BAB IV Sasaran dan Prioritas Pembangunan Daerah
|
|
|
- Inge Sasmita
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB IV Sasaran dan Prioritas Pembangunan Daerah 4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) merupakan pelaksanaan dari RPJMD. Dengan demikian, RKPD disusun berpedoman pada RPJMD. disusun berpedoman pada RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Tahun Pelaksanaan RPJMD dalam bentuk RKPD bertujuan agar target-target pembangunan jangka menengah dalam rangka pencapaian visi dan misi dapat tercapai. Adapun Visi pembangunan jangka menengah Provinsi Kalimantan Utara Tahun , yaitu: Berpadu dalam Kemajemukan untuk Mewujudkan Kaltara 2020 yang Mandiri, Aman, dan Damai, dengan Didukung Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa Penjelasan beberapa kata kunci dari visi diuraikan sebagai berikut: a. Mandiri: Inti dari bagian visi Mandiri adalah terjadinya proses pembangunan yang diarahkan untuk mewujudkan Kalimantan Utara sebagai wilayah yang mandiri. Sebagai provinsi yang dicita-citakan mandiri, diharapkan akan mampu mewujudkan kehidupan sejajar dan sederajat dengan daerah lain yang telah maju dengan mengandalkan pada kemampuan dan kekuatan sendiri. Oleh karena itu, untuk membangun kemandirian, mutlak harus dibangun kemajuan ekonomi. Kemampuan untuk berdaya saing menjadi kunci untuk mencapai kemajuan sekaligus kemandirian. Kemandirian tidak berarti mengisolasi diri melainkan tetap memahami saling ketergantungan dengan daerah lain dalam hubungan yang saling mengisi dan bersifat proaktif. Beberapa permasalahan penting yang terkait dengan kemandirian ini adalah pemenuhan kebutuhan pangan dan energi serta aspek pembangunan lainnya dengan penekanan pada IV-1
2 aspek sumber daya manusia menuju Kalimantan Utara yang adil dan makmur. Keadilan dan kemakmuran diupayakan terjadi pada semua aspek kehidupan. Masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara diupayakan memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf kehidupan; memperoleh lapangan pekerjaan; mendapatkan pelayanan sosial, pendidikan dan kesehatan; mengemukakan pendapat; serta mendapatkan perlindungan dan kesamaan di depan hukum. b. Aman dan Damai: bagian dari visi ini mengarahkan pembangunan Provinsi Kalimantan Utara sebagai daerah dengan kondisi perpaduan kemajemukan masyarakat yang aman dan damai untuk menjaga kedaulatan negara dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Secara demografis, masyarakat di Provinsi Kalimanatan Utara merupakan perpaduan dari berbagai etnis baik yang merupakan penduduk asli maupun pendatang yang pada saat ini dan masa mendatang harus bahu membahu memajukan daerah untuk kesejahteraan masayarakat Kalimantan Utara. Kemajemukan ini haruslah diarahkan untuk menjadi potensi pembangunan yang kondusif dengan menjaga suasana kedamaian diantara berbagai kelompok masyarakat dan keragaman kemampuan. Secara geografis Kalimantan Utara merupakan serambi depan bangsa yang berhadapan dengan negara lain, oleh karena itu suasana aman dan terjaganya keutuhan wilayah NKRI menjadi salah satu yang penting untuk diwujudkan. Pertahanan dan keamanan NKRI merupakan urusan yang secara yuridis formil menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun Provinsi Kalimantan Utara haruslah juga berupaya menciptakan keamanan wilayah sesuai tugas dan kewenangannya karena dampak keamanan wilayah akan langsung dirasakan oleh masyarakat setempat. Demikian pula sebagai daerah yang termasuk berjarak cukup jauh dari pemerintahan pusat, penegakan hukum sesuai ketentuan juga harus diwujudkan untuk mendukung suasana aman dan damai masyarakat Kalimanatan Utara. c. Pemerintahan yang bersih dan berwibawa: bagian dari visi ini mengarahkan pembangunan Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki pemerintahan bersih, transparan dan akuntabel. Sebagai propvinsi yang IV-2
3 baru, Kalimantan Utara harus memulai dengan dasar yang baik, oleh karena itu terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berwibawa menjadi penting untuk diwujudkan. Pemerintahan yang bersih dan kemudian berdampak pada kewibawaan menjadi upaya perwujudan pondasi dibangunnya Provinsi Kalimantan Utara yang maju dan baik di masa depan. Dimensi lain yang harus diwujudkan dalam membuat pemerintahan yang berwibawa adalah dihadirkannya sosok pemerintahan daerah berupa berbagai sarana dan prasarana serta kemudahan untuk melayani masyarakat Kalimanatan Utara. Dalam rangka mewujudkan visi yang telah ditetapkan beserta berbagai butir penjelasannya, maka dirumuskan misi yaitu rumusan umum tentang upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Rumusan misi disusun untuk memberikan kerangka bagi tujuan dan sasaran serta arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan jalan yang akan ditempuh untuk mencapai visi. Untuk mewujudkan visi Berpadu dalam Kemajemukan untuk Mewujudkan Kaltara 2020 yang Mandiri, Aman, dan Damai, dengan Didukung Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa yang telah ditetapkan, ditetapkan 3 (tiga) misi yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan, yaitu: 1. Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Mandiri 2. Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Aman dan Damai 3. Mewujudkan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara yang Bersih dan Berwibawa Berdasarkan visi, misi, dan isu strategis yang ada di Provinsi Kalimantan Utara, maka ditetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai dalam kurun waktu lima tahun. Tujuan yang ingin dicapai dari masingmasing misi RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Tahun , sebagai berikut: IV-3
4 Misi 1: Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Mandiri Tujuan 1: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sasaran: 1. Berkurangnya masyarakat berpenghasilan rendah. 2. Meningkatnya akses dan kualitas pendidikan masyarakat. 3. Meningkatnya akses dan kualitas kesehatan masyarakat. 4. Meningkatnya kesetaraan gender dalam pembangunan. 5. Meningkatnya pembangunan desa. Tujuan 2: Meningkatkan perekonomian rakyat yang berkelanjutan. Sasaran: 1. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dengan memperhatikan ekonomi hijau (green economy). 2. Meningkatnya infrastruktur fisik dan ekonomi wilayah. 3. Meningkatnya konektivitas antardaerah dan negara tetangga. 4. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup. Misi 2: Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Aman dan Damai Tujuan: Mendukung terjaganya kedaulatan negara di wilayah Provinsi Kalimantan Utara dengan penegakan hukum khususnya di daerah perbatasan. Sasaran: 1. Terjaganya keamanan dan ketertiban wilayah. 2. Terwujudnya daerah perbatasan yang tertib dan tenteram. Misi 3: Mewujudkan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara yang Bersih dan Berwibawa Tujuan: Mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Sasaran: Terwujudnya pengelolaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Tujuan dan sasaran serta indikator kinerja untuk setiap misi RPJMD Provinsi Kalimantan Utara disajikan pada Tabel 4.1 dan Tabel 4.2. IV-4
5 Tabel 4.1 Tujuan RPJMD Provinsi Kalimantan Utara No Tujuan Indikator Kinerja Tujuan Misi 1: Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Mandiri 1 Meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2 Meningkatkan perekonomian rakyat yang berkelanjutan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Laju Pertumbuhan Ekonomi (%) Target Indikator Kinerja Tujuan ,61 70,02 70,43 70,85 71,27 6,21 6,76 7,37 8,04 8,76 Misi 2: Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Aman dan Damai 3 Mendukung terjaganya kedaulatan negara di wilayah Provinsi Kalimantan Utara dengan penegakan hukum khususnya di daerah perbatasan Persentase gangguan keamanan yang ditangani (%) Misi 3: Mewujudkan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara yang Bersih dan Berwibawa 4 Mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel Indeks Reformasi Birokrasi C CC CC CC B IV-5
6 Tabel 4.2 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Visi: Berpadu dalam Kemajemukan untuk Mewujudkan Kaltara 2020 yang Mandiri, Aman, dan Damai, dengan Didukung Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa Tujuan Indikator Kinerja Tujuan Target IK Tujuan (2021) Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Misi 1: Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Mandiri Target Sasaran Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,27 1. Berkurangnya masyarakat berpenghasilan rendah 2. Meningkatnya akses dan kualitas pendidikan masyarakat 3. Meningkatnya akses dan kualitas kesehatan masyarakat 4. Meningkatnya kesetaraan gender dalam pembangunan Persentase Penduduk Miskin (%) Tingkat Pengangguran Terbuka (%) Angka harapan lama sekolah (tahun) Angka rata-rata lama sekolah (tahun) Angka harapan hidup (tahun) Indeks pembangunan gender Indeks pemberdayaan gender 6,95 6,56 6,19 5,84 5,51 5,02 4,82 4,63 4,44 4,26 12,69 12,79 12,89 12,99 13,09 8,63 8,77 8,91 9,05 9,20 72,58 72,74 72,89 73,05 73,20 85,79 85,83 85,87 85,91 85,95 68,31 68,92 69,53 70,15 70,78 5. Meningkatnya pembangunan desa Persentase desa memiliki status Mandiri dalam IDM (%) IV-6
