BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian
|
|
|
- Devi Pranoto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Kantor Imigrasi Kelas II Karawang adalah salah satu Unit Pelaksana Teknik (UPT) pada Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Barat yang berada di Kabupaten Karawang. Kantor Imigrasi Kelas II Karawang merupakan bagian dari 115 (seratus lima belas) UPT Kantor Imigrasi dalam jajaran Direktorat Jendral Imigrasi. Kantor Imigrasi Kelas II Karawang berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.01.PR tahun 2002, tentang Pembentukan Kantor Imigrasi Bukit Tinggi, Jakarta Utara, Sukabumi, Karawang, Tasikmalaya, Pemalang, Wonosobo, Pati, madiun, Blitar, Singaraja, Sumbawa Besar, Serang dan Gorontalo tertanggal 25 September 2002 dan diresmikan pada tanggal 30 Oktober 2002 oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra. Kantor Imigrasi Karawang terletak di Jalan Ahmad Yani no.18 Karawang. Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Karawang yaitu, Kabupaten Karawang yang membawahi 30 Kecamatan, 297 Desa, dan 13 Kelurahan dan Kabupaten Purwakarta yang membawahi 17 Kecamatan, 192 Desa, dan 9 Kelurahan (Kantor Imigrasi Karawang, 2012). Pada dasarnya setiap orang yang masuk atau keluar wilayah Indonesia wajib memiliki Dokumen Perjalanan yang sah dan masih berlaku (Undang- Undang Republik Indonesia nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian pasal 8 ayat 1 dalam Concerning Immigration, 2011). Setiap Warga Negara Indonesia yang akan melakukan perjalanan keluar negeri tentu harus melakukan pengurusan Surat Perjalanan Republik Indonesia atau paspor di Kantor Imigrasi terdekat. 1
2 Jumlah perpindahan manusia dari suatu tempat ke tempat lain terus bertambah setiap tahunya salah satunya Kantor Imigrasi Kelas II Karawang yang memiliki jumlah pemohon paspor yang cukup banyak, yaitu mencapai jumlah 150 pemohon dalam sehari. Angka ini dilihat dari jumlah rata-rata pemohon Paspor dalam satu tahun. Angka tersebut menuntut instansi pelayanan publik untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah dan praktis. Pelayanan prima adalah suatu bentuk kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan (Kepmenpan No. 63/2003 dalam Mukarom, 2015: 148). Mengacu pada Instruksi Presiden No. 3 tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-government. Kementerian Kominfo memberi definisi e-government sebagai aplikasi teknologi informasi yang berbasis internet dan perangkat digital lainnya yang dikelola oleh pemerintah untuk keperluan penyampaian informasi dari pemerintah ke masyarakat, mitra bisnis, pegawai, badan usaha, dan lembaga-lembaga lainnya secara online (Hardiansyah, 2003: 107). Pengembangan e-government pada Kantor Imigrasi Kelas II Karawang tersebut dilakukan dengan berbagai inovasi baik melalui jaringan internet ataupun inovasi yang berbasis mobile technology. e-government dalam hal ini juga merupakan strategi dalam meningkatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat, melalui teknologi termasuk website, dan peralatan mobile computing lainya yang bertujuan untuk meningkatkan layanan Elektronik (e- Service). Sedarmayanti, dalam buku Good Governance dan Good Corporate Governance, menjelaskan bahwa tujuan e-government adalah menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk membuat layanan pemerintah lebih dekat pada orang-orang yang menggunakan layanan-layanan tersebut, yaitu masyarakat. 2
3 Salah satu langkah yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Karawang dalam mendukung pengembangan e-government sesuai Instruksi Presiden adalah penyediaan website. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa informasi merupakan kebutuhan setiap orang salah satu fungsinya adalah penyampaian informasi melalui website yaitu Tujuanya adalah memudahkan masyarakat dalam menerima informasi yang lebih pasti dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Pengembangan e- Government yang dilakukan selanjutnya adalah pelayanan melalui SMS Gateway yaitu fasilitas tracking berkas. Dengan adanya pelayanan tersebut pemohon akan mendapatkan kepastian informasi mengenai sistem penyelesaian paspor, sehingga pemohon tidak perlu mendatangi kantor sebelum paspor bisa diambil. Selain optimalisasi Website dan SMS Gateway Kantor Imigrasi juga melakukan langkah dalam pengelolaan pengaduan publik sesuai