BAB 4 MEMBUAT LIST OF VALUE (LOV) DAN NON-BASE TABLE FIELDS

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 2 Membuat dan Menjalankan Form dengan Single Block

BAB 1 PEMBUATAN REPORT

BAB 3 MEMBUAT MASTER-DETAIL FORM

BAB 6 PROGRAM UNITS DAN STRORED PROGRAMS UNITS

3.1 Form Wizard. 3. Pilihlah menu use data block wizard dan tekanlah button OK, maka akan tampil window di bawah ini.

BAB 5 PEMBUATAN MENU DALAM ORACLE FORMS

Ahmad Zidni, S.T. SMK Gondang 2011

Modul Praktikum Basis Data 5 Query

Bab 11 Membuat Field Entri Data Khusus dan Command Button pada Form

Modul 3 Pembuatan Form dengan Wizard dan Penambahan kode VBA

Praktikum 6 SubForm dan Kode VBA

Modul Praktikum Basis Data 7 Membuat Form Lebih Lanjut

BAB 1 PENDAHULUAN. Oracle Form Badriyah

BAB VI MENGGUNAKAN DATABASE DESKTOP

Menggunakan Microsoft Access (perhatikan untuk red text)

Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form

Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form

Yang di bahas pada bab ini : Membuat Database

Bab 16 Mengekspor Data, Mengambil Data dari Luar dan Menggunakan Password

TABEL DATABASE TABEL - KODE BARANG TOKO INFOMART BARANG - NAMA BARANG - HARGA

BAB-3 MEMBUAT DAN MENGATUR QUERY

1. Pengertian Database

Penggunaan Komponen Combo Box

APLIKASI KOMPUTER. Pokok Bahasan : MS. Access 2010 (Bagian 1) Anggun Puspita Dewi, S.Kom., MM. Modul ke: Fakultas MKCU

Lembar kerja access Title bar merupakan judul dari jendela program atau nama file yang sedang aktif Tombol office merupakan tombol yang menampung

BAB-II OPERASI TABEL

BAB 5. MEMBUAT DAN MENGGUNAKAN FORM

BAB 6 MEMBUAT DAN MEMODIFIKASI LAPORAN (REPORT)

Mengoperasikan Dasar-Dasar Basis Data (Database)

E-Trik Visual C++ 6.0

Spesifikasi: Ukuran: 11x18 cm Tebal: 144 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Juni 2005 Sinopsis singkat:

BAB VIII MEMBUAT MENU DENGAN SWITCHBOARD MANAGER DAN PEMBUATAN STARTUP

TABEL. Tabel Halaman 25

Bab 10 Membuat, Menggunakan dan Memodifikasi Form

Membuat Form. Oleh: Toni Heryana,S.Pd, MM

Sebelum kita membahas tentang Microsoft Access ada baiknya jika kita terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan database.

DASAR DASAR MICROSOFT ACCESS

MEMBUAT APLIKASI MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS

Modul Praktikum Basis Data 6 Merancang Form

Pengenalan. Microsoft Access. TI3007 Praktikum Perancangan Sistem Terintegrasi III. Perancangan Basis Data

Membuat File Database & Tabel

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BASIS DATA

New Perspectives on Microsoft Office Access 2010

KSI B ~ M.S. WULANDARI

LAMPIRAN MODUL 3 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

Gambar 1. Jendela Ms. Access Pilihan: New : menu untuk membuat file basis data baru. Recent : menu untuk membuka file basis data yang sudah ada.

Query adalah bahasa SQL (Structured Query Language) yang ditampilkan dalam bentuk visual, yang dapat digunakan untuk melihat, memodifikasi dan

MODUL XIII FORM dan REPORTS

Mengenal dan Mulai Bekerja dengan Access 2007

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 68 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat:

Tahap Instalasi PostgreSQL di Windows

Modul Praktikum Basis Data 12 Import dan Eksport Data

BAB VII. Pengenalan Menu Editor Dan Proses Pembuatan Serta Penggunaan Multi Form

Membuat File Database & Tabel

2. Masukan detail barang secara lengkap lalu tekan tombol add ujung kiri bawah.

Mengatur MDI Child dalam jendela MDI Form Membuat Garis Pemisah antar Menu Melakukan Koding terhadap Menu

Membuat Relasi pada Access 2007

KOMPUTER APLIKASI BISNIS

MEMBUAT DATA BASE dengan Microsoft SQL server 2000

DATABASE. Visual Data Manager

DATABASE. Visual Data Manager

BAB 10 NETBEANS DATABASE

Konsep Sistem Informasi B

MENGGUNAKAN SUB FORM. Adi Rachmanto, S.Kom., M.Kom Program Studi Akuntansi FEB UNIKOM

MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007

B a s i s D a t a - 1 C H A P T E R. SQL - Basic. Copyright 2005 PENS-ITS

PENGENALAN MICROSOFT ACCESS

BAB XI BEKERJA DENGAN QUERY

TUGAS 1 SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA-S1 LAPORAN PRAKTIK SISTEM BASIS DATA

Microsoft Word

Pengenalan Database. Informasi adalah Data yang sudah diolah dan berguna bagi si pemakainya. NPM Nama Alamat Aris Bekasi Budi Depok

MICROSOFT WORD (Pertemuan 2)

BAB-I DATABASE DAN MENGENAL MICROSOFT ACCESS

Aplikasi Kompoter. Teori-teori dan fungsi-fungsi yang ada dalam MS.Acces Giri Purnama, S.Pd, M.Kom. Modul ke: Fakultas FT

SOAL ULANGAN HARIAN KKPI KLS XI AP

MEMBUAT PROGRAM DENGAN DATABASE

Pelatihan Microsoft Access LPPM Unmul 2011 Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. MAKSUD

1. MENGENAL VISUAL BASIC

PERTEMUAN 5 & 6 MEMBUAT QUERY

Microsoft Office ACCESS 2007

Microsoft Access 2010

TUGAS SIMULASI DIGITAL LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT PROGRAM DATA BASE

Aplikasi Komputer. Bekerja Dengan Microsoft Excel Access (1) Ita Novita, S.Kom, M.T.I. Modul ke: Fakultas ILMU KOMPUTER. Program Studi Informatika

PRAKTIKUM 10 REPORT LANJUTAN 72 C. TUGAS PENDAHULUAN Buat perancangan report untuk pegawai dan kerja seperti contoh dibawah ini : D. PERCOBAAN Buka da

ULANGAN HARIAN KKPI TAHUN PELAJARAN 2014/2015. : Mengoperasikan sistem operasi software/ : Mengoperasikan software aplikasi Basis Data

MODUL PERKULIAHAN APLIKASI KOMPUTER. Microsoft Access. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

[MODUL ACCESS PEMULA]

MODUL IV SURAT MASSAL

Microsoft Access 2007

ADODC. Gambar 5.1. ADODC

MySQL J A M K E T I G A

TUTORIAL. Microsoft Access

REPORT ACCESS Amati isi dari table Employees. Isi dari table Employees berupa Employee ID, Last Name, First Name, Title, Birth Date, dst

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI RAHMANIYAH 2011

Republik Indonesia DIKLAT DATABASE DAN APLIKASI

IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS

KSI B ~ M.S. WULANDARI

DATABASE SQL SERVER. Database SQL Server Halaman 1

MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK BASIS DATA MICROSOFT ACCESS

Transkripsi:

BAB 4 MEMBUAT LIST OF VALUE (LOV) DAN NON-BASE TABLE FIELDS Merupakan suatu hal yang sangat menjemukan bagi user untuk mengingat begitu banyak kode dan bilangan pada saat memasukkan data pada form entry. Sebagai contoh, pada form Employee, akan sulit untuk mengingat semua nama department pada waktu menyisipkan data pegawai baru. Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membuat daftar nilai yang tersedia pada user melakukan navigasi pada field nomer department (DNO). Cara seperti ini disebut dengan List of Values (LOV). Contoh yang akan diberikan berikut ini mengilustrasikan pembuatan LOV pada form Employee seperti yang dibuat pada awal tutorial. Untuk itu, pilih menu File -> Open, kemudian buka file employee.fmb LOV didasarkan pada Record Group. Dalam Oracle, record group adalah query yang mengembalikan kumpulan record. Record group digunakan untuk mengumpulkan (populate) block atau LOV dan dapat digunakan dalam suatu prosedur. Pada saat user melakukan navigasi terhadap item yang memiliki LOV, tombol LOV (tombol F9) ditekan untuk memanggil LOV. Maka query yang berasosiasi dengan record group dijalankan dan hasilnya ditampilkan dalam pop up. Pada saat user memilih salah satu nilai yang ada pada list, maka nilai tersebut akan dikembalikan ke form dan disimpan dalam suatu field. Pada contoh berikut, akan dibuat record group dan LOV untuk field DNO (nomer departemen) dalam table Employee. Halaman - 43

4.1. Membuat List of Values (LOV) Untuk membuat LOV, pertama-tama perlu dibuat obyek LOV baru. Klik LOV yang ada pada Object Navigator. Kemudian pada menu pull down pilih Create. Kotak dialog akan tampil seperti gambar dibawah yang menanyakan apakah akan dibuat LOV secara manual atau dengan LOV wizard Pilih "Use the LOV Wizard" kemudian klik OK. Tampilan pertama dari LOV Wizard seperti berikut : Kemudian klik tombol Next. Untuk tampilan berikutnya, tulis query sebagai berikut : SELECT DNUMBER FROM DEPARTMENT Halaman - 44

