BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
|
|
|
- Ari Rachman
- 7 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Kondisi Awal Pembelajaran di SD Negeri 2 Padas masih bersifat konvensional dimana guru dalam proses pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah. Ketika pembelajaran di kelas VI SD Negeri 2 Padas belum menerapkan metode demonstrasi. Hal itu bisa dilihat dari hasil tes formatif pada kompetisi dasar. Mengidentifikasi berbagai bangun datar sederhana menurut sifat atau unsurnya. Dari hasil tes formatif sebelum pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan metode demonstrasi. Nilai tertinggi 100, nilai terendah 30, nilai rata-rata 58,18 dengan KKM mata pelajaran Matematika 65, prosentase ketuntasan siswa 36% atau 8 siswa yang tuntas. Sedangkan 14 siswa atau 64% belum tuntas. Analisis nilai hasil tes formatif pra siklus / kondisi awal dapat dilihat pada tabel 4.1. Tabel 4.1 Analisis nilai tes pra siklus Nilai Frekuensi % Keterangan Nilai rata-rata > % Tuntas 58,18 < % Belum Tuntas Jumlah 22 29
2 Pada bagian ini disajikan hasil penelitian dari siklus I dan siklus II dengan hasil dalam bentuk tabel dan nilai serta pembahasannya, yang berorientasi pada analisis dari tes formatif dan penggunaan metode pembelajaran serta media yang digunakan guru, sebagai berikut : Pelaksanan Siklus I Dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas hasil belajar siswa, maka peneliti mengembangkan rencana Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). Dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus yang masing masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. 1 Perencanaan a. Identifikasi masalah dan perumusan masalah. Dalam mengidentifikasi masalah dan merumuskan masalah ini, peneliti berkolaborasi dengan beberapa teman sejawat dan pembimbing untuk mengungkap dan memperjelas permasalahan yang peneliti hadapi. Untuk dicarikan jalan pemecahan yang tepat, sampai diperoleh hasil yang memuaskan. b. Merancang pembelajaran dengan menitik beratkan pada penggunaan media pembelajaran dan metode yang tepat. c. Menyusun lembar observasi. d. Merancang tes formatif. 30
3 2 Pelaksanaan Pembelajaran a. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. b. Memperlihatkan macam macam bangun ruang. c. Motivasi siswa. d. Membahas hasil kerja siswa. e. Mengerjakan tes formatif. 3 Program Pengawasan a. Dari pengamatan yang dilakukan oleh teman sejawat diperoleh hasil sebagai berikut : Dalam pembelajaran, guru memberikan motivasi untuk menarik perhatian siswa Selama proses pembelajaran, guru menggunakan metode pembelajaran secara tepat Dalam proses pembelajaran, guru menjelaskan secara sistematis dan menggunakan penguatan Dalam pembelajaran, ada siswa kurang aktif menerima pelajaran b. Dari pengamatan terhadap siswa, diperoleh temuan sebagai berikut : Siswa tampak takut, selalu diam dan tidak mau bertanya Dalam bertanya siswa belum menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar 31
4 4 Proses Refleksi Setelah peneliti mengadakan pamantauan dan evaluasi pelaksanaan pada siklus I, peneliti perlu mengadakan perbaikan antara lain : Pemahaman bangun jajaran genjang Pencatatan hasil luas dan keliling jajaran genjang Mendiskusikan hasil pencatatan penelitian dan bertanya jawab dengan nara sumber Alternatif ini dapat lebih memotivasi dan menarik siswa dapat menghitung luas dan keliling jajaran genjang dengan baik. 1 Refleksi Siklus I Dalam siklus I pelaksanaan perbaikan pembelajaran yang direncanakan difokuskan pada penerapan metode pembelajaran demonstrasi, sebagai upaya meningkatkan pemahaman materi menghitung luas dan keliling bangun datar oleh siswa. Maka fokus penelitian adalah hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan metode pembelajaran demonstrasi serta dampaknya terhadap hasil pembelajaran. Berdasarkan analisis data, catatan selama pelaksanaan pembelajaran dan refleksi setelah pembvelajaran, ada perubahan yang cukup berarti. Perubahan yang dimaksud sebagai berikut : a. Peran Guru dala Pembelajaran Sebelum perbaikan siklus I peran gurusangat dominan dengan metode ceramah menerangkan materi pelajaran, dengan 32
