BAB II ANALISIS DATA
|
|
|
- Djaja Gunawan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 26 BAB II ANALISIS DATA Berdasarkan permasalah dalam penelitian ini, maka yang akan dideskripsikan dalam analisis data meliputi bentuk, makna leksikal dan makna kultural dan fungsi yang terkandung dalam sesaji pada rangkaian upacara tradisi dhekahan dhusun di Dusun Mangurejo Desa Guli Kecamataan Nogosari Kabupaten Boyolali. Adapun uraiannya sebagai berikut. A. Bentuk Istilah Perlengkapan Sesaji dalam Tradisi Dhekahan Dhusun di Dusun Mangurejo Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bentuk Istilah Perlengkapan Sesaji dalam Tradisi Dhekahan Dhusun di Dusun Mangurejo Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali, berupa monomorfemis, polimorfemis, dan frasa. Bentuk sesaji meliputi semua sesaji yang digunakan dalam upacara tradisi dhekahan dhusun. Uraiannya sebagai berikut. 1. Monomorfemis Monomorfemis adalah kata bermorfem satu, tidak dibagi atas bagian yang lebih kecil, dan merupakan satuan bahasa terkecil. Istilah sesaji yang termasuk monomorfemis adalah sebagai berikut: 26
2 27 1) Ambeng [amb G] Ambeng nasi yang dibentuk seperti gunungan, ambeng berkategori nomina (N). 2) Ampyang [ampyag] ampyang makanan yang terbuat dari gula jawa dan kacang tanah, ampyang berkategori nomina (N). 3) Apem [ap m]
3 28 apem makanan yang terbuat dari tepung beras, apem berkategori nomina (N). 4) Bawang [bawag] bawang bawang putih, bawang berkategori nomina (N). 5) Bongkrek [bogkre?] bongkrek lauk pauk yang terbuat dari sari kedelai, bongkrek berkategori nomina (N). 6) Brambang [brambag]
4 29 brambang bawang merah, brambang berkategori nomina (N). 7) Jadah [jadah] jadah makanan yang terbuat dari beras ketan, jadah berkategori nomina (N). 8) Jungkat [jugkat] jungkat sisir, jungkat berkategori nomina (N). 9) Kinang [kinag] kinang terdiri dari daun sirih, gambir, tembakau, dan enjet, kinang berkategori nomina (N). 10) Krupuk [krupu?]
5 30 krupuk kerupuk, krupuk berkategori nomina (N). 11) Lombok [lombo?] lombok cabai, lombok berkategori nomina (N). 12) Peyek [peye?] peyek sejenis kerupuk yang terbuat dari tepung beras dan kacang tanah, peyek berkategori nomina (N). 13) Rengginan [r Gginan]
6 31 rengginan makanan sejenis kerupuk yang terbuat dari beras ketan, rengginan berkategori nomina (N). 14) Tahu [tahu] tahu lauk-pauk yang terbuat dari kedelai, tahu berkategori nomina (N). 15) Takir [takir] takir wadah yang dalamnya berisi sesaji, takir berkategori nomina (N).
7 32 16) Tampah [tampah] tampah anyaman bambu yang berbentuk lingkaran, dijadikan tempat sesaji, tampah berkategori nomina (N). 17) Tape [tape] tape makanan yang terbuat dari beras ketan, tape berkategori nomina (N). 18) Tempe [tempe]
8 33 tempe makanan yang terbuat dari kedelai, tempe berkategori nomina (N). 19) Panggang [paggag] panggang ayam yang dipanggang panggang berkategori nomina (N). 20) Wajib [wajib] wajib pemberian seikhlasnya berupa uang, wajib berkategori nomina (N).
9 34 2. Polimorfemis Polimorfemis merupakan kata yang telah mengalami proses morfologis, yang meliputi pengimbuhan/afiksasi, pengulangan/reduplikasi, pemajemukan/komposisi. Adapun istilah sesaji yang termasuk dalam polimorfemis adalah sebagai berikut. 2.1 Pengimbuhan atau afiksasi 21) Gudhangan [gudagan] gudhangan gudhang -an (sufiks) gudhang [gudag] beberapa macam dedaunan yang dimasak gudhangan [gudagan] makanan yang terbuat dari beberapa dedauan biasanya daun bayam dan daun kacang panjang yang dikasih bumbu. gudhangan merupakan Nomina. 22) Ngilon [GilOn]
10 35 ngilon ngilo -an (sufiks) ngilo [Gilo] melihat wujudnya di kaca atau cermin ngilon [GilOn] cermin atau kaca digunakan untuk melihat wujud bayangan dirinya. ngilon merupakan Nomina. 23) Sonthongan [sontogan] sonthongan sonthong -an (sufiks) sonthong [sontog] daun pisang yang dibentuk seperti wadah yang dipincuk kedua pinggirnya mengunakan lidi
11 36 sonthongan [sontogan] suatu wadah yang terbuat dari daun pisang yang berisi berbagai macam makanan yang diletakkan di atas tampah. sonthongan merupakan Nomina. 2.2 Pemajemukan atau komposisi 24) Gedhang raja [g DaG rojo] gedhang raja gedhang raja Merupakan pemajemukan dari kata gedhang pisang dan raja gedhang raja jenis pisang yang rasanya paling enak dan bentuknya tidak terlalu panjang. gedhang raja merupakan kategori Nomina. 25) Jenang sengkala [j nag s GkOlO]
12 37 jenang sengkala jenang sengkala Merupakan pemajemukan dari kata jenang sejenis bubur yang terbuat dari tepung beras dan sengkala marabahaya jenang sengkala sejenis bubur yang berwarna putih dan merah. jenang sengkala merupakan kategori Nomina. 26) Kembang setaman [k mbag s taman] kembang setaman kembang setaman Merupakan pemajemukan dari kata kembang bunga dan setaman ada beberapa macam kembang setaman bunga
13 38 yang terdiri dari empat macam yaitu bunga mawar, bunga melati, bunga kantil, dan bunga kenanga. kembang setaman merupakan kategori Nomina. 27) Sambel goreng [samb l goreg] sambel goreng sambel goreng Merupakan pemajemukan dari kata sambel sambal yang terbuat dari cabe rawit dan goreng memasak menggunakan minyak sambel goreng sejenis sayuran yang bersantan dan rasanya pedas. sambel goreng merupakan kategori Nomina. 28) Sega asahan [s go asahan]
14 39 sega asahan sega asahan Merupakan pemajemukan dari kata sega nasi dan asahan nasi yang dibentuk gunungan atau setengah lingkaran sega asahan nasi yang ditaruh di atas tampah lengkap dengan lauk pauknya, digunakan untuk kenduri. sega asahan merupakan kategori Nomina. 29) Sega golong [s go golog] sega golong sega golong
15 40 Merupakan pemajemukan dari kata sega nasi dan golong berbentuk lingkaran sega golong nasi yang dibentuk bulan untuk kenduri dan biasanya jumlahnya ganjil. sega golong merupakan kategori Nomina. 30) Endhog jawa [ ndog jowo] endhog jawa endhog jawa Merupakan pemajemukan dari kata endhog telur dan jawa nama pulau endhog jawa telur ayam kampung. Endhog jawa merupakan kategori Nomina. 31) Palawija [polowijo]
16 41 palawija pala wija Merupakan pemajemukan dari kata pala dan wija palawija hasil bumi berupa umbi-umbian palawija merupakan kategori Nomina. 32) Dhuwit receh [DuwIt receh] dhuwit receh dhuwit receh Merupakan pemajemukan dari kata dhuwit dan receh dhuwit receh uang koin/logam yang jumlahnya lebiah dari satu dhuwit receh merupakan Nomina. 33) Jajan pasar [jajan pasar]
17 42 Jajan pasar Jajan pasar Merupakan pemajemukan dari kata jajan dan pasar Jajan pasar makanan yang dibeli di pasar jajan pasar merupakan Nomina. B. Makna Leksikal dan Makna Kultural Bentuk Istilah Sesaji dalam Tradisi Dhekahan Dhusun di Dusun Mangurejo Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali 1. Makna Leksikal 1.1 Monomorfemis 1) Ambeng [amb G] Makna leksikal ambeng adalah sega sarampadane kang dikepoeng ing nalikane slametan (Poerwadarminta, 1939:8) nasi seisinya yang dikepung ketika selamatan. 2) Ampyang [ampyag]
18 43 Makna leksikal ampyang adalah panganan (katjang ditjampoer goela) (Poerwadarminta, 1939:10) makanan kacang dicampur gula. 3) Apem [ap m] Makna leksikal apem adalah srabi legi (dianggo slametan) (Poerwadarminta, 1939:17) serabi manis untuk selamatan. 4) Bawang [bawag] Makna leksikal bawang adalahbrambang roepane poetih (Poerwadarminta, 1939:34) bawang berwarna putih. 5) Bongkrek [bogkre?] Makna leksikal bongkrek adalah tempe gembus. 6) Brambang [brambag] Makna leksikal brambang adalah bawang roepane abang (Poerwadarminta, 1939:59) bawang berwarna merah. 7) Jadah [jadah] Makna leksikal jadah adalah jadah. 8) Jungkat [jugkat] Makna leksikal jungkat adalah sisir. 9) Kinang [kinag]
