LANGKAH PENGEMBANGAN TES PRESTASI BELAJAR

dokumen-dokumen yang mirip
KAIDAH PENULISAN SOAL

Kegiatan Belajar 3: Menulis Tes Hasil Belajar

PEMBUATAN TES TERTULIS

TEKNIK PEMBUATAN KISI-KISI

MENGEMBANGKAN ALAT PENILAIAN HASIL BELAJAR

ATURAN UMUM PENULISAN SOAL

ASSESSMENT TRADISIONAL *

PENYUSUNAN TES BENTUK URAIAN DAN OBJEKTIF. Heri Retnawati

STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS TES URAIAN. Oleh: Drs. Yaya Sunarya, M.Pd

KAIDAH PENULISAN SOAL. Parsaoran Siahaan-Fisika FPMIPA UPI Bandung

STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS TES URAIAN

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru Tahun 2012

Gagne (1974): (A) kemampuan merencanakan materi dan

BAB II INSTRUMEN DAN TEKNIK PENGUKURAN PEMBELAJARAN

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Guru Tahun 2012

BAB III METODE PENELITIAN

INSTRUMEN TELAAH BUTIR SOAL

Jenis dan Karakteristik Soal. Oleh : Toto Fathoni

PENYUSUNAN KISI SOAL LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PEDOMAN PENYUSUNAN SOAL PILIHAN GANDA

TEKNIK PENGEMBANGAN SOAL OBJEKTIF Vinta A. Tiarani

INSTRUMEN DAN TEKNIK PENGUKURAN PEMBELAJARAN

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting dan Karakteristik Subyek Penelitian

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 105 B. TUJUAN 105 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 105 D. UNSUR YANG TERLIBAT 106 E. REFERENSI 106 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 106

INSTRUMEN EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS)

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

SILABUS BAHASA JAWA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR JAWA TENGAH

PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR KELAS III SEMESTER 2

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Validitas, Reliabilitas, dan Analisis Soal Uraian

Sumber/Bahan/Alat (8) Tak Putus Dirundung. Alokasi (7) Waktu. Penilaian (6) Pembelajaran. Kegiatan (5) novel. Indikator (4) Mampu.

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Pengembangan Tes Bentuk Uraian

KONSTRUKSI TES SEBAGAI ALAT UKUR HASIL BELAJAR DI SEKOLAH DASAR. Oleh: Mohammad Harijanto

BAB 3 METODELOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah eksprimen semu (Quasi Experimental

Lembar Penilaian Latihan/Ujian Praktek Mengajar LEMBAR PENILAIAN LATIHAN / UJIAN* PRAKTEK MENGAJAR

BAB I PENDAHULUAN. penggunaan struktur kebahasaannya dengan baik (penggunaan kosa kata, tatabahasa,

DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA KISI-KISI PENULISAN SOAL UJIAN SEKOLAH TULIS TAHUN PELAJARAN 2014/2015

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) B. KOMPETENSI DASAR 5.1 Menyampaikan kembali isi pengumuman yang dibacakan

KOREKSI KARTU SOAL. Disusun guna memenuhi tugas Mata kuliah Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Dosen Pengampu: Sutrisna Wibawa, Mpd

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Kegiatan Belajar 4: Menelaah Tes Hasil Belajar

BAB III METODE PENELITIAN

KISI PLPG 2013 MATA PELAJARAN GURU KELAS SD

Skripsi Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Di susun oleh : Nur Rochman Prabowo ( A )

BIDANG LOMBA : KARYA ILMIAH SISWA

Kelompok Materi : MATERI POKOK

BAB I PENDAHULUAN. Keterampilan menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang memiliki

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN

SILABUS. Semester : 1 Standar Kompetensi : Mendengarkan 1. Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung

PENGEMBANGAN INSTRUMEN UJI KOMPETENSI GURU

Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK. Kelas XI Semester 1. Meita Sandra Santhi Apriyanto Dwi Santoso Ika Yuliana Putri

33. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunanetra (SMALB A)

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 105 B. TUJUAN 105 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 105 D. UNSUR YANG TERLIBAT 106 E. REFERENSI 106 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 106

Indikator Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Mendeskripsikan isi Puisi

BAB III METODE PENELITIAN

SILABUS. Sumber/Bahan Alat (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Indikator Kegiatan Pembelajaran Penilaian. yang berada dalam denah. lisan denah.

SILABUS. Nama Sekolah :

TIPS MEMBUAT SOAL YANG BAIK

Maksimum. 1. Kebenaran jawaban Bahasa (ejaan dan tambahan) Ketepatan waktu 20. Pagerpelah, 13 Juli Mengetahui

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

BAB 1 PENDAHULUAN. kebahasaan dan keterampilan berbahasa. Pengetahuan kebahasaan meliputi

RINGKASAN. Meringkas karya ilmiah yang sudah ada dengan menggunakan bahasa pengarang asli.

