Daftar Isi Table of Content 04 IKHTISAR KEUANGAN FINANCIAL HIGHLIGHTS 06 INFORMASI SAHAM INFORMATION ON SHARE 10 LAPORAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS REPORT PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE 20 Sekilas Mandom Indonesia Mandom Indonesia in Brief 24 Jejak Langkah Milestones 26 Struktur Organisasi Organization Structure 27 Misi dan Nilai-Nilai Perseroan Mission and Values of the Company 28 Profil Dewan Komisaris Profile of the Board of Commissioners 30 Profil Direksi Profile of the Board of Directors 36 Sumber Daya Manusia Human Resources 38 Lembaga dan Profesi Penunjang Perusahaan Capital Market Supporting Institution and Professional 39 Penghargaan Awards ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 42 Kondisi Umum dan Prospek Usaha General Condition and Business Prospect 44 Tinjauan Operasional Operational Review 47 Tinjauan Keuangan Financial Review 49 Tinjauan Pemasaran Marketing Review 58 Struktur Permodalan dan Kebijakan struktur Permodalan Capital Structure and Capital Stucture Policy 59 Kebijakan Dividen Dividend Policy 59 Target 2013 Target of 2013 60 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal Laporan Akuntan Material Event and Information that Occurred after Accountant s Reporting Date 60 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan Changes of Regulations 60 Perubahan Kebijakan Akuntansi Changes of Accounting Policy TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE 64 Rapat Umum Pemegang Saham General Meeting of Shareholders 66 Dewan Komisaris Board of Commissioners 68 Direksi Board of Directors 70 Komite Audit Audit Committee 72 Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary 73 Audit Internal Internal Audit 74 Sistem Pengendalian Interen Internal Control System 76 Risiko Usaha Business Risk 77 Kode Etik & Budaya Perusahaan Code of Conduct and Corporate Culture 80 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility 85 LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN YANG TELAH DIAUDIT AUDITED ANNUAL FINANCIAL REPORT 86 TANGGUNG JAWAB LAPORAN TAHUNAN RESPONSIBILITY OF THE ANNUAL REPORT
2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 1
2 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Kilas Kinerja 2012 Flashback Performance of 2012 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 3
Ikhtisar Keuangan Financial Highlights Dalam jutaan Rupiah 31 Desember In million of Rupiah December 31 2012 2011 2010 Laporan Laba Rugi Statements of Income Penjualan Bersih 1.851.153 1.654.671 1.466.939 Net Sales Laba Kotor 681.929 601.326 543.904 Gross Profit Laba Usaha 210.086 193.065 173.866 Income from Operations Laba Bersih 150.374 140.039 131.445 Net Income Laba Komprehensif 150.803 140.295 132.024 Comprehensive Income Laba per Saham Dasar (dalam Rupiah) 748 696 654 Basic Earnings per Share (in Rupiah) Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position Aset Lancar 768.616 671.882 610.789 Current Assets Aset Tidak Lancar 492.957 458.983 436.449 Non-Current Assets Jumlah Aset 1.261.573 1.130.865 1.047.238 Total Assets Liabilitas Jangka Pendek 99.477 57.216 57.166 Current Liabilities Liabilitas Jangka Panjang 65.274 53.236 41.592 Non Current Liabilities Ekuitas 1.096.822 1.020.413 948.480 Equity Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 1.261.573 1.130.865 1.047.238 Total Liabilities & Equity Modal Kerja Bersih 669.138 614.666 553.623 Net Working Capital Jumlah Saham Beredar (dalam jumlah saham) 201.066.667 201.066.667 201.066.667 Issued Shares (in number of shares) Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows Belanja Modal 84.263 81.276 63.517 Capital Expenditure Rasio-rasio Ratios Laba Bersih/Jumlah Aset 11,92% 12,38% 12,55% Net Income/Total Assets Laba Bersih/Ekuitas 13,71% 13,72% 13,86% Net Income/Equity Laba Bersih/Penjualan Bersih 8,12% 8,46% 8,96% Net Income/Net Sales Aset Lancar/Liabilitas Jangka Pendek 772,66% 1.174,29% 1.068,45% Current Assets/Current Liabilities Jumlah Liabilitas/Jumlah Aset 13,06% 9,77% 9,43% Total Liabilities/Total Assets 4 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Ikhtisar Keuangan Financial Highlights 2012 2011 2010 Jumlah Liabilitas/Ekuitas 15,02% 10,82% 10,41% Total Liabilities/Equity Liabilitas Jangka Pendek/Jumlah Aset 7,89% 5,06% 5,46% Current Liabilities/Total Assets Ekuitas/Jumlah Aset 86,94% 90,23% 90,57% Equity/Total Assets Penjualan Bersih/Jumlah Aset 1.47 1.46 1.40 Net Sales/Total Assets Rasio Kenaikan Penjualan 111,87% 112,80% 105,63% Sales Increase Ratio Rasio Kenaikan Laba Bersih 107,38% 106,54% 105,48% Net Income Increase Ratio Dividen Kas/Laba Bersih 49,47% 53,12% 52,01% Cash Dividend/Net Income PENJUALAN BERSIH Net Sales Dalam jutaan Rupiah In million Rupiah LABA BERSIH Net Income Dalam jutaan Rupiah In million Rupiah 2.500.000 2.000.000 1.500.000 1.466.939 1.654.671 1.851.153 160.000 140.000 120.00 131.445 140.039 150.374 1.000.000 100.000 500.000 80.000 0 2010 2011 2012 0 2010 2011 2012 JUMLAH ASET Total Assets Dalam jutaan Rupiah In million Rupiah EKUITAS Equity Dalam jutaan Rupiah In million Rupiah 1.400.000 1.261.573 1.300.000 1.261.573 1.200.000 1.047.238 1.130.865 1.200.000 1.130.865 1.000.000 800.000 1.100.000 1.000.000 1.047.238 600.000 900.000 0 2010 2011 2012 0 2010 2011 2012 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 5
Informasi Saham Information on Share a. Jumlah saham yang beredar Number of Issued Shares Jumlah saham yang telah dikeluarkan Total Issued Shares Nilai nominal per saham Nominal Value per Share Modal yang telah disetor Paid-Up Capital : 201.066.667 saham share : 500/saham share : 100.533.333.500 share b. Kepemilikan 5% lebih saham Perseroan more than 5% share ownership Pemegang Saham Shareholder Jumlah Saham Total Number of Share Persentase (%) Percentage (%) Mandom Corporation, Japan / Mandom Corporation, Japan 122.319.485 60,8 PT Asia Jaya Paramita / PT Asia Jaya Paramita 22.754.894 11,3 Wilson Suryadi Sutan / Wilson Suryadi Sutan 10.137.262 5,1 Pemegang Saham Publik / Public Shareholder 45.855.026 22,8 Jumlah / Total 201.066.667 100,0 Pemegang Saham Shareholder Jumlah Saham Total Number of Share Persentase (%) Percentage (%) Kepemilikan Saham Dalam Negeri / Domestic Share Ownership 61.727.467 30,7 Kepemilikan Saham Luar Negeri / Foreign Share Ownership 139.339.200 69,3 Jumlah / Total 201.066.667 100,0 c. Kelompok Pemegang Saham Kurang 5% Less than 5% share ownership No Keterangan / Description Total % A Kepemilikan 5% atau lebih Ownership by 5 or more Individu Individual Perseroan Terbatas Limited Company Perusahaan Asing Foreign Company 155.211.641 10.137.262 22.754.894 122.319.485 77,2 5,1 11,3 60.8 B Kepemilikan di bawah 5% Ownership by less than 5% Dana Pensiun Pensiun Fund Perseroan Terbatas Limited Company Individu (Lokal) Individual (Local) Reksadana Mutual Fund Perusahaan Asing Foreign Company Individu (Asing) Individual (Foreign) 45.855.026 30.000 7.146.023 19.092.276 2.553.066 14.543.963 2.489.698 22,8 0.0 3.5 9,5 1,3 7,2 1,2 d. Informasi Pemegang Saham Utama Major Shareholders information Pemegang saham utama Perseroan adalah Mandom Corporation yang memiliki 122.319.485 saham atau 60,8% dari saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. The Company s main shareholder is Mandom Corporation who holds 122,319,485 shares or 60.8% of shares issued by the Company. Nama Pemegang Saham Shareholders Name Jumlah Saham Total Number of Share Persentase (%) Percentage (%) Nishimura International Scholarship Foundation 1.800.000 7,5% Master Trust Bank of Japan,T. 1.306.900 5,4% Japan Trusttee Services,T. 1.215.500 5,0% Employees Stockholding 792.224 3,3% Company s tr.stock 754.101 3,1% Motonobu Nishimura 720.200 3,0% Jumlah Saham Yang Dikeluarkan Total issued shares 24.134.606 Motonobu Nishimura adalah Representative Director/President Executive Officer Mandom Corporation dan juga menjabat sebagai Komisaris di Perseroan. Motonobu Nishimura is the Representative Director/President Executive Officer of Mandom Corporation and is also Commissioner of the Company. MOTONOBU NISHIMURA 3,0% Komisaris/ Commissioner MANDOM CORPORATION 60,8% PT Mandom Indonesia Tbk 6 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Informasi Saham Share Information e. Komisaris dan Direksi yang memiliki saham Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 Share Ownership of the Board of Commissioners & the Board of Directors in December 31, 2012 No Nama Name Jabatan Position Jumlah Kepemilikan Saham Number of Shares 1 Lie Harjono 2 Sastra Widjaya 3 Yoshihiro Tsuchitani Komisaris Commissioner Wakil President Direktur Tidak Terafiliasi Vice President Director Not Affiliated Direktur/Chairman Director/Chairman 253.004 19.333 12.888 f. Kapitalisasi Pasar dan Informasi Saham / Market capitalization and Share Information Tahun Year Periode Period Kapitalisasi Pasar Market Capitalisation Tertinggi High Terendah Low Penutupan Close Volume Transaksi Transaction Volume Q1 4.483.786.674.100 7.600 7.000 7.600 735.700 2011 Q2 5.016.613.341.650 9.050 7.800 9.000 973.694 Q3 5.207.626.675.300 9.400 7.900 8.600 349.186 Q4 4.664.746.674.400 8.050 7.500 7.700 135.461 Q1 5.157.360.008.550 9.000 7.700 9.000 136.668 2012 Q2 5.348.373.342.200 9.000 8.250 9.000 64.526 Q3 5.036.720.008.350 8.900 8.200 8.250 634.000 Q4 6.112.426.676.800 11.000 8.300 11.000 306.405 Kronologi Pencatatan Saham Share Listing Chronology Kronologis Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia Share Listing Chronology in Indonesia Stock Exchange Tanggal Date Tindakan Korporasi Corporate Action Penambahan Saham Share Addition Akumulasi Jumlah Saham Accumulated Number of Shares 30 September 1993 Penawaran Umum/Initial Public Offering 13.000.000 13.000.000 2 Oktober 1995 Saham bonus (1:1)/Bonus Shares (1:1) 13.000.000 26.000.000 5 September 1997 Stock split nilai nominal 1.000 menjadi 500 per saham/ Stock split par value 1,000 to 500 per share 26.000.000 52.000.000 5 September 1997 Saham bonus (2:1)/Bonus shares (2:1) 26.000.000 78.000.000 5 Juni 2000 HMETD I (1:1)/Rights Issue I (1:1) 78.000.000 156.000.000 10 Februari 2006 HMETD II (25:4)/Rights Issue II (25:4) 24.960.000 180.960.000 24 Juni 2008 HMETD III (9:1)/Rights Issue III (9:1) 20.106.667 201.066.667 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 7
8 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Laporan Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of Directors Report 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 9
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners Report 11,9 % Penjualan di 2012 Sales in 2012 Masayoshi Momota Presiden Komisaris President Commissioner Perseroan berhasil menciptakan kondisi keuangan yang sehat dan mampu mencapai target tahunan yang ditetapkan sehingga dapat mempertahankan keberhasilan usaha yang berkesinambungan. The Company succeeded to create healthy financial conditions and was able to reach the annual target that has been predetermined so that it managed to maintain its sustainable business success. Para Pemegang Saham yang terhormat, Respected Shareholders, Pada awal tahun 2012, ekonomi Indonesia masih dibayangi situasi ekonomi dunia yang belum pulih. Namun pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2012 dapat dicapai 6,3%, hal ini dikarenakan tingkat konsumsi domestik yang cukup tinggi dan juga ekspor yang terjaga dengan baik. Rate Bank Indonesia dapat tetap dijaga pada level 5,75%, nilai tukar Rupiah di akhir tahun tercatat.9.670 dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada akhir perdagangan tanggal 27 Desember 2012 ditutup pada posisi 4.281,86 atau menguat sebesar 12,03% dibandingkan posisi penutupan pada hari perdagangan terakhir tahun 2011 yaitu 3.821,99. In the beginning of 2012, Indonesia s economy was still overshadowed by the world s un-recovered economy. And yet, Indonesia s economic growth in 2012 reached to a level of 6.3%. This was due to the high level of domestic consumption and its export which was successfully maintained. Bank Indonesia Rate could be maintained at a level of 5.75%, the Rupiah exchange rate at the end of the year was recorded at.9.670 and Indonesia Composite Index (IHSG) at Indonesia Stock Exchange by the end of trade on December 27, 2012 was closed at 4,281.86 or increasing by 12.03% compared to the level at the closing of the last trading day in 2011, which was 3,821.99. Penilaian Kinerja Dengan kebijakan-kebijakan dan strategi yang ditetapkan oleh Direksi dalam rencana jangka menengah Perseroan atau yang biasa disebut Middle Range Management Planning (MID-3) Tahun Assessment on Performance By policies and strategy stipulated by Board of Directors for the medium-term plan of the Company or as it is usually called Middle Range Management Planning (MID-3) Second Year, the 10 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners Report kedua, Perseroan berhasil menciptakan kondisi keuangan yang sehat dan mampu mencapai target tahunan yang ditetapkan sehingga dapat mempertahankan keberhasilan usaha yang berkesinambungan. Perseroan dengan baik dapat mencapai penjualan pada tahun 2012 sebesar. 1,85 triliun atau tumbuh 11,9% dibandingkan dengan tahun 2011. Laba bersih dapat dibukukan sebesar.150,37 miliar atau tumbuh 7,4% dibandingkan tahun 2011. Company succeeded to create healthy financial conditions and was able to reach the annual target that has been predetermined so that it managed to maintain its sustainable business success. In 2012, the Company was able to record sales of 1.85 trillion or growing by 11.9% compared to 2011. The net profit was booked for.150.37 billion or increased by 7.4% compared to 2011 s figure. Pada kesempatan ini Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh anggota Direksi atas usaha kerasnya di tahun 2012. In this opportunity, the Board of Commissioners would like to express appreciation and most sincere gratitude to all members of Board of Directors for their hard work in 2012. Penerapan Tata Kelola Perusahaan Dewan Komisaris bertugas melaksanakan fungsi pengawasan atas kebijakan yang dibuat oleh Direksi dalam menjalankan dan mengelola Perseroan serta memberikan nasehat dan pandangan kepada Direksi. Untuk itu Dewan Komisaris, baik bersama-sama maupun masing-masing, secara rutin menghadiri Rapat Direksi dan Rapat Management yang diselenggarakan oleh Direksi. Hal tersebut dilakukan agar prinsip dari tata kelola perusahaan yang baik dapat berjalan dengan semestinya. Implementation of Corporate Governance Board of Commissioners performs supervisory function over policies made by Board of Directors in carrying out and managing the Company s business as well as to provide advice and opinions to Board of Directors. Therefore, members of Board of Commissioners, either jointly or individually, regularly attends Meeting of Board of Directors and Management Meeting held by Board of Directors. It is done in order to ensure that the principles of good corporate governance can be implemented accordingly. Dewan Komisaris telah menerima dengan baik laporan keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny (d/h Osman Bing Satrio & Rekan) - member of Deloitte Touche Tohmatsu, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan Laporan Tahunan Direksi Tahun 2012 yang akan disampaikan oleh Direksi untuk memperoleh persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tanggal 24 April 2013. Board of Commissioners has accepted the financial report of the Company for the period ending at December 31, 2012 which has been audited by Public Accountant Office Osman Bing Satrio & Eny (d/h Osman Bing Satrio & Rekan) - member of Deloitte Touche Tohmatsu with unqualified opinion and Annual Report of Board of Directors Year 2012 which will be submitted by Board of Directors in order to obtain approval in the Annual General Meeting of Shareholders of the Company to be convened on April 24, 2013. Komite di bawah Pengawasan Dewan Komisaris Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi dan tugas pengawasan dibantu oleh Komite Audit dengan berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, menelaah kepatuhan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan Committee under the Supervision of Board of Commissioners Board of Commissioners in performing its supervisory functions and duties shall be assisted by Audit Committee in accordance with the principles of good corporate governance, review the Company s compliance with the prevailing laws and regulations in the Capital Market and such other regulations and legislation with regard to the business activities of the 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 11
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners Report dengan kegiatan usaha Perseroan, pengendalian internal oleh Departemen Internal Audit, serta penyajian laporan keuangan Perseroan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Company, working together with Internal Audit Department in the internal control process, as well as the presentation of the financial report of the Company in accordance with the Financial Accounting Principles Standard in Indonesia. Pandangan atas Prospek Usaha Perseroan Pada tahun 2013 tantangan usaha ada begitu banyak, diantaranya mengenai kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) di Tahun 2013 serta kenaikan harga bahan baku. Dewan Komisaris optimis akan pencapaian usaha Perseroan di tahun 2013, dikarenakan Perseroan telah memliki kebijakan yang ditetapkan dalam MID-3, dimana tahun 2013 merupakan tahun terakhir dari MID-3. Outlook on the Company s Business Prospect In the year 2013, business challenges are numerous, including among others the increase of Provincial Minimum Wage (UMP) in the Year 2013 as well as the increase of raw material prices. Board of Commissioners is optimistic with the business accomplishment of the Company in year 2013 since the Company has the policies which are determined in MID-3, by which the year 2013 is the last year of MID-3. Kami yakin bahwa seluruh anggota Direksi dan juga karyawankaryawan Perseroan adalah sumber daya yang handal dan memiliki kemampuan dalam menghadapi tantangan sesulit apapun. Oleh karena itu, kami yakin akan kemampuan Perseroan untuk mengubah tantangan menjadi peluang. We are convinced that all members of Board of Directors and also all the employees of the Company are reliable resources and have the capabilty of facing even the most difficult challenges. Therefore, we strongly believe in the ability of the Company to transform such challenges into opportunities. Akhirnya, Dewan Komisaris menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua anggota Direksi dan seluruh karyawan atas usahanya meningkatkan kinerja yang baik secara berkelanjutan dan kepada pemegang saham dan pihak-pihak yang terkait atas dukungannya selama ini dan tetap mengharapkan dukungannya di tahun-tahun yang akan datang. Finally, Board of Commissioners would like to express appreciation and gratitute to all members of Board of Directors and all the employees for their efforts to continuously increase their good performance and to all shareholders and other related parties for their support until today and we expect for your continued support in the forthcoming years. Jakarta, 14 Maret 2013 Jakarta, March 14, 2013 Masayoshi Momota Presiden Komisaris President Commissioner 12 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioner Report 5 2 4 3 1 1. Masayoshi Momota Presiden Komisaris President Commissioner 4. Humala Panggabean Komisaris Independen Independent Commissioner 2. Motonobu Nishimura Komisaris Commissioner 5. Djasman Komisaris Independen Independent Commissioner 3. Lie Harjono Komisaris Commissioner 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 13
Laporan Direksi Board of Directors Report 7,4 % Laba Bersih di 2012 Net Profit in 2012 Takeshi Hibi Presiden Direktur/ CEO President Director / CEO Penjualan tumbuh 11,9% dibanding tahun 2011 yaitu dari 1,65 triliun menjadi 1,85 triliun. Masing-masing kategori penjualan yaitu domestik dan ekspor mencatatkan pertumbuhan dua digit. Pertumbuhan penjualan domestik khususnya didukung oleh Gatsby sebagai merek fokus kosmetika pria sementara penjualan ekspor mendapat kontribusi yang signifikan dari negaranegara ASEAN. Sales grew by 11.9% compared to 2011, from 1.65 trillion to 1.85 trillion. Both domestic and export sales continued double-digit growth. Growth of domestic sales was especially supported by Gatsby as a focus brand of men s cosmetics while export sales benefited from significant contribution of sales to ASEAN countries. Para Pemegang Saham yang terhormat, Dear Respected Shareholders, Mengawali laporan ini, saya mewakili Direksi mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang senantiasa diberikan kepada Perseroan. To begin this report, on behalf of the Board of Directors of the Company, I would like to express our gratitude for the assistance and support which have been continuously rendered to the Company. Mulai tahun 2011, Perseroan telah memasuki periode Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun yang ke-3 (MID-3) dengan mengusung visi Menuju Asia Global Company yang berbasis di Indonesia. Dalam tahun kedua MID-3, kami telah memperkuat merek utama kami yaitu Gatsby dan Pixy, dan juga memperkuat bisnis ekspor. Selain itu, kami memasuki bisnis baru yang menargetkan segmen anak-anak. Melihat Starting the year 2011, the Company began to enter the period of the Third Stage of the 3-Year Middle Range Management Planning or abbreviated to MID-3 with the vision of Toward Asia Global Company Based in Indonesia. During the second year of MID-3, we improved Gatsby and Pixy as focus brands, entered into Kid s business as our new challenge and enhanced export business. Based on the market growth, in the first half of 14 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Laporan Direksi Board of Directors Report perkembangan pasar, di pertengahan tahun 2012 kami memutuskan untuk meningkatkan target penjualan. Berkat dukungan semua pihak terkait, target tahunan berhasil dicapai, baik untuk penjualan maupun laba bersih. 2012 we decided to increase the sales target. Gratefully, thanks to the support from all parties, we could achieve the annual target, both for sales and net income. Penjualan tumbuh 11,9% dibanding tahun 2011 yaitu dari 1,65 triliun menjadi 1,85 triliun. Masing-masing kategori penjualan yaitu domestik dan ekspor mencatatkan pertumbuhan dua digit. Pertumbuhan penjualan domestik khususnya didukung oleh Gatsby sebagai merek fokus kosmetika pria sementara penjualan ekspor mendapat kontribusi yang signifikan dari negara-negara ASEAN. Laba bersih juga tumbuh 7,4%% dibanding tahun 2011 yaitu dari 140,04 miliar menjadi 150.37 miliar. Seperti halnya tahun 2011, kami mengkhawatirkan biaya produksi yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan juga biaya marketing yang mulai menunjukkan tren peningkatan. Sales grew by 11.9% compared to 2011, from 1.65 trillion to 1.85 trillion. Both domestic and export sales continued double-digit growth. Growth of domestic sales was especially supported by Gatsby as a focus brand of men s cosmetics while export sales benefited from significant contribution of sales to ASEAN countries. Net income grew by 7.4% compared to 2011, from 140.04 billion to 150.37 billion. However, as well as 2011, we are still concerned about the elevated price of materials and increasing trend of marketing expense. Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat. Hal ini diperkuat oleh meningkatnya konsumsi dalam negeri yang mencakup 60% dari total produksi domestik bruto (PDB). Selain itu juga, bertambahnya jumlah masyarakat kelas menengah secara signifikan juga ikut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perubahan perilaku pembelian konsumen tersebut mendorong pertumbuhan di pasar modern. At present, Indonesian economy has been unabatedly growing with the increase of domestic consumption which accounted to 60% of total gross domestic products (GDP). Particularly, the number of middle class consumers which are increasing significantly also contributes to the growth of Indonesian economy. The new behavior is pushing to develop modern market. Sementara itu, semakin banyak perusahaan multinasional masuk ke Indonesia termasuk perusahaan kosmetik raksasa. Oleh karena itu, Perseroan perlu secara aktif merespon perubahan di pasar Indonesia. In addition, a lot of multinational companies have already entered to Indonesia including giant cosmetic companies. Therefore, it is important for the Company quickly respond to the changes in Indonesian market. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2012 telah menyetujui perubahan anggota Direksi yang bertugas sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2014, sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan. The 2012 Annual General Meeting of Shareholders had approved the changing in the composition of Board of Directors who will be on duty until the closing of the 2014 Annual General Meeting of Shareholders, based on the Company s Article of Association. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 15
Laporan Direksi Board of Directors Report Direksi / Board of Directors Presiden Direktur/CEO / President Director/CEO Wakil Presiden Direktur/ tidak terafiliasi / Vice President Director/not affiliated Direktur/Direktur Senior/tidak terafiliasi / Director/ Senior Director/not affiliated Direktur/Direktur Senior/tidak terafiliasi / Director/ Senior Director/not affiliated Direktur/Direktur Senior / Director/Senior Director Direktur/Direktur Senior / Director/Senior Director Direktur/Direktur Senior / Director/Senior Director Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur / Director Direktur/Chairman / Director/Chairman Takeshi Hibi Sastra Widjaya Muhammad Makmun Arsyad Herman Saleh Koichi Watanabe Katsutoshi Shigemura Hiroaki Yagi Tugiyono Joko Santoso Wigianto Sanyata Adi Saputra Tiurma Rondang Sari Hideo Yamanaka Yoshihiro Tsuchitani Dari total anggota Direksi sebanyak 13 orang, 7 orang adalah orang Indonesia dan 6 orang asing. Hal ini memungkinkan kami untuk mewujudkan manajemen yang semakin dekat dengan masyarakat Indonesia. Board of Directors consists of 7 Indonesian directors and 6 foreign directors. It enables our management to be closer to Indonesian society. Perseroan akan mengusulkan persetujuan perubahan anggota Direksi pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2013 yang akan diselenggarakan pada bulan April tahun 2013. Perubahan tersebut adalah pengunduran diri Bapak Katsutoshi Shigemura sebagai Direktur Senior dan pengangkatan Bapak Yasumasa Yoshida sebagai direktur baru yang bertugas sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2014. Riwayat hidup Bapak Yasumasa Yoshida adalah sebagai berikut. At the 2013 Annual General Meeting of Shareholders in April 2013, the Company will offer the approval of the member change of the Board of Directors, that is, Mr. Katsutoshi Shigemura will resign and Mr. Yasumasa Yoshida will become a new director who will be on duty until the closing of the 2014 Annual General Meeting of Shareholders. The personal history of Mr. Yasumasa Yoshida is as follows: Nama : Yasumasa Yoshida Tempat / tgl lahir : Kagawa, Jepang / 7 Agustus 1973 Alamat : Gandaria Heights Apartment Jl. KH Syafel, S Hadzami No.8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Pendidikan : Kyoto Sangyo University (Maret 1996) Riwayat kerja: 1996 Bergabung dengan Mandom Corporation, Jepang Overseas Business Operations Department 2002 Mandom (Malaysia) Sdn. Bhd. (Manager) 2005 Mandom (Malaysia) Sdn. Bhd. (General Manager) Name : Yasumasa Yoshida Place and date of Birth : Kagawa, Japan / August 7, 1973 Address : Gandaria Heights Apartment Jl. KH Syafel, S Hadzami No.8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Education : Kyoto Sangyo University (March 1996) Career: 1996 Mandom Corporation, Japan Overseas Business Operations Department 2002 Manager, Mandom (Malaysia) Sdn.Bhd. 2005 General Manager, Mandom (Malaysia) Sdn. Bhd. 16 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Laporan Direksi Board of Directors Report 2007 Mandom Corporation, Jepang Advertising and Sales Promotion Division 2010 PT Mandom Indonesia Tbk Department Head, International Sales Department Mandom Corporation, Japan Advertising and Sales Promotion Division 2010 PT Mandom Indonesia Tbk Department Head, International Sales Department Manajemen terus menjalankan tata kelola perusahaan yang baik yang memungkinkan Perseroan untuk menjaga kepercayaan dari seluruh stakeholders. Sejak tahun 2008, Perseroan telah menerapkan sistem pengendalian internal sesuai dengan ketentuan J-SOX (Japan Sarbanes-Oxley) yang tercantum dalam Financial Instrument and Exchange Law. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh emiten yang tercatat di Bursa Efek Tokyo termasuk Mandom Corporation, Jepang dan anak perusahaan. Melalui ketentuan ini, perusahaan tercatat diwajibkan untuk menjalankan sistem pengendalian internal yang efektif dimana pelaksanaannya harus diaudit oleh auditor eksternal. The Management continuously performs good corporate governance which enables the Company to incessantly maintain stakeholders confidence. Since 2008, the Company has implemented an internal control system based on J-SOX (Japan Sarbanes-Oxley) regulations stated in Financial Instrument and Exchange Law. The regulation is obligatory for companies listed in Japan Stock Exchange including Mandom Corporation, Japan who is listed in Tokyo Stock Exchange and applied to its subsidiaries. Through the said regulations, listed companies are obliged to apply an effective internal control system of which the implementation must be audited by an external auditor. Dalam tahun 2013 sebagai tahun terakhir MID-3, Perseroan bertekad untuk mencapai target penjualan 2 triliun didukung oleh pengembangan kosmetika wanita dan Gatsby sebagai merek fokus Perseroan, kelancaran bisnis produk anakanak sebagai bisnis baru bagi Perseroan, dan peningkatan penjualan ekspor. The Company aims to achieve sales target of 2 trillion by the end of 2013 as the final year of MID-3. To meet this goal, we will continue to develop ladies cosmetics and Gatsby as a focus brand of the Company, strengthen new Kid s Business, and increase export sales. Perseroan merupakan institusi publik yang tujuan operasionalnya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jika tidak lagi dibutuhkan oleh masyarakat, Perseroan akan kehilangan inti sari keberadaannya. Oleh karena itu, Perseroan akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat. The Company is a public institution which its operational goal is to fulfill the needs of the public. The Company will lose its essence of existence if the public no longer need the Company. Therefore, the Company will exert every effort to provide the best for the public. Kepada yang terhormat para pemegang saham, investor dan seluruh pihak terkait, kami mohon dukungan dan bantuan yang berkelanjutan. We sincerely would like to ask for further assistance and support from respected shareholders, investors and all related parties. Jakarta, 14 Maret 2013 Jakarta, March 14, 2013 Takeshi Hibi Presiden Direktur / CEO President Director / CEO 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 17
18 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Profil Perusahaan Company Profile 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 19
Sekilas Mandom Mandom in Brief PT Mandom Indonesia Tbk berdiri sebagai perusahaan joint venture antara Mandom Corporation, Jepang dan PT The City Factory. Perseroan berdiri dengan nama PT Tancho Indonesia dan pada tahun 2001 berganti menjadi PT Mandom Indonesia Tbk. PT Mandom Indonesia Tbk was established as a joint venture between Mandom Corporation, Japan and PT The City Factory. The Company was incorporated bearing the name PT Tancho Indonesia and changed to PT Mandom Indonesia Tbk on 2001. Pada tahun 1993, Perseroan menjadi perusahaan ke-167 dan perusahaan joint venture Jepang ke-11 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Saat ini jumlah saham Perseroan adalah 201.066.667 lembar saham dengan nilai nominal 500/saham. On 1993, the Company became the 167th company and the 11th Japanese joint venture company listing its share on the Indonesia Stock Exchange. At the moment, the Company s number of share is 201,066,667 shares with nominal value 500/share. Kegiatan produksi komersial Perseroan dimulai pada tahun 1971 dimana pada awalnya Perseroan menghasilkan produk perawatan rambut, kemudian berkembang dengan memproduksi produk wangi-wangian dan kosmetik. Perseroan mempunyai dua lokasi pabrik yaitu pabrik Sunter yang khusus memproduksi seluruh produk kosmetik Perseroan sementara pabrik Cibitung berfungsi untuk memproduksi kemasan plastik dan juga sebagai pusat logistik. Kemasan plastik dikirim dari Cibitung ke Sunter untuk diisi kemudian barang jadi dikirim kembali ke Cibitung dan didistribusikan melalui pusat logistik. The Company s commercial production was started on 1971 where the Company initially produced hair care products, which then developed by producing fragrances and cosmetics. The Company has two factories; Sunter which specialized in producing the whole cosmetics product lines of the Company while the Cibitung factory produces plastic packaging and also serves as the logistics center. The plastic packagings are sent from Cibitung to Sunter for filling and then the finished products are dispatched back to Cibitung to be distributed through the logistics center. 20 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Sekilas Mandom Mandom in Brief Merek utama Perseroan antara lain Gatsby, Pixy, dan Pucelle. Selain itu, Perseroan juga memproduksi berbagai macam produk lain dengan merek Tancho, Mandom, Spalding, Lovillea, Miratone, dan juga beberapa merek yang khusus diproduksi untuk ekspor. The Company s main brands are Gatsby, Pixy, and Pucelle. Besides that, the Company also produces other products under the brand Tancho, Mandom, Spalding, Lovillea, Miratone, and also some brands produced specifically for exports. Selain pasar domestik, Perseroan juga mengekspor produkproduknya ke beberapa negara antara lain Uni Emirat Arab (UEA), Jepang, India, Malaysia, Thailand, dan lain-lain. Melalui UEA, produk-produk Perseroan di re-ekspor ke berbagai negara di Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, dan lain-lain. Besides domestic market, the Company also exports its products to some countries such as United Arab Emirates (UAE), Japan, India, Malaysia, Thailand, and others. Through UAE, the Company s products are re-exported to some countries in Africa, Middle East, Eastern Europe, and others. Perseroan telah menyelesaikan tahap pertama dari Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun (MID-1) selama periode tahun 2005-2007 dan menutupnya dengan pencapaian penjualan sebesar 1 triliun. Sejak tahun 2008 Perseroan memulai Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun tahap kedua (MID-2) sampai dengan tahun 2010. Pada MID- 2, Perseroan menetapkan tema Meningkatkan kecepatan pertumbuhan dan menargetkan menjadi produsen kosmetik terdiversifikasi dengan kosmetika wanita dan bisnis ekspor sebagai kategori penting yang akan menjadi fokus untuk dibina. Periode Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun tahap ketiga (MID-3) berlangsung selama tahun 2011-2013 dimana Perseroan mengusung visi Menuju Asia Global Company yang berbasis di Indonesia. Pada akhir periode MID- 3, penjualan Perseroan ditargetkan mencapai 2 triliun. The Company had finished the first phase of Middle Range Management Planning (MID-1) during the year 2005-2007 and closed it by achieving sales value of 1 trillion. Since 2008 the Company has started the second phase of Middle Range Management Planning (MID-2) which lasted until 2010. In MID-2, the Company has set the theme Accelerating speed of growth and targeting to be a diversified cosmetics producer with ladies cosmetics and export business as the important categories focused to be maintained. The third phase of Middle Range Management Planning (MID-3) lasted from 2011-2013 with the vision of Towards Asia Global Company Based in Indonesia. By the end of MID-3 period, the Company s sales is targeted to reach 2 trillion. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 21
Sekilas Mandom Mandom in Brief Nama Perusahaan Name Company Bidang Usaha Business Sector PT Mandom Indonesia Tbk Sesuai Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan adalah sebagai berikut: 1. Maksud dan tujuan dari Perseroan ini ialah berusaha dalam bidang usaha pokok sebagai berikut: (a) industri; dan (b) perdagangan; 2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha penunjang sesuai dengan izin kegiatan usaha yang dimiliki dan yang diperoleh dari instansi yang berwenang sebagai berikut: (1) kegiatan usaha utama: (a) mendirikan pabrik untuk memproduksi berbagai rupa produk kosmetika, wangi-wangian, toiletries, bahan pembersih/perbekalan kesehatan rumah tangga, kemasan plastik dan barang-barang dari plastik lainnya; (b) bergerak dalam bidang perdagangan dalam negeri maupun luar negeri dari produk-produk sebagaimana dimaksud ayat 2 angka 1) huruf (a) Pasal ini, (c) bergerak dalam bidang pembelian baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri bahan baku, bahan penolong, mesin dan alat produksi, suku cadang serta barang-barang lain yang diperlukan untuk melakukan produksi produk-produk sebagaimana dimaksud ayat 2 angka 1) huruf (a) Pasal ini; (2) Kegiatan usaha penunjang: (a) impor barang-barang dagangan berbagai rupa produk kosmetika, wangi-wangian, toiletries, bahan pembersih/perbekalan kesehatan rumah tangga; (b) distribusi barang-barang dagangan sebagaimana dimaksud ayat 2 angka 2) huruf (a) Pasal ini; dan (c) ekspor barang-barang dagangan yang lain dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundangundangan yang berlalu. PT Mandom Indonesia Tbk In accordance with Article 3 of the Company s Article of Association, Purposes and Objectives and the Company s Main Business Line are as follows: 1. The purposes and objectives of this Company are to undertake businesses in the following line of business: (a) Industry; and (b) Trade; 2. In order to achieve such purposes and objectives, the Company may perform its main line of business activities and supporting business activities in accordance with any required permits, licenses, or approvals that the Company holds, and obtained from the government competent authorities or agencies as follows: 1) Main business activities: (a) To establish factories or plants for manufacturing and producing various types of cosmetics, perfumes, toiletries, household cleaning materials/health supplies, plastic packaging, and other items made of plastic; (b) To undertake both domestic and foreign trades of the products as referred to in Paragraph 2 Number 1) Letter (a) of this Article; (c) To undertake purchases or procurements, both domestic and foreign, of materials, supporting materials, machinery and production equipments, spare parts and other items required to produce the products as referred to in Paragraph 2 Number 1) Letter (a) of this Article; 2) Supporting business activities: (a) Importation of merchandise in the form of various types of cosmetic products, toiletries, and household cleaning materials/health supplies; (b) Distribution of any merchandise or traded goods as referred to in Paragraph 2 Number 2) Letter (a) of this Article; and (c) Any export of other merchandise or goods that do not violate the provisions of the prevailing laws and regulations. 22 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Sekilas Mandom Mandom in Brief Alamat Address Kantor Pusat dan Pabrik Utama Head Office and Head Manufacture Jl. Yos Sudarso, By Pass PO BOX 1072 Jakarta 14350, Indonesia Telp: (021) 651-0061 Fax: (021) 651-0069 E-mail: corporatesecretary@mandom.co.id Website: www.mandom.co.id Pabrik & Pusat Logistik Cibitung Manufacture & Cibitung Logistic Center Jl. Jawa Blok J-9 MM2100, Kawasan Industri Cibitung Bekasi 17520, Indonesia Telp: (021) 899-82270 Fax: (021) 899-82271 Perwakilan Marketing Marketing Representative Surabaya Jl. Opak No. 6 Surabaya 60241 Telp: 031-5678789 Fax: 031-5684459 Bandung Jl. Terusan Pasirkoja No. 20 Bandung 40241 Telp: 022-6076311 Fax: 022-6126885 Medan Jl. Putri Hijau, Komp. Graha Niaga No. 20 Blok 7 8 C, Medan Sumatera Utara 20115 Telp: 061-4560660 Fax: 061-4558612 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 23
Jejak Langkah Milestone Berdiri dengan nama PT Tancho Indonesia Co. Ltd. The Company is incorporated bearing the name PT Tancho Indonesia Co. Ltd. Berubah nama menjadi PT Tancho Indonesia. The name of the Company changed into PT Tancho Indonesia. Meresmikan bangunan baru di Sunter yang digunakan untuk Pabrik Kosmetik dan Kantor Pusat Perseroan. Inauguration of new building in Sunter used as a Cosmetic Factory and the Company s Head Office. Rights Issue I untuk membiayai pembelian lahan di kawasan MM 2100 Kota Industri Cibitung, Bekasi, Jawa Barat yang digunakan untuk pabrik kemasan plastik. Rights Issue I to finance the purchase of land in MM 2100, Cibitung Industrial Estate, Bekasi, West Java, used as a plastic packaging factory. April 1971 September 1993 Mei 1997 Januari 2001 November 1969 Januari 1990 Mei 1995 Juni 2000 Mulai produksi komersial di pabrik Sunter, Jakarta. The commercial production of the Company s factory in Sunter, Jakarta started. Mencatatkan seluruh saham di Bursa Efek Jakarta. The Company listed all of its shares on the Jakarta Stock Exchange. Berubah nama menjadi PT Tancho Indonesia Tbk. The name of the Company changed into PT Tancho Indonesia Tbk. Berubah nama menjadi PT Mandom Indonesia Tbk dan diikuti dengan pergantian logo perseroan. Name of the Company changed into PT Mandom Indonesia Tbk with a new logo. 24 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Jejak Langkah Milestone Meresmikan pabrik baru kemasan plastik di Cibitung. Inauguration of a new plastic packaging factory in MM 2100, Cibitung Industrial Estate, Bekasi, West Java. Rights Issue III untuk membiayai pembelian lahan baru di Cibitung. Rights Issue III to finance the land purchase in Cibitung. Menutup rangkaian peringatan HUT 35 Perseroan dan Meresmikan Pabrik dan Pusat Logistik Cibitung. Complete the series of activities held in commemorating the Company s 35th anniversary and official ceremony of Cibitung Factory and Logistic Center. Memasuki kategori anakanak sebagai kategori bisnis baru. Entering kids category as a new business category. Februari 2006 Desember Juni 2007 2008 November 2012 Maret 2001 Maret 2007 Desember 2010 Rights Issue II untuk membiayai pembangunan pabrik dan pusat logistik di Cibitung. Rights Issue II to finance construction of a factory and a logistic center in Cibitung. Menutup periode Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun yang ke-1 (MID-1) dengan pencapaian target penjualan 1 triliun. Complete the period of First Stage of the 3-Year Middle Range Management Planning (MID-1) by achieving 1 trillion sales target. Menutup periode Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun yang ke-2 (MID-2) dengan pencapaian target penjualan 1,5 triliun. Complete the period of Second Stage of the 3-Year Middle Range Management Planning (MID-2) by achieving 1.5 trillion sales target. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 25
Struktur Organisasi Organization Structure SHAREHOLDER MEETING Board of Commissioners Masayoshi Momota Motonobu Nishimura Lie Harjono INDEPENDENT COMMISSIONER Humala Panggabean Djasman AUDIT COMMITTEE Humala Panggabean Djasman Drs. Chairul Marom, AK CPA Heri Martono, SH BOARD OF DIRECTORS MEETING President Director / CEO Takeshi Hibi Director/ChairMan Yoshihiro Tsuchitani MANAGEMENT MEETING PERSONNEL MANAGEMENT MEETING vice president director Sastra Widjaya SENIOR DIRECTOR M. Makmun Arsyad SENIOR DIRECTOR Hiroaki Yagi SENIOR DIRECTOR Herman Saleh SENIOR DIRECTOR Katsutoshi Shigemura SENIOR DIRECTOR Koichi Watanabe INTERNAL AUDIT DIRECTOR Joko Santoso Wigianto MP & EDP DIRECTOR Joko Santoso Wigianto MP DEPT. HEAD Hiroshi Nakai CORP. SEC. DIRECTOR Sastra Widjaya CORP. SEC. DEPT. HEAD Kazue Junus GA DIRECTOR Sastra Widjaya GA DEPT. HEAD Kusumo Sasmoyo HRD DIRECTOR Sanyata A.S. ACC. & FIN. DIRECTOR M. Makmun Arsyad ACC. & FIN. DEPT. HEAD Monalisa Octavia INTERNATIONAL SALES DIRECTOR Hiroaki Yagi INTERNATIONAL SALES DEPT. HEAD Yasumasa Yoshida STRATEGIC MKT. PLANNING DIRECTOR Hiroaki Yagi STRATEGIC MKT. PLANNING DEPT. HEAD Tsukasa Nishiyama DOMESTIC SALES DIRECTOR Herman Saleh PRODUCT (LADY'S COSM.) DIRECTOR Tiurma Rondang Sari PRODUCT (GENERAL) DEVELOPMENT DIRECTOR Katsutoshi Shigemura DOMESTIC LADY'S COSM. DEPT. HEAD Elisabeth Herlyna DOMESTIC MODERN DEPT. HEAD Razaman Purba DOMESTIC GENERAL DEPT. HEAD Yohannes Kwantoro LABORATORY DIRECTOR Katsutoshi Shigemura PACKAGING DEPT. HEAD Takashi Yamazaki FORMULA DEVELOPMENT ADVISOR Naoki Nakahira QUALITY CONTROL DIRECTOR Koichi Watanabe QUALITY CONTROL DEPT. HEAD Liandhajani PURCHASING DIRECTOR Koichi Watanabe CIBITUNG FACTORY DIRECTOR Tugiyono SUNTER FACTORY DIRECTOR Hideo Yamanaka PRODUCTION TECHNICAL DIRECTOR Yoshihiro Tsuchitani 26 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Misi, Nilai-Nilai Mision, Values Misi Menghadirkan Kehidupan yang Lebih Menyenangkan, Indah, dan Sehat. Mission Aiming to provide a comfortable lifestyle supported by health and beauty. Nilai-Nilai 1. Menciptakan gaya hidup yang lebih bernilai, bersama dengan konsumen dan untuk konsumen Dengan kata kunci Sehat, Bersih, dan Nikmat untuk usaha, kami akan mewujudkan kebutuhan/keinginan yang bertolak dari konsumen, dalam bentuk produk/pelayanan yang menarik, menjadikannya sebagai Nilai yang akan kembali pada konsumen. Kami berusaha sekuat tenaga untuk menyajikannya kepada sebanyak mungkin konsumen di dunia. Values 1. Creating lifestyle value with consumers, for consumers The words beauty, health, cleanliness, and fun summarize our business. We will do our best to listen to our consumers needs and wants and turn them into attractive products and services, and to bring those values to as many consumers as possible. 2. Partisipasi aktif dari karyawan Dalam iklim Perseroan yang menghargai manusia dan kebebasan/keluhuran sebagaimana tertanam dalam nama perusahaan Mandom, maka kami akan berusaha membentuk komunitas manusia yang kaya kreativitas, sehingga mendukung perkembangan yang berkesinambungan bagi perseorangan maupun organisasi agar dapat meningkatkan nilai Perseroan. 3. Tanggung jawab Sosial dan Sustainability Mengusahakan komunikasi dua arah dengan stakeholder, merespons tanggung jawab ekonomi dan sosial yang dituntutnya dengan lurus hati dan tindakan cepat. Berusaha mempertahankan dan meningkatkan hubungan yang baik berdasarkan kepercayaan satu sama lain sebagai sesama warga perusahaan yang baik, berusaha menjalin keharmonisan dan solidaritas dengan masyarakat sebagai bentuk kontribusi bagi kemakmurannya 2. Active employee participation The corporate name Mandom, deriving from Human and Freedom, represents the respect for human dignity and a liberal atmosphere. At the core of the Mandom Group is an environment where employees can freely demonstrate their creativity through open and lively discussions. The continuous growth of both the individuals and the entire organization will enhance our value. 3. Social responsibility and sustainability We will try to establish mutual communication with our stakeholders in order to build and sustain favorable relationships with them. We aim to respond quickly to their demands on our economic and social responsibilities. We will also be a good corporate citizen and dedicate ourselves to society s development. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 27