7 Visi: Berpadu dalam Kemajemukan untuk Mewujudkan Kaltara 2020 yang Mandiri, Aman, dan Damai, dengan Didukung Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa Tujuan 2. Meningkatkan perekonomian rakyat yang berkelanjutan Indikator Kinerja Tujuan Laju Pertumbuhan Ekonomi (%) Target IK Sasaran Tujuan (2021) 8,76 6. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dengan memperhatikan ekonomi hijau (green economy) Indikator Kinerja Sasaran PDRB ADHK (miliar rupiah) Target Sasaran , , , , ,50 7. Meningkatnya infrastruktur fisik dan ekonomi wilayah Persentase jalan dalam kondisi mantap (%) 92,86 93,60 94,26 94,85 95,39 8. Meningkatnya konektivitas antardaerah dan negara tetangga Persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat ekonomi (konektivitas) di wilayah provinsi (%) 18,9 23,15 27,34 31,03 34,65 Persentase kecamatan yang dijangkau Broadband (%) 92,8 96, Meningkatnya kualitas lingkungan hidup Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 70,73 71,25 72, ,19 IV-7
8 Visi: Berpadu dalam Kemajemukan untuk Mewujudkan Kaltara 2020 yang Mandiri, Aman, dan Damai, dengan Didukung Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa Tujuan Indikator Kinerja Tujuan Target IK Tujuan (2021) Sasaran Indikator Kinerja Sasaran Misi 2: Mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Aman dan Damai Target Sasaran Mendukung terjaganya kedaulatan negara di wilayah Provinsi Kalimantan Utara dengan penegakan hukum khususnya di daerah perbatasan Persentase gangguan keamanan yang ditangani (%) Terjaganya keamanan dan ketertiban wilayah 11. Terwujudnya daerah perbatasan yang tertib dan tenteram Persentase kabupaten/kota yang memiliki tingkat penyelesaian pelanggaran K3 (ketertiban, ketentraman, keindahan) diatas 75% (%) Persentase pelanggaran di perbatasan yang ditindaklanjuti (%) Misi 3: Mewujudkan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara yang Bersih dan Berwibawa 4. Mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel Indeks Reformasi Birokrasi B 12. Terwujudnya pengelolaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel Nilai LKjIP CC B B B BB Opini BPK atas Laporan Keuangan Nilai LPPD Tinggi Sangat Tinggi WTP WTP WTP WTP WTP Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi IV-8
9 Visi: Berpadu dalam Kemajemukan untuk Mewujudkan Kaltara 2020 yang Mandiri, Aman, dan Damai, dengan Didukung Pemerintahan yang Bersih dan Berwibawa Tujuan Indikator Kinerja Tujuan Target IK Tujuan (2021) Sasaran 13. Terwujudnya pelayanan publik yang baik dan berkualitas Indikator Kinerja Sasaran Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan publik Target Sasaran C C B B B IV-9
10 4.2. Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun 2019 Penyusunan RKPD Tahun 2019 berpedoman pada RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Penentuan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Tahun 2019 disusun dengan mempedomani RPJMN termasuk agenda pembangunan nasional yang disebut juga dengan Nawa Cita, serta RKP Tahun Penentuan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Utara tahun 2019 memperhatikan beberapa hal, yaitu: 1. Strategi dan arah kebijakan pembangunan Tahun 2019 yang ditetapkan pada RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Agenda pembangunan nasional (nawa cita) dan strategi dalam RPJMN Tema dan Prioritas pembangunan nasional Tahun 2019 dalam Rancangan RKP Tahun Hasil evaluasi kinerja RKPD tahun lalu. 5. Permasalahan Pembangunan dan isu strategis daerah 6. Kapasitas riil kemampuan keuangan daerah Telaahan RPJMN Tahun Perencanaan pembangunan provinsi Kalimantan Utara tidak lepas dari isu atau kebijakan pembangunan nasional. Untuk itu perlu dilakukan sinergi antardokumen perencanaan pembangunan. Sebelum menentukan prioritas pembangunan Kalimantan Utara Tahun 2019, maka perlu dilakukan telaahan terhadap RPJMN. Guna menunjukkan prioritas dalam jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, dirumuskan 9 (sembilan) agenda prioritas. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN tahun agenda pembangunan (nawa cita) meliputi: 1. Menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara. IV-10
11 2. Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya. 3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerahdaerah dan desa dalam kerangka kesatuan. 4. Memperkuat kehadiran Negara dalam melakukan refomasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya. 5. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. 6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya. 7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. 8. Melakukan revolusi karakter bangsa. 9. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia. Strategi Pembangunan Nasional yang ditempuh untuk mewujudkan nawa cita disajikan pada gambar berikut ini. Gambar 4.1. Strategi Pembangunan Nasional Sumber: Buku I RPJMN Tahun IV-11
12 Telaahan Rancangan RKP Tahun 2019 Mempedomani RKP dalam penyusunan RKPD dilakukan dengan cara menyelaraskan tema, arah kebijakan, dan prioritas pembangunan nasional Tahun 2019 dengan prioritas pembangunan Daerah Tahun Lebih lanjut, pada Pasal 77 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 dinyatakan bahwa berpedoman pada RKP dan program strategis nasional yaitu penyelarasan prioritas pembangunan Daerah, program serta kegiatan tahunan daerah dengan tema, agenda pembangunan dan sasaran pengembangan wilayah dalam RKP serta program strategis nasional lainnya. Rancangan Tema RKP 2019, yaitu: Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas Lima Prioritas Nasional (PN) Tahun 2019, yaitu: 1. Pembangunan manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. 2. Pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman. 3. Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri, dan jasa produktif. 4. Memantapan ketahanan energi, pangan, dan sumber daya air. 5. Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu. Masing-masing prioritas nasional Tahun 2019 memiliki isu strategis, arah kebijakan, program prioritas, dan kegiatan prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Uraian masing-masing prioritas nasional disajikan pada tabel di bawah ini. IV-12
13 Tabel 4.3 Prioritas Nasional Tahun 2019 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas 1 Pembangunan 1. Percepatan Mempercepat Percepatan 1. Penguatan pelaksanaan bantuan sosial dan manusia melalui penurunan pengurangan Pengurangan subsidi tepat sasaran pengurangan kemiskinan dan kemiskinan Kemiskinan 2. Penguatan sistem jaminan sosial kemiskinan dan ketimpangan 3. Penguatan literasi untuk kesejahteraan peningkatan 2. Peningkatan akses 4. Pelaksanaan reforma agraria pelayanan dasar. pelayanan dasar 5. Percepatan pemberian akses kelola sumber penduduk daya alam kepada masyarakat melalui perhutanan sosial Meningkatkan pelayanan kesehatan dan gizi masyarakat Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Gizi Masyarakat 1. Peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan 2. Peningkatan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berencana 3. Pencegahan dan pengendalian penyakit 4. Percepatan penurunan stunting 5. Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas Meningkatkan akses masyarakat terhadap perumahan dan permukiman layak Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas Peningkatan Akses Masyarakat terhadap Perumahan dan Permukiman Layak Sehat 1. Penyediaan pendidik yang berkualitas dan merata 2. Penyediaan afirmasi pendidikan 3. Penguatan kelembagaan satuan pendidikan 4. Peningkatan kualitas pembelajaran dan akademik 1. Penyediaan akses hunian layak dan terjangkau 2. Penyediaan akses infrastruktur dasar permukiman layak 3. Peningkatan kualitas lingkungan di permukiman Meningkatkan tata kelola layanan dasar Peningkatan Kelola Layanan Dasar Tata 1. Penguatan layanan dan rujukan satu pintu 2. Penguatan integrasi sistem administrasi kependudukan dan catatan sipil 3. Percepatan Pencapaian SPM di daerah IV-13
14 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas 2 Pengurangan 1. Pembangunan Meningkatkan Peningkatan kesenjangan konektivitas dan konektivitas Konektivitas antarwilayah jaringan logistik melalui penguatan nasional sektor konektivitas dan unggulan kemaritiman. 2. Peningkatan keterpaduan transportasi perkotaan dan keselamatan transportasi 3. Peningkatan sarana prasarana komunikasi dan informatika yang berdaya saing 4. Optimalisasi pembangunan kotakota KTI untuk pertumbuhan ekonomi nasional 5. Peningkatan aksesibilitas pusat pertumbuhan, layanan kesehatan, dan pendidikan di daerah tertinggal dan perbatasan 6. Peningkatan aksesibilitas desa, kawasan perdesaan termasuk kawasan transmigrasi 7. Peningkatan kapasitas SDM di daerah dan desa dalam penyediaan Mengembangkan telekomunikasi dan informatika Mengembangkan pusat kegiatan ekonomi di wilayah timur dan pembangunan desa Melaksanakan pembangunan daerah afirmasi Melaksanakan pembangunan konektivitas untuk mendukung pembangunan sektor unggulan hulu-hilir perikanan Pengembangan Telekomunikasi dan Informatika Pengembangan pusat kegiatan ekonomi di wilayah timur dan pembangunan desa Pembangunan daerah afirmasi Pembangunan konektivitas untuk mendukung pembangunan sektor unggulan hulu hilir perikanan 1. Pengembangan pelabuhan hub dan feeder tol laut 2. Pembangunan transportasi multimoda 3. Pembangunan bandara 4. Pembangunan transportasi perkotaan 5. Keselamatan transportasi 1. Penyediaan infrastruktur telekomunikasi 2. Peningkatan sarana dan prasarana informatika 3. Pengembangan Infrastruktur TIK menuju e- 4. Digital 1. Pengembangan pusat kegiatan ekonomi di wilayah Timur 2. Pengembangan Kawasan Perdesaan, termasuk Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) dan Kawasan Transmigrasi 1. Percepatan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat 2. Pembangunan daerah tertinggal dan kawasan perbatasan 3. Pengembangan wilayah kepulauan 4. Penanganan kawasan rawan bencana 1. Pembentukan sistem logistik ikan nasional 2. Operasionalisasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) terpilih 3. Rehabilitasi dan peningkatan layanan pelabuhan perikanan 4. Pengadaan kapal angkut ikan berpendingin dan garam 5. Pembentukan kelembagaan 11 Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) dan penyelesaian rencana zonasi pesisir dan laut IV-14
