BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN"

Transkripsi

1 91 BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dibahas mengenai hasil penelitian pembuatan linked data bibliografi. Dalam pembuatan linked data bibliografi tersebut diwujudkan dalam bentuk protype. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data dummy Pengujian mapping data RDBMS ke linked data Data-data pada sebuah web pada umumnya disimpan dalam database, sebagai contoh seperti yang terlihat pada gambar 5.1 Yang berisi data auhtor. Dari data tersebut untuk mengubah dalam bentuk model linked data diperlukan sebuah langkah mapping yang berfungsi untuk memetakan setiap record database menjadi bentuk linked data. Gambar 5.1 Data author Adapun potongan kode mapping data author seperti yang ditujukan pada gambar 5.2 untuk data author diberikan properti schema:person dimana prefix Schema adalah yang diambil dari table mst_author, kemudian selanjutnya pembetukan properti schema:name yang berasal dari kolom author_name. Sedangkan untuk kode author diberikan nama properti slims:authorid dengan data yang berasal dari kolom author_id, selanjutnya properti

2 92 Schema:birthDate yang diambil dari kolom author_year. Sedangkan untuk data URI tautan diberikan nama properti schema:seealso yang diambil dari kolom seealso. Dari mapping tersebut akan menghasilkan URI yang nantinya dapat diakses sebagai sebuah resource author yang diperlihatkan pada baris d2rq:uripattern # Table mst_author map:author a d2rq:classmap; d2rq:datastorage map:database; d2rq:uripattern "author/@@mst_author.author_id@@"; d2rq:class schema:person; d2rq:classdefinitionlabel "author"; map:author label a d2rq:propertybridge; d2rq:belongstoclassmap map:author; d2rq:property rdfs:label; d2rq:pattern "@@mst_author.author_name@@"; map:author_author_id a d2rq:propertybridge; d2rq:belongstoclassmap map:author; d2rq:property slims:authorid; d2rq:propertydefinitionlabel "mst_author author_id"; d2rq:column "mst_author.author_id"; d2rq:datatype xsd:integer; map:mst_author_author_name a d2rq:propertybridge; d2rq:belongstoclassmap map:author; d2rq:property schema:name; d2rq:propertydefinitionlabel "mst_author author_name"; d2rq:column "mst_author.author_name"; map:author_author_year a d2rq:propertybridge; d2rq:belongstoclassmap map:author; d2rq:property schema:birthdate; d2rq:propertydefinitionlabel "mst_author author_year"; d2rq:column "mst_author.author_year"; map:author_seealso a d2rq:propertybridge; d2rq:belongstoclassmap map:author; d2rq:property schema:seealso; d2rq:propertydefinitionlabel "mst_author seealso";

3 93 #d2rq:column "mst_author.seealso"; d2rq:urisqlexpression "mst_author.seealso"; Gambar 5.2 Mapping data author Dari data-data tersebut setelah melalui proses mapping akan didapat hasil yang ditunjukkan pada gambar 5.3 dengan alamat resource URI opendataslims.javanehese.net:2021/page/author/107 yang merupakan URI untuk data author Rendra dan juga terdapat properti-properti lain yang mempresentasikan data pada setiap kolom pada table mst_author pada database. Gambar 5.3 Hasil mapping tabel author ke bentuk RDF 5.2. Pengujian data pada linked data bibliografi Pada pengujian selanjutnya adalah menampilkan linked data bibliografi yang telah dibuat, hal ini untuk melihat dan memastikan data-data dalam bentuk linked data tersebut telah sesuai dengan rancangan yang dibuat sebelumnya. Pertama-tama adalah melihat beberapa data hasil mapping ke dalam bentuk linked data, yaitu data author, data subject, data place dan data biblio. Untuk melihat data tersebut dengan cara mengakses URI dari data-data tersebut sebagai contoh

4 94 mengakses class author URI yang dapat diakses adalah Ketika URI author diakses maka akan ditampilkan data dari seluruh data author. Gambar 5.4 yang berupa data-data auyhor dari database bibliografi hasil dari proses mapping kedalam bentuk linked data. Setiap data author yang ditampilkan dapat dilihat dengan mengklik atau mengakses URI langsung pada browser sebagai contoh mengakses data author Rendra dengan resource URI maka akan ditampilkan data tentang author yang bernama Rendra yang diperlihatkan pada gambar 5.5 yang mendeskripsikan dari URI yang telah diakases yaitu properti biblio:author. Gambar 5.4 Tampilan halaman hasil akses URI class author

5 95 Gambar 5.5 Tampilan halaman akses resource author Hasil pengujian selanjutnya adalah menampilkan data-data linked data bibliografi berupa data subject atau topic yang ada pada sistem dengan mengakses URI seperti yang diperlihatkan pada gambar 5.6 Gambar 5.6 Tampilan halaman akses URI class topic

6 96 Untuk data-data subject dihasilkan dari proses mapping tabel mst_topic dari database slims. Proses mapping pada tabel mst_topic terlihat berhasil dilakukan dengan menampilkan beberapa data topic beserta data koleksi yang menggunakan topic tersebut. Untuk mengakses data topic dilakukan dengan mengakses linked data bibliografi dengan URI Sedangkan untuk salah satu data topic dengan mengkases URI seperti yang terlihat pada gambar 5.7 Gambar 5.7 Tampilan halaman akses resource topic Untuk melihat hasil data bibliografi juga sama, yaitu dengan cara mengkases URI dengan alamat yang diperlihatkan pada gambar 5.8, data-data yang berhasil dikonversi menjadi linked data diperlihat dengan menampilkan daftar data biblio yang ada pada tabel biblio dari database slims. Untuk melikat data biblio linked data secara detail dilakukan dengan cara mengakses salah satu URI data biblio contoh alamat URI opendata-slims.javanehese.net/resource/biblio/16 yang tunjukan seperti pada gambar 5.9

