SILABUS (Kelas Eksperimen)
|
|
|
- Widya Hadiman
- 7 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 56 1 SILABUS (Kelas Eksperimen) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi : SMP Negeri 2 Punggur : IPA (Biologi) : VII A/2 (Genap) : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Membentuk kelmpok Membaca dan mempelajari brosur Mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur dan pengamatan pada brosur Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masingmasing Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Jenis: Tes tertulis Nontes Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa 4 x 40 menit Sumber: Sugiyarto, Teguh Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, terbuka.
2 KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 57 2 Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS Brosur Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suwarno, S. Pd. Martina Krista Ratna Sari NIP NPM Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR Samino Suradi, S. Pd. ` NIP
3 58 3 SILABUS (Kelas Kontrol) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi : SMP Negeri 2 Punggur : IPA (Biologi) : VII C/2 (Genap) : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Membentuk kelompok Mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masingmasing Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan Jenis: Tes tertulis Nontes Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa 4 x 40 menit Sumber: Sugiyarto, Teguh Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, terbuka.
4 59 4 Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan Ajar Nilai Karakter Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suliyo, S. Pd. Martina Krista Ratna Sari NIP NPM Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Samino Suradi, S. Pd. ` NIP
5 60 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII A/2 (Genap) Pertemuan ke- : 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. b. Proses: Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu: 1. Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan b. Proses Setelah diberikan bahan ajar brosur dan LKS, diharapkan siswa mampu: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
6 61 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan membersihkan lingkungan daur ulang sampah organik membuang sampah pada tempatnya memisahkan sampah berdasarkan jenisnya pembuatan jalur hijau penanaman pohon bersepeda berjalan kaki daur ulang sampah plastik C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Pendahuluan Mengadakan pretes Kegiatan Siswa Mengerjakan pretes yang diberikan guru Alokasi Waktu 20 menit Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apersepsi dengan menampilkan gambar mengenai orang yang membuang sampah sembarangan dan memberikan pertanyaan, Apakah dampak dari kegiatan yang terlihat pada gambar? Menjawab pertanyaan guru Memberikan motivasi: Dampak dari kegiatan membuang sampah sembarangan adalah terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan tentunya berdampak buruk bagi manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup di lingkungan tersebut. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui kegiatan-kegiatan positif apa saja yang dapat dilakukan untuk mengelola lingkungan yang bertujuan untuk Memperhatikan penjelasan guru
7 62 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru menghindari/mengatasi pencemaran lingkungan. Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk sesuai kelompok yang telah ditentukan Kegiatan Inti Membagikan bahan ajar brosur yang berisi materi yang akan dipelajari kepada siswa Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar agar siswa dapat mengaitkannya dengan materi dalam brosur Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS dengan mengkaji sumber belajar yang relevan serta mengaitkannya dengan materi dalam brosur Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Kegiatan Siswa Menyusun tempat duduk dan duduk berkelompok Menerima brosur Mengaitkan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dengan materi dalam brosur Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit 10 menit
8 KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 63 E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS Brosur F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suwarno, S.Pd Martina Krista Ratna Sari NIP NPM Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR Samino Suradi, S. Pd NIP
9 64 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII A/2 (Genap) Pertemuan ke- : 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: 1. Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. b. Proses: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu: 1. Menjelaskan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan b. Proses Setelah diberikan bahan ajar brosur dan LKS, diharapkan siswa mampu: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
10 65 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan reboisasi konservasi terumbu karang taman laut cagar alam suaka margasatwa penangkaran penyu dan hiu pasir penanaman pohon bakau hutan lindung C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Kegiatan Pendahuluan Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk Menyusun tempat sesuai kelompok yang telah ditentukan duduk dan duduk berkelompok Alokasi Waktu 10 menit Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apersepsi dengan menampilkan dua gambar mengenai illegal logging dan anak yang sedang menanam bibit pohon, serta memberikan pertanyaan, Menjawab pertanyaan guru Kegiatan mana yang berdampak pada kerusakan lingkungan? Memberikan motivasi: Illegal logging merupakan salah satu kegiatan yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan dapat mengakibatkan hilangnya habitat dari suatu populasi, bencana longsor, dan banjir yang tentunya sangat merugikan bagi kita. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui cara mengelola lingkungan yang benar untuk mencegah kerusakan lingkungan. Memperhatikan penjelasan guru
11 66 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Inti Membagikan bahan ajar brosur yang berisi materi yang akan dipelajari kepada siswa Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar agar siswa dapat mengaitkannya dengan materi dalam brosur Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS dengan mengkaji sumber belajar yang relevan serta mengaitkannya dengan materi dalam brosur Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Mengadakan postes Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Kegiatan Siswa Menerima brosur Mengaitkanmateri pembelajaran yang disampaikan oleh guru dengan materi dalam brosur Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru. Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masingmasing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Mengerjakan postes yang diberikan guru Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit 20 menit E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas
12 67 Bahan: LKS Brosur F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suwarno, S.Pd Martina Krista Ratna Sari NIP NPM SMP NEGERI 2 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur Samino Suradi, S. Pd NIP
13 68 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Kontrol) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII C/2 (Genap) Pertemuan ke- : 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem Kompetensi Dasar : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. b. Proses: Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi, diharapkan siswa mampu: 1. Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan b. Proses Setelah diberikan LKS, diharapkan siswa mampu: 1. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. 2. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
14 69 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan membersihkan lingkungan daur ulang sampah organik membuang sampah pada tempatnya memisahkan sampah berdasarkan jenisnya pembuatan jalur hijau penanaman pohon bersepeda berjalan kaki daur ulang sampah plastik C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Pendahuluan Mengadakan pretes Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apersepsi dengan menampilkan gambar mengenai orang yang membuang sampah sembarangan dan memberikan pertanyaan, Kegiatan Siswa Mengerjakan pretes yang diberikan guru Menjawab pertanyaan guru Alokasi Waktu 20 menit Apakah dampak dari kegiatan yang terlihat pada gambar? Memberikan motivasi: Dampak dari kegiatan membuang sampah sembarangan adalah terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan tentunya berdampak buruk bagi manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup di lingkungan tersebut. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui kegiatan-kegiatan Memperhatikan penjelasan guru
15 70 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru positif apa saja yang dapat dilakukan untuk mengelola lingkungan yang bertujuan untuk menghindari/mengatasi pencemaran lingkungan. Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk sesuai kelompok yang telah ditentukan Kegiatan Inti Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKK dengan mengkaji sumber belajar yang relevan Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Kegiatan Siswa Menyusun tempat duduk dan duduk berkelompok Memperhatikan penjelasan guru Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Mempersentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit 10 menit E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas
16 71 Wasis Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suliyo, S. Pd Martina Krista Ratna Sari NIP NPM SMP NEGERI 2 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur Samino Suradi, S. Pd NIP
