BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
|
|
|
- Liana Lesmana
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan sebelumnya maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Karakteristik produk mempengaruhi persepsi harga. Hubungan yang terjadi antara karakteristik produk dengan persepsi harga adalah positif. Hasil ini sesuai dengan hipotesis awal dalam penelitian ini. Sebuah mobil yang memiliki beragam fitur, mesin yang canggih dan memiliki kualitas yang tinggi pasti berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan. Semakin banyak sebuah mobil memiliki fitur, baik itu fitur keselamatan, kenyamanan, dan hiburan tentu harganya pun akan semakin mahal. Begitu pula sebaliknya, apabila mobil tersebut minim fitur dan kualitas yang kurang tentu harganya pun akan lebih murah. 2. Demikian juga halnya hubungan antara karakteristik produk dengan kesadaran merek. Karakteristik produk memiliki hubungan yang signifikan terhadap kesadaran merek. Hubungan yang ditunjukkan adalah positif dan sesuai dengan hipotesis awal dalam penelitian ini. Karakteristik sebuah mobil dapat menciptakan nilai sehingga konsumen akan mengenali merek dari mobil tersebut dan secara langsung akan berpengaruh terhadap minat pembelian dan loyalitas terhadap merek itu. 70
2 71 3. Kesadaran merek secara signifikan mempengaruhi minat pembelian. Hubungan yang ditunjukkan dalam penelitian adalah hubungan positif dan sesuai dengan hipotesis awal pada penelitian ini. Dikarenakan adanya keterikatan emosional, pengalaman yang memuaskan atas mobil yang digunakan, rasa kepercayaan yang besar kepada suatu merek, latar belakang historis dan faktor-faktor lain yang menyebabkan konsumen memiliki minat beli yang besar terhadap suatu produk. 4. Persepsi harga ternyata memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap minat pembelian. Hubungan yang ditunjukkan adalah hubungan negatif. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis awal dalam penelitian ini. Hal ini bisa terjadi karena konsumen tidak memandang harga sebagai faktor terpenting dalam keputusannya membeli Nissan Livina, karena konsumen membeli Nissan Livina sesuai dengan kebutuhannya saja. 5. Karakteristik produk dengan minat pembelian menunjukkan hubungan yang positif. Karakteristik produk memiliki hubungan yang signifikan dan mempengaruhi minat pembelian. Hubungan yang ditunjukkan pada penelitian ini adalah positif dan sesuai dengan hipotesis awal. Dengan merasakan karakteristik mobil tersebut, konsumen akan mengetahui keinginan dan kebutuhan seperti apa yang diinginkan dari sebuah mobil sehingga akan sampai pada satu keputusan pembelian.
3 Saran Implikasi Manajerial Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dan pembahasan dari hasil penelitian tersebut, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman dalam menganalisis pengaruh karakteristik produk, persepsi harga dan kesadaran merek terhadap minta pembelian konsumen yang juga merupakan implikasi manajerial yang penting untuk diperhatikan oleh pihak perusahaan. Salah satu faktor terpenting dalam menumbuhkan minat pembelian konsumen adalah karakteristik produk. Karakteristik produk pasti dimiliki pada sebuah mobil dan tiap mobil dari jenis maupun merek yang berbeda memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Karakteristik produk pada mobil misalnya, desain eksterior, desain interior, jenis dan kapasitas mesin, rasa berkendara, fitur dan kelengkapan, dan lain sebagainya. Karakteristik produk harus dijadikan faktor terpenting bagi perusahaan otomotif, perusahaan harus tetap melakukan pengembangan yang berkesinambungan agar memberikan persepsi nilai yang lebih tinggi di benak konsumen, dengan kata lain perusahaan harus mampu memasarkan produk yang sesuai dengan persepsi dan kebutuhan konsumen. Persaingan bisnis di industri otomotif juga semakin ketat bisa dilihat dari banyaknya berbagai pilihan jenis mobil yang ditawarkan, konsumen dihadapkan pada berbagai pilihan produk yang sesuai dan cocok dengan kebutuhan ataupun haya hidup yang sedang berkembang. Para produsen otomotif pun terus melakukan pengembangan dan inovasi-inovasi baru untuk menyesuaikan apa yang menjadi
4 73 keinginan dan kebutuhan konsumen. Saat ini jenis mobil yang menjadi pilihan banyak konsumen adalah mobil yang mampu menampung banyak penumpang, jenis mobil ini disebut low multi purpose vehicle (MPV). Jenis mobil inilah yang saat ini paling banyak dilihat di jalan-jalan di Indonesia, contohnya Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki APV, dan lain-lain. Nissan Livina juga masuk ke dalam jenis mobil ini dengan Nissan Grand Livina 1.5 XV. Dari segi fitur-fiturnya, Grand Livina 1.5 XV setara dengan kompetitornya yang lain walaupun belum dilengkapi dengan sistem keamanan seperti airbags dan rem ABS (Antilock Braking System) dan EBD (Electronic Brake Distribution). Pada akhir tahun 2009 Grand Livina 1.5 XV mengalami penambahan fitur yaitu, back sonar, side body moulding, dan electric door mirror. Penambahan itu dilakukan berdasarkan dari kebutuhan konsumen akan fitur-fitur tersebut. Tetapi penambahan fitur itu masih belum cukup untuk menambah value, karena kompetitornya Toyota Avanza S 1.5 memiliki fitur yang lebih lengkap dengan adanya rem ber-abs. Penambahan fitur yang harus dilakukan adalah dengan menambahkan fiturfitur yang memeperhatikan sistem keamanan dan kenyamanan. Sistem keamanan yang sudah menjadi standar mobil saat ini adalah airbags dan rem dengan sistem ABS dan EBD, dan sistem itulah yang seharusnya disematkan pada Nissan Grand Livina 1.5 XV, Grand Livina 1.8 XV, Livina XR dan Livina X-Gear agar meningkatkan value yang lebih baik lagi di mata konsumen. Faktor persepsi harga juga merupakan faktor kunci yang harus diperhatikan. Semakin banyaknya variasi dan jenis kendaraan, konsumen memiliki banyak pilihan dan juga dihadapkan dengan harga yang bervariatif. Tentunya konsumen mampu
5 74 menilai apakah suatu mobil memiliki harga yang sesuai dan masuk akal dengan apa yang didapatkan, dan konsumen akan menyesuaikan dengan kemampuan masingmasing ketika minat pembelian itu muncul. Perusahaan harus mampu menciptakan produk yang memiliki value for money yang tinggi apabila produk mereka ingin diterima oleh pasar. Sebuah mobil dikatakan memiliki value for money yang tinggi apabila memiliki berbagai macam fitur yang tepat dan berguna dan melebihi dari apa yang dimiliki kompetitornya tetapi memiliki harga yang tetap bersaing. Sehingga ada nilai tambah dari mobil tersebut yang dapat dirasakan oleh konsumen. Kesadaran akan merek menandakan keberadaan dan pengakuan pada suatu merek atau perusahaan. Dalam membangun kesadaran merek yang kuat kepada konsumen maupun calon konsumennya, perusahaan harus mampu meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan, meningkatkan pelayanan dan kualitas jasa, dan lainlain. Faktor kesadaran akan merek akan sangat berpengaruh dalam keputusan pembelian apabila konsumen dihadapkan pada pilihan beberapa merek. Agar merek Nissan dapat lebih dikenal dan dipercayai oleh konsumen dan calon konsumen. Pihak perusahaan harus terus memperluas jaringannya di Indonesia, baik itu jaringan distribusi penjualan maupun jaringan bengkel resmi. Kualitas pelayanannya pun harus terus ditingkatkan dalam hal pelayanan penjualan dan pelayanan purna jual secara merata diseluruh dealer resmi Nissan.
