AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 1 Dr. Bandi, M.Si., Ak 9/3/21 Bandi, 29 1
Materi 6 PENJUALAN ANGSURAN 9/3/21 Bandi, 29 2
SIKLUS (PROSES) AKUNTANSI KEUANGAN Penjurnalan penutupan Bukti Bk Jurnal Pisah? Bk Besar BB Pembantu LAP KEUANGAN: ~Neraca LKBD ~Lap. Laba Rugi Penj angsuran? posting Kesediaan pelanggan mengangsur pembayaran 9/3/21 Bandi, 29 3
PENDAHULUAN Chpter 1 s/d 4 fokus: Persekutuan (sejak pembentukan s/d pembubaran/likuidasi) Bagaimana modal sekutu dilaporkan, Akuntansi Pengantar 1 s/d Akuntansi Menengah 2 Penjualan Tunai dan kredit Chpter 5 s/d akhir kuliah: Perluasan usaha (penjualan) Perluasan penj tunai dan kredit: Penjualan angsuran Penjualan Konsinyasi Agen dan kantor Cabang Akuntansi Lanjutan 2: 1. Penggabungan badan usaha 2. LK Konsolidasi 9/3/21 Bandi, 29 4
PENDAHULUAN: PERLUASAN USAHA Aktansi PengantarMenengah Penjualan Tunai Penjualan Kredit Aktansi Lanjutan 1 Penjualan: Ada Unsur Tunai (Uang Muka) Ada unsur Kredit (Angsuran) 9/3/21 Bandi, 29 5
AKUNTANSI PENJ ANGSURAN Pembahasan akuntansi untuk penjualan angsuran meliputi dua macam barang berikut ini. 1. Barang tak bergerak. 2. Barang bergerak/ barang dagangan Laba kotor > 1 periode akuntansi Pengakuan? 9/3/21 Bandi, 29 6
LABA KOTOR Dasar pengakuan laba kotor pada penjualan angsuran dapat dibedakan menjadi dua hal berikut. Transaksi seperti penjualan kredit. Realisasi ada 3 konsep pengakuan. 9/3/21 Bandi, 29 7
LABA KOTOR (lanjutan) Realisasi ada 3 konsep pengakuan LABA KOTOR Realisasi pembayaran: 1. diakui setelah kos terpenuhi 2. Laba kotor diakui penuh, sebelum kos terpenuhi 3. Kombinasi KosLaba kotor Laba kotor diakui sesuai persentase laba kotor dikalikan dengan realisasi pembayaran. Sbg metode angsuran, dan yang lazim diikuti dalam praktik akuntansi 9/3/21 Bandi, 29 8
AKUN KHUSUS Secara umum nama rekening yang dipakai untuk mencatat dan mengakui transaksi penjualan angsuran sama dengan transaksi yang lain, kecuali rekening berikut ini. Penjualan angsuran. Piutang (penjualan) angsuran. Harga Pokok Penjualan angsuran Pengiriman atas Penjualan angsuran (pisik/ periodik) Laba kotor belum direalisasi/lkbd (defered gross profit). Laba (Rugi) pemilikan kembali (pembatalan penjualan angsuran) 9/3/21 Bandi, 29 9
CONTOH 1: Pengakuan Laba Kotor Atas Dasar Transaksi 1 Oktober 29 PT KPR menjual rumah kepada Tn. A dengan perincian sebagai berikut harga jual Rp5. Cost Rp 3.. uang muka Rp1. wesel (untuk sisanya) Rp4., dan diangsur 2 x per semester. biaya komisi, dan lainlain Rp1.5 bunga 12% atas sisa pembayaran. 9/3/21 Bandi, 29 1
PENJURNALAN TRANSAKSI Dasar: Transaksi 1 2 3 4 5 6 Tanggal 29 1 Oktober 31 Desember Transaksi Penjualan 5. LK= 2/5= 4% Uang muka 1. Biaya penjualan 1.5 Pengakuan bunga wesel =3/12*12%*4 Realisasi Laba kotor (Untuk Dasar reaslisasi) Tutup buku, laba rugi Piutang Angsuran Rumah Kas Piutang wesel Biaya penjualan Kas Piutang bunga Pendapatan bunga Laba penjualan rumah Pendapatan bunga Biaya penjualan Rugi laba Pencatatan Laba penjualan rumah Piutang Angsuran 9/3/21 Bandi, 29 11 D 5. 1. 4. 1.5 1.2 2. 1.2 K 3. 2. 5. 1.5 1.2 1.5 19.7