17 72 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Kontrol) Sekolah : SMP Negeri 2 Punggur Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : VII C/2 (Genap) Pertemuan ke- : 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : 7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem : 7.4 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan Indikator 1. Kognitif a. Produk: Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. b. Proses: Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif a. Produk Setelah melakukan kegiatan diskusi, diharapkan siswa mampu: 1. Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan b. Proses Setelah diberikan LKS, diharapkan siswa mampu: 3. Mendiskusikan mengenai peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan. 4. Menuliskan hasil diskusi kelompok dengan tepat. 2. Afektif Setelah melakukan kegiatan diskusi dengan bantuan bahan ajar brosur, diharapkan siswa mampu:
18 73 a. Mengembangkan nilai karakter, meliputi mandiri, toleransi, bersahabat/ komunikasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, rasa ingin tahu, dan terbuka. b. Meningkatkankan keterampilan sosial, meliputi mengemukakan ide/gagasan, bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan. B. Materi Pembelajaran Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan reboisasi konservasi terumbu karang taman laut cagar alam suaka margasatwa penangkaran penyu dan hiu pasir penanaman pohon bakau hutan lindung C. Metode Pembelajaran Diskusi kelompok D. Langkah-Langkah Pembelajaran Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Kegiatan Pendahuluan Memberikan instruksi pada siswa untuk duduk Menyusun tempat sesuai kelompok yang telah ditentukan duduk dan duduk berkelompok Alokasi Waktu 10 menit Memberikan apersepsi dengan menampilkan dua gambar mengenai ilegalloging dan anak yang sedang menanam bibit pohon, serta memberikan pertanyaan, Menjawab pertanyaan guru Kegiatan mana yang berdampak pada kerusakan lingkungan? Memberikan motivasi: Illegal logging merupakan salah satu kegiatan yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan dapat mengakibatkan hilangnya habitat dari suatu populasi, bencana longsor, dan banjir yang tentunya sangat merugikan bagi kita. Karena itu, penting sekali bagi kita untuk mengetahui cara mengelola lingkungan yang benar untuk mencegah kerusakan lingkungan. Memperhatikan penjelasan guru
19 74 Skenario Pembelajaran Kegiatan Guru Kegiatan Siswa Kegiatan Inti Menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar Memperhatikan penjelasan guru Alokasi Waktu 50 menit Membagikan LKS dan memberikan pengarahan kepada siswa dalam mengerjakan LKS Membimbing siswa dalam berdiskusi mengerjakan LKS dengan mengkaji sumber belajar yang relevan serta Meminta siswa mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan Memberikan instruksi kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya masing-masing Memberikan kesempatan siswa untuk mengemukakan pendapat atau bertanya Kegiatan Penutup Bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran Mengadakan postes Menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya Menerima LKS dan mendengarkan penjelasan guru. Berdiskusi dengan teman sekelompok dalam mengerjakan LKS Mengumpulkan LKS yang sudah dikerjakan. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing Mengemukakan pendapat dan menanyakan hal yang belum dimengerti Menyimpulkan hasil pembelajaran Mengerjakan postes yang diberikan guru Memperhatikan penjelasan guru 20 menit E. Sumber/Bahan Ajar Sumber: Sugiyarto, Teguh Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Wasis Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP dan MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas Bahan: LKS
20 KABUPATEN LAMPUNG TENGAH 75 F. Penilaian Jenis: Tes tertulis: Nontes: Bentuk: Uraian LKS, Lembar observasi aktivitas siswa Guru Mitra Punggur, Mei 2013 Mahasiswa/Peneliti Suliyo, S. Pd Martina Krista Ratna Sari NIP NPM Mengetahui, Kepala SMP Negeri 2 Punggur SMP NEGERI 2 PUNGGUR Samino Suradi, S. Pd NIP
21 76 Pertemuan I, Kelas Eksperimen Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Siswa mampu menentukan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan Petunjuk: 1. Amati brosur berikut! 2. Kemudian, kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 3. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 4. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
22 77 7. Bersepeda 1. Membersihkan lingkungan 3. Membuang sampah pada tempatnya 8. Berjalan kaki 4. Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya 9. Daur ulang sampah plastik 5. Pembuatan jalur hijau 2. Daur ulang sampah organik 6. Penanaman pohon
23 78 1. Dari semua gambar yang ada dalam brosur, tuliskan 3 gambar yang merupakan upaya mengatasi pencemaran tanah! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Perhatikan gambar nomor 5 dalam brosur! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi pencemaran lingkungan! Dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalian tulis! Jawab: a. b 3. Perhatikan gambar nomor 1 dan 3 dalam brosur! (memberikan alasan, skor 3) a. Manakah dari kedua gambar tersebut yang lebih efektif dalam mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab:
24 79 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat lingkungan di sekitar sekolah kalian kotor dan tercemar? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) Jawab: SELAMAT MENGERJAKAN!
25 80 Pertemuan II, Kelas Eksperimen Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Siswa mampu menjelaskan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan Petunjuk: 1. Amati brosur berikut! 2. Kemudian, kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 3. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 4. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
26 81 7. Penanaman pohon bakau 1. Reboisasi 4. Cagar alam 5. Suaka margasatwa 2. Konservasi terumbu karang 6. Penangkaran penyu dan hiu karang 8. Hutan lindung 3. Taman laut
27 82 1. Dari semua gambar yang ada dalam brosur, tuliskan 3 gambar yang merupakan upaya mengatasi kerusakan lingkungan berupa erosi dan abrasi! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Perhatikan gambar nomor 3 dalam brosur! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi kerusakan lingkungan dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalin tulis! Jawab: a. b 3. Perhatikan gambar nomor 1 dan 8 dalam brosur! (memberikan alasan, skor 3) a. Manakah dari kedua gambar tersebut yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab:
28 83 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat seseorang menembak atau menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) Jawab: SELAMAT MENGERJAKAN!
29 84 Pertemuan I, Kelas Kontrol Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 2. Siswa mampu menjelaskan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi pencemaran lingkungan Petunjuk: 1. Kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 2. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 3. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
30 85 1. Perhatikan gambar berikut! Pencemaran tanah Tuliskan 3 kegiatan manusia yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dalam gambar! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Di daerah perkotaan, sering kita jumpai pohon-pohon yang ditanam di sepanjang jalan raya, yang biasa disebut jalur hijau. Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari pembuatan jalur hijau tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi pencemaran lingkungan dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalian tulis! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Jawab: a. b
31 86 3. Setiap hari Jumat, SMP Purna Bhakti Pertiwi mengadakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sedangkan SMP Satya Dharma Sudjana tidak mengadakan kegiatan tersebut, melainkan mewajibkan para siswanya untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. (memberikan alasan, skor 3) a. Kegiatan di SMP manakah yang lebih efektif dalam mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab: 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat lingkungan di sekitar sekolah kalian kotor dan tercemar? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) Jawab: SELAMAT MENGERJAKAN!
32 87 Pertemuan II, Kelas Kontrol Nama Anggota Kelompok: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) TUJUAN: 1. Siswa mampu mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 2. Siswa mampu menjelaskan manfaat yang diperoleh dari peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 3. Siswa mampu memberikan alternatif solusi pengelolaan lingkungan yang tepat untuk mengatasi kerusakan lingkungan Petunjuk: 1. Amati brosur berikut! 2. Kemudian, kerjakan LKS bersama teman satu kelompokmu! 3. Gunakan bantuan buku teks atau sumber lain untuk menjawab pertanyaan dalam LKS! 4. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada tempat yang telah disediakan!
33 88 1. Perhatikan gambar berikut! Abrasi Erosi Tuliskan 3 kegiatan manusia yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan lingkungan dalam gambar! (melakukan deduksi, skor 2) Jawab: a b c 2. Pemerintah RI menunjuk sebuah taman laut di daerah Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara sebagai kawasan konservasi alam. Tuliskan 2 manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi kerusakan lingkungan dan berikan penjelasan dari setiap manfaat yang kalian tulis! (memberi penjelasan dasar, skor 2) Jawab: a. b
34 89 3. Kegiatan reboisasi dan konservasi hutan lindung merupakan contoh peran manusia dalam mengatasi kerusakan lingkungan. (memberikan alasan, skor 3) a. Manakah dari dua kegiatan tersebut yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan? Jawab: b. Berikan alasan! Jawab: 4. Sebagai seorang pelajar, kalian bertanggung jawab atas kelestarian lingkungan. Apa yang kalian lakukan jika melihat seseorang menembak atau menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang? (merumuskan alternatif solusi, skor 3) SELAMAT MENGERJAKAN!