6 Implikasi Teoritis Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh karakteristik produk, persepsi harga dan kesadaran merek dalam membangun minat pembelian. Dalam model penelitian yang dibuat terdapat lima hipotesis yang harus dianalisa, yaitu hubungan antara karakteristik produk terhadap persepsi harga, hubungan antara karakteristik produk terhadap kesadaran merek, hubungan kesadaran merek terhadap minta pembelian, hubungan persepsi harga terhadap minta pembelian, dan hubungan karakteristik produk terhadap minat pembelian. Setelah melakukan pengolahan data dengan metode Structural Equation Modeling (SEM), hasil yang didapat dari penelitian ini adalah terhadap hubungan yang signifikan antara karakteristik produk terhadap persepsi harga, karakteristik produk terhadap kesadaran merek, kesadaran merek terhadap minat pembelian, dan karakteristik produk terhadap minat pembelian. Sedangkan hubungan antara persepsi harga terhadap minat pembelian adalah tidak signifikan. Penelitian yang dilakukan oleh Mowen dan Minor (2002) menjelaskan bahwa pengaruh yang paling kuat dalam sebuah pembelian adalah keluarga. Produk yang kebanyakan dibeli merupakan produk yang dapat memberikan nilai dan manfaat untuk kebutuhan sebuah keluarga. Hal ini memperjelas dalam penelitian ini bahwa konsumen membeli Nissan Livina karena karakteristik yang dimiliki sangat sesuai dengan kebutuhan konsumen akan sebuah mobil keluarga. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ditemukan bahwa konsumen di Jakarta sangat mengutamakan karakteristik produk dalam menentukan pembelian produk
7 76 Nissan Livina. Konsumen yang tidak mempertimbangkan harga sebagai faktor yang mempengaruhi minat pembelian dipersepsikan lebih mengutamakan faktor karakteristik produk yang dapat mempengaruhi minat pembelian. Penelitian yang dilakukan oleh Espey & Nair (2005), variasi harga pada mobil-mobil baru dapat dijelaskan melalui perbedaan pada karakteristik produk seperti tenaga mesin, kapasitas mesin, kecepatan, dan fitur-fitur keselamatan. Tetapi ketika produk yang dirasakan dapat memberi rasa puas dan mampu memenuhi segala kebutuhannya maka produk tersebut memiliki value dibandingkan produk lainnya Keterbatasan Penelitian dan Agenda Penelitian Selanjutnya Karena penelitian ini hanya terbatas pada produk Nissan Livina, maka untuk memperoleh gambaran yang lebih luas tentang pengaruh karakteristik produk, persepsi harga dan kesadaran merek terhadap minat pembelian, disarankan penelitian yang akan datang dilakukan terhadap produk pesaingnya seperti Toyota Avanza, Toyota Kijang Innova, Suzuki APV, Honda Freed, Proton Exora, dan sebagainya. Lebih baik juga jika dalam penelitian yang akan datang meneliti dari jenis mobil dan merek yang berbeda seperti jenis mobil sedan, SUV, city car, dan lain-lain agar menjadi suatu perbandingan dari masing-masing jenis mobil dan merek tersebut dalam hal karakteristik produk, persepsi harga dan kesadaran merek dihubungkan dengan minat pembelian konsumen.
8 77 Konteks variabel minat pembelian keputusan dalam penelitian ini hanya mengambil beberapa faktor yaitu karakteristik produk, persepsi harga dan kesadaran merek yang dijadikan variabel penelitian. Sedangkan masih banyak lagi faktor-faktor lain selain ketiga variabel tersebut yang bisa dijadikan variabel penentu minat pembelian konsumen. Oleh karena itu penelitian selanjutnya diharapkan bisa menambahkan variabel-variabel lain sebagai bahan penelitian lanjutan. Penelitian ini juga hanya terbatas pada responden yang berada di Jakarta. Disarankan dilakukan penelitian yang sama namun di daerah yang berbeda, karena tiap daerah memiliki karakteristik responden yang berbeda-beda baik itu dari segi geografis, demografis tapi juga memiliki gaya hidup yang berbeda pula. Dari beberapa keterbatasan yang telah dikemukakan, penelitian ini juga memiliki keterbatasan dalam hal pengembangan variabel penelitian, dimana penelitian ini hanya sampai pada variabel minat pembelian konsumen. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya bisa dikembangkan sampai pada tahap evaluasi pasca pembelian, intensitas pembelian hingga loyalitas pelanggan.
BAB 1 PENDAHULUAN. Berbagai jenis dan merek mobil yang membanjiri Indonesia salah satunya
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Berbagai jenis dan merek mobil yang membanjiri Indonesia salah satunya mobil jenis Multi Purpose Vecicle atau yang biasa disebut MPV. Mobil jenis MPV ini yang paling
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. 1. Karakteristik produk yang miliki oleh Toyota Avanza sangat mempengaruhi
76 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Penelitian Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan sebelumnya maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Karakteristik produk yang miliki
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Persaingan usaha di Indonesia saat ini sangat berkembang pesat. Hal ini
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Persaingan usaha di Indonesia saat ini sangat berkembang pesat. Hal ini menuntut perusahaan untuk dapat menciptakan produk yang mampu bersaing dengan produk
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Perkembangan industri otomotif di Indonesia sudah sedemikian pesatnya
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan industri otomotif di Indonesia sudah sedemikian pesatnya dan membuat tingkat persaingannya semakin ketat, khususnya pada industri mobil. Para produsen
BAB I PENDAHULUAN. otomotif terutama mobil jenis MPV berlangsung dengan sangat ketat dan harga
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pengguna mobil jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) sangat sering dijumpai, sesuai dengan perkembangan teknologi di dunia otomotif dan perubahan gaya hidup masyarakat,
I. PENDAHULUAN. Merek merupakan asset tak berwujud yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.
1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Merek merupakan asset tak berwujud yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Merek perusahaan dapat membedakan produk barang atau jasa nya dengan produk lain
BAB I PENDAHULUAN. baik itu bidang kesehatan, teknologi, dan otomotif. Perkembangan tersebut dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Era globalisasi telah membawa perubahan yang sangat pesat diberbagai bidang, baik itu bidang kesehatan, teknologi, dan otomotif. Perkembangan tersebut dapat
BAB I PENDAHULUAN. jasa yang mereka hasilkan. Adapun faktor yang menjadi alasan suatu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam era globalisasi dunia usaha semakin berkembang pesat saat ini menyebabkan perusahaan harus menghadapi persaingan yang ketat. Hal ini ditandai dengan banyaknya
BAB I PENDAHULUAN. produk akan tumbuh dan berkembang. Agar perusahaan menang dalam
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Persaingan yang sangat ketat di dalam pasar dapat menjadikan suatu produk akan tumbuh dan berkembang. Agar perusahaan menang dalam suatu persaingan maka
BAB I PENDAHULUAN. Kualitas jasa sudah menjadi standar yang dapat dengan mudah dan cepat ditiru dan dimiliki oleh siapa
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Seiring dengan persaingan bisnis dan meningkatnya era perkembangan teknologi yang begitu cepat, dewasa ini bukan lagi perang kualitas jasa melainkan perang
: Agung Dwi Saputra NPM : Dosen Pembimbing : Dr. Elly Sapto Utomo, SE., MM
ANALISIS PENGARUH PRICE, PROMOTION, BRAND AWARENESS DAN PERCEIVED QUALITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN BRAND EQUITY STUDI KASUS PADA TOYOTA AVANZA DI KOTA BEKASI Nama : Agung Dwi Saputra NPM : 10212348
BAB I PENDAHULUAN. keputusan pembelian, dimana konsumen benar-benar membeli produk (Philips
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keputusan pembelian merupakan tahap dalam proses pengambilan keputusan pembelian, dimana konsumen benar-benar membeli produk (Philips Kotler dalam penelitian Ian
BAB I PENDAHULUAN. berkompetisi. Perkembangan industry yang begitu pesat, perdagangan bisa terjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Globalisasi telah memberikan perubahan terhadap cara perusahaan untuk berkompetisi. Perkembangan industry yang begitu pesat, perdagangan bisa terjadi lintas negara
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Gambar 1.1 Logo Toyota Toyota Motor Corporation (TMC) adalah sebuah pabrikan mobil yang berasal dari Jepang yang didirikan bulan September 1933. Saat
PENDAHULUAN. konsumen dalam keberadaannya dipengaruhi kepentingan masing-masing yang
1 I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Keterlibatan konsumen penting untuk pemilihan produk. Tingkat keterlibatan konsumen dalam keberadaannya dipengaruhi kepentingan masing-masing yang timbul dari kekuatan
BAB I PENDAHULUAN. Pemasaran merupakan strategi yang bersifat fundamental bagi setiap
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemasaran merupakan strategi yang bersifat fundamental bagi setiap perusahaan, diantaranya bertujuan untuk meningkatkan laba dan demi menaikkan nilai perusahaan. Setiap
BAB I PENDAHULUAN. Rp14, per US$1 pada tanggal (31 september 2015) sumber
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Semakin turun nya Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar yang mencapai Rp14,730.00 per US$1 pada tanggal (31 september 2015) sumber http://www.bi.go.id/id/moneter/informasi-kurs/referensi-jisdor/default.aspx.
BAB 1 PENDAHULUAN. kompetitif dalam menghadapi munculnya pesaing-pesaing lainnya yang. tapi tetap memenuhi permintaan konsumen.
