Langkah-Langkah Pembuatan Data Import espt PPN

dokumen-dokumen yang mirip
Pajak Masukan. Lihat juga petunjuk penggunaan Hapus SPT pada pembahasan Menu SPT dan Posting Data. Gambar 1 Menu Input Data Pajak Masukan

Pajak Keluaran. Lihat juga petunjuk penggunaan Hapus SPT pada pembahasan Menu SPT dan Posting Data. Gambar 1 Menu Input Pajak Keluaran

Direktorat Jenderal Pajak. User Manual espt PPN 1111 v 1.00

Objek PPN Yang Harus Dibuatkan Faktur Pajak. a. penyerahan BKP di dalam Daerah Pabean yang dilakukan oleh Pengusaha

Faktur Pajak. Objek PPN Yang Harus Dibuatkan Faktur Pajak. Saat Faktur Pajak Harus Dibuat. Faktur Pajak Gabungan

14/PJ/2010 PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-146/PJ./2006 TENTANG BE

SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE - 43/PJ/2010 TENTANG

PERPAJAKAN II. PENGISIAN e-spt PPN Deden Tarmidi, SE., M.Ak., BKP. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Akuntansi

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 65/PMK.03/2010 TENTANG

Software Akuntansi Accounting Software Jurnal

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 65/PMK.03/2010 TENTANG

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR 15/PJ/2010 TENTANG

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR 15 /PJ/2010 TENTANG

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR - 14/PJ/2010 TENTANG

BAB I PENAHULUAN. Pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang

Prosedur Akhir Tahun Laporan Formulir 1721-A1 menggunakan Krishand Payroll/PPh21

Perpajakan 2 PPN & PPnBM

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


BAB II KAJIAN PUSTAKA

Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai (SPT MASA PPN)

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DAFTAR BENTUK SPT MASA PPN 1111

MODUL Badak Solutions

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Menurut Mardiasmo (2001:118), Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara

PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN BARANG MEWAH PPN dan PPnBM

FAKTUR PAJAK STANDAR

Langkah-Langkah Import Data Saldo Awal Dari Format Excell (csv)

TATA CARA PENGISIAN KETERANGAN PADA FAKTUR PAJAK STANDAR

Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak PJ.091/PPN/S/001/


BAB II KAJIAN PUSTAKA. yang satu sama lain pada dasarnya memiliki tujuan yang sama yaitu

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahin 1998, dengan ini kami : Nama Wajib Pajak : Alamat : N.P.W.P. :

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Bhayangkara Jaya. Analisis Perhitungan..., Nurhasanah, Fakultas Ekonomi 2016

DAFTAR PUSTAKA. Djoko Mulyono, Akuntansi Pajak, Andi, Yogjakarta.

Frequently Asked Question (FAQ)

BAB 4. Pembahasan Hasil Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Menurut Prof. Dr. P.J.A. Adriani, Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara

AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

BAB IV PEMBAHASAN. kedua atas Undang-Undang Nomor 8 tahun 1983, Pengusaha yang melakukan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2013

BAB IV PEMBAHASAN. Analisis Terhadap Mekanisme Pajak Pertambahan Nilai. hewan) yang telah dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP) pada

PROSEDUR PEMERIKSAAN PPN DAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK PETUNJUK PENGISIAN SURAT PEMBERITAHUAN MASA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (SPT MASA PPN)

Step by Step Zahir Accounting Studi Kasus PT GADING KENCANA / PT GAYAKSI

MANUAL BADAK POINT OF SALE (POS)

B. SURAT PEMBERITAHUAN MASA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (SPT MASA PPN)

EVALUASI PELAKSANAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA PT REK DI TAHUN PAJAK 2011

User Manual e-filing Client Tools 5 Modul e-faktur Packager

BAB I PENDAHULUAN. sumber utama penerimaan negara, sedangkan negara-negara miskin dan negara