15 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas sarana prasarana konektivitas 8. Peningkatan sarana dan prasarana sistem logistic perikanan 9. Peningkatan kapasitas pengelolaan kawasan perikanan 3 Peningkatan nilai 1. Peningkatan nilai Meningkatkan Peningkatan tambah ekonomi tambah ekonomi ekspor dan nilai Ekspor dan melalui pertanian, dari pemanfaatan tambah pertanian Nilai Tambah industri, dan jasa hasil pertanian, melalui peningkatan Produk produktif. perikanan dan produktivitas, Pertanian kehutanan kualitas, serta 2. Peningkatan nilai dukungan tambah dan daya kelembagaan dan saing produk sarana prasarana industri 3. Optimalisasi penciptaan nilai Perikanan tambah jasa produktif 4. Peningkatan produktivitas tenaga kerja 5. Optimalisasi pemanfaatan Iptek dan hasil inovasi untuk peningkatan produktivitas penciptaan tambah dan nilai Mendorong percepatan peningkatan nilai industri melalui iklim tambah pengolahan perbaikan usaha, peningkatan investasi, penguatan rantai pasok/nilai, dan pemanfaatan inovasi Meningkatkan nilai tambah jasa produktif antara lain melalui Percepatan Peningkatan Nilai Tambah Industri Pengolahan Peningkatan Nilai Tambah Jasa Produktif 1. Peningkatan Hasil Pertanian, Perikanan Kehutanan dan Jasa Lingkungan 2. Pengembangan Industri Pengolahan Hasil Pertanian, Perikanan, & Kehutanan 3. Peningkatan Mutu, Sertifikasi, dan Standarisasi Hasil Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan 4. Penguatan Kelembagaan dan Usaha Pertanian, Perikanan dan Kehutanan 5. Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendukung Nilai Tambah Pertanian dan 1. Perbaikan Iklim Usaha dan Peningkatan Investasi 2. Perbaikan Struktur Industri 3. Peningkatan Daya Saing Industri 4. Fasilitasi Pengembangan 7 Kawasan Industri dan 6 KEK Industri/ Logistik 1. Percepatan Pengembangan 7 Kawasan Pariwisata, dan 2 KEK Pariwiata 2. Penguatan Struktur Ekonomi Kreatif IV-15
16 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas pengembangan destinasi wisata, ekonomi kreatif dan digital, peningkatan 4 Memantapan ketahanan energi, pangan, dan sumber daya air 1. Peningkatan Kebutuhan Energi. Kebutuhan energi primer akan meningkat dari juta BOE di tahun 2015 menjadi juta ekspor terutama produk hilirisasi, dan penguatan kemitraan Mendorong percepatan peningkatan keahlian tenaga kerja melalui penguatan vokasi dan kompetensi, pengembangan kerja sama dunia usaha dan kewirausahaan Mengembangkan iptek dan inovasi untuk peningkatan produktivitas antara lain melalui peningkatan SDM iptek, pengembangan litbang keilmuan strategis, dan pengembangan teknologi frontier Meningkatkan produksi energi primer Percepatan Peningkatan Keahlian Tenaga Kerja Pengembangan Iptek dan Inovasi untuk Meningkatkan Produktivitas Peningkatan Produksi dan Pemenuhan Kebutuhan Energi 3. Pengembangan Kemitraan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dengan Usaha Menengah dan Besar (UMB) 4. Peningkatan Perdagangan Dalam dan Luar Negeri 5. Perluasan Akses Keuangan/ Pembiayaan 1. Peningkatan Kerja Sama dengan Dunia Usaha 2. Penguatan Penyelenggaraan Diklat Vokasi 3. Pemantapan Sistem Sertifikasi Kompetensi 4. Peningkatan Keterampilan Wirausaha 1. Penelitian dan Pengembangan Bidang Keilmuan Strategis penunjang produktivitas 2. Pengembangan dan Pemanfaatan teknologi pengungkit produktivitas 3. Penyiapan SDM Iptek (Peneliti, Perekayasa) 4. Penguatan inovasi dan penguasaan teknologi frontier 1. Peningkatan Produksi dan Cadangan Minyak dan Gas Bumi 2. Pembangunan Pembangkit, Transmisi dan Distribusi Tenaga Listrik 3. Pengembangan EBT 4. Peningkatan Pemanfaatan Batubara dan Gas Bumi Dalam Negeri 5. Peningkatan Efisiensi Energi IV-16
17 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas Barrel of Oil Equivalent (BOE) Meningkatkan di tahun 2019, peranan energi baru atau meningkat terbarukan dalam 7.4% per tahun bauran energi 2. Pemenuhan Kebutuhan Pangan. Meningkatkan aksesibilitas energi Meningkatkan Kebutuhan konsumsi pangan efisiensi penggunaan dalam energi masyarakat yang terus meningkat 3. Pemantapan Ketahanan Sumber Daya Air. Pemenuhan kebutuhan air yang belum terpenuhi untuk rumah tangga, industri dan pertanian. Suplai air menurun. 4. Upaya Pencapaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup. Penguatan langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH): dan listrik Mempertahankan dan memantapkan penyediaan pangan utama dalam negeri Meningkatkan layanan pertanian antara lain melalui penyediaan sarpras, pembiayaan, penyuluhan dan pendampingan Memperkuat distribusi dan stabilisasi harga pangan dalam rangka meningkatkan akses pangan masyarakat Peningkatan Produksi, Akses dan Kualitas Konsumsi Pangan 1. Peningkatan Penyediaan Pangan Hasil Pertanian dan Perikanan 2. Peningkatan Sistem Logistik Pertanian dan Perikanan 3. Peningkatan Kualitas Konsumsi Pangan dan Gizi Masyarakat 4. Penyediaan Sarana Prasarana Pertanian dan Perikanan 5. Penguatan Cadangan dan Stabilisasi Harga Pangan IV-17
18 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas 5. Perencanaan Meningkatkan Pembangunan kualitas konsumsi Rendah Karbon. pangan dan gizi Penguatan pelaksanaan masyarakat terutama untuk Perpres No menurunkan kasus 61/2011 tentang RAN Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca malnutrisi Memantapkan pembangunan infrastruktur sumber daya air Meningkatkan perlindungan sumber air dan ekosistemnya Meningkatkan pemenuhan kebutuhan air yang adil dan merata Peningkatan Kualitas dan Aksesibilitas SD Air Peningkatan Daya Dukung SDA dan Daya Tampung Lingkungan 1. Perlindungan Sumber Air dan Ekosistemnya 2. Pembangunan Sarana Prasarana Sumber Daya Air 3. Pemulihan dan Pengendalian Air Permukaan dan Air Tanah 4. Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Penegakan Hukum dalam Pengelolaan Sumber Daya Air 1. Pencegahan Kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup 2. Penanggulangan Kerusakan Lingkungan Hidup 3. Rehabilitasi dan pemulihan kerusakan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup 4. Penguatan ketahanan terhadap bencana IV-18
19 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas Mempercepat Pemantapan 1. Penyempurnaan Regulasi Migas dan regulasi dan Regulasi dan Pertambangan pembangunan Penguatan 2. Penguatan Pembiayaan Pertanian dan wilayah berbasis Kelembagaan Perikanan DAS Energi, Pangan dan SD Air 3. Pemanfaatan Inovasi Teknologi dan Penguatan Penyuluhan-pendampingan Pertanian dan Perikanan 4. Penguatan Regulasi dan Kelembagaan Sumber Daya Air 5. Penguatan Kelembagaan di bidang Lingkungan Hidup 5 Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu. 1. Peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat 2. Peningkatan pertahanan berdaya gentar 3. Penguatan kepastian hukum 4. Penguatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi 5. Pelaksanaan pemilu yang sukses 6. Penegakan netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pemilu Meningkatkan kesadaran terkait sumber daya air Meningkatkan Kamtibmas dan keamanan siber Menjamin kesuksesan Pemilu Memperkuat pertahanan wilayah nasional Meningkatkan kepastian hukum dan Reformasi Birokrasi Kamtibmas Dan Keamanan Siber Kesukesesan Pemilu Pertahanan Wilayah Nasional Kepastian Hukum dan Reformasi Birokrasi 1. Penciptaan Kondisi Aman yang Cepat dan Tanggap 2. Penanganan Konflik Sosial 3. Penanganan Penyalahgunaan Narkoba 4. Penguatan Kelembagaan Siber serta Identifikasi, Deteksi, Proteksi Penanggulangan, dan Pemulihan Dampak Kejahatan Siber 5. Penanggulangan Terorisme 1. Penguatan Lembaga Demokrasi 2. Peningkatan Kebebasan Sipil dan Hak-hak Politik 3. Netralitas Birokrasi dalam Pemilu Pengamanan Pemilu 1. Pengamanan Wilayah Laut 2. Pengamanan Kawasan Perbatasan dan Kedaulatan Negara 3. Penguatan Pertahanan Berdaya Gentar Tinggi 1. Penegakan Hukum 2. Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi 3. Pelaksanaan e-government yang Terintegrasi IV-19
20 No Prioritas Nasional Isu Strategis Arah Kebijakan Program Prioritas Kegiatan Prioritas 7. Pelaksanaan efektivitas diplomasi 2019 Memperkuat efektivitas diplomasi Efektivitas Diplomasi 4. Talent Management Nasional 5. Pengawasan Program Prioritas Nasional 1. Perlindungan dan Pelayanan WNI di Luar Negeri 2. Penguatan Diplomasi Maritim, Politik, dan Keamanan 3. Penguatan Diplomasi Ekonomi dan Kerjasama Pembangunan Internasional 4. Pemantapan Peran Indonesia di ASEAN Sumber: Paparan Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan dengan judul Prioritas Nasional Dan Program Prioritas RKP 2019, Disampaikan pada Temu Konsultasi Triwulanan I Bappenas-Bappeda Provinsi Seluruh Indonesia, Jakarta, 24 Januari 2018 IV-20
