PEDOMAN PENGEMBANGAN PROGRAM KEMITRAAN TAHUN 2013

dokumen-dokumen yang mirip
PEDOMAN BANTUAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DAN PENGAWAS MELALUI POKJAWAS TAHUN 2013

KATA SAMBUTAN Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan DIKMAS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PENYEDIAAN PERALATAN, BAHAN, DAN KELENGKAPAN LAINNYA UNTUK LKS TAHUN 2016

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PAMERAN PRODUK KREATIF SISWA SMK BESERTA MITRA INDUSTRI

BUKU PANDUAN PELIBATAN PUBLIK DALAM PENELITIAN TAHUN 2016

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PERALATAN E-PEMBELAJARAN. 2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PERALATAN e-pembelajaran

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

Bantuan Penguatan Pendidikan Keluarga, dan Bantuan Penyelenggaraan PendidikanKeluarga dan Peningkatan Ekosistem 2016

Bansos Peningkatan Kapasitas Tempat Uji Kompetensi

Pedoman Penyelenggaraan Lomba Kompetensi Peserta Didik

PANDUAN PROGRAM HIBAH PENERAPAN TEKNOLOGI BAGI MASYARAKAT

Bansos Peningkatan Kapasitas Lembaga Sertifikasi Kompetensi

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

DRAFT PETUNJUK TEKNIS

PANDUAN PROGRAM HIBAH REVITALISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN SELEKSI TAHAP II

BUPATI PASURUAN PERATURAN BUPATI PASURUAN NOMOR 30 TAHUN 2015 TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 2

Panduan Penyusunan Proposal Bantuan Penyelenggaraan Konferensi Internasional Tahun 2016

DESKRIPSI PROGRAM BEASISWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK TAHUN KODE JUKNIS : 28-PS NAMA PROGRAM : BEASISWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

PANDUAN PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PEMERINTAH PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

DESKRIPSI PROGRAM BEASISWA PRESTASI TAHUN 2016

MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

PENINGKATAN SISTEM PENGELOLAAN DAN BANTUAN PENDIDIKAN DARI PUSAT KE DAERAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

PERATURAN KUASA PENGGUNAANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

PETUNJUK PELAKSANAAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER

Panduan Penyusunan Proposal Bantuan Penyelenggaraan Konferensi Internasional Tahun 2017

PERATURAN DEPUTI BIDANG PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH. NOMOR : 07 / Per / Dep.2 / XII /2016

Panduan Penyusunan Proposal Bantuan Konferensi Internasional untuk LPNK, Lemlitbang Kementerian, Himpunan Profesi, dan PT Non-Ristekdikti Tahun 2018

KATA PENGANTAR. Panduan Rapat Program Akreditasi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal

REVISI Panduan Penyusunan Proposal Bantuan Penyelenggaraan Konferensi Internasional Tahun 2015

BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI BLORA PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 25 TAHUN TENTANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

RENCANA KINERJA TAHUN 2013

No PS 2009 TAHUN Bantuan Persiapan Sertifikasi ISO

PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN INSENTIF BAGI PENILIK

Petunjuk Teknis Penyusunan Program Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah

PEDOMAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STKIP PGRI LUBUKLINGGAU

KATA SAMBUTAN Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN IN-SERVICE LEARNING 1

KATA SAMBUTAN. Direktur Jenderal PNFI Depdiknas

KATA SAMBUTAN. Direktur Jenderal PNFI Depdiknas

DUKUNGAN PERLINDUNGAN PERKEBUNAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TRENGGALEK,

PETUNJUK TEKNIS UJICOBA PENYELENGGARAAN PAUD BERBASIS KELUARGA (PARENTING) DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

PANDUAN EVALUASI KINERJA BAP PAUD DAN PNF

BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 35 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI KANTOR PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN BANYUMAS

KATA SAMBUTAN. Direktur Jenderal PNFI Depdiknas

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PENGADAAN PERANGKAT UJIAN ONLINE (SMK RUJUKAN) 2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PENGADAAN PERANGKAT UJIAN ONLINE (SMK RUJUKAN)

