Mengembangkan pasar produk gula kelapa organik bersertifikat

dokumen-dokumen yang mirip
European Union. Potensi rotan ramah lingkungan

Membangun pasar kopi inklusif

Manfaat limbah menjadi sumber energi bagi dunia usaha

Membangun sanitasi dan kebersihan yang berkelanjutan di perkotaan

Produksi minyak sawit berkelanjutanmelestarikan. masa depan hutan

Lebih dari rangkaian kata INDONESIA

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

Tabel Lampiran 1. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas Padi Per Propinsi

Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (Ribu Ekor),

PROFIL KEMISKINAN DI INDONESIA MARET 2017

RUMAH KHUSUS TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN

PROFIL KEMISKINAN DI INDONESIA SEPTEMBER 2013

PROFIL KEMISKINAN DI INDONESIA MARET 2014

TABEL 1 GAMBARAN UMUM TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) KURUN WAKTU 1 JANUARI - 31 DESEMBER 2011

SNV Indonesia. Evaluasi Pelaksanaan Kerjasama Antara Kementerian Dalam Negeri dengan Internasional Non-Goverment Organisations

KEGIATAN PRIORITAS PENGEMBANGAN PERKEBUNAN TAHUN Disampaikan pada: MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN PERTANIAN NASIONAL Jakarta, 31 Mei 2016

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI AGRO DAN KIMIA

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK SUMATERA BARAT MARET 2016 MULAI MENURUN

- 1 - KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5/HUK/2018 TENTANG PENETAPAN PENERIMA BANTUAN IURAN JAMINAN KESEHATAN TAHUN 2018

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI SULAWESI BARAT MARET 2017

VIII. PROSPEK PERMINTAAN PRODUK IKAN

TUNJANGAN KINERJA JABATAN STRUKTURAL

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN KONSUMSI MARET 2017

Nusa Tenggara Timur Luar Negeri Banten Kepulauan Riau Sumatera Selatan Jambi. Nusa Tenggara Barat Jawa Tengah Sumatera Utara.

BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN

1 PENDAHULUAN Latar Belakang

JUMLAH PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA ASAL PROVINSI BERDASARKAN JENIS KELAMIN PERIODE 1 JANUARI S.D 31 OKTOBER 2015

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia :

Pe n g e m b a n g a n

BERITA RESMI STATISTIK

PROFIL PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH MASYARAKAT

Fungsi, Sub Fungsi, Program, Satuan Kerja, dan Kegiatan Anggaran Tahun 2012 Kode Provinsi : DKI Jakarta 484,909,154

BPS PROVINSI LAMPUNG A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI

BERITA RESMI STATISTIK

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK SULAWESI TENGGARA MARET 2017 MENURUN TERHADAP MARET 2016

MENINGKATKAN NILAI TAMBAH IKM MELALUI SISTEM PEMBINAAN YANG TEPAT DAN KOORDINASI YANG EFEKTIF (RENCANA KERJA

2

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU UTARA SEPTEMBER 2016

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR ECERAN RUPIAH FEBRUARI 2016

BPS PROVINSI LAMPUNG A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI SULAWESI BARAT SEPTEMBER 2015

RENCANA KEGIATAN DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN TAHUN 2018

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN BENIH TANAMAN PANGAN TRIWULAN II 2016

BPS PROVINSI LAMPUNG A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 39 TAHUN 2006 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SEKRETARIAT JENDERAL DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

PROFIL SINGKAT PROVINSI MALUKU TAHUN 2014

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

BAB 1 PENDAHULUAN. Tabel 1. 1 Luas Tanaman Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman, Indonesia (000 Ha), *

PREVALENSI BALITA GIZI KURANG BERDASARKAN BERAT BADAN MENURUT UMUR (BB/U) DI BERBAGAI PROVINSI DI INDONESIA TAHUN Status Gizi Provinsi

RILIS HASIL AWAL PSPK2011

BERITA RESMI STATISTIK

I. PENDAHULUAN. Untuk tingkat produktivitas rata-rata kopi Indonesia saat ini sebesar 792 kg/ha

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN JUNI 2014 SEBESAR 102,10

BAB IV HASIL PENELITIAN

ESTIMASI JUMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN Estimasi Jumlah Penduduk Indonesia :

SURVEI NASIONAL LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN 2016

BAB 1 PENDAHULUAN. Jumlah penduduk adalah salah satu input pembangunan ekonomi. Data

BERITA RESMI STATISTIK

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN BENIH TANAMAN PANGAN TRIWULAN I 2016

BPS PROVINSI LAMPUNG A. PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI

I. PENDAHULUAN. Tahun Produksi Impor

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Pembinaan. Pengawasan. Perubahan.

