UNIT PENJAMINAN MUTU

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "UNIT PENJAMINAN MUTU"

Transkripsi

1 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIDANG AKADEMIK FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Kegiatan Perbaikan Sistem Tata Kelola dan Mutu Manajemen Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Institusi UNIT PENJAMINAN MUTU FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI 2016

2 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI SK. MENDIKNAS NOMOR 149/D/O/2001 Kantor Pusat: Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 10 Kendari Telp./Fax FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN NOMOR : 25/KEP/II.3.AU-1/B/2016 TENTANG PENGESAHAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) AKADEMIK FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menimbang : 1. bahwa Fakultas perikanan dan Ilmu Kelautan memiliki komitemen scara profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM-PT); 2. bahwa pelaksanaan Penjaminan Mutu merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen organisasi baik di tingkat Universitas, Biro, Lembaga, Fakultas, Program Studi; 3. bahwa untuk mencapai sasaran Mutu Pendidikan Tinggi, maka perlu ditetapkan Dokumen SOP Akademik dalam lingkungan FPIK sebagai bagian dari dokumen SPMI yang ditetapkan dengan SK Dekan; Memperhatikan SURAT KEPUTUSAN DEKAN Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Kendari, setelah: : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2. PP No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi 3. PP No. 19 Tahun 2003 tentang Standar Nasional Pendidikan 4. Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 19/SK- PP/III.B/1.a/1999 tanggal 04 Dzulqa idah 1419 H/ 20 Pebruari 1999 M tentang Qaidah Perguruan Tinggi Muhammadiyah. 5. SK Mendiknas RI No. 149/D/O/2001 tentang Pendirian Universitas Muhammadiyah Kendari 6. Rancangan STATUTA UMK tahun Peraturan Akademik UMK tahun Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Program Hibah Kompetisi Berbasis Institusi (PHK-I) Tahun anggaran 2011 No. 4339/673474/PLK/V/2011 tanggal 4 Mei 2011 Mengingat : Hasil Rapat Umum FPIK pada tanggal 21 Maret 2016 dan Rapat Anggota Senat FPIK Pada Tanggal 15 April MEMUTUSKAN Menetapkan : Pertama : Surat Keputusan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tentang Pengesahan Dokumen SOP Akademik Universitas Muhammadiyah Kendari.

3 Kedua : Hal-hal yang belum diatur dalam Keputusan ini akan ditetapkan dalam keputusan tersendiri. Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan, dengan ketentuan segala sesuatunya akan ditinjau kembali dan akan diperbaiki atau ditambahkan sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan ataupun kekurangan dalam rangka penyempurnaan Dokumen tersebut. Ditetapkan di : Kendari Pada Tanggal : 10 Jumadil Akhir 1437 Bertepatan Tanggal : 18 April 2016 Tembusan: 1. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari 2. Wakil Rektor Lingkup Universitas Muhammadiyah Kendari 3. Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Kendari 4. Ketua Program Studi Lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

4 Daftar Isi KODE DOKUMEN... i DAFTAR ISI... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR SOP Prosedur Penerimaan Mahasiswa Baru... 1 Prosedur Registrasi Mahasiswa Baru... 4 Prosedur Herregistrasi Mahasiswa Lama... 6 Prosedur Pengajuan Penawaran Mata Kuliah... 9 Prosedur Penyusunan Rencana Studi Mahasiswa Prosedur Pengurusan KTM Prosedur Bimbingan Dan Konsultasi Akademik Prosedur Perkuliahan Dan Praktikum Prosedur Ujian Semester Prosedur Pelaksanaan Semester Pendek Prosedur Ujian Susulan Prosedur Ujian Bentrok (Khusus) Prosedur Kartu Hasil Semester Prosedur Evalusi Proses Belajar Mengajar Prosedur PENGAJUAN SKRIPSI TA. DAN UJIAN AKHIR SARJANA Prosedur Pendaftaran Sidang S Prosedur Pelaksanaan Wisuda Prosedur Pembuatan Tanda Lulus Sementara Prosedur Pembuatan Rangkuman Nilai Prosedur Pembuatan Ijazah Prosedur Mutasi Masuk UMK Prosedur Mutasi Alih Jenjang Prosedur Mutasi Keluar UMK Prosedur Integrasi Antar Fakultas Prosedur Izin Aktif Kembali Prosedur Pemanggilan Mahasiswa Dan Perpanjangan Masa Studi Mahasiswa Prosedur Pindah Waktu Kuliah Prosedur Cuti Akademik Prosedur Penetapan Mata Kuliah Baru Prosedur Penghapusan Dan Perubahan Mata Kuliah Prosedur Pengalokasian Ruangan Perkuliahan Prosedur Pembukaan Dan Penutupan Program Studi Prosedur Verifikasi Beban Mengajar Dosen Tiap Semester Prosedur Standar Akreditasi Program Studi Sarjana i

5 Kata Pengantar Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan tolok ukur atau butir-butir mutu yang harus dipenuhi oleh Universitas dan seluruh Unit Kerja di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai salah satu bentuk wujud nyata seluruh civitas akademika dalam mendorong percepatan kemajuan gerak dan mutu pendidikan di lingkungan UMK. Terbitnya SOP hendaknya dapat menjadi acuan bagi seluruh stokeholder di lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Diharapkan pula dengan adanya SOP ini akan memacu kesadaran civitas akademika FPIK untuk membangun dan mengembangkan institusi ini menjadi lebih bermakna di tengah-tengah masyarakat. Kita semua berharap bahwa seluruh unit kerja yang ada di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari menjadikan SOP sebagai panduan dalam mengambil kebijakan di lingkungannya. Hal ini diperlukan agar gerak dan langkah seluruh unit kerja dapat bersamasama beriringan menuju capaian yang telah dicita-citakan demi kemajuanfpik dan UMK. Keyakinan kita untuk mendapatkan kualitas yang baik mestilah diiringi dengan keseriusan menerapkan aturan main yang telah disepakati, karena dengan aturan main, maka semua aktivitas akademis berjalan lancar. Semua panduan ini diharapkan menjadi Strategi Pencapaian Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai aturan main yang dapat dijadikan pedoman untuk merumuskan hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan arah gerak semua unit kerja agar tetap seiring sejalan dengan visi dan misi Universitas, Fakultas dan Program Studi secara utuh. ii

6 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi: Halaman: PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU 1. Tujuan Prosdur Prosedur penerimaan mahasiswa baru bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, jalur, prosedur dan waktu penerimaan mahasiswa baru. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi jalur, tata cara, persyaratan, prosedur pendaftaran serta unit organisasi yang terlibat dalam penerimaan mahasiswa baru. 3. Standar 1. Calon mahasiswa baru adalah lulusan SLTA dan/atau sederajat yang kelas reguler maupun kelas khusus, 2. Waktu pendaftaran sebagaimana tercantum dalam kalender akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, 3. Calon mahasiswa baru mendaftar melalui panitia pendaftaran dengan menyerahkan : a. Fotocopy ijazah/sttb SLTA dan/atau sederajat yang telah dilegalisir sebanyak 3 (tiga) lembar dan menunjukkan aslinya, b. Pas foto hitam putih ukuran 2 3 cm dan 4 6 cm, masing-masing sebanyak 2 lembar c. Uang pendaftaran sesuai yang telah ditetapkan 4. Calon mahasiswa baru dapat memilih dua program studi dari fakultas yang sama ataupun yang berbeda, dengan urutan pilihan menunjukkan urutan prioritas, 5. Calon mahasiswa baru memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran belajar pada program yang dipilih, 6. Formulir pendaftaran yang disediakan oleh panitia pendafataran berisi : a. 1 (satu) buah map UMK, b. 1 (satu) rangkap formulir pendafataran, c. 1 (satu) buah buku panduan, d. 1 (satu) rangkap kontrak moral yang terdiri dari warna putih, biru dan kuning. 4. Definisi Istilah Penerimaan Mahasiswa Baru adalah proses seleksi calon mahasiswa 1

7 Universitas Muhammadiyah Kendari pada setiap permulaan tahun akademik dalam kalender akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. 5. Prosedur 1. Panitia mengeluarkan pengumuman penerimaan mahasiswa baru UMK melalui media massa, 2. Calon mahasiswa baru mendaftar pada panitia pendaftaran, dengan mengambil dan mengisi formulir pendaftaran, 3. Calon mahasiswa baru menandatangani kontrak moral yang terdiri dari 3 rangkap (warna putih dan biru dikembalikan pada panitia pendaftaran dan warna kuning untuk arsip calon mahasiswa baru), 4. Calon mahasiswa baru mengembalikan formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap dengan menyertakan seluruh berkas pendaftaran, 5. Calon mahasiswa baru mengambil kartu ujian dengan menunjukkan bukti kuitansi pembayaran pendaftaran, 6. Calon mahasiswa baru mengikuti ujian masuk yang meliputi tes tertulis, tes potensi akademik dan tes wawancara, sesuai dengan jadwal yang telah disiapkan, 7. Calon mahasiswa baru melihat pengumuman nama-nama calon mahasiswa yang diterima sebagai mahasiswa baru UMK, 8. Mahasiswa baru melakukan registrasi dan pembayaran di tempat yang ditunjuk oleh Biro Keuangan UMK, 9. Mahasiswa baru menyerahkan bukti pembayaran registrasi sebagai mahasiswa baru pada fakultas dan/atau program studi yang bersangkutan, 10. Mahasiswa baru mengambil Kartu Tanda Mahasiswa. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Panitia penerimaan mahasiswa baru yang meliputi seluruh perangkat dan elemen Universitas Muhammadiyah Kendari mulai dari Rektor, Dosen dan Staf yang ditetapkan dalam SK kepanitiaan 7. Bagan alur MULAI Panitia mengeluarkan pengumuman penerimaan mahasiswa baru UMK melalui media massa Calon mahasiswa baru mendaftar pada panitia dengan mengambil dan mengisi formulir pendaftaran serta menandatangani kontrak moral Calon mahasiswa baru mengembalikan formulir pendaftaran beserta seluruh berkas pendaftaran Calon mahasiswa baru mengambil ujian dengan menunjukkan kuitansi pembayaran 2

8 Calon mahasiswa baru mengikuti ujian masuk yang meliputi tes tertulis, tes potensi akademik dan tes wawancara Calon mahasiswa baru melihat pengumuman nama-nama calon mahasiswa yang diterima sebagai mahasiswa baru UMK Mahasiswa baru melakukan registrasi dan pembayaran di tempat yang ditunjuk oleh Biro Keuangan UMK Mahasiswa baru menyerahkan bukti pembayaran registrasi sebagai mahasiswa baru pada fakultas dan/atau program studi yang bersangkutan Mahasiswa baru mengambil Kartu Tanda Mahasiswa Selesai 8. Catatan 9. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll. 3

9 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi: Halaman: PROSEDUR REGISTRASI MAHASISWA BARU 1. Tujuan Prosdur Prosedur Registrasi Mahasiswa Baru UMK ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai syarat, prosedur dan waktu registrasi mahasiswa baru dalam lingkup Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya SOP registrasi ini meliputi: 1. Tata cara dan persyaratan registrasi mahasiswa baru 2. Unit kerja yang terlibat dalam penyusunan rencana studi mahasiswa 3. Standar 1. Mahasiswa telah dinyatakan lulus dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di UMK 2. Mahasiswa telah membayar IPP Semester I, SPMA 50% dan biaya lain yang telah ditetapkan 3. Menyerahkan fotocopy ijazah dan transkrip nilai sekolah asal yang sudah disahkan masing-masing sebanyak 2 (dua) lembar. 4. Menandatangani formulir kesediaan mentaati segala peraturan yang berlaku di UMK di atas kertas bermeterai. 4. Definisi Istilah Registrasi mahasiswa baru adalah proses pendaftaran ulang setiap calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus dalam seleksi PMB UMK 5. Prosedur 1. Mahasiswa baru membayar IPP Semester I, dan biaya lain yang ditetapkan pada Bank yang ditunjuk. 2. Menyerahkan syarat-syarat registrasi ke BAA (bidang registrasi). 3. Mahasiswa menerima tanda bukti terdaftar sebagai mahasiswa di UMK 4. Memperoleh/mengisi formulir KRS 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP BAA menerima dan mengumpulkan berkas registrasi mahasiswa baru dan megeluarkan KTM; BANK melayani pembayaran mahasiswa baru; Program Studi melayani pengisian KRS dan menyelenggarakan perkuliahan, PA membimbing pengisian KRS. 4

10 7. Bagan alur MULAI Mahasiswa baru mebayar IPP dan biaya lain pada Bank yang ditunjuk UMK Mahasiswa menyerahkan berkas-berkas untuk registrasi ke BAA BAA menerima dan mengumpulkan berkas mahasiswa dan mengeluarkan KTM Mahasiswa mengambil KRS di Program Studi, mengisi KRS atas pesetujuan Penasehat Akademik, dan mengembalikan KRS ke Program Studi Mahasiswa melakukan perkuliahan SELESAI 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Surat bukti terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari 5

11 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2015 Tanggal Revisi: Halaman: PROSEDUR HERREGISTRASI MAHASISWA LAMA 1. Tujuan Prosdur Prosedur Herregistrasi Mahasiswa Lama UMK ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai syarat, prosedur dan waktu herregistrasi mahasiswa lama dalam lingkup Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya SOP herregistrasi ini meliputi: 3. Tata cara dan persyaratan herrregistrasi mahasiswa lama 4. Unit kerja yang terlibat dalam penyusunan rencana studi mahasiswa 3. Standar 1. Mahasiswa berstatus mahasiswa aktif. 2. Mahasiswa memiliki KTM terakhir. 3. Untuk mahasiswa yang aktif kembali dari cuti, nonaktif tanpa laporan, maupun nonaktif karena terkena sanksi akademik, harus memperlihatkan Surat Keterangan Aktif Kuliah yang dikeluarkan Fakultas. 4. Definisi Istilah Herregistrasi mahasiswa lama adalah proses pendaftaran ulang setiap mahasiswa lama untuk mengikuti perkuliahan pada awal semester baru. 5. Prosedur a. Untuk mahasiswa aktif 1) Mahasiswa membayar IPP semester berjalan dan biaya lain pada Bank yang ditetapkan UMK. 2) Mahasiswa mengambil KRS dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) semester terakhir di Program Studi. 3) Mahasiswa berkonsultasi dengan Penasehat Akademik mengenai pengambilan Mata Kuliah. 4) Mahasiswa mengembalikan KRS ke Program Studi 5) Program Studi menginput data mahasiswa sebagai arsip dan melaporkan ke BAA. 6) Mahasiswa melakukan perkuliahan. b. Untuk Mahasiswa yang aktif kembali dari cuti kuliah : 1) Mengurus surat izin aktif kembali dari fakultas. 2) Membayar IPP semester berjalan. 6

12 3) Mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) dengan berkonsultasi dengan Penasehat Akademik. 4) Mahasiswa mengembalikan KRS ke Program Studi 5) Program Studi menginput data mahasiswa sebagai arsip dan melaporkan ke BAA. 6) Mahasiswa melakukan perkuliahan c. Untuk Mahasiswa yang aktif kembali dari non aktif (tanpa laporan) : 1) Mengurus surat izin aktif kembali dari fakultas. 2) Membayar IPP semester yang telah dijalani 3) Mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) 4) Mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) dengan berkonsultasi dengan Penasehat Akademik. 5) Mahasiswa mengembalikan KRS ke Program Studi 6) Program Studi menginput data mahasiswa sebagai arsip dan melaporkan ke BAA. 7) Mahasiswa melakukan perkuliahan d. Untuk Mahasiswa yang aktif kembali dari non aktif (akibat sanksi akademik) : 1) Mengurus surat izin aktif kembali dari fakultas 2) Membuat pernyataan kesediaan untukdikeluarkan jika melanggar peraturan akademik UMK 3) Membayar IPP semester yang telah dijalani 4) Mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) dengan berkonsultasi dengan Penasehat Akademik. 5) Mahasiswa mengembalikan KRS ke Program Studi 6) Program Studi menginput data mahasiswa sebagai arsip dan melaporkan ke BAA. 7) Mahasiswa melakukan perkuliahan. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Fakultas mengeluarkan surat keterangan aktif kuliah bagi mahasiswa lama yang non aktif setelah cuti, non aktif tanpa laporan, dan non aktif karena sanksi akademik; Program studi melayani pengambilan dan pengembalian KRS, Penasehat Akademik melayani konsultasi pengambilan mata kuliah, Bank / Biro Keuangan melayani pembayaran mahasiswa. 7

13 7. Bagan alur MULAI Status Mahasiswa: Aktif: Cuti Cuti Terkena Sanksi Akademik Mengurus surat izin aktif kembali dari fakultas Mengurus surat izin aktif kembali dari fakultas Membuat pernyataan kesediaan untukdikeluarkan jika melanggar peraturan akademik UMK Mahasiswa membayar IPP semester berjalan dan biaya lain pada Bank yang ditetapkan UMK Mahasiswa mengambil KRS di program Studi dan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) setelah berkonsultasi dengan Penasehat Akademik. Program Studi menerima KRS mahasiswa dan menginput data mahasiswa yang melakukan penawaran BAA ARSIP Mahasiswa Melakukan Perkuliahan SELESAI 7. Catatan 8. Dokumen terkait Panduan Akademik UMK 8

14 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi: Halaman: PROSEDUR PENGAJUAN PENAWARAN MATA KULIAH 1. Tujuan Prosdur Prosedur Pengajuan Penawaran Mata Kuliah ini bertujuan untuk menentukan mata kuliah yang akan ditawarkan pada setiap semester dan memastikan penyebaran mata kuliah secara merata untuk setiap angkatan sehingga tidak terjadi kekurangan dan kelebihan SKS yang berakibat dapat menghambat studi mahasiswa 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur ini meliputi pengecekan penyebaran mata kuliah per-angkatan, pengajuan usulan penawaran mata kuliah, pengecekan kembali antara usulan dan realisasi dari pengajuan 3. Standar 1. Waktu pengusulan mata kuliah adalah satu bulan sebelum awal pelaksanaan perkuliahan. 2. Usulan yang diajukan ke BAA harus telah diketahuidan disetujui oleh Dekan. 4. Definisi Istilah 1. Buku Kurikulum : Buku pedoman yang digunakan sebagai acuan pemberian mata kuliah setiap semester untuk masing-masing jurusan. 2. Buku daftar penawaran mata kuliah per semester : buku yang berisi daftar mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa pada semester yang bersangkutan untuk masing-masing angkatan yang dikeluarkan oleh BAA. 3. Daftar Penyebaran Mata Kuliah : Daftar yang berisi penyebaran mata kuliah tiap semester untukmasing-masing angkatan yang digunakan untuk pengecekan jumlah SKS dan mata kuliah yang sudah diberikan kepada mahasiswa. 5. Prosedur 1. Program studi melakukan pengecekan jumlah SKS dan mata kuliah yang sudah ditempuh oleh mahasiswa di setiap angkatan dengan acuan buku kurikulum. 2. Program Studi memastikan penyebaran mata kuliah untuk setiap angkatan sesuai dengan kurikulum yang berlaku dan tidak terdapat kekurangan ataupun kelebihan dalam pemberian jumlah sks serta mata kuliah kepada mahasiswa disetiap angkatan. 3. Program Studi membuat daftar usulan penawaran mata kuliah untuk setiap angkatan. 4. Program Studi mengajukan daftar usulan penawaran mata kuliah kepada Dekan 5. Program Studi melakukan pengecekan kembali antara usulan yang diajukan 9

15 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP 7. Bagan alur dengan realisasi penawaran mata kuliah yang dikeluarkan oleh Dekan, sebagai evaluasi dan masukan dan selanjutnya mengajukan usulan ke BAA untuk mendapat persetujuan PR I. 6. Program Studi meyelenggarakan perkuliahan. PR I melalui BAA melakukan verifikasi usulan mata kuliah, Dekan memeriksa dan menyetujui usulan pengajuan mata kuliah, Program Studi melakukan pengecekan jumlah SKS dan mata kuliah, mamastikan pemerataan penyebaran mata kuliah disetiap angkatan, mengusulkan daftar mata kuliah dan menyelenggarakan perkuliahan. M U L A I Prodi melakukan pengecekan jumlah SKS dan mata kuliah, serta penyebaran mata kuliah untuk setiap angkatan Prodi membuat daftar usulan penawaran mata kuliah Prodi mengajukan usulan penawaran mata kuliah ke Dekan DISETUJUI TIDAK SELESAI YA Program Studi melakukan pengecekan kembali antara usulan yang diajukan dengan realisasi penawaran mata kuliah yang dikeluarkan oleh Dekan, sebagai evaluasi dan masukan dan selanjutnya mengajukan usulan ke BAA untuk mendapat persetujuan PR I S E L E S A I TIDAK DISETUJUI YA Program Studi meyelenggarakan perkuliahan S E L E S A I 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Kurikulum 2. Buku daftar penawaran Mata Kuliah per semester 3. Dafar penyebaran mata kuliah per angkatan. 10

