BAB II TINJAUAN PUSTAKA
|
|
|
- Dewi Makmur
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian tentang Delone McLean Tinjuan pustaka menurut Creswell (2005), adalah ringkasan yang tertulis mengenai suatu jurnal, buku dan juga dokumen yang mendeskripsikan teori serta suatu informasi yang telah dikelompokkan secara pustaka, yang sudah ada pada masa lalu maupun masa kini, ke dalam topik dan dokumen yang dibutuhkan untuk proposal penelitian. Penulis merangkum beberapa tinjuan pustaka dalam penelitan yang dilakukan untuk mendukung teori penulisan dalam penelitian. Menurut Delone and McLean (2003), model Delone McLean sendiri terdiri dari beberapa dimensi yaitu: Kualitas sistem (system quality), kualitas informasi (information quality), penggunaan (use), kepuasan pemakai (user satisfaction), dampak individu (individual impact) dan dampak organisasi (organization impact). Banyak peneliti merujuk pada teori Delone McLean, seperti yang dilakukan oleh Mastan dan Wing (2013) yang mengadakan penelitian tentang evaluasi tingkat pengguna Sistem Informasi Cyber Campus (SICYCA), dengan mengunakan studi kasus: STIKOM SURABAYA. Variabel yang dipakai adalah system quality, information quality, service quality, intention to use. Purwaningsih (2010) melakukan analisis kesuksesan penerapan sistem informasi pada Sistem Informasi 5
2 Pelayanan Terpadu (SIPT) Online, (Studi Pada PT Jamsostek (PERSERO)) dengan menggunakan variabel variabel system quality, information quality, service quality, task - technology fit, user satisfaction dan individual impact. Penelitian ini bertujuan menguji dan mendapatkan bukti-bukti empiris mengenai faktor-faktor penentu keberhasilan penerapan SIPT. mereka menggunakan beberapa kontruk atau variabel sebagai pengukur penggunaan, yaitu ease of use, ease of learning, conveniece of access dan data and system accuracy untuk melihat dimensi kualitas sistem (system quality). Stacie Petter et al., (2008) mengunakan beberapa pengukur seperti ease of use, system flexibility, system reliability, and ease of learning, flexibility, and response times. Untuk mengukur dimensi selanjutnya, yaitu Kualitas Informasi dan penelitian, Mariana (2006) memakai pengukur-pengukur berikut untuk melihat kesuksesan sistem informasi eksklusif: keterbacaan (readability), kejelasan (clarity), bentuk (format), wujud (appearance), isi (content), Akurasi (Accuracy), Presisi (Precision), Ketepatan (conciseness), keandalan (reliability), kekinian (currency), ketepatwaktuan (timeliness), keunikan (uniqueness), Komparabilitas (comparability), kekuantitasan (quantitativeness), kebebasan dari bias (freedom from bias), kepentingan (importance), relevan (relevance), kegunaan (usefulness), keinformatifan (informativeness), Kegunaan (usableness), kepahaman (understandability). Zaied (2012) melakukan penelitian juga dengan menggunakan dimensi, yang hasilnya berdasar pada temuan empiris. Penelitian ini mencapai salah satu kesimpulan, 6
3 hasil analisis empiris menunjukkan bahwa kualitas informasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap suksesnya sistem informasi. Dalam Penggunaan (use) Para peneliti menemukan adanya keterkaitan yang positif antara kualitas sistem dan kualitas informasi dengan penggunaan suatu sistem (Wu and Wang (2006), Kulkarni et al. (2007), Halawi et al. (2008) dalam Fitriasmi (2010). Dalam penelitian tentang sebuah revisi usulan untuk DeLone dan McLean IS Success Model. Roldan dan Leal (2003) serta penelitian Livari (2005), yang menunjukkan kesimpulan bahwa kepuasan pemakai (user satisfaction) berpengaruh secara signifikan terhadap dampak individu (Individual impact). Jadi, setiap dimensi mempunyai keterkaitan satu sama lain. Banyak sekali pengukur yang bisa dipakai untuk mengukur suatu keberhasilan dari suatu sistem, tetapi dalam pemilihannya harus melihat berbagai dari sisi seperti dimensi, pengukur dan juga tanggapan responden. 2.2 Penelitian Terdahulu Jogiyanto (2007) merangkum beberapa penelitian, antara lain mengenai kualitas sistem, Swanson (1974), mengunakan pengukuran untuk mengetahui apresiasi atau tanggapan terhadap SIM oleh para manajer, untuk mengukur seberapa besar kualitas sistem. Pada dimensi selanjutnya yaitu penelitian kualitas informasi, Lacker dan Lessing (1980) mengembangkan beberapa item pertanyaan untuk mengukur kualitas informasi. Penelitian untuk penggunaan informasi yang dilakukan oleh Chandrsekaran dan Kirs (1986), meneliti sistem- 7
4 sistem pelaporan mahasiswa MBA berdasarkan studi lapangan. Untuk Kepuasan pemakai, EinDor et al. (1978) serta Hamilton dan Chervany (1981), mengusulkan kepuasan pemakai sebagai keberhasilan penggunaan sistem informasi. Dimensi selanjutnya adalah dampak individu yang diteliti oleh beberapa peneliti seperti Mason (1978), memberikan beberapa urutan impak (impact) mulai dari menerima informasi, pemahaman informasi, aplikasi dari suatu permasalah tertentu, merubah perilaku keputusan, dan dengan hasil dikerja organisasi. Dalam tabel 1, disajikan pengukur kesuksesan sistem informasi dari penelitian lainnya. 2.3 Kerangka Berpikir Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antara satu dimensi dengan dimensi lainnya saling berhubungan satu sama lain, sehingga diperlukan sebuah hipotesis untuk membentuk keterkaitan. Tjakrawala (2010), menunjukan keterkaitan antara semua dimensi, dengan menunjukan pengaruh positif dan signifikan antara pemakaian satu dimensi dan presepsi pada dimensi lainya. Hal ini didukung oleh jurnal lain dengan judul pengujian model DeLone dan McLean dalam pengembangan sistem informasi manjemen (Radityo dan Zulaikha, 2007). Selain itu, pernyataan sebelumnya dikuatkan oleh Urbach et al., (2008), yang mengatakan adanya hubungan yang asosiatif yang paling signifikan dalam model keberhasilan sistem informasi DeLone dan McLean adalah antara kualitas sistem dengan kepuasan pengguna akhir. 8
5 Hubungan asosiatif lainnya, yang juga signifikan adalah hubungan antara kualitas informasi dengan kepuasan pemakai akhir, penggunaan sistem dengan kepuasan pemakai akhir, serta kualitas sistem dengan penggunaan sistem. Gambar 1.1 Analisis Jalur Pada gambar 1.1 yang dimaksudkan dengan KS adalah Kualitas sistem sedangkan untuk variabel pertanyaan pertanyaan yang berjumlah 10, dilambangkan dengan KS1, KS2, KS3, KS4, KS5, KS6, KS7, KS8, KS9, KS10. Dimensi kedua dilambangkan dengan KI. KI adalah kualitas informasi, untuk variabel per pertanyaan berjumlah 18 dilambangkan dengan KI1, KI2, KI3, Ki4, KI5, KI6, KI7, KI8, KI9, KI10, KI11, KI12, KI13, KI14, KI15, KI16, KI17, KI18. Untuk P mewakili dimensi Penggunaan informasi dan variabel pertanyaan dilambangkan dengan 9
6 P1, P2, P3, P4, P5, P6, P7, P8, P9, P10 yang berjumlah 10 pertanyaan. Dimensi selanjutnya KP melambangkan kepuasaan pemakai dan variabel per pertanyaan berjumlah 2 dan dilambangkan dengan KP1 dan KP2. Dimensi terakhir adalah dampak individu yang dilambangkan dengan DI dengan jumlah 3 pertanyaan untuk variabel dari dimensi dampak individu yang dilambangkan dengan DI1, DI2 dan DI3. Berdasarkan teori-teori tersebut, maka penulis membuat dan mengembangkan hipotesa penelitian atau skripsi (yang juga digambarkan dalam gambar 1.1) sebagai berikut: H1: Kualitas sistem (system quality) memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas informasi (information quality). H2: Kualitas sistem (system quality) memiliki pengaruh signifikan terhadap penggunaan informasi (information use). H3: Kualitas Informasi (information quality) memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas sistem (system quality). H4: Kualitas informasi (information quality) memiliki suatu pengaruh positif yang signifikan terhadap penggunaan (use). H5: Kualitas informasi (information quality) memiliki suatu pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan pemakai (user satisfaction). 10
7 H6: Kualitas informasi (information quality) memiliki suatu pengaruh positif yang signifikan terhadap impak individu (impact individu). H7: kepuasan pemakai (user satisfaction) memiliki suatu pengaruh positif yang signifikan terhadap penggunaan informasi (information use). H8: kepuasan pemakai (user satisfaction) memiliki suatu pengaruh positif yang signifikan terhadap dampak individu (impact individu). H9: penggunaan informasi (information use) memiliki suatu pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan pemakai (user satisfaction). 11
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Henry Prat Fairchild dan Eric Kohler (2014: 31) Sistem. ikut merasakan ketergangguan tersebut.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Sistem Menurut Henry Prat Fairchild dan Eric Kohler (2014: 31) Sistem adalah sebuah rangkaian yang saling terkait antara beberapa bagian dari
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Kesuksesan sebuah sistem informasi tidak hanya dilihat dari jumlah bug yang terdapat di dalamnya atau berjalannya proses sistem informasi sesuai sistem organisasi terkait. Hal yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi dan sistem informasi terutama pada penggunaan software akuntansi membawa perubahan yang signifikan terhadap cara pemakai dalam mengerjakan tugas-tugas
Analisis Kesuksesan Penerapan Sistem Informasi pada Sistem Informasi Pelayanan Terpadu (SIPT) Online (Studi Pada PT Jamsostek (PERSERO))
Aset, Februari 2010, hal. 181-189 Vol. 12 No. 2 ISSN 1693-928X Analisis Kesuksesan Penerapan Sistem Informasi pada Sistem Informasi Pelayanan Terpadu (SIPT) Online (Studi Pada PT Jamsostek (PERSERO)) SUSANTI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Sistem Sistem adalah suatu entity yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat
BAB I PENDAHULUAN. sarana bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan Teknologi Informasi (TI) telah memberikan berbagai sarana bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap sivitas akademikanya. Sistem
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori Dasar atau acuan yang berupa teori-teori atau temuan-temuan melalui hasil berbagai penelitian sebelumnya merupakan hal yang sangat perlu dan dapat dijadikan sebagai
BAB II PENILAIAN KESUKSESAN PENERAPANAN IPAD DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DELONE AND MCLEAN 2003
BAB II PENILAIAN KESUKSESAN PENERAPANAN IPAD DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DELONE AND MCLEAN 2003 2.1. Sistem Informasi Menurut Romney dan Steinbart (2012), Sistem merupakan gabungan dari dua atau lebih komponen
BAB 2 LANDASAN TEORITIS
BAB 2 LANDASAN TEORITIS 2.1 Sistem Informasi O brien (2005) mendefinisikan Sistem informasi sebagai kombinasi atau gabungan yang terorganisasi dari orang, perangkat keras (hardware), piranti lunak (software),
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Teknologi informasi (TI) telah menjadi faktor penting dalam keberhasilan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Teknologi informasi (TI) telah menjadi faktor penting dalam keberhasilan organisasi karena peran pentingnya dalam memungkinkan pencapaian tujuan individu dan
BAB II KERANGKA TEORITIS. Sistem merupakan kelompok elemen-elemen yang berintegrasi untuk
BAB II KERANGKA TEORITIS 2.1 Sistem, Informasi, dan Basis Data Sistem merupakan kelompok elemen-elemen yang berintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu, sedangkan informasi adalah data yang telah diolah
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Efisiensi dan efektivitas menjadi salah satu pendorong yang sering diangkat organisasi dalam pengimplementasian teknologi informasi dan sistem informasi (SI/TI). Biaya,
III. METODE PENELITIAN. meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Teknik penentuan sampel pada
III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Tipe Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan
BAB I PENDAHULUAN. pengetahuan dan teknologi dalam rangka menciptakan generasi yang berkualitas
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Perguruan tinggi sebagai salah satu tempat yang berperan dalam pembinaan dan peningkatan keterampilan sekaligus pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengawasan dalam
9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sistem Informasi Sistem informasi merupakan seperangkat komponen yang saling berhubungan yang berfungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Mengingat bahwa banyak disiplin referensi lain juga terhadap studi sistem informasi (misalnya, pemasaran, psikologi, manajemen, dan sebagainya),
ANALISIS PENGARUH KUALITAS INFORMASI DAN KUALITAS SISTEM TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI ONLINE STIKOM BALI
Ni Luh, Analisis Pengaruh Kualitas Informasi 13 ANALISIS PENGARUH KUALITAS INFORMASI DAN KUALITAS SISTEM TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI ONLINE STIKOM BALI Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari S 1,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Bab tinjauan pustaka ini terdiri dari dua Sub Bab yaitu Sub Bab 2.1 Landasan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab tinjauan pustaka ini terdiri dari dua Sub Bab yaitu Sub Bab 2.1 Landasan Teori yang memaparkan teori teori yang digunakan dalam penelitian ini, dan Sub Bab 2.2 Penelitian Penelitian
Pengukur-Pengukur Kesuksesan Sistem Informasi Eksekutif
Novita Mariana Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Stikubank Semarang email : [email protected] ABSTRAK : Sistem Informasi Eksekutif / Executif Information System (EIS) didefinisikan sebagai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jawa Timur memiliki daya tarik wisata yang luar biasa tersebar di 38 Kabupaten/Kota yang ada. Berbagai daya tarik wisata itu tidak lepas dari banyaknya pengunjung.
BAB 1 PENDAHULUAN. Penggunaan sistem teknologi informasi saat ini telah menjadi kebutuhan utama bagi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penggunaan sistem teknologi informasi saat ini telah menjadi kebutuhan utama bagi setiap perusahaan. Pengembangan teknologi informasi (TI) telah memimpin dengan
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1.Pengertian Sistem Informasi Penelitian ini dilakukan terhadap sebuah sistem informasi. Definisi dari sistem informasi sendiri tidak bisa lepas dari dua kata pembangunnya, yaitu
BAB I PENDAHULUAN. menyajikan informasi kuantitatif dalam bentuk laporan keuangan.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu sistem yang melaksanakan berbagai operasi dalam rangka menghasilkan informasi yang relevan, diantaranya mencatat data
Model Delone and Mclean untuk Mengukur Kesuksesan E-government Kota Pekalongan
Scientific Journal of Informatics Vol. 2, No. 1, Mei 2015 p-issn 2407-7658 http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/sji e-issn 2460-0040 Model Delone and Mclean untuk Mengukur Kesuksesan E-government Kota
Informasi (Survei pada Tiga Satker KPU Pengguna Software Aplikasi SIA).
Bandung, November 2012 Hal: Permohonan Pengisian Kuisioner Kepada Yth. Bapak/Ibu Responden Di Tempat Dengan hormat, Dalam rangka penyelesaian Tugas Akhir Strata (S1) Program Studi Akuntansi di Universitas
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar belakang
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar belakang Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan (McLeod, 2004). Jerry Fith gerald dalam Jogiyanto (2006) juga
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi 3.1.1. Kinerja Dosen UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2009 tentang
BAB I PENDAHULUAN. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Surabaya atau Dispendukcapil
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Surabaya atau Dispendukcapil Surabaya adalah dinas yang menangani tentang pencatatan kependudukan, diantaranya menangani hal
ANALISIS FAKTOR KESUKSESAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL DELONE AND MCLEAN
ANALISIS FAKTOR KESUKSESAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL DELONE AND MCLEAN Program Studi S1 Informatika, Fakultas Informatika Universitas Telkom Jl. Telekomunikasi No. 1, Bandung Jawa Barat [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. kesiapan pelaku bisnis untuk terus beradaptasi. Akibatnya persaingan pun menjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Perkembangan teknologi dan dunia bisnis yang semakin pesat menuntut kesiapan pelaku bisnis untuk terus beradaptasi. Akibatnya persaingan pun menjadi semakin
Analisis Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality Terhadap Net Benefit Pada Sistem KRS-Online Universitas Muhammadiyah Malang
KINETIK, Vol. 2, No. 3, Agustus 2017, Hal. 197-206 ISSN : 2503-2259 E-ISSN : 2503-2267 197 Analisis Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality Terhadap Net Benefit Pada Sistem KRS-Online
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Penerimaan pajak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penerimaan pajak memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap keuangan negara, karena pajak merupakan suatu sumber pendapatan negara yang terbesar yaitu sebesar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Informasi Manajemen Kejaksaan Republik Indonesia Sistem Informasi Manajemen didefinisikan pada Webopedia sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan peralatan
Keywords : kualitas sistem, kualitas pelayanan, kualitas informasi, kepuasan pengguna, niatan menggunakan kembali, e-government, Indonesia.
INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang menentukan kesuksesan layanan website e-government melalui persepsi masyarakat terhadap kepuasan pengguna dan niatan untuk menggunakan
BAB I PENDAHULUAN. teknologi informasi menjadi hal yang sangat penting. Teknologi informasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di zaman yang penuh dengan persaingan teknologi seperti sekarang ini, teknologi informasi menjadi hal yang sangat penting. Teknologi informasi dimanfaatkan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANFAAT E-LEARNING DI SMK NEGERI KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANFAAT E-LEARNING DI SMK NEGERI KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) Retno Utami H 1), Sony Sunaryo 2), dan Mahendrawathi ER 3) 1) Jurusan
ANALISIS KUALITAS SISTEM DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUASAN PEMAKAI SISTEM INFORMASI AKADEMIK DOSEN
ANALISIS KUALITAS SISTEM DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP KEPUASAN PEMAKAI SISTEM INFORMASI AKADEMIK DOSEN Miftah Rakhmadian 1), Syarif Hidayatullah 2), Harianto Respati 3) 1) IKIP Budi Utomo Malang Email
BAB II KAJIAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS. perusahaan dalam menjalankan proses bisnis. Untuk memperoleh keunggulan
BAB II KAJIAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1. Pengantar Menyediakan informasi yang akurat merupakan hal penting bagi perusahaan dalam menjalankan proses bisnis. Untuk memperoleh keunggulan kompetetif
EVALUASI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DENGAN PENDEKATAN HOT FIT MODEL (Studi Kasus : Perpustakaan STMIK AMIKOM Purwokerto)
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 EVALUASI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DENGAN PENDEKATAN HOT FIT MODEL (Studi Kasus : Perpustakaan STMIK
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan sistem informasi/teknologi informasi (SI/TI) yang sangat cepat telah membawa dampak yang cukup signifikan hampir pada semua aspek kehidupan, baik pada
ANALISIS PENGARUH KUALITAS INFORMASI DAN KUALITAS SISTEM TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM E-FILING
ANALISIS PENGARUH KUALITAS INFORMASI DAN KUALITAS SISTEM TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM E-FILING Nur Hidayati 1 * Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi Surakarta * [email protected] 1 Fadjar Harimurti
BAB 2 Tinjauan Pustaka
BAB 2 Tinjauan Pustaka 2.1. Tinjauan Pustaka Kepuasan anggap sebagai salah satu ukuran paling penting dari keberhasilan sebuah sistem.pengguna anggap sebagai invidu yang mengetahui apakah sistem telah
BAB I PENDAHULUAN. dalam bidang bisnis. Pada pemerintahan saat ini, teknologi merupakan penunjang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penerapan teknologi informasi memiliki peran yang penting tidak hanya dalam bidang bisnis. Pada pemerintahan saat ini, teknologi merupakan penunjang dari kesuksesan
BAB I PENDAHULUAN. seluruh civitas kampus tersebut. Website sendiri merupakan salah satu bentuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan teknologi informasi dan pemanfaatan internet sudah sangat luas dalam setiap aspek kehidupan manusia. Salah satunya penerapan teknologi pada institusi pendidikan.
ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN DAERAH MELALUI MODEL DELONE AND MCLEANE
ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN DAERAH MELALUI MODEL DELONE AND MCLEANE Janis Arifiantika Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Slamet Riyadi
ANALISIS KESUKSESAN SISTEM BIMBINGAN ONLINE STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
ANALISIS KESUKSESAN SISTEM BIMBINGAN ONLINE STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Ike Verawati 1, Wing Wahyu Winarno 2, Andi Sunyoto 3 1,2,3 Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta E-mail: 1 [email protected],
BAB II LANDASAN TEORI
6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Menurut Jeffrey L. Whitten, pada bukunya yang berjudul Systems Analysis and Design Methods (Whitten, 2001), secara umum sistem dapat diartikan sebagai
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Dalam penelitiannya, Gable, G.Guy, Darshana Sedera & Taizan Chan (2003) melakukan pengkajian mengenai pengembangan model awal dengan merevisi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Berikut adalah beberapa penelitian terdahulu yang mendukung dari penelitian ini: 2.1.1 Taufik Saleh, Darwanis, Usman Bakar (2012) Penelitian dengan topik
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Perkembangan dan kemajuan teknologi diera globalisasi ini menjadi semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dan kemajuan teknologi diera globalisasi ini menjadi semakin pesat diiringi dengan berkembangnya sistem informasi berbasis teknologi. Selama ini sistem
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA
EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA Christian Novan 1), Eko Nugroho 2), Indriana Hidayah 3) 1),2),3) Jurusan Teknik Elektro
PENGARUH KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA PAKET PROGRAM APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
PENGARUH KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA PAKET PROGRAM APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Studi Empiris pada Bank Perkreditan Rakyat Boyolali) PUBLIKASI ILMIAH Disusun
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam penelitian ini, ada beberapa tahap yang akan dilakukan dan tergambar pada gambar 3.1 di bawah ini : Gambar 3.1 Flowchart metodologi penelitian 3.1. Tahap Pendahuluan
BAB IV. Analisis Data Dan Pembahasan. Pada Bab ini akan dijelaskan mengenai gambaran umum obyek penelitian,
54 BAB IV Analisis Data Dan Pembahasan Pada Bab ini akan dijelaskan mengenai gambaran umum obyek penelitian, menjelaskan hasil pengumpulan data, hasil penelitian serta pembuktian hipotesis dan jawaban
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan mempunyai kewajiban terhadap pasien untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dengan menggunakan fasilitas yang
BAB 1 PENDAHULUAN. diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Persaingan di dunia bisnis semakin kompleks, banyak hal yang harus diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis yang mereka kembangkan.
Analisis Penggunaan Sistem Aplikasi D-Pack Terhadap Kepuasan Pengguna pada CV.Sumber Jadi Pangkalpinang
26 Analisis Penggunaan Sistem Aplikasi D-Pack Terhadap Kepuasan Pengguna pada CV.Sumber Jadi Pangkalpinang Rika Pratiwi* 1, Ervi Cofriyanti 2 1,2 STMIK Global Informatika MDP Jl. Rajawali No.14 Palembang
ANALISIS KUALITAS SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN INLIS LITE V.2.1 DI PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH
ANALISIS KUALITAS SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN INLIS LITE V.2.1 DI PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH Oleh Anugrah Rizky Novan Pradana, Yanuar Yoga Prasetyawan. e-mail: [email protected] Program
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi yang pesat membawa perubahan dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang pesat membawa perubahan dalam kegiatan manusia. Dewasa ini hampir semua sendi kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari pemanfaatan teknologi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Adanya evolusi sistem informasi membuat laju perkembangan sistem informasi tidak dapat dibendung lagi. Organisasi dituntut untuk selalu beradaptasi dengan perubahan
Jurnal String Vol.1 No.2 Tahun 2016 ISSN :
KAJIAN EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI JASA PENGIRIMAN BARANG BERDASARKAN KERAGAMAN JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN DAN UMUR PENGGUNANYA Fitriana Destiawati Program Studi Teknik Informatika, Universitas Indraprasta
BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan harus terus memperbaharui sistem informasi yang mereka gunakan, hal
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Ukuran perusahaan yang bertumbuh karena kegiatan ekspansi membuat perusahaan harus terus memperbaharui sistem informasi yang mereka gunakan, hal ini karena kebutuhan
BAB I PENDAHULUAN. Yogyakarta mendapat julukan sebagai kota pelajar (http://pendidikan-diy.go.id).
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Yogyakarta memiliki 128 Perguruan Tinggi, maka tidak heran apabila Yogyakarta mendapat julukan sebagai kota pelajar (http://pendidikan-diy.go.id). Banyaknya Perguruan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi dewasa ini berpengaruh pada transformasi pelayanan masyarakat di pemerintahan. Pelayanan informasi dari pemerintah untuk masyarakat juga
BAB III METODE PENELITIAN. semua pengguna akhir sistem (end-user) pada Dinas Pendapatan, Pengelola
25 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Sumber Data Penelitian ini menggunakan data primer yang merupakan data penelitian yang diperoleh langsung dari sumber aslinya (Sekaran, 2003). Objek penelitian adalah
Analisis Kesuksesan dan Ketidaksuksesan Sistem Informasi. Dengan Mengadopsi Metode Kano Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Purwakarta
Analisis Kesuksesan dan Ketidaksuksesan Sistem Informasi Dengan Mengadopsi Metode Kano Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Purwakarta Edwar Julistina R. Ramdon, MT 1. Agung Widarman. ST 2 Sekolah
Analisis Korelasi Akurasi, Ketepatan Waktu Dan Relevansi Informasi Terhadap Kepuasan Pemakai Sistem Informasi PT. PERISAI HUSADA ABSTRACT
Analisis Korelasi Akurasi, Ketepatan Waktu Dan Relevansi Informasi Terhadap Kepuasan Pemakai Sistem Informasi PT. PERISAI HUSADA Dudi Pratomo Dosen Tetap Universitas Telkom Bandung e-mail: [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. akuntansi sebagai sistem informasi dengan sistem informasi perusahaan lainnya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Akuntansi pada dasarnya merupakan sistem informasi, yang membedakan akuntansi sebagai sistem informasi dengan sistem informasi perusahaan lainnya adalah
PENDEKATAN MODEL DELONE DAN MCLEAN DALAM KESUKSESAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) KEUANGAN SKRIPSI
PENDEKATAN MODEL DELONE DAN MCLEAN DALAM KESUKSESAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) KEUANGAN SKRIPSI Oleh AGUSTIAN PERMADI 1511031157 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN
ANALISIS KEBERHASILAN E-PROCUREMENT PEMERINTAH KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN INFORMATION SYSTEM SUCCESS MODEL. Rizka Marsa Pramadani
ANALISIS KEBERHASILAN E-PROCUREMENT PEMERINTAH KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN INFORMATION SYSTEM SUCCESS MODEL Rizka Marsa Pramadani 5209 100 044 PEMBIMBING 1 Mudjahidin, S.T, M.T. NIP:1970 1010 2003 121 001