Instruksi Presiden mengenai pengembangan e-government. Sesuai Undang Undang no 25 tahun 2009 bahwa penyelenggara wajib menyediakan sarana pengaduan dan menugaskan pelaksana yang kompeten dalam pengelolaan pengaduan. Dalam hal ini pelayanann yang dilakukan mengacu pada konsep CMC (Computer Mediating Communication) yaitu melakukan pengelolaan pengaduan publik melalui Webmail, dan SMS Center. Layanan ini memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara Instansi dan publik melalui media komputer. Sandra Oliver (2001: 67) menyatakan instansi pelayanan publik memiliki potensi strategis untuk menggunakan internet yaitu sebagai saluran informasi, untuk mendistribusikan berita, untuk membangun sebuah saluran komunikasi dan sebagai saluran transaksi. Ia juga menjelaskan Web Page harus selalu diperbarui dan hal ini membutuhkan investasi dan keahlian multimedia. Instansi Kantor Imigrasi Kelas II Karawang juga telah menerapkan sistem pendaftaran paspor secara online. Sistem ini sudah mulai diberlakukan dan terus diuji coba dalam pengoptimalan fungsinya sejak tahun Sistem pendaftaran online ini 3
4 ditetapkan pada tahun 2014 sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 8 tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat perjalanan Laksana Paspor. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa pengajuan paspor dapat dilakukan secara elektronik maupun non elektronik. Peraturan menteri tersebut juga menjelaskan segala persyaratan dan prosedur dalam melakukan pengajuan paspor maupun perpanjangan dan perbaikan data paspor. Gambar 1.1 Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 tahun 2014 Sumber: Melalui penyediaan fasilitas tersebut pihak instansi mengharapkan agar masyarakat dapat menyelesaikan pengurusan paspor dengan mudah dan murah sesuai tarif yang ditetapkan pemerintah. Selain itu hal ini juga dilakukan untuk mencapai pelayanan yang berorientasi pada publik. Pada tanggal 4 November lalu kantor Imigrasi Karawang juga telah meresmikan layanan e-government terbaru yaitu peresmian Aplikasi Immobook dan APOA. Immobook yaitu kumpulan peraturan keimigrasian yang dihimpun 4
5 dalam suatu aplikasi yang dapat di download pada playstore. Berbeda Immobok, APOA merupakan Aplikasi Pelaporan Orang Asing. Pada dasarnya e-government sendiri telah berjalan sejak 7 tahun yang lalu dimana teknologi informasi atau internet memungkinkan seluruh proses atau prosedur yang ada di pemerintah dapat dilalui dengan lebih cepat asalkan dengan penggunaan yang tepat. Penerapan sistem ini tidak selalu dinilai efektif, beberapa kelemahan yang dimiliki oleh sistem ini seperti yang banyak di ungkapkan masyarakat dari hasil wawancara di bulan November 2012 bahwa, koneksi internet yang tidak stabil, sehingga sistem pendaftaran online harus dilakukan dalam keadaan yang tenang dan sedang tidak dikejar waktu, selanjutnya belum ada antisipasi akan gangguan sistem, sehingga semua sistem bergantung pada koneksi internet. Saat terjadi gangguan pada internet akan menghambat kinerja pelayanan sehingga pelanggan harus menunggu sampai koneksi internet membaik. Adapula keluhan publik akan kurangnya publikasi mengenai pendaftaran online, sehingga menimbulkan keraguan saat melakukan pembayaran dan mereka menunda-nunda pembayaran beberapa melakukan pendaftaran ulang melalui sistem manual. Dalam pengoptimalisasian pengembangan e-government terdapat beberapa hal yang harus dipenuhi sebagai acuan pelayanan e-government yang berkualitas. e-government quality merupakan sejauh mana sebuah situs web e- Government dapat memfasilitasi dalam memberikan layanan yang kompeten pada efisiensi e-service untuk membantu masyarakat. Berikut merupakan dimensi tersebut, Ease of Use (kemudahan penggunaan), Trust (kepercayaan), Functionality of the Interaction Environment (fungsional dari interaksi lingkungan), Reability (keandalan), Content and Appearance of Information (isi dan tampilan informasi), dan Citizen Support (pendukung). Ketepatan suatu komputer bekerja tergantung pada ketepatan manusia dalam memberi umpan informasi (Sedarmayanti, 2012: 66). Maka pengguna 5