5 menggunakan metode pembelajaran demonstrasi dominan guru menjadi berkurang. Sebab siswa terlibat dalam proses pembelajaran, terutama dalam mengerjakan tugas didepan kelas dan mendemonstrasikan cara menghitung luas dan keliling jajaran genjang. b. Kondisi Pembelajaran Kondisi pembelajaran lebih interaktif, ditandai dengan kerjasama dan tanya jawab baik antara guru dengan siswa maupun antar siswa lainnya. Terjadi pula komunikasi siswa dalam mengerjakan lembar kerja kelompok. c. Aktivitas siswa dalam proses pembelajaran Adanya ceramah, tanya jawab, pemberian tugas dan observasi yang dipadukan menciptakan keikutsetaan siswa pada proses kegiatan pembelajaran. siswa tidak hanya terpaku dibangku sebagai pendengar, tetapi berubah dengan kegiatan mengerjakan soal-soal yang diberikan guru secara bergantian. d. Penguasaan Materi Penguasaan materi pelajaran ini dapat dilihat ketika siswa dapat menjawab pertanyaan guru dengan benar, maupun menyelesaikan tugas yang diberikan dan memiliki keterampilan dalam menyelesaikan tugas. 33
6 e. Hasil Belajar Perolehan nilai dan prosentase ketuntasan belajar siswa meningkat. Pada pembelajaran yang dilaksanakan sebelum perbaikan terlihat bahwa prosentase ketuntasan belajar hanya mencapai 36% pada perbaikan pembelajaran I menjadi 77% sehingga terlihat data peningkatan 41%. Analisi nilai hasil tes formatif siklus I dapat dilihat dalam tabel 4.2. Tabel 4.2 Analisis nilai tes formatif siklus I Nilai Frekuensi % Keterangan Nilai rata-rata > % Tuntas 82,72 < % Belum Tuntas Jumlah 22 f. Rencana tindak lanjut Sehubung masih kurang berhasilnya pembelajaran pada perbaikan pembelajaran siklus I, maka peneliti berupaya menemukan faktor penyebab kekurang berhasilan pembelajaran pada siklus I. Dari kegiatan refleksi dan diskusi dengan teman sejawat, serta bantuan dari supervisor ditemukan faktor penyebabnya yaitu, penggunaan metode pembelajaran yang kurang optimal. Selanjutnya peneliti memfokuskan penelitian perbaikan pembelajaran demonstrasi yang optimal, yaitu menunjuk langsung siswa pada contoh-contoh cara menghitung luas dan keliling jajaran genjang. 34
7 Pelaksanaan Siklus II Atas dasar hasil dan refleksi terhadap perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan efektifitas hasil belajar siswa pada siklus I dan diskusi dengan teman sejawat serta konsultasi dengan dosen pembimbing serta mengkaji beberapa teori pembelajaran Matematika Kelas VI di Sekolah Dasar, maka peneliti mengembangkan rencana perbaikan pembelajaran berupa prosedur kerja yang dilaksanakan didalam kelas yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. 1 Proses Perencanaan a. Perencanaan tindakan pada siklus II didasarkan atas hasil refleksi pada siklus I. Dalam perencanaan ini peneliti berkolaborasi dengan beberapa teman sejawat dan pembimbing untuk mengungkap dan memperjelas permasalahan yang peneliti hadapi untuk dicarikan jalan pemecahan yang tepat, sampai diperoleh hasil yang memuaskan. b. Merancang pembelajaran dengan menitik beratkan pada aktivitas guru untuk mengungkapkan dan menggunakan media pembelajaran secara optimal dengan menggunakan metode demonstrasi. c. Mengecek kembali lembar observasi. d. Merencanakan waktu yang diperlukan untuk menyampaikan materi pembelajaran. e. Merancang tes formatif. 35
8 2 Proses Pelaksanaan Pembelajaran a. Mengabsen siswa. b. Menggunakan gambar persegi panjang c. Guru membimbing siswa untuk menghitung luas dan keliling persegi panjang. d. Guru memotivasi siswa didalam mengikuti pelajaran. e. Mempresentasikan kerja kelompok, kelompok lain memberikan tanggapan. f. Siswa mengerjakan tes formatif. 3 Proses Pengamatan Dalam proses pembelajaran penelitian diamati oleh teman sejawat, adapun hasil yang diperoleh sebagai berikut : Dalam pembelajaran, guru sudah jelas dalam bertanya, sehingga siswa dapat menangkap maksud pertanyaan. Dalam pembelajaran, guru mengadakan perpindahan giliran dalam bertanya, sehingga siswa merasa diperhatikan. Dalam proses pembelajaran, guru memberi waktu berpikir saat bertanya, namun agak cepat. Dalam pembelajaran, guru menggunakan media pembelajaran sehingga memperjelas pemahaman siswa. Dalam proses pembelajaran siswa antusias dalam menghitung luas dan keliling persegi panjang dengan media gambar. 36