Bahasa yang Efisien & Efektif dalam Iptek

UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS TES PILIHAN GANDA

I. PENDAHULUAN. kemampuan dan perilaku untuk berpikir, bercakap-cakap, bersuara, atau pun

Oleh Justianus Tarigan Dr. Abdurahman A., M.Hum.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. sedangkan penelitian adalah wahana untuk menemukan kebenaran. Usaha untuk

PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V SD NEGERI I GEBANG NGUNTORONADI WONOGIRI

SILABUS BAHASA INDONESIA KELAS VI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DAFTAR ISI A. LATAR BELAKANG 105 B. TUJUAN 105 C. RUANG LINGKUP KEGIATAN 105 D. UNSUR YANG TERLIBAT 106 E. REFERENSI 106 F. PENGERTIAN DAN KONSEP 106

TEKNIK EVALUASI DAN INSTRUMEN EVALUASI HASIL BELAJAR

BAB III METODE PENELITIAN. untuk menghasilkan suatu produk di bidang pendidikan. Sugiyono. menyatakan bahwa penelitian pengembangan adalah

LISAN TULISAN OBSERVASI SKALA PENILAIAN SOSIOMETRI STUDI KASUS CHECKLIST

KISI-KISI PENULISAN SOAL PRESTASI BELAJAR UNTUK UJIAN SEKOLAH PROVINSI DKI JAKARTA. Bahan Kelas/Semester. X/1 Gagasan pokok paragraf

Adapun beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai

PANDUAN PENULISAN SOAL

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI TELAAH BUTIR SOAL ULANGAN HARIAN PADA PEMBELAJARAN PKN DI KELAS XII IPS 2 SMA NEGERI 12 SEMARANG

III. METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif murni atau

90. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) Program Bahasa

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan teks sesuai dengan tujuan dan fungsi sosialnya. Pembelajaran berbasis

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengumpulan Data. Produk. Massal. Gambar 3.1 Langkah-langkah penggunaan Metode R & D

3 Telaah Soal Mandiri (format disediakan) 24 Nopember Pengumpulan Soal oleh Penelaah ke Panitia 26 Nopember 2015

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai; tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang dipergunakan sebagai pedoman penyelengg

BAB I PENDAHULUAN. dari kehidupan sehari-hari. Tidak terlalu berlebihan jika dikatakan sejak bangun tidur

ARTIKEL ILMIAH. Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi siswa Kelas X SMA Negeri 2. Tanah Sepenggal Kabupate Bungo Tahun Ajaran 2013/2014

BAB II KAJIAN TEORITIS DAN HIPOTESIS PENELITIAN. Perubahan tingkah laku dapat berupa hasil belajar siswa dalam sebuah

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pelajaran 6

BAB I PENDAHULUAN. diajarkan. Pengajaran bahasa Indonesia pada hakikatnya merupakan salah satu

Mencermati Kata, Kalimat dan Paragraf dalam Penulisan Ilmiah (part 2) By: Ns. Febi Ratnasari, S.Kep

MAKAKALAH Oleh : Sari Napitapulu

BAB I PENDAHULUAN. lisan maupun tulisan. Bahasa menurut Kridalaksana (2001: 21) adalah sistem

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH BAHASA INDONESIA SMK TAHUN PELAJARAN 2016/2017

TEKNIK PENILAIAN NON TES

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian misalnya perilaku, persepsi, tindakan, dan lain-lain. Deskriptif

KISI-KISI PENULISAN SOAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

TEKNIK MENYUSUN ALAT EVALUASI BELAJAR MATA PELAJARAN AL-ISLAM DAN BAHASA ARAB 1 Oleh: Hujair AH. Sanaky 2 1. EVALUASI HASIL BELAJAR

Transkripsi:

LANGKAH PENGEMBANGAN TES PRESTASI BELAJAR

LANGKAH PENGEMBANGAN TES PRESTASI BELAJAR 1. Penyusunan Kisi-kisi 2. Penulisan Soal 3. Telaah dan Perbaikan Soal 4. Perakitan 5. Uji Coba 6. Analisis Soal 7. Seleksi Soal 8. Penggandaan 9. Penyajian Tes

KLASIFIKASI BENTUK SOAL PILIHAN JAWABAN TERSEDIA PILIHAN JAWABAN TIDAK TERSEDIA PILIHAN GANDA MENJODOHKAN ISIAN URAIAN OBJEKTIF NON OBJEKTIF RZ 2007

KISI-KISI FUNGSI KISI-KISI Suatu format berupa matriks yang memuat pedoman untuk menulis soal atau merakit soal menjadi suatu tes. Pedoman atau arahan dalam penulisan soal dan atau dalam melakukan perakitan tes.

SYARAT KISI-KISI YANG BAIK Mewakili isi kurikulum/kemampuan yang akan diujikan; Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami; Soal-soalnya dapat dibuat sesuai dengan indikator dan bentuk soal yang ditetapkan.

KOMPONEN KISI-KISI A. Kelompok Identitas 1. Jenis institusi 2. Program/Jurusan 3. Bidang studi/mata pelajaran 4. Tahun ajaran 5. Kurikulum yang diacu/dipergunakan 6. Jumlah soal 7. Bentuk soal B. Kelompok Matriks 1. Kompetensi 2. Materi yang akan diberikan/dijadikan soal 3. Indikator 4. Nomor urut soal (jika diperlukan)

Langkah-langkah Penyusunan Kisi-kisi KOMPETENSI MATERI INDIKATOR SOAL KOMPETENSI: Kemampuan minimal yang harus dikuasai mahasiswa setelah mempelajari materi pelajaran tertentu. Kompetensi ini diambil dari kurikulum. MATERI : Bahan ajar yang harus dikuasai mahasiswa dalam suatu kompetensi yang akan diukur. Materi (bahan ajar) yang dipilih selanjutnya akan diredaksikan menjadi indikator soal tes. INDIKATOR : Berisi ciri-ciri perilaku yang dapat diukur yang akan digunakan penulis soal sebagai petunjuk untuk membuat soal. SOAL : Disusun berdasarkan indikator yang dibuat.