21 Penetapan Sasaran dan Prioritas Pembangunan Tahun 2019 Provinsi Kalimantan Utara Isu strategis yang dihadapi Provinsi Kalimantan Utara selama kurun waktu 5 (lima) tahun mulai 2017 sampai dengan 2023 sebagaimana dirumuskan dalam RPJMD , masih menjadi isu yang relevan untuk pembangunan Tahun Isu strategis pembangunan Kalimantan Utara untuk Tahun 2019, meliputi: 1. Rendahnya kualitas dan daya saing sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan global. 2. Pertumbuhan ekonomi masih bersumber pada kegiatan kegiatan yang rentan terhadap keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. 3. Belum optimalnya pemanfaatan sumberdaya pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan dan kelautan dalam rangka menuju hilirisasi industri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keberlanjutan serta pendukung ketahanan pangan. 4. Rendahnya aksesibilitas, konektivitas antarwilayah dan keterbatasan ketersediaan infrastruktur mengakibatkan ketertinggalan. 5. Kesenjangan wilayah dan ketidakmerataan ruang kegiatan ekonomi berpotensi mengakibatkan kemiskinan dan pengangguran. 6. Terdapat kegiatan ilegal lintas batas yang mengakibatkan potensi kebocoran ekonomi dan permasalahan sosial. 7. Masih terbatasnya ketersediaan dan distribusi energi. 8. Belum terpenuhinya pengelolaan sistem kelembagaan dan manajemen pemerintah dalam mendukung pencapaian good governance dan clean governance. 9. Penurunan daya dukung lingkungan akibat perubahan tata guna lahan untuk pembangunan yang tidak ramah lingkungan. Kerangka pembangunan nasional jangka menengah yang disajikan di atas tentunya didukung dengan pembangunan daerah. Sebagai satu kesatuan sistem perencanaan pembangunan nasional, maka perencanaan daerah memegang peranan penting. Berkaitan dengan hal tersebut, pada RPJMD IV-21
22 Provinsi Kalimantan Utara telah ditetapkan strategi dan arah kebijakan selama 5 (lima) tahun mulai Tahun 2017 sampai dengan Tahun Adapun Tahun 2016 sebagai pijakan awal bagi perencanaan RPJMD Tahun Hal ini dengan pertimbangan bahwa pada saat RPJMD Provinsi Kalimantan Utara disusun pada Tahun 2016, pembangunan Tahun 2016 merupakan masa transisi. Tahapan arah kebijakan pembangunan Provinsi Kalimantan Utara selama 5 (lima) tahun untuk mencapai sasaran pembangunan jangka menengah disusun berdasarkan prioritas. Sasaran yang menjadi fokus untuk dicapai mulai tahun pertama pelaksanaan RPJMD berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar sebagai landasan menuju Kalimantan Utara yang mandiri dan sejahtera. Tahun kedua pelaksanaan RPJMD diharapkan dapat mencapai percepatan pembangunan ekonomi yang telah didukung oleh infrastruktur yang memadai. Tahap selanjutnya dalam implementasi arah kebijakan adalah memacu pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing berbasis keunggulan sumber daya manusia, hal ini dapat dilakukan jika percepatan pembangunan ekonomi telah tercapai. Tahun keempat pelaksanaan RPJMD diharapkan telah dapat mencapai pemantapan Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan yang berdaya saing. Pada tahun akhir implementasi RPJMD, diharapkan Provinsi Kalimantan Utara yang mandiri, aman dan damai dapat terwujud seutuhnya. Perwujudan visi, misi dan sasaran RPJMD Provinsi Kalimantan Utara secara kronologis dideskripsikan melalui tahapan arah kebijakan Kalimantan Utara sebagai berikut. IV-22
23 Gambar 4.2 Tema/Fokus Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Tahun Mempersiap kan percepatan pembangun an infrastruktur dasar 2017 Mempercep at pembangun an infrastruktur dasar sebagai landasan menuju Kalimantan Utara yang mandiri dan 2018 Memperce pat pembangu nan ekonomi Kalimantan Utara didukung oleh infrastruktu r yang memadai 2019 Memacu pembangun an ekonomi Kalimantan Utara yang berdaya saing berbasis keunggulan SDM Sumber: RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Memantapk an Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan yang berdaya saing Mewujudkan masyarakat Kalimantan Utara yang mandiri, aman dan damai Tema atau fokus pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019: Memacu Pembangunan Ekonomi Kalimantan Utara yang Berdaya Saing Berbasis Keunggulan SDM dicapai dengan sasaran dan prioritas pembangunan. Sasaran pembangunan Tahun 2019 masih sama dengan sasaran pembangunan dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Tahun , sebab RKPD Tahun 2019 merupakan penjabaran dari RPJMD Tahun Prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 diarahkan untuk melaksanakan amanat RPJMD Provinsi Kalimantan Utara guna mencapai sasaran pembangunan dalam mewujudkan visi dan misi. Acuan utama penentuan prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2018 adalah isu strategis, strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah RPJMD Selain itu, penentuan prioritas tersebut juga tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah pusat baik RPJMN maupun rancangan RKP Tahun IV-23
24 Adapun prioritas pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019, sebagai berikut: 1. Peningkatan penanganan kelompok rentan miskin 2. Peningkatan perluasan lapangan kerja 3. Peningkatan kualitas ketrampilan masyarakat 4. Peningkatan akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas 5. Peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan 6. Peningkatan minat baca di seluruh wilayah perkotaan, pedalaman, pesisir dan perbatasan 7. Pelestarian nilai-nilai budaya 8. Peningkatan mutu pemuda dan pembinaan olahraga 9. Peningkatan promosi dan preventif kesehatan 10. Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan 11. Peningkatan pelayanan keluarga berencana 12. Pengarusutamaan gender dalam pembangunan 13. Percepatan pembangunan desa secara terpadu 14. Peningkatan ketersediaan infrastruktur dan sarana produksi pertanian 15. Peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan pertanian 16. Peningkatan ketahanan pangan daerah 17. Peningkatan pengelolaan perikanan budidaya dan perikanan tangkap 18. Peningkatan pengelolaan pesisir, pulau-pulau kecil dan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan 19. Pengembangkan potensi pariwisata secara terpadu 20. Pengelolaan pertambangan secara berkelanjutan 21. Peningkatan pengelolaan sumber daya kehutanan secara berkelanjutan 22. Peningkatan perdagangan yang mengutamakan pemasaran produk usaha kecil, koperasi dan IKM 23. Pengembangan usaha kecil, koperasi, dan industri kecil dan menengah (IKM) 24. Peningkatan daya tarik berinvestasi IV-24
25 25. Pengendalian sistem penataaan ruang wilayah yang terintegrasi 26. Penyediaan infrastruktur dasar wilayah 27. Pengembangan sarana dan prasarana fisik utama transportasi darat, laut dan udara 28. Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan jasa komunikasi dan informatika 29. Peningkatan perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup 30. Peningkatan pencegahan dan penanganan gangguan keamanan secara terpadu 31. Pengelolaan kebencanaan yang responsive 32. Fasilitasi perwujudan wilayah perbatasan yang tertib dan tenteram 33. Penerapan reformasi birokrasi 34. Peningkatan profesionalisme dan kompetensi sumberdaya aparatur 35. Penerapan perencanaan dan penganggaran pembangunan yang terpadu 36. Peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang efektif 37. Peningkatan sistem pelayanan yang prima 38. Pengembangan regulasi dan kualitas pelayanan perizinan 39. Pembentukan jiwa KORSA yang bersifat abdi masyarakat Sasaran dan prioritas pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 disajikan pada Tabel 4.4. Setiap sasaran dijabarkan ke dalam prioritas pembangunan. Prioritas pembangunan Tahun 2019 diambil dari strategi pembangunan jangka menengah sebagaimana termuat dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Hal ini sesuai dengan pengertian strategi yang diamanatkan dalam Pasal 1 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang menyatakan bahwa strategi adalah langkah berisikan program-program sebagai prioritas pembangunan Daerah untuk mencapai sasaran. Selanjutnya strategi dijabarkan dalam bentuk arah kebijakan. IV-25
26 Tabel 4.4 Sasaran dan Prioritas Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 No Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah 1 Berkurangnya masyarakat berpenghasilan rendah 2 Meningkatnya akses dan kualitas pendidikan masyarakat 1. Peningkatan penanganan kelompok rentan miskin 2. Peningkatan perluasan lapangan kerja 3. Peningkatan kualitas ketrampilan masyarakat 4. Peningkatan akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas 5. Peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan 6. Peningkatan minat baca di seluruh wilayah perkotaan, pedalaman, pesisir dan perbatasan 7. Pelestarian nilai-nilai budaya 8. Peningkatan mutu pemuda dan pembinaan olahraga 1. Meningkatkan kualitas penanganan dan pembinaan PMKS 2. Meningkatkan pemberdayaan sosial dan kapasitas hidup bagi PMKS 3. Meningkatkan kapasitas kelembagaan kesejahteraan sosial 4. Memfasilitasi pencari kerja dan penyedia kerja 5. Meningkatkan sistem peningkatan ketrampilan dan sarana pelatihan ketenagakerjaan 6. Meningkatkan kualitas, kuantitas, dan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan menengah umum dan kejuruan 7. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan luar biasa 8. Memperkuat pelaksanaan kurikulum, penerapan SPM dan mengembangkan manajemen pendidikan yang bebas gratifikasi 9. Meningkatkan jumlah dan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan 10. Meningkatkan mutu perpustakaan daerah 11. Meningkatkan pelestarian dan pemahaman serta apresiasi sejarah, seni dan budaya daerah dalam memperkuat tradisi keragaman 12. Mengembangkan potensi pemuda pelopor pembangunan IV-26
