Universitas Negeri Malang
|
|
|
- Verawati Iskandar
- 10 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 1 APLIKASI ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT DIABETES MELLITUS (Studi Kasus di Puskesmas Tempeh Kab. Lumajang) Universitas Negeri Malang Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model hubungan terbaik antara kadar gula darah dengan usia, berat badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, kolesterol HDL, asam urat, hemoglobin, dan denyut nadi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi komponen utama. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh persamaan regresi. Jadi, penyebab penyakit Diabetes Mellitus disebabkan oleh faktor usia, berat badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, kolesterol HDL, asam urat, hemoglobin, dan denyut nadi sebesar 79,2%. Kata kunci: Diabetes Mellitus, analisis regresi linier berganda, multikolinearitas, regresi komponen utama. Diabetes atau kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan meningkatnya tingkat kadar gula dalam darah yang disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya usia, berat badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, kolesterol HDL, asam urat, hemoglobin, dan denyut nadi. Sehingga untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap Diabetes Mellitus digunakan metode regresi berganda yang digunakan untuk melihat hubungan antara beberapa variabel bebas dan variabel terikat, dari variabel-variabel bebas tersebut diidentifikasi adanya kasus multikolinearitas. Untuk mengatasi kasus multikolinearitas maka digunakan suatu metode yaitu regresi komponen utama. Regresi komponen utama adalah suatu analisis regresi yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat yang tak saling berkorelasi atau tidak terjadi multikolinearitas. Model regresi berganda adalah Y 0 1X1 2X 2 3X3... px p dimana Y = variabl terikat, X1, X 2, X3,..., X p = variabel bebas, 1, 2, 3,..., p = koefisien regresi parsial untuk variabel X secara berturut-turut, 0 = titik potong sumbu Y, = galat (error). Sedangkan model untuk regresi komponen utama adalah dimana = variabel penjelas komponen utama, = titik potong sumbu Y, = koefisien regresi komponen utama, = faktor galat. 1. Livia Arif Vita adalah mahasiswa jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang 2. I Nengah Parta adalah dosen jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang
2 2 Menurut Draper dan Smith (1992), terdapat dua kriteria untuk menentukan model regresi komponen utama yaitu: mengambil akar ciri yang lebih dari 1 ( ), memilih m komponen utama sebagai penyumbang terbesar terhadap keragaman data yang menghasilkan total keragaman lebih dari 0,75. Langkah selanjutnya setelah komponen utama diperoleh maka menetukan skor komponen utama, dengan menggunakan matrik data : [ ] Maka skor komponen dari individu ke-i pada komponen utama yang dihasilkan dari matriks ragam peragam adalah: [ ], [ ] Dimana: skor komponen ke-j dari individu ke-i, vektor ciri komponen utama ke-j, vektor individu ke-i, vektor nilai rata rata variabel asal. Langkah selanjutnya untuk menentukan model regresi komponen utma yaitu meregresikan variabel terikat Y dengan komponen utama, yang dinyatakan dalam persamaan. Setiap komponen utama dalam persamaan merupakan kombinasi dari semua variabel penjelas X yang dinyatakan dalam hubungan,,,. apabila persamaan tersebut disubstitusi ke dalam persamaan diperoleh persamaan baku dengan variabel asal X., yaitu. Langkah selanjutnya dilakukan pengujian koefisien regresi untuk mengetahui signifikansi dari masing masing variabel bebas terhadap respon Y. Model regresi yang digunakan adalah uji statistik t, yaitu:, Jika, ini berarti koefisien regresi bersifat sangat nyata secara statistik. Sebaliknya jika. Kemudian untuk menguji pengaruh variabel bebasnya secara serentak terhadap respon Y, dilakukan melalui uji F. METODE Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari arsip rekam medik pasien penderita Diabetes Mellitus sebanyak 44 data. Variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kadar gula darah, sedangkan variabel bebas yang digunakan antara lain usia ( ), berat badan ( ), tekanan darah sistolik ( ), tekanan darah diastolik ( ), kolesterol LDL ( ), kolesterol HDL ( ), asam urat ( ), hemoglobin ( ), dan denyut nadi ( ). Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi komponen utama.
3 3 Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: 1. Melakukan analisis regresi linear berganda 2. Interpretasi hasil analisis regresi linear berganda a. b. Uji koefisien regresi berganda secara serentak c. Uji koefisien regresi berganda secara individual 3. Melakukan analisis korelasi (identifikasi multikolinearitas). Pengujian ini menggunakan matrik korelasi. 4. Jika ada kasus multikolinearitas maka transformasi variabel bebas ( ) menjadi variabel (standarisasi) 5. Mencari nilai akar ciri (nilai eigen) dan vektor ciri dengan menggunakan matriks varian kovarian (jika satuan sama) atau matriks korelsai (jika satuannya berbeda) 6. Menentukan skor komponen utama 7. Mengambil akar ciri (nilai eigen) yang lebih dari satu ( ) 8. Melakukan analisis regresi linear berganda antara variabel terikat dengan komponen utama yang terpilih 9. Menentukan persamaan regresi yaitu mensubstitusikan komponen utama yang merupakan kombinasi linear yang terbobot dari variabel asal 10. Interpretasi hasil analisis regresi komponen utama a. b. Uji koefisien regresi komponen utama secara serentak c. Uji koefisien regresi komponen utama secara individual HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil analisis regresi linear berganda diperoleh nilai sebesar 89%, menunjukkan bahwa hubungan antara kadar gula darah dengan variabel bebasnya sebesar 89% sedangkan sisanya 11% disebabkan oleh faktor-faktor lainnya. Untuk selanjutnya perlu dilakukan uji serentak dan uji individual untuk melihat pengaruh secara serentak dan secara individual antara variabel bebas dan variabel terikatnya. Dari hasil analisis diperoleh nilai dan maka dapat dikatakan bahwa variabel bebas secara serentak mempengaruhi variabel terikat. Untuk pengujian koefisien regresi secara individual diperoleh perhitungan sebagai berikut
4 4 Tabel 1. Koefisien dan Nilai hitung Variabel Koefisien Ragam P 5,8839 0,8278 7,11 0,000 0,8862 0,2445 3,62 0,001-0,4724 0,1580-2,99 0,005 0,1361 0,2839 0,48 0,635 0,4959 0,1687 2,94 0,006-0,6260 0,4585-1,37 0,181-1,546 2,660-0,58 0,565 1,353 1,409 0,96 0,344-0,8533 0,2787-3,06 0,004 Nilai, diperoleh bahwa nilai adalah sehingga dapat disimpulkan variabel signifikan berpengaruh terhadap variabel Y. sebelum melakukan analisis regresi komponen utama maka dilakukan pengujian asumsi multikolinearitas. Dari hasil pemeriksaan multikolinearitas diperoleh nilai korelasi antara variabel dan sebesar 0,195 lebih besar dibandingkan dengan korelasi antara dengan Y yaitu 0,123. Hal ini mengindikasikan terjadi multikolinearitas. Langkah selanjutnya adalah melakukan analisis regresi komponen utama. Pada analisis ini langkah awal yang dilakukan adalah mentransformasikan variabel bebas ( ) menjadi variabel dengan menggunakan matrik korelasi karena diasumsikan satuan yang digunakan pada variabel bebasnya tidak sama. Sehingga diperoleh data baru dengan variabel Z. Kemudian menentukan akar ciri atau nilai eigen komponen utama dan skor komponen utama, diperoleh sebagai berikut Tabel 2. Nilai Eigen Komponen Utama Nilai Eigen Propoersi Komulatif PC1 1,9784 0,220 0,220 PC2 1,5718 0,175 0,394 PC ,156 0,551 PC4 1,1049 0,123 0,673 PC5 0,8746 0,097 0,771 PC6 0,7080 0,079 0,849 PC7 0,6123 0,068 0,917 PC8 0,5439 0,060 0,978 PC9 0,2013 0,022 1,000 Mengambil nilai eigen yang lebih dari satu ( ). Diperoleh bahwa komponen utama yang memenuhi kriteria (nilai eigen > 1) adalah PC1, PC2, PC3, dan PC4 sehingga komponen utama tersebut yang dipilih. Langkah selanjutnya meregresikan variabel terikat Y dengan komponen utama yang terpilih, diperoleh persamaan regresi yang merepresentasikan hubungan gula darah dengan PC1, PC2, PC3, dan PC4 yaitu:. Kemudian menentukan persamaan regresi dengan mensubstitusikan
5 5 PC1, PC2, PC3, dan PC4 sehingga diperoleh persamaan dengan variabel X sebagai berikut.. Selanjtnya diperoleh interpretasi hasil analisis regresi komponen utama yaitu nilai sebesar 79,2% hal ini mampu menunjukkan pengaruh antara kadar gula darah dengan variabel bebasnya sebesar 79,2% sedangkan sisanya 20,8% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Selanjutnya dilakukan uji koefisien regresi komponen utama secara serentak yaitu dengan menggunakan uji F, diperoleh sehingga dapat dikatakan bahwa usia, berat badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, kolesterol HDL, asam urat, hemoglobin, dan denyut nadi secara serentak mempengaruhi gula darah. Setelah itu dilakukan pengujian koefisien regresi komponen utama secara individual, diperoleh nilai sebagai berikut Tabel 3. Koefisien dan Nilai komponen utma Variabel Koefisien Ragam 3,568 0, ,9097-0,111 0, ,028-0,237 0, ,346-0,707 0, ,42 0,763 0, ,659-0,276 0, ,735 4,119 0, ,248 0,205 0, ,322-0,618 0, ,098 Nilai, maka diperoleh bahwa variabel memenuhi asumsi sehingga dapat disimpulkan semua koefisien X signifikan atau berpengaruh secara individual terhadap variabel Y. Kesimpulan data penderita penyakit Diabetes Mellitus berdasarkan faktor faktor yang mempengaruhi sebagai berikut: 1. Semakin bertambahnya usia tiap tahunnya maka semakin besar kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 tahun usia mengakibatkan kadar gula bertambah sebesar 3,568 mg/dl. 2. Semakin bertambahnya 1 kg berat badan maka semakin kecil kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 kg berat badan mengakibatkan kadar gula darah berkurang sebesar 0,111 mg/dl. 3. Semakin tingginya tekanan darah sistolik maka semakin rendah kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 mmhg tekanan darah sistolik mengakibatkan kadar gula darah berkurang sebesar 0,237 mg/dl. 4. Semakin tingginya tekanan darah diastolik maka semakin rendah kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 mmhg tekanan darah diastolik mengakibatkan kadar gula darah berkurang sebesar 0,707 mg/dl.
6 6 5. Semakin tingginya kandungan kolesterol LDL maka semakin tinggi kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 mg/dl kolesterol LDL mengakibatkan kadar gula darah bertambah sebesar 0,763 mg/dl. 6. Semakin tingginya kandungan kolesterol HDL maka semakin rendah kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 mg/dl kolesterol HDL mengakibatkan kadar gula darah berkurang sebesar 0,276 mg/dl. 7. Semakin tingginya tingkat asam urat maka semakin tinggi kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 mg/dl asam urat mengakibatkan kadar gula darah bertambah sebesar 4,119 mg/dl. 8. Semakin tingginya kandungan hemoglobin maka semakin tinggi kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 mg/dl hemoglobin mengakibatkan kadar gula darah bertambah sebesar 0,205 mg/dl. 9. Semakin cepat denyut nadi maka semakin kecil kandungan kadar gula darah karena setiap kenaikan 1 satuan denyut nadi mengakibatkan kadar gula darah berkurang sebesar 0,618 mg/dl. PENUTUP Kesimpulan Data penderita penyakit Diabetes Mellitus terdapat kasus multikolinearitas sehingga Analisis Regresi Komponen Utama diterapkan pada data tersebut untuk memperoleh model hubungan yang mendekati pola sebaran data asli. Dengan menggunakan Analisis Regresi Kompnen Utama diperoleh model terbaik untuk data tersebut adalah Dengan berturut-turut adalah usia, berat badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, kolesterol HDL, asam urat, hemoglobin, dan denyut nadi. Koefisien determinasi ( ) sebesar 79,2% yang menjelaskan pengaruh usia, berat badan, tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, kolesterol LDL, kolesterol HDL, asam urat, hemoglobin, dan denyut nadi terhadap kadar gula darah, sedangkan sisanya 20,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Model regresi komponen utama tersebut memenuhi semua pengujian koefisien regresi secara serentak, pengujian koefisien regresi secara individual dan pengujian asumsi nilai sisaan. Berdasarkan model persamaan regresi tersebut diperoleh koefisien terbesar yaitu pada (asam urat), yang berarti bahwa faktor dominan penyebab Diabetes Mellitus adalah asam urat. Saran Beberapa saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: disarankan bagi penderita Diabetes Mellitus menghindari makanan yang banyak mengandung zat purin (mengakibatkan asam urat), karena asam urat merupakan faktor dominan penyebab Diabetes Mellitus. Sedangkan bagi masyarakat diharapkan agar masyarakat lebih mengutamakan pola hidup sehat, dan untuk peneliti selanjutnya disarankan melakukan penelitian lebih lanjut dengan memperhatikan faktor-faktor yang lainnya juga.
7 7 DAFTAR PUSTAKA Anonim Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah: Skripsi, Tesis, Disertasi, Artikel, Makalah, Laporan Penelitian. Edisi Kelima. Malang: Biro Akademik, Perencanaan, dan Sistem Informasi Bekerja sama dengan penerbit Universitas Negeri Malang. Arikunto, Suharsimi Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi IV. Jakarta: Rineka Cipta. Darmono Pengaturan Pola Hidup Penderita Diabetes Untuk Mencegah Komplikasi Kerusakan Organ-Organ Tubuh. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang. Draper, N.R dan Smith, H.1992.Analisis Regresi Terapan, edisi kedua.alih bahasa : Sumantri b. Jakarta : Gramedia Marfianti, Erlina. Tanpa Tahun. Perbedaan Kadar Resisten Pada Obes Dengan Resistensi Insulin Obes Tanpa Resistensi Insulin. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia. Moerdowo, R.M Spektrum Diabetes Melitus. Jakarta: Djambatan. Nasution Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara. Nugroho, W.H Pengantar Analisis Statistia. Bandung: Ganeca Exact. Permadi, Hendro Teknik Analisis Regresi. Malang: JICA. Sembiring, R.K Analsis Regresi. Bandung: ITB Bandung. Sugiyono Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta Suryanto Metode Statistik Multivariat. Jakarta: P2LPTK. Sutanto CEKAL (Cegah & Tangkal) PENYAKIT MODERN. Yogyakarta: ANDI OFFSET. Tandra, Hans Diabetes. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Waluyo, Srikandi Questions & Answers Diabetes. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Widharto Kencing Manis (DIABETES). Jakarta: Sunda Kelapa Pustaka. Webster, J.T. and Mason, R.L (1974) Latent Root Regression Analysis. Technometrics. Vol.16 No. 4 P
Universitas Negeri Malang
1 Penerapan Metode Regresi New Stepwise untuk Mengetahui Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Metallic Box (Studi Kasus di PT. PINDAD (Persero) Turen) Universitas Negeri Malang E-mail: [email protected]
IMPLEMENTASI REGRESI LOGISTIK BINER PADA PENENTUAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT JANTUNG
IMPLEMENTASI REGRESI LOGISTIK BINER PADA PENENTUAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT JANTUNG Wardatuz Zakiyah, Hendro Permadi, dan Swasono Rahardjo Universitas Negeri Malang E-mail : zakiyah_musta
REGRESI SPLINE BIRESPON UNTUK MEMODELKAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS
REGRESI SPLINE BIRESPON UNTUK MEMODELKAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS Dhina Oktaviana P, I Nyoman Budiantara Mahasiswa Jurusan Statistika ITS Surabaya, Dosen Jurusan Statistika ITS Surabaya
sebanyak 23 subyek (50%). Tampak pada tabel 5 dibawah ini rerata usia subyek
BAB 4 HASIL PENELITIAN Penelitian telah dilaksanakan dari bulan Oktober 2011 sampai dengan Desember 2011 di instalasi rawat jalan Ilmu Penyakit Saraf RSUP Dr.Kariadi Semarang. Pengambilan subyek penelitian
PENERAPAN ANALISIS FAKTOR DAN ANALISIS DISKRIMINAN UNTUK MENENTUKAN KUALITAS PRODUK SUSU BALITA DENGAN GRAFIK KENDALI Z-MR
PENERAPAN ANALISIS FAKTOR DAN ANALISIS DISKRIMINAN UNTUK MENENTUKAN KUALITAS PRODUK SUSU BALITA DENGAN GRAFIK KENDALI Z-MR Inge Ratih Puspitasari, Hendro Permadi, dan Trianingsih Eni Lestari Universitas
Metode Regresi Ridge dengan Iterasi HKB dalam Mengatasi Multikolinearitas
Vol. 14, No. 1, 93-99, Juli 2017 Metode Regresi Ridge dengan Iterasi HKB dalam Mengatasi Multikolinearitas Nurhasanah Abstrak Regresi berganda dengan peubah bebas saling berkorelasi (multikolinearitas)
Seminar Tugas Akhir. Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Drs. I Nyoman Budiantara, MS
Seminar Tugas Akhir Oleh: Dhina Oktaviana P 1307 100 068 Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Drs. I Nyoman Budiantara, MS JURUSAN STATISTIKA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh
BAB. IX ANALISIS REGRESI FAKTOR (REGRESSION FACTOR ANALYSIS)
BAB. IX ANALII REGREI FAKTOR (REGREION FACTOR ANALYI) 9. PENDAHULUAN Analisis regresi faktor pada dasarnya merupakan teknik analisis yang mengkombinasikan analisis faktor dengan analisis regresi linier
HUBUNGAN PERILAKU PASIEN DALAM PERAWATAN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG RINDU A1 DAN A2 RSUP H
HUBUNGAN PERILAKU PASIEN DALAM PERAWATAN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG RINDU A1 DAN A2 RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2015 Suriani Ginting, Wiwik Dwi Arianti
PENERAPAN METODE REGRESI GULUD DAN REGRESI KOMPONEN UTAMA DALAM MENGATASI PENYIMPANGAN MULTIKOLINEARITAS PADA ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA
PENERAPAN METODE REGRESI GULUD DAN REGRESI KOMPONEN UTAMA DALAM MENGATASI PENYIMPANGAN MULTIKOLINEARITAS PADA ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA Sri Siska Wirdaniyati 1), Edy Widodo ) 1) Mahasiswa Prodi
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang digunakan adalah metode survey cross sectional yaitu suatu
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain atau rancangan penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, yaitu menjelaskan hubungan antar variabel dengan menganalisis data numerik (angka) menggunakan
Bab 2 LANDASAN TEORI
17 Bab 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aljabar Matriks 2.1.1 Definisi Matriks Matriks adalah suatu kumpulan angka-angka yang juga sering disebut elemen-elemen yang disusun secara teratur menurut baris dan kolom sehingga
PENANGANAN MULTIKOLINEARITAS (KEKOLINEARAN GANDA) DENGAN ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA. Tatik Widiharih Jurusan Matematika FMIPA UNDIP
PENANGANAN MULTIKOLINEARITAS (KEKOLINEARAN GANDA) DENGAN ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA Tatik Widiharih Jurusan Matematika FMIPA UNDIP Abstrak Multikolinearitas yang tinggi diantara peubah-peubah bebas,
MENGATASI MULTIKOLINEARITAS MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)
MENGATASI MULTIKOLINEARITAS MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) Laporan Praktikum ke-2 Disusun untuk Memenuhi Laporan Praktikum Analisis Regresi Lanjutan Oleh Nama : Faisyal Nim : 125090507111001
PENERAPAN ANALISIS KOMPONEN UTAMA DALAM PENENTUAN FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Kasus : SMAN 1 MEDAN)
Saintia Matematika Vol. 1, No. 6 (2013), pp. 507 516. PENERAPAN ANALISIS KOMPONEN UTAMA DALAM PENENTUAN FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Kasus : SMAN 1 MEDAN) Juliarti Hardika,
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini dijelaskan dan disajikan tentang RSUP Fatmawati Jakarta secara
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini dijelaskan dan disajikan tentang RSUP Fatmawati Jakarta secara singkat, keterbatasan penelitian, hasil pengumpulan data, hasil analisa data, dan pembahasan hasil
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN METODE EKSPLORATORI KOMPONEN UTAMA
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN METODE EKSPLORATORI KOMPONEN UTAMA Rina Fitrianita Rizki 1, Susiswo 2 Universitas Negeri Malang E-mail: [email protected] Abstrak:
Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Kualitas Pelayanan Akademik Menggunakan Analisis Faktor
Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013 Analisis Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Kualitas Novi Rustiana Dewi Jurusan Matematika FMIPA Universitas Sriwijaya E-mail: [email protected]
PEMODELAN PRODUKSI TANAMAN PANGAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK TENAGA KERJA MENGGUNAKAN REGRESI AKAR CIRI
Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 4 Hal. 86 95 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PEMODELAN PRODUKSI TANAMAN PANGAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK TENAGA KERJA MENGGUNAKAN REGRESI AKAR CIRI
JURNAL MATEMATIKA DAN KOMPUTER Vol. 4. No. 2, 71-81, Agustus 2001, ISSN :
PENANGANAN MULTIKOLINEARITAS (KEKOLINEARAN GANDA) DENGAN ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA Tatik Widiharih Jurusan Matematika FMIPA UNDIP Abstrak Multikolinearitas yang tinggi diantara peubah-peubah bebas,
TINJAUAN PUSTAKA. Matriks adalah suatu susunan bilangan berbentuk segi empat. Bilangan-bilangan
4 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Dasar Matriks 2.1.1 Matriks Matriks adalah suatu susunan bilangan berbentuk segi empat. Bilangan-bilangan dalam susunan itu disebut anggota dalam matriks tersebut. Suatu
Latent Root Regression untuk Mengatasi Multikolinearitas. Latent Root Regression to Solve Multicolinearity
Available online at: http://journal.uny.ac.id/index.php/pythagoras PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, 12 (1), 2017, 23-32 Latent Root Regression untuk Mengatasi Multikolinearitas Desy Pramesti Untari
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aljabar Matriks 2.1.1 Definisi Matriks Matriks adalah suatu kumpulan angka-angka yang juga sering disebut elemen-elemen yang disusun secara teratur menurut baris dan kolom sehingga
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Diabetes Melitus (DM) atau penyakit kencing manis telah menjadi beban besar sebagai suatu masalah kesehatan masyarakat. Hal ini disebabkan oleh karena morbiditas DM
BAB 1 PENDAHULUAN. Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit. degenerative, akibat fungsi dan struktur jaringan ataupun organ
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit degenerative, akibat fungsi dan struktur jaringan ataupun organ tubuh secara bertahap menurun dari waktu ke waktu karena
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. dikembangkan kerangka pemikiran penelitian sebagai berikut: indikator Penyakit
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis 3.1.1 Kerangka pemikiran Berdasarkan kerangka teori yang telah dijelaskan pada gambaran umum objek, maka dikembangkan kerangka pemikiran
VI. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA PEMBESARAN LELE DUMBO DI CV JUMBO BINTANG LESTARI
VI. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA PEMBESARAN LELE DUMBO DI CV JUMBO BINTANG LESTARI 6.1. Analisis Fungsi Produksi Model fungsi produksi yang digunakan adalah fungsi Cobb Douglas. Faktor-faktor
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian di bidang ilmu Kardiovaskuler.
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian di bidang ilmu Kardiovaskuler. 4.2 Tempat dan Waktu Penelitian 4.2.1 Tempat Penelitian Penelitian ini akan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang lingkup penelitian 1. Ruang lingkup keilmuan Ruang lingkup keilmuan dalam penelitian ini adalah bidang ilmu penyakit dalam. 2. Waktu penelitian Waktu penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian
PEMODELAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA MENGGUNAKAN REGRESI RIDGE
PEMODELAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA MENGGUNAKAN REGRESI RIDGE SKRIPSI Disusun Oleh: HILDAWATI 24010211130024 JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS
PENGUJIAN HETEROSKEDASTISITAS PADA REGRESI EKSPONENSIAL DENGAN MENGGUNAKAN UJI PARK
PENGUJIAN HETEROSKEDASTISITAS PADA REGRESI EKSPONENSIAL DENGAN MENGGUNAKAN UJI PARK Asmin MM. 1, Saleh M., Islamiyati A. 3 Abstrak Model eksponensial merupakan regresi non linier yang dapat diubah bentuknya
aljabar geo g metr me i
Pertemuan 12 & 13 ANALIS KOMPONEN UTAMA & FUNGSI DISCRIMINAN Obyektif : Reduksi variabel Interpretasi Aplikasi AKU dalam Anls Regresi Discrimination Fisher and Classification Classification with two Multivariate
ANALISIS INDEKS HARGA KONSUMEN TERHADAP INDEKS HARGA SANDANG DAN PANGAN DI KOTA AMBON
Jurnal Euclid, Vol.5, No.1, pp.100 ANALISIS INDEKS HARGA KONSUMEN TERHADAP INDEKS HARGA SANDANG DAN PANGAN DI KOTA AMBON Y.A. Lesnussa 1), H. W. M. Patty 2), A. N. Mahu 3), M. Y. Matdoan 4) 1) Jurusan
REGRESI LINIER BERGANDA
REGRESI LINIER BERGANDA 1. PENDAHULUAN Analisis regresi merupakan salah satu teknik analisis data dalam statistika yang seringkali digunakan untuk mengkaji hubungan antara beberapa variabel dan meramal
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Bank adalah lembaga keuangan yang merupakan penggerak utama dalam pertumbuhan perekonomian masyarakat Indonesia. Sebagai lembaga Intermediasi, bank memiliki
BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Penyakit Dalam.
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Ruang lingkup penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang Ilmu Penyakit Dalam. 4.2. Tempat dan waktu penelitian Penelitian ini dilakukan di Bagian Ilmu Penyakit
PENENTUAN TINGKAT RESIKO PENYAKIT DIABETES MELLITUS DENGAN METODE SUGENO DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH
JIMT Vol. 9 No. 1 Juni 2012 (Hal. 65-74) Jurnal Ilmiah Matematika dan Terapan ISSN : 2450 766X PENENTUAN TINGKAT RESIKO PENYAKIT DIABETES MELLITUS DENGAN METODE SUGENO DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI
MATERI DAN METODE. Tabel 3. Jumlah Kuda Delman yang Diamati pada Masing-masing Lokasi
MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Penelitian ini menggunakan data sekunder pengamatan yang dilakukan oleh Dr. Ir. Ben Juvarda Takaendengan, M.Si. Pengolahan data dilakukan di Laboratorium Pemuliaan dan
BAB II KAJIAN TEORI. linier, varian dan simpangan baku, standarisasi data, koefisien korelasi, matriks
BAB II KAJIAN TEORI Pada bab II akan dibahas tentang materi-materi dasar yang digunakan untuk mendukung pembahasan pada bab selanjutnya, yaitu matriks, kombinasi linier, varian dan simpangan baku, standarisasi
Analisis Regresi 2. Multikolinier & penanganannya
Analisis Regresi 2 Pokok Bahasan : Multikolinier & penanganannya TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS : Mahasiswa dapat menjelaskan adanya multikolinieritas pada regresi linier berganda serta prosedur penanganannya
BAB 4 HASIL PENELITIAN. sedang-berat yang memenuhi kriteria sebagai subyek penelitian. Rerata umur
56 BAB 4 HASIL PENELITIAN Pada penelitian ini dijumpai 52 penderita cedera kepala tertutup derajat sedang-berat yang memenuhi kriteria sebagai subyek penelitian. Rerata umur penderita adalah 31,1 (SD 12,76)
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN POLITEKNIK NEGERI MEDAN. Oleh : Dr. Bambang Widjarnoko. SE.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN POLITEKNIK NEGERI MEDAN Oleh : Dr. Bambang Widjarnoko. SE.,MM ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan
REGRESI LINIER NONPARAMETRIK DENGAN METODE THEIL
Jurnal Matematika UNAND Vol. 2 No. 3 Hal. 167 174 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND REGRESI LINIER NONPARAMETRIK DENGAN METODE THEIL ALDILA SARTI Program Studi Matematika, Fakultas Matematika
Contoh Kasus Regresi sederhana
Contoh Kasus Regresi sederhana Kasus : Seorang mahasiswa akan meneliti apakah terdapat pengaruh promosi terhadap volume penjualan pada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Malang, untuk kepentingan penelitian
BAB I PENDAHULUAN. utama bagi kesehatan manusia pada abad 21. World Health. Organization (WHO) memprediksi adanya kenaikan jumlah pasien
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu ancaman utama bagi kesehatan manusia pada abad 21. World Health Organization (WHO) memprediksi adanya kenaikan jumlah pasien
ANALISIS REGRESI TERSEGMEN MENGGUNAKAN METODE GAUSS-NEWTON
Jurnal Matematika UNAND Vol. 2 No. 3 Hal. 42 48 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND ANALISIS REGRESI TERSEGMEN MENGGUNAKAN METODE GAUSS-NEWTON PUTRI PERMATHASARI Program Studi Matematika,
Analisis Regresi 2. Multikolinier & penanganannya
Analisis Regresi 2 Pokok Bahasan : Multikolinier & penanganannya TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS : Mahasiswa dapat menjelaskan adanya multikolinieritas pada regresi linier berganda serta prosedur penanganannya
FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS YANG MEMENGARUHI KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK AQUA DI KOTA BEKASI
FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS YANG MEMENGARUHI KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN MEREK AQUA DI KOTA BEKASI Izzati Amperaningrum 1 Annisa Putri 2 Fakultas Ekonomi Universitas
MODEL-MODEL LEBIH RUMIT
MAKALAH MODEL-MODEL LEBIH RUMIT DISUSUN OLEH : SRI SISKA WIRDANIYATI 65 JURUSAN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 04 BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN. Analisis regresi merupakan sebuah alat statistik yang memberi penjelasan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Analisis regresi merupakan sebuah alat statistik yang memberi penjelasan tentang pola hubungan (model) antara dua peubah atau lebih (Draper dan Smith, 1992).
Kombinasi Regresi Tak Bias Ridge dengan Regresi Komponen Utama untuk Mengatasi Masalah Multikolinieritas
Statistika, Vol. 17 No. 1, 25 31 Mei 2017 Kombinasi Regresi Tak Bias Ridge dengan Regresi Komponen Utama untuk Mengatasi Masalah Multikolinieritas Fitriana Novitasari, Suliadi, Anneke Iswani A. Prodi Statistika,
Analisis Diskriminan untuk Mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Program Studi Matematika di FMIPA dan FKIP Universitas Sriwijaya
Jurnal Penelitian Sains Volume 14 Nomer 4(A) 14403 Analisis Diskriminan untuk Mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Program Studi Matematika di FMIPA dan FKIP Universitas Sriwijaya Yuli Andriani,
BAB I PENDAHULUAN. bidang kehidupan sehari-hari, baik di bidang ekonomi, psikologi, sosial,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Statistika seringkali digunakan untuk memecahkan masalah dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari, baik di bidang ekonomi, psikologi, sosial, kedokteran, kesehatan,
BAB I PENDAHULUAN. akut maupun komplikasi vaskuler jangka panjang, baik mikroangiopati maupun
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit yang ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang
ANALISIS FAKTOR KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI KARET PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII JEMBER
ANALISIS FAKTOR KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI KARET PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII JEMBER [FACTOR ANALYSIS OF RUBBER PRODUCTION PERFORMANCE OF EMPLOYEES PART PT. PLANTATION NUSANTARA XII JEMBER] Oleh:
NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi
PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PERBANKAN DITINJAU DARI SARANA BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
BAB I PENDAHULUAN. insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Hiperglikemia kronik pada diabetes
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau
BAB 2 LANDASAN TEORI
10 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Analisa Regresi Regresi pertama kali dipergunakan sebagai konsep statistik pada tahun 1877 oleh Sir Francis Galton. Galton melakukan studi tentang kecenderungan tinggi badan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Matriks 2.1.1 Definisi Matriks Matriks adalah suatu kumpulan angka-angka yang juga sering disebut elemenelemen yang disusun secara teratur menurut baris dan kolom berbentuk
NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Oleh: RIZKI DEWI SEPTIANI A PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
KONTRIBUSI LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT I PADA MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian 1. Ruang lingkup keilmuan : Ilmu Obstetri dan Ginekologi 2. Ruang lingkup tempat : RSUD Tugurejo Semarang 3. Ruang lingkup waktu : Periode Januari-Desember
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PRODUKSI PADI SAWAH DI KABUPATEN PADANG LAWAS
Saintia Matematika ISSN: 2337-9197 Vol. 2, No. 4 (2014), pp. 323 332. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PRODUKSI PADI SAWAH DI KABUPATEN PADANG LAWAS Ida Yanti Hasibuan, Pengarapen Bangun, Ujian
AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI PUSKESMAS DTP CIKALONG KULON 9 APRIL 2015
AKTIVITAS FISIK DAN OLAHRAGA UNTUK PENDERITA DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI PUSKESMAS DTP CIKALONG KULON 9 APRIL 2015 Aktivitas fisik adalah pergerakan anggota tubuh yang menyababkan pengeluaran energi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Penelitian pada kali ini akan menggunakan pendekatan metode penelitian analisis kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif merupakan
Togu P. Marpaung, Normalina Napitupulu, Rachmad Sitepu
Saintia Matematika ISSN: 2337-9197 Vol. 02, No. 03 (2014), pp. 289 298. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN MASYARAKAT KOTA MEDAN KE PERPUSTAKAAN UMUM KOTA MEDAN Togu P. Marpaung, Normalina Napitupulu,
BAB III METODE PENELITIAN. terhadap data tersebut serta penampilan dari hasilnya. 71 Pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang dituntut
PENERAPAN ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI STRUCTURAL EQUATION MODELING PADA MODEL HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN TEKANAN DARAH
Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 2 Hal. 34 43 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PENERAPAN ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI STRUCTURAL EQUATION MODELING PADA MODEL HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK
BAB 3 KERANGKA TEORI DAN KERANGKA KONSEP
BAB 3 KERANGKA TEORI DAN KERANGKA KONSEP 3.1 KERANGKA TEORI klasifikasi : Angina pektoris tak stabil (APTS) Infark miokard tanpa elevasi segmen ST (NSTEMI) Infark miokard dengan elevasi segmen ST (STEMI)
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. risiko PJK kelompok usia 45 tahun di RS Panti Wilasa Citarum
74 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dalam penelitian faktorfaktor risiko PJK kelompok usia 45 tahun di RS Panti Wilasa Citarum semarang didapati distribusi
MANAJEMEN DATA PENCILAN PADA ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA MAGRI HANDOKO
MANAJEMEN DATA PENCILAN PADA ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA MAGRI HANDOKO DEPARTEMEN STATISTIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2011 RINGKASAN MAGRI HANDOKO. Manajemen
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA DENGAN TEKNIK SEM
Jurnal Matematika UNAND Vol. 1 No. 2 Hal. 5 12 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA DENGAN TEKNIK SEM FATRIKA FAHMI, HAZMIRA
PENGUJIAN KESAMAAN BEBERAPA MODEL REGRESI NON LINIER GEOMETRI (Studi Kasus : Data Emisi CO 2 dan Gross Nation Product di Malaysia, Bhutan, dan Nepal)
PENGUJIAN KESAMAAN BEBERAPA MODEL REGRESI NON LINIER GEOMETRI (Studi Kasus : Data Emisi CO dan Gross Nation Product di Malaysia, Bhutan, dan Nepal) Yanti I 1, Islamiyati A, Raupong 3 Abstrak Regresi geometrik
A.A Sagung Ika Nuriska 1, Made Ratna Saraswati 2
HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DENGAN HIPERTENSI SISTOLIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK ENDOKRIN RUMAH SAKIT UMUM SANGLAH PERIODE JANUARI DESEMBER 2011 A.A Sagung Ika Nuriska 1, Made
Forum Statistika dan Komputasi, Oktober 2009 p : ISSN :
, Oktober 2009 p : 26-34 ISSN : 0853-8115 Vol 14 No.2 METODE PENDUGAAN MATRIKS RAGAM-PERAGAM DALAM ANALISIS REGRESI KOMPONEN UTAMA (RKU) (Variance-Covariance Matrix Estimation Method for Principal Component
S 10 Studi Simulasi Tentang Penerapan Grafik Pengendali Berdasarkan Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis)
PROSIDING ISBN : 978 979 6353 6 3 S 0 Studi Simulasi Tentang Penerapan Grafik Pengendali Berdasarkan Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis) Wirayanti ), Adi Setiawan ), Bambang Susanto
Estimasi Interval Kepercayaan Bootstrap pada Parameter Regresi Komponen Utama
Estimasi Interval Kepercayaan Bootstrap pada Parameter Regresi Komponen Utama Shinta Anisa Putri Y 1, Raupong 2, Sri Astuti Thamrin 3 1 Program Studi Statistika, Jurusan Matematika, Fakultas Matematika
ORTHOGONALISASI PEUBAH BEBAS YANG BERKORELASI DALAM SUATU MODEL REGRESI ABSTRACT
ORTHOGONALISASI PEUBAH BEBAS YANG BERKORELASI DALAM SUATU MODEL REGRESI Aidawayati Rangkuti ) Guru Besar tetap pada Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin [email protected] ABSTRACT The research attempts
BAB I PENDAHULUAN. Pengidap penyakit jantung di Indonesia terus meningkat, menurut dr M.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pengidap penyakit jantung di Indonesia terus meningkat, menurut dr M. Arif Nugroho, Sp.JP, FIHA penyakit jantung koroner (PJK) merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia.
PENERAPAN METODE GENERALIZED RIDGE REGRESSION DALAM MENGATASI MASALAH MULTIKOLINEARITAS
e-jurnal Matematika Vol. 2, No. 1, Januari 2013, 54-59 PENERAPAN METODE GENERALIZED RIDGE REGRESSION DALAM MENGATASI MASALAH MULTIKOLINEARITAS NI KETUT TRI UTAMI 1, I KOMANG GDE SUKARSA 2, I PUTU EKA NILA
BAB III METODE PENELITIAN. diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, di mana dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,
PENGARUH PENERAPAN JOB DESCRIPTION, PELATIHAN KERJA, DAN PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV MULIA KEDIRI
PENGARUH PENERAPAN JOB DESCRIPTION, PELATIHAN KERJA, DAN PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV MULIA KEDIRI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PANITIA PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI FISIK DI KABUPATEN JEMBER
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PANITIA PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI FISIK DI KABUPATEN JEMBER Hernu Suyoso 1), Agoes Soehardjono 2), As ad Munawir 3) 1) Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif karena serangkaian observasi (pengukuran)
BAB III METODE PENELITIAN. angka-angka dan analisis menggunakan statistik. subjek dari mana data dapat diperoleh. 30
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Sumber Data 3.1.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian field risearch (penelitian lapangan) dengan pendekatan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 6. Distribusi subjek penelitian berdasarkan jenis kelamin
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil 1. Karakteristik Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Dr. Moewardi pada tanggal 10 oktober- 12 november 2012. Data merupakan data sekunder yang diambil dari rekam medis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data 3.1.1. Jenis Penelitian Penelitian ini bertempat di Pasar Meteseh Kecamatan Tembalang. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan jenis kuantitatif.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. level, model regresi tiga level, penduga koefisien korelasi intraclass, pendugaan
6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada Bab II akan dibahas konsep-konsep yang menjadi dasar dalam penelitian ini yaitu analisis regresi, analisis regresi multilevel, model regresi dua level, model regresi tiga
Perbandingan Metode Stepwise, Best Subset Regression, dan Fraksi dalam Pemilihan Model Regresi Berganda Terbaik
Jurnal Penelitian Sains Volume 14 Nomer 2(A) 14201 Perbandingan Metode Stepwise, Best Subset Regression, dan Fraksi dalam Pemilihan Model Regresi Berganda Terbaik Herlina Hanum Jurusan Matematika, Universitas
BAB III METODE PENELITIAN
43 BAB III METODE PENELITIAN Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya. 1 Adapun metode dalam penelitian ini mencakup tentang pendekatan
Model Regresi Multivariat untuk Menentukan Tingkat Kesejahteraan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print) 1 Model Regresi Multivariat untuk Menentukan Tingkat Kesejahteraan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur M.Fariz Fadillah Mardianto,