PENGERTIAN INDIKATOR SUATU RUMUSAN YANG MENGGUNAKAN KATA KERJA OPERASIONAL MEMUAT PERILAKU TERTENTU MEMUAT MATERI/HAL YANG AKAN DIUKUR

SYARAT INDIKATOR YANG BAIK 1. Memuat ciri-ciri kompetensi dasar yang akan diukur. 2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur. 3. Berkaitan dengan materi (bahan ajar) yang dipilih. 4. Dapat dibuatkan soalnya.

CONTOH KATA KERJA OPERASIONAL PILIHAN GANDA ISIAN - MENENTUKAN - MENYEBUTKAN - MENGHITUNG - MENUNJUKKAN - MENJELASKAN - MENGIDENTIFIKASI - MENYIMPULKAN - MENYEBUTKAN - MENJELASKAN - MENGHITUNG - MEMBERI CONTOH - MENGANALISIS - MENYIMPULKAN - MENENTUKAN - MENYEBUTKAN - MENULISKAN - MELENGKAPI - MENGHITUNG - MENUNJUKKAN URAIAN BENAR - SALAH - MENENTUKAN - MENYEBUTKAN - MENGHITUNG - MENGIDENTIFIKASI - MENYIMPULKAN

CONTOH KISI-KISI PENULISAN SOAL TES PRESTASI BELAJAR Jenis Sekolah : SEKOLAH MENENGAH ATAS Mata Pelajaran : SEJARAH Bahan Kelas : XII Kurikulum : 2004 Tahun Ajaran : 2005/2006 No. Kompetensi Dasar Materi Indikator 1. Kemampuan memahami perkembangan ekonomikeuangan, politik, konflik Indonesia-Belanda masa awal kemerdekaan. 2. Kemampuan menganalisis proses terbentuknya kesadaran nasional Indonesia dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia. 3. Kemampuan menganalisis peristiwa sekitar proklamasi dan upaya mempertahankan kemerdekaan Konflik Indonesia- Belanda. Muncul dan berkembangnya pergerakan kebangsaan Indonesia. Peristiwa sekitar proklamasi. Disajikan ilustrasi tentang kondisi Indonesia sebagai dampak agresi militer II, siswa dapat menjelaskan alasan pemerintah membentuk pemerintah pelarian di New Delhi India di samping PDRI. Disajikan ilustrasi tentang kondisi Indonesia pasca kekalahan Jepang, siswa dapat menguraikan alasan Belanda melancarkan aksi militer I dan II terhadap wilayah RI Disajikan topik bahasan, siswa dapat menyusun naskah dan merekonstruksikan aktivitas peristiwa sejarah pada masa pergerakan nasional di Indonesia dalam bentuk sosiodrama Siswa dapat membuat kamus kecil yang berisi daftar tokoh-tokoh dan peranannya RZ dalam 2007 peristiwa sekitar proklamasi Bentuk Soal PG Uraian Kinerja Projek

CONTOH KISI-KISI PENULISAN SOAL TES PRESTASI BELAJAR No 1. 2. 3. Jenis Sekolah : SEKOLAH MENENGAH ATAS Mata Pelajaran : BAHASA DAN SASTRA INDONESIA (IPA) Kurikulum : 2004 Alokasi Waktu : 120 menit Jumlah Soal : 50 PG Tahun Ajaran : 2005/2006 Kompetensi Dasar Membaca ekstensif teks nonsastra dari berbagai sumber Membaca tabel atau grafik Menulis ragam paragraf Bhn Kls X X X Materi Indikator No Soal Ide pokok Simpulan tabel Pengembangan paragraf deskripsi Disajikan sebuah paragraf berita, siswa dapat menentukan ide pokok paragraf tersebut. Disajikan teks singkat yang berisi tabel atau grafik, siswa dapat: menentukan kalimat yang berupa simpulan isi Disajikan sebuah topik dan 5 kalimat penjelas, siswa dapat menentukan 3 kalimat penjelas yang sesuai dengan topik 1 2 3

CONTOH KISI-KISI PENULISAN SOAL TES PRESTASI BELAJAR No 1. 2. Kompetensi Dasar Kemampuan mendeskripsikan pendapatan nasional Kemampuan mendeskripsikan peranan uang dalam masyarakat Jenis Sekolah : SEKOLAH MENENGAH ATAS Mata Pelajaran : EKONOMI IPS Kurikulum : 2004 Alokasi Waktu : 120 menit Jumlah Soal : 40 PG Tahun Ajaran : 2005/2006 Bhn Klas XI XI Materi Indikator No Soal Pendapatan Nasional Ekonomi Moneter Diberikan data yang diperlukan, siswa dapat menghitung pendapatan nasional dengan metode tertentu. Disajikan faktor-faktor yg mempengaruhi permintaan dan penawaran, siswa dapat menentukan faktor yang mempengaruhi permintaan /penawaran 1 2