9 4 Proses Refleksi Setelah selesai melaksanakan kegiatan perbaikan pembelajaran pada siklus II ini dan pengamatan atas tindakan pembelajaran di atas tindakan pembelajaran didalam kelas, selanjutnya diadakan refleksi atas segala kegiatan yang telah dilakukan dalam kegiatan pada siklus II diperoleh hasil sebagai berikut : a. Dalam menggunakan media pebelajaran yang optimal, berakibat siswa lebih mudah menerima penjelasan guru tentang luas dan keliling persegi panjang menggunakan media berupa gambar persegi panjang. b. Secara umum pelaksanaan sudah berjalan dengan baik siklus II sudah cukup berhasil, sebab yang dicapai siswa sudah memenuhi kriteria keberhasilan. Keberhasilan dan Kegagalan a. Deskripsi kesiapan menerima pelajaran Dari hasil observasi kesiapan menerima pelajaran diperoleh gambaran kesiapan menerima pelajaran waktu proses pembelajaran dalam siklus I. Kesiapan siswa dalam menerima pelajaran relatif masih kurang. Hal ini dipengaruhi karena siswa tidak memperhatikan jadwal pelajaran. 37
10 b. Proses Pembalajaran Dari hasil observasi proses pembelajaran diperoleh kekurangaktifan siswa dalam proses pembelajaran disebabkan oleh faktor faktor sebagai berikut : 1) Kurangnya guru memberi motivasi kepada siswa. 2) Kurangnya perhatian orang tua kepada pendidikan. 3) Alat peraga kurang memadai. 4) Lingkungan kurang mendukung didalam pembelajaran Pembahasan Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa setelah penerapan metode demonstrasi. Dalam hal ini peneliti akan mengungkapkan hasil yang dicapai oleh siswa, sebagai berikut : 1 Hasil Evaluasi sebelum Perbaikan / Prites Tabel 4.3 Hasil Evaluasi mata pelajaran Matematika sebelum perbaikan ( Prites ) No Rentang Nilai Jumlah Prosentase Tuntas % Tidak Tuntas % % % % % % % % % - Jumlah % 36 % 64 % 38
11 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat hasil evaluasi mata pelajaran Matematika dengan materi menghitung luas dan keliling jajaran genjang Kelas VI semester 1 SD Negeri 2 Padas Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Sebelum kegiatan perbaikan pembelajaran, bahwa dari 22 siswa, nilai 40 sebanyak 5 siswa, nilai 50 sebanyak 6 siswa, nilai 60 sebanyak 1 siswa, nilai 70 kosong, nilai 80 sebanyak 7 siswa, nilai 90 kosong dan nilai 100 sebanyak 1 siswa. 2 Hasil Evaluasi Siklus I Setelah melakukan kegiatan perbaikan pembelajaran siklus I, maka hasil evaluasi pada akhir siklus I mengalami peningkatan yang dapat dilihat pada tabel 2 seperti berikut : Tabel 4.4 Hasil Evaluasi mata pelajaran Matematika siklus I No Rentang Nilai Jumlah Prosentase Tuntas Tidak Tuntas % % % % % % - Jumlah % 77 % 23 % Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat hasil evaluasi mata pelajaran Matematika dengan materi menghitung luas dan keliling jajaran genjang Kelas VI semester I SD Negeri 2 Padas Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan. Pada akhir perbaikan pembelajaran siklus I dari 22 siswa yang mendapat nilai 50 39
12 sebanyak 2 siswa, nilai 60 sebanyak 3 siswa, nilai 70 kosong, nilai 80 sebanyak 5 siswa, nilai 90 sebanyak 6 siswa dan nilai 100 sebanyak 6 siswa. Pada siklus I mengalami peningkatan. 3 Hasil Evaluasi Siklus II Setelah melakukan kegiatan perbaikan pembelajaran siklus II, maka hasil evaluasi akhir siklus II mengalami peningkatan seperti dapat dilihat pada tabel 3 seperti berikut : Tabel 4.5 Evaluasi mata pelajaran Matematika Siklus II No Rentang Nilai Jumlah Prosentase Tuntas Tidak Tuntas % % % % % % % - Jumlah % 95 % 5 % Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat hasil evaluasi mata pelajaran Matematika dengan materi menghitung luas dan keliling persegi panjang Kelas VI semester 1 SD Negeri 2 Padas Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan, pada akhir perbaikan pembelajaran siklus II dari 22 siswa yang mendapat nilai 60 sebanyak 1 siswa, nilai 75 kosong, nilai 80 sebanyak 2 siswa, nilai 85 sebanyak 2 siswa, nilai 90 sebanyak 3 siswa, nilai 95 sebanyak 2 siswa dan nilai 100 sebanyak 12 siswa. 40
13 Dalam pembelajaran siklus II kelihatan sangat memuaskan, dan anak yang tuntas mencapai 95 %. Untuk itu tidak perlu diperbaiki di siklus III. Apabila hasil perolehan data tersebut disajikan dalam bentuk tabel, maka dapat dilihat pada tabel 4 sebagai berikut : Tabel 4.6 Peningkatan ketuntasan hasil belajar No Kentutasan Pra Siklus Siklus I Siklus II Jumlah % Jumlah % Jumlah % 1 Tuntas 8 36 % % % 2 Belum Tuntas % 5 23 % 1 5 % Dengan melihat data diatas dapat diuraikan sebagai berikut : a. Sebelum perbaikan pembelajaran siswa yang tuntas hanya 8 siswa dari 22 siswa ( 36 % ) b. Pada siklus I yang tuntas 17 siswa dari 22 siswa ( 77 % ) c. Pada siklus II siswa yang tuntas 21 siswa dari 22 siswa ( 95 % ) Sedangkan siswa yang belum tuntas, sebagai berikut : a. Sebelum perbaikan pembelajaran 14 siswa dari 22 siswa belum tuntas ( 60 % ) b. Pada siklus I ada 5 siswa dari 22 siswa yang belum tuntas ( 23 % ) c. Pada siklus II yang belum tuntas ada 1 siswa dari 22 siswa ( 5 % ) 41