19 44 Makna leksikal kinang adalah soeroeh saadoene (dianggo ngabang lambe) (Poerwadarminta, 1939:223) daun sirih saadune untuk membuat bibir merah. 10) Krupuk [krupu?] Makna leksikal krupuk adalah lawoeh gorengan (kang digawe glepoeng ditjampoer bleng, oerang) (Poerwadarminta, 1939:252) lauk yang digoreng terbuat dari tepung campur bleng, udang. 11) Lombok [lombo?] Makna leksikal lombok adalah tetoewoehan wohe rasane pedes dianggo njambel (Poerwadarminta, 1939:282) tumbuhan buahnya rasanya pedas untuk membuat sambal. 12) Panggang [paggag] Makna leksikal panggang adalah panggang. 13) Peyek [peye?] Makna leksikal peyek adalah rempeyek. 14) Rengginan [r Gginan] Makna leksikal rengginan adalah panganan sing digawe ketan (Poerwadarminta, 1939:528) makanan yang dibuat dari ketan. 15) Tahu [tahu] Makna leksikal tahu adalah lelawoehan sing digawe dele poetih digiling (Poerwadarminta, 1939:585) lauk pauk terbuat dari kedelai putih yang digiling. 16) Takir [takir]
20 45 Makna leksikal takir adalah takir. 17) Tampah [tampah] Makna leksikal tampah adalah tambir (tebok) gede (Poerwadarminta 1939:588) nampan besar. 18) Tape [tape] Makna leksikal tape adalah panganan sing digawe ketan, ketela, diragi (Poerwadarminta, 1939:593) makanan terbuat dari ketan, ketela, diragi. 19) Tempe [tempe] Makna leksikal tempe adalah lawoeh sing digawe kedele, diragi (Poerwadarminta, 1939:596) lauk yang dibuat dari kedelai, diragi. 20) Wajib [wajib] Makna leksikal wajib adalah wajib. 1.2 Polimorfemis 2.1 Pengimbuhan atau afiksasi 21) Gudhangan [gudagan] Makna leksikal gudhang adalah gudhang. Makna leksikal gudhangan adalah djanganan sing diolah dikrawoe krambil (Poerwadarminta, 1939:153) sayuran yang dimasak dicurap dengan kelapa. 22) Ngilon [GilOn]
21 46 Makna leksikal ngilo adalah nonton woedjoede ing pangilon (Poerwadarminta, 1939: 401) melihat wujudnya di cermin atau kaca. Makna leksikal ngilon adalah cermin atau kaca. 23) Sonthongan [sontogan] Makna leksikal sonthong adalah sonthong. Makna leksikal sonthongan adalah sonthongan. 2.2 Pemajemukan atau komposisi 24) Dhuwit receh [DuwIt receh] Makna leksikal dhuwit adalah sarananing oeroep-oeroepan kang diwoedjoedi ing tjitakan tembaga, slaka (Poerwadarminta, 1939:110) sarana jual-beli yang berwujud cetakan tembaga atau kertas. Makna leksikal receh adalah receh. Makna leksikal dhuwit receh adalah uang receh. 25) Endhog jawa [ ndog jowo] Makna leksikal endhog adalah djasad oerip kang kaboentel ing kendangan, tjangkok bakal dadi kewan (Poerwadarminta, 1939:122) jasad hidup yang berada di cangkang, nantinya bakal jadi hewan. Makna leksikal jawa adalah djawa (Poerwadarminta, 1939:176) jawa. Makna leksikal endhog jawa adalah telur ayam kampung. 26) Gedhang raja [g DaG rojo]
22 47 Makna leksikal gedhang adalah wit sarta wohe, djenenge warnawarna (Poerwadarminta, 1939:139) pohon beserta buahnya, namanya berbeda-beda. Makna leksikal raja adalah raja. Makna leksikal gedhang raja adalah pisang raja. 27) Jajan pasar [jajan pasar] Makna leksikal jajan adalah membeli. Makna leksikal pasar adalah papan kang dianggo dol tinoekoe barang-barang (Poerwadarminta, 1939:474) tempat yang digunakan untuk jual-beli barang. Makna leksikal jajan pasar adalah makanan yang dibeli dipasar. 28) Jenang sengkala [j nag s GkOlO] Makna leksikal jenang adalah jenang. Makna leksikal sengkala adalah sengkala. Makna leksikal jenang sengkala adalah jenang merah dan putih. 29) Kembang setaman [k mbag s taman] Makna leksikal kembang adalah bunga. Makna leksikal setaman adalah setaman. Makna leksikal kembang setaman addalah bunga setaman. 30) Palawija [polowijo] Makna leksikal pala adalah pala. Makna leksikal wija adalah wija. Makna leksikal palawija adalah umbi-umbian. 31) Sambel goreng [samb l goreg]
23 48 Makna leksikal sambel adalah lelawoehan sing digawe lombok diboemboni warna-warna digawe sambel (Poerwadarminta, 1939:541) lauk-pauk yang dibuat dari cabai dikasih bumbu macam-macam dibuat sambal. Makna leksikal goreng adalah sing dikongseng, diratengi ing lenga (Poerwadarminta, 1939:160) yang digoreng, dimatangkan menggunakan minyak. Makna leksikal sambel goreng adalah sambal goreng. 32) Sega asahan [s go asahan] Makna leksikal sega adalah beras sing wis mateng (diliwet, diedang) (Poerwadarminta, 1939:552) beras yang sudah matang. Makna leksikal asahan adalah asahan. Makna leksikal sega asahan adalah nasi asahan. 33) Sega golong [s go golog] Makna leksikal sega adalah beras sing wis mateng (diliwet, diedang) (Poerwadarminta, 1939:552) beras yang sudah matang. Makna leksikal golong adalah wis noenggal (koempoel) dadi sidji, gloendoengane gede (Poerwadarminta, 1939:159) sudah berkumpul menjadi satu, bentuknya bulat besar. Makna leksikal sega golong adalahsega diglindingi dianggo slametan (Poerwadarminta, 1939:552) sega dibentuk bulat untuk selamatan. 2. Makna kultural
24 49 1) Ambeng [amb G] Makna kultural ambeng adalah nasi yang berbentuk gunungan atau setengah lingkaran yang ditaruh diatas tampah. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo ambeng sebagai simbol kerukunan antar warga Dusun Mangurejo, amberng berasal dari kata pambeng hambatan. Hambatan bisa dilalui dengan adanya gotong royong dan kebersamaan tanpa membedakan pangkat, usia, kekayaan sehingga terjalinlah suatu kerukunan, kesejahteraan, persatuan antar warga Dusun Mangurejo dan dan warga bisa makan bersamasama yang dirangkum dalam tradisi dhekahan dhusun. Kerukunan, kesejahteraan, persatuan antar warga Dusun Mangurejo digambarkan seperti nasi yang nglumpuk dadi siji berkumpul menjadi satu tanpa membedakan status sosial. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 2) Ampyang [ampyag] Makna kultural ampyang adalah makanan tradisional khas Jawa yang terbuat dari gula jawa dan kacang tanah, rasanya manis bentuknya bundar pipih. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo ampyang sebagai simbol agar kehidupan warga Dusun mangurejo selalu bahagia, damai, dan tentram yang digambarkan seperti rasa ampyang yaitu manis. Dengan demikian, masyarakat berharap kehidupan warga Dusun Mangurejo akan terus terikat maksudnya selalu bermusyawarah dalam mengambil keputusan, bersatu maksudnya selalu bergotong royong dalam segala hal, dan tidak
25 50 lepas maksudnya selalu bersama-sama menjaga kerukunan dan keharmonisan antara warga Dusun Mangurejo. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 3) Apem [ap m] Makna kultural apem adalah makanan yang terbuat dari tepung beras yang didiamkan semalam dengan mencampurkan telur, santan, gula, dan tape serta sedikit garam kemudian dibakar atau dikukus dalam cetakan, bentuknya mirip serabi namun lebih tebal. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo apem sebagai simbol memohonkan ampunan untuk arwah leluhurnya yang sudah meninggal supaya diterima disisinya. Apem menurut masyarakat setempat sebagai seperangkat sesaji secara simbolis sebagai pernyataan saling memaafkan maksudnya kita sebagai manusia diharapkan selalu bisa memberi maaf atau memaafkan kesalahankesalahan orang lain. Dengan demikian warga masyarakat Dusun Mangurejo hidup rukun. (Informan bapak Samlani (Selasa, 04 Agustus 2015)) 4) Bawang [bawag] Makna kultural bawang adalah sejenis umbi yang bisa digunakan sebagai salah satu bahan rempah utama dalam berbagai masakan. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo bawang dijadikan simbol sebagai bumbu dalam kehidupan agar tidak hambar, dalam menjalani kehidupan pasti ada suka maupun duka. Warna putih dalam bawang melambangkan kebaikan dalam hidup. Secara