7 97 Gambar 5.8 Tampilan halaman akses URI class biblio Gambar 5.9 Tampilan akses resource biblio Pengujian hasil dalam membentuk linked data sesuai dengan mapping dari database ke bentuk RDF juga dilakukan pada halaman detail bibliografi. Untuk menampilkan data dilakukan dengan melakukan query SPARQL. Pada gambar 5.10 menunjukkan hasil pengujian penelusuran data biblio dengan menggunakan query SPARQL dan kata kunci Seni. Sedangkan pada gambar 5.11 menunjukkan hasil

8 98 pengujian dari perintah query SPARQL yang sudah diterapkan halaman detail sebuah bibiliografi. Bentuk linked data ini dapat digunakan sebagai media penggunaan data kembali oleh sistem lain dengan menggunakan query SPARQL pada endpoint yang sudah di persiapkan yaitu : Gambar 5.10 Penulusuran koleksi data dengan menggunkan query SPARQL Gambar 5.11 Tampilan data bibliografi dalam bentuk linked data

9 99 Hasil pengujian data pada linked data bibliografi diperlihatkan pada tabel 5.1 setelah melakukan beberpa akses data pada setiap URI linked data hasil dari mapping database sebelumnya. Table 5.1 hasil pengujian URI class dan resource No Pengujian Response Keterangan 1. Akses URI class author Menampilkan data author sukses 2. Akses URI class Menampilkan data topic sukses mst_topic 3. Akses URI class biblio Menampilkan data biblio sukses 4. Akses URI class Menampilkan data place suskses mst_place 4. Akses resource author Menampilkan semua property sukses dan value dari sebuah resouce author 5. Akses resource topic Menampilkan semua property sukses dan value dari sebuah resouce topic 6. Akses resource biblio Menampilkan semua property sukses dan value dari sebuah resouce biblio 7. Akses resource place Menampilkan semua property sukses dan value dari sebuah resource place 8. Akses resource biblio dengan menggunakan query SPARQL Menampilkan data dengan menggunakan perintah query SPARQL sukses 5.3. Pengujian integrasi data dengan linked data lain Salah satu yang membedakan antara teknologi linked data dengan web klasik adalah pada teknologi linked data dapat mengaitkan setiap object data yang diperlukan secara langsung sedangkan pada web klasik tidak dapat mengaitkan objek data dan sulit mengambil data tersebut secara langsung. Pengujian dilakukan dengan menambahkan linked data bibliografi dengan berbagai sumber diantaranya adalah dbpedia.org, viaf.org dan worldcat.org. Untuk menambahkan data dari berbagai sumber maka dilakukan dengan mengaitkan URI pada bibliografi dengan sumber linked data lain yang dapat mendukung informasi lebih luas pada sebuah bibliografi. Pengujian ini dilakukan pada tiga modul aplikasi yaitu modul master data author, master data subject dan master data place. Langkah

10 100 pertama yang dilakukan pada pengujian ini adalah pada menu master data author dengan memilih sub menu author pada menu master file. Proses ini pertama kali akan menampilkan list data author sperti yang ditunjukkan pada gambar 5.12 pada proses halaman ini dapat dipilih data author yang akan dikaitkan datanya atau menambahakan data author baru dan sekaligus menambahkan data URI. Gambar 5.12 Tampilan halaman list data author Data pada sumber linked data lain dibutuhkan pada proses penyimpanan URI pada data author Rendra adalah data seorang author yang diambil dari linked data VIAF seperti yang ditunjukkan pada gambar 5.13

11 101 Gambar 5.13 Halaman proses input data author baru dengan memberikan tautan URI dari VIAF.org Proses penambahan data URI pada master file data Author juga dapat dilakukan secara kolektif terhadap data-data author yang telah ada sebelumnya seperti yang dilihatkan pada gambar 5.14 Gambar 5.14 Penambahan tautan URI dari viaf secara kolektif Hasil dari proses simpan data master author beserta data tautan URI dapat dilihat pada gambar 5.15 dimana data author W.S. Rendra mengkaitkan dengan data informasi author yang berasal dari eksternal resource VIAF.org melalui properti

12 102 schema:seealso. Dengan mengkaitkan data dengan sumber data dari eksternal resource lain yaitu Pada proses menampilkan data pada web nantinya dapat dilakukan pengambilan data informasi terhadap URI tersebut untuk diambil datanya terkait informasi author yang disimpan pada sistem VIAF.org Gambar 5.15 Halaman hasil penambahan tautan URI dari VIAF.org 5.4. Pengujian pada penulusuran data koleksi Pada pengujian berikutnya adalah pengujiaan pada proses menampilkan data koleksi bibliografi dimana sebelumnya telah dilakukan proses penambahan data URI pada data-data author dan data subject atau topic. Proses penelusuran data koleksi diawali dengan proses pencarian data koleksi dengan memasukkan kata kunci dari koleksi yang akan di cari. Proses pencarian tetap menggunakan proses yang telah tersedia pada aplikasi SLiMS sebelumnya seperti yang ditampilkan pada gambar 5.16 dengan mengkases URL

13 103 Gambar 5.16 Halaman penulusuran data koleksi pustaka Kata kunci yang digunakan untuk pencarian data adalah kata kunci MySQL yang merujuk pada data author. Dari proses pencarian data koleksi akan menghasilkan list data koleksi sesuai dengan kata kunci yang masukkan. Untuk hasil dari proses penambahan data URI sebagai tautan ke eksternal resource ditampilkan pada proses detail koleksi data seperti yang ditampilkan pada Gambar 5.17 Pada proses menampilkan detail data koleksi pustaka tersebut dilakukan query pada linked data slims data biblio dengan kode biblio 3 merujuk pada sebuah judul koleksi The Definitive Guide To MySQL 5 sesuai dengan properti-properti yang pada data biblio. Data tambahan yang berfungsi untuk memperkaya informasi diambil dari eksternal resource seperti Dbpedia, Worldcat dan VIAF. Pada Dbpedia informasi yang diambil adalah data abstraksi sesuai dengan URI pada properti data subject atau topic. Sedangkan untuk sumber data Worldcat dan VIAF diambil data informasi tambahan tentang karya koleksi dari seorang author dimana judul dari karya author tersebut ditautkan ke data koleksi Worldcat untuk mendapatkan detail dari sebuah koleksi seperti yang ditampilkan pada gambar 5.18 dan 5.19.