Profil Dewan Komisaris Board of Commissioners Profile Masayoshi Momota Presiden Komisaris President Commissioner Diangkat sebagai Presiden Komisaris sejak tahun 2010 oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 22 April 2010 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 34 tanggal 22 April 2010. Sebelum diangkat sebagai Presiden Komisaris di Perseroan dan sampai saat ini sebagai Senior Managing Director Executive Officer Mandom Corporation, Jepang. Menempuh pendidikan terakhir di Kobe Commerce University Jepang. Appointed as President Commissioner since 2010 by the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) dated April 22, 2010 as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 34 dated April 22, 2010. Before being appointed as the President Commissioner in the Company, he was the Senior Managing Director Executive Officer of Mandom Corporation, Japan. Currently he is still serving this position. Has undergone his latest education at Kobe Commerce University Japan. Motonobu Nishimura Komisaris Commissioner Diangkat sebagai Komisaris pertama kali pada tahun 2000 oleh RUPS tanggal 9 Mei 2000 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 27 tanggal 9 Mei 2000. Saat ini menjabat sebagai Presiden Executive Officer Mandom Corporation, Japan. Menempuh pendidikan terakhir di Meiji Gakuin University, Jepang. First appointed as Commissioner in 2000 by AGMS of May 9, 2000 as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 27 dated May 9, 2000. Currently serves as President Executive Officer of Mandom Corporation, Japan. Has undergone his latest education at Meiji Gakuin University, Japan. Lie Harjono Komisaris Commissioner Diangkat sebagai Komisaris pertama kali tahun 2001 oleh RUPS tanggal 9 Mei 2001 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 6 tanggal 9 mei 2001. Saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Asia Paramita Indah. Menempuh pendidikan terakhir di Woodbury University, USA. First appointed as Commissioner in year 2001 by AGMS of May 9, 2001, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 6 dated May 9, 2001. He currently serves as President Director of PT Asia Paramita Indah. Has undergone his latest education at Woodbury University, USA. 28 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Profil Dewan Komisaris Board of Commissioners Profile Humala Panggabean Komisaris Independen Independent Commissioner Diangkat sebagai Komisaris Independen pertama kali tahun 2006 oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Bergabung di Perseroan sebagai Kepala Bagian Pembukuan Tahun 1971, kemudian menjadi Manajer Departemen Keuangan pada tahun 1993. Diangkat sebagai Direktur (1994 2000). Sebagai Wakil Presiden Direktur tidak terafiliasi (2001 2006). Menempuh pendidikan terakhir di Sekolah Menengah Atas dan Tata Buku A&B di Jakarta. First appointed as Independent Commissioner in the year 2006 by AGMS of April 25, 2006, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30 dated April 25, 2006. Joined the Company as Head of Accounting Division in year 1971, to then became the Manager of the Financial Department in 1993. Appointed as Director (1994-2000) and as Non-affiliated Vice President Director (2001-2006). Has undergone his latest education at a High School and A & B Accounting in Jakarta. Djasman Komisaris Independen Independent Commissioner Diangkat sebagai Komisaris Independen pertama kali tahun 2010 oleh RUPS tanggal 22 April 2010 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 34 tanggal 22 April 2010. Bergabung dengan Perseroan di Bagian Packing pada tahun 1972. Kemudian sebagai Direktur Tidak Terafiliasi (Pabrik Cibitung) (2003 2010). Menempuh pendidikan terakhir di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas di Kutoardjo, Jawa Tengah. First appointed as Independent Commissioner in year 2010 by AGMS of April 22, 2010, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 34 dated April 22, 2010. Joined the Company in the Packing Division in 1972, then served as Nonaffiliated Director (Cibitung Plant) (2003-2010). Has undergone his latest education at a High School in Kutoardjo, Central Java. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 29
Profil Direksi Board of Directors Profile 1. Takeshi Hibi Presiden Direktur / CEO President Director / CEO 2. Sastra Widjaya Wakil Presiden Direktur tidak teralifiliasi Vice President Director Not Affiliated 1 2 Takeshi Hibi Presiden Direktur/CEO President Director/CEO Diangkat sebagai Presiden Direktur/CEO sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 9 tanggal 20 April 2011. Bergabung dengan Perseroan sebagai Manajer Marketing pada tahun 1990 sampai tahun 1999. Sebagai General Manager Departemen M-ZA Mandom Corporation, Japan sebelum ditempatkan kembali oleh Mandom Corporation ke Perseroan sebagai Direktur pada tahun 2007 yang diangkat oleh RUPS tanggal 24 April 2007 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 21 tanggal 24 April 2007. Menjabat sebagai Direktur Senior (Marketing Group) untuk masa jabatan 2008 2010. Menempuh pendidikan terakhir di Kansai University, Japan. Appointed as President Director/CEO since 2011 by AGMS of April 20, 2011, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 9 dated April 20, 2011. Joined the Company as Marketing Manager in 1990 to 1999. As General Manager Department M-ZA Mandom Corporation, Japan before being transferred back by Mandom Corporation to the Company as Director in 2007, appointed by AGMS of April 24, 2007 as stated in Deed of Minutes of Meeting Number 21 dated April 24, 2007. Serves as Senior Director (Marketing Group) for the tenure of 2008-2010. Has undergone his latest education at Kansai University, Japan. Sastra Widjaya Wakil Presiden Direktur Tidak Terafiliasi Vice President Director Not Affiliated Bertugas : Management Planning, General Affairs, Human Resources Development, Corporate Secretary dan Legal Served in: Management Planning, General Affairs, Human Resources Development, Corporate Secretary and Legal Diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur Tidak Terafiliasi pertama kali tahun 2006 oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Bergabung dengan Perseroan di Bagian Marketing pada tahun 1971. Diangkat sebagai Direktur oleh RUPS sebagaimana dicantumkan dalam Akta Nomor 96 tanggal 27 April 1994. Menjabat sebagai Direktur Senior Tidak Terafiliasi untuk masa jabatan 2004 2006. Menempuh pendidikan terakhir di Institute Business Management Jayakarta, Jakarta. First appointed as Non-affiliated Vice President Director in year 2006 by AGMS of April 25, 2006, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30 dated April 25, 2006. Joined the Company in Marketing Division in 1971. Appointed as Director by AGMS as stated in Deed Number 96 dated April 27, 1994. He has served as Senior Director Not Affiliated for the tenure of 2004-2006. Has undergone his latest education at Jayakarta Institute of Business Management, Jakarta. 30 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Profil Direksi Board of Directors Profile 1. M. Makmun Arsyad Direktur Senior Tidak Teralifiliasi Senior Director Not Affiliated 2. Herman Saleh Direktur Senior Tidak Teralifiliasi Senior Director Not Affiliated 3. Koichi Watanabe Direktur Senior Senior Director 4. Katsutoshi Shigemura Direktur Senior Senior Director 5. Hiroaki Yagi Direktur Senior Senior Director 4 3 2 5 1 1. Tugiyono Direktur Tidak Teralifiliasi Director Not Affiliated 2. Joko Santoso Wigianto Direktur Tidak Teralifiliasi Director Not Affiliated 3. Sanyata Adi Sapurta Direktur Tidak Teralifiliasi Director Not Affiliated 4. Tiurma Rondang Sari Direktur Tidak Teralifiliasi Director Not Affiliated 5. Hideo Yamanaka Direktur Director 6. Yoshihiro Tsuchitani Direktur / Chairman Director / Chairman 2 3 4 5 6 1 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 31
Profil Direksi Board of Directors Profile Muhammad Makmun Arsyad Direktur Senior Tidak Terafiliasi Senior Director Not Affiliated Bertugas : Finance & Accounting Served in: Finance & Accounting Diangkat sebagai Direktur Senior Tidak Terafiliasi sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011. Bergabung dengan Perseroan di Bagian Pembukuan pada tahun 1986. Diangkat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi tahun 2006 oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Menempuh pendidikan terakhir di Universitas Wiraswasta Indonesia, Jakarta. Appointed as Senior Director Not Affiliated since 2011 by AGMS of April 20, 2011. Joined the Company in Accounting Department in 1986. Appointed as Director Not Affiliated in 2006 by AGMS of April 25, 2006, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30 dated April 25, 2006. Has undergone his latest education at Universitas Wiraswasta Indonesia, Jakarta. Herman Saleh Direktur Senior Tidak Terafiliasi Senior Director Not Affiliated Bertugas : Domestic Sales Served in: Domestic Sales Diangkat sebagai Direktur Senior Tidak Terafiliasi sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011. Bergabung dengan Perseroan sebagai Pimpinan Marketing Representative Surabaya pada tahun 1993. Diangkat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi pada tahun 2006 oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Menempuh pendidikan terakhir di Universitas Terbuka, Jakarta. Appointed as Senior Director Not Affiliated since 2011 by AGMS of April 20, 2011. Joined the Company as Marketing Chief Representative Surabaya in 1993. Appointed as Director Not Affiliated in 2006 by AGMS of April 25, 2006 as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30 dated April 25, 2006. Has undergone his latest education at Universitas Terbuka, Jakarta. Koichi Watanabe Direktur Senior Senior Director Bertugas : Produksi Pabrik Sunter/Cibitung, Purchasing dan Quality Control Served in: Production of Sunter/Cibitung Plant, Purchasing and Quality Control Diangkat sebagai Direktur Senior (Produksi Pabrik Sunter/ Cibitung, Purchasing, Quality Control) sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011. Bergabung dengan Perseroan sebagai Manajer Produksi tahun 1991 sampai tahun 1998. Sebelumnya menjabat sebagai Manajer Departemen Logistic Mandom Corporation, Jepang. Ditempatkan oleh Mandom Corporation di Perseroan dan diangkat sebagai Direktur oleh RUPS tanggal 24 April 2007 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Nomor 21 tanggal 24 April 2007. Menempuh pendidikan terakhir di Osaka Institute of Technology, Jepang. Appointed as Senior Director (Production of Sunter/Cibitung Plant, Purchasing, Quality Control) since 2011 by AGMS of April 20, 2011. Joined the Company as Production Manager in 1991 to 1998. Last served as Manager of Logistic Department of Mandom Corporation, Japan. Posted by Mandom Corporation at the Company and appointed as Director by AGMS of April 24, 2007, as stated in Deed of Minutes of Meeting Number 21 dated April 24, 2007. Has undergone his latest education at Osaka Institute of Technology, Japan. 32 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Profil Direksi Board of Directors Profile Katsutoshi Shigemura Direktur Senior Senior Director Bertugas : Product Development (General dan Laboratory) Served in: Product Development (General and Laboratory) Diangkat sebagai Direktur Senior (Product Development [General & Laboratory]) sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011. Ditempatkan oleh Mandom Corporation pada tahun 2010 ke Perseroan dan diangkat sebagai Direktur oleh RUPS tanggal 22 April 2010 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 34 tanggal 22 April 2010. Sebelumnya menjabat sebagai General Manager Departemen Product Development Sec. II di Mandom Corporation, Jepang. Menempuh pendidikan terakhir di Konan University, Japan. Appointed as Senior Director (Product Development [General & Laboratory]) since 2011 by AGMS of April 20, 2011. Posted by Mandom Corporation in 2010 to the Company and appointed as Director by AGMS of April 22, 2010, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 34 dated April 22, 2010. Previously serving as General Manager of Product Development Department Sec. II at Mandom Corporation, Japan. Has undergone his latest education at Konan University, Japan. Hiroaki Yagi Direktur Senior Senior Director Bertugas : Strategic Marketing Planning dan International Sales Served in: Strategic Marketing Planning and International Sales Diangkat sebagai Direktur Senior sejak tahun 2012 oleh RUPS tanggal 24 April 2012. Sebelumnya menjabat sebagai Deputy General Manager International Operations Department Mandom Corporation tahun 2007 2011 di Mandom Corporation, Japan. Kemudian diangkat oleh RUPS Perseroan sebagai Direktur pada tanggal 20 April 2011 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 9 tanggal 20 April 2011. Menempuh pendidikan terakhir Nara Prefectural Nara Business High School, Japan. Appointed as Senior Director since 2012 by AGMS of April 24, 2012. Previously posted as Deputy General Manager of International Operations Department of Mandom Corporation during 2007-2011 in Mandom Corporation, Japan. Later, appointed by AGMS as Director on April 20, 2011, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 9 dated April 20, 2011. Had his latest education at Nara Prefectural Nara Business High School, Japan. Tugiyono Direktur Tidak Terafiliasi Director Not Affiliated Bertugas : Produksi Pabrik Cibitung Served in: Production of Cibitung Plant Diangkat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi pertama kali tahun 2006 oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Sebagai Direktur di Pabrik Sunter (2006 2012). Bergabung dengan Perseroan di Bagian Tissue pada tahun 1979. Sebagai Manajer Produksi tahun 2000 2006. Menempuh pendidikan terakhir di Universitas Wiraswasta Indonesia, Jakarta. First appointed as Director Not Affiliated in year 2006 by AGMS of April 25, 2006, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30, dated April 25, 2006. Director at Sunter Plant (2006-2012). Joined the Company in Tissue Department in 1979. Served as Production Manager in years 2000-2006. Has undergone his latest education at Universitas Wiraswasta Indonesia, Jakarta. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 33
Profil Direksi Board of Directors Profile Joko Santoso Wigianto Direktur Tidak Terafiliasi Director Not Affiliated Bertugas : Management Planning dan Internal Audit Served in: Management Planning and Internal Audit Diangkat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 9 tanggal 20 April 2011. Bergabung dengan Perseroan sebagai General Manager Strategic Planning pada tahun 2004, kemudian diangkat sebagai Direktur (Strategic Planning) pada tahun 2006 oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Bertugas sebagai Presiden Direktur PT Tanesia dari tahun 2007 2011. Menempuh pendidikan terakhir di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Joko Santoso Wigianto, Appointed as Director Not Affiliated since 2011 by AGMS of April 20, 2011, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 9 dated April 20, 2011. Joined the Company as General Manager of Strategic Planning in 2004, then was appointed as Director (Strategic Planning) in 2006 by AGMS of April 25, 2006, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30 dated April 25, 2006. Served as President Director of PT Tanesia in years 2007-2011. Has undergone his latest education at Christian University of Satya Wacana, Salatiga. Sanyata Adi Saputra Direktur Tidak Terafiliasi Director Not Affiliated Bertugas : Human Resources Development Served in: Human Resources Development Diangkat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi oleh RUPS tanggal 20 April 2011 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 9 tanggal 20 April 2011. Sebelumnya sebagai Department Head HRD & GA tahun 2010 2011. Bergabung dengan Perseroan di bagian HRD pada tahun 1990. Menempuh pendidikan terakhir di Pascasarjana Universitas Satyagama, Jakarta Appointed as Director Not Affiliated by AGMS of April 20, 2011, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 9 dated April 20, 2011. Previously serving as Department Head HRD & GA in years 2010-2011. Joined the Company in HRD in 1990. Has undergone his latest education at Post-graduate program of Satyagama University, Jakarta. Tiurma Rondang Sari Direktur Tidak Terafiliasi Director Not Affiliated Bertugas : Product Development (Ladies & Product Planning) Served in: Product Development (Ladies & Product Planning) Diangkat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi (Product Development [Ladies & Product Planning]) sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 9 tanggal 20 April 2011. Sebelumnya sebagai Department Head Product Development tahun 2010 2011. Bergabung dengan Perseroan sebagai Manager Product Development pada tahun 2002. Menempuh pendidikan terakhir di Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Appointed as Director Not Affiliated (Product Development [Ladies & Product Planning]) since 2011 by AGMS of April 20, 2011, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 9 dated April 20, 2011. Previously served as Department Head Product Development in year 2010-2011. Joined the Company as Manager Product Development in 2002. Has undergone her latest education at the Graduate Program at Gadjah Mada University, Yogyakarta. 34 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Profil Direksi Board of Directors Profile Hideo Yamanaka Direktur Director Bertugas : Pabrik Sunter Served in: Sunter Plant Diangkat sebagai Direktur sejak tahun 2012 oleh RUPS tanggal 24 April 2012 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 11 tanggal 24 April 2012. Sebelum ditempatkan di Perseroan oleh Mandom Corporation, bertugas sebagai Kepala Divisi Teknik Departemen Produksi, Pabrik Fukuzaki tahun 2000. Bergabung dengan Perseroan sebagai Production Manager tahun 2001. Kemudian ditempatkan kembali oleh Mandom Corporation, Jepang ke Perseroan sebagai Departement Head Bagian Produksi tahun 2012. Menempuh pendidikan terakhir di Osaka Institute of Technology, Jepang tahun 1988. Appointed as Director since 2012 by AGMS of April 24, 2012 as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 11 dated April 24, 2012. Before being posted in the Company by Mandom Corporation, served as Head of the Technical Division of the Production Department, Fukuzaki Plant in year 2000. Joined the Company as Production Manager in year 2001, then posted again by Mandom Corporation, Japan to the Company as Head of Production Department in year 2012. Has undergone his latest education at Osaka Institute of Technology, Japan in 1988. Yoshihiro Tsuchitani Direktur/Chairman Director/Chairman Bertugas : Teknik Produksi Served in: Production Techniques Diangkat sebagai Direktur/Chairman (Teknik Produksi) sejak tahun 2011 oleh RUPS tanggal 20 April 2011 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Nomor 9 tanggal 20 April 2011. Ditempatkan oleh Mandom Corporation, Jepang sebagai Manajer Produksi pada tahun 1983. Kemudian diangkat sebagai Direktur sejak tahun 1991 oleh RUPS tanggal 7 Mei 1991 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham Nomor 14 tanggal 7 Mei 1991. Selanjutnya pada tahun 2004 sebagai Direktur Senior diangkat oleh RUPS tanggal 22 April 2004.Kemudian pada tahun 2006 sebagai Wakil Presiden Direktur diangkat oleh RUPS tanggal 25 April 2006 sebagaimana dicantumkan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Nomor 30 tanggal 25 April 2006. Menempuh pendidikan terakhir di Izhuo Technical High School,Japan. Appointed as Director/Chairman (Production Techniques) since 2011 by AGMS of April 20, 2011, as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 9 dated April 20, 2011. Posted by Mandom Corporation, Japan as Production Manager in 1983, then appointed as Director since 1991 by AGMS of May 7, 1991, as stated in Deed of Minutes of Extraordinary General Meeting of Shareholders Number 14 dated May 7, 1991. Afterwards in 2004 as Senior Director, appointed by AGMS of April 22, 2004. Then in 2006, served as Vice President Director appointed by AGMS of April 25, 2006 as stated in Deed of Minutes of Annual General Meeting of Shareholders Number 30 dated April 25, 2006. Has undergone his latest education at Izhuo Technical High School, Japan. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 35
Sumber Daya Manusia Human Resources Di tahun 2012 ini beberapa program pengembangan karyawan yang direalisasikan oleh Perseroan lebih ditujukan untuk memperkuat employee engagement dan kompetensi leadership untuk persiapan masa depan. Program-program tersebut ditargetkan untuk semua lini jabatan, mulai dari level staff hingga Department Head. Dan sebagai perusahaan multinasional yang terus berkembang, program pengembangan karyawan Perseroan tidak hanya ditujukan untuk karyawan lokal tapi juga ekspatriat dari Jepang. In 2012, some employee development programs carried out by the Company were focused on strengthening employee engagement and leadership competency for future preparation. Those programs were targeted for all functions in the Company, starting from staff to Department Head. And as a multinational company that continues to evolve, the employee development programs of the Company are not only addressing to local employees but also Japanese expatriates. Training curriculum yang sudah disusun sebelumnya menjadi pedoman Perseroan untuk pengembangan skill di masa depan. Ini selanjutnya menjadi dasar kriteria minimum yang akan menjadi pertimbangan pengembangan skill karyawan. Dengan ini program pengembangan akan lebih terfokus, dari tipe classical menjadi personal. A pre-compiled training curriculum was developed to be the Company s guidance for future skill development. This subsequently became the basis of minimum criteria which will be a consideration for employees skill development. Thus, employee development program can be more focused, from classical to personal type. Perseroan juga memberikan perhatian lebih pada program employee engagement dimana mulai tahun ini, khusus untuk karyawan baru, Perseroan menerapkan sistem terintegrasi yang melibatkan seluruh departemen. Dalam sistem ini setiap departemen diminta untuk memberikan pengetahuan yang The Company also pays more attention on employee engagement program whereas starting this year, particularly for new employees, the Company implemented an integrated system which involve all departments in the Company. Through this system, each department was expected to provide a 36 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Sumber Daya Manusia Human Resources Dalam bidang rekrutmen, Perseroan memperkuat sistem sentralisasi dengan tujuan untuk memperoleh pemerataan kompetensi bagi seluruh karyawan PT Mandom Indonesia Tbk. In terms of recruitment, the Company enhanced centralization aiming to gain an equal distribution of competence for all employees of PT Mandom Indonesia Tbk. utuh mengenai Perseroan, baik dalam hal DNA maupun proses kerja yang terintegrasi. Melalui program ini, karyawan diberi kesempatan untuk mengetahui lebih dalam tentang alur bisnis Perseroan, yang kemudian akan menghasilkan output proses kerja yang lebih lancar di masa depan. comprehensive knowledge about the Company, both in terms of DNA and also integrated work process. With this program, employees were given opportunity to further understand the Company s business flow, which then will generate a smoother business process output in the future. Dalam bidang rekrutmen, Perseroan memperkuat sistem sentralisasi dengan tujuan untuk memperoleh pemerataan kompetensi bagi seluruh karyawan PT Mandom Indonesia Tbk. Sentralisasi ini diterapkan hingga kantor-kantor perwakilan Perseroan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Melalui sentralisasi ini, Perseroan akan lebih mantap dalam menghadapi tantangan masa depan dengan sumber daya manusia yang sudah siap, baik dari segi pengetahuan maupun kemampuan. In terms of recruitment, the Company enhanced centralization aiming to gain an equal distribution of competence for all employees of PT Mandom Indonesia Tbk. This centralization was implemented also to all of the Company s representative offices in some areas in Indonesia. Through this centralization, the Company will be more steadfast in facing future challenges accommodate by prepared human resources, both in terms of knowledge and skill. Pada tanggal 31 Desember 2012, jumlah karyawan Perseroan adalah 4.570 orang. As of December 31, 2012, the number of employees of the Company was 4,570 persons. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 37
Lembaga Profesi Penunjang Perusahaan Capital Market Supporting Institution and Profesional Biro Administrasi Efek PT Sirca Datapro Perdana Wisma Sirca Jl. Johar No. 18, Menteng, Jakarta 10340 Telepon: (021) 390-0645, 390-5920 Faksimili: (021) 390-0652, 390-0671 Share Registrar PT Sirca Datapro Perdana Wisma Sirca Jl. Johar No. 18, Menteng, Jakarta 10340 Telepon: (021) 390-0645, 390-5920 Faksimili: (021) 390-0652, 390-0671 Jasa yang diberikan: a. Pemeliharaan data pemegang saham b. Koodinasi dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia c. Membantu dalam hal pembayaran dividen, penyelenggaraan RUPS/corporate action d. Menyampaikan berbagai laporan ke BAPEPAM - LK, BEI dan emiten Services: a. To keep data of shareholders b. To coordinate with PT Central Securities Depository c. To assist in paying dividend, implementing shareholders meeting/corporate action. d. To submit reports to Capital Market-Financial Institute Supervisory Agency, Indonesia Stock Exchange and issuer. Periode penugasan : 30 September 2012 29 September 2013 Engagement period: 30 September 2012 29 September 2013 Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Eny (d/h Osman Bing Satrio & Rekan) Public Accountant Osman Bing Satrio & Eny (d/h Osman Bing Satrio & Rekan) The Plaza Office Tower 32nd Floor Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30 Jakarta 10350 Telepon: (021) 29923100 Faksimili: (021) 29928200, 29928300 The Plaza Office Tower 32nd Floor Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30 Jakarta 10350 Telepon: (021) 29923100 Faksimili: (021) 29928200, 29928300 Jasa yang diberikan: a. Audit atas laporan keuangan dan pelaporan konsolidasian tahunan perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2012. b. Review atas pelaporan konsolidasian Perusahaan untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2012, periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2012, dan periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2012 ( pelaporan konsolidasian tiga bulanan ). Services : a. Audit of the Company s financial statements and year end consolidation reporting package for the year ended December 31, 2012. b. Quarterly review of the Company s consolidation reporting package for the three months period ended March 31, 2012, the six months period ended June 30, 2012, and the nine months period ended September 30, 2012 ( quarterly reporting package ). Periode penugasan : Mulai tanggal 30 April 2012 sampai dengan selesai menjalankan jasa tersebut diatas. Engagement period : From 30 April 2012 until completion of services mentioned above. 38 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Penghargaan dan Sertifikasi Award and Certifications TOP BRAND AWARD (dari Frontier & Majalah Marketing) TOP BRAND AWARD (from Frontier & Majalah Marketing) PIXY : Face Powder PIXY : Lipstick GATSBY : Hair Gel GATSBY : Splash Cologne TOP BRAND FOR TEENS (dari Frontier & Majalah Marketing) TOP BRAND FOR TEENS (from Frontier & Majalah Marketing) GATSBY : Body Cologne (Men) GATSBY : Hair Gel PIXY : Lipstick PUCELLE : Body Cologne (Women) INDONESIA YOUTH MOST FAVORITE BRAND (dari Majalah Marketeers & MarkPlus Insight) INDONESIA YOUTH MOST FAVORITE BRAND (from Majalah Marketeers & MarkPlus Insight) GATSBY : Perfume/Body Spray/Body Mist (Male) PIXY : Face Powder (Male) PIXY : Face Powder (Female) INDONESIA S MOST FAVORITE WOMEN BRAND 2012 (dari Majalah Marketeers & Markplus Insight) INDONESIA S MOST FAVORITE WOMEN BRAND 2012 (from Majalah Marketeers & Markplus Insight) PIXY : Face Powder HAI YOUTH BRAND AWARD 2012 (dari Majalah HAI) HAI YOUTH BRAND AWARD 2012 (from HAI magazine) GATSBY : Hair Styling PERUSAHAAN PEMBINA TERBAIK TENAGA KERJA PEREMPUAN TINGKAT PROPINSI PROVINCIAL LEVEL BEST TRAINER COMPANY FOR FEMALE WORKERS Dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia & Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi Republik Indonesia From the State Minister of the Empowerment of Women & Protection of Children of the Republic of Indonesia & the Minister of Labour & Transmigration of the Republic of Indonesia SOCIAL MEDIA AWARD 2012 (dari Frontier & Majalah Marketing) SOCIAL MEDIA AWARD 2012 (from Frontier & Majalah Marketing) GATSBY : FACE CLEANSER SOAP 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 39
40 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 41
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Seiring dengan pertumbuhan dan kondisi perekonomian nasional yang semakin baik, Mandom Indonesia berupaya meningkatkan laba secara berkesinambungan dengan mengelola usaha secara inovatif dan profesional. Along with the improving growth and national economy,mandom Indonesia continuously increase profit by managing the business in an innovative and professional way Kondisi Umum dan Prospek Usaha Perekonomian Dunia Perekonomian dunia pada tahun 2012 masih melanjutkan tren pemulihan walaupun daya pemulihannya cenderung melambat. GENERAL CONDITIONS AND BUSINESS PROSPECTS World Economy The world economy in 2012 is continuing its recovery trend despite a downturn in its recovery pace. Perekonomian kawasan Eropa masih mengalami pertumbuhan yang negatif yang diantaranya disebabkan oleh krisis utang fiskal, meningkatnya angka pengangguran, dan menurunnya kepercayaan pasar. Sementara itu, ekonomi Amerika Serikat (AS) mulai membaik walaupun beberapa faktor seperti melemahnya ekspor dan ketidak-jelasan kebijakan keuangan pemerintah AS masih berpengaruh pada lambatnya pertumbuhan ekonomi AS. Eurozone economies are still experiencing negative growth caused by fiscal debt crisis, rising unemployment rate, and declining market confidence. Meanwhile, the U.S. economy started to improve although some factors such as weakening of exports and uncertainty in monetary policy of the U.S. government still has an influence in the slowdown of the U.S. economy. Lemahnya pemulihan di negara-negara maju ini mengakibatkan pada melambatnya pertumbuhan ekonomi negara berkembang seperti China dan India. Namun demikian, pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang masih dapat ditopang oleh kuatnya konsumsi rumah tangga. The weak recovery in these developed countries has resulted in economy growth slowdown in some emerging economies such as China and India. However, economic growth in developing countries can still be supported by strong domestic consumption. Bagi ekonomi dunia, tahun 2012 dapat dikatakan sebagai tahun melambatnya pertumbuhan ekonomi dan menguatnya tingkat ketidakpastian di masing-masing negara. For world economy, the year 2012 can be said as the year of slowing economic growth and a stronger level of uncertainty in each country. 42 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Perekonomian Indonesia Perekonomian Indonesia pada tahun 2012 masih tumbuh cukup kuat didorong oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga tumbuh cukup stabil ditengah penerapan aturan baru tentang uang muka kredit perumahan dan kendaraan bermotor. Sementara itu, kinerja investasi terus membaik berkat adanya optimisme pelaku usaha terhadap perekonomian Indonesia serta terjaganya kestabilan makro ekonomi. Indonesia Economy Indonesia economy in the year 2012 continued to show strong growth driven by domestic consumption and investment. Domestic consumption grew steadily amid the implementation of new rules on advances of mortgage and motor vehicles loan. Meanwhile, investment continues to improve thanks to business optimism on the economy of Indonesia and sustained macroeconomic stability. Di sisi nilai tukar rupiah, tahun 2012 diawali dengan kurs 9.068 per dolar AS. Angka ini kemudian melemah sampai 9.670 per Dolar AS. Pelemahan ini dipengaruhi oleh adanya kekhawatiran melambatnya perekonomian dunia serta adanya pengaruh memburuknya neraca anggaran Indonesia. In terms of Rupiah exchange rate, earlier in the year 2012, Rupiah was recorded at 9,068/US$ and weakened to 9,670/US$ at the end of year. The weakening of Rupiah was triggered by concerns over slowdown on world economy and the impact of declining Indonesia s balance sheets. Inflasi pada tahun 2012 tercatat sebesar 4,3%. Sepanjang tahun 2012 inflasi tetap terkendali pada level yang rendah meskipun sempat meningkat di awal tahun sehubungan dengan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Oleh karena itu, pergerakan harga konsumen juga tercatat cukup stabil. Inflation was recorded at 4.3%. In the year 2012, inflation was subdued at a low level despite a rise in the beginning of the year due to the planned increase of subsidized fuel prices. Therefore, movement in consumer prices was also recorded quite stable. Prospek Usaha Di pasar kosmetika, meningkatnya pendapatan golongan menengah turut mendukung tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya kebersihan dan kecantikan kulit. Dengan demikian, sebagai perusahaan kosmetik, nilai penjualan Perseroan ikut terpengaruh dan mencatatkan pertumbuhan sebesar 11,9% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 1,85 triliun dimana laba bersih tercatat sebesar 150,37 miliar. Business Prospects Regarding cosmetic market, the rising income of middle class contributed to the growing awareness of the importance of hygiene and skin care. Thus, as a cosmetic company, sales of the Company was also affected and could record growth of 11.9% from the previous year to 1.85 trillion whereas net income was recorded at 150.37 billion. Besarnya jumlah penduduk usia muda menjadi peluang yang baik bagi pasar kosmetik di Indonesia. Hal ini ditambah dengan meningkatnya tren penggunaan kosmetik oleh pria dalam beberapa tahun belakangan. Jumlah pria usia muda yang relatif berimbang dengan jumlah wanitanya semakin membuka peluang pasar bagi industri kosmetik Indonesia. The large number of young generation is a big potential in Indonesia cosmetic market. The increasing trend of men s cosmetic in the past few years is another added value for this potential. The number of men in the young generation category which relatively in balance with the number of women in the same age category raises market potential in the Indonesia cosmetic industry. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 43
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Perbandingan antara target awal tahun buku dengan realisasi Pada awal tahun buku 2012, Perseroan menargetkan penjualan sebesar 1,85 triliun. Secara total, target penjualan dapat dicapai dengan baik. Penjualan domestik tercatat sebesar 1,34 triliun sementara penjualan ekspor dapat melebihi target yang telah ditetapkan dan mencatatkan angka 510,18 miliar. Comparison between target and realization Early 2012, the Company had set sales target of 1.85 trillion. Overall, sales target can be achieved. Domestic sales was recorded at 1.34 trillion while export sales outperformed the target and was recorded at 510.18 billion. Tinjauan Operasional Perseroan hanya memiliki satu segmen usaha yaitu kosmetika. Informasi mengenai produk kosmetika yang digunakan untuk tujuan pelaporan manajemen dalam laporan keuangan terbagi menjadi produk perawatan rambut, perawatan kulit & rias, wangi-wangian, dan lain-lain. operational review The Company has only one business segment, which is cosmetics. Information about the cosmetic products used for management reporting purposes is divided into hair care, skin care & make-up, fragrance, and others. Di tahun 2012, pertumbuhan penjualan terbesar dicatatkan oleh produk wangi-wangian yang tumbuh sebesar 15,7% yaitu dari 424,22 miliar di tahun 2011 menjadi 490,76 miliar. Pertumbuhan terbesar kedua dicatatkan oleh produk perawatan kulit & rias yang tumbuh sebesar 13,6 % yaitu dari 598,37 miliar di tahun 2011 menjadi 679,86 miliar. In the year 2012, the biggest sales growth was recorded by fragrance products which grew by 15.7% from 424.22 billion in 2011 to 490.76 billion. The second biggest growth was recorded by skin care & make-up products which grew by 13.6% from 598.37 billion in 2011 to 679.86 billion. a. Produksi Pada tahun 2012, kegiatan produksi difokuskan untuk meningkatkan kestabilan kualitas, menurunkan biaya produksi, menekan risiko kekurangan stok material maupun barang jadi, dan meningkatkan kemampuan teknologi. a. Production In 2012, production activities were focused on improving quality stability, reducing production cost, lowering risk of shortage in materials and finished goods, and increasing technology capacities. Secara spesifik, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan antara lain pemasangan Alat Inspeksi Kamera untuk secara otomatis mendeteksi kesalahan pemasangan label pada high speed filling up line GATSBY STYLING WAX dan pemasangan Leak Tester untuk mendeteksi short mold pada proses plastic molding. Melalui pemasangan alat-alat ini, kestabilan kualitas serta penurunan biaya produksi dapat tercapai. Secara bertahap sistem ini dijadwalkan untuk dapat diterapkan pada lini produksi yang lain. Specific description of the above mentioned activities are the installation of a Camera Inspection Tool to automatically detect incorrect label installations in the high speed filling up line of GATSBY STYLING WAX and the installation of a Leak Tester to detect short mold on plastic molding process. By installing these equipments, both stable qualities and lower production costs can be achieved. Gradually, other production lines are scheduled to get similar improvements. Selain itu juga telah dilakukan penambahan mesin press foundation untuk produk make-up wanita yang merupakan produk andalan perusahaan. Melalui penambahan ini, kapasitas produksi dapat ditingkatkan sebesar 133%. Penambahan lini produksi kecepatan tinggi juga dilakukan Another improvement was the addition of a press foundation machinery for female make-up products, which is the flagship product of the company. This has increased production capacity by 133%. The addition of a high speed production line of POWDER HAIR DYE and SACHET 44 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis pada produksi POWDER HAIR DYE dan SACHET dimana masing-masing kapasitas produksi meningkat sebesar 300% dan 110% dengan tujuan mengurangi kekosongan produk jadi. Pemasangan quickscope serta Alat Pemeriksa Presisi telah dilakukan pada tahap quality control untuk mengurangi human error. products has increased the production capacity by 300% and 110% respectively which was done in order to reduce the possibility of zero stock of finished goods. Installation of a quick-scope and Precision Inspection Tool was done in quality control in order to minimize human error. Perseroan telah mengadopsi sistem Continuous Improvement sejak lama. Continuous Improvement adalah sistem yang mencakup bidang peningkatan kualitas dan peningkatan produktivitas (pengurangan reject rate). Melalui sistem ini, karyawan secara aktif terlibat dalam perbaikan proses produksi serta pelaksanaan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Karyawan memberikan usulan Continuous Improvement dan karyawan yang memberikan usulan terbanyak diberikan penghargaan di akhir tahun. Di tahun 2012, usulan dari sisi kualitas dan kuantitas sama-sama meningkat dimana dari sisi jumlah meningkat 120% dibanding tahun sebelumnya. Sebagai bagian dari pendidikan sumber daya manusia, sistem ini akan terus diperkuat. The company has adopted a system of Continuous Improvement for a long time. Continuous Improvement is a system that covers the sectors of quality improvement and higher productivity (lower reject rate). Through this system, employees are actively involved in the improvement of the production process as well as the implementation of the 5R (Efficient, Organized, Cleanliness, Care, Diligent). Employees are encouraged to propose for Continuous Improvement and employee with the biggest number of proposal will be awarded at the end of year. In 2012, proposals from both quality and quantity point of view have increased altogether in which it increased by 120% in terms of quantity from the previous year. As part of human resource education, the system will be continuously improved. Dari sisi penurunan biaya produksi, perbaikan lini produksi serta penerapan penggunaan material pengganti dapat menurunkan biaya produksi sebesar 11,74 miliar. In the sector of lowering production cost, improvement of production line as well as the implementation of supplemental material usage can lower the production costs to as much as 11.74 billion. Sementara itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan teknologi karyawan produksi, telah dilaksanakan kerja sama teknis dengan Mandom Corporation di Jepang Aside from that, in order to improve technological capabilities of production employees, technical cooperations have been carried out with Mandom 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 45
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis berupa pengiriman karyawan ke kantor pusat di Jepang maupun sebaliknya. Pada bulan September, Engineer Produksi telah dikirim ke kantor Mandom Corporation di Jepang. Teknologi dan pengetahuan yang didapat kemudian dibagikan secara sistematis kepada karyawan Grup Produksi agar bisa dipraktekkan di lapangan. Hal yang sama juga telah dilakukan saat Engineer dari kantor pusat datang dan membagi ilmu mereka. Corporation in Japan in the form of sending employees to headquarter in Japan and vice versa. In September of this year, Production Engineer had been sent to Mandom Corporation office in Japan. Technology and knowledge gained were then shared systematically with the employees in Production Group to be implemented on-site. In addition to that, engineers from headquarter were invited to the Company to exchange their knowledge and experiences. Kedepannya, secara jangka panjang, Grup Produksi akan terus meningkatkan improvement demi mencapai produktivitas yang optimal. In the future, the Production Group will continue to enhance improvement in order to achieve optimum productivity. b. Penjualan Penjualan di tahun 2012 tercatat sebesar 1,85 triliun atau tumbuh 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Penjualan domestik tumbuh 10,2% dibanding tahun sebelumnya menjadi 1,34 triliun. Sementara itu, penjualan ekspor tumbuh 16,6% dibanding tahun sebelumnya menjadi 510,18 miliar didukung oleh penjualan ekspor ke Jepang dan negara-negara ASEAN yang tumbuh cukup signifikan. Dengan demikian, persentase penjualan domestik dibanding ekspor tercatat sebesar 72,4% : 27,6%. b. Sales Sales in 2012 was recorded at 1.85 trillion or grew by 11.9% from the previous year. Domestic sales grew by 10.2% from the previous year to 1.34 trillion. Export sales grew by 16.6% from the previous year to 510.18 billion, supported by export sales to Japan and other ASEAN countries which all grew significantly. Therefore, domestic to export sales was recorded at 72.4% : 27.6%. Adapun kenaikan harga yang dilakukan dalam 2 tahun terakhir adalah sebagai berikut: Price increase in the past two years was as follows: Tahun Kenaikan harga Year Price Increase 2011 216 item: 4-17% 2012 116 item: 3-15% c. Profitabilitas Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, penjualan di tahun 2012 tercatat sebesar 1,85 triliun, tumbuh 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih tercatat tumbuh sebesar 7,4% dibanding tahun sebelumnya menjadi 150,37 miliar. Rasio laba bersih dibanding penjualan turun tipis menjadi 8,1% dari 8,5% di tahun 2011. c. Profitability As mentioned before, sales in the year 2012 was recorded at 1.85 trillion or grew by 11.9% from the previous year. Net income grew by 7.4% from the previous year to 150.37 billion. Ratio of net income to sales declined slightly to 8.1% from 8.5% in the year 2011. 46 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tinjauan Keuangan a. Aset Aset lancar pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 768,62 miliar atau meningkat 14,4% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 671,88 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya penambahan investasi, piutang usaha pihak berelasi serta kas dan setara kas. Aset tidak lancar pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 492,96 miliar atau meningkat 7,4% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 458,98 miliar. Jumlah aset pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 1,26 triliun atau meningkat 11,6% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 1,13 triliun. FINANCIAL review a. Assets As of the end of the year, current assets was 768.62 billion or increased by 14.4% from the end of 2011 which was 671.88 billion. Mainly, it has been brought about by an increase in investment, trade accounts receivable of related parties as well as cash and cash equivalents. Noncurrent assets at the end of year was 492.96 billion or increased by 7.4% from the end of 2011 which was 458.98 billion. As a result, total assets at the end of the year 2012 was recorded at 1.26 trillion or an increase of 11.6% from the end of 2011 which was 1.13 trillion. b. Liabilitas Liabilitas jangka pendek pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 99,48 miliar atau meningkat 73,9% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 57,22 miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya yang masih harus dibayar dan utang pajak. Liabilitas jangka panjang pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 65,27 miliar atau meningkat 22,6% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 53,24 miliar dikarenakan adanya kenaikan liabilitas imbalan kerja. Jumlah liabilitas pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 164,75 miliar atau meningkat 49,2% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 110,45 miliar. b. Liabilities As of the end of the year, current liabilities was recorded at 99.48 billion or an increase of 73.9% from the end of 2011 which was 57.22 billion. The rise was mainly due to an increase in accrued expenses and taxes payable. Noncurrent liability at the year end was recorded at 65.27 billion or an increase of 22.6% from the end of 2011 which was 53.24 billion due to the rise in employee benefits obligation. Total liabilities at the year end was recorded at 164.75 billion or an increase of 49.2% from the end of 2011 which was 110.45 billion. c. Ekuitas Ekuitas pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 1,10 triliun atau meningkat 7,5% dibanding akhir tahun 2011 sebesar 1,02 triliun. Kenaikan ekuitas berasal dari peningkatan saldo laba dari laba bersih tahun berjalan setelah dikurangi pembayaran dividen tahun sebelumnya. c. Equity As of the end of the year, total equity was recorded at 1.10 trillion or increased by 7.5% from the end of 2011 which was 1.02 trillion. The rise in total equity was due to the increase in retained earnings derived from net income for the year net dividend payment of the previous year. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 47