27 No Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah 13. Meningkatkan pembinaan olahraga 3 Meningkatnya akses dan kualitas kesehatan masyarakat 4 Meningkatnya kesetaraan gender dalam pembangunan 5 Meningkatnya pembangunan desa 6 Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dengan memperhatikan ekonomi hijau (green economy) 9. Peningkatan promosi dan preventif kesehatan 10. Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan 11. Peningkatan pelayanan keluarga berencana 12. Pengarusutamaan gender dalam pembangunan 13. Percepatan pembangunan desa secara terpadu 14. Peningkatan ketersediaan infrastruktur dan sarana produksi pertanian 15. Peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan pertanian 16. Peningkatan ketahanan pangan daerah 14. Meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan 15. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana kesehatan 16. Meningkatkan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan 17. Meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit 18. Meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan 19. Meningkatkan jumlah dan kualitas keluarga ber-kb 20. Meningkatkan pemberdayaan perempuan di berbagai aspek pembangunan 21. Meningkatkan perlindungan dan hak-hak perempuan dan anak 22. Meningkatkan percepatan pembangunan di daerah tertinggal 23. Mengembangkan wilayah transmigrasi yang produktif 24. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa 25. Meningkatkan jaringan irigasi 26. Meningkatkan ketersediaan sarana produksi pertanian 27. Mengembangkan teknologi pertanian 28. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM dan kapasitas kelembagaan pertanian 29. Mengembangkan pemasaran produk pertanian 30. Memenuhi kebutuhan pangan masyarakat IV-27
28 No Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah 7 Meningkatnya infrastruktur fisik 17. Peningkatan pengelolaan perikanan budidaya dan perikanan tangkap 18. Peningkatan pengelolaan pesisir, pulau-pulau kecil dan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan 19. Pengembangkan potensi pariwisata secara terpadu 20. Pengelolaan pertambangan secara berkelanjutan 21. Peningkatan pengelolaan sumber daya kehutanan secara berkelanjutan 22. Peningkatan perdagangan yang mengutamakan pemasaran produk usaha kecil, koperasi dan IKM 23. Pengembangan usaha kecil, koperasi, dan industri kecil dan menengah (IKM) 24. Peningkatan daya tarik berinvestasi 25. Pengendalian sistem penataaan ruang 31. Meningkatkan produktivitas perikanan budidaya dan tangkap 32. Meningkatkan kualitas pelaku usaha perikanan pasca panen (off-farm) 33. Meningkatkan potensi dan budaya masyarakat pesisir 34. Meningkatkan pembinaan dan fasilitas untuk pengawasan pengelolaan kelautan dan perikanan 35. Meningkatkan kualitas ODTW 36. Meningkatkan fungsi dan peran SDM dan kelembagaan kepariwisataan 37. Mengembangkan sistem informasi, pasar dan pariwisata yang terpadu 38. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan pertambangan 39. Mengembangkan hutan kemasyarakatan berbasis hasil hutan non kayu 40. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya hutan secara lestari 41. Mengembangkan komoditi perdagangan yang berdaya saing 42. Mewujudkan perdagangan lokal yang mendukung pemasaran produk usaha kecil, koperasi dan IKM 43. Meningkatkan pengawasan peredaran produk layak jual dan memenuhi standar 44. Memberdayakan usaha kecil 45. Mewujudkan koperasi yang berkualitas 46. Memberdayakan industri kecil dan menengah berbasis sumberdaya lokal 47. Mengembangkan sistem perijinan yang cepat dan transparan. 48. Mewujudkan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan IV-28
29 No Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah dan ekonomi wilayah 8 Meningkatnya konektivitas antardaerah dan negara tetangga 9 Meningkatnya kualitas lingkungan hidup wilayah yang terintegrasi 26. Penyediaan infrastruktur dasar wilayah 27. Pengembangan sarana dan prasarana fisik utama transportasi darat, laut dan udara 28. Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan jasa komunikasi dan informatika 29. Peningkatan perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup 49. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang 50. Mewujudkan penyelenggaraan, pemanfaatan, dan pengelolaan ruang terbuka hijau 51. Meningkatkan pengelolaan air bersih dan air baku 52. Menyediakan sistem pengelolaan air minum dan air limbah 53. Meningkatkan kualitas dan kuantitas prasarana sarana dasar permukiman 54. Mewujudkan pengelolaan sampah yang baik dan sehat 55. Mewujudkan kawasan bebas banjir dan prasarana pengaman abrasi pantai 56. Meningkatkan pembinaan dan pengawasan penyediaan tenaga listrik 57. Membangun dan mengembangkan sarana dan prasarana energi 58. Membangun dan mengembangkan sarana prasarana fisik utama transportasi darat, laut dan udara 59. Meningkatkan kemudahan aksesibilitas dan keselamatan bagi pengguna transportasi 60. Meningkatkan pelayanan jasa dan jaringan komunikasi dan informatika 61. Meningkatkan efektivitas upaya pemanfaatan, perlindungan, dan pelestarian lingkungan hidup 62. Mengendalikan pencemaran air, udara, tanah dan limbah tambang dengan meningkatkan ketaatan perusahaan melalui IV-29
30 No Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah penerapan teknologi ramah lingkungan 10 Terjaganya keamanan dan ketertiban wilayah 11 Terwujudnya daerah perbatasan yang tertib dan tenteram 12 Terwujudnya pengelolaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel 30. Peningkatan pencegahan dan penanganan gangguan keamanan secara terpadu 31. Pengelolaan kebencanaan yang responsive 32. Fasilitasi perwujudan wilayah perbatasan yang tertib dan tenteram 33. Penerapan reformasi birokrasi 34. Peningkatan profesionalisme dan kompetensi sumberdaya aparatur 63. Meningkatkan upaya pencegahan, pengamanan dan penanganan pasca gangguan keamanan wilayah 64. Meningkatkan wawasan kebangsaa dan cinta tanah air 65. Membangun sistem dan aturan penegakan hukum yang memadai 66. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku tertib terhadap hukum dan regulasi 67. Meningkatkan kesiapsiagaan dan penanganan bencana 68. Meningkatkan cakupan PLB di perbatasan negara 69. Menata kelembagaan perangkat daerah secara optimal berbasis kinerja 70. Mengembangkan teknologi informasi dan aplikasi telematika dalam rangka e-government 71. Meningkatkan pelayanan administrasi, umum, kerumahtanggaan dan keprotokolan pemerintah daerah 72. Mengoptimalkan penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah serta pengamanan informasi pemda 73. Mengoptimalkan fungsi kesekretariatan DPRD 74. Meningkatkan pembinaan dan pengembangan karir ASN 75. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumberdaya ASN 76. Meningkatkan kapasitas lembaga desa dan aparatur pemerintahan desa IV-30
31 No Sasaran Prioritas Pembangunan Daerah 13 Terwujudnya pelayanan publik yang baik dan berkualitas 35. Penerapan perencanaan dan penganggaran pembangunan yang terpadu 36. Peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang efektif 37. Peningkatan sistem pelayanan yang prima 38. Pengembangan regulasi dan kualitas pelayanan perizinan 39. Pembentukan jiwa KORSA yang bersifat abdi masyarakat 77. Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah 78. Menguatkan jejaring penelitian dan pengembangan pembangunan 79. Mengembangkan data dan statistik pembangunan yang valid dan terkini 80. Mengefektikan pengendalian dan evaluasi pembangunan 81. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas kerjasama pembangunan 82. Meningkatkan penganggaran berbasis kinerja dan program prioritas 83. Meningkatnya kualitas laporan pelaksanaan pembangunan dan keuangan daerah 84. Meningkatnya transparansi pengadaan barang dan jasa 85. Meningkatkan pengawasan perencanaan dan penganggaran pembangunan 86. Mengembangkan Sistem Pengendalian internal pemerintah SPIP di seluruh SKPD 87. Mengimplementasikan pedoman/sop pelayanan publik yang prima 88. Mengembangkan sistem data kependudukan dan pencatatan sipil yang terintegrasi 89. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perizinan 90. Mengembangkan integritas, persatuan, patriotisme, kebanggaan, semangat dan daya juang, serta atribut sebagai abdi masyarakat IV-31
32 Sasaran dan prioritas pembangunan Tahun 2019 yang disajikan diatas, difokuskan lagi menjadi 4 (empat) fokus prioritas dari 39 prioritas pembangunan dalam RPJMD Kalimantan Utara , yaitu: 1. Pengurangan jumlah masyarakat berpenghasilan rendah dan peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi peningkatan kualitas SDM. 2. Pembangunan infrastruktur fisik dan ekonomi wilayah untuk meningkatkan konektivitas daerah. 3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam kerangka ekonomi hijau dan mendorong industri kreatif serta pengembangan sumberdaya energi terbarukan. 4. Peningkatan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel meliputi layanan perizinan, kependudukan administrasi pemerintahan dalam wilayah yang aman dan memiliki kepastian hukum didukung oleh aparatur yang profesional. Pemilihan 4 (empat) fokus prioritas ini berdasarkan pada urgensi permasalahan pembangunan daerah dan kebijakan nasional pada tahun Adapun hubungan antara sasaran, fokus prioritas, arah kebijakan dan program pembangunan daerah tahun 2019, disajikan pada Tabel 4.5. Program prioritas yang ditetapkan untuk melaksanakan fokus prioritas pembangunan merupakan program strategik yang diambil dari program perangkat daerah. IV-32
33 Tabel 4.5 Sasaran, Fokus Prioritas, Arah Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 NO SASARAN FOKUS PRIORITAS ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS 1 Peningkatan akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas 2 Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan 3 Peningkatan penanganan kelompok rentan miskin 4 Percepatan pembangunan secara terpadu desa Pengurangan Jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Peningkatan Layanan Pendidikan dan Kesehatan bagi Peningkatan Kualitas SDM Peningkatan kualitas, kuantitas, dan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan menengah umum dan kejuruan Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana kesehatan Peningkatan pemberdayaan sosial dan kapasitas hidup bagi PMKS Peningkatan kapasitas kelembagaan kesejahteraan sosial Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa 1 Pendidikan Menengah Umum 2 Pendidikan Pendidikan Menengah Kejuruan 3 Pembangunan Sarana dan prasarana serta Peningkatan Pelayanan Rumah Sakit 4 Pengembangan Permukiman Sehat 5 Penyediaan dan Pengelolaan Air Bersih 6 Upaya Kesehatan Masyarakat 7 Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya 8 Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial 9 Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan 10 Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan 5 Pengembangan sarana dan prasarana fisik Pembangunan Infrastruktur fisik dan ekonomi wilayah Pembangunan dan Pengembangan sarana prasarana fisik utama 1 Pembangunan Jalan dan Jembatan 2 Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan IV-33