16 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi: Halaman: PROSEDUR PENYUSUNAN RENCANA STUDI MAHASIWA 1. Tujuan Prosdur SOP penyusunan rencana studi mahasiswa ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada mahasiswa program sarjana dan vokasi serta dosen agar memahami dengan baik mengenai persyaratan, prosedur dan waktu yang dibutuhkan dalam proses penyusunan rencana studi mahasiswa 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya SOP penyusunan rencana studi mahasiswa ini meliputi : 1. Tata cara dan persyaratan yang diperlukan dalam penyusunan rencana studi mahasiswa. 2. Perbaikan rencana studi mahasiswa. 3. Pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan rencana studi mahasiswa, yaitu dosen PA, Ketua Program Studi, dan bidang registrasi BAA dan Pokja Jaminan Mutu. 3. Standar a. Mahasiswa yang akan melaksanakan penyusunan rencana studi harus telah menyelesaikan kewajiban registrasi ulang dan pembayaran SPP untuk semester yang akan datang sesuai jadwal yang ditentukan. b. Penyusunan rencana studi dilakukan dengan menggunakan Form KRS asli yang diterbitkan oleh program studi. c. Telah diterbitkan KHS mahasiswa pada semester sebelumnya atau dapat menggunakan KHS sementara yang diterbitkan oleh program studi. d. Beban studi maksimum dan minimum mahasiswa tiap semester ditetapkan berdasarkan IPK yang diperoleh pada semester sebelumnya sebagaimana diatur dalam peraturan akademik UMK, kecuali bagi mahasiswa yang sisa beban studinya kurang dari 12 sks. 4. Definisi Istilah 1. Penyusunan rencana studi mahasiswa program sarjana dan vokasi UMK adalah proses perencanaan kegiatan pendidikan yang mencakup perencanaan kontrak mata kuliah, KKA dan pelaksanaan penelitian untuk penulisan skripsi yang akan dilaksanakan mahasiswa pada semester reguler dan semester pendek (alih tahun). Kegiatan mata kuliah, KKA dan penelitian termasuk di dalamnya kegiatan praktikum kuliah, praktek lapang, seminar (proposal dan hasil penelitian), ujian skripsi atau tugas lainnya yang relevan seperti magang atau 11

17 sejenisnya. 2. KRS adalah Kartu Rencana Studi, berisi daftar mata kuliah yang diprogramkan mahasiswa pada semester yang akan datang (termasuk alih semester). 5. Prosedur 1. Tata cara penyusunan rencana studi 1. BAA dan LPM menetapkan jadwal pelayanan registrasi (pembayaran SPP dan KRS) dengan mengacu pada kalender akademik UMK serta menyampaikannya kepada Dekan untuk diumumkan kepada mahasiswa 1 (satu) bulan sebelum jadwal yang ditentukan. 2. Setiap program studi menyiapkan form KRS serta petunjuk pengisian form KRS yang mencakup daftar dan kode mata kuliah, sks dan penasehat akademik berdasarkan informasi yang dibutuhkan oleh Fakultas. 3. Mahasiswa mengambil Form KRS di program studi pada periode pelayanan yang ditentukan dengan menunjukkan bukti pembayaran SPP semester yang akan datang. 4. Mahasiswa berkonsultasi dengan dosen penasihat akademik (PA) mengenai mata kuliah yang akan diprogramkan dengan mempertimbangkan sisa beban studi mahasiswa, kemampuan akademik mahasiswa, status mata kuliah (wajib atau pilihan), serta mata kuliah prasyarat. 5. Beban studi maksimum tiap semester yang dianjurkan sesuai dengan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya, adalah: No. IP Semester Beban Studi Maksimum (sks) < Mahasiswa mengisi form KRS sesuai hasil konsultasi dengan dosen penasihat akademik (PA) dan form KRS tersebut ditandatangani oleh mahasiswa yang bersangkutan dan dosen PA serta diketahui oleh Ketua Program Studi. 7. Apabila pada saat penawaran mata kuliah dosen PA tidak berada di tempat atau berhalangan maka digantikan oleh dosen lain dari program studi yang sama untuk melayani konsultasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa yang bersangkutan. 8. Mahasiswa menyerahkan form KRS yang telah diisi lengkap ke petugas tata usaha Program Studi sebelum batas akhir jadwal yang ditentukan. 9. Tata usaha Program Studi bersama Bidang Registrasi Akademik memeriksa kelengkapan pengisian form KRS yang diserahkan mahasiswa. Jika dijumpai terdapat kekurangan/ketidaklengkapan atau kesalahan maka meminta mahasiswa yang bersangkutan untuk melengkapi/memperbaiki pengisian form tersebut. 10. Ketua Program Studi menyerahkan form KRS mahasiswa yang telah diisi 12

18 lengkap ke Pokja JM selambat-lambatnya pada akhir hari kerja batas akhir jadwal yang ditentukan. 11. Pokja JM, bidang registrasi BAA bersama program studi mengolah KRS hingga menghasilkan Daftar Peserta Mata Kuliah atau Daftar Mata Kuliah/Praktikum dan Kartu Studi Mahasiswa (KSM), masing-masing dalam dalam bentuk soft copy dalam CD dan dalam bentuk cetakan. 12. Pokja JM mengirimkan soft copy dan print out Daftar Peserta Mata Kuliah, Daftar Hadir Mata Kuliah/Praktikum dan Kartu Studi Mahasiswa (KSM) ke Ketua /Program Studi/ Fakultas selambat-lambatnya satu hari sebelum semester dimulai. 13. Ketua Program Studi mendistribusikan Daftar Peserta Mata Kuliah, Daftar Mata Kuliah/Praktikum dan Kartu Studi Mahasiswa (KSM) kepada dosen/mahasiswa yang bersangkutan. 2. Perubahan rencana studi mahasiswa 1. Jika memerlukan perubahan, mahasiswa meminta form KRS kepada petugas tata usaha Program Studi selambat-lambatnya pada akhir minggu pertama semester berjalan. 2. Mahasiswa mengisi form sesuai perubahan yang diperlukan dan menandatangani form tersebut. 3. Dosen PA menandatangani form Perubahan KRS yang telah diisi lengkap oleh mahasiswa. Apabila dosen PA berhalangan maka form KRS dapat ditandatangani oleh Ketua program studi. 4. Mahasiswa menyerahkan form perubahan KRS yang telah diisi lengkap kepada petugas tata usaha Program Studi selambat-lambatnya pada akhir minggu kedua semester berjalan. 5. Petugas Program Studi mengirimkan form Perubahan KRS yang telah diisi lengkap ke Pokja JM untuk dievaluasi pada terakhir minggu ke dua semester berjalan. 6. Pokja JM mengirimkan hasil akhir pengolahan KRS dan perubahan KRS ke Ketua Program Studi Fakultas pada minggu ke tiga semester berjalan untuk diproses lebih lanjut sebagaimana hasil pengolahan KRS. ALUR/PROSEDUR STANDAR PENYUSUNAN RENCANA STUDI MAHASISWA DI LINGKUNGAN UMK ADALAH SEBAGAI BERIKUT : 1. Mahasiswa mengambil form KRS 2. Mahasiswa berkonsultasi dengan dosen penasihat akademik dan mengisi form KRS serta menandatanganinya 3. Dosen penasihat akademik menandatangani form KRS yang telah diisi 4. Mahasiswa menyerahkan form KRS yang telah diisi ke petugas tata usaha Program Studi 5. Tata Usaha Program Studi Menyerahkan form KRS yang telah diisi ke Pokja JM 6. Pokja JM bersama PS dan Bidang Registrasi BAA mengolah KRS 7. Pokja JM menyerahkan hasil pengolahan KRS ke Ketua Program Studi Fakultas. 8. Ketua Program Studi mendistribusikan kepada dosen/ mahasiswa yang bersangkutan. 1. Mahasiswa : mengambil formulir, mengisi, menandatangani dan menyerahkan 13

19 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP KRS. 2. Dosen penasihat akademik : memberikan arahan kepada mahasiswa dan menandatangani KRS. 3. Ketua Program Studi : menerima penyerahan KRS yang telah diisi dari mahasiswa, memeriksa kelengkapan pengisian, menyerahkan KRS yang telah diisi mahasiswa ke Pokja JM, mendistribusikan daftar peserta mata kuliah, daftar hadir mata kuliah/praktikum dan KSM kepada dosen/mahasiswa. 4. Program studi bersama Pokja JM dan bidang registrasi BAA mengolah KRS. 7. Bagan alur M U L A I Mahasiswa mengambil form KRS Mahasiswa berkonsultasi dengan dosen PA dan dosen PA menandatangani KRS yang disetujui. ada perubahan Tidak ada perubahan KRS yang sudah ditandatangani diserahkan ke Pokja JM melalui Tata Usaha Program Studi Pokja JM bersama Ketua Program Studi mengolah KRS. S E L E S A I KRS yang sudah disetujui Pokja JM di distribusikan kepada mahasiswa dan dosen 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. SK Rektor No. /SK/J29/LL/2007 tentang Dokumen Jaminan Mutu Kegiatan Akademik 2. Peraturan Akademik UMK 3. Kalender Akademik UMK 14

20 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR PENGURUSAN KARTU TANDA MAHASISWA (KTM) 1. Tujuan Prosdur Prosedur Pengurusan KTM ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai syarat dan prosedur pengurusan KTM dalam lingkup Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya SOP Pengurusan KTM ini meliputi: 1. Tata cara dan persyaratan pengurusan KTM 2. Unit kerja yang terlibat dalam pengurusan KTM 3. Standar 1. Berstatus mahasiswa aktif 2. Untuk pengurusan penggantian KTM yang hilang harus Mengajukan permintaan pembuatan KTM dengan mengisi formulir yang disediakan oleh BAA dengan melampirkan : Surat keterangan hilang dari kepolisian Surat permohonan yang diketahui oleh Ketua Program Studi Kuitansi bukti pembayaran pembuatan KTM 4. Definisi Istilah Telah Jelas 5. Prosedur Untuk Mahasiswa baru: 1. Mahasiswa mengisi blangko yang disediakan serta menyetor pas foto pada bidang registrasi (BAA). 2. BAA memproses pembuatan KTM. 3. Mahasiswa mengambil KTM di bidang registrasi (BAA) pada waktu yang ditentukan oleh BAA. Untuk penggantian KTM yang hilang: 1. Mengajukan permintaan pembuatan KTM dengan mengisi formulir yang disediakan oleh BAA dengan melampirkan : Surat keterangan hilang dari kepolisian Surat permohonan yang diketahui oleh Ketua Program Studi Kuitansi bukti pembayaran pembuatan KTM 2. Menyetor pas foto pada bidang registrasi (BAA) 3. BAA memproses pembuatan KTM 4. Mahasiswa mengambil KTM di bidang registrasi (BAA) pada waktu 15

21 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP 7. Bagan alur yang ditentukan oleh BAA. BAA memproses pembuatan KTM, Program Studi merekomendasikan permohonan penggantian KTM MULAI Pengurusan KTM Pengurusan KTM Baru Pengurusan Penggantian KTM yang Hilang Mahasiswa mengisi blangko yang disediakan serta menyetor pas foto pada bidang registrasi (BAA) Mahasiswa mengajukan permintaan pembuatan KTM dengan mengisi formulir yang disediakan oleh BAA dengan melampirkan : Surat keterangan hilang dari kepolisian Surat permohonan yang diketahui oleh Ketua Program Studi Kuitansi bukti pembayaran pembuatan KTM Pas foto BAA memproses pembuatan KTM Mahasiswa mengambil KTM di bidang registrasi (BAA) pada waktu yang ditentukan oleh BAA SELESAI 7. Catatan 8. Dokumen terkait Peraturan Akademik UMK 16

22 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR BIMBINGAN DAN KONSULTASI AKADEMIK 1. Tujuan Prosdur Prosedur bimbingan dan konsultasi akademik ini bertujuan untuk memberikan penjelasan proses bimbingan dan konsultasi akademik yang dilaksanakan oleh Dosen Penasehat Akademik (PA) kepada mahasiswa 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur Bimbingan Akademik meliputi bimbingan dan konsultasi mahasiswa sejak awal hingga di akhir masa studi, yang meliputi perkiraan semester yang akan ditempuh mahasiswa dalam menyelesaikan keseluruhan program, rencana studi setiap semester, dan konsultasi yang berhubungan dengan permasalahan yang dihadapi mahasiswa yang dapat mempengaruhi pencapaian akademik lainnya 3. Standar 1. Dosen yang menjadi Penasehat Akademik harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S2. 2. Setiap Penasehat Akademik membimbing mahasiswa maksimal 20 orang setiap semester. 4. Definisi Istilah Bimbingan dan Konsultasi Akademik adalah arahan, pertimbangan dan konsultasi yang diberikan oleh Dosen Pembimbing Akademik kepada mahasiswa dalam perencanaan studi selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari. 5. Prosedur 1. PA memiliki Data Diri mahasiswa, Buku Panduan, dan Kontrak Moral yang berlaku di Universitas Muhmmadiyah Kendari. 2. Pada pertemuan perdana, PA memberitahukan kepada mahasiswa mengenai aturan yang berlaku di Buku Panduan maupun Kontrak Moral UMK. 3. PA memberikan bimbingan untuk perencanaan studi mahasiswa setiap awal semester untuk menentukan mata kuliah yang akan ditempuh pada semester yang berjalan, dengan memperhatikan Indeks Prestasi Kumulatif semester sebelumnya serta melayani konsultasi megenai permasalahan yang dihadapi mahasiswa yang dapat mempengaruhi pencapaian akademiknya. 4. Mahasiswa melakukan perencaan studi dan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) di bawah bimbingan dosen PA. 5. KRS hanya sah dan berlaku apabila mendapat persetujuan dan ditandatangi oleh dosen PA. 6. Mahasiswa menyerahkan satu lembar copy KRS kepada PA. 17

23 7. PA menyimpan arsip data mahasiswa, berikut KHS dan copy KRS tiap semester, yang didokumentasikan dalam satu map untuk masing-masing mahasiswa yang berada di bawah bimbingannya, selama mahasiswa tersebut aktif sebagai mahasiswa pada program studi yang bersangkutan. 8. PA membuat laporan bimbingan setiap semester kepada Dekan 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP 7. Bagan alur Penasehat Akademik membimbing mahasiswa dalam pengisian KRS, melayani konsultasi terkait permasalahan yang dihadapi mahasiswa yang dapat mempengaruhi pencapaian akademiknya, Fakultas menerima dan mempelajari laporan pembimbingan yang dilakuakn oleh Penasehat Akademik. MULAI Mahasiswa berkonsultasi dengan PA Permasalahan-permasalahan yang mempengaruhi pencapaian akademik Pengisian KRS Bimbingan dan Pengarahan PA memberitahukan kepada mahasiswa mengenai aturan yang berlaku di Buku Panduan maupun Kontrak Moral UMK. SOLUSI PA memberikan bimbingan untuk perencanaan studi mahasiswa setiap awal semester SELESAI PA menyetujui dan menandatangani KRS dengan memperhatikan IPK semester sebelumnya PA mendokumentasikan Data mahasiswa beserta KRS dan KHS mahasiswa PA membuat laporan bimbingan setiap semester Dekan menerima laporan PA SELESAI 7. Catatan 8. Dokumen terkait Peraturan BAA mengenai Bimbingan Akademik Data diri mahasiswa Buku Panduan Kartu Rencana Studi (KRS) Kartu Hasil Studi (KHS) 18

24 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi: Halaman: PROSEDUR PERKULIAHAN DAN PRAKTIKUM 1. Tujuan Prosdur SOP perkuliahan dan praktikum ini bertujuan agar dosen, asisten, dan mahasiswa serta pengelola laboratorium dapat memahami secara jelas: 1. Tentang tata cara pelaksanaan perkuliahan dan praktikum di lingkungan UMK 2. Sebagai pedoman bagi dosen, asisten dan mahasiswa dalam menjalankan aktivitas perkuliahan dan praktikum. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup prosedur ini meliputi: 1. Jenis kegiatan perkuliahan 2. Pelaksana perkuliahan 3. Kelembagaan perkuliahan 4. Tatacara pelaksanaan perkuliahan 5. Sarana dan prasarana perkuliahan 3. Standar 1. Penanggungjawab dan Dosen mata kuliah harus dosen dengan kualifikasi minimal S2 dan berasal dari bidang ilmu yang sesuai. 2. Asisten matakuliah harus dengan kualifikasi minimal S1 dan dari disiplin ilmu yang sesuai. 4. Definisi Istilah 1. Penanggung jawab mata kuliah Dosen yang berdasarkan persyaratan pendidikan, keahlian dan jabatan akademiknya ditugaskan menjadi penanggung jawab dan mengkoordinasikan penyelenggaraan suatu mata kuliah 2. Kuliah adalah kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka antara dosen dan mahasiswa yang terjadwal. 3. Praktikum adalah kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka antara dosen (dapat dibantu asisten) dan mahasiswa, yang menekankan pada aspek psikomotorik (keterampilan), kognitif (pengetahuan) dan afektif (sikap) dengan menggunakan peralatan di laboratorium (studio, kebun percobaan, bengkel ) yang dijadwalkan. Termasuk dalam kategori ini adalah responsi. 4. Satu kali tatap muka adalah 40 menit x bobot SKS kuliah atau 2 5 jam per minggu untuk 1 kali praktikum. 5. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen terdiri dari dosen tetap dan dosen tidak tetap/ dosen luar biasa. 6. Asisten adalah seseorang yang berdasarkan persyaratan pendidikan dan keahlian ditugaskan 19

25 membantu dosen dalam kegiatan praktikum. 7. Teknisi laboran adalah seorang tenaga fungsional yang berdasarkan persyaratan pendidikan dan keahliannya bertugas memfasilitasi dosen dan asisten dalam kegiatan praktikum. 8. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar secara sah di BAA UMK 5. Prosedur 1. Persiapan a. Program Studi mengumpulkan Jadwal Perkuliahan dan Praktikum ke BAA untuk mendapat distribusi ruang kelas. b. BAA mempelajari jadwal dari tiap Program Studi dan mendistribusikan ruang kelas dengan mempertimbangkan waktu perkuliahan dan besarnya kelas berkonsultasi dengan Biro Umum. c. Program Studi menerima distribusi ruang kelas dan disyahkan dengan Keputusan Dekan sebelum jadwal penyusunan rencana studi mahasiswa. d. Tim pengajar mengadakan pertemuan persiapan perkuliahan yang meliputi pembahasan GBPP, SAP, Kontrak Perkuliahan dan Bahan Ajar sebelum semester dimulai. e. Tim pengajar menerima daftar peserta kuliah dari Ketua Program Studi selambat-lambatnya pada hari pertama perkuliahan. f. Tim pengajar menyusun pembagian kelompok praktikum dan mengumumkannya kepada peserta praktikum pada kegiatan praktikum pertama. 2. Pelaksanaan a. Dosen melaksanakan kegiatan perkuliahan sesuai dengan jadwal minimal 14 kali pertemuan dalam satu semester. b. Pada awal pertemuan dosen menyampaikan kontrak perkuliahan termasuk GBPP/SAP, dan Bahan Ajar. c. Dosen menyampaikan materi kuliah sesuai dengan GBPP dan SAP. d. Mahasiswa menandatangani daftar hadir. e. Setelah memberikan kuliah dosen mengisi Berita Acara Pelaksanaan Perkuliahan dan melakukan verifikasi daftar hadir. f. Dosen menyerahkan Berita Acara Pelaksanaan Perkuliahan dan daftar hadir ke Tata Usaha Program Studi. g. Mahasiswa yang tidak hadir karena alasan yang dibenarkan menurut peraturan menyerahkan surat ijin tidak mengikuti perkuliahan dari Jurusan kepada Dosen penanggungjawab mata kuliah selambat-lambatnya satu minggu setelah perkuliahan yang tidak diikutinya (pada hari perkuliahan berikutnya). h. Dosen yang berhalangan hadir karena alasan yang dibenarkan menurut peraturan melapor kepada penanggung jawab mata kuliah dan penanggungjawab matakuliah menentukan satu dari dua alternatif solusi : - Dosen lain dalam satu tim menggantikan pemberian kuliah pada waktu tersebut - Dosen yang berhalangan hadir memberikan kuliah pengganti pada waktu lain yang disepakati bersama oleh dosen dan mahasiswa, dan melaporkannya ke Ketua Program Studi. j. Penggatian perkuliahan karena hari libur nasional harus segera dipindahkan pada hari lain dengan berkoordinasi dengan Ketua Program Studi. k. Pelaksanan praktikum dilaksanakan sesuai jadwal yang dikeluarkan oleh Ketua Program Studi. l. Lokasi pelaksanaan praktikum dapat dilakukan di laboratorium dan di lapangan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap mata kuliah. m. Pada setiap praktek disediakan daftar hadir yang ditandatangani oleh mahasiswa dan dosen/asisten mata kuliah. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang BAA mengeluarkan kalender akademik dan mendistribusikan ruang kelas, Biro Umum menyediakan sarana dan prasarana, Program Studi menyusun jadwal perkuliahan, membuat daftar 20