26 51 kultural bawang juga dimaksudkan bahwa warga Dusun Mangurejo agar dapat melakukan hidup gotong royong. Terangkum dalam ekspresi bawang dipahami sebagai akronim dari bahwang gelem obah, bergaul, gotong royong, dan suka membantu. (Informan bapak Jumadi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 5) Bongkrek [bogkre?] Makna kultural bongkrek adalah sejenis lauk pauk yang terbuat dari ampas kedelai atau ampas tahu dan ampas kelapa yang sudah diambil minyaknya. (Informan ibu Wartini (Selasa, 04 Agustus 2015)) 6) Brambang [brambag] Makna kultural brambang adalah bawang merah yang digunakan sebagai bumbu untuk memasak, jika diiris bisa membuat mata pedih. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo bramban sebagai simbol bumbu dalam kehidupan agar tidak hambar. Warna merah pada brambang sebagai lambang bahwa dalam menjalani hidup dibutuhkan keberanian untuk menghadapi gangguan. (Informan bapak Jumadi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 7) Dhuwit receh [DuwIt receh] Makna kultural dhuwit receh adalah alat untuk transaksi jual beli dalam bentuk koin dan jumlahnya lebih dari satu. Dhuwit receh biasanya sebagai isi takir. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo dhuwit receh sebagai simbol agar saat panen padi yang dihasilkan
27 52 banyak seperti dhuwit receh yang jumlahnya lebih dari satu. Hasil panennya bagus tidak banyak yang gabug tidak berisi dan tidak diserang hama yang dapat merusak padi. (Informan bapak Suyatno (Selasa, 04 Agustus 2015)) 8) Endhog jawa [ ndog jowo] Makna kultural endhog jawa adalah telur yang bentuknya lebih kecil dari telur pada umumnya, berwarna putih, berasal dari ayam kampung. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo endhog jawa sebagai simbol kanggo ngedhemake untuk mendinginkan maksudnya agar dalam pelaksanaan tradisi dhekahan dhusun suasananya tetap dingin dan emosi-emosi dapat terkontrol dengan baik, dapat menerima pendapat/masukan dari orang lain pada saat sedang bermusyawarah bersama sepanjang pelaksanaan dhekahan dhususn. (Informan bapak Suyatno (Selasa, 04 Agustus 2015)) 9) Gedhang raja [g DaG rojo] Makna kultural gedhang raja adalah jenis pisang yang sering digunakan dalam sesajian. Pisang raja ini berwarna kuning dan rasanya paling enak diantara pisang yang lain bentuknya tidak terlalu panjang. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo adalah sebagai simbol agar pemimpin (raja) didukung oleh seluruh rakyatnya. Suatu masyarakat akan hidup tentram dan bahagia jika antara pemimpin dan rakyatnya akan saling mendukung dan saling melengkapi. Pemimpin (raja) tidak semena-mena pada rakyatnya
28 53 tetapi ngayomi pada rakyatnya, sehingga kehidupan akan tentram, makmur, dan bahagia tanpa membedakan status sosial. (Informan bapak Samlani (Selasa, 04 Agustus 2015)) 10) Gudhangan [gudagan] Makna kultural gudhangan adalah beberapa macam sayuran yang direbus dan disajikan dengan menggunakan bumbu sambal kelapa parut. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo gudhangan sebagai simbol kesegaran dalam sayuran melambangkan kesegaran jasmani dan rohani. Kesegaran jasmani diharapkan akan selalu diberikan kesehatan, sedangkan kesegaran rohani diharapkan akan selalu berpikir jernih (berbuat baik) sehingga terhindar dari sifat jelek. Sayur sebagai simbol perbedaan agama, sosial, dan pendidikan tetapi disatukan dengan diurap dicampur sebagai simbol bersatunya perbedaan yang ada dengan satu tujuan tercipta suasana aman, tenteram, dan penuh kekeluargaan. Gudhangan biasanya terdiri dari bayem, kacang lanjaran, dan bumbu bayam, kacang panjang dan bumbu. Bayem mempunyai makna supaya hidupnya ayem tenteram yaitu selalu rukun, saling tolong menolong. Kacang lanjaran mempunyai makna dalam menjalani hidup harus sabar narima sabar menerima selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki. Bumbu mempunyai makna karena terasa pedas jadi dalam menjalani hidup kadang terasa manis dan pedas suka maupun duka. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015))
29 54 11) Jadah [jadah] Makna kultural jadah adalah sejenis makanan yang terbuat dari beras ketan yang di masak dengan cara diadang yang dicampur dengan parutan kelapa dan garam kemudian ditumbuk sampai halus, rasanya gurih dan biasanya ditaruh dijajan pasar. Jadah bagi masyarakat Dusun Mangurejo mempunyai simbol sebagai lambang kebenaran dan kesucian untuk menjauhkan diri dari gangguan alam gaib dengan cara selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Mahaesa dan selalu berada dijalan Allah. Lambang kebenaran dan kesucian diambil dari warna jadah yang putih. Makna sesuai cara membuatnya yaitu dalam menumbuk harus sungguh-sungguh supaya hasilnya lembut, begitu pula dalam memohon sesuatu keinginan harus mantap madhep mantep dan dalam memohon harus bersungguh-sungguh supaya keinginan dapat terkabulkan dan harus disertai dengan usaha, karena dengan berdoa saja tidak akan cukup. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 12) Jajan pasar [jajan pasar] Makna kultural jajan pasar adalah beberapa jenis makanan atau buah-buahan yang dibeli dipasar untuk perlengkapan sesaji. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo Jajan pasar memiliki simbol anggota masyarakat yang terdiri dari berbagai macam latar belakang sosial, sehingga sebagai masyarakat harus bisa menyesuaikan sedemikian rupa agar dapat diterima masyarakat
30 55 sekitarnya. Masyarakat akan harmonis jika setiap komponen masyarakat bisa rukun, kompak, mau bergotong royong, dan saling membantu satu sama lain. (Informan ibu Semi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 13) Jenang sengkala [j nag s GkOlO] Makna kultural jenang sengkala adalah jenang yang berwarna merah dan putih yang terbuat dari tepung beras, santan dan gula jawa, rasanya gurih dan manis. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo jenang sengkala mempunyai simbol sebagai penolak bala menolak marabahaya baik dari hal-hal ghaib ataupun manusia yang mungkin akan datang dan merusak jalannya upacara tadisi dhekahan dhusun. (Informan bapak Sutar (Rabu, 05 Agustus 2015)) 14) Jungkat [jugkat] Makna kultural jungkat adalah sebuah alat yang terbuat dari plastik, biasanya berbentuk pipih, bergigi, dan digunakan untuk menata rambut. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo jungkat mempunyai simbol sebagai penyisir biji-biji padi yang keluar supaya tidak banyak yang gabug tidak berisi. (Informan ibu Wartini (Selasa, 04 Agustus 2015)) 15) Kembang setaman [k mbag s taman] Makna kultural kembang setaman adalah bunga yang digunakan untuk sesaji yang terdiri dari bunga mawar, bunga melati, bunga kanthil. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo kembang setaman