6 pelayanan publik yang bersifat mobile atau cyber dituntut untuk menjadi smart user sehingga tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang merugikan pihak pemohon ataupun pihak Instansi. Hal ini dapat dilakukan dengan penggalian informasi sebelum mengambil langkah yang salah dalam pengajuan paspor secara online dengan memanfaatkan fasilitas Kantor Imigrasi dalam pengembangan e- Government tersebut. Sistem yang berbasis online service merupakan sistem yang melibatkan otomatisasi sesuai regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Kesalahan-kesalahan yang disebabkan oleh kecerebohan pengguna akan ditanggung oleh pengguna tersebut. Pada pelaksanaan pengembangan e-government, informasi, komunikasi, dan transaksi antara masyarakat dan instansi dilakukan melalui akses internet dan perangkat mobile service. Sehingga ada beberapa manfaat yang dihasilkan, pelayanan pada masyarakat menjadi sangat cepat, pelayanan dan informasi dapat disediakan 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, bahkan mobile dimanapun tanpa harus secara fisik datang ke kantor. Akselerasi kecepatan pelayanan berarti juga merupakan penghematan dalam waktu, energi maupun sumber daya. Semua fasilitas pelayanan dari Kantor Imigrasi Karawang dalam mendukung pengembangan e-government dilakukan untuk mencapai Kualitas pelayanan yang mengacu pada kepuasan publik. Pada dasarnya kualitas pelayanan memiliki sepuluh dimensi tolok ukur yaitu Tangibles, reliability, responsiveness, competence, courtesy, credibility, security, access, communication and understanding the customer (Zethaml, 2012: 266). Dengan terpenuhinya tolok ukur kualitas akan mencapai kepuasan dibenak pemohon. Kepuasan pelanggan adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Maka dari itu pelayanan instansi harus dapat memenuhi harapan publik sehingga dapat menciptakan kepuasan publik. Pelanggan merasakan kecewa bila mendapatkan 6
7 kinerja dibawah standar, dan akan merasa puas apa bila mendapatkan kinerja sesuai harapan, dan sangat puas apabila mendapatkan kinerja melebihi harapan (Sedarmayanti, 2012: 280). Pada Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, pemerintah Indonesia mengeluarkan pedoman umum Indeks Kepuasan Masyarakat unit pelayanan instansi pemerintah yang didalamnya terdapat empat belas unsur. Aspek-aspek tersebut digunakan untuk mengukur sikap atau penilaian pemohon pada Kantor Imigrasi Karawang setelah mendapatkan pelayanan berbasis cyber dan mobile Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang penelitian yang telah dipaparkan tersebut, maka penulis merumuskan masalah penelitian yaitu : Seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan e-government terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Keimigrasian? 1.3. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang telah dipaparkan diatas, maka tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan e- Government terhadap Kepuasan Pengguna Jasa Keimigrasian Kegunaan Penelitian Adapun secara khusus manfaat yang diharapkan dapat diperoleh hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 7
8 Penelitian dibidang administrasi, khususnya administrasi Negara merupakan salah satu fungsi yang memegang peranan sangat penting dalam upaya untuk menyempurnakan pelaksanaan pemerintahan menuju good governance (kepemerintahan yang baik) (Sedarmayanti, 2012: 69). a. Aspek Teoritis : Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan literatur tambahan bagi peneliti lain yang ingin mengambil dan membahas permasalahan yang sama. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi perbandingan bagi peneliti lain untuk penelitian yang lebih luas serta mendalam. b. Aspek Praktis : Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pemikiran serta informasi dalam berinovasi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga inovasi-inovasi yang dilakukan kedepanya dapat lebih efektif dan efisien dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat Tahapan Penelitian Tahapan dan waktu penelitian menjadi proses yang dilakukan oleh peneliti. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode kuantitatif. Adapun tahapan dan waktu penelitian yang penulis lakukan sebagai berikut: 8
9 Tabel 1.1 Tahapan Penelitian Bulan No Tahapan Sept 2015 Okt 2015 Nov 2015 Des 2015 Jan Feb Mar April Mei Juni 1. Mencari topik pembahasan 2. Mengumpulkan Informasi 3. Mencari Sumber informasi 4. Menyusun Proposal 5. Desk Evaluation 6. Penyebaran Kuesioner 7. Pengolahan Data 8. Analisis Data 9 Penyusunan Bab IV dan Kesimpulan 10 Sidang Skripsi Sumber: Hasil olahan peneliti 1.6 Waktu dan Lokasi Penelitian Dalam penelitian ini penulis akan melakukan penelitian di kota Karawang, tepatnya di di Kantor Imigrasi Kelas II Karawang jalan Jendral Ahmad Yani no.18 Karawang, Jawa Barat. Indonesia. Dengan unit analisis yang dituju adalah pemohon paspor pada Kantor Imigrasi Kelas II Karawang periode April. 9