26 menjalankan SOP hadir dan kontrak kerja dosen dan mahsiswa, Dosen membuat GBPP, SAP, menyediakan bahan ajar, menyampaikan kontrak perkuliahan, dan memberikan perkuliahan, mahasiswa melakukan perkuliahan. 7. Bagan alur M U L A I PERSIAPAN PERKULIAHAN PELAKSANAAN PERKULIAHAN Program Studi mengumpulkan Jadwal Perkuliahan dan Praktikum ke BAA untuk mendapat distribusi ruang kelas BAA mempelajari jadwal dari tiap Program Studi dan mendistribusikan ruang kelas dengan mempertimbangkan waktu perkuliahan dan besarnya kelas berkonsultasi dengan Biro Umum Program Studi menerima distribusi ruang kelas dan disyahkan dengan Keputusan Dekan sebelum jadwal penyusunan rencana studi - Dosen memberikan materi sesuai GBPP, SAP. - Mahasiswa mengikuti perkuliah dan menandatangani daftar hadir - Dosen memaraf daftar hadir dan mencantumkan pokok-pokok materi kuliah hari itu pada kolom yang sudah Program Studi Fakultas merekap daftar hadir, disimpan untuk digunakan jadwal berikutnya. Tim pengajar mengadakan pertemuan persiapan perkuliahan yang meliputi pembahasan GBPP, SAP, Kontrak Perkuliahan dan Bahan Ajar sebelum semester S E L E S A I Tim pengajar menerima daftar peserta kuliah dari Ketua Program Studi selambatlambatnya pada hari pertama perkuliahan. Tim pengajar menyusun pembagian kelompok praktikum dan mengumumkannya kepada peserta praktikum pada kegiatan praktikum pertama 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Jadwal perkuliahan dan praktikum 2. GBPP, SAP, Kontrak Perkuliahan, Bahan Ajar, Daftar Hadir, Diktat Kuliah dan Praktikum 21

27 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR UJIAN SEMESTER 1. Tujuan Prosedur Prosedur Penyelenggaraan Ujian Semester ini ditujukan untuk menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dalam rangka penyelenggaraan ujian semester yang selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Penggunaannya a. Pembentukan Panitia Pelaksana b. Pembuatan jadwal ujian c. Pengajuan material-material yang diperlukan d. Penerimaan soal dari Dosen/Koordinator Mata Kuliah, e. Penggandaan dan distribusi soal ke lokasi ujian, 3. Standar Mahasiswa menghadiri perkuliahan minimal 80% 4. Definisi Istilah Beberapa istilah dalam prosedur tersebut a. UTS (Ujian Tengah Semester): evaluasi perkuliahan yang dilakukan pada tiap tengah semester, baik pada semester ganjil maupun semester genap. b. UAS (Ujian Akhir Semester): evaluasi perkuliahan yang dilakukan pada tiap akhir semester, baik pada semester ganjil maupun semester genap. c. Panitia Pelaksana: tim yang dibentuk sebagai pelaksana UTS/UAS. d. Kartu Peserta Ujian Akhir Semester: kartu yang dikeluarkan oleh Bagian Akademik Fakultas sebagai Identitas peserta ujian 5. Prosedur 1. Pembentukan Panitia Pelaksana Ujian Semester (UTS/UAS), yang terdiri atas : a) Penanggung Jawab : Ka. BAA b) Ketua Pelaksana : Ka. Bag. Ujian Semester & Bank Soal c) Bagian Soal d) Bagian Pemrosesan Data/Lembar Jawaban e) Penanggung Jawab Lokasi Ujian f) Sekretariat Lokasi g) Koordinator Ruang h) Pengawas Ujian 2. Pengajuan material-material yang diperlukan 3. Pembuatan Jadwal Ujian dan Jadwal Pengawas Ujian 4. Penerimaan Soal Dari Dosen/Koordinator Mata Kuliah 5. Penentuan Jumlah Penggandaan setiap berkas soal 6. Distribusi Soal ke Lokasi Ujian 22

28 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP 7. Bagan alur 7. Monitoring Pelaksanaan Ujian disetiap lokasi 8. Pembuatan Rekapitulasi jumlah mengawas setiap pengawas ujian 9. Pelaporan hasil kerja Kepala BAA Mulai Pembentukan Panitia Pelaksana Ujian Pengajuan material-material yang diperlukan Pembuatan Jadwal Ujian dan Jadwal Pengawas Ujian Penentuan Jumlah Penggandaan setiap berkas soal Penerimaan Soal Dari Dosen/Koordinator Mata Kuliah Penentuan Jumlah Penggandaan setiap berkas soal Distribusi Soal ke Lokasi Ujian Monitoring Pelaksanaan Ujian disetiap lokasi Pembuatan Rekapitulasi jumlah mengawas setiap Pelaporan hasil kerja Mulai 7. Catatan 8. Dokumen terkait 23

29 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR PELAKSANAAN SEMESTER PENDEK 1. Tujuan Prosdur Prosedur pelaksanaan semester ini bertujuan untuk menjelaskan prasyarat dan prosedur pelaksanaan semester pendek 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur pengelolaan meliputi Penyajian informasi mengenai tata cara pelaksanaan semester pendek 3. Standar 1. Mahasiswa yang memprogram adalah mahasiswa semester 7 keatas. 2. Jumlah SKS yang diprogram pada semester pendek maksimal 24 SKS 4. Definisi Istilah Semester Pendek adalah kegiatan perkuliahan yang dilakukan di luar semester reguler, yang diatur oleh masing-masing fakultas 5. Prosedur 1. Mahasiswa melakukan pengisian KRS dengan aplikasi khusus yang dirancang BAA secara seragam. 2. Mahasiswa melakukan pembayaran untuk semester pendek langsung ke Bank yang ditunjuk oleh Biro Keuangan. 3. Penyelenggaraan kuliah diatur oleh fakultas dengan ketentuan pelaksanaan tatap muka 12 kali pertemuan, dan syarat mahasiswa yang berhak mengikuti ujian sekurang-kurangnya hadir kuliah 75% dari jumlah tatap muka yang dilaksanakan dosen. 4. Pelaksanaan ujian semester pendek menjadi tanggung jawab fakultas. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP BAA merancang dan mengeluarkan KRS Khusus untuk program semester pendek, Fakultas mengatur dan menyelenggarakan perkuliahan, Bank melayani pembayaran mahasiswa, Mahasiswa mengikuti perkuliahan. 24

30 7. Bagan alur M U L A I Mahasiswa Mengisi KRS Mahasiswa melakukan pembayaran Pelaksanaan kuliah 12 kali tatap muka dikelola oleh fakultas Pelaksanaan Ujian dikelola oleh Fakultas SELESAI 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Buku panduan akademik UMK 25

31 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR UJIAN SUSULAN 1. Tujuan Prosedur Prosedur ujian susulan bertujuan menjelaskan proses pengurusan permohonan ujian susulan 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur ujian susulan meliputi penyajian informasi tentang tata cara, ketentuan serta syarat-syarat pengajuan permohonan ujian susulan. 3. Standar 4. Definisi Istilah Ujian susulan adalah ujian yang diadakan setelah pelaksanaan ujian reguler yang disetujui BAA karena alasan khusus, yaitu: sakit dirawat di rumah sakit (rawat inap) kemalangan keluarga (orang tua atau saudara sekandung meninggal dunia) menunaikan ibadah haji atau kegiatan agama lainnya. 5. Prosedur 1. Mengajukan permohonan untuk Ujian Susulan ke BAA melalui Sekretariat Panitia Ujian Tengah/Akhir Semester selama Ujian Tengah/Akhir berlangsung. 2. Membawa dan menyerahkan persyaratan yang diperlukan, yaitu : a. Bagi Mahasiswa yang sakit dan harus dirawat di rumah sakit : Surat Permohonan Ujian Susulan (dari orang tua/wali) Surat Keterangan Dokter Surat Keterangan Rawat dari rumah sakit 1 lembar foto copy tanda bukti pembayaran rumah sakit 1 lembar foto copy KTM dan KRS b. Bagi Mahasiswa yang orang tua atau saudara sekandungnya meninggal dunia: Surat Permohonan Ujian Susulan (dari orang tua/wali) Surat Keterangan Kematian dari Lurah / Kepala Desa / RW / RT /Rumah Sakit 1 lembar foto copy Kartu Keluarga 1 lembar foto copy KTM dan KRS c. Bagi Mahasiswa yang menunaikan ibadah haji kegiatan agama lainnya : Surat Permohonan Ujian Susulan (dari orang tua / wali) Surat Keterangan dari Departemen Agama (instansi keagamaan) 1 lembar foto copy pembayaran ONH untuk yang menunaikan ibadah haji 26

32 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP 1 lembar foto copy paspor untuk yang menunaikan ibadah haji 1 lembar foto copy KTM dan KRS. 3. Melihat pengumuman nama-nama mahasiswa yang permohonannya disetujui melalui loket BAA pada tanggal yang telah ditentukan. 4. Mengambil Surat Keterangan Ujian Susulan bagi mahasiswa yang namanya tercantum pada pengumuman tersebut di loket BAA. 5. Megikuti ujian sesuai jadual yang telah ditentukan BAA. Bagi mahasiswa yang tidak melapor kembali ke BAA dan/atau tidak hadir pada saat ujian susulan berlangsung maka permohonannya dianggap batal. Kepala BAA 7. Bagan alur Mulai Mahasiswa mengajukan permohonan ujian susulan Mahasiswa melihat pengumum an di loket BAA Sakit dirawat di Rumah Sakit Mahasiswa menyerahkan persyaratan permohonan ujian susulan Mahasiswa mengambil surat keterangan Kemalangan Keluarga Mahasiswa menyerahkan persyaratan permohonan ujian susulan Mahasiswa melihat pengumu man di loket BAA Ibadah Haji/ Kegiatan Ibadah Lain Mahasiswa menyerahkan persyaratan permohonan ujian susulan Selesai Mahasiswa mengikuti ujian susulan 7. Catatan 8. Dokumen terkait Panduan Akademik UMK 27

33 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR UJIAN BENTROK (KHUSUS) 1. Tujuan Prosdur Prosedur ujian bentrok ini bertujuan menjelaskan proses pengurusan ujian bentrok 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur ujian bentrok meliputi penyajian informasi tentang tata cara serta syarat-syarat pengurusan ujian bentrok 3. Standar Waktu pelaporan mahasiswa adalah satu minggu sebelum ujian dilaksanakan. 4. Definisi Istilah Ujian bentrok (khusus) adalah ujian yang bersamaan waktu pelaksanaannya dan / atau berbeda ruang ujian 5. Prosedur 1. Mahasiswa melihat jadual ujian yang ditempel di papan pengumuman di Jurusan/Program Studi masing-masing. 2. Mahasiswa melapor ke Program Studi dan mengisi form ujian bentrok sesuai ketentuan dan batas waktu pengisian. 3. Mahasiswa mengambil Surat Keterangan ujian khusus setelah dijadual ulang oleh Program Studi. 4. Mahasiswa mengikuti ujian sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan oleh Program Studi. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Program Studi menerima laporan mahasiswa dan membuat jadual ulang 28

34 7. Bagan alur M U L A I Mahasiswa melihat dan mencatat jadual di papan pengumuman Program Studi membuat jadual ulang Mahasiswa melapor ke Program Studi dan mengisi form ujian bentrok sesuai ketentuan dan batas waktu Mahasiswa melihat dan mencatat jadual baru Mahasiswa mengikuti ujian sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan oleh S E L E S A I 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Peraturan Akademik UMK 2. Jadual Ujian 29

35 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Tanggal Revisi : Halaman: PROSEDUR KARTU HASIL SEMESTER 1. Tujuan Prosdur Prosedur KHS Mahasiswa ini bertujuan untuk menerangkan prosedur pembuatah KHS untuk mengetahui kemampuan akademik mahasiswa Indek Prestasi Sementara (IPS) setiap akhir semester 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup prosedur ini mencakup prosedur pembuatan KHS berdasarkan pada nilai dari Dosen pengampu mata kuliah 3. Standar 1. Dosen memasukkan nilai ke Program Studi paling lambat dua minggu setelah final test. 2. KHS dikeluarkan paling lambat satu minggu sebelum proses penawaran. 4. Definisi Istilah KHS adalah daftar nilai yang dicapai mahasiswa dalam satu semester, dikeluarkan setelah proses perkuliahan selama satu semester selesai. 5. Prosedur 1. Dosen menyerahkan nilai pada staf di program studi. 2. Staf program studi memproses nilai dan menempelkan nilai mahasiswa di papan pengumuman. 3. Mahasiswa melihat pengumuman nilai. 4. Program Studi mencetak KHS 5. Mahasiswa menerima KHS 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Program Studi menerima, memproses dan mengumumkan nilai dari Dosen Pengampu Mata Kuliah. Dosen memasukkan nilai ke Program Studi. 30

36 7. Bagan alur M U L A I Dosen masukkan nilai ke Program Studi Staf program studi memproses nilai dan menempelkan nilai mahasiswa di papan pengumuman Mahasiswa melihat pengumuman nilai Program Studi Mencetak KHS Mahasiswa menerima KHS S E L E S A I 7. Catatan 1. Mahasiswa dapat mengambil nilai hasil studi pada setiap jam kerja pagi pukul dan sore pukul Mahasiswa wajib menyimpan seluruh dokumen KHS asli yang telah dikeluarkan oleh akademik. 8. Dokumen terkait 1. Daftar Angka Kelas dari Dosen Pengampu Mata Uji 2. Dokumen Rekap Nilai Mata Ukuliah 3. Dokumen Kartu Hasil Studi (KHS) 31

37 UNIVERSITAS MUHAMMADIAYH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan : 15 April 2016 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU Tanggal revisi : KELAUTAN Halaman : PROSEDUR EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR 1. Tujuan Prosedur 2. Ruang Lingkup Prosedur Dan Penggunaannya Prosedur evaluasi proses belajar mengajar bertujuan bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada dosen, mahasiswa dan pihak-pihak yang berwenang dan kewenangannnya dalam evaluasi proses belajar menmgajar. Ruang lingkup prosedur evaluasi proses belajar mengajar ini meliputi : 1. Tatacara pelaksanaan evaluasi proses belajar mengajar 2. Syarat-syarat pelaksanaan evaluasi belajar mengajar. 3. Jadwal pelaksanaan evaluasi belajar mengajar. 3. Standar 1. Setiap Proses Sevaluasi Belajar Mengajar dilakukan oleh Lembaga Penjamin Mutu dan Tim Monitoring Internal 2. Waktu pelaksanaan Evaluasi Belajar mengajar dilakukan pada setiap akhir semester oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Progran Studi 3. Evaluasi dilakukan dengan cara : a. Rapat bersama tim Dosen b. Monitoring perkuliahan c. Hasil Proses belajar mengajar 4. Defenisi Istilah Yang dimaksud dengan evaluasi proses belajar mengajar (PBM) adalah proses untuk mendapatkan respon dari mahasiswa dan dosen tentang penilaian proses belajar mengajar serta analisisnya, sebagai dasar-dasar langkah perbaikan untuk peningkatan kualitas proses belajar mengajar selanjutnya. 5. Prosedur 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan 1. Kelompok Kerja (Pokja) Jaminan Mutu (JM) bersama-sama dengan program studi menyusun form evaluasi proses belajar mengajar setiap mata kuliah. 2. Evaluasi proses belajar mengajar dilaksanakan oleh Pokja JM. 3. Hasil evaluasi proses belajar mengajar disampaikan ke ketua program studi dan tim dosen pengasuh mata kuliah. 4. Tim dosen pengasuh mata kuliah mengadakan pertemuan untuk membahas perbaikan proses belajar mengajar bila diperlukan sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi Pokja JM PR I mengeluarkan surat pelaksanaan evaluasi pbm berdasarkan surat persetujuan dari dekan fakultas, program studi menerima, jaminan mutu dan monitoring internal bersama-sama tim dosen melakukan evaluasi bersama untuk perbaikan pbm 32

38 SOP 7. Bagan Alur Mulai Penyiapan form evaluasi PBM dan lembar kerangka analisis Sosialisasi dan pembagian form evaluasi PBM 3. Pengambilan/ pengumpulan form evaluasi PBM 1. Penyebaran/pengisian/pengumpula n form evaluasi PBM Penyerahan form pertanyaan tertutup ke LPM / MEP Rekapitulasi form komentar/saran per mata kuliah Analisis data evaluasi PBM Selesai 8. Catatan 9. Dokumen terkait 1. Nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum dan Penilaian Hasil Belajar Mengajar 2. Panduan Akademik UMK 33

39 UNIVERSITAS MUHAMMADIAYH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan : 15 April 2016 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI TA. DAN UJIAN AKHIR SARJANA 1. Tujuan Prosedur 2. Ruang Lingkup Prosedur Dan Penggunaan nya 3. Standar 4. Defenisi Ujian akhir sarjana ini bertujuan untuk : 1. Menjelaskan persyaratan mahasiswa untuk dapat menempuh ujian akhir sarjana 2. Menjelaskan tata cara pelaksanaan ujian akhir sarjana Ruang lingkup prosedur evaluasi proses belajar mengajar ini meliputi : 1. Tatacara pelaksanaan evaluasi proses belajar mengajar 2. Syarat-syarat pelaksanaan evaluasi belajar mengajar. 3. Jadwal pelaksanaan evaluasi belajar mengajar. 1. Mahasiswa mengajukan usulan penelitian berupa judul penelitian kepada Dekan melalui Ketua Program Studi yang dilampiri Transkrip Nilai 2. Mengajukan Calon Pembimbing Skripsi/TA sebanyak-banyaknya 2 orang, Keputusan tentang Pembimbing skripsi / tugas akhir ada pada Ketua Program Studi / Dekan 3. Melaksanakan seminar usulan penelitian untuk Skripsi/TA/Thesis dengan menghadirkan Dosen Pembimbing I,II dan mahasiswa yang berminat. Pelaksanaan seminar diatur oleh Ketua Program Studi. 4. Merevisi dan menggandakan proposal untuk diajukan kepada Pembimbing I, II guna mendapatkan persetujuan 5. Proposal yang telah disetujui diserahkan kepada: - Bidang Skripsi/TA : 1 Eksemplar - Pembimbing I (utama) : 1 Eksemplar - Pembimbing II (pembantu) : 1 Eksemplar - Untuk perijinan minimal 3 Eksemplar - Arsip Mahasiswa : 1 Eksemplar 6. Mendaftarkan diri ke Bidang Skripsi/TA dengan dilengkapi persyaratan yang diperlukan (diatur oleh Bidang) untuk mendapatkan pengesahaan Pimpinan Program Studi / Fakultas. 7. Mengajukan Permohonan Ijin / Pengantar Ijin Penelitian 8. Batas waktu pelaksanaan penelitian dan penyususnan Skripsi/TA/Thesis adalah sesuai dengan batas waktu masa studi mahasiswa yang bersangkutan. 9. Menyusun skripsi / TA 1. Ujian Akhir Sarjana adalah suatu bentuk ujian lisan (oral examination) yang dilaksanakan oleh tim penguji yang harus diikuti 34

40 Istilah 5. Prosedur oleh seluruh mahasiswa program sarjana sebagai evaluasi akhir untuk penentuan kelayakan kelulusan mahasiswa tersebut dari program sarjana. 2. Kisi-kisi untuk ujian akhir sarjana adalah pernyataan-pernyataan tentang lingkup materi ujian akhir sarjana untuk menjamin terpenuhinya persyaratan minimal pengetahuan seorang sarjana sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. 3. Lingkup materi ujian akhir tersebut menyangkut semua materi dalam kompetensi disiplin ilmunya yang diperoleh sejak semester I hingga semester akhir. 4. Skripsi, Tugas Akhir dan Thesis adalah laporan tertulis hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dengan bimbingan Dosen Pembimbing Skripsi/TA/Teisi untuk dipertahankan di hadapan Penguji Skripsi/TA/Thesis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana./Master 1. Persyaratan untuk Mengikuti Ujian Akhir Sarjana: a. Telah memprogramkan dan lulus seluruh mata kuliah wajib. b. Telah memprogramkan dan lulus mata kuliah pilihan. c. Jumlah kredit yang telah diperoleh adalah sebanyak total minimal sks dikurangi sks tugas akhir (skripsi). d. Telah melaksanakan Seminar dan menyelesaikan tugas akhir (skripsi). e. Nilai seluruh mata kuliah yang diambil sudah lengkap dengan IPK 2.00 dan tanpa nilai E; f. Melunasi SPP sampai semester berjalan. g. Memperoleh surat persetujuan ujian akhir sarjana dari Dosen Pembimbing. 2. Penguji: Penguji Ujian Akhir Sarjana maksimum lima orang, terdiri dari : a. Dosen Pembimbing (maksimum dua orang) b. Dosen Penguji lain yang ditetapkan oleh Ketua Program Studi dengan mempertimbangkan bidang keahlian/kompetensi dosen yang bersangkutan sebanyak 3 orang. c. Ketua Panitia Ujian Akhir Sarjana adalah Dosen Pembimbing Pertama, sedang sekretaris panitia adalah salah seorang dari penguji lain. 3. Tata Cara Ujian Akhir Sarjana a. Mahasiswa mengajukan permohonan untuk mengikuti Ujian Akhir Sarjana ke Jurusan selambat-lambatnya 7 hari sebelum pelaksanaan ujian yang direncanakan dengan melampirkan persyaratan dokumen : - Surat kesediaan dosen penguji untuk menguji. - Draft skripsi yang telah disetujui Pembimbing. b. Program Studi mempersiapkan dokumen: 35