14 Tabel 4.7 PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SIKLUS I DENGAN SIKLUS 2 SD NEGERI 2 PADAS No Kondisi Jumlah tuntas Prosentase Rata-rata Keterangan 1 Siklus 1 17 Anak 77 % 85,0 2 Siklus 2 21 Anak 95,45 % 93,64 Peningkatan 4 Anak 18,45 % 8,64 42
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Kondisi Awal Berdasarkan pengamatan hasil belajar kelas I SD Negeri 4 Boloh pada awal semester 2 Tahun pelajaran 2011 / 2012, banyak siswa yang kurang aktif,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.. Diskripsi Per siklus Berdasarkan identifikasi analisis dan perumusan masalah yang telah di uraikan di atas, maka pada bagian ini akan dipaparkan mengenai program
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Pra Siklus Kondisi awal ketika guru menerapkan metode ceramah dan penggunaan alat peraga dalam kelompok kecil adalah siswa tidak
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif. Satu penelitian yang bersifat praktis, situsional, dan kondisional
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Hasil Penelitian 4.1. Sebelum Perbaikan ( Pra Siklus ) Berdasarkan hasil tes formatif sebelum diadakan perbaikan pembelajaran sampai pelaksanaan perbaikan pembelajaran
Gambar 1. Grafik Ketuntasan Hasil Belajar IPA Pra Siklus.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Setelah melakukan penelitian pembelajaran yang dilaksanakan ternyata hasil belajar menunjukkan adanya kemajuan. Kemajuan tersebut dapat dibuktikan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
22 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode Student Teams Achievmet Division (STAD). Guru mengawali pembelajaran
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISA DATA A. Deskripsi Data Berdasarkan data yang diperoleh dari sekolah keadaan siswa kelas 3 MIN Wonoketingal pada semester satu diperoleh data yaitu dari 28 siswa dikategorikan
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu dengan metode ceramah. Guru mengawali
Deskripsi Siklus 1
17 Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan, dengan Standar Kompetensi: 5. Memahami Hubungan Sesama Makhluk Hidup dan Antara Makhluk Hidup dengan Lingkungannya, dan Kompetensi Dasar: 5.1. Mengidentifikasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
27 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Mangunsari 05 Salatiga dengan jumlah siswa 40, laki-laki sebanyak 24
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Prasiklus Kondisi prasiklus merupakan titik awal munculnya penelitian tindakan kelas ini. Dalam pembelajaran awal pada mata pelajaran PKn tentang globalisasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.. Deskripsi Per Siklus Berdasarkan identifikasi serta rumusan masalah, berikut akan peneliti uraikan secara singkat dan sederhana tentang hasil-hasil perbaikan yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas II SD Negeri 11 Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tlogodalem. SD Negeri Tlogodalem terletak di Dusun Ngadisari, Desa Tlogodalem, Kecamatan Kertek, Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas III SD Kayuapu, semester I, yang berjumlah 27 siswa. Berdasarkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian Penelitian merupakan jenis penelitian tindak kelas, dengan yang digunakan penulis adalah Penelitian
3.2. Variabel yang Diselidiki Variabel yang diteliti ada 2, yaitu: 1. Penerapan Teori STAD 2. Hasil belajar siswa sebagai variavel terikat
14 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian perbaikan dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan Agustus, September, dan Oktober 2012. Adapun pelaksanaan perbaikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
33 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Diskripsi Kondisi Awal Berdasarkan pada hasil pengamatan yang diperoleh pada pembelajaran matematika pada siswa kelas IV, ditemukan bahwa pembelajaran matematika
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Pelaksanaan Tindakan Kondisi Awal