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2015 LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Keterbukaan Informasi Publik merupakan
Komputer Dan Pemerintahan. Universitas Gunadarma Sistem Informasi 2013/2014
Komputer Dan Pemerintahan Universitas Gunadarma Sistem Informasi 2013/2014 TUJUAN: Memberi kemudahan dan kesederhanaan prosedur, sehingga penerapannya memerlukan perubahan struktur organisasi pemerintahan
LAPORAN KEGIATAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BALAI BESAR BAHAN DAN BARANG TEKNIK
LAPORAN KEGIATAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BALAI BESAR BAHAN DAN BARANG TEKNIK 1. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Untuk melaksanakan amanat Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK (LAPORAN DAN EVALUASI) PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2013 KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi yang pesat membawa perubahan dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang pesat membawa perubahan dalam kegiatan manusia. Dewasa ini hampir semua sendi kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari pemanfaatan teknologi
BAB I PENDAHULUAN. Visa Global Travel Intentions Study 2015 menyatakan, masyarakat Indonesia
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Perkembangan zaman yang ditandai dengan semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi serta transportasi semakin memudahkan orang untuk melakukan perjalanan
BAB I PENDAHULUAN. Penerapan jaringan informasi berbasis teknologi. pemerintah pusat dan daerah secara terpadu telah menjadi prasyarat yang penting
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penerapan jaringan informasi berbasis teknologi internet di lingkungan pemerintah pusat dan daerah secara terpadu telah menjadi prasyarat yang penting untuk
LAPORAN KEGIATAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BALAI BESAR BAHAN DAN BARANG TEKNIK
LAPORAN KEGIATAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BALAI BESAR BAHAN DAN BARANG TEKNIK 1. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Untuk melaksanakan amanat Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan
1 PENDAHULUAN Latar Belakang
1 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merupakan salah satu instansi pemerintah yang mempunyai peranan penting dalam memberikan pelayanan publik terkait dengan penanaman
LAPORAN TAHUNAN PENYELENGGARAAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2015
LAPORAN TAHUNAN PENYELENGGARAAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2015 BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIAN (BBPP) BINUANG BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
LAPORAN KINERJA TAHUN Pusat Data dan Teknologi Informasi
LAPORAN KINERJA TAHUN 2016 Pusat Data dan Teknologi Informasi KATA PENGANTAR Alhamdulillah, Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena rahmat dan hidayah-nya sehingga kami dapat menyelesaikan
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN J A K A R T A
LAPORAN PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) TAHUN PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN J A K A R T A 1 LAPORAN PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) TAHUN I. Pendahuluan Pusdiklat BATAN adalah
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
KOMINFO LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2011 KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI 2012 1 I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik UU
II. TINJAUAN PUSTAKA. Untuk mengetahui kuliatas pelayanan publik pembuatan Kartu Tanda Penduduk
II. TINJAUAN PUSTAKA Untuk mengetahui kuliatas pelayanan publik pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pesawaran, penulis akan mendefinisikan beberapa
BAB I PENDAHULUAN. faktor penting, salah satunya adalah kepuasan pelanggan yang merupakan isu
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kebutuhan pelanggan pada kondisi pasar yang kompetitif merupakan faktor penting, salah satunya adalah kepuasan pelanggan yang merupakan isu utama dari bisnis pada