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan industri di Indonesia telah mengalami kemajuan yang cepat dan pesat. Keadaan tersebut menjadikan kondisi persaingan bisnis semakin ketat. Hal ini
BAB I PENDAHULUAN. Bermotor Indonesia), pertumbuhan penjualan setiap merek sangat bervariasi. Toyota, untuk ritel,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Industri otomotif saat ini mengalami pertumbuhan penjualan yang cukup pesat. Berdasarkan data dari salah satu produsen anggota Gaikindo (Gabungan Industri
BAB I PENDAHULUAN. di setiap tahunnya. Pada tahun 2013, pertumbuhan di industri otomotif semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan.itu terbukti dengan munculnya produk otomotif baru di setiap tahunnya.
BAB I PENDAHULUAN. harus dilakukan secara cepat. Agar orang dapat melakukan pekerjaan secara cepat,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Saat ini, perkembangan jumlah penduduk yang cukup pesat serta beragamnya aktivitas kerja setiap orang memungkinkan segala aktivitas tersebut harus dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan jumlah penduduk di Indonesia saat ini terbilang cukup pesat. Perkembangan tersebut disertai dengan beragam aktivitas kerja manuasia di Indonesia yang kian
BAB I PENDAHULUAN. dunia. Penduduk yang sangat tinggi sangat berdampak pada perkembangan ekonomi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlepas dari perkembangan ekonomi dunia. Penduduk yang sangat tinggi sangat berdampak pada perkembangan ekonomi satu
BAB I PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini perubahan perekonomian dunia semakin berkembang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang ini perubahan perekonomian dunia semakin berkembang dengan adanya globalisasi yang berjalan sangat cepat, menyebabkan persaingan dunia bisnis
BAB I PENDAHULUAN. konsumen di pasar yang sudah ada. Dalam kondisi persaingan yang sangat ketat,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Persaingan dalam lingkungan bisnis saat ini semakin ketat, sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan untuk meningkatkan jumlah konsumen di pasar
BAB I PENDAHULUAN. perusahaan seringkali tidak sejalan dengan keadaan yang terjadi dilapangan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Tingginya keputusan pembelian konsumen terhadap produk yang ditawarkan perusahaan merupakan harapan dari setiap perusahaan, namun harapan perusahaan seringkali
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pasar mobil bekas di Indonesia dari tahun ke tahun terus menunjukkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pasar mobil bekas di Indonesia dari tahun ke tahun terus menunjukkan tren positif (meningkat). Pesatnya pertumbuhan sektor industri otomotif nasional dan melonjaknya
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di jaman yang semakin modern seperti saat ini dalam menjalankan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di jaman yang semakin modern seperti saat ini dalam menjalankan seluruh aktivitasnya, manusia semakin bergantung pada mesin, salah satunya yang paling jelas
persaingan di industri otomotif ini ditandai dengan bermunculannya varianvarian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan industri otomotif saat ini semakin pesat. Berbagai Perusahaan berlomba-lomba menawarkan produk unggulannya, sehingga konsumen dihadapkan pada berbagai
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan industri otomotif saat ini berlangsung pesat seiring
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan industri otomotif saat ini berlangsung pesat seiring kemajuan teknologi dan tingkat persaingan di antara kompetitor perusahaan otomotif dalam menciptakan
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ekonomi dewasa ini semakin mengarah pada persaingan ketat khususnya untuk
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan ekonomi dewasa ini semakin mengarah pada persaingan ketat khususnya untuk perusahaan sejenis. Mereka dituntut untuk memiliki suatu keunikan tersendiri
BAB 1 PENDAHULUAN. pasar yang akan mampu bertahan dan terus eksis di dunia bisnis masa kini.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi ini perkembangan teknologi semakin canggih maka semakin ketat pula persaingan usaha di Indonesia, sehingga menuntut perusahaan-perusahaan
BAB I PENDAHULUAN. Bab ini menjabarkan pendahuluan penelitian. Pendahuluan berisi latar
BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjabarkan pendahuluan penelitian. Pendahuluan berisi latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitan, tujuan penelitian, lingkup penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika
BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan. Perusahaan perlu memahami perilaku pembelian pelanggan agar
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pemahaman mengenai perilaku pelanggan merupakan tugas penting bagi perusahaan. Perusahaan perlu memahami perilaku pembelian pelanggan agar perusahaan dapat