CONTOH KISI-KISI PENULISAN SOAL TES PRESTASI BELAJAR Jenis Sekolah : SEKOLAH MENENGAH ATAS Mata Pelajaran : BAHASA INGGRIS Kurikulum : 2004 Alokasi Waktu : 120 menit Jumlah Soal : 60 PG Tahun Ajaran : 2005/2006 Kompetensi Dasar Materi Indikator 2.3 MEMBACA Memahami nuansa makna langkah pengembangan retorika di dalam teks tertulis yang berbentuk deskriptif, naratif, anekdot, eksposisi, analitis, eksposisi hortatory dengan penekanan pada makna ideasional (gagasan) dan makna tekstual ( yang diungkapkan pada susunan kalimat dan teks ) Setting teks recount Kejadian-kejadian dalam teks recount Siswa dapat menjawab pertanyaan tentang setting cerita dalam sebuah teks recount Siswa dapat melengkapi pernyataan dengan kejadian yang terjadi dalam sebuah teks

SOAL PILIHAN GANDA KEUNGGULAN MENGUKUR BERBAGAI JENJANG KOGNITIF PENSKORANNYA MUDAH, CEPAT, OBJEKTIF, DAN DAPAT MENCAKUP RUANG LINGKUP BAHAN/MATERI/PB YANG LUAS BENTUK INI SANGAT TEPAT UNTUK UJIAN YANG PESERTANYA SANGAT BANYAK ATAU YANG SIFATNYA MASSAL KETERBATASAN MEMERLUKAN WAKTU YANG RELATIF LAMA UNTUK MENULIS SOALNYA SULIT MEMBUAT PENGECOH YANG HOMOGEN DAN BERFUNGSI TERDAPAT PELUANG UNTUK MENEBAK KUNCI JAWABAN

MATERI KONSTRUKSI BAHASA

KAIDAH PENULISAN SOAL PILIHAN GANDA MATERI 1. SOAL HARUS SESUAI DENGAN INDIKATOR. 2. PILIHAN JAWABAN HARUS HOMOGEN DAN LOGIS. 3. SETIAP SOAL HARUS MEMPUNYAI SATU JAWABAN YANG BENAR.

KONSTRUKSI 4. POKOK SOAL HARUS DIRUMUSKAN SECARA JELAS DAN TEGAS. 5. RUMUSAN POKOK SOAL DAN PILIHAN JAWABAN HARUS MERUPAKAN PERNYATAAN YANG DIPERLUKAN SAJA. 6. POKOK SOAL JANGAN MEMBERI PETUNJUK KE ARAH JAWABAN YANG BENAR. 7. POKOK SOAL JANGAN MENGANDUNG PERNYATAAN YANG BERSIFAT NEGATIF GANDA. 8. PANJANG RUMUSAN PILIHAN JAWABAN HARUS RELATIF SAMA.

9. PILIHAN JAWABAN JANGAN MENGANDUNG PERNYATAAN, SEMUA PILIHAN JAWABAN DI ATAS SALAH ATAU SEMUA PILIHAN JAWABAN DI ATAS BENAR. 10. PILIHAN JAWABAN YANG BERBENTUK ANGKA HARUS DISUSUN BERDASARKAN URUTAN BESAR KECILNYA NILAI ANGKA TERSEBUT. 11. GAMBAR, GRAFIK, TABEL, DIAGRAM, DAN SEJENISNYA YANG TERDAPAT PADA SOAL HARUS JELAS DAN BERFUNGSI. 12. BUTIR MATERI SOAL JANGAN BERGANTUNG PADA JAWABAN SOAL SEBELUMNYA.

BAHASA 13. SETIAP SOAL HARUS MENGGUNAKAN BAHASA YANG SESUAI DENGAN KAIDAH BAHASA INDONESIA. 14. JANGAN MENGGUNAAN BAHASA YANG BERLAKU SETEMPAT. 15. PILIHAN JAWABAN JANGAN MENGULANG KATA ATAU FRASE YANG BUKAN MERUPAKAN SATU KESATUAN PENGERTIAN.

BEBERAPA CONTOH INDIKATOR DAN SOAL PILIHAN GANDA

INDIKATOR: Siswa dapat menentukan urutan kalimat yang benar sehingga menjadi satu paragraf yang baik. SOAL: Bacalah kalimat-kalimat di bawah ini! 1. Seorang di antaranya mendapat luka di kepala. 2. Di sana lukanya harus dijahit. 3. Perkelahian antarpelajar itu menimbulkan korban. 4. Akibatnya dia tidak dapat bersekolah. 5. Dia terpaksa dibawa ke rumah sakit. Kalimat di atas dapat disusun menjadi satu paragraf yang baik dengan urutan. a. 5 1 2 4 3 b. 3 1 4 5 2 c. 5 4 1 2 3 d. 3 1 5 2-4

INDIKATOR: Disajikan tabel konsumsi pemakaian bensin selama beberapa tahun, siswa dapat menentukan perkiraan pemakaian bensin di tahun selanjutnya. SOAL: 40 30 20 10 0 Perhatikan Gambar! 1 2 3 4 5 6 7 Grafik di atas menggambarkan konsumsi bensin di Provinsi A dalam tujuh tahun terakhir. Jika kecenderungan konsumsi tersebut berlanjut, berapa juta liter perkiraan konsumsi bensin pada tahun ke-8? a. 40 b. 43 c. 44 d. 45 e. 47

Indikator: Siswa dapat mengidentifikasi program-program yang perlu diprioritaskan bagi warga masyarakat dan pemimpin yang menginginkan daerahnya maju/berkembang. Soal: Perhatikan pernyataan berikut! 1. Penambahan gedung-gedung sekolah. 2. Pelestarian budaya lokal. 3. Pembuatan jalan tembus. 4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia. 5. Peningkatan sarana transportasi. 6. Penyuluhan program pertanian. Program kerja mana saja yang harus diprioritaskan bagi pejabat dan masyarakat di daerah terpencil jika ingin desanya maju dan berkembang? a. 1, 2, 3, dan 5 b. 1, 2, 4, dan 6 c. 1, 3, 4, dan 5 d. 2, 3, 4, dan 6

PENGERTIAN: Soal yang menuntut peserta tes untuk memilih dua kemungkinan jawaban. KEUNGGULAN: Mencakup lingkup materi yang banyak Dapat diskor dengan mudah, cepat, dan objektif. KETERBATASAN: Cenderung mengukur kemampuan mengingat.

KAIDAH PENULISAN SOAL BENAR SALAH 1. Hindari penggunaan kata: terpenting, selalu, sebagian kecil, tidak pernah, hanya, sebagian besar, dan kata-kata lain yang sejenis. Rumusan butir soal harus jelas, dan pasti benar atau pasti salah. 2. Hindari pernyataan negatif. 3. Hindari penggunaan kata yang dapat menimbulkan penafsiran ganda. 4. Jumlah rumusan butir soal yang jawabannya benar dan salah hendaknya seimbang. 5. Panjang rumusan pernyataan butir soal hendaknya relatif sama. 6. Susunan pernyataan benar dan pernyataan salah secara random, tidak sistematis mengikuti pola tertentu.

BEBERAPA CONTOH INDIKATOR DAN SOAL BENAR SALAH

INDIKATOR: Siswa dapat menghitung hasil pengurangan antara dua bilangan dengan konsep meminjam. SOAL: 1. B S 2711 1988 = 723 2. B S 3176 1897 = 1289 3. B S 4182-796 = 3396

Indikator; Siswa dapat menentukan istilah yang tepat untuk pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan pengertian Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme. SOAL: 1. B S Perbuatan menggunakan uang organisasi untuk kepentingan pribadi atau melaporkan harga pembelian barang lebih tinggi dari harga sebenarnya (mark up) disebut Nepotisme. 2. B S Seseorang yang lebih suka mengangkat kerabat dekatnya untuk menjadi pemimpin di suatu instansi meskipun ada calon lain yang lebih baik disebut Korupsi.

PENGERTIAN: Soal yang menuntut peserta tes untuk memberikan jawaban singkat (kata, frase, angka, atau simbol). KEUNGGULAN: Mencakup lingkup materi yang banyak. Dapat diskor dengan mudah, cepat, dan objektif. KETERBATASAN: Cenderung mengukur kemampuan mengingat.

JENIS SOAL ISIAN MELENGKAPI JAWABAN SINGKAT ASOSIASI PEMECAHAN MASALAH

KAIDAH PENULISAN SOAL ISIAN 1. Soal harus sesuai dengan indikator. 2. Soal harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. 3. Jawaban harus singkat dan pasti. 4. Soal tidak merupakan kalimat yang dikutip langsung dari buku. 5. Soal tidak memberi petunjuk ke kunci jawaban. 6. Bagian kalimat yang harus dilengkapi sebaiknya hanya satu bagian dalam ratio butir soal, dan paling banyak dua bagian.

BEBERAPA CONTOH INDIKATOR DAN SOAL ISIAN

1. CONTOH SOAL ISIAN MELENGKAPI Gunung Kerinci terletak di provinsi... 2. CONTOH SOAL ISIAN JAWABAN SINGKAT Siapakah pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi?

3. Contoh Soal Isian Asosiasi Pada titik-titik di sebelah kanan dari setiap lagu daerah, tulis asal (daerah) lagu tersebut! LAGU DAERAH DAERAH ------------------------------------------------------- 1. Keroncong Kemayoran.... 2. Ayam Den Lapeh.... 3. Manuk Dadali.... 4. Tanduk Majeng.... 5. Suwe Ora Jamu....

4. CONTOH SOAL ISIAN PEMECAHAN MASALAH INDIKATOR: Siswa dapat menyimpulkan permasalahan yang disajikan dengan cara mengisi titiktitik yang tersedia. SOAL: Pecahkan masalah berikut dengan cara menuliskan nama-nama pada kotak yang tersedia sesuai pernyataan yang terdapat pada kalimat-kalimat di bawah ini.

PREPOSITION OF DIRECTION 1. Lina duduk di bangku deretan keempat paling kiri. 2. Nani duduk di bangku deretan pertama paling kanan. 3. Sisi duduk di depan Lina. 4. Joni duduk di belakang Nani. 5. Simon duduk di samping Sisi. 6. Haryono duduk di depan Rusli di samping Nani. 7. Anwar duduk di antara Budi dan Heni, di depan Simon. 8. Heni duduk di dekat Rusli. 9. Ali duduk di bangku deretan ketiga paling kanan. 10. Yani duduk di deretan pertama di samping Siti dekat Haryono. 11. Hamid duduk di samping Siti. 12. Mini duduk di deretan keempat di antara Bambang dan Lina. 13. Sumardi duduk di belakang Hengki. 14. Tono duduk di antara Hengki dan Simon. 15. Tini duduk di.

Lina Tono Ali GURU

PENGERTIAN: Soal bentuk menjodohkan terdiri dari dua kelompok pernyataan. Kelompok pertama: lajur sebelah kiri. Kelompok kedua: lajur sebelah kanan. Peserta tes diminta untuk menjodohkan, atau memilih pasangan yang tepat bagi pernyataan yang ditulis pada lajur sebelah kiri di antara pernyataan yang ditulis pada lajur sebelah kanan.