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING

PERATURAN BUPATI KARAWANG

KATA PENGANTAR. Makassar, April H. Muhammad Hasbi, S.Sos, M.Pd Nip

DRAFT PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PELATIHAN CALON PENGUJI UJI KOMPETENSI

Petunjuk Teknis Pelaksanaan In Service Learning 1 Tahun 2012

BUPATI TANJUNG JABUNG BARAT PROVINSI JAMBI PERATURAN BUPATI TANJUNG JABUNG BARAT NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA

PEDOMAN PENERIMA TANDA KEHORMATAN SATYALENCANA PENDIDIKAN BAGI PENGAWAS SEKOLAH TAHUN 2016

KATA SAMBUTAN. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL BANTUAN SOSIAL DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH TAHUN 2013

BUPATI KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR 7 TAHUN TENTANG KERJASAMA DAERAH

PANDUAN PELAKSANAAN SUPERVISI SATUAN PAUD DAN DIKMAS

SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 48 TAHUN

Buku Panduan. Panduan Pelaksanaan Program. Penguatan KOPERTIS dalam Penjaminan Mutu Prodi

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Nomor KEP. 31/LATTAS/II/2014 TENTANG

WALIKOTA PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

PANDUAN. Hibah Pertukaran Mahasiswa PGSD melalui SPADA Indonesia. Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan

SURAT EDARAN Nomor: 348/C/KU/2009

BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN ANGGARAN 2015

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 15 tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta;

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2015 NOMOR 16

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR 41/KEP-BPSDMKP/2014 TENTANG

KERANGKA ACUAN KERJA BLOCK GRANT KKG/MGMP. Di Susun oleh: Tim Block Grant PPPPTK SB Sleman Yogyakarta

PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KERJASAMA TAHUN 2013

PANDUAN PELAKSANAAN KEGIATAN SOSIALISASI RESTORASI GAMBUT

Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar

BUPATI GARUT P E R A T U R A N B U P A T I G A R U T

WALIKOTA TASIKMALAYA,

KERANGKA ACUAN BANTUAN PENYELENGGARAAN STUDIUM GENERALE UNTUK FAKULTAS/JURUSAN/PRODI D3 DAN S1 DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

BERITA DAERAH KOTA SURAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2006

GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 30 TAHUN 2008 TENTANG URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS DAERAH PROVINSI JAMBI

PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN INSENTIF BAGI GURU BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

WALIKOTA TASIKMALAYA

PANDUAN PELAKSANAAN BANTUAN BEASISWA UNTUK MAHASISWA BERPRESTASI PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2009

KEBIJAKAN TEKNIS. Oleh: Winarno, M.Sc

PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL PEMBINAAN ORGANISASI MITRA (BOP-ORMIT)

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN PROGRAM LEMBAGA MITRA KERJA PENDIDIKAN TINGGI ISLAM

Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 13 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN HUBUNGAN KEMITRAAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN BEASISWA PROGRAM KEAHLIAN KHUSUS TAHUN NAMA PROGRAM : BEASISWA PROGRAM KEAHLIAN KHUSUS

PEDOMAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH ONLINE (KTI ONLINE) TAHUN 2009 BAB I PENDAHULUAN

GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG

DIKLAT CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU

PETUNJUK TEKNIS. DANA BANTUAN PENYELENGGARAAN PROGRAM INOVATIF 2013 (Bagi UPTD BPKB dan Lembaga/Organisasi Penyelenggara Program PAUDNI)

Transkripsi:

PEDOMAN PENGEMBANGAN PROGRAM KEMITRAAN TAHUN 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BIDANG MESIN DAN TEKNIK INDUSTRI TAHUN 2013

Pedoman ini Tanda Tangan Tanggal Disusun oleh: Staf Seksi Program Neti Meilyawati, SS., M.Pd. Diverifikasi Kasi Program Drs. Kuswara, M.Pd oleh: Divalidasi oleh: Kabid Program dan Informasi Dr. Ahmad Dahlan, M.Sc