41 - Surat kesediaan untuk menguji. - Undangan untuk dosen penguji. - Form penilaian. - Berita acara pelaksanaan ujian. - Daftar hadir penguji. c. Pelaksanaan Ujian: - Program Studi menyiapkan kelengkapan dan dokumen yang diperlukan untuk pelaksanaan sidang ujian - Dosen Pembimbing Pertama memimpin sidang ujian. - Pimpinan sidang ujian mengendalikan waktu ujian agar dapat berlangsung dalam waktu maksimal 3 (tiga) jam, terdiri atas presentasi oleh mahasiswa, tanya-jawab mengenai materi skripsi dan materi lain yang relevan (komprehensif) sebagai indikator kompetensi sesuai dengan kisi-kisi yang ditetapkan program studi, dan penetapan keputusan ujian. - Penguji memberikan penilaian yang meliputi aktivitas (dinilai oleh dosen pembimbing), tulisan dan penguasaan materi (dinilai oleh tim penguji) dan menetapkan keputusan hasil ujian. - Pelaksanaan sidang ujian akhir harus dalam ruangan ujian yang telah ditetapkan dan tidak dibenarkan dilakukan ujian di tempat lain atau dosen penguji menguji sendiri-sendiri. d. Penetapan keputusan ujian: - Setelah selesai menguji, setiap penguji wajib mengisi dan memberikan form penilaian hasil ujian kepada Ketua Sidang Ujian - Tim penguji membuat kesepakatan hasil ujian tanpa dihadiri oleh mahasiswa yang diuji. - Ketentuan penilaian : 85 = Lulus dengan Huruf Mutu A = Lulus dengan Huruf Mutu B = Lulus dengan Huruf Mutu C < 65 = Tidak Lulus - Pimpinan sidang ujian menyampaikan keputusan hasil ujian kepada mahasiswa setelah dicapai kesepakatan. - Mahasiswa yang tidak lulus dalam Ujian Akhir Sarjana memiliki maksimal dua kali kesempatan ujian ulang. - Apabila bagian terakhir ini tidak dapat dipenuhi oleh mahasiswa yang bersangkutan maka judul skripsi harus diganti dengan tetap mempertimbangkan masa studi mahasiswa. 36

42 e. Penyerahan Berita Acara Ujian Akhir Sarjana: - Ketua Penguji menyerahkan Berita Acara Ujian Akhir Sarjana kepada Ketua Program Studi melalui petugas setelah ujian selesai. - Setelah berita acara diserahkan maka Ketua Program Studi langsung menyerahkan surat keterangan/keputusan tentang pelaksanaan ujian akhir dan honorarium panitia ujian. f. Penyerahan Skripsi: - Mahasiswa menunjukkan hasil skripsi yang telah diperbaiki sesuai saran Dosen Penguji selambat-lambatnya 3 bulan setelah tanggal ujian akhir pada Dosen Pembimbing. - Dosen Pembimbing memberikan paraf persetujuan penjilidan skripsi atau menyarankan perbaikan yang masih diperlukan. - Mahasiswa menggandakan dan menjilid skripsi sesuai format. - Dosen Pembimbing dan Ketua program studi menandatangani lembar pengesahan skripsi, serta diketahui Dekan Fakultas. - Mahasiswa menyelesaikan persyaratan administrasi yang ditentukan Fakultas sesuai peraturan akademik UMK dan menyerahkannya ke Fakultas bersama dengan skripsi yang sudah ditandatangani Dosen Pembimbing dan Ketua program studi serta Dekan untuk memperoleh Surat Ketarangan Lulus (SKL). - Petugas Fakultas membubuhkan stempel Fakultas pada lembar pengesahan Skripsi dengan mencantumkan Tanggal Lulus Ujian Akhir Sarjana sesuai dengan tanggal SKL. - Jika mahasiswa tidak menyerahkan skripsi yang telah diperbaiki sampai 3 bulan sesudah tanggal ujian, Ketua program studi membatalkan hasil ujian dengan menandatangani Berita Acara - Pembatalan Hasil Ujian Akhir Sarjana disampaikan ke pada mahasiswa yang bersangkutan dan Dosen Penguji. 37

43 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP PR I mengeluarkan surat persetujuan pelaksanaan ujian akhir berdasarkan persetujuan dari dekan fakultas, program studi menerima, dan melaksanakan ujian akhir. 7. Bagan Alur Mulai Pengajuan judul Penetapan Pembimbing Penulisan Proposal Pembimbingan proposal Pengesahan Proposal Penetapan Penguji Proposal Ujian Proposal Selesai 8. Catatan 9. Dokumen terkait Panduan Akademik UMK 38

44 UNIVERSITAS MUHAMMADIAYH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan : 15 April 2016 PROSEDUR PENDAFTARAN SIDANG S1 1 Tujuan Prosedur Pendaftaran Sidang Sarjana Strata Satu (S1) 2 Ruang Lingkup Prosedur Dan Penggunaannya Prosedur pendaftaran sidang sarjana strata satu 3 Standar a. Mahasiswa aktif b. Peraturan akademik tentang persyaratan sidang sarjana 4 Defenisi Istilah 1. Sidang Sarjana adalah Suatu ujian terakhir bagi mahasiswa universitas Gunadarma untuk dinyatakan berhak atau belum berhak menyandang gelar kesarjanaannya. 2. Surat Jadual Sidang : Keterangan yang isinya jadual sidang sarjana, persyaratan yang sudah dipenuhi, mata ujian sidang/judul skripsi. Prosedur Pendaftaran Sidang Sarjana - S1 XIII Bebas Keuangan : Keterangan yang menyatakan bahwa mahasiswa bebas dari tunggakan uang kuliah. 4. Bebas Perpustakaan : Keterangan yang menyatakan bahwa mahasiswa bebas dari pinjaman buku di perpustakaan. 5 Prosedur 1. Mahasiswa mendaftar melalui program studi pada tiap-tiap fakultas. 2. Petugas menanyakan daftar sidang ulang atau sidang pertama kali. 3. Jika sidang ulang, mahasiswa harus melampirkan Surat Jadwal 4. Sidang yang lama, blanko denda sidang, dan bebas keuangan 5. Semester yang masih berlaku, serta pas photo 2x3 sebanyak 1 buah. 6. Petugas mengecek data dikomputer, jika datanya ada (sudah pernah sidang), maka proses pendaftaran sidang dilanjutkan. 7. Jika sidang pertama kali, maka mahasiswa melampirkan foto copy bebas keuangan dan pas photo 2x3 sebanyak 2 buah untuk jalur non skripsi sedangkan untuk jalur skripsi ditambah dengan surat persetujuan dari dosen pembimbing. 8. Petugas mengecek data mahasiswa di komputer 9. Jika benar datanya ada artinya jurusan sudah mengecek persyaratan akademiknya yaitu SKS dan IPKnya sudah memenuhi syarat. Jika ternyata belum, maka mahasiswa tidak bisa daftar sidang sarjana dan 39

45 harus kembali ke jurusan untuk mengurus kekurangannya. 10. Kemudian petugas mengecek kembali persyaratan lainnya yang ada di komputer tersebut, yaitu : a) Kursus dan workshop: jika belum, mahasiswa harus ke lembaga pengembangan untuk mengikuti kursus dan workshop. b) Aptitude : jika belum, mahasiswa harus ke lab. Psikologi untuk mengikuti aptitude test. c) Bebas Perpustakaan : jika belum, mahasiswa harus ke perpustakaan untuk mengurus bebas perpustakaan. Prosedur Pendaftaran Sidang Sarjana - S1 Jika mahasiswa sudah memenuhi semua persyaratannya proses pendaftaran sidang dilanjutkan. 11. Petugas menentukan jadwal sidang terdekat untuk mahasiswa tersebut. 12. Petugas mencetak surat jadwal sidang dan memberikan isian untuk membuat berkas-berkas kelulusan. 13. Selesai. 40

46 6 Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Dekan mengeluarkan surat keputusan dan edaran prosedur pendaftaran sidang S1. 7 Bagan Alur Mulai Mahasiswa mendaftar ke prodi Petugas menanyakan daftar sidang ulang atau sidang pertama kali Jika sidang ulang, mahasiswa harus melampirkan Surat Jadual Sidang yang lama, blanko denda sidang, dan bebas keuangan ika mahasiswa sudah memenuhi semua persyaratannya proses pendaftaran sidang dilanjutkan. Petugas menentukan jadwal sidang terdekat untuk mahasiswa tersebut. Petugas mencetak surat jadwal sidang dan memberikan isian untuk membuat berkasberkas kelulusan. Selesai 8 Catatan 9 Dokumen terkait Panduan Akademik UMK 41

47 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan:15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PELAKSANAAN WISUDA 1. Tujuan Prosdur Prosedur pelaksanaan wisuda bertujuan memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan wisuda di UMK serta sebagai pedoman bagi Dekan, Ketua Program Studi, Kepala BAA dan panitia pelaksana. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi tata cara pelaksanaan wisuda mulai dari persiapan, sarana dan prasarana, keuangan dan pelaksanaan. 3. Standar 1. Calon wisudawan/wati adalah mahasiswa UMK yang telah menyelasaikan studinya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di UMK. 2. Waktu pelaksanaan wisuda sebagaimana tercantum dalam kalender akademik Universitas Muhammadiyah Kendari 3. Calon wisudawan/wati mendaftar melalui panitia pendaftaran dengan membayar sejumlah biaya pendaftaran dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. 4. Definisi Istilah Pelaksanaan Wisuda adalah proses pelaksanaan upacara wisuda yang dipimpin oleh Rektor Universitas sebagai Ketua Senat Universitas yang ditandai dengan pemindahan kucir dan penyerahan ijazah yang dilakukan oleh Rektor Universitas dan dibantu oleh Dekan Fakultas untuk program vokasi dan S1. 5. Prosedur 1. Persiapan : a. Rektor menerbitkan SK tentang susunan kepanitiaan pelaksanaan wisuda b. Panitia wisuda menyusun dan mensosialisasikan deskripsi tugas, jadwal kegiatan dan acara kegiatan wisuda pada hari H kepada seluruh anggota panitia sebagai panduan tugas. c. Calon wisudawan/wati yang disetujui fakultas memperoleh penjelasan secara tertulis dan/atau lisan tentang pendaftaran, biaya dan 42

48 pelaksanaan wisuda d. Calon wisudawan/wati mendaftar kepada panitia e. Calon wisudawan/wati mengikuti gladi resik 2 hari sebelum hari H pelaksanaan wisuda 2. Pelaksanaan : a. Wisudawan/wati berkumpul pada tempat yang telah ditentukan oleh panitia b. Wisudawan/wati berbaris secara teratur menuju tempat upacara wisuda 30 menit sebelum Ketua dan Anggota Senat memasuki ruang upacara c. Wisudawan/wati duduk dengan tenang pada kursi yang telah ditetapkan oleh panitia d. Rektor/Ketua Senat dan para Anggota Senat UMK memasuki ruang upacara e. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya f. Rektor/Ketua Senat membuka Rapat Senat Terbuka secara resmi g. Sambutan-sambutan dari Rektor, Ketua BPH UMK dan Gubernur atau yang mewakili h. Penyampaian orasi ilmiah i. Pembacaan doa j. Rektor/Ketua Senat mewisuda Wisudawan/wati, yang ditandai dengan pemindahan kucir toga yang dilanjutkan dengan penyerahan ijazah secara bergiliran yang dibantu oleh Dekan k. Wisudawan/wati membacakan Janji Alumni yang disaksikan oleh Rektor/Ketua Senat l. Tim paduan suara menyanyikan lagu Padamu Negeri m. Wakil wali Wisudawan/wati menyampaikan sambutan n. Tim paduan suaru menyanyikan lagu Syukur o. Rektor/Ketua Senat menutup Rapat Senat Terbuka 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Panitia pelaksanaan wisuda yang meliputi seluruh perangkat dan elemen Universitas Muhammadiyah Kendari mulai dari Rektor, Dosen dan Staf yang ditetapkan dalam SK kepanitiaan 7. Bagan alur MULAI Rektor menerbitkan SK tentang susunan kepanitian pelaksanaan wisuda Panitia wisuda menyusun dan mensosialisasikan deskripsi tugas, jadwal kegiatan dan acara kegiatan wisuda pada hari H kepada seluruh anggota panitia sebagai panduan tugas Calon wisudawan/wati yang disetujui fakultas memperoleh penjelasan secara tertulis dan/atau lisan tentang pendaftaran, biaya dan pelaksanaan wisuda 43

49 Calon wisudawan/wati mendaftar kepada panitia Calon wisudawan/wati mengikuti gladi resik 2 hari sebelum hari H pelaksanaan wisuda Wisudawan/wati berkumpul pada tempat yang telah ditentukan oleh panitia Wisudawan/wati berbaris secara teratur menuju tempat upacara wisuda 30 menit sebelum Ketua dan Anggota Senat memasuki ruang upacar Wisudawan/wati duduk dengan tenang pada kursi yang telah ditetapkan oleh panitia Rektor/Ketua Senat dan para Anggota Senat UMK memasuki ruang upacara Menyanyikan lagu Indonesia Raya Rektor/Ketua Senat membuka Rapat Senat Terbuka secara resmi Sambutan-sambutan dari Rektor, Ketua BPH UMK dan Gubernur atau yang mewakili Penyampaian orasi ilmiah Pembacaan doa Rektor/Ketua Senat mewisuda wisudawan/wati, yang ditandai dengan pemindahan kucir toga yang dilanjutkan dengan penyerahan ijazah secara bergiliran yang dibantu oleh Dekan Wisudawan/wati membacakan janji alumni yang disaksikan oleh Rektor/Ketua Senat Tim paduan suara menyanyikan lagu Padamu Negeri 44

50 Wakil wali Wisudawan/wati menyampaikan sambutan Tim paduan suara menyanyikan lagu Syukur Rektor/Ketua Senat menutup Rapat Senat Terbuka Selesai 8. Catatan 9. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll. 45

51 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PEMBUATAN SURAT TANDA LULUS SEMENTARA 1. Tujuan Prosdur Sementara menunggu penyelesaian ijazah maka bagi mahasiswa yang sudah lulus sidang D3, S1, S2 dan S3 akan dibuatkan Surat Tanda Lulus Sementara (STLS) 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Pembuatan STLS untuk Mahasiswa Jenjang D3, S1, S2 dan S3 yang telah lulus sidang di Universitas Muhammadiyah Kendari 3. Standar Mahasiswa harus telah lulus sidang skripsi 4. Definisi Istilah Surat Tanda Lulus Sementara (STLS) adalah tanda bukti yang menyatakan bahwa mahasiswa yang bersangkutan telah dinyatakan lulus sidang pada jenjang pendidikan yang ditempuh di Universitas Muhammadiyah Kendari. Sementara menunggu penyelesaian ijazah asli, STLS ini diberikan kepada yang bersangkutan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya 5. Prosedur 1. BAA menerima berkas pengurusan STLS dan fotocopy ijazah terakhir yang dimiliki mahasiswa peserta sidang serta file data kelulusan sidang dari bagian siding. 2. BAA Menggabungkan data dari bagian sidang ke master data gabungan untuk masing-masing jenjang dan jurusan. 3. BAA Mengkoreksi data di master dan disesuaikan dengan ijazah terakhir. 4. BAA mencetak STLS. 5. BAA meminta tanda tangan Rektor. 6. BAA menstempel di atas tanda tangan rektor 7. BAA menempel foto 8. BAA medistribusi STLS ke mahasiswa 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Rektor menandatangani STLS, BAA menerima berkas dan memproses pengurusan STLS. 46

52 7. Bagan alur M U L A I BAA menerima berkas pengurusan STLS dan fotocopy ijazah terakhir yang dimiliki mahasiswa peserta sidang serta file data kelulusan sidang dari bagian sidang BAA Menggabungkan data dari bagian sidang ke master data gabungan untuk masing-masing jenjang dan jurusan Pencetakan STLS BAA Mengkoreksi data di master dan disesuaikan dengan ijazah terakhir Rektor menandatangani STLS BAA menempel foto S E L E S A I Pendistribusian STLS ke mahasiswa 7. Catatan 8. Dokumen terkait SK Rektor tentang Sidang Kelulusan 47

53 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PEMBUATAN RANGKUMAN NILAI 1. Tujuan Prosdur Prosedur pembuatan rangkuman nilai ini bertujuan untuk menerangkan tata cara dan prosedur pembuatan rangkuman nilai guna membantu mahasiswa yang memerlukan rangkuman nilai sebagai persyaratan pengurusan beasiswa, tunjangan gaji, melanjutkan kuliah, dan persyaratan kerja. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup prosedur ini meliputi pengecekan data akademik mahasiswa sampai dengan pembuatan rangkuman nilai (7 hari kerja). Pembuatan rangkuman nilai hanya diberikan kepada mahasiswa dengan status aktif (kelas maupun non kelas) dan mahasiswa yang sudah lulus tetapi belum menerima transkrip nilai (masi dalam proses) yang memerlukan rangkuman nilai sebagai persyaratan pengurusan beasiswa, tunjangan gaji, melanjutkan kuliah, ataupaun kerja, dengan melampirkan surat permohonan mahasiswa yang bersangkutan dengan sepengetahuan orang tua serta surat permohonan/keterangan dari instansi yang berkepentingan. 3. Standar 1. Mahasiswa berstatus mahasiswa aktif atau mahasiswa yang telah lulus tetapi belum menerima transkip nilai. 2. Mahasiswa dengan status mahasiswa aktif melampirkan surat permohonan pembuatan rangkuman nilai dengan sepengetahuan orang tua ataupun instansi terkait. 3. Mahasiswa dengan status telah lulus harus melampirkan SK yudisium. 4. Definisi Istilah Rangkuman nilai adalah daftar nilai yang diperoleh mahasiswa selama kuliah. 5. Prosedur 1. Mahasiswa yang memerlukan rangkuman nilai datang ke Jurusan dengan membawa persyaratan yang telah ditetapkan dan mendapat tanda terima penyerahan berkas dimana didalamnya juga mencantumkan waktu pengambilannya. 2. Jurusan melakukan pengecekan data mahasiswa yang akan digunakan untuk pembuatan rangkuman nilai. 3. Jurusan membuat daftar rangkuman nilai 48

54 4. Mahasiswa mengambil daftar rangkuman nilai yang telah dibuat oleh Jurusan sesuai waktu yang telah ditetapkan dalam tanda terima berkas (7 hari kerja) 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Program Studi menerima permohonan pembuatan rangkuman nilai mahasiswa, melakukan pengecekan data, dan mengeluarkan rangkuman nilai. 7. Bagan alur M U L A I Pengecekan data dan pembuatan rangkuman nilai Rangkuman nilai yang sudah ditandatangani Ketua Jurusan S E L E S A I Mahasiswa mengambil rangkuman nilai sesuai waktu yang ditentukan dalam tanda terima 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Data Mahasiswa 2. Surat pengantar/permohonan dari instansi yang terkait 3. Surat permohonan dari mahasiswa yang bersangkutan dengan sepengetahuan orang tua. 4. SK Rektor tentang kelulusan. 49