14 104 Gambar 5.17 Halaman detail koleksi pustaka yang telah ditautkan dari beberapa eksternal resource Gambar 5.18 Halaman dari detail koleksi dari wolrdcat.org

15 105 Gambar 5.19 Halaman detail sebuah subject dari eksternal resource wikipedia.org Selain memperkaya pengetahuan data bibliografi yang berasal dari eksternal resource lain, pada halaman detail koleksi juga menampilkan data koleksi yang berasal dari sistem perpustakaan lain yang menggunakan aplikasi SLiMS dan teknologi linked data sebagai media publikasi. Pengujian dilakukan dengan melakukan proses pencarian data koleksi dengan menggunakan kata kunci tertetu. Selanjutnya, dari hasil proses pencarian data koleksi tersebut, dilanjutkan dengan memilih salah satu data koleksi untuk menampilkan detail data koleksi. Pada halaman detail koleksi, untuk bisa menampilkan data koleksi dari perpustakaan lain makan dibutuhkan endpoint string yang berfungsi sebagai alamat dari sumber data lain. Pada pengujian ini menggunakan 2 (dua) alamat endpoint string yaitu dan yang masing sudah endpoint telah dilengkapi D2RQ engine yang berfungsi untuk melakukan proses mapping dari database RDBMS ke bentuk linked data dan D2R server serbagai alat untuk mempublish data RDF. Hasil dari menampilkan data koleksi dari perpustakaan lain terlihat seperti pada gambar 5.20

16 106 Gambar 5.20 Halaman detail koleksi yang menampilkan link ke perpustakaan lain 5.5. Evaluasi Pada tahap ini, aplikasi SLiMS yang telah dikembangkan dengan menggunakan teknologi linked akan diuji apakah masih ditemukan kesalahankesalahan pada aplikasi yang dibuat. Selain itu juga membandingkan kebenaran dan kesesuaian dengan kebutuhan aplikasi. Pengujian aplikasi perlu dilakukan sebelum aplikasi tersebut benar-benar diterapkan ke lingkungan yang sebenarnya. Dengan adanya pengujian pada aplikasi diharapkan dapat diketahui kekurangan-kekurangan dari aplikasi untuk kemudian diperbaiki sehingga kesalahan yang ada pada aplikasi sistem berbasis kasus konseling mahasiswa ini dapat diminimalkan. Pengujian aplikasi hasil dari penelitian ini dilakukan oleh 9 orang narasumber atau sejumlah 90% dari 10 jumlah narasumber yang ada. Pada pengujian aplikasi ini dilakukan proses input data author, subject, lokasi sekaligus menambahkan data URI dari ekseternal resource. Output yang dihasilkan diharapkan mampu menghasilkan informasi tambahan yang berguna untuk memperluas pengetahuan dari sebuah bibliografi koleksi pustaka. Selain menguji satu persatu masing-masing fungsi yang ada akan ditanyakan juga pendapat narasumber mengenai penilaian terhadap aplikasi secara keseluruhan. Varibel penilaian dalam penelitian ini diadopsi dari 3 variabel dan 15 indikator yang ada pada model kesuksesan SI Delone and McLean(2003) yaitu:

17 107 kualitas sistem (system quality), kualitas informasi (information quality), kualitas layanan (service quality). Kualitas sistem (system quality) biasanya berfokus pada karakteristik kinerja sistem. Menurut DeLone dan McLean dalam Livari (2005) kualitas sistem merupakan sistem ciri karakteristik kualitas yang diinginkan dari sistem informasi itu sendiri, kualitas sistem ini juga berarti kombinasi hardware dan software yang ada dalam sebuah sistem informasi (DeLone dan McLean, 1992). Hamilton dan Chervany (1981) dalam Jogiyanto (2007) menggunakan pengukuran kualitas sistem sebagai berikut: mudah digunakan easy of use, keakuratan data (data accuracy), waktu respon (response time), navigasi (navigation), keamanan sistem (system security), fitur sistem (system feature). Kualitas informasi (information quality) pada penelitian Pitt dan Watson dalam DeLone dan McLean (2003) merujuk pada output dari sistem informasi, menyangkut nilai, manfaat, relevansi, dan urgensi dari informasi. Variabel dalam DeLone dan McLean (2003) menggambarkan kualitas informasi yang dipersepsikan oleh pengguna, yang diukur dengan empat indikator penelitian Bailey dan Pearson yaitu keakuratan informasi (accuracy), ketepatwaktuan (timeliness), kelengkapan informasi (completeness), relevan (relevance) dan penyajian informasi (format). Kualitas layanan (service quality) dalam DeLone dan McLean (2003) menggambarkan kualitas pelayanan yang dipersepsikan oleh pengguna, yang diadaptasi dari bidang pemasaran, dalam teori service quality dari hasil riset pustaka Wicaksono (2003) dan web quality hasil penelitian Irawan (2011). Berdasarkan variabel dan indikator di atas data kualitatif pada angket penilaian diubah menjadi data kuantitatif dengan cara memberikan nilai pada setiap jawaban. Nilai yang diberikan adalah nilai untuk pernyataan positif dengan aturan STS (sangat tidak setuju) = 1, TS (tidak setuju) = 2, N (netral) = 3, S (setuju) = 4, dan SS (sangat setuju) = 5. Dari hasil penilaian yang diberikan terhadap kinerja sistem yang dibangun data penilaian penggunaan aplikasi dapat dilihat pada Tabel 5.2 yang merupakan tabel penilaian berdasarkan indikator dari 9 narasumber.