21 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas I SD Negeri 4 Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan sebelum
H S A I S L I PE P N E E N L E I L T I I T A I N A DA D N A PE P M E B M A B H A A H S A A S N
21 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Sebelum pelaksanaan siklus I dan siklus II penulis terlebih dahulu melakukan observasi awal dengan tujuan mengetahui tingkat hasil
X f fx Jumlah Nilai rata-rata 61 Keterangan :
40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di SD Negeri Wringingintung 01 yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Berdasarkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Tegalharjo 02 Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 SD Negeri Tegalharjo 02 Kecamatan Trangkil Kabupaten
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
32 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Diskripsi Per Siklus 4.1.1. Pelaksanaan Siklus I 4.1.1.1.Perencanaan Setelah berdiskusi dengan teman sejawat, peneliti menentukan pendekatan CTL (Contextual
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilaksanakan dalam praktek pembelajaran di kelas V SD Negeri Jembrak Kabupaten Semarang, dengan jumlah siswa 16 orang pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Dukutalit 0 Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Siswa siswi SD Negeri Dukutalit 0 Kecamatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
16 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Sebelum pelaksanaan siklus I dan siklus II penulis terlebih dahulu melakukan observasi awal dengan tujuan mengetahui tingkat hasil
BAB III METODE PENELITIAN TINDAKAN KELAS. kehadiran peneliti dan lokasi penelitian, data dan sumber data, instrumen penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN TINDAKAN KELAS Pada bab metode penelitian ini akan diuraikan mengenai pendekatan dan jenis penelitian, kehadiran peneliti dan lokasi penelitian, data dan sumber data, instrumen
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1Deskriptif Kondisi Awal Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Plobangan Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo, dalam hal ini siswa
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metodologi Penelitian 1. Subyek Penelitian Subyek yang akan diteliti pada penelitian ini adalah siswa Kelas IV semester Genap MI Baiturrahim Kecamatan Tembalang Kota Semarang
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGHITUNG LUAS DAN KELILING JAJARAN GENJANG MELALUI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI KELAS VI SD NEGERI 2 PADAS
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGHITUNG LUAS DAN KELILING JAJARAN GENJANG MELALUI PENERAPAN METODE DEMONSTRASI KELAS VI SD NEGERI 2 PADAS SKRIPSI Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Data Hasil Penelitian 1. Pra siklus Pada tahap pra siklus ini yang dilakukan oleh peneliti berupa pendokumentasian daftar nama, daftar nilai peserta didik, dan
BAB III METODE PENELITIAN
16 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Dan Karakteristik Subyek Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). PTK memiliki tujuan untuk meningkatkan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
46 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Diskripsi Kondisi Awal Penelitian ini dimulai dari tahap pra siklus dilakukan dari Sabtu, 1 September 2012 pukul 07.00-08.10 mata pelajaran MATEMATIKA dengan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Frekuensi Persentase 1 Tuntas 7 33% 2 Tidak tuntas 14 67% Jumlah % Minimum 30 Maksimum 82
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Diskripsi Kondisi Awal Hasil belajar matematika siswa kelas 4 SD Negeri 3 Jumo Kecamatan Kedungjati Kabupaten Grobogan semester 1
Hasil Belajar IPA Kelas I Pra Siklus BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Tindakan
21 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas I SD Negeri 5 Menduran Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab IV ini akan dibahas tentang hasil penelitian meliputi deskripsi kondisi awal, deskripsi hasil siklus I, deskripsi hasil perbaikan pada siklus II, pembahasan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