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis d. Penjualan, beban, laba, pendapatan komprehensif lain, dan total laba komprehensif Penjualan di tahun 2012 tercatat sebesar 1,85 triliun atau tumbuh 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Persentase beban pokok penjualan di tahun 2012 tercatat 63,2%, sedikit menurun dibanding tahun 2011 sebesar 63,7%. Sementara itu, persentase laba bersih terhadap penjualan tercatat sebesar 8,1%. Laba bersih tumbuh 7,4% dibanding tahun 2011 menjadi 150,37 miliar. Pendapatan komprehensif lain diperoleh dari laba yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar efek yaitu tercatat sebesar 429,59 juta. Dengan demikian, total laba komprehensif di tahun 2012 tercatat sebesar 150,80 miliar. Laba per saham dasar sebesar 748 /saham. d. Sales, cost of goods sold, net income, other comprehensive income, and total comprehensive income Sales in the year 2012 was recorded at 1.85 trillion or grew by 11.9%from the previous year. Cost of goods sold ratio in 2012 was the same as in 2011 which was 63.2%, slightly decrease compared to 2011 which was 63.7%. Ratio of net income to sales was recorded at 8.1%. Net income grew by 7.4% from the previous year to 150.37 billion. Other comprehensive income were obtained from unrealized gain on changes in market value of securities which was recorded at 429.59 million. Therefore, total comprehensive income in 2012 was recorded at 150.80 billion. Basic earnings per share was 748/share. e. Arus kas Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan tahun 2012 adalah sebesar 250,45 miliar atau meningkat 242,4% dibanding tahun 2011 sebesar 73,14 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya kenaikan penerimaan kas dari pelanggan sehubungan dengan pertumbuhan penjualan Perseroan. Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi di tahun 2012 mencapai 130,18 miliar atau meningkat 191,2% dibanding tahun 2011 sebesar 44,71 miliar. Hal ini terutama dikarenakan adanya peningkatan penempatan deposito berjangka dan perolehan aset tetap. Arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat sebesar 74,35 miliar atau meningkat 8,8% dibanding tahun 2011 sebesar 68,31 miliar sehubungan dengan meningkatnya jumlah pembayaran dividen. Oleh karena itu, kenaikan bersih kas dan setara kas tercatat sebesar 45,93 miliar, sehingga saldo kas dan setara kas di akhir tahun 2012 sebesar 134,94 miliar. e. Cashflow Net cash provided by operating activities in 2012 was 250.45 billion or increased by 242.4% from the previous year which was 73.14 billion. The rise was due to the increase in cash receiptes from customers in connection with sales growth of the Company. Net cash used in investing activities in 2012 was 130.18 billion or increased by 191.2% from the previous year which was 44.71 billion. It was mainly due to the increase in placement of time deposits and acquisitions of property, plant, and equipment. Cash flows from financing activity was recorded at 74.35 billion or an increase of 8.8% compared o the previous year which was 68.31 billion due to the increase in payment of dividends. Therefore, net increase in cash and cash equivalents was recorded at 45.93 billion from the previous year. Cash and cash equivalents at end of year was 134.94 billion. f. Kemampuan membayar utang & tingkat kolektabilitas piutang Penjualan dan rencana produksi yang efisien membuat Perseroan memiliki kemampuan yang cukup tinggi dalam pembayaran liabilitas jangka pendek. Aset lancar pada akhir tahun 2012 tercatat sebesar 768,62 miliar dan liabilitas jangka pendek sebesar 99,48 miliar. Pada tahun 2012, rata-rata pembayaran hutang adalah 56 hari. Sementara itu, tingkat rata-rata kolektabilitas piutang Perseroan pada tahun 2012 adalah 53 hari. f. Solvability and receivables colectability Through efficient sales and production planning, the Company manage to secure its solvency. As of the end of 2012, current assets was 768.62 billion and current liabilities was 99.48 billion. In 2012, the average debt payment was 56 days. While, the average collection day of the Company was 53 days. 48 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tinjauan Pemasaran Penjualan Domestik Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia di tahun 2012 telah menyentuh angka 33,3 juta dan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3%. Pertumbuhan ekonomi masih ditopang oleh permintaan domestik yang cukup kuat dan potensi membaiknya ekspor meskipun masih dibayangi oleh ketidakpastian perekonomian global. Pertumbuhan ini juga didukung oleh masih cukup kuatnya sumber pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan juga pulau Jawa. MARKETING REVIEW Domestic sales Indonesia s Gross Domestic Product (GDP) per capita in 2012 has reached 33.3 million and economic growth was 6.3%. Economic growth is still maintained by strong domestic consumption and the potential improvement of exports, despite continued threats of global economic uncertainty. This is also supported by the regional economy, which remains strong, especially in the Eastern Region of Indonesia (Kawasan Timur Indonesia KTI) and Java. Jumlah ritel modern tumbuh cukup tinggi yaitu di kisaran angka 10 15% didorong oleh meningkatnya jumlah golongan menengah di Indonesia. Perkembangan ritel modern menjadi perhatian khusus bagi Perseroan dan untuk itu telah dilakukan beberapa aktivitas untuk mendukung penjualan Perseroan di ritel modern seperti Target Sales, Kontes Pajang, dan Time Service. The number of modern retail grew relatively high at a range of 10%-15% due to the increasing number of middle class consumer in Indonesia. The expansion of modern retail has been a particular concern of the Company and therefore several activities such as Target Sales, Display Contest, and Time Service, had been carried out to support the Company s sales in modern market. Namun demikian, Perseroan juga terus mengembangkan pasar tradisional yang memberikan kontribusi cukup besar bagi penjualan Perseroan. Beberapa aktivitas telah dilakukan seperti A-Rank Program dan B-Rank Program yang ditujukan bagi toko grosir dan toko semi-grosir. However, the Company also continues to improve its sales in traditional market which has been a significant contributor to the Company s sales. Some activities such as A-Rank Program and B-Rank Program had been done targeting wholesalers and semi-wholesalers. Selain itu, Perseroan terus menambah titik distribusi sebagai upaya pengembangan wilayah distribusi. Usaha ini dilakukan dengan membentuk Point of Distribution di Wilayah Leuwiliang - Bogor, Luwuk - Palu, Wanci - Bau Bau, Dompu - Sumbawa, dan Kota Bumi - Lampung. Besides that, the Company keeps on increasing its point of distributions as an effort to expand distribution area. This was done by establishing Point of Distribution in Leuwiliang - Bogor, Luwuk - Palu, Wanci - Bau Bau, Dompu - Sumbawa, and Kota Bumi - Lampung. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 49
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Pada bulan Juli 2012, Perseroan telah meresmikan gedung baru kantor perwakilan Marketing di kota Bandung. Pembangunan gedung baru bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan kegiatan marketing di wilayah Jawa Barat Jawa Tengah. In July 2012, the Company has inaugurated the new building for Marketing Representative Office in Bandung. The construction of the new building was aimed to optimized services in West Java-Central Java region. Untuk kategori produk kosmetik wanita, Perseroan mengadakan program Pixy Dinner di empat kota besar di Indonesia yaitu Medan, Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Selain itu juga diadakan program Target Sales dan Kontes Pajang Produk Lady s Cosmetic. Khususnya untuk PIXY, telah dilakukan renewal produk secara keseluruhan, yaitu dengan mengganti desain kemasan produk, menargetkan konsumen di segmen usia yang lebih muda, dan juga memperkuat penetrasi pasar. Konsep baru yang digunakan oleh PIXY adalah Truly Asian Beauty. In the female category, the Company had held Pixy Dinner program in four big cities in Indonesia; Medan, Bandung, Jakarta, and Surabaya. Besides that, Target Sales and Display Contest for Lady s Cosmetics were also organized. Especially for PIXY, the Company had done a thorough product renewal by changing the design of product packaging, targeting younger consumer segment, and also strengthening market penetration. New concept of PIXY is Truly Asian Beauty. Dalam upaya memperluas segmen konsumen produk Perseroan, Perseroan meluncurkan produk anak sebagai kategori baru yang menargetkan konsumen anak-anak. In an effort to expand the consumer segment of the Company s products, the Company launched kid products as a new category targeting children. Penjualan domestik berdasarkan merek tumbuh dengan baik. Penjualan GATSBY sebagai merek toiletries pria dan PIXY sebagai merek kosmetika wanita masing-masing tumbuh sebesar 14,6% dan 7,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan penjualan Pucelle tumbuh sebesar 1,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, penjualan domestik tahun 2012 tercatat sebesar 1,34 triliun atau tumbuh 10,2% dibanding tahun sebelumnya. Based on brands, domestic sales grew agreeably. GATSBY as a brand of male toiletries and of PIXY as a brand of ladies cosmetics grew by 14.6% and 7.9% respectively from the previous year. The growth of PUCELLE brand was 1.2% from the previous year. Overall, domestic sales in 2012 were 1.34 trillion or grew by 10.2% from the previous year. Penjualan Internasional Penjualan ekspor di tahun 2012 tercatat sebesar 510,18 miliar atau tumbuh 16,6% dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya penjualan ekspor ke Grup Mandom serta melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Yen Jepang dan Dolar AS. Hasilnya, penjualan ekspor mencatatkan surplus sebesar 30 miliar dibandingkan target awal sebesar 480 miliar. International Sales Export sales in the year 2012 was 510.18 billion or grew by 16.6% from the previous year. This growth was supported by the increasing export sales to Mandom Group as well as the weakening of the exchange rate of Rupiah to Japanese Yen and US Dollar. As a result, export sales manage to record a 30 billion surplus from the initial target of 480 billion. Penjualan di pasar India berjalan dengan baik. Sebagai negara tujuan ekspor terpenting bagi Perseroan, usaha perluasan area distribusi telah dilakukan dengan dibukanya jalur distribusi di seluruh wilayah India. Pada bulan Maret Mandom Group meresmikan berdirinya anak perusahaan yang ke-11 yaitu Mandom Corporation (India) Private Limited. Dan mulai bulan Sales in India market was going properly. As the most important export destination country for the Company, expansion on distribution area had been carried out by opening distribution channel in all part of India. On March, Mandom Group has established the eleventh business subsidiary called Mandom Corporation (India) Private Limited. Since July, direct exports 50 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Penjualan ekspor di tahun 2012 tercatat sebesar 510 miliar atau tumbuh 16,6% dibanding tahun sebelumnya. 16,6% Export sales in the year 2012 was 510.18 billion or grew by 16.6% from the previous year. Juli telah dilakukan ekspor secara langsung dari Perseroan ke Mandom Corporation (India) Private Limited. Hal ini menunjukkan keseriusan Mandom Group untuk meningkatkan penetrasi di pasar India. from the Company to Mandom Corporation (India) Private Limited have started. This shows the importance of Mandom Group to increase penetration in India market. Di awal tahun, Perseroan menitik-beratkan usaha untuk membenahi hal-hal yang berkaitan dengan perubahan jalur perdagangan sehubungan dengan dibukanya cabang Mandom Group di India. Hasilnya, penjualan ke pasar India mencatatkan pencapaian sebesar 109,2% dibanding target. Kedepannya, Mandom Corporation (India) Private Limited harus memperkuat penanganan distribusi agen dan ritel dengan cepat, memperluas penetrasi GATSBY sebagai produk andalan dan berusaha menembus pasar dengan meningkatkan skill marketing. Disamping itu, peningkatan skill dan akselerasi proses pengembangan produk yang dapat menjawab keinginan konsumen India harus terus dilakukan untuk memperkuat pondasi bisnis di India. At the beginning of the year, more efforts were deployed to resolve the problems related to changes in trade routes due to the establishment of Mandom Group s subsidiary in India. As a result, sales to India market recorded achievement of 109.2% compared to the target. In the future, Mandom Corporation (India) Private Limited must strengthen the handling of agent and retail quickly, expand penetration of GATSBY as the flagship brand, and try to penetrate the market by strengthening marketing skill. In addition to that, skill enhancement and acceleration of product development process that can answer consumer wants in India should be made to strengthen the business foundation in India. Produk hair styling pria GATSBY tumbuh secara signifikan di pasar India dan sejak tahun lalu terus menduduki posisi nomor 1 untuk kategori hair styling. Posisi ini dapat dicapai oleh GATSBY didukung oleh dapat diterimanya berbagai macam In India, sales of men s hair styling products GATSBY grew very well and since last year it has been number 1 in the hair styling products category. The achievement was accomplished by GATSBY because of the wide range of products from the 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 51
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis produk Perseroan oleh masyarakat dari berbagai macam golongan pendapatan. Perseroan melakukan penyesuaian untuk konsumen golongan B dan C yaitu dengan menyediakan produk gel dalam berbagai ukuran yang harganya dapat terjangkau oleh konsumen. Ini adalah hasil pengembangan produk yang teliti dengan mempertimbangkan keinginan dan daya beli konsumen. Company that is accepted and suitable for people of various classes of income. The Company had done some adjustment for consumers in layer B and C by providing gel products in various sizes with affordable pricing. This is the result of careful product development by taking into account the consumers needs and purchasing power. Selain hair styling, GATSBY juga masuk ke pasar India melalui produk pembersih wajah dan deodorant perfume spray dimana kedua kategori produk tersebut mempunyai pertumbuhan dan pasar yang cukup besar di India. Respon konsumen terhadap kedua produk tersebut cukup baik. Namun, dengan masuknya produk kompetitor, pertumbuhan pasar menjadi lebih sulit sehingga Mandom di India harus meningkatkan akselerasi proses pengembangan produk dan kegiatan iklan dan promosi untuk dapat memanfaatkan peluang pasar dan memperbesar skala bisnis. Besides hair styling, GATSBY also entered India market through facial cleanser and deodorant perfume spray products whereas both products had a good growth and quite a big market in India. Consumers responded to both products agreeably. However, with the entry of competitor products, sales growth becomes ever more difficult so that Mandom in India must increase the acceleration of product development process and conduct advertising and promotion activities in order to take advantage of market opportunities and also increase business scale. Berdasarkan mata uang Rupiah, penjualan ekspor ke Dubai, yang merupakan kontributor terbesar terhadap penjualan ekspor Perseroan dan juga sebagai basis re-ekspor ke lebih dari 90 negara, menurun 5,6% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya pengaruh dari situasi politik di Timur Tengah dan Afrika Utara yang merupakan wilayah tujuan ekspor utama, serta adanya masalah Euro. Karena situasi politik dan ekonomi yang masih tidak kondusif, komunikasi dengan mitra lokal di Dubai terus dilakukan untuk menghindari adanya resiko. Disisi lain, melemahnya nilai tukar Rupiah menyebabkan kenaikan COGS sehingga penyempurnaan di bagian produksi dan juga mitra produksi perlu dilakukan. Pasar internasional terus memperlihatkan potensi yang tinggi sehingga kedepannya Perseroan akan tetap mengembangkan bisnis ekspor yang juga merupakan risk hedge kurs mata uang asing bagi Perseroan. Untuk menjaga pertumbuhan bisnis di masa depan, penekanan biaya untuk pasar internasional serta pengembangan produk yang mencerminkan permintaan pasar harus menjadi perhatian khusus bagi Perseroan. Based on Rupiah, export sales to Dubai as the biggest contributor to the Company s export sales and also as the re-export base to more than 90 countries, was slightly down by 5.6% from the previous year. This was due to the impact of political situation in the Middle East and North Africa, the main exports destination, as well as the Euro problem. Because of chaos in political and economic situations, communication with local partners in Dubai was maintained in order to avoid any risks. On the other hand, the weakening of Rupiah resulted in COGS increase which made improvements in the production unit and production partners must be executed. International market potential remains high so the Company will continue to expand its export business which functioned also as risk hedge for foreign exchange rate for the Company. In order to secure business growth in the future, costs reduction for international market as well as product development which reflect on market demands, should be of particular concerns of the Company. Sehubungan dengan penjualan ekspor ke Grup Mandom, ekspor ke Mandom Corp. Japan tumbuh signifikan sebesar 75,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dikontribusikan oleh penjualan GATSBY Facial Foam yang merupakan market leader di Jepang. Looking into export sales to Mandom Group, export to Mandom Corp. Japan grew significantly by 75.6% from the previous year. This growth was contributed by sales of GATSBY Facial Foam which is the market leader in Japan. 52 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Dengan adanya peningkatan penguasaan teknologi yang telah dicapai pabrik Cibitung dan Sunter, Perseroan mampu memproduksi produk dengan kualitas isi dan kemasan yang sama dengan produk produksi Jepang. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi bisnis ekspor Perseroan. The improved technological capacities of the factories in Cibitung and Sunter enabled the Company to produce products with the same filling and packaging quality as those produce in Japan. This has been an added value for the Company s export business. Penjualan ekspor ke Grup Mandom di negara-negara ASEAN juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Salah satunya ekspor ke Thailand yang sudah pulih dari bencana banjir. Thailand yang menangani area Indochina (Vietnam, Myanmar, Kamboja) bertugas untuk meningkatkan penetrasi dan penjualan produk-produk Perseroan. Penjualan di Indochina tumbuh dengan signifikan khususnya didukung oleh penjualan produk styling gel, hair wax, dan water gloss dari merek utama GATSBY yang dapat diterima dengan baik. Penjualan di Thailand, termasuk Indochina, mencatatkan pertumbuhan sebesar 41,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Export sales to Mandom Group in ASEAN countries also recorded a significant growth. One of which was export sales to Thailand that has recovered from flood disaster. Thailand oversees Indochina (Vietnam, Myanmar, Cambodia) with a duty to increase penetration and sales of the Company s products. Sales in Indochina grew considerably, in particular, supported by sales of styling gel, hair wax, and water gloss products from the Company s focus brand GATSBY which were well accepted by the market. Sales in Thailand, including Indochina, grew by 41.9% from the previous year. Di negara ASEAN lain, penjualan produk Perseroan juga tumbuh dengan baik. Contohnya produk khusus ekspor di Malaysia yang tumbuh 45,1% dibanding tahun sebelumnya serta produk hair wax dalam bentuk sachet yang tumbuh dengan baik di Filipina yaitu sebesar 27,8% dibanding tahun sebelumnya. In other ASEAN countries, the Company s sales was also growing very well. Sales of special export products sold in Malaysia grew by 45.1% from the previous year and sales of hair wax sachet sold in the Philippines grew by 27.8% from the previous year. Pengembangan Produk Baru Berdasarkan misi Perseroan yaitu Menciptakan gaya hidup yang lebih bernilai, bersama dengan konsumen dan untuk konsumen, proses pengembangan produk baru dimulai dengan riset konsumen serta analisa pergerakan pasar sehingga produk yang dikembangkan oleh Perseroan dapat mewakili keinginan konsumen. Product Development Based on the Company s mission Creating Lifestyle Value with Consumers, for Consumers, new product development is initiated from consumer needs research and market movement analysis in order to ensure the product being developed by the Company could represent the needs of the consumer. Produk yang diluncurkan pada tahun 2012 adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan produk untuk pasar domestik a. Merek fokus: GATSBY Di tahun 2012, Perseroan mulai memasuki pasar konsumen menengah ke atas melalui peluncuran produk GATSBY Moving Rubber yang merupakan produk hair styling nomor 1 di Jepang dan GATSBY Set & Keep Spray. Selain itu, pengembangan produk juga dilakukan dengan secara aktif masuk ke kategori baru serta melakukan renewal produk. The products launched in 2012 were as follows: 1. Product development for domestic market a. Focus brand: GATSBY In 2012, the Company began entering the market of middle-up class consumer by launching GATSBY Moving Rubber, the number 1 hair styling product in Japan and also GATSBY Set & Keep Spray. Besides that, product development were also conducted by actively entering new category and performing product renewal. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 53
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis GATSBY Moving Rubber yang merupakan produk impor dari Jepang telah diluncurkan ke pasar pada bulan Januari. Kemudian pada bulan Oktober diluncurkan produk impor GATSBY Set & Keep Spray dan GATSBY Styling Foam. Produk-produk ini menargetkan pasar konsumen menengah ke atas. GATSBY Moving Rubber which is imported from Japan was launched in January. Then in October, another imported product from Japan, GATSBY Set & Keep Spray and GATSBY Styling Foam, were launched. These products are targeting the market of middle-up class consumer. Dari kategori parfum, pada bulan Februari, GATSBY Eau de Toilette yang sudah lama dikenal di pasar meluncurkan 2 pilihan wangi baru. Kemudian pada bulan November diluncurkan produk baru GATSBY Urban Cologne dengan konsep yang menargetkan anak muda. From perfume category, in February, GATSBY Eau de Toilette which has long been famous in the market, launched 2 new fragrance choices. Then in November, GATSBY Urban Cologne targeting youngsters was launched. Pada bulan April, sebagai perwujudan usaha Perseroan untuk secara aktif masuk ke kategori baru, telah diluncurkan produk shampoo yaitu GATSBY Perfect Cleansing Hair Shampoo. Kemudian pada bulan Juni, diluncurkan renewal GATSBY Deodorant Series dengan konsep baru yaitu COOL SHOCK. In April, as the implementation of the Company s effort to actively entering new category, GATSBY Perfect Cleansing Hair Shampoo was launched. Then in June, renewal of GATSBY Deodorant Series was launched with a new concept COOL SHOCK. b. Merek fokus: PIXY Lady s Cosmetics Perseroan memperkuat merek PIXY Lady s Cosmetics melalui pengembangan produk untuk mata dan bibir, peluncuran konsep baru untuk produk foundation dan skin care serta renewal secara menyeluruh. b. Focus brand: PIXY Lady s Cosmetics The Company strengthened PIXY Lady s Cosmetics brand through product development for eyes and lips products, launching new concept of foundation and skin care products, as well as thorough renewal. Pada bulan Juni dan Juli, diluncurkan PIXY Colors of Delight Line & Shadow, PIXY Colors of Delight Bold To Last Gel Eyeliner, serta PIXY Colors of Delight Silky Fit Lipstick. In June and July, some products were launched: PIXY Colors of Delight Line & Shadow, PIXY Colors of Delight Bold To Last Gel Eyeliner, and PIXY Colors of Delight Silky Fit Lipstick. Kemudian di bulan Oktober, berdasarkan konsep terbaru yaitu New Design dan New Formula, PIXY meluncurkan PIXY Radiant Finish Lightening Cream dan PIXY UV Whitening Two Way Cake Perfect Matte. Later in October, based on the new concept New Design and New Formula, PIXY launched PIXY Radiant Finish Lightening Cream and PIXY UV Whitening Two Way Cake Perfect Matte. Di bulan yang sama, dengan konsep baru telah dilaksanakan renewal secara menyeluruh yaitu untuk PIXY Day Moisturizing Cream, PIXY UV Whitening Loose Powder, PIXY UV Whitening Stick Foundation, PIXY UV Whitening Creamy Cake, serta PIXY UV Whitening Two Way Cake Perfect Fit. In the same month, thorough renewal of PIXY Day Moisturizing Cream, PIXY UV Whitening Loose Powder, PIXY UV Whitening Stick Foundation, PIXY UV Whitening Creamy Cake, as well as PIXY UV Whitening Two Way Cake Perfect Fit was launched under the new concept. 54 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis c. Merek fokus: PUCELLE Dengan berkembangnya tren pasar parfum untuk kategori wanita usia 20-an, PUCELLE yang selama ini menargetkan pasar remaja perempuan, di tahun 2012 meluncurkan GLAZELLE de Pucelle sebagai usaha penetrasi di pasar yang baru bagi Perseroan. c. Focus brand: PUCELLE Through the increasing trend in perfume market targeting female in their 20s, PUCELLE who had been targeting the market of female teenagers, launched GLAZELLE de Pucelle in 2012 as an effort to penetrate into a new market for the Company. Pada bulan Maret, GLAZELLE de Pucelle meluncurkan GLAZELLE de Pucelle Mist Cologne. Untuk memperkenalkan produk ini di pasar, kegiatan iklan dan promosi telah dilakukan, salah satunya penayangan iklan TV dan pemasangan iklan di media cetak. Kedepannya, Perseroan akan terus mengembangkan GLAZELLE de Pucelle sebagai usaha untuk memperluas target pasar Perseroan. In March, GLAZELLE de Pucelle launched GLAZELLE de Pucelle Mist Cologne. In order to introduce the product into the market, some advertising and promotion activities had been carried out, such as through TV commercial and advertisement in printed media. Going forward, the Company will continue to develop GLAZELLE de Pucelle in an effort to expand the Company s target market. Kemudian pada bulan Desember, PUCELLE meluncurkan 2 tambahan pilihan wangi PUCELLE Happy Refreshing Splash Cologne. In December, PUCELLE has launched two new fragrance choices of PUCELLE Happy Refreshing Splash Cologne. d. Peluncuran produk untuk anak-anak Akhir-akhir ini pasar produk toiletries untuk anakanak berkembang dengan pesat. Untuk menangkap peluang tersebut, Perseroan menjalin kerja sama dengan karakter ANGRY BIRDS. Pada bulan November telah diluncurkan beberapa produk yaitu Angry Birds Deo Mist Cologne, Angry Birds Vitamin Hair Shampoo, dan Angry Birds Deo Shower Gel. d. The launching of kids products These days the market of children toiletry products is growing rapidly. To grab these opportunities, the Company cooperated with ANGRY BIRDS character. In November, the Company had launched several Mandom Kids products Angry Birds Deo Mist Cologne, Angry Birds Vitamin Hair Shampoo, and Angry Birds Deo Shower Gel. 2. Pengembangan produk untuk pasar internasional Untuk mendukung penjualan ekspor ke India dan Dubai yang merupakan area fokus Perseroan, telah diluncurkan produk baru sebagai berikut: 2. Product development for international market In order to support export sales to India and Dubai which is the focus area for the Company, several new products were launched as follows: a. Produk baru untuk India Januari : PUCELLE Mist Cologne Februari : GATSBY Deodorant Perfume Spray PUCELLE Deodorant Perfume Spray Mei : GATSBY Face Wash Juni : Fresh n Fresh Air Freshener GATSBY Face Wash Agustus : GATSBY Styling Wax a. New products for India January : PUCELLE Mist Cologne February : GATSBY Deodorant Perfume Spray PUCELLE Deodorant Perfume Spray May : GATSBY Face Wash June : Fresh n Fresh Air Freshener GATSBY Face Wash August : GATSBY Styling Wax 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 55
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis b. Produk baru untuk Dubai Januari : GATSBY Face Wash Maret : LOVILLEA Hair Mist PUCELLE Happy Refreshing Splash Cologne April : Fresh n Fresh Air Freshener Juli : AXYA Perfume Spray b. New product for Dubai January : GATSBY Face Wash March : LOVILLEA Hair Mist PUCELLE Happy Refreshing Splash Cologne April : Fresh n Fresh Air Freshener July : AXYA Perfume Spray c. Produk baru untuk negara lain Januari : GATSBY Face Wash untuk Korea Februari : GATSBY Face Wash untuk Filipina Maret : GATSBY Eau de Toilette untuk Malaysia April : PUCELLE Eau de Toilette untuk Malaysia Mei : GATSBY Face Wash Soft Scrub untuk Jepang Juli : Tancho Hair Dye Natural Black untuk Filipina GATSBY Shaving Gel untuk Thailand Agustus : GATSBY Shaving Gel untuk Thailand Oktober : GATSBY Face Wash Triple Scrub untuk Singapura Desember : GATSBY Face Wash untuk Jepang c. New product for other countries January : GATSBY Face Wash for Korea February : GATSBY Face Wash for Philippines March : GATSBY Eau de Toilette for Malaysia April : PUCELLE Eau de Toilette for Malaysia May : GATSBY Face Wash Soft Scrub for Japan July : Tancho Hair Dye Natural Black for Philippines GATSBY Shaving Gel for Thailand August : GATSBY Shaving Gel for Thailand October : GATSBY Face Wash Triple Scrub for Singapore December : GATSBY Face Wash for Japan Berdasarkan data diatas, kontribusi pengembangan produk pada tahun 2012 adalah sebagai berikut: Jumlah produk baru untuk pasar domestik: 102 SKU (produk baru: 95 SKU, penambahan varian: 7 SKU) Jumlah produk baru untuk pasar internasional: 62 SKU (produk baru: 59 SKU, penambahan varian: 3 SKU) From the above data, the contributions of product development in 2012 are as follows: The number of new products for domestic market: 102 SKU (new product: 95 SKU, additional variants: 7 SKU) The number of new products for international market: 62 SKU (new product: 59 SKU, additional variants: 3 SKU) Disamping itu, jumlah produk renewal adalah sebagai berikut: Jumlah produk renewal untuk pasar domestik: 33 SKU Jumlah produk renewal untuk pasar internasional: 63 SKU In addition, the numbers of renewal products are as follows: The number of renewal products for domestic market: 33 SKU The number of renewal products for international market: 63 SKU Jumlah total items produk baru dan produk renewal adalah sebagai berikut: Jumlah produk pasar domestik: 135 SKU Jumlah produk pasar internasional: 125 SKU Jumlah total: 260 SKU The total number of new products and renewal products are as follows: The number of domestic products: 135 SKU The number of foreign products: 125 SKU The total number: 260 SKU Iklan dan Promosi Seiring dengan semakin majunya perekonomian nasional dan bertambahnya jumlah penduduk kelas menengah, pasar konsumen akan mengalami perubahan sehubungan dengan meningkatnya pendapatan konsumen. Sebagai persiapan, Advertising and Promotion In line with the rapid development of Indonesia national economy and growing number of middle class population, consumer market will undergo some changes due to the increasing income of consumer. As a preparation, in February 56 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis pada bulan Februari 2012, Perseroan meluncurkan produk impor dari Mandom Corp. Japan, GATSBY Moving Rubber, yang ditujukan untuk konsumen kelas menengah ke atas. 2012, the Company had launched imported product from Mandom Corp. Japan, GATSBY Moving Rubber, which targets middle-up class consumer. Kegiatan iklan untuk produk ini dilakukan di media-media khusus yang difokuskan kepada konsumen kelas menengah ke atas dengan tujuan memperkenalkan produk, termasuk cara penggunaannya. Pada saat acara launching diadakan demo hair styling oleh hair stylist yang didatangkan khusus dari Jepang. Advertising activities to support the products were carried out in special media focusing middle-up class consumer aiming to improve product recognition and understanding on how to use it. During launching event, hair styling demo was presented by hair stylist directly brought from Japan. Kegiatan iklan dan promosi untuk produk kosmetika pria dilakukan mulai akhir tahun 2011 melalui penayangan iklan TV GATSBY Face Wash dengan maksud memperkuat penjualan di toko-toko. Untuk produk baru GATSBY Cool Shock Series dari kategori body care, serta GATSBY Perfect Cleansing Shampoo dan GATSBY Urban Cologne series yang mulai dijual pada akhir bulan November, pemasangan iklan cetak di surat kabar dan majalah telah dilakukan. Advertising and promotion activities for men s cosmetics products were started at the end of 2011 through GATSBY Face Wash TV Commercial which was ained to support sales in stores. For GATSBY Cool Shock Series in the body care category, as well as GATSBY Perfect Cleansing Shampoo and GATSBY Urban Cologne series which went on sale at the end of November, promotion on printed media such as newspapers and magazines had been done. Selanjutnya, dengan tujuan untuk meningkatkan brand equity produk GATSBY, GATSBY DANCE COMPETITION ke-5 dan GATSBY Student CM Awards ke-7 kembali diadakan sebagai kegiatan promosi yang melibatkan negara-negara Grup Mandom. Di tahun 2012 tercatat sebanyak 208 grup berpartisipasi dalam GATSBY DANCE COMPETITION dan 107 karya ikut serta dalam GATSBY Student CM Awards. Berdasarkan hasil evaluasi, kedua kegiatan ini berperan penting dalam peningkatan penetrasi GATSBY dalam pasar yang menjadi target utama konsumennya. Khususnya pada GATSBY Student CM Awards ke-7, pelajar dari Indonesia berhasil meraih juara 1 di tingkat Asia. Furthermore, with the aim to further enhance the brand equity of GATSBY products, GATSBY DANCE COMPETITION 5th and GATSBY CM Student Awards 7th have made comebacks as a promotional event involving countries in Mandom Group. In 2012, 208 groups participated in GATSBY DANCE COMPETITION and 107 works joined the GATSBY Student CM Awards. Based on evaluation conducted, both activities resulted in a strong penetration of GATSBY in the market of its primary target consumers. Especially at the GATSBY Student CM Awards 7th, students from Indonesia became the No.1 champion of Asia. Untuk produk cosmetries wanita, telah diluncurkan produk GLAZELLE de Pucelle yang menargetkan pasar wanita yang lebih dewasa dari target market PUCELLE. Iklan TV untuk produk GLAZELLE de Pucelle Mist Cologne telah ditayangkan sebagai bentuk kegiatan promosi above the line. In the categories of ladies cosmetries, GLAZELLE de Pucelle have been launched targeting more mature female than PUCELLE s target market. TV commercial for GLAZELLE de Pucelle Mist Cologne was on aired as part of above the line promotional activities. Kegiatan promosi below-the-line untuk merek utama kategori kosmetika wanita yaitu PIXY, dilaksanakan salah satunya melalui seminar Cantik dan Sehat bersama PIXY yang diikuti oleh Dinner Party di 7 kota dengan peserta mencapai sekitar 1.500 orang. PIXY mempunyai loyalty program yang telah diperkenalkan sejak tahun 2010 yaitu PIXY Beauty Community Below-the-line promotional activities for focus brand in the ladies cosmetics category, PIXY, were done among others through the seminar Cantik dan Sehat bersama PIXY followed by Dinner Party in 7 cities with participants reaching around 1,500 people. PIXY has a loyalty program introduced since 2010 called PIXY Beauty Community (PBC). The number 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 57
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis (PBC). Jumlah peserta PBC meningkat terus setiap tahunnya dan saat ini telah mencapai sekitar 60.500 orang. Melalui kegiatan-kegiatan ini, PIXY dapat berkomunikasi langsung secara face to face dengan konsumennya. of its members continues to increase every year and at the moment had reached 60,500 members. Through these events, PIXY is able to communicate face-to-face directly with the consumer. Saat ini PIXY secara bertahap sedang melakukan peremajaan merek dan berevolusi menjadi merek kosmetika yang membantu wanita Asia merawat kecantikannya. Pada bulan Oktober 2012, sebagai tahapan pertama, PIXY melaksanakan renewal produk kategori Base Make Up dengan produk utama PIXY UV Whitening Two Way Cake serta peluncuran produk baru PIXY Radiant Finish. Kegiatan iklan dan promosi dilakukan dengan konsentrasi pada iklan di media cetak yang menampilkan brand ambassador PIXY yang baru. PIXY is currently doing a gradual effort to rejuvenate the brand and evolving into a brand known to be behind Asian women s beauty. In October 2012, as a first step, PIXY implemented a product renewal for the Base Make Up category with a main product called PIXY UV Whitening Two Way Cake as well as the launch of a new product called PIXY Radiant Finish. Advertising and promotion activities have been strengthened by concentrating on print media which featured the new brand ambassador of PIXY. Kemudian di bulan November, Perseroan mulai memasuki pasar anak-anak dengan dimulainya bisnis personal care anak. Sebagai langkah awal, Perseroan berhasil mendapatkan kontrak dengan karakter Angry Birds. Sebagai hasilnya, telah diluncurkan Angry Birds Deo Mist Cologne, Angry Birds Vitamin Hair Shampoo, dan Angry Birds Deo Shower Gel, dimana saat ini sedang dilakukan penguatan kegiatan pemasaran di toko-toko. Furthermore, the Company started to enter the children market in November through the initiation of kids personal care business. As the first step, the Company managed to get agreement with Angry Birds character. As a result, the Company had launched Angry Birds Deo Mist Cologne, Angry Birds Vitamin Hair Shampoo, and Angry Birds Deo Shower Gel, in which at the moment, the Company is strengthening marketing activities in stores. Selain kegiatan-kegiatan diatas, Perseroan melaksanakan kegiatan sponsorship dengan Kidzania melalui pembukaan PIXY & GATSBY Modeling School sejak tahun 2011. Selama satu tahun ini, pengunjung mencapai lebih dari 31.000 orang. Ini berarti establishment PIXY & GATSBY di Kidzania mendapatkan penilaian yang tinggi dari masyarakat. Dalam hal pendidikan kecantikan, Perseroan mengadakan Beauty Class dan Handsome Class yang dalam satu tahun ini telah terlaksana di 33 perusahaan dan diikuti oleh sekitar 2.500 orang. Aside from the above mentioned activities, the Company carried out sponsorship activity with Kidzania by opening PIXY & GATSBY Modeling School since 2011. During the year 2012, it was visited by more than 31,000 visitors. This means the establishment of PIXY & GATSBY in Kidzania gets a high appraisal from the people. In terms of beauty education, the Company held Beauty Class and Handsome Class which in the year 2012 were done in 33 companies and participated by around 2,500 people. Struktur Permodalan DAN KEBIJAKAN STRUKTUR PERMODALAN Pada tahun 2012, struktur modal Perseroan terdiri dari 86,9% ekuitas dan 13,1% liabilitas dengan rasio liabilitas terhadap ekuitas sebesar 15,0%. capital structure and capital stucture policy In 2012, the capital structure of the Company comprised of 86.9% equity and 13.1% liabilities with a ratio of liabilities to equity at 15.0%. Rasio yang rendah ini menunjukkan struktur modal Perseroan telah dikelola secara optimal dengan kemampuan permodalan yang cukup baik sebagai hasil usaha Manajemen dalam mempertahankan rasio modal yang sehat dan seimbang untuk mencapai pertumbuhan. This low ratio showed that the capital structure of the Company had been managed optimally, with sufficiently good capitalization capacity due to the efforts of the Management in maintaining a healthy and balanced ratio of capitalization in order to achieve growth. 58 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Perseroan telah memenuhi persyaratan untuk menyisihkan saldo laba sebesar 20% dari modal disetor dan saat ini Perseroan tidak memiliki pinjaman kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga sehingga Perseroan tidak terikat oleh persyaratan permodalan apapun yang ditetapkan pihak eksternal. The Company had satisfied the requirements to set aside a 20% balance of profits of the paid capital. The Company currently has no loans to any affiliates or third parties. Therefore, the Company is not bound with any capitalization requirements stipulated by an external party. Kebijakan Dividen Perseroan berpedoman untuk memprioritaskan pembagian dividen sebagai bentuk pengembalian keuntungan kepada pemegang saham. Namun demikian, kebijakan pembagian dividen juga memperhatikan keperluan dana yang diperlukan untuk ekspansi Perseroan. Dividend policy The Company is guided to prioritize dividend payment as a form of giving return to shareholders. However, the dividend policy also considering the need to fund the Company s expansion. Di tahun 2012, Perseroan akan mengusulkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk membayar dividen sebesar 370/saham dengan pay-out ratio 49,5%. In the year 2012, the Company plans to propose to the Annual General Meeting of Shareholders to pay dividend of 370/ share with pay-out ratio 49.5%. Nilai dividen selama 2 tahun terakhir: Dividend value for the past 2 years: Tahun Buku Dividen per saham (.) Jumlah saham yang dikeluarkan Nilai Dividen (.juta) Laba Bersih (.Juta) Dividen terhadap Laba Bersih setelah Pajak (%) Year Dividend Per share Dividend against net Total issued share Dividend value (in million) Net Income (.) (.) income after tax (%) 2010 340 201.066.667 68.363 131.445 52,0 2011 370 201.066.667 74.395 140.039 53,1 2012 370 (rencana) 201.066.667 74.395 150.374 49,5 Target 2013 Berdasarkan tema Rencana Manajemen Jangka Menengah 3-Tahun yang ke-3 (MID-3) yaitu Towards Asia Global Company based in Indonesia, Perseroan menargetkan untuk menutup periode tersebut di tahun 2013 ini dengan pencapaian penjualan 2 triliun. Laba bersih akan dipertahankan untuk tumbuh dibanding tahun sebelumnya. Untuk kebijakan dividen, Perseroan akan mempertahankan dividend pay-out ratio minimum 40%. Sementara itu, struktur modal diupayakan optimal dengan mengatur komposisi utang dan modal yang dapat memaksimalkan nilai Perseroan. Target of 2013 Based on the theme of the Third Stage of the 3-Year Middle Range Management Planning (MID-3) which is Towards Asia Global Company based in Indonesia, the Company had set the target to complete the period in the year 2013 by achieving sales of 2 trillion. Net income will be maintained to grow compare to the previous year. Dividend pay-out ratio will be preserved by minimum 40%. While the capital structure is optimized by arranging an optimum composition of debt and equity to boost the corporate value. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 59
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan Pada tanggal 18 Maret 2013, Perseroan telah mengadakan Perjanjian Pembangunan dengan PT Kajima Indonesia sehubungan dengan pembangunan Kantor dan Pabrik di Kawasan Industri MM2100. Pembangunan akan dilaksanakan mulai bulan Juni 2013 sampai dengan Desember 2014 dimana nilai transaksi senilai 390 miliar. Dana yang digunakan untuk membiayai transaksi ini akan diambil dari kas internal Perseroan dan bilamana tidak mencukupi akan mencari pinjaman dari pihak ketiga. Material Event and Information that Occurred after Accountant s Reporting Date On March 18, 2013, the Company had signed Construction Agreement with PT Kajima Indonesia in connection with the construction of Office and Factory in MM2100 Industrial Estate. The construction will be started on June 2013 until December 2014 whereas the transaction value is 390 billion. Funds will be used to finance this transaction will be derived from the Company s internal cash and in case of insufficiency, the Company will seek loan from third party. Pemindahan Kantor dan Pabrik dilakukan terutama untuk mendukung pertumbuhan penjualan Perseroan dan juga efisiensi produksi. Saat ini Perseroan mempunyai dua pabrik yaitu di Sunter dan Kawasan Industri MM2100-Cibitung. Pabrik Sunter sudah tidak mempunyai cukup ruang untuk ekspansi produksi dan juga proses yang saat ini berjalan adalah kemasan plastik dikirim dari Cibitung ke Pabrik Sunter untuk melalui tahap filling dan kemudian produk jadi dikirim ke Logistic Center yang ada di Pabrik Cibitung. Setelah pemindahan, proses akan berjalan lebih efisien karena berada dalam satu kawasan industri yang sama. Selain itu masih ada beberapa hal lain yang menjadi pertimbangan seperti lokasi Pabrik Sunter yang rawan banjir, tingkat kemacetan, dan lain-lain. The relocation of Office and Factory is primarily in order to support the Company s sales growth and also production efficiency. At the moment, the Company has two factories; in Sunter and MM2100 Industrial Estate-Cibitung. Sunter Factory has no more available space for production expansion and also the current process is plastic packaging is dispatched from Cibitung to Sunter Factory for filling stage and then finished goods sent to Logistic Center in Cibitung. After the relocation, this process will run more efficient since all factories will be located in the same industrial estate. Besides that, several points were also taken into consideration such as flood-prone Sunter Factory area, congestion level, and others. Perubahan Peraturan Perundangundangan Selama tahun 2012 tidak ada perubahan peraturan perundangundangan yang berpengaruh signifikan terhadap kegiatan usaha perusahaan maupun laporan keuangan. Perubahan kebijakan akuntansi Selama tahun 2012 tidak ada perubahan kebijakan akuntansi bagi laporan keuangan. regulations amendment During the year 2012 there was no regulations amendments that significantly influence the Company s bussines activities as well as financial statements. accounting policy amendment During the year 2012 there was no accounting policy amendment in financial statements. 60 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Analisis Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Halaman ini sengaja dikosongkan This Page is intentionally left blank 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 61
62 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 63