18 108 Table 5.2 Tabulasi Hasil Penilaian No. Variabel STS TS N S SS Total Kualitas Sistem (System Quality) Kualitas Informasi (Information Quality) Kualitas Layanan (Service Quality) Uji Penerimaan Indikator Uji penerimaan indikator dilakukan pada setiap indikator. Total rata-rata penerimaan user terhadap masing-masing variabel indikator penerimaan sistem dihitung dengan menggunakan rumus persamaan : X n = X n Jumlah Indikator (5.1) Hasil penerimaan setiap indikator setelah dilakukan perhitungan dapat dilihat pada Tabel 5.3 Table 5.3 Nilai Penerimaan Setiap Indikator No. Variabel STS TS N S SS Total Kualitas Sistem (System Quality) X Kualitas Informasi (Information Quality)

19 X Kualitas Layanan (Service Quality) X3 158 Selanjutnya ditentukan nilai rating scale dan jarak interval untuk masingmasing nilai seperti pada tabel 5.4. Table 5.4 Rating Scale dan Jarak Interval Skala Nilai Jawaban SS S N TS 0-9 STS Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, evaluasi dilakukan untuk mendapatkan persepsi penerimaan sistem dari pengembang dan pengguna aplikasi SLiMS linked data, maka dari hasil kuisioner yang telah terkumpul dilakukan perhitungan untuk masing-masing varibel indikator sebagai berikut : 1. Variabel indikator Kualitas Sistem (System Quality) : X1 = X1 / jumlah indikator X1 = 229 / 6 X1 = 38,17 Karena nilai rata-rata penerimaan user terhadap variabel indikator kualitas sistem sebesar 38,17 dapat diartikan bahwa rata-rata user sangat setuju (SS) terhadap variabel indikator kualitas dari sistem yang dihasilkan. 2. Variabel indikator Kualitas Informasi (Information Quality) : X2 = X2 / jumlah indikator X2 = 181 / 5 X2 = 36,2

20 110 Karena nilai rata-rata penerimaan user terhadap variabel indikator kualitas informasi sebesar 36,2 dapat diartikan bahwa rata-rata user setuju (S) terhadap variabel indikator kualitas dari informasi yang dihasilkan. 3. Variabel indikator Kualitas Layanan (Service Quality) : X3 = X3 / jumlah indikator X3 = 158 / 4 X3 = 39,5 Karena nilai rata-rata penerimaan user terhadap variabel indikator kualitas layanan sebesar 39,5 dapat diartikan bahwa rata-rata user sangat setuju (SS) terhadap variabel indikator kualitas dari layanan yang dihasilkan.

BAB 4 PEMODELAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Analisis Dan Perancangan Sistem Analisis Masalah

BAB 4 PEMODELAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM Analisis Dan Perancangan Sistem Analisis Masalah 36 BAB 4 PEMODELAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM 4.1. Analisis Dan Perancangan Sistem 4.1.1. Analisis Masalah Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah membentuk dan menyediakan data bibliografi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM Setelah melakukan analisa dan perancangan aplikasi, langkah selanjutnya adalah pengkodean (implementasi) dan pengujian. implementasi merupakan desain (perancangan)

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1. IMPLEMENTASI SISTEM Setelah analisa dan perancangan sistem pada bab III, maka tahap selanjutnya adalah sistem siap untuk di implementasikan. Tahap implementasi sistem

Lebih terperinci

63 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Sistem ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP yang berjalan diatas protocol HTTP. Proses implementasi ini menggunakan tools pendukung

Lebih terperinci

Aplikasi Tata Persuratan Berbasis Web Perum Jasa Tirta II. bertujuan untuk memenuhi kebutuhan di setiap Unit Kerja, sebuah

Aplikasi Tata Persuratan Berbasis Web Perum Jasa Tirta II. bertujuan untuk memenuhi kebutuhan di setiap Unit Kerja, sebuah PENDAHULUAN Aplikasi Tata Persuratan Berbasis Web Perum Jasa Tirta II bertujuan untuk memenuhi kebutuhan di setiap Unit Kerja, sebuah program aplikasi yang dapat mengukur tingkat kualitas kinerja sebuah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1 Tampilan Hasil Pada bab ini akan dijelaskan tampilan hasil dari aplikasi yang telah dibuat, yang digunakan untuk memperjelas tentang tampilan-tampilan yang ada pada aplikasi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa Latin Computare yang berarti

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Instalasi Software Dalam penulisan tugas akhir ini dalam pembuatan programnya menggunakan aplikasi XAMPP dan MySQL sebagai databasenya dengan bahasa pemrograman Visual

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Henry Prat Fairchild dan Eric Kohler (2014: 31) Sistem. ikut merasakan ketergangguan tersebut.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Henry Prat Fairchild dan Eric Kohler (2014: 31) Sistem. ikut merasakan ketergangguan tersebut. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Sistem Menurut Henry Prat Fairchild dan Eric Kohler (2014: 31) Sistem adalah sebuah rangkaian yang saling terkait antara beberapa bagian dari

Lebih terperinci

Bab 4 Pembahasan dan Hasil

Bab 4 Pembahasan dan Hasil Bab 4 Pembahasan dan Hasil Pada bab ini berisi hasil dan pembahasan berupa implementasi dari rancangan dan pengujian dari aplikasi yang dibangun. 4.1 Pembahasan Aplikasi Dalam perancangan aplikasi sistem

Lebih terperinci

PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA

PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA PERTEMUAN 2 DBMS & PERANCANGAN BASIS DATA Jum at, 30 Sept. 2016 DATABASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS) DBMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan pemakai untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengontrol akses

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis

BAB 1 PENDAHULUAN. diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Persaingan di dunia bisnis semakin kompleks, banyak hal yang harus diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis yang mereka kembangkan.