35 90 KUNCI JAWABAN LKS (LEMBAR KERJA SISWA) A. Kelas Eksperimen LKS Pertemuan 1 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 1. Gambar yang merupakan upaya mengatasi pencemaran tanah: a. Gambar 1 (membersihkan lingkungan) b. Gambar 2 (daur ulang sampah organik) c. Gambar 3 (membuang sampah pada tempatnya) d. Gambar 4 (memisahkan sampah berdasarkan jenisnya) e. Gambar 9 (daur ulang sampah plastik) 2. Gambar 5: pembuatan jalur hijau Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut adalah: a. Mengurangi pencemaran (polusi) udara Pepohonan yang ditanam di jalur hijau akan melakukan fotosintesis dengan mengambil gas karbondioksida dari lingkungan sehingga akan mengurangi pencemaran udara akibat gas tersebut b. Udara menjadi bersih dan sehat Proses fotosintesis juga menghasilkan gas oksigen yang akan menggantikan gas karbondioksida di lingkungan, sehingga membuat udara menjadi lebih bersih dan lebih sehat untuk kita hirup melalui pernapasan c. Jalan raya menjadi teduh dan indah dipandang mata Pepohonan yang dapat tumbuh besar dengan baik di jalur hijau tersebut akan memiliki kanopi-kanopi yang cukup lebat dan dapat digunakan sebagai tempat berteduh. Selain itu, bila pepohonan tersebut terawat dan tertata rapi, akan memiliki nilai artistik tersendiri sehingga indah bila dipandang mata 3. Gambar 1: membersihkan lingkungan Gambar 3: membuang sampah pada tempatnya a. Yang lebih efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan adalah kegiatan pada gambar 3. b. Alasannya, membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah awal untuk mencegah agar pencemaran lingkungan tidak terjadi, sedangkan membersihkan lingkungan, dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang sudah terjadi di
36 91 lingkungan. Membersihkan lingkungan apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Sebaliknya, kegiatan membuang sampah pada tempatnya akan meringankan kegiatan membersihkan lingkungan sehingga akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah mengajak teman-teman dan guru atau semua warga sekolah untuk mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan membuang sampah pada tempatnya dengan melakukan pemisahan sampah berdasarkan jenisnya. LKS Pertemuan 2 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 1. Gambar yang merupakan upaya mengatasi kerusakan lingkungan berupa erosi dan abrasi: a. Gambar 1 (reboisasi) b. Gambar 4 (cagar alam) c. Gambar 7 (penanaman pohon bakau) d. Gambar 8 (hutan lindung) 2. Gambar 3: taman laut Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan adalah: a. Melestarikan keanekaragaman hayati dalam laut Laut yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai taman laut akan sangat dilindungi, terutama oleh undang-undang yang dibuat oleh pemerintah tentang larangan perusakan ekosistem laut tersebut sehingga keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya tetap terjaga kelestariannya. b. Menjaga keseimbangan ekosistem Apabila ekosistem laut terjaga kelestariannya maka, tidak akan ada rantai makanan yang terputus karena punahnya suatu organisme sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga. c. Sebagai objek wisata Taman laut merupakan objek yang sangat indah sehingga banyak diminati oleh masyarakat sebagai objek wisata alam. d. Sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah
37 92 Taman laut dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dapat digunakan sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah, misalnya dengan melakukan observasi dan studi banding kelautan. 3. Gambar 1: reboisasi Gambar 8: hutan lindung a. Yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan adalah gambar 8. b. Alasannya, konservasi hutan lindung merupakan langkah awal untuk mencegah agar kerusakan lingkungan tidak terjadi, sedangkan reboisasi, dilakukan untuk mengatasi kerusakan yang sudah terjadi di lingkungan. Reboisasi apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberadaan hutan yang telah ada, tidak akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. Sebaliknya, kegiatan konservasi hutan lindung akan meringankan kegiatan reboisasi sehingga akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah: a. Menegur orang tersebut dan mengingatkan bahwa menembak/menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang adalah terlarang karena jika satwa tersebut ditangkap, dikhawatirkan dapat memutus rantai makanan dan apabila satwa tersebut punah dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. b. Melaporkan orang tersebut kepada pihak yang berwajib. B. Kelas Kontrol LKS Pertemuan 1 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran lingkungan 1. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran tanah: a. membersihkan lingkungan b. daur ulang sampah organik c. membuang sampah pada tempatnya d. memisahkan sampah berdasarkan jenisnya e. daur ulang sampah plastik 2. Pembuatan jalur hijau Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut adalah: a. Mengurangi pencemaran (polusi) udara
38 93 Pepohonan yang ditanam di jalur hijau akan melakukan fotosintesis dengan mengambil gas karbondioksida dari lingkungan sehingga akan mengurangi pencemaran udara akibat gas tersebut b. Udara menjadi bersih dan sehat Proses fotosintesis juga menghasilkan gas oksigen yang akan menggantikan gas karbondioksida di lingkungan, sehingga membuat udara menjadi lebih bersih dan lebih sehat untuk kita hirup melalui pernapasan c. Jalan raya menjadi teduh dan indah dipandang mata Pepohonan yang dapat tumbuh besar dengan baik di jalur hijau tersebut akan memiliki kanopi-kanopi yang cukup lebat dan dapat digunakan sebagai tempat berteduh. Selain itu, bila pepohonan tersebut terawat dan tertata rapi, akan memiliki nilai artistik tersendiri sehingga indah bila dipandang mata 3. SMP Purna Bhakti Pertiwi: membersihkan lingkungan SMP Satya Dharma Sudjana: membuang sampah pada tempatnya a. Yang lebih efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan adalah kegiatan di SMP Satya Dharma Sudjana. b. Alasannya, membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah awal untuk mencegah agar pencemaran lingkungan tidak terjadi, sedangkan membersihkan lingkungan, dilakukan untuk mengatasi pencemaran yang sudah terjadi di lingkungan. Membersihkan lingkungan apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, tidak akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Sebaliknya, kegiatan membuang sampah pada tempatnya akan meringankan kegiatan membersihkan lingkungan sehingga akan mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah mengajak teman-teman dan guru atau semua warga sekolah untuk mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan membuang sampah pada tempatnya dengan melakukan pemisahan sampah berdasarkan jenisnya. LKS Pertemuan 2 Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi kerusakan lingkungan 1. Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kerusakan lingkungan berupa erosi dan abrasi: a. reboisasi
39 94 b. cagar alam c. penanaman pohon bakau d. hutan lindung 2. Pemerintah RI menunjuk sebuah taman laut di daerah Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara sebagai kawasan konservasi alam. Manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan adalah: a. Melestarikan keanekaragaman hayati dalam laut Laut yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai taman laut akan sangat dilindungi, terutama oleh undang-undang yang dibuat oleh pemerintah tentang larangan perusakan ekosistem laut tersebut sehingga keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya tetap terjaga kelestariannya. b. Menjaga keseimbangan ekosistem Apabila ekosistem laut terjaga kelestariannya maka, tidak akan ada rantai makanan yang terputus karena punahnya suatu organisme sehingga keseimbangan ekosistem tetap terjaga. c. Sebagai objek wisata Taman laut merupakan objek yang sangat indah sehingga banyak diminati oleh masyarakat sebagai objek wisata alam. d. Sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah Taman laut dengan keanekaragaman hayati yang tinggi dapat digunakan sebagai objek pendidikan dan penelitian ilmiah, misalnya dengan melakukan observasi dan studi banding kelautan. 3. Kegiatan reboisasi dan konservasi hutan lindung merupakan contoh peran manusia dalam mengatasi kerusakan lingkungan. a. Yang lebih efektif dalam mengatasi kerusakan lingkungan adalah kegiatan pada gambar 8. b. Alasannya, konservasi hutan lindung merupakan langkah awal untuk mencegah agar kerusakan lingkungan tidak terjadi, sedangkan reboisasi, dilakukan untuk mengatasi kerusakan yang sudah terjadi di lingkungan. Reboisasi apabila tidak disertai dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberadaan hutan yang telah ada, tidak akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. Sebaliknya, kegiatan konservasi hutan lindung akan meringankan kegiatan reboisasi sehingga akan mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan. 4. Yang dapat dilakukan jika melihat hal tersebut adalah:
40 95 a. Menegur orang tersebut dan mengingatkan bahwa menembak/menangkap satwa liar yang dilindungi oleh undang-undang adalah terlarang karena jika satwa tersebut ditangkap, dikhawatirkan dapat memutus rantai makanan dan apabila satwa tersebut punah dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. b. Melaporkan orang tersebut kepada pihak yang berwajib.