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance PT Mandom Indonesia Tbk berkomitmen untuk menerapkan tata kelola perusahaan di lingkungan Perseroan sebagai landasan dalam mengelola dan menjalankan bisnis Perseroan. PT Mandom Indonesia Tbk is committed to apply Corporate Governance in the environs of the Company as the basis in managing and running the Company s business. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Di tahun 2012, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan diselenggarakan pada tanggal 24 April 2012 dan dalam RUPS Tahunan tersebut telah diputuskan hal-hal sebagai berikut: GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS In 2012, the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) was held on April 24, 2012. In the said AGMS, the following resolutions were approved: Acara pertama: 1. menyetujui laporan tahunan Perseroan tahun buku 2011; 2. mengesahkan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2011 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan (member of Deloitte Touche Tohmatsu), sebagaimana dimuat dalam Laporan Auditor Independen tanggal 02-03-2012 Nomor: GA112 0060 MDI SK, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian; 3. mengesahkan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris Perseroan tahun buku 2011; dan 4. memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya ( volledig acquit et décharge ) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas pengurusan dan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku 2011, sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam laporan tahunan Perseroan tahun buku 2011. First Agenda: 1. Approved the Company s Annual Report for the 2011 financial year; 2. Ratified the Company s Financial Report for the 2011 financial year audited by Public Accountant Office Osman Bing Satrio & Rekan (member of Deloitte Touche Tohmatsu), as stated in the Independent Auditor Report dated March 2, 2012 No: GA 112 0060 MDI SK, with unqualified opinion; 3. Ratified the Board of Commissioners Supervisory Report for the 2011 financial year; and 4. Acquitted and discharged ( volledig acquit et décharge ) the Board of Directors of the Company and the Board of Commissioners of the Company, for their management and supervision performed during the 2011 financial year, as long as these performances are reflected in the Company s 2011 Annual Report. Acara kedua: Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2011, sebesar 140.038.819.641,00, dengan rincian sebagai berikut: 1. a. sebesar 74.394.666.790,00 atau 370,00 per saham dibagikan sebagai dividen tunai tahun buku 2011 kepada para pemegang saham Perseroan; b. memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk mengatur lebih lanjut mengenai tata cara pembagian dividen tersebut; dan Second Agenda: Approved the appropriation of the Company s net income for the 2011 financial year, amounting to 140,038,819,783 with details as follows: 1. a. 74.394.666.790,00 or 370 per share will be distributed as cash dividend for the 2011 financial year to the Company s shareholders; b. Authorized and gave power of attorney to the Company s Board of Directors to make further arrangement of the dividend distribution; and 64 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance 2. sisanya sebesar 65.644.152.851,00 akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk kegiatan Perseroan. 2. The remaining amount of 65,644,152,851 will be recorded as retained earnings to finance the Company s business activities. Acara ketiga: 1. mengangkat anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini dengan masa jabatan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2013, yang akan dilaksanakan paling lambat pada bulan Juni 2014, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikannya (mereka) sewaktu-waktu, dengan susunan sebagai berikut: Third Agenda: 1. Appointed member of Board of Commissioners and member of Board of Directors effective at the adjournment of the Meeting until the adjournment of the Company s AGMS for 2013 financial year which will be held by latest June 2014, yet not minimizing the rights of the AGMS to dismiss him (-them) at anytime, is as follows: Jabatan / Position Presiden Komisaris / President Commissioner Komisaris / Commissioner Komisaris / Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Komisaris Independen / Independent Commissioner Nama / Name Masayoshi Momota Motonobu Nishimura Lie Harjono Humala Panggabean Djasman Presiden Direktur/CEO / President Director/CEO Wakil Presiden Direktur/ tidak terafiliasi / Vice President Director/not affiliated Direktur/Direktur Senior/tidak terafiliasi / Director/ Senior Director/not affiliated Direktur/Direktur Senior/tidak terafiliasi / Director/ Senior Director/not affiliated Direktur/Direktur Senior / Director/Senior Director Direktur/Direktur Senior / Director/Senior Director Direktur/Direktur Senior / Director/Senior Director Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur/tidak terafiliasi / Director/not affiliated Direktur / Director Direktur/Chairman / Director/Chairman Takeshi Hibi Sastra Widjaya Muhammad Makmun Arsyad Herman Saleh Koichi Watanabe Katsutoshi Shigemura Hiroaki Yagi Tugiyono Joko Santoso Wigianto Sanyata Adi Saputra Tiurma Rondang Sari Hideo Yamanaka Yoshihiro Tsuchitani 2. memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menandatangani akta yang diperlukan sehubungan dengan putusan Rapat ini dan menyampaikan pemberitahuan perubahan data Perseroan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk memperoleh surat penerimaan pemberitahuan perubahan data Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 2. authorized the Board of Directors of the Company to sign all Notary deeds required in connection with the resolutions of this Meeting and to notify the data chawnges to the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in order to obtain the acceptance letter of the announcement on the changes of the Company s data. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 65
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Acara keempat: 1. menetapkan besarnya gaji atau honorarium dan tunjangan bagi semua anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2012 maksimum sebesar 5.000.000.000,00 setelah dipotong pajak serta memberikan wewenang kepada Presiden Komisaris Perseroan untuk menetapkan pembagian jumlah honorarium tersebut diantara para anggota Dewan Komisaris; dan 2. memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan jumlah maksimum besarnya gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lainnya bagi seluruh anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2012. Fourth Agenda: 1. determined the number of the remuneration or honorarium and allowances of all members of the Board of Commissioners of the Company for the 2012 financial year with maximum amount of 5,000,000,000 after tax and also authorized the President Commissioner of the Company to determine the distribution of the honorarium among all members of the Board of Commissioners; and 2. authorized the Board of Commissioners of the Company to determine the maximum amount of the remuneration and other allowances and/or income of all members of the Board of Directors of the Company for the 2012 financial year. Acara kelima: Mengangkat kembali Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan (member of Deloitte Touche Tohmatsu) untuk melakukan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2012 serta memberi wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan lain pengangkatan Kantor Akuntan Publik tersebut. Fifth Agenda: Re-appointed the Public Accountant Office Osman Bing Satrio & Rekan (member of Deloitte Touche Tohmatsu) to conduct audit for the Company s financial report for the 2012 financial year and authorized the Company s Board of Directors to determine the honorarium and other requirements upon the appointment of the said public Accountant Office. Seluruh keputusan RUPS Tahunan telah dilaksanakan dengan baik termasuk pembagian dividen tahun buku 2011 yang telah dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2012. All resolutions of the AGMS have been executed properly, including the distribution of dividend for the 2011 financial year, which was executed on May 31, 2012. Dewan Komisaris Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan, dan memberi nasihat kepada Direksi, sesuai dengan ketentuan Pasal 21 Ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sesuai Keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 April 2012, Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari 5 orang termasuk 2 orang diantaranya sebagai Komisaris Independen yang tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Komisaris lainnya, atau pemegang saham. Board of Commissioners The Board of Commissioners has the duty of monitoring the policies of management; the general running of management, whether concerning the Company or the business of the Company; and providing advice to the Board of Directors in accordance with the stipulations of Article 21 Paragraph 1 of the Articles of Association of the Company. Members of the Board of Commissioners are appointed and dismissed by the General Meeting of Shareholders. In accordance with the resolution of the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) dated April 24, 2012, the Board of Commissioners of the Company is comprised of 5 members, including 2 who serve as Independent Commissioner who do not have affiliation with members of the Board of Directors, other Commissioners, or shareholders. Anggota Dewan Komisaris dapat diberikan gaji atau honorarium dan tunjangan lain yang jumlahnya ditentukan oleh RUPS. Sesuai dengan keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 Members of the Board of Commissioners may be given salary or honorarium and other benefits at amounts determined by General Meeting of Shareholders. In line with the resolution 66 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance April 2012, di tahun 2012 Dewan Komisaris menerima gaji atau honorarium dan tunjangan lain dengan jumlah maksimum untuk seluruh anggota Dewan Komisaris sebesar 5,0 miliar (setelah dipotong pajak). of the AGMS dated April 24, 2012, in 2012 the Board of Commissioners receives a salary or honorarium and other benefits at the maximum amount for the entire membership of the Board of Commissioners at 5.0 billion (after taxes). Berdasarkan Anggaran Dasar Peseroan, Rapat Dewan Komisaris diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut: - Rapat Dewan Komisaris diadakan jika dianggap perlu oleh salah seorang anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis seorang atau lebih anggota Direksi atau atas permintaan 1 orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara. - Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1/2 dari jumlah anggota Dewan Komisaris yang menjabat hadir atau diwakili dalam Rapat Dewan Komisaris tersebut. - Keputusan Rapat Dewan Komisaris harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 1/2 dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris tersebut. Apabila suara yang setuju dan tidak setuju berimbang maka usul dianggap ditolak. - Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Dewan Komisaris, dengan syarat semua anggota Dewan Komisaris menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris. According to the Articles of Association of the Company, Board of Commissioners Meetings are held based on the stipulations as follows: - A Board of Commissioners Meetings is held when deemed necessary by a member of the Board of Commissioners, or by written request of one or more members of the Board of Directors, or by request of 1 or more shareholders who jointly represent 1/10 or more of the entire number of shares with voting rights. - A Board of Commissioners Meeting is valid and has the right to make binding resolutions if more than 1/2 of the members of the current Board of Commissioners are present or represented in the Board of Commissioners Meeting. - Resolutions of Board of Commissioners Meetings must be taken based on amicable discussion for consensus. If an amicable resolution based on consensus cannot be reached, then resolution is made by voting according to the votes of agreement at more than 1/2 of the number of votes rightfully issued in the Board of Commissioners Meeting. If agreement and disagreement votes are equal, then the suggestion is deemed to have been rejected. - The Board of Commissioners may also make a valid and binding decision without holding a Board of Commissioners Meeting, with the stipulation that all members of the Board of Commissioners approve in writing by signing the relevant suggestion. Resolutions made in such a manner have equal power with resolutions made legally in the Board of Commissioners Meetings. Selama tahun 2012 Dewan Komisaris telah diadakan 1 kali Rapat Dewan Komisaris yang dihadiri oleh semua anggota Dewan Komisaris. Dewan Komisaris juga telah menghasilkan 3 keputusan di luar Rapat sesuai ketentuan Pasal 22 Ayat 13 Anggaran Dasar Perseroan. Selain itu, selama tahun 2012, Dewan Komisaris juga menghadiri Rapat Direksi yang diadakan sebanyak 15 kali dengan tingkat kehadiran rata-rata diatas 60%. Throughout 2012, the Board of Commissioners has held one Board of Commissioners Meetings attended by all members of the Board of Commissioners. The Board of Commissioners has also generated 3 circular decrees of meetings in accordance with the stipulations of Article 22 Paragraph 13 of the Articles of Association of the Company. Apart from that, throughout 2012 the Board of Commissioners has attended Board of Directors Meetings, which were held 15 times, with attendance rate of over 60%. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 67
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance DIREKSI Direksi bertugas menjalankan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan, sesuai dengan ketentuan Pasal 18 Ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Sesuai Keputusan RUPST tanggal 24 April 2012, anggota Direksi Perseroan berjumlah 13 orang, termasuk diantaranya 1 orang Wakil Presiden Direktur Tidak Terafiliasi, 2 orang Direktur Senior Tidak Terafiliasi, dan 4 orang Direktur Tidak Terafiliasi. BOARD OF DIRECTORS The Board of Directors has the duty of running the management of the Company for the purposes of the Company and in accordance with the purposes and objectives of the Company, in accordance with the stipulations in Article 18 Paragraph 1 of the Articles of Association of the Company. Members of the Board of Directors are appointed and dismissed by General Meeting of Shareholders. In accordance with the Resolution of the AGMS dated April 24, 2012, the Board of Directors of the Company is comprised of 13 members, including 1 Vice President Director Not Affiliated, 2 Senior Directors Not Affiliated, and 4 Directors Not Affiliated. Pemberian gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lain untuk Direksi ditentukan berdasarkan ketentuan Pasal 17 Ayat 6 Anggaran Dasar Perseroan, dimana dalam hal Perseroan tidak memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi, wewenang dalam menentukan jumlah gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lain untuk para anggota Direksi dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Sesuai dengan keputusan RUPS Tahunan tanggal 24 April 2012, RUPS memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan jumlah maksimum besarnya gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lainnya bagi seluruh anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2012 yang diputuskan dalam Rapat Dewan Komisaris pada tanggal 24 April 2012 maksimum gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lain bagi seluruh anggota Direksi setelah dipotong pajak untuk tahun 2012 sebesar. 17 miliar. The granting of salary and benefits and/or other incomes for the Board of Directors is determined according to the stipulations of Article 17 Paragraph 6 of the Articles of Association of the Company, wherein if the Company does not have a Committee of Nominations and Remunerations, the authority in determining the amount of salary and benefits and/or other incomes for members of the Board of Directors may be transferred to the Board of Commissioners. According to the resolution of AGMS dated April 24, 2012, AGMS granted the authority to the Board of Commissioners of the Company to determine the maximum amount of salary and benefits and/or other incomes for all members of the Board of Directors of the Company for the 2012 financial year, which was decided in the Board of Commissioners Meetings on the date of April 24, 2012 that the maximum salary and benefits and/or other incomes for all members of the Board of Directors after taxes for the year 2012 was. 17 billion. Berdasarkan Anggaran Dasar Peseroan, Rapat Direksi diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut: According to the Articles of Association of the Company, Board of Directors Meetings are held based on the following stipulations: - Rapat Direksi dapat diadakan setiap waktu apabila dianggap perlu oleh Presiden Direktur atau seorang anggota Direksi lainnya atau atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara. - Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1/2 dari jumlah anggota Direksi yang menjabat hadir atau diwakili dalam Rapat Direksi tersebut. - A Board of Directors Meeting is held when deemed necessary by the President Director or a member of the Board of Directors, or by written request of one or more members of the Board of Commissioners, or by request of 1 or more shareholders who jointly represent 1/10 or more of the entire number of shares with voting rights. - A Board of Directors Meeting is valid and has the right to make binding resolutions if more than 1/2 of the members of the current Board of Directors are present or represented in the Board of Directors Meeting. 68 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance - Keputusan Rapat Direksi harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 1/2 dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam Rapat Direksi tersebut. Apabila suara yang tidak setuju dan suara yang setuju sama berimbang maka Ketua Rapat Direksi yang akan menentukan. - Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Direksi, dengan syarat semua anggota Direksi menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Direksi. - Resolutions of the Board of Directors Meetings must be taken based on amicable discussion for consensus. If an amicable resolution based on consensus cannot be reached, then a resolution is made by voting according to votes of agreement at more than 1/2 of the number of votes rightfully issued in the Board of Directors Meeting. If agreement and disagreement votes are equal, then the Chairman of the Board of Directors Meeting shall make the decision. - The Board of Directors may also make a valid and binding decision without holding a Board of Directors Meeting, with the stipulation that all members of the Board of Directors approve in writing by signing the relevant suggestion. Resolutions made in such a manner have equal power with resolutions made legally in Board of Directors Meetings. Direksi secara formal mengadakan 2 jenis rapat yaitu Rapat Manajemen dan Rapat Direksi. The Board of Directors formally holds 2 Meetings, i.e. Management Meetings and Board of Directors Meetings. Rapat Direksi diikuti oleh seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. Rapat Direksi merupakan media untuk membahas dan mengambil keputusan sehubungan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan bisnis Perseroan. Sepanjang tahun 2012, Direksi telah melaksanakan 14 kali Rapat Direksi dengan tingkat kehadiran rata-rata lebih dari 97%. Dewan Komisaris juga mengikuti Rapat Direksi yang telah diadakan 14 kali rapat dengan tingkat kehadiran 63%. Board of Directors Meetings are attended by all members of the Board of Directors and members of the Board of Commissioners. Board of Directors Meeting is a media for discussing and making decisions relating to the business management of the Company. Throughout 2012, the Board of Directors has held 14 Board of Directors Meetings with an average level of attendance of more than 97%. Board of Commissioners also joined Board of Directors Meetings which was held 14 times and the average level of attendance was 63%. Rapat Manajemen diikuti oleh seluruh anggota Direksi dan dapat dihadiri oleh anggota Dewan Komisaris. Di dalam Rapat Manajemen dibahas mengenai hal-hal yang perlu didiskusikan sehubungan dengan pengelolaan kegiatan bisnis Perseroan. Hasil diskusi kemudian dapat diajukan untuk menjadi suatu keputusan pada Rapat Direksi. Sepanjang tahun 2012 Direksi telah mengadakan 12 kali Rapat Manajemen dengan tingkat kehadiran rata-rata 98%. Rapat Manajemen juga dihadiri oleh anggota Dewan Komisaris dengan tingkat kehadiran rata-rata 20%. Management Meetings are attended by all members of the Board of Directors and may be attended by members of the Board of Commissioners. Management Meetings discuss issues that need to be discussed in relation with the management of the business activities of the Company. The results of the discussion can then be submitted for resolution in a Board of Directors Meeting. Throughout 2012, the Board of Directors has held 12 Management Meetings with an average level of attendance of more than 98%. Management meetings were also attended by members of Board of Commissioners with average attendance rate of 20%. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 69
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance KOMITE AUDIT Komite Audit Perseroan dibentuk berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) Nomor : IX.I.5, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam LK Nomor : Kep-643/BL/2012 tanggal 7 Desember 2012 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Peraturan Bursa Efek Jakarta (Bursa Efek Indonesia) Nomor I-A, Lampiran II Keputusan Direksi PT. Bursa Efek Jakarta Nomor : 305/BEJ/07-2004 tanggal 19 Juli 2004 tentang Ketentuan Umum Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas di Bursa dan dan Peraturan Komite Audit Perseroan. AUDIT COMMITTEE The Audit Committee of the Company was established by virtue of Indonesian Supervisory Board for Capital Market and Financial Institutions (Bapepam-LK) Number: IX.I.5, Annex to Decree of Supervisory Board for Capital Market and Financial Institutions (Bapepam-LK) Number : Kep-643/BL/2012 dated December 7, 2012 regarding Formation and Guidelines for the Work Implementation of Audit Committee, Regulation of Jakarta Stock Exchange (Indonesia Stock Exchange) Number I-A, Annex II to Decision of Board of Directors PT. Jakarta Stock Exchange Number : 305/BEJ/07-2004 dated July 19, 2004 regarding General Provisions for Listing of Equity Security at Bourse and Regulation of the Company s Audit Committee. Keanggotaan Komite Audit Di tahun 2012 diangkat anggota Komite Audit yang baru untuk periode tahun 2012 2014 berdasarkan Rapat Dewan Komisaris tanggal 24 April 2012. Membership of Audit Committee In the year 2012, the new members of Audit Committee were appointed for the term period 2012 2014, pursuant to the Resolution of the Meeting of Board of Commissioners dated April 24, 2012. Susunan Anggota Komite Audit Ketua: Humala Panggabean Diangkat sebagai Ketua Komite Audit pada tahun 2012 oleh Rapat Dewan Komisaris tanggal 24 April 2012. Pertama kali menjadi anggota Komite Audit tahun 2006 sebagai Ketua Komite Audit yang diangkat berdasarkan Rapat Dewan Komisaris tanggal 25 April 2006. Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan. The structure of the members of Audit Committee Chairman: Humala Panggabean Appointed as the Chairman of Audit Committee in the year 2012 by the Meeting of Board of Commissioners held on April 24, 2012. The first time he was appointed as a member of Audit Committee was in 2006 when he was appointed Chairman of Audit Committee by the Meeting of Board of Commissioners held on April 25, 2006. At the moment, he also serves as an Independent Commissioner of the Company. Anggota: Djasman Diangkat sebagai Anggota Komite Audit pada tahun 2012 oleh Rapat Dewan Komisaris tanggal 24 April 2012. Pertama kali menjadi anggota Komite Audit pada tahun 2010 sebagai anggota Komite Audit yang diangkat berdasarkan Rapat Dewan Komisaris tanggal 12 Mei 2010. Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2010. Members: Djasman Appointed as a Member of Audit Committee in the year of 2012 by the Meeting of Board of Commissioners which was convened on April 24, 2012. The first time he was appointed as a member of Audit Committee was in 2010 when he was appointed as the member of Audit Committee by the Meeting of Board of Commissioners on May 12, 2010. Currently, he also serves as an Independent Commissioner of the Company since 2010. 70 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Drs. Chairul Marom, Ak, CPA Bergabung sebagai Anggota Komite Audit Bidang Akuntansi dan Keuangan pada tahun 2012 oleh Rapat Dewan Komisaris tanggal 24 April 2012. Sebelumnya pernah bekerja di Direktorat Jenderal Pajak tahun 1976 1984, kemudian aktif di beberapa Kantor Akuntan Publik. Saat ini menjadi Pengajar di Universitas Dr. Moestopo di Jakarta dan menjadi Partner pada Kantor Akuntan Publik Junaedi, Chairul dan Subyakto. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Gajah Mada. Drs. Chairul Marom, Ak, CPA Joined the Company as a Member of Audit Committee for Accounting and Finance in the year 2012. He was appointed by the Meeting of Board of Commissioners on April 24, 2012. He previously worked for Directorate General of Taxes from 1976 1984, and furthermore he was working for a number of Public Accountant Office. At present, he is a lecturer at Dr. Moestopo University in Jakarta and employed as Partner at Public Accountant Office Junaedi, Chairul and Subyakto. Earning his Bachelor Degree in Accounting at Gajah Mada University. Heri Martono, SH Bergabung sebagai Anggota Komite Audit Bidang Hukum pada tahun 2012 oleh Rapat Dewan Komisaris tanggal 24 April 2012. Selain itu juga menjabat sebagai Pimpinan Kantor Notaris Heri Martono, SH. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Islam Indonesia dan Pasca Sarjana Notariat di Universitas Indonesia. Heri Martono, SH Joined the Company as a Member Audit Committee for Legal Affairs in the year 2012. He was appointed by the Meeting of Board of Commissioners on April 24, 2012. In addition, he is also Chief Officer at Notary Public Office Heri Martono, SH. Finished his Bachelor Degree in Law at Indonesia Islamic University and Master Degree in Notary Public at the University of Indonesia. Independensi Komite Audit 2 (dua) orang Komisaris Independen menjadi anggota Komite Audit yang salah satunya menjadi Ketua Komite Audit dan 2 (dua) anggota merupakan profesional di bidang Akuntansi dan Hukum yang berasal dari luar Perseroan. Komite Audit melaksanakan tugasnya secara profesional dan independen. Hal tersebut telah memenuhi ketentuan dalam Peraturan Bapepam LK Nomor: IX.I.5, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam LK Nomor: Kep-643/BL/2012 tanggal 7 Desember 2012 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Independence of Audit Committee 2 (two) Independent Commissioners also became members of the Audit Committee, and one of whom became the Chairman of Audit Committee and 2 (two) members are professionals in Accounting and Legal who came from external party of the Company. The Audit Committee performs its duties professionally and independently. It has complied with the provisions of the Regulation of Supervisory Board for Capital Market and Financial Institutions (Bapepam LK) Number : IX.I.5, Annex to Decree of the Chairman of Supervisory Board for Capital Market and Financial Institutions (Bapepam LK) Number: Kep-643/BL/2012 dated December 7, 2012 regarding Formation and Guidelines for the Work Implementation of Audit Committee. Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Audit Selama tahun 2012 Komite Audit melakukan 15 (lima belas) kali rapat dengan tingkat kehadiran 100%. Pada beberapa kali rapat dilakukan pertemuan dengan anggota Direksi Frequency of the Meeting and Meeting Attendance of Members of Audit Committee Throughout 2012, the Audit Committee convened 15 (fifteen) meetings with 100% attendance. At some occasions, the meeting was jointly held with the members of Board of 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 71
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance yang bertanggung jawab atas laporan keuangan untuk menyampaikan dan membahas hal-hal yang dianggap perlu untuk ditindak- lanjuti. Directors who are in charge of the financial report in order to present and discuss the matters which are deemed necessary for follow-up actions. Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit Untuk Tahun 2012 Pada tahun 2012 Komite Audit melaksanakan kegiatan sebagai berikut: 1. Menelaah Laporan Keuangan Perseroan, bulanan, triwulanan, dan laporan keuangan Perseroan akhir tahun. 2. Menelaah struktur pengendalian internal dan pelaksanaan pemeriksaan oleh Departemen Internal Audit. 3. Menelaah Risalah Rapat Direksi dan Risalah Rapat Manajemen Perseroan. 4. Menelaah tingkat ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dibidang pasar modal dan peraturan perundang-undangan lainnya yang berhubungan dengan kegiatan usaha Perseroan. 5. Melakukan diskusi dengan auditor independen yang melaksanakan audit atas laporan keuangan Perseroan yang meliputi: a. Membahas ruang lingkup, perencanaan dan pelaksanaan audit guna memastikan bahwa audit dilaksanakan berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. b. Membahas koreksi serta saran-saran atas temuan audit laporan keuangan. The Conduct of the Audit Committee Activities for 2012 Throughout 2012, the Audit Committee carried out the following activities: 1. To conduct Review on the Company s Financial Statement, whether monthly, quarterly and also the Company s financial report at the end of the financial year. 2. To conduct a Review on the structure of internal control and the conduct of the audit by Internal Audit Department. 3. To conduct a Review on the Minutes of the Company s Board of Directors Meeting and Management Meeting. 4. To conduct a Review on the Compliance Level of the Company on the provisions of the prevailing laws and regulations on capital market and such other regulations and legislation with regard to the business activities of the Company. 5. To conduct discussion with the independent auditor who performed the audit on the basis of the financial report of the Company which consists of: a. To discuss the scope, planning and conduct of the audit in order to ensure that the audit is carried out pursuant to the auditing standard stipulated by the Indonesia Institute of Public Accountants (Institut Akuntan Publik Indonesia). b. To discuss the correction as well as recommendation for the findings of the audit on the financial report. Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan berperan sesuai dengan Peraturan Bapepam Nomor IX.I.4 tentang Pembentukan Sekretaris Perusahaan yaitu: a. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal b. Memberikan pelayanan kepada masyarakat atas setiap informasi yang dibutuhkan pemodal yang berkaitan dengan kondisi Perseroan c. Memberikan masukan kepada Direksi Perseroan untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya d. Sebagai penghubung atau contact person antara Perseroan dengan Bapepam dan masyarakat Dalam pelaksanaan tugas-tugasnya, sepanjang tahun 2012, Corporate Secretary The Corporate Secretary has the role, in accordance with the Regulation of Indonesia Capital Market Supervisory Agency or Bapepam Number IX.I.4 concerning the Establishment of the Corporate Secretary, to: a. Follow the development of the Capital Market, especially concerning the regulations applied in the Capital Market. b. Provide service to the community for all information concerning the Company s condition required by investors. c. Provide input to the Board of Directors of the Company to comply with the stipulations of Law Number 8 year 1995 concerning Capital Market and the executing regulations. d. Act as a liaison or contact person between the Company and Indonesia Capital Market Supervisory Agency or Bapepam and the community. In the course of the said duties, throughout 2012 the Corporate 72 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Sekretaris Perusahaan telah menjalankan beberapa kegiatan diantaranya penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Public Expose, serta penyampaian laporan-laporan keterbukaan informasi sesuai dengan peraturan Bapepam-LK maupun Bursa Efek Indonesia. Sekretaris Perusahaan juga secara rutin menyediakan informasi tentang Perseroan melalui RUPS, paparan publik, website perusahaan, media massa (cetak dan elektronik), dan pertemuan dengan analis. Selain itu, Sekretaris Perusahaan juga secara rutin menghadiri pelaksanaan Rapat Direksi dan Rapat Manajemen dan membuat Notulen hasil dari kedua Rapat tersebut. Secretary has executed some activities, such as holding the Annual General Meeting of Shareholders, public exposé, and submitting disclosure reports in accordance with the regulations of both the Indonesian Capital Market Supervisory Agency or Bapepam-LK and the Indonesian Stock Exchange. The Corporate Secretary also routinely provides information concerning the Company through General Meeting of Shareholders, public exposé, corporate website, mass media (print and electronic), and meetings with analysts. Apart from that, the Corporate Secretary also routinely attends the Board of Directors Meetings and Management Meetings and notes the Minutes of these Meetings. Sejak tanggal 25 Agustus 2011, Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Kazue Junus berdasarkan Keputusan Rapat Direksi yang diadakan pada tanggal 23 Agustus 2011. Kazue Junus bergabung dengan Perseroan pada tahun 1985 sebagai Sekretaris dan telah bertugas sebagai Sekretaris Perusahaan dari tahun 1997 sampai dengan 30 Agustus 2010. Menempuh pendidikan terakhir di Chuo University, Jepang. Since August 25, 2011, the position of Corporate Secretary is held by Kazue Junus according to the Resolution of the Board of Directors Meeting held on August 23, 2011. Kazue Junus joined the Company in 1985 as Secretary, and she has served as Corporate Secretary from 1997 to the 30 th of August 2010. Graduated from Chuo University, Japan. AUDIT INTERNAL Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala Audit Internal yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Audit Internal dan Presiden Direktur/CEO. Kepala Audit Internal dijabat oleh Kris Sugiyanto sesuai dengan SK Direksi Nomor 001/HRD/VP/I/2011 terhitung mulai bulan Februari 2010 sampai sekarang. Kris Sugiyanto bergabung dengan Perseroan sebagai Supervisor Accounting pada bulan Juni 2006 sampai Juli 2008. Ia kemudian menjabat sebagai Assistant Manager Internal Audit pada bulan Juli 2008 sebelum diangkat sebagai Kepala Departemen Audit Internal. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi, Akuntan (SE, Ak.) di Universitas Indonesia. INTERNAL AUDIT The Internal Audit Unit is led by an Internal Audit Division Head who reports directly to Internal Audit Director and President Director/CEO. Internal Audit Division Head is held by Kris Sugiyanto based on Board of Director s Decree Number 001/HRD/VP/I/2011 starting Februari 2010 until present. Kris Sugiyanto joined the Company as Accounting Supervisor from June 2006 to July 2008. Then he was posted as Internal Audit Assistant Manager in July 2008 before being appointed as Internal Audit Division Head. Graduated as Bachelor of Economics, Accounting (SE, Ak.) from University of Indonesia. Sebagaimana tercantum dalam piagam (charter) Peraturan Departemen Audit Internal, Tugas dan Tanggung Jawab Unit Audit Internal adalah sebagai berikut: a) Membuat rencana audit dan pelaksanaannya. b) Menguji dan melakukan evaluasi pengendalian internal sesuai dengan kebijakan Perusahaan. c) Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, teknologi informasi dan kegiatan lainnya. d) Melakukan pemeriksaan kepatuhan terhadap ketentuan As stated in the Charter of the Regulations of the Internal Audit Department, the Duties and Responsibilities of the Internal Audit Unit are as follows: a) To create and execute audit plans. b) To execute internal auditing and evaluation in accordance with Company policy. c) To check and judge the efficiency and effectiveness of financial, accounting, operational, informational technology activities etc. d) To check compliance towards the stipulations of applicable 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 73
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. e) Melakukan identifikasi alternatif perbaikan dan peningkatan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya dan dana. f) Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif mengenai kegiatan Departemen yang di audit. g) Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direksi dan Komisaris. h) Memantau, menganalisa dan memberikan laporan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah direkomendasikan. i) Mendukung pelaksanaan tugas Komite Audit. j) Menyusun program untuk melakukan evaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukan. k) Membuat kebijakan dan prosedur sebagai panduan bagi pelaksanaan audit. rules and regulations. e) To identify alternative improvements and increase the efficiency and effectiveness of the usage of funds and resources. f) To provide suggestions for improvement and objective information concerning the activities of the audited departments. g) To make audit reports and to submit the reports to the Boards of Directors and Commissioners. h) To monitor, analyze and report the execution of the improvement follow-up action that it recommends. i) To support the execution of the duties of the Audit Committee. j) To create programs for evaluating the quality of the Internal Audit executed. k) To create policies and procedures as guidelines for executing audits. Unit Audit Internal memiliki tugas menjalankan fungsi pengendalian internal terhadap kegiatan Perseroan dengan sasaran utama Keandalan Laporan Keuangan, Ketaatan Terhadap Peraturan, Efisiensi Operasi, Menjaga Aset Perusahaan dan Penerapan Teknologi Informasi. The Internal Audit Unit has the duty of running the internal control function of the Company s activities with the main targets being Reliability of Financial Reporting, Compliance with Regulations, Efficiency of Operations, Maintenance of Company Assets and Application of Information Technology. SISTEM PENGENDALIAN INTERN 1. Pengendalian Keuangan dan Operasional serta Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan lainnya. Sistem Pengendalian atas laporan keuangan dan operasional dilakukan dengan menggunakan pendekatan risiko melalui hasil evaluasi dan pengelolaan risiko yang ada pada Perseroan, meliputi pengendalian pada tingkat berikut: 1.1. Entity Level Control Pengendalian pada tingkat Perusahaan meliputi komponen dasar pengendalian yaitu Control Environment, Risk Assessment & Response, Control Activities, Information and Communication, Monitoring dan Response to IT dengan mempertimbangkan semua hal yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap pelaporan keuangan secara keseluruhan. INTERNAL CONTROL SYSTEM 1. Control of Finances and Operations, and Compliance to Other Rules and Regulations. Control system for financial reporting and operations is executed using a risk-based approached, according to the results of evaluation and risk management possessed by the Company. This includes control of the following levels: 1.1. Entity Level Control Entity or Corporate-level Control includes the basic components of control, i.e. Control of Environment, Risk Assessment & Response, Control of Activities, Information and Communication, Monitoring and Response to IT by considering everything that may have significant impact to overall financial reporting. 1.2. Process Level Control 1.2. Process Level Control 74 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Pengendalian pada tingkat proses bisnis dengan ruang lingkup pengendalian yang memiliki pengaruh material terhadap keandalan pelaporan keuangan meliputi rancangan aktivitas pengendalian serta penerapannya dalam kegiatan operasional. Control at business process level with the scope of control that has material impact to the reliability of financial reporting, including designing control activities and applying the same in operational activities. 1.3. Financial Closing & Reporting Process Pengendalian atas tutup buku laporan keuangan mencakup prosedur dan kebijakan akuntansi untuk menyusun laporan keuangan yang bebas dari salah saji, dapat dimengerti dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum. 1.3. Financial Closing & Reporting Process Control of the closing of financial reporting includes the accounting procedures and policies in creating financial reports which are free from misrepresentations, understandable, and compliant to commonly applicable accounting standards. 1.4. IT Control Pengendalian atas penerapan teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan dengan ruang lingkup pengendalian IT pada tingkat Perusahaan (IT Company Level Control) dan pengendalian IT General Control meliputi Pengembangan & Pemeliharaan Sistem, Keamanan Informasi, Sistem Operasi dan Service Level. 1.4. IT Control Control of the application of information technology to support the operational needs of the company, with the scope of IT control at Company Level (IT Company Level Control) and IT General Control. These include System Development & Maintenance, Information Security, Operations System Security, and Service Level Security. Perseroan memiliki komitmen yang tinggi untuk menjalankan kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan yang berlaku maupun peraturan internal yang dikeluarkan oleh Perseroan sebagai bagian terpenting dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan. Perseroan menyadari bahwa kepatuhan dapat menjamin seluruh kegiatan usaha untuk tetap berada pada jalur yang tepat dalam pencapaian kinerja yang bersih, menguntungkan dan berkesinambungan. The Company is highly committed to comply with both applicable rules and regulations, and the internal regulations issued by the Company as the most important part in the execution of Corporate Governance. The Company is aware that compliance can ensure that all business activities remain in the correct path to achieve clean, profitable, and sustainable performance. 2. Review atas Efektivitas Sistem Pengendalian Intern. Manajemen Perseroan bertanggung jawab untuk menyelenggarakan dan melaksanakan pengendalian internal atas pelaporan keuangan secara memadai. Pengendalian internal atas pelaporan keuangan adalah suatu proses yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai mengenai keandalan pelaporan keuangan dan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. 2. Review of the Effectiveness of Internal Control System The Company s Management is responsible for executing and performing adequate internal control over financial reporting. Internal control of financial reporting is a process designed to provide sufficient confidence of the reliability of financial reporting, and in creating financial reports according to commonly applicable accounting principles. Manajemen telah melakukan penilaian atas efektivitas The Management has evaluated the effectiveness of 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 75
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2012 dengan menggunakan kriteria dalam Standard and Practice Standard for Management Assessment and Audit concerning Internal Control Over Financial Reporting yang diterbitkan oleh Business Accounting Council of Japan sehubungan dengan persyaratan J-SOX yang diwajibkan oleh Financial Instruments and Exchange Law of Japan. Ketentuan ini mengatur kewajiban Perusahaan untuk melakukan penilaian atas efektifitas sistem pengendalian internal bagi perusahaan termasuk Mandom Corporation, Jepang yang tercatat di Bursa Efek Tokyo, dan juga berlaku untuk anak perusahaannya. Berdasarkan hasil penilaian ini, manajemen menyimpulkan bahwa pada tanggal 31 Desember 2012, pengendalian internal atas pelaporan keuangan Perseroan telah efektif. internal control to financial reporting on December 31, 2012 by using the criteria in the Standard and Practice Standard for Management Assessment and Audit concerning Internal Control Over Financial Reporting issued by the Business Accounting Council of Japan in relation with the J-SOX requirements imposed by the Financial Instruments and Exchange Law of Japan. These rules regulate the Company s obligation to evaluate the effectiveness of internal control system to the Company, which includes that of Mandom Corporation, Japan, listed in the Tokyo Stock Exchange, and its (Mandom s) subsidiaries. Based on the results of this evaluation, the Management concludes on December 31, 2012 that internal control of the Company s financial reporting is effective. Risiko Usaha Perseroan menyadari tentang perlunya melakukan pengendalian terhadap berbagai resiko yang berpotensi mengancam kelangsungan bisnis Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan berusaha melakukan identifikasi dan menyusun langkah-langkah untuk menangani resiko-resiko tersebut. Dari beberapa resiko yang teridentifikasi, pada tahun 2012, Perseroan memprioritaskan yang berhubungan dengan hal di bawah ini. 1. Risiko Ketersediaan Bahan Baku Dengan belajar dari kondisi pasca gempa Jepang pada awal tahun 2011 yang menyebabkan terganggunya pasokan beberapa jenis bahan baku, Perseroan semakin menyadari tentang perlunya memiliki rantai pasokan yang tidak bergantung pada pihak tertentu saja. Oleh karena itu, Perseroan memberlakukan kebijakan pemasok multi perusahaan untuk bahan baku produk dengan tingkat kebutuhan yang tinggi dan secara perlahan membangun rantai pasokan bahan baku yang lebih stabil. Business Risks The Company is aware of the need to control the various risks that have the potential of threatening the business sustainability of the Company. Therefore, the Company makes an effort to identify and enumerate the steps required to mitigate these risks. Of the various risks identified, in 2012 the Company prioritizes those relating to the following issues: 1. Risk of Raw Material Availability Learning from the post-quake condition of Japan in early 2011, which causes disturbance to the supply of several types of materials, the Company became more sharply aware of the need of having a chain of supply that is not dependent on a single party. Therefore, the Company applies the policy of multi-company suppliers for raw materials of products with a high level of growth, and slowly built a more stable chain of raw material supply. 2. Risiko Bencana Alam Perseroan menyadari bahwa bencana alam dalam skala tertentu dapat berpotensi mengancam kelangsungan bisnis. Oleh karena itu, Perseroan berusaha menyusun kegiatan penanganan yang lebih sistematis dengan membentuk tim khusus bencana. Tim tersebut bertindak sebagai koordinator ketika bencana seperti banjir dan kebakaran terjadi. 2. Risk of Natural Disaster The Company is aware that natural disasters in certain scales have the potential of threatening business sustainability. Therefore, the Company spends efforts to create a more systematic procedure of mitigation by forming a special disaster team. This team acts as coordinator when disasters such as floods and fires occur. 76 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Perseroan juga menyadari bahwa penanganan resiko yang telah dilakukan selama ini masih perlu dijaga dan ditingkatkan. Untuk itu Perseroan telah membentuk komite khusus yang akan memulai kegiatannya pada tahun 2013 untuk memperkuat aktifitas pengendalian resiko di dalam perusahaan. The Company is also aware that the risk management executed so far must be maintained and improved. Therefore, the Company has formed a special committee that will start its activities in 2013 to strengthen risk management activities in the Company. KODE ETIK PERUSAHAAN Sebagai salah satu perusahaan Grup Mandom, Perseroan ikut mematuhi ketentuan-ketentuan Kode Etik yang diberlakukan bagi seluruh perusahaan Grup Mandom. CORPORATE CODE OF ETHICS As a part of Mandom Group, the Company also complies with Code of Ethics applied to all companies in Mandom Group. Seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi serta karyawan kunci telah menandatangani pernyataan bahwa mereka telah membaca, memahami, dan mematuhi isi Kode Etik Grup Mandom. All members of Board of Commissioners, Board of Directors, and also key persons of the Company had signed statement letter that they had read, understood, and adhered to the contents of Code of Ethics of Mandom Group. Garis besar Kode etik adalah sebagai berikut: The outline of the Code of Ethics are as follows: I. Ketaatan Terhadap Hukum dan Norma-Norma Sosial; Prinsip-Prinsip Etika dan Pelaksanaannya 1. Pengetahuan Mendalam Mengenai dan Kepatuhan Terhadap Hukum dan Norma-Norma Sosial 2. Penanganan Cepat Terhadap Pelanggaran Atas Hukum dan Norma-Norma Sosial dan Tindakan Tegas Selanjutnya 3. Kepatuhan Terhadap Kontrak 4. Prinsip-prinsip Etika dan Pelaksanaannya 5. Pembuatan dan Pengoperasian Sistem Kendali Internal I. Compliance with Laws and Social Norms; Ethical Principles and Operations 1. Thorough Knowledge of and Adherence to Laws and Social Norms 2. Quick Redress of Violations of Laws and Social Norms and Subsequent Strict Action 3. Compliance with Contracts 4. Ethical Principles and Operations 5. Creation and Operation of an Internal Control System II. Prinsip-prinsip dan Operasi Bisnis Grup Mandom II. Mandom Group s Business Principles and Operations 1. Penyediaan Produk-Produk yang Aman, Menarik dan 1. Supply of Safe, Attractive and Excellent Products Unggul 2. Fair, Clean, and Free Business Transactions 2. Transaksi Bisnis yang Adil, Bersih dan Bebas 3. Appropriate Management of Company Assets 3. Pengelolaan Aset Perusahaan Secara Tepat 4. Overseas Business Activities 4. Kegiatan Bisnis di Luar Negeri III. Lingkungan Global dan Grup Mandom 1. Kegiatan-Kegiatan untuk Mengurangi Dampak Lingkungan Sesuai dengan Sistem Pengelolaan Lingkungan 2. Peningkatan Penghematan/Daur Ulang Sumber Daya 3. Kewajiban Kita sebagai Warga Negara III. The Global Environment and Mandom Group 1. Activities to Reduce Environmental Impact in Line with the Environmental Management system 2. Promotion of Resource Saving/Recycling 3. Our Duty as a Citizen 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 77
