RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2017
|
|
|
- Suryadi Tan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 RENCANA KERJA (RENJA) 2017 PEMERINTAH PROVINSI GORONTALO DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL (DISPEMDESDUKCAPIL) 1 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
2 DAFTAR ISI HAL KATA PENGANTAR 1 DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR BAB I. PENDAHULUAN LATAR BELAKANG LANDASAN HUKUM MAKSUD DAN TUJUAN SISTEMATIKA PENULISAN 5 BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA LALU EVALUASI PELAKSANAAN RENJA LALU DAN CAPAIAN RENSTRA ANALISIS KINERJA PELAYANAN ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI PROGRAM & KEGIATAN MASYARAKAT 55 BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL DAN YANG TERKAIT TUPOKSI TUJUAN DAN SASARAN BPM-PDT PROVINSI GORONTALO TUJUAN DAN SASARAN RENJA PROGRAM DAN KEGIATAN BAB IV PENUTUP 74 2 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
3 DAFTAR TABEL 2.1. HASIL EVALUASI RENJA BERDASARKAN RENSTRA PROGRAM/KEGIATAN RENJA YANG TERANGGARKANDAN BELUM TERANGGARKAN BERDASARKAN RENSTRA REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA S/D 2015DAN PENCAPAIAN RENSTRA BPM-PDT PROVINSI GORONTALO 2.4. PENJABARAN 5 BUDAYA KERJA PEMPROV GORONTALO DI BPM- PDT PROVINSI GORONTALO 2.5. HASIL ASSESSMENT PENERAPAN PRINSIP ORGANISASI PADA BPM-PDT 2.6. CAPAIAN RATA-RATA PELAKSANAAN FUNGSI ASLI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA PROVINSI GORONTALO SELANG CAPAIAN RATA-RATA PELAKSANAAN FUNGSI KOORDINASI PROGRAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMBANGUNAN DESA TERTINGGAL (PROGRAM PMPDT) YANG MASUK KE DESA 2.8. CAPAIAN RATA-RATA PELAKSANAAN KOORDINASI PENANGANAN PROGRAM NASIONAL DI DAERAH 2.9. PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN BPM-PDT PROVINSI GORONTALO PROGRAM-PROGRAM PEMBANGUNAN BPM-PDT DI DALAM RKPD REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD 2016 PROVINSI GORONTALO USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DARI PARA PEMANGKU KEPENTINGAN 2016 PROVINSI GORONTALO IDENTIFIKASI KEBIJAKAN NASIONAL DI PROVINSI GORONTALO Rancangan Awal Renja Tahun 2017
4 3.2 RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN 2016 DAN PRAKIRAAN MAJU 2017 PROVINSI GORONTALO Rancangan Awal Renja Tahun 2017
5 DAFTAR GAMBAR 3.1. PERUMUSAN TUJUAN DAN SASARAN RENJA PROVINSI Rancangan Awal Renja Tahun 2017
6 KATA PENGANTAR Rencana Kerja (Renja) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil tahun 2017 adalah merupakan kelanjutan upaya pembangunan yang terencana dan sistematis yang dilaksanakan oleh dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo. Mengamati pelaksanaan program dan kegiatan dari tahun ke tahun, peningkatan kinerja dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Perencanaan Strategis telah berjalan sesuai dengan rencana kerja yang ditetapkan. Menyadari bahwa optimalisasi usaha pembangunan dibidang pemberdayaan masyarakat dan desa serta kependudukan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, maka keberadaan RENJA ini sengaja kami jabarkan secara terinci dalam rangka beroleh masukan serta gagasan yang lebih perspektif bagi keberhasilan tugas-tugas di Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada khususnya serta keberhasilan pembangunan di Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari pembangunan Nasional. Akhirnya dengan memohon Ridho Allah SWT seraya mengharapkan sumbangan pemikiran dari kita semua, maka RENJA yang telah disusun ini kami ajukan sebagai dasar Perencanaan Program pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo guna menjadi landasan operasional kegiatan tahun Gorontalo, November 2016 Kepala Dispemdesdukcapil Provinsi Gorontalo Drs. Slamet S.K. Bakri, M.Sc NIP Rancangan Awal Renja Tahun 2017
7 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Rencana Kerja (Renja) adalah dokumen perencanaan untuk periode satu (1) tahun, yang memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat. Produk Renja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Adminstrasi Kependudukan dan Catatan Sipil yang dihasilkan tahun ini, masih perlu perbaikan dan penyesuaian sesuai Permendagri No. 54 Tahun 2010 Lampiran VI, didalam ketentuan tersebut dijelaskan ada 2 tahapan penyusunan Renja merupakan suatu rangkaian proses yang berurutan, yaitu : 1. Tahap perumusan rancangan Renja ; dan 2. Tahap penyajian rancangan Renja. Tahap Perumusan Rancangan Renja dilakukan melalui serangkaian kegiatan sebagai berikut: 1. Pengolahan data dan informasi; 2. Analisis gambaran pelayanan ; 3. Mereview hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu berdasarkan Renstra ; 4. Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi ; 5. Telaahan terhadap rancangan awal RKPD; 6. Perumusan tujuan dan sasaran; 7. Penelaahan usulan program dan kegiatan dari masyarakat; 8. Perumusan kegiatan prioritas; 9. Penyajian awal dokumen rancangan Renja ; 10. Penyempurnaan rancangan Renja ; 7 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
8 11. Pembahasan forum ; dan 12. Penyesuaian dokumen rancangan Renja sesuai dengan prioritas dan sasaran pembangunan tahun rencana dengan mempertimbangkan arah dan kebijakan umum pembangunan daerah, arahan menteri terkait dan SPM. Tahap Penyajian rancangan Renja disusun menurut sistimatika pada bagian akhir bab ini. Selanjutnya Rancangan Renja dibahas dalam Forum Provinsi yang membahas rancangan Renja Provinsi, dengan masukan dari musrenbang kabupaten/kota atau forum kabupaten/kota, sebagai upaya menyempurnakan rancangan Renja Provinsi. Rancangan Renja Provinsi hasil forum Provinsi, menjadi bahan pemutakhiran rancangan RKPD Provinsi untuk selanjutnya dibahas di dalam musrenbang RKPD Provinsi. Setelah forum dilaksanakan kemudian dilakukan verifikasi terhadap rancangan Renja bertujuan untuk menilai apakah rancangan akhir Renja sudah sesuai dengan RKPD yang sudah disahkan dengan peraturan kepala daerah. Verifikasi melalui pengajuan rancangan akhir dokumen Renja dari Kepala kepada kepala Bappeda, kemudian Bappeda melakukan verifikasi akhir terhadap rancangan akhir Renja, untuk menjamin kesesuaian antara program dan kegiatan dengan program dan kegiatan pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RKPD. Bappeda menghimpun seluruh rancangan akhir Renja yang telah verifikasi, untuk diajukan kepada kepala daerah dalam rangka, memperoleh pengesahan. Pengesahan rancangan akhir Renja dengan peraturan kepala daerah paling lama 1 (satu) bulan, setelah peraturan kepala daerah tentang RKPD tahun berkenaan ditetapkan. Penetapan Renja oleh kepala paling lama 14 (empat belas) hari, setelah Renja disahkan oleh kepala daerah. 8 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
9 GAMBAR 1.1. ALUR PROSES FORUM DISPEMDESDUKCAPIL 1.2. LANDASAN HUKUM Landasan hukum yang terkait langsung dalam penyusunan Renja Dispemdesdukcapil Tahun 2017 adalah: 1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanakan Rencana Pembangunan Daerah. 2. Peraturan Daerah Provinsi Gorontalo No.... Tahun tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Provinsi Gorontalo. 3. Peraturan Gubernur Gorontalo No... Tahun tentang tugas dan fungsi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo 1.3. MAKSUD DAN TUJUAN Maksud penyusunan Renja Dispemdesdukcapil Provinsi Gorontalo Tahun 2017 adalah; 9 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
10 1. Review Dokumen Rencana Strategis dengan Realisasi Rencana Kerja Tahunan. 2. Memperoleh masukan masyarakat dan stakeholder terkait tentang rencana Program/Kegiatan yang akan dilaksanakan. 3. Memperoleh rencana alokasi anggaran, lokasi dan pelaksanaan program/kegiatan. Tujuan dari penyusunan Renja Dispemdesdukcapil Provinsi Gorontalo Tahun 2017 adalah: 1. Kepastian rencana kerja tahunan berjalan sesuai rencana strategis yang telah ditetapkan. 2. Kepastian Program/Kegiatan Prioritas yang akan dilaksanakan. 3. Kepastian anggaran, lokasi dan pelaksana program/kegiatan SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penulisan Renja sesuai Lampiran VI Permendagri No. 54 Tahun 2010 sebagai berikut : BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Laludan Capaian Renstra 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan 2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi 2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional Terkait Tupoksi 3.2 Tujuan dan sasaran Renja 3.3 Program dan Kegiatan 10 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
11 BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA LALU 2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA LALU DAN CAPAIAN RENSTRA Bab ini memuat kajian (review) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu 2016 (tahun n-2) dan perkiraan capaian tahun berjalan 2017 (tahun n-1), mengacu pada APBD tahun berjalan yang sudah disahkan. Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra (tolok ukur menggunakan Renstra Periode ) berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja tahun-tahun sebelumnya. Review hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu, dan realisasi Renstra mengacu pada hasil laporan kinerja tahunan dan/atau realisasi APBD untuk yang bersangkutan CAPAIAN PELAKSANAAN RENJA 2016 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISPEMDESDUKCAPIL) Provinsi Gorontalo pada tahun 2016 memperoleh alokasi dana APBD dengan jumlah anggaran sebesar Rp ,- (Tiga Puluh Lima Milyar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Lima Ratus Dua Puluh Delapan Rupiah). Program dan kegiatan tahun anggaran 2016 dengan anggaran sebesar Rp ,- yang terdiri dari program dan kegiatannya sebagai berikut: 1. Program Peningkatan Pelayanan Administrasi, Sarana Prasarana dan SDM Aparatur Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pelayanan Adminstrasi Perkantoran. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya dan meningkatnya pelayanan administrasi perkantoran dengan baik dalam mendukung seluruh pelaksanaan program dan kegiatan. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pelayanan Perkantoran. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya pelayanan perkantoran 11 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
12 dengan baik dalam mendukung seluruh pelaksanaan program dan kegiatan serta tercapainya target kinerja tahunan yang menjadi tanggung jawab BPM-PDT Provinsi Gorontalo. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pelayanan Jasa Administrasi TP PKK Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Pelayanan Adminstrasi TP PKK. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya pelayanan administrasi TP PKK dengan baik dalam mendukung seluruh pelaksanaan program dan kegiatan. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya aparatur pemerintah melalui pendidikan dan latihan dalam meningkatkan kinerja aparatur. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 2. Program Peningkatan Perencanaan, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Sistem Pengendalian, koordinasi, Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiataan Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penyelarasan Program, Kegiatan, Indikator serta lokasi yang jelas dan pagu anggaran sesuai dengan tema dan Prioritas Pembangunan serta terlaksananya sistem pengendalian, evaluasi dan pelaporan kegiatan khususnya pada unsur pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa tertinggal. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah terkendalinya dan terevaluasinya program BPM-PDT Provinsi Gorontalo. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan Kegiatan ini berupa pelaporan keuangan, SPJ, bimtek Keuangan, pembelian atk, materai, foto copy. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menunjang operasional keuangan. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 3. Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan 12 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
13 Tujuan kegiatan ini yaitu terlaksananya koordinasi, sinkronisasi serta integrasi program TKPK Provinsi, instansi vertikal dan TKPK kab/kota dalam intervensi program/kegiatan untuk penurunan Angka Kemiskinan. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pembangunan Rumah Layak Huni Rumah Tangga Miskin Secara Swakelola Pada tahun 2016, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui BPM-PDT mengalokasikan dana lebih dari 14 milyar untuk pembangunan mahyani yang terdiri dari APBD sebanyak 800 Unit. Pola yang digunakan, yakni melalui pendekatan pemberdayaan dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan kepala desa dan penanggung jawab swakelola sebagai fasilitatornya. Dan ternyata hal ini mendapat respon yang sangat tinggi dan terbukti di lapangan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dan Pemerintah Desa dimana partipasi dan nilai-nilai kegotong royongan masyarakat sangatlah dominan. Walaupun dananya hanya 18 Juta/unit, namun semangat dan dukungan masyarakat begitu tinggi, dibuktikan dengan volume pekerjaan makin bertambah besar. Ini merupakan terobosan dalam rangka transformasi nilai-nilai pemberdayaan kepada masyarakat. Pendekatan pembangunan mahyani melibatkan semua pihak terkait melalui proses-proses penyadaran nilai dan norma lokal gotong-royong atau huyula dan motiayo yang selama ini, disadari atau tidak, telah menjadi energi yang berperan untuk menggerakkan komunitas desa/kelurahan Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- PAP PNPM Mandiri Generasi Sehat Cerdas Kegiatan ini untuk Menunjang pelaksanaan PNPM di 4 Kabupaten secara berkelanjutan. Dengan tujuan memberikan dukungan pendanaan bagi PNPM GSC terhadap pengelola di Provinsi guna meningkatkan kinerja pengelola program, meningkatkan pemahaman dan aspirasi Pemerintah Daerah serta jajarannya melalui rapat koordinasi dan sosialisasi program secara reguler, meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi pemeliharaan aset program secara berkelanjutan. Yang sasaran pada peningkatan, pembinaan dan pengendalian program PNPM GSC. Hasil Kegiatan ini yaitu Terselenggaranya sosialisasi PNPM Generasi Sehat Cerdas, terkoordinasinya pelaksanaan PNPM GSC di 4 Kabupaten serta meningkatnya 13 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
