A SIMPLE CLAPPER SWITCH

dokumen-dokumen yang mirip
Jurnal Skripsi. Mesin Mini Voting Digital

Bab III Pelaksanaan Penelitian. III.1 Alur Pelaksanaan Penelitian Secara umum alur pelaksanaan penelitian ini disajikan dalam diagram alir berikut

BAB III PERANCANGAN ALAT. Dalam perancangan dan realisasi alat pengontrol lampu ini diharapkan

CLAP SWITCH TO CONTROL ROOM LIGHT

BAB V MULTIVIBRATOR. A. Pendahuluan. 1. Deskripsi

Gambar 1.1 Logic diagram dan logic simbol IC 7476

Crane Hoist (Tampak Atas)

BAB III PERENCANAAN. 3.1 Perencanaan kerja alat Secara Blok Diagram. Rangkaian Setting. Rangkaian Pengendali. Rangkaian Output. Elektroda. Gambar 3.

Pendahuluan. 1. Timer (IC NE 555)

Bahan Tabel 1. Bahan yang dibutuhkan pada rangkaian pre-amp Nilai Rangkaian Pre-amp mic No. Komponen Satu Transistor

MODUL DASAR TEKNIK DIGITAL

PERTEMUAN 10 RANGKAIAN SEKUENSIAL

SOUND SWITCH DENGAN DIMMER MENGGUNAKAN DECADE COUNTER CD4017

5.1. TUJUAN 1. Mengenal, mengerti dan memahami operasi dasar rangkaian flip-flop. 2. Mengenal berbagai macam IC flip-flop.

PENCACAH. Gambar 7.1. Pencacah 4 bit

BAB III PERANCANGAN ALAT

Gambar 1.1 Analogi dan simbol Gerbang AND. Tabel 1.1 kebenaran Gerbang AND 2 masukan : Masukan Keluaran A B YAND

PERTEMUAN 10 RANGKAIAN SEKUENSIAL

METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan tugas akhir ini dimulai sejak bulan November 2012

Y Y A B. Gambar 1.1 Analogi dan simbol Gerbang NOR Tabel 1.1 tabel kebenaran Gerbang NOR A B YOR YNOR

Simulasi Karakteristik Inverter IC 555

Jurnal Teknologi, Vol. 1, No. 1, 2008: 89-99

BAB 5. MULTIVIBRATOR

JOBSHEET SENSOR ULTRASONIC

BAB III PERENCANAAN DAN REALISASI SISTEM

BAB III METODOLOGI PENULISAN

MODUL 04 PENGENALAN TRANSISTOR SEBAGAI SWITCH

BAB III PERANCANGAN ALAT

Laboratorium Sistem Komputer dan Otomasi Departemen Teknik Elektro Otomasi Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh November

PERANCANGAN MINIATUR TRAFFIC LIGHT DENGAN MEMPERGUNAKAN PENGENDALI PORT PARALEL

1. Perhatikan gambar komponen elektronik di atas, merupakan simbol dari komponen. a. b. c. d. e.

Percobaan 10 MULTIVIBRATOR (ASTABIL, MONOSTABIL, DAN PICU-SCHMITT) Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA, UNY

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

=== PERANCANGAN RANGKAIAN SEKUENSIAL ===

FLIP-FLOP T (Tugas Sistem Digital) Oleh Fitri Anggraini Novia Puspasari

BAB IV PENGUJIAN SISTEM. alat tersebut bekerja sesuai dengan sistem yang direncanakan.

ROBOT LINE FOLLOWER ANALOG

Jobsheet Praktikum FLIP-FLOP J-K

BAB IV CARA KERJA DAN PERANCANGAN SISTEM. Gambar 4.1 Blok Diagram Sistem. bau gas yang akan mempengaruhi nilai hambatan internal pada sensor gas

MODUL 04 TRANSISTOR PRAKTIKUM ELEKTRONIKA TA 2017/2018

Gambar 1.1 Analogi dan simbol Gerbang NAND Tabel 1.1 tabel kebenaran Gerbang NAND: A B YAND YNAND

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Adapun blok diagram modul baby incubator ditunjukkan pada Gambar 3.1.