31 56 mempunyai arti bunga melati sabagai simbol kesucian, bunga kanthil berwarna kuning sebagai simbol kehidupan, bunga mawar sebagai simbol manusia yang berasal dari perpaduan antara darah merah dan darah putih. Kembang setaman secara keseluruhan merupakan simbol trimurti antara pencipta, makhluk dan alam semesta atau antara Tuhan, manusia, dan kehidupan. Selain makna tersebut kembang setaman juga mempunyai makna salah satu simbol untuk mencapai tujuan utama yaitu keselamatan warga desa dari kejahatan baik kejahatan manusia maupun kejahatan ghaib. (Informan bapak Samlani (Selasa, 04 Agustus 2015)) 16) Kinang [kinag] Makna kultural kinang adalah suruh atau daun sirih yang dikasih enjet, dan gambir yang biasanya digunakan para nenek untuk nginang dengan cara dikunyah. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo kinang sebagai simbol penghormatan kepada roh nenek moyang. Karena pada jaman dahulu banyak nenek moyang yang suka nginang. (Informan bapak Suyatno (Selasa, 04 Agustus 2015)) 17) Krupuk [krupu?] Makna kultural krupuk adalah makanan ringan yang pada umumnya terbuat dari adonan tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu. Kerupuk dibuat dengan mengukus adonan sampai matang, kemudian dipotong tipis-tipis, dikeringkan dibawah sinar matahari sampai kering dan digoreng dengan minyak goreng yang
32 57 banyak. Dalam sesaji ini, krupuk yang digunakan adalah krupuk merah. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo krupuk melambangkan dalam menjalani kehidupan jangan mudah putus asa/patah (krupuk jangan mlempem lembek harus renyah), harus semangat, dan pantang menyerah. Selain itu krupuk juga mempunyai makna simbolis agar masyarakat Dusun Mangurejo selalu diberi keringanan/diringankan oleh Tuhan Yang Mahaesa dalam menghadapi suatu masalah-masalah dalam kehidupan. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 18) Lombok [lombo?] Makna kultural lombok adalah tanaman perdu yang buahnya berbentuk bulat panjang dengan ujung meruncing, apabila sudah tua berwarna merah atau hujau tua, berisi banyak biji dan rasanya pedas. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo lombok mempunyai simbol salah satu bumbu dalam hidup manusia agar tidak hambar. Pedas yang dihasilkan lombok sebagi lambang rintangan yang biasanya berup masalah-masalah yang harus dihadapi dalam kedidupan, tetapi dalam menghadapi masalah harus dengan kepala dingin, jangan emosi, dan harus sabar. Karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 19) Ngilon [GilOn]
33 58 Makna kultural ngilon adalah sebuah benda dengan permukaan yang dapat memantulkan bayangan benda dengan sempurna. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo kaca mempunyai simbol sebagai instrofeksi diri agar terjalin kerukunan dan tidak membeda bedakan status sosial. (Informan bapak Sutar (Rabu, 05 Agustus 2015)) 20) Palawija [polowijo] Makna kultural palawija adalah tanaman selain padi biasanya ditanam di sawah atau di ladang. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo palawija mempunyai simbol warna-warni sikap dan sifat manusia dalam hidup seperti halnya umbi-umbian yang banyak macamnya. Karena dalam kehidupan sifat manusia tidak selalu sama, ada yang baik dan ada yang buruk. Tetapi dalam hal ini yang diharapkan adalah agar masyarakat Dusun Mangurejo mempunyai sifat yang baik. (Informan bapak Samlani (Selasa, 04 Agustus 2015)) 21) Panggang [paggag] Makna kultural panggang adalah satu ekor ayam yang disembelih dan dibersihkan bulunya serta kotoran yang ada didalamnya, bagian dada ayam dibelah kemudian bagian tengahnya ditusuk menggunakan kayu. Setelah itu dipanggang diatas mawa tanpa dikasih bumbu. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo adalah sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan karena telah memberi perlindungan dan kemakmuran bagi masyarakat dusun. Dengan
34 59 kata lain panggang digunakan sebagai persembahan pada Tuhan yang telah memberikan perlindungan dan kemakmuran selama hidup bermasyarakat. Masyarakat percaya dengan memberikan sesaji panggang akan jauh dari marabahaya dan musibah. Panggang iku ngalap gegadhuhipun raja kaya maksudnya panggang itu sebagi korban persembahan kepada Tuhan Yang Mahaesa. Panggang juga menjadi simbol bagi orang Jawa yakni dalam menjalani kehidupan kita harus pasrah, selalu bersyukur pada saat keadaan di atas maupun di bawah. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 22) Peyek [peye?] Makna kultural peyek adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan air hingga membentuk adonan kental, diberi bumbu dan biasanya dicampur dengan kacang, masaknya dengan cara digoreng tipis-tipis sampai kering berwarna kuning kecoklatan. Bagi Dusun Mangurejo peyek mempunyai simbol sebagai lambang bersatunya kebudayaan dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama, dalam hal ini supaya terlaksana dengan baik dalam upacara dhekahan dhusun. Terlihat dari adonan peyek yang diberi kacang tanah, adonan sebagai simbol kehidupan, kacang tanah sebagai simbol kebudayaan artinya meskipun mempunyai budaya yang berbeda tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu hidup tentram, bahagia, terikat, tidak goyah, dan bersatu.
35 60 (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 23) Rengginan [r Gginan] Makna kultural rengginan adalah makanan sejenis kerupuk yang ditaruh disesaji jajan pasar terbuat dari beras ketan dan santan, kemudian dikukus, setelah itu dicetak menjadi bundar pipih dan dijemur sampai kering. Memasaknya dengan cara digoreng menggunakan minyak yang banyak. Bagi Dusun Mangurejo rengginan mempunyai simbol berbentuk bundar gepeng pipih menyerupai bunga, sehingga diharapkan warga Dusun Mangurejo dalam menjalani hidup selalu harmonis, bahagia, bersatu, dan saling gotong royong untuk menjalin suatu kerukunan. (Informan bapak Suyatno (Selasa, 04 Agustus 2015)) 24) Sambel goreng [samb l goreg] Makna kultural sambel goreng adalah makanan sejenis sayuran bersantan rasanya pedas yang terbuat dari sambal, santan, jepan, brabasan atau krecek kulit dan diberi bumbu. Memasaknya dengan cara sambal dan bumbu ditumis dengan menggunakan sedikit minyak lalu dicampur dengan kentang yang dipotong kecil-kecil berbentuk dadu, brabasan atau krecek kulit, santan dan diaduk jadi satu dibiarkan sampai santannya habis. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo sambel gorang sebagai simbol dalam berjuang butuh keberanian dan persatuan. Keberanian digambarkan dengan bumbu dengan cabe merah, sedangkan persatuan digambarkan dengan
36 61 bersatunya jepan, krecek kulit dan santan. Dalam persatuan tidak membedakan status sosial antarwarga Dusun Mangurejo. (Informan bapak Suyatno (Selasa, 04 Agustus 2015)) 25) Sega asahan [s go asahan] Makna kultural sega asahan adalah nasi yang dibentuk seperti gunungan atau setengah lingkaran yang ditahur diatas tampah yang dilengkapi dengan lauk pauk, digunakan untuk kenduri. Sega asahan sebagai simbol dari semua harapan yang telah selesai (sah) atau telah terlaksana tidah ada hal-hal yang kurang dan diharapkan semua warga masyarakat selalu mendapat berkah dari Tuhan dengan kehidupan yang tenteram. Selain itu sega asahan juga mempunyai makna lambang kebersamaan dan kerukunan antar warga. Dapat dilihat dari nasi yang ditata lengkap dengan lauk paiknya menjadi satu rapat padat. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 26) Sega golong [s go golog] Makna kultural sega golong adalah nasi yang dibentuk lingkaran yang ditaruh diatas tampah dan digunakan untuk kenduri. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo sega golong sebagai simbol bahwa masyarakat Dusun Mangurejo harus mempunyai tekad yang bulat (golong) sehingga apa yang dicita-citakan akan terwujud dan komponen masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan seperti halnya sega golong yang dikepal sampai benarbenar menyatu.