14 Kompetensi SDM pelaksana PNPM GSC tingkat Kab/kec/desa 22 Kecamatan Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Fasilitasi Penyusunan Profil Desa dan Kelurahan di Provinsi Gorontalo Fasiltasi Penyusunan Profil Desa dan Kelurahan adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan Pemerintah Desa/Kelurahan tentang pentingnya keberadaan Profil Desa dan Kelurahan serta memfasilitasi Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam rangka penyusunan Profil Desa dan Kelurahan Tersebut. Hasil kegiatan ini yaitu Peningkatan dan percepatan penyusunan Profil Desa/Kelurahan di Provinsi Gorontalo. Di tahun ini hasilnya yaitu Tersusunnya data dasar keluarga di 50 kelurahan se Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 4. Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan. Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Tertinggal Kegiatan ini dimaksudkan untuk menstimulan usaha produktif sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat desa, khususnya desa tertinggal melalui pengembangan komoditas ekonomi unggulan, bernilai tambah dan berdaya saing dalam rangka mendukung terwujudnya stabilitas ekonomi daerah. Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan pemanfaatan sumberdaya unggulan desa untuk pengembangan usaha ekonomi produktif, meningkatkan pengelolaan keuangan usaha ekonomi masyarakat desa serta mendorong terbentuknya BUMDes di desa atau lembaga ekonomi masyarakat lainnya. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Identifikasi dan Pelatihan Lembaga Ekonomi Masyarakat Desa Tertinggal Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, membentuk dan melatih Kelompok masyarakat (POKMAS) di 25 desa tertinggal dan atau desa terpilih lainnya yang mempunyai potensi ekonomi masyarakat tetapi belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 14 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
15 5. Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa Pencanangan BBGRM tingkat Provinsi Tahun 2016 pelaksanaannya dipusatkan di Pasar Sentral Kota Gorontalo yang diintegrasikan dengan Hari Kasatuan Gerak PKK ke-44 Tingkat Provinsi Gorontalo. Maksud kegiatan ini, yaitu dalam rangka: a. Memantapkan penyelenggaraan program pembangunan dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui penguatan kelembagaan dalam kesejahteraan masyarakat; b. Mewujudkan suatu pola komunikasi sehingga mendorong gerakan PKK dan lembaga pemerintah baik di tingkat kabupaten/kota untuk mewujudkan tujuan pembanguan provinsi bersama; c. Memantapkan peran serta masyarakat bersama pemerintah dalam mengkoordinasikan tugas tugas dalam bidang pemberdayaan masyarakat desa; d. Meningkatkan efektifitas program pemberdayaan masyarakat melalui pola perilaku masyarakat dalam menjaga serta memelihara hasil hasil pembangunan; e. Memfasilitasi dan mendorong Gerakan PKK dan kelembagaannya agar dapat tumbuh dan berkembang bersama sama pemerintah menyukseskan program program dalam rangka mewujudkan kesejahtraan. Adapun tujuan kegiatan ini, yaitu: a. Diharapkan mampu mengerakkan semangat gotong royong (MOHUYULA) serta peran masyarakat dalam pembangunan sistem nilai sosial budaya masyarakat di Provinsi Gorontalo. b. Untuk menyatukan gerak langlah dalam memberdayakan masyarakat melalui 10 (sepuluh) program PKK; c. Untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga yang berkualitas, karena keluarga merupakan sel dan sendi dasar kehidupan masyarakat; 15 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
16 d. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengkoordinasikan tugas-tugas dalam khususnya keberdayaan masyarakat desa; e. Meningkatkan efektifitas program pemberdayaan masyarakat melalui pola prilaku masyarakat dalam menjaga serta memelihara hasil-hasil pembangunan; f. Motor penggerak untuk membangun keluarga sebagai unit atau kelompok terkecil dalam masyarakat; g. Membina, menghimpun, dan mengarahkan keluarga guna mewujudkan keluargayang sejatera. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pemasyarakatan dan Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Perdesaan Tahun 2016 Pelaksanaan gelar teknologi tepat guna (TTG) adalah sebagai langkah strategi dalam penyebarluasan informasi berbagai jenis teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat dalam rangka penyusunan kebijakan penerapan dan pengembangan teknologi tepat guna dalam upaya pemberdayaan masyarakat pada masa-masa yang akan datang. Dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu: a. Memperkenalkan berbagai jenis teknologi tepat guna dan produknya secara visual kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang cukup untuk menetapkan pilihan. b. Menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan teknologi serta manfaatnya dalam rangka peningkatan mutu dan kuantitas produksi diberbagai sektor usaha. c. Memantapkan program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna d. Meningkatan kerjasama dan koordinasi antara instansi pemerintah daerah, dunia usaha perguruan tinggi dan lainnya dalam pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun Rancangan Awal Renja Tahun 2017
17 Perlombaan Desa dan Kelurahan merupakan kompetisi dan evaluasi hasil pembangunan desa dan kelurahan yang bersifat mendorong kebersamaan dan keswadayaan yang dilakukan setiap tahun secara berjenjang dan berkelanjutan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi. Penyelenggaraan perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi diakhiri dengan Penilaian dan Temu Karya Nasional para juara perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi dan Nasional di Jakarta. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 6. Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Pelatihan Aparatur Pemerintah Desa Hasil kegiatan ini yaitu: Terlaksananya Pelatihan Aparatur Pemerintah Desa bagi Kepala Desa dan Kepala Urusan Pembangunan di Desa Tertinggal. Tersusunnya perencanaan pembangunan desa jangka pendek dan jangka panjang di 25 (dua puluh lima) desa tertinggal. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pembinaan kepala desa, kelurahan & Camat Tujuan kegiatan ini yaitu Terwujudnya peningkatan kinerja kepala desa, lurah dan camat serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dalam pemerintahan bagi 77 orang Camat, 72 orang Lurah se-provinsi Gorontalo. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 7. Program Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Peningkatan Program Tertib Administrasi Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo telah melaksanakan tertib Administrasi dengan berpedoman pada Buku Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VI PKK Tahun 2005 dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VII PKK Tahun 2010 yang dikeluarkan oleh TP. PKK Pusat. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga 17 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
18 Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pemberdayaan Sosial dan Keagamaan Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pembinaan Anak, Remaja, Masyarakat dan UP2K Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Koordinasi dan Fasilitasi Peningkatan Keberdayaan PAUD Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Perencanaan, Koordinasi, Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan PKK Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pemberdayaan Kader PKK dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- 8. Program Pembangunan Desa Tertinggal Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal Tujuan kegiatan ini yaitu: a. Meningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam prosess pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan; b. Melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal; c. Mengembangkan kapasitas pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan; d. Menyediakan kebutuhan sarana prasarana dasar masyarakat dan infrastruktur ekonomi masyarakat. Sasaran bantuan adalah desa-desa yang memenuhi kriteria terkait pembangunan infrastruktur masyarakat serta diprioritaskan pada desa tertinggal dan sangat tertinggal di Provinsi Gorontalo. Jenis bantuan yang diberikan yaitu: 18 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
19 a. Pembangunan Pasar Desa; b. Pembangunan Jalan Desa; c. Pembangunan Plat Duicker d. Pembangunan Lantai Jemur Output kegiatan ini yaitu tersedianya infrastruktur ekonomi masyarakat miskin dan terjadinya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan, pengawasan hingga pelestarian hasil pembangunan. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp ,- Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal Tujuan kegiatan ini yaitu: a. Meningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam prosess pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan; b. Melembagakan pengelolaan pembangunan partisipatif dengan mendayagunakan sumber daya lokal; c. Mengembangkan kapasitas pemerintahan desa dalam memfasilitasi pengelolaan pembangunan; d. Menyediakan kebutuhan sarana prasarana dasar masyarakat dan infrastruktur ekonomi masyarakat. Sasaran bantuan adalah desa-desa yang memenuhi kriteria terkait pembangunan infrastruktur masyarakat serta diprioritaskan pada desa tertinggal dan sangat tertinggal di Provinsi Gorontalo. Jenis bantuan yang diberikan yaitu: a. Pembangunan Mandi, Cuci dan Kakus (MCK); b. Pembangunan Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); c. Pembangunan Gedung Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu); d. Pembangunan Kantor Desa; e. Pembangunan Balai Desa; f. Pembangunan Sarana Air Bersih. 19 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
20 Output kegiatan ini yaitu tersedianya infrastruktur sosial budaya masyarakat miskin dan terjadinya peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan, pengawasan hingga pelestarian hasil pembangunan. Alokasi anggaran pada kegiatan ini sebesar Rp , HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA 2015 DAN 2016 BERDASARKAN RENSTRA Hasil evaluasi pelaksanaan Renja 2015 dan 2016 berdasarkan target program/kegiatan yang sudah direncanakan Renstra yang dikategorikan dalam: 1. Program Kegiatan yang Tidak Memenuhi target kinerja 2. Program Kegiatan yang Telah Memenuhi target kinerja 3. Program Kegiatan yang Melebihi target kinerja 4. Faktor Faktor Penyebab 5. Implikasi Yang Timbul 6. Kebijakan/Tindakan Perencanaan dan Penganggaran Yang Perlu Diambil Tabel : 2.1. Hasil Evaluasi Renja Berdasarkan Target Renstra Rancangan Awal Renja Tahun 2017
21 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA 1 PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGAL 1 Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal Belum memenuhi Target Renstra Di Tahun 2015 intervensi dilakukan hanya pada 20 Desa Tertinggal dari target renstra 25 desa tertinggal Masih ada 225 desa tertinggal yang harus diintervensi. Hingga tahun 2015 baru ada 79 desa tertinggal yang diintervensi dari target Renstra yaitu sebanyak 100 desa tertinggal sehingga masih ada 21 desa tertinggal lagi yang perlu diintervensi hingga Tahun ) Koord. KemendesPDTT terkait prioritas desa sangat tertinggal dan tertinggal berdasarkan IDM 2) Kordinasi Bappenas terkait prioritas desa tertinggal berdasarkan IPD 3) Validasi data desa tertinggal di pemerintah kabupaten 2 Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal Belum memenuhi Target Renstra Di Tahun 2015 intervensi dilakukan hanya pada 20 Desa Tertinggal dari target renstra 25 desa tertinggal Masih ada 225 desa tertinggal yang harus diintervensi. Hingga tahun 2015 baru ada 79 desa tertinggal yang diintervensi dari target Renstra yaitu sebanyak 100 desa tertinggal sehingga masih ada 21 desa tertinggal lagi yang perlu diintervensi hingga Tahun ) Koord. KemendesPDTT terkait prioritas desa sangat tertinggal dan tertinggal berdasarkan IDM 2) Kordinasi Bappenas terkait prioritas desa tertinggal berdasarkan IPD 3) Validasi data desa tertinggal di pemerintah kabupaten 2 PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN : 1 Pembangunan Rumah Layak Huni Rumah Tangga Miskin Secara Swakelola Belum Memenuhi Target Renstra (Realisasi Mahyani 2015=711 unit dr target 1.000/tahun) Untuk tahun ini tidak mendapat APB-P yang rencananya untuk dialokasikan 289 unit mahyani Pemenuhan kebutuhan dasar RTM dr aspek perumahan kurang terpenuhi 1. Penambahan anggaran untuk 289 unit mahyani yang tidak terpenuhi di Tahun 2015; 2. Alokasi Mahyani melalui APBD Kab/Kota 2 Penunjang Administrasi PNPM-MPd Memenuhi Target Renstra Koordinasi Fasilitator Pelaksanaan kegiatan tertangani dengan baik Sudah tidak dianggarkan lagi karena kegiatan ini adalah penunjang program pusat yaitu PNPM MPd. 21 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
22 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA 3 Penunjang Administrasi PNPM-GSC Memenuhi Target Renstra Koordinasi Fasilitator Pelaksanaan kegiatan tertangani dengan baik Kerjasama dengan Kab/Kota 4 Penunjang Program & Kegiatan Nasional Di Daerah Belum Memenuhi Target Renstra - - Kegiatan baru yang direncanakan tahun Rakor Penanggulangan Kemiskinan Memenuhi Target Renstra Penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan sistem keroyokan dan lebih difokuskan di wilayah desa karena jumlah penduduk miskin lebih banyak di desa mulai berkoordinasi dlm penanggulangan kemiskinan Optimalisasi Koordinasi lintas & Lintas Wilayah dlm PK 6 Fasilitasi Penyusunan dan Pendayagunaan Profil Desa Memenuhi Target Renstra Persentase desa yang memiliki profil desa Semua kelurahan/desa sudah memiliki profil desa Melakukan validasi data profil desa sehingga dapat dijadikan acuan dalam penentuan status desa/kelurahan 7 Peningkatan Ekonomi Masyarakat Memenuhi Target Renstra Menstimulan usaha produktif khususnya desa tertinggal melalui pengembangan komoditas ekonomi unggulan, bernilai tambah dan berdaya saing dalam rangka mendukung terwujudnya stabilitas ekonomi daerah Peningkatan ekonomi masyarakat desa di tertinggal 1) Koord. Kemen PDT 2) Pembagian peran dgn dlm penanganan Desa Miskin, Tertinggal & Terpencil 8 Pemberdayaan Lumbung pangan masy desa & BUMDes Belum Memenuhi Target Renstra Kegiatan baru yang direncanakan tahun Identifikasi dan Pelatihan Lembaga Ekonomi Masyarakat Memenuhi Target Renstra Pembentukan dan pelatihan Kelompok masyarakat (POKMAS) di 25 Meningkatkan kapasitas lembaga ekonomi di desa tertinggal Melakukan pendataan pokmas yang telah berkembang dan mendorong pokmas untuk membentuk BUMDes 22 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