BAB III PERANCANGAN DAN CARA KERJA RANGKAIAN

R ANGKAIAN LOGIKA KOMBINASIONAL DAN SEQUENSIAL

BAB III ANALISA DAN CARA KERJA RANGKAIAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA DATA

8 pin DIP 14 pin DIP

PERANCANGAN PEMBUKA DAN PENUTUP PINTU GESER OTOMATIS DENGAN SUARA

Desain Mesin Penjawab Dan Penyimpan Pesan Telepon Otomatis

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

Sistem Digital. Flip-Flop -6- Sistem Digital. Missa Lamsani Hal 1

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN RANGKAIAN

7.1. TUJUAN Mengenal, mengerti dan memahami operasi dasar pencacah maju maupun pencacah mundur menggunakan rangkaian gerbang logika dan FF.

MANAJEMEN ENERGI PADA SISTEM PENDINGINAN RUANG KULIAH MELALUI METODE PENCACAHAN KEHADIRAN & SUHU RUANGAN BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

adalah frekuensi detak masukan mula-mula, sehingga membentuk rangkaian

GERBANG LOGIKA DIGITAL

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

FLIP-FLOP JK (Tugas Sistem Digital) Oleh Riza Amelia ( ) Zaitun ( )

VOLTAGE PROTECTOR. SUTONO, MOCHAMAD FAJAR WICAKSONO Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

BAB III PERANCANGAN ALAT

FLIP-FLOP. FF-SR merupakan dasar dari semua rangkaian flip flop. FF-SR disusun dari dua gerbang NAND atau dua gerbang NOR. Gambar Simbol SR Flip-Flop

BAB III PERANCANGAN ALAT

BLOK DIAGRAM DAN GAMBAR RANGKAIAN

Gambar 1.1 Analogi dan simbol Gerbang NOT/INVERTER. Tabel 1.1 tabel kebenaran Gerbang NOT/INVERTER: Masukan Keluaran A

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

III. METODE PENELITIAN. Penelitian tugas akhir ini dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Dasar

PENULISAN ILMIAH LAMPU KEDIP

AUDIO/VIDEO SELECTOR 5 CHANNEL DENGAN MIKROKONTROLER AT89C2051

BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III PERANCANGAN. Pada bab ini akan dibahas mengenai beberapa hal dasar tentang bagaimana. simulasi mobil automatis dirancang, diantaranya adalah :

Percobaan 5 FLIP-FLOP (MULTIVIBRATOR BISTABIL) Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA, UNY

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

BAB III PERANCANGAN SISTEM. perancangan mekanik alat dan modul elektronik sedangkan perancangan perangkat

BAB II LANDASAN TEORI

RANCANG BANGUN CAR AUDIO BREAKER BERBASIS MOBILE PHONE THE DESIGN OF MOBILE PHONE-BASED CAR AUDIO BREAKER

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2012 sampai bulan

1. FLIP-FLOP. 1. RS Flip-Flop. 2. CRS Flip-Flop. 3. D Flip-Flop. 4. T Flip-Flop. 5. J-K Flip-Flop. ad 1. RS Flip-Flop

BAB III PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Pengantar Perancangan Sistem Pengendalian Lampu Pada Lapangan Bulu

BAB III PERENCANAAN DAN REALISASI

BAB III PERANCANGAN ALAT

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Pemodelan Sistem Kontrol Motor DC dengan Temperatur Udara sebagai Pemicu

BAB III PROSES PERANCANGAN

BAB III DASAR PEMILIHAN KOMPONEN. 3.1 Pemilihan Komponen Komparator (pembanding) Rangkaian komparator pada umumnya menggunakan sebuah komponen

yaitu, rangkaian pemancar ultrasonik, rangkaian detektor, dan rangkaian kendali

Y = A + B. (a) (b) Gambar 1.1 Analogi dan simbol Gerbang OR Tabel 1.1 kebenaran Gerbang OR: Masukan Keluaran A B YOR

OTOMATISASI SISTEM PEMISAHAN MINYAK DAN AIR PADA GATHERING STATION

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

3.TEORI SINGKAT 3.1. BILANGAN BINER

Hanif Fakhrurroja, MT

MAKALAH TEKNIK DIGITAL RANGKAIAN FLIP-FLOP DASAR

MODUL I GERBANG LOGIKA DASAR

Gambar 1.1 Konfigurasi pin IC 74LS138

MAKALAH TEKNIK DIGITAL

BAB III METODE PENELITIAN

Tugas Mata Kuliah Pengantar Sistem Digital

Transkripsi:

A SIMPLE CLAPPER SWITCH Casmika Saputra 1), Bram Yohanes Setiadi, Filipus Arie Wardana 1 casmikasaputra@gmail.com Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia Abstrak. Telah dibuat Clapper Switch menggunakan sensor Electret CondenserMicrophone dengan memanfaatkan sinyal audio sebagai pemicu multivibrator monostabil. Kemudian monostabil dijadikan sebagai clock dari JK flip-flop. Pembuatan Clapper Switch bertujuan untuk membuat saklar yang dapat di On/Off kan melalui tepukan tangan, Hasilnya sangat baik. Rangkaian berfungsi dengan baik. Tepukan pertama untuk mengidupkan/mematikan LED dan tepukan selanjutnya adalah untuk kebalikannya mematikan/menghidupkan. Kata kunci : Clapper, electret condenser microphone, switch. PENDAHULUAN Seiring dengan kemajuan teknologi, kepraktisan suatu kegiatan menjadi hal yang diinginkan oleh orang-orang. Biasanya untuk menyalakan lampu atau alat elektronik lainya harus menggunakan saklar. Beberapa orang menginginkan kepraktisan, munculah remot kontrol. Dalam menyalakan alat elektrronik agar praktis digunakan lah remot. Namun, solusi ini masih belum efisien. Salah satu solusi yang menarik adalah membuat saklar dengan triger bukan di tekan atau disentu yaitu dengan suara. Dalam hal ini saklar tepukan (Clapper Switch) digunakan sebagai saklar lampu. Lampu akan menyala jika ada suara tepukan tangan. Apabila ada tepukan tangan yang selanjutnya maka lampu kembali mati. TEORI DAN KOMPONEN YANG DIGUNAKAN Beberapa komponen yang diperlukan untuk menyusun Clapper Switch (Relay tepuk tangan) diantaranya adalah JK-flip-flop, Gerbang NOT, Multivibrator Monostabil, dan microphone jenis Electret Condenser. 1. JK flip-flop JK flip-flop dalam rangkaian Clapper Switch digunakan sebagai saklar. Ketika ada triger aktif clock maka akan output Q berupa not dari keadaan sebelumnya. Sehingga dapat digunakan sebagai saklar, nyala matinya bergantung dari triger aktif clock. Gambar 1. Gerbang logika JK flip-flop preset disebut juga set dan clear disebut pula reset. Set (preset) dan reset (clear) berfungsi untuk mengatur/pengondisian output Q dan not-q. Apabila Set high dan reset low, maka Q low dan not-q high

begitu pun sebaliknya. Secara lengkap tabel kebenaran untuk JK flip-flop pada gambar diatas adalah sebagai berikut: Tabel 1. Tabel Kebenaran JK flip-flop Apabila J, K, SET dan RESET di beri keadaan high maka JK flip-flop berperan sebagai Toggle flip-flop. Toggle flip-flop (T flip-flop) ini apa bila ada triger dari clock maka outpun berupa kebalikan output sebelumnya. Fungsional seperti ini sering digunakan dalam pembuatan counter. Counter asinkron menggunakan rangkaian flip-flop yang difungsikan sebagai T flip-flop. JK flip-flop sudah tersedia dalam bentuk integrated circuit (IC), salah satunya adalah IC 7476. sebuah IC 7476 memiliki dua buah flip-flop didalamnya. Berikut adalah skematik IC 7476. Gambar 2. Skema IC 7476 2. IC 7405 Gerban Not menggunakan IC 7404. berikut adalah skematik dari IC 7404. output gerbang not merupakan kebalikan dari input. Misal input High maka output Low. 3. Multivibrator Gambar 3. Skematik IC 7404 Pembuatan Clapper Switch membutuhkan Multivibrator mono stabil guna membuat sinyal monostabil. Sinyal monostabil ini terbentuk dari sebuah picu yang berasal dari sinyal audio yang dideteksi Mic. Picu tersebut membentuk pulsa yang lebih lebar. Pulsa tersebut kemudian menjadi clock bagi JK flipflop. Rangkaian monostabil dibuat dari IC Timer 555. berikut ini adalah rangkaiannya.