41 96 RUBRIK PENSKORAN LKS No. Indikator KBK Nomor Pertanyaan Skor Indikator Operasional 1. Melakukan deduksi 1 0 tidak dapat melakukan deduksi 1 dapat melakukan deduksi dengan menyebutkan 1 atau 2 peran manusia yang sesuai 2 dapat melakukan deduksi dengan menyebutkan 3 peran manusia yang sesuai 2. Memberi penjelasan dasar 2 (a, b) 0 tidak dapat memberi penjelasan dasar 1 dapat memberi penjelasan dasar, namun tidak sesuai atau menjawab item a dengan benar 2 dapat memberi penjelasan dasar yang sesuai dan menjawab dua 3. Merumuskan alternatif solusi item dengan benar 4 0 tidak dapat merumuskan alternatif solusi 1 dapat merumuskan alternatif solusi, namun tidak sesuai 2 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai dengan menggunakan bahasa yang jelas dan runtut 4. Memberikan alas an 3 (a, b) 0 tidak dapat memberikan alasan 1 dapat memberikan alasan namun tidak sesuai atau menjawab item a dengan benar 2 dapat memberikan alasan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat memberikan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, serta menggunakan bahasa yang jelas dan runtut
42 97 96 KISI-KISI PRETES/POSTES Indikator Keterampilan Nomor No. Soal Berpikir Kritis (KBK) Soal 1. Melakukan deduksi 1a Perhatikan gambar-gambar berikut ini! Merusak Lingkungan A C D E Jawaban Mengatasi Kerusakan Lingkungan B F G H Keterangan: A illegal logging/pembalakan liar C penggunaan pestisida secara berlebihan D pembuangan limbah asap pabrik E penangkapan ikan menggunakan pukat harimau B penanaman bibit pohon F bersepeda G membuang sampah pada tempatnya H penggunaan tas kertas
43 98 97 No. Indikator Keterampilan Berpikir Kritis (KBK) Nomor Soal Soal Jawaban Berdasarkan gambar-gambar tersebut, tuliskan ke dalam tabel berikut, gambar mana yang merupakan kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan dan yang dapat mengatasi kerusakan lingkungan (tulis abjadnya saja)! Berpotensi Merusak Lingkungan Tidak Berpotensi Merusak Lingkungan 2. Memberikan penjelasan dasar 1b Berikan penjelasan mengenai setiap kegiatan yang anda sebutkan dapat mengatasi kerusakan lingkungan! a. Bibit pohon yang ditanam, apabila telah tumbuh besar, akan menahan laju erosi tanah, menjadi habitat baru bagi hewan-hewan, dan mengatasi terjadinya polusi udara yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. b. Bersepeda dapat meminimalisasi penggunaan
44 99 98 No. Indikator Keterampilan Berpikir Kritis (KBK) 3. Merumuskan alternatif solusi Nomor Soal 1c Soal Sebagai seorang pelajar yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, apa yang kamu lakukan jika melihat kegiatan pada gambar A terjadi di lingkungan tempat tinggalmu? Jawaban kendaraan bermotor sehingga dapat mengurangi terjadinya polusi udara yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. c. Membuang sampah pada tempatnya akan mengurangi jumlah penumpukan sampah di lingkungan rumah kita sehingga kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah terjadinya pencemaran yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. d. Penggunaan tas kertas dapat meminimalisasi penggunaan tas plastik yang yang sulit didaur ulang, sehingga kegiatan ini dapat mencegah terjadinya pencemaran yang merupakan salah satu bentuk kerusakan lingkungan. a. Menegur orang yang melakukan kegiatan tersebut dan mengingatkan bahwa kegiatan yang dia lakukan dilarang atau tidak boleh dilakukan karena akan merusak lingkungan dan mengganggu keseimbangan ekosistem b. Melaporkan kepada pihak yang berwajib 4. Memberikan alas an 2 Kegiatan A (membuang sampah pada tempatnya) adalah kegiatan yang dapat mengatasi pencemaran lingkungan. Kegiatan A (membuang sampah pada tempatnya) akan mengurangi jumlah penumpukan sampah di lingkungan rumah kita sehingga kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, sedangkan kegiatan B (penangkaran penyu) merupakan kegiatan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan akibat berkurangnya keanekaragaman hayati.
45 No. Indikator Keterampilan Berpikir Kritis (KBK) Nomor Soal Soal Keterangan: A Membuang sampah pada tempatnya B Penangkaran penyu Manakah di antara dua kegiatan tersebut yang dapat mengatasi pencemaran lingkungan? Berikan alasan anda! Jawaban Kegiatan A dapat mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan sekaligus, sedangkan kegiatan B hanya dapat mencegah kerusakan lingkungan tetapi tidak dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
46 101 Petunjuk: 1. Tuliskan nama dan kelas kalian pada ujung kiri atas lembar jawaban! 2. Amati gambar yang ada dalam soal dan bacalah pertanyaannya dengan teliti! 3. Tuliskan jawaban dengan ringkas dan jelas pada lembar jawaban yang telah disediakan! 1. Perhatikan gambar-gambar berikut ini! Keterangan: A illegal logging/pembalakan liar B penanaman bibit pohon C penggunaan pestisida secara berlebihan D pembuangan limbah asap pabrik E penangkapan ikan menggunakan pukat harimau F bersepeda G membuang sampah pada tempatnya H penggunaan tas kertas
47 102 a. Berdasarkan gambar-gambar tersebut, tuliskan ke dalam tabel berikut, gambar mana yang merupakan kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan dan yang dapat mengatasi kerusakan lingkungan (tulis abjadnya saja)! (skor 2) Mengatasi Merusak Lingkungan Kerusakan Lingkungan b. Berikan penjelasan mengenai setiap kegiatan yang anda sebutkan dapat mengatasi kerusakan lingkungan! (skor 2) c. Sebagai seorang pelajar yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, apa yang kamu lakukan jika melihat kegiatan pada gambar A terjadi di lingkungan tempat tinggalmu? (skor 3) 2. Perhatikan dua gambar berikut ini! (skor 3) Keterangan: A Membuang sampah pada tempatnya B Penangkaran penyu Manakah di antara dua kegiatan tersebut yang dapat mengatasi pencemaran lingkungan? Berikan alasan anda! SELAMAT MENGERJAKAN!
48 103 RUBRIK PENILAIAN KBK UNTUK PRETES/POSTES No. Indikator KBK Nomor Soal Skor Indikator Operasional 1. Melakukan deduksi 1a 0 tidak dapat melakukan deduksi 1 dapat melakukan deduksi namun tidak sesuai 2 dapat melakukan deduksi yang sesuai 2. Memberi penjelasan dasar 1b 0 tidak dapat memberi penjelasan dasar 1 dapat memberi penjelasan dasar, namun tidak sesuai 2 dapat memberi penjelasan dasar yang sesuai 3. Merumuskan alternatif solusi 1c 0 tidak dapat merumuskan alternatif solusi 1 dapat merumuskan alternatif solusi, namun tidak sesuai 2 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat merumuskan alternatif solusi yang sesuai dengan menggunakan bahasa yang jelas dan runtut 3. Memberikan alasan 2 0 tidak dapat memberikan alasan 1 dapat memberikan alasan namun tidak sesuai atau menjawab item a dengan benar 2 dapat memberikan alasan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, namun bahasa yang digunakan tidak jelas dan runtut 3 dapat memberikan alasan yang sesuai dan menjawab dua item dengan benar, serta menggunakan bahasa yang jelas dan runtut
49 104 LEMBAR PENILAIAN KBK UNTUK PRETES/POSTES No. Urut Siswa A (1a) B (1b) Pretes C (1c) Skor pada Aspek KBK D (2) A (1a) B (1b) Postes C (1c) R N S Kriteria D (2)
50 105 TEKNIK PENSKORAN UNTUK LKS DAN PRETES/POSTES Keterangan: S = Nilai yang diharapkan (dicari) R = jumlah skor dari item atau soal yang dijawab benar N = jumlah skor maksimal dari tes tersebut Kriteria Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Poin 80, , , ,1-40 0,0-20 Kriteria Sangat tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat rendah
51 106 A. Kelas Eksperimen Nomor Urut Siswa HASIL OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Skor Aspek Aktivitas Belajar Siswa Pertemuan I Pertemuan II A B C D A B C D skor Skor maks % Kriteria Baik Baik Cukup Cukup Baik S. Baik Baik Baik Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
52 107 B. Kelas Kontrol Nomor Urut Siswa Skor Aspek Aktivitas Belajar Siswa Pertemuan I Pertemuan II A B C D A B C D skor Skor maks % Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Baik Cukup Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