37 62 (Informan bapak Samlani (Selasa, 04 Agustus 2015)) 27) Sonthongan [sontogan] Makna kultural sonthongan adalah tempat atau wadah yang digunana untuk tempat sesaji, terbuat dari daun pisang. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo sonthongan sebagai simbol kanggo nylameti kabeh sing anan ing desa untuk selamatan keseluruhan yang ada di Dusun Mangurejo, baik masyarakat maupun alamnya. (Informan bapak Semi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 28) Tahu [tahu] Makna kultural tahu adalah lauk pauk yang ada dalam sesaji, terbuat dari kedelai yang sudah dihaluskan dan ambil sarinya, memasaknya dengan cara digoreng dengan minyak yang banyak. Tahu hanya sebagai pelengkap lauk pauk. (Informan bapak Sutar (Rabu, 05 Agustus 2015)) 29) Takir [takir] Makna kultural takir adalah suatu tempat atau wadah yang didalamnya, cabai, bawang putih, bawang merah, uang logam/koin dan telur ayam kampung. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo takir mempunyai simbol kerukunan antara warga yang satu dengan yang lainya yang digambarkan melalui beberapa macam sesaji yang berbeda-beda yang ada didalam takir. (Informan ibu Wartini (Selasa, 04 Agustus 2015)) 30) Tampah [tampah]
38 63 Makna kultural tampah adalah wadah atau tempat yang terbuat dari anyaman bambu bentuk bulat, dijadikan tempat sesaji dan untuk kenduri. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo tampah sebagai simbol untuk menggambarkan keadaan Dusun Mangurejo sebagai tempat hidup masyarakat yang mempunyai bermacam-macam karakter dan juga memiliki kekayaan alam yang beraneka ragam. Keanekaragaman tersebut digambarkan melalui tampah sebagai tempat untuk segala macam makanan didalamnya sebagai penggambaran keanekaragaman masyarakat dan alam Dusun Mangurejo. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 31) Tape [tape] Makna kultural tape adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang sudah dikukus dan dicampur dengan ragi, dibungkus menggunakan daun pisang, didiamkan selama dua malam. Tape biasanya ditaruh disesaji jajan pasar. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo tape sebagai simbol tanpa petung tanpa perhitungan maksudnya dalam kehidupan harus saling tolong menolong dalam hal kebaikan dan tanpa mengharapkan imbalan apapun (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 32) Tempe [tempe]
39 64 Makna kultural tempe adalah lauk pauk yang terbuat dari kedelai dan dicampur dengan ragi. Tempe hanya digunakan sebagai pelengkap sesaji. (Informan ibu Semi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 33) Wajib [wajib] Makna kultural wajib adalah pemberian uang seikhlasnya, yang dijadikan upah untuk seseorang yang memimpin doa. Bagi masyarakat Dusun Mangurejo wajib sebagai simbol pengganti jika sesaji masih ada yang kurang atau belum lengkap, sehingga diharapkan uang dapat digunakan sebagai pengganti sesaji yang kurang, karena menurut masyarakat jika dalam suatu upacara tradisional masih ada sesaji yang kurang atau belum lengkap maka akan muncul bencana atau mara bahaya. Hasil uangnya nanti diberikan kepada seseorang yang memimpin doa. (Informan bapak Wakidi (Rabu, 05 Agustus 2015)) 3. Fungsi Tradisi Dhekahan Dhusun di Dusun Mangurejo Desa Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali 1. Fungsi Religius Dalam fungsi religius upacara dhekahan dhusun hanya ditujukan kepada Tuhan Yang Mahaesa. Dhekahan dhusun diadakan masyarakat Dusun Mangurejo sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan yaitu atas rizki yang telah diberikan kepada mereka berupa hasil panen yang melimpah. Masyarakat Dusun Mangurejo juga berharap kepada Tuhan,
40 65 dengan menjalankan upacara dhekahan dhusun mereka percaya segala pekerjaan yang dilakukan tidak ada hambatan/tantangan atau gangguan, sehingga segala usaha mereka untuk mencari rizki selalu diberi kemudahan dan kelancaran dan hubungan manusia dengan Tuhan dapat terjalin dengan baik jika mereka menjalankan agama dan tradisi upacara dhekahan dhusun setiap tahunnya. 2. Fungsi Sosial Dalam fungsi sosial, upacara dhekahan dhusun mengandung nilai luhur yaitu kebersamaan dan gotong royong sehingga menciptakan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Dusun Mangurejo, ketentraman, dan kerukunan antarwarga, melestarikan budaya nenek moyang, dan memohon keselamatan untuk Dusun Mangurejo agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Aktivitas inilah yang menjadikan satu pandangan sebuah kebersamaan sosial masyarakat dan mempunyai rasa saling memiliki. 3. Fungsi Ekonomi Dalam fungsi ekonomi, adanya tradisi dhekahan dhusun banyak pedagang yang datang pada saat pelaksanaan tradisi dhekahan dhusun sehingga dapat menambah penghasilan bagi warga sekitar yang sedang berjualan di sekitar pelaksanaan tradisi itu, karena di situ banyak anak-anak yang ikut orang tuanya untuk menghadiri upacara tradisi dhekahan dhusun. Selain itu, dengan tetap melaksanakan upacara tradisi dhekahan dhusun masyarakat akan
41 66 lebih mudah dan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, serta hasil panen akan meningkat di tahun depan. 4. Fungsi Kultural Dalam fungsi kultural, dengan adanya tradisi dhekahan dhusun masyarakat Dusun Mangurejo bisa terbebas dari bencana dan agar terhindar dari jiwa egois karena jarang berkumpul, banyak warga yang bekerja di luar kota, silaturahmi tetap terjalin dengan baik dan seluruh dusun akan merasa aman. Maka dari itu sampai saat ini upacara tradisi dhekahan dhusun masih menjadi suatu tradisi yang penting bagi masyarakat Dusun Mangurejo sehingga tidak mengherankan apabila di Dusun Mangurejo tradisi dhekahan dhusun masih terus dilestarikan sampai sekarang dan dilaksanakan secara turun-temurun.
DAFTAR PUSTAKA. Alwi, Hasan dkk KBBI Edisi III.Jakarta: Balai Pustaka. Azwar, Saifudin Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
70 DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Wakit. 1999. Bahasa Jawa Dialek Masyarakat Samin di Kabupaten Blora (Laporan Penelitian Dasar). Surakarta: Fakultas Sastra dan Seni Rupa. Alwi, Hasan dkk.2002. KBBI Edisi III.Jakarta:
: Klinggen Rt.05/II, Guwokajen, Sawit, Boyolali.
A. DATA INFORMAN 1. Nama : Mbah Marso Umur : 75 tahun Pekerjaan : - Alamat : Klinggen Rt 05/II, Guwokajen, Sawit, Boyolali. Dokumen Eflin, 1 April 2016 2. Nama : Ibu Suprapti Umur Pekerjaan Alamat : 70
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Istilah bersih desa Masyarakat di Dusun Mangurejo menyebutnya dengan dhekahan dhusun. Dalam tradisi dhekahan dhusun seluruh dusun Mangurejo ikut terlibat.
BAB II HASIL ANALISIS DATA
BAB II HASIL ANALISIS DATA Sehubungan dengan permasalahan yang ada pada penelitian ini, maka analisis data yang akan dibicarakan ada dua hal yaitu mengenai istilah-istilah sesaji dalam upacara sadranan,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Kekurangan protein merupakan salah satu masalah gizi utama di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kekurangan protein merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Oleh karena itu peningkatan konsumsi protein perlu digalakkan, salah satunya melalui penganekaragaman
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP UPACARA MERTI DESA DI DESA CANGKREP LOR KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP UPACARA MERTI DESA DI DESA CANGKREP LOR KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO Oleh: Wahyu Duhito Sari program studi pendidikan bahasa dan sastra jawa [email protected]
RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA
RESEP KUE TALAM BESERTA TIPS dan VARIASINYA Kue talam memang biasanya diolah dari bahan ubi. Namun sebenarnya tidak harus seperti itu. Banyak sekali bahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kue talam
MENU MAKAN PAGI. Talas dan ubi yang sudah digiling halus. Di aduk kemudian ditambahkan santan dan garam
MENU MAKAN PAGI KETUPAT JALA TALAS KETUPAT JALA TALAS Bahan 225 gr Talas 100 gr Talas 100 gr Ubi 50 gr Ubi 200 gr Santan 60 gr Santan 5 gr Garam 5 gr Garam 3 gr Gula KETUPAT Talas dan ubi yang sudah digiling
Teknologi Pengolahan Hasil Ubi Jalar dan Ubi Kayu
Teknologi Pengolahan Hasil Ubi Jalar dan Ubi Kayu Sri Sudarwati, PENDAHULUAN Tanaman ubi-ubian merupakan tanaman yang menghasilkan karbohidrat atau pati dalam bentuk umbi batang dan umbi akar. Tanaman
1. PENDAHULUAN. bangsa yang kaya akan kebudayaan dan Adat Istiadat yang berbeda satu sama lain
1. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam suku bangsa yang kaya akan kebudayaan dan Adat Istiadat yang berbeda satu sama lain dikarenakan
HeHeader
SOTO PEKALONGAN 750 gram daging sandung lamur 3 cm jahe, memarkan 3 batang serai, memarkan 3 lembar daun jeruk 3 sdm taoco manis 2 sdm kecap manis 1,5 liter air 6 cabai merah besar 8 bawang merah 6 siung
ONDE-ONDE GURIH CARA MEMBUAT : 1 Campur udang dengan ayam, bawang putih, garam, merica dan gula pasir, aduk rata.