18 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu dengan metode ceramah. Guru mengawali pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Penelitian Per Siklus Hasil penelitian dapat dilihat dari data yang ditemukan selama siklus berlangsung. Dalam pebaikan pembelajaran yang telah
BAB IV HASIL PENELITIAN PERBAIKAN DAN PEMBAHASAN. SD N Pucuksari Weleri Kabupaten Kendal terletak di desa Pucuksari RT 02
39 BAB IV HASIL PENELITIAN PERBAIKAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Daerah Penelitian SD N Pucuksari Weleri Kabupaten Kendal terletak di desa Pucuksari RT 02 RW 08, kecamatan Weleri Kendal, terletak di pinggir
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Subjek Penelitian. 3.1.1 Setting Penelitian Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan tepatnya di ruang kelas I. Alasannya
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
35 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Proses perbaikan pembelajaran yang peneliti laksanakan dapat peneliti uraikan secara singkat tentang hasil-hasil yang diperoleh dari setiap
BAB IV HASILPENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASILPENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1Pelaksanaan Tindakan Tindakan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yaitu : a. Membuka pelajaran Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, mengabsen, mengatur
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pra Siklus Pelaksanaan pra siklus pada minggu ke-2 dan ke-3 bulan Oktober 2012 mata pelajaran IPA tentang tumbuhan hijau dengan hasil belajar yang sangat mengecewakan.
Tabel 4.1 Distribusi Ketuntasan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 4 SD Negeri Tunggulsari Semester I/ Pra Siklus
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Pelaksanaan Tindakan 1.1.1. Deskripsi Kondisi Awal Berdasarkan hasil pengamatan yang sudah dilakukan saat pembelajaran IPA, siswa terlihat kurang semangat dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab IV ini akan dibahas mengenai hasil pelaksanaan penelitian, perbandingan hasil penelitian antar siklus, dan pembahasan hasil penelitian yang akan disajikan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum dilaksanakan penelitian, guru lebih banyak melakukan mengajar dengan menggunakan model konvesional yaitu ceramah. Model
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
43 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pra Siklus Kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di Kelas 5 SDN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan melalui praktik pembelajaran di kelas 6 SD Negeri 2 Getas Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, dengan jumlah siswa
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SDN Kalibeji 01 Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang yang terletak di lingkungan rumah warga dan jauh dari pasar
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV DESKRIPSI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus Pelaksanaan tindakan pra siklus dimulai dengan mengadakan observasi awal yang dilakukan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pengertian Metode dan Penelitian Metode adalah cara atau prosedur yang digunakan untuk menganalisa suatu masalah dalam penelitian (Ratna, 2004:34). Kualitas penelitian tergantung
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Subjek, Tempat dan Waktu Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini semua kelas VIII C SMP Negeri 7 Purwokerto yang berjumlah 35. Terdiri dari 17 putra dan 18
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
22 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pra Siklus Pembelajaran pra siklus dilaksanakan pada minggu 3 bulan September 2012. Pelaksanaan pembelajaran pra siklus pada mata pelajaran IPA tentang hubungan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Kondisi awal hasil observasi penelitian diketahui bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Batiombo 02 masih rendah. Hal tersebut
Lampiran 1 : Refleksi Pembelajaran Pra Siklus REFLEKSI PEMBELAJARAN PRA SIKLUS
Lampiran 1 : Refleksi Pembelajaran Pra Siklus REFLEKSI PEMBELAJARAN PRA SIKLUS Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Kelas / Semester : Matematika : Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi
HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) SIKLUS 2