IV. GAMBARAN UMUM 4.1 Perkebunan Dunia

U r a i a n. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Pendidikan Nonformal dan Informal

2016, No Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakh

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat

Mendorong masyarakat miskin di perdesaan untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING KOMODITAS PERTANIAN

PANDUAN. Aplikasi Database Tanah, Bangunan/Gedung, dan Rumah Negara Gol. 2

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU SEPTEMBER 2016 MENURUN

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA FEBRUARI 2011

NILAI TUKAR PETANI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN NOVEMBER 2015 SEBESAR 103,01

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BAPPENAS. Pelimpahan Urusan Pemerintahan. Gubernur. Dekonsetrasi. Perubahan.

FORMULIR 3 RENCANA KERJA KEMENTRIAN/LEMBAGA (RENJA-KL) TAHUN ANGGARAN 2016

V. GAMBARAN UMUM PRODUK KELAPA SAWIT DAN BAHAN BAKAR BIODIESEL DARI KELAPA SAWIT

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BKPM. Jabatan. Kelas Jabatan. Tunjangan. Kinerja.

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA APRIL 2015

Memperkuat Industri Kopi Indonesia melalui Pertanian Kopi Berkelanjutan dan (Pengolahan) Pascapanen

STATISTIK PENDUDUK PUSAT DATA DAN SISTEM INFORMASI PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN 2014

PROFIL KEMISKINAN DI PROVINSI SULAWESI BARAT SEPTEMBER 2016

PENDAHULUAN 1. Latar Belakang

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA MEI 2011

1. PENDAHULUAN. perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari beberapa peranan sektor pertanian

Pembimbing : PRIHANDOKO, S.Kom., MIT, Ph.D.

I. PENDAHULUAN. agribisnis, agroindustri adalah salah satu subsistem yang bersama-sama dengan

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK NUSA TENGGARA BARAT MARET 2017 MENINGKAT

I. PENDAHULUAN. untuk tanaman pangan salah satunya yaitu ubi kayu (Manihot utilissima). Ubi

Pelatihan Cara Mengekspor Kopi ke Kanada

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

I. PENDAHULUAN. Kopi merupakan salah satu komoditas andalan dan termasuk dalam kelompok

PERKEMBANGAN NILAI TUKAR PETANI (NTP)

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN II-2016

I. PENDAHULUAN. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang cukup berpengaruh

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK PROVINSI BENGKULU MARET 2016 MULAI MENURUN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PROFIL KEMISKINAN DI INDONESIA MARET 2010

Indeks Tendensi Konsumen Triwulan III-2017

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK SUMATERA UTARA SEPTEMBER 2016 MENURUN

Sistem konektivitas pelabuhan perikanan untuk menjamin ketersediaan bahan baku bagi industri pengolahan ikan

Estimasi Kesalahan Sampling Riskesdas 2013 (Sampling errors estimation, Riskesdas 2013)

Transkripsi:

Mengembangkan pasar produk gula kelapa organik bersertifikat

Manisnya potensi gula kelapa SNV yakin program ini bisa meningkatkan kehidupan ribuan petani gula kelapa di Indonesia. Gula kelapa memiliki potensi pasar domestik yang besar, dengan lebih dari 600.000 metrik ton diproduksi setiap tahunnya; sebagian besar untuk konsumsi lokal. Perusahaan mie instan terbesar di Indonesia, Indofood, misalnya, membeli lebih dari 30.000 metrik ton per tahun dan Unilever dengan volume yang signifikan untuk produk kecap manisnya. Mengingat tingkat obesitas dan diabetes yang meningkat, indeks glikemik rendah (GI) gula kelapa, sekitar setengah dari gula tebu biasa, merupakan alasan utama mengapa gula kelapa makin populer. Gula kelapa dipasarkan sebagai pengganti gula tebu karena lebih sehat dan memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi serta rasanya yang khas. Gula kelapa organik sebagian besar dijual di toko-toko makanan kesehatan di Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia Utara serta semakin banyak digunakan oleh industri makanan coklat dan roti. Karena sertifikasi organik telah menjadi pra-syarat untuk ekspor dan dipandang sebagai jaminan kualitas, hal ini juga merupakan potensi yang signifikan. Praktik pertanian di daerah sasaran proyek sebagian besar sesuai dengan standar organik, dengan demikian sertifikasi dapat dicapai dengan biaya rendah dengan waktu yang relatif singkat. Untuk mewujudkan potensi ini dan untuk mengakses pasar ekspor, kualitas produk dan efisiensi pengolahan perlu ditingkatkan. Indonesia saat ini memiliki lebih dari 100.000 produsen gula kelapa yang menghasilkan lebih dari 50.000 metrik ton gula kelapa untuk pasar domestik per bulan. Harga premium berasal dari pasar ekspor, khususnya di pasar bersertifikat organik, yang memberikan kesempatan untuk meningkatkan pendapatan bagi produsen gula kelapa Indonesia. Sejalan dengan tren meningkatnya permintaan global untuk gula kelapa organik, permintaan dari eksportir jauh melebihi pasokan yang tersedia. Produsen memperoleh keuntungan premium 20% dengan menjual produk organik bersertifikat untuk eksportir. Meskipun sejumlah besar produsen gula kelapa di sepanjang pantai selatan Jawa dan Jawa Tengah saat ini menjual gula kelapa untuk ekspor, namun hanya sedikit produsen di Jawa Timur yang terhubung langsung dengan pasar ekspor sehingga mereka tidak mendapatkan manfaat dari potensi pasar ekspor tersebut. Kabupaten seperti Pacitan dan Trenggalek di Jawa Timur memiliki sejarah produksi gula kelapa yang panjang. Daerah pegunungan merupakan lingkungan alam yang cocok untuk produksi kelapa organik.