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance IV. Masyarakat dan Grup Mandom 1. Kerjasama dan Integrasi dengan Komunitas-Komunitas Lokal 2. Kontribusi Sosial 3. Ketidakterlibatan dengan Kekuatan-Kekuatan Anti- Sosial 4. Komunikasi dengan Masyarakat IV. Society and Mandom Group 1. Cooperation and Integration with Local Communities 2. Social Contribution 3. Non-involvement with Antisocial Forces 4. Communication with Society V. Orang-Orang yang Bekerja untuk Grup Mandom 1. Pengembangan Sumber Daya yang Menciptakan Nilai dan Lingkungan Kerja yang Baik 2. Penghargaan Terhadap Hak Asasi Manusia, Larangan Terhadap Perlakuan Diskriminatif 3. Pembedaan Antara Urusan Resmi dan Urusan Pribadi V. The People Who Work for Mandom Group 1. Value-creating HR Development and Good Working Environment 2. Respect for Human Rights, Ban on Discriminatory Treatment 3. Differentiation between Official and Personal Matters BUDAYA Perusahaan Prinsip-prinsip berikut adalah standar yang menjadi pedoman Perseroan dalam menjalankan kegiatan operasional dan merupakan landasan bersama dalam mencapai tujuan Perseroan. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Perseroan selalu menerapkan dasar pemikiran bahwa masyarakat selalu berubah. Untuk dapat mengakomodir perubahan tersebut, Perseroan berusaha untuk secara cerdik berpikir dan bekerja secara bersamaan. Cara pemikiran ini diwakili oleh kata kunci KohDoh yang secara harafiah berarti berpikir dan bekerja dan menjadi kata kunci dari prinsip-prinsip yang dianut Perseroan. CORPORATE CULTURE The following principles are the standards that serve as the guidelines of the Company in executing operational activities, and are the common basis in achieving the purposes of the Company. In executing its daily work, the Company always applies a thought basis that the community constantly changes. In order to be able to accommodate such changes, the Company tries to smartly think and work simultaneously. This principle is represented by the keyword KohDoh, which literally means thinking and working. This is the keyword of the principles held by the Company. (1) KohDoh for Value Maximization Kami melandaskan prinsip kerja pada formula Nilai Produk atau Pelayanan = Fungsi/Biaya dan kami akan berusaha untuk merumuskan kerangka kerja dalam rangka memaksimalkan nilai tersebut dan juga jumlah konsumen yang mendapatkan manfaat darinya. (1) KohDoh for Value Maximization We herald a formula Function divided by Cost gives Value (of products and services) and try to create the framework for maximizing the value itself and the number of consumers benefitting from it. (2) KohDoh for Self-actualization Sebuah perusahaan harus menyediakan landasan untuk aktualisasi diri serta pelaksanaan kewajiban seseorang. Lingkungan kerja kami sangat ideal untuk mengakomodir setiap orang dalam menunjukkan kemampuannya, sehingga dapat mendorong aktualisasi diri yang sukses dari setiap karyawan dan pada akhirnya akan mengarah pada realisasi dari misi korporat kami. (2) KohDoh for Self-actualization A company should provide the platform for self-actualization as well as for the performance of one s duty. Our working environment is ideal for everyone to demonstrate his/ her own ability, which will encourage successful selfactualization of each employee and eventually lead to the realization of our corporate mission. 78 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance (3) KohDoh for Profitability Enhancement Profitabilitas adalah hal yang penting sehubungan dengan pertanggung-jawaban ekonomi Perseroan. Untuk itu kami berusaha untuk menerapkan metode-metode yang dapat menghasilkan manajemen yang efisien dan peningkatan laba. (3) KohDoh for Profitability Enhancement Since profitability is a critical matter for a company bearing economic responsibility, we try to implement methods for efficient management and increased profits. (4) KohDoh for Good Ethics Filosofi manajemen kami menghargai nilai kejujuran kepada masyarakat, sebagai contoh, kami mematuhi undang-undang, peraturan, dan norma-norma sosial. Kami selalu berpikir dan bekerja secara etis, dan kami mempunyai kesadaran yang jelas terhadap kewajiban kami terhadap masyarakat. (4) KohDoh for Good Ethics Our management philosophy values honesty to the society, as such, we comply with laws, regulations and social norms. We always think and work ethically, having a clear sense of duty to the society. (5) KohDoh for Successful Business Partnerships Kami berbagi misi kami OYAKUDACHI bagi konsumen yang berarti Memberi Manfaat kepada Konsumen bersama dengan mitra usaha, dan kami juga membangun hubungan usaha yang dapat mewujudkan kemakmuran bersama dalam jangka panjang. (5) KohDoh for Successful Business Partnerships We share our mission OYAKUDACHI for consumers with our partners, and establish partnerships that promote long-term mutual prosperity. (6) KohDoh for Environmental Preservation Mengambil pendekatan serius terhadap isu-isu lingkungan adalah salah satu esensi dari perusahaan yang sedang berkembang. Kami mendedikasikan diri kami terhadap pemeliharaan lingkungan global. (6) KohDoh for Environmental Preservation Taking a serious approach to environmental issues is one of the essentials for a thriving company. We devote ourselves to the preservation of the global environment. (7) KohDoh for Philanthropy Untuk memberi kontribusi sosial secara stabil dan berjangka panjang, maka kami akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang didalamnya mengandung unsur kontribusi demi kemajuan masyarakat. (7) KohDoh for Philanthropy We value philanthropic activities, which make long-term contributions to the development of our society. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 79
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance tanggung jawab sosial Perusahaan Sebagai salah satu anggota masyarakat yang baik, Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan usaha atas tanggung jawab sosial Perseroan yang merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Perseroan kepada masyarakat. CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY The Company is aware that its CSR (Corporate Social Responsibilities) become heavier as time goes by. As a good member of the community, the Company is committed to enhance its corporate social responsibility efforts, which is a form of the Company s responsibility to the community. Lingkungan Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang industri, Perseroan menyadari kewajiban terhadap pelestarian lingkungan. Berkaitan dengan hal tersebut, pada tahun 1996 Perseroan membangun pengolahan limbah industri. Selain itu, Perseroan juga memiliki instalasi pengolahan limbah. Air hasil pengolahan limbah domestik digunakan untuk keperluan menyiram tanaman dan cuci kendaraan. Environment As a manufacturing company, the Company is aware of its obligation to preserve the environment. In relation to this issue, in 1996 the Company constructed an industrial waste water processing facility. Apart from that, the Company also has a waste-processing installation. Waste water generated from domestic waste processing is used for watering plants and washing vehicles. Hasil olahan air limbah dikontrol oleh bagian Quality Control setiap hari dan setiap 3 bulan secara rutin dilaporkan kepada Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). Sementara itu, setiap 6 bulan Perseroan membuat Laporan Implementasi Rencana Pengelolaan Lingkungan & Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL & RPL) dan melaporkan ke instansi terkait. Perseroan juga telah mempunyai tim yang setiap hari memantau kondisi air limbah. Hal ini sejalan dengan ketentuan undang-undang lingkungan yang mewajibkan perusahaan melakukan SWA PANTAU kwalitas air limbah yang dihasilkan. Ijin pengolahan limbah di Perseroan, diperbarui setiap 5 tahun sekali. Results of the waste water processing are controlled daily by the Quality Control. Once every 3 months, these results are routinely reported to the Regional Environmental Management Agency (Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah BPLHD). Meanwhile, once every 6 months, the Company makes the Implementation Report of Environmental Management Plans & Environmental Monitoring Plans (RKL & RPL) and submits these reports to relevant institutions. The Company also has a team who monitors waste water daily. This is in accordance with the provisions of environmental regulations which obligate companies to SELF MONITOR the quality of the waste water it generates. The waste processing permit of the Company is renewed once every 5 years. Disamping telah memiliki pengolahan limbah cair, Perseroan telah memiliki tempat dan izin untuk penyimpanan sementara limbah padat yang selanjutnya limbah tersebut diangkut oleh pihak ketiga. Perseroan juga memperhatikan kualitas udara antara lain penghijauan di sekitar lokasi, melakukan uji emisi secara berkala terhadap kendaraan Boiler dan juga uji emisi cerobong. Guna menjaga lingkungan kerja, Perseroan melakukan pengecekan rutin ambient ruang produksi dan kebisingan ambient dalam ruangan. Guna menjaga kualitas air tanah, Perseroan tidak lagi menggunakan air tanah serta memiliki Sumur Resapan (Biopori) yang tersebar di taman di lingkungan Perseroan. Other than having possessed waste processing facilities, the Company has the location and permission to temporarily store solid waste, which is then carried away by third (outsourced) party. The Company also notes the air quality, such as replanting vegetations around the site, regularly testing the emissions of Boilers and of chimneys. In order to maintain work environment, the Company routinely check the ambient air of the production room and ambient noise levels indoor. In order to preserve the quality of the ground water, the Company no longer uses ground water. It also has Absorption Wells (Biopores) distributed in the gardens in the environment of the Company. Dalam hal disain produk, Perseroan berusaha meringankan beban produk pada lingkungan dengan menjalankan kebijakan 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle tanpa mengurangi In designing its products, the Company makes efforts to lighten the burden of the production on the environment by executing the 3R policy, i.e. Reduce, Reuse and Recycle without 80 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance segi kepuasan konsumen dari segi mutu, fungsi, dan disain produk. Sebagai contoh, Perseroan secara aktif menawarkan produk kemasan refill dari merk Gatsby dan Pixy. Hal ini dapat mengurangi pemakaian kemasan dan bahan kemasan. reducing consumer convenience in terms of quality, function and the design of the products. For example, the Company actively offers refill-packaging products from the Gatsby and Pixy brands, which will reduce the usage of the amount and materials for packaging. Jaminan mutu Sebagai produsen kosmetik, Perseroan berkomitmen untuk menghasilkan produk yang aman dan memuaskan bagi konsumen. Untuk itu, Perseroan melakukan pengawasan ketat mulai dari pengadaan material sampai produk yang dikirim ke pelanggan. Setiap bahan baku dicek atau dites sesuai standar yang diberikan oleh Mandom Corporation dan sesuai ketentuan Balai Penelitian Obat dan Makanan (BPOM). Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, Perseroan menerima saran dari konsumen sebagai usaha untuk meningkatkan hubungan yang lebih baik lagi dengan masyarakat pada umumnya. Quality Assurance As a manufacturer of cosmetics, the Company is committed to manufacture products that are safe and satisfactory to the consumer. Therefore, the Company strictly monitors the process, starting from the procurement of materials to the delivery of the products to the consumer. Each material is checked and/or tested according to the standards delineated by Mandom Corporation and regulations of the Drug and Food Research Office (Balai Penelitian Obat and Makanan BPOM). In order to improve customer satisfaction, the Company accepts suggestions from the consumer in an effort to improve relations with the community in general. Pendidikan Guna mendukung perkembangan wawasan generasi muda dan kehidupan yang lebih menyenangkan, indah dan sehat, Perseroan berusaha mendukung dunia pendidikan di sekolah maupun di kehidupan sehari-hari masyarakat. Education In order to support development of the vision of younger generation, and to provide them with a more comfortable, beautiful and healthy life, the Company spends efforts to support education both at school and in the daily life in the community. 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 81
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance Dalam realisasinya Perseroan melakukan berbagai kegiatan, antara lain: Kerjasama Perseroan dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta tentang Peningkatan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Bidang Kewirausahaan pada Lembaga Pendidikan di Provinsi DKI jakarta. MoU yang berlangsung sejak tahun 2009 ini, telah diikuti kurang lebih 600 pelajar yang mengimplementasikan antara teori dan praktek di lapangan (link and match). In reality, the Company performs various activities, such as: Cooperation between the Company and the Office of Education of the Province of DKI Jakarta, concerning Improvement of the Execution of Education and Training in Entrepreneurship in Educational Institutions in the Province of DKI Jakarta. The MoU, which has been in effect since 2009, has been attended by more than 600 students who implement the theories that they have received with field practice (link and match). Kanji Kontes atau kontes huruf bahasa Jepang yang telah dimulai tahun 2008 sebagai kegiataan kerja sama dengan Univasitas Nasional. Kontes ini diadakan setiap tahun diikuti oleh mahasiswa dan pelajar sekolah menengah atas. Kanji Kontes ke-5 diadakan tahun 2012 yang diikuti oleh mahasiswa dari 8 universitas dan 42 sekolah menengah atas, dengan jumlah peserta 480 peserta. The Kanji Contest, or the contest involving native Japanese writing, started in 2008 in cooperation with National University. This contest is held annually, joined by college and high school students. The 5 th Kanji Contest was held in 2012, joined by students from 8 universities and 42 high schools, with a total of 480 contestants. Perseroan juga mengadakan beauty class dan handsome class untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara penggunaan kosmetik yang benar dan aman serta menjaga penampilan yang bersih dan rapi. The Company also holds beauty classes and handsome classes to provide knowledge to the community regarding how to use cosmetics properly and safely, and to maintain a clean and neat appearance. Dalam pelaksanaannya, kegiatan sosial kepada masyarakat, tidak hanya ditujukan untuk mereka yang telah dewasa, namun juga untuk anak-anak dan remaja. Sejak tahun 2011 Perseroan mendirikan Fashion Model School di Kidzania untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda berkarier sebagai model. Pengunjung dan peminat di sekolah ini bervariasi 3.000 s/d 5.000 orang per bulan. Social activities for the community are not limited to adults, but also to teens and children. This is realized in the Fashion Model School that the Company holds in Kidzania since 2011, which provides an opportunity for the younger generation to establish their career as a model. The number of visitors and persons interested in the school ranges from 3,000 to 5,000 persons per month. Selain dari itu, Perseroan menerima kunjungan pelajar, mahasiswa, dan juga masyarakat ke kantor dan pabrik untuk menyaksikan secara langsung proses pembuatan produkproduk Perseroan. Selama tahun 2012, Perseroan menerima kunjungan dari seluruh wilayah Indonesia dari berbagai kalangan dengan total lebih dari 2000 pengunjung. Apart from that, the Company accepts visits from college students, school children, and the community to its offices and factories to witness the manufacturing processes of the product. Throughout 2012, the Company received visits from all regions of Indonesia and from all social levels, with a total of more than 2,000 visitors. Ketenagakerjaan Atas pembinaannya terhadap karyawan wanita, pada bulan Desember 2012, Perseroan menerima piagam penghargaan dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi Republik Indonesia sebagai Perusahaan Pembina Terbaik Tenaga Kerja Perempuan tingkat Propinsi. Penghargaan ini diberikan karena Perseroan dinilai telah memenuhi ketentuan Perundangan yang mengatur tentang Employement For its training to female employees, in December 2012 the Company received an award from the State Minister of the Empowerment of Women & Protection of Children of the Republic of Indonesia and the Minister of Labour & Transmigration of the Republic of Indonesia as the Provincial Level Best Trainer Company for Female Workers. This award was granted because the Company is deemed to have excellently satisfied the provisions of rules and regulations that regulate 82 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance ketersediaan fasilitas untuk tenaga kerja wanita, diantaranya ruangan Pojok ASI yang merupakan wujud kepedulian Perseroan terhadap Ibu dan bayi. the availability of facilities for female workers, such as the Nursing Room, which is a form of the Company s concern to mothers and babies. Perseroan juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan dan keselamatan kerja karyawan dengan melakukan beberapa aktivitas secara rutin yaitu medical check-up bagi seluruh karyawan, memberikan penyuluhan/seminar kesehatan bagi karyawan, memberikan latihan evakuasi pemadam kebakaran dan melakukan pemeriksaan alat-alat APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan juga melakukan training sertifikasi karyawan (SIO, Instalatur listrik, dan lain-lain) sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan. The Company also pays a special attention upon the employees health and safety which is implemented by conducting several routine activities such as medical check-up, health seminar, fire evacuation training and general checking of fire extinguisher equipment (APAR), and employee certification training (SIO, electricity installation, etc) in accordance with the requirements needed for work activities. Bagi karyawan baru, Perseroan mengadakan program orientasi yaitu New Employee Orientation Program (NEOP) dengan tujuan agar karyawan baru dapat mengenal Perseroan secara lebih baik dan nantinya ia dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Perseroan. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menurunkan tingkat turn over karyawan di masa yang akan datang. Tingkat turn over karyawan di tahun 2012 tercatat sebesar 10%. For new employees, the Company held an orientation program called New Employee Orientation Program (NEOP) aiming to provide opportunity for new employees to have a better understanding about the Company and also hoping that they can give maximum contribution for the Company in the future. Besides that, this activity is also expected to lower the employee turn over ratio in the future. In the year 2012, the employee turn over ratio was 10%. Sementara itu, bagi karyawan Perseroan, secara rutin diadakan kegiatan pengembangan karyawan berdasarkan kurikulum training yang telah di sesuaikan dengan kebutuhan masingmasing pemegang jabatan. While for the existing employee, the Company regularly holds employee training program based on the training curriculum which has been customized with the needs of each functions holder. Perseroan menyelenggarakan Dana Pensiun Pemberi Kerja dengan sistim manfaat pasti. Dana Pensiun pada mulanya didirikan pada tahun 1992 dalam bentuk Yayasan Dana Pensiun Tancho Indonesia. Namun pada tahun 1996, telah dirubah menjadi Dana Pensiun Mandom Indonesia untuk menyesuaikan ketentuan Undang-Undang No.11 Tahun 1992 Tentang Dana Pensiun. The Company establishes Employer Pension Funds with fixed benefits system. The Pension Fund was initially established in 1992 in the form of Tancho Indonesia Pension Fund Foundation. However in 1996 it was renamed into Mandom Indonesia Pension Funds in order to adjust with the provisions of Law No. 11 year 1992 concerning Pension Funds. Pada saat ini Dana Pensiun memiliki 1150 peserta. The Pension Fund currently has 1150 participants. Tanggung jawab Sosial Perseroan juga diwujudkan dalam kegiatan sosial lainnya, diantaranya donor darah yang dilaksanakan setiap tahun bersamaan dengan ulang tahun Perseroan di bulan April. Sumbangan ke Panti Asuhan dan kegiatan sosial lainnya yang jumlahnya setiap tahun semakin meningkat. Corporate Social Responsibility is also realized in various other social activities, such as annual blood donor held simultaneously with the Company s anniversary in April and charitable contributions to orphanages, as well as other social activities that continue to increase every year. Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan-kegiatan dalam tahun 2012 adalah sebesar.2,89 miliar The costs expended for activities in 2012 were.2.89 billion 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 83
84 PT Mandom Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2012
Laporan Keuangan Financial Report 2012 Annual Report PT Mandom Indonesia Tbk 85
PT. MANDOM INDONESIA Tbk LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2012 AND 2011 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AND INDEPENDENT AUDITORS REPORT
PT. MANDOM INDONESIA Tbk DAFTAR ISI PT. MANDOM INDONESIA Tbk TABLE OF CONTENTS Halaman/ Page SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS STATEMENT LETTER LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN 1 INDEPENDENT AUDITORS REPORT LAPORAN KEUANGAN - Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut FINANCIAL STATEMENTS - As of December 31, 2012 and 2011 and for the years then ended Laporan Posisi Keuangan 2 Statements of Financial Position Laporan Laba Rugi Komprehensif 4 Statements of Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas 5 Statements of Changes in Equity Laporan Arus Kas 6 Statements of Cash Flows Catatan Atas Laporan Keuangan 7 Notes to Financial Statements
PT. MANDOM INDONESIA Tbk PT. MANDOM INDONESIA Tbk LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 DECEMBER 31, 2012 AND 2011 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, Catatan/ December 31, 2012 Notes 2011 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 134.940.399.040 5 89.862.335.910 Cash and cash equivalents Investasi 74.622.954.448 6 19.047.205.870 Investments Piutang usaha 7 Trade accounts receivable Pihak berelasi 282.897.104.990 28 241.139.154.632 Related parties Pihak ketiga 6.310.347.967 7.532.326.894 Third parties Piutang lain-lain 1.104.059.482 8 961.436.326 Other accounts receivable Persediaan - bersih 260.765.704.853 9 278.433.445.457 Inventories - net Uang muka 934.443.010 5.770.360.078 Advances Biaya dibayar dimuka 7.040.485.461 10 4.645.468.053 Prepaid expenses Pajak dibayar dimuka - 11 24.490.704.319 Prepaid taxes Jumlah Aset Lancar 768.615.499.251 671.882.437.539 Total Current Assets ASET TIDAK LANCAR NONCURRENT ASSETS Piutang lain-lain 1.252.204.921 8 1.478.275.932 Other accounts receivable Biaya dibayar dimuka 1.323.778.514 10 977.213.760 Prepaid expenses Aset pajak tangguhan - bersih 26.046.889.083 24 16.631.267.642 Deferred tax assets - net Property, plant and equipment - Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi net of accumulated depreciation penyusutan sebesar 483.711.637.777 of 483,711,637,777 pada 31 Desember 2012 at December 31, 2012 dan 428.365.887.908 and 428,365,887,908 pada 31 Desember 2011 440.132.920.673 12 416.328.119.478 at December 31, 2011 Klaim pengembalian pajak 10.371.928.589 11 - Claim for tax refund Perangkat lunak komputer 9.225.943.026 13.653.441.813 Computer software Beban tangguhan - hak atas tanah - 13 5.659.643.706 Deferred charges for land rights Uang jaminan 4.603.788.404 14 4.254.662.552 Guarantee deposits Jumlah Aset Tidak Lancar 492.957.453.210 458.982.624.883 Total Noncurrent Assets JUMLAH ASET 1.261.572.952.461 1.130.865.062.422 TOTAL ASSETS Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. See accompanying notes to financial statements which are an integral part of the financial statements. - 2 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk PT. MANDOM INDONESIA Tbk LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 (Lanjutan) DECEMBER 31, 2012 AND 2011 (Continued) 31 Desember/ 31 Desember/ December 31, Catatan/ December 31, 2012 Notes 2011 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Trade accounts payable to Utang usaha pada pihak ketiga 18.497.356.163 15 14.693.213.780 third parties Other accounts payable to Utang lain-lain pada pihak ketiga 4.429.124.220 3.124.330.762 third parties Utang pajak 22.940.952.991 16 11.116.561.170 Taxes payable Biaya yang masih harus dibayar 17 Accrued expenses Pihak ketiga 45.344.718.539 16.675.173.732 Third parties Pihak berelasi 6.108.695.665 28 9.596.843.445 Related parties Jaminan pelanggan 2.156.499.448 2.010.340.870 Customer deposits Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 99.477.347.026 57.216.463.759 Total Current Liabilities LIABILITAS JANGKA PANJANG NONCURRENT LIABILITY Liabilitas imbalan kerja 65.274.029.521 18 53.235.797.928 Employee benefits obligation EKUITAS EQUITY Modal saham - nilai nominal 500 Capital stock - 500 par value per saham per share Modal dasar - 804.266.668 saham Authorized - 804,266,668 shares Modal ditempatkan dan disetor - Subscribed and paid up - 201.066.667 saham 100.533.333.500 19 100.533.333.500 201,066,667 shares Tambahan modal disetor 188.531.610.794 20 188.531.610.794 Additional paid-in capital Revaluasi investasi efek tersedia Available-for-sale untuk dijual 1.604.644.500 6 1.175.054.500 investment revaluation Saldo laba Retained earnings Ditentukan penggunaannya 20.106.666.700 26 20.106.666.700 Appropriated Tidak ditentukan penggunaannya 786.045.320.420 710.066.135.241 Unappropriated Jumlah Ekuitas 1.096.821.575.914 1.020.412.800.735 Total Equity JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.261.572.952.461 1.130.865.062.422 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. See accompanying notes to financial statements which are an integral part of the financial statements. - 3 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk PT. MANDOM INDONESIA Tbk LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 DECEMBER 31, 2012 AND 2011 Catatan/ 2012 Notes 2011 PENJUALAN BERSIH 1.851.152.825.559 21,28 1.654.671.098.358 NET SALES BEBAN POKOK PENJUALAN 1.169.224.054.930 22,28 1.053.345.049.712 COST OF GOODS SOLD LABA KOTOR 681.928.770.629 601.326.048.646 GROSS PROFIT BEBAN USAHA 23 OPERATING EXPENSES Penjualan 299.033.865.237 256.787.803.418 Selling Umum dan administrasi 172.808.733.480 151.473.210.966 General and administrative Jumlah Beban Usaha 471.842.598.717 408.261.014.384 Total Operating Expenses LABA USAHA 210.086.171.912 193.065.034.262 INCOME FROM OPERATIONS PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN OTHER INCOME (CHARGES) Penghasilan bunga 4.193.173.562 5,6 6.657.975.715 Interest income Keuntungan atas penjualan aset tetap 6.922.197.171 12 2.042.668.982 Gain on sale of property and equipment Kerugian penurunan nilai persediaan (21.750.326.706) 9 (12.047.730.887) Loss on decline in value of inventory Kerugian kurs mata uang asing - bersih (1.530.949.997) (4.237.780.680) Loss on foreign exchange - net Lain-lain - bersih 5.342.886.586 4.662.585.454 Others - net Beban Lain-lain - Bersih (6.823.019.384) (2.922.281.416) Other Charges - Net LABA SEBELUM PAJAK 203.263.152.528 190.142.752.846 INCOME BEFORE TAX MANFAAT (BEBAN) PAJAK 24 TAX BENEFIT (EXPENSE) Pajak kini (62.304.922.000) (51.996.374.000) Current tax Pajak tangguhan 9.415.621.441 1.892.440.795 Deferred tax Beban Pajak - Bersih (52.889.300.559) (50.103.933.205) Tax Expense - Net LABA BERSIH TAHUN BERJALAN 150.373.851.969 140.038.819.641 NET INCOME FOR THE YEAR PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME Laba yang belum direalisasi atas Unrealized gain on changes in perubahan nilai wajar efek 429.590.000 6 256.243.000 market value of securities JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 150.803.441.969 140.295.062.641 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME LABA PER SAHAM DASAR 748 25 696 BASIC EARNINGS PER SHARE Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. See accompanying notes to financial statements which are an integral part of the financial statements. - 4 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk PT. MANDOM INDONESIA Tbk LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31, 2012 AND 2011 Revaluasi investasi Tambahan modal efek tersedia untuk Saldo laba/retained earnings disetor/ dijual/ Ditentukan Tidak ditentukan Catatan/ Modal disetor/ Additional paid-in Available-for-sale penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/ Notes Paid-up capital stock capital investment revaluation Appropriated Unappropriated Total equity Saldo per 1 Januari 2011 100.533.333.500 188.531.610.794 918.811.500 20.106.666.700 638.389.982.380 948.480.404.874 Balance as of January 1, 2011 Laba bersih tahun berjalan - - - - 140.038.819.641 140.038.819.641 Net income for the year Pendapatan komprehensif lainnya Other comprehensive income Laba yang belum direalisasi atas Unrealized gain on changes in perubahan nilai wajar efek 6 - - 256.243.000 - - 256.243.000 market value of securities Jumlah laba komprehensif - - 256.243.000-140.038.819.641 140.295.062.641 Total comprehensive income Dividen kas 27 - - - - (68.362.666.780) (68.362.666.780) Cash dividends Saldo per 31 Desember 2011 100.533.333.500 188.531.610.794 1.175.054.500 20.106.666.700 710.066.135.241 1.020.412.800.735 Balance as of December 31, 2011 Laba bersih tahun berjalan - - - - 150.373.851.969 150.373.851.969 Net income for the year Pendapatan komprehensif lainnya Other comprehensive income Laba yang belum direalisasi atas Unrealized gain on changes in perubahan nilai wajar efek 6 - - 429.590.000 - - 429.590.000 market value of securities Jumlah laba komprehensif - - 429.590.000-150.373.851.969 150.803.441.969 Total comprehensive income Dividen kas 27 - - - - (74.394.666.790) (74.394.666.790) Cash dividends Saldo per 31 Desember 2012 100.533.333.500 188.531.610.794 1.604.644.500 20.106.666.700 786.045.320.420 1.096.821.575.914 Balance as of December 31, 2012 Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. See accompanying notes to financial statements which are an integral part of the financial statements. - 5 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk PT. MANDOM INDONESIA Tbk LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 DECEMBER 31, 2012 AND 2011 Catatan/ 2012 Notes 2011 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Penerimaan kas dari pelanggan 1.946.514.526.943 1.731.569.096.264 Cash receipts from customers Penerimaan (pengeluaran) kas dari/untuk: Cash received from (payments for): Penghasilan bunga 4.193.173.562 5,6 6.657.975.715 Interest income Pemasok (975.614.708.290) (991.563.984.722) Suppliers Karyawan (219.345.810.743) (194.684.171.092) Employees Royalti (82.859.453.938) 22 (74.454.295.787) Royalty Beban penjualan (276.628.209.827) (270.842.475.896) Selling expenses Pajak penghasilan (54.977.475.657) 24 (51.327.793.698) Income tax Beban umum dan lainnya (90.828.298.788) (82.213.535.549) General and other expenses Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi 250.453.743.262 73.140.815.235 Net Cash Provided by Operating Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Penempatan deposito berjangka (70.000.000.000) (15.000.000.000) Placement of time deposits Pencairan deposito berjangka 15.000.000.000 50.000.000.000 Withdrawal of time deposits Perolehan aset keuangan tersedia untuk dijual - 6 (5.550.000) Acquisition of financial assets available-for-sale Hasil penjualan aset tetap 7.650.115.386 12 2.462.500.001 Proceeds from sale of property and equipment Perolehan aset tetap (84.263.312.510) 12 (81.276.099.015) Acquisitions of property, plant and equipment Perolehan perangkat lunak komputer (2.101.861.513) (890.707.034) Acquisitions of computer software Pengembalian dari pembatalan atas Refund from cancellation of computer proyek perangkat lunak komputer 3.534.803.365 - software project Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (130.180.255.272) (44.709.856.048) Net Cash Used in Investing Activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITY Pembayaran dividen (74.347.430.785) 27 (68.308.842.927) Payment of dividends KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS NET INCREASE (DECREASE) IN CASH DAN SETARA KAS 45.926.057.205 (39.877.883.740) AND CASH EQUIVALENTS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 89.862.335.910 129.104.545.843 OF YEAR Dampak perubahan kurs mata uang asing Effect of foreign exchange rate changes on cash terhadap kas dan setara kas (847.994.075) 635.673.807 and cash equivalents KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 134.940.399.040 89.862.335.910 CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF YEAR Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. See accompanying notes to financial statements which are an integral part of the financial statements. - 6 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED 1. UMUM 1. GENERAL a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information PT. Mandom Indonesia Tbk (Perusahaan) didirikan dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 jo. Undang-Undang No. 11 tahun 1970 berdasarkan Akta No. 14 tanggal 5 Nopember 1969 dari Abdul Latief, S.H., notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. J.A.5/150/18 tanggal 28 Nopember 1970 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 24 tanggal 23 Maret 1971, Tambahan No. 141. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, antara lain untuk disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas dan persetujuan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan mengeluarkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana tertuang dalam Akta No. 9 tanggal 10 Juni 2008 dari P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notaris di Jakarta. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam suratnya No. AHU-43773.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 22 Juli 2008, serta diumumkan dalam Berita Negara No. 99 tanggal 9 Desember 2008, Tambahan No. 26905. Perubahan anggaran dasar yang terakhir adalah mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha, sebagaimana tertuang dalam Akta No. 11 tanggal 20 April 2011 dari P. Sutrisno A. Tambubolon S.H., M.Kn. notaris di Jakarta. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam suratnya No. AHU-28062.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 6 Juni 2011, serta diumumkan dalam Berita Negara No. 74 tanggal 14 September 2012, Tambahan No. 49010. Perusahaan berdomisili di Jakarta Utara dengan pabrik berlokasi di Sunter, Jakarta dan Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Jawa Barat. Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Yos Sudarso By Pass, Jakarta. Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha utama Perusahaan meliputi produksi dan perdagangan kosmetika, wangi-wangian, bahan pembersih dan kemasan plastik termasuk bahan baku, mesin dan alat produksi untuk produksi dan kegiatan usaha penunjang adalah perdagangan impor produk kosmetika, wangiwangian, bahan pembersih. PT. Mandom Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970 based on Notarial Deed No. 14 dated November 5, 1969 of Abdul Latief S.H., notary public in Jakarta. The Deed of Establishment was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. J.A.5/150/18, dated November 28, 1970, and was published in State Gazette No. 24 dated March 23, 1971, Supplement No. 141. The Articles of Association have been amended to conform with Corporate Law No. 40 Year 2007 and for the approval to conduct the Rights Issue III with pre-emptive rights as stipulated in Deed No. 9 dated June 10, 2008 of P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notary public in Jakarta. These changes have been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in his letter No. AHU- 43773.AH.01.02 Tahun 2008 dated July 22, 2008, and was published in State Gazette No. 99, dated December 9, 2008, Supplement No. 26905. The latest amendment relates to the aims and objectives and business activities as stipulated in Deed No. 11 dated April 20, 2011 of P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn. notary public in Jakarta. This change has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in his letter No. AHU-28062.AH.01.02 Tahun 2011 dated June 6, 2011, and was published in State Gazette No. 74, dated September 14, 2012, Supplement No. 49010. The Company is domiciled in North Jakarta and its manufacturing plants are located in Sunter, Jakarta and MM2100 Industrial Estate, Cibitung, West Java. The Company s head office is located at Jl. Yos Sudarso By Pass, Jakarta. In accordance with article 3 of the Company s Articles of Association, the scope of its main business activities is to engage in the manufacturing and trading of cosmetics, perfumes, cleansing materials and plastic containers including main materials, machinery and equipment for manufacturing and supporting business activity is import trading of cosmetics, perfumes, cleansing materials. - 7 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Perusahaan mulai berproduksi secara komersial pada bulan April 1971. Pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri MM 2100, Cibitung, Jawa Barat mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 4 Januari 2001. Hasil produksi Perusahaan dipasarkan di dalam dan ke luar negeri, termasuk ke Uni Emirat Arab, Jepang, Malaysia, Filipina, Thailand dan India. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) The Company started its commercial operations in April 1971. The factory located in MM 2100 Industrial Estate, Cibitung, West Java commenced its commercial operations on January 4, 2001. The Company s products are sold in both domestic and international markets including the United Arab Emirates, Japan, Malaysia, Philippines, Thailand and India. b. Penawaran Umum Efek Perusahaan b. Public Offering of Shares of the Company Pada tanggal 28 Agustus 1993, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dengan Suratnya No. S-1340/PM/1993 untuk melakukan penawaran umum perdana atas 4,4 juta saham Perusahaan dengan nilai nominal 1.000 per saham kepada masyarakat, sehingga seluruh saham Perusahaan setelah penawaran umum menjadi 13 juta saham. Pada bulan Agustus 1995, para pemegang saham menyetujui pembagian saham bonus melalui kapitalisasi tambahan modal disetor sebanyak 13 juta saham sehingga seluruh saham Perusahaan menjadi sebanyak 26 juta saham. Pada bulan Agustus 1997, para pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari 1.000 menjadi 500, sehingga jumlah saham yang ditempatkan Perusahaan juga meningkat dari 26 juta saham menjadi 52 juta saham. Pada bulan September 1997, para pemegang saham menyetujui pembagian saham bonus melalui kapitalisasi tambahan modal disetor sebanyak 26 juta saham sehingga seluruh saham Perusahaan menjadi sebanyak 78 juta saham. Pada bulan Mei 2000, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Saham Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 78 juta lembar saham sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh menjadi 156 juta saham. Saham tersebut dicatatkan di Bursa Efek Jakarta pada tanggal 5 Juni 2000. Pada bulan Pebruari 2006, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Saham Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 24,96 juta lembar saham sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh menjadi 180,96 juta saham. Saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta pada tanggal 17 Pebruari 2006. On August 28, 1993, the Company obtained the notice of effectivity from the chairman of the Capital Market Supervisory Agency (Bapepam) in his Letter No. S-1340/PM/1993 for the Company s initial public offering of 4.4 million shares with par value of 1,000 per share. The Company s shares after the public offering totaled 13 million shares. In August 1995, the stockholders agreed to distribute 13 million bonus shares through capitalization of additional paid-in capital. Accordingly, the total number of the Company s shares increased to 26 million shares. In August 1997, the stockholders agreed to split the par value per share from 1,000 to 500. Accordingly, the Company s subscribed capital increased from 26 million shares to 52 million shares. In September 1997, the stockholders agreed to distribute 26 million bonus shares through capitalization of additional paid-in capital. Accordingly, the total number of the Company s shares increased to 78 million shares. In May 2000, the Company conducted Limited Public Offering I with pre-emptive rights of 78 million shares. Accordingly, the total number of shares issued and fully paid increased to 156 million shares. The shares were registered in Jakarta Stock Exchange on June 5, 2000. In February 2006, the Company conducted Limited Public Offering II with pre-emptive rights of 24.96 million shares. Accordingly, the total number of shares issued and fully paid increased to 180.96 million shares. The shares were registered in Jakarta Stock Exchange on February 17, 2006. - 8 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Pada bulan Juni 2008, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Saham Terbatas III dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 20.106.667 saham sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh menjadi 201.066.667 saham. Saham tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Juni 2008. Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, seluruh saham Perusahaan sejumlah 201.066.667 saham dengan nilai nominal 500 per saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) In June 2008, the Company conducted Limited Public Offering III with Pre-emptive Rights of 20,106,667 shares. Accordingly, the total number of shares issued and fully paid increased to 201,066,667 shares. The shares were registered in Indonesia Stock Exchange on June 12, 2008. At December 31, 2012 and 2011, all of the Company s shares totaling to 201,066,667 shares with par value 500 per share were listed in Indonesia Stock Exchange. c. Susunan Pengurus dan Informasi Lain c. Management and Other Information Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut: The Company s management at December 31, 2012 and 2011 consisted of the following: 2012 2011 Presiden Komisaris/President Commissioner Masayoshi Momota Masayoshi Momota Komisaris/Commissioners Motonobu Nishimura Motonobu Nishimura Harjono Lie Harjono Lie Komisaris Independen/Independent Commissioners Humala Panggabean Humala Panggabean Djasman Djasman Presiden Direktur/CEO/President Director/CEO Takeshi Hibi Takeshi Hibi Wakil Presiden Direktur/Vice President Director Sastra Widjaya Sastra Widjaya Direktur Senior/Senior Directors Muhammad Makmun Arsyad Muhammad Makmun Arsyad Herman Saleh Herman Saleh Koichi Watanabe Koichi Watanabe Katsutoshi Shigemura Katsutoshi Shigemura Hiroaki Yagi Direktur/Directors Tugiyono Tugiyono Joko Santoso Wigianto Joko Santoso Wigianto Sanyata Adi Saputra Sanyata Adi Saputra Tiurma Rondang Sari Tiurma Rondang Sari Hideo Yamanaka Hiroaki Yagi Yoshihiro Tsuchitani Yoshihiro Tsuchitani Susunan ketua dan anggota komite audit pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah sebagai berikut: The chairman and members of the audit committee at December 31, 2012 and 2011 are as follows: 2012 2011 Ketua/Chairman Humala Panggabean Humala Panggabean Anggota/Members Djasman Djasman Chairul Marom Nadarsjah Mahdur Heri Martono Edi Priyono - 9 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, jumlah karyawan Perusahaan masing-masing adalah 4.570 dan 4.449 karyawan. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) As of December 31, 2012 and 2011, the Company had 4,570 and 4,449 employees, respectively. 2. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI STÁNDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (PSAK) AND INTERPRETATIONS OF PSAK (ISAK) a. Standar yang berlaku efektif pada tahun berjalan a. Standards effective in the current year Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan semua standar baru dan standar revisi serta interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2012. Penerapan standar-standar baru dan standar revisi serta interpretasi berdampak sebagai berikut: In the current year, the Company has adopted all of the new and revised standards and interpretations issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants that are relevant to its operations and effective for accounting periods beginning on January 1, 2012. The adoption of these new and revised standards and interpretations has resulted in changes to the following: PSAK 60, Instrumen Keuangan: Pengungkapan Standar baru ini menggantikan persyaratan pengungkapan dalam PSAK 50 (revisi 2006), Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan. Standar baru ini mengakibatkan pengungkapan mengenai (a) signifikansi instrumen keuangan terhadap posisi dan kinerja keuangan Perusahaan, dan (b) sifat dan luasnya risiko yang timbul dari instrumen keuangan yang mana Perusahaan terekspos selama periode dan pada akhir periode pelaporan, dan bagaimana entitas mengelola risiko-risiko tersebut (Catatan 33). PSAK 60, Financial Instruments: Disclosures This new standard supersedes the disclosure requirements of PSAK 50 (revised 2006), Financial Instruments: Presentation and Disclosure. This new standard resulted in the disclosures concerning (a) the significance of financial instruments for the Company's financial position and performance; and (b) the nature and extent of risks arising from financial instruments to which the Company is exposed during the period and at the end of the reporting period, and how the Company manages those risks (Note 33). ISAK 25, Hak Atas Tanah ISAK 25, Land Rights Interpretasi ini menjelaskan perlakuan biaya pengurusan legal hak atas tanah. Biaya pengurusan legal hak atas tanah pada saat perolehan tanah tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah sesuai dengan PSAK 16 (revisi 2011), Aset Tetap atau standar lain yang relevan berdasarkan tujuan penggunaan lahan. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak hukum atas tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi sesuai dengan PSAK 19 (revisi 2010), Aset Tidak Berwujud. This interpretation clarifies the treatment of legal cost of land rights. The legal cost of land rights upon acquisition of the land is recognized as part of the cost of land in accordance with PSAK 16 (revised 2011), Property, Plant and Equipment or other relevant standards based on the intended use of the land. The cost of renewal or extension of legal rights on land is recognized as an intangible asset and amortized in accordance with PSAK 19 (revised 2010), Intangible Assets. - 10 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Sebelumnya, Perusahaan telah menghitung untuk biaya pengurusan legal hak atas tanah pada saat perolehan tanah sebagai beban tangguhan - hak atas tanah dan kemudian diamortisasi selama jangka waktu hak-hak tersebut. Interpretasi telah diterapkan secara prospektif sejak tanggal 1 Januari 2012 sesuai dengan ketentuan transisi, dampaknya telah menurunkan beban tangguhan hak atas tanah sebesar 5.483.767.777 dan meningkatkan aktiva tetap dengan jumlah yang sama (Catatan 12 dan 13). Berikut ini standar baru dan standar revisi serta interpretasi yang diterapkan dalam laporan keuangan. Penerapan ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan atas jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan tetapi mempengaruhi akuntansi untuk transaksi masa depan: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Previously, the Company had accounted for legal cost on land rights upon acquisition of land as deferred charges for land rights and subsequently amortized over the term of such rights. The interpretation has been applied prospectively from January 1, 2012 in accordance with the transitional provision, the impact has been to decrease deferred charges for land rights by 5,483,767,777 and to increase property, plant and equipment by the same amount (Notes 12 and 13). The following new and revised standards and interpretations have also been adopted in these financial statements. Their adoption has not had any significant impact on the amounts reported in these financial statements but may impact the accounting for future transactions or arrangements: PSAK 10 (revisi 2010), Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing PSAK 16 (revisi 2011), Aset Tetap PSAK 10 (revised 2010), The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates PSAK 16 (revised 2011), Property, Plant and Equipment PSAK 24 (revisi 2010), Imbalan Kerja PSAK 24 (revised 2010), Employee Benefits PSAK 26 (revisi 2011), Biaya Pinjaman PSAK 26 (revised 2011), Borrowing Costs PSAK 30 (revisi 2011), Sewa PSAK 30 (revised 2011), Lease PSAK 46 (revisi 2010), Pajak Penghasilan PSAK 46 (revised 2010), Income Taxes PSAK 50 (revisi 2010), Instrumen Keuangan: PSAK 50 (revised 2010), Financial Penyajian Instruments: Presentation PSAK 55 (revisi 2011), Instrumen Keuangan: PSAK 55 (revised 2011), Financial Pengakuan dan Pengukuran Instruments: Recognition and Measurement PSAK 56 (revisi 2011), Laba Per Saham PSAK 56 (revised 2011), Earnings per Share ISAK 20, Pajak Penghasilan Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Sahamnya ISAK 20, Income Taxes Change in Tax Status of an Entity or its Shareholders ISAK 23, Sewa Operasi - Insentif ISAK 23, Operating Leases Incentives ISAK 24, Evaluasi Substansi Beberapa ISAK 24, Evaluating the Substance of Transaksi yang Melibatkan Suatu Bentuk Legal Sewa. Transactions involving the Legal Form of a Lease b. Standar dan interpretasi telah diterbitkan tapi belum diterapkan Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2013 adalah PSAK 38 (revisi 2012), Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali dan Penyesuaian Standar Akuntansi Keuangan atas PSAK 60, Instrumen Keuangan: Pengungkapan. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, manajemen sedang mengevaluasi dampak dari standar dan interpretasi terhadap laporan keuangan. b. Standards and interpretation in issue not yet adopted Effective for periods beginning on or after January 1, 2013 are PSAK 38 (revised 2012), Business Combination Under Common Control and Amendment to Financial Accounting Standard (PSAK) 60 Financial Instrument: Disclosure. As of the issuance date of the financial statements, management is evaluating the effect of these standards and interpretations on the financial statements. - 11 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. The financial statements have been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards. These financial statements are not intended to present the financial position, results of operations and cash flows in accordance with accounting principles and reporting practices generally accepted in other countries and jurisdictions. b. Penyajian Laporan Keuangan b. Financial Statement Presentation Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Laporan keuangan tersebut disusun berdasarkan nilai historis, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan (penyajian) yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan adalah mata uang Rupiah (). The financial statements, except for the statements of cash flows, are prepared under the accrual basis of accounting. The measurement basis used is the historical cost, except for certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies. The statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating, investing and financing activities. The reporting (presentation) currency used in the preparation of the financial statements is the Indonesian Rupiah (). c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and Balances Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Rupiah, mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsionalnya ). Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan. The books of accounts of the Company are maintained in Indonesian Rupiah, the currency of the primary economic environment in which the entity operates (its functional currency). Transactions during the year involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting dates, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the rates of exchange prevailing at that dates. The resulting gains or losses are credited or charged to current operations. d. Transaksi Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan: a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan entitas pelapor; atau A related party is a person or entity that is related to the Company (the reporting entity): a. A person or a close member of that person's family is related to the reporting entity if that person: i. has control or joint control over the reporting entity; ii. has significant influence over the reporting entity; or - 12 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) iii. personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihakpihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) iii. is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting entity. b. An entity is related to the reporting entity if any of the following conditions applies: i. The entity, and the reporting entity are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). ii. One entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the other entity is a member). iii. Both entities are joint ventures of the same third party. iv. One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. v. The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself a plan, the sponsoring employers are also related to the reporting entity. vi. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified in (a). vii. A person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or a parent of the entity). All transactions with related parties, whether or not made at similar terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the financial statements. - 13 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) e. Aset Keuangan e. Financial Assets Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku, dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, yang awalnya diukur sebesar nilai wajar. All financial assets are recognized and derecognized on trade date where the purchase or sale of a financial asset is under a contract whose terms require delivery of the financial asset within the timeframe established by the market concerned, and are initially measured at fair value plus transaction costs, except for those financial assets classified as at fair value through profit or loss, which are initially measured at fair value. Aset keuangan Perusahaan diklasifikasikan sebagai berikut: The Company s financial assets are classified as follows: Tersedia untuk dijual. Available for sale Pinjaman yang diberikan dan piutang. Loans and receivable. Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS) Saham yang dimiliki oleh Perusahaan, yang tercatat di bursa dan diperdagangkan pada pasar aktif diklasifikasikan sebagai AFS dan dinyatakan pada nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya dan akumulasi revaluasi investasi AFS di ekuitas kecuali untuk kerugian penurunan nilai, bunga yang dihitung dengan metode suku bunga efektif dan laba rugi selisih kurs atas aset moneter yang diakui pada laporan laba rugi. Jika aset keuangan dilepas atau mengalami penurunan nilai, akumulasi laba atau rugi yang sebelumnya diakumulasi pada revaluasi investasi AFS, direklasifikasi ke laba rugi. Dividen atas instrumen ekuitas AFS, jika ada, diakui pada laba rugi pada saat hak Perusahaan untuk memperoleh pembayaran dividen ditetapkan. Pinjaman yang diberikan dan piutang Kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha dan lainnya dan uang jaminan yang memiliki pembayaran tetap atau telah ditentukan yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang, yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan bunga tidak material. Available-for-sale financial assets (AFS) Listed shares held by the Company that are traded in an active market are classified as being AFS and are stated at fair value. Gains and losses arising from changes in fair value are recognized in other comprehensive income and accumulated in AFS investment revaluation, with the exception of impairment losses, interest calculated using the effective interest method, and foreign exchange gains and losses on monetary assets, which are recognized in profit or loss. Where the investment is disposed of or is determined to be impaired, the cumulative gain or loss previously accumulated in AFS investment revaluation is reclassified to profit or loss. Dividends on AFS equity instruments, if any, are recognized in profit or loss when the Company s right to receive the dividends is established. Loans and receivables Cash and cash equivalents, time deposits, trade and other receivables and guarantee deposits that have fixed or determinable payments that are not quoted in an active market are classified as loans and receivables. Loans and receivables are measured at amortised cost using the effective interest method less impairment. Interest is recognized by applying the effective interest rate method, except for short-term receivables when the recognition of interest would be immaterial. - 14 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Metode suku bunga efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan atau pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif. Penurunan nilai aset keuangan Aset keuangan dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal. Untuk investasi ekuitas AFS yang tercatat di bursa, penurunan yang signifikan atau jangka panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti obyektif penurunan nilai. Untuk aset keuangan lainnya, bukti obyektif penurunan nilai termasuk sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Effective interest method The effective interest method is a method of calculating the amortized cost of a financial instrument and of allocating interest income over the relevant period. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts or payments (including all fees and points paid or received that form an integral part of the effective interest rate, transaction costs and other premiums or discounts) through the expected life of the financial instrument, or, where appropriate, a shorter period to the net carrying amount on initial recognition. Income is recognized on an effective interest basis. Impairment of financial assets Financial assets are assessed for indicators of impairment at each reporting date. Financial assets are impaired where there is objective evidence that, as a result of one or more events that occurred after the initial recognition of the financial asset, the estimated future cash flows of the investment have been affected. For listed equity investments classified as AFS, a significant or prolonged decline in the fair value of the security below its cost is considered to be objective evidence of impairment. For all other financial assets, objective evidence of impairment could include: kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam; atau significant financial difficulty of the issuer or counterparty; or pelanggaran kontrak, seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga; atau default or delinquency in interest or principal payments; or terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan. it becoming probable that the borrower will enter bankruptcy or financial reorganisation. - 15 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan gagal atas piutang. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah tercatat akun cadangan piutang diakui dalam laba rugi. Jika aset keuangan AFS dianggap menurun nilainya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya telah diakui dalam ekuitas direklasifikasi ke laba rugi. Pengecualian dari instrumen ekuitas AFS, jika, pada periode berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai berkurang dan pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara obyektif dengan peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalik melalui laba rugi hingga nilai tercatat investasi pada tanggal pemulihan penurunan nilai tidak melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum adanya pengakuan kerugian penurunan nilai dilakukan. Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui dalam laporan laba rugi tidak boleh dibalik melalui laba rugi. Setiap kenaikan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui secara langsung ke pendapatan komprehensif lain. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) For certain categories of financial asset, such as receivables, assets that are assessed not to be impaired individually are, in addition, assessed for impairment on a collective basis. Objective evidence of impairment for a portfolio of receivables could include the Company s past experience of collecting payments, an increase in the number of delayed payments in the portfolio past the average credit period, as well as observable changes in national or local economic conditions that correlate with default on receivables. For financial assets carried at amortised cost, the amount of the impairment is the difference between the asset s carrying amount and the present value of estimated future cash flows, discounted at the financial asset s original effective interest rate. The carrying amount of the financial asset is reduced by the impairment loss directly for all financial assets with the exception of receivables, where the carrying amount is reduced through the use of an allowance account. When a receivable is considered uncollectible, it is written off against the allowance account. Subsequent recoveries of amounts previously written off are credited against the allowance account. Changes in the carrying amount of the allowance account are recognized in profit or loss. When an AFS financial asset is considered to be impaired, cumulative gains or losses previously recognized in equity are reclassified to profit or loss. With the exception of AFS equity instruments, if, in a subsequent period, the amount of the impairment loss decreases and the decrease can be related objectively to an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized impairment loss is reversed through profit or loss to the extent that the carrying amount of the investment at the date the impairment is reversed does not exceed what the amortised cost would have been had the impairment not been recognized. In respect of AFS equity investments, impairment losses previously recognized in profit or loss are not reversed through profit or loss. Any increase in fair value subsequent to an impairment loss is recognized directly in other comprehensive income. - 16 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Penghentian pengakuan aset keuangan Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Derecognition of financial assets The Company derecognizes a financial asset when, and only when, the contractual rights to the cash flows from the asset expire, or when it transfers the financial asset and substantially all the risks and rewards of ownership of the asset to another entity. If the Company neither transfers nor retains substantially all the risks and rewards of ownership and continues to control the transferred asset, the Company recognizes its retained interest in the asset and an associated liability for amounts it may have to pay. If the Company retains substantially all the risks and rewards of ownership of a transferred financial asset, the Company continues to recognize the financial asset and also recognizes a collateralised borrowing for the proceeds received. f. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas f. Financial Liabilities and Equity Instruments Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasi sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Instrumen ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Perusahaan setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. Liabilitas keuangan Liabilitas keuangan yang meliputi utang usaha, utang lain-lain, biaya yang masih harus dibayar dan jaminan pelanggan pada awalnya diukur pada nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif. Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa. Classification as debt or equity Financial liabilities and equity instruments issued by the Company are classified according to the substance of the contractual arrangements entered into and the definitions of a financial liability and an equity instrument. Equity instruments An equity instrument is any contract that evidences a residual interest in the assets of the Company after deducting all of its liabilities. Equity instruments are recorded at the proceeds received, net of direct issuance costs. Financial liabilities at amortized cost Financial liabilities, which include trade and other accounts payable, accrued expenses and customers deposits are initially measured at fair value, net of transaction costs, and are subsequently measured at amortised cost, using the effective interest rate method, with interest expense recognized on an effective yield basis. Derecognition of financial liabilities The Company derecognizes financial liabilities when, and only when, the Company s obligations are discharged, cancelled or they expire. - 17 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) g. Saling hapus antar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika dan hanya jika, PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) g. Netting of Financial Assets and Financial Liabilities The Company only offset financial assets and liabilities and present the net amount in the statements of financial position where they: saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan currently have a legal enforceable right to set off the recognized amount; and berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. intend either to settle on a net basis, or to realize the asset and settle the liability simultaneously. h. Kas dan Setara Kas h. Cash and Cash Equivalents Untuk tujuan penyajian arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. For cash flow presentation purposes, cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months or less from the date of placement. i. Persediaan i. Inventories Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan persediaan barang usang ditentukan berdasarkan estimasi jumlah yang mungkin direalisasi melalui penggunaan atau penjualan dimasa depan dari masing-masing persediaan. Inventories are stated at cost or net realizable value, whichever is lower. Cost is determined using the weighted average method. Allowance for inventory obsolescence is determined on the basis of an estimated amount to be realized through future usage or sale of individual inventory items. j. Biaya Dibayar Dimuka j. Prepaid Expenses Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. k. Aset Tetap - Pemilikan Langsung k. Property, Plant and Equipment - Direct Aquisitions Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Property, plant and equipment held for use in the production or supply of goods or services, or for administrative purposes, are stated at cost, less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. - 18 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Penyusutan diakui sebagai penghapusan biaya perolehan aset dikurangi nilai residu dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Depreciation is recognized so as to write-off the cost of assets less residual values using the straight-line method based on the estimated useful lives of the assets as follows: Tahun/Years Bangunan dan pengembangan 5-30 Buildings and improvements Mesin dan peralatan 3-12 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 4 Furniture and fittings Kendaraan bermotor 4-5 Vehicles Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap yang dihentikan pengakuannya atau yang dijual nilai tercatatnya dikeluarkan dari kelompok aset tetap. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam laba rugi. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. The estimated useful lives, residual values and depreciation method are reviewed at each year end, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis. Land is stated at cost and is not depreciated. The cost of maintenance and repairs is charged to operations as incurred. Other costs incurred subsequently to add to, replace part of, or service an item of property, plant and equipment, are recognized as asset if, and only if it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the entity and the cost of the item can be measured reliably. When assets are retired or otherwise disposed of, their carrying values are removed from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in profit or loss. Construction in progress is stated at cost and transferred to the respective property, plant and equipment account when completed and ready for use. l. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan l. Impairment of Non-Financial Asset Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset nonkeuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu, Perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset. At the end of each reporting period, the Company reviews the carrying amount of nonfinancial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. If any such indication exists, the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Company estimates the recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. - 19 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset nonkeuangan (unit penghasil kas) kurang d ari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3e. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Estimated recoverable amount is the higher of fair value less cost to sell and value in use. If the recoverable amount of a non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized immediately against earnings. Accounting policy for impairment of financial assets is discussed in Note 3e. m. Perangkat Lunak Komputer m. Computer Software Biaya perolehan perangkat lunak komputer meliputi seluruh biaya yang dapat dikaitkan langsung dalam mempersiapkan aset tersebut hingga siap digunakan dan diamortisasi selama 4 tahun dengan metode garis lurus. The acquisition cost of computer software includes all direct costs related to the preparation of the asset for its intended use and is amortized over 4 years using the straight-line method. n. Beban Tangguhan - Hak Atas Tanah n. Deferred Charges for Landrights Sejak 1 Januari 2012, biaya legal pengurusan hak atas tanah pada saat perolehan tanah tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah Aset Tetap. Biaya pembaruan atau pengurusan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi selama periode hak atas tanah sebagaimana tercantum dalam kontrak atau umur ekonomis aset, mana yang lebih pendek. Sebelum tahun 2012, biaya yang terjadi sehubungan dengan pengurusan legal hak atas tanah ditangguhkan dan diamortisasi dengan metode garis lurus sepanjang umur hukum hak atas tanah karena umur hukum hak atas tanah lebih pendek dari umur ekonomisnya. Starting January 1, 2012, the legal cost of land rights upon acquisition of the land is recognized as part of the cost of land under property, plant and equipment. The cost of renewal or extension of legal rights on land is recognized as an intangible asset and amortized over the period of land rights as stated in the contract or economic life of the asset, whichever is shorter. Prior to 2012, expenses related to the legal processing of landrights are deferred and amortized using the straight-line method over the legal term of the landright since the legal term of the right is shorter than its economic life. o. Provisi o. Provision Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas. Provisions are recognized when the Company have a present obligation (legal or constructive) as a result of a past event, it is probable that the Company will be required to settle the obligation, and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. The amount recognized as a provision is the best estimate of the consideration required to settle the present obligation at the end of the reporting period, taking into account the risks and uncertainties surrounding the obligation. Where a provision is measured using the cash flows estimated to settle the present obligation, its carrying amount is the present value of those cash flows. - 20 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) When some or all of the economic benefits required to settle a provision are expected to be recovered from a third party, a receivable is recognized as an asset if it is virtually certain that reimbursement will be received and the amount of the receivable can be measured reliably. p. Pengakuan Pendapatan dan Beban p. Revenue and Expense Recognition Penjualan Barang Pendapatan dari penjualan barang diakui bila seluruh kondisi berikut dipenuhi: Sale of Goods Revenue from sales of goods is recognized when all of the following conditions are satisfied: Perusahaan telah memindahkan risiko dan manfaat kepemilikan barang secara signifikan kepada pembeli; The Company has transferred to the buyer the significant risks and rewards of ownership of the goods; Perusahaan tidak lagi melanjutkan pengelolaan yang biasanya terkait dengan kepemilikan atas barang ataupun melakukan pengendalian efektif atas barang yang dijual; The Company retains neither continuing managerial involvement to the degree usually associated with ownership nor effective control over the goods sold; Jumlah pendapatan tersebut dapat diukur dengan andal; The amount of revenue can be measured reliably; Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang dihubungkan dengan transaksi akan mengalir kepada Perusahaan; dan It is probable that the economic benefits associated with the transaction will flow to the Company; and Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan transaksi penjualan dapat diukur dengan andal. The cost incurred or to be incurred in respect of the transaction can be measured reliably. Penghasilan Bunga Penghasilan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terhutang dan tingkat bunga yang berlaku. Beban Beban diakui pada saat terjadinya. Interest Revenue Interest revenue is accrued on timely basis, by reference to the principal outstanding and at the applicable interest rate. Expenses Expenses are recognized when incurred. q. Imbalan Kerja q. Employee Benefits Imbalan Pasca Kerja Perusahaan menyelenggarakan program imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya berdasarkan Peraturan Kerja Bersama dan Peraturan Perusahaan tentang Direksi dan Dewan Komisaris. Post - employment Benefits The Company established defined postemployment benefits for all its permanent employees based on Collective Labor Law and the Company s Regulation regarding the Directors and Board of Commissioners. - 21 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Sejak tanggal 1 Januari 2012, PSAK 24 (revisi 2010), Imbalan Kerja, juga memperkenankan pengakuan akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial sebagai pendapatan komprehensif lain di ekuitas, selain pendekatan koridor dan laba rugi. Perusahaan menentukan untuk menggunakan pendekatan koridor sebagaimana dijelaskan di bawah. Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan metode Projected Unit Credit. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi jumlah yang lebih besar diantara 10% dari nilai kini imbalan pasti dan 10% nilai wajar aset program diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diprakirakan dari para pekerja dalam program tersebut. Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan tersebut menjadi hak atau vested, dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested. Jumlah yang diakui sebagai liabilitas imbalan pasca kerja di laporan posisi keuangan merupakan nilai kini liabilitas imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui, biaya jasa lalu yang belum diakui dan nilai wajar aset program. Imbalan Kerja Jangka Panjang Perusahaan juga memberikan cuti berimbalan panjang kepada seluruh karyawan sesuai dengan Peraturan Kerja Bersama. Perhitungan imbalan kerja jangka panjang menggunakan metode Projected Unit Credit. Seluruh keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu dibebankan langsung. Jumlah yang diakui sebagai kewajiban untuk imbalan kerja jangka panjang lainnya di laporan posisi keuangan adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti per tanggal pelaporan. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Beginning January 1, 2012, PSAK 24 (revised 2010), Employee Benefits, also allows the recognition of accumulated actuarial gains and losses as other comprehensive income under equity, in addition to the corridor and profit or loss approaches. The Company continues to use the corridor approach as described below. The cost of providing post-employment benefits is determined using the Projected Unit Credit Method. The accumulated unrecognized actuarial gains and losses that exceed 10% of the greater of the present value of the Company s defined benefit obligations and the fair value of plan assets are recognized on a straight-line basis over the expected average remaining working lives of the participating employees. Past service cost is recognized immediately to the extent that the benefits are already vested, and otherwise is recognized as expenses on a straight-line basis over the average period until the benefits become vested. The benefit obligation recognized in the statements of financial position represents the present value of the defined benefit obligation, as adjusted for unrecognized actuarial gains and losses and unrecognized past service cost and as reduced by the fair value of scheme assets. Other Long-term Employee Benefits The Company also provides long-term paid leave to all of its employees in accordance with the Collective Labor Agreement. The cost of providing other long-term employee benefits is determined using the Projected Unit Credit Method. All actuarial gains or losses and past service cost are recognized immediately. The other long-term employee benefits obligation recognized in the statements of financial position represents the present value of defined benefit obligation at the reporting date. r. Pajak Penghasilan r. Income Tax Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using prevailing tax rates. - 22 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan ekspektasikan, pada akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tecatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statement carrying amounts of existing assets and liabilities and their respective tax bases. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences to the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the deductible temporary differences can be utilized. Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply in the period in which the liability is settled or the asset realized, based on the tax rates (and tax laws) that have been enacted, or substantively enacted, by the end of the reporting period. The measurement of deferred tax assets and liabilities reflects the consequences that would follow from the manner in which the Company expects, at the end of the reporting period, to recover or settle the carrying amount of their assets and liabilities. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at the end of each reporting period and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profits will be available to allow all or part of the asset to be recovered. Deferred tax assets and liabilities are offset when there is legally enforceable right to set off current tax assets against current tax liabilities and when they relate to income taxes levied by the same taxation authority and the Company intends to settle their current tax assets and current tax liabilities on a net basis. Current and deferred tax are recognized as an expense or income in profit or loss, except when they relate to items that are recognized outside of profit or loss (whether in other comprehensive income or directly in equity), in which case the tax is also recognized outside of profit or loss. - 23 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) s. Laba Per Saham s. Earnings per Share Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif. Basic earnings per share is computed by dividing net income attributable to stockholders of the Company by the weighted average number of shares outstanding during the year. Diluted earnings per share is computed by dividing net income attributable to stockholders of the Company by the weighted average number of shares outstanding as adjusted for the effect of all dilutive potential ordinary shares. t. Informasi Segmen t. Segment Information Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang secara regular direview oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama); b) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan c) dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk. Operating segments are identified on the basis of internal reports about components of the Company that are regularly reviewed by the chief operating decision maker in order to allocate resources to the segments and to assess their performances. An operating segment is a component of an entity: a) that engages in business activities from which it may earn revenue and incur expenses (including revenue and expenses relating to the transaction with other components of the same entity); b) whose operating results are reviewed regularly by the entity s chief operating decision maker to make decision about resources to be allocated to the segments and assess its performance; and c) for which discrete financial information is available. Information reported to the chief operating decision maker for the purpose of resource allocation and assessment of their performance is more specifically focused on the category of each product. 4. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 3, direksi diwajibkan untuk membuat penilaian, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari estimasi tersebut. 4. CRITICAL ACCOUNTING JUDGMENTS AND ESTIMATES In the application of the Company s accounting policies, which are described in Note 3, management is required to make judgments, estimates and assumptions about the carrying amounts of assets and liabilities that are not readily apparent from other sources. The estimates and associated assumptions are based on historical experience and other factors that are considered to be relevant. Actual results may differ from these estimates. - 24 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui dalam periode terjadinya revisi estimasi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi baik periode saat ini maupun masa depan. Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 3, Manajemen belum melakukan pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, selain dari penyajian estimasi yang diatur di bawah ini. Sumber Estimasi Ketidakpastian Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini: Rugi Penurunan Nilai Pinjaman yang Diberikan dan Piutang Perusahaan menilai penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti objektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direview secara berkala untuk mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya. Nilai tercatat pinjaman yang diberikan dan piutang telah diungkapkan dalam Catatan 5, 6, 7, 8 dan 14. Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Perusahaan membuat penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi persediaan yang digunakan pada masa mendatang. Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi penyisihan penurunan nilai persediaan telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha Perusahaan. Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 9. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) The estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the period which the estimate is revised if the revision affects only that period, or in the period of the revision and future periods if the revision affects both current and future periods. Critical Judgments in Applying Accounting Policies In the process of applying the accounting policies described in Note 3, management has not made any critical judgment that has significant impact on the amounts recognized in the financial statements, apart from those involving estimates, which are dealt with below. Key Sources of Estimation Uncertainty The key assumptions concerning future and other key sources of estimation uncertainty at the end of the reporting period, that have a significant risk of causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities within the next financial year are discussed below: Impairment Loss on Loans and Receivables The Company assesses its loans and receivables for impairment at each reporting date. In determining whether an impairment loss should be recorded in profit or loss, management makes judgment as to whether there is an objective evidence that loss event has occurred. Management also makes judgment as to the methodology and assumptions for estimating the amount and timing of future cash flows which are reviewed regularly to reduce any difference between loss estimate and actual loss. The carrying amount of loans and receivables are disclosed in Notes 5, 6, 7, 8 and 14. Allowance for Decline in Value of Inventories The Company provides allowance for decline in value of inventories based on estimated future usage of such inventories. While it is believed that the assumptions used in the estimation of the allowance for decline in value of inventories are appropriate and reasonable, significant changes in these assumptions may materially affect the assessment of the allowance for decline in value of inventories, which ultimately will impact the result of the Company s operations. The carrying amount of inventories is disclosed in Note 9. - 25 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direview secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan biaya yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas. Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap. Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 12. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Estimated Useful Lives of Property, Plant and Equipment The useful life of each item of the Company s property, plant and equipment are estimated based on the period over which the asset is expected to be available for use. Such estimation is based on internal technical evaluation and experience with similar assets. The estimated useful life of each asset is reviewed periodically and updated if expectations differ from previous estimates due to physical wear and tear, technical or commercial obsolescence and legal or other limits on the use of the asset. It is possible, however, that future results of operations could be materially affected by changes in the amounts and timing of recorded expenses brought about by changes in the factors mentioned above. A change in the estimated useful life of any item of property, plant and equipment would affect the recorded depreciation expense and decrease in the carrying values of property, plant and equipment. The carrying amount of property, plant and equipment is disclosed in Note 12. 5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS 31/12/2012 31/12/2011 Kas Cash on hand Rupiah 94.983.350 95.231.850 Rupiah Dollar Amerika Serikat 5.947.050 1.469.016 U.S. Dollar Yen 2.911.137 17.754.086 Yen Bank - pihak ketiga Cash in banks - third parties Rupiah Rupiah Bank Resona Perdania 7.808.296.497 580.513.070 Bank Resona Perdania Bank Central Asia 1.733.923.774 792.409.486 Bank Central Asia Bank Sumitomo Mitsui Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 614.038.194 879.858.422 Indonesia The Bank of Tokyo - Mitsubishi The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta 549.316.859 823.694.686 UFJ, Ltd., Jakarta Branch Bank Mizuho Indonesia 244.028.871 84.582.099 Bank Mizuho Indonesia Dilanjutkan 11.053.445.732 3.275.512.715 Forward - 26 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 31/12/2012 31/12/2011 Lanjutan 11.053.445.732 3.275.512.715 Continued Yen Yen The Bank of Tokyo - Mitsubishi The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta 905.098.072 286.454.592 UFJ, Ltd., Jakarta Branch Bank Sumitomo Mitsui Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 24.974.643 26.125.021 Indonesia Bank Mizuho Indonesia 7.445.568 7.842.517 Bank Mizuho Indonesia Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar The Bank of Tokyo - Mitsubishi The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta 863.124.860 190.384.655 UFJ, Ltd., Jakarta Branch Bank Sumitomo Mitsui Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 45.253.956 37.335.767 Indonesia Bank Mizuho Indonesia 21.940.360 20.638.315 Bank Mizuho Indonesia Bank Resona Perdania 19.115.849 18.042.328 Bank Resona Perdania Deposito berjangka - pihak ketiga Time deposits - third parties Rupiah Rupiah Bank Mizuho Indonesia 43.000.000.000 22.000.000.000 Bank Mizuho Indonesia The Bank of Tokyo - Mitsubishi The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta 32.000.000.000 20.000.000.000 UFJ, Ltd., Jakarta Branch Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 25.000.000.000 23.000.000.000 Bank Sumitomo Mitsui Indonesia Bank Resona Perdania 22.000.000.000 21.000.000.000 Bank Resona Perdania Jumlah 134.940.399.040 89.862.335.910 Total Tingkat bunga deposito berjangka Interest rates per annum on per tahun time deposits Rupiah 3,72% - 4,80% 4,10% - 5,00% Rupiah 6. INVESTASI 6. INVESTMENTS 31/12/2012 31/12/2011 Deposito berjangka - pihak ketiga Time deposits - third parties Rupiah Rupiah Bank Resona Perdania 35.000.000.000 15.000.000.000 Bank Resona Perdania Bank Sumitomo Mitsui Indonesia 20.000.000.000 - Bank Sumitomo Mitsui Indonesia The Bank of Tokyo - Mitsubishi The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta 15.000.000.000 - UFJ, Ltd., Jakarta Branch Dollar Amerika Serikat U.S. Dollar Bank Mizuho Indonesia 2.156.499.448 2.010.340.870 Bank Mizuho Indonesia Jumlah 72.156.499.448 17.010.340.870 Total Dilanjutkan Forward - 27 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Lanjutan 31/12/2012 31/12/2011 Continued Efek yang tersedia untuk dijual Available for sale (AFS) securities Biaya perolehan 861.810.500 861.810.500 Total at cost Laba yang belum direalisasi atas Unrealized gain on changes in perubahan nilai wajar efek 1.604.644.500 1.175.054.500 market value of securities Jumlah nilai wajar 2.466.455.000 2.036.865.000 Total at fair value Jumlah 74.622.954.448 19.047.205.870 Total Tingkat bunga deposito berjangka Interest rate per annum on time per tahun deposits Rupiah 4,08% - 5,35% 5,125% Rupiah Dollar Amerika Serikat 0,20% 0,80% U.S. Dollar Perubahan dalam nilai wajar efek tersedia untuk dijual: Changes in fair value of AFS securities: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal 1.175.054.500 918.811.500 Beginning balance Perubahan nilai efek 429.590.000 256.243.000 Change in value of securities Saldo akhir 1.604.644.500 1.175.054.500 Ending balance Nilai wajar efek ditentukan berdasarkan harga pasar efek tersebut di Bursa Efek Indonesia. The fair value of securities is based on quoted market prices of these securities in Indonesia Stock Exchange. 