34 NO SASARAN FOKUS PRIORITAS ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS utama transportasi darat, laut dan udara 6 Penyediaan infrastruktur dasar wilayah 7 Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan jasa komunikasi dan informatika 8 Pengendalian sistem penataaan ruang wilayah yang terintegrasi untuk meningkatkan konektivitas daerah transportasi darat, laut dan ASDP Peningkatan pelayanan jasa dan jaringan komunikasi dan informatika Peningkatan pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang 3 Pengembangan Perhubungan Darat 4 Pengembangan Perhubungan Laut dan ASDP 5 Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa 6 Pengendalian Pemanfaatan Ruang 9 Peningkatan ketahanan pangan daerah 10 Peningkatan pengelolaan perikanan budidaya dan perikanan tangkap 11 Peningkatan daya tarik berinvestasi 12 Pengelolaan pertambangan berkelanjutan secara Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam kerangka ekonomi hijau dan mendorong industri kreatif serta pengembangan sumberdaya energi terbarukan Pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Peningkatan produktivitas perikanan budidaya dan tangkap Pengembangan sistem perijinan yang cepat dan transparan. Peningkatan pembinaan dan pengawasan pertambangan 1 Peningkatan Ketahanan Pangan 2 Pengembangan Perikanan Tangkap 3 Pengelolaan Perikanan Budidaya 4 Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi 5 Pembinaan dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan 6 Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup 13 Pengembangan usaha kecil, koperasi, dan industri kecil dan menengah (IKM) Pemberdayaan industri kecil dan menengah berbasis sumberdaya lokal 7 Pengembangan Industri Kecil dan Menengah IV-34
35 NO SASARAN FOKUS PRIORITAS ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS 14 Peningkatan pengelolaan sumber daya kehutanan secara berkelanjutan Peningkatan pemanfaatan sumber daya hutan secara lestari 8 Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Kawasan Hutan (Social Forestry) 15 Peningkatan profesionalisme dan kompetensi sumberdaya aparatur 16 Peningkatan sistem pelayanan yang prima 17 Peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang efektif 18 Penerapan reformasi birokrasi Peningkatan Pelayanan Publik yang transparan dan akuntabel meliputi Layanan Perizinan, Kependudukan Administrasi Pemerintahan dalam wilayah yang aman dan memiliki kepastian hukum didukung oleh aparatur yang profesional Peningkatan pengetahuan dan keterampilan sumberdaya ASN Pengimplementasian pedoman/sop pelayanan publik yang prima Pengembangan Sistem Pengendalian internal pemerintah SPIP di seluruh SKPD Pengembangan teknologi informasi dan aplikasi telematika dalam rangka e- government 1 Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur 2 Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3 Peningkatan Pelayanan Perizinan 4 Penyelenggaraan Sistem Pengendalian internal Pemerintah (SPIP) 5 Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah 6 Penataan Administrasi Kependudukan 7 Peningkatan layanan Informasi Publik IV-35
36 Sasaran dan prioritas pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 selain diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan jangka menengah Provinsi Kalimantan Utara, juga untuk mendukung pencapaian prioritas pembangunan nasional Tahun Hal ini bertujuan supaya terwujud sinergi pembangunan antara pusat dan daerah guna mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional. Berikut ini disajikan keterkaitan dari fokus prioritas dan prioritas pembangunan Kalimantan Utara dengan prioritas nasional Tahun Tabel 4.6 Prioritas Pembangunan Kalimantan Utara Tahun 2019 yang Mendukung Prioritas Nasional Tahun 2019 No Prioritas Nasional Provinsi Kalimantan Utara Fokus Prioritas Prioritas Pembangunan 1 Pembangunan 1. Peningkatan penanganan manusia melalui kelompok rentan miskin pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. 2 Pengurangan kesenjangan antarwilayah Pengurangan Jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Peningkatan Layanan Pendidikan dan Kesehatan bagi Peningkatan Kualitas SDM Pembangunan Infrastruktur fisik dan ekonomi wilayah 2. Peningkatan perluasan lapangan kerja 3. Peningkatan kualitas ketrampilan masyarakat 4. Peningkatan akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas 5. Peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan 6. Peningkatan minat baca di seluruh wilayah perkotaan, pedalaman, pesisir dan perbatasan 7. Pelestarian nilai-nilai budaya 8. Peningkatan mutu pemuda dan pembinaan olahraga 9. Peningkatan promosi dan preventif kesehatan 10. Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan 11. Peningkatan pelayanan keluarga berencana 12. Pengarusutamaan gender dalam pembangunan 13. Percepatan pembangunan desa secara terpadu IV-36
37 No Prioritas Nasional Provinsi Kalimantan Utara Fokus Prioritas Prioritas Pembangunan melalui penguatan untuk meningkatkan konektivitas dan konektivitas daerah kemaritiman. 14. Pengendalian sistem penataaan ruang wilayah yang terintegrasi 15. Peningkatan pengelolaan pesisir, pulau-pulau kecil dan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan 3 Memantapan 16. Penyediaan infrastruktur ketahanan energi, dasar wilayah pangan, dan sumber daya air 17. Pengembangan sarana dan prasarana fisik utama transportasi darat, laut dan udara 18. Peningkatan kualitas dan aksesibilitas pelayanan jasa komunikasi dan informatika 19. Peningkatan perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup 20. Peningkatan ketahanan pangan daerah 4 Peningkatan nilai 21. Peningkatan ketersediaan tambah ekonomi infrastruktur dan sarana melalui pertanian, produksi pertanian industri, dan jasa produktif. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam kerangka ekonomi hijau dan mendorong industri kreatif serta pengembangan sumberdaya energi terbarukan 22. Peningkatan kualitas SDM dan kelembagaan pertanian 23. Peningkatan pengelolaan perikanan budidaya dan perikanan tangkap 24. Pengembangkan potensi pariwisata secara terpadu 25. Pengelolaan pertambangan secara berkelanjutan 26. Peningkatan pengelolaan sumber daya kehutanan secara berkelanjutan 27. Peningkatan perdagangan yang mengutamakan pemasaran produk usaha kecil, koperasi dan IKM 28. Pengembangan usaha kecil, koperasi, dan industri kecil dan menengah (IKM) 29. Peningkatan daya tarik berinvestasi 30. Peningkatan sistem pelayanan yang prima 31. Pengembangan regulasi dan kualitas pelayanan perizinan IV-37
38 No Prioritas Nasional Provinsi Kalimantan Utara Fokus Prioritas Prioritas Pembangunan 5 Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu. 32. Peningkatan pencegahan dan penanganan gangguan keamanan secara terpadu Peningkatan Pelayanan Publik yang transparan dan akuntabel meliputi Layanan Perizinan, Kependudukan Administrasi Pemerintahan dalam wilayah yang aman dan memiliki kepastian hukum didukung oleh aparatur yang profesional 33. Pengelolaan kebencanaan yang responsif 34. Fasilitasi perwujudan wilayah perbatasan yang tertib dan tenteram 35. Penerapan reformasi birokrasi 36. Peningkatan profesionalisme dan kompetensi sumberdaya aparatur 37. Penerapan perencanaan dan penganggaran pembangunan yang terpadu 38. Peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal yang efektif 39. Pembentukan jiwa KORSA yang bersifat abdi masyarakat IV-38
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi, misi, tujuan, dan sasaran RPJMD Provinsi Utara dapat tercapai dengan efektif tepat guna dan efisien selama lima tahun ke depan apabila strategi dan arah kebijakan
VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1. VISI Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dalam hal ini Peraturan Menteri Dalam Negeri nomer 54 2010, maka visi RPJMD menggunakan visi gubernur dan wakil gubernur
RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH )
Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 65.095.787.348 29.550.471.790 13.569.606.845 2.844.103.829 111.059.969.812 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 64.772.302.460
RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1
Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 66.583.925.475 29.611.683.617 8.624.554.612 766.706.038 105.586.869.742 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 66.571.946.166
BAPPEDA Planning for a better Babel
DISAMPAIKAN PADA RAPAT PENYUSUNAN RANCANGAN AWAL RKPD PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2018 PANGKALPINANG, 19 JANUARI 2017 BAPPEDA RKPD 2008 RKPD 2009 RKPD 2010 RKPD 2011 RKPD 2012 RKPD 2013 RKPD
RANCANGAN RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2019 1. PENDAHULUAN Penyusunan RKT 2019 mengacu kepada Dokumen Renstra Kemenko PMK 2015-2019, 100 Program Prioritas Presiden, serta Isu Strategis Bidang PMK dalam
RPJMD KABUPATEN LINGGA BAB 5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
I BAB 5 I VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Pengertian visi secara umum adalah gambaran masa depan atau proyeksi terhadap seluruh hasil yang anda nanti akan lakukan selama waktu yang ditentukan.
RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017
RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 PRIORITAS PEMBANGUNAN 2017 Meningkatkan kualitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah
BAB II PERENCANAAN KINERJA
6 BAB II PERENCANAAN KINERJA Laporan Kinerja Kabupaten Purbalingga Tahun mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS TAHUN 2015 Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2015 merupakan tahun keempat pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pekalongan tahun 2011-2016.
PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016
PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Menurunnya angka 1 Angka Kemiskinan (%) 10-10,22 kemiskinan 2 Pendapatan per kapita
6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan
BAB - VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Strategi adalah langkah-langkah berisikan program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi, yang dirumuskan dengan kriterianya
RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1
Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 66.396.506.021 27.495.554.957 7.892.014.873 639.818.161 102.423.894.012 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 66.384.518.779
KET. Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN No AGENDA PROGRAM
Lampiran 2 : MATRIKS ANGGARAN RPJMD KAB. KOLAKA TAHUN 2009-2014 No AGENDA PROGRAM Pagu Indikatif Tahunan dan Satu Tahun Transisi (%) 2009 2010 2011 2012 2013 2014 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Meningkatkan Kualitas
Rencana Pembangunan Jangka Menengah strategi juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan tranformasi,
BAB VI. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komperhensif tentang bagaimana Pemerintah Daerah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien.
TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi : Terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih menuju maju dan sejahtera Misi I : Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1. Optimalisasi peran dan fungsi Persentase produk hukum kelembagaan pemerintah daerah daerah ditindaklanjuti
REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015
REVISI PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan : Tgk.
DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016
DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2016-2021 Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016 DASAR PENYUSUNAN Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN
V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN Visi dan misi merupakan gambaran apa yang ingin dicapai Kota Surabaya pada akhir periode kepemimpinan walikota dan wakil walikota terpilih, yaitu: V.1
DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...
DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Hukum... 1 B. Gambaran Umum 1. Kondisi Geografis dan Demografis... 4 2. Perkembangan Indikator Pembangunan Jawa Barat...
RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2010 MENURUT FUNGSI, SUBFUNGSI, PROGRAM DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1
Halaman : 1 01 PELAYANAN UMUM 70.623.211.429 31.273.319.583 8.012.737.962 316.844.352 110.226.113.326 01.01 LEMBAGA EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, MASALAH KEUANGAN DAN FISKAL, SERTA URUSAN LUAR NEGERI 70.609.451.524
PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017
PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan dibawah
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
5 VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Pembangunan di Kabupaten Murung Raya pada tahap ketiga RPJP Daerah atau RPJM Daerah tahun 2013-2018 menuntut perhatian lebih, tidak hanya untuk menghadapi permasalahan
BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi
BAB V Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran 5.1 Visi Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam 5 (lima) tahun mendatang (clarity of direction). Visi juga menjawab
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1 Program Prioritas Pada bab Indikasi rencana program prioritas dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Riau ini akan disampaikan
BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaiman pemerintah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien. Dengan
VISI DAN MISI H. ARSYADJULIANDI RACHMAN H. SUYATNO
1 VISI DAN MISI H. ARSYADJULIANDI RACHMAN H. SUYATNO V I S I Riau Yang Lebih Maju, Berdaya Saing, Berbudaya Melayu, Berintegritas dan Berwawasan Lingkungan Untuk Masyarakat yang Sejahtera serta Berkeadilan
IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :
IKHTISAR EKSEKUTIF Sistem AKIP/LAKIP Kabupaten Sukabumi adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban yang baik, transparan
PADA MUSRENBANG RKPD KABUPATEN BANGKA
PADA MUSRENBANG RKPD KABUPATEN BANGKA Sungailiat, 14 Maret 2017 Oleh: Dr. YAN MEGAWANDI, SH., M.Si. Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung OUTLINE PERIODESASI DOKUMEN PERENCANAAN CAPAIAN
Pemerintah Daerah Provinsi Bali BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan serta pencapaian target-target pembangunan pada tahun 2016, maka disusun berbagai program prioritas yang
BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Kebijakan Umum adalah arahan strategis yang berfungsi sebagai penunjuk arah pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk jangka panjang. Kebijakan
BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Dalam menjabarkan dan mengimplementasikan Visi dan Misi Pembangunan Kota Banjar Tahun 2014-2018 ke dalam pilihan program prioritas di masing-masing
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.