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi memberikan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi memberikan dampak yang besar bagi masyarakat modern di abad ke-21. Masyarakat modern dituntut untuk
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN PORTAL DAN SITUS WEB BADAN PEMERINTAHAN
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN PORTAL DAN SITUS WEB BADAN PEMERINTAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN
PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG
PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KABUPATEN SRAGEN B U P A T I S R A G E N Menimbang Mengingat :
LAPORAN PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK
LAPORAN PENGELOLAAN INFORMASI PUBLIK BALAI PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI DAN PENYEGAR BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN 2016 1. Gambaran Umum Pelaksanaan Pengelolaan dan Pelayanan
PEMERINTAH KABUPATEN CILACAP
PEMERINTAH KABUPATEN CILACAP PERATURAN DAERAH KABUPATEN CILACAP NOMOR 16 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KABUPATEN CILACAP DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CILACAP,
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) KOTA BLITAR TAHUN 2012
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) KOTA BLITAR TAHUN 2012 DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN PARIWISATA DAERAH KOTA BLITAR 2012 LAPORAN TAHUNAN PELAYANAN
BAB I PENDAHULUAN. membuat isu-isu semacam demokratisasi, transparansi, civil society, good
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Era globalisasi yang datang lebih cepat dari yang diperkirakan telah membuat isu-isu semacam demokratisasi, transparansi, civil society, good corporate governance,
MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 17/PRT/M/2016 TENTANG PENYELENGGARAAN TEKNOLOGI INFORMASI
I. PENDAHULUAN. Penyelenggaraan pemerintahan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 32. berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Penyelenggaraan pemerintahan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, yang menjadi
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI ( PPID ) TAHUN 2013
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI ( PPID ) TAHUN 2013 BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PROVISNI JAWA TIMUR JL. BALONGSARI TAMA TANDES TELP. 7412278 FAX.
LAPORAN AKHIR PENELITIAN DOSEN MUDA
LAPORAN AKHIR PENELITIAN DOSEN MUDA PENGUKURAN TINGKAT PENERIMAAN TEKNOLOGI PADA LAYANAN INFORMASI PEMERINTAH BERBASIS WEB MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Tahun Ke-1 dari Rencana 1 Tahun OLEH Nurul
PENDAHULUAN. kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya Pemerintah
PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pelayanan publik oleh Aparatur Pemerintah masih banyak dijumpai kekurangan-kekurangan sehingga belum dapat memenuhi harapan masyarakat. Hal ini ditandai dengan masih adanya
BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini, masyarakat kita telah memasuki era masyarakat informasi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, masyarakat kita telah memasuki era masyarakat informasi. Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan sebuah masyarakat yang membuat kemungkinan terbaik
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
PPID BKP Prov. Jateng LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI P P I D PEMBANTU BADAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016 I. KEBIJAKAN PELAYANAN
INDIKATOR KINERJA UTAMA
INDIKATOR KINERJA UTAMA DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK KOTA BLITAR DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK KOTA BLITAR Jl. DR Moh. Hatta 05 Kota Blitar telp/faks : 0342-807805 situs web
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dan pertumbuhan teknologi berkembang sangat pesat, termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi dan informasi. Setiap saat dikembangkan perangkat perangkat
Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang
Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Perkembangan yang terjadi dalam bidang ICT (Information and Communication Technology) telah membawa dampak yang cukup signifikan pada kehidupan manusia. Terjadi perubahan