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat dan hidayah- Nya Pedoman Pengembangan Program Kemitraan tahun 2013 dapat diselesaikan. Kemitraan adalah salah satu program Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri (PPPPTK BMTI) yang dikembangkan dalam rangka mendukung akselerasi pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) guna membantu memperkecil kesenjangan mutu pendidik dan tenaga kependidikan antar satu daerah dengan daerah yang lain. Pedoman ini berisi tentang latar belakang, dasar hukum, tujuan, hasil yang diharapkan, program kemitraan, pertanggungjawaban, pelaporan, dan evaluasi. Pedoman ini harus dipahami secara menyeluruh (comprehensive) oleh para pelaksana agar dapat mencapai tujuan dan keberhasilan dalam pelaksanaan Pengembangan Program Kemitraan. Pedoman ini diharapkan dapat digunakan oleh semua pihak yang berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Cimahi, Februari 2013 Kepala, Dr. Dedy H. Karwan, MM NIP. 19560930 198103 1 003 i

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...i DAFTAR ISI... ii BAB I PENDAHULUAN...1 A. Latar Belakang...1 B. Dasar Hukum...1 C. Tujuan...2 D. Sasaran...2 E. Hasil yang Diharapkan...3 BAB II PROGRAM KEMITRAAN...4 A. Pengertian Kemitraan...4 B. Fungsi dan Peran Kemitraan...4 C. Bentuk Kerjasama...4 D. Strategi Pelaksanaan...5 E. Prosedur dan Mekanisme...6 F. Penilaian Proposal...7 G. Sistematika Proposal...7 H. Penggunaan Dana Operasional Kegiatan...8 BAB III PERTANGGUNGJAWABAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI...10 A. Pertanggungjawaban...10 B. Pelaporan...10 C. Evaluasi dan Monitoring Dampak Kemitraan...12 BAB IV PENUTUP...13 A. Kesimpulan...13 B. Saran...13 ii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan merupakan tanggung jawab semua pihak, baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Pemberlakuan sistem desentralisasi akibat pemberlakuan Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang otonomi pemerintahan daerah, memberi dampak terhadap pelaksanaan pada manajemen pendidikan yaitu manajemen yang memberi ruang gerak yang lebih luas kepada pengelolaan pendidikan untuk menemukan strategi berkompetisi dalam era kompetitif mencapai output pendidikan yang berkualitas dan mandiri. Pelaksanaan desentralisasi pendidikan atau disebut Otonomi Pendidikan masih belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan yang diharapkan, disebabkan karena kekurangsiapan pranata sosial, politik dan ekonomi. Otonomi pendidikan akan memberi efek terhadap kurikulum, efisiensi administrasi, pendapatan dan biaya pendidikan serta pemerataannya. Sesuai dengan Permendikbud nomor 57 tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah dan sedang melakukan pemetaan kompetensi guru melalui program Uji Kompetensi Guru (UKG). Berdasarkan hasil pemetaan akan dapat dilakukan penanganan secara tepat siapa dan kompetensi apa yang diperlukan untuk dirancang dalam program peningkatan keprofesian berkelanjuan bagi guru-guru di seluruh Indonesia. Dan sebagai tindak lanjut dari UKG yang telah dilaksanakan pada tahun 2012, maka pada tahun 2013 perlu dirancang kegiatan diklat bagi guru-guru pasca UKG berdasarkan hasil pemetaan sesuai dengan kelompok dan satuan pendidikannya masing-masing. Karena jumlah guru yang sedemikian banyaknya, maka kegiatan diklat pasca UKG untuk guru-guru harus dilaksanakan dengan sinergi pusat dan daerah. Pada tahun 2012, PPPPTK BMTI telah melaksanakan diklat pasca Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi guru-guru SD (guru kelas) dan guru-guru SMK (kompetensi keahlian), yang seluruhnya dilaksanakan di kampus PPPPTK BMTI. Pada tahun 2013, PPPPTK BMTI mengajak pemerintah daerah dalam Pengembangan Program Kemitraan tersebut di atas melalui Dinas Pendidikan untuk melaksanakan kegiatan Diklat Pasca UKG bagi guru-guru pada jenjang pendidikan Dasar / SD (guru kelas) dan guru-guru pada jenjang pendidikan Menengah khususnya SMK (kompetensi keahlian) di daerah masing-masing sesuai dengan hasil Uji Kompetensi Guru yang telah dilaksanakan pada tahun 2012. B. Dasar Hukum 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 1

3. Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang otonomi pemerintahan daerah 4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan Nasional 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Standar Kompetensi Guru 8. Tiga pilar Pendidikan Nasional (a. Perluasan & Pemerataan akses pendidikan; b.peningkatan mutu, Relevansi dan daya saing; c. Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan citra publik 9. Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2010 2014 10. Rencana Strategis PPPPTK BMTI Bandung tahun 2010 2014 11. Usulan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA-KL) PPPPTK BMTI Tahun Anggaran 2013. C. Tujuan Pengembangan Program Kemitraan ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk inovasi pendidikan dan pelatihan untuk membantu akselerasi pengembangan kualitas sumber daya manusia di daerah dengan tujuan sebagai berikut: 1. Membantu Pemerintah Daerah untuk meningkatkan mutu SDM sesuai dengan kebutuhan daerah; 2. Mendorong peran serta pemangku kepentingan pendidikan di daerah untuk bersinergi melaksanakan pengembangan mutu SDM di daerah; 3. Mengatasi kesenjangan yang terjadi di bidang pengembangan pendidikan di daerah; 4. Mengoptimalkan potensi yang ada di daerah (baik human maupun non-human) untuk meningkatkan mutu pendidikan; 5. Menjadikan Kemitraan sebagai wadah kegiatan fungsional untuk membantu pengembangan pendidikan di daerah, khususnya tenaga pendidik dan kependidikan; 6. Meningkatkan mutu layanan kualitas dan kuantitas pengembangan SDM yang diutamakan, tapi tidak terbatas, pada peningkatan kompetensi kelompok produktif. D. Sasaran Sasaran Pengembangan Program Kemitraan tahun 2013 adalah Dinas Pendidikan Provinsi/KabupatenKota baik yang pada tahun 2012 telah bermitra dengan PPPPTK BMTI maupun Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota yang baru akan bermitra dengan PPPPTK BMTI pada tahun 2013 sebanyak 15 Mitra Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota. Program yang akan dilaksanakan diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru pasca UKG bagi guru-guru SD (guru kelas) dan guru-guru sekolah menengah, terutama SMK (kompetensi keahlian), agar dapat memenuhi standar kompetensi sesuai Peraturan Menteri Pendidikan 2

Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Standar Kompetensi Guru. Selain itu program juga diarahkan pada Pengembangan Kurikulum 2013. E. Hasil yang Diharapkan 1. Terlaksananya kemitraan dengan Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota; 2. Terberdayakannya jejaring dan potensi wilayah bersinergi dengan PPPPTK BMTI; 3. Tersedianya layanan peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan di daerah dengan pendanaan yang lebih efektif; 4. Terjadinya pemerataan dan percepatan peningkatan mutu SDM di daerah; 5. Terlaksananya pendidikan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru pasca UKG terutama bagi guru yang nilainya dibawah standar miminal. 3