55 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PEMBUATAN IJAZAH 1. Tujuan Prosdur Prosedur pembuatan ijazah ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai tatacara dan prosedur pembuatan ijazah di lingkup Universitas Muhammadiyah Kendari 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Pembuatan Ijazah untuk Mahasiswa Jenjang D3, S1, S2 dan S3 yang telah menyelesaikan studinya dan menyelesaikan semua administrasi baik yang bersifat akademik maupun non akademik di Universitas Muhammadiyah Kendari serta sudah dikeluarkannya SK Rektornya 3. Standar 1. Mahasiswa harus telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya. 2. Lembar ijazah diprint dengan menggunakan kertas dan printer khusus. 4. Definisi Istilah 1. Ijazah adalah surat tanda tamat belajar yang diberikan kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan semua persyaratan akademiknya. 2. Mahasiswa dinyatakan Kebulatan Studi apabila mahasiswa sudah menempuh semua mata kuliah Ujian Utama dan dinyatakan lulus dengan ketentuan IPK yang berlaku 5. Prosedur a. Mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhir dan dinyatakan lulus mengajukan permohonan yudisium pada BAA. b. BAA meneruskan permohonan yudisium ke Rektor dan menerbitkan SK yudisium. c. Biro Umum menyediakan Blanko untuk ijazah, transkip nilai, dan akta IV serta Printer Khusus d. Penulisan nama pemilik ijazah oleh BAA e. BAA mengetik identitas pemilik ijazah serta melakukan pengecekan kembali. f. BAA menempel foto pemilik ijazah, dan meneruskan ke Dekan dan Rektor untuk ditandatangani 50

56 g. BAA menstempel ijazah h. Pendistribusian ijazah ke mahasiswa dengan menandatangani BAP serah terima ijazah oleh mahasiswa. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Rektor melalui BAA mengeluarkan SK kelulusan dan menandatangani ijazah, Dekan menandatangani ijazah, BAA melayani pendaftaran yudisium, melakukan pemrosesan, menerbitkan surat keputusan yudisium, menetapkan identitas peserta yudisium, dan menerbitkan ijazah dan akta IV, Biro Keuangan melayani pembayaran administrasi mahasiswa. 7. Bagan alur M U L A I Mahasiswa mengajukan permohonan Yudisium BAA menerima dan meneruskan permohonan yudisium ke Rektor Rektor mengeluarkan SK Yudium Biro Umum menyiapkan blanko untuk ijazah, akta IV dan Transkip nilai Pengetikan nama pemilik ijazah dan penempelan foto oleh BAA BAA meneruskan ijazah kepada Rektor dan Dekan untuk ditandatangani BAA menstemplel ijazah S E L E S A I Pendistribusian Ijazah 7. Catatan 8. Dokumen terkait a. SK Rektor tentang Sidang Kelulusan b. SK Rektor tentang Kelulusan Ujian Utama c. SK Rektor tentang Kelulusan 51

57 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR MUTASI MASUK UMK 1. Tujuan Prosdur Prosedur mutasi masuk UMK bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tata cara dan waktu registrasi mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi tatacara registrasi yang melibatkan Pimpinan Universitas, BAA, Bank/Biro Keuangan, Fakultas/Prodi dan Mahasiswa. 3. Standar 1. Nilai akreditasi jurusan/prodi PT asal minimal sama dengan jurusan/prodi yang akan dipilih kecuali dari PTN 2. IP kumulatif dari PT asal minimal 2,75 dan bukan/tidak berasal dari lembaga kursus/sejenisnya. 3. Calon mahasiswa minimal telah menyelesaikan 2 (dua) semester awal prodi asal di PT asal. 4. Waktu pengajuan permohonan masuk dilakukan paling lambat sebulan sebelum proses perkuliahan di mulai di UMK. 5. Calon mahasiswa melengkapi berkas dengan: a. Surat Keterangan Berkelakuan Baik dan Aktif Kuliah dari PT Asal, b. Surat Keterangan Akreditasi Jurusan/Prodi dari PT Asal, c. foto copy ijazah SLTA yang dilegalisisr 1 rangkap, d. Transkip nilai asli/fotocopy transkip yang dilegalisir 2 rangkap, e. Fotocopy aktekelahiran 1 lembar, f. Fotocopy KTM 1 Lembar, g. Fotocopy KTP 1 lembar, 4. Definisi Istilah Mutasi masuk UMK adalah pindahnya mahasiswa dari PT lain ke UMK 52

58 5. Prosedur 1. Calon mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat permohonan pindah ke UMK yang ditujukan kepada Rektor UMK. 2. BAA melakukan verifikasi terhadap status calon mahasiswa pada PT asal kemudian menyampaikan ke PR I. 3. PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah berdasarkan persetujuan dari program studi apabila calon mahasiswa tersebut benar-benar terdaftar pada PT asal yang bersangkutan. 4. Calon mahasiswa melengkapi dan memasukkan berkas permohonan pindah ke BAA dengan menyertakan: a. Rekomendasi dari Kopertis untuk PTS luar Sultra, b. Surat Keterangan Pindah PT asal, c. Pas Foto (hitam putih ukuran 3 X 4 cm, dan berwarna ukuran 2 X 3 cm, masing-masing sebanyak 2 lembar), dan d. Surat pernyataan bersedia mengikuti peraturan yang berlaku di UMK. 5. Calon mahasiswa membayar seluruh biaya yang dipersyaratkan pada saat registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti biaya pendaftaran, biaya IPP, biaya SPG, dan biaya penyetraan mata kuliah/alih kredit. 6. BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan penyetaraan mata kuliah. 7. Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah. 8. Seluruh berkas calon diserahkan di BAA untuk proses herregistrasi. 9. Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP PR I mengeluarkan Surat Persetujuan Pindah berdasarkan surat persetujuan dari Program Studi, BAA menerima, mengumpulkan dan melakukan verifikasi terhadap berkas permohonan, Biro Keuangan melayani pembayaran calon mahasiswa, Program Studi membuat penyetaraan dan transkip konversi mata kuliah. 53

59 7. Bagan alur Mulai Calon mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat permohonan pindah ke UMK yang ditujukan kepada Rektor UMK. BAA melakukan verifikasi terhadap status calon mahasiswa pada PT asal kemudian menyampaikan ke PR I Disetujui PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah berdasarkan persetujuan dari program studi apabila calon mahasiswa tersebut benar-benar terdaftar pada PT asal yang bersangkutan BAA mengembalikan berkas Calon Mahasiswa SELESAI Calon mahasiswa melengkapi dan memasukkan berkas permohonan pindah ke BAA dengan menyertakan: a. Rekomendasi dari Kopertis untuk PTS luar Sultra, b. Surat Keterangan Pindah PT asal, c. Pas Foto (hitam putih ukuran 3 X 4 cm, dan berwarna ukuran 2 X 3 cm, masing-masing sebanyak 2 lembar), dan Calon mahasiswa membayar seluruh biaya yang dipersyaratkan pada saat registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti biaya pendaftaran, biaya IPP, biaya SPG, dan biaya penyetraan mata kuliah/alih kredit BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan penyetaraan mata kuliah. Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah. Seluruh berkas calon diserahkan di BAA untuk proses herregistrasi. Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi. 7. Catatan 8. Dokumen terkait Panduan Akademik UMK Selesai 54

60 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR MUTASI ALIH JENJANG 1. Tujuan Prosdur Prosedur mutasi masuk alih jenjang UMK bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tata cara dan waktu registrasi mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi tatacara registrasi yang melibatkan Pimpinan Universitas, BAA, Bank/Biro Keuangan, Fakultas/Prodi dan Mahasiswa. 3. Standar 1. Setiap calon mahasiswa telah menyelesaikan program diplomanya (D2 atau D3). 2. Waktu pengajuan permohonan masuk dilakukan paling lambat sebulan sebelum proses perkuliahan di mulai di UMK. 3. Calon mahasiswa melengkapi berkas dengan: a. Fotokopi ijazah program diploma (d2 atau D3) dan foto copy transkip nilai yang telah dilegalisir. b. Fotokopi ijazah SLTA yang dilegalisisr 1 rangkap, c. Fotokopi KTP yang telah dilegalisir 1 lembar, dan d. Fotokopi SK terakhir bagi PNS/karyawan yang telah dilegalisisr. 4. Definisi Istilah Mutasi Alih Jenjang adalah masuknya calon mahasiswa dari program diploma yang akan melanjutkan studi ke program S1 di Universitas Muhammadiyah kendari 5. Prosedur 1. Calon mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat permohonan alih jenjang ke UMK yang ditujukan kepada Rektor UMK. 2. BAA melakukan verifikasi terhadap status calon mahasiswa pada PT asal. 3. PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah berdasarkan persetujuan dari program studi apabila calon mahasiswa tersebut benar-benar terdaftar pada PT asal yang bersangkutan. 4. Calon mahasiswa melengkapi dan memasukkan berkas permohonan pindah ke BAA dengan menyertakan: a. Pas foto (hitam putih ukuran 3 X 4 cm, dan berwarna ukuran 2 X 3 cm, masing-masing sebanyak 2 lembar). b. Surat Pernyataan bersedia mengikuti peraturan yang berlaku di UMK. 5. Calon mahasiswa membayar seluruh biaya yang dipersyaratkan pada saat registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti biaya pendaftaran, biaya IPP, biaya SPG, dan biaya penyetraan mata kuliah/alih kredit. 6. BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan 55

61 penyetaraan mata kuliah. 7. Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah. 8. Seluruh berkas calon diserahkan di BAA untuk proses herregistrasi. 9. Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SoP PR I mengeluarkan Surat Persetujuan Alih Jenjang berdasarkan surat persetujuan dari Program Studi, BAA menerima, mengumpulkan dan melakukan verifikasi terhadap berkas permohonan, Biro Keuangan melayani pembayaran calon mahasiswa, Program Studi membuat penyetaraan dan transkip konversi mata kuliah. 7. Bagan alur MULAI mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat permohonan alih jenjang ke UMK yang ditujukan kepada Rektor UMK Memasukkan berkas ke BAA BAA melakukan verifikasi terhadap status calon mahasiswa pada PT asal Disetujui Ya: PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah berdasarkan persetujuan dari program studi apabila calon mahasiswa tersebut benar-benar terdaftar pada PT asal yang bersangkutan Tidak: BAA mengembalikan berkas Calon Mahasiswa Calon mahasiswa melengkapi dan memasukkan berkas permohonan pindah ke BAA dengan menyertakan: a. Pas foto (hitam putih ukuran 3 X 4 cm, dan berwarna ukuran 2 X 3 cm, masing-masing sebanyak 2 lembar). b. Surat Pernyataan bersedia mengikuti peraturan yang berlaku Calon mahasiswa membayar seluruh biaya yang dipersyaratkan pada saat registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti biaya pendaftaran, biaya IPP, biaya SPG, dan biaya penyetraan mata kuliah/alih kredit. BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan penyetaraan mata kuliah Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah 56

62 Seluruh berkas calon diserahkan di BAA untuk proses herregistrasi Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi Selesai 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll. 57

63 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 Apri 2016 Halaman: PROSEDUR MUTASI KELUAR UMK 1. Tujuan Prosedur Prosedur mutasi keluar dari UMK bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tata cara dan waktu registrasi mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi tatacara registrasi yang melibatkan Pimpinan Universitas, BAA, Fakultas/Prodi dan Mahasiswa. 3. Standar 1. Mahasiswa memasukkan surat permohonan mutasi keluar yang telah disetujui oleh Ketua Program Studi dan diketahui oleh Dekan. 2. Mahasiswa melengkapi berkas dengan: a. Surat keterangan bebas administrasi dari keuangan b. Surat keterangan bebas pinjaman dari perpustakaan c. Surat keterangan bebas laboratorium (bagi program studi tertentu) d. Fotokopi transkip nilai yang telah dilegalisisr e. Kartu tanda mahasiswa (KTM) asli untuk pegembalian KTM f. Surat keterangan kesediaan menerima mahasiswa integrasi dari Perguruan Tinggi yang dituju. 4. Definisi Istilah 5. Prosedur 1. Mahasiswa mengajukan permohonan pindah ke PT lain sesuai dengan formulir yang telah disediakan di Biro Adminstrasi Akademik UMK, yang ditujukan kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari dengan mencantumkan alasan pindah dan telah mendapat persetujuan dari Ketua Program Studi dan diketahui oleh Dekan Fakultas yang bersangkutan dilengkapi dengan berkas yang dipersyaratkan dalam mengajukan permohonan mutasi keluar UMK. 2. Pimpinan Universitas/Rektor memberikan surat persetujuan pindah (yang disertai keterangan status akreditasi jurusan) ke Perguruan Tinggi yang dituju, dengan dilampiri transkip akademik/nilai. 3. BAA mengeluarkan keterangan menonaktifkan status mahasiswa 58

64 tersebut. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SoP PR I melalui BAA mengeluarkan Surat Keterangan Nonaktif Kuliah, BAA menerima dan mengumpulkan berkas permohonan mutasi keluar mahasiswa, Fakultas/Prodi menyetujui permohonan mutasi keluar dan memperbaharui database jumlah mahasiswa. 7. Bagan alur MULAI mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat permohonan alih jenjang ke UMK yang ditujukan kepada Rektor UMK Memasukkan berkas ke BAA BAA melakukan verifikasi terhadap status calon mahasiswa pada PT asal Disetujui Ya: PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah berdasarkan persetujuan dari program studi apabila calon mahasiswa tersebut benar-benar terdaftar pada PT asal yang bersangkutan Tidak: BAA mengembalikan berkas Calon Mahasiswa Calon mahasiswa melengkapi dan memasukkan berkas permohonan pindah ke BAA dengan menyertakan: c. Pas foto (hitam putih ukuran 3 X 4 cm, dan berwarna ukuran 2 X 3 cm, masing-masing sebanyak 2 lembar). d. Surat Pernyataan bersedia mengikuti peraturan yang berlaku Calon mahasiswa membayar seluruh biaya yang dipersyaratkan pada saat registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti biaya pendaftaran, biaya IPP, biaya SPG, dan biaya penyetraan mata kuliah/alih kredit. BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan penyetaraan mata kuliah Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah Seluruh berkas calon diserahkan di BAA untuk proses herregistrasi 59

65 Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi Selesai 7. Catatan 8. Dokumen terkait 60

66 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan:15 April 2016 Halaman: PROSEDUR INTEGRASI ANTAR FAKULTAS 1. Tujuan Prosdur Prosedur Pindah Antar Fakultas/Prodi di UMK bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tata cara dan waktu registrasi mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi tatacara registrasi yang melibatkan Pimpinan Universitas, BAA, Fakultas/Prodi dan Mahasiswa. 3. Standar 1. Mahasiswa yang bersangkutan minimal telah menyelesaikan 2 (dua) semester awal prodi asal. 2. Waktu pengajuan permohonan masuk dilakukan paling lambat sebulan sebelum proses perkuliahan di mulai di UMK. 3. Mahasiswa melengkapi berkas dengan: a. Fotokopi KTM 1 Lembar b. Fotokopi bukti pembayaran dari Biro Keuangan yang telah dilegalisir. c. Fotokopi KHS/transkip nilai dari program studi yang telah dilegalisir. d. Pas foto hitam putih ukuran 3 X 4 cm sebanyak 1 lembar. e. Pas foto berwarna ukuran 2 X 3 cm sebanyak 1 lembar. 4. Definisi Istilah 5. Prosedur 1. Mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat permohonan pindah ke UMK yang telah diketahui oleh Ketua Program Studi dan Dekan yang ditujukan kepada Rektor UMK. 2. PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah ke fakultas/prodi yang dituju. 3. BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan penyetaraan mata kuliah. 4. Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah. 61

67 5. Seluruh berkas calon diserahkan di BAA untuk proses herregistrasi. 6. Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP PR I mengeluarkan Surat Persetujuan Pindah ke fakultas/prodi berdasarkan surat persetujuan dari Program Studi, BAA menerima, mengumpulkan dan melakukan verifikasi terhadap berkas permohonan, Program Studi membuat penyetaraan dan transkip konversi mata kuliah. 7. Bagan alur MULAI mahasiswa memasukkan berkas ke BAA disertai surat BAA melakukan verifikasi terhadap status mahasiswa Disetujui Ya: PR I mengeluarkan surat persetujuan pindah masuk berdasarkan persetujuan dari program studi Tidak: BAA mengembalikan berkas Mahasiswa Mahasiswa melengkapi dan memasukkan berkas ke BAA untuk diherregistrasi: mahasiswa membayar seluruh biaya yang dipersyaratkan pada saat registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti biaya pendaftaran, biaya IPP, biaya SPG, dan biaya penyetraan mata kuliah/alih kredit. BAA menyerahkan berkas ke fakultas atau program studi untuk dibuatkan penyetaraan mata kuliah Fakultas/program studi melakukan penyetaraan mata kuliah dan membuat transkip konversi mata kuliah 62

68 Mahasiswa melakukan transkasi mata kuliah di fakultas/program studi Selesai 7. Catatan 8. Dokumen terkait 63

69 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR IZIN AKTIF KEMBALI 1. Tujuan Prosdur Prosedur izin aktif kembali bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tata cara dan waktu izin aktif kembali setelah mahasiswa melakukan cuti akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi tatacara izin aktif kembali yang melibatkan Pimpinan Universitas, BAA, Biro Keuangan/Bank, Fakultas/Prodi, Penasehat Akademik dan Mahasiswa. 3. Standar 1. Waktu pengajuan permohonan izin aktif kembali dilakukan sesuai jadwal herregistrasi yang tercantum pada kalender akademik UMK dengan mengajukan surat permohonan izin aktif kembali. 2. Mahasiswa membayar SPP semester berjalan dan biaya lain yang telah ditetapkan pada Biro Keuangan UMK/Bank 3. Mahasiswa menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku dan kuitansi pembayaran pada BAA pada saat mendaftar setelah cuti akademik 4. Mahasiswa menunjukkan KHS sebelumnya pada saat mengisi KRS 4. Definisi Istilah Izin Aktif Kembali adalah mahasiswa yang memperoleh surat keterangan untuk melakukan perkuliahan kembali setelah melakukan cuti akademik 5. Prosedur 1. Mahasiswa mengajukan surat permohonan aktif kembali melalui Dekan Fakultas 2. Dekan Fakultas mengeluarkan surat keterangan aktif kembali yang terbusannya disampaikan pada BAA, Biro Keuangan dan Ketua program Studi 3. Mahasiswa melakukan pembayaran SPP semester berjalan dan biaya lain pada Biro keuangan/bank 4. Mahasiswa mendaftar pada BAA bagian registrasi untuk menerima tanda 64

70 bukti terdaftar sebagai mahasiswa UMK 5. Mahasiswa berkonsultasi dengan Penasehat Akademik dan mengisi Kartu Rencana Studi 6. Mahasiswa mengikuti perkuliahan 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP BAA melalui Fakultas/Prodi menerima berkas permohonan cuti akademik dan menerbitkan Surat Keterangan Cuti. 7. Bagan alur MULAI Mahasiswa mengajukan surat permohonan izin aktif kembali kepada Dekan Fakultas Dekan Fakultas mengeluarkan surat keterangan aktif kembali yang tembusannya disampaikan kepada BAA, Biro Keuangan dan Ketua Program Studi Mahasiswa melakukan pembayaran SPP semester berjalan dan biaya lain pada Biro Keuangan/Bank Mahasiswa mendaftar pada BAA bagian registrasi untuk menerima tanda bukti terdaftar sebagai mahasiswa UMK dengan melampirkan kuitansi pembayaran dan KTM yang masih berlaku Mahasiswa berkonsultasi dengan Penasehat Akademik dan mengisi KRS dengan menunjukkan KHS semester sebelumnya Mahasiswa mengikuti perkuliahan 8. Catatan Selesai 9. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll 65

71 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PEMANGGILAN MAHASISWA DAN PERPANJANGAN MASA STUDI MAHASISWA 1. Tujuan Prosedur Mengajukan perpanjangan masa studi bagi mahasiswa yang akan berakhir batas masa studinya. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur ini meliputi pemanggilan mahasiswa yang akan berakhir batas masa studi maksimum, konsultasi, pembuatan surat pernyataan, pembuatan surat pengunduran diri, pengajuan permohonan perpanjangan masa studi. 3. Standar Mahasiswa belum melewati batas studi maksimal 7 tahun 4. Definisi Istilah 1. Batas masa studi : Batas waktu tempuh studi mahasiswa - Program studi S1 : 4 tahun (standar), 7 tahun (maksimum) - Program studi D3: 3 tahun (standar), 5 tahun (maksimum) 2. Kurikulum : Daftar pedoman mata kuliah yang diberkan pada suatu program studi. 3. Mahasiswa aktif : Mahasiswa yang mengisi KRS (mengambil mata kuliah, PI dan aktif saja) pada semester yang bersangkutan. 4. Mahasiswa tidak aktif : mahasiswa yang tidak mengisi KRS pada semester yang bersangkutan. 5. Mahasiswa Non-kelas : Mahasiswa yang sudah melebihi batas waktu standar penyelesaian studi/sudah tidak tergabung dalam kelas regular. 5. Prosedur. 1. Pengecekan data akademik mahasiswa untuk mengidentifikasi mahasiswa yang akan berakhir masa studinya. 2. Menentukan standar IPK, IP Utama, dan jumlah mata kuliah yang telah ditempuh, kemudian mengelompokkan mahasiswa kedalam beberapa kelompok, yaitu : - Kelompok I : Mahasiswa yang akan melanjutkan kuliah - Kelopok II : Mahasiswa yang masih bisa dipertimbangkan untuk dapat melanjutkan kuliah. - Kelompok III : Mahasiswa yang sudah tidak bisa melanjutkan kuliah 3. Pembuatan Surat Panggilan. 4. Pengiriman Surat Panggilan ke alamat masing-masing lewat pos 5. Mahasiswa yang sudah menerima Surat Panggilan datang ke Jurusan sesuai waku yang telah di tentukan. 6. Jurusan memberikan konsultasi akademik kepada mahasiswa yang menghadap sesuai dengan kondisi kelompok masing-masing. 7. Untuk mahasiswa kelompok I dan II yang ingin melanjutkan kuliah, diharuskan membuat surat pernyataan (format dari Jurusan) diatas kertas bermeterai yang berisi pernyataan kesanggupan untuk menyelesaikan kuliah sesuai batas waktu yang telah 66

