunan Peningkatan dan rehabilitasi perkebunan rakyat Peningkatan pembangunan kawasan perkebunan Peningkatan pembinaan perkebunan rakyat VI-7

Peningkatan penyuluh perkebunan (3) Arah Kebijakan Bidang Perindustrian Peningkatan kapasitas iptek sistem produksi Peningkatan pembangunan industri kecil dan menengah Peningkatan kemampuan teknologi industri Optimalisasi penataan struktur industri Peningkatan pembangunan sentra-sentra industri potensial (5) Arah Kebijakan Bidang Tenaga Kerja Peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Peningkatan kesempatan kerja Optimalisasi perlindungan dan pengembangan lembaga ketenagakerjaan (6) Arah Kebijakan Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi Terwujudnya peningkatan kualitas iklim usaha kecil menengah yang konduktif Terwujudnya peningkatan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah Terwujudnya peningkatan kualitas sistem pendukung usaha bagi usaha mikro kecil menengah Terwujudnya peningkatan kualitas kelembagaan koperasi (7) Arah Kebijakan Bidang Pariwisata Pengembangan pemasaran pariwisata dan pembuatan region branding Pengembangan destinasi pariwisata yang terpadu dengan pengembangan komoditi unggulan Pengembangan kemitraan (8) Arah Kebijakan Bidang Energi dan Sumberdaya Mineral Peningkatan pembinaan dan pengawasan bidang pertambangan Peningkatan pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat yang berpotensi merusak lingkungan Peningkatan pembinaan dan pengembangan bidang ketenagalistrikan VI-8

6.2.5. Arah Kebijakan dari Strategi Peningkatan Investasi dan Perdagangan Arah Kebijakan dari Strategi Peningkatan Investasi dan Perdagangan adalah sebagai berikut: (1) Arah Kebijakan Bidang Penanaman Modal Peningkatan promosi dan kerjasama investasi Peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi Optimalisasi penyediaan sarana dan prasarana penunjang investasi daerah (2) Arah Kebijakan Bidang Perdagangan Peningkatan perlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan Peningkatan kerjasama perdagangan internasional Peningkatan ekspor non migas Peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri Peningkatan pembinaan pedagang kaki lima dan asongan Pengurangan hambatan perdagangan 6.2.6. Arah Kebijakan dari Strategi Meningkatkan Kualitas Penyelenggaraan Tata Kelola yang Baik dan Pemerintahan yang Bersih Arah kebijakan dari Strategi Meningkatkan Kualitas Penyelenggaraan Tata Kelola yang baik dan Pemerintahan yang Bersih adalah sebagai berikut : (1) Arah Kebijakan Bidang Perencanaan Pembangunan Menyediakan data/informasi pembangunan daerah Peningkatan kerjasama pembangunan Optimalisasi perencanaan pengembangan wilayah strategis dan cepat tumbuh Optimalisasi perencanaan pengembangan kota-kota menengah dan besar Peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan pembangunan daerah Optimalisasi perencanaan pembangunan daerah Optimalisasi perencanaan pembangunan ekonomi VI-9

Optimalisasiperencanaan sosial dan budaya Optimalisasi perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam Optimalisasi perencanaan pembangunan daerah rawan bencana (2) Arah Kebijakan Bidang Pemerintahan Umum Peningkatan kapasitas lembaga perwakilan rakyat daerah Peningkatan pelayanan kepala daerah/wakil kepala daerah Peningkatan manajemen pengelolaan keuangan daerah Optimalisasi pembinaan dan fasilitasi pengelolaan keuangan desa Peningkatan pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH Peningkatan profesionalisme tenaga pemeriksa dan aparatur pengawasan Menata dan menyempurnakan system dan prosedur pengawasan Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi Peningkatan kualitas penanganan pengaduan masyarakat Peningkatan kerjasama antar pemerintah daerah Optimalisasi penataan peraturan perundang-undangan Optimalisasi penatalaksanaan daerah otonomi baru (3) Arah Kebijakan Bidang Kepegawaian Peningkatan pendidikan kedinasan Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Peningkatan pembinaan dan pengembangan aparatur (4) Arah Kebijakan Bidang Kerasipan Peningkatan kualitas sistem administrasi kearsipan Peningkatan upaya penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah Peningkatan pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan Peningkatan kualitas pelayanan informasi (5) Arah Kebijakan Bidang Statistik Data / informasi / statistik daerah untuk kepentingan perencanaan baik pemerintah maupun swasta masih kurang. (6) Arah Kebijakan Bidang Komunikasi Dan Informasi VI-10