KEUNGGULAN Relatif lebih mudah dalam perumusan butir soal. Ringkas dan ekonomis. Penskorannya mudah, cepat, dan objektif. KETERBATASAN Cenderung mengukur kemampuan mengingat. Kemungkinan menebak relatif tinggi.

KAIDAH PENULISAN SOAL MENJODOHKAN Seluruh pernyataan dalam lajur kiri dan kanan harus sejenis; Pernyataan jawaban harus lebih banyak dari pernyataan soal; Susun jawaban yang berbentuk angka secara berurutan dari besar ke kecil atau sebaliknya ; Petunjuk mengerjakan tes harus jelas dan mudah dipahami oleh peserta tes ;

Petunjuk: CONTOH SOAL MENJODOHKAN YANG KURANG BAIK Kerjakan soal berikut dengan cara memasangkan secara tepat antara pernyataan yang terdapat dalam lajur sebelah kiri dengan pernyataan yang terdapat dalam lajur kanan! Tulislah huruf pasangan yang tepat bagi setiap nomor soal dalam lembar jawaban yang disediakan! 1. Tahun Sarekat Dagang Islam terbentuk. a. 1939 2. Tempat Partai Nasional Indonesia terbentuk. b. Dr. Sutomo 3. Pepimpin Partai Indonesia Raya. c. Bandung 4. Pemimpin Perhimpunan Indonesia. d. 1909 5. Kapan Gabungan Politik Indonesia terbentuk. e. Jakarta f. Drs. Moh. Hatta

Contoh 1: CONTOH SOAL MENJODOHKAN YANG LEBIH BAIK 1. Pemimpin Sarekat Dagang Islam. a. Moh. Husni Thamrin 2. Pemimpin Partai Nasional Indonesia. b. Dr. Sutomo 3. Pepimpin Partai Indonesia Raya. c. Ir. Soekarno 4. Pemimpin Perhimpunan Indonesia. d. RM Tirtoadisuryo 5. Pemimpin Gabungan Politik Indonesia. e. Danudirja Setiabudi f. Drs. Moh. Hatta

Contoh 2: Jodohkanlah ungkapan di sebelah kanan dengan maknanya di sebelah kiri, dengan cara membubuhkan huruf pilihan jawaban di depan pernyataan yang tepat. Makna Ungkapan Ungkapan 1. Ibu sedang memasang kancing yang lepas. a. buah hati 2. Anak itu menjadi bahan pembicaraan di kelas. b. buah pena 3. Ayah membawa oleh-oleh dari Jambi. c. buah bibir 4. Runa menjadi anak kesayangan ayahnya. d. buah baju 5. Silakan mengajukan pendapat pribadi. e. buah pikiran f. buah tangan g. buah pinggang

Pengertian: Soal bentuk uraian adalah suatu soal yang jawabannya menuntut siswa untuk mengingat dan mengorganisasikan gagasangagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan atau mengekspresikan gagasan tersebut dalam bentuk uraian tertulis. SOAL URAIAN OBJEKTIF SOAL URAIAN Rumusan soal atau pertanyaan yang menuntut sehimpunan jawaban dengan pengertian/konsep tertentu, sehingga penskorannya dapat dilakukan secara objektif) SOAL URAIAN NON-OBJEKTIF Rumusan soal yang menuntut sehimpunan jawaban berupa pengertian/konsep menurut pendapat masing-masing siswa, sehingga penskorannya sukar dilakukan secara objektif)

KEUNGGULAN Dapat mengukur kemampuan siswa dalam hal mengorganisasikan pikiran, mengemukakan pendapat, dan mengekspresikan gagasan-gagasan dengan menggunakan kata-kata atau kalimat siswa sendiri. Meningkatkan kemampuan siswa dalam menyatakan gagasan/pendapat. Penyusunan tes lebih mudah. Faktor menebak jawaban dapat dikurangi. KETERBATASAN Jumlah materi yang ditanyakan terbatas. Waktu penskoran lama. Penskoran hanya dapat dilakukan oleh orang yang menguasai bidang studi tersebut. Penskoran relatif subjektif (khusus:uno). Reliabilitas relatif lebih rendah daripada bentuk soal Pilihan Ganda

KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN Soal yang dibuat harus sesuai dengan indikator yang ada dalam kisi-kisi. Batasan jawaban atau ruang lingkup yang akan diukur harus jelas. Rumusan soal atau pertanyaan hendaknya menggunakan kata tanya yang menuntut jawaban uraian, misalnya : mengapa, jelaskan, uraikan, dan sebagainya.

Rumusan kalimat soal hendaknya komunikatif. HIndari kata/istilah/kalimat yang dapat menimbulkan tafsiran ganda. Hal-hal yang menyertai soal, seperti tabel, diagram, gambar dan sejenisnya harus disajikan secara jelas dan berfungsi. Buatlah petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal. Butir soal harus dilengkapi dengan kunci jawaban atau kriteria jawaban serta pedoman pensekorannya, dan itu semua harus SEGERA dibuat setelah butir soal ditulis.

PEDOMAN PENSKORAN Kerangka pemberian skor yang disusun penulis soal segera setelah soal ditulis, sebagai arahan untuk melakukan penskoran. Berisi kriteria atau kemungkinan jawaban benar (UNO) atau kata-kata kunci (UO), serta besar skor untuk setiap kunci.