53 108 KETERANGAN ASPEK AKTIVITAS BELAJAR SISWA A. Mengemukakan ide/gagasan 1. Tidak mengemukakan ide/gagasan (diam saja). 2. Mengemukakan ide/gagasan namun tidak sesuai dengan pembahasan pada materi pokok pencemaran dan kerusakan lingkungan. 3. Mengemukakan ide/gagasan sesuai dengan pembahasan pada materi pokok pencemaran dan kerusakan lingkungan. Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa saat melakukan diskusi kelompok. B. Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok 1. Tidak berkomunikasi secara lisan/tulisan dalam bertukar pendapat dengan anggota kelompok (diam saja). 2. Berkomunikasi secara lisan/tulisan dengan anggota kelompok tetapi tidak sesuai dengan pembahasan dalam LKS. 3. Berkomunikasi secara lisan/tulisan dalam bertukar pendapat untuk mengerjakan LKS. Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa saat melakukan diskusi kelompok. C. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok 1. Siswa dalam kelompok kurang dapat mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara sistematis dan tidak dapat menjawab pertanyaan. 2. Siswa dalam kelompok kurang dapat mempresentasikan hasil diskusi kelompok dengan secara sistematis dan menjawab pertanyaan dengan benar atau dapat mempresentasikan hasil diskusi secara sistematis tetapi tidak dapat menjawab pertanyaan. 3. Siswa dalam kelompok dapat mempresentasikan hasil diskusi secara sistematis dan menjawab pertanyaan dengan benar. Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa dalam mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya. D. Mengajukan pertanyaan 1. Tidak mengajukan pertanyaan. 2. Mengajukan pertanyaan, tetapi tidak mengarah pada permasalahan pada materi pokok pengelolaan lingkungan. 3. Mengajukan pertanyaan yang mengarah dan sesuai dengan permasalahan pada materi pokok pengelolaan lingkungan Petunjuk penilaian: melakukan observasi terhadap siswa dalam mengikuti kegiatan presentasi yang dilakukan oleh siswa kelompok lain dan kegiatan diskusi kelas. TEKNIK PERHITUNGAN Jumlah skor maksimum = 96 ersentase kor perolehan kor maksimum 100 Kriteria Persentase Aktivitas Belajar Siswa Persentase (%) 87, ,00 87,49 50,00 74, ,99 Kriteria Sangat baik Baik Cukup Kurang
54 109 ANGKET TANGGAPAN SISWA TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN AJAR BROSUR A. Petunjuk Pengisian 1. Bacalah pernyataan di bawah ini dengan teliti! 2. Berikan tanda check list ( ) pada salah satu kolom yang menjadi jawaban kalian! S = Setuju TS = Tidak Setuju 3. Apapun jawaban yang diberikan tidak akan mempengaruhi nilai biologi, oleh sebab itu isilah dengan jujur! B. Pernyataan-Pernyataan No Pernyataan S TS 1 Saya senang mempelajari materi pokok pengelolaan lingkungan dengan bantuan bahan ajar brosur 2 Saya lebih mudah memahami materi pengelolaan lingkungan dengan bantuan bahan ajar brosur 3 Saya memperoleh wawasan/pengetahuan baru tentang materi pokok pengelolaan lingkungan melalui bahan ajar brosur. 4 Saya merasa sulit mengerjakan soal-soal di LKS dengan bantuan bahan ajar brosur 5 Bahan ajar brosur menyebabkan saya menjadi sulit berinteraksi dengan teman selama proses pembelajaran berlangsung 6 Bahan ajar brosur tidak memberi kesempatan kepada saya untuk berpikir kritis
55 Data Angket Tanggapan Siswa Terhadap Penggunaan Bahan Ajar Brosur No. Pernyataan Angket Pilihan Jawaban Nomor Responden (Siswa) S 100 A TS 0 G S 100 A TS 0 G S 100 A TS 0 G S 12.5 F TS 87.5 B S 9.37 F TS B S 0 G TS 100 A % K TEKNIK PERHITUNGAN Jumlah skor maksimum = 32 X in S 100% Smaks Keterangan: X = Persentase jawaban siswa; in S = Jumlah skor jawaban; S = Skor maksimum yang diharapkan. maks Kriteria Persentase Persentase (%) Kriteria A (Semuanya) B (Sebagian besar) C (Pada umumnya) D (Setengahnya) E (Hampir setengahnya) F (Sebagian kecil) G (Tidak ada)
56 111 DATA HASIL PENELITIAN Nilai Pretes, Postes, dan N-gain Kelas Ekperimen No Nama Pretes Postes N-gain 1 Adi Herdiawan ,50 2 Aditya Eka Saputra ,14 3 Agus Trianto ,43 4 Al Mufaida ,43 5 Dicky Eko Trisnadi ,33 6 Diki Wahyudi ,00 7 Dimas Bakharudin Yusuf ,14 8 Diyah Adelina Putri ,00 9 Doni Hendriyanto ,00 10 Dwi Khusnul Khotimah ,43 11 Echa Adi Anggi Dea ,86 12 Edo Sutani ,67 13 Ilham Safi'i ,67 14 Khofifah Melinda Sari ,67 15 Lilis Wahyuni ,33 16 Lutfi Imam F ,00 17 Marsellina Putri C ,14 18 Maya Agustina ,00 19 Mayanti ,33 20 Mifta Masduki ,50 21 Muhammad Alhamdi ,00 22 Muhammad Bastian ,00 23 Muhammad Fawwas Malik Azhar ,00 24 Nurul Utami ,67 25 Rio Efendi ,00 26 Riyan Agus Setiawan ,56 27 Rizka Afifah ,00 28 Rizki Syaifulloh ,14 29 Ruwiyatul Habibah ,00 30 Tyas Titi Anggraini ,33 31 Vinka Septianing Pangesti ,71 32 Zimi Ageng ,00 Rata-rata 30,94 78,44 69,75 Standar Deviasi 9,95 13,94 17,71
57 112 Nilai Pretes, Postes, dan N-gain Kelas Kontrol No Nama Pretes Postes N-gain 1 Agil Arif Wibowo ,44 2 Agung Hais Putra ,50 3 Agung Kurniawan ,56 4 Alvin Prayoga ,50 5 Anggi Fatmawati ,50 6 Ari Wibowo ,00 7 Aris Sunandar ,14 8 Ayu Novita Sari ,33 9 Danang Sutopo ,00 10 Dani Rohmattul Khoiri ,14 11 Desmalia Syahdena ,00 12 Dian Hendi Irawan ,56 13 Dimas Tri Junianto ,33 14 Erik Prayoga ,67 15 Eva Meilani ,78 16 Gunawan ,67 17 Jaka Pratama ,00 18 Leni Susanti ,29 19 Mahmud Ulumudin ,67 20 Muhammad Rizal ,00 21 Nanda Agustian ,50 22 Oktavia Hanes Fania ,44 23 Prasetyo Janjang ,86 24 Riko Aristo Sentama ,00 25 Riyan ,50 26 Rizki Setiawan ,00 27 Salsabila Khoirunnisa ,14 28 Susilawati ,14 29 Suwarningsih ,00 30 Sriwahyuni Kristiana ,00 31 Titik Supriani ,57 32 Vika Dela Mustika ,44 Rata-rata 26,25 61,88 47,21 Standar Deviasi 13,14 12,56 19,08
58 113 Data Hasil Penilaian KBK Berdasarkan Pretes/Postes Kelas Eksperimen Skor pada Aspek KBK No. Urut Pretes Postes Siswa A (1a) B (1b) C (1c) D (2) A (1a) B (1b) C (1c) D (2) R N S Kriteria R R R SR ST T S S
59 114 Data Hasil Penilaian KBK Berdasarkan Pretes/Postes Kelas Kontrol Skor pada Aspek KBK No. Urut Pretes Postes Siswa A (1a) B (1b) C (1c) D (2) A (1a) B (1b) C (1c) D (2) R N S Kriteria R R R SR ST T S S
60 115 Analisis Perindikator KBK pada Soal Pretes/Postes Kelas Eksperimen No Urut Siswa Skor Perindikator KPM A B C D S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,00 R N 64 93, , ,92 S St. Dev 0,34 0,25 24,59 0,37 0,49 37,26 0,47 0,49 22,97 0,56 0,92 35,86 Kriteria S ST ST S ST ST R T T SR S S Keterangan: ST (Sangat Tinggi), T (Tinggi), S (Sedang), R (Rendah), SR (Sangat Rendah) Keterangan Aspek KBK: A = melakukan deduksi; B = memberikan penjelasan dasar; C = merumuskan alternatif solusi; D = memberikan alasan
61 116 Analisis Perindikator KBK pada Soal Pretes dan Postes Kelas Kontrol Skor Perindikator KPM No Urut A B C D Siswa S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain S pre S post N-gain , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,00 R N 64 78, , , ,73 S ,92 59,38 14,58 42,71 St. Dev 0,42 0,46 37,97 0,46 0,50 42,80 0,74 0,75 35,41 0,56 0,73 28,12 Kriteria R ST T R T S R S S SR S R Keterangan: ST (Sangat Tinggi), T (Tinggi), S (Sedang), R (Rendah), SR (Sangat Rendah) Keterangan Aspek KBK: A = melakukan deduksi; B = memberikan penjelasan dasar; C = merumuskan alternatif solusi; D = memberikan alasan
62 117 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Kelas Eksperimen Skor Aspek Aktivitas Belajar siswa Nomor Urut Pertemuan I Pertemuan II Siswa A B C D A B C D Jumlah Skor Skor Maks 96 % Kriteria Baik Baik Cukup Cukup Baik S. Baik Baik Baik Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
63 118 Hasil Observasi Aktivitas Siswa Kelas Kontrol Skor Aspek Aktivitas Belajar siswa Nomor Urut Pertemuan I Pertemuan II Siswa A B C D A B C D Jumlah Skor Skor Maks 96 % Kriteria Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Baik Cukup Keterangan: A = Mengemukakan ide/gagasan; B = Bekerja sama (berkomunikasi) dengan anggota kelompok; C = Mempresentasikan hasil diskusi kelompok; D = Mengajukan pertanyaan.