PENJURNALAN TRANSAKSI Dasar: Transaksi Tanggal 29 Transaksi Pencatatan 7 21 Pembalikan piutang bunga, Pendapatan bunga 1.2 1 Januari Karena bunga per semester Piutang bungan 1.2 8 1 April Penerimaan angsuran I Kas 4.4 Bunga=6/12*12%*4 Piutang wesel 2. Pendapatan bunga 2.4 9 1 Oktober Angsuran kedua Kas 4.28 Bunga=6/12*12%* 38 Piutang wesel 2. Pendapatan bungan 2.28 1 31 Desember Pengakuan bunga wesel Piutang bunga 1.8 =3/12*12%*36 Pendapatan bunga 1.8 11 Realisasi laba kotor (Dasar realisasi) 12 Menghitung laba rugi Pendapatan bunga 4.56 Tutup buku Laba rugi 4.56 Dan seterusnya.. 9/3/21 Bandi, 29 12
CONTOH 2: Pengakuan Laba Kotor Atas Dasar Realisasi Pada 1 April 29 barang x dijual secara angsuran dengan perincian: Harga jual Rp1. Kos Rp6. Uang muka Rp2. Angsuran tiap bulan sebesar Rp1. Persentase transaksi tersebut dapat dihitung seperti berikut ini Harga jual 1% (=1./1.) Kos 6% (=6./1.) Laba kotor 4% (=4./1. atau (1.6.)/1.) Laba kotor dan kos ditunjukkan dalam tabel berikut ini. 9/3/21 Bandi, 29 13
Perhitungan Laba kotor dan Kos Tanggal Metode 1 Metode 2 Metode 3 29 Kos Laba kotor Kos Laba kotor Kos Laba kotor 1 April 2. 2. 1.2 8 1 Mei 1. 1. 6 4 1 Juni 1. 1. 6 4 1 Juli 1. 1. 6 4 1 Agst 1. 1. 6 4 1 Sep 1. 1. 6 4 1 Okt 1. 1. 6 4 1 Nop 1. 1. 6 4 1 Des 1. 1. 6 4 Jumlah 6. 4. 6. 4. 6. 4. 9/3/21 Bandi, 29 14
PENJURNALAN TRANSAKSI Dasar: Realisasi 3 Tanggal 29 Transaksi Pencatatan 1 1 Oktober Penjualan 5. Piutang Angsuran 5. LK= 2/5= 4% Rumah 3. Laba kotor belum direalsasi 2. 2 Uang muka 1. Kas 1. Piutang wesel 4. Piutang Angsuran 5. 3 Biaya penjualan 1.5 Biaya penjualan 1.5 Kas 1.5 4 31 Desember Pengakuan bunga wesel Piutang bunga 1.2 =3/12*12%*4 Pendapatan bunga 1.2 5 Realisasi Laba kotor Laba kotor belum direalisasi 4. Laba kotor direalisasi 4. 6 Tutup buku, laba rugi Laba kotor direalisasi 4. Pendapatan bunga 1.2 Biaya penjualan 1.5 Rugi laba 3.7
PENJURNALAN TRANSAKSI Dasar: Realisasi 3 Tanggal 29 Transaksi Pencatatan 7 21 Pembalikan piutang bunga, Pendapatan bunga 1.2 1 Januari Karena bunga per semester Piutang bunga 1.2 8 1 April Penerimaan angsuran I Kas 4.4 Bunga=6/12*12%*4 Piutang wesel 2. Pendapatan bunga 2.4 9 1 Oktober Angsuran kedua Kas 4.28 Bunga=6/12*12%* 38 Piutang wesel 2. Pendapatan bunga 2.28 1 31 Desember Pengakuan bunga wesel Piutang bunga 1.8 =3/12*12%*36 Pendapatan bunga 1.8 11 Realisasi laba kotor Laba kotor blm direalisasi 1.6 (Dasar realisasi) Laba kotor direalisasi 1.6 12 Menghitung laba rugi Pendapatan bunga 4.56 Tutup buku Lb kotor direalisasi bunga 1.6 Laba rugi 6.16 Dan seterusnya.. 9/3/21 Bandi, 29 16
REFERENSI 1. Drebin, Allan R. (1982). Advanced Accounting 5th. Ed., Ohio: SouthWestern Publishing Co. > chapter 1 2. Mosich, A.N. dan John E. Larsen. (1983) Modern Advanced Accounting 4th. ed.. New York: McGrawHill Book Co. > chapter 3. Beam, Floyd A. (1992). Advanced Accounting 3rd. ed. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall Inc. > chapter 4. Yunus, Hadori dan Harnanto. (1981). Akuntansi Keuangan Lanjutan. Yogyakarta: BPFE. > chapter 5. IAI (1994), Standar Akuntansi Keuangan Buku Satu. Jakarta: Salemba Empat. > PSAK No. Larsen, John E., dan A. N. Mosich. 1983. Modern Advance Accounting. 4 th. Ed. New York: McGrawHill Book Co ( LM) Chapter 1 6. Cameron, James B. Advance Accounting: Theory and Practise. Chapter 1 9/3/21 Bandi, 29 17