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dewasa ini, persaingan dalam dunia bisnis antar perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, persaingan dalam dunia bisnis antar perusahaan semakin marak dengan semakin majunya perkembangan teknologi dan bertambahnya kompetitor dalam suatu bidang
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
84 BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengolahan data di Bab IV, maka penulis menyimpulkan bahwa : Faktor Harga tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, diukur dari
BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN
BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN 2.1 Karakteristik Produk (product characteristics) Menurut Kottler & Keller (2006), karakteristik produk adalah kondisi yang berbeda dari suatu produk dibandingkan para pesaingnya
BAB I. PENDAHULUAN. Seiring perkembangan negara Indonesia, laju pertumbuhan ekonomi yang
BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah. Seiring perkembangan negara Indonesia, laju pertumbuhan ekonomi yang signifikan tentu mempengaruhi pertumbuhan sektor bisnis lainnya. Pertumbuhan ekonomi
BAB I PENDAHULUAN. Tingkat persaingan dunia usaha pada era globalisasi sekarang ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Tingkat persaingan dunia usaha pada era globalisasi sekarang ini semakin ketat, dimana setiap perusahaan senantiasa selalu berusaha untuk meraih konsumen
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penjualan Toyota Avanza menjadi fenomena tersendiri bagi sejarah automotif nasional. Avanza tercatat sebagai paling sukses di industri otomotif Indonesia. Sejak lahir
BAB I PENDAHULUAN. persaingan industri otomotif semakin ketat. Terutama industri mobil di
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Saat ini, bagi masyarakat modern mobil sudah menjadi suatu kebutuhan. Mobil yang sebelumnya dianggap sebagai sebuah kebutuhan sekunder atau barang mewah sekarang
I. PENDAHULUAN. otomotif membagi pasar menjadi dua, yaitu: emerging market dan matured
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu pangsa terbesar otomotif dunia. Industri otomotif membagi pasar menjadi dua, yaitu: emerging market dan matured market. Emerging market
STIKOM SURABAYA BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Sejalan dengan semakin pesatnya pertumbuhan dan perubahan ekonomi serta
1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Sejalan dengan semakin pesatnya pertumbuhan dan perubahan ekonomi serta kegiatan bisnis membuat minat pasar di seluruh dunia berkeinginan untuk memasukan produk-produk
BAB I PENDAHULUAN. dituntut untuk lebih kreatif dan memiliki keunggulan kompetitif dibanding dengan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan dunia industri saat ini berjalan dengan begitu pesat sehingga menciptakan persaingan yang semakin ketat, para pelaku bisnis pun dituntut untuk
BAB I PENDAHULUAN. karakteristik konsumen (demografi, kepribadian, gaya hidup). Pengaruh yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perilaku pembelian seseorang dapat dikatakan sesuatu yang unik, karena preferensi dan sikap terhadap obyek setiap orang berbeda. Selain itu konsumen berasal dari beberapa
BAB I PENDAHULUAN. Keadaan perekonomian dunia saat ini termasuk juga Indonesia pada. berkembang pesat, tantangan dalam bidang industri semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Keadaan perekonomian dunia saat ini termasuk juga Indonesia pada umumnya berkembang pesat, tantangan dalam bidang industri semakin meningkat. Terlebih pada
BAB I PENDAHULUAN. sedang pada triwulan III-2012 sebesar 5,6% jika dibandingkan dengan periode. pertumbuhan industri kendaraan bermotor sebesar 29,7%.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Industri otomotif berkembang pesat di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan pertumbuhan industri manufaktur besar dan sedang pada
BAB I PENDAHULUAN. memiliki pelayanan purnajual yang bagus pula. Ketersediaan sparepart dan jasa
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Meningkatnya jumlah permintaan terhadap kendaraan roda empat dewasa ini merupakan tren yang positif bagi industri otomotif. Sebuah dealer kendaraan roda empat, dituntut
BAB 1. Pendahuluan. berjuang untuk menjadi pemenang dalam memasarkan produknya. Sejalan dengan
13 BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Pada saat seperti ini, kemajuan jaman dan adanya era globalisasi dunia usaha membuat persaingan semakin kompetitif sehingga setiap perusahaan berusaha berjuang untuk
BAB I PENDAHULUAN. sarana transportasi yang mampu mempersingkat jarak dan waktu, salah satu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan perkembangan sarana transportasi yang semakin mempermudah dan memperlancar transportasi darat.