BAB II PROGRAM KEMITRAAN A. Pengertian Kemitraan Kemitraan merupakan kerjasama antara pusat dan daerah dengan memberdayakan potensi masing-masing untuk melakukan pengkajian dan pengembangan kependidikan khususnya pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di daerah. B. Fungsi dan Peran Kemitraan Sebagai upaya yang dilakukan antara pusat dan daerah untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas pengembangan SDM/ Pdendidi. Pada hakikatnya, kemitraan bertujuan untuk mendorong daerah dalam meningkatkan mutu pendidik dan kinerja sekolah dengan mendapat dukungan dari institusi dan instansi daerah Kemitraan sebagai wadah non permanen, lebih difokuskan untuk mendukung program daerah melalui sinergi sumber daya. Oleh karenanya, kemitraan bukan sebagai lembaga struktural/lembaga yang menetap di suatu tempat, melainkan lebih bersifat mendahulukan prinsip pencapaian tujuan daripada eksistensi kelembagaannya. Melalui kemitraan dapat tersinergikan seluruh sumber daya yang dapat dimanfaatkan, baik di daerah, pusat maupun masyarakat dan industri. Atas dasar sinergisasi, maka kemitraan dapat memanfaatkan fasilitas milik Pemerintah Daerah, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), SMU, SLTP, atau satuan pendidikan lainya yang ada di bawah koordinasi pemerintah daerah yang dianggap potensial untuk disinergikan dalam rangka peningkatan pendidikan di daerah tersebut. C. Bentuk Kerjasama Bentuk kerjasama antara PPPPTK BMTI dengan Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota dapat dilakukan minimal dalam 2 (dua) bentuk, yaitu; 1. Program dirancang dan disiapkan bersama-sama antara PPPPTK BMTI dan Dinas Pendidikan berdasarkan proposal dari Dinas Pendidikan. Selanjutnya program dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dan dilaksanakan di daerah dengan Tenaga pengajar atau narasumber dari PPPPTK BMTI, dalam hal ini pembiayaan didukung bersama antara PPPPTK BMTI dan daerah dengan pembagian yang fleksibel. Secara umum, PPPPTK BMTI membiayai program diklat, yang meliputi biaya pengajar, nara sumber, bahan ajar atau materi diklat, dan tempat, sedangkan daerah membiayai peserta, yang meliputi transport, konsumsi, uang saku (bila ada) bagi peserta diklat. 2. Program diusulkan sepenuhnya oleh Dinas Pendidikan melalui proposal yang dikirimkan ke PPPPTK BMTI. Selanjutnya, setelah melalui kesepahaman kedua belah pihak, program diselenggarakan di daerah dengan mengirimkan narasumber atau pengajar dari PPPPTK 4

BMTI yang telah mempersiapkan program diklat dan bahan ajarnya. Semua biaya penyelenggaraan diklat ditanggung oleh Dinas Pendidikan. D. Strategi Pelaksanaan Strategi pelaksanaan program diklat kemitraan dapat dilakukan dengan cara : 1. in-service learning 1 (in 1) on the job learning in-service learning 2 (in 2), disebut program In1 - On In2, atau 2. in-service learning - on the job learning, disebut program In On, atau 3. On the job learning - in-service learning, disebut program On In. 4. In-service learning. Program in-service learning dapat dilakukan di daerah dengan nara sumber dari PPPPTK BMTI yang datang ke tempat mitra, atau peserta diklatnya yang datang ke PPPPTK BMTI, tergantung dari kesepakatan yang tertuang dalam kontrak kerjasama atau Kesepahaman bersama. 5

E. Prosedur dan Mekanisme Proses Pengiriman Surat Penawaran kepada Dinas Calon Mitra Penanggungjawab Seksi Program Pengajuan Proposal Seleksi Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota Seksi Program Tidak Lolos? Rapat Koordinasi dan Penandatanganan MOU Ya Seksi Program SK Penetapan Dinas Penerima Dana Bantuan Operasional Kegiatan Bagian Umum Pengusulan Pengiriman Subbag. Keuangan KPPN Mentransfer Dana ke Rekening Dinas Pendidikan KPPN Terima? Tidak Subbag. Keuangan Penerimaan Dana A Ya Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota 6