64 119 Hasil Uji Normalitas Pretes Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. Pretes Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen < 0.05 atau L hitung (0.194) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol < 0.05 atau L hitung (0.183) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U Pretes Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks Pretes Eksperimen Kontrol Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Test Statistics a Pretes Mann-Whitney U Wilcoxon W Z Asymp. Sig. (2-tailed).109 a. Grouping Variable: Kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U pretes kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu dan probabilitas > Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata nilai pretes kedua sampel berbeda tidak signifikan.
65 120 Hasil Uji Normalitas Postes Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. Postes Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen < 0.05 atau L hitung (0.170) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol < 0.05 atau L hitung (0,210) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U Postes Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks Postes Eksperimen Kontrol Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Test Statistics a Postes Mann-Whitney U Wilcoxon W Z Asymp. Sig. (2-tailed).000 a. Grouping Variable: kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U postes kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0,05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0,05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu dan probabilitas < 0,05. Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata nilai postes kedua sampel berbeda secara signifikan
66 121 Hasil Uji Normalitas N-gain Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen > 0.05 atau L hitung (0.137) > L tabel (0.157) maka H 0 diterima, artinya sampel berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol > 0.05 atau L hitung (0.138) < L tabel (0.157) maka H 0 diterima, artinya sampel berdistribusi normal. Hail Uji Kesamaan Dua Varians dan Kesamaan Dua Rata-rata N-gain Kelas Eksperimen dan Kontrol Group Statistics Kelas N Mean Std. Deviation Std. Error Mean N-gain Eksperimen Kontrol Terlihat bahwa rata-rata N-gain kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Independent Samples Test N-gain Equal variances assumed Equal variances not assumed Levene's Test for Equality of Variances F Sig. T df Sig. (2- tailed) t-test for Equality of Means Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Interpretasi: 1. Uji kesamaan dua varians Oleh karena nilai probabilitasnya 0,946 > 0,05 atau F hitung (0,005) < F tabel(3,995) maka H 0 diterima, artinya varians kedua sampel sama.
67 Uji Kesamaan dua rata-rata Oleh karena t hitung (4.898) > t tabel (1,669) maka H 0 ditolak, atau rata-rata nilai N-gain siswa kelas eksperimen berbeda secara signifikan dengan kelas kontrol. Hasil Uji Satu Pihak N-gain Kelas Eksperimen dan Kontrol One-Sample Statistics N Mean Std. Deviation Std. Error Mean N-gain t df One-Sample Test Sig. (2- tailed) Test Value = 0 Mean Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper N-gain Interpretasi: Oleh karena nilai t hitung (21,752) > t tabel (1,669) maka kesimpulannya H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Melakukan Deduksi Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen < 0.05 atau L hitung (0.538) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol < 0.05 atau L hitung (0.436) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal.
68 123 Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Melakukan Deduksi Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen Kontrol Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U Wilcoxon W Z Asymp. Sig. (2-tailed).027 a. Grouping Variable: Kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu dan probabilitas < Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Memberikan Penjelasan Dasar Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic Df Sig. N-gain Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen < 0.05 atau L hitung (0.490) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal.
69 124 Nilai probabilitas kelas kontrol < 0.05 atau L hitung (0.261) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Memberikan Penjelasan Dasar Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen Kontrol Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U Wilcoxon W Z Asymp. Sig. (2-tailed).003 a. Grouping Variable: kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu dan probabilitas < Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Merumuskan Alternatif Solusi Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak
70 125 Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen < 0.05 atau L hitung (0.267) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol < 0.05 atau L hitung (0.196) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Merumuskan Alternatif Solusi Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen Kontrol Total 64 Terlihat bahwa mean untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U Wilcoxon W Z Asymp. Sig. (2-tailed).001 a. Grouping Variable: Kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu dan probabilitas < Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan. Hasil Uji Normalitas N-gain pada Indikator Memberikan Alasan Kelas Eksperimen dan Kontrol Kelas Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov a Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. N-gain Eksperimen Kontrol a. Lilliefors Significance Correction Interprestasi: Uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = Sampel berdistribusi normal H 1 = Sampel tidak berdistribusi normal
71 126 Kriteria Uji: Jika L hitung < L tabel atau probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika L hitung > L tabel atau probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Oleh karena: Nilai probabilitas kelas eksperimen < 0.05 atau L hitung (0.242) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Nilai probabilitas kelas kontrol < 0.05 atau L hitung (0.269) > L tabel (0.157) maka H 0 ditolak, artinya sampel tidak berdistribusi normal. Hasil Uji Mann-Whitney U N-gain pada Indikator Memberikan Alasan Kelas Eksperimen dan Kontrol Ranks Kelas N Mean Rank Sum of Ranks N-gain Eksperimen Kontrol Total 64 Terlihat bahwa mean utuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelas kontrol Test Statistics a N-gain Mann-Whitney U Wilcoxon W Z Asymp. Sig. (2-tailed).036 a. Grouping Variable: kelas Interpretasi: Uji Mann-Whitney U N-gain kelas eksperimen dan kontrol Hipotesis: H 0 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda tidak signifikan H 1 = rata-rata nilai kedua sampel berbeda secara signifikan Kriteria Uji: Jika probabilitasnya > 0.05 maka H 0 diterima Jika probabilitasnya < 0.05 maka H 0 ditolak Terlihat nilai statistik uji Z hitung yaitu dan probabilitas < Dengan demikian H 0 ditolak, artinya rata-rata N-gain kedua sampel berbeda secara signifikan.
72 127 A. KELOMPOK EKSPERIMEN DOKUMENTASI PENELITIAN Siswa membentuk kelompok dan guru memberikan arahan dalam mengerjakan LKS dengan bantuan bahan ajar brosur Siswa membaca dan mempelajari brosur
73 128 Siswa mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur dan pengamatan pada brosur Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing
74 129 B. KELOMPOK KONTROL Siswa membentuk kelompok dan guru memberikan arahan dalam mengerjakan LKS Siswa mendiskusikan jawaban pada LKS dengan bantuan literatur Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing
75 130
SILABUS (Kelas eksperimen)
62 SILABUS (Kelas eksperimen) Nama Sekolah : SMP N 7 Bandarlampung Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas : VII Semester : Genap Standar Kompetensi : 7. Memahami saling ketergantungan antar
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil di SMA Negeri 7 Bandar
19 III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil di SMA Negeri 7 Bandar Lampung pada bulan November 2012. B. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi
Geografi PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUN BERKELANJUTAN I. K e l a s. xxxxxxxxxx Kurikulum 2006/2013. A. Kerusakan Lingkungan Hidup
xxxxxxxxxx Kurikulum 2006/2013 Geografi K e l a s XI PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUN BERKELANJUTAN I Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut.