PENULISAN PEDOMAN PENSKORAN URAIAN OBJEKTIF Tuliskan semua kemungkinan jawaban benar atau kunci jawaban dengan jelas. Setiap kata kunci diberi skor 1. Kata kunci : kata, kalimat, bilangan atau pernyataan yang merupakan kunci dari suatu jawaban. Tuliskan skor maksimum yang merupakan penjumlahan dari kata-kata kunci yang diperlukan.

URAIAN NON OBJEKTIF Tuliskan garis-garis besar jawaban atau kriteria jawaban agar dapat dijadikan pegangan guru dalam memberi skor. Kriteria jawaban harus dibuat sedemikian rupa sehingga pendapat yang berbeda dapat diskor menurut kualitas uraian jawabannya. Tetapkan rentang skor untuk tiap garis besar jawaban. Besar rentang skor ditentukan oleh penulis soal. Tuliskan skor maksimum yang merupakan penjumlahan dari skor tertinggi tiap kriteria.

PROSEDUR PEMBERIAN SKOR URAIAN OBJEKTIF Periksalah jawaban siswa dengan cara mencocokkan dengan pedoman penskoran. Benar diskor 1 Salah diskor 0 Untuk tiap soal, lakukan perhitungan skor dikalikan bobot dengan rumus : skor mentah Skor perolehan = ------------------ X skor maksimum bobot Jumlahkan semua skor perolehan siswa dalam perangkat tes tsb. Jumlah ini disebut nilai akhir siswa.

PROSEDUR PEMBERIAN SKOR URAIAN NON OBJEKTIF Periksalah jawaban siswa satu demi satu untuk nomor butir soal yang sama. Tentukan mutu jawaban siswa dengan memperhatikan rentang skor pada pedoman penskoran. Untuk tiap butir soal, lakukan perhitungan skor yang dikalikan dengan bobot. (sama dengan uraian objektif). Jumlahkan semua skor perolehan siswa dalam perangkat tes tsb. untuk menentukan nilai akhir siswa.

Bobot soal : BOBOT SOAL Besarnya angka yang ditetapkan untuk suatu butir soal dalam perbandingan dengan butir soal lainnya dalam satu perangkat tes. Penentuan bobot soal Didasarkan pada tingkat kerumitan atau kompleksitas jawaban yang dituntut oleh soal.

BEBERAPA CONTOH INDIKATOR DAN SOAL URAIAN

CONTOH SOAL URAIAN- PPkn Perhatikan gambar di bawah ini! (Gambar: Pengemis tua diberi uang seribu rupiah oleh seorang anak). Perbuatan yang dilakukan anak pada gambar di atas termasuk perbuatan terpuji. Tuliskan lima contoh perbuatan lain yang dapat menggambarkan perbuatan terpuji!

PEDOMAN PENSKORAN Jawaban siswa harus berkisar/mengacu pada hal-hal berikut: - Gemar melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan. - Tidak membedakan manusia berdasarkan kedudukan sosial ekonominya. - Berani membela kebenaran dan keadilan. - Tidak semena-mena terhadap orang lain. - Mencintai sesama manusia. - Memiliki sikap tenggang rasa. - Menghormati dan mampu bekerja sama dengan bangsa-bangsa lain untuk tujuan kemanusiaan.

Cara Penskoran: Setiap jawaban siswa yang dapat digolongkan pada acuan pedoman di atas harus dianggap benar dan diberi skor 1. Penskoran Skor Bila contoh 1 benar ---------------- 1 Bila contoh 2 benar ---------------- 1 Bila contoh 3 benar ---------------- 1 Bila contoh 4 benar ---------------- 1 Bila contoh 5 benar ---------------- 1 Skor Maksimum = 5

INDIKATOR: Siswa dapat menyusun kalimat acak dan menyalinnya kembali sehingga menjadi sebuah paragraf yang baik. SOAL: Bacalah kalimat-kalimat di bawah ini! 1. So, they went to the restaurant to eat. 2. Then she gave them the keys for the room. 3. The children were hungry. 4. The receptionist took down their particulars. Lanjutkan menulis paragraf ini dengan menggunakan kalimatkalimat yang tersedia sehingga menjadi sebuah paragraf yang baik. Mr. and Mrs. Salim and their two children arrived at Hotel Mega.....

PEDOMAN PENSKORAN Kriteria penskoran Skor ------------------------------------------- 1. Kemampuan menentukan urutan kalimat dengan benar (4-2-3-1) 0 1 2. Kemampuan menulis dengan ejaan yang benar (27 kata) 0 27 3. Kerapian Tulisan: Tulisan Rapi = 2 Tulisan Kurang Rapi = 1 1 2 ------------------------------------------- SKOR MAKSIMUM 30 -------------------------------------------

INDIKATOR: Siswa dapat menggambar dan menghitung volume salah satu bangun ruang. SOAL: Gambar dan hitunglah volume limas yang alasnya berbentuk persegi panjang, dengan ukuran panjang = 8 cm, lebar = 6 cm, dan tinggi = 12 cm!