BAB I PENDAHULUAN. dalam rangka mempertahankan atau merebut pangsa pasar yang telah ada.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan Ekonomi Indonesia dewasa ini semakin mengarah pada persaingan ketat khususnya untuk perusahaan perusahaan yang sejenis, mereka dituntut untuk
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. dilaksanakan mengenai pengaruh penetapan harga dan fitur produk terhadap
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti melalui analisis deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan regresi berganda yang dilaksanakan
BAB I PENDAHULUAN. Dampak dari modernisasi telah dirasakan hampir di segala aspek
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Dampak dari modernisasi telah dirasakan hampir di segala aspek kehidupan manusia. Tingginya tingkat mobilitas, baik manusia maupun barang, mutlak membutuhkan
BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam memasuki era globalisasi sekarang ini, persaingan bukanlah suatu hal yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam memasuki era globalisasi sekarang ini, persaingan bukanlah suatu hal yang asing lagi di dalam dunia bisnis, dimana pihak yang satu selalu berusaha memberikan
BAB I PENDAHULUAN. mobil sedan, hatchback, station wagon, dan sport. Mobil jenis Hatchback
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan alat transportasi terjadi di berbagai segi, baik dari segi teknologi, desain, variasi dan juga fitur-fitur yang disediakan. Dalam beberapa tahun terakhir
BAB 1 PENDAHUL UAN. Perkembangan dan peningkatan jasa pelayanan perusahaan otomotif dari tahun ke
BAB 1 PENDAHUL UAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan dan peningkatan jasa pelayanan perusahaan otomotif dari tahun ke tahun semakin berkembang. Persaingan antar perusahaan otomotif juga semakin ketat ini
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
digilib.uns.ac.id BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia bisnis otomotif yang semakin pesat pada saat ini menimbulkan persaingan yang ketat diantara para produsen mobil di Indonesia.
BAB I PENDAHULUAN. vital dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari manusia.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini kegiatan transportasi merupakan suatu kegiatan yang sangat vital dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Dibandingkan dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Dalam dunia pemasaran global, teknologi transportasi yang ada saat ini sudah sangat canggih. Beraneka ragam model, bentuk dan jenisnya diproduksi oleh perusahaan. Untuk
1. Penelitian yang dilakukan Agriani (2012) dengan judul Pengaruh Brand. analisis regresi linier berganda. Adapun variabel penelitian ini adalah
PENELITIAN TERDAHULU 1. Penelitian yang dilakukan Agriani (2012) dengan judul Pengaruh Brand Equity Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Toyota Pada PT. HADJI KALLA Cabang Urip Di Makassar. Penelitian ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Singkat PT. Nissan Motor Indonesia Visi dan Misi PT. Nissan Motor Indonesia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Singkat PT. Nissan Motor Indonesia Nissan Indonesia mencatat terbentuknya PT. Nissan Motor Indonesia (selanjutnya disingkat NMI) sebagai
BAB I PENDAHULUAN. Persaingan di dunia perdagangan terbilang sangat ketat. Apalagi dengan. konsumen di dalam perdagangan internasional.
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Persaingan di dunia perdagangan terbilang sangat ketat. Apalagi dengan adanya globalisasi yang menyebabkan munculnya perdagangan bebas yang membuat dunia
BAB 1 PENDAHULUAN. membuka lapangan kerja. Data Kementerian Perindustrian menunjukkan, sektor
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Industri otomotif berperan penting di dalam perekonomian nasional. Selain menyediakan angkutan orang dan barang untuk transportasi, industri otomotif juga
BAB I PENDAHULUAN. mempunyai kemampuan bersaing (competitive advantages). Strategi bisnis
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Aspek paling fundamental dari manajemen ilmiah adalah adanya pemisahan antara perencanaan dan pelaksanaan. Meskipun pembagian tugas telah menimbulkan peningkatan besar
BAB I PENDAHULUAN. berbagai dimensi, yang membedakan produk yang dimiliki dengan pesaing
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Keberadaan merek bukan hanya semata mata menunjukkan nama dari sebuah produk, namun lebih dari itu, merek menunjukkan nilai tambah dari produk dalam berbagai
2014 LAPORAN INDUSTRI STUDI KINERJA INDUSTRI MOBIL INDONESIA
2014 LAPORAN INDUSTRI STUDI KINERJA INDUSTRI MOBIL INDONESIA www.indoanalisis.co.id DAFTAR ISI I. KINERJA INDUSTRI MOBIL INDONESIA... 1.1. Pertumbuhan Produksi Mobil Indonesia... 1.2. Pertumbuhan Ekspor