SILABUS. Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Pertemuan I:
56 SILABUS Satuan Pendidikan : SMA Negeri 8 Bandar Lampung Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Semester : X / 2 (Genap)Tahun Pelajaran : 2012/2013 Standar Kompetensi : 4. Menganalisis hubungan antara komponen
METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei di SMA Negeri 1 Terusan
19 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei di SMA Negeri 1 Terusan Nunyai Lampung Tengah semester genap tahun pelajaran 2011/2012. B. Populasi
LAMPIRANSURAT UJI VALIDITAS SD MANGUNSARI 05 SALATIGA
LAMPIRAN 99 LAMPIRAN SURAT 100 LAMPIRANSURAT UJI VALIDITAS SD MANGUNSARI 05 SALATIGA 101 102 103 LAMPIRAN SURAT VALIDASI PAKAR 104 105 106 107 108 109 110 LAMPIRAN SURAT SD PANGUDI LUHUR AMBARAWA 111 112
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada semester genap bulan Mei Tahun. Pelajaran 2012/2013 di SMP Negeri 1 Talang Padang.
31 III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada semester genap bulan Mei Tahun Pelajaran 2012/2013 di SMP Negeri 1 Talang Padang. B. Populasi dan Sampel
PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN IV
xxxxxxxxxx Kurikulum 2006/2013 Geografi K e l a s XI PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN IV Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP N 7 Bandarlampung pada bulan
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan tempat Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP N 7 Bandarlampung pada bulan Mei 2013. B. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa
3. Pelestarian makhluk hidup dapat memberikan keuntungan ekonomi kepada masyarakat berupa
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 10. PELESTARIAN LINGKUNGANLatihan soal 10.2 1. Tempat pelestarian hewan langka orang hutan di Tanjung Puting bertujuan agar Tidak merusak pertanian dan mampu berkembangbiak
Indikator Produk 1. Menjelaskan keterkaitan. antara kegiatan manusia dengan masalah. perusakan lingkungan 2. Menjelaskan keterkaitan
56 SILABUS KELAS EKSPERIMEN Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi : SMA Negeri 1 Seputih Mataram : Biologi : X/2 (Genap) : 4. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VI SD NEGERI BACIRO OLEH : ULFAH KHUMAYASARI
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS VI SD NEGERI BACIRO OLEH : ULFAH KHUMAYASARI 13108241151 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI
KATA PENGANTAR. Malang, 28 April Penulis
1 KATA PENGANTAR Puji syukur kami sampaikan ke hadirat Allah SWT karena atas kemurahan-nya penyusun dapat menyelesaikan perangkat pembelajaran ini. Perangkat ini dibuat dengan maksud memenuhi tugas matakuliah
SMP NEGERI 3 MENGGALA
SMP NEGERI 3 MENGGALA KOMPETENSI DASAR Setelah mengikuti pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi pentingnya keanekaragaman makhluk hidup dalam pelestarian ekosistem. Untuk Kalangan Sendiri
TUNTAS/PKBM/1/GA - RG 1 Graha Pustaka
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO: 1 Mata Pelajaran : Geografi Kelas/Semester : XI/1 Materi Pokok : Fenomena Biosfer dan Antroposfer Pertemuan Ke- : 1 dan 2 Alokasi Waktu : 2 x pertemuan (4 x 45 menit)
45 LAMPIRAN-LAMPIRAN
LAMPIRAN-LAMPIRAN 45 46 46 LAMPIRAN I RENCANA PERBAIKAN PEMBELAJARAN SIKLUS I Sekolah : SD Negeri 2 Jatipohon. Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam. Kelas / Semester : IV / 1 Waktu : 6 x 35 menit ( 3
Disusun Oleh: Faisal Rahmad H Fabian
Disusun Oleh: Faisal Rahmad H. 1231010038 Fabian 1231010039 Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup yang Dilakukan Pemerintah dalam Pembangunan Berkelanjutan Upaya pemerintah untuk mewujudkan kehidupan adil
III. METODE PENELITIAN. Tempat penelitian adalah SMP Negeri 28 Bandar Lampung Tahun pelajaran
23 III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian adalah SMP Negeri 28 Bandar Lampung Tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September 2013. B.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I Sekolah : SD Negeri Dukutalit 02 Mata Pelajaran Kelas/Semester Materi Pokok/Topik Alokasi Waktu : Ilmu Pengetahuan Alam : V / I : Cara tumbuhan hijau membuat makanan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS II Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SDN CIBEUNYING : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) : IV (Empat) / 2 (Dua) : 3 x 35 menit A. Standar
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember semester ganjil tahun. pelajaran 2013/2014 di SMP Muhammadiyah 1 Gisting.
30 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SMP Muhammadiyah 1 Gisting. B. Populasi dan Sampel
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Muhamadiyah 3 Bandar Lampung
23 III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Muhamadiyah 3 Bandar Lampung pada bulan Mei 2011 B. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah
Contoh Makalah Penelitian Geografi MAKALAH PENELITIAN GEOGRAFI TENTANG LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA
Contoh Makalah Penelitian Geografi MAKALAH PENELITIAN GEOGRAFI TENTANG LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA Disusun oleh: Mirza Zalfandy X IPA G SMAN 78 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN ( Pertemuan ke-1)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN ( Pertemuan ke-1) Satuan Sekolah : SMP Negeri 1 Cigasong Mata Pelajaran : IPA Biologi Kelas / Semester : VII / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (2 jam pelajaran)
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian simpulan dapat dibagi dua yaitu :
BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian simpulan dapat dibagi dua yaitu : 1. Simpulan Umum Pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA di kelas 4 SD Laboratorium UPI sudah diterapkan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan tempat Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP Negeri 21 Bandar Lampung yaitu pada bulan Oktober 2015. B. Populasi dan Sampel
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP N 2 Mlati Mata Pelajaran : IPA Kelas / Semester : VIII / 1 Alokasi Waktu : 1 x 40 menit ( Pertemuan 1) A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah pada bulan Mei semester genap Tahun Pelajaran
28 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah pada bulan Mei semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014 di SMA Negeri 1 Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. B. Populasi dan
SILABUS (Kelas eksperimen)
Lampiran 1. Perangkat Pembelajaran 57 SILABUS (Kelas eksperimen) Sekolah : SMA Negeri 2 Metro Mata Pelajaran : Biologi Kelas : XI Semester : 2 (Genap) Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1
97 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Alokasi Waktu : SDN CIBEUNYING : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) : IV (Empat) / 2 (Dua) : 3 x 35 menit A. Standar
PETA KOMPETENSI TEMA PENCEMARAN AIR
PETA KOMPETENSI TEMA PENCEMARAN AIR SK KD Indikator Fisika Kimia Biologi 4.Memahami 2. Memahami 7. Memahami saling berbagai sifat dalam klasifikasi zat ketergantungan dalam perubahan fisika dan ekosistem
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pada pelaksanaan tindakan ini akan diuraikan tentang kondisi awal, siklus I dan siklus II,. Kondisi awal yang merupakan gambaran faktual
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Merbau Mataram pada 24-
19 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Merbau Mataram pada 24-30 vember 2012 B. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Natar pada bulan Mei 2011
III. METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Negeri 1 Natar pada bulan Mei 2011 B. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa
SOAL KONSEP LINGKUNGAN
131 SOAL KONSEP LINGKUNGAN 1. Ciri-ciri air yang tidak tercemar adalah a. Tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa b. Berkurangnya keberagaman biota perairan c. Banyak biota perairan yang mati d.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014
132 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Kompetensi Kejuruan Topik : Limbah di Lingkungan Kerja Kelas/Semester :
Ana Wahyuningtyas. Untuk SD Kelas iii semester 1. Universitas Sanata Dharma
Ana Wahyuningtyas Untuk SD Kelas iii semester 1 Universitas Sanata Dharma Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena saya bisa menyelesaikan buku IPA ini. Buku IPA ini diharapkan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Disusun untuk memenuhi tugas Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Dosen Pengampu: Dra. Murtiningsih, M.Pd. Oleh: Tabah Asmarani 13108244026 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN ( Pertemuan ke-2)
Lampiran A.3 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN ( Pertemuan ke-2) Satuan Sekolah : SMP Negeri 1 Cigasong Mata Pelajaran : IPA Biologi Kelas / Semester : VII / 2 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Standar Kompetensi : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya. dalam pemecahan masalah