Pengolahan yang lebih baik dihargai lebih tinggi SNV menargetkan sektor kelapa Indonesia karena prospek dan potensi yang menjanjikan untuk memberikan keuntungan bagi banyak petani kelapa yang berpenghasilan rendah. SNV akan bekerja bersama mitra lokal dan internasional untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa di pedesaan Jawa Timur dimulai dari Kabupaten Pacitan dan Trenggalek. Program ini didukung oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia, melalui program the Australia Indonesia Partnership for Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture (AIP - PRISMA), bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan bagi 300.000 petani gula kelapa skala kecil hingga 30% pada akhir program ini. Melalui AIP-PRISMA, SNV melaksanakan dua program untuk petani kelapa dan tiga program untuk petani singkong. Salah satu program untuk petani kelapa adalah Mengembangkan Pasar Produk Gula Kelapa Organik Bersertifikat: Meningkatkan produktivitas pengolahan gula kelapa Meningkatkan pasokan gula kelapa untuk pasar ekspor Tahap pertama program ini bertujuan untuk meningkatkan mata pencaharian 5.500 produsen gula kelapa yang akan mendapatkan peningkatan ratarata pendapatan rumah tangga dari gula kelapa minimal 20% pada akhir 2015. Untuk mencapai hal ini, SNV membangung kemitraan dengan perusahaan Bali Big Tree Farms, kerjasama dengan petani, mitra lokal pelaksana dan pemerintah kabupaten. Jika program ini berhasil akan ditingkatkan sehingga memberi manfaat bagi 14,000 produsen gula kelapa hingga tahun 2017. Komponen program Program ini akan berfokus pada: proses produksi dan peralatan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk; menghilangkan hambatan pasar ekspor termasuk kurangnya produk bersertifikasi organik; dan mengembangkan hubungan produsen ke eksportir. Ini akan memberikan kontribusi terhadap daya saing sektor gula kelapa secara keseluruhan dengan meningkatkan produktivitas dan pasokan gula kelapa untuk pasar ekspor. Hal ini juga akan meningkatkan produksi sirup kelapa sebagai alternatif gula kering untuk memberikan manfaat produktivitas sekaligus lingkungan. Fokus utama program ini juga meningkatkan pengetahuan dan kapasitas untuk mendapatkan sertifikasi organik dan menyediakan layanan dukungan lokal bagi petani kelapa. Praktik pengolahan yang baik juga akan dipromosikan melalui pelatihan agar petani dapat memenuhi standar perusahaan untuk ekspor. Akses terhadap