BAB I PENDAHULUAN. berperilaku positif, seperti terjadinya kelekatan emosional terhadap produk dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kepuasan atau kesenangan yang tinggi akan menyebabkan konsumen berperilaku positif, seperti terjadinya kelekatan emosional terhadap produk dan preferensi rasional
AGUNG SUPONO ( ) Research
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PRODUK, HARGA JUAL KEMBALI, DAN EKUITAS MEREK TERHADAP INTENSITAS PEMBELIAN UNTUK MEMBENTUK LOYALITAS PELANGGAN (STUDI PADA TOYOTA AVANZA) Research AGUNG SUPONO (0940000446)
BAB I PENDAHULUAN. yang luas bagi perusahaan. Hal ini tentu menimbulkan persaingan bagi para pelaku
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Meningkatnya globalisasi ekonomi di dunia membuka kesempatan pasar yang luas bagi perusahaan. Hal ini tentu menimbulkan persaingan bagi para pelaku pasar agar
BAB I PENDAHULUAN. berkembangnya zaman maka jenis alat transportasi pun akan semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Alat transportasi merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh semua orang, karena dengan adanya alat transportasi maka jarak tempuh ataupun tingkat mobilitas
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Perkembangan ekonomi Indonesia dewasa ini semakin mengarah pada
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Perkembangan ekonomi Indonesia dewasa ini semakin mengarah pada persaingan ketat khusunya untuk perusahaan yang sejenisnya, mereka dituntut untuk memiliki
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 33/M- IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yang
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. bahwa kualitas produk, harga, dan promosi berpengaruh dan signifikan terhadap
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian secara empiris di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa kualitas produk, harga, dan promosi berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan
BAB 1 PENDAHULUAN. setiap perusahaan. Untuk dapat mengahadapi tingkat persaingan yang ketat, untuk
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam menghadapi era globalisasi dan lingkungan persaingan yang kompetitif, maka persaingan dalam dunia usaha merupakan titik perhatian bagi setiap perusahaan.
BAB I PENDAHULUAN. ketat khusunya untuk perusahaan yang sejenis. mereka dituntutuntuk memiliki
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Perkembangan ekonomi Indonesia inisemakin mengarah padapersaingan ketat khusunya untuk perusahaan yang sejenis. mereka dituntutuntuk memiliki suatu keunikan
PENGARUH KUALITAS PRODUK, FITUR DAN DESAIN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL MPV MEREK TOYOTA INNOVA DI SEMARANG SKRIPSI
PENGARUH KUALITAS PRODUK, FITUR DAN DESAIN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL MPV MEREK TOYOTA INNOVA DI SEMARANG SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada
SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen
ANALISIS HARGA DAN ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN NISSAN MARCH DI SURABAYA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen Diajukan
BAB I PENDAHULUAN. menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dewasa ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat. Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan
BAB I PENDAHULUAN. vital dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari manusia.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini kegiatan transportasi merupakan suatu kegiatan yang sangat vital dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Dibandingkan dengan
BAB I PENDAHULUAN. melibatkan diri dalam setiap usaha pemenuhan kebutuhan konsumen.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ketatnya persaingan dalam dunia bisnis pada saat ini menuntut setiap perusahaan untuk selalu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap aspek pemasaran. Hal ini
BAB I PENDAHULUAN. pengembangan yang dilakukan oleh berbagai pabrik otomotif di seluruh dunia ini.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan zaman suatu negara saat ini melahirkan pemikiran dan keinginan yang tidak sederhana lagi, sehingga struktur perekonomian secara bertahap mengalami
BAB 1 PENDAHULUAN. dibutuhkan sarana pendukung, seperti transportasi. Transportasi adalah sebagai
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang masalah Saat ini perkembangan jumlah penduduk yang cukup pesat serta beragamnya aktivitas kerja setiap orang memungkinkan segala aktivitas tersebut harus dilakukan
BAB I PENDAHULUAN. dengan para kompetitornya dengan menerapkan strategi atau metode pemasaran
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi seperti saat ini, persaingan di dunia bisnis menjadi semakin ketat. Globalisasi telah menyebabkan berbagai jenis perusahaan baru yang bermunculan