23 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA desa tertinggal dan atau desa terpilih lainnya yang mempunyai potensi ekonomi masyarakat tetapi belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah 3 PROGRAM TIM PENGGERAK PEMBINAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA 1 Peningkatan Keberdayaan Kewirausahaan kaum Perempuan & pemberian Dana Stimulan Memenuhi Target Renstra Pelibatan dan pelatihan kaum perempuan dalam usaha ekonomi produktif masih sangat minim Kemandirian kaum perempuan dalam mengelola hasil usaha - 2 Peningkatan Program Tertib Administrasi Memenuhi Target Renstra Masih rendahnya pemahaman dalam mengelola dokumen administrasi Terlaksananya administrasi yang baik dalam pengolahan data TP-PKK - 3 Jambore PKK Memenuhi Target Renstra Peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Meningkatkan wawasan dan motivasi kader PKK - 4 HKG dan Rakon PKK Memenuhi Target Renstra Sinergitas program kegiatan antara pusat dan daerah Pengoptimalan program dan kegiatan pusat dan daerah - 5 Fasilitasi Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan dan Kesejahteraan Keluarga Memenuhi Target Renstra Masih perlu adanya pembinaan keagamaan sehingga Terciptanya keluarga dan masyarakat yang bermoral dan Terciptanya keluarga dan masyarakat yang bermoral dan berkarakter - 23 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
24 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA berkarakter 6 Pembinaan Anak Remaja Masyarakat dan Keluarga Memenuhi Target Renstra Pola asuh anak remaja, masyarakat dan keluarga masih perlu ditingkatkan Kesejahteraan keluarga - 7 Peningkatan Kapasitas Lingkungan Memenuhi Target Renstra Kesadaran Masyarakat dalam Kelestarian Lingkungan masih sangat kurang Peningkatan sadar lingkungan - 8 Peningkatan dan Pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Memenuhi Target Renstra Pola Hidup Bersih bagi Masyarakat khususnya masyarakat miskin dan tertinggal masih sangat rendah Penerapan PHBS - 9 Peningkatan Keberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Keluarga Memenuhi Target Renstra Pelibatan kaum perempuan dalam pengelolaan usaha perlu ditingkatkan Keterlibatan perempuan dalam dunia usaha meningkat - 4 PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA 1 Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tkt Prov. Gorontalo Memenuhi Target Renstra Meskipun telah memenuhi target renstra namun Provinsi Gorontalo Belum Meraih 10 Besar Nasional pada BBGRM Tingkat Nasional Seremoni Pencanangan Lebih Menonjol Perumusan Rencana Tindak Yang Efektif 2 Lomba Desa/Kelurahan Tkt Prov. Gorontalo Memenuhi Target Renstra Sudah Meraih peringkat 6 Tingkat Nasional Mewujudkan desa yang maju dan mandiri Perumusan Rencana Tindak Yang lebih Efektif 3 Pemasyarakatan dan Memenuhi Hasil TTG telah Mendorong daya Ikut berpartisipasi dalam 24 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
25 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA Pemanfaatan TTG Target Renstra mendapat prestasi di tingkat nasional yaitu peringkat 5 kreatifitas maupaun karya inovatif dari masyarakat baik di tingkat masyarakat umum maupun di tingkat Perguruan Tinggi/Sekolah kegiatan nasional yakni pada Gelar TTG Nasional XVIII Tahun 2016 yang akan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mempromosikan potensi daerah serta penyebarluasan informasi berbagai jenis TTG hasil karya inovator yang berkualitas, sekaligus sebagai wahana untuk menggali gagasan dan pemikiran baru dalam pengembangan dan perekayasaan berbagai jenis TTG dalam rangka pemberdayaan masyarakat di masa mendatang. 4 Pembinaan Masyarakat Miskin di Pesisir Pantai dan Sekitar Hutan Belum Memenuhi Target Renstra Penguatan kelembagaan melalui pembentukan POKJANAL & Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo Memenuhi Target Renstra Koordinasi Pokjanal SIP sudah berjalan Sistem Informasi Posyandu sudah berjalan Sudah tidak dimasukkan lagi dalam kegiatan di tahun PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAHAN DESA 1 Pembinaan Kades, Lurah dan Camat Memenuhi Target Renstra Pembinaan secara rutin (per triwulan) hanya dilakukan pada para camat dan kades. Pembinaan rutin (per triwulan) untuk para kades sudah tidak ada dan tunjangan untuk para kades juga sudah dihapus karena desa sudah memiliki Dana Desa Menyediakan anggaran tambahan untuk pembinaan rutin (triwulan) bagi para kades. 2 Pelatihan Aparatur pemerintahan Desa Memenuhi Target Renstra Semua Kepala Desa bersama sekdes telah dilatih dalam hal pengelolaan perencanaan Peningkatan kapasiitas aparatur pemerintah desa Pelatihan kapasitas yang mendukung pelaksanaan Dana Desa 25 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
26 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA pembangunan desa 6 PROGRAM PELAYANAN ADIMISTRASI, SARANA PRASARANA DAN SDM APARATUR 1 Pelayanan Administrasi Perkantoran Memenuhi Target Renstra SDM Pelaksana sudah optimal Pelayanan menjadi optimal Masih dibutuhkan Pelatihan manajemen kepegawaian untuk mendukung pelaksanaan UU ASN 2 Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Memenuhi Target Renstra Komputer berusia diatas 4 thn dan kebutuhan sarpras untuk penempatan di kantor yang baru Kantor Representatif dan Memenuhi Syarat Diperlukan penganggaran untuk pemeliharaan dan perawatan kantor serta sarana prasarananya 3 Peningkatan SDM Aparatur Belum Memenuhi Target Renstra Diperlukan SDM aparatur yang handal dalam pengelolaan keuangan, perencanaan dan kepegawaian serta bimbingan teknis pengelolaan program dan kegiatan Meningkatnya kapasitas SDM Aparatur Perlunya meganggarkan kegiatan Bimtek yang diintegrasikan dengan outbound dan ESQ. 4 Pelayanan Jasa Administrasi TP PKK Memenuhi Target Renstra SDM Pelaksana Minim dan Pelayanan jadi lambat Peningkatan pelayanan - 8 PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN, EVALUASI DAN PELAPORAN 1 Sistem Pengendalian,Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan Memenuhi Target Renstra Blm disadari pentingnya evaluasi prog/keg 1. Perencanaan tdk berbasis data series 2. Hasil jangka panjang (dampak & manfaat prog/ keg tidak 1. Lebih memperhatikan target capaian program dan kegiatan 2. Peran evaluasi & pengendalian 26 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
27 NO PROGRAM/KEGATAN HASIL EVALUASI RENSTRA ( ) FAKTOR PENYEBAB IMPLIKASI YG TIMBUL KEBIJAKAN/TINDAKAN PERENCANAAN & PENGANGGARAN SELANJUTNYA diketahui perkembangannya 3. Dokumen-dokumen perencanaan yang belum sinkron prog/keg dioptimalkan 3. Sinkronisasi dokumendokumen perencanaan 2 Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan Memenuhi Target Renstra SDM Pelaksana Minim Pelayanan menjadi lambat Pelatihan Keuangan Daerah Tabel PROGRAM/KEGIATAN RENJA YANG TERANGGARKAN DAN BELUM TERANGGARKAN BERDASARKAN RENSTRA Tabel PROGRAM/KEGIATAN RENJA YANG TERANGGARKAN DAN BELUM TERANGGARKAN BERDASARKAN RENSTRA NO PROGRAM/KEGIATAN SESUAI RENSTRA ( ) RENSTRA ( ) EVALUASI CAPAIAN RENSTRA PENGGANGARAN Sistem Pengendalian, Koordinasi, Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan Perencanaan berbasis data Dianggarkan thn Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan Penatausahaan Keuangan Keg Tiap Bidang SDM Menguasai Perbendaharaa n & SIMDA Masih Kurang PROGRAM TIM PENGGERAK PEMBINAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA 1 Peningkatan Keberdayaan Kewirausahaan kaum Perempuan & pemberian Dana Stimulan Jumlah Perempuan yang terlatih dalam bidang kewirausaan 15 klpk perempuan Tidak teranggarkan Tidak teranggarkan 27 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
28 2 Jambore PKK Belum optimalnya kerja sama dalam peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat 3 HKG dan Rakon PKK Sinergitas program kegiatan antara pusat dan daerah Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Persentase Cakupan pelaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Tidak dianggarkan Fasilitasi Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan dan Kesejahteraan Keluarga 6 kab/kota 6 kab/kota Pembinaan Anak Remaja 6 kab/kota 6 kab/kota Masyarakat dan Keluarga 6 Peningkatan Kapasitas Lingkungan 6 kab/kota 6 kab/kota Peningkatan dan Pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pola Hidup Bersih bagi Masyarakat khususnya masyarakat miskin dan tertinggal Peningkatan Keberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Keluarga 6 kab/kota 6 kab/kota Bahan penulisan mengacu review hasil evaluasi pelaksanaan Renja tahun lalu dan pencapaian kinerja Renstra. Tabel yang disajikan sebagai berikut: 28 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
29 TABEL 2.3. REKAPITULASI EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RENJA S/D 2016 DAN PENCAPAIAN RENSTRA DISPEMDESDUKCAPIL PROVINSI GORONTALO Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) 1 URUSAN WAJIB 1 22 BIDANG URUSAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT & DESA PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGAL Terwujudnya pembangunan Infrastruktur di perkampungan kumuh/miskin di 225 Desa tertinggal Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Masyarakat Miskin di Desa Jumlah Desa Tertinggal yang terbangun infrastruktur 100 Desa 59 Desa 25 Desa 20 Desa 80% 25 Desa 25 desa tertinggal 100 % 29 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
30 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) Tertinggal ekonomi nya Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal Jumlah Desa Tertinggal yang terbangun infrastruktur Sosial nya 100 Desa 59 Desa 25 Desa 20 Desa 80% 25 Desa 25 desa tertinggal 100 % PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN : Terwujudnya Masyarakat Yang Mandiri Sejahtera Pembangunan Rumah Layak Huni Rumah Tangga Miskin Secara Swakelola Jumlah Rumah layak huni Yang Dibangun Bagi RTSM 5000 unit 800 unit 1000 unit 711 unit 71% 1000 unit 1000 unit 100% Penunjang Administrasi PNPM-MPd Jumlah Cakupan Penerapan PNPM MPD 5 Kab 5 Kab 5 Kab - 0% 21 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 21 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 100% 30 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
31 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) Penunjang Administrasi PNPM-GSC Jumlah Cakupan Penerapan PNPM GCS 21 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 21 Kec. 21 Kec. Lokasi PNPM Lokasi Generasi PNPM Sehat & Generasi Cerdas Sehat & Cerdas 21 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 100% 21 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 21 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 100% Rakor Penanggulangan Kemiskinan Jumlah Khusus PMD & Jlh RTM Yang Dikooordinasikan Menerima Program 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota 100% 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota 100% 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota 100% Fasilitasi Penyusunan dan Pendayagunaan Profil Desa Persentase Desa Yang Memiliki Profil Desa 100 Desa Tertinggal/ Pemekaran 100% 50 kelurahan 100 kelurahan 200% 100 Desa Tertinggal/ Pemekaran 100 Desa Tertinggal/ Pemekaran 100% Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jumlah Lembaga Ekonomi Desa yang di fasilitasi 20 (Pokmas) 15 (Pokmas) 15 (Pokmas) 36 (Pokmas) 100% 15 (Pokmas) 15 (Pokmas) 100% Pemberdayaan Lumbung pangan Jumlah Kelompok Usaha Pelatihan 15 - Pelatihan - - Pelatihan Rancangan Awal Renja Tahun 2017
32 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) masy desa & BUMDes Desa Menjadi Pelaku Bumdes Kelompok Usaha Desa Menjadi Pelaku Bumdes 15 Kelompok Usaha Desa Menjadi Pelaku Bumdes 15 Kelompok Usaha Desa Menjadi Pelaku Bumdes Identifikasi dan Pelatihan Lembaga Ekonomi Masyarakat Jumlah Lembaga Ekonomi Desa yang di fasilitasil 20 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal 15 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal 15 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal 36 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal 100% 20 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal 20 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal 100% PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA Meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah perdesaan / kelurahan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Persentase Partisipasi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 32 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
33 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) Royong Masyarakat (BBGRM) Tkt Prov. Gorontalo Masyarakat Dalam Membangun Desa Lomba Desa/Kelurahan Tkt Prov. Gorontalo Jumlah desa dan kelurahan yang dinilai, 3 desa/ 3 Kelurahan 100% 3 desa/ 3 Kelurahan 3 desa/ 3 Kelurahan 100% 3 desa/ 3 Kelurahan 3 desa/ 3 Kelurahan 100% dan jumlah pelaksana yang melaksanakan penilaian lomba desa/kelurahan serta pemenang lomba desa/kelurahan untuk diikutkan di tingkat nasional Pemasyarakatan dan Pemanfaatan TTG Persentase Kecamatan Yang Memiliki Pos Pelayanan Teknologi Desa 2,67 % (2 Kec) 100% 2,67 % (2 Kec) 2,67 % (2 Kec) 100% 2,67 % (2 Kec) 2,67 % (2 Kec) 100% 33 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
34 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan POKJANAL & Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo Jumlah Cakupan Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo Wilayah Penguatan SIP di 6 Kab Kota 100% Wilayah Penguatan SIP di 6 Kab Kota PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAHAN DESA Meningkatnya Kapasitas manajemen perangkat Desa/ Kel. Pembinaan Kades, Lurah dan Camat Jumlah Camat, Kades/lurah yang meningkat kinerjanya Kades : 657, Lurah : 72, Camat : % Lurah : 72, Camat : 75 Kades : 657, Lurah : 72, Camat : % Kades : 657, Lurah : 72, Camat : 75 Kades : 100% 657, Lurah : 72, Camat : 75 Pelatihan Aparatur pemerintahan Desa jumlah aparat desa yang terlatih dalam hal pengelolaan perencanaan pembangunan desa Sekdes : 657 (Orang) LMD : 72 BPD : % Sekdes : 657 (Orang) LMD : 72 Sekdes : 657 (Orang) LMD : % Sekdes : 657 (Orang) LMD : 72 Sekdes : 657 (Orang) LMD : % 34 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
35 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) BPD : 657 BPD : 657 BPD : 657 BPD : 657 PROGRAM PELAYANAN ADIMISTRASI, SARANA PRASARANA DAN SDM APARATUR Persentase Kelengkapan Sarana dan Prasarana Dalam Mewujudkan Pelayanan Public Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran Persentase pelayanan jasa administrasi perkantoran 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Perkantoran Peningkatan SDM Aparatur PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN, EVALUASI DAN PELAPORAN Persentase ketersediaan sarana prasarana Jumlah SDM aparatur yang mengikuti Diklat/Bimtek Tersedianya Dokumen Perencanaan dan Evaluasi Program Tersedianya 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 12 Org - 12 Org Org Rancangan Awal Renja Tahun 2017
36 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) laporan penyelenggaraan keuangan daerah Sistem Pengendalian,Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan PROGRAM TIM PENGGERAK PEMBINAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Peningkatan Keberdayaan Kewirausahaan kaum Perempuan & Persentase Pencapaian Target Kinerja Persentase pelayanan dan akuntabilitas keuangan Tingkat ketahanan dan kesejahteraan keluarga menuju keluarga sehat dan berkualitas termasuk peningkatan peran serta perempuan dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender Jumlah Perempuan yang terlatih dalam bidang 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 15 Klp - 15 Klp Rancangan Awal Renja Tahun 2017
37 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) pemberian Dana Stimulan kewirausaan Peningkatan Program Tertib Administrasi Jambore PKK HKG dan Rakon PKK Fasilitasi Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan dan Kesejahteraan Keluarga Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 37 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
38 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) PKK Pembinaan Anak Remaja Masyarakat dan Keluarga Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% Peningkatan Kapasitas Lingkungan Peningkatan dan Pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Peningkatan Keberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Keluarga Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak PKK Persentase Cakupan perlaksanaan Kegiatan Operasional Tim Pengerak 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - 100% 100% 100% 100% 100% 100% 38 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
39 Nama : BPM-PDT Lembar : 01 dari 05 KODE URUSAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOMES)/ KEGIATAN (OUTPUT) CAPAIAN KINERJA RENSTRA 2017(AKHIR PERIODE RENSTRA ) KINERJA HASIL PROGRAM & KELUARAN KEGIATAN S/D 2014 (N-3) DAN KINERJA PROGRAM DAN KELUARAN KEGIATAN RENJA (N-2) RENJA 2015 TINGKAT 2015 (%) PROGRAM / KEGIATAN RENJA 2016 (N-1) PERKIRAAN CAPAIAN PROG/KEG RENSTRA S/D 2016 (N-1) CAPAIAN TINGKAT CAPAIAN (N-2) (N-2) PKK 39 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
40 2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN Kajian terhadap capaian kinerja pelayanan berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008, dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun Jenis indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi DISPEMDESDUKCAPIL Provinsi Gorontalo, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan kinerja pelayanan. DISPEMDESDUKCAPIL belum mempunyai tolok ukur dan indikator kinerja yang akan diuji, maka terlebih dahulu dijelaskan apa dan bagaimana cara menentukan tolok ukur kinerja dan indikator kinerja pelayanan masing-masing sesuai tugas pokok dan fungsi, serta norma dan standar pelayanan Membangun Kultur Nilai dan Norma Pegawai DISPEMDESDUKCAPIL Hal penting yang harus disadari setiap aparat yang bertugas di DISPEMDESDUKCAPIL sebagai yang berpihak kepada Kaum Miskin adalah memegang nilai dan norma yang sudah dibangun sejak tahun 2007 dimana BPMD berubah nama menjadi DISPEMDESDUKCAPIL. Dengan nilai dan norma yang ada diharapkan akan terjadi percepatan program/kegiatan secara efektif dan efisien khususnya dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat dan pembangunan Desa Tertinggal. Nilai dan Norma yang harus dimiliki dan ditingkatkan didalam internal DISPEMDESDUKCAPIL antara lain sbb: Tabel 2.4. Penjabaran 5 Budaya Kerja Pemprov Gorontalo Di DISPEMDESDUKCAPIL Provinsi Gorontalo KULTUR NILAI & NORMA BUDAYA KERJA 40 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
41 Kemampuan Mengorganisasi Diri Pegawai Kemampuan mengorganisasi diri setiap aparat DISPEMDESDUKCAPIL mutlak diperlukan untuk mengangkat kapasitas dalam mengelola Program/Kegiatan dalam pencapaian Visi dan Misi dalam menunjang Visi dan Misi Daerah. Hasil asesment penerapan prinsip-prinsip organisasi di DISPEMDESDUKCAPIL Provinsi Gorontalo sesuai 14 prinsip manajemen atau prinsip organisasi Henry Fayol dalam buku Adimistration Industrielle Et Generalle dapat dilihat pada table dibawah ini: Tabel 2.5. Hasil Asesment Penerapan Prinsip Organisasi Pada DISPEMDESDUKCAPIL NO PRINSIP PENGORGANISASIAN HASIL ASESMENT 1 Pembagian kerja Terfokus pada + 70 org dr 80 pegawai 2 Pendelegasian wewenang Cukup terbatas di eselon III dan IV 3 Disiplin Di atas 70% 4 Kesatuan komando +90% 5 Kesatuan tujuan +90% 6 Prioritas mendahulukan organisasi + 70% 7 Penghargaan atas prestasi dan sangsi kesalahan Penghargaan prestasi : 90% melalui TKD Penerapan Sanksi : <10% 8 Sentralisasi & Desent.pengambilan keputusan + 50% 9 Garis wewenang dari atas sampai kebawah + 80% 10 Meletakan orang pada posisi yang tepat (The Man Behind The Gun) +70% 11 Keadilan dan kejujuran + 85% 12 Stabilitas perputaran dan pergantian jabatan +70% 13 Inisiatif +50% 14 Hubungan Inter personal + 70% Pelaksanaan Aspek-Aspek Pemberdayaan Masyarakat 41 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
42 Upaya Pemberdayaan Masyarakat desa dan Administrasi Kependudukan serta Pencatatan Sipil dilaksanakan dalam dua cara yakni, pemberdayaan bersifat integral (BPM-PDT) dan sektoral (masing-masing sektoral, seperti Dinas Pertanian, Perikanan,dll). Urusan pemberdayaan masyarakat desa sangat erat hubungannya dengan kondisi kemiskinan masyarakat. Urusan pemberdayaan masyarakat dan desa memiliki 9 aspek fungsi asli, yakni ; Partisipasi Masyarakat, Kelembagaan Masyarakat, Perencanaan dari Bawah, Profil Desa/Kelurahan, Pelatihan Masyarakat, Pemberdayaan Adat, Usaha Ekonomi Desa, Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pemerintahan Desa, ketentraman dan ketertiban. Tabel 2.6. Capaian Rata-Rata Pelaksanaan Fungsi Asli Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Di Provinsi Gorontalo Selang NO ASPEK FUNGSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA RATA-RATA CAPAIAN ( ) 1. Aspek Partisipasi Masyarakat + 80% 2. Aspek Kelembagaan Masyarakat + 70% 3. Aspek Perencanaan Dari Bawah + 90% 4. Aspek Profil Desa/Kelurahan + 50% 5. Aspek Pelatihan Masyarakat + 40% 6. Aspek Pemberdayaan Adat + 30% 7. Aspek Usaha Ekonomi Desa +80% 8. Aspek Pelayanan Administrasi Pemerintahan Desa/ Kelurahan + 50% 9. Aspek Keamanan & Ketertiban + 50% Sumber : BPM-PDT Rancangan Awal Renja Tahun 2017
43 Berdasarkan data diatas terlihat bahwa fungsi pemberdayaan masyarakat dari aspek perencanaan dari bawah sangat berkembang baik mekanisme musrenbang (teknokratik) maupun dari sisi kebutuhan perencanaan lokal (partisipatoris) untuk kebutuhan perencanaan pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD), PNPM maupun Pendapatan Asli Desa (PADes). Pemberdayaan masyarakat pada aspek lainnya seperti, partisipasi masyarakat, kelembagaan masyarakat, dan Usaha ekonomi desa mencapai 70-80%, sedangkan pelayanan administrasi pemerintahan desa/kelurahan, profil desa/kelurahan serta aspek keamanan dan ketertiban rata-rata mencapai 50% dari seluruh kelurahan dan desa yang ada di Provinsi Gorontalo, hal ini menandakan bahwa sumber daya manusia aparat pemerintah di desa masih perlu ditingkatkan. Aspek pelatihan masyarakat dan pemberdayaan adat memiliki presentase terendah yaitu 30-40%, hal tersebut menunjukan bahwa pelatihan masyarakat yang dibarengi dengan pemberdayaan adat masih kurang, ironis sepertinya jika dilihat dari slogan Provinsi Gorontalo yaitu adat bersendikan syara dan syara bersendikan kitabullah serta masih kentalnya adat di provinsi ini Koordinasi Program Berbagai Sektor Urusan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan secara sektoral oleh dikoordinasikan melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) baik PMD ditingkat pusat, PMD Provinsi, PMD kabupaten/kota, PMD Kecamatan sampai PMD Desa/Kelurahan menjadi program pemberdayaan yang sifatnya integral ketika masuk di desa. Program-program sektoral yang dikoordinasikan melalui urusan PMD adalah seluruh program dari berbagai sektor, seperti ; Pendidikan; Kesehatan; Pertanian dan Tanaman Pangan; Perkebunan; Perikanan; Peternakan; Kehutanan; Industri; Perdagangan; Infrastruktur. Tabel 2.7. Capaian Rata-Rata Pelaksanaan Fungsi Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa Tertinggal Yang Masuk Ke Desa NO PROGRAM SEKTORAL RATA-RATA TINGKAT CAPAIAN 1. Pendidikan Baik 2. Kesehatan Baik 3. Pertanian dan Tanaman Pangan Baik 43 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
44 4. Perkebunan Cukup 5. Perikanan Baik 6. Peternakan Cukup 7. Kehutanan Cukup 8. Industri Cukup 9. Perdagangan Cukup 10. Infrastruktur Baik Sumber : BPM-PDT 2014 (data diolah) Tingkat capaian diukur berdasarkan indikator jumlah rapat-rapat yang dilaksanakan terkait dan PMD dalam perencanaan program, penentuan calon penerima yang mengacu pada data base kemiskinan BPS serta Program dan Kegiatan yang langsung ditujukan ke masyarakat. Indikator lain adalah jumlah program/kegiatan sektoral yang melaporkan kegiatannya pada pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa. Berdasarkan tingkat capaian ini terlihat bahwa Program Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan Tanaman Pangan, Perikanan serta Infrastruktur sudah baik namun begitu hal ini harus terus dipertahankan atau bahkan lebih baik tingkat capaiannya agar dapat terwujud kesejahteraan masyarakat dan juga dapat meningkatkan strata desa-desa tertinggal menjadi desa yang maju dan mandiri. Program sektoral yang masih perlu ditingkatkan adalah Perkebunan, Kehutanan, Industri dan Perdagangan Koordinasi Penanganan Program Nasional di Daerah Beberapa program Nasional yang ditangani didaerah melalui urusan PMD adalah; Penanggulangan Kemiskinan, PNPM, Raskin, Unit Pengaduan Masyarakat Dan Pemantauan BBM/Minyak Tanah Bersubsidi, TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa), Kesatuan Gerak PKK, HIV AIDS, Pos Pelayanan Terpadu (Pos Yandu), Gelar TTG (Teknologi Tepat Guna), Pengelolaan Air Minum Dan Sanitasi Lingkungan, Lomba Desa Tingkat Nasional, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat,dll. 44 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
45 Tabel 2.8. Capaian Rata-Rata Pelaksanaan Koordinasi Penanganan Program Nasional Di Daerah NO PROGRAM SEKTORAL TERKAIT HASIL CAPAIAN KOORDINASI 1. Penanggulangan Kemiskinan BAPPEDA Baik (Presentase penduduk miskin di Tahun 2014 menurun) 2. PNPM Diknas, PU, Bappeda, Kesehatan 3. Program RASKIN BULOG, Biro P2E Provinsi, Bagian Pembangunan Kab/Kota, Camat, Kades/Lurah Baik (Meraih SiKompak Award) Baik 4. Unit Pengaduan Masyarakat & Pemantauan BBM/ Minyak Tanah Bersubsidi Hiswana Migas, Pertamina Kurang 5. TMMD Kodim 1304, Pangdam VII Wirabuana 6. Kesatuan Gerak PKK TP PKK prov dan Kab/Kota Cukup Baik 7. HIV AIDS Dinas Kesehatan Baik 8. Posyandu Dinas Kesehatan Baik 9. Gelar TTG Balihristi Baik 10. PAMSIMAS PU Kimpraswil, Bappeda, Dinas Kesehatan Baik 45 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
46 NO PROGRAM SEKTORAL TERKAIT 11. Lomba Desa/Kelurahan PKK, Kesbangpol, Biro Pemerintahan, Balihristi, Dikpora, Dinas Kesehatan. HASIL CAPAIAN KOORDINASI Baik (Meraih 10 Besar di Tingkat Nasional) 12. Bulan Bhakti Gotong Masyarakat PKK, Kesbangpol, Dinas Sosial, Perpustakaan Biro Pemerintahan, BKKBN Baik Sumber : BPM-PDT 2014 (data diolah) Perkembangan Program PNPM Mandiri Pemberdayaan merupakan bagian dari paradigma pembangunan yang memfokuskan perhatiannya kepada semua aspek yang prinsipil dari manusia dilingkungannya yakni mulai dari aspek intelektual (sumber daya manusia), aspek material dan fisik, sampai kepada aspek manajerial. Aspek aspek tersebut lebih detail dikembangkan menjadi aspek social budaya, ekonomi, politik, keamanan dan lingkungan. Pemberdayaan masyarakat selaku subyek pembangunan dalam upaya untuk : 1. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai modal utama membangun kemandirian masyarakat. 2. Membangun kelembagaan masyarakat yang berkaitan dengan proses pemberdayaan di tingkat masyarakat. 3. Adanya wadah yang tepat untuk mengakumulasi dan mengartikulasikan sumber daya ( SDA, SDM, teknologi) guna akselerasi pembangunan kehidupan yang serasi dan berkesinambungan. Sampai saat ini, animo masyarakat terhadap kegiatan PNPM sangat baik, hal ini terlihat adanya partisipasi masyarakat yang mendukung suksesnya program PNPM yang ada diwilayahnya. disisi lain juga adanya prgram PNPM melahirkan pengembangan dalam inovasi inovasi kreatif pendekatan pembelajaran bagi masyarakat yang mampu menggalang pertisipasi sebagai modal menggerakkan pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan. Kesinambungan /kelurahan, lembaga kemasyarakatan, unsur masyarakat dan lembaga usaha ekonomi masyarakat. 46 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
47 Sejak tahun 2008 sampai sekarang, kegiatan PNPM meliputi seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo. Ada 3 kelompok kegiatan yang menjadi objek kegiatan dari PNPM itu sendiri, yaitu: 1. Kelompok Infrastruktur, terdiri atas kegiatan : Pembangunan Jalan, Jembatan, Irigasi, Pasar, listrik, dll. 2. Kelompok Sosial, terdiri atas kegiatan : Pembangunan gedung sekolah, Pengadaan air bersih, Pengadaan MCK, dll. 3. Kelompok SPKP/SPP, yaitu kelompok Simpan pinjam. hanya untuk kegiatan permodalan bagi kaum perempuan dalam mengembangkan usahanya. Beberapa Penghargaan yang pernah diraih : Tahun 2013: Gubernur Gorontalo sebagai Pembina Terbaik Tingkat Nasional, Kategori Perencanaan Pembangunan Desa (PPD); Tahun 2014: Gubernur Gorontalo sebagai Pembina Terbaik Tingkat Nasional, Kategori Pendamping Lokal (PL). Pada pembahasan sub bab ini disajikan tabel analisis pencapaian kinerja pelayanan, sebagai berikut: 47 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
48 TABEL 2.9. PENCAPAIAN KINERJA PELAYANAN BPM-PDT PROVINSI GORONTALO No Indikator SPM/Standar Nas./MDG s IKK Tahun 2014 (thn n-2) Target Renstra Realisasi Capaian Proyeksi Tahun 2015 (thn n-1) Tahun 2016 (tnn n) Tahun 2017 (thn n+1) Tahun 2014 (thn n-2) Tahun 2015 (thn n-1) Tahun 2016 (tnn n) Tahun 2017 (thn n+1) Catatan Analisis (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) 1 Angka Kemiskinan MDG s =5% Nasional =9,5% Jlh Penduduk Miskin Jlh Penduduk 16% 14% 12% 12% 17,41% - 14% 12% 0 Tingkat Partisipasi Jlh Kegiatan 75% dari 729 desa/kel. 75 kec 80% dari 729 desa/kel. 75 kec 90% dari 729 desa/kel. 75 kec 100% dari 729 desa/kel. 75 kec 75% dari 729 desa/kel. 75 kec 80% dari 729 desa/kel. 75 kec 90% dari 729 desa/kel. 75 kec 100% dari 729 desa/kel. 75 kec 2 Tingkat Perkembangan Desa 0 0 Kelembagaan Masy Jlh Lembaga Perenc. dr Bawah Jlh desa/kel 75% dari 729 desa/kel. 75 kec 75% dari 729 desa/kel. 75 kec 80% dari 729 desa/kel. 75 kec 80% dari 729 desa/kel. 75 kec 90% dari 729 desa/kel. 75 kec 90% dari 729 desa/kel. 75 kec 100% dari 729 desa/kel. 75 kec 100% dari 729 desa/kel. 75 kec 75% dari 729 desa/kel. 75 kec 75% dari 729 desa/kel. 75 kec 80% dari 729 desa/kel. 75 kec 80% dari 729 desa/kel. 75 kec 90% dari 729 desa/kel. 75 kec 90% dari 729 desa/kel. 75 kec 100% dari 729 desa/kel. 75 kec 100% dari 729 desa/kel. 75 kec 0 Profil Desa/Kel Jlh desa/kel 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 0 Pelatihan Masy 20% dari 729 desa/kel. 30% dari 729 desa/kel % dari 729 desa/kel Rancangan Awal Renja Tahun % dari 729 desa/kel. 20% dari 729 desa/kel % dari 729 desa/kel % dari 729 desa/kel % dari 729 desa/kel. 75
49 Jlh Pelatihan 75 kec kec kec 75 kec kec kec kec kec 0 Pemberdayaan Adat Jlh Lembaga Adat 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec 60% dari 729 desa/kel. 75 kec Rancangan Awal Renja Tahun 2017
50 2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI Isu-isu penting penyelenggaraan Tupoksi DISPEMDESDUKCAPIL khususnya dalam pelaksanaan Renja 2017 adalah sbb : 1. Tingkat kinerja pelayanan dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan ; a. Menanamkan Nilai dan Norma pegawai DISPEMDESDUKCAPIL mengenai kesadaran disiplin dan kinerja pelayanan oleh 60 PNS & 20 PTT baru mencapai rata-rata 75%, hal ini dapat dilihat dari : Tingkat Kehadiran, baik apel pagi dan kehadiran di kantor Kecepatan penyelesaian tugas setiap pegawai Ketepatan melaksanakan perintah tugas Tanggung Jawab melaksanakan tugas b. Kapasitas kelembagaan melalui peningkatan kapasitas individu masih terus ditingkatkan. 2. Koordinasi dan sinergi program antara DISPEMDESDUKCAPIL Provinsi dengan PMDDUKCAPIL kabupaten/kota serta dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat dalam rangka pencapaian kinerja pembangunan; a. Persyaratan calon penerima/cpcl yang dipersyaratkan tidak mampu dipenuhi calon penerima RTM b. Koordinasi & sinergitas program penanggulangan kemiskinan pada Kementerian PDT masih kurang 3. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi ; a. Permasalahan yang kurang sinergi pada kriteria penerima RTM b. Hambatan perbedaan visi dan misi masing kab/kota dan Provinsi 4. Dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, terhadap capaian program nasional/internasional, seperti SPM dan MDGs (Millenium DevelopmnetGoals); a. Akumulasi anggaran untuk program/kegiatan penanggulangan kemiskinan dari pusat, Provinsi/ kab/kota memang menjadi besar tetapi tidak dilaksanakan secara terkoordinasi dan bersinergi; b. Program/Kegiatan belum terfokus pada Data Base Kemiskinan. 5. Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan a. Tantangan Menjadikan DISPEMDESDUKCAPIL Provinsi sebagai pintu gerbang program/kegiatan Rancangan Awal Renja Tahun 2017
51 yang masuk ke desa/kelurahan belum ditunjang oleh Kelembagaan PMD di Kab/Kota, Kecamatan dan Desa/Kelurahan b. Peluang Dengan adanya kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi maka peluang DISPEMDESDUKCAPIL sebagai leader dalam pembangunan desa tertinggal semakin besar untuk mendapatkan berbagai program/kegiatan dari kementerian tersebut. Upaya koordinasi harus selalu dilakukan dengan pusat terkait hal ini; Pembangunan desa tertinggal menjadi prioritas dalam pembangunan nasional. 6. Formulasi isu-isu penting dan strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan. 1. Tingginya angka kemiskinan di desa, khususnya desa tertinggal & terpencil dalam memenuhi kebutuhan dasar (Infrastruktur Ekonomi dan Sosial Budaya, pendidikan dan kesehatan gratis). 2. Kurangnya keberpihakan kepada Infrastruktur Perdesaan 3. Rendahnya semangat gotong-royong, huyula dan motiayo dalam membangun desa 4. Kurangnya peran kelembagaan masyarakat dalam membangun desa 5. Kurangnya keberpihakan kepada Usaha Ekonomi Desa REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD Landasan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2017 ini adalah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Gorontalo Tahun Visi yang diemban oleh RPJMD ini adalah mengupayakan Terwujudnya Percepatan Pembangunan Berbagai Bidang serta Peningkatan Ekonomi Masyarakat yang Berkeadilan di Provinsi Gorontalo Rancangan Awal Renja Tahun 2017
52 Table 2.10 PROGRAM-PROGRAM PEMBANGUNAN DISPEMDESDUKCAPIL DI DALAM RKPD 2017 NO. BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAN PRORITAS PEMBANGUNAN INDIKATOR KINERJA PROGRAM KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN 2017 Rp (juta) KONDISI INDIKATOR KINERJA PADA AKHIR RPJMD (2017) 1 Program peningkatan Keberdayaan Masyarakat Terwujudnya masyarakat yang mandiri sejahtera - 5 kab/1 kota - 11,51% Terwujudnya peningkatan pemberdayaan masyarakat pedesaan di 6 kab/kota dan 9,51% tingkat kemiskinan Provinsi Gorontalo 2 Program Pembangunan Desa Tertinggal Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur di perkampungan Kumuh/ miskin di 283 Desa tertinggal 20 Desa/Kel dari 283 desa tertinggal di 15 kab Tersedianya infrastruktur dasar bagi desa tertinggal di 80 desa di 5 kab 3 Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa/Kel Meningkatnya kapasitas manajemen perangkat desa/kel. - Kades: 657 org - Lurah : 72 org - Camat : 75 org - BPD : 657 org - LMD : 72 org - Sekdes : 657 org Terwujudnya kinerja serta terwujudnya optimalisasi pelayanan public 806 kades/lurah/camat - terwujudnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan manajemen pemdes bagi 200 kades, 40 sekdes dan 240 ketua BPD 4 Program Peningkatan Partisipasi Masy Dalam Pembangunan Terwujudnya desa maju dan mandiri 3 desa dan 3 kel Terwujudnya optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan desa/kel yang Rancangan Awal Renja Tahun 2017
53 didukung oleh partisipasi masyarakat 5 Program Tim Penggerak PKK Tingkat ketahanan dan kesejahtraan keluarga menuju keluarga sehat dan berkualitas termasuk peningkatan peran serta perempuan dalam mewujudkan TP. PKK 6 kab/kota TP.PKK 6 kab/kota kesetaraan dan keadilan gender 6 Program Peningkatan Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan 7 Program pelayanan administrasi, sapras dan SDM Aparatur Tersedianya dokumen perencanaan dan evaluasi program Tersedianya laporan penyelenggaraan keuangan daerah Persentase pelayanan jasa administrasi perkantoran 100% % 100% % 100% % Persentase ketersediaan sapras Jumlah SDM aparatur yang mengikuti diklat/bimtek 100% orang % 48 org Program yang besarannya berbeda dengan Rancangan Awal RKPD/SESUAI RENSTRA : 1. Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat yang jumlah anggarannya Rp pada Rancangan Awal RKPD Tahun 2017, sesuai dengan hasil analisis, di tahun 2017 ini membutuhkan dana Rp ,-. Hal ini disebabkan karena pada tahun 2017 anggaran mahyani dinaikkan menjadi per unit. 2. Program Pembangunan Desa Tertinggal yang jumlahnya Rp ,- dimana program ini merupakan pembagunan infrastruktur masyarakat miskin yang berada di desa tertinggal dan merupakan program dengan sistem swadaya masyarakat dalam bentuk padat karya di tahun 2017 membutuhkan anggaran sebesar Rp , Rancangan Awal Renja Tahun 2017
54 3. Program Tim Penggerak PKK yang jumlahnya Rp ,- pada rancangan awal RKPD, sesuai hasil analisis membutuhkan anggaran yaitu Rp ,- dengan perubahan kegiatan-kegiatan baru yang disesuaikan dengan kegiatan nasional. 4. Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan pada rancangan awal RKPD jumlahnya Rp ,-. Pada tahun 2017 membutuhkan anggaran sebesar Rp ,- 5. Program Pelayanan Administrasi, Sarana Prasarana dan SDM Aparatur yang jumlahnya Rp ,- pada rancangan awal RKPD, sesuai hasil analisis membutuhkan anggaran sebesar Rp ,-. 6. Program Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa/Kelurahan pada Rancangan Awal RKPD jumlah anggarannya yaitu Rp ,-. Berdasarkan hasil analisis, pada program ini kami hanya mengusulkan anggaran sebesar Rp ,- dengan pertimbangan bahwa di Tahun 2017 Para Kepala Desa tidak lagi mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah yang pada tahun-tahun sebelumnya pernah dianggarkan, hal ini terkait karena desa sejak tahun 2015 akan mendapat Dana Desa yang digulirkan langsung dari pemerintah pusat. 7. Program Peningkatan Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan pada rancangan awal RKPD jumlah anggarannya yaitu Rp ,-, sesuai hasil analisis di tahun 2017 membutuhkan anggaran sebesar Rp ,-. Tabel telaahan terhadap rancangan awal RKPD disajikan berikut ini: Rancangan Awal Renja Tahun 2017
55 TABEL REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD 2017 RANCANGAN AWAL RKPD SESUAI RENSTRA Hasil Analisis Kebutuhan No Program/ Kegiatan Lokasi Indikator kinerja Target capaian Pagu indikatif (Rp) 000 Program/ Kegiatan Lokasi Indikator kinerja Target capaian Kebutuha n Dana (Rp.) 000 Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 PROGRAM PEMBANGUNAN DESA TERTINGAL Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal 25 Desa Tertinggal di 5 Kab Jumlah Desa Tertinggal yang terbangun infrastruktur ekonomi nya 25 Desa 15,000 Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal 15 Desa Tertinggal di 5 K ab Jumlah Desa Tertinggal yang terbangun infrastruktur ekonomi nya 15 Desa Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal 25 Desa Tertinggal di 5 Kab Jumlah Desa Tertinggal yang terbangun infrastruktur Sosial Budayanya 25 Desa 15, PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN : Pembangunan Rumah Layak Huni Rumah Tangga Miskin Secara Swakelola 5 Kab/ 1 Kota Jumlah Rumah layak huni Yang Dibangun Bagi RTM 1000 unit 17, PROVINSI GORONTALO 55 Rancangan Awal Renja Tahun 2017
56 Penunjang Administrasi PNPM-MPd 5 Kab Jumlah Cakupan Penerapan PNPM MPD 5 Kab Penunjang Administrasi PNPM-GS 22 Kecamatan Terkoordinasinya Kegiatan PNPM- GSC 22 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 200 Penunjang Administrasi PNPM-GS 22 Kecamatan Terkoordinasinya Kegiatan PNPM- GSC 22 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas 200 Rakor Penanggulangan Kemiskinan 5 Kab/ 1 Kota Jumlah Khusus PMD dan Jumlah RTM yang di koordinasikan Menerima Program 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota 300 Rakor Penanggulangan Kemiskinan 5 Kab./ 1 Kota Jumlah Khusus PMD & Jlh RTM Yang Dikooordinasikan Menerima Program 15, 5 SKPP, 6 kab/kota 500 Fasilitasi Penyusunan dan Pendayagunaan Profil Desa 100 Desa Tertinggal/ Pemekaran Persentase Desa Yang Memiliki Profil Desa 100 % Fasilitasi Peningkatan Ekonomi Masyarakat 5 Kab Jumlah Lembaga Ekonomi Desa yang di fasilitasi 18 (Pokmas) Pengembangan dan Pemanfaatan Lembaga Ekonomi Lokal Desa 5 Kab Jumlah Kelompok/Lemba ga Ekonomi Lokal Desa Pelatihan 15 Lembaga Ekonomi Lokal Desa Rancangan Awal Renja Tahun 2017
57 Identifikasi dan Pelatihan Lembaga Ekonomi Masyarakat 6 Kab/ Kota Jumlah Lembaga Ekonomi Desa yang dilatih 20 Lembaga Ekonomi Desa tertinggal PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tkt Prov. Gorontalo 6 Kab/ Kota/, pencananga n di 1 kab/ kota Persentase Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa 100% Lomba Desa/Kelurahan Tkt Prov. Gorontalo 6 Kab/ Kota Jumlah Desa dan Kelurahan yang dinilai serta Pemenang Lomba Desa/Kel untuk diikutkan di tingkat Nasional 3 desa/ 3 Kelurahan 450 Lomba Desa/Kelurahan Tkt Prov. Gorontalo 6 Kab/ Kota Jumlah Desa dan Kelurahan yang dinilai serta Pemenang Lomba Desa/Kel untuk diikutkan di tingkat Nasional 3 desa/ 3 Kelurahan 450 Pemasyarakatan dan Pemanfaatan TTG 2 Kec/ lomba inovasi di 6 kab/ kota Terlaksananya lomba inovasi dan Pameran TTG Tingkat Provinsi dan Nasional 1 Kegiatan 450 Pemasyarakatan dan Pemanfaatan TTG Kelompok Masy.dan Inovator TTG di 6 kab/ kota Terlaksananya lomba inovasi TTG Tingkat Provinsi dan Nasional 1 Kegiatan Rancangan Awal Renja Tahun 2017
58 Penguatan kelembagaan melalui pembentukan POKJANAL & Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo Wilayah Penguatan SIP di 6 Kab Kota Jumlah Cakupan Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo Wilayah Penguatan SIP di 6 Kab Kota PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAHAN DESA Pembinaan Kades, Lurah dan Camat 6 kab/kota Prrovinsi Gorontalo Jumlah Camat, Kades/lurah yang meningkat kinerjanya Kades : 657, Lurah : 72, Camat : Pembinaan Kades, Lurah dan Camat 6 kab/kota Provinsi Gorontalo Jumlah Camat, Kades/lurah yang meningkat kinerjanya Kades : 657, Lurah : 72, Camat : Pelatihan Aparatur pemerintahan Desa 6 kab/kota Prrovinsi Gorontalo jumlah aparat desa yang terlatih dalam hal pengelolaan perencanaan pembangunan desa Sekdes : 657 (Orang) LMD : 72 BPD : Pelatihan Aparatur pemerintahan Desa 6 kab/kota Prrovinsi Gorontalo jumlah aparat desa yang terlatih dalam hal pengelolaan perencanaan pembangunan desa 45 Orang Aparatur PROGRAM PELAYANAN ADIMISTRASI, SARANA PRASARANA DAN SDM APARATUR Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah Jasa Kantor yang tersedia tepat waktu 100% 400 Pelayanan Administrasi Perkantoran DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah Jasa Kantor yang tersedia tepat waktu 6 Jasa Kantor yang tersedia Rancangan Awal Renja Tahun 2017
59 Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah Sarana dan Prasarana yang tersedia 100% 900 Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah Sarana dan Prasarana yang tersedia 6 Paket 500 Pelayanan Jasa Administrasi TP PKK DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Persentase pelayanan jasa administrasi TP- PKK 100% 500 Pelayanan Jasa Administrasi TP PKK DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Persentase pelayanan jasa administrasi TP- PKK 100% 200 Peningkatan SDM Aparatur DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah SDM aparatur yang mengikuti Diklat/Bimtek 12 Org 100 Peningkatan SDM Aparatur DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah SDM aparatur yang mengikuti Diklat/Bimtek 12 Org PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN, EVALUASI DAN PELAPORAN Sistem Pengendalian,Ev aluasi dan Pelaporan Program Kegiatan DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo - Jumlah Dokumen Perencanaan - Persentase Keselarasan Pelaksanaan Program dengan Dokumen Perencanaan 100% 250 Sistem Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo - Jumlah Dokumen Perencanaan - Persentase Keselarasan Pelaksanaan Program dengan Dokumen Perencanaan 100% 800 Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Jumlah Laporan Keuangan yang sesuai dengan SAP 100% 150 Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan BPM-PDT Provinsi Gorontalo Jumlah Laporan Keuangan yang sesuai dengan SAP 15 Dokumentasi Rancangan Awal Renja Tahun 2017
60 7 PROGRAM TIM PENGGERAK PEMBINAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Peningkatan Keberdayaan Kewirausahaan Kaum Perempuan dan Pemberian dana Stimulan 6 Kab/Kota 15 klpk 100% Jambore PKK 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% HKG dan Rakon PKK 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% Fasilitasi Pelaksanaan Pembinaan Keagamaan dan Kesejahteraan Keluarga 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% Pembinaan Anak, Remaja, Masyarakat dan Keluarga 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% Rancangan Awal Renja Tahun 2017
61 Peningkatan Kapasitas Lingkungan 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% Peningkatan dan Pembinaan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% Peningkatan Keberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Keluarga 6 Kab/Kota Persentase cakupan pelaksanaan kegiatan operasional Tim Penggerak PKK 100% Perencanaan, Koordinasi, Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan PKK 6 Kab/Kota Persentase Tersedianya dokumen administrasi PKK Peningkatan Program Tertib Administrasi DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Terlaksananya sosialisasi peran PKK dlm rangka mendukung tertib adminstrasi kependudukan 100% 650 Peningkatan Program Tertib Administrasi DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Terlaksananya sosialisasi peran PKK dlm rangka mendukung tertib adminstrasi kependudukan 100% Rancangan Awal Renja Tahun 2017
62 Peningkatan Sarana dan Prasarana PKK DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo Persentase ketersediaan sarana prasarana PKK - - Peningkatan Sarana dan Prasarana PKK Pemberdayaan Sosial dan Keagamaan 6 Kab/Kota Meningkatnya Pemahaman Keluarga tentang Parenting 75 Orang 150 Pemberdayaan Sosial dan Keagamaan 6 Kab/Kota Meningkatnya Pemahaman Keluarga tentang Parenting 75 Orang 150 Pembinaan Anak Remaja, Masyarakat dan Peningkatan Usaha Kesejahteraan Keluarga(UP2K) 6 Kab/Kota Terlaksananya pembinaan kpd anak, remaja, masyarakat dan UP2K di Provinsi Gorontalo 75 Orang 75 Pembinaan Anak Remaja, Masyarakat dan Peningkatan Usaha Kesejahteraan Keluarga(UP2K) 6 Kab/Kota Terlaksananya pembinaan kpd anak, remaja, masyarakat dan UP2K di Provinsi Gorontalo 75 Orang 75 Pangan, Sandang dan Tata Laksana Rumah Tangga TP PKK 6 Kab./Kota Meningkatnya Pengetahuan KK tentang Pangan, Sandang dan Tatalaksana Rumah Tangga 75 Orang/ KK 150 Pangan, Sandang dan Tata Laksana Rumah Tangga TP PKK 6 Kab./Kota Meningkatnya Pengetahuan KK tentang Pangan, Sandang dan Tatalaksana Rumah Tangga 75 Orang/ KK Rancangan Awal Renja Tahun 2017
63 Pemberdayaan Kader PKK dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat 6 Kab/Kota Terlaksananya pemberdayaan kader PKK dan pengembangan kesehatan masyarakat 75 Orang 125 Pemberdayaan Kader PKK dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat 6 Kab/Kota Terlaksananya pemberdayaan kader PKK dan pengembangan kesehatan masyarakat 75 Orang 125 PENATAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL Optimalisasi Pemanfaatan Data Kependudukan Dinas PMDDUK CAPIL Provinsi Gorontalo Tersedianya Sarana Penunjang Pemanfaatan Data Kependudukan 90 % 300 Rapat Koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Meningkatnya Pemahaman Terhadap Administrasi Kependudukan dan Capil 457 Orang 150 Temu Teknis Pembersihan Data Kependudukan Kab./Kota Tersedianya Data Kependudukan yang Akurat 150 Orang 150 TOTAL TOTAL HASIL ANALISIS Rancangan Awal Renja Tahun 2017 Gorontalo, Pebruari 2016
64 KEPALA DISPEMDESDUKCAPIL PROVINSI GORONTALO Drs. SLAMET S. K. BAKRI, M.Sc PEMBINA UTAMA MUDA NIP Rancangan Awal Renja Tahun 2017
65 2.4. PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT Dalam bagian ini diuraikan hasil kajian terhadap program/kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan, baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan Provinsi, LSM, asosiasi-asosiasi, perguruan tinggi maupun dari kabupaten/kota yang langsung ditujukan kepada Provinsi maupun berdasarkan hasil pengumpulan informasi Provinsi dari penelitian lapangan dan pengamatan pelaksanaan musrenbang kabupaten/kota (bila sudah dilakukan). Deskripsi yang perlu disajikan dalam Sub Bab ini, antara lain: A. Penjelasan tentang proses bagaimana usulan program/kegiatan usulan pemangku kepentingan tersebut diperoleh, yakni ; a. Usulan masyarakat diajukan langsung pada saat kunjungan kerja Gubernur/Wagub, Sekda, Reses Anggota DPRD dan Kunjungan Kerja Kepala DISPEMDESDUKCAPIL ke lapangan, disamping itu usulan masyarakat melalui proposal tertulis yang ditandatangani Lurah/Kepala Desa dan Camat maupun LSM, organisasi masyarakat dan juga oleh masyarakat itu sendiri. b. Usulan-usulan masyarakat yang paling banyak adalah ; 1. Pembangunan MCK, Jamban Keluarga dan Sarana Air Bersih 2. Infrastruktur Desa Miskin, Tertinggal, Terpencil 3. Pembangunan Posyandu 4. Pembangunan jalan desa akses tani dan irigasi desa 5. Pembangunan Kantor Desa 6. Tunjangan Kinerja bagi para Kepala Desa B. Kesesuaian usulan tersebut dikaitkan dengan isu-isu penting penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi ; a. Isu Penanggulangan Kemiskinan yang ditargetkan secara Nasional dan Pencapaian MDG s b. Infrastruktur perdesaan menjadi prioritas RPJMD c. Penyelamatan Danau Limboto Berbasis Masyarakat menjadi prioritas RPJMD d. Infrastruktur Desa, Miskin, Desa tertinggal, terpencil menjadi Prioritas RPJMD, Prioritas Nasional dan MDG s Tabel usulan program dan kegiatan dari masyarakat sebagai berikut: Rancangan Awal Renja Tahun 2017
66 Nama : DISPEMDESDUKCAPIL TABEL USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN DARI PARA PEMANGKU KEPENTINGAN 2017 PROVINSI GORONTALO NO PROGRAM/KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA BESARAN/ VOLUME CATATAN (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Desa Tertinggal 25 Desa tertinggal di 5 Kab Terbangunnya Infrastruktur Ekonomi yg terbangun perkampungan kumuh/miskin di 225 Desa tertinggal Swakelola Masyarakat Padat Karya Pemabangunan Pasar Desa Tertinggal, Jalan Desa & Akses Tani,Plat Dueker di desa tertinggal, Irigasi Desa 2 Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya Desa Tertinggal 75 Desa tertinggal di 5 Kab Terbangunnya Infrastruktur Sosial Budaya yg terbangun perkampungan kumuh/miskin di 255 Desa tertinggal Swakelola Masyarakat Padat Karya Pembangunan Sarana Air Bersih, MCK Umum, Pos Yandu, Kantor Desa/Balai Desa Rancangan Awal Renja Tahun 2017
67 3 Pembinaan Kades, Lurah dan Camat Provinsi Gorontalo Peningkatan kinerja Para Kepala Desa, Lurah dan Camat 657 Kepala Desa Rancangan Awal Renja Tahun 2017
68 BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1. TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL DAN YANG TERKAIT TUPOKSI Telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana dimaksud, yaitu penelaahan yang menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi. TABEL 3.1. IDENTIFIKASI KEBIJAKAN NASIONAL DI PROVINSI GORONTALO No. Kebijakan Nasional Sumber Keterangan 1 Pengentasan Kemiskinan melalui PNPM GSC APBN-LOAN/APBD (Dirjen PMD Depdagri) Program Lanjutan 2. PAMSIMAS APBN-LOAN (Kementrian PU) ProgramLanjutan 3. RASKIN & PKH APBN (BULOG) & Menkokesra, Depsos Program Lanjutan 4. Pengembangan Wilayah Terpencil (PWT) APBN (Dirjen PMD Depdagri) Program Lanjutan 5. Koordinasi HIV AIDS APBN (Dirjen PMD Depdagri) Program Lanjutan 6. Kelompok Kerja Jaringan Nasional POSYANDU APBN (Dirjen PMD Depdagri) Program Lanjutan 7. Pembangunan Daerah Tertinggal APBN (KementrianDesa PDT) UsulanBaru 8. Pengembangan Perumahan Rakyat APBN (Kemen PU & Perumahan Rakyat) Usulan Baru 3.2. TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH DISPEMDESDUKCAPIL PROVINSI GORONTALO Tujuan 1. Mewujudkan masyarakat desa yang maju dan mandiri dengan menggali karakter, spesifikasi dan potensi lokal desa Rancangan Awal Renja Tahun 2017
69 2. Mengembangkan konsep ekonomi kerakyatan melalui efektifitas peran kelembagaan desa. 3. Menumbuhkan kembali semangat dan falsafah kearifan lokal masyarakat desa sebagai nilai dan norma pembangunan. 4. Meningkatkan kwalitas pelayanan publik dasar dalam kaidah kesesuaian kebutuhan masyarakat Desa dan kelurahan dan didukung oleh pemerintah Pusat, pemerintah Provinsi Kabupaten/Kota dan Desa/Kelurahan Sasaran 1. Terwujudnya Percepatan pembangunan infrastruktur dasar masyarakat desa khususnya akses jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, listrik,rumah layak huni, sanitasi, air bersih dan telekomunikasi 2. Optimalisasi Kinerja layanan kelembagaan Pemdes/Kel, serta kelembagaan ekonomi masyarakat desa. 3. Meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah perdesaan /kelurahan 4. Terwujudnya efektifitas koordinasi & strategi penanggulangan kemiskinan, ketersediaan sarana prasarana layanan public yang cukup memadai 3.3. TUJUAN DAN SASARAN RENJA Tujuan 1. Menggerakkan pembangunan berbagai sektor dengan pemberdayaan masyarakat desa 2. Pengembangan Rumah Tangga Miskin yang difokuskan pada Desa Tertinggal dan Terpencil 3. Meningkatnya kualitas SDM yang mampu dalam Mewujudkan dan mengembangkan sistim penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang berbasis SIAK dalam memberikan pelayanan masyarakat Sasaran 1. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin beserta sarana dan prasarananya 2. Membuka akses penduduk khususnya Rumah Tangga Miskin yang berada di desa terpencil dan tertinggal 3. Terciptanya lembaga yang kondusif bagi terselenggaranya pelayanan administrasi kependudukan dan Pencatatan sipil yang profesional. Perumusan tujuan dan sasaran didasarkan atas rumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra Rancangan Awal Renja Tahun 2017
70 GAMBAR 3.1. PERUMUSAN TUJUAN DAN SASARAN RENJA PROVINSI Kebijakan Nasional Rumusan Tujuan dalam Renstra Rumusan Tujuan Renja Rumusan Sasaran Renja Rumusan Sasaran Renstra 3.4. PROGRAM DAN KEGIATAN Penjelasan mengenai faktor-faktor yang menjadi bahan petimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan seperti ; PENCAPAIAN VISI DAN MISI KEPALA DAERAH, 1. PROGRAM PEMBANGUNAN DESA TERTINGGAL : a. Pembangunan Infrastruktur Ekomomi Desa Tertinggal b. Pembangunan Infrastruktur Sosial Budaya Desa Tertinggal c. Peningkatan Kapasitas dan ketrampilan Kelompok Usaha PERTANIAN PENCAPAIAN MDGS Rumah Tangga Miskin di Desa Tertinggal 1. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAHAN DESA a. Pembinaan Kades, Lurah dan Camat b. Pelatihan Aparatur Pemerintahan Desa 2. PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA a. Penguatan kelembagaan melalui pembentukan POKJANAL Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo PENGENTASAN KEMISKINAN 1. PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN a. Pembangunan Rumah Layak Huni Rumah Tangga Miskin Secara Swakelola Hasil Evaluasi Kinerja Pelayanan Rancangan Awal Renja Tahun 2017
71 b. Penunjang Administrasi PNPM-MPd c. Penunjang Administrasi PNPM-GSC d. Rakor Penanggulangan Kemiskinan PENDAYAGUNAAN POTENSI EKONOMI DAERAH, 1. PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA a. Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tkt Prov. Gorontalo b. Lomba Desa/Kelurahan Tkt Prov. Gorontalo c. Pemasyarakatan dan Pemanfaatan TTG d. Penguatan kelembagaan melalui pembentukan POKJANAL & Sistem Informasi Posyandu (SIP) Provinsi Gorontalo 2. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAHAN DESA a. Pembinaan Kades, Lurah dan Camat b. Pelatihan Aparatur pemerintahan Desa 3. PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN a. Fasilitasi Penyusunan dan Pendayagunaan Profil Desa b. Fasilitasi Peningkatan Ekonomi Masyarakat c. Pemberdayaan Lumbung pangan masy desa & BUMDes d. Identifikasi dan Pelatihan Lembaga Ekonomi Masyarakat PROGRAM RUTIN 1. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI, SARANA PRASARANA DAN SDM APARATUR a. Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran b. Peningkatan Sarana & Prasarana Perkantoran c. Peningkatan SDM Aparatatur 2. PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN, EVALUASI DAN PELAPORAN a. Sistem Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Program/Kegiatan b. Penyusunan Anggaran Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan PROGRAM PKK 1. PROGRAM TIM PENGGERAK PEMBINAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA a. Pelayanan Jasa Administrasi TP PKK Rancangan Awal Renja Tahun 2017
72 b. Perencanaan, Koordinasi, Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan PKK c. Peningkatan Program Tertib Administrasi d. Peningkatan Sarana dan Prasarana PKK e. Pemberdayaan Sosial dan Keagamaan f. Pembinaan Anak Remaja, Masyarakat dan Peningkatan Usaha Kesejahteraan Keluarga (UP2K) g. Pangan, Sandang dan Tata Laksana Rumah Tangga h. Pemberdayaan Kader PKK dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat PROGRAM ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL 1. PROGRAM PENATAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL a. Optimalisasi Pemanfaatan Data Kependudukan b. Rapat Koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil c. Temu Teknis Pembersihan Data Kependudukan Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan, antara lain meliputi: Jumlah program dan jumlah kegiatan. Sifat penyebaran lokasi program dan kegiatan (apa saja yang tersebar ke berbagai kawasan dan apa saja yang terfokus pada kawasan atau kelompok masyarakat tertentu). Total kebutuhan dana/pagu indikatif yang dirinci menurut sumber pendanaannya Rancangan Awal Renja Tahun 2017
73 TABEL 3.2. RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN 2017 PROVINSI GORONTALO Nama : BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA, ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 URUSAN WAJIB 1 22 BIDANG URUSAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PROGRAM PEMBANGUNAN DESA TERTINGAL Terwujudnya pembangunan infrastruktur di perkampungan kumuh /miskin di 225 desa tertinggal Rancangan Awal Renja Tahun 2017
74 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Pembangunan Infrastruktur Ekonomi Masyarakat Miskin di Desa Tertinggal Jumlah DesaTertinggal yang terbangun infrastruktur ekonomi nya 15 Desa Tertinggal di 5 Kab 15 Desa APBD Prov 1. Kegiatan Lanjutan 2. Pembangunan Infrastruktur Ekonomi (Pasar Desa, Plat Deukeur dan Lantai Jemur) di Desa Tertinggal PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN : Terwujudnya Masyarakat Yang Mandiri Sejahtera Pembangunan Rumah Layak Huni Rumah Tangga Miskin Secara Swakelola Untuk Tahun 2017, dengan adanya perubahan OPD kegiatan Pembangunan Mahyani sudah dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rancangan Awal Renja Tahun 2017
75 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Penunjang Administrasi PNPM-GSC Terkoordinasinya Kegiatan PNPM GSC 22 Kecamatan 22 Kec. Lokasi PNPM Generasi Sehat & Cerdas APBD Prov 2.APBN/ Dekon 1. Kegiatan Lanjutan 2. Rapat Koordinasi PNPM GSC 1. Kegiatan Lanjutan Rakor Penanggulangan Kemiskinan Jumlah Khusus PMD & Jumlah RTM Yang Dikooordinasikan Menerima Program 5 Kab/ 1 Kota 15, 5 SKPP, 6 Kab/Kota APBD Prov 2.APBN/ Dekon 2. Rakor TKPK, 3. Rakor Evaluasi Kemiskinan 4. Rakor Raskin PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN Terwujudnya Desa Maju dan Mandiri Rancangan Awal Renja Tahun 2017
76 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1. Kegiatan Lanjutan Lomba Desa/Kelurahan Tkt Prov. Gorontalo Jumlah Desa dan Kelurahan yang dinilai serta Pemenang Lomba Desa/Kel untuk diikutkan di tingkat Nasional 6 Kab/ Kota 3 desa/ 3 Kelurahan APBD Prov 2. Penilaian Evaluasi Perkembangan Desa 3. Lomba Desa/Kel. Tingkat Provinsi dan Nasional Pemasyarakatan dan Pemanfaatan TTG Terlaksananya Lomba Inovasi TTG Tingkat Provinsi dan Nasional Kelompok Masyarakat dan Inovator TTG pada 6 Kabupaten/ Kota se Provinsi Gorontalo 1 Kegiatan APBD Prov 1. Kegiatan Lanjutan 2. Lomba Inovasi TTG Tingkat Provinsi dan Nasional PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAH DESA/KELURAHAN Meningkatnya Kapasitas manajemen perangkat Desa/ Kel Rancangan Awal Renja Tahun 2017
77 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1. Kegiatan Lanjutan Pembinaan Kades, Lurah dan Camat Jumlah Camat, Kades/lurah yang meningkat kinerjanya 6 kab/kota Prrovinsi Gorontalo Kades: 657 Lurah: 72, Camat: APBD Prov 2. Pemberian TKD bagi para Camat dan Lurah, Untuk kades sdh tdk dianggarkan lagi krn sdh dianggarkan melalui Dana Desa 1. Kegiatan Lanjutan Pelatihan Aparatur pemerintahan Desa jumlah aparat desa yang terlatih dalam hal pengelolaan perencanaan pembangunan desa 6 kab/kota Provinsi Gorontalo 45 Orang Aparatur APBD Prov 2. Pelatihan Bagi Aparatur Desa dalam hal Pengelolaan Perencanaan Pembangunan Desa PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI, SARANA PRASARANA DAN SDM APARATUR 1) Persentase palayanan jasa adminstrasi perkantoran 2) Persentase kesediaan sarana prasarana 3) Jumlah SDM Aparatur Rancangan Awal Renja Tahun 2017
78 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) yang mengikuti Diklat/Bimtek Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran Jumlah Jasa Kantor yang tersedia tepat waktu DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 6 Jasa Kantor yang tersedia APBD Prov Kegiatan Lanjutan Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran Jumlah Sarana dan Prasarana yang tersedia DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 6 Paket APBD Prov Kegiatan Lanjutan Pelayanan Jasa Administrasi TP PKK Persentase pelayanan jasa administrasi TP-PKK DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 100% APBD Prov Kegiatan Lanjutan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Jumlah SDM aparatur yang mengikuti Diklat/Bimtek DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 12 Org APBD Prov 1. Kegiatan Lanjutan 2. Diklat/Bimtek Perencanaan 3. Diklat/Bimtek Rancangan Awal Renja Tahun 2017
79 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Keuangan 4. Diklat/Bimtek Kepegawaian 5 Bimbingan Teknis Peningkatan Etos Kerja (Revolusi Mental) PROGRAM PENINGKATAN PERENCANAAN, MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN 1) Tersedianya Dokumen Perencanaan dan Evaluasi Program 2) Tersedianya laporan penyelenggaraan keuangan daerah Sistem Pengendalian,Evaluasi dan Pelaporan Program Kegiatan - Jumlah Dokumen Perencanaan - Persentase keselarasan pelaksanaan program dengan dokumen perencanaan DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 100% APBD Prov 1. Kegiatan Lanjutan 2. Forum 3. Rapat Koordinasi Data 4. Rapat Penyusunan Rancangan Awal Renja Tahun 2017
80 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) REnstra Penyusunan Anggaran, Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Keuangan Jumlah laporan keuangan yang sesuai dengan SAP DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 15 Dokumen APBD Prov Kegiatan Lanjutan BIDANG URUSAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK PROGRAM TIM PENGGERAK PEMBINAAN KESEJAHTERAAN Tingkat ketahanan dan kesejahtraan keluarga menuju keluarga sehat dan berkualitas termasuk peningkatan peran serta Rancangan Awal Renja Tahun 2017
81 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) KELUARGA perempuan dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender Peningkatan Program Tertib Administrasi Terlaksananya sosialisasi peran PKK dalam rangka mendukung tertib administrasi kependudukan DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 100% APBD Prov 1. Kegiatan Lanjutan 2. Rakerda 3. HKG PKK 1. Kegiatan Lanjutan 2. Pembinaan Remaja Pranikah Melalui Dakwah Islamiyah Pemberdayaan Sosial dan Keagamaan Meningkatnya Pemahaman Keluarga dalam Parenting 6 Kab/ Kota 75 Orang APBD Prov 3. Sosialisasi Peran PKK dalam Mendukung Tertib Adminduk 4. Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Bersama Lansia Kader PKK Rancangan Awal Renja Tahun 2017
82 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 5. Sosialisasi Kegiatan Pokja I Pembinaan Anak Remaja, Masyarakat dan Peningkatan Usaha Kesejahteraan Keluarga (UP2K) Terlaksananya pembinaan kepada anak, remaja, masyarakat dan UP2K di Provinsi Gorontalo 6 Kab/ Kota 75 Orang APBD Prov 1. Kegiatan Lanjutan 2. Sosialisasi dan LombaUP2K 3. Pelatihan Keterampilan life skill 1. Kegiatan Lanjutan Pangan, Sandang dan Tata Laksana Rumah Tangga Meningkatnya Pengetahuan KK dan Kader PKK tentang Pangan Sandang dan Tatalaksana Rumah Tangga TP PKK 6 Kab./Kota 75 Orang/KK APBD Prov 2. Pelatihan Desain Karawo 3. Pelatihan Kader PKK tentang Konsumsi Pangan 4. Sosialisasi HATINYA PKK 5. Mengikuti Lomba Rancangan Awal Renja Tahun 2017
83 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Cipta Menu Tingkat Nasional 6. Mengikuti Kegiatan Rakor Pangan 7. Mengikuti Lomba Masak Tkt. Nasional 1. Kegiatan Lanjutan 2. Sosialisasi IV A TEST 3. Sosialisasi PNG PD2K Terlaksananya Pemberdayaan Kader pemberdayaan kader PKK PKK dan Pengembangan dan pengembangan Kesehatan Masyarakat kesehatan masyarakat 6 Kab/ Kota 75 Orang APBD Prov 4. Pelatihan Pencatatan Pelaporan Kader PKK 5. Pencanangan PIN 6. Mengikuti Penilaian Lomba PKK, KB Kes 7. Mengikuti Jambore Kader PKK Rancangan Awal Renja Tahun 2017
84 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Meningkatnya Kapasitas SDM Aparatur Pengelola PENATAAN Administrasi ADMINISTRASI Kependudukan dan KEPENDUDUKAN DAN Pencatatan Sipil Kab/Kota PENCATATAN SIPIL dan Aparat Desa Se- Provinsi Gorontalo 600 Optimalisasi Pemanfaatan Data Kependudukan Tersedianya Sarana Penunjang Pemanfaatan Data Kependudukan DISPEMDES DUKCAPIL Provinsi Gorontalo 90 % Peserta APBD Prov Kegiatan Baru Rapat Koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Meningkatnya Pemahaman Terhadap Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab/Kota 457 Orang APBD Prov Kegiatan Baru Temu Teknis Tersedianya Data Kab/Kota 140 Orang APBD Prov Kegiatan Baru Rancangan Awal Renja Tahun 2017
85 Rencana Tahun 2017 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Lokasi Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif Rp (juta) Sumber Dana Catatan Penting (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Pembersihan Data Kependudukan Kependudukan yang Akurat TOTAL Gorontalo, November 2016 KEPALA DISPEMDESDUKCAPIL PROVINSI GORONTALO Drs. SLAMET S. K. BAKRI, M.Sc PEMBINA UTAMA MUDA NIP Rancangan Awal Renja Tahun 2017
86 BAB IV PENUTUP Pada penutup ini kami sampaikan beberapa catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, Kaidah-kaidah pelaksanaan, Rencana tindak lanjut, yakni : 1. Mengingat masih banyaknya desa tertinggal dan terpencil di Provinsi Gorontalo dimana banyak terdapat Rumah Tangga Miskin (RTM) yang belum tersentuh bantuan program/kegiatan dari Pemerintah Provinsi maka DISPEMDESDUKCAPIL Provinsi Gorontalo berusaha untuk membangun link dengan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi untuk Bantuan stimulan peralatan untuk RTM di Desa Tertinggal dan Terpencil serta menciptakan lembaga yang kondusif bagi terselenggaranya pelayanan administrasi kependudukan dan Pencatatan sipil yang profesional. 2. Melalui Program Pembangunan Daerah Tertinggal, penanganan infrasktruktur perdesaan khususnya skala kecil sudah selayaknya diserahkan pelaksanaan dan pengelolaannya kepada masyarakat lokal seperti yang selama ini dilaksanakan melalui PNPM, beberapa bukti menunjukkan bahwa alokasi infrastruktur yang dilaksanakan dengan melibatkan swadaya masyarakat secara padat karya, lebih efisien dan efektif dibanding oleh pihak ketiga (kontraktor). Kedepan diharapkan dokumen ini berfungsi sebagai acuan segenap jajaran Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa Tertinggal Provinsi Gorontalo khususnya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya yang merupakan implementasi dari Rencana Strategis Tahun untuk tahun Anggaran Gorontalo, November 2016 Kepala Dispemdesdukcapil Provinsi Gorontalo Drs. SLAMET S.K. BAKRI, M.Sc PEMBINA UTAMA MUDA NIP Rancangan Awal Renja Tahun 2017
TAHUN REVIEW RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) BPM-PDT PROVINSI GORONTALO. VISI Terwujudnya Masyarakat Desa Yang Mandiri
REVIEW RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMBANGUNAN DESA TERTINGGAL PROVINSI GORONTALO TAHUN 2012-2017 VISI Terwujudnya Masyarakat Desa Yang Mandiri BPM-PDT PROVINSI GORONTALO
VISI : Terwujudnya Masyarakat Desa Yang Mandiri
BAB. IIPERENCANAAN KINERJA A. Rencana Strategis Untuk menyatukan persepsi dan arah tindakan, maka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi senantiasa harus dilandasi dengan visi, misi dan tujuan serta strategi
RENCANA KINERJA TAHUNAN 2017 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA, ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PROVINSI GORONTALO
RENCANA KINERJA TAHUNAN 2017 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA, ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PROVINSI GORONTALO KATA PENGANTAR Puji syukur hanya patut dihaturkan kehadirat Allah
PENETAPAN KINERJA TAHUN 2015
PENETAPAN KINERJA TAHUN 2015 BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN TAHUN ANGGARAN 2015 Sasaran Strategis 1 2 3 4 5 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 6 731,900,000 INPUT
PENGUKURAN KINERJA KEGIATAN (PKK) BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015
No Badan/Dinas, Biro, Program dan Kegiatan PENGUKURAN KINERJA KEGIATAN (PKK) BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2015 Indikator Kinerja
RANCANGAN RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH UNTUK PERUBAHAN RKPD TAHUN 2017 KABUPATEN ENREKANG
RANCANGAN RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH UNTUK PERUBAHAN RKPD TAHUN 2017 KABUPATEN ENREKANG Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Tolak Ukur Target Tolak Ukur Target Tolak
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
BAB II EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra Realisasi Renstra dalam pelaksanaan Renja SKPD Kecamatan Tembalang Tahun 2011 meliputi
LAMPIARAN PENETAPAN KINERJA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2014
LAMPIARAN PENETAPAN KINERJA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2014 INDIKATOR KINERJA OUTPUT INDIKATOR KINERJA OUTCOME N0 PROGRAM UTAMA SASARAN URAIAN TARGET URAIAN
Rencana Kerja (RENJA ) 2015
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Undang - Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (UU-SPPN) yang telah dijabarkan secara teknis dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri
PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS RENCANA STRATEGIS DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA TAHUN
DAN PRIORITAS RENCANA STRATEGIS DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA TAHUN 2016 2021 TUJUAN Mewujudkan pembangun an desa yang berkelanjuta n Meningkatnya ketersediaan sarana prasarana penunjang kelancaran
RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
Lampiran III Peraturan Daerah Nomor Tanggal : : 01 Tahun 2015 12 Januari 2015 PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD )
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN ( DPA SKPD ) BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA TAHUN ANGGARAN 2015 NAMA FORMULIR DPA SKPD DPA SKPD 1 DPA SKPD 2.1 Ringkasan
KATA PENGANTAR. Ratahan, 2016 KEPALA BADAN PMPD KABUPATEN MINAHASA TENGGARA,
KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas Kasih dan Penyertaannya, sehingga Rencana Kerja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Minahasa
BAB I. PENDAHULUAN. Halaman 1
Halaman 1 BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Laporan kinerja merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang di percayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran.
PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 64 TAHUN 2016
PERATURAN BUPATI MUSI RAWAS NOMOR 64 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN MUSI RAWAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI MUSI RAWAS,
RENJA BAGIAN PERTANAHAN TAHUN 2015 (REVIEW)
1 RENJA BAGIAN PERTANAHAN TAHUN 2015 (REVIEW) Renja Bagian Pertanahan Tahun 2015 (Review) Page 1 2 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Allah SWT Rencana Kerja Bagian Pertanahan Sekretariat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Banyuwangi 1
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Banyuwangi 1 Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 yang disempurnakan
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2017
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2017 PEMERINTAH KABUPATEN TANAH BUMBU KECAMATAN ANGSANA DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi... ii Daftar Tabel... iii Daftar Bagan... iv Daftar Singkatan... v BAB I PENDAHULUAN...
RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
Lampiran III Peraturan Daerah Nomor Tanggal : : 1 Tahun 2016 3 Februari 2016 PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON
WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KOTA CIREBON DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA CIREBON, Menimbang
KATA PENGANTAR. Gorontalo, Januari 2016 KEPALA BPM-PDT PROVINSI GORONTALO, Drs. SLAMET S.K. BAKRI, M.Sc PEMBINA UTAMA MUDA NIP
KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa ta'ala, atas semua limpahan Rahmat dan Karunia-Nya yang tidak terhingga, sehingga mulai dari tahap perencanaan, koordinasi, pelaksanaan kegiatan,
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA SELATAN,
PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN NOMOR 6 TAHUN 2009 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN
RENCANA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2015
RENCANA KERJA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2015 REVISI KE II BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI SUMATERA SELATAN 1 KATA PENGANTAR Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Pembangunan Tahunan Satuan Kerja Perangkat Daerah, yang selanjutnya disebut Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja-SKPD), adalah dokumen perencanaan
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA RINCIAN PERUBAHAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
Lampiran III Peraturan Daerah Nomor Tanggal : : 8 Tahun 2013 1 Oktober 2013 PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA RINCIAN PERUBAHAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA
PERATURAN BUPATI KUNINGAN NOMOR 49 TAHUN 2016 TENTANG
PERATURAN BUPATI KUNINGAN NOMOR 49 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SERTA TATA KERJA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN KUNINGAN DENGAN
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2016-2021 Kata Pengantar Alhamdulillah, puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat, berkat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan
PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIAMIS NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS, Menimbang : a. bahwa penyelenggaraan pemerintahan yang
RENCANA KERJA (RENJA) PEMBANGUNAN DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS
RENCANA KERJA (RENJA) PEMBANGUNAN DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2015 DINAS PU. PENGAIRAN KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2015 KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah tak henti hentinya kita panjatkan
RENCANA KERJA TAHUN ANGGARAN 2013
RENCANA KERJA TAHUN ANGGARAN 2013 PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA JL. RAYA SOREANG KM. 17 SOREANG TELP. (022) 5897432 2012 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2016
RENCANA KERJA KECAMATAN ANGSANA TAHUN 2016 PEMERINTAH KABUPATEN TANAH BUMBU KECAMATAN ANGSANA DAFTAR ISI Halaman Daftar Isi... ii Daftar Tabel... iii Daftar Bagan... iv Daftar Singkatan... v BAB I PENDAHULUAN...
RENCANA KERJA 2017 BAGIAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA MOJOKERTO
RENCANA KERJA 2017 BAGIAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA MOJOKERTO TAHUN 2016 KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberi rahmat dan karunia-nya
BUPATI SUMBAWA BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
BUPATI SUMBAWA BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN BUPATI SUMBAWA BARAT NOMOR 43 TAHUN 2017 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN
BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SUKOHARJO, Menimbang : bahwa
RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
Lampiran III Peraturan Daerah Nomor Tanggal : : 1 TAHUN 201 31 December 201 PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
BUPATI PURWOREJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
SALINAN BUPATI PURWOREJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PURWOREJO, Menimbang: a. bahwa dalam
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberikan kewajiban untuk menyusun Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah
DAFTAR ISI. Hal DAFTAR ISI DAFTAR TABEL KATA PENGANTAR. i ii iii PENDAHULUAN BAB I. A. Latar Belakang 1 B C. D.
DAFTAR ISI DAFTAR ISI DAFTAR TABEL KATA PENGANTAR BAB I BAB II PENDAHULUAN Hal A. Latar Belakang 1 B C. D. Visi Dan Misi Landasan Hukum Maksud Dan Tujuan E. Sistimatika Penyajian 7 EVALUASI PELAKSANAAN
PAPARAN FORUM PERANGKAT DAERAH DAN RAPAT KOORDINASI TEKNIS (RAKORTEK) PEMBANGUNAN TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2017
PAPARAN Palangka Raya, 20 Maret 2017 FORUM PERANGKAT DAERAH DAN RAPAT KOORDINASI TEKNIS (RAKORTEK) PEMBANGUNAN TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2017 KEPALA BAPPEDALITBANG PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
RENCANA KERJA (RENJA)
RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR TAHUN 2018 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR Jalan Nias Nomor 2 Kode Pos 66131 Telp. / Fax. (0342) 801130
BAB I PENDAHULUAN. Dokumen Rencana Kerja Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten. tahun yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dokumen Rencana Kerja Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung merupakan dokumen perencanaan kerja untuk periode 1 (satu) tahun yang digunakan sebagai acuan
Prakiraan Maju Rencana Tahun 2014 Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Kode. Sumber Dana Program/Kegiatan
PROGRAM DAN KEGIATAN SKPD KABUPATEN BOGOR TAHUN 2013 SKPD : BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Program 1 URUSAN WAJIB 1 22 BIDANG URUSAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA 1 22 01 Program Pelayanan
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL RENCANA KERJA 2017 Rancangan Akhir Rencana Kerja KATA PENGANTAR Bidang kependudukan merupakan salah satu hal pokok dan penting
PEMERINTAH KOTA TANGERANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diberikan kewajiban untuk menyusun Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat
RENSTRA KECAMATAN SINDANG Page 58
BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF Rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif yang akan dituangkan
KABUPATEN SIAK RENCANA KERJA ( RENJA ) DINAS PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN SIAK
PEMERINTAH KABUPATEN SIAK RENCANA KERJA ( RENJA ) DINAS PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN SIAK TAHUN 2016 Kata Pengantar Rencana Kerja ( Renja ) Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tahun 2016
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2015
SKPD : BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PRIORITAS INDIKATOR KINERJA RENCANA TAHUN 205 PERKIRAAN MAJU TAHUN 206 - Mewujudkan Otonomi De. Meningkatkan Program Pelayanan Administrasi Perkantoran RENCANA KERJA
RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO
RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN PERMUKIMAN DAN PERTANAHAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2018 DAFTAR ISI DAFTAR ISI BAB I : PENDAHULUAN.. 2 1.1 Latar Belakang 2 1.2 Landasan Hukum.. 4
PERATURAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN
BUPATI HUMBANG HASUNDUTAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN ANGGARAN 2015
SALINAN BUPATI LAMONGAN PERATURAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI KABUPATEN LAMONGAN TAHUN ANGGARAN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LAMONGAN,
PEMERINTAH KOTA TEGAL KECAMATAN TEGAL TIMUR KELURAHAN PANGGUNG Jln. Perintis Kemerdekaan Gg. 23 No. 38 Telp. (0283) TEGAL Kode Pos 52122
PEMERINTAH KOTA TEGAL KECAMATAN TEGAL TIMUR KELURAHAN PANGGUNG Jln. Perintis Kemerdekaan Gg. 23 No. 38 Telp. (0283) 353025 TEGAL Kode Pos 52122 KEPUTUSAN LURAH PANGGUNG KECAMATAN TEGAL TIMUR KOTA TEGAL
BAB I PENDAHULUAN. SKPD), adalah dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Rencana Pembangunan Tahunan Satuan Kerja Perangkat Daerah, yang selanjutnya disebut Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja- SKPD), adalah dokumen perencanaan
BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG
BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG URAIAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEREMPUAN KABUPATEN SITUBONDO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
PEMERINTAH KABUPATEN MUKOMUKO
SALINAN PEMERINTAH KABUPATEN MUKOMUKO PERATURAN DAERAH KABUPATEN MUKOMUKO NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN MUKOMUKO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MUKOMUKO,
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 3
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 3 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI
BAB I I TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
Rencana Kinerja (Renja) BPPTPM Prov.Kep.Babel TA.2016 BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi Visi BKPM dalam periode 2015-2019 adalah sebagai
PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG
PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN SUMBAWA BUPATI SUMBAWA Menimbang : Mengingat : a.
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN
PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANGKA SELATAN, Menimbang
RENCANA AKSI KINERJA SASARAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2017
RENCANA AKSI KINERJA SASARAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN PELALAWAN TAHUN 2017 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET KINERJA SASARAN TW I TW II TW III TW IV PROGRAM DAN KEGIATAN
2 PERENCANAAN KINERJA
Laporan Akuntabilitas Kinerja Tualang Kabupaten Siak Tahun 2016 2 PERENCANAAN KINERJA Rencana Kerja Kantor Camat Tualang Kabupaten Siak adalah merupakan penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan
BAB I PENDAHULUAN. Laporan Kinerja Bapermades Prov. Jateng Th Page 1
BAB I PENDAHULUAN Dalam upaya mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik (good governance), salah satunya diwujudkan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah yang berkualitas, komprehensif dan aplikatif.
KELURAHAN BERBAS PANTAI KECAMATAN BONTANG SELATAN
RENCANA KERJA SKPD (RENJA SKPD) TAHUN 2015 KOTA BONTANG BESSAI BERINTA KELURAHAN BERBAS PANTAI KECAMATAN BONTANG SELATAN KOTA BONTANG KATA PENGANTAR Rencana Kerja (Renja) Tahun 2015 merupakan tahun keempat
RENCANA AKSI TAHUN 2017 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA, ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PROVINSI GORONTALO
TAHUN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA, ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PROVINSI GORONTALO SASARAN STRATEGIS 1 2 3 4 1 Terwujudnya pembangunan infrastruktur dasar masyarakat miskin
BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
BUPATI LOMBOK BARAT PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA RINCIAN PERUBAHAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
Lampiran III Peraturan Daerah Nomor Tanggal : : 5 TAHUN 2015 23 Oktober 2015 PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA RINCIAN PERUBAHAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BLITAR RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD) TAHUN 2015 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BLITAR RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD) TAHUN 25 SATUAN POLISI PAMONG PRAJA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA Jl. Semeru No. 4 Telp./Fax
RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN
RENCANA STRATEGIS ( R E N S T R A ) BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH ( B A P P E D A ) PROVINSI BANTEN TAHUN 2012-2017 PEMERINTAH PROVINSI BANTEN TAHUN 2012 7 KATA PENGANTAR Bismillahhrahmaniff ahim
KABUPATEN CIANJUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 08 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAANN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR
LEMBARAN DAERAH NOMOR 36 KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2011 PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 08 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAANN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR DENGANN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
RENCANA AKSI TAHUN 2017 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA PROVINSI JAWA TIMUR
RENCANA AKSI TAHUN 2017 DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA PROVINSI JAWA TIMUR SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET Meningkatnya lembaga ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat tertinggal 1.
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR. No. 1, 2013 Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 0085
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR No. 1, 2013 Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 0085 PERATURAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM
PEDOMAN UMUM PENGATURAN DAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DAN TUNJANGAN PENGHASILAN APARATUR PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN GARUT TAHUN ANGGARAN 2014
LAMPIRAN PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 160 TAHUN 2014 TANGGAL 3-3 - 2014 PEDOMAN UMUM PENGATURAN DAN PELAKSANAAN ALOKASI DANA DESA DAN TUNJANGAN PENGHASILAN APARATUR PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN GARUT TAHUN
BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2012
BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2012 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, 2 Menimbang :
RENCANA KERJA (RENJA)
RENCANA KERJA (RENJA) KECAMATAN JURAI TAHUN 2018 KECAMATAN IV JURAI KABUPATEN PESISIR SELATAN Salido, 2017 Rencana Kerja Kecamatan IV Jurai Tahun 2018 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat
KATA PENGANTAR. Rencana Kerja Kelurahan Gunung Elai Tahun 2015
Rencana Kerja Tahun 2015 KATA PENGANTAR Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan perkenan-nya maka Rencana Kerja (Renja) Kecamatan Bontang Utara Pemerintah Kota
RENCANA KERJA (RENJA)
RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2014 KANTOR PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT Jalan Sutan Syahrir Nomor. 15 Pangkalan Bun 74112 Telp. [0532] 27934 Fax. [0532] 27963 Email
BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BUPATI TEMANGGUNG PERATURAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI TEMANGGUNG, Menimbang : a. bahwa berdasarkan
PERATURAN DAERAH KOTA TASIKMALAYA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KOTA TASIKMALAYA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG TATA CARA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA TASIKMALAYA, Menimbang : a. bahwa agar kegiatan pembangunan
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANJAR,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANJAR, Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 27 ayat
PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN
PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG)
RENCANA KERJA BAGIAN PERTANAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MALANG BAB I PENDAHULUAN
1 LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA BAGIAN PERTANAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MALANG NOMOR : 188.45/ /KEP/421.014/2015 TENTANG PENGESAHAN RENCANA KERJA BAGIAN PERTANAHAN SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MALANG
LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2008 NOMOR : 07 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KOTA BANDUNG TAHUN : 2008 NOMOR : 07 PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 07 TAHUN 2008 TENTANG TAHAPAN, TATA CARA PENYUSUNAN, PENGENDALIAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA PEMBANGUNAN SERTA
BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2011
BUPATI NGAWI PERATURAN BUPATI NGAWI NOMOR 2 TAHUN 2011 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) TAHUN ANGGARAN 2011 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NGAWI, Menimbang : a.
RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN
Lampiran III Peraturan Daerah Nomor Tanggal : : 8 Tahun 201 1 Oktober 201 PEMERINTAH KOTA MEDAN RINCIAN APBD MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH, ORGANISASI, PENDAPATAN, BELANJA DAN PEMBIAYAAN TAHUN ANGGARAN
BAB I PENDAHULUAN. Renstra BPM, KB dan Ketahanan Pangan Kota Madiun I - 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Strategis (Renstra) Badan Pemberdayaan Masyarakat, Keluarga Berencana dan Ketahanan Pangan Kota Madiun merupakan dokumen perencanaan strategis untuk memberikan
PEMERINTAH KOTA MATARAM RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD) TAHUN 2016 KANTOR CAMAT SELAPARANG
PEMERINTAH KOTA MATARAM RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD) TAHUN 2016 KANTOR CAMAT SELAPARANG KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT, karena atas limpahan rahmat
PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG TATA LAKSANA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
1 PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG TATA LAKSANA PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan
BERITA DAERAH KOTA SEMARANG PERATURAN WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 46 NOMOR 46 TAHUN 2008
BERITA DAERAH KOTA SEMARANG TAHUN 2008 NOMOR 46 PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NOMOR 46 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN BADUNG TAHUN
KABUPATEN BADUNG RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN BADUNG TAHUN 2010-2015 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN
BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR
m BUPATI MALANG PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 34 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DENGAN RAHMAT
PEMERINTAH KABUPATEN MELAWI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MELAWI NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
+- PEMERINTAH KABUPATEN MELAWI PERATURAN DAERAH KABUPATEN MELAWI NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MELAWI, Menimbang
BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG,
1 BUPATI MALANG PERATURAN BUPATI MALANG NOMOR 20 TAHUN 2011 TENTANG MEKANISME TAHUNAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN KABUPATEN MALANG BUPATI MALANG, Menimbang : a. bahwa untuk lebih menjamin ketepatan dan
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas dan Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD Berdasarkan Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 28 Tahun 2009 tentang Uraian Tugas Jabatan Struktural dan Non Struktural
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG TIMUR NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG TIMUR NOMOR 17 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG TIMUR, Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan
PEMERINTAH KABUPATEN BANYUASIN INSPEKTORAT KABUPATEN TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sejak diundangkannya Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 30 Tahun 2005 tanggal 16 Nopember 2005, maka Nomenklatur Badan Pengawas Daerah Kabupaten Banyuasin
LATAR BELAKANG. Buku Saku Dana Desa
A LATAR BELAKANG Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013
BAB 2 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013 Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2013 2.1 BAB 2 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013 2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2013 DAN CAPAIAN RENSTRA SAMPAI DENGAN