peralatan dan praktik kebersihan yang baik adalah kunci untuk memenuhi standar tersebut. Saat ini praktik pengolahan gula kelapa masih menggunakan pembakaran kayu terbuka sehingga seringkali dalam kondisi tidak higienis. Kendala ini coba diatasi dengan memperkenalkan kompor masak yang dirancang khusus. SNV juga akan memberikan pelatihan peningkatan kebersihan dan metode efisiensi bahan bakar serta membantu akses untuk bantuan pendanaan. Selain pendapatan yang meningkat, manfaat lain adalah kesehatan dan lingkungan yang lebih bersih. Kemitraan berkelanjutan SNV akan melaksanakan tahap pertama program ini melalui kemitraan dengan Big Tree Farms, karena mereka adalah spesialis dalam hal penyediaan sumber produk dan pemasaran produk-produk makanan yang dibuat oleh produsen dan pengrajin di seluruh Indonesia. Big Tree Farms fokus pada produksi yang berkelanjutan sehingga mereka merupakan mitra yang ideal bagi SNV. Produk utama mereka termasuk gula kelapa organik, air kelapa, jambu mete, produk kakao, serta garam dan rempah-rempah tertentu. Big Tree farms akan memberikan pelatihan Training of Trainers, mengembangkan rantai pasokan, dan memfasilitasi akses terhadap keuangan. Mereka juga akan menanggung biaya sertifikasi organik untuk tahun pertama. SNV akan memperkenalkan kompor masak bersih. Meningkatkan metode memasak nira kelapa menjadi gula kelapa untuk meningkatkan kualitas gula kelapa. Terlalu banyak asap dapat merusak gula dan harga bahan bakar yang tinggi berdampak pada penghasilan petani. Tim Energi Terbarukan SNV akan memperkenalkan kompor untuk memasak gula kelapa agar lebih efisien dan bebas asap. Beberapa desain kompor akan diuji untuk melihat jenis kompor mana yang paling sesuai dengan situasi lokal dan bahan bakar yang tersedia. SNV akan mengelola program ini, melakukan evaluasi dan pemantauan serta memberikan bantuan teknis melalui pelatihan dan promosi kompor masak bersih untuk pengolahan gula kelapa yang lebih baik. Kesempatan untuk mengembangkan model bisnis ini ke daerahdaerah lain sangat besar dan SNV sedang mengupayakan untuk mengembangkan strategi ini ke tingkat yang lebih tinggi. Buah yang manis Program ini akan memberikan hasil sebagai berikut: Peningkatan pendapatan petani Peningkatan pendapatan tambahan bersih hingga rata-rata 65% bagi produsen gula kelapa, hingga pertengahan 2015 Peningkatan harga gula kelapa hingga rata-rata 20% Gula kelapa berkualitas Peningkatan pasokan gula kelapa yang memenuhi standar pasar ekspor - Big Tree Farms membeli 180 kilogram/hh per bulan dari produsen penerima manfaat Lebih dari 50% produsen penerima manfaat akan menerapkan praktik pengolahan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas gula kelapa. Produktivitas yang lebih tinggi pengurangan biaya produksi gula per kilogram hingga 46% Pengurangan biaya tenaga kerja untuk pengolahan dan mencari kayu bakar hingga 20%

SNV Indonesia Pemantauan dan evaluasi SNV akan memantau dan mengevaluasi kemajuan program ini. Setiap umpan balik akan diperhatikan dan digunakan untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus. Gula kelapa umumnya diproduksi oleh laki-laki, sementara perempuan hanya mengumpulkan kayu untuk memasak. Dengan peralihan ke arah pengumpulan nira kelapa, waktu untuk mengumpulkan kayu akan berkurang. SNV akan memantau dampak dari peralihan ini dan mengevaluasi perubahan sosial yang terjadi termasuk siapa yang akan menjual nira kelapa yang dihasilkan oleh program ini. SNV, yang didirikan di negeri Belanda hampir 50 tahun lalu, adalah sebuah organisasi pembangunan nirlaba nonpemerintah. Tim global kami yang terdiri dari tenaga ahli lokal dan internasional telah lama bekerjasama dengan mitramitra lokal di 39 negara-negara miskin dan berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. SNV berupaya untuk membekali masyarakat, kelompok usaha, dan lembaga/organisasi lokal dengan sarana, pengetahuan, dan jaringan yang dibutuhkan untuk meningkatkan pendapatan mereka serta mendapatkan akses terhadap pelayanan dasar memberdayakan masyarakat agar keluar dari lingkaran kemiskinan dan memandu mereka untuk berkembang secara mandiri. Kantor SNV Indonesia secara resmi dibuka pada tahun 2013. Kami bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri untuk tiga sektor utama di Indonesia, yaitu air dan sanitasi, energi terbarukan dan pertanian, serta perubahan iklim sebagai isu lintas sektor. Filosofi kami adalah bermitra dengan organisasi lokal dan mempekerjakan penduduk lokal, dan meyakini bahwa perubahan yang berkelanjutan harus dimulai dari orang-orang yang menetap dan bekerja di wilayah tersebut

Aceh Sumatra Utara Kalimantan Riau Jambi Sumatra Sumatra Selatan Bengkulu Lampung Jakarta Bangka Belitung Jawa Tengah Kalimantan Tengah Banten Jawa Yogyakarta Jawa Timur

Program kami Kalimantan Timur Tengah Utara Gorontalo Irian Jaya Maluku Utara Bali Kalimantan Selatan Selatan Tenggara Nusa Tenggara Timur Maluku Papua Nusa Tenggara Perubahan Iklim Energi Terbarukan Pertanian Air dan Sanitasi

Harm Van Oudenhoven, Sector Leader Agriculture Email: hvanoudenhoven@snvworld.org Contact address: SNV Netherlands Development Organisation Jl. Kemang Timur Raya No. 66 Jakarta Selatan 12730 Indonesia Tel: +62 21 719 9900 Fax: +62 21 719 7700 Website: www.snvworld.org/indonesia Ministry of Home Affairs