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 62 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada sub bab ini akan dijelaskan implementasi

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN DATABASE JALAN PROPINSI DAN KABUPATEN/KOTA

PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN DATABASE JALAN PROPINSI DAN KABUPATEN/KOTA 7 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18/PRT/M/2011 TENTANG PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN DATABASE JALAN PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Sistem Sistem adalah suatu entity yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB 4. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Tahap Implementasi merupakan tahap pelaksanaan atau penerapan dari perancangan yang telah dikemukakan pada bab 4, yaitu perancangan sistem untuk melakukan proses kean

Lebih terperinci

1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perpustakaan digital merupakan aplikasi praktis yang mengelola koleksi berbagai macam dokumen dalam bentuk digital dan dapat diakses melalui komputer. Melalui aplikasi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya

Lebih terperinci

Pembuatan Aplikasi Konversi Metadata Menggunakan Standar Open Archive untuk Koleksi Artikel Elektronik Pusat Penelitian Universitas Kristen Petra

Pembuatan Aplikasi Konversi Metadata Menggunakan Standar Open Archive untuk Koleksi Artikel Elektronik Pusat Penelitian Universitas Kristen Petra Pembuatan Aplikasi Konversi Metadata Menggunakan Standar Open Archive untuk Koleksi Artikel Elektronik Pusat Penelitian Universitas Kristen Petra Iwan Handoyo Putro 1), Resmana Lim 2), Hendri Kurnia Wijaya

Lebih terperinci

Sistem Pakar Diagnosa Menentukan Kerusakan Pada Mesin Cuci Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web. Agung Wicaksono Sistem Informasi

Sistem Pakar Diagnosa Menentukan Kerusakan Pada Mesin Cuci Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web. Agung Wicaksono Sistem Informasi Sistem Pakar Diagnosa Menentukan Kerusakan Pada Mesin Cuci Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web Agung Wicaksono 10112380 Sistem Informasi Latar Belakang 1. Kemajuan bidang elektronik terjadi dengan

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN DATABASE JALAN PROPINSI DAN KABUPATEN/KOTA

PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN DATABASE JALAN PROPINSI DAN KABUPATEN/KOTA Lampiran Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 18/PRT/M/2011 Tanggal : 7 Desember 2011 PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN DATABASE JALAN PROPINSI DAN KABUPATEN/KOTA 1 PEDOMAN TEKNIS SISTEM PENGELOLAAN

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 3.1.Pengertian Sistem Informasi Penelitian ini dilakukan terhadap sebuah sistem informasi. Definisi dari sistem informasi sendiri tidak bisa lepas dari dua kata pembangunnya, yaitu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sarana bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap

BAB I PENDAHULUAN. sarana bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan Teknologi Informasi (TI) telah memberikan berbagai sarana bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap sivitas akademikanya. Sistem

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 81 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan implementasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan implementasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan pemodelan Website Quality (WebQual), terdapat tiga dimensi

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan pemodelan Website Quality (WebQual), terdapat tiga dimensi BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Identifikasi Masalah Berdasarkan pemodelan Website Quality (WebQual), terdapat tiga dimensi kualitas website yang selanjutnya akan dipakai sebagai Variabel Bebas. Tiga dimensi

Lebih terperinci

Petunjuk Penggunaan Aplikasi

Petunjuk Penggunaan Aplikasi Petunjuk Penggunaan Aplikasi (User Manual) Menu untuk User Table of Contents PENDAHULUAN...3 LOGIN...1 Form Entry User Baru...1 BERANDA...4 Profil Pengguna...4 PENDAFTARAN...6 PBB...6 PBB Sudah Dikukuhkan...7

Lebih terperinci

Informasi (Survei pada Tiga Satker KPU Pengguna Software Aplikasi SIA).

Informasi (Survei pada Tiga Satker KPU Pengguna Software Aplikasi SIA). Bandung, November 2012 Hal: Permohonan Pengisian Kuisioner Kepada Yth. Bapak/Ibu Responden Di Tempat Dengan hormat, Dalam rangka penyelesaian Tugas Akhir Strata (S1) Program Studi Akuntansi di Universitas

Lebih terperinci

BAB 1 PEMBUATAN REPORT

BAB 1 PEMBUATAN REPORT BAB 1 PEMBUATAN REPORT Pada bab ini akan dibahas cara pembuatan Report pada Oracle. Oracle Report Builder memungkinkan developer untuk membuat report dalam berbagai macam layout dan berisi banyak fitur

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 IMPLEMENTASI

BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 IMPLEMENTASI BAB IV IMPLEMENTASI 4.1 IMPLEMENTASI Setelah melakukan analisa dan perancangan terhadap aplikasi informasi penyewaan lapangan futsal berbasis web dan SMS Gateway, tahap selanjutnya adalah melakukan implementasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Implementasi merupakan kelanjutan dari kegiatan perancangan system dan dapat dipandang sebagi usaha untuk mewujudkan sistem yang dirancang. Langkah langkah

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENGUNAAN APLIKASI INDARJI (INDEKS ARTIKEL JURNAL ILMIAH) UPT PERPUSTAKAAN POLINES

PETUNJUK TEKNIS PENGUNAAN APLIKASI INDARJI (INDEKS ARTIKEL JURNAL ILMIAH) UPT PERPUSTAKAAN POLINES PETUNJUK TEKNIS PENGUNAAN APLIKASI INDARJI (INDEKS ARTIKEL JURNAL ILMIAH) UPT PERPUSTAKAAN POLINES Oleh M. Syam Suryanto, S.Sos UPT PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI SEMARANG 2015 Daftar Isi Halaman Judul

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. telah dibuat pada tahap tiga. Adapun kebutuhan software (perangkat lunak) dan BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Pada tahapan ini sistem yang telah dirancang pada tahap ke tiga akan dikembangkan sehingga sistem yang dibuat harus mengacu pada rancangan yang telah

Lebih terperinci

KISI-KISI SOAL TEORI UJIAN SEKOLAH

KISI-KISI SOAL TEORI UJIAN SEKOLAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2007/2008 KISI-KISI SOAL TEORI UJIAN SEKOLAH Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian : Semua Program Alokasi Waktu :

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Adapun tampilan hasil dari sistem informasi geografis lokasi gedung

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Adapun tampilan hasil dari sistem informasi geografis lokasi gedung BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. TampilanHasil Adapun tampilan hasil dari sistem informasi geografis lokasi gedung bioskop di Medan adalah sebagai berikut: IV.1.1. Tampilan Menu User IV.1.1.1.Tampilan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORITIS

BAB 2 LANDASAN TEORITIS BAB 2 LANDASAN TEORITIS 2.1 Sistem Informasi O brien (2005) mendefinisikan Sistem informasi sebagai kombinasi atau gabungan yang terorganisasi dari orang, perangkat keras (hardware), piranti lunak (software),

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. kinerja dan memotivasi kinerja individu di waktu berikutnya.

BAB III LANDASAN TEORI. kinerja dan memotivasi kinerja individu di waktu berikutnya. BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Penilaian Kinerja Pada organisasi modern, penilaian memberikan mekanisme penting bagi manajemen untuk digunakan dalam menjelaskan tujuan-tujuan dan standart kinerja dan memotivasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1 Tampilan Hasil Adapun hasil dan pembahasan sistem informasi penentuan harga pokok penjualan pada CV. Anugrah adalah sebagai berikut : IV.1.1 Tampilan Input 1. Form Login

Lebih terperinci

Pengembangan Sistem Temu Kembali Informasi Untuk Pencarian Sarana Kesehatan Diwilayah Solo

Pengembangan Sistem Temu Kembali Informasi Untuk Pencarian Sarana Kesehatan Diwilayah Solo Pengembangan Sistem Temu Kembali Informasi Untuk Pencarian Sarana Kesehatan Diwilayah Solo Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata I pada Jurusan Informatika Fakultas Komunikasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. perangkat lunak (software) lain dan perangkat keras (hardware) tertentu. Berikut ini

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. perangkat lunak (software) lain dan perangkat keras (hardware) tertentu. Berikut ini BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Implementasi Sistem Sistem atau aplikasi dapat berjalan dengan baik, karena ditunjang oleh perangkat lunak (software) lain dan perangkat keras (hardware)

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Instalasi Software Dalam penulisan tugas akhir ini, pembuatan program dibuat dengan menggunakan aplikasi pendukung seperti: Web Server, aplikasi pengelolaan sampah

Lebih terperinci

Implementasi Identifikasi Kendala Sistem Identifikasi Pengguna Administrator Pengujian Sistem Member Pengunjung atau umum HASIL DAN PEMBAHASAN

Implementasi Identifikasi Kendala Sistem Identifikasi Pengguna Administrator Pengujian Sistem Member Pengunjung atau umum HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi Pada tahap ini CMS akan dibuat atau dikembangkan berdasarkan tahap-tahap pengembangan sistem yang telah dijelaskan sebelumnya dengan menggunakan software dan hardware yang diperlukan untuk

Lebih terperinci

MODEL BIBLIOGRAFI BERBASIS LINKED DATA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL

MODEL BIBLIOGRAFI BERBASIS LINKED DATA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL MODEL BIBLIOGRAFI BERBASIS LINKED DATA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL Eko Budi Prasetyo 1), Hendrik 2), R. Teduh Dirgahayu 3) 1), 2), 3) Magister Teknik Informatika Universitas Islam UndonesiaYogyakarta Jl.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi dan sistem informasi terutama pada penggunaan software akuntansi membawa perubahan yang signifikan terhadap cara pemakai dalam mengerjakan tugas-tugas

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. kumpulan dari elemen-elemen yang satu dengan yang lain berinteraksi dan

BAB III LANDASAN TEORI. kumpulan dari elemen-elemen yang satu dengan yang lain berinteraksi dan 14 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Jogiyanto, H.M (1989 : 23) pada bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi Yogyakarta, menyebutkan bahwa sistem merupakan kumpulan dari elemen-elemen

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1 Implementasi Sistem Tahap implementasi dan pengujian sistem, dilakukan setelah tahap analisis dan perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan

Lebih terperinci

BAB IV TESTING DAN IMPLEMENTASI PROGRAM

BAB IV TESTING DAN IMPLEMENTASI PROGRAM BAB IV TESTING DAN IMPLEMENTASI PROGRAM 4.1 Implementasi Setelah tahap analisa dan tahap perancangan sistem aplikasi yang sudah dijelaskan pada Bab III, maka tahap selanjutnya merupakan tahap implementasi.

Lebih terperinci

Aplikasi Web Direktori Jurnal Menggunakan Feature Harvester Metadata Artikel

Aplikasi Web Direktori Jurnal Menggunakan Feature Harvester Metadata Artikel Aplikasi Web Direktori Jurnal Menggunakan Feature Harvester Metadata Artikel Iwan Handoyo Putro 1, Resmana Lim 2, Rocky Y. Dillak 3 1,2,3 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas

Lebih terperinci

MANUAL BOOK WEBGIS BAPPEDA KABUPATEN MAHULU JL. JUANDA 2, RT 16 NO 6H SAMARINDA (0541) WEBSITE DEKA.CO.ID WEB & IT SOLUTION.

MANUAL BOOK WEBGIS BAPPEDA KABUPATEN MAHULU JL. JUANDA 2, RT 16 NO 6H SAMARINDA (0541) WEBSITE DEKA.CO.ID WEB & IT SOLUTION. MANUAL BOOK WEBGIS BAPPEDA KABUPATEN MAHULU WEB & IT SOLUTION JL. JUANDA 2, RT 16 NO 6H SAMARINDA (0541) 4115101 WEBSITE DEKA.CO.ID User Bappeda 0 HALAMAN LOGIN WEBGIS BAPPEDA MAHULU Langkah awal masuk

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. lingkungan, interaksi unsur dengan suatu tujuan yang akan dicapai. Berikut ini pengertian sistem menurut beberapa ahli:

BAB II LANDASAN TEORI. lingkungan, interaksi unsur dengan suatu tujuan yang akan dicapai. Berikut ini pengertian sistem menurut beberapa ahli: BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Sistem Pengertian suatu sistem tentu mempunyai beberapa persyaratan umum, persyaratan umum tersebut adalah bahwa sistem harus mempunyai unsur lingkungan, interaksi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Sistem Perpustakaan Terintegrasi Sistem Perpustakaan Terintregasi merupakan pengintegrasian antara bidang pekerjaan administrasi, pengadaan, inventarisasi,

Lebih terperinci

Modul Pengguna SCeLE

Modul Pengguna SCeLE Modul Pengguna SCeLE Halaman utama SCeLE SCeLE adalah sistem yang berbasis web, sehingga untuk dapat menggunakannya dibutuhkan web browser (Internet Explorer / Mozilla / Netscape / Opera / dll). Untuk

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Tahap Awal Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya merupakan bagian dari unit layanan kepada masyarakat. Salah satu ruang lingkup tugas yang terdapat pada Dinas Koperasi dan UMKM

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari sistem informasi penjualan accessories computer pada CV. Bibie_Digicom dengan yang dibangun dapat dilihat

Lebih terperinci

SKRIPSI PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENCARIAN DAN PEMESANAN RUMAH KOS BERBASIS WEB DAN SMS GATEWAY STUDI KASUS KECAMATAN BEKASI SELATAN KOTA BEKASI

SKRIPSI PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENCARIAN DAN PEMESANAN RUMAH KOS BERBASIS WEB DAN SMS GATEWAY STUDI KASUS KECAMATAN BEKASI SELATAN KOTA BEKASI SKRIPSI PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENCARIAN DAN PEMESANAN RUMAH KOS BERBASIS WEB DAN SMS GATEWAY STUDI KASUS KECAMATAN BEKASI SELATAN KOTA BEKASI Disusun Oleh : Nama : RAHMAT HIDAYAT NPM : 201210227022

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web Aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dijalankan melalui browser dan diakses melalui jaringan komputer. Aplikasi berbasis web

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1.Tampilan Hasil Berikut ini dijelaskan tentang tampilan hasil dari sistem informasi penggajian security yang dibangun pada PT. Garda Bhakti Nusantara Medan dapat dilihat

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Pengertian Implementasi Sistem Setelah sistem selesai dianalisis dan dirancang secara rinci dan teknologi telah diseleksi dan dipilih, saatnya sistem untuk diimplementasikan.

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1 Implementasi Tahap ini dilakukan setelah perancangan selesai dilakukan dan selanjutnya akan diimplementasikan pada bahasa pemrograman yang akan digunakan. Tujuan

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Implementasi dan pengujian merupakan tahap dilakukan setelah tahap analisa dan perancangan selesai. 5.1 Implementasi Sistem Implementasi merupakan tahap pembuatan sistem

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 4.1 Implementasi Implementasi diterapkan dengan maksud agar system yang telah dibuat dapat bekerja sesuai dengan tujuannya dan dapat bermanfaat bagi kebutuhan kepolisian

Lebih terperinci

Database Management Pengenalan MS. Access 2003

Database Management Pengenalan MS. Access 2003 4 Yang dibahas pada bab ini :: Mengenal MS. Access 2003 Komponen Utama MS. Access 2003 Memulai MS. Access 2003 Mengenal Lembar Kerja MS. Access 2003 Mengatur Regional Settings Mengakhiri MS. Access 2003

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi dapat diartikan sebagai program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu ( kamus komputer, 1996, Hal:20). Aplikasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV.1. Tampilan Hasil Berikut adalah tampilan hasil dan pembahasan dari Sistem Informasi Geografis Rumah Sakit Swasta di Kota Medan Berbasis Web. IV.1.1. Tampilan Hasil Menu

Lebih terperinci

1.2 TUJUAN PENELITIAN

1.2 TUJUAN PENELITIAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Kebutuhan yang sangat besar akan informasi mendorong berkembangnya teknologi-teknologi baru. Kemajuan di bidang teknologi, menuntut penanganan terhadap segala sesuatu

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Pada tahap ini merupakan tahapan yang dilakukan setelah tahap perancangan sistem telah dilakukan. Pada bab ini perancangan sistem yang telah dibuat diterjemahkan

Lebih terperinci

Aplikasi Web Direktori Jurnal Menggunakan Feature Harvester Metadata Artikel

Aplikasi Web Direktori Jurnal Menggunakan Feature Harvester Metadata Artikel Aplikasi Web Direktori Jurnal Menggunakan Feature Harvester Metadata Artikel Iwan Handoyo Putro 1, Resmana Lim 2, Rocky Y. Dillak 3 1,2,3 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pencarian Pencarian adalah proses untuk menemukan suatu informasi yang kita butuhkan. Misalnya, kita ingin mencari sebuah kata didalam dokumen digital yang kita miliki. Kita

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. bangun aplikasi pengelolaan catering pada Tems catering. Diawali dengan

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. bangun aplikasi pengelolaan catering pada Tems catering. Diawali dengan BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Menginjak pada tahap keempat pada penyusunan laporan tugas akhir ini akan dijelaskan mengenai proses implementasi dan evaluasi dari proses rancang

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI BAB III LANDASAN TEORI 1.1 Sistem Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran tertentu

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota

BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Pada bab ini dijelaskan mengenai prosedur yang berjalan dan yang diusulkan dari sistem yang ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Lebih terperinci

BAB IV IIMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Implementasi merupakan tahap pengembangan dimana hasil analisis dan

BAB IV IIMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. Implementasi merupakan tahap pengembangan dimana hasil analisis dan BAB IV IIMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Implementasi merupakan tahap pengembangan dimana hasil analisis dan perancangan dijadikan acuan dalam pembuatan kode program. Pada awal bagian ini akan dijelaskan spesifikasi

Lebih terperinci

Jurnal Ilmiah INOVASI, Vol.14 No.2 Hal , Mei-Agustus 2014, ISSN

Jurnal Ilmiah INOVASI, Vol.14 No.2 Hal , Mei-Agustus 2014, ISSN ANALISIS KINERJA KOMPUTASI TERDISTRIBUSI DENGAN PLATFORM WEB SERVICE MENGGUNAKAN METODE REST REPRESENTATIONAL STATE TRANSFER Oleh : Yogiswara *) ABSTRAK Teknologi Komputasi terdistribusi seperti Common

Lebih terperinci

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Daftar Isi Daftar Isi... i Pendahuluan... 1 1 Alur Sistem PDDIKTI... 1 2 Cara Masuk Ke Aplikasi...

Lebih terperinci

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 159 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Maret 2005 Sinopsis singkat:

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 159 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Maret 2005 Sinopsis singkat: Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 159 hlm Harga: Rp 34.800 Terbit pertama: Maret 2005 Sinopsis singkat: Buku ini berisi pembahasan mengenai pengembangan aplikasi database Client-Server dengan Visual

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise,

BAB I PENDAHULUAN. membagi database yang umum dan praktek bisnis melalui enterprise, BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam mengembangkan bisnis usahanya atau bahkan mau meningkatkan kualitas dan keuntungan yang didapat didalamnya, suatu perusahaan berusaha untuk mengkoordinasikan

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. Azhar Susanto, menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah :

BAB III LANDASAN TEORI. Azhar Susanto, menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah : BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Informasi Menurut John F. Nash (1995:8) yang diterjemahkan oleh La Midjan dan Azhar Susanto, menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah : Sistem Informasi adalah kombinasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Halaman antar muka program terdapat pada tampilan hasil. Tampilan hasil tersebut menjadi interface program yang menghubungkan antara admin dengan user, dari

Lebih terperinci

METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini termasuk dalam penelitian Empiris. Penelitian Empiris adalah

METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini termasuk dalam penelitian Empiris. Penelitian Empiris adalah 3.1. Jenis Penelitian METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam penelitian Empiris. Penelitian Empiris adalah penelitian yang menggunakan fakta yang objektif, secara hati-hati diperoleh, benarbenar

Lebih terperinci

APLIKASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA SMA NEGERI 5 BINJAI TUGAS AKHIR FATIMAH

APLIKASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA SMA NEGERI 5 BINJAI TUGAS AKHIR FATIMAH APLIKASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL PADA SMA NEGERI 5 BINJAI TUGAS AKHIR FATIMAH 062406065 PROGRAM STUDI D3 ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Lebih terperinci

Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem. 3.1 Metode Pengembangan Sistem

Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem. 3.1 Metode Pengembangan Sistem Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah Prototype Model. 3.1 Metode

Lebih terperinci

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB Pendahuluan AL-QUR AN WEB adalah program aplikasi pencarian ayat-ayat Al-Qur an berbasis web. Untuk dapat mengakses program maka user perlu menggunakan internet browser dan mengunjungi

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer berasal dari bahasa Latin computare yang artinya menghitung. Jadi komputer dapat diartikan sebagai alat untuk menghitung. Perkembangan teknologi dan

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware) yang direkomendasikan : Processor : Intel core i5 2,6 GHZ

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware) yang direkomendasikan : Processor : Intel core i5 2,6 GHZ BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Spesifikasi Sistem 4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras (Hardware) Berikut ini merupakan spesifikasi perangkat keras minimum yang direkomendasikan : Server Processor : Intel

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan dan teknologi dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas

BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan dan teknologi dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perguruan tinggi sebagai salah satu tempat yang berperan dalam pembinaan dan peningkatan keterampilan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Hasil Berikut dari hasil perancangan di Bab III maka ditabel hasil uji coba dijelaskan tentang tampilan hasil dari analisa dan rancang bangun sistem pakar mendiagnosis kerusakan

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Adapun kebutuhan sistem terhadap perangkat

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. sehingga menghasilkan aplikasi. Adapun kebutuhan sistem terhadap perangkat BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Kebutuhan Sistem Tahap implementasi sistem adalah tahap yang mengubah hasil analisis dan perancangan ke dalam bahasa pemrograman yang dimengerti oleh komputer sehingga

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Sistem Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan aplikasi ini adalah implementasi sistem. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN APLIKASI PROFILE BERBASIS WEB. 3.1 Sekilas Tentang Perancangan Aplikasi Web Profile

BAB III PERANCANGAN APLIKASI PROFILE BERBASIS WEB. 3.1 Sekilas Tentang Perancangan Aplikasi Web Profile BAB III PERANCANGAN APLIKASI PROFILE BERBASIS WEB 3.1 Sekilas Tentang Perancangan Aplikasi Web Profile Aplikasi web adalah suatu aplikasi yang diakses menggunakan web browser melalui suatu jaringan internet

Lebih terperinci

HTTP Protocol Ketika sebuah alamat web (atau URL) yang diketik ke dalam web browser, web browser melakukan koneksi ke web service yang berjalan pada

HTTP Protocol Ketika sebuah alamat web (atau URL) yang diketik ke dalam web browser, web browser melakukan koneksi ke web service yang berjalan pada Application Layer Application layer adalah lapisan yang menyediakan interface antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasarinya di mana pesan akan dikirim. Layer ini berhubungan

Lebih terperinci

UNIVERSITAS DHARMA ANDALAS

UNIVERSITAS DHARMA ANDALAS Software User Manual Sistem Informasi gtjurnal Panduan Bagi Pengguna Portal Jurnal UNIVERSITAS DHARMA ANDALAS Daftar Isi Daftar Isi... 2 1. Pendahuluan... 3 1.1 Identifikasi... 3 1.2 Gambaran Sistem...

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian tentang Delone McLean Tinjuan pustaka menurut Creswell (2005), adalah ringkasan yang tertulis mengenai suatu jurnal, buku dan juga dokumen yang mendeskripsikan teori

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA 4 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Dasar Sistem Sistem adalah sekumpulan unsur yang melakukan suatu kegiatan atau menyusun skema (alur) yang melakukan suatu kegiatan pemrosesan untuk mencapai suatu tujuan.

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah tahap analisa dan tahap perancangan sistem aplikasi yang sudah dijelaskan pada Bab III, maka tahap selanjutnya merupakan tahap implementasi. Pada

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Gambar I.1 Captcha Dengan Corak Hitam Putih

BAB I PENDAHULUAN. Gambar I.1 Captcha Dengan Corak Hitam Putih BAB I PENDAHULUAN I.1 Pendahuluan Pada jaman yang semakin canggih ini pencarian informasi menjadi sangat mudah. Terlebih lagi dengan adanya teknologi internet, teknologi ini dapat mempermudahkan kita sebagai

Lebih terperinci