7. PIUTANG USAHA 7. TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE 31/12/2012 31/12/2011 a. Berdasarkan pelanggan a. By Debtor Pihak berelasi (Catatan 28) Related parties (Note 28) PT Asia Paramita Indah 255.705.891.556 230.141.205.077 PT Asia Paramita Indah Mandom Corporation, Jepang 12.397.156.343 4.323.351.308 Mandom Corporation, Japan Mandom (Malaysia) Sdn Bhd 5.003.875.333 1.544.200.602 Mandom (Malaysia) Sdn Bhd Mandom Corporation Mandom Corporation (Thailand) Ltd. 3.849.090.219 455.081.933 (Thailand) Ltd. Mandom Corporation (India) Mandom Corporation (India) Pvt., Ltd. 3.082.930.413 - Pvt., Ltd. Mandom Philippines Mandom Philippines Corporation 2.810.778.126 4.621.143.480 Corporation Mandom Taiwan Corporation 47.383.000 54.172.232 Mandom Taiwan Corporation Sub-jumlah 282.897.104.990 241.139.154.632 Subtotal Dilanjutkan Forward - 28 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Lanjutan 31/12/2012 31/12/2011 Continued Pihak ketiga Third parties Cosway (M) Sdn Bhd 5.673.731.318 2.379.680.510 Cosway (M) Sdn Bhd PT Harmoni Mitra Jaya 636.616.649 1.468.030.529 PT Harmoni Mitra Jaya Gem Plaza LLC - 3.684.615.855 Gem Plaza LLC Sub-jumlah 6.310.347.967 7.532.326.894 Subtotal Jumlah 289.207.452.957 248.671.481.526 Total b. Berdasarkan umur b. By Age Category Belum jatuh tempo 289.207.452.957 242.943.203.818 Not yet due Jatuh tempo 1-30 hari - 5.728.277.708 Overdue 1-30 days Jumlah 289.207.452.957 248.671.481.526 Total c. Berdasarkan mata uang c. By Currency Mata uang fungsional Functional currency Rupiah 256.342.508.205 231.609.235.606 Rupiah Mata uang asing Foreign currencies Dollar Amerika Serikat 20.467.788.409 12.738.894.612 U.S. Dollar Yen 12.397.156.343 4.323.351.308 Yen Jumlah 289.207.452.957 248.671.481.526 Total Piutang usaha tidak dikenakan bunga dan pada umumnya periode kredit adalah 30 hingga 90 hari. Bunga tidak dikenakan kepada pelanggan yang umur piutangnya telah jatuh tempo dikarenakan seluruh piutang usaha masih berada pada transaksi normal dan tidak ada kejadian atas tunggakan piutang usaha yang telah lama jatuh tempo. Piutang usaha belum jatuh tempo maupun tidak mengalami penurunan nilai memiliki tingkat kredit yang baik berdasarkan evaluasi atas transaksi sebelumnya dengan pelanggan tersebut. Dalam piutang usaha Perusahaan dengan nilai tercatat sebesar 5.728.277.708 pada tanggal 31 Desember 2011 yang telah jatuh tempo dan Perusahaan tidak membentuk penyisihan karena tidak terdapat perubahan signifikan atas kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat dipulihkan. Manajemen beranggapan bahwa risiko kredit pelanggan tersebut adalah rendah. Umur rata-rata piutang untuk 2012 dan 2011 adalah 30 sampai 90 hari. Tidak terdapat piutang usaha yang digunakan sebagai jaminan. Trade accounts receivable are non-interest bearing and generally with credit period of 30-90 days. No interest is charged on the overdue trade receivables as all are still under the normal practice and there are no cases of long overdue trade receivables. Trade receivables that are neither past due or not impaired have good credit rated based on the evaluation of past transactions with the outstanding customers. Included in the Company s trade receivables with carrying amount of 5,728,277,708 as of December 31, 2011, which are past due for which the Company has not provided allowance as there has been no significant change in credit quality and the amounts were assessed as recoverable. Management considers the credit risk relating to customers is low. The average age of receivables for 2012 and 2011 is 30 until 90 days. There is no trade accounts receivable used as collateral. - 29 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 8. PIUTANG LAIN-LAIN 8. OTHER ACCOUNTS RECEIVABLE 31/12/2012 31/12/2011 Pinjaman karyawan 2.281.731.225 2.365.442.674 Employee loans Dikurangi bagian jangka panjang 1.252.204.921 1.478.275.932 Less noncurrent portion Bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 1.029.526.304 887.166.742 Current portion Lain-lain 74.533.178 74.269.584 Others Jumlah 1.104.059.482 961.436.326 Total Pinjaman karyawan merupakan fasilitas pinjaman dengan bunga yang diberikan Perusahaan untuk karyawannya. Pembayaran pinjaman dilakukan dengan cicilan tiap bulan dengan pengurangan gaji karyawan. Manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 dapat ditagih sehingga tidak dibentuk cadangan kerugian penurunan piutang. Tidak terdapat piutang lain-lain yang digunakan sebagai jaminan. Employee loans represent interest bearing loan facility provided by the Company to its employees. The employee loans are repaid in monthly installments by deduction from the employees salary. Management believes that all the receivables as of December 31, 2012 and 2011 are collectible, accordingly, no allowance for doubtful accounts was provided. There is no other accounts receivable used as collateral. 9. PERSEDIAAN 9. INVENTORIES 31/12/2012 31/12/2011 Barang jadi 119.694.443.663 143.737.378.748 Finished goods Barang dalam proses 21.206.879.169 17.687.299.406 Work in process Bahan baku 69.686.882.346 55.897.537.406 Raw materials Bahan pengemas 31.288.224.615 30.774.648.042 Packaging materials Barang promosi dan lainnya 1.187.166.195 1.357.207.856 Promotional goods and others Barang dalam perjalanan 26.833.404.916 31.004.640.493 Goods in-transit Jumlah 269.897.000.904 280.458.711.951 Total Penyisihan penurunan nilai Allowance for decline in value of persediaan (9.131.296.051) (2.025.266.494) inventory Bersih 260.765.704.853 278.433.445.457 Net Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan: Changes in the allowance for decline in value of inventory: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal 2.025.266.494 1.337.139.254 Beginning balance Penambahan 21.750.326.706 12.047.730.887 Additions Penghapusan (14.644.297.149) (11.359.603.647) Written-off Saldo akhir 9.131.296.051 2.025.266.494 Ending balance - 30 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan tersebut adalah cukup. Tidak ada persediaan yang digunakan sebagai jaminan. Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya kepada PT Asuransi MSIG Indonesia dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 27,5 juta dan JPY 50 juta pada tanggal 31 Desember 2012 dan US$ 19,5 juta dan JPY 50 juta pada tanggal 31 Desember 2011. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian yang dialami Perusahaan. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Management believes that the allowance for decline in value of inventories is adequate. There are no inventories used as collateral. Inventories were insured against fire, theft and other possible risks with PT Asuransi MSIG Indonesia for a sum of US$ 27.5 million and JPY 50 million at December 31, 2012, and US$ 19.5 million and JPY 50 million at December 31, 2011. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses to the Company. 10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 10. PREPAID EXPENSES 31/12/2012 31/12/2011 Sewa rumah 5.781.243.811 4.084.910.240 House rental Iklan dan promosi 1.926.798.673 1.391.106.773 Advertising and promotion Lain-lain 656.221.491 146.664.800 Others Jumlah 8.364.263.975 5.622.681.813 Total Dikurangi bagian biaya dibayar dimuka Less noncurrent portion jangka panjang: of prepaid expenses: Sewa rumah 1.323.778.514 977.213.760 House rental Bagian jangka pendek: Current portion: Sewa rumah 4.457.465.297 3.107.696.480 House rental Iklan dan promosi 1.926.798.673 1.391.106.773 Advertising and promotion Asuransi - 4.369.199 Insurance Lain-lain 656.221.491 142.295.601 Others Jumlah bagian lancar dari Total current portion of biaya dibayar dimuka 7.040.485.461 4.645.468.053 prepaid expenses 11. PAJAK DIBAYAR DIMUKA 11. PREPAID TAXES 31/12/2012 31/12/2011 Pajak penghasilan pasal 28A: Article 28A income tax: 2010-10.617.370.981 2010 2009-10.371.928.589 2009 Pajak pertambahan nilai - bersih - 3.501.404.749 Value added tax - net Jumlah - 24.490.704.319 Total - 31 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Tahun pajak 2010 Pada tanggal 30 Maret 2012, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak untuk Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2010, No. 00011/406/10/092/12 yang menyatakan lebih bayar sebesar 8.547.509.481, berbeda dengan jumlah yang dilaporkan perusahaan sebesar 10.617.370.981. Perusahaan telah melakukan peninjauan atas surat ketetapan pajak dan memutuskan untuk menerima keputusan tersebut dan selisihnya sebesar 2.069.861.500 dibebankan pada laba rugi tahun 2012. Tahun pajak 2009 Pada tanggal 23 Maret 2011 dan 30 Maret 2011, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak untuk Pajak Penghasilan Pasal 4(2) final, 21, 23, 26 dan PPN untuk tahun pajak 2009 yang menyatakan kurang bayar 1.321.407.779 termasuk sanksi administrasi sebesar 302.752.989. Seluruh jumlah tersebut telah dibayar pada tanggal 14 April 2011 dan dibukukan sebagai bagian dari beban umum dan administrasi. Perusahaan juga menerima Surat Ketetapan Pajak untuk Pajak Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2009, No. 00005/406/09/092/11 tanggal 23 Maret 2011, yang menyatakan lebih bayar 243.250.566, berbeda dengan jumlah lebih bayar sebesar 11.594.291.232 yang dilaporkan oleh Perusahaan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan. Namun Perusahaan menyetujui koreksi hanya sebesar 979.112.077 dan mengajukan surat keberatan No. 030/MA/ACC/IV/2011 atas jumlah sebesar 10.371.928.589. Pada tanggal 27 Januari 2012, Perusahaan menerima Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak No. KEP- 67/WPJ.19/2012, yang menyatakan menolak surat keberatan yang disebutkan di atas sehubungan dengan Ketetapan Pajak Lebih Bayar untuk Pajak Penghasilan Badan tahun 2009 dan tetap mempertahankan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar sebesar 243.250.566. Pada tanggal 2 April 2012, Perusahaan mengajukan permohonan banding ke Pengadilan Pajak. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini, permohonan banding ini masih dalam proses di Pengadilan Pajak. Pada 31 Desember 2012, saldo lebih bayar Perusahaan dicatat sebagai klaim pengembalian pajak. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 2010 fiscal year On March 30, 2012, the tax office issued tax assessment letter for corporate income tax for fiscal year 2010, No. 00011/406/10/092/12 confirming overpayment which amounted IDR 8,547,509,481 against the amount reported by the Company of IDR 10,617,370,981. The Company has reviewed such tax assessment letter, and decided to fully agree on the tax assessment and the difference of approximately IDR 2,069,861,500 was charged to 2012 profit or loss. 2009 fiscal year On March 23, 2011 and March 30, 2011, the Company received tax assessment letters for fiscal year 2009 confirming underpayments of income taxes articles 4 (2) final, 21, 23, 26 and VAT totaling to 1,312,407,779 including penalty amounting to 302,752,989. Such underpayments have been fully paid on April 14, 2011 and recorded as part of general and administrative expenses. The Company also received tax assessment letter, for fiscal year 2009, No. 00005/406/09/092/11 dated March 23, 2011, confirming overpayments of corporate income tax which amounted 243,250,566, different with the amount reported by the Company in the corporate income tax refund which is an overpayment of 11,594,291,232. Nevertheless, the Company agreed with the correction only to an amount 979,112,077 and submitted tax objection No. 030/MA/ACCC/IV/2011 to claim the remaining amount 10,371,928,589. On January 27, 2012, the Company received a decision letter from Directorate General Taxation No KEP-67/WPJ.19/2012, whereby the Directorate General Taxation rejected the above mentioned objection letter regarding Tax Assessment for Overpayment of 2009 Corporate Income Tax and still retaining Tax Assessment Overpayment amounting to 243,250,566. On April 2, 2012, the Company filed an appeal to the Tax Court. As of the date of these financial statements, the appeal is still under process by the Tax Court. On December 31, 2012, the balance of the Company s overpayment is recorded as claim for tax refund. - 32 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 12. ASET TETAP 12. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31, 2012 Additions Deductions Reclassifications 2012 Biaya perolehan: At cost: Tanah 81.838.669.624-412.920.000 5.483.767.777 86.909.517.401 Land Bangunan dan Buildings and pengembangan 176.612.774.684 3.207.312.711 368.500.000 14.245.197.410 193.696.784.805 improvements Mesin dan peralatan 500.876.858.945 3.544.079.514 8.821.014.075 78.721.401.422 574.321.325.806 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 8.280.935.764 528.913.055 10.100.000 728.472.940 9.528.221.759 Furniture and fittings Kendaraan bermotor 40.364.912.829 3.352.651.182 1.962.674.298-41.754.889.713 Vehicles Aset dalam penyelesaian Construction in progress Bangunan dan pengembangan 2.697.500.000 11.566.599.410 - (14.245.197.410) 18.902.000 Buildings and improvements Mesin dan peralatan 33.986.895.540 62.321.265.348 - (78.721.401.422) 17.586.759.466 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 35.460.000 721.170.440 - (728.472.940) 28.157.500 Furniture and fittings Jumlah 844.694.007.386 85.241.991.660 11.575.208.373 5.483.767.777 923.844.558.450 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Bangunan dan Buildings and pengembangan 76.533.913.682 9.390.445.605 222.889.422-85.701.469.865 improvements Mesin dan peralatan 311.711.266.795 52.700.965.157 8.651.626.438-355.760.605.514 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 7.117.647.869 732.554.754 10.100.000-7.840.102.623 Furniture and fittings Kendaraan bermotor 33.003.059.562 3.369.074.511 1.962.674.298-34.409.459.775 Vehicles Jumlah 428.365.887.908 66.193.040.027 10.847.290.158-483.711.637.777 Total Nilai Tercatat 416.328.119.478 440.132.920.673 Net Book Value 1 Januari/ 31 Desember/ January 1, Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ December 31, 2011 Additions Deductions Reclassifications 2011 Biaya perolehan: At cost: Tanah 81.928.969.624-90.300.000-81.838.669.624 Land Bangunan dan Buildings and pengembangan 174.390.372.924 1.439.328.060 265.426.000 1.048.499.700 176.612.774.684 improvements Mesin dan peralatan 465.839.270.055 740.983.229 13.730.669.339 48.027.275.000 500.876.858.945 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 7.696.806.172 451.045.905 19.008.000 152.091.687 8.280.935.764 Furniture and fittings Kendaraan bermotor 40.410.984.920 3.440.181.817 3.486.253.908-40.364.912.829 Vehicles Aset dalam penyelesaian Construction in progress Bangunan dan pengembangan 461.467.200 3.284.532.500 - (1.048.499.700) 2.697.500.000 Buildings and improvements Mesin dan peralatan 10.281.694.723 71.732.475.817 - (48.027.275.000) 33.986.895.540 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan - 187.551.687 - (152.091.687) 35.460.000 Furniture and fittings Jumlah 781.009.565.618 81.276.099.015 17.591.657.247-844.694.007.386 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Bangunan dan Buildings and pengembangan 68.371.134.797 8.389.979.131 227.200.246-76.533.913.682 improvements Mesin dan peralatan 276.828.938.488 48.321.806.980 13.439.478.673-311.711.266.795 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 6.399.885.138 736.656.132 18.893.401-7.117.647.869 Furniture and fittings Kendaraan bermotor 32.653.681.708 3.835.631.762 3.486.253.908-33.003.059.562 Vehicles Jumlah 384.253.640.131 61.284.074.005 17.171.826.228-428.365.887.908 Total Nilai Tercatat 396.755.925.487 416.328.119.478 Net Book Value - 33 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Depreciation expense was allocated to the following: 2012 2011 Biaya pabrikasi 59.772.683.573 54.564.544.544 Manufacturing expenses Beban usaha (Catatan 23) 6.420.356.454 6.719.529.461 Operating expenses (Note 23) Jumlah 66.193.040.027 61.284.074.005 Total Perusahaan mempunyai beberapa bidang tanah di Sunter, Jakarta, dan Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Jawa Barat serta di beberapa daerah untuk kegiatan pemasaran dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 15-30 tahun yang akan jatuh tempo antara 2015 sampai dengan 2034. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai. Aset dalam penyelesaian terutama terdiri dari mesin dan peralatan pabrik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan kapasitas produksi. Persentase penyelesaian aset dalam penyelesaian adalah sekitar 62% dari jumlah biaya yang dianggarkan dan diperkirakan akan selesai dalam satu sampai enam bulan mendatang. Tidak terdapat aset tetap yang digunakan sebagai jaminan. Aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan terhadap risiko kerugian yang disebabkan oleh bencana alam, kebakaran, sabotase, pengrusakan dan gangguan usaha lainnya kepada PT Asuransi MSIG Indonesia dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 186,7 juta dan 76,0 miliar pada tanggal 31 Desember 2012 dan US$ 113,2 juta dan 69,8 miliar pada tanggal 31 Desember 2011. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Pada 1 Januari 2012, setelah penerapan ISAK 25, Perusahaan mereklasifikasi beban tangguhan dari hak atas tanah ke tanah sebesar 5.483.767.777 (Catatan 13). Biaya aset disusutkan sepenuhnya yang masih digunakan dalam operasi pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 masing-masing sebesar 267.234.021.504 dan 210.639.723.410. The Company owns several pieces of land located at Sunter, Jakarta, and MM2100 Industrial Estate, Cibitung, West Java and in several areas being used for marketing purposes, with Building Use Rights for periods ranging from 15-30 years until 2015 to 2034. Management believes that there will be no difficulty in the extension of the landrights since all land were acquired legally and supported by sufficient evidence of ownership. Construction in progress mainly represents machinery and equipment in order to improve product quality and production capacity. The percentage of completion for construction in progress approximates 62% of total budgeted costs and the construction is estimated to be completed in the next six months. There is no property, plant and equipment used as collateral. Property, plant and equipment, except land, were insured against losses from natural disaster, fire, sabotage, vandalism and business interruption with PT Asuransi MSIG Indonesia for a sum of US$ 186.7 million and 76.0 billion at December 31, 2012 and US$ 113.2 million and 69.8 billion at December 31, 2011. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured. At January 1, 2012, upon adoption of ISAK 25, the Company reclassified deferred charges for landright to land of 5,483,767,777 (Note 13). Cost of fully depreciated assets still being used in opreations as of December 31, 2012 and 2011 amounted to 267,234,021,504 and 210,639,723,410, respectively. - 34 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Perhitungan keuntungan dari penjualan/ penghapusan aset tetap adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) The calculation of gain on sale/write-off of property and equipment is as follows: 2012 2011 Biaya perolehan: Acquisition costs: Tanah 412.920.000 90.300.000 Land Bangunan dan pengembangan 368.500.000 265.426.000 Buildings and improvements Mesin dan peralatan 8.821.014.075 13.730.669.339 Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan 10.100.000 19.008.000 Furniture and fittings Kendaraan bermotor 1.962.674.298 3.486.253.908 Vehicles Jumlah 11.575.208.373 17.591.657.247 Total Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Bangunan dan pengembangan (222.889.422) (227.200.246) Buildings and improvements Mesin dan peralatan (8.651.626.438) (13.439.478.673) Machinery and equipment Perabotan dan perlengkapan (10.100.000) (18.893.401) Furniture and fittings Kendaraan bermotor (1.962.674.298) (3.486.253.908) Vehicles Jumlah (10.847.290.158) (17.171.826.228) Total Nilai tercatat aset tetap yang Carrying value of property dijual/dihapusbukukan 727.918.215 419.831.019 and equipment sold/written-off Proceeds from sale of property Hasil penjualan aset tetap 7.650.115.386 2.462.500.001 and equipment Gain on sale of property and Keuntungan penjualan aset tetap 6.922.197.171 2.042.668.982 equipment 13. BEBAN TANGGUHAN - HAK ATAS TANAH 13. DEFERRED CHARGES FOR LANDRIGHTS 31/12/2012 31/12/2011 Hak atas tanah 4.522.522.800 10.818.700.617 Landrights Akumulasi amortisasi (4.522.522.800) (5.159.056.911) Accumulated amortization Bersih - 5.659.643.706 Net Efektif tanggal 1 Januari 2012, pada saat penerapan ISAK 25, Hak atas tanah, biaya pengurusan legal hak atas tanah pada saat perolehan tanah tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah sesuai dengan PSAK 16 (revisi 2011), Aset Tetap atau standar lain yang relevan berdasarkan tujuan penggunaan lahan (Catatan 12). Interpretasi telah diterapkan secara prospektif sejak tanggal 1 Januari 2012 sesuai dengan ketentuan transisi. Pada tanggal 31 Desember 2012, dampaknya telah menurunkan biaya tangguhan hak atas tanah sebesar 5.483.767.777 dan meningkatkan aktiva tetap dengan jumlah yang sama. Jumlah beban amortisasi untuk 2012 dan 2011 masingmasing sebesar 175.875.929 dan 545.224.524. Effective January 1, 2012, upon adoption of ISAK 25, Landrights, the legal cost of landrights upon acquisition of the land is recognized as part of the cost of land under property, plant and equipment (Note 12). The interpretation has been applied prospectively from January 1, 2012 in accordance with the transitional provision. At December 31, 2012, the impact has been to decrease deferred charges for landrights by 5,483,767,777 and to increase property, plant and equipment by the same amount. Amortization expense for 2012 and 2011 amounted to 175,875,929 and 545,224,524, respectively. - 35 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 14. UANG JAMINAN 14. GUARANTEE DEPOSITS 31/12/2012 31/12/2011 Keanggotaan 1.811.077.620 1.716.060.348 Memberships Pemasangan listrik 1.570.652.684 1.570.652.684 Electricity installation Lain-lain 1.222.058.100 967.949.520 Others Jumlah 4.603.788.404 4.254.662.552 Total 15. UTANG USAHA PADA PIHAK KETIGA 15. TRADE ACCOUNTS PAYABLE TO THIRD PARTIES 31/12/2012 31/12/2011 a. Berdasarkan pemasok a. By Creditor Pihak ketiga Third Parties J.O. Cosmetics Co., Ltd. 3.453.438.590 404.484.809 J.O. Cosmetics Co., Ltd. ISP Sales (UK) Ltd. 1.574.845.370 - ISP Sales (UK) Ltd. PT Dai Nippon Printing PT Dai Nippon Printing Indonesia 1.066.426.900 288.691.013 Indonesia PT Karsavicta Satya 457.600.000 1.601.600.000 PT Karsavicta Satya PT New Red & White 449.372.459 1.625.211.324 PT New Red & White BASF South East Asia BASF South East Asia Pte Ltd 81.228.000 1.436.371.200 Pte Ltd Lain-lain (masing-masing Others (each below dibawah 1.000.000.000) 11.414.444.844 9.336.855.434 1,000,000,000) Jumlah 18.497.356.163 14.693.213.780 Total b. Berdasarkan mata uang b. By Currency Mata uang fungsional Functional currency Rupiah 8.227.628.189 6.118.030.957 Rupiah Mata uang asing Foreign currencies Dollar Amerika Serikat 6.807.788.888 7.292.302.785 U.S. Dollar Yen 3.453.438.590 1.280.261.186 Yen Euro 8.500.496 2.618.852 Euro Jumlah 18.497.356.163 14.693.213.780 Total c. Berdasarkan umur c. By Age Category Belum jatuh tempo 17.386.305.817 11.626.212.081 Not yet due Jatuh tempo 1-30 hari 1.111.050.346 3.067.001.699 Overdue 1-30 days Jumlah 18.497.356.163 14.693.213.780 Total Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku dan bahan pengemas, baik dari pemasok dalam maupun luar negeri berkisar antara 30 sampai 90 hari. Tidak ada jaminan yang diberikan oleh Perusahaan atas utang usaha. Purchases of raw and packing materials from local or foreign suppliers have credit terms of 30 to 90 days. There is no collateral for trade payable provided by the Company. - 36 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 16. UTANG PAJAK 16. TAXES PAYABLE 31/12/2012 31/12/2011 Pajak kini (Catatan 24) 8.407.754.926 1.683.305.361 Current tax (Note 24) Pajak penghasilan: Income taxes: Pasal 21 5.689.195.000 4.753.188.616 Article 21 Pasal 23 439.948.772 575.626.928 Article 23 Pasal 25 3.784.030.442 3.181.033.664 Article 25 Pasal 26 2.069.968.077 771.322.186 Article 26 Pasal 4 (2) 434.339.728 152.084.415 Article 4 (2) Pajak pertambahan nilai 2.115.716.046 - Value Added Tax Jumlah 22.940.952.991 11.116.561.170 Total 17. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 17. ACCRUED EXPENSES 31/12/2012 31/12/2011 Pihak ketiga Third parties Iklan dan promosi 31.144.779.007 7.191.256.827 Advertising and promotion Royalti 4.765.572.607 4.205.246.712 Royalty Karyawan 5.392.077.586 2.005.796.806 Personnel Listrik, air dan telepon 2.117.616.984 2.208.310.029 Electricity, water and telephone Lain-lain 1.924.672.355 1.064.563.358 Others Sub-jumlah 45.344.718.539 16.675.173.732 Subtotal Pihak berelasi (Catatan 28) Related parties (Note 28) Mandom Corporation Jepang 4.565.311.070 4.325.458.877 Mandom Corporation Japan PT Asia Paramita Indah 1.543.384.595 5.271.384.568 PT Asia Paramita Indah Sub-jumlah 6.108.695.665 9.596.843.445 Subtotal Jumlah 51.453.414.204 26.272.017.177 Total 18. IMBALAN KERJA 18. EMPLOYEE BENEFITS Sesuai dengan Peraturan Perusahaan, Perusahaan menyelenggarakan program imbalan kerja imbalan pasti sebagai berikut: As stipulated in the Company s Regulation, the Company established defined post-employment benefits as follows: Program Pensiun Imbalan Pasti Imbalan Pasca Kerja Lainnya berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 Imbalan Pasca Kerja Lainnya untuk Direksi dan Komisaris berdasarkan Peraturan Perusahaan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Defined Benefit Pension Plan Other Post-employment Benefits based on Labor Law No. 13/2003 Other Post-employment Benefits for Directors and Commissioners based on the Company s Regulation regarding the Directors and Board of Commissioners Other Long-term Benefits - 37 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Rincian liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) The details of employee benefits obligation are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Program pensiun imbalan pasti 2.694.389.758 1.328.717.563 Defined benefit pension plan Imbalan pasca kerja berdasarkan Other post-employment Undang-Undang Ketenagakerjaan 51.476.740.770 43.110.607.596 benefits based on Labor Law Imbalan pasca kerja lainnya untuk Other post-employment benefits direksi dan komisaris 5.706.761.583 3.686.047.652 for directors and commissioners Imbalan kerja jangka panjang lainnya 5.396.137.410 5.110.425.117 Other long-term benefits Jumlah 65.274.029.521 53.235.797.928 Total Beban yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut: Amounts recognized in profit or loss are as follows: 2012 2011 Program pensiun imbalan pasti 3.237.146.978 2.006.870.090 Defined benefit pension plan Imbalan pasca kerja berdasarkan Other post-employment Undang-Undang Ketenagakerjaan 12.446.001.234 9.027.302.681 benefits based on Labor Law Imbalan pasca kerja lainnya untuk Other post-employment benefits direksi dan komisaris 2.020.713.931 1.136.129.015 for directors and commissioners Imbalan kerja jangka panjang lainnya 957.694.293 5.110.425.117 Other long-term benefits Jumlah 18.661.556.436 17.280.726.903 Total Program Pensiun Imbalan Pasti Program pensiun imbalan pasti memberikan imbalan pasca kerja berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan. Jumlah karyawan yang berhak atas program pensiun ini adalah 1.124 peserta aktif dan 110 pensiunan di tahun 2012 dan 1.138 peserta aktif dan 110 pensiunan di tahun 2011. Dana pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun Mandom Indonesia (DPMI) yang akta pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia tanggal 7 Juni 1996 dalam Surat Keputusannya No. KEP.198/Km.17/1996. Pendanaan DPMI berasal dari kontribusi pemberi kerja dan karyawan. Kontribusi karyawan untuk tahun 2012 dan 2011 adalah 491.478.270 dan 446.200.364. Defined Benefit Pension Plan The Company has a defined benefit pension plan covering all its permanent employees. The defined benefit pension plan provides post-employment benefits based on years of service and salaries of the employees. The number of employees entitled to this pension fund was 1,124 active and 110 retired participants in 2012 and 1,138 active and 110 retired participants in 2011. The pension plan is managed by Dana Pensiun Mandom Indonesia (DPMI), whose deed of establishment was approved by the Minister of Finance of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. KEP.198/Km.17/1996 dated June 7, 1996. The pension plan is funded by contributions from both employer and employee. Employees contributions in 2012 and 2011 amounted to 491,478,270 and 446,200,364. - 38 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Beban yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Amounts recognized in profit or loss are as follows: 2012 2011 Biaya jasa kini 1.701.064.425 963.850.325 Current service cost Biaya bunga 1.929.181.901 1.834.322.012 Interest cost Imbal hasil ekspektasian aset program (988.358.356) (921.505.537) Expected return on plan assets Kerugian aktuarial bersih 595.259.008 130.203.290 Net actuarial loss Jumlah 3.237.146.978 2.006.870.090 Total Dari biaya untuk tahun 2012 dan 2011, 1.870.141.564 dan 1.179.289.548 masingmasing termasuk dalam beban pokok penjualan dan sisanya beban umum dan administrasi. Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Of the expenses for 2012 and 2011, 1,870,141,564 and 1,179,289,548, respectively, were included in cost of goods sold and the remainder in general and administrative expenses. Liability recognized in the statements of financial position are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Nilai kini kewajiban 36.060.990.488 29.920.589.411 Present value of obligation Nilai wajar aset program (19.285.769.786) (17.610.919.597) Fair value of plan assets Kerugian aktuarial yang belum diakui (14.080.830.944) (10.980.952.251) Unrecognized actuarial losses Liabilitas bersih 2.694.389.758 1.328.717.563 Net liability Mutasi nilai kini liabilitas adalah sebagai berikut: Movements in the present value of obligation were as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal 29.920.589.411 20.720.450.401 Beginning present value of obligation Biaya jasa kini 1.701.064.425 963.850.325 Current service cost Biaya bunga 1.929.181.901 1.834.322.012 Interest cost Pembayaran manfaat (1.644.488.407) (1.183.227.745) Benefits paid Kontribusi 491.478.270 446.200.364 Contributions Kerugian aktuarial 3.663.164.888 7.138.994.054 Actuarial losses Saldo akhir 36.060.990.488 29.920.589.411 Ending present value of obligation - 39 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Mutasi nilai wajar aset program selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Movements in the fair value of the plan assets in the current year were as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal nilai wajar aset program 17.610.919.597 15.620.511.545 Beginning fair value of plan assets Kontribusi pemberi kerja 1.871.474.783 1.795.175.986 Contributions from the employeer Kontribusi dari peserta program 491.478.270 446.200.364 Contribution from plan participants Imbal hasil ekspektasian aset program 988.358.356 921.505.537 Expected return on plan assets Pembayaran manfaat (1.644.488.407) (1.183.227.745) Benefit paid Keuntungan (kerugian) aktuarial (31.972.813) 10.753.910 Actuarial gains (losses) Saldo akhir nilai wajar aset program 19.285.769.786 17.610.919.597 Ending fair value of plan assets Kategori-kategori utama dari aset program sebagai persentase dari nilai wajar aset program bersih adalah sebagai berikut: The major categories of plan assets as a percentage of fair value of net plan assets are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 % % % dari total nilai wajar aset % of total fair value of assets Instrumen ekuitas 1,46% 0,18% Equity instruments Deposito berjangka 94,84% 97,79% Time deposit Aset lain-lain 3,70% 2,03% Other assets Total 100,00% 100,00% Total Tingkat imbal hasil ekspektasian atas asset program keseluruhan adalah rata-rata tertimbang dari imbal hasil ekspektasian dari berbagai kategori aset program yang diselenggarakan. Penilaian direksi atas imbal hasil ekspektasian didasarkan pada tren pengembalian historis dan analis prediksi pasar untuk aset selama masa kewajiban tersebut. Imbal hasil aset program adalah 1.134.875.554 dan 1.313.949.182 masing-masing pada tahun 2012 dan 2011. Perusahaan memperkirakan akan memberikan kontribusi sebesar 2.126.247.252 untuk program imbalan pasti selama tahun keuangan berikutnya. Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: The overall expected rate of return on the plan assets is determined based on weighted average of the expected returns of the various categories of plan assets held. Managements assessment of the expected returns is based on historical return trends and analysts predictions of the market for the asset over the life of the related obligation. The actual return on plan assets was 1,134,875,554 and 1,313,949,182 in 2012 and 2011, respectively. The Company expects to make a contribution of 2,126,247,252 to the defined benefit plan during the next financial year. Movements in the net liability recognized in the statements of financial position are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal tahun 1.328.717.563 1.117.023.459 Beginning of year Beban tahun berjalan 3.237.146.978 2.006.870.090 Amount charged to income Kontribusi (1.871.474.783) (1.795.175.986) Contribution Saldo akhir tahun 2.694.389.758 1.328.717.563 End of year - 40 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Riwayat penyesuaian adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Historical experience adjustments are as follows: 2012 2011 2010 2009 2008 Nilai kini kewajiban Present value of defined imbalan pasti 36.060.990.488 29.920.589.411 20.720.450.401 16.798.128.624 13.694.875.723 benefits obligation Nilai wajar aset program (19.285.769.786) (17.610.919.597) (15.620.511.545) (13.157.887.932) (12.049.227.491) Fair value of plan assets Defisit 16.775.220.702 12.309.669.814 5.099.938.856 3.640.240.692 1.645.648.232 Deficit Penyesuaian pengalaman Experience adjustments liabilitas program 794.799.770 488.565.175 (261.042.608) 676.280.000 792.309.831 on plan liabilities Penyesuaian pengalaman Experience adjustments aset program (31.972.813) 10.753.910 782.496.228 215.257.512 108.053.619 on plan assets Imbalan Pasca Kerja berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja untuk karyawan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku. Untuk manfaat pensiun normal, Perusahaan menghitung dan membukukan nilai yang tertinggi antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan undang-undang yang berlaku dengan manfaat yang diterima dari program pensiun imbalan pasti. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pasca kerja tersebut adalah 1.202 di tahun 2012 dan 1.193 di tahun 2011. Beban yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut: Post-Employment Benefits Under Labor Law No. 13/2003 The Company calculates and records estimated post-employment benefits for its qualifying employees in accordance with Labor Law. For normal pension scheme, the Company calculated and recognized the higher of the benefits under the labor law and those under such pension plan. The number of employees entitled to the benefits under Labor Law was 1,202 in 2012 and 1,193 in 2011. Amounts recognized in profit or loss are as follows: 2012 2011 Biaya jasa kini 5.800.002.335 3.750.653.036 Current service cost Biaya bunga 4.826.614.919 4.651.423.704 Interest cost Amortisasi kerugian aktuarial 1.819.383.980 625.225.941 Amortization of actuarial loss Jumlah 12.446.001.234 9.027.302.681 Total Dari biaya untuk tahun 2012 dan 2011, 7.258.926.323 dan 4.094.405.494 masingmasing termasuk dalam beban pokok penjualan dan sisanya beban umum dan administrasi. Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Of the expenses for 2012 and 2011, 7,258,926,323 and 4,094,405,494, respectively, were included in cost of goods sold and the remainder in general and administrative expenses. Liability recognized in the statements of financial position are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Nilai kini kewajiban yang Present value of unfunded tidak didanai 90.662.681.555 73.463.207.149 obligation Kerugian aktuarial yang belum diakui (39.185.940.785) (30.352.599.553) Unrecognized actuarial losses Liabilitas bersih 51.476.740.770 43.110.607.596 Net liability - 41 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Mutasi nilai kini liabilitas adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Movements in the present value of obligation were as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal 73.463.207.149 52.567.315.432 Beginning present value obligation Biaya jasa kini 5.800.002.335 3.750.653.036 Current service cost Biaya bunga 4.826.614.919 4.651.423.704 Interest cost Pembayaran manfaat (4.079.868.060) (3.841.798.658) Benefits paid Kerugian aktuarial 10.652.725.212 16.335.613.635 Actuarial losses Saldo akhir 90.662.681.555 73.463.207.149 Ending present value obligation Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Movements in the net liability recognized in the statements of financial position are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Saldo awal tahun 43.110.607.596 37.925.103.573 Beginning of year Beban tahun berjalan 12.446.001.234 9.027.302.681 Amount charged to income Pembayaran manfaat (4.079.868.060) (3.841.798.658) Benefits payment Saldo akhir tahun 51.476.740.770 43.110.607.596 End of year Riwayat penyesuaian adalah sebagai berikut: Historical experience adjustments are as follows: 2012 2011 2010 2009 2008 Nilai kini kewajiban Present value of defined imbalan pasti 90.662.681.555 73.463.207.149 52.567.315.432 41.323.052.601 34.014.106.392 benefits obligation Penyesuaian pengalaman Experience adjustments liabilitas program 2.165.058.122 1.955.419.865 (127.185.839) 941.339.695 1.481.329.113 on plan liabilities Imbalan Pasca Kerja Lainnya untuk Direksi dan Komisaris berdasarkan Peraturan Perusahaan tentang Direksi dan Dewan Komisaris Untuk Direksi dan Komisaris, Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja yang jumlahnya ditentukan oleh faktor manfaat dan penghasilan. Jumlah direksi dan komisaris yang berhak atas imbalan pasca kerja tersebut adalah 10 orang di tahun 2012 dan 2011. Other Post-Employment Benefits for Directors and Commissioners based on the Company s Regulation regarding the Directors and Board of Commissioners The Company recognized post-employment benefits for its Directors and Commissioners based on benefits factor and salary. The number of directors and commissioners entitled to the post-employment benefits is 10 persons in 2012 and 2011. - 42 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Beban yang diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Amounts recognized in profit or loss are as follows: 2012 2011 Biaya jasa kini 1.121.072.741 586.113.525 Current service cost Biaya bunga 317.438.928 303.677.343 Interest cost Amortisasi kerugian aktuarial 582.202.262 246.338.147 Amortization of actuarial loss Jumlah 2.020.713.931 1.136.129.015 Total Beban untuk tahun 2012 dan 2011 sudah termasuk di dalam beban umum dan administrasi. Liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: The expenses for 2012 and 2011 were included in general and administrative expenses. Liability recognized in the statements of financial position are as follows: 31/12/2012 31/12/2011 Nilai kini kewajiban 7.789.389.645 5.648.678.281 Present value of obligation Kerugian aktuarial yang belum diakui (2.082.628.062) (1.962.630.629) Unrecognized actuarial losses Liabilitas bersih 5.706.761.583 3.686.047.652 Net liability Mutasi nilai kini liabilitas adalah sebagai berikut: Movements in the present value of obligations were as follows: 2012 2011 Saldo awal 5.648.678.281 4.352.285.888 Beginning present value of obligation Biaya jasa kini 1.121.072.741 586.113.525 Current service cost Biaya bunga 317.438.928 303.677.343 Interest cost Kerugian aktuarial 702.199.695 406.601.525 Actuarial losses Saldo akhir 7.789.389.645 5.648.678.281 Ending present value of obligation Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut: Movements in the net liability recognized in the statements of financial position are as follows: 2012 2011 Saldo awal tahun 3.686.047.652 2.549.918.637 Beginning of year Beban tahun berjalan 2.020.713.931 1.136.129.015 Amount charged to income Saldo akhir tahun 5.706.761.583 3.686.047.652 End of year Riwayat penyesuaian adalah sebagai berikut: Historical experience adjustments are as follows: 2012 2011 2010 2009 2008 Nilai kini kewajiban Present value of defined imbalan pasti 7.789.389.645 5.648.678.281 4.352.285.888 3.793.591.927 2.543.302.133 benefit obligation Penyesuaian pengalaman Experience adjustments liabilitas program 55.611.477 187.127.161 3.560.884.585 344.280.124 569.197.038 on plan liabilities - 43 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Imbalan Kerja Jangka Panjang Perusahaan juga memberikan cuti jangka panjang kepada seluruh karyawan untuk setiap tahun kerja dimulai dari tahun kesepuluh karyawan tersebut bekerja pada Perusahaan (untuk jenjang staf) dan setiap 5 (lima) tahun kerja dimulai dari tahun kelima (untuk jenjang manajer) karyawan tersebut bekerja pada Perusahaan, sesuai dengan Peraturan Kerja Bersama. Jumlah yang diakui di laba rugi untuk tahun 2012 dan 2011 masing-masing sebesar 957.694.293 dan 5.110.425.117. Dari biaya untuk tahun 2012 dan 2011, jumlah yang dibebankan ke beban pokok penjualan masingmasing sebesar 530.289.353 dan 3.284.309.187. Sisanya termasuk dalam beban umum dan administrasi. Liabilitas diakui dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 masing-masing sebesar 5.396.137.410 dan 5.110.425.117. Kewajiban imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 adalah berdasarkan laporan aktuaris independen, PT Padma Radya Aktuaria masingmasing pada tanggal 7 Januari 2013 dan 6 Januari 2012. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuaria adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Other Long-term Benefits The Company also provides long service leave to all its employees for every year of service starting from the employees tenth year (for the staff level) with the Company and for every 5 years of service starting from the employees fifth year (for the manager level) with the Company, in accordance with the Collective Labor Agreement. Amounts recognized in profit or loss for 2012 and 2011 amounted to 957,694,293 and 5,110,425,117, respectively. Of the expenses for 2012 and 2011, amount charged to cost of goods sold amounted to 530,289,353 and 3,284,309,187, respectively. Remainder of the amounts were included in general and administrative expenses. Liability recognized in the statements of financial position as of December 31, 2012 and 2011 amounted to 5,396,137,410 and 5,110,425,117, respectively. Employee benefits obligation as of December 31, 2012 and 2011 were based on independent actuarial report, PT Padma Radya Aktuaria dated on January 7, 2013 and January 6, 2012, respectively. The actuarial valuation was carried out using the following key assumptions: 2012 2011 Tingkat kematian 100% Tabel Mortalita Indonesia II 100% Tabel Mortalita Indonesia II Mortality rate Umur pensiun normal 55 tahun/55 years 55 tahun/55 years Normal pension age Tingkat kenaikan gaji: Karyawan 10% per tahun/10% per annum 10% per tahun/10% per annum Salary incremental rate: Employees Direksi dan Komisaris 7% per tahun/7% per annum 7% per tahun/7% per annum Directors and Commissioners Tingkat diskonto: Karyawan 5,82% per tahun/5.82% per annum 6,5% per tahun/6.5% per annum Discount rate: Employees Direksi dan Komisaris 4,75% per tahun/4.75% per annum 5,5% per tahun/5.5% per annum Directors and Commissioners Tingkat pengembalian investasi 5,5% per tahun/5.5% per annum 7,25% per tahun/7.25% per annum Expected return on investment rate - 44 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 19. MODAL SAHAM 19. CAPITAL STOCK Nama Pemegang Saham 2012 dan 2011/2012 and 2011 Persentase Jumlah Saham/ Kepemilikan/ Jumlah Modal Number of Percentage of Disetor/Total Shares Ownership Paid-up Capital Name of Stockholders Mandom Corporation, Jepang 122.319.485 60,835% 61.159.742.500 Mandom Corporation, Japan PT Asia Jaya Paramita 22.754.894 11,317% 11.377.447.000 PT Asia Jaya Paramita Wilson Suryadi Sutan 10.137.262 5,042% 5.068.631.000 Wilson Suryadi Sutan PT Asia Paramita Indah 3.260.384 1,622% 1.630.192.000 PT Asia Paramita Indah Harjono Lie* 253.004 0,126% 126.502.000 Harjono Lie* Sastra Widjaya** 19.333 0,010% 9.666.500 Sastra Widjaya** Yoshihiro Tsuchitani** 12.888 0,006% 6.444.000 Yoshihiro Tsuchitani** Masyarakat (masing-masing kurang dari 5%) 42.309.417 21,042% 21.154.708.500 Public (each less than 5%) Jumlah 201.066.667 100,000% 100.533.333.500 Total * Komisaris **Direktur * Commissioner **Director 20. TAMBAHAN MODAL DISETOR 20. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Selisih Modal Disetor Diatas Nilai Nominal Saham/ Biaya Emisi Paid-in Capital Saham/ in Excess Share Issuance Jumlah/ of Par Cost Total Tambahan modal disetor Additional paid-in capital setelah penawaran umum after initial public offering pada tahun 1993 33.557.236.000-33.557.236.000 in 1993 Kapitalisasi saham bonus Bonus shares pada tahun 1995 (13.000.000.000) - (13.000.000.000) distributed in 1995 Kapitalisasi saham bonus Bonus shares pada tahun 1997 (13.000.000.000) - (13.000.000.000) distributed in 1997 Penawaran Umum Saham Terbatas I sebanyak 78 juta saham Limited Public Offering I of pada tahun 2000 39.000.000.000 (1.779.510.383) 37.220.489.617 78 million shares in 2000 Penawaran Umum Saham Terbatas II sebanyak 24,96 juta Limited Public Offering II of saham pada tahun 2006 78.000.000.000 (2.533.374.301) 75.466.625.699 24.96 million shares in 2006 Penawaran Umum Saham Terbatas III sebanyak 20.106.667 saham pada tahun Limited Public Offering III of 2008 70.373.334.500 (2.086.075.022) 68.287.259.478 20,106,667 shares in 2008 Saldo per 31 Desember 2012 and Balance as of December 31, 2012 2011 194.930.570.500 (6.398.959.706) 188.531.610.794 and 2011-45 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 21. PENJUALAN BERSIH 21. NET SALES 2012 2011 Lokal 1.353.396.092.953 1.230.213.268.618 Local Ekspor 510.174.529.396 437.720.444.703 Export Penjualan Kotor 1.863.570.622.349 1.667.933.713.321 Gross Sales Retur penjualan (12.417.796.790) (13.262.614.963) Sales return Penjualan Bersih 1.851.152.825.559 1.654.671.098.358 Net Sales Rincian penjualan berdasarkan kategori produk adalah sebagai berikut: Details of sales by product category are as follows: 2012 2011 Wanita 936.461.128.756 882.882.386.253 Ladies Pria 876.980.266.487 741.823.018.848 Men Lainnya 37.711.430.316 29.965.693.257 Others Jumlah 1.851.152.825.559 1.654.671.098.358 Total Pada tahun 2012 dan 2011, penjualan kepada pihakpihak berelasi masing-masing adalah 87% dan 84% dari jumlah penjualan bersih (Catatan 28). Penjualan bersih kepada pelanggan yang melebihi 10% dari total penjualan bersih pada tahun 2012 adalah penjualan untuk PT Asia Paramita Indah sebesar 1.337.855.058.083. Pada tahun 2011, penjualan kepada pelanggan yang lebih dari 10% penjualan bersih adalah penjualan ke PT Asia Paramita Indah dan Gem Plaza LLC masing-masing sebesar 1.213.114.927.239 dan 183.843.805.087. 87% and 84% of net sales in 2012 and 2011, respectively, represent sales to related parties (Note 28). Net sales to customer which constituted more than 10% of total net sales in 2012 pertain to sales to PT Asia Paramita Indah amounting to 1,337,855,058,083. In 2011, sales to customers constituting more than 10% of net sales pertain to PT Asia Paramita Indah and Gem Plaza LLC, amounting to 1,213,114,927,239 and 183,843,805,087, respectively. 