ONDE-ONDE GURIH 250 gram udang cincang 150 gram ayam cincang 2 siung bawang putih haluskan 1 sdt garam, 1/2 sdt merica bubuk 2 sdt gula pasir 1 putih telur 2 sdm tepung maizena 1 sdm daun ketumbar cincang
tips: Menyimpan Tahu Segar
Tip's Memasak Tip's Memasak tips: Kaldu Udang Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas
tips: Menyimpan Tahu Segar
Tip's Memasak Tip's Memasak tips: Kaldu Udang Mendapatkan kaldu udang yang gurih, sangrai atau panggang kulit, dan kepala udang hingga kering dan harum. Angkat lalu rebus dengan air secukupnya di atas
Serba Pepes dan Botok
Serba Pepes dan Botok Resep Botok Ares Botok Ares adalah jenis masakan kukus dibungkus daun berbentuk tum dengan bahan utamanya ares, yakni bagian dalam dari batang pohon pisang. Untuk rasanya, silakan
ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR
ANEKA RUJAK DAN ASINAN NAN SEGAR Rujak dan asinan sangat cocok disajikan saat cuaca panas seperti sekarang ini. Jenisnya pun dapat Anda pilih sesuai selera. Dari rujak buah, asinan betawi, sampai asinan
Lezat & Praktis Tahu Pedas Manis Kontributor: Odilia Winneke; Foto: dok.g-shot
Tahu Tumis Tausi 2 buah tahu putih yang bagus mutunya 1 sdm minyak sayur, cincang 25 g bawang Bombay, cincang 100 g udang kupas ukuran sedang 1 sdm saus tiram 1 sdm kecap asin 1 sdm tausi ½ sdt garam 75
KULINER DAERAH Kabupaten Pandeglang
KULINER DAERAH Kabupaten Pandeglang Oleh: Basith Djoma KULINER IKON Untuk menentukan makanan daerah yang pantas jadi ikon daerah tentulah bukan pekerjaan mudah. Untuk membuat kuliner yang akan menjadi
Cara Membuat Lawar Bali
Cara Membuat Lawar Bali Lawar Siap Putih (Lawar Ayam) Bali Lawar (lawar bali) merupakan masakan tradisional berupa campuran sayur-sayuran dengan daging cincang yang diberi bumbu khas bali dan berasal dari
Inilah Resep Nasi Tumpeng yg Sedap
Inilah Resep Nasi Tumpeng yg Sedap Sejenang lagi si kakak ulang tahun namun demikian masih salah tingkah mau balig apa? Atau ada sanak saudara yang mau syukuran & belum mempunyai ide mau bikin penganan
HIDANGAN SULAWESI SELATAN
HIDANGAN SULAWESI SELATAN Dra Elly Lasmanawati. Msi Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia
CARA MEMBUAT: -Potong ayam menjadi 2 bagian atau belah membujur dadanya dan tekan hingga terbuka lebar. -Lumuri bumbu halus hingga rata
(Resep 1).. Serba Ayam Ayam Tulang Lunak 1 ekor ayam 50 g gula Jawa, sisir halus 1 sdm air asam Jawa kental 2,5 liter air kelapa 5 lembar daun salam 4 cm lengkuas, memarkan minyak goreng Bumbu, haluskan:
BAB II PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KULINER TRADISIONAL ACEH
BAB II PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KULINER TRADISIONAL ACEH 2.1 Kuliner Tradisional Masakan Tradisional adalah kegiatan manusia dalam menciptakan makanan dengan cara dan kebiasaan yang dilakukan turun temurun
ANALISIS NILAI-NILAI DALAM TRADISI BARITAN SEBAGAI PERINGATAN MALAM SATU SYURO DI DESA WATES KABUPATEN BLITAR
ANALISIS NILAI-NILAI DALAM TRADISI BARITAN SEBAGAI PERINGATAN MALAM SATU SYURO DI DESA WATES KABUPATEN BLITAR Wahyuningtias (Mahasiswa Prodi PGSD Universitas Jember, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Lampiran 1 Daftar Sesaji
98 Lampiran 1 Daftar Sesaji No Sesaji Gambar Keterangan 1 andong [andɔŋ] 2 bawang [bawaŋ] Gambar 5. andong Gambar 6. Bawang Sebuah tanaman perdu yang bercabang. Mempunyai tinggi 2-4 meter dan tidak bercabang.
PECEL. Dra.Elly Lasmanawati.MSi
PECEL Dra.Elly Lasmanawati.MSi Prodi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2009 Pengertian pecel dalam
SOTO BANJAR. Elly Lasmanawati
SOTO BANJAR Elly Lasmanawati Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2010 SOTO Soto, sroto,
Kue Kering Tradisional yang Selalu Hadir saat Lebaran
Tuesday, 22 September 2009 21:05 Last Updated Tuesday, 22 September 2009 21:14 Kue Kering Tradisional yang Selalu Hadir saat Lebaran Berbagai macam hidangan disajikan di Hari Raya Lebaran, tidak ketinggalan
DAFTAR KONVERSI BERAT MENTAH MASAK
DAFTAR KONVERSI BERAT MENTAH MASAK No. Nama Makanan F No. Nama Makanan F 1 Nasi, liwet 0.4 51 Telur ayam kampung, ceplok lunak 0.9 2 Nasi, tim 0.2 52 Telur ayam kampung, ceplok keras 1.1 3 Nasi, bubur
BAB III TRADISI TINGKEPAN PARI DI DESA PANDAN. tidak dapat dengan detail mengetahui semua fenomena-fenomena alam yang
BAB III TRADISI TINGKEPAN PARI DI DESA PANDAN A. Sejarah tradisi Tingkepan Pari Dalam kehidupan ini, disadari atau tidak pada dasarnya semua manusia tidak dapat dengan detail mengetahui semua fenomena-fenomena
MADURA. Dra. Elly lasmanawati.msi
MADURA Dra. Elly lasmanawati.msi Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2010 Keadaan daerah
PENGENALAN DKBM (TKPI) & UKURAN RUMAH TANGGA (URT) Rizqie Auliana, M.Kes
PENGENALAN DKBM (TKPI) & UKURAN RUMAH TANGGA (URT) Rizqie Auliana, M.Kes [email protected] DKBM: 2 Daftar Komposisi Bahan Makanan dimulai tahun 1964 dengan beberapa penerbit. Digabung tahun 2005
: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
I ndonesia merupakan salah satu negara produsen pisang yang penting di dunia, dengan beberapa daerah sentra produksi terdapat di pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan N TB. Daerah-daerah ini beriklim hangat
Resep Kastengel Bawang Merah
MEMBUAT RANCANGAN DAN KARYA TEKNOLOGI DIVERSIVIKASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN BERBASIS BAWANG MERAH YANG TIDAK DIPATENKAN; TINGKAT INTERNASIONAL Resep Kastengel Bawang Merah Bahan Adonan: 1 kg Tepung
Tradisi Pindah Rumah di Desa Sucen Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo (Kajian Folklor)
Tradisi Pindah Rumah di Desa Sucen Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo (Kajian Folklor) Oleh : Dwi Cahya Ratnaningsih Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa [email protected] Abstrak:
Analisis Usaha Diversifikasi Produk Olahan Tempe. Oleh Siti Marwati Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY
Analisis Usaha Diversifikasi Produk Olahan Tempe Oleh Siti Marwati Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY [email protected] Tempe merupakan jenis makanan fermentasi dengan bahan dasar kedelai atau jenis
Bahan Baku daging ikan 500 g. tepung tapioka 50 g. merica halus 1/2 sendok teh. bawang merah 7,5 g. bawang putih 1,5 g. jahe 0,5 g.
SOSIS IKAN Sosis adalah salah satu produk olahan dari bahan hewani. Secara umum sosis diartikan sebagai makanan yang dibuat dari daging yang telah dicincang, dihaluskan, dan diberi bumbubumbu, dimasukkan
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS BISNIS TEMPE MENDOAN BERBAGAI RASA DISUSUN OLEH : NAMA : REENATO GILANG NIM : 11.11.5583 KELAS : 11-S1 TI-14 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2012/2013 ABSTRAK Pada saat ini,sedang
Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai bisnis nasi kuning.