72 ditentukan berikut sanksinya. Sedangkan bagi mahasiswa kelompok I dan II yang tidak ingin melanjutkan kuliah, diharuskan membuat surat pengunduran diri. 8. Mahasiswa Kelompok III diharuskan membuat surat pengunduran diri (format dari Jurusan) yang akan dipergunakan untuk pengurusan administrasi akademik mahasiswa yang bersangkutan ke bagian Keuangan dan Bagian Transkrip. Mahasiswa akan mendapatkan Surat keterangan Pernah Kuliah dan Rangkuman Nilai dari Bagian terkait 9. Membuat Surat Permohonan Pengajuan perpanjangan masa studi ke Universitas, berdasarkan data mahasiswa yang telah membuat surat pernyataan kesanggupan melanjutkan kuliah. Nama-nama mahasiswa yang diajukan akan tercantum dalam Buku Daftar Mahasiswa yang mendapatkan SK perpanjangan masa studi dari Rektor. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Rektor melalui BAA mengeluarkan SK perpanjangan masa studi, Program Studi melakukan pengecekan, pengidentifikasian, pemanggilan serta melakukan layanan konsultasi bagi mahasiswa yang hampir habis masa studinya, merbitkan transkip nilai dan Surat Keterangan Pernah Kuliah, Biro Keuangan melayani pembayaran mahasiswa. 7. Bagan alur M U L A I Pengecekan data mahasiswa Penentuan standar pemanggilan Pembuatan dan pengiriman surat penggilan melalui Pos Solusi menurut kelompok pemanggilan Konsultasi Mahasiswa Pembuatan Surat Pernyataan Melanjutkan Kuliah Y Lanjut Kuliah? T Pembuatan Surat Pengunduran Diri Permohonan Pengajuan perpanjangan masa Studi Pengurusan administrasi akademik ke Bag. Keuangan & Bag. Transkrip Buku SK Perpanjangan Masa Studi SELESAI Surat Ket. Pernah kuliah dan 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Data Akademik mahasiswa 2. Batas masa studi mahasiswa 3. Kurikulum yang berlaku 4. Status akademik mahasiswa (non-kelas dan aktif/tidak aktif). 67

73 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PINDAH WAKTU KULIAH 1. Tujuan Prosdur Prosedur pindah waktu kuliah bertujuan untuk menjelaskan proses pengurusan permohonan pindah waktu kuliah 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur pindah waktu kuliah meliputi penyajian informasi tentang tata cara, syarat-syarat serta waktu pengajuan permohonan pindah waktu kuliah 3. Standar 1. Permohonan pindah waktu kuliah harus diajukan selambat-lambatnya satu bulan sebelum perkuliahan. 2. Permohonan pindah waktu kuliah hanya diajukan satu kali selama masa studi. 4. Definisi Istilah Pindah Waktu Kuliah adalah pindah dari kelas pagi ke kelas sore atau sebaliknya. Permohonan pindah waktu kuliah selambat-lambatnya diajukan satu bulan sebelum perkuliahan dimulai dan hanya dapat diproses jika memang tersedia kelas yang memungkinkan. 5. Prosedur 1. Mahasiswa mengambil dan mengisi formulir permohonan pindah kelas yang disediakan di Program Studi 2. Formulir yang telah diisi dan ditandatangani mahasiswa dikembalikan ke Program Studi dengan melampirkan : a. Satu lembar pas photo ukuran 2 x 3 b. Surat Keterangan Bekerja dari tempat bekerja (bagi mahasiswa yang mengajukan permohonan pindah ke kelas sore) c. Foto copy bukti pembayaran uang kuliah untuk semester yang akan diikuti d. Surat persetujuan dari orang tua/wali 3. Apabila permohonan disetujui, mahasiswa akan ditempatkan di kelas baru dan menerima Surat Keterangan Pindah Kelas 6. Klasifikasi Pejabat/ Program Studi menyediakan formulir permohonan pindah kelas, menerima, 68

74 Petugas yang menjalankan SOP mengumpulkan dan memproses berkas permohonan mahasiswa. 7. Bagan alur M U L A I Mahasiswa mengambil dan mengisi formulir Mahasiswa mengembalikan formulir di Program Studi Disetujui TIDAK S E L E S A I YA Mahasiswa mendapatkan Surat Keterangan Pindah Kelas 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Peraturan Akademik UMK 69

75 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR CUTI AKADEMIK 1. Tujuan Prosdur Prosedur cuti akademik bertujuan memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tata cara dan waktu herregistrasi mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Kendari. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya SOP registrasi dan herregistrasi ini meliputi 1. Tata cara dan persyaratan registrasi dan herregistrasi mahasiswa 2. Unit organisasi yang terlibat dalam penyusunan rencana studi mahasiswa 3. Standar 1. Mahasiswa berstatus sebagai mahasiswa aktif. 2. Telah aktif kuliah minimal satu tahun akademik atau dua semester. 3. Lama cuti minimal 1 (satu) semester dan maksimal 2 (dua) semester. 4. Waktu pengajuan permohonan masuk dilakukan paling lambat sebulan sebelum proses perkuliahan di mulai di UMK. 5. Cuti akademik dapat diberikan pada mahasiswa dengan alasan : a. Kesehatan yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. b. Kesulitan ekonomi yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari orang tua atau wali mahasiswa yang bersangkutan. c. Alasan lain yang releven yang dibuktikan dengan surat keterangan atau surat rekomendasi dari pejabat yang berwenang. 6. Mahasiswa melengkapi berkas dengan: a. Surat keterangan dokter (bagi yang alasan cutinya berkaitan dengan masalah ikesehatan) b. Surat pernyataan dari orang tua atau wali mahasiswa yang bersangkutan (bagi yang alasan cutinya berkaitan dengan masalah kesulitan ekonomi) c. Surat keterangan atau rekomendasi dari pejabat yang berwenang (bagi yang alasan cutinya berkaitan dengan alasan lain yang penting dan mendesak). d. Fotokopi kartu tanda mahasiswa (KTM) e. Surat keterangan bebas pinjaman perpustakaan f. Surat keterangan bebas laboratorium (bagi program studi tertentu) g. Surat keterangan bebas administrasi keuangan (IPP dan SPG) dari biro keuangan 70

76 h. Kuitansi pembayaran IPP i. KHS yang ditandatangani oleh Ketua Program Studi 4. Definisi Istilah Cuti akademik adalah mahasiswa yang oleh sesuatu sebab sehingga terpaksa berhenti sementara pada kegiatan akademik 5. Prosedur 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP 1. Izin Cuti Akademik a. Surat permohonan izin cuti akademik diajukan sebelum perkuliahan dimulai dengan mengisi formulir yang telah disediakan fakultas yang memuat alasan cuti, yang ditujukan kepada Dekan fakultas yang bersangkutan dan diketahui oleh penasehat akademik, serta disetujui oleh ketua program studi dan tembusannya disampaikan kepada Rektor melalui BAA. b. Melampirkan bukti-bukti atau keterangan sesuai dengan persyaratan cuti akademik. 2. Izin Perpanjangan Cuti a. Perpanjangan cuti akademik harus menyertakan kembali permohonan cuti dari fakultas b. Perpanjangan cuti akademik diajukan pada awal semester yaitu pada masa herregistrasi mahasiswa sesuai dengan kalender akademik. 3. Izin Aktif Kembali a. Permohonan aktif kembali diajukan sesuai dengan jadwal herregistrasi yang tercantum dalam kalender akademik b. Mahasiswa mengajukan Surat Permohonan Aktif Kembali melalui Dekan fakultas kepada BAA. c. BAA mengeluarkan Surat Aktif Kembali. d. Mahasiswa melakukan penawaran mata kuliah di prodi/fakultas. BAA melalui Fakultas/Prodi menerima berkas permohonan cuti akademik dan menerbitkan Surat Keterangan Cuti. 7. Bagan alur 8. Catatan 9. Dokumen terkait 71

77 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan:15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PENETAPAN MATA KULIAH BARU 1. Tujuan Prosedur Prosedur penetapan mata kuliah baru bertujuan mewujudkan tertibnya mekanisme penetapan mata kuliah baru mulai dari pengusulan sampai penetapan, terkoordinasinya satuan kerja dan personil yang terlibat dalam penetapan mata kuliah baru yang sinergi dengan pengendalian desain kurikulum serta terkendalinya penetapan mata kuliah baru dengan peraturan yang berlaku dan tujuan pendidikan yang ditetapkan dalam kurikulum program studi. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi pengusulan mata kuliah baru dengan memperhatikan analisis kebutuhan dan desain kurikulum, evaluasi usulan, tinjauan verifikasi dan penetapan mata kuliah baru pada lokakarya kurikulum dan pengesahan mata kuliah baru. 3. Standar 1. Mata kuliah baru diusulkan oleh dosen/tim dosen kepada Ketua Program Studi, 2. Usulan mata kuliah harus dilengkapi dengan hasil analisis/pengkajian berdasarkan kebutuhan lembaga pemerintah/swasta dan kebutuhan masyarakat/pengguna lulusan, peningkatan mutu lulusan serta kompetensi lulusan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. 4. Definisi Istilah Penetapan Mata Kuliah Baru adalah suatu proses dari pengendalian desain kurikulum dengan menyiapkan rencana desain mata kuliah baru yang merupakan pengintegrasian dua atau lebih mata kuliah yang sudah ada sehingga membentuk satu kesatuan yang sistematik dalam memperkuat kelompok ilmu tertentu. 5. Prosedur 1. Mata kuliah baru diusulkan oleh dosen/tim dosen yang dilengkapi dengan hasil analisis/pengkajian kepada Ketua Program Studi, 2. Hasil survey dianalisis, jika positif maka diteruskan ke tahap evaluasi, 72

78 jika tidak maka dikembalikan lagi ke pengusul, 3. Usulan mata kuliah baru yang diterima diserahkan kepada Pokja Pendidikan untuk dievaluasi, 4. Jika hasil evaluasi layak untuk diproses lebih lanjut maka rancangan GBPP mata kuliah akan ditinjau dan diverifikasi dalam lokakarya kurikulum program studi, jika tidak layak maka pokja pendidikan melalui Ketua Program Studi mengembalikan dokumen usulan ke pengusul, 5. Usulan mata kuliah baru serta rancangan GBPP ditinjau dan diverifikasi sinergi dengan pengendalian desain kurikulum, 6. Usulan mata kuliah beserta GBPP ditetapkan menjadi mata kuliah baru dalam kurikulum program studi 7. Implementasi mata kuliah. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Dosen/tim dosen memasukkan usulan mata kuliah baru, Ketua Program Studi menganalisis usulan mata kuliah baru, Pokja Pendidikan mengevaluasi usulan mata kuliah baru. 7. Bagan alur MULAI Dosen/Tim Dosen mengusulkan mata kuliah baru kepada Ketua Program Studi untuk dianalisis Positif Ya: Diteruskan ke tahap evaluasi oleh Pokja Tidak: Ketua Program Studi mengembalikan usulan mata kuliah baru kepada Layak Ya : Rancangan GBPP mata kuliah ditinjau dan diverifikasi dalam lokakarya kurikulum program studi Tidak: Pokja Pendidikan melalui Ketua Program Studi mengembalikan dokumen usulan kepada pengusul Usulan mata kuliah baru serta rancangan GBPP ditinjau dan diverifikasi sinergi dengan pengendalian desain kurikulum Layak 73

79 Ya: Ditetapkan menjadi mata kuliah baru dalam kurikulum program studi Tidak: usulan mata kuliah baru serta rancangan GBPP dikembalikan kepada pengusul Implementasi mata kuliah Selesai 8. Catatan 9. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll. 74

80 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan:15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PENGHAPUSAN DAN PERUBAHAN MATA KULIAH 1. Tujuan Prosedur Prosedur usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah bertujuan menerangkan pelaksanaan tinjauan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, kelangsungan dan aktivitas. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi pelaksanaan tinjauan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, kelangsungan dan efektivitasnya. 3. Standar 1. Usulan mata kuliah harus dilengkapi dengan hasil analisis/pengkajian berdasarkan adanya indikasi perubahan dalam pengembangan IPTEK, kebutuhan masyarakat/pengguna lulusan, peningkatan mutu lulusan, kompetensi lulusan yang sesuai dengan tujuan pendidikan serta kompetensi antar lembaga pendidikan yang semakin bersaing. 2. Ketua Program Studi, perwakilan Lembaga Jaminan Mutu dan Staf Pengajar pengusul penghapusan dan perubahan mata kuliah wajib menghadiri rapat pembahasan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah ditingkat program studi. 4. Definisi Istilah Usulan Penghapusan dan Perubahan Mata kuliah adalah suatu usulan penghapusan atau perubahan mata kuliah yang tidak lagi atau tidak relevan lagi dalam kurikulum yang digunakan saat ini. 5. Prosedur 1. Staf pengajar mengusulkan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah secara tertulis disertai dengan GBPP. 2. Dilakukan survey dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui tingkat kebutuhan dari berbagai pihak terhadap mata kuliah baru 75

81 yang akan di P3 (usulan, penghapusan dan perubahan mata ajaran). 3. Hasil survey dianalisis, bila hasilnya positif diteruskan pada tahap evaluasi, dan bila hasil evaluasi dinyatakan layak maka dilanjutkan ke tingkat program studi untuk dirapatkan. 4. Mata kuliah tersebut diajukan untuk disetujui oleh Dekan bila rapat pembahasan di program studi menyetujui usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah baru. 5. Mata kuliah baru tersebut disahkan oleh Dekan untuk tahun ajaran baru berikutnya. 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Staf Pengajar memasukkan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah, Ketua Program Studi mengevaluasi hasil survey usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah, Dekan Fakultas mengesahkan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah. 7. Bagan alur MULAI Staf Pengajar memasukkan usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah secara tertulis disertai GBPP Dilakukan survei dengan menggunakan kuisioner, yang hasilnya dianalisis Positif Ya: Diteruskan ke tahap Tidak: Berkas usulan dikembalikan Layak Evaluasi dilanjutkan ke tingkat Program Studi untuk dirapatkan dalam rapat pembahasan, yang selanjutnya diajukan untuk disetujui oleh Dekan Fakultas Usulan penghapusan dan perubahan mata kuliah disahkan oleh Dekan Fakultas untuk tahun ajaran baru berikutnya 8. Catatan 9. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll. Selesai 76

82 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PENGALOKASIAN RUANGAN PERKULIAHAN 1. Tujuan Prosdur Prosedur pengalokasian ruangan kelas bertujuan untuk memastikan seluruh transaksi perkuliahan dapat terfasilitasi dengan baik di Universitas Muhammadiyah Kendari 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Prosedur pengalokasian ruang kelas meliputi pengumpulan jadwal dari tiap prodi, pendistribusian ruangan berdasarkan jumlah siswa dan waktu. Tanggung jawab, Prodi, Biro Administrasi Akademik, dan PR Standar 1. Semua jadwal yang masuk harus ditandatangani oleh Kaprodi dan Dekan. 2. Semua jadwal yang masuk wajib mencantumkan waktu perkuliahan dan jumlah siswa masing-masing kelas. 4. Definisi Istilah Ruang kelas adalah ruang yang dipakai dalam proses perkuliahan 5. Prosedur 1. BAA, atas nama PR I mengirim surat kepada setiap prodi agar memasukkan jadwal lengkap dengan nama dosen, jumlah siswa, dan waktu perkuliahan dalam tenggat waktu yang telah diberikan oleh BAA. 2. Prodi memasukkan jadwal kepada BAA tidak lebih dari tenggat waktu yang disediakan. 3. BAA mendistribusikan ruangan kepada setiap prodi dengan mempertimbangkan permintaan waktu kuliah, dan jumlah siswa dalam batas waktu yang telah ditetapkan. 4. BAA mengembalikan jadwal kepada masing-masing prodi lengkap dengan penempatan ruangan. 77

83 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SoP BAA mengumpulkan jadwal dari setiap prodi, mendistribusiakan ruangan, dan mengembalikan jadwal ke setiap prodi. Prodi meyusun jadwal dan menetapkan nama dosen yang mengampu mata kuliah. 7. Bagan alur Mulai BAA, atas nama PR I mengirim surat kepada setiap prodi agar memasukkan jadwal lengkap dengan nama dosen, jumlah siswa, dan waktu perkuliahan dalam tenggat waktu yang telah diberikan oleh BAA. Prodi memasukkan jadwal kepada BAA tidak lebih dari tenggat waktu yang disediakan BAA mendistribusikan ruangan kepada setiap prodi dengan mempertimbangkan permintaan waktu kuliah, dan jumlah siswa dalam batas waktu yang telah ditetapkan BAA mengembalikan jadwal kepada masing-masing prodi lengkap dengan penempatan ruangan Selesai 7. Catatan 8. Dokumen terkait 1. Jadwal Perkuliahan 2. SK Mengajar Dosen 78

84 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Nomor SOP : Tanggal ditetapkan: 15 April 2016 Halaman: PROSEDUR PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PROGRAM STUDI 1. Tujuan Prosedur Prosedur pembukaan dan penutupan Program Studi bertujuan mewujudkan tertibnya mekanisme pembukaan dan penutupan Program Studi mulai dari pengusulan sampai pengesahan, terkoordinasinya satuan kerja dan personil yang terlibat dalam pembukaan dan penutupan Program Studi baru yang sinergi dengan pengendalian desain kurikulum serta terkendalinya pembukaan dan penutupan Program Studi dengan peraturan yang berlaku dan tujuan pendidikan yang ditetapkan dalam kurikulum UMK. 2. Luas Lingkup Prosedur dan Pnggunaannya Ruang lingkup dalam prosedur ini meliputi pengusulan pembukaan dan penutupan Program Studi dengan mempertimbangkan kebutuhan akan kompetensi tertentu, kelompok ilmu, ketersediaan sumberdaya manusia dan seumberdaya lainnya, kebutuhan masyarakat, dinamika kebutuhan pembangunan dan program akademik yang diselenggarakan UMK untuk mencapai visi dan misinya. 3. Standar 1. Setiap jurusan pada suatu fakultas dapat mengusulkan pembukaan Program Studi baru dengan melengkapi Studi Kelayakan akademik dan Administratif yang merujuk pada SK Dirjen Dikti 108/Dikti/Kep/2001 tentang pembukaan Program Studi/Jurusan. 2. Pengusulan pembentukan dan penutupan Program Studi mempertimbangkan kriteria dan indikator sebagai berikut : a. Mempunyai kelompok ilmu dan platform keahlian yang jelas, dengan indikator : Memiliki kelompok ilmu yang mendasari ruang lingkup yang jelas Mempunyai tingkat keunikan/kekhasan Dikenal secara luas b. Memiliki kelompok dosen pengampu dengan kompetensi dan sumberdaya yang layak kelola dan mampu berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dalam skala global, dengan indikator : 79