PEDOMAN PENSKORAN Kriteria Penskoran Skor --------------------------------------------------------------------------- 1. Gambar Limas benar 1 2. Rumus Luas alas benar (P x L) 1 3. Substitusi angka benar (8 cm x 6 cm) 1 4. Hasil benar (48 cm 2 ) 1 5. Rumus volume benar ( 1 / 3 x luas alas x tinggi) 1 6. Substitusi angka benar 1/3 x 48 cm 2 x 12 cm 1 7. Hasil benar (192 cm 3 ) 1 ---------------------------------------------------------------------------- Skor Maksimum 7

Kompetensi yang diuji : Memahami pengangkutan bahan pada tumbuhan melalui difusi, osmosis dan transpor aktif. Indikator : Disajikan data hasil percobaan mengenai osmosis, siswa dapat menjelaskan keadaan proses osmosis tersebut. Perhatikan percobaan Kentang pada cawan 1,2,3: 1. Tidak direndam 2. Direndam air 3. Direndam larutan gula 25 % Memperhatikan ilustrasi percobaan di atas: a. Percobaan tersebut mengenai apa? b. Kentang pada cawan 1,2, dan 3 sebelum percobaan sama berat. Kemudian pada cawan 1,2,3 diberi perlakuan seperti keterangan gambar selama 60 menit, Jelaskan perubahan yang terjadi pada kentang di cawan 1, 2, 3. Apakah beratnya naik atau turun? Berikan alasannya! No Kunci Jawaban Skor 3 a. Percobaan mengenai Osmosis.. b. Kentang di cawan 1:. berat turun karena penguapan Kentang di cawan 2. berat naik karena air mengalami osmosis/masuk ke dalam kentang Kentang di cawan 3. berat turun karena cairan keluar dari sel-sel kentang... Skor Maksimum 4 1 1 1 1

Indikator : Siswa dapat membuat karangan prosa bertema Hemat Energi. Soal : Buatlah karangan kurang lebih 250 kata dengan tema Hemat Energi. Perhatikan ejaan dalam penulisan, struktur kalimat, dan keruntutan isi karangan!

NO. KRITERIA JAWABAN SKOR 1 Kesesuaian antara judul dan isi cerita. 0-2 Judul sesuai dengan isi cerita 2 Judul agak sesuai dengan isi cerita 1 Judul tidak sesuai dengan isi cerita 0 2 Ketepatan penulisan ejaan.. 0-3 Tidak ada kesalahan ejaan 3 Bila ada kesalahan ejaan 1-3 kata 2 Bila ada kesalahan ejaan 4-6 kata 1 Bila ada kesalahan ejaan lebih dari 6 kata 0 3 Ketepatan penulisan tanda baca 0-3 Tidak ada kesalahan tanda baca 3 Bila ada kesalahan ejaan 1-5 kata 2 Bila ada kesalahan ejaan 6-10 kata 1 Bila ada kesalahan ejaan lebih dari 10 kata 0 4 Ketepatan struktur kalimat. 0-3 Semua kalimat memiliki struktur yang tepat 3 Ada 1 kalimat yang strukturnya tidak tepat 2 Ada 2 kalimat yang strukturnya tidak tepat 1 Lebih dari 2 kalimat yang strukturnya tidak tepat 0 5 Kepaduan antar kalimat. 0-3 Semua kalimat padu 3 Ada 1 kalimat yang tidak padu 2 Ada 2 kalimat yang tidak padu 1 Lebih dari 2 kalimat yang tidak RZ 2007 padu 0 Skor Maksimum 14

Kompetensi yang diuji: Menulis bermacam-macam karangan ilmiah. Indikator : Disajikan sebuah data (dapat berupa grafik, peta atau gambar, diagram, dsb), siswa dapat menulis karangan jenis persuasi sebanyak ±200 kata. Contoh soal : Perhatikan gambar berikut! Gambar ini memperlihatkan suatu kawasan yang dibanjiri sampah yang menggunung. Gunungan sampah yang berbau tidak sedap itu merupakan tumpukan sampah dari pemukiman, pertokoan, dan pasar. Letak gunungan sampah itu berada di lingkungan yang dekat dengan sekolahmu. Tulislah karangan jenis persuasi sepanjang ±200 kata berdasarkan informasi dan gambar di atas! Penilaian akan didasarkan pada kesesuaian isi dan tema, struktur kalimat, koherensi antarkalimat, dan kompleksitas (ketepatan penggunaan kata dan istilah).

No Aspek yang dinilai Skor 1 Ketepatan isi dan tema : -Isi dan tema sudah sesuai /tepat. -Isi dan tema cukup sesuai / tepat.. -Isi dan tema kurang sesuai / tepat. 2 Struktur kalimat :... -Struktur kalimat sudah baik..... -Struktur kalimat cukup baik...... -Struktur kalimat kurang baik... 3 Koherensi antarkalimat :.. -Koherensi antarkalimat sudah baik..... -Koherensi antarkalimat cukup baik.. -Koherensi antarkalimat kurang baik.. 4 Kompleksitas (ketepatan penggunaan kata dan istilah Tidak ada kesalahan penggunaan kata/istilah.. -Ada sedikit kesalahan penggunaan kata /istilah... -Banyak kesalahan penggunaan kata/istilah.. 1-3 3 2 1 1-3 3 2 1 1-3 3 2 1 1-3 3 2 1

CARA MENGHITUNG NILAI UNTUK BENTUK SOAL URAIAN No. Soal Skor Maksimum Bobot Skor Perolehan Nilai 1. 5 20 2 2 5 20 = 2. 10 20 6 6 10 20 = 3. 4 10 3 3 4 10 = 4. 5 30 5 5 5 30 = 5. 5 20 4 4 5 20 = 8 12 7,5 30 16 NILAI AKHIR 73,5