Nasi Kuning, Menu Sarapan Jadi Peluang Bisnis Rumahan Menjalankan bisnis dari rumah? Kenapa tidak. Sekarang ini hanya dengan mengandalkan peluang bisnis dari lingkungan sekitar tempat tinggal saja, kita
BAB IV ANALISIS NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM UPACARA SEDEKAH BUMI. A. Analisis Pelaksanaan Upacara Sedekah Bumi
BAB IV ANALISIS NILAI-NILAI KEAGAMAAN DALAM UPACARA SEDEKAH BUMI A. Analisis Pelaksanaan Upacara Sedekah Bumi Bersyukur kepada sang pencipta tentang apa yang telah di anugerahkan kepada seluruh umat manusia,
Usaha Cireng Isi yang Lagi Booming
Sunday, 27 September 2009 19:03 Last Updated Sunday, 27 September 2009 19:11 Usaha Cireng Isi yang Lagi Booming Cireng atau tepung aci goreng aneka rasa atau biasa disebut Cireng Isi merupakan jajanan
Bisnis Kerupuk Udang, Renyah Menguntungkan
Bisnis Kerupuk Udang, Renyah Menguntungkan Kerupuk merupakan salah satu makanan ringan yang banyak diburu para konsumen. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang sangat renyah, menjadikan kerupuk sebagai
TUGAS CHARACTER BUILDING RESEP MAKANAN
TUGAS CHARACTER BUILDING RESEP MAKANAN Disusun oleh Nama : Elsa E Ambarita NIM : 1701363250 Kelas : LA64 Memasak umumnya dilakukan ibu-ibu dan kaum hawa. Bahkan remaja putri yang memasuki masa dewasa sudah
CONTOH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN PADA KELOMPOK BAHAN PANGAN
CONTOH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN PADA KELOMPOK BAHAN PANGAN 1. Serealia ) Pengolahan jagung : a. Pembuatan tepung jagung (tradisional) Bahan/alat : - Jagung pipilan - Alat penggiling - Ember penampung
BENTUK DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM TRADISI GUYUBAN BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA PASIR AYAH KEBUMEN
BENTUK DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM TRADISI GUYUBAN BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA PASIR AYAH KEBUMEN Oleh : Ade Reza Palevi program studi pendidikan bahasa dan sastra jawa [email protected] ABSTRAK
GULAI REBUNG TUNJANG. HeHeader
GULAI REBUNG TUNJANG 750 gram tunjang/kikil sapi 2 lembar daun kunyit 2 biji pala 4 batang serai, memarkan 8 lembar daun jeruk 4 cm jahe, memarkan 2 cm lengkuas, memarkan 300 gram rebung, iris tipis rebus
Kajian Folklor Tradisi Nglamar Mayit di Desa Sawangan, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen
Kajian Folklor Tradisi Nglamar Mayit di Desa Sawangan, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen Oleh: Heira Febriana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa [email protected] Abstrak: Penelitian
23. HASlL OLAHAN TEPUNG UBI JALAR
Kararnel Susu, Yoghurt Olahan Tepung Ubi Jalac Ebi (udang kering). Keju 23. HASlL OLAHAN TEPUNG UBI JALAR Tepung ubi jalar dapat digunakan sebagai bahan campuran pembuatan kue dan roti gandum. Adapun proses
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. aroma spesifik dan mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Bagian kepala beratnya
2.1 Komposisi Kimia Udang BAB II TINJAUAN PUSTAKA Udang merupakan salah satu produk perikanan yang istimewa, memiliki aroma spesifik dan mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Bagian kepala beratnya lebih
INDUSTRI KERIPIK SINGKONG
INDUSTRI KERIPIK SINGKONG KARYA ILMIAH KULIAH LINGKUNGAN BISNIS SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2010/2011 OLEH : EDY SETIAWAN 10.11.3986 KELAS 2F S1 TEKNIK INFORMATIKA STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA TAHUN 2011
Gambar : 14. Pie Ubi Jalar
Gambar : 14. Pie Ubi Jalar 85 13. KUE LUMPUR WORTEL (IRJA) - 200 gr wortel - 75 gr telur ayam - 50 gr gula pasir - 100 gr maizena - 80 cc susu - 15 gr mentega cair - vanili secukupnya - kismis atau cherry
MODUL 5 PIZZA IKAN. Indikator Keberhasilan: Mutu pizza ikan yang dihasilkan memiliki tekstur yang lembut, rasa dan aroma khas ikan.
MODUL 5 PIZZA IKAN Standar Unit Kompetensi: Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa mampu membuat pizza ikan yang enak, bertekstur lembut dan rasa yang lezat. Indikator Keberhasilan: Mutu pizza ikan
Tradisi Menguras Sumur Di Pemandian Air Panas Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen
Tradisi Menguras Sumur Di Pemandian Air Panas Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen Oleh: Tri Raharjo Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa [email protected] Abstrak : Penelitian ini bertujuan
bumbu adalah suatu bahan mempertinggi aroma makanan tanpa mengubah aroma bahan alami
bumbu & rempah bumbu adalah suatu bahan mempertinggi aroma makanan tanpa mengubah aroma bahan alami rempah Adalah bagian tanaman yang ditambahkan pada makanan untuk menambah atau membangkitkan selera
Menerapkan Teknik Pengolahan Menggunakan Media Penghantar Panas. KD 1. Melakukan Proses Pengolahan Abon Ikan
1 Menerapkan Teknik Pengolahan Menggunakan Media Penghantar Panas KD 1. Melakukan Proses Pengolahan Abon Ikan Pengertian Abon Abon merupakan salah satu jenis makanan awetan berasal dari daging (sapi, kerbau,
Kajian Folklor dalam Tradisi Guyang Jaran di Desa Karangrejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo
Kajian Folklor dalam Tradisi Guyang Jaran di Desa Karangrejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo Oleh: Ade Ayu Mawarni Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa [email protected] Abstrak: Penelitian
sampai matang 10. Tuang kembali adonan hijau sampai separuh adonan
Aneka Olahan Kue Tepung Kasava Tepung singkong dapat digunakan dalam pembuatan tepung campuran (composite flour), yakni tepung campuran antara tepung singkong dan tepung terigu. Tepung campuran tersebut
BAB I PENDAHULUAN. dikembangkan dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan waktu. Banyak
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia memiliki ragam seni dan budaya yang keberadaannya perlu dikembangkan dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan waktu. Banyak makanan dari daerah
OLAHAN TAHU - TEMPE. Tahu goreng panir. Tahu pedas manis. Tahu siram daging. Orak arik tahu. Steak tofu. Tahu acar ayam
OLAHAN TAHU - TEMPE Tahu siram daging Tahu pedas manis Tahu goreng panir Tahu acar ayam Steak tofu Orak arik tahu Orak arik tahu tauge Orak-arik tahu telur Hotplate tofu udang Ca tahu rebon Burger tofu
dikutip dari resep yang diberikan oleh Ibu Muthmainnah Abu Ammar Gresik November 2005
SEGO MENEER & SEGO KRAWU dikutip dari resep yang diberikan oleh Ibu Muthmainnah Abu Ammar Gresik November 2005 SEGO MENEER KOMPLIT rangkaian menu terdiri atas Sayur menir Bali Belut Bandeng Mangut Gimbal
SULAWESI TENGAH. Elly Lasmanawati
SULAWESI TENGAH Elly Lasmanawati Program Studi Pendidikan Tata Boga Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia 2010 Selayang Pandang
Cara membuat steak tenderloin mudah dan sederhana.hasilnya pun sangat mantap dan gurih
Cara membuat Steak Tenderloin Sederhana Cara membuat steak tenderloin mudah dan sederhana.hasilnya pun sangat mantap dan gurih Bahan: 1 kg daging sirloin 3 sdm tepung maizena air kaldu sapi 1 sendok makan
Karaton Surakarta Hadiningrat Kota Solo Provinsi Jawa Tengah. Studi Pendahuluan. Mengurus Perijinan kepada. Pengageng Sasana Wilapa
Lampiran 1. Skema Kerja Karaton Surakarta Hadiningrat Kota Solo Provinsi Jawa Tengah Studi Pendahuluan Mengurus Perijinan kepada Pengageng Sasana Wilapa Ditentukan Informan Kunci Oleh Pengageng Sasana
TIM MI AYAM TIM MAKARONI. Bahan: Bahan:
TIM MAKARONI 25 gr makaroni 250 cc air 25 gr daging giling 25 gr tahu, potong kecil 25 gr wortel, parut kasar 25 gr tomat, iris halus 1. Rebus makaroni bersama dengan air, daging giling, dan tahu sampai
JAGUNG. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA
19 SERI BACAAN ORANG TUA JAGUNG Bahan Pangan Alternatif Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional
Aneka Resep Masakan Sayur
Aneka Resep Masakan Sayur Sayur mayur sangat penting bagi tubuh kita, karenanya kita mesti menyeimbangkan asupan gizi dari makanan yang mama masak. Aneka resep masakan sayur kami sajikan kali ini. Ada
Prosesi Dan Makna Simbolik Upacara Tradisi Wiwit Padi di Desa Silendung Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo
Prosesi Dan Makna Simbolik Upacara Tradisi Wiwit Padi di Desa Silendung Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Oleh: Murti Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa [email protected] Abstrak:
Pengolahan hasil pertanian dalam pelatihan ini dimaksudkan untuk mengubah bentuk bahan baku menjadi bahan
Pelatihan Kewirausahaan untuk Pemula olahan dengan memperhatikan nilai gizi dan memperpanjang umur simpan atau keawetan produk. Untuk meningkatkan keawetan produk dapat dilakukan dengan cara : (1) Alami
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