PERTEMUAN 12 By Ely Suhayati SE MSi Ak. PPN DAN PPnBM

I. FEATUR FEATUR APLIKASI E-FAKTUR a) Auto Update E-Faktur

JURNAL STIE SEMARANG, VOL 8, NO 1, Edisi Februari 2016 (ISSN : )

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 1998, dengan ini kami : Nama Wajib Pajak : Alamat : N.P.W.P. :

Evaluasi Pelaksanaan Pajak Pertambahan Nilai di PT IO

MODUL ACCOUNT PAYABLE

BAB II TELAAH PUSTAKA. pengertian yang sama. Beberapa pengertian pajak yang dikemukakan oleh

TATA CARA PENGISIAN KETERANGAN PADA FAKTUR PAJAK

Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak REVISI PJ.091/PPN/S/001/

SURAT PEMBERITAHUAN MASA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (SPT MASA PPN) BAGI PEMUNGUT PPN

ACCOUNT RECEIVABLE PELUNASAN PIUTANG. Menu pelunasan piutang dipergunakan untuk memasukan data-data pelunasan yang di lakukan oleh

SURAT PEMBERITAHUAN MASA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (SPT MASA PPN) BAGI PEMUNGUT PPN Bacalah terlebih dahulu Buku Petunjuk Pengisian SPT Masa PPN

MANUAL PENGOPERASIAN JSTOCKINVENTORY Twitter

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-44/PJ/2010 Tanggal 6 Oktober 2010

SE - 98/PJ/2010 PENYAMPAIAN PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-44/PJ/2010 TENTANG BENTUK, I

4. Faktur Pajak yang dibatalkan harus tetap diadministrasi (disimpan) oleh Pengusaha Kena Pajak Penjual yang menerbitkan Faktur Pajak tersebut.

BAB II LANDASAN TEORI. rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat

BAB IV PEMBAHASAN. Dalam analisa penghitungan dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai, penulis

Menambahkan Format Bahasa Indonesia di CMS Prestashop. Mengganti / Menambahkan Format Bahasa Indonesia di CMS Prestashop

BAB I PENDAHULUAN. Pajak merupakan sektor yang sangat penting bagi sumber penerimaan negara,

Copyright. Zahir Accounting

MODUL Badak Solutions

Lembar ke 1 : untuk Pembeli BKP/Penerima JKP sebagai bukti Pajak Masukan FAKTUR PAJAK

ANALISIS PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA PT FAJAR MAS KARYATAMA

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

BAB I PENDAHULUAN. wujud pelayanan pemerintah kepada masyarakat. berasal dari iuran rakyat yang berdasarkan Undang Undang (dapat

65/PMK.03/2010 TATA CARA PENGURANGAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK

Buku Panduan Perpajakan Bendahara Pemerintah BAB VII FAKTUR PAJAK DAN PENGUSAHA KENA PAJAK (PKP)

Faktur pajak (tax invoice) merupakan sarana administrasi

SOFTWARE RITEL GROSIR DAN SERVICE (RG1CS)

Lampiran I PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR : PER - 180/PJ./2007 TANGGAL : 28 Desember 2007

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. terbukti bahwa pada pendapatan negara sebesar Rp Triliun bersumber

Pertemuan 2 FAKTUR PAJAK. Faktur Pajak

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II LANDASAN TEORI

Surat Edaran SE-13/PJ.52/2006

MODUL Badak Solutions

PANDUAN APLIKASI 2014

Buku Panduan. Sistem Informasi Manajemen Lembaga Kursus dan Pelatihan (v.1.0)

Tutorial Spektra Accounting System

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. a. Pengertian pajak berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun. atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-undang

Transkripsi:

1. Apa Itu Plugin Langkah-Langkah Pembuatan Data Import espt PPN Plugin adalah program tambahan yang terintegrasi dengan aplikasi Zahir Accounting yang berguna untuk melengkapi fungsi tertentu pada program Zahir Accounting. Plugin dijalankan melalui menu Plugin pada Zahir Accounting. 2. Plugin Zahir e-spt PPN Plugin ini berguna untuk membantu pengguna Zahir melakukan pelaporan pajak dengan menggunakan e-spt yang disediakan oleh dirjen pajak. Plugin ini akan menghasilkan file CSV secara otomatis, sehingga bisa langsung digunakan (diimport) ke program e-spt PPN milik dirjen Pajak. Program e-spt PPN bisa di download di website http://www.pajak.go.id. Untuk mengunakan program ini pastikan anda sudah mendownload file plugin tersebut, untuk mendownload silahakan kunjungi http://www.zahir.info, masuk ke menu download > file pendukung. Setelah berhasil mendownload plugin yang diinginkan, ekstrak file tersebeut. Setelah itu, copy file dan folder plugin hasil ekstraksi tadi ke direktori dimana Zahir Accounting Anda terinstall, secara default program zahir akan terinstall di drive C : C:\Program Files\Zahir (sesuai nama edisi yang Anda gunakan) Ver. 5.1. 3. Pengaturan Setup Program Sebelum melakukan proses import data espt PPN langkah pertama adalah mengatur data yang akan di import baik untuk transaksi penjualan atau pembelian, untuk pengaturan ini di menu klik menu [Plugin] > [Setup] > [Zahir ESPT].

Setup data yang harus di setting adalah : Kode Transaksi : Kode A, untuk pajak keluaran (penjualan), Kode B, untuk pajak masukan (pembelian). a. Untuk Kode Pajak A, 1, Ekspor, 2, Penyerahan Dalam Negeri Dengan Faktur Pajak. b. Untuk Kode Pajak B, 1, Impor BKP dan Pemanfaatan JKP/BKP Tidak Berwujud dari luar daerah pabean, 2, Perolehan BKP/JKP dari dalam negeri, 3, Pajak masukan yang tidak dapat dikreditkan dan/atau pajak masukan dan PPnBM yang atas impor atau perolehannya mendapat fasilitas Kode Status : a. Untuk Kode Pajak A (pajak masukan) dan Kode Transaksi 1 (ekspor), 0. b. Untuk Kode Pajak A (pajak masukan) dan Kode Transaksi 2 (penyerahan dalam negeri dengan faktur pajak), 1, Kepada pihak yang bukan pemungut PPN, 2, Kepada pemungut bendaharawan, 3, Kepada pemungut selain bendaharawan, 4, DPP Nilai Lain, 5, Deemed Pajak Masukan, 6, Penyerahan Lainnya, 7, Penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut, 8, Penyerahan yang PPN-nya dibebaskan, 9, Penyerahan Aktiva (Pasal 16D UU PPN).

c. Untuk Kode Pajak B (pajak keluaran) dan Kode Transaksi 1 (impor BKP dan pemanfaatan JKP/BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean), 1, BKP (Barang Kena Pajak), 2, BKP TB (Barang Kena Pajak Tidak Berwujud), 3, JKP (Jasa Kena Pajak). d. Untuk Kode Pajak B (pajak keluaran) dan Kode Transaksi 2 dan 3, 1, Kepada pihak yang bukan pemungut PPN, 2, Kepada pemungut bendaharawan, 3, Kepada pemungut selain bendaharawan, 4, DPP Nilai Lain, 5, Deemed Pajak Masukan, 6, Penyerahan Lainnya, 7, Penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut, 8, Penyerahan yang PPN-nya dibebaskan, 9, Penyerahan Aktiva (Pasal 16D UU PPN). Kode Dokumen : a. Untuk Kode Pajak A (pajak masukan) dan Kode Transaksi 1 (ekspor), 0. b. Untuk Kode Pajak A (pajak masukan) dan Kode Transaksi 2 (penyerahan dalam negeri dengan faktur pajak), 1, Faktur Pajak Standar, 2, Nota Retur, 3, Dokumen Yang Diperlakukan sebagai Faktur Pajak Standar, 4, Faktur Batal, 5, Faktur Pajak Pengganti, 6, Surat Setoran Pajak. c. Untuk Kode Pajak B (pajak keluaran) dan Kode Transaksi 1 (impor BKP dan pemanfaatan JKP/BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean), 2, PIB dan SSP, 3, SSP. d. Untuk Kode Pajak B (pajak keluaran) dan Kode Transaksi 2 dan 3, 1, Faktur Pajak Standar, 2, Nota Retur, 3, Dokumen Yang Diperlakukan sebagai Faktur Pajak Standar, 4, Faktur Batal, 5, Faktur Pajak Pengganti, 6, Surat Setoran Pajak. Kode Cabang : a. Untuk Kode Pajak A (pajak masukan) dan Kode Transaksi 1 (ekspor),, b. Untuk Kode Pajak A (pajak masukan) dan Kode Transaksi 2 (penyerahan dalam negeri dengan faktur pajak), angka satu digit, 0, untuk pusat, 1, untuk cabang ke-1, 2, untuk cabang ke-2 dst. c. Untuk Kode Pajak B (pajak keluaran) dan Kode Transaksi 1 (impor BKP dan pemanfaatan JKP/BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean),,

d. Untuk Kode Pajak B (pajak keluaran) dan Kode Transaksi 2 dan 3, angka satu digit,. 0, untuk pusat, 1, untuk cabang ke-1, 2, untuk cabang ke-2 dst. 4. Langkah Pembuatan Data Import espt PPN Standar Untuk melakukan pembuatan data Import espt PPN standar, Klik menu [Plugin] > [Zahir ESPT] > [Proses ESPT Standar] Setelah itu tampil jendela untuk memilih periode yang akan dibuat Data Import espt PPN Standar. Klik tombol Lanjutkan untuk membuat data import, setelah tombol ini di klik maka ada jendela informasi untuk mengkonfirmasikan jika periode yang di pilih sudah benar.

Klik tombol Yes jika periode yang anda pilih sudah sesuai dengan yang anda inginkan, setelah itu akan tampil jendela Daftar transaksi yang akan diekspor. Pada jendela tersebut yang tampil adalah transaksi penjualan dan pembelian yang mengunakan ppn. Klik tombol Ekspor dan Simpan untuk membuat data import espt PPN standar, transaksi yang di eksport sesuai tab yang anda pilih, jika yang dipilih tab Daftar Transaksi Penjualan maka yang diekspor data transaksi penjualan yang mengunakan ppn, jika yang dipilih tab Daftar Transaksi Pembelian maka yang diekspor data transaksi pembelian yang mengunakan ppn. Setalah itu anda harus menentukan lokasi penyimpanan data import espt PPN. Tombol Simpan fungsinya untuk menyimpan data yang akan dieskport kedalam database Zahir.

Klik tombol Save setelah anda menentukan lokasi penyimpanan dan nama file, setelah itu akan tampil jendela konfirmasi klik tombol Yes jika akan melihat hasilnya yang telah di eksport, Klik tombol No untuk melanjutkan kembali mengunakan plugin espt PPN. Dibawah ini contoh tampilan file hasil import.

5. Membuka atau Mengedit Data Import espt PPN Untuk membuka atau mengedit periode pajak espt PPN yang telah dieksport baik transaksi penjualan atau pembelian, Klik menu [Plugin] > [Zahir ESPT] > [Daftar History ESPT Standar] lalu akan tampil jendela untuk menentukan periode transaki. Pilih lalu klik tombol Lanjutkan Klik tombol Yes jika periode yang anda pilih sudah sesuai dengan yang anda inginkan, setelah itu akan tampil jendela Daftar transaksi yang akan diekspor. Pada jendela tersebut yang tampil adalah transaksi penjualan dan pembelian yang mengunakan ppn.

Untuk melakukan pengeditan data klik 2 kali pada baris yang akan diedit, jika sudah tidak ada yang akan di edit, kik tombol Ekspor dan Simpan untuk membuat File data import espt PPN.