22. BEBAN POKOK PENJUALAN 22. COST OF GOODS SOLD 2012 2011 Bahan baku dan bahan pengemas Raw and packaging materials yang digunakan 904.000.586.754 878.584.477.030 used Tenaga kerja langsung 98.349.792.924 85.779.472.674 Direct labor costs Amortisasi dan penyusutan 61.013.815.581 54.570.966.104 Amortization and depreciation Biaya overhead pabrik 68.169.603.291 59.124.101.474 Factory overhead costs Jumlah biaya produksi 1.131.533.798.550 1.078.059.017.282 Total production costs - 46 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 2012 2011 Barang dalam proses Work in process Saldo awal 17.687.299.406 14.337.939.342 Beginning balance Saldo akhir (21.206.879.169) (17.687.299.406) Ending balance Beban pokok produksi 1.128.014.218.787 1.074.709.657.218 Cost of goods manufactured Barang jadi Finished goods Saldo awal 143.737.378.748 98.652.491.698 Beginning balance Saldo akhir (119.694.443.663) (143.737.378.748) Ending balance Jumlah 1.152.057.153.872 1.029.624.770.168 Total Royalti (Catatan 28 dan 30) 83.659.632.026 76.630.142.983 Royalty (Notes 28 and 30) Pemakaian non komersial (66.492.730.968) (52.909.863.439) Non-commercial usage Beban pokok penjualan 1.169.224.054.930 1.053.345.049.712 Cost of goods sold Pembelian bahan baku dan bahan pengemas dari Mandom Corporation, Jepang, pihak berelasi, masing-masing sebesar 113.310.116.803 (12%) pada tahun 2012 dan 95.210.073.362 (10%) pada tahun 2011 yang meliputi 10% atau lebih dari jumlah pembelian (Catatan 28). Purchases of raw and packaging materials from Mandom Corporation, Japan, a related party amounted to 113,310,116,803 (12%) in 2012 and 95,210,073,362 (1 0%) in 2011 which constituted 10% or more of total purchases (Note 28). 23. BEBAN USAHA 23. OPERATING EXPENSES Beban Penjualan 2012 2011 Selling Expenses Penjualan 143.447.234.448 106.761.983.436 Selling Iklan dan promosi 62.788.066.952 67.662.632.722 Advertising and promotion Sewa 43.934.800.542 36.902.880.715 Rent Insentif 20.930.053.719 17.987.424.132 Incentive Pengangkutan 14.381.945.842 14.156.735.506 Transportation Perjalanan dinas 6.278.428.937 6.402.753.392 Travel Riset pemasaran 2.736.936.726 2.418.088.736 Marketing research Lain-lain 4.536.398.071 4.495.304.779 Others Jumlah 299.033.865.237 256.787.803.418 Total Beban Umum dan Administrasi General and Administrative Expenses Karyawan 127.261.039.025 108.511.205.419 Personnel Kantor 30.143.514.647 29.090.853.289 General office Penyusutan 6.420.356.454 6.719.529.461 Depreciation Kendaraan bermotor 5.730.772.181 5.320.448.506 Motor vehicles Amortisasi 1.929.300.854 1.085.491.015 Amortization Pemeliharaan gedung 1.323.750.319 745.683.276 Building maintenance Jumlah 172.808.733.480 151.473.210.966 Total Jumlah 471.842.598.717 408.261.014.384 Total - 47 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 24. PAJAK PENGHASILAN 24. INCOME TAX Manfaat (Beban) pajak Perusahaan terdiri dari: Tax benefit (expense) of the Company consists of the following: 2012 2011 Pajak kini (62.304.922.000) (51.996.374.000) Current tax Pajak tangguhan 9.415.621.441 1.892.440.795 Deferred tax Bersih (52.889.300.559) (50.103.933.205) Net Pajak kini Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi komprehensif dengan laba kena pajak adalah sebagai berikut: Current Tax A reconciliation between income before tax per statements of comprehensive income and taxable income is as follows: 2012 2011 Laba sebelum pajak menurut Income before tax per statements of laporan laba rugi komprehensif 203.263.152.528 190.142.752.846 comprehensive income Perbedaan temporer: Temporary differences: Provision for promotion Penyisihan biaya promosi 23.380.601.572 (4.310.739.489) expenses Imbalan pasca kerja 12.038.231.593 11.643.752.259 Post-employment benefits Penyisihan penurunan Provision for decline in value nilai persediaan 7.106.029.557 688.127.240 of inventory Penyisihan biaya gaji (46.147.500) (823.513.543) Provision for salary Perbedaan antara keuntungan Difference between commercial penjualan aset tetap komersial and fiscal gain on sale dan fiskal (201.641.390) (871.733.702) of property and equipment Perbedaan penyusutan Difference between commercial komersial dan fiskal (1.628.524.152) 3.569.821.881 and fiscal depreciation Perbedaan amortisasi Difference between commercial komersial dan fiskal (3.455.503.365) 660.854.102 and fiscal amortization Penyisihan penghargaan karyawan - (3.805.308.683) Provision for employee's reward Penyisihan biaya lain-lain 469.439.449 - Other provision Jumlah 37.662.485.764 6.751.260.065 Total Perbedaan yang tidak dapat Nondeductible expenses diperhitungkan menurut fiskal: (nontaxable income): Beban yang tidak dapat dikurangkan 18.360.001.939 18.424.582.876 Nondeductible expenses Penghasilan yang sudah dikenakan pajak final (10.065.951.275) (7.333.099.362) Income subjected to final tax Jumlah 8.294.050.664 11.091.483.514 Total Laba kena pajak 249.219.688.956 207.985.496.425 Taxable income - 48 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Perhitungan beban dan utang pajak kini (pajak penghasilan lebih bayar) adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Current tax expense and current tax payable (overpayment) are computed as follows: 2012 2011 Beban pajak kini 62.304.922.000 51.996.374.000 Current tax expense Dikurangi pembayaran pajak penghasilan dimuka Less prepaid income taxes Pasal 22 10.858.336.000 10.082.301.460 Article 22 Pasal 23 18.819.826 52.788.737 Article 23 Pasal 25 43.020.011.248 40.177.978.442 Article 25 Jumlah 53.897.167.074 50.313.068.639 Total Utang pajak kini (Catatan 16) 8.407.754.926 1.683.305.361 Current tax payable (Note 16) Laba kena pajak dan utang pajak kini Perusahaan tahun 2011 sudah sesuai dengan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) yang disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak. Pajak Tangguhan Rincian aset ( liabilitas) pajak tangguhan adalah sebagai berikut: The taxable income and current tax payable of the Company for 2011 is in accordance with the corporate tax returns filed to the Tax Service Office. Deferred Tax Details of deferred tax assets (liabilities) are as follows: Dikreditkan Dikreditkan (dibebankan) ke (dibebankan) ke laporan laba rugi/ laporan laba rugi/ 1 Januari/ Credited 31 Desember/ Credited 31 Desember/ January 1, (charged) to December 31, (charged) to December 31, 2010 income for the year 2011 income for the year 2012 Aset (liabilitas) pajak tangguhan: Deferred tax assets (liabilities): Imbalan kerja 10.398.011.417 2.910.938.064 13.308.949.481 3.009.557.898 16.318.507.379 Employee benefits Penyisihan untuk promosi 2.111.167.538 (1.077.684.872) 1.033.482.666 5.845.150.393 6.878.633.059 Provision for promotion Penyisihan penurunan Provision for decline in value of nilai persediaan 334.284.814 172.031.810 506.316.624 1.776.507.389 2.282.824.013 inventory Perbedaan antara penyusutan Difference between commercial komersial dan fiskal 410.200.842 674.522.044 1.084.722.886 (457.541.386) 627.181.500 and fiscal depreciation Penyisihan biaya gaji 558.408.837 (205.878.385) 352.530.452 (11.536.875) 340.993.577 Provision for salary Perbedaan antara amortisasi Difference between commercial biaya tangguhan hak atas and fiscal amortization of tanah komersial dan fiskal (24.573.772) 369.839.305 345.265.533 (863.875.841) (518.610.308) deferred charges for landrights Penyisihan penghargaan karyawan 951.327.171 (951.327.171) - - - Provision for employees' reward Penyisihan biaya lain-lain - - - 117.359.863 117.359.863 Other provision Aset pajak tangguhan - bersih 14.738.826.847 1.892.440.795 16.631.267.642 9.415.621.441 26.046.889.083 Deferred tax assets - net - 49 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) A reconciliation between the tax expense and the amounts computed by applying the effective tax rates to income before tax is as follows: 2012 2011 Laba sebelum beban pajak menurut Income before tax per statements of laporan laba rugi komprehensif 203.263.152.528 190.142.752.846 comprehensive income Beban pajak dengan tarif 25% (50.815.788.132) (47.535.688.212) Tax expense at 25% Pengaruh pajak atas manfaat (beban) yang tidak dapat diperhitungkan Tax effect of nontaxable income menurut fiskal: (nondeductible expenses): Beban yang tidak dapat dikurangkan (4.590.000.485) (4.606.145.719) Nondeductible expenses Penghasilan bunga dan sewa yang sudah dikenakan pajak Interest and rental income final 2.516.487.819 1.833.274.841 subjected to final tax Jumlah (2.073.512.666) (2.772.870.878) Total Adjustment of deferred taxes Penyesuaian pajak tangguhan atas on correction of accumulated koreksi akumulasi amortisasi amortization of deferred charges beban tangguhan hak atas tanah - 204.625.779 for landrights Faktor pembulatan 239 106 Rounding factor Beban pajak (52.889.300.559) (50.103.933.205) Tax expense 25. LABA PER SAHAM DASAR 25. BASIC EARNINGS PER SHARE 2012 2011 Laba bersih tahun berjalan 150.373.851.969 140.038.819.641 Net income for the year Rata-rata tertimbang jumlah saham Weighted average number yang beredar 201.066.667 201.066.667 of shares outstanding Laba bersih per saham dasar 748 696 Basic earnings per share Perusahaan tidak menghitung laba per saham dilusian karena Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa bersifat dilutif pada tahun 2012 dan 2011. The Company does not compute diluted earning per share since the Company does not have potentially diluted ordinary shares in 2012 and 2011. - 50 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 26. CADANGAN UMUM 26. APPROPRIATION FOR GENERAL RESERVE Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 13 tanggal 6 Mei 1997 dari A. Partomuan Pohan, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui antara lain pembentukan cadangan umum sebesar 5.200 juta dari laba bersih tahun 1996. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 6 tanggal 6 Mei 1998 dari A. Partomuan Pohan, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham antara lain menyetujui penambahan cadangan umum sebesar 2.600 juta dari laba bersih tahun 1997. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 27 tanggal 9 Mei 2000 dari A. Partomuan Pohan, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui antara lain penambahan cadangan umum sebesar 7.800 juta dari laba bersih tahun 1999. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 30 tanggal 25 April 2006 dari P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui antara lain penambahan cadangan umum sebesar 2.496 juta dari laba bersih tahun 2005. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 16 tanggal 23 April 2009 dari P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notaris di Jakarta, pemegang saham menyetujui antara lain penambahan cadangan umum sebesar 2.011 juta dari laba bersih tahun 2008. In the Annual Stockholders Meeting, as stated in Notarial Deed No. 13 dated May 6, 1997 of A. Partomuan Pohan, S.H., notary public in Jakarta, the stockholders approved, among others, to appropriate 5,200 million of the 1996 net income for general reserve. In the Annual Stockholders Meeting, as stated in Notarial Deed No. 6 dated May 6, 1998 of A. Partomuan Pohan, S.H., notary public in Jakarta, the stockholders approved, among others, to appropriate 2,600 million of the 1997 net income for general reserve. In the Annual Stockholders Meeting, as stated in Notarial Deed No. 27 dated May 9, 2000 of A. Partomuan Pohan, S.H., notary public in Jakarta, the stockholders approved, among others, to appropriate 7,800 million of the 1999 net income for general reserve. In the Annual Stockholders Meeting, as stated in Notarial Deed No. 30 dated April 25, 2006 of P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notary public in Jakarta, the stockholders approved, among others, to appropriate 2,496 million of the 2005 net income for general reserve. In the Annual Stockholders Meeting, as stated in Notarial Deed No. 16 dated April 23, 2009 of P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notary public in Jakarta, the stockholders approved, among others, to appropriate 2,011 million of the 2008 net income for general reserve. 27. DIVIDEN KAS 27. CASH DIVIDENDS Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 11 tanggal 24 April 2012 dari P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar 74.394.666.790 atau 370 per saham untuk tahun buku 2011. In the Annual Stockholders Meeting as stated in Deed No. 11 dated April 24, 2012 of P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notary public in Jakarta, the stockholders approved to distribute cash dividends of 74,394,666,790 or 370 per share for 2011. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam Akta Notaris No. 09 tanggal 20 April 2011 dari P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar 68.362.666.780 atau 340 per saham untuk tahun buku 2010. In the Annual Stockholders Meeting as stated in Deed No. 09 dated April 20, 2011 of P. Sutrisno A. Tampubolon SH., M.Kn., notary public in Jakarta, the stockholders approved to distribute cash dividends of 68,362,666,780 or 340 per share for 2010. 28. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI 28. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES Sifat Pihak Berelasi a. Mandom Corporation, Jepang adalah entitas induk Perusahaan. Nature of Relationship a. Mandom Corporation, Japan is the majority stockholder of the Company. - 51 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) b. Pihak berelasi yang pemegang saham utamanya sama dengan pemegang saham utama Perusahaan: Mandom Corporation (Si ngapore) Pte., Ltd. Mandom Corporation (Thailand) Ltd. Mandom Corporation (India) Pvt., Ltd Mandom China Corporation Mandom Korea Corporation Mandom (Malaysia) Sdn Bhd Mandom Philippines Corporation Mandom Taiwan Corporation Sunwa Marketing Co., Ltd. Zhongshan City Rida Cosmetics Co., Ltd. c. PT Asia Paramita Indah adalah entitas yang dikendalikan oleh salah seorang personil manajemen kunci Perusahaan. Transaksi dengan Pihak Berelasi Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi, dimana harga atas transaksi-transaksi penjualan dan pembelian pada umumnya ditentukan melalui negosiasi atau persyaratan perjanjian. a. 87% dan 84% dari jumlah penjualan bersih masing-masing pada tahun 2012 dan 2011, merupakan penjualan kepada pihak berelasi. Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, piutang atas penjualan tersebut dicatat sebagai bagian dari piutang usaha, yang meliputi masing-masing 22% dan 21% dari jumlah aset. Rincian penjualan kepada pihak berelasi adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) b. Related parties with the same majority stockholder of the Company: Mandom Corporation (Singapore) Pte., Ltd. Mandom Corporation (Thailand) Ltd. Mandom Corporation (India) Pvt., Ltd Mandom China Corporation Mandom Korea Corporation Mandom (Malaysia) Sdn Bhd Mandom Philippines Corporation Mandom Taiwan Corporation Sunwa Marketing Co., Ltd. Zhongshan City Rida Cosmetics Co., Ltd. c. PT Asia Paramita Indah is an entity that is controlled by a key management personnel of the Company. Transactions with Related Parties The Company has transactions with related parties, wherein prices for sales and purchases transactions are generally determined by negotiation or as required on the agreements. a. Sales to related parties constituted 87% in 2012 and 84% in 2011 of the total net sales. At December 31, 2012 and 2011, the receivables from these sales were presented as trade accounts receivable, which constituted 22% and 21% of the total assets, respectively. Details of sales to related parties are as follows: 2012 2011 Lokal Local PT Asia Paramita Indah 1.337.855.058.083 1.213.114.927.239 PT Asia Paramita Indah Ekspor Export Mandom Corporation, Jepang 106.737.064.103 60.763.688.193 Mandom Corporation, Japan Mandom Philippines Mandom Philippines Corporation 59.708.082.909 46.714.269.585 Corporation Mandom (Malaysia) Sdn Bhd 51.692.993.567 35.638.968.922 Mandom (Malaysia) Sdn Bhd Mandom Corporation Mandom Corporation (Thailand) Ltd. 35.807.506.396 25.232.395.821 (Thailand) Ltd. Mandom Corporation (India) Mandom Corporation (India) Pvt., Ltd. 20.873.122.828 - Pvt., Ltd. Mandom Corporation Mandom Corporation (Singapore) Pte., Ltd. 2.685.616.262 2.203.899.148 (Singapore) Pte., Ltd. Mandom Korea Corporation 1.025.961.439 615.798.551 Mandom Korea Corporation Mandom Taiwan Corporation 927.585.442 342.051.769 Mandom Taiwan Corporation Sunwa Marketing Co., Ltd. 154.791.000 217.816.200 Sunwa Marketing Co., Ltd. Zhongshan City Rida Cosmetics Zhongshan City Rida Cosmetics Co., Ltd. - 1.492.987.160 Co., Ltd. Mandom China Corporation - 408.737.180 Mandom China Corporation Jumlah 1.617.467.782.029 1.386.745.539.768 Total - 52 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) b. Pembelian bahan baku dan bahan pengemas dari Mandom Corporation, Jepang sejumlah 113.310.116.803 (12%) pada tahun 2012 dan 95.210.073.362 (10%) pada tahun 2011. c. Manfaat yang diberikan kepada karyawan kunci untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember adalah sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) b. Purchases of raw and packaging materials from Mandom Corporation, Japan amounted to 113,310,116,803 (12%) in 2012 and 95,210,073,362 (10%) in 2011. c. Benefits provided to key management personnel for the period ended December 31 are as follows: 2012 2011 Imbalan kerja jangka pendek 20.670.896.225 18.340.549.380 Short-term benefits Imbalan pasca kerja 2.020.713.931 1.136.129.015 Post-employment benefits Jumlah 22.691.610.156 19.476.678.395 Total d. Royalti dan biaya trademark atas pemberian hak khusus yang diberikan Mandom Corporation, Jepang sejumlah 72.133.421.933 pada tahun 2012 dan 66.114.738.093 pada tahun 2011 dicatat sebagai beban pokok penjualan. Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, utang royalty pada beban yang masih harus dibayar masing-masing sebesar 4.565.311.070 dan 4.325.458.877. e. Sehubungan dengan perjanjian distribusi antara Perusahaan dengan PT Asia Paramita Indah, Perusahaan mencatat beban insentif untuk distributor utama sebesar 3.613.525.290 dan 3.372.324.636 masing-masing pada tahun 2012 dan 2011. Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, utang sehubungan dengan insentif ini disajikan pada beban yang masih harus dibayar masingmasing sebesar 1.522.742.595 dan 5.269.899.568. d. Royalty and trademark fees for the exclusive rights granted by Mandom Corporation, Japan amounted to 72,133,421,933 in 2012 and 66,114,738,093 in 2011, which were charged to cost of goods sold. As of December 31, 2012 and 2011, outstanding royalty payable presented under accrued expenses amounted to 4,565,311,070 and 4,325,458,877, respectively. e. In connection with distributorship agreements between the Company and PT Asia Paramita Indah, the Company recorded incentive expenses for main distributor amounting to 3,613,525,290 and 3,372,324,636 in 2012 and 2011, respectively. As of December 31, 2012 and 2011, the outstanding payable relating to this incentive presented under accrued expenses amounted to 1,522,742,595 and 5,269,899,568, respectively. 29. INFORMASI SEGMEN 29. SEGMENT INFORMATION Perusahaan melaporkan segmen-segmen sesuai PSAK 5 (revisi 2009) berdasarkan divisi operasi. Penjualan Produk Kosmetik Perusahaan hanya memiliki satu segmen usaha yaitu kosmetika. Informasi mengenai produk kosmetika yang digunakan untuk tujuan pelaporan manajemen adalah sebagai berikut: The Company s reportable segments under PSAK 5 (Revised 2009) are based on their operating division. Cosmetic Products Sales The Company has only one business segment, which is cosmetics. Information about the cosmetic products used for management reporting purposes is as follows: 2012 2011 Perawatan kulit dan rias 679.862.366.636 598.371.367.462 Skin care and make-up Perawatan rambut 647.698.052.035 615.695.034.761 Hair care Wangi-wangian 490.760.742.676 424.221.854.573 Fragrance Lain-lain 32.831.664.212 16.382.841.562 Others Penjualan bersih 1.851.152.825.559 1.654.671.098.358 Net sales - 53 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Pasar Geografis Penjualan Perusahaan di pasar domestik (Indonesia) sebesar 72% dan 73% pada tahun 2012 dan 2011 dari penjualan bersih, masing-masing. Penjualan lainnya berasal dari penjualan ekspor ke beberapa negara, terutama ke Uni Emirat Arab, Jepang, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, Korea, Cina, Taiwan dan India. Wilayah Geografis Seluruh aset tidak lancar Perusahaan berada di wilayah Indonesia PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Geographical Market The Company s sales in the domestic market (Indonesia) amounted to 72% and 73% in 2012 and 2011 of the net sales, respectively. The remaining sales were from exports to several countries, mainly to the United Arab Emirates, Japan, Malaysia, Philippines, Thailand, Singapore, Korea, China, Taiwan and India. Geographical Area All of the Company s non-current assets are located in Indonesia area. 30. IKATAN 30. COMMITMENTS a. Perusahaan mempunyai ikatan kontrak barang modal dengan berbagai pemasok pihak ketiga, sehubungan dengan pembelian peralatan pabrik sejumlah 10.240.258.969 pada tanggal 31 Desember 2012 dan 28.516.794.535 pada tanggal 31 Desember 2011. b. Perusahaan mengadakan perjanjian royalti dengan Mandom Corporation, Jepang, pihak berelasi (Catatan 28d), yang memberikan Perusahaan hak ekslusif untuk pemakaian merek dan teknik dalam memproduksi produkproduk Mandom. Royalti ditentukan sebesar 2% sampai dengan 6% dari penjualan bersih sesuai dengan perjanjian. Perjanjian ini berlaku 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis kecuali jika kedua belah pihak memutuskan untuk merubah atau mengakhiri perjanjian. c. Perusahaan mengadakan perjanjian royalty dengan J.O. Cosmetics Co., Ltd. serta Kusdianto Soewarno (pemilik merek Johnny Andrean), pihak ketiga, sehubungan dengan penjualan atas produk-produk tertentu. Berdasarkan perjanjian pemakaian merek, kompensasi atas penggunaan merek Johnny Andrean akan dibayarkan kepada PT Harmoni Mitrajaya. Royalti ditentukan sebesar 1% sampai dengan 4% dari penjualan bersih sesuai dengan perjanjian. Perjanjian ini berlaku untuk 2 (dua) hingga 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis, kecuali jika kedua belah pihak memutuskan untuk mengakhiri perjanjian dengan pemberitahuan yang disyaratkan. Royalti atas pemberitahuan hak yang diberikan J.O. Cosmetics Co., Ltd. dan Kusdianto Soewarno sejumlah 11.222.508.850 pada tahun 2012 dan 10.515.404.890 pada tahun 2011 dibebankan sebagai beban pokok penjualan. a. The Company had capital commitments with third party suppliers, relating to the purchase of factory equipment amounting to 10,240,258,969 at December 31, 2012 and 28,516,794,535 at December 31, 2011. b. The Company entered into royalty agreements with Mandom Corporation, Japan, a related party (Note 28 d), granting the Company exclusive rights for brand and technique in producing Mandom products. The royalty fees are computed at 2% to 6% of net sales as defined in the agreement. The agreement is valid for a period 1 (one) year and can be automatically renewed unless changed or terminated by both parties. c. The Company entered into royalty agreements with J.O. Cosmetics Co., Ltd. and Kusdianto Soewarno (Johny Andrean trademark holder), third parties, in relation to the sales of certain products. Based on royalty agreement, compensation on the rights granted for Johny Andrean trademark will be paid to PT Harmoni Mitrajaya. The royalty fees are computed at 1% to 4% of net sales as defined in the agreements. The agreement is valid for a period 2 (two) to 3 (three) years and can be extended automatically, unless either party gives the required notice of termination. Royalty for the rights granted by J.O. Cosmetics Co., Ltd. and Kusdianto Soewarno, which amounted to 11,222,508,850 in 2012 and 10,515,404,890 in 2011, were charged to cost of goods sold. - 54 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) d. Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, Perusahaan mempunyai beberapa fasilitas kredit dan L/C yang belum digunakan dari Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, Bank Resona Perdania, Bank Mizuho Indonesia, dan The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., dengan total fasilitas masing-masing sebesar 60 milyar dan US$ 7,64 juta dan 100 milyar dan US$ 9,14 juta. e. Perusahaan mengadakan perjanjian distribusi dengan PT Asia Paramita Indah, pihak berelasi, serta dengan Gem Plaza L.L.C., pihak ketiga (Catatan 28e), sehubungan dengan pendistribusian produk-produk Perusahaan di wilayah tertentu sesuai dengan syarat dan kondisi yang ditetapkan dalam perjanjian. Perjanjian ini berlaku 1 (satu) dan 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis, kecuali jika dihentikan sesuai dengan persetujuan kedua belah pihak. f. Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Tanesia untuk menyediakan jasa manajemen dan menyewakan bangunan dan kendaraan. Perjanjian ini berlaku 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis, kecuali jika kedua belah pihak memutuskan untuk mengakhiri perjanjian dengan pemberitahuan yang disyaratkan. g. Pada bulan September 2012, Perusahaan menandatangani perjanjian lisensi barang dagangan dengan Rovio Entertainment, Ltd., pemegang lisensi Angry Birds dengan tujuan untuk pembuatan produk-produk tertentu (Produk Berlisensi) Merek Dagang - Angry Birds dan hak untuk mendistribusikan, menjual, mengiklankan, memasarkan dan mempromosikan Produk Berlisensi. Perjanjian ini berlaku sampai 30 April 2015, kecuali jika diberhentikan lebih awal sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian lisensi berikutnya. Tanggal peluncuran dari Produk Berlisensi tersebut pada bulan November 2012. Berdasarkan perjanjian, Perusahaan harus membayar royalti setara dengan 6% dari faktur tagihan atas Produk Berlisensi. Perjanjian tersebut juga mengatur ketentuan bagi Perusahaan untuk memberikan jaminan biaya minimum dan dana pemasaran umum. Pada tanggal 31 Desember 2012, biaya royalty dari perjanjian lisensi barang dagangan dibebankan pada laporan laba rugi pada beban pokok penjualan sebesar 303.701.243. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) d. As of December 31, 2012 and 2011, the Company also had unused credit facilities and L/C, from Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, Bank Resona Perdania, Bank Mizuho Indonesia and The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Ltd., with total facilities amounting to 60 billion and US$ 7.64 million and 100 billion and US$ 9.14 million, respectively. e. The Company entered into distributorship agreements with PT Asia Paramita Indah, related party (Note 28e), and Gem Plaza L.L.C., third parties, in relation to the distribution of the Company s products in certain territories under terms and conditions stated in the agreements. The agreements are valid for a period 1 (one) and 2 (two) years and will be extended automatically, unless terminated by approval of both parties. f. The Company entered into cooperation agreements with PT Tanesia for the provision of management assistance and rents out its buildings and vehicles. The agreements are valid for a period 1 (one) year and can be extended automatically, unless either party gives the required notice of termination. g. In September 2012, the Company entered into a merchandise license agreement with Rovio Entertainment Ltd., who holds license Angry Birds, for the purpose of manufacturing certain products ( Licensed Products) Angry Birds - Trademark and the rights to distribute, sell, advertise, market and promote the Licensed Products. The agreement shall be in force until April 30, 2015, unless early terminated as provided in subsequent license agreement. Launch date of the License Products is in November 2012. Based on the agreement, the Company shall pay royalties equivalent to 6% of net invoiced billings from the Licensed Products. The agreement also prescribes the Company to provide for a minimum guarantee fee and common marketing fund. As of December 31, 2012, royalty costs from the merchandise license agreement charged to profit or loss under cost of goods sold amounted to 303,701,243. - 55 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) 31. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, Perusahan memiliki aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing sebagai berikut: PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 31. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES As of December 31, 2012 and 2011, the Company had monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies as follows: Aset 2012 2011 Mata uang asing/ Rupiah/ Mata uang asing/ Rupiah/ Foreign currencies Rupiah Foreign currencies Rupiah Assets Kas dan setara kas US$ 98.799 955.382.075 29.540 267.870.081 Cash and cash JPY 8.399.181 940.429.420 2.895.265 338.176.216 equivalents Investasi US$ 223.009 2.156.499.448 221.696 2.010.340.870 Investments Piutang usaha US$ 2.116.628 20.467.788.409 1.404.819 12.738.894.612 Trade accounts JPY 110.721.717 12.397.156.343 37.013.980 4.323.351.308 receivable Uang jaminan US$ 227.766 2.202.497.220 220.226 1.997.009.368 Guarantee deposits Jumlah Aset 39.119.752.915 21.675.642.455 Total Assets Kewajiban Liabilities Utang usaha US$ 704.011 6.807.788.888 804.180 7.292.302.785 Trade accounts payable JPY 30.843.416 3.453.438.591 10.960.840 1.280.261.186 EUR 664 8.500.495 223 2.618.852 Utang lain-lain US$ 47.154 455.980.534 54.788 496.818.037 Other accounts payable JPY 424.558 47.536.401 354.279 41.380.922 Jaminan pelanggan US$ 223.009 2.156.499.448 221.696 2.010.340.870 Customer deposits Jumlah Kewajiban 12.929.744.357 11.123.722.652 Total Liabilities Aset Bersih 26.190.008.558 10.551.919.803 Net Assets Kurs konversi yang digunakan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, serta kurs konversi pada tanggal 5 Maret 2013 adalah sebagai berikut: The conversion rates used by the Company on December 31, 2012 and 2011, and the exchange rates on March 5, 2013, are as follows: Mata Uang 5 Maret/ 31 Desember/ 31 Desember/ March 5, 2013 December 31, 2012 December 31, 2011 Currency 1 US$ 9.705 9.670 9.068 US$ 1 1 JPY 103,9359 111,9668 116,8032 JPY 1 1 Euro 12.643 12.810 11.739 Euro 1-56 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 32. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN 32. CATEGORIES AND CLASSES OF FINANCIAL INSTRUMENTS 2012 Pinjaman yang Liabilitas pada diberikan dan Tersedia biaya perolehan piutang/ untuk dijual/ diamortisasi/ Loans and Available-for- Liabilities at Jumlah/ Receivables sale amortized cost Total Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Kas dan setara kas 134.940.399.040 - - 134.940.399.040 Cash and cash equivalents Investasi Investments Deposito berjangka 72.156.499.448 - - 72.156.499.448 Time deposits Efek yang tersedia untuk dijual - 2.466.455.000-2.466.455.000 Available-for-sale securities Piutang usaha 289.207.452.957 - - 289.207.452.957 Trade accounts receivable Piutang lain-lain 1.104.059.482 - - 1.104.059.482 Other accounts receivable Aset Keuangan Tidak Lancar Non-current Financial Assets Piutang lain-lain 1.252.204.921 - - 1.252.204.921 Other accounts receivable Uang jaminan 4.603.788.404 - - 4.603.788.404 Guarantee deposits Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities Utang usaha - - 18.497.356.163 18.497.356.163 Trade accounts payable Utang lain-lain - - 4.429.124.220 4.429.124.220 Other accounts payable Biaya yang masih harus dibayar - - 51.453.414.204 51.453.414.204 Accrued expenses Jaminan pelanggan - - 2.156.499.448 2.156.499.448 Customer deposits Jumlah 503.264.404.252 2.466.455.000 76.536.394.035 582.267.253.287 Total 2011 Pinjaman yang Liabilitas pada diberikan dan Tersedia biaya perolehan piutang/ untuk dijual/ diamortisasi/ Loans and Available-for- Liabilities at Jumlah/ Receivables sale amortized cost Total Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Kas dan setara kas 89.862.335.910 - - 89.862.335.910 Cash and cash equivalents Investasi Investments Deposito berjangka 17.010.340.870 - - 17.010.340.870 Time deposits Efek yang tersedia untuk dijual - 2.036.865.000-2.036.865.000 Available-for-sale securities Piutang usaha 248.671.481.526 - - 248.671.481.526 Trade accounts receivable Piutang lain-lain 961.436.326 - - 961.436.326 Other accounts receivable Aset Keuangan Tidak Lancar Non-current Financial Assets Piutang lain-lain 1.478.275.932 - - 1.478.275.932 Other accounts receivable Uang jaminan 4.254.662.552 - - 4.254.662.552 Guarantee deposits Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities Utang usaha - - 14.693.213.780 14.693.213.780 Trade accounts payable Utang lain-lain - - 3.124.330.762 3.124.330.762 Other accounts payable Biaya yang masih harus dibayar - - 26.272.017.177 26.272.017.177 Accrued expenses Jaminan pelanggan - - 2.010.340.870 2.010.340.870 Customer deposits Jumlah 362.238.533.116 2.036.865.000 46.099.902.589 410.375.300.705 Total - 57 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) 33. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 33. FINANCIAL INSTRUMENTS, FINANCIAL RISK AND CAPITAL RISK MANAGEMENT a. Manajemen Resiko Modal a. Capital Risk Management Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui optimalisasi saldo ekuitas. Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas (Catatan 5), deposito b erjangka (Catatan 6), modal yang ditempatkan (Catatan 19), tambahan modal disetor (Catatan 20) dan saldo laba. Dewan Direksi Perusahaan secara berkala melakukan peninjauan struktur permodalan Perusahaan. Sebagai bagian dari tinjauan ini, Dewan Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang berhubungan. b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing, tingkat bunga, kredit dan risiko likuiditas. Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi. The Company manages capital risk to ensure that they will be able to continue as going concern, in addition to maximizing the profits of the shareholders through the optimization of the balance of equity. The Company's capital structure consists of cash and cash equivalents (Note 5), time deposits (Note 6), capital stock (Note 19), additional paid-in capital (Note 20) and retained earnings. The Board of Directors of the Company periodically reviews the Company's capital structure. As part of this review, the Board of Directors considers the cost of capital and related risk. b. Financial risk management objectives and policies The Company s overall financial risk management and policies seek to ensure that adequate financial resources are available for operation and development of their business, while managing their exposure to foreign exchange risk, interest rate risk, credit and liquidity risks. The Company operates within defined guidelines that are approved by the Board of Directors. i. Manajemen risiko mata uang asing i. Foreign currency risk management Perusahaan terekspos terhadap pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang asing terutama dikarenakan transaksi yang didenominasi dalam mata uang asing seperti penjualan ekspor dan pembelian barang yang didenominasi dalam mata uang asing. Perusahaan mengelola eksposur terhadap mata uang asing dengan mencocokkan, sebisa mungkin, penerimaan dan pembayaran dalam masing-masing individu mata uang. Jumlah eksposur mata uang asing bersih Perusahaan pada tanggal pelaporan diungkapkan dalam Catatan 31. The Company is exposed to the effect of foreign currency exchange rate fluctuation mainly because of foreign currency denominated transactions such as export sales and purchases of goods denominated in foreign currency. The Company manages the foreign currency exposure by matching, as far as possible, receipts and payments in each individual currency. The Company s net open foreign currency exposure as at reporting dates is disclosed in Note 31. - 58 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Analisis sensitivitas mata uang asing Tabel berikut merinci sensitivitas Perusahaan terhadap peningkatan dan penurunan 2% dalam terhadap mata uang asing yang relevan. 2% adalah tingkat sensitivitas yang digunakan pada saat melaporkan risiko mata uang asing secara internal kepada para karyawan kunci dan menggambarkan penilaian manajemen terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada nilai tukar mata uang asing. Analisa sensivitas ini hanya mencakup saldo pos moneter dalam mata uang asing dan menunjukan perubahan hasil translasi pada akhir periode untuk setiap 2% perubahan dalam nilai tukar mata uang asing. Nilai positif dibawah ini menunjukan kenaikan pada laba atau ekuitas dimana Rupiah melemah 2% terhadap mata uang yang bersangkutan. Untuk setiap 2% menguatnya Rupiah terhadap mata uang yang bersangkutan, akan ada dampak yang dapat dibandingkan pada laba atau ekuitas, dan saldo dibawah ini akan menjadi negatif. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) Foreign currency sensitivity analysis The following table details the Company s sensitivity to a 2% increase and decrease in the IDR against the relevant foreign currencies. 2% is the sensitivity rate used when reporting foreign currency risk internally to key management personnel and represents management's assessment of the reasonably possible change in foreign exchange rates. The sensitivity analysis includes only outstanding foreign currency denominated monetary items and adjusts their translation at the period end for a 2% change in foreign currency rates. A positive number below indicates an increase in profit or equity where the IDR weakens 2% against the relevant currency. For a 2% strengthening of the IDR against the relevant currency, there would be a comparable impact on the profit or equity, and the balances below would be negative. US$ impact JPY impact EUR impact Laba rugi 327.237.966 196.732.215 170.010 Profit or loss Tidak ada dampak lain pada ekuitas Perusahaan selain yang sudah mempengaruhi laba atau rugi. Eksposur nilai tukar asing bervariasi selama tahun tergantung pada volume transaksi yang melibatkan mata uang selain Rupiah. Meskipun demikian, analisis di atas dianggap mewakili risiko mata uang Perusahaan. There is no other impact on the Company s equity other than those already affecting profit or loss. Exposures to foreign exchange rates vary during the year depending on the volume of transactions involving currencies other than the IDR. Nonetheless, the analysis above is considered to be representative of the Company s currency risk. ii. Manajemen risiko tingkat bunga ii. Interest rate risk management Perusahaan terekspos terhadap risiko tingkat bunga nilai wajar karena, deposito bank, dan piutang lain-lain memiliki tingkat bunga tetap. Perusahaan mengelola eksposur terhadap tingkat bunga dengan menempatkan saldo bank dan deposito pada bank-bank terpercaya yang memberikan bunga yang kompetitif. Instrumen keuangan lainnya milik Perusahaan merupakan akun-akun tanpa bunga. The Company is exposed to fair value interest rate risk because the time deposits and other receivable have fixed rates. The Company manages the interest rate exposure by placing its cash in bank and deposits in reputable banks, which give competitive interest rate. The Company s other financial instruments are non-interest bearing accounts. - 59 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) iii. Manajemen risiko kredit iii. Credit risk management Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya yang mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan. Risiko kredit Perusahaan terutama melekat pada rekening bank dan piutang usaha. Perusahaan menempatkan saldo bank pada institusi keuangan yang layak serta terpercaya. Piutang usaha dilakukan dengan pihak ketiga terpercaya dan pihak berelasi. Eksposur Perusahaan dan rekanan dimonitor secara terus menerus dan nilai agregat transaksi terkait tersebar di antara rekanan yang telah disetujui. Eksposur kredit dikendalikan oleh batasan (limit) rekanan yang ditinjau dan disetujui oleh manajemen secara tahunan. Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan cadangan kerugian mencerminkan eksposur Perusahaan terhadap risiko kredit. Sehubungan dengan piutang usaha, Perseroan terkena eksposur risiko kredit yang signifikan mengingat mayoritas piutang usaha Perusahaan berasal dari PT Asia Paramita Indah, pihak hubungan istimewa. Selain piutang usaha, risiko kredit untuk dana cair dan aset keuangan lainnya dianggap dapat diabaikan. Credit risk refers to the risk that a counterparty will default on its contractual obligation resulting in a loss to the Company. The Company credit risk is primarily attributable to its cash in bank and trade accounts receivable. The Company places its bank balances with credit worthy financial institutions. Trade accounts receivable are entered with respected and credit worthy third parties and related party companies. The Company s exposure and its counterparties are continuously monitored and the aggregate value of transactions concluded is spread amongst approved counterparties. Credit exposure is controlled by counterparty limits that are reviewed and approved by management annually. The carrying amount of financial assets recorded in the financial statements, net of any allowance for losses represents the Company s exposure to credit risk. With respect to trade receivables, the Company is exposed to a significant credit risk exposure as majority of the Company s trade receivables come from PT Asia Paramita Indah, a related party. Other than trade receivables, the credit risk for liquid funds and other financial assets is considered negligible. iv. Manajemen risiko likuiditas iv. Liquidity risk management Tanggung jawab utama untuk manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah membangun kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk kebutuhan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan. Perusahaan mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan fasilitas simpan pinjam dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan. Perusahaan memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan. Ultimate responsibility for liquidity risk management rests with the board of directors, which has built an appropriate liquidity risk management framework for the management of the Company short, medium and long-term funding and liquidity management requirements. The Company manages liquidity risk by maintaining adequate reserves, banking facilities and reserve borrowing facilities by continuously monitoring forecast and actual cash flows and matching the maturity profiles of financial assets and liabilities. The Company maintains sufficient funds to finance its ongoing working capital requirements. - 60 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) Tabel di bawah ini memberikan ringkasan profil jatuh tempo aset keuangan dan kewajiban keuangan Perusahaan pada 31 Desember 2012 berdasarkan sisa jatuh tempo kontrak dan kewajiban yang tidak didiskontokan. PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) The table below summarizes the maturity profile of the financial assets and financial liabilities of the Company as of December 31, 2012 based on the remaining undiscounted contractual maturities and obligations: Tiga bulan Tiga bulan sampai Lebih dari atau kurang/ satu tahun/ satu tahun/ Three months Three months More than Jumlah/ or less to one year one year Total Aset Keuangan Lancar Current Financial Assets Kas dan setara kas 134.940.399.040 - - 134.940.399.040 Cash and cash equivalents Investasi Investments Deposito berjangka 72.156.499.448 - - 72.156.499.448 Time deposits Efek yang tersedia untuk dijual - 2.466.455.000-2.466.455.000 Available-for-sale securities Piutang usaha 289.207.452.957 - - 289.207.452.957 Trade accounts receivable Piutang lain-lain 64.112.301 1.039.947.181-1.104.059.482 Other accounts receivable Aset Keuangan Tidak Lancar Non-current Financial Assets Piutang lain-lain - - 1.252.204.921 1.252.204.921 Other accounts receivable Uang jaminan - - 4.603.788.404 4.603.788.404 Guarantee deposits Jumlah Aset Keuangan 496.368.463.746 3.506.402.181 5.855.993.325 505.730.859.252 Total Financial Assets Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Current Financial Liabilities Utang usaha 18.497.356.163 - - 18.497.356.163 Trade accounts payable Utang lain-lain 4.429.124.220 - - 4.429.124.220 Other accounts payable Biaya yang masih harus dibayar 45.735.150.540 5.718.263.664-51.453.414.204 Accrued expenses Jaminan pelanggan 2.156.499.448 - - 2.156.499.448 Customer deposits Jumlah 70.818.130.371 5.718.263.664-76.536.394.035 Total Financial Liabilities Posisi Likuiditas 425.550.333.375 (2.211.861.483) 5.855.993.325 429.194.465.217 Liquidity Position c. Nilai wajar instrumen keuangan c. Fair value of financial instruments Karena sifat jangka pendek dari transaksi, nilai wajar dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lainnya jangka pendek, deposito berjangka, utang usaha dan utang lain, biaya yang masih harus dibayar dan jaminan pelanggan yang mendekati nilai tercatatnya pada tanggal pelaporan. Nilai wajar dari piutang jangka panjang lainnya mendekati nilai tercatat karena suku bunga yang mereka miliki mendekati suku bunga instrumen sebanding di pasar. Uang jaminan merupakan uang keanggotaan seumur hidup dan uang jaminan yang dapat dikembalikan ketika Perusahaan memutuskan untuk menghentikan jasa terkait. Nilai wajar uang jaminan mendekati nilai tercatatnya karena saat jatuh tempo uang jaminan tidak dapat ditentukan. Aset keuangan AFS dicatat pada nilai wajarnya yang ditentukan berdasarkan harga pasar efek tersebut. Due to the short-term nature of the transactions, the fair value of cash and cash equivalents, trade accounts receivables, time deposits, short-term other accounts receivables, trade and other accounts payable, accrued expenses and customer deposits approximate its carrying amount as of reporting date. The fair value of long-term other receivables approximates the carrying value as the interest rates they carry approximate the interest rate on comparable instruments in the market. Guarantee deposits pertain to lifetime membership deposits and refundable security deposits which are to be refunded when the Company decides to terminate the related services. Since the maturities of the guarantee deposits cannot be determined, the fair values of such approximate its carrying values. AFS financial assets is recorded at its fair value which is determined based on quoted market prices. - 61 -
PT. MANDOM INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 SERTA UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Lanjutan) PT. MANDOM INDONESIA Tbk NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31, 2012 AND 2011 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Continued) 34. TRANSAKSI NON-KAS 34. NON-CASH TRANSACTIONS Transaksi aktivitas investasi non kas yang tidak tercerminkan pada laporan arus kas berhubungan dengan penambahan aset tetap melalui hutang lainlain sebesar 978.679.150 di 2012. Non-cash investing transactions not reflected in the statements of cash flows pertain to additions of property, plant and equipment through other account payable amounting to 978,679,150 in 2012. 35. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan dari halaman 2 sampai 62 merupakan tanggung jawab manajemen, dan telah disetujui oleh Direktur untuk diterbitkan pada tanggal 5 Maret 2013. 35. MANAGEMENT RESPONSIBILITY AND APPROVAL OF FINANCIAL STATEMENTS The preparation and fair presentation of the financial statements on pages 2 to 62 were the responsibilities of management, and were approved by the Directors and authorized for issue on March 5, 2013. ******* - 62 -