2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun
BAB 2 PERENCANAAN KINERJA 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah
DAFTAR ISI PENGANTAR
DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang II. Dasar Hukum III. Gambaran Umum 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Gambaran Umum Demografis 3. Kondisi Ekonomi BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN
BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA
BAGIAN ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN SETDA KOTA LANGSA PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintah yang efektif, transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, yang bertanda
REKAPITULASI HASIL EVALUASI KESELARASAN PROGRAM DALAM DOKUMEN PERENCANAAN TAHUN ANGGARAN 2016
REKAPITULASI HASIL EVALUASI PROGRAM PERENCANAAN TAHUN ANGGARAN 2016 KETERSEDIAAN RPJMD RKPD 1 01 15 Program Pendidikan Anak Usia Dini 1 1 1 1 1 1 1 1 01 16 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan
Tabel 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Kabupaten Sumenep
Tabel 6.1 Strategi dan Kabupaten Sumenep 2016-2021 Visi : Sumenep Makin Sejahtera dengan Pemerintahan yang Mandiri, Agamis, Nasionalis, Transparan, Adil dan Profesional Tujuan Sasaran Strategi Misi I :
BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun
BAB 2 PERENCANAAN KINERJA 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah
TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA BOGOR SEBAGAI KOTA YANG CERDAS, BERDAYA SAING DAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MELALUI SMART GOVERMENT DAN SMART PEOPLE
C. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PENCAPAIAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015-2019 MISI 1. MEWUJUDKAN BOGOR KOTA YANG CERDAS DAN BERWAWASAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA
BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB 7. KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Visi Kabupaten Sleman adalah Terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasinya sistem e-government menuju smart
BAPPEDA KAB. LAMONGAN
BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1 Sasaran Pokok dan Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang Untuk Masing masing Misi Arah pembangunan jangka panjang Kabupaten Lamongan tahun
BAB V VISI, MISI,TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI,TUJUAN DAN SASARAN Perencanaan pembangunan daerah adalah suatu proses penyusunan tahapantahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, guna pemanfaatan dan pengalokasian
PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun Wates, 27 September 2017
PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun 2017-2022 Wates, 27 September 2017 1 PDRB PER KAPITA MENURUT KABUPATEN/ KOTA DI D.I. YOGYAKARTA ATAS DASAR HARGA BERLAKU, 2012-2016 (JUTA RUPIAH) 1 PERSENTASE PENDUDUK
MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017
MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 Prioritas Misi Prioritas Meningkatkan infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah 2 1 jalan dan jembatan Kondisi jalan provinsi mantap
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
- 115 - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran perlu dipertegas dengan upaya atau cara untuk mencapainya melalui strategi pembangunan daerah dan arah kebijakan yang diambil
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN PENDANAAN
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS YANG DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN PENDANAAN Upaya untuk mewujudkan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan dari setiap misi daerah Kabupaten Sumba Barat
BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS
BAB VIII INDIKASI PROGRAM PRIORITAS Pembangunan yang diprioritaskan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mendesak yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, sebagai berikut : 8.1. Indikasi Program
KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016
KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2016 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN. Visi Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2013-
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi 2017 adalah : Visi Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2013- ACEH TAMIANG SEJAHTERA DAN MADANI MELALUI PENINGKATAN PRASARANA DAN SARANA
BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH
BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2012 merupakan periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Anggaran (Sebelum Perubahan) , , ,00 98, , ,
Anggaran (Sebelum 21 Program Pengadaan, Peningkatan Sarana Dan 4.654.875.000,00 18.759.324.259,00 15.731.681.490,00 83,86 Prasarana Rumah Sakit 22 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rumah 39.808.727.000,00
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN. rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah, maka strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN A. Visi Mengacu kepada Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 5 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Semarang Tahun
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DISERTAI KEBUTUHAN PENDANAAN Pada dasarnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2011-2016 diarahkan untuk menjadi
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN
BAB VIII INDIKASI RENCANA PROGRAM PRIORITAS DAN KEBUTUHAN PENDANAAN 8.1. INDIKASI DAN PROGRAM PRIORITAS Program prioritas perlu ditetapkan untuk mengarahkan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan yang
SKPD : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Indikator Kinerja
NO NAMA SKPD HALAMAN 1 SKPD : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar 2 2 SKPD : Dinas Kesehatan Kota Denpasar 3 3 SKPD : RSUD Wangaya Kota Denpasar 4 4 SKPD : Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Pada Tahun 2014, rencana program dan kegiatan prioritas daerah adalah: Program indikatif prioritas daerah 1 : Agama dan syariat islam. 1. Program Peningkatan
REKAPITULASI ANGGARAN DAN REALISASI BERDASARKAN MISI PEMBANGUNAN KOTA BANDUNG TAHUN 2012
Misi 1 163 358,829,768,129 302,555,469,461 84.32% Urusan Pendidikan 79 233,617,961,655 200,628,537,308 85.88% 1 Program Pendidikan Anak Usia Dini 5 1,300,000,000 1,275,743,850 98.13% 2 Program Wajib Belajar
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN SUKAMARA (REVISI) KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB 7 KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH A. KEBIJAKAN UMUM Pembangunan Daerah harus didasarkan pada sasaran tertentu yang hendak dicapai; untuk itu, kebijakan yang dibuat dalam rangka melaksanakan
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Sesuai dengan amanat Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara
DAFTAR ISI PENGANTAR
DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Dasar Hukum B. Gambaran Umum Daerah 1. Kondisi Geografis Daerah 2. Kondisi Demografi 3. Status Pembangunan Manusia 4. Kondisi Ekonomi a. Potensi Unggulan
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan dirumuskan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN 6.1. STRATEGI Untuk mewujudkan visi dan misi daerah Kabupaten Tojo Una-una lima tahun ke depan, strategi dan arah
BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH
BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH Dengan memperhatikan target capaian Indikator Kinerja Utama yang termuat dalam RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 dan capaian tahun 2014 maka ditetapkan
KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB VII KEBIJAKAN UMUM DAN PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mewujudkan misi pembangunan daerah Kabupaten Sintang yang selaras dengan strategi kebijakan, maka dibutuhkan adanya kebijakan umum dan program
Disampaikan oleh: Kepala Bappeda provinsi Jambi. Jambi, 31 Mei 2016
Disampaikan oleh: Kepala Bappeda provinsi Jambi Jambi, 31 Mei 2016 SUMBER PERTUMBUHAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA 1. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Jambi pada Februari 2015 sebesar 4,66
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan
4.2 Strategi dan Kebijakan Pembangunan Daerah
4.2 Strategi dan Kebijakan Pembangunan Daerah Mencermati isu-isu strategis diatas maka strategi dan kebijakan pembangunan Tahun 2014 per masing-masing isu strategis adalah sebagaimana tersebut pada Tabel
BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH
BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2013 periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Pembangunan Daerah adalah pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi merupakan cara pandang ke depan tentang kemana Pemerintah Kabupaten Belitung akan dibawa, diarahkan dan apa yang diinginkan untuk dicapai dalam kurun
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN. INDIKATOR KINERJA Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN MAGETAN No SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1 2 3 4 1 Meningkatkan kualitas rumah ibadah dan 1. Jumlah rumah ibadah yang difasilitasi 400 jumlah kegiatan
DAFTAR ISI PENGANTAR
DAFTAR ISI PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Dasar Hukum 1.3. Gambaran Umum 1.3.1. Kondisi Geografis Daerah 1.3.2. Gambaran Umum Demografis 1.3.3.
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH Rencana program dan kegiatan Prioritas Dearah Tahun 2013 yang dituangkan dalam Bab V, adalah merupakan formulasi dari rangkaian pembahasan substansi
BAB V VISI DAN MISI RPJMD KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN
BAB V VISI DAN MISI Secara Nasional, isu strategis yang telah dirumuskan pada RPJM nasionaldalam sembilan agenda prioritas dan dikenal dengan Nawa Cita adalah sebagai berikut: 1. Menghadirkan kembali Negara
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. VISI PEMBANGUNAN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 tentang
BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) A. Visi dan Misi 1. Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sleman 2010-2015 menetapkan
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan
Tabel 6.1 Strategi, Arah dan Kebijakan Kabupaten Ponorogo TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN
Tabel 6.1 Strategi, Arah dan Kebijakan Kabupaten Ponorogo VISI : PONOROGO LEBIH MAJU, BERBUDAYA DAN RELIGIUS MISI I : Membentuk budaya keteladanan pemimpin yang efektif, guna mengembangkan manajemen pemerintahan
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Lampiran PK NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET (1) (2) (3) (4) 1. 2. 3. Terwujudnya masyarakat yang toleran, rukun dan damai
S A L I N A N LAMPIRAN I PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN UTARA NOMOR 21 TAHUN 2016
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN (TIPE A) LAMPIRAN I NOMOR 21 TAHUN 2016 LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH TENTANG NOMOR : PERENCANAAN, DAN BMD PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN PEMBINAAN SMA PEMBINAAN SMK PEMBINAAN
Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan
Bab VIII Indikasi Rencana Program Prioritas dan Kebutuhan Pendanaan Perumusan Kebutuhan Pendanaan dalam perencanaan jangka menengah ini berlandaskan kaidah Budget follows Program. Selaras dengan penganggaran
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi Desa Jatilor saat ini, dan terkait dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa), maka untuk pembangunan
BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA
BAB 2 PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA 2.1 RPJMD Tahun 2008-2013 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten
KESIAPAN KABUPATEN MAROS MELAKSANAKAN SDGs. Ir. H. M. HATTA RAHMAN, MM (BUPATI MAROS)
KESIAPAN KABUPATEN MAROS MELAKSANAKAN Ir. H. M. HATTA RAHMAN, MM (BUPATI MAROS) LATAR BELAKANG KONDISI KABUPATEN MAROS PASCA MDGs (RPJMD PERIODE 2010 2015) DATA CAPAIAN INDIKATOR MDGs TAHUN 2010 2015 MENUNJUKAN
BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Pada bab ini akan disampaikan seluruh program dalam RPJMD 2013-2017 baik yang bersifat Program Unggulan maupun program dalam rangka penyelenggaraan Standar Pelayanan
MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU
MATRIKS ARAH KEBIJAKAN WILAYAH MALUKU PRIORITAS NASIONAL MATRIKS ARAH KEBIJAKAN BUKU III RKP 2012 WILAYAH MALUKU 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Peningkatan kapasitas pemerintah Meningkatkan kualitas
BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1 Visi 2014-2018 adalah : Visi pembangunan Kabupaten Bondowoso tahun 2014-2018 TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Visi dan Misi ini dibuat sebagai pedoman dalam penetapan arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat
1. Mewujudkan tata pemerintahan yang amanah didukung oleh aparatur pemerintah yang profesional dan berkompeten. 2. Mewujudkan keamanan dan ketertiban
1. Mewujudkan tata pemerintahan yang amanah didukung oleh aparatur pemerintah yang profesional dan berkompeten. 2. Mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat serta kehidupan politik yang demokratis.
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun
RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2016 TEMA : MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR UNTUK MEMPERKUAT FONDASI PEMBANGUNAN YANG BERKUALITAS
REPUBLIK INDONESIA RENCANA KERJA PEMERINTAH TAHUN 2016 TEMA : MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR UNTUK MEMPERKUAT FONDASI PEMBANGUNAN YANG BERKUALITAS KEMENTERIAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ BADAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN
BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 VISI Dalam periode Tahun 2013-2018, Visi Pembangunan adalah Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan dan Berakhlak Mulia. Sehingga
VISI : TERWUJUDNYA BANGKALAN YANG MAKMUR, MANDIRI DAN AGAMIS
Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Arah Kebijakan 1 Mewujudkan sumber daya manusia Bangkalan yang agamis, produktif, berkualitas dan berdaya saing kualitas sumber daya manusia agar berdaya saing,
LEMBARAN DAERAH KOTA TANGERANG. Nomor 1 Tahun 2009
LEMBARAN DAERAH KOTA TANGERANG Nomor 1 Tahun 2009 PERATURAN DAERAH KOTA TANGERANG NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH TAHUN 2009-2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