85 Memiliki staf pengajar yang memadai Memiliki staf pengajar dengan keahlian/keilmuan/kompetensi yang sesuai dengan kompetensi Program Studi Memiliki tenaga penunjang yang cukup Memiliki sarana penunjang yang memadai c. Mempunyai prospek kesesuaian dengan tuntutan pembangunan nasional dan perkembangan masyarakat, baik nasional maupun internasional, dengan indikator : Menghasilkan lulusan yang mempunyai daya saing di masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Mampu menghasilkan produk (selain lulusan) bagi masyarakat Mampu menyelenggarakan kegiatan kerjasama profesional (baik nasional maupun internasional) dan pemberdayaan masyarakat sesuai kompetensi Program Studi Mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional sesuai dengan kompetensi Program Studi Memiliki attractiveness yang tinggi d. Memiliki kelompok dosen yang berkualitas sesuai dengan kompetensinya dan mampu memberikan kontribusi pada perkembangan IPTEKS, dengan indikator : Mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang dimuat dalam jurnal nasional maupun internasional Memiliki peran dalam forum ilmu pengetahuan baik dalam skala nasional maupun global Memiliki peran dalam mencerdaskan kehidupan bangsa lewat buku-buku ilmiah/artikel populer Mampu menghasilkan produk-produk inovatif e. Mampu menyelenggarakan program pendidikan sesuai dengan pengelompokan kurikulum yang dirancang untuk menghasilkan kompetensi tertentu, dengan indikator : Memiliki kurikulum yang menghasilkan kompetensi mayor yang distinct, sesuai dengan Program Studi minimum pada salah satu strata Memiliki sumberdaya (fisik/non fisik) yang memadai 4. Definisi Istilah Pembentukan dan Penutupan Program Studi adalah suatu proses pembentukan dan penutupan unsur pelaksana kegiatan akademik pada fakultas yang melaksanakan pendidikan akademik, profesi dan/atau vokasi dalam satu dan/atau seperangkat cabang ilmu teknologi dan/atau seni. 5. Prosedur 1. Pembukaan Program Studi a. Ketua Jurusan mengajukan usulan pembukaan Program Studi baru kepada Dekan Fakultas b. Dekan melanjutkan pengajuan usulan tersebut kepada Senat Fakultas untuk dinilai c. Dekan melanjutkan pengajuan usulan tersebut secara resmi kepada Rektor melalui BAA untuk diteruskan ke Senat Universitas, bila usulan tersebut disetujui oleh Senat Fakultas d. Senat Universitas melakukan penilaian terhadap kelayakan usulan 80

86 dengan penilaian dokumen dan kunjungan lapangan, dan apabila diperlukan dapat melakukan dengar pendapat dengan badan-badan terkait e. Senat Universitas memberikan rekomendasi pembukaan Program Studi baru kepada Rektor untuk meneruskan usulan ke Dikti guna memperoleh izin dari Dikti, bila usulan tersebut diterima oleh Senat Universitas, dan bila usulan tersebut ditolak, maka rektor dapat mengajukan kembali usulan dengan menempuh seluruh prosedur yang berlaku f. Dekan bertanggungjawab kepada Rektor tentang penyelenggaraan program Studi baru tersebut g. Mahasiswa melakukan registrasi sebagai mahasiswa baru pada Program Studi baru tersebut dan melakukan pembayaran SPP untuk semester pertama h. Mahasiswa mengambil Kartu Tanda Mahasiswa 2. Penutupan Program Studi a. Dekan mengajukan usulan penutupan Program Studi kepada Rektor melalui BAA dengan memperhatikan pertimbangan Senat Fakultas dan Jurusan yang menaungi Program Studi yang akan ditutup b. Rektor meneruskan usulan penutupan Program Studi ke Senat Universitas untuk dinilai c. Senat Universitas melakukan penilaian terhadap kelayakan usulan dengan penilaian dokumen dan kunjungan lapangan dan apabila diperlukan dapat melakukan dengar pendapat dengan badan-badan terkait d. Senat Universitas memberikan rekomendasi penutupan Program Studi kepada Rektor untuk diteruskan ke Dikti, bila usulan tersebut diterima oleh Senat Universitas, dan bila usulan tersebut ditolak, maka rektor dapat mengajukan kembali usulan dengan menempuh seluruh prosedur yang berlaku e. Dekan bertanggungjawab menjamin kelancaran proses penutupan Program Studi dan mencegah terjadinya gejolak yang dapat mengganggu penyelenggaraan Fakultas 6. Klasifikasi Pejabat/ Petugas yang menjalankan SOP Ketua Jurusan suatu Fakultas memasukkan usulan Program Studi baru, Dekan mengajukan usulan pembukaan dan penutup Program Studi, Senat Fakultas melakukan penilaian terhadap usulan pembukaan dan penutup Program Studi, BAA menerima usulan pembukaan dan penutup Program Studi, Senat Universitas melakukan penilaian terhadap usulan pembukaan dan penutup Program Studi untuk direkomendasikan ke Dikti, Rektor meneruskan usulan pembukaan dan penutup Program Studi ke Senat Universitas dan Dikti. 81

87 7. Bagan alur 1. Pembukaan Program Studi MULAI Ketua Jurusan mengajukan usulan pembukaan Program Studi baru kepada Dekan Fakultas Dekan melanjutkan pengajuan usulan tersebut kepada Senat Fakultas Disetujui Dekan melanjutkan pengajuan usulan tersebut secara resmi kepada Rektor melalui BAA untuk diteruskan ke Senat Universitas Senat Universitas melakukan penilaian terhadap kelayakan usulan dengan penilaian dokumen dan kunjungan lapangan, dan apabila diperlukan dapat melakukan dengar pendapat dengan badan-badan terkait Disetujui Ya : Senat Universitas memberikan rekomendasi pembukaan Program Studi baru kepada Tidak : Rektor dapat mengajukan kembali usulan tersebut dengan menempuh seluruh Rektor meneruskan usulan ke Dikti guna memperoleh izin dari Dikti Dekan bertanggungjawab kepada rektor tentang penyelenggaraan Program Studi baru tersebut Mahasiswa melakukan registrasi dan pembayaran SPP untuk semester pertama serta mengambil KTM pada Program Studi baru tersebut Selesai 82

88 7. Bagan alur 2. Penutupan Program Studi MULAI Dekan Fakultas mengajukan usulan penutupan Program Studi kepada Rektor melalui BAA dengan memperhatikan pertimbangan Senat Fakultas dan Jurusan yang menaungi Program Studi yang akan ditutup Rektor meneruskan usulan penutupan Program Studi ke Senat Universitas untuk dinilai Senat Universitas melakukan penilaian terhadap kelayakan usulan dengan penilaian dokumen dan kunjungan lapangan, dan apabila diperlukan dapat melakukan dengar pendapat dengan badan-badan terkait Disetujui Ya : Senat Universitas memberikan rekomendasi penutupan Program Studi kepada Rektor Tidak : Rektor dapat mengajukan kembali usulan tersebut dengan menempuh seluruh Rektor meneruskan usulan ke Dikti guna memperoleh izin dari Dikti Dekan bertanggungjawab menjamin kelancaran proses penutupan Program Studi dan mencegah terjadinya gejolak yang dapat mengganggu penyelenggaraan Fakultas Selesai 8. Catatan 9. Dokumen terkait 1. Panduan Akademik 2. Dll. 83

UNIT PENJAMINAN MUTU

UNIT PENJAMINAN MUTU STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIDANG AKADEMIK Kegiatan Perbaikan Sistem Tata Kelola dan Mutu Manajemen Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Institusi UNIT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

Lebih terperinci

UNIT PENJAMINAN MUTU

UNIT PENJAMINAN MUTU STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIDANG AKADEMIK Kegiatan Perbaikan Sistem Tata Kelola dan Mutu Manajemen Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Institusi UNIT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

Lebih terperinci

UNIT PENJAMINAN MUTU

UNIT PENJAMINAN MUTU STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIDANG AKADEMIK Kegiatan Perbaikan Sistem Tata Kelola dan Mutu Manajemen Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Institusi UNIT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

Lebih terperinci

UNIT PENJAMINAN MUTU

UNIT PENJAMINAN MUTU STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIDANG AKADEMIK Kegiatan Perbaikan Sistem Tata Kelola dan Mutu Manajemen Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Institusi UNIT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PRAKTIKUM

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PRAKTIKUM STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, Muchlis, S.Kom., M.Si Yeni Yuliana, S.Sos.I., M.Pd.I Ariansyah, S.Kom., M.Kom Ketua Tim Standar Proses Pembelajaran Ketua Penjaminan

Lebih terperinci

PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH DAN PRAKTIKUM

PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH DAN PRAKTIKUM SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2008 DEPARTEMEN MANAJEMEN SUMERDAYA FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR PROSEDUR PELAKSANAAN KULIAH DAN NO. DOKUMEN : POB-MSP-FPIK-03 REVISI :

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PRAKTIKUM

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PRAKTIKUM PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PRAKTIKUM Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, dto dto dto Dra. Indaryanti, M.Pd. Dra. Nyimas Aisyah, M.Pd. Dra. Cecil Hiltrimartin, M.Si. Ketua Tim Standar Pembelajaran

Lebih terperinci

DOKUMEN LEVEL Standar Operasional Prosedur (SOP)

DOKUMEN LEVEL Standar Operasional Prosedur (SOP) UNIVERSITAS HALU OLEO (S1) TUJUAN SOP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai : 1. Prosedur pengisian Kartu Rencana Studi mahasiswa program sarjana (S1) 2. Persyaratan yang diperlukan dalam

Lebih terperinci

PROSEDUR PROSES PERKULIAHAN SPMI - UBD

PROSEDUR PROSES PERKULIAHAN SPMI - UBD PROSEDUR PROSES PERKULIAHAN SPMI - UBD SPMI UBD Universitas Buddhi Dharma Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci, Tangerang Telp. (021) 5517853, Fax. (021) 5586820 Home page : http://buddhidharma.ac.id Disetujui

Lebih terperinci

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI JUDUL PENYUSUNAN JADWAL KULIAH Tanggal dikeluarkan : PENYUSUNAN JADWAL KULIAH 1. Jurusan/Program Studi mengidentifikasi Mata Kuliah yang ditawarkan sesuai kurikulum di Semester yang bersangkutan dengan

Lebih terperinci

OPERASIONAL PROSEDUR PERATIKUM

OPERASIONAL PROSEDUR PERATIKUM STIE MURA Jalan Jendral Besar H. M. Soeharto Km 13 Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan DOKUMEN STANDAR STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR JUDUL PERATIKUM

Lebih terperinci

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA

I. PROSEDUR PELAYANAN MAHASISWA BAB 3 I. PROSEDUR PELAYANAN 3.1 Registrasi Mahasiswa Baru BARU Membayar di Bank BNI/Bank Jatim/ Keuangan UMM dengan Menunjukkan Kartu Test RUANG FOTO CETAK KARTU ASLI Syarat Menyerahkan Blangko Validasi

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI NOMOR: 061/SK/UNISMA/RT/VIII/2010 TENTANG

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI NOMOR: 061/SK/UNISMA/RT/VIII/2010 TENTANG KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI NOMOR: 061/SK/UNISMA/RT/VIII/2010 TENTANG REVISI PERATURAN REGISTRASI MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

Menimbang: Mengingat:

Menimbang: Mengingat: KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR NOMOR : 1073/H36/PP/2010 TENTANG PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR REKTOR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR, Menimbang:

Lebih terperinci

LEMBAR PENGESAHAN PROSEDUR UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER

LEMBAR PENGESAHAN PROSEDUR UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER Halaman : 1 dari 11 LEMBAR PENGESAHAN DAN UJIAN AKHIR SEMESTER DIBUAT OLEH MENYETUJUI Tim SOP Prodi IF Mira Kania Sabariah, S.T., M.T Ka Prodi Teknik Informatika 1 Halaman : 2 dari 11 DAFTAR ISI Lembar

Lebih terperinci

I. TUJUAN : Menjamin prosesing daftar mahasiswa aktif kuliah tiap semester dapat berjalan sesuai dengan ketentuan

I. TUJUAN : Menjamin prosesing daftar mahasiswa aktif kuliah tiap semester dapat berjalan sesuai dengan ketentuan I. PROSEDUR KERJA Tanggal Revisi : 1 Mei 20 DAFTAR MAHASISWA AKTIF KULIAH Tanggal berlaku : I. TUJUAN : Menjamin prosesing daftar mahasiswa aktif kuliah tiap semester dapat berjalan sesuai dengan ketentuan

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2017 KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER (STIKOM) DINAMIKA BANGSA JAMBI Nomor : 045/SK/K/STIKOM-DB/VIII/2017 Tentang Perubahan

Lebih terperinci

STMIK ROYAL KISARAN. FORMULIR UJIAN SARINGAN MASUK (USM) MAHASISWA/I BARU 1. Daftar Absensi Peserta USM NO NO PESERTA NAMA PESERTA TANDA TANGAN KET

STMIK ROYAL KISARAN. FORMULIR UJIAN SARINGAN MASUK (USM) MAHASISWA/I BARU 1. Daftar Absensi Peserta USM NO NO PESERTA NAMA PESERTA TANDA TANGAN KET FORMULIR UJIAN SARINGAN MASUK (USM) MAHASISWA/I BARU 1. Daftar Absensi Peserta USM ABSENSI PESERTA UJIAN SARINGAN MASUK (USM) TA. XXXX-XXXX RUANG : PUKUL : HARI : TANGGAL : NO NO PESERTA NAMA PESERTA TANDA

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN ADMINISTRASI MAHASISWA UNIVERSITAS TADULAKO (SOP-PPM-UTD )

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN ADMINISTRASI MAHASISWA UNIVERSITAS TADULAKO (SOP-PPM-UTD ) PROSEDUR PELAYANAN UNIVERSITAS TADULAKO (SOP-PPM-UTD-00-007) Revisi ke : - Tanggal : 15 APRIL 2012 Dibuat oleh Dikaji ulang oleh Disetujui oleh : Pusat Penjaminan Mutu UNTAD : Pembantu Rektor I : Rektor

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN UNIVERSITAS ABULYATAMA ACEH BESAR 2015 DAFTAR ISI PROSEDUR PENETAPAN DOSEN MENGAJAR MATA KULIAH... 2 PROSEDUR PERKULIAHAN... 4 PROSEDUR PELAKSANAAN

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM

RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam keputusan ini yang dimaksud: 1. Rektor adalah Rektor Universitas Sriwijaya; 2. Fakultas

Lebih terperinci

OPERASIONAL PROSEDUR PERKULIAHAN

OPERASIONAL PROSEDUR PERKULIAHAN STIE MURA Jalan Jendral Besar H. M. Soeharto Km 13 Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan DOKUMEN STANDAR STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR JUDUL PERKULIAHAN

Lebih terperinci

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FKIP UNIVERSITAS JAMBI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TUJUAN: Standar Operasional Prosedur ini bertujuan untuk: 1. Menjelaskan persyaratan mahasiswa dalam

Lebih terperinci

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN REKTOR TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN. Pedoman Akademik 1

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN REKTOR TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN. Pedoman Akademik 1 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN NOMOR : 375/H23/DT/2007 TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR PANDUAN PELAYANAN AKADEMIK

STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR PANDUAN PELAYANAN AKADEMIK STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR PANDUAN PELAYANAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2013 STANDAR OPERASIONAL DAN PROSEDUR

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN Jalan Sutorejo 59 Surabaya Telp. 031-3811966 Fax. 031-3813096 http://www.um-surabaya.ac.id STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BIRO ADMINISTRASI

Lebih terperinci

Revisi ke : - Tanggal : 13 Februari Dibuat oleh : Penjaminan Mutu Fakultas Peternakan dan Perikanan UNTAD. Dikaji ulang oleh : Wakil Dekan 1

Revisi ke : - Tanggal : 13 Februari Dibuat oleh : Penjaminan Mutu Fakultas Peternakan dan Perikanan UNTAD. Dikaji ulang oleh : Wakil Dekan 1 DAN KARTU PERUBAHAN RENCANA STUDI FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS TADULAKO (SOP-FAPETKAN-UTD-14-002) Revisi ke : - Dibuat oleh : Penjaminan Mutu Fakultas Peternakan dan Perikanan UNTAD Dikaji

Lebih terperinci

Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang Makassar Prodi S.1 Keperawatan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang Makassar Prodi S.1 Keperawatan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Penerimaan Mahasiswa Baru Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang Makassar dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Program S.1 Keperawatan Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang

Lebih terperinci

PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD

PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD PROSEDUR PENGISIAN KRS SPMI - UBD SPMI UBD Universitas Buddhi Dharma Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci, Tangerang Telp. (021) 5517853, Fax. (021) 5586820 Home page : http://buddhidharma.ac.id Disetujui oleh,

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SEMESTER PENDEK (SP)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SEMESTER PENDEK (SP) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, Muchlis, S.Kom., M.Si Ketua Tim Standar Proses Pembelajaran Yeni Yuliana, S.Sos.I., M.Pd.I Ariansyah, S.Kom., M.Kom Ketua Penjaminan

Lebih terperinci

DOKUMEN LEVEL STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PRAKTIKUM

DOKUMEN LEVEL STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PRAKTIKUM KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JURUSAN AGROTEKNOLOGI FP-UHO JUDUL PRAKTIKUM DOKUMEN LEVEL STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) PIHAK TERKAIT MAHASISWA, DOSEN, ASISTEN DOSEN DAN LABORAN KODE : 003/KKJM/AGT/2014

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Jalan Prof.dr. HR. Boenjamin No. 708 Kotak Pos 115 Purwokerto 53122 Telp (0281) 635292 hunting Faks. 631802 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

MANUAL PROSEDUR FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA MANUAL PROSEDUR FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Revisi : 1 Tanggal : 10 Desember 2010 Dikaji ulang oleh : Pembantu Dekan I Dikendalikan oleh : Jaminan Mutu Fakultas Ekonomi Disetujui oleh

Lebih terperinci

DAFTAR ISI 1 DAFTAR SINGKATAN.. 2 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SUB BAGIAN AKADEMIK. 3

DAFTAR ISI 1 DAFTAR SINGKATAN.. 2 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SUB BAGIAN AKADEMIK. 3 DAFTAR ISI DAFTAR ISI 1 DAFTAR SINGKATAN.. 2 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) SUB BAGIAN AKADEMIK. 3 1. REGISTRASI AKADEMIK MAHASISWA BARU.... 3 2. REGISTRASI AKADEMIK MAHASISWA LAMA.... 4 3. PERKULIAHAN

Lebih terperinci

PROSEDUR KERJA PENERBITAN KALENDER AKADEMIK. 1.0 Tujuan Prosedur ini bertujuan untuk memastikan bahwa penerbitan kalender akademik sesuai ketentuan.

PROSEDUR KERJA PENERBITAN KALENDER AKADEMIK. 1.0 Tujuan Prosedur ini bertujuan untuk memastikan bahwa penerbitan kalender akademik sesuai ketentuan. SOP-UMG-G5.1 PENERBITAN KALENDER AKADEMIK 1 dari 3 1.0 Tujuan Prosedur ini bertujuan untuk memastikan bahwa penerbitan kalender akademik sesuai ketentuan. 2.0 Ruang Lingkup Prosedur ini menunjukkan proses

Lebih terperinci

DOKUMEN LEVEL STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PERKULIAHAN

DOKUMEN LEVEL STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PERKULIAHAN JUDUL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JURUSAN AGROTEKNOLOGI FP-UHO PERKULIAHAN PIHAK TERKAIT MAHASISWA DAN DOSEN DOKUMEN LEVEL STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) KODE 002/KKJM/AGT/2014 TANGGAL DIKELUARKAN

Lebih terperinci

Standard Operating Procedure Prodi Teknik Industri. [Type the author name] [Type the company name] [Pick the date]

Standard Operating Procedure Prodi Teknik Industri. [Type the author name] [Type the company name] [Pick the date] 2010 Standard Operating Procedure Prodi Teknik Industri [Type the author name] [Type the company name] [Pick the date] Standard Operasional Prosedur (SOP) Program Studi Teknik Industri ini merupakan SOP

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN 2007-2013 JAMBI 2007 KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER (STIKOM) DINAMIKA BANGSA JAMBI Nomor : 102/SK/STIKOMDB/VII/07 Tentang PERATURAN AKADEMIK

Lebih terperinci

BAB II PENERIMAAN MAHASISWA BARU

BAB II PENERIMAAN MAHASISWA BARU PANDUAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN NOMOR : 351/H23/DT/2009 TGL 31 AGUSTUS 2009 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang

MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011 i MANUAL PROSEDUR Daftar Ulang Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Kode Dokumen : 0040006901 Revisi : 4 Tanggal :

Lebih terperinci

I. SISTEM PENDIDIKAN

I. SISTEM PENDIDIKAN I. SISTEM PENDIDIKAN 1. Program Mayor Ekonomi Pertanian, Sumberdaya, dan Lingkungan diselenggarakan dalam bentuk sistem kredit semester. Beban studi Program Mayor Ekonomi Pertanian, Sumberdaya, dan Lingkungan

Lebih terperinci

PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU No. Dokumen

PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU No. Dokumen PROSEDUR PENERIMAAN MAHASISWA BARU No. Dokumen : PBM-UDINUS-01 Revisi Ke / Tanggal : - / - Berlaku Tanggal : 2 Januari 2009 1. TUJUAN : Menjamin proses penerimaan mahasiswa baru berjalan baik sesuai dengan

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAKSANAAN PERKULIAHAN MAHASISWA STKIP BBG. Kode : SOP-01/BAA/2015 Area : STKIP BBG

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAKSANAAN PERKULIAHAN MAHASISWA STKIP BBG. Kode : SOP-01/BAA/2015 Area : STKIP BBG TUJUAN SOP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai : Tata-cara pelaksanaan n dan praktikum di lingkungan STKIP Bina Bangsa Getsempena sebagai pedoman bagi dosen, asisten dan mahasiswa dalam

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Padang, 16 Februari SOP Skripsi Prodi Psikologi S1