Pengembangan komunikasi, informasi dan media massa Optimalisasi penelitian bidang informasi dan komunikasi Peningkatan kualitas sdm bidang komunikasi dan inforamsi Peningkatan kerjasama informasi dengan mas media (7) Arah Kebijakan Bidang Umum (Setda) Peningkatan pelayanan administrasi perkantoran Peningkatan sarana dan prasarana aparatur Peningkatan disiplin aparatur Fasilitasi pindah/purna tugas pns Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 6.2.6. Arah Kebijakan dari Strategi Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang Wilayah Arah kebijakan dari Strategi Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang Wilayah adalah sebagai berikut : (1) Arah Kebijakan Bidang Pengembangan Wilayah dan Penataan Ruang Mewujudkan pembangunan wilayah yang merata, sinkron dan konsisten dengan Rencana Tata Ruang. Meningkatkan dan memperluas pembangunan infrastruktur perdesaan. Meningkatkan dan memantapkan pengembangan kawasan cepat tumbuh dan strategis dengan pendekatan pembangunan kawasan terpadu dan pendekatan kluster kewilayahan. Mewujudkan pembangunan Kota Murung Raya yang serasi, seimbang dan proporsional yang dapat mendorong percepatan perkembangan kota kecamatan dan perdesaan dengan meningkatkan fungsi kota. Meningkatkan kualitas pelayanan jasa / barang, dan penataan fungsi Kota Muara Teweh sebagai kota transit bagi beberapa kabupaten lainnya. VI-11

Meningkatkan kepastian dan perlindungan hukum melalui tertib administrasi dan pelayanan pertanahan. (2) Arah Kebijakan Bidang Lingkungan Hidup Peningkatan kinerja pengelolaan persampahan Peningkatan pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup Peningkatan perlindungan dan konservasi sumber daya alam Peningkatan rehabilitasi dan pemulihan cadangan sumber daya alam Peningkatan kualitas dan akses informasi sumber daya alam dan lingkungan hidup Peningkatan pengendalian polusi Peningkatan pembangunan ekowisata dan jasa lingkungan di kawasankawasan konvensional hutan Peningkatan pengendalian kebakaran hutan Peningkatan rehabilitasi ekosistem pedalaman Peningkatan Kualitas Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) (3) Arah Kebijakan Bidang Pertanahan Peningkatan pembangunan sistem pendaftaran tanah Mengoptimalkan penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah Mengoptimalkan penyelesaian konflik-konflik pertanahan Pengembangan sistem informasi pertanahan 6.2.7. Arah Kebijakan dari Strategi Menegakkan Supremasi Hukum Arah kebijakan dari Strategi Menegakkan Supremasi Hukum adalah sebagai berikut: (1) Arah Kebijakan Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan Peningkatan kantrantibnas dan pencegahan tindak kriminal Peningkatan wawasan kebangsaan Peningkatan kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan VI-12

Optimalisasi pemberdayaan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan Peningkatan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) Peningkatan pendidikan politik masyarakat Peningkatan upaya pencegahaan dini dan penenggulangan korban bencana (2) Meningkatkan Partisipasi Menanggulangi Isu Nasional Menurunkan angka pelanggaran kegiatan illegal logging Menurunkan angka pelanggaran kegiatan illegal mining Menurunkan angka pelanggaran kegiatan yang menimbulkan inefisiensi pengelolaan keuangan daerah Menurunkan angka pelanggaran bahaya narkoba Menurunkan angka pelanggaran kegiatan yang menimbulkan ekonomi biaya tinggi (pungutan liar) Menurunkan angka pelanggaran pelanggran korupsi 6.2.8. Arah Kebijakan dari Strategi Memantapkan Kehidupan Sosial Budaya Arah kebijakan dari Strategi Memantapkan Kehidupan Sosial Budaya adalah sebagai berikut : (1) Arah Kebijakan Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil Peningkatan Kualitas Administrasi Kependudukan Peningkatan Ketersediaan Data Kependudukan Peningkatan Pembangunan Sistem Informasi Kependudukan (2) Arah Kebijakan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Peningkatan kualitas anak dan perempuan Memperkuat kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan Peningkatan peran serta dan kesehatan jender dalam pembangunan Memperkuat kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak VI-13

(3) Arah Kebijakan Bidang Sosial Optimalisasi Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya Peningkatan pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial Peningkatan pembinaan anak terlantar Peningkatan pembinaan para penyandang cacat dan trauma Peningkatan pembinaan panti asuhan/panti jompo Peningkatan Bimbingan Eks Penyandang Penyakit Sosial (Eks Narapidana, PSK, Narkoba, dan Penyakit Sosial lainnya) Optimalisasi pemberdayaan kelembagaan kesejeahteraan sosial (4) Arah Kebijakan Bidang Budaya Pengembangan Nilai Budaya Daerah Optimalisasi Pengelolaan Kekayaan Budaya Optimalisasi Pengelolaan Keragaman Budaya Peningkatan kerjasama pengelolaan kekayaan budaya (5) Arah Kebijakan Bidang Agama Meningkatkan kualitas kerukunan hidup baik interumat beragama maupun antarumat beragama, Mengimplementasikan dan mengaktualisasikan pemahaman dan pengamalan agama dalam kehidupan bermasyarakat Mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan VI-14