112 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Profil makanan tradisional Kotagede meliputi jenis-jenisnya, bahan dasar, teknik olah, rasa dan penyajian. 1. Jenis makanan besar dari keseluruhan jumlah makanan
KERWUK TEMPE. Yaket lndustri Pangan Untuk Daerah Pedesaan
KERWUK TEMPE Yaket lndustri Pangan Untuk Daerah Pedesaan PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PANGAN INSTlTUT PERTANIAN BOGOR 1981 1. PENDAHULUAN KERUPUK TEMPE Kerupuk tempt adalah sejenis kerupuk
SATUAN ACARA PERKULIAHAN. : Mengenal konsep Pengetahuan resep makanan nusantara dari berbagai daerah
Tuj Pembelajaran Umum (Kompetensi) Jumlah : Mengenal konsep Pengetah resep makanan nusantara dari berbagai daerah : Para mahasiswa dapat memahami pengetah resep makanan nusantara dari berbagai daerah Tuj
LOMBA CIPTA MENU NON BERAS NON TERIGU
LOMBA CIPTA MENU NON BERAS NON TERIGU Salah satu upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas adalah dengan memperbaiki kualitas konsumsi pangan masyarakat. Konsumsi yang berkualitas dapat
LINGKUNGAN BISNIS OLEH KHAS MAGELANG
LINGKUNGAN BISNIS OLEH OLEH KHAS MAGELANG Nama : Mumpuni Widyawati Kelas : S1TI- 2L NIM : 10.11.4442 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2010 / 2011 ABSTRAKSI Pada jaman penjajahan Jepang, beras merupakan barang langka
ISTILAH PERLENGKAPAN SESAJI JAMASAN NYAI SETOMI DI SITI HINGGIL KERATON SURAKARTA HADININGRAT. (Suatu Tinjauan Etnolinguistik) UNG GARBA
ISTILAH PERLENGKAPAN SESAJI JAMASAN NYAI SETOMI DI SITI HINGGIL KERATON SURAKARTA HADININGRAT (Suatu Tinjauan Etnolinguistik) UNG GARBA Disusun Oleh : Ita Suci Lestari ( k 1208098) M.Baharudi Diajukan
UBI JALAR. Bahan Pangan Alternatif SERI BACAAN ORANG TUA
18 SERI BACAAN ORANG TUA UBI JALAR Bahan Pangan Alternatif Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional
Resep Kue. Resep kue nastar
Resep kue nastar Resep kue nastar memang paling banyak dicari dan dipraktekan pada hari raya idul fitri. Pada lebaran tahun 2012 ini admin masakanmama.com pun tidak ketinggalan untuk membuat kue nastar
TRADISI SEDHEKAH LAUT DI DESA KARANG DUWUR KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN ( ANALISIS MAKNA DAN FUNGSI)
TRADISI SEDHEKAH LAUT DI DESA KARANG DUWUR KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN ( ANALISIS MAKNA DAN FUNGSI) Oleh: Yuli Ernawati program studi pendidikan bahasa dan sastra jawa [email protected] Abstrak:Rumusan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian Jenis pelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen di bidang Ilmu Teknologi Pangan.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis pelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen di bidang Ilmu Teknologi Pangan. B. Tempat Dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pembuatan
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan Setelah melakukan beberapa pengamatan dan pengujian maka peneliti menghasilkan satu produk baru dengan melakukan inovasi terhadap jajanan pasar Indonesia yaitu lemper,
PENGOLAHAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PANGAN. Agus Sutanto
PENGOLAHAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PANGAN Agus Sutanto PENDAHULUAN Kebutuhan pangan selalu mengikuti trend jumlah penduduk dan dipengaruhi oleh peningkatan pendapatan per kapita serta perubahan pola konsumsi
PEMBUATAN SAOS CABE MERAH Nurbaiti A. Pendahuluan Cabe merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi
PEMBUATAN SAOS CABE MERAH Nurbaiti A. Pendahuluan Cabe merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi dan dikembang secara luas oleh petani di Propinsi Aceh.
Resep Masakan Daging Babi
Babi Kecap Maron Resep Masakan Daging Babi Bahan-bahan: 500 gr Babi bagian perut (bagian daging berlapis lemak) 5 siung Bawang putih, cincang halus 5 sdm Kecap asin 5-10 sdm Kecap manis Merica, garam,
4 Resep Masakan Rumahan Sehari Hari Yang Wajib Anda Coba
4 Resep Masakan Rumahan Sehari Hari Yang Wajib Anda Coba recepmakanan.blogspot.co.id/2017/01/resep-masakan-sehari-hari.html resep masakan rumahan sehari hari - Ada banyak sekali resep masakan nusantara
II. TINJAUAN PUSTAKA. disertai dengan proses penggilingan dan penjemuran terasi. Pada umumnya
6 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Terasi Terasi atau belacan adalah salah satu produk awetan yang berasal dari ikan dan udang rebon segar yang telah diolah melalui proses pemeraman atau fermentasi, disertai
PELUANG BISNIS MAKANAN TENTANG KRIPIK TEMPE
NAMA : JOKO NUR CAHYANTO NIM : 10.12.4486 KELAS : S1,SI,2B PELUANG BISNIS MAKANAN TENTANG KRIPIK TEMPE Pernah berkunjung ke kota Cilacap????????? Pasti pernah mencicipi penganan khas kota ini. ya, sudah
TUMIS DAGING sayuran. Kembang Tahu CAH SAYURAN
TUMIS DAGING sayuran Bahan: 250 gr daging sapi has dalam, iris melintang tipis 4 buah sosis sapi, iris 1 cm 200 gr bak coy, lepaskan dari bonggolnya 100 gr wortel, kupas, iris tipis 100 gr kapri, siangi
Macam daun yang digunakan untuk membungkus:
HANDOUT Pembungkus makanan adalah pembungkus/wadah dari daun pisang yang digunakan untuk membungkus makanan. Biasanya dalam acara selamatan atau kenduri, pembungkus makanan dari daun pisang sebagai wadah
DEMO MASAK DIES NATALIS KE-35 UNIKA SOEGIJAPRANATA 2017
DEMO MASAK DIES NATALIS KE-35 UNIKA SOEGIJAPRANATA 2017 NUGGET SINGKONG, BAKSO SINGKONG OLEH MAHASISWA : NUTRISI DAN TEKNOLOGI KULINER FAKULTAS TEKONOLOGI PANGAN UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG LATAR BELAKANG
BAHAN MAKANAN SETENGAH JADI
BAHAN MAKANAN SETENGAH JADI Definisi : * Bahan makanan olahan yang harus diolah kembali sebelum dikonsumsi manusia * Mengalami satu atau lebih proses pengolahan Keuntungan: * Masa simpan lebih panjang
Kumpulan Resep Sup ( Baru )
SUP PASTA BENING BAHAN : Kaldu ikan 250 gram ikan kakap 1 buah bawang Bombay potong-potong 1 batang daun bawang iris 1 batang seledri iris 5 biji merica butiran 1 liter air Isi : 12 udang ukuran sedang
KECAP KEDELAI 1. PENDAHULUAN
KECAP KEDELAI 1. PENDAHULUAN Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, biji kecipir, koro, kelapa dan lain-lain merupakan bahan pangan sumber protein dan lemak nabati yang sangat
PEMANFAATAN AIR KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KECAP
PEMANFAATAN AIR KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KECAP DIGUNAKAN UNTUK MEMENUHI TUGAS BAHASA INDONESIA Oleh : MARISA AMALIA 125100301111076 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
S E H A T, L E Z A T, & P R A K T I S MENU LENGKAP CITA RASA
masak! idemasak S E H A T, L E Z A T, & P R A K T I S MENU LENGKAP CITA RASA DAPUR BORNEO prakata Dapur Borneo adalah aneka resep masakan yang berasal dari daerah Kalimantan wilayah Indonesia. Ini mencakup,
BAB VIII JAJANAN SEBAGAI PENDUKUNG STATUS GIZI. A. Jajanan Sebagai Asupan Makanan Balita
BAB VIII JAJANAN SEBAGAI PENDUKUNG STATUS GIZI A. Jajanan Sebagai Asupan Makanan Balita Makanan jajanan menurut FAO didefinisikan sebagai makanan dan minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang
OLEH: YULFINA HAYATI
PENGOLAHAN HASIL KEDELAI (Glycine max) OLEH: YULFINA HAYATI PENDAHULUAN Dalam usaha budidaya tanaman pangan dan tanaman perdagangan, kegiatan penanganan dan pengelolaan tanaman sangat penting diperhatikan
KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS KRIPIK JAMUR TIRAM
KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS BISNIS KRIPIK JAMUR TIRAM Disusun Oleh : Nama : AZHARI YOGA SAPUTRA NIM : 11.01.2920 Jurusan : D3-TI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2011 / 2012 ABSTRAKS Karya tulis
TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT. Dr. Sri Handayani
TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT Dr. Sri Handayani Tim PPM Jurusan Pendidikan Kimia FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013 1 TEHNIK PEMBUATAN MIE SEHAT Dr. Sri Handayani
Peran Perempuan Pada Upaya Penganekaragaman Pangan Di Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan
16 INOVASI, Volume XVIII, mor 2, Juli 2016 Peran Perempuan Pada Upaya Penganekaragaman Pangan Di Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan Diah Tri Hermawati dan Dwi Prasetyo Email : [email protected]
MITOS PESAREAN MBAH DAMARWULAN DALAM TRADISI SELAMETAN SURAN DI DESA SUTOGATEN KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO
MITOS PESAREAN MBAH DAMARWULAN DALAM TRADISI SELAMETAN SURAN DI DESA SUTOGATEN KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO Oleh: Siti Nurfaridah program studi pendidikan bahasa dan sastra jawa [email protected]
MATA KULIAH PELUANG BISNIS PEMBUATAN KRIPIK TEMPE
MATA KULIAH PELUANG BISNIS PEMBUATAN KRIPIK TEMPE NAMA : WAHYU ADITYA PRABOWO KELAS : S1 SI 08 NIM : 11.12.5897 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Keripik Tempe Industri Rumahan yang Menguntungkan Pernah singgah