KATA PENGANTAR. Padang, 16 Februari SOP Skripsi Prodi Psikologi S1 KATA PENGANTAR Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan Fakultas Kedokteran Unand dan Ketua Prodi Psikologi Universitas Andalas, telah membantu memberikan masukan sehingga Tim dapat menyelesaikan

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PENGISIAN KARTU RENCANA STUDI (KRS) MAHASISWA UNIVERSITAS MA ARIF NAHDLATUL ULAMA KEBUMEN

MANUAL PROSEDUR PENGISIAN KARTU RENCANA STUDI (KRS) MAHASISWA UNIVERSITAS MA ARIF NAHDLATUL ULAMA KEBUMEN MANUAL PROSEDUR PENGISIAN KARTU RENCANA STUDI (KRS) MAHASISWA UNIVERSITAS MA ARIF NAHDLATUL ULAMA Revisi : Tanggal : Disetujui oleh : Pembantu Rektor I Tanggal: Tanggal: Tanggal: Disiapkan oleh: Dikaji

Lebih terperinci

PERATURAN UMUM AKADEMIK

PERATURAN UMUM AKADEMIK 1 PERATURAN UMUM AKADEMIK A. PROGRAM PENDIDIKAN DI STTN Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir-BATAN Yogyakarta menyelenggarakan Pendidikan Program D-IV. Program Diploma IV STTN merupakan pendidikan profesional

Lebih terperinci

BAB IV MEKANISME DAN PROSEDUR PELAKSANAAN

BAB IV MEKANISME DAN PROSEDUR PELAKSANAAN 20 Fakultas Seni Rupa dan Desain BAB IV MEKANISME DAN PROSEDUR PELAKSANAAN A. Skripsi 1. Manual Prosedur Pelaksanaan Tugas Akhir Agar hasil pelaksanaan Tugas Akhir Skripsi pada fakultas Seni Rupa dan Desain

Lebih terperinci

STANDARD OPERATING PROCEDURE PERKULIAHAN

STANDARD OPERATING PROCEDURE PERKULIAHAN JUDUL PERKULIAHAN 01 Agustus PERKULIAHAN JUDUL PERKULIAHAN 01 Agustus A. TUJUAN 1. Memberikan penjelasan kepada dosen, asisten mahasiswa, dan mahasiswa tentang penyelenggaraan proses perkuliahan yang berkualitas

Lebih terperinci

PROSEDUR PEMBUATAN JADWAL KULIAH SPMI - UBD

PROSEDUR PEMBUATAN JADWAL KULIAH SPMI - UBD PROSEDUR PEMBUATAN JADWAL KULIAH SPMI - UBD SPMI UBD Universitas Buddhi Dharma Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci, Tangerang Telp. (021) 5517853, Fax. (021) 5586820 Home page : http://buddhidharma.ac.id Disetujui

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PENENTUAN DAN PENGGANTIAN PEMBIMBING AKADEMIK, DAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK JURUSAN FARMASI FMIPA UNIVERSITAS UDAYANA NOMOR KLASIVIKASI

MANUAL PROSEDUR PENENTUAN DAN PENGGANTIAN PEMBIMBING AKADEMIK, DAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK JURUSAN FARMASI FMIPA UNIVERSITAS UDAYANA NOMOR KLASIVIKASI MANUAL PROSEDUR PENENTUAN DAN PENGGANTIAN PEMBIMBING AKADEMIK, DAN PEMBIMBINGAN AKADEMIK JURUSAN FARMASI FMIPA UNIVERSITAS UDAYANA NOMOR KLASIVIKASI Revisi Tanggal Dikaji Ulang oleh Dikendalikan oleh Disetujui

Lebih terperinci

MP - 1. Prosedur Pembuatan Buku Pedoman : Membentuk Tim Pengembangan Kurikulum ( TPK ) 1 Minggu. SK Tim disahkan oleh Dekan.

MP - 1. Prosedur Pembuatan Buku Pedoman : Membentuk Tim Pengembangan Kurikulum ( TPK ) 1 Minggu. SK Tim disahkan oleh Dekan. MP - 1 Prosedur Pembuatan Buku Pedoman : MULAI Membentuk Tim Pengembangan Kurikulum ( TPK ) KAJUR 1 Minggu SK Tim disahkan oleh Dekan DEKAN 1 Minggu Merumuskan Draft Buku Pedoman Baru ( DBP ) Tim BP, Stakeholder,

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SEMESTER PENDEK

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SEMESTER PENDEK SEMESTER PENDEK Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, Ajabar, S.IP,.MM Siska Alfiati, S.P, M.Si Yudi Tusri, S.E.,M.Si. PK I Ketua UPM Ketua STIE A. TUJUAN SOP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGISIAN KRS

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGISIAN KRS PENGISIAN KRS Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, dto dto dto Dra. Indaryanti, M.Pd. Dra. Cecil Hiltrimartin, M.Si. Dra.Nyimas Aisyah, M.Pd. Ketua Tim Standar Pembelajaran Ketua Tim Penyusun

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, dto dto dto Dra. Indaryanti, M.Pd. Dra. Cecil Hiltrimartin, M.Si. Dra.Nyimas

Lebih terperinci

BAB IV PERATURAN AKADEMIK

BAB IV PERATURAN AKADEMIK BAB IV PERATURAN AKADEMIK 4.1 Sistem Semester Sistem Semester adalah sistem penyelengaraan program pendidikan dengan menggunakan satuan waktu terkecil setengah tahun yang disebut satu semester. Semester

Lebih terperinci

DOKUMEN LEEL NO.REISI : Panitia jadwal IPB mengumumkan jadwal selambat-lambatnya 2 minggu sebelum berlangsung, jika terdapat perbaikan harus seg

DOKUMEN LEEL NO.REISI : Panitia jadwal IPB mengumumkan jadwal selambat-lambatnya 2 minggu sebelum berlangsung, jika terdapat perbaikan harus seg DOKUMEN LEEL NO.REISI : 00 LATAR BELAKANG Penyelenggaraan mata kuliah merupakan kegiatan utama pembelajaran pada (SPs) IPB. Perkuliahan yang dilakukan adalah tatap muka antara dosen dan secara terjadwal

Lebih terperinci

BAB I PENGERTIAN UMUM

BAB I PENGERTIAN UMUM BAB I PENGERTIAN UMUM Pasal 1 Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan: (1) Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau kesenian

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU PERTANIAN PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA

PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU PERTANIAN PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU PERTANIAN PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA Darussalam-Banda Aceh Dokumen Level : PROSEDUR OPERASIONAL BAKU Judul : SISTEM PERKULIAHAN Kode : SOP-3 Tgl Disahkan :

Lebih terperinci

PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA

PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN BANDUNG 2017 Kata Pengantar Pertama-tama, kami mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang

Lebih terperinci

Ditetapkan di : Inderalaya Pada tanggal : 27 Agustus 2012 D e k a n, dto.

Ditetapkan di : Inderalaya Pada tanggal : 27 Agustus 2012 D e k a n, dto. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN U N I V E RS I T AS SRI W I J A Y A FAKULTAS HUKUM Program Studi S1, S2, M.Kn dan S3 Jalan Raya Palembang - Prabumulih Km. 32 Indralaya, Ogan Ilir, 30661 Telepon (0711)

Lebih terperinci

BAB IV REGISTRASI MAHASISWA

BAB IV REGISTRASI MAHASISWA BAB IV REGISTRASI MAHASISWA A. KETENTUAN UMUM 1. Registrasi mahasiswa adalah kegiatan mendaftar diri kembali untuk memperoleh status terdaftar sebagai mahasiswa. 2. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi

Lebih terperinci

Dokumen Level : PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PROSEDUR TUGAS AKHIR

Dokumen Level : PROSEDUR OPERASIONAL BAKU PROSEDUR TUGAS AKHIR TUJUAN SOP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai : 1. Prosedur dan Pelaksanaan Tugas Akhir (TA). 2. Persyaratan dosen pembimbing dan tim penguji. 3. Prosedur pelaksanaan seminar TA. 4. Komponen/unsur

Lebih terperinci

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI REGISTRASI MAHASISWA LAMA. 1 PINDAHAN ANTAR FAKULTAS DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS ANDALAS 4 MAHASISWA PINDAHAN ANTAR UNIVERSITAS/INSTITUT NEGERI LAIN.. 6 PROSES PEMBELAJARAN.

Lebih terperinci

PROSEDUR TATA NASKAH AKADEMIK SPMI - UBD

PROSEDUR TATA NASKAH AKADEMIK SPMI - UBD PROSEDUR TATA NASKAH AKADEMIK SPMI - UBD SPMI UBD Universitas Buddhi Dharma Jl. Imam Bonjol No. 41 Karawaci, Tangerang Telp. (021) 5517853, Fax. (021) 5586820 Home page : http://buddhidharma.ac.id Disetujui

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU. Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU. Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DIREKTUR AMIK TRI DHARMA PALU Menimbang : 1. bahwa partisipasi dari

Lebih terperinci

PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA

PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA PEDOMAN DAN PROSEDUR KEGIATAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN BANDUNG 2017 Kata Pengantar Pertama-tama, kami mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR MONITORING PELAKSANAAN PERKULIAHAAN DAN PRAKTIKUM Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, Muchlis, S.Kom., M.Si Ketua Tim Standar Proses Pembelajaran Yeni Yuliana, S.Sos.I.,

Lebih terperinci

INSTITUT PERTANIAN BOGOR FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR FAKULTAS PERTANIAN NO. POB/FAPERTA/22 ; Rev. 00 URAIAN Nama Jabatan Tanda Tangan Disusun oleh Diperiksa oleh Disahkan oleh Status Dokumen No. Distribusi Hal 1 dari 6 SEJARAH PERUBAHAN DOKUMEN FRM/FAPERTA/18-00 Tgl. 25/09/2013

Lebih terperinci

Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester a. Program Studi. b. Kurikulum. c. Sistem Kredit Semester. d. Semester. e. Satuan Kredit Semester

Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester a. Program Studi. b. Kurikulum. c. Sistem Kredit Semester. d. Semester. e. Satuan Kredit Semester Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester a. Program Studi Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK. Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut:

PERATURAN AKADEMIK. Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut: PERATURAN AKADEMIK Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut: PERATURAN AKADEMIK PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS JAMBI BAB I KETENTUAN

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDI DJEMMA

PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDI DJEMMA PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDI DJEMMA Dibuat Tanggal : 3 April 2016 Direvisi pada : 3 April 2020 Dikaji oleh : Seluruh Dosen dan Staf Fakultas Teknik Disetujui oleh : Dekan Fakultas

Lebih terperinci

PROSEDUR ADMINISTRASI AKADEMIK

PROSEDUR ADMINISTRASI AKADEMIK PROSEDUR ADMINISTRASI AKADEMIK A. Pendaftaran Dan Registrasi Mahasiswa Baru 1. Pendaftaran, seleksi, dan registrasi mahasiswa baru dilakukan melalui program one day service. 2. Semua program studi yang

Lebih terperinci

FAKULTAS EKONOMI. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGAJARAN. Penanggungjawab. Nama Jabatan Tanda Tangan

FAKULTAS EKONOMI. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGAJARAN. Penanggungjawab. Nama Jabatan Tanda Tangan FAKULTAS EKONOMI Universitas Muhammadiyah Sidoarjo STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGAJARAN Kode / No : SOP/Ajar/FE/003 Tanggal : 6 Januari 2011 Revisi ke : 1 Jml. Hal. : 22 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIMBINGAN AKADEMIK

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIMBINGAN AKADEMIK STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, Muchlis, S.Kom., M.Si Ketua Tim Standar Proses Pembelajaran Yeni Yuliana, S.Sos.I., M.Pd.I Ariansyah, S.Kom., M.Kom Ketua Penjaminan

Lebih terperinci

PROSEDUR UJIAN. Revisi Ke / Tanggal : I / 10 Desember 2009 Berlaku Tanggal : 14 Desember 2009

PROSEDUR UJIAN. Revisi Ke / Tanggal : I / 10 Desember 2009 Berlaku Tanggal : 14 Desember 2009 PROSEDUR UJIAN No. Dokumen : PBM-UDINUS-04 Revisi Ke / Tanggal : I / 10 Desember 2009 Berlaku Tanggal : 14 Desember 2009 1. TUJUAN : Menjamin proses ujian Strata 1 dan Diploma 3 dapat berjalan baik sesuai

Lebih terperinci

BAB II SISTEM PENDIDIKAN

BAB II SISTEM PENDIDIKAN BAB II SISTEM PENDIDIKAN 1. Perkuliahan dan Ujian Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS). Dalam sistem ini, beban

Lebih terperinci

PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009. Tentang PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2009

PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009. Tentang PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2009 PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009 Tentang PERATURAN AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER TAHUN 2009 REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Menimbang : 1.

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Tahapan proses penyelesaian studi strata satu (S1) di perguruan tinggi

I. PENDAHULUAN. Tahapan proses penyelesaian studi strata satu (S1) di perguruan tinggi 1 I. PENDAHULUAN Tahapan proses penyelesaian studi strata satu (S1) di perguruan tinggi umumnya tidak selalu sama karena sangat tergantung pada seberapa jauh kompetensi ilmu yang dimiliki mahasiswa akan

Lebih terperinci

PROSEDUR DESAIN DAN PENGENDALIAN KURIKULUM No. Dokumen

PROSEDUR DESAIN DAN PENGENDALIAN KURIKULUM No. Dokumen PROSEDUR DESAIN DAN PENGENDALIAN KURIKULUM No. Dokumen : PBM-UDINUS-08 Revisi Ke / Tanggal : - / - Berlaku Tanggal : 2 Januari 2009 1. TUJUAN : a. Memberi kepastian tentang desain, verifikasi dan validasi

Lebih terperinci

PROSEDUR MUTU PELAKSANAAN DAN EVALUASI PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) No. Revisi 01

PROSEDUR MUTU PELAKSANAAN DAN EVALUASI PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) No. Revisi 01 Rektor: (024)8508081 Fax (024)8508082, Purek I: (024) 85080 1 dari 12 September 22 1. TUJUAN Prosedur ini ditetapkan untuk menjamin terselenggaranya kegiatan Praktik Kerja Lapangan () sebagai bagian proses

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR (S3)

PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR (S3) Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor : 458/H4/P/2007 Tanggal : 20 Maret 2007 PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM DOKTOR (S3) PPD.PPs-UH.AKAD.1 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN Revisi Pertama

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR KEGIATAN BIDANG ADMINISTRASI AKADEMIK

MANUAL PROSEDUR KEGIATAN BIDANG ADMINISTRASI AKADEMIK MANUAL PROSEDUR KEGIATAN BIDANG ADMINISTRASI AKADEMIK ( MP.GJM FIAUB.03 ) GUGUS JAMINAN MUTU (GJM) FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI Jl. MT. Haryono 163 Malang 65145 telpon : (0341) 553737, 568914, 558226, 556703

Lebih terperinci

Pengambilan di bagian akademik

Pengambilan di bagian akademik 1. Aturan Akademik a. Surat Keterangan Aktif Kuliah 1) Surat Keterangan Aktif Kuliah adalah surat keterangan yang menjelaskan bahwa mahasiswa berstatus aktif mengikuti perkuliahan di semester tertentu

Lebih terperinci

1. TUJUAN Menjelaskan alur atau mekanisme proses pengajuan judul, pembimbingan, pendaftaran ujian, dan pelaksanaan ujian skripsi

1. TUJUAN Menjelaskan alur atau mekanisme proses pengajuan judul, pembimbingan, pendaftaran ujian, dan pelaksanaan ujian skripsi 1. TUJUAN Menjelaskan alur atau mekanisme proses pengajuan judul, pembimbingan, pendaftaran ujian, dan pelaksanaan ujian skripsi 2. RUANG LINGKUP Tata cara pengambilan skripsi dan pelaksanaan ujian skripsi

Lebih terperinci

DOKUMEN Prosedur Operasional Tetap. KODE : 01/UN27.09/SOP/DIK/2012 JUDUL : REGISTRASI MAHASISWA BARU TANGGAL DIKELUARKAN 02 Pebruari 2012

DOKUMEN Prosedur Operasional Tetap. KODE : 01/UN27.09/SOP/DIK/2012 JUDUL : REGISTRASI MAHASISWA BARU TANGGAL DIKELUARKAN 02 Pebruari 2012 UNIVERSITAS SEBELAS MARET DOKUMEN Operasional 01/UN27.09/SOP/DIK/2012 JUDUL : REGISTRASI BARU TANGGAL DIKELUARKAN Menerima daftar mahasiswa Input data Membagi dan mengumumkan Pembimbing Akademik (PA) Menyerahkan

Lebih terperinci

PENJELASAN Pasal 1: Cukup Jelas Pasal 2: Cukup Jelas Penjelasan Pasal 3 dan pasal 4 Registrasi Mahasiswa Baru Mahasiswa Baru Jalur Reguler

PENJELASAN Pasal 1: Cukup Jelas Pasal 2: Cukup Jelas Penjelasan Pasal 3 dan pasal 4 Registrasi Mahasiswa Baru Mahasiswa Baru Jalur Reguler PENJELASAN Pasal 1: Cukup Jelas Pasal 2: Cukup Jelas Penjelasan Pasal 3 dan pasal 4 Setiap mahasiswa, baik mahasiswa baru, mahasiswa aktif studi, mahasiswa habis masa cuti studi, dan mahasiswa bebas kuliah

Lebih terperinci

STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP)

STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP) STANDAR OPERATION PROCEDURE (SOP) PENGISISAN KRS DAN KHS Kode Dokumen : Revisi : Tanggal : 28 Januari 2013 Dibuat oleh : SEKRETARIS ROPIANTO, M.KOM Dikendalikan Oleh : PUKET I STT IBNU SINA BATAM Ismail,

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI DOKTOR PENDIDIKAN IPS PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA

PROGRAM STUDI DOKTOR PENDIDIKAN IPS PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA PROGRAM PASCASARJANA UNSYIAH PROGRAM STUDI DOKTOR PENDIDIKAN IPS PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALA Darussalam-Banda Aceh Dokumen Level : PROSEDUR OPERASIONAL BAKU Judul : SISTEM PERKULIAHAN

Lebih terperinci

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIAGRAM ALIR PROMOSI PROGRAM STUDI Direktur Pascasarjana Asisten Direktur KaProdi Magister Teknik Elektro Kegiatan Promosi Promosi Tidak Langsung/Non Tatap Muka - Menyebarkan brosur - Mengiklankan di media

Lebih terperinci

Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor : 824/H4/P/2007 Tanggal : 30 Maret 2007 PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM MAGISTER (S2)

Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor : 824/H4/P/2007 Tanggal : 30 Maret 2007 PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM MAGISTER (S2) Lampiran Surat Keputusan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor : 824/H4/P/2007 Tanggal : 30 Maret 2007 PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM MAGISTER (S2) PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN 2007 PENGANTAR

Lebih terperinci

PEDOMAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA

PEDOMAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA PEDOMAN KERJA PRAKTEK MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCU BUANA 2015 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Deskripsi kerja praktek Kerja praktek merupakan kegiatan akademik, berupa mata

Lebih terperinci

BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN

BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN Untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dari suatu sistem kredit semester (sks), pelaksanaan administrasi pendidikan tahap demi tahap akan diatur dan dilaksanakan secara sentral,

Lebih terperinci

OPERASIONAL PROSEDUR PENGISIAN KRS

OPERASIONAL PROSEDUR PENGISIAN KRS STIE MURA Jalan Jendral Besar H. M. Soeharto Km 13 Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan DOKUMEN STANDAR STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR JUDUL PENGISIAN

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN TUGAS AKHIR

MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN TUGAS AKHIR MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN TUGAS AKHIR JURUSAN KIMIA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2014 MANUAL PROSEDUR PELAKSANAAN TUGAS AKHIR Kode Dokumen : 0090206004 Revisi : 5 Tanggal : 30 Oktober 2014

Lebih terperinci

PEDOMAN DESKRIPSI PEKERJAAN STRUKTUR ORGANISASI. Fakultas Ekonomi

PEDOMAN DESKRIPSI PEKERJAAN STRUKTUR ORGANISASI. Fakultas Ekonomi PEDOMAN DESKRIPSI PEKERJAAN STRUKTUR ORGANISASI Fakultas Ekonomi Pedoman Deskripsi Pekerjaan PEDOMAN DESKRIPSI PEKERJAAN STRUKTUR ORGANISASI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO 2010 1 Fakultas

Lebih terperinci

1. Skripsi. 2. Seminar Proposal Skripsi

1. Skripsi. 2. Seminar Proposal Skripsi 1. Skripsi Skripsi mahasiswa UMA dilaksanakan lewat Penelitian dan Magang. Pilihan ini diserahkan kepada mahasiswa sesuai dengan minat, bakat dan proyeksi kerja di masa depan. 1.1. Skripsi lewat penelitian,

Lebih terperinci