A Pelaksanaan Pertanggungjawaban dan Pelaporan Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota Benar? Selesai Tidak Ya Seksi Program F. Penilaian Proposal Penilaian proposal dilakukan oleh tim penilai pada Seksi Program PPPPTK BMTI. Kebijakan penetapan pemberian dana operasional kegiatan diwujudkan dalam bentuk Surat Keputusan tentang Pemberian Dana Operasional Kegiatan oleh Kepala Bagian Umum PPPPTK BMTI. G. Sistematika Proposal Kata Pengantar Daftar Isi Bab I. Pendahuluan A. Latar Belakang B. Dasar Hukum C. Tujuan 1. Tujuan Umum 2. Tujuan Khusus D. Manfaat E. Hasil yang Diharapkan Bab II Rencana Pelaksanaan Program A. Jenis Kegiatan B. Waktu Pelaksanaan C. Peserta D. Nara Sumber, Pengajar, Panitia E. Rencana Anggaran Program dan Biaya Pendamping Bab III Pelaksanaan Program A. Strategi Pelaksanaan Program B. Evaluasi Program 7

C. Pelaporan dan Pertanggungjawaban D. Rencana dan Tindak Lanjut Bab IV Penutup Lampiran 1. Data Sekolah 2. Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan H. Panduan Penggunaan Dana Operasional Kegiatan Dana pembinaan digunakan semaksimal mungkin untuk usaha peningkatan kompetensi pendidik. Penggunaan dana tidak diperkenankan untuk pengadaan barang yang tidak habis pakai. Tema penggunaan dana beserta ruang lingkup kegiatannya, khusus program kemitraan tahun 2013, adalah peningkatan kompetensi guru pasca UKG, yaitu sebagai berikut: a. Pendidikan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru pasca UKG b. Pelatihan desain, pembuatan/pengembagan bahan ajar, dan penggunaan bahan ajar, media, dan alat peraga pengajaran c. Pelatihan penulisan karya tulis ilmiah (penilitian tindakan kelas, karya ilmiah popular, penyusunan buku, dan lain-lain) d. Pengembangan e-learning. Dana operasional kegiatan yang diberikan kepada Dinas Pendidikan merupakan dana stimulan atau dana rangsangan yang besarannya bervariasi untuk setiap daerahnya. Karena bersifat stimulan, maka harapannya ada dana pendamping dari Dinas Pendidikan setempat. Panduan Penggunaan Dana KOMPONEN YANG DIBIAYAI OLEH DANA PUSAT DAN/ATAU DANA DAERAH (SHARING) ATK Penggandaan Uang saku Panitia Daerah Transport lokal Panitia daerah Honor Nara Sumber Daerah Transport lokal Nara sumber Daerah Honor Penyusunan Bahan Ajar Honor Nara Sumber P4TK BMTI Honor Penatar/Fasilitator P4TK BMTI Uang Harian Nara Sumber P4TK BMTI Uang Harian Penatar P4TK BMTI Biaya Hotel Penatar dan Panitia Pusat Biaya Hotel Nara Sumber Transport Penatar, Nara Sumber dan Panitia Pusat PP Uang harian Panitia Pusat 8

Uang saku Panitia Pusat Transport lokal Pengajar dan Panitia Pusat Sertifikat Panduan & Evaluasi Sewa Ruangan Pembukaan/Penutupan Dokumentasi, Pemanggilan peserta Pelaporan KOMPONEN BIAYA LAIN (SHARING) Konsumsi Peserta Uang saku Peserta Transport Peserta 9

BAB III PERTANGGUNGJAWABAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI A. Pertanggungjawaban Semua dana pembinaan yang telah digunakan oleh penerima dana, dipertanggungjawabkan kepada PPPPTK BMTI dengan ketentuan sebagai berikut; 1. Setiap pengeluaran dana harus dicatat/dibukukan, sesuai dengan peraturan yang berlaku; 2. Menyertakan semua bukti pengeluaran dana untuk verifikasi; 3. Semua bukti pengeluaran dana harus asli tidak boleh fotocopi; 4. Bukti pengeluaran uang untuk pengadaan/pembelian barang minimal Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) harus dibubuhi materai Rp. 6000,. Bukti pengeluaran harus jelas dan ditulis uraian mengenai peruntukannya (misalnya uang konsumsi, pembelian barang atau jasa) yang dibayarkan dan diberi tanggal dan nomor bukti pengeluaran; 5. Bukti pengeluaran/kwitansi dibuat dan dikeluarkan panitia daerah; 6. Pajak yang dikeluarkan oleh penerima dana sesuai dengan peraturan yang berlaku harus di setorkan kepada Kantor Kas Negara/Pos/Bank yang ditunjuk di daerah setempat penerima dana. Transaksi yang dikenakan pajak antara lain: a. Honor dikenakan PPh 15% b. Konsumsi dikenakan PPn 10% dan PPh 1,5% c. Alat Tulis dikenakan PPn 10% a. Bukti setor pajak dilampirkan di dalam laporan keuangan; b. Tanda terima atau kwitansi pembelian barang dan jasa menggunakan kwitansi dimana barang dan jasa diperoleh dengan dibubuhi tanda tangan penjual, nama penjual, peruntukkan, besarnya uang, tanggal pembelian dan stempel toko/koperasi dan diketik. B. Pelaporan Dinas Pendidikan wajib menyusun laporan pelaksanaan kegiatan segera setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Adapun sistematika laporan sebagai berikut: 10

SISTEMATIKA LAPORAN Kata Pengantar... Daftar Isi... Hal BAB I BAB II BAB III BAB IV PENDAHULUAN... A. Latar Belakang... B. Tujuan Pelaporan... PELAKSANAAN DIKLAT... A. Persiapan... B. Tujuan Diklat... C. Struktur Program... D. Deskripsi Materi... E. Strategi Diklat... F. Waktu dan Tempat... G. Peserta... H. Panitia dan Tenaga Pengajar... HASIL PELAKSANAAN DIKLAT... A. Hasil Kegiatan Diklat... B. Hasil Evaluasi Akademik... C. Hasil Evaluasi Kehadiran Peserta... D. Hasil Evaluasi Kehadiran Tenaga Pengajar KESIMPULAN DAN SARAN... A. Kesimpulan... B. Saran... LAMPIRAN 1. Surat Keputusan Pengajar, Panitia 2. Panduan Diklat 3. Daftar Kehadiran Pengajar 4. Daftar Kehadiran Peserta 5. Biodata Peserta 6. Kesan dan Pesan Peserta 7. Foto Kegiatan 11

C. Evaluasi dan Monitoring Dampak Kemitraan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bertujuan : 1. Memperoleh masukan terhadap efektifitas, dan efisiensi penggunaan dana kerjasama PPPPTK BMTI dengan Dinas Pendidikan; 2. Memetakan kinerja Dinas Pendidikan dalam mendukung dan melaksanakan berbagai program yang dirancang PPPPTK BMTI dan kegiatan yang diusulkan dalam proposal untuk meningkatkan kompetensi PTK; 3. Menyusun rekomendasi sebagai bahan masukan untuk pengambil keputusan dalam kerangka pengembangan kerjsama PPPPTK BMTI dengan Dinas Pendidikan secara nasional pada masa mendatang. 12

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan 1. Pedoman ini dapat berfungsi sebagai panduan pelaksanaan Pengembangan Program Kemitraan tahun 2013; 2. Pedoman ini juga berfungsi sebagai petunjuk teknis kegiatan monitoring dan evaluasi bagi para pengawas internal, eksternal dan Tim Monev; 3. Memahami pedoman ini secara menyeluruh diharapkan dapat menunjang keberhasilan pelaksanaan Pengembangan Program Kemitraan. B. Saran 1. Pedoman ini seyogyanya dipahami secara menyeluruh, untuk memperlancar Pengembangan Program Kemitraan yang tertib, bermakna dan efektif; 2. Keberhasilan dalam penyelenggaraan kegiatan hendaknya diikuti dengan keberhasilan tercapainya tujuan yang diharapkan Pengembangan Program Kemitraan. 13