Kemudian klik tombol Next. Tahap berikutnya adalah menentukan kolom dalam record group yang akan digunakan oleh LOV. Pada contoh ini, pilih DNUMBER, arahkan dengan tombol klik tombol Next. ke kotak sebelah kanan, kemudian Halaman - 45

Tahap berikutnya adalah menentukan properti display dari kolom LOV dan juga memetakan LOV ke field yang ada pada form. Halaman - 46

Untuk memetakan kolom LOV ke field, klik pada entri DNUMBER kemudian klik pada tombol "Look up return Item". Pilih field EMPLOYEE.DNO kemudian klik tombol OK. Catatan : jika LOV berisi lebih dari satu item, maka pada saat yang sama itemitem tersebut harus dipetakan (akan dicontohkan pada bab selanjutnya). Tahap berikutnya adalah menentukan judul untuk jendela LOV, dan menentukan ukuran serta posisi dari LOV. Isi seperti pada tampilan berikut, kemudian klik tombol Next. Halaman - 47

Tampilan berikutnya ini menentukan bagaimana cara suatu record di fetch ke dalam LOV. Jika terdapat ratusan bahkan ribuan record yang mungkin bisa dimasukkan ke dalam LOV, maka option seperti yang ada pada tampilan berikut perlu diubah. Jika tidak terlalu banyak, isi dengan pilihan seperti berikut, kemudian tekan tombol Next. Halaman - 48

Pada tahap yang terakhir, LOV akan mengembalikan beberapa kolom ke field pada form seperti yang ada pada tahap sebelumnya. Pada tahap ini, kita perlu mengasosiasikan LOW dengan suatu item pada form. Sebagai contoh, kita asosiasikan LOV ke field EMPLOYEE.DNO, maka user akan memanggil LOV, hanya pada saat cursor berada pada posisi field DNO. Pilih EMPLOYEE.DNO, kemudian klik tombol Next. Dan yang terakhir, klik tombol Finish untuk membuat Record Group dan LOV. Halaman - 49

Pada gambar dibawah ini, LOV yang telah dibuat terlihat pada Object Navigator. LOV dengan nama default yaitu LOV4 berada pada LOV dan record group yang berasosiasi. Nama default yang muncul tergantung pada bagian mana dari tutorial yang diselesaikan, dan bisa berubah untuk keadaan yang lain. Halaman - 50

Simpan, compile dan jalankan form. Pada waktu memasukkan data baru, navigasi field DNO (Department number). Perhatikan pada bagian bawah form ada pesan tertulis : List of Values yang menandakan daftar nilai yang tersedia untuk field ini. Pada MS Windows 95/98/NT/2000 tombol untuk menampilkan list of values adalah tombol F9. Untuk melihat tombol yang berasosiasi dengan suatu operasi tertentu, pilih menu Help -> Keys. Tampilan berikut ini memperlihatkan pengisian record baru dan pemakaian List of Values (LOV) dari field DNO (nomer departemen) setelah mengklik tombol F9. Halaman - 51

4.2. Non Base Table fields Pada contoh sebelumnya kita tambahkan List of Value untuk menyediakan suatu daftar yang dapat dipilih oleh user pada saat melakukan entri data baru. Akan tetapi dari LOV yang dibuat, akan lebih membantu jika yang ditampilkan adalah nama dari departemen bukan nomer departemennya. Akan tetapi nama departemen ini (DEPTNAME) tidak termasuk anggota dari table atau data block EMPLOYEE. Maka kita perlu cara untuk menampilkan informasi ini pada data block EMPLOYEE yang disebut dengan non base table field. Lakukan tahapan berikut ini : 1. Tentukan item yang akan ditambahkan ke data block EMPLOYEE, yaitu DEPTNAME. 2. Berikutnya, field DEPTNAME ini harus dikumpulkan (populate) setiap saat terjadi perubahan pada field DNO. Trigger akan dibuat untuk menangani fungsionalitas ini. 3. Dan yang terakhir, list of values akan berubah dengan memasukkan nama departemen ke dalam LOV. Halaman - 52

4.2.1. Menambahkan item baru pada data block yang sudah ada Aktifkan Layout Editor dengan memilih menu Tools -> Layout Editor. Klik pada icon untuk membuat field baru pada block EMPLOYEE. Ubah namanya pada Object Navigator dengan nama DEPTNAME : Tampilkan Properti DEPTNAME dengan mengklik dua kali, kemudian ubah propertinya seperti berikut : Enabled : Yes Keyboard Navigable : No Database Item : No Query Only : No Primary Key : No Insert Allowed : No Query Allowed : No Update Allowed : No Keyboard Navigable diset No maksudnya untuk mencegah user melakukan tab pada field ini. Sedangkan Database Item diset No menandakan bahwa field ini tidak dipetakan ke kolom yang sebenarnya pada table EMPLOYEE. Untuk property yang lainnya pada daftar diatas diset No untuk mencegah field dari aktifitas : Delete, Insert, Update dan Query. Dengan pembuatan field baru tersebut, item DEPTNAME akan ditambahkan ke dalam data block EMPLOYEE sebagai non base table field. Halaman - 53

4.2.2. Pembuatan Trigger Berikutnya akan dibuat trigger untuk memperbaharui field DEPTNAME pada saat nilai dari DNO berubah. Trigger dalam form Oracle memiliki tiga bentuk, yaitu : 1. PRE Trigger akan diaktifkan sebelum suatu event dijalankan 2. POST Trigger akan diaktifkan setelah suatu event dijalankan. 3. WHEN Trigger akan diaktifkan pada saat suatu event dijalankan 4. KEY Trigger akan diaktifkan pada saat ditekan suatu tombol tertentu Pada contoh ini, kita memperbaharui field DEPTNAME setelah terjadi perubahan pada field DNO. Untuk itu kita gunakan trigger POST-CHANGE pada field EMPLOYEE.DNO Pada field DNO yang menjadi milik data block EMPLOYEE, klik triggers. Kemudian buat trigger baru dengan memilih pada menu Navigator -> Create. Pilih POST-CHANGE trigger, kemudian klik OK. Halaman - 54

Setelah tampil PL/SQL editor, ketikkan kode PL/SQL berikut : -- Populate the non base table field : EMPLOYEE.DEPTNAME -- Using a value from DEPARTMENT TABLE BEGIN SELECT DNAME INTO :EMPLOYEE.DEPTNAME FROM DEPARTMENT WHERE DEPARTMENT.DNUMBER = :EMPLOYEE.DNO; END; Lakukan proses compile pada trigger dengan mengklik tombol Compile. Setelah selesai di-compile tutup PL/SQL editor dengan mengklik tombol Close. 4.2.3. Membuat List of Values (LOV) yang baru Pada bagian ini kita akan membuat LOV baru yang dapat menampilkan nomer dan nama departemen. Dari Object Navigator, klik LOV pada form EMPLOYEE. Pilih menu Navigator -> Create. Setelah tampil kotak dialog, pilih LOV Wizard Masukkan perintah SQL berikut pada field Query Text : Halaman - 55

SELECT DEPARTMENT.DNUMBER, DEPARTMENT.DNAME Kemudian klik tombol Next. Petakan kolom DNUMBER pada LOV dengan :EMPLOYEE.DNO dan DEPTNAME pada LOV dengan :EMPLOYEE:DEPTNAME. Berikan judul pada LOV, dan pilih DNUMBER dan DNAME dari daftar supaya keduanya ditampilkan pada saat LOV diaktifkan. Terakhir simpan, compile dan jalankan form. Hasilnya seperti berikut : Halaman - 56

4.3. Latihan : Membuat LOV dan Non base table field Sebagai latihan, buat single data block baru yang berisi semua kolom yang ada pada table DEPARTMENT. Kemudian tambahkan non base table field untuk nama akhir (last name) dari manajer departemen dan buat LOV yang menampung semua kemungkinan nilai kode ssn dari seorang manajer (field Mgrssn). Buat form baru dengan nama departmg.fmb yang berisi semua kolom dalam table DEPARTMENT. Pada Layout wizard gunakan tipe layout Tabular dan tampilkan 5 record pada form, juga tambahkan scroll bar. Pada Layout Editor, buat item text baru dengan nama MGR_LAST_NAME pada data block DEPARTMENT yang telah dibuat. Set properti untuk MGR_LAST_NAME sebagai suatu teks yang bukan termasuk item database. Buat list of values (LOV) yang diberi nama LOV_MGR berdasarkan query berikut : o SELECT ssn,lname FROM EMPLOYEE Tandai LOV_MGR terhadap item MGRSSN, dengan membuat trigger POST_CHANGE pada item MGRSSN : SELECT lname INTO :DEPARTMENT.MGR_LASTNAME FROM EMPLOYEE WHERE EMPLOYEE.SSN=DEPARTMENT.MGRSSN; Hasil dari form setelah dijalankan, seperti gambar di bawah ini : Halaman - 57