F4 HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) SIKLUS 2 A. Tindakan Kedua (Siklus II) a. Tahap Perencanaan Kegiatan pada rancangan tindakan kedua berdasarkan atas refleksi pada siklus pertama, maka yang menjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Matematika merupakan ilmu yang universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tlogo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Jumlah siswa kelas 4 pada SDN
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama 3 Bulan yaitu bulan Maret, April, dan Mei. Bulan Maret peneliti mulai mengadakan observasi kelas, yaitu mengidentifikasi
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 6 31 % 2 Belum Tuntas % Jumlah %
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal SD Negeri Karangwage 01 adalah sekolah yang berada di Pedesaan dengan kondisi sekolah yang belum memenuhi sarana prasarana pembelajaran
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan suatu bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang memiliki karakteristik antara lain : 1. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan oleh
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini akan dilaksanakan di kelas IV SD Negeri
10 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini akan dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Krengseng 04 Kec Gringsing Kab Batang semester II
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Deskriptif kuantitatif yaitu hasil penelitian yang
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
24 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Dari hasil observasi dan hasil tes, baik tes lesan maupun tes tertulis dapat disimpulkan dan dianalisa bahwa pembelajaran dengan menggunakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Guru memiliki peran yang sangat besar terhadap keberhasilan pendidikan. Untuk itu guru seyogyanya menguasai kemampuan mengajarkan pengetahuan, kecakapan,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum SDN Mangunsari 06 Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SDN Mangunsari 06 Salatiga Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Alamat
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Gendongan 01 yang terletak di Jl. Margorejo No.580 Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Siswa
BAB III METODE PENELITIAN. Lampung, selama 3 bulan mulai bulan Juli 2013 sampai dengan bulan
22 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Setting Penelitian Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 3 Panjang Utara Bandar Lampung, selama 3 bulan mulai bulan Juli 2013 sampai dengan bulan September
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
19 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Siklus I 4.1.1.1 Perencanaan Tindakan Perencanaan tindakan siklus I dimulai memilih materi yang akan diajarkan yaitu panjang satuan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Kondisi Prasiklus Prasiklus dilaksanakan pada minggu 1 dan 2 bulan September 2012 dengan dibantu oleh teman sejawat sebagai pengamat. Dalam
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Lembaga pendidikan yang akan dijadikan tempat pelaksanaan penelitian yaitu SD Kumpulrejo 03 Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga. 4.2
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Distribusi Ketuntasan Belajar IPA kelas IV Pada Prasiklus
23 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Pelaksanaan Tindakan Proses perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat di uraikan secara singkat tentang hasil-hasil yang diperoleh dari setiap tahap
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 1.1.1. Deskripsi Kondisi Awal Proses pembelajaran matematika pada pra siklus guru menggunakan metode pembelajaran konvensional, dimana guru
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Dasar Negeri 08 Salatiga. Subyek yang menjadi fokus penelitian adalah siswa kelas 2
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan
BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan 4.1 Deskripsi Per Siklus Dari instrumen-instrumen yang telah disiapkan untuk menjaring data awal (pra tindakan penelitian) melalui dokumentasi siswa dan hasil belajar
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Deskripsi Kondisi Awal Berdasarkan tes uji kompetensi matematika pada pokok bahasan pecahan ternyata hasilnya kurang memuaskan. Begitu