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN E-GOVERNMENT KANTOR IMIGRASI KELAS II KARAWANG TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JASA KEIMIGRASIAN MELALUI INTERNET
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN E-GOVERNMENT KANTOR IMIGRASI KELAS II KARAWANG TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JASA KEIMIGRASIAN MELALUI INTERNET THE EFFECT OF E-GOVERNMENT SERVICE QUALITY IMMIGRATION OFFICE CLASS
BAB I PENDAHULUAN. satunya adalah perkembangan teknologi internet yang mengalami kenaikkan yang. Gambar 1.1 Jumlah Pengguna Internet di Dunia (2015)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi menyebabkan dampak terhadap berbagai hal, salah satunya adalah perkembangan teknologi internet yang mengalami kenaikkan yang signifikan. Sumber:
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN PUBLIK (LAPORAN DAN EVALUASI) PEJABAT PENGELOLA DAN DOKUMENTASI (PPID)Utama TAHUN 2016 DINAS KOMUNIKASI DAN DIY PEJABAT PENGELOLA DAN DOKUMENTASI Anggaran 2017 I. Kebijakan Pelayanan
PELAYANAN PRIMA DITJEN PPI
PELAYANAN PRIMA DITJEN PPI 1. PELIMPAHAN KEWENANGAN 2. CALL CENTER 159 3. PELAYANAN TERPADU SATU PINTU (PTSP) 4. E - LICENSING Kunci Peningkatan Pelayanan Publik INOVASI ASN Kunci Peningkatan Pelayanan
TENTANG PENETAPAN STANDAR PELAYANAN PENERBITAN IZIN TINGGAL TERBATAS KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA SELATAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH DKI JAKARTA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA SELATAN KEPUTUSAN KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA SELATAN NOMOR:
BAB I PENDAHULUAN. produk atau harapan-harapannya. Kotler (1997: 36). Meningkatnya derajat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Adanya kualitas yang tinggi diharapkan akan mendapat tingkat kepuasan pelanggan. Kepuasan merupakan perasaan senang atau kecewa seseorang berasal dari perbandingan antara
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
KOMINFO LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2012 KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI 2013 I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik UU
BAB I PENDAHULUAN. Sistem pemungutan pajak dengan metode self assessment yang telah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem pemungutan pajak dengan metode self assessment yang telah berjalan selama lebih dari tiga dekade ini telah berhasil menggerakkan tanggung jawab dari wajib pajak.
PERATURAN BUPATI PURWAKARTA NOMOR : 60 TAHUN 2013 TENTANG
PERATURAN BUPATI PURWAKARTA NOMOR : 60 TAHUN 2013 TENTANG PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KABUPATEN PURWAKARTA B U P A T I P U R W A K A R T A, Menimbang
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
PPID BKP Prov. Jateng LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI P P I D PEMBANTU BADAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 I. KEBIJAKAN PELAYANAN
No Upaya untuk menyelenggarakan Standardisasi Industri melalui perencanaan, penerapan, pemberlakuan, pembinaan dan pengawasan Standar Nasional
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA R.I No.6016 EKONOMI. Pembangunan. Perindustrian. Sarana. Prasarana. (Penjelasan atas Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 9) PENJELASAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH
LOGO PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH RSUD
LOGO PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH RSUD Prof Dr MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Jl. Dr. Gumbreg no.01 Purwokerto Telp. 0281 632708 Fax. 0281 631015 E-mail : [email protected] 1 Gambaran Umum Kebijakan
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam perkembangan teknologi yang semakin maju ini, dunia Internet juga berkembang dengan cepat. Dari fungsi mula-mula Internet sebagai sarana mencari dan
BERITA DAERAH KOTA BEKASI
BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 5 2012 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 05 TAHUN 2012 TENTANG PELAYANAN INFORMASI MELALUI SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) CENTER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
2012, No BAB I PENDAHULUAN
2012, No.750 4 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN KINERJA UNIT PELAYANAN PUBLIK BAB I PENDAHULUAN
Keywords : kualitas sistem, kualitas pelayanan, kualitas informasi, kepuasan pengguna, niatan menggunakan kembali, e-government, Indonesia.
INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang menentukan kesuksesan layanan website e-government melalui persepsi masyarakat terhadap kepuasan pengguna dan niatan untuk menggunakan
BAB I PENDAHULUAN. menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat. publik yang perlu dikembangkan permerintah, agar masyarakat dapat
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Tugas Pemerintah pada hakikatnya adalah melayani masyarakat serta menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN LAYANAN (STUDI KASUS DI PT. BANK OCBC NISP CABANG PEMUDA SURABAYA)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN LAYANAN (STUDI KASUS DI PT. BANK OCBC NISP CABANG PEMUDA SURABAYA) Oleh: Nito Prabowo A. Dosen Pembimbing: Drs. Haryono, MSIE. LATAR BELAKANG Persaingan
BAB I PENDAHULUAN. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada. terhadap penentuan status pribadi dan status hukum setiap peristiwa
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada hakikatnya berkewajiban untuk memberikan
BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan teknologi informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kemajuan teknologi informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas, membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi
BAB 2 KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS
BAB 2 KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA BERPIKIR, DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Internet Menurut (Turban & Rainer, 2009, p. 402), internet adalah jaringan global (wide-area network) yang menghubungkan
KATA PENGANTAR. Standar Pelayanan Umum ini dibuat sebagai salahsatu persyaratan pelayanan publi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata ala, karena berkat rahmat-nya kami bisa menyelesaikan STANDAR PELAYANAN UMUM OPERASIONAL SISTEM INFORMASI PENYEBARLUASAN MATERI
PENGELOLAAN PENGADUAN RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM REPUBLIK INDONESIA PENGELOLAAN PENGADUAN DILINGKUNGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM Harmoni dalam Gerak dan Langkah RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM Profesional Akuntabel
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.346, 2010 KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI. E-GOVERNMENT. Pelaksanaan.
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.346, 2010 KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI. E-GOVERNMENT. Pelaksanaan. PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.10/MEN/VII/2010
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman ini perkembangan teknologi dengan penggunaan internet sudah tidak asing lagi terhadap masyarakat untuk kepentingan yang berbeda seperti, kebutuhan dalam
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2016
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2016 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Tahun 2016 LAYANAN INFORMASI PUBLIK TAHUN
BAB I PENDAHULUAN LAPORAN SURVEI KEPUASAN PELANGGAN BALAI BESAR TMC
BAB I PENDAHULUAN.. Latar Belakang Peran ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim menjadi sangat dibutuhkan dalam upaya mengurangi resiko bencana seperti banjir,
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN 3.1 Sejarah dari KEMKOMINFO Sejarah berdirinya Departemen Komunikasi dan Informatika RI ( DEPKOMINFO RI ) sebagai departemen baru, berdasarkan Peraturan Presiden
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi dewasa ini berpengaruh pada transformasi pelayanan masyarakat di pemerintahan. Pelayanan informasi dari pemerintah untuk masyarakat juga
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK TAHUN 2012
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK TAHUN 2012 PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA Jl. Surapati No 1 Kec. Jembrana Kab. Jembrana Prov. Bali Telp. (0365)
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.10/MEN/VII/2010 TENTANG E-GOVERNMENT DI KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN PORTAL DAN SITUS WEB BADAN PEMERINTAHAN
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN PORTAL DAN SITUS WEB BADAN PEMERINTAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN
I. Gambaran Umum Kebijakan Pelayanan Informasi Publik
I. Gambaran Umum Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Keterbukaan Informasi Publik merupakan jaminan hukum bagi setiap orang untuk memperoleh informasi sebagai salah satu hak asasi manusia, sebagaimana
Laporan Rapat Tinjauan Manajemen 20 Juni 2012
Tempat Peserta : Ruang Sidang Lt. II : Tinjauan manajemen merupakan komponen penting untuk menjamin diterapkannya sistem manajemen mutu demi tercapainya peningkatan yang berkelanjutan. memiliki komitmen
P5 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang. A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta
P5 Pemanfaatan Komputer Di Berbagai Bidang A. Sidiq P. Universitas Mercu Buana Yogyakarta Menurut pandangan anda, bidang-bidang apa saja yang sudah menerapkan penggunaan komputer? 2 Dari bidang-bidang
BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini kemajuan dan perkembangan melanda segala aspek. industri jasa, kualitas pelayanan harus dikelola dengan baik.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dewasa ini kemajuan dan perkembangan melanda segala aspek kehidupan. Persaingan bisnis diantara perusahaan semakin ketat baik di pasar domestik maupun internasional.
LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID)
2017 LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PRODUK HEWAN Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pemasaran Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsep, pemberian harga, promosi, dan pendistribusian ide, barang, dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK
LAPORAN TAHUNAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) TAHUN 2014 BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL 2015 I. Pendahuluan Dalam Undang-Undang Dasar Negara
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. sudah melaksanakan pelayanan secara efektif, yaitu kualitas pelayanan yang
110 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan 1. Kesimpulan Umum Berdasarkan analisis dan hasil pembahasan, dapat diambil kesimpulan umum yaitu secara garis besar, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Meningkatnya taraf hidup masyarakat, menyebabkan terjadinya peningkatan
19 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Peningkatan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Meningkatnya taraf hidup masyarakat, menyebabkan terjadinya peningkatan tuntutan masyarakat akan kualitas
BAB 1 PENDAHULUAN. informasi dalam volume yang besar secara cepat dan akurat. Fakta telah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya yang luas, membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan, dan pendayagunaan informasi dalam volume
Non Financial Measures
Non Financial Measures Modul ke: Keluaran Organisasi, Proses Internal, Kemampuan Sumber Daya Dr. Zulfa Fitri Ikatrinasari, MT Fakultas Pascasarjana Program Studi Magister Teknik Industri www.mercubuana.ac.id
I. PENDAHULUAN. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan dan pendayagunaan informasi
I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik
1 I. Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Keterbukaan Informasi Publik merupakan jaminan hukum bagi setiap orang untuk memperoleh informasi sebagai salah satu hak asasi manusia, sebagaimana diatur dalam
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH DKI JAKARTA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA SELATAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA KANTOR WILAYAH DKI JAKARTA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA SELATAN KEPUTUSAN KEPALA KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS JAKARTA SELATAN NOMOR:
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Teknologi informasi (TI) yang terus berkembang memberi berbagai kemudahan bagi banyak dunia bisnis dalam meningkatkan efisiensi. Manfaatnya yang besar khususnya
I. PENDAHULUAN. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang ditandai dengan
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang ditandai dengan kemajuan di bidang teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah begitu pesat. Suatu bangsa
LAPORAN PENERAPAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK BALAI VETERINER BANJARBARU
LAPORAN PENERAPAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK BALAI VETERINER BANJARBARU KEMENTERIAN PERTANIAN DITJEN PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN BALAI VETERINER BANJARBARU 2014 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pelayanan
BAB 1 PENDAHULUAN. pelayanan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pelayanan Publik adalah suatu kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan
PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2012
PERATURAN MENTERI NOMOR 38 TAHUN 212 TENTANG PEDOMAN PENILAIAN KINERJA UNIT PELAYANAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pembinaan aparatur negara yang
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah perpustakaan yang terdapat pada
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi, maupun lembaga yang berhubungan dengan perguruan tinggi, yang mempunyai
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Berkembangnya era modern saat ini khususnya di bidang era komunikasi memberikan dampak yang cukup signifikan dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang perekonomian.
BAB I PENDAHULUAN. citra yang kurang baik terhadap pihak pemerintah. Mengingat fungsi utama
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pelayanan publik oleh pihak pemerintah saat ini masih banyak ditemukan kelemahan sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan masyarakat. Hal ini dilihat