Gambar 4. Multivibrator Monostabil 4. Electret Condenser Microphone Mic kondensor merupakan komponen elektronik yang menyimpan energi dalam medan elektrostatik, microphone jenis ini juga merupakan transducer yang menggunakan bahan dasar kapasitor yang berfungsi mengubah energi akustik menjadi energi listrik. Jenis mikropon ini banyak digunakan baik untuk keperluan live maupun recording. Dalam mic ini terdapat kapasitor yang terdiri dari dua keping plat atau piringan yang keduanya mempunyai voltage atau tegangan. Salah satu dari plat tersebut terbuat dari materi yang sangat ringan yang bertindak sebagai diafragma dan sensitif dengan gelombang suara. Diafragma tersebut akan bergetar jika ada gelombag suara yang datang. Fungsinya adalah dengan merubah jarak antara dua plat tersebut maka akan merubah kapasitinya, jadi disaat plat bergetar maka hal yang terjadi adalah mula-mula plat akan berdekatan yang mengakibatkan kapasitas akan meningkat dan merubah voltasi muatan arus, kemudian sebaliknya plat akan menjauh yang mengakibatkan kapasitasnya menurun yang mengakibatkan voltasi juga berubah. Mic electret condenser merupakan jenis mic kondensor juga yang menggunakan kapasitor sebagai elemen dasarnya. Mic electret kondensor menggunakan jenis kapasitor khusus yang mempunyai tegangan permanen yang dibuat saat pembikinan dipabriknya. Gambar 5. Electret Condenser Microphone

PEMBUATAN DAN CARA KERJA CLAPPER SWITCH Pembuatan pertama adalah pembuatan sensor suaranya. Sensor suara menggunakan Electret Condenser Microphone yang dirangkai dengan pernguat menggunakan transistor seperti pada gambar 6 berikut: Gambar 6. Penguat Sinyal Audio Setelah sinyal audio dikuatkan, berikutnya adalah membuat picu negatif dari sinyal audio tersebut. Ketika ada tepukan tangan, maka output Vo berosilasi dengan amplitudo cukup besar mendekati Vcc. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai picu. Namun, picu yang dibutuhkan untuk keperluan selanjutnya adalah picu negatif maka digunakan rangkaian switch menggunakan transistor. Gambar 7. Rangkaian Picu negatif dengan sensor Microphone Selanjutnya picu negatif tersebut digunakan untuk memicu multivibrator monostabil. Rangkaian monostabil picu negatif yang digunakan adalah seperti pada gambar 4. sehingga rangkaian pada gambar 7 bila dihubungkan dengan rangkaian pada gambar 4 akan membentuk rangkaian berikut:

Gambar 8. Rangkaian sensor, pemicu, dan monostabil Output monostabil picu negatif adalah berupa pulsa High selama selang waktu tertentu. Lebar pulsa monostabil dapat dihgitung menggunakan persamaan berikut: t = 1.1 x R1 x C1 (1) sehingga, untuk rangkaian gambar 6, lebar pulsanya adalah 0.88 detik. Pulsa monostabil tersebut kemudian dijadikan sebagai clock untuk JK flip-flop. Hal ini dilakukan untuk membuat kondisi High Low yang stabil. Bila diinginkan JK flip-flop memberikan output High/Low saat ada tepuk tangan maka sebelum output monostabil ini dihubungkan ke JK flip-flop maka output monostabil tersebut terlebih dahulu dilewatkan gerbang NOT. Sehingga rangkaian lengkap Clapper Switch nya adalah sebagai berikut: Gambar 9. Clapper Switch HASIL DAN PEMBAHASAN Inti dari Clapper Switch adalah apabila alat diberi triger berupa inputan sinyal analog berupa suara keras atau tepuk tangan maka akan menyalakan / mematikan lampu. Lampu yang digunakan pada percobaan adalah LED putih. 1. Simulasi Rangkaian Sebelum dibuat, rangkaian diuji coba menggunaka simulator Proteus. Digunakan Osoloskop pada Proteus. Apabila rangkaian pada gambar 9 diberi input berupa sinyal audio maka hasil simulasinya adalah seperti gambar berikut:

Gambar 10. simulasi rangkaian clapper switch Sinyal paling atas (kuning) merupaka sinyal input audio. Sinyal input audio tersebut hampir tidak teramati sama-sekali. Sedangkan pada sinya kedua dari atas (biru) merupakan sinyal audio yang telah dikuatkan hingga 25 kali sinyal input. Pada sinyal ketiga dari atas (merah) merupakan sinyal output rangakaian gambar 7 yang merupakan picu negatif. Sinyal paling bawah merupakan output dari rangakaian gambar 8 yaitu monostabil. Lebar pulsa monostabil adalah 0.88 detik. Gambar 11. sinyal Not output monostabil dan output JK-flip-flop Pada gambar 11 terlihat bahwa output dari gerbang NOT berupa pulsa kebalikan dari pulsa input gerbang NOT. Perubahan keadaan dari High menjadi low membuat triger aktif turun turun clock. Sehingga JK flipflop memberikan output Q berupa NOT nilai sebelumnya. Pada kasus ini kondisi sebelumnya adalah low, maka Q high. Saat Tepukan kedua. Sinyal picu kembali terbentuk sehingga output JK flip-flop kembali menjadi low. Kondisi ini merupaka kondisi seperti halnya saklar. Sehingga rangkaian ini dapat dijadikan sebagai saklar dengan triger suara amplitudo cukup tinggi (Tepukan tangan). 2. Rngakaian Clapper Switch yang Dibuat Rangkaian Clapper switch telah dibuat, dengan sumber tegangan Vcc sekitar 12 V. Gambar 12 merupakan bentuk Clapper Switch yang telah jadi.

Gambar 12. Clapper Switch Rangkaian pada gambar 6 memberikan penguata sinyal audio. Penguat sinyal yang telah dibuat memiliki penguatan sebesar 3 kali sinyal input. Berikut ini adalah sinyal audio uji coba pada pengukuran. Gambar 13. sinyal input (bawah) dan output (atas) penguatan sinyal audio pada 20 mv/div Apabila diberi suara dengan amplitdo cukup besar (tepuk tangan) maka sinyal penguatan akan membuat kaki basis-emitor trnsistor Q2 menjadi panjar maju, sehingga tegangan pada pin 2 IC 555 yang semula high menjadi Low. Ini meupakan picu monostabil. Akibat adanya picu negatif ini IC 555 memberikan output pada Q berupa pulsa high dengan lebar 0.88 detik (sesuai nilai resistansi R1 dan kapasitansi C1). Pulsa monostabil berupa Low High kemudian masuk ke gerbang NOT maka pulsanya menjadi High Low. Pulsa High Low merupakan triger aktif turun bagi clock JK flip-flop. Sehingga pada akhirnya output Q pada JK flip-flop menjadi toggle (berlawanan) dari keadaan sebelumnya. Keadaan seperti ini kemudian dijadikan switch untuk menyalakan LED.

KESIMPULAN Clapper Switch telah dibuat dengan menggunakan sensor Electret Condenser Microphone yang dirangkai dengan penguat transistor, multivibrator monostabil, gerbang NOT dan JK flip-flop. Clapper Switch menghidupkan lampu pada tepukan pertama dan mematikan lampu pada tepukan berikutnya. PUSTAKA [1] Malvino, Albert., David J. Bates. 2011. Electronic Principles 7th ed. US: McGraw Hill Higher Education [2] Omnidirectional Electret Condenser Microphone Cartridge. Panasonic. (url : http://pdf1.alldatasheet.com/datasheet-pdf/view/106214/panasonic/wm-034c.html, diakses 29 Desember 2014) [3] Texas Instruments. LM 555 Timer. (url : http://www.ti.com/lit/ds/symlink /lm555.pdf, diakses 29 Desember 2014) [4] Texas Instrumens. Dual JK Flip-Flops with Preset and Clear. (url : http://web.ece. ucdavis.edu/ ~bbaas/180a/datasheets/sn74ls76.pdf, diakses 29 Desember 2014) [5] Texas Instrumens. Hex Inverters. (url : http://www.ti.com/lit/ds/symlink/sn74ls04.pdf, diakses 29