100 RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN (RPP) RPP-3 Kelas Eksperimen Mata Pelajaran : Matematika Materi Pokok : Keliling dan luas daerah daerah segiempat Sub Materi Pokok : Luas daerah daerah jajar genjang
III. METODE PENELITIAN. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-3 SMAN 2 Kalianda semester
24 III. METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-3 SMAN 2 Kalianda semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012 pada pokok bahasan Kinematika Gerak Lurus. Dengan jumlah
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) : SMP N 2 Yogyakarta. : Hidup sehat dengan air bersih. : 4 x pertemuan (6 x 40 menit)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah Mata Pelajaran Tema Kelas / Semester Alokasi Waktu : SMP N 2 Yogyakarta : IPA Terpadu : Hidup sehat dengan air bersih : VII (Tujuh) / II : 4 x pertemuan
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 10. PELESTARIAN LINGKUNGANLatihan soal 10.1
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 10. PELESTARIAN LINGKUNGANLatihan soal 10.1 1. Makhluk hidup dapat terhindar dari kepunahan jika manusia... melakukan pelestarian menggunakan sumber daya alam secara
TIPOLOGI EKOSISTEM DAN KERAWANANNYA
TIPOLOGI EKOSISTEM DAN KERAWANANNYA 1 OLEH : Kelompok V Muslim Rozaki (A 231 10 034) Melsian (A 231 10 090) Ni Luh Ari Yani (A 231 10 112) Rinanda Mutiaratih (A 231 11 006) Ismi Fisahri Ramadhani (A 231
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika
153 LAMPIRAN VI RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) (Kelas Eksperimen II) Nama Sekolah : SMP N 2 Kubung Mata Pelajaran : Matematika Kelas : VII Semester : II (Dua) Jumlah Pertemuan : 1 x Pertemuan A.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mata Pelajaran : IPA SMK / MAK Kelas/Semester : XI / 3 Alokasi Waktu : 6 minggu x 2 x @ 45 Menit Standar Kompetensi : Memahami polusi dan dampaknya pada manusia dan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari 2014 di SMP Negeri 1
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari 2014 di SMP Negeri 1 Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat. B. Populasi dan Sampel Populasi dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Konservasi adalah pelestarian atau perlindungan.secara harfiah, konservasi berasal dari bahasa Inggris, Conservation yang artinya pelestarian atau perlindungan. Di
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK
UPT PENDIDIKAN KECAMATAN GEBOG DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KUDUS PROVINSI JAWA TENGAH 2012 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar Tema : Lingkungan
DISAMPAIKAN PADA ACARA PELATIHAN BUDIDAYA KANTONG SEMAR DAN ANGGREK ALAM OLEH KEPALA DINAS KEHUTANAN PROVINSI JAMBI
PERAN EKOSISTEM HUTAN BAGI IKLIM, LOKAL, GLOBAL DAN KEHIDUPAN MANUSIA DINAS KEHUTANAN PROVINSI JAMBI DISAMPAIKAN PADA ACARA PELATIHAN BUDIDAYA KANTONG SEMAR DAN ANGGREK ALAM OLEH KEPALA DINAS KEHUTANAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS KONTROL (X 0 )
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS KONTROL ( 0 ) Mata pelajaran Kelas/tingkat Semester Topik Jumlah pertemuan Kompetensi Inti : Biologi : / SMA : II (Genap) : Keseimbangan Ekosistem ( Pencemaran dan
JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN III (TIGA) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN
JENJANG KELAS MATA PELAJARAN TOPIK BAHASAN SD III (TIGA) ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN A. Ketampakan Lingkungan Alam dan Buatan Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 10. PELESTARIAN LINGKUNGANLaihan soal 10.3
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 10. PELESTARIAN LINGKUNGANLaihan soal 10.3 1. Meningkatnya permukiman kumuh dapat menyebabkan masalah berikut, kecuali... Menurunnya kualitas kesehatan manusia Meningkatnya
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2013 di SMP Negeri 2
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2013 di SMP Negeri 2 Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013.
Lampiran 1. Perangkat Pembelajaran a. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran b. Lembar Kerja Peserta Didik c. Peta Kompetensi IPA Terpadu
Lampiran 1. Perangkat Pembelajaran a. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran b. Lembar Kerja Peserta Didik c. Peta Kompetensi IPA Terpadu 89 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Kelas Eksperimen) Mata Pelajaran
III. METODE PENELITIAN. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMP Negeri 19 Bandar
19 III. METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMP Negeri 19 Bandar Lampung semester genap tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Penelitian dilakukan di kelas 4 SD Negeri Ujung-Ujung 03 Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang pada semester II tahun pelajaran 2012/2013
PENGARUH KEGIATAN MANUSIA TERHADAP KESEIMBANGAN
BAB 3 PENGARUH KEGIATAN MANUSIA TERHADAP KESEIMBANGAN LINGKUNGAN Tujuan Pembelajaran: Setelah mempelajari bab ini, kalian diharapkan dapat: 1. Menjelaskan kegiatan manusia yang dapat memengaruhi keseimbangan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Siklus I Siklus I dilaksanakan 2 kali pertemuan yaitu pada tanggal 2 September 2014 dilaksanakan observasi awal dan tanggal 4 September
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2015 di SMA Negeri 1. Tumijajar semester genap tahun pelajaran 2014/2015.
37 III. METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2015 di SMA Negeri 1 Tumijajar semester genap tahun pelajaran 2014/2015. 3.2 Populasi dan Sampel
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014
154 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Satuan Pendidikan : SMK Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Kompetensi Kejuruan Topik : Limbah di Lingkungan Kerja Kelas/Semester :
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1. : 4 x 35 menit ( 2x pertemuan)
LAMPIRAN - LAMPIRAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SIKLUS 1 Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu : SD Negeri Gringgingsari : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) : VI/1 : 4 x 35 menit (
RANCANGAN PTK. a. Siswa dapat menguasai materi pelajaran secara bersama-sama. Dalam diskusi terjadi interaksi antara siswa, saling tukar menukar
F2 RANCANGAN PTK A. Teori yang mendukung Menurut Sanjaya, Sumantri dan Permana dalam Abimanyu,dkk. (2009:6-18) menyatakan bahwa metode diskusi diartikan sebagai siasat untuk menyampaikan bahan pelajaran
III. METODE PENELITIAN. adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja
23 III. METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah
terpaksa antri atau harus berjalan jauh puluhan kilometer hanya untuk mendapatkan air bersih. Sebaliknya, ketika musim hujan tiba, air menjadi banyak
Di bab awal kamu telah mendapat penjelasan tentang lingkungan alam dan buatan. Lalu bagaimanakah cara memelihara lingkungan alam dan buatan? Bagaimana dampak jika tidak memelihara lingkungan dengan baik?
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013 di
III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2012/2013 di SMA N 15 Bandar Lampung B. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : Biologi Kelas/ Semester : X (Sepuluh)/ 2 Materi Pokok : Keanekaragaman Hayati Pertemuan : Alokasi Waktu : x 5 menit A. Standar
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN (INKUIRI TERBIMBING)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS EKSPERIMEN (INKUIRI TERBIMBING) Ditulis Oleh : Nama : Yanustiana Nur Pratomo NIM : 08312241004 Prodi : Pendidikan IPA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI INTI, KOMPETENSI DASAR, DAN INDIKATOR PEMBELAJARAN
Nama Sekolah : SMPN CIBEBER Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VII / I Alokasi Waktu : 2 40 menit Materi Pokok : Himpunan Pertemuan Ke- : RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI INTI,
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/Semester Tema Alokasi Waktu : SMA Negeri 6 Yogyakarta : Pendidikan Agama Katolik : Perusakan dan Pelestarian Lingkungan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Ada beberapa aspek dalam hasil penelitian yaitu meliputi pelaksanaan tindakan, deskripsi data dan analisis data sebagai berikut : 4.2. Siklus
A. Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMP Bhaktiyasa Singaraja Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VII / Ganjil Tahun Ajaran : 2013-2014 A. Standar Kompetensi Memahami bentuk aljabar,
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Permasalahan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Indonesia adalah Negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat banyak. Salah satunya adalah keanekaragaman jenis satwanya. Dari sekian banyak keanekaragaman
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP N 2 Mlati Mata Pelajaran : IPA Kelas / Semester : VIII / 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP N 2 Mlati Mata Pelajaran : IPA Kelas / Semester : VIII / 1 Alokasi Waktu : 2